fbpx
Home Guides Apa Sih Oleh-Oleh Khas Tokyo?

Apa Sih Oleh-Oleh Khas Tokyo?

Tadinya saya ingin menulis tentang panduan wisata belanja di Osaka (dan mungkin juga Nagoya), lanjutan dari panduan belanja di Tokyo dan Kyoto yang sudah saya tulis kemarin. Namun di pagi buta hari ini, tiba-tiba datang What’s App dari adik yang sedang dinas ke Tokyo.

“Mbak, mau oleh-oleh apa dari Tokyo?”

Begitu katanya. Karena belum sepenuhnya bangun tidur (maklum, hari ini Jakarta dinginnnnn bangetttt), spontan saya jawab “apa aja yang ketemu di toko 100 yen deh”. Saya baru mau lanjut tidur lagi saat adik lagi-lagi me-WA:

“Hahaha, emangnya mau dapat oleh-oleh dari toko 100 yen? Nggak pingin yang lain, gitu?”

Hmm, Selama ini saya selalu menulis tentang toko 100 yen sebagai tempat mencari oleh-oleh murah meriah (bisa dibaca disini). Tapi WA tadi membuat saya berpikir tentang oleh-oleh khas Tokyo untuk orang special, entah itu untuk atasan, pasangan, orang tua, dan lain-lain.

Toko 100 yen memang layak dilirik bagi yang mencari oleh-oleh untuk satu kampung, tapi untuk orang special tentu lain lagi dong. Walau beberapa kali menulis tentang wisata ke Tokyo (termasuk panduan wisata belanja di Tokyo), namun saya belum pernah menulis tentang oleh-oleh khas Tokyo.Jadi apa saja sih oleh-oleh khas Tokyo itu?

Adik saya lalu mengingatkan jika besok dia sudah kembali ke Jakarta. Jadi hari ini adalah hari terakhir jika ingin minta sesuatu dari Tokyo. Deadline itu berhasil membuat saya bangun dan membongkar-bongkar kembali catatan perjalanan wisata ke Tokyo tahun 2012 yang lalu, mencari inspirasi apa saja oleh-oleh yang pernah saya buru untuk orang-orang special sekaligus menyusun kembali hutang field report yang tertunda terus.

Akhirnya saya menemukan beberapa list item yang pernah (setidaknya) masuk dalam daftar ‘oleh-oleh wajib dari Tokyo’. Semoga bisa menginspirasi Jalan2ers yang sedang mencari oleh-oleh khas Tokyo (atau bagi yang mau minta oleh-oleh dari Tokyo).

Note:

Kali ini saya tidak akan membahas detail tentang tempat-tempat untuk belanja souvenir, karena panduan wisata belanja di Tokyo bisa dibaca disini. Saya hanya ingin berbagi ide oleh-oleh yang bisa di beli di Tokyo, baik benda khas dari Tokyo maupun oleh-oleh bernuansa Jepang lainnya.

 

Makanan (snack, kue, dan sebagainya) dan minuman

  • Makanan (terutama kue) termasuk oleh-oleh yang relatif disukai oleh siapapun. Point menariknya, kue-kue di Jepang biasanya dibungkus dengan sangat cantik sehingga cocok untuk dijadikan buah tangan bagi siapapun (termasuk boss atau rekan kerja). Kue pun mudah ditemukan di berbagai area wisata, seperti Nakamise Dori, Tokyo Tower, dan lain-lain.

Sedangkan jika ditanya kue khas Tokyo, Tokyo Banana adalah salah satu oleh-oleh wajib dari Tokyo..  Kue ini memiliki banyak varian, jadi nggak membosankan untuk dijadikan oleh-oleh. Tapi kalau beli Tokyo Banana, harus ekstra teliti ya.

Berdasarkan pengalaman, kue ini masa kadaluarsa-nya singkat sekali. Sebaiknya beli Tokyo Banana sesaat sebelum pulang ke Indonesia, dan perhatikan tanggal kadaluarsa-nya.

