Welcome , Guest   Sign in with
food, products or place Zip code or address

Pantai Ora

0 out of 5 stars based on 0 Review

Address : Saleman, Ambon, Maluku

Time :

Mengintip Cantiknya Pantai Ora

Menjelajahi Maluku memang tidak pernah ada habisnya. Kepulauan yang terbentang hingga Laut Aru ini punya puluhan bahkan ratusan spot wisata yang selalu mengundang kekaguman tiap wisatawan. Mulai dari suguhan pantai menawan hampir di tiap sudut pulau hingga gugusan pegunungan yang dihuni beragam satwa endemik.

Pantai pasir putihnya bahkan disebut-sebut sebagai salah satu pantai tercantik. Sebut saja, pantai Liang di Ambon, Pantai Ngurbloat dan Ngurtafur di Kei Kecil. Meskipun terkadang akses transportasi cukup terbatas namun hal itu nyatanya tidak menghalangi niat wisatawan untuk tetap berkunjung, saking menawannya. Kali ini, tidak terlalu jauh dari ibukoa Provinsi Maluku, Ambon, Anda akan diajak ke salah satu spot liburan yang bisa menjadi pilihan bulan madu Anda.

Terletak di bagian utara Pulau Seram, tepatnya di Negeri Saleman, Pantai Ora akan membuat siapapun terkagum-kagum. Ora adalah salah satu pantai paling terkenal di antara wisatawan lokal dan asing yang dimiliki Pulau Seram, selain Pantai Sawai. Terletak cukup jauh dari Masohi, kota utama di Seram, tidak menyurutkan niat banyak wisatawan. Ora bahkan disebut-sebut sama cantiknya dengan Maladewa. Jadi, tidak heran kalau Ora pasti akan membuat momen liburan Anda tidak terlupakan.

Dengan lokasi yang cukup terpencil, jauh dari pemukiman penduduk desa, Ora memberikan Anda momen liburan santai tanpa perlu merasa diganggu oleh siapapun. Tidak ada suara bising kendaraan, bahkan suara TV. Alih-alih bising, Anda malah akan mendapati suara burung dan beragam satwa yang berhabitat di bukit tepi pantai.

Hijaunya pepohonan memenuhi seluruh sisi bukit, memastikan Anda terus dapat menikmati udara sejuk dengan semilir angin sepoi-sepoi. Sementara itu, hamparan laut biru nan jernih akan memenuhi pandangan Anda. Laut yang tenang, bahkan tanpa gelombang, terus menggoda Anda untuk segera terjun dan berenang di dalamnya. Pasir putih yang terhampar beberapa ratus meter seakan menyempurnakan kecantikan Pantai Ora, dan menyediakan tempat sempurna untuk ber sun-bathing ria sembari bercengkrama dengan teman, pasangan atau keluarga Anda.

Hanya ada satu penginapan disini, sering dikenal dengan Ora Beach Resort. Pernah terbayang seperti apa desain penginapan yang paling sesuai dengan kecantikan Ora? Rumah panggungkah? Terbuat dari kayu dan dibangun di atas air? Ya, tepat seperti itulah yang akan Anda temui di Ora. Dengan pemandangan dan potensi alam secantik Ora, rumah panggung selalu menjadi pelengkap manis dan memungkinkan Anda untuk benar-benar merasa menjadi bagian kecantikan Ora.

Tiap pagi, matahari yang merasuk melalui sela-sela bangunan, mengajak Anda untuk mengintip suguhan alam yang berada tepat di luar kamar. Hanya beberapa meter ke bawah, keindahan bawah laut sudah siap menanti untuk dikagumi. Gugusan terumbu karang berwarna-warni jelas terlihat dari atas permukaan sementara ratusan ikan beragam ukuran terlihat hilir mudik di sekitar terumbu karang yang menjadi habitat mereka.

Tanpa bersusah payah bahkan tanpa menyewa kapal, Anda sudah bisa ber-snorkeling ria sepuasnya bahkan dari pagi hingga sore. Puas ber-snorkeling, hidangan seafood berkualitas tinggi yang dimasak oleh koki pilihan siap untuk disantap sesering Anda inginkan.

Untuk bisa menginap di Ora Beach Resort, Anda harus merogoh kocek setidaknya 400 ribu rupiah per malam untuk satu kamar. Harganya terbilang cukup murah mengingat fasilitas yang tersedia. Dan, untuk membayar makanan yang Anda dapatkan, termasuk sarapan, makan siang dan makan malam, Anda harus membayar 250 ribu rupiah satu hari. Memang tidak terlalu murah namun hidangan yang akan Anda nikmati tidak akan mengecewakan. Selain rasanya yang enak, porsinya pun besar jadi Anda bisa menyantap makanan sepuasnya tanpa takut kekurangan.

Selama berlibur di Ora, Anda tidak hanya dapat menikmati cantiknya pantai dan bawah laut, tetapi juga kejutan di Taman Nasional Manusela. Berbatasan langsung dengan Manusela, Anda bisa mulai menjelajahinya dengan mengunjungi Sungai Salawai, habitat alami buaya air tawar.

Pecinta spesies burung juga akan dimanjakan dengan spesies burung Lusiala yang menempati tebing-tebing pipih di sisi terluar pulau. Sedikit lebih jauh ke pedalaman, Anda juga bisa mendapati habitat alami burung nuri dan kakatua, dua spesies endemik kebanggaan Manusela yang kerap membuat orang terkagum-kagum. Tentunya, Anda juga bisa menyeberang ke Sawai yang berada di sisi Ora.

Kalau Anda gemar trekking, Anda harus mencoba trekking lebih jauh ke dalam Manusela dan menikmati beberapa spot terbaik seperti air terjun, gua dan beberapa mata air tawar. Yang perlu dilakukan hanyalah membayar pemandu lokal untuk menemani Anda menjelajah kawasan Manusela utara.

Tidak sabar untuk segera berkunjung ke Ora? Pertama, Anda harus singgah ke Kota Ambon. Dari Ambon, perjalanan dilanjutkan ke Pulau Seram. Anda bisa menggunakan kapal fery atau kapal cepat yang beroperasi 2 – 3x dalam seminggu. Apabila punya uang saku lebih, Anda juga bisa menggunakan pesawat perintis.

Dari ibukota Seram yakni Masohi, perjalanan sepanjang 85 km dapat ditempuh dengan mobil. Karena medan yang bisa dibilang tidak mulus, dibutuhkan setidaknya 4 jam. Sesampainya di Desa Saleman tepatnya di tepi Teluk Sulaeman, Anda tinggal menyewa perahu dan menempuh perjalanan laut sekitar 20 menit sebelum akhirnya sampai di Pantai Ora.

Tidak sulit bukan? Jangan tunggu lagi, segera masukkan Ora ke dalam agenda liburan Anda mendatang!

*harga dapat berubah sewaktu-waktu

Place Tags: ambon, maluku, ora, pantai, and Pantai Ora.

Apa Pendapat Anda ?

Berikan penilaian pada tempat ini dengan memilih bintang di bawah :

Captcha Verification
captcha image

Upload Image

Attach a image to your review.

Send To Friend

Captcha Verification
captcha image

Send Enquiry

Captcha Verification
captcha image

Claim Listing

What is the claim proccess?

Captcha Verification
captcha image