Blogs

Featured Entries

  • Jalan2

    Dapatkan Hotel Murah melalui kerjasama Jalan2.com & Agoda.com

    By Jalan2

    Kalo mau beli di agoda pls via jalan2.com hehe..  Kita dpt komisi dikit.  Tp harga tetep sama.   Caranya tinggal gunain search box agoda yg ada di http://jalan2.com/forum atau click di banner nya menuju website Agoda Setiap kali mau beli. Dengan demikian ada cookies nya dari Jalan2.com, nanti komunitas kita dapet komisi yg di gunakan untuk membayar hosting, pegawai, dan pengembangan komunitas kita ini.  Bantu2 support komunitas Jalan2 Indonesia :)  Hanya dengan support dari kamu, komunitas kita bisa hidup Thanks ya :) rudy  
    • 39 comments
    • 2,917 views

Our community blogs

  1. hari ini saya bangun pagi pagi lagi, karena hari ini tujuan saya adalah ke siam ancient city, daerah ini seperti taman mini indonesia indah, yang berisi duplikasi bangunan dari seluruh thailand

    sesuai petunjuk, saya bisa naik bus no.511 tujuan ke pasar pak nam, bus ini dari pink lao, saya langsung menuju ke halte bus yang berada di depan hotel westin/ robinson, tetapi setelah saya lihat sana sini, kok ngak ada papan nama yang menulis , akhirnya saya balik lagi tanya satpam yang ada di depan terminal 21, hebatnya satpam itu juga kurang tahu, dan dia kontak temannya dengan Handy talkie

    setelah dikasih tahu tunggu di depan hotel westin, saya pun menuju kesana untuk menunggu, memang untuk kota sadar wisata sama kota tidak sadar wisata ada perbedaan, pas saya lagi tunggu, melonggok kesana kemari, satpam itu datang lagi, kasih tahu no.511 ya, turun dipasar pak nam, wah, terima kasih sekali untuk satpam itu.

    setelah bis datang, naik lah saya keatas bis itu, karena tempat duduk di dekat pintu belakang kosong, cuma ada 1 cewek disana, jadi saya duduk saja disana, untuk bis di kota bangkok, anda bebas naik atau turun lewat depan atau belakang, dan untuk bayarnya , nanti ada kondektur yang akan tagih

    karena di bis ada televisi yang sedang menyiarkan tentang mendiang raja thailand , maka basa basi saya membuka pembicaraan dengan cewek itu, sambil memuji mendiang raja thailand, dan sekalian bilang nanti akan ke muangboran (orang sana tahunya muangboran, kalau kamu bilang ancient city, orang tidak akan tahu), maksud saya , nanti saya akan tanya tanya kalau ada yang binggung, ternyata cewek itu bisa bahasa inggris yang masih bisa di mengerti.

    setelah bis berjalan melewati 1 halter, berdiri lah cewek itu sambil mengeluarkan tabung seng/aluminium panjang (bentuknya kayak tabung wisuda , bulat panjang), ternyata cewek itu kondektur, heheheheh, sambil melihat orang lain bayar, saya lihat yang di depan saya sebut pak nam , dan dia membayar 30 bath (kurs 415), pas  sampai ke saya, saya mau bayar juga, dijawab “no need to pay” saya binggung, habis itu dia tagih langsung ke belakang saya, pas balik, saya mau bayar lagi, dia bilang “free for you”, cieeeee, gratis ni, tentu senang hati lah, tetapi bingung juga, kok bisa gratis, akhirnya saya simpulkan sendiri, mungkin karena saya puji puji mendiang raja mereka.

    pas sudah mendekati pasar pak nam, dia datang ke tempatku, katanya nanti turun , saya disuruh naik songtheaw no.36, katanya di bagian depan atap shongtheaw ada tulisan gede 36, jadi anda tinggal naik, nanti kasih tahu mau turun di muangboran

