Welcome , Guest   Sign in with
food, products or place Zip code or address

Museum Taman Prasasti

0 out of 5 stars based on 0 Review

Address : Jalan Tanah Abang No. 1, Jakarta

Time :

Untuk mengetahui sejarah suatu daerah atau bangsa, salah satu caranya Anda bisa mengunjungi museum-museum yang ada. Mengapa demikian? Karena di museum-museum itulah berbagai kisah, cerita, benda-benda peninggalan bernilai sejarah itu disimpan dan dilestarikan. Dengan berkunjung ke museum Anda dan keluarga akan diberikan pengetahuan yang lengkap mengenai suatu hal yang penting untuk diketahui, misalnya sejarah kota, tokoh dan sebagainya. Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan mengunjungi museum.

Nah, Jakarta sebagai ibukota negara dan kota terpenting di negara republik ini tentu saja menyimpan berbagai peninggalan masa silamnya di museum-museum. Kota yang menjadi pusatnya politik, ekonomi dan bisnis ini memiliki sejumlah museum yang hingga kini masih dilestarikan dan dipelihara. Anda bisa mengunjungi salah satunya jika bosan dengan objek-objek wisata yang ada karena berkunjung ke museum bisa menjadi wisata alternatif yang bermanfaat dan menambah pengetahuan.

Salah satu museum yang bisa Anda kunjungi di Kota Jakarta ialah Museum Taman prasasti yang beralamat di Jalan Tanah Abang No. 1 Jakarta Pusat. Letaknya yang berada di tengah kota membuat siapapun yang ingin mengunjunginya cukup dimudahkan karena selain bisa menggunakan kendaraan pribadi, juga banyak kendaraan umum yang akan mengantarkan Anda ke museum ini. Museum ini terbilang unik karena didalamnya tersimpan sejumlah prasasti nisan kuno serta miniatur berbagai macam makam yang mungkin bagin sebagian orang cukup menyeramkan.

Museum Taman Prasasti ini sangat cocok untuk Anda yang senang dengan dunia misteri dan gaib. Museum yang memiliki luas totalnya mencapai 1,2 hektar ini ialah museum terbuka yang menampilkan berbagai macam karya seni dari para pematung, pemahat, kaligrafi dan lainnya yang telah memiliki kaliber tinggi. Selain menyimpan beragam prasasti nisan, disini juga terdapat sejumlah kereta jenazah yang unik, menarik dan bagus untuk dijadikan objek berfoto (sebaiknya Anda membawa foto untuk mengabadikan momen/ benda yang dianggap menarik).

Pada awalnya, Museum Taman Prasasti ini ialah tempat pemakanan yang bernama Kebon Jahe Kober yang memiliki luas mencapai 5,5 hektar. Pemakamannya sendiri dibangun pada tahun 1795 yang mana dimaksudkan untuk menggantikan kuburan lainnya yang sudah penuh, yakni disamping gereja Nieuw Hollandsche Kerk. Di makam baru tersebut tersimpan berbagai koleksi nisan yang kebanyakan dipindahkan dari pemakaman di Nieuw Hollandse Kerk pada awal abad ke-19. Dan untuk nisan yang dipindahkan tersebut kemudian diberikan penanda bertuliskan HK atau Hollandsche Kerk.

Dalam perkembangan selanjutnya, pemakaman ini kemudian dijadikan sebagai museum dan dibuka untuk umum. Hal itu terjadi pada Juli 1977 dimasa pemerintahan Orde Baru. Didalamnya tersedia sekitar 1.372 koleksi berupa nisan, makam, prasasti yang dibuat dari berbagai bahan semisal perunggu, marmer dan juga batu alam. Namun sangat disayangkan karena adanya perkembangan kota yang sangat kuat membuat museum ini mengalami penyusutan sampai hanya tersisa 1,3 hektar saja.

Koleksi
Kemudian ada apa saja koleksi yang tersimpan di museum ini? Anda yang berkunjung ke Museum Taman Prasasti Tanah Abang Jakarta ini akan menemukan sejumlah koleksi sebagai berikut:
• Makam seorang tokoh militer berkebangsaan Belanda yang dikenal dalam perang Buleleng Bali bernama AV. Michiels.
• Makam seorang isteri dari mantan Gubernur Hindia Belanda dan Singapura Thomas Stamford Rafles bernama Olivia Mrianne Raffles.
• Adanya makam seorang Belanda yang dikenal sebagai tokoh dalam perang Aceh bernama JHR. Kohler.
• Makam seorang pendiri sekolah kedokteran pada masa kolonialisme Belanda bernama Dr. HF. Roll.
• Makam yang diyakini banyak orang dapat memberikan berkah berupa kesuburan, kemakmuran, kebahagiaan yang bernama Kapitan Jas.
• Makamnya Miss Riboet yang dikenal sebagai tokoh opera pada tahun 1930-an.
• Dan juga ada makamnya tokoh pergerakan mahasiswa pada tahun 1960-an bernama Soe Hok Gie.

Namun, apakah ada makam tokoh lainnya yang disimpan di Museum Taman Prasasti ini? Ternyata ada puluhan makam tentara Jepang yang tewas dalam sejumlah pertempuran di kawasan Bogor, ada juga replika perahu, miniatur makam yang lengkap dan berasal dari sejumlah provinsi di Indonesia, kereta jenazah yang digunakan pada masa Hindia Belanda sampai peti jenazah yang digunakan untuk menyimpan jasadnya Proklamator RI Soekarno dan Bung Hatta. Intinya, ada banyak pelajaran dan hikmah sejarah yang bisa didapatkan dengan adanya Anda mengunjungi Museum Taman Prasasti ini.

Sementara dibagian halaman bagian belakang museum juga terdapat lonceng yang terbuat dari perunggu. Lonceng berukuran cukup besar itu ditempat di sebuah tiang besi dengan tinggi sekitar 4 meter. Adakah yang tahu untuk apa fungsi lonceng itu? Kayak di sekolah saja ada lonceng segala. Eits, jangan heran dulu karena ternyata lonceng ini digunakan untuk memberitahukan kepada penjaga makam dulu bahwa akan ada jenazah yang dimakamkan di taman pemakaman ini. Sehingga dengan adanya pemberitahuan itu petugas makam bisa langsung mempersiapkan segala sesuatunya.

Namun sayang seribu sayang, museum yang memiliki catatan sejarah sangat penting ini kini bisa dikatakan kurang mendapatkan perhatian baik dari pemerintahan maupun dari khalayak. Alhasil yang berkunjung ke museum ini hanya sedikit, tak lebih dari puluhan saja dalam setiap bulannya. Makanya hanya untuk membiayai dirinya saja museum ini harus mengandalkan dana sepenuhnya dari APBD DKI Jakarta.

Place Tags: Jakarta, Museum, and TamanPrasasti.

Apa Pendapat Anda ?

Berikan penilaian pada tempat ini dengan memilih bintang di bawah :

Captcha Verification
captcha image

Upload Image

Attach a image to your review.

Send To Friend

Captcha Verification
captcha image

Send Enquiry

Captcha Verification
captcha image

Claim Listing

What is the claim proccess?

Captcha Verification
captcha image