Ada yang familiar dengan judul Autumn in My Heart? Itu adalah judul drama Korea tahun 2000-an yang dibintangi oleh si ganteng Won Bin. Pada masanya, drama yang juga punya nama alias Endless Love itu punya popularitas yang sangat tinggi (dan telah dijiplak juga oleh sinetron lokal kita. Duh!) dan menginspirasi lahirnya drama berjudul 4 musim lainnya, salah satunya adalah Winter Sonata.

Tapi kali ini saya nggak bermaksud ngomongin tentang Autumn in My Heart (walau tergelitik juga sih untuk mengulas tentang lokasi shooting filmnya, hehe) walau yang akan saya tulis berikut ini masih berhubungan dengan “autumn” a.k.a musim gugur. Berhubung kemarin saya sudah menyelesaikan seri Summer in Korea (termasuk rekomendasi makanan yang sukses bikin saya ngiler sendiri), kali ini saya ingin berbagi info tentang musim gugur di Korea Selatan.

Bagi yang menganggap musim semi sebagai musim terindah dan musim terbaik untuk berkunjung ke negeri Ginseng tersebut, tahan dulu pendapat Anda. Musim semi memang identik dengan mekarnya bunga-bunga yang membuat suasana Korea Selatan menjadi cerah setelah selama 3 bulan dikuasai oleh hawa dingin. Namun jangan salah, ternyata justru musim gugurlah yang dianggap sebagai musim terindah sekaligus menjadi waktu terbaik berkunjung ke Korea Selatan. Mau tahu alasannya kenapa? Baca terus tulisan saya berikut ini yah.

Periode waktu

Secara kasar, musim gugur di Korea Selatan berlangsung antara bulan September hingga November. Namun pada kenyataannya, pada awal bulan September suasana musim panas masih cukup terasa. Jadi tak salah jika banyak juga yang menganggap musim gugur di mulai sejak pertengahan September hingga akhir November.

Perkiraan suhu udara

Pada puncak musim panas (kurang lebih pertengahan Juli-pertengahan Agustus), temperatur rata-rata Korea Selatan bisa mencapai 35-40 derajat Celcius. Namun memasuki bulan September, suhu akan berangsur-angsur turun. Jika dirata-ratakan, suhu bulan September kira-kira 20-22 derajat Celcius.

Di bulan Oktober, suhu semakin menurun dengan rata-rata 14-18 derajat Celcius. Menjelang November, cuaca akan semakin dingin dan udara semakin kering. Suhu rata-rata di bulan November kira-kira 6-13 derajat Celcius.

Lalu mengapa musim gugur dianggap sebagai salah satu musim terbaik untuk berkunjung ke Korea Selatan? Alasan pertama, coba lihat perkiraan suhu rata-rata di musim gugur. Bisa dibayangkan jika cuaca pada musim gugur lebih sejuk dan nyaman jika dibandingkan dengan musim panas.

Udara sejuk tersebut juga didukung dengan cuaca yang cerah, langit berwarna biru bersih dan terlihat lebih lapang dari biasanya, ditambah dengan pemandangan indah yang terjadi karena daun-daun mulai berubah warna menjelang musim dingin. Kombinasi berbagai unsur alam itulah yang membuat Korea Selatan semakin cantik saat musim gugur tiba.

What to wear

Di awal musim gugur, cuaca masih relatif hangat. Namun hati-hati karena angin dingin mulai berhembus dan hujan kerap kali turun, sehingga trench coat menjadi salah satu item fashion populer di awal musim gugur. Perlahan tapi pasti, suhu akan semakin mendingin saat akhir September dan semakin dingin lagi di bulan November. Mulai pertengahan musim gugur, trench coat mulai ditinggalkan dan jaket menjadi item fashion favorit untuk dikenakan.

Yang harus diperhatikan

  • Musim gugur dikenal dengan istilah cheongomabi, yang berarti musim transisi dari musim panas ke musim dingin. Walau suhu di awal musim terasa hangat dan lembab, menjelang musim dingin udara akan semakin dingin dan kering. Jika bepergian di pertengahan-akhir musim gugur, antisipasi masalah kekeringan kulit dengan selalu membawa produk pelembab kulit.
  • Di akhir musim panas-awal musim gugur, taifun dari Pasifik Selatan kerap melanda Korea. Selalu cek jadwal prakiraan cuaca setempat sebelum memutuskan itinerary wisata Anda.