    saya ikuti petunjuk dia, turun dari bus, nyeberang jalan, karena bentuk jalan nya pertigaan, jadi nyeberang , langsung jalan lurus, disana sudah banyak songtheaw yang tunggu, saya naik saja yang paling depan, masih kosong saya sendiri, tetapi hanya dalam waktu sebentar, sudah ramai , dan berangkatlah songtheaw tersebut, saya perhatikan jalan sekitar, akhirnya sebelum ancient city, penumpang tinggal berdua, satu lagi orang thailand berumur, saya yakin dia ngak bisa bahasa inggris, mateng lah, tetapi nekad, saya omong ke dia , muangboran, karena saya takut sudah sampai tapi supir ngak berhenti, dia kelihatan ngerti, ngak tahu omong apa dalam bahasa thailand, pas sudah sampai depan ancient city, benaran, supir ngak berhenti, lalu sama dia di tekan bel yang ada di atas songtheaw, mobil berhenti, sambil ucapkan thank you, saya turun, terus bayar ke supir 8 bath (tarif resmi),supir pas lihat saya, langsung pukul jidat dia, sambil bilang muangboran, ternyata benaran, supirnya lupa, hehehhee, untung bahasa tubuh berguna juga.

    setelah bayar, langsung jalan melewati 1 jembatan, dan selfie dulu di jembatan itu, ok, sedikit banyak tentang the ancient city

    bila kita berkunjung ke negara manapun, biasanya mereka mempunyai bangunan kuno atau kota kuno, seperti halnya jakarta ada kota tua dekat stasiun beos sebagai contoh, karena bangunan atau kota kuno itu merupakan salah satu sumber sejarah tentang kejadian , kemegahan atau kejayaan masa lalu.

    dari hotel westin/asok yang dekat dengan penginapan saya, perjalanan sampai ke pasar paknam sekitar 1 jam, dan dari paknam sampai ancient city memakan waktu sekitar 1 jam juga, alternatif lain, jika anda tidak mau dipusingkan dengan naik bus terus ganti songtheaw lagi, anda bisa naik BTS sampai ke stasiun bearing, dari stasiun bearing anda naik taxi, maka akan jauh lebih cepat dan murah, dibanding jika naik taxi langsung dari kota bangkok.

    Ancient Siam ini mempunyai luas sekitar 250 hektare. Bentuknya sesuai dengan peta negara Thailand. Area Ancient Siam diisi dengan duplikat bangunan megah dengan berbagai ukuran seperti candi, istana, pasar terapung, restoran, patung, gunung, danau, taman, dan masih banyak lagi.

    Ancient Siam atau Ancient City (alias Kota Kuno) atau orang thailand lebih mengenal sebagai muangboran adalah taman yang dibangun oleh Lek Viriyaphant. Ide awal pembuatnya adalah membuat lapangan golf yang dihiasi dengan berbagai benda-benda yang berhubungan sejarah Thailand. Ketika melakukan riset, ternyata dia mengtahui bahwa banyak benda-benda yang dimaksud telah rusak seiring waktu. Akhirnya diputuskan untuk membuat replika dari struktur-struktur tersebut dalam ukuran asli atau skala yang lebih kecil.

    ratusan candi yaitu bangunan yang dibuat identik menyerupai bangunan yang ada atau bangunan kuno dari seluruh Thailand. Di sini, wisatawan juga akan melihat beberapa bangunan yang menakjubkan, termasuk beberapa bangunan seperti Wat Arun, The Grand Palace, dan pasar terapung.

    Karena kawasan ini sangat luas, maka disediakan sepeda gratis yang bisa digunakan untuk mengeliling daerah tersebut, atau anda bisa menyewa mobil golf untuk mengeliling daerah tersebut

    Setelah lelah berkeliling seharian, wisatawan dapat beristirahat dan makan di tempat yang telah disediakan di pasar terapung. Selain makanan, di pasar ini juga terdapat toko-toko kecil yang menjual barang kerajinan dan cinderamata khas Thailand.

    kembali ke setelah melewati jembatan sejak turun dari songtheaw, saya bingung loket karcis dimana, karena petunjuk tidak jelas, saya tanya ke satpam, di kasih tahu ke satu ruangan, ternyata ruangan tersebut adalah untuk penjualan tiket group, akhirnya saya di kasih tahu ke loket penjualan tiket

    loket penjualan tiket juga ada di satu ruangan, harga tiket adalah 700 bath orang dewasa, dan 350 bath anak anak umur 6 samapi 14 tahun, dibawah 6 tahun gratis, mahal memang, karena di kelola oleh swasta, saya sampai jam 09.00 tepat, jam buka loket, mau lebih murah ? bisa, anda datang jam 16.00 sore, maka anda hanya akan di suruh beli tiket setengah harga, untuk dewasa seharga 350 bath, dan anak anak umur 6 sampai 14 tahun seharga 175 bath, sedangkan dibawah 6 tahun adalah gratis, jam tutup adalah jam 19.00 malam

