Welcome , Guest   Sign in with
food, products or place Zip code or address

Desa Wisata Rantih

0 out of 5 stars based on 0 Review

Address : Kecamatan Talawi, Desa Wisata Rantih, Sawah Lunto, Sumatera Barat, Indonesia

Time :

Desa Wisata Rantih – Kepadatan dan kesibukan kota besar, lama-lama mungkin akan membuat kita merasa stress dan tegang, padahal tenaga dan kinerja otak kita semua sangat di butuhkan guna membangun Negara ini menjadi sosok Negara yang jauh lebih baik lagi ke depannya dalam segala aspek.

Hiburan seperti mall, arena bermain, dan beberapa tempat hiburan lainnya mungkin sudah membuat anda bosan, dan merasa itu-itu saja serta hampir semuanya sama. Nah, di kota Sawah Lunto ini, tepatnya di kecamatan Talawi, ada sebuah Desa yang telah di jadikan sebagai Desa Wisata, namanya adalah Desa Rantih.

Desa rantih ini, merupakan tempat yang tepat bagi anda yang merindukan sosok alami pedesaan, dimana ketenangan dan keindahan pemandangan alamnya masih sangat alami.

Lokasi dan Transportasi

Desa Wisata Rantih ini berada di kenagarian Sijantang, kecamatan Talawi, Sawah Lunto, Sumatera Barat. Anda juga bisa menggunakan kendaraan apa saja jika ingin menuju Desa Wisata Rantih ini mulai dari angkot, bus, bentor, bendi, hingga taksi,

anda bisa menemukan kendaraan umum tersebut di Terminal Pasar Sawah Lunto atau di jalan-jalan kota, semua kendaraan umum tersedia guna memudahkan perjalanan anda menuju lokasi kawasan desa wisata yang satu ini.

Kalau anda enggan naik kendaraan umum, atau kendaraan anda tidak muat untuk mengangkut semua rombongan anda, maka anda bisa menyewa kendaraan beserta supirnya untuk bisa mengantar anda ke lokasi tujuan tanpa harus repot-repot mengganti kendaraan lagi.

Desa wisata Rantih dengan pusat kota Sawah Lunto ini, kurang lebih berjarak sejauh 14 kilometer, atau kalau di hitung-hitung, jika anda menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan maka anda bisa sampai dalam waktu kurang lebih sekitar 35 menit perjalanan saja, itupun sudah termasuk perhitungan waktu sampai yang paling lama.

Namun, kalau naik angkot, maka anda harus berganti angkot sebanyak 2 kali agar bisa sampai di jalur masuk awal ke desa wisata rantih yang di belah oleh sungai Ombilin ini.
Jika sudah masuk kawasan Rantih, anda akan mulai perjalanan masuk ke desa wisata itu dengan melaui dua jalur, yang pertama adalah jalur darat, dan yang kedua adalah jalur sungai, disini tidak ada kendaraan umum seperti mobil angkot dan lain sebagainya.

Bila anda memilih jalur darat, maka anda akan menggunakan pedati (kendaraan tradisonal seperti delman atau bendi, namun yang menariknya adalah seeokor kerbau) sebagai kendaraan, sangat tradisional sekali bukan, anda akan menempuh perjalanan 800 meter dengan pedati yang telah di siapkan,

Selama perjalanan, anda bisa melihat keindahan persawahan penduduk desa rantih yang sangat indah dan subur, benar-benar pemandangan yang meanjakan mata.
Kedua adalah jalur sungai, disana juga disediakan sebuah perahu yang bisa mengajak anda mengarungi sungai Ombilin yang indah itu untuk bisa sampai di lokasi Desa wisata Rantih ini,

Perjalanan yang anda tempuh memang sedikit lebih lama dari jalur darat, karena anda harus mengarungi sungai sejauh 1 kilometer, tapi hal itu tidak akan berasa karena anda bisa lupa waktu jika sudah melihat keindahan alam yang tidak bisa selalu anda lihat setiap hari seperti ini.

Wisata

Desa wisata Rantih ini dulunya hanya desa kecil biasa, namun karena suasana desanya yang masih alami dan sangat asri, maka pemerintah kota Sawah Lunto beserta penduduk sekitar sepakat untuk membuat desa rantih ini sebagai desa wisata tradisional.