Aktifitas musim gugur

  • Menikmati perubahan warna daun

Jika musim semi identik dengan bunga yang bermekaran, maka musim gugur identik dengan perubahan warna daun dari hijau menjadi warna lain (merah, coklat, kuning) sebelum akhirnya meranggas di musim dingin. Proses perubahan warna daun tersebut termasuk salah satu yang menarik untuk dinikmati lho, karena suasana akan menjadi lebih berwarna sekaligus romantis saat daun mulai berubah warna. Bahkan di Jepang ada tradisi sejenis hanami (=menikmati mekarnya bunga Sakura) saat musim gugur dan disebut dengan momijigari (=menikmati perubahan warna daun).

Perubahan warna daun di musim gugur [foto: Robert/wikimedia]
Perubahan warna daun di musim gugur [foto: Robert/wikimedia]
Perubahan warna daun di musim gugur [foto: Travel Oriented/flickr]
Perubahan warna daun di musim gugur [foto: Travel Oriented/flickr]
Perubahan warna daun di musim gugur [foto: Travel Oriented/flickr]
Perubahan warna daun di musim gugur [foto: Travel Oriented/flickr]
Perubahan warna daun di musim gugur [foto: PlaneMad/flickr]
Perubahan warna daun di musim gugur [foto: PlaneMad/flickr]
 

Ada beberapa cara untuk menikmati perubahan warna daun di musim gugur. Pertama, dengan pergi ke berbagai taman kota. Kedua, dengan naik gunung. Ketiga, dengan mengeksplorasi setiap sudut kota yang akan Anda kunjungi. Intinya, selama musim gugur, sebisa mungkin kunjungi tempat-tempat outdoor yang memungkinkan Anda untuk menikmati dedaunan yang mulai berubah warna, dan kurangi melakukan wisata indoor.

  • Hiking

Jika memang berniat menikmati suasana musim gugur yang sebenarnya, salah satu aktifitas yang disarankan adalah dengan melakukan hiking. Korea Selatan memiliki banyak gunung yang menawarkan suasana musim gugur yang sangat indah. Beberapa diantaranya bahkan memiliki jalur hiking yang ramah untuk pemula.

  • Menghadiri berbagai festival

Saya pernah menyebut disini jika musim gugur di Korea Selatan memiliki festival yang sangat banyak jumlahnya. Jadi jangan lewatkan kesempatan menghadiri berbagai festival musim gugur (sekaligus wisata kuliner), yang detailnya akan saya tulis terpisah.

  1. Berburu mode fashion terbaru

Saat musim panas, orang cenderung mengenakan pakaian setipis mungkin untuk menghindari rasa gerah. Namun saat musim gugur, pakaian berlapis-lapis mulai dikenakan untuk mengantisipasi udara yang mulai mendingin. Biasanya akan muncul mode terbaru yang sayang dilewatkan oleh Anda-anda yang hobi belanja. Namun jika dompet tak seberapa tebal, nongkrong di berbagai kawasan trendi di Korea Selatan bisa menjadi alternatif yangn murah meriah. Siapa tahu bisa menemukan inspirasi mix and match yang bisa diterapkan saat pulang ke Indonesia.

  • Mencicipi kuliner khas musim gugur

Sudah saya sebutkan disini jika masing-masing musim memiliki kuliner khas yang sifatnya limited edition. Mumpung sedang wisata musim gugur, kenapa nggak sekalian berwisata kuliner? Untuk bocoran aneka kuliner khas musim gugur di Korea bisa lihat disini.

  • Berburu foto

Musim gugur tak hanya soal perubahan warna daun, namun perubahan nuansa Korea Selatan secara keseluruhan. Jadi tak salah jika saat ini merupakan saat yang paling tepat untuk mengabadikan kecantikan Korea Selatan di musim gugur. Siapkan kamera Anda dan selamat berpetualang!

***

* Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

 

baca juga

Autumn In Korea, Main Kemana Ya?

Autumn In Korea: Kalender Festival September

Winter In Korea, Saatnya Main Salju!

Comments

comments