    harga tiket sudah termasuk pemakaian sepeda dan Audio guide service in English, Chinese, Thai, Korean or Russian, pemakaian audio nya cukup gampang, tinggal ikutin petunjuk waktu kita mengambil

    setelah beli tiket, saya dikasih sebuah masker, dan semua yang beli tiket juga dikasih masker, bingung juga saya, buat apa masker itu, dijawab nanti didalam akan tahu, ya, sudah, bawa saja, ternyata dibagian dalam banyak sekali yang lagi sapu lantai sehingga debu berterbangan, dan ada daerah tertentu lagi perbaiki jalan, dan banyak debu, pantas dikasih masker.

    setelah beli tiket, saya jalan menuju ke pintu masuk, saat akan masuk, saya dipanggil seseorang, saya disuruh ambil sepeda, tapi saya ngotot , saya akan jalan kaki kata dia total 320 are, ngak mungkin jalan kaki, saya tanya berapa jam untuk keliling, katanya sekitar 3 jam kalau jalan kaki, ya, ngak masalah, saya tetap pilih jalan kaki, cuma saya masih binggung, apa benar ya, 320 are itu 250 hektar, mungkin ada yang bisa bantu jawab, akhirnya masuk lah saya dengan berjalan kaki.

    didalam ancient city terdapat 120 spot antara lain seperti the old market, sanphet prasat palace ayutthaya, the phra kaew pavilion, the floating market, wat chong kham lampang, the wihan of wat chiang khong chiang rai, kuan yin, dan lain lain , untuk mengelilingi spot spot tersebut dengan jalan kaki, akhirnya saya menyelesaikan dengan waktu 6 jam lebih (bukan 3 jam), hehehehhehe, capek memang, apalagi cuaca panas terik, sudah itu, spot spotnya tidak berurutan, kadang mesti keliling keliling.

    tetapi saya suka sekali disana, selain tantangan mencari spot spot sesuai nomor urut, kadang kadang ternyata spot sudah di depan mata, tapi tidak terlihat, kadang spot dibelakang kita, tapi kita cari kemana mana, tanya sama petugas didalam dengan cara tunjukin peta? sama saja bohong, mereka tidak hafal, tapi senang sekali, akhirnya selesai juga mencari spot tersebut, walau ada yang terlewati, hehehehhe, tapi next , mau kesini lagi , walau mahal, tapi masih OK lah, enak, seharian didalam

    setelah keliling, akhirnya saya naik lagi songtheaw no.26 kembali ke pasar paknam, dan kembali lagi naik bus no.511 , eh, kali ini kondektur cowok, pas saya mau bayar, tangannya di goyang goyang, saya mau kasih duit, goyang terus, pas disebelah saya yang cewek, tanya dalam bahasa thai, saya bilang ngak ngerti, ternyata dia bisa inggris, dia tanya ada apa, saya bilang, saya mau kasih duit dia ngak mau, terus dia tanya dalam bahasa thai ke kondektur dan terjemahkan ke saya, katanya kondektur bilang gratis untuk saya, bingung khan, saya tanya ke cewek itu kenapa, cewek itu bilang, sudah , kalau dikasih gratis terima saja, ya, sudah, saya suruh kasih tahu terima kasih ke kondektur itu.

    akhirnya balik ke penginapan, mandi terus tidur.

    eng-map.jpg

    IMG20171029085740.jpg

    IMG20171029085829.jpg

    IMG20171029151529.jpg

    IMG20171029155140.jpg

    IMG20171029092318.jpg

    IMG20171029100836.jpg

    IMG20171029102541.jpg

    IMG20171029112042.jpg

    IMG20171029141813.jpg

    IMG20171029151529.jpg

    IMG20171029155140.jpg

  2. P_20171116_092232_vHDR_On.thumb.jpg.0ed4c474efa81f51df1500d6864fc683.jpg

    Pertengahan November 2017 lalu saya dan teman saya balik lagi ke Tokyo . Kali ini kami tidak mengambil kartu pass JR sehingga area menginap tidak lagi tergantung kedekatan dengan stasiun JR di Tokyo.