Salah satu kemasan Tokyo Banana [foto: David McKelvey],
Salah satu kemasan Tokyo Banana [foto: David McKelvey],
Varian Tokyo Banana [foto: OiMax, Jencu]
Varian Tokyo Banana [foto: OiMax, Jencu]
Varian Tokyo Banana [foto: OiMax, Jencu]
Varian Tokyo Banana [foto: OiMax, Jencu]
  • Alternatif lainnya, aneka makanan kering seperti senbei (snack beras khas Jepang), nori (rumput laut), furikake (abon khas Jepang), bumbu sup miso, maupun bumbu kare, juga bisa jadi alternatif oleh-oleh. Walau barang-barang ini sekarang mudah ditemukan di berbagai toko bahan makanan import, tapi disini harganya lumayan mahal. Makanan seperti ini cocok dijadikan oleh-oleh bagi pecinta makanan Jepang.
  • Yebisu Beer adalah salah satu bir yang identik dengan Tokyo karena pabrik pertamanya berdiri di kota ini (walau kini sudah pindah ke daerah Chiba). Jika berkunjung ke Museum of Yebisu Beer, di museum itu terdapat berbagai produk olahan bir Yebisu yang cocok dijadikan oleh-oleh, seperti jelly beer. Tentunya ini oleh-oleh bagi yang bisa mengkonsumsi alkohol saja.
Museum of Yebisu Beer [foto: Dushan and Miae]
Museum of Yebisu Beer [foto: Dushan and Miae]
Beer Jelly [foto: Mr Wabu]
Beer Jelly [foto: Mr Wabu]

Majalah dan produk budaya pop lainnya

  • Di Tokyo ada beberapa distrik yang identik dengan otaku. Jadi jika punya teman yang hobi ber-otaku ria, berburu oleh-oleh di distrik tersebut bisa jadi salah satu alternatif cantik. Aneka figurin maupun doujinshi (manga/novel fan fiction yang dibuat berdasarkan sebuah karya populer) bisa jadi oleh-oleh menarik untuk otaku.
  • Miniatur Gundam official maupun aneka cemilan ala Gundam mudah ditemukan di Gundam Front Tokyo. Cocok untuk oleh-oleh bagi penggemar Gundam. Sedangkan jika ingin makan snack berlabel group idol populer AKB48 (yang identik dengan Akihabara Tokyo), dapat membeli aneka snack maupun pernak pernik tersebut di berbagai AKB48 official shop di Tokyo. Malas pergi keofficial shop? Banyak kok snack maupun minuman yang memasang gambar maupun logo AKB48 dan tersedia di berbagai konbini maupun toko oleh-oleh..
Pernak pernik Gundam [foto: Coolinsights]
Pernak pernik Gundam [foto: Coolinsights]
AKB48 Café Mug [foto: Kalleboo]
AKB48 Café Mug [foto: Kalleboo]
  • Majalah mungkin bukan oleh-oleh khas Tokyo, tapi bisa jadi alternatif oleh-oleh lho. Majalah trend fashion terbaru atau majalah inspirasi model rambut musim ini cocok untuk diberikan bagi teman atau saudara yang suka dengan budaya Jepang. Barangnya pun cukup mudah dicari karena bisa ditemukan di berbagai konbini dengan harga bervariasi (mulai dari ratusan yen hingga ribuan yen). Punya budget agak besar? Bisa juga membelikan photobook dari artis favorit teman/saudara.
  • Ada teman yang suka musik Jepang? Maka CD musik bisa jadi oleh-oleh yang tepat. Maklum, hanya sedikit musisi Jepang yang albumnya bisa ditemukan disini. Hanya saja harga CD di Jepang memang cukup menguras kantong. Untuk single (biasanya terdiri dari 2-3 lagu saja) harganya rata-rata mulai ¥1000, sedangkan untuk full album bisa ¥3000 ke atas. Salah satu toko CD yang pernah saya datangi (walau akhirnya nggak beli apa-apa) ada di dekat Stasiun Shibuya.