Desa rantih ini memang masih sangat alami, benar-benar tidak terjamah akan teknologi lebih tepatnya, dan desa ini juga sengaja tidak di pasangi listrik, karena akan lebih mengingatkan pada kondisi Indonesia saat listrik belum ada pada jaman dulu.

Para wisatawan yang kebanyakan datang dari luar kota Sawah Lunto, bahkan dari luar Sumatera Barat ini, akan menginap di homestay atau penginapan seperti rumah-rumah kecil yang telah di siapkan oleh warga setempat.

Harganya justru jauh lebih terjangkau ketimbang penginapan yang ada di kota, namun, jika soal makanan, itu usaha anda sendiri-sendiri, bisa dari memancing ikan di kolam pemancingan, atau menangkap belut di sawah, atau anda juga bisa membeli makanan yang di jual penduduk setempat.

Disini, anda juga bisa belajar cara bagaimana menabur benih padi, bercocok tanam, dan beberapa kegiatan petani lainnya, anda juga bisa belajar cara beternak, memandikan kerbau, dan masih banyak hal seru lainnya, para pengunjung yang datang paling suka membantu para petani menanam padi, karena dengan begitu, mereka bisa sambil bermain lumpur, yah di pusat kota mana ada lumpur alami seperti itu, yang ada hanyalah lumpur bekas limbah pabrik, ironis sekali.

Selain itu, desa rantih ini memiliki objek-objek wisata yang bisa anda kunjungi, contohnya saja seperti Air terjun Landu, Air Terjun Lurah Tibarau, Air Terjun Sungai Bikan, dan Air Terjun Lurah Lobah.

Nah, bagi anda yang suka dengan alam, tenang saja, desa ini juga pilihan yang tepat lho, karena tidak jauh dari kawasan air terjun ini, telah di sediakan camping ground atau spot untuk perkemahan, dan juga track-track untuk kegiatan Outbond.

Tips

1. Jika anda ingin menghabiskan waktu liburan di desa wisata rantih ini, sebaiknya anda menggunakan kendaraan umum saja, biar nanti anda bisa naik pedati (kendaraan tradisonal seperti delman atau bendi, namun yang menariknya adalah seeokor kerbau) selama melewati area persawahan, karena hal itu akan membuat suasana pedesaannya lebih terasa, lagi pula sulit jika ingin menggunakan mobil, karena jalannya yang tidak terlalu lebar, serta kondisi jalan yang bergelombang karena masih tanah asli.

2. Ajaklah keluarga anda untuk liburan bersama ke tempat ini, terutama untuk anak-anak, agar mereka tau bagaimana rasanya hidup dalam keadaan pas-pas an dan jauh dari semua kesenangan yang anda di kota, anda juga bisa pergi bersama teman-teman anda, jadi kalian bisa lebih belajar untuk menghargai hidup dan menghargai orang lain selama berada di desa ini.

3. Menginap di tempat ini bagusnya kurang lebih 4 sampai 5 hari saja, mungkin kalau anda ingin lebih, anda bisa tinggal dalam kurun waktu kurang lebih seminggu, karena kalau terlalu lama, mungkin anda bisa sedikit jenuh karena tidak ada fasilitas elektronik, semuanya murni pedesaan, apalagi kalau semua kegiatan sudah anda coba, dan waktu 5 hari saja, sebenarnya sudah cukup untuk menghilangkan rasa jenuh yang menghimpit kepala anda.

Tempat ini sungguh menarik bukan, bagaimana tidak, sebagian besar masyarakat kota yang sibuk, pasti akan butuh istirahat dan refresing, kepala bisa sakit jika otak dan tenaga anda di kuras terus menerus tanpa di berikan sedikit istirahat yang bisa membuat pikiran anda rileks.

Nah, kalau begitu tunggu apalagi, segeralah rencanakan liburan anda dengan baik, bersenang-senanglah selagi menikmati keindahan desa wisata rantih yang masih sangat alami ini!

Place Tags: Desa, Rantih, and wisata.

Apa Pendapat Anda ?

Berikan penilaian pada tempat ini dengan memilih bintang di bawah :

Captcha Verification
captcha image

Upload Image

Attach a image to your review.

Send To Friend

Captcha Verification
captcha image

Send Enquiry

Captcha Verification
captcha image

Claim Listing

What is the claim proccess?

Captcha Verification
captcha image