    Dibanding tempat saya menginap di Tokyo sebelumnya, Enaka Central Hostel ini beneran lbh “enakan” :ngeledek , baik dari segi lokasi maupun fasilitas.:rate

    Review hostel di Tokyo seblmnya:

    Fasilitas: locker, luggage lock, locked cupboard, laptop desk inside capsule, free toiletries (sabun, shampoo), shared bathroom , towels , sendal kamar, hairdryer, shared kitchenette (lengkap peralatan masak, peralatan makan, microwave, oven, kompor, kulkas), ac/heating, free wi-fi , laundry (coins), memiliki lift, ada bar

    P_20171114_202543_vHDR_On.thumb.jpg.60703cd0f061e18001cd394721c89680.jpgP_20171114_202549_vHDR_On.thumb.jpg.aa3bc42bcb225b5a44c821b4b6645b61.jpg

    (locker outside )

    locked.thumb.jpg.6f795848ebcda2d5310eb0ce859a4b94.jpgcapsule.thumb.jpg.0dd3224861d5f6543e297e09c307e579.jpg

                             (lock for luggage ~ pic from booking.com)                                                                                               (inside capsule ~ pic from booking.com)

    wc.thumb.jpg.bc953719ebc71cd754610bf2370c8469.jpglaundry.thumb.jpg.2627f48e6e9886aa0ee6f40a393b9f11.jpg

                                                                      (shared toilet)                                                                                                                            (shared laundry coins)

    P_20171119_103956_vHDR_On.thumb.jpg.fcb44ad94d11e101ea8a4307a7ad778c.jpgP_20171119_100927_vHDR_On.thumb.jpg.2a0378e428b37511830fde918959ad72.jpg

                                            ( lounge and kitchenette )

    5a13bde1a75e0_shower2.thumb.jpg.41aeec754046fd2ed80a85d34e932421.jpgP_20171117_141459_vHDR_On.thumb.jpg.60ade57d16a7c3035ba251a4c557583f.jpg

    ( shower room )

     

    P_20171117_123943_vHDR_On.thumb.jpg.44e9580f84ccad3f630ae44bcbf67352.jpgP_20171119_104047_vHDR_On.thumb.jpg.acd2a6c3c186de70013b66171d885f29.jpg

     

    P_20171119_090548_vHDR_On.thumb.jpg.4e3ca29d2707d2ab557b6da33810b28e.jpgP_20171119_100111_vHDR_On.thumb.jpg.739b7cb01dc71a53a7ddb297e1d4808e.jpg

    P_20171119_104112_vHDR_On.thumb.jpg.465af081b3feae1cfef9bce6e2c7d0cb.jpgP_20171119_104128_vHDR_On.thumb.jpg.a3753cb8acb968df4a8c24d8578b4c7b.jpgrooftop.thumb.jpg.6aa0f4223bca6d59d6162499a7fd6647.jpg

    ( vending machine)                                                                    (toilet at 1st floor)                                                                           (rooftop view ~ pic from booking.com)

    Kelebihan: hostel masih baru , fasilitas modern dan bersih, 5menit jalan kaki dari Asakusa Station (Ginza line/ Asakusa line), lokasi Asakusa yang serba lengkap (minimarket/supermarket 24jam, Don Quijote, Uniqlo, Daiso, Matsumoto Kiyoshi, shopping line Nakamise dori, Matsuya, Tendon Tenya, dll) , Jalur kereta direct ke Haneda airport menggunakan Asakusa line (¥620)

    Kekurangan: bantal agak keras (khas jpn kali ya), didlm toilet ada pengering tangan shg tengah malam agak berisik apabila ada yg memakai, untuk pemakai JR pass, stasiun JR terdekat harus naik subway lokal dulu utk transfer ke JR station terdekat alias berbayar . Stasiun Asakusa masih banyak tangga nya sehingga tamu dengan koper besar masih harus effort turun naik tangga.

     

    ENAKA Asakusa Central Hostel

    Address: 111-0032 Tokyo Prefecture, Taito-ku Asakusa 1-29-9, Japan

    How to go: Asakusa station exit 1

    Harga permalam: mix dorm: ¥ 3,100 

    map.thumb.jpg.e961df0ee012a07b7dba76ee0f201127.jpg

  3. 1.jpg.01ef5f0cc2e78f0002206336731be856.jpg

    (tripadvisor)

     

    Hostel di Bali jumlahnya bisa dihitung dengan jari, karena akomodasi yang menjamur di Bali biasanya hotel mulai dari kelas melati hingga ber bintang 5, yang tersebar di seluruh pelosok pulau Bali.

    Makanya pas kemarin mampir ke Bali, dan punya flight untuk penerbangan lanjutan dari bandara Ngurah Rai, Bali, saya memutuskan untuk mencari 1 hostel dengan kriteria, dekat dengan bandara, bisa nitip koper, bisa numpang mandi dan harganya murah.

     

    Akhirnya memutuskan untuk pesan di Lokal Bali Hostel, yang Lokasi persis nya di Jalan Kediri No 93 Tuban. Awalnya tidak memiliki gambaran sama sekali, bagaiman kondisi hostel di Bali. Tapi setelah tiba di lokasi, wah, lingkungan yang asri dan sejuk, sedap dipandang mata, seolah olah sedang berada di dunia lain, di luar hiruk pikuk Bali yang sudah mendunia.

    Saya tiba di hostel sekitar jam 1 siang, ada alangkah kagetnya ketika masih di teras sebelum masuk ruang depan, sista petugas resepsionis mba Putri nya bisa mengenali saya dan menyebutkan nama saya untuk menyapa, "pasti mas Haris ya?" dengan nada suara yang ceria dan penuh semangat. Langsung terasa ibarat sedang berkunjung ke rumah saudara sendiri.

    Jam check in seharusnya jam 14.00 tapi saya sudah di izinkan early check in, sementara saya sedang check in, ada rombongan turis asing sedang check out juga sekitar 5 atau 6 orang.

    Saya pikir rame juga, padahal dari luar kelihatannya cukup kecil.

    Setelah melakukan pembayaran 160rb/per malam untuk 1 kasur di dorm mixed room, saya dijelaskan kalau di hostel tersebut ada tersedia coffee/tea free 24jam, ada internet hot spot, ada tayangan netflix juga jika tak ingin melewatkan tayangan favorit kita.

    Sambutan yang sangat luar biasa ramah dari para staff nya sangat mengesankan, termasuk mas yang antar saya ke kamar saya. Saya diantarkan ke lantai 2, dan mendapati kamar yang bersih, luas dan kasur saya kebetulan di atas, sementara dibawah saya sedang ada tamu lain dari Philippine.

    Karna saya tujuananya mau istirahat karna akan ada flight jam 23.00 malam nanti, saya putuskan untuk tidak usah ngobrol kesana kemari dengan para tamu lain. Enaknya stay di hostel memang kita bisa bersosialisasi dan menambah teman banyak dari berbagai negara. Entah kenapa, memang biasanya turis yang memutuskan stay di hostel itu, orangnya lebih suka ngobrol, terbuka open minded dan mayoritas asik diajak ngobrol. Jadi kalau jalan jalan dan mau nambah teman dari berbagai belahan bumi, tinggallah di hostel wkwkwkwkwkwk

     

    commonroom.thumb.jpg.fee1a147067804e8642395285c9dd2b5.jpgcommonroom1.thumb.jpg.fad1c5d7936d7511aa12f652334b7e3b.jpg

    (common room by booking.com)

    di common room ini kita bisa ngobrol ngobrol dengan sesama tamu lainnya, dan dilengkapi dengan netflix beserta layar TV LED yang cukup besar.

     

    room1.thumb.jpg.738bb3d8556f5c8e9720f8499401ee73.jpgroom2.thumb.jpg.116931255a4f37957f80eccd1fc9ae8e.jpg

    room3.thumb.jpg.1d6694229ff1b038205348b9d42f3c49.jpgroom5.thumb.jpg.4f4142fe2ad34f934f2c376ee6877f0f.jpg

    (bedroom by booking.com)

    Bedroom nya diatur sedemikian rupa, kondisi masih baru dan bersih. Saya kebagian kamar lantai 2 dengan 8 bed in mixed dorm room.

    Masing masing bed dilengkapi dengan sekat/tirai untuk menjaga privacy masing masing tamu.

    Kamar mandi di lantai 2 ada 2 dan kondisinya masih baru dan terawat dengan baik.

    pool.thumb.jpg.617b3894f80527417fc0078f522466f3.jpg

    (kolam renang by booking.com)

    Walaupun hostelnya kecil namun dilengkapi dengan pool serta 1 buah saung untuk nongkrong di samping poolnya.

     

    Satu lagi sentuhan yang cukup menarik dari hostel lokal Bali adalah, setiap hari sabtu sore, tuan rumah menyajikan makan malam gratis bagi semua tamu mereka. Jadi keingat hostel di Jepang yang pada hari hari tertentu mengadakan event event tertentu buat para tamu nya.

    Pada saat saya mau check out sekitar jam 7 sore, saya berkesempatan menikmati makan gratis dari host, ada sekitar 6 orang tamu lainnya yang sudah terlebih dahulu menikmati makanannya, dan semua berbaur asik mengobrol mulai dari berkenalan dan membahas segala sesuatu tentang perjalanan mereka selama di Bali.

    Pada saat makan malam ini, saya berkesempatan berbincang bincang yang bli yang punya hostelnya. Kita banyak membahas segala sesuatu mulai dari referensi hostel di luar, berbagi pengalaman, kelebihan kekurangan, improvement yang dibutuhkan dsb.

    Percayalah, beliau salah satu host paling ramah yang pernah saya kenal, bahkan sambil bersantap makan malam, kami masih tetap lanjut berbincang bincang.

    Sayang, cuma bisa mampir sekitar 7 jam saja karena harus buru buru ke airport ngejar flight selanjutnya.

     

    Untuk sekelas hostel di Domestik Indonesia, saya memberikan nilai 9.5 of 10 untuk Lokal Bali Hostel.

    Bagi teman teman yang butuh hostel untuk sekedar transit sebelum penerbangan selanjutnya, boleh jadi pilihan karena hanya 5 menit dari bandara Ngurah Rai. Ditambah dengan keramahan yang ditawarkan oleh host maupun staff nya, rasanya seperti berkunjung ke rumah saudara sendiri :D .

     

    Kapan kapan ingin mencoba lagi.

     

    Salam jalan jalan.

     

    jjj.jpg.e718d00d53999535668dc30ae2499c2e.jpg

    (travefish)

  4. Meneruskan tradisi hiking bulanan Kali ini yang dijajal adalah grafika cikole Lembang. Belum ada pernah kesini sebelumnya , bermodal lihat2 gambar di Google dengan hamparan hutan pinus kliatan keren untung berhiking ria. Akan tetapi sungguh kecewa, ternyata deretan hutan pinus nya itu tidak seluas yang Saya perkirakan. Bisa sih menerobos keluar area katanya bisa masuk sampe Tangkuban Perahu.  

    Ahirnya kita cuma bolakbalik saja persis orang linglung sepiutaran area tsb. 

    Tiket masuk 15k , tapi gw gak yakin apa beli Tiket ato ngak soalnya pintu masuk kearea tsb tidak Ada yang jaga. Terus beli Tiket jg harus masuk ke ruangan kaya kantor lengkap dgn CS nya, tidak seperti tempat lain yang Ada loket Tiket nya. 

    Ya sudah beli Tiket dulu yang bisa dituker dengan sosis bakar, mendoan, pernak pernik,flying fox, kebun strawberries. 

    Kalo belum tau ini tempat apa, grafika cikole adalah tempat outbound, gathering,camping. 

    Mulailah Saya menjelajah , meskipun kecil kalo jalannya bolakbalik lumayan cape juga. 

    Ada yang menarik deretan semi tenda nya, ya itulah glamping nya. Bagian bangunan terbuat dari tembok, tapi atapnya dari tenda , kemungkinan Ada toliet jg di dalam karena kliatan Ada pipa2nya diluar. 

    Bangunan lama adalah pondok2 yang lumayan cantik kliatannya, jg Ada area pondok yang melingkar. Mungkin ini cocok bagi yg gathering dgn peserta yang banyak. 

    Tempat camping tenda jg banyak , tinggal pilih yang mana saja. 

    Cape keliling area, Kita pun istirahat sambil nukerin Tiket dgn sosis dan mendoan. Awalnya Kita pengen makan jg, tapi serasa membosankan menunya. 

    Ahirnya kita cukup ngobrol