Aneka produk budaya tradisional

  • Pernah lihat patung kucing yang mengangkat sebelah kakinya? Kucing yang disebut maneki neko itu termasuk salah satu oleh-oleh yang cocok diberikan untuk siapa saja yang memiliki bisnis karena dipercaya mendatangkan keberuntungan. Jika tertarik membeli maneki neko, tak ada tempat terbaik selain membeli langsung di kuil yang menjadi awal legenda maneki neko, yaitu Gotoku-ji Temple.
  • Banyak sekali pernak pernik budaya tradisional yang bisa dijadikan oleh-oleh, mulai dari yukata, kipas tangan, geta (sandal khas Jepang), wagasa (payung khas Jepang), hingga pedang. Salah satu tempat terbaik berburu oleh-oleh khas Jepang di Tokyo adalah Oriental Bazaar.
Maneki neko di Gotoku-ji Temple [foto: Mrhayata, Ogiyoshisan]
Maneki neko di Gotoku-ji Temple [foto: Mrhayata, Ogiyoshisan]
Maneki neko di Gotoku-ji Temple [foto: Mrhayata, Ogiyoshisan]
Maneki neko di Gotoku-ji Temple [foto: Mrhayata, Ogiyoshisan]

Pernak-pernik lainnya

  • Tokyo punya banyak sekali tempat wisata dan uniknya rata-rata tempat wisata memiliki maskot yang lucu-lucu, seperti Tokyo Tower yang memiliki maskot bernama Noppon, Tokyo Skytreedengan karakter Sorakara sebagai maskotnya, NHK dengan Domo-kun, dan banyak lagi. Aneka maskot tersebut bisa ditemukan dalam berbagai bentuk produk, mulai dari gantungan kunci hingga makanan. Cocok dijadikan oleh-oleh khas Tokyo untuk siapa saja.
  • Set pisau masak dari Kappabashi dapat menjadi alternatif oleh-oleh menarik dari Tokyo, khususnya bagi pecinta masakan. Kotak makan khas Jepang beserta perlengkapan makannya (sumpit dan lain-lain) juga cocok dijadikan oleh-oleh.
  • Aneka jimat kuil juga bisa jadi alternatif oleh-oleh lho. Banyak kuil yang memiliki jimat dengan kemasan unik dan di klaim memiliki khasiat macam-macam. Salah satu kuil di Tokyo yang memiliki jimat berbentuk unik adalah Kanda Myojin.
  • Mug Starbuck bertuliskan TOKYO jelas menjadi salah satu oleh-oleh bagi kolektor mug Starbuck..
Domo-kun (warna coklat), maskot NHK [foto: ElCapitanBSC]
Domo-kun (warna coklat), maskot NHK [foto: ElCapitanBSC]
Amulet dari Kanda Myojin [foto: Yuiseki]
Amulet dari Kanda Myojin [foto: Yuiseki]
Masih bingung memilih oleh-oleh ala Tokyo? Ada tips lain bagi yang masih galau membeli maupun meminta oleh-oleh: beli saja berbagai barang unik ala Jepang. Di Tokyo (dan Jepang) banyak sekali barang-barang biasa yang memiliki desain unik sehingga menjadi luar biasa. Misalnya saja gantungan kunci berbentuk miniatur makanan yang bisa di dapat di Kappabashi. Saya sendiri pernah membeli Akihabara Oppai Pudding untuk adik (laki-laki) dan untuk seorang teman. Hasilnya? Cukup membuat mereka “terkesan”. Inilah penampakan Akihabara Oppai Pudding tersebut. Seru kan? Hehe..

Penampakan Akihabara Oppai Pudding, dari tertutup hingga full terbuka [foto: dokumen pribadi, 2012]
Penampakan Akihabara Oppai Pudding, dari tertutup hingga full terbuka [foto: dokumen pribadi, 2012]
Penampakan Akihabara Oppai Pudding, dari tertutup hingga full terbuka [foto: dokumen pribadi, 2012]
Penampakan Akihabara Oppai Pudding, dari tertutup hingga full terbuka [foto: dokumen pribadi, 2012]
Penampakan Akihabara Oppai Pudding, dari tertutup hingga full terbuka [foto: dokumen pribadi, 2012]
Penampakan Akihabara Oppai Pudding, dari tertutup hingga full terbuka [foto: dokumen pribadi, 2012]
 

*Semua pic dicari melalui Creative Commons, kecuali yang ditandai sebagai dokumen pribadi.

Comments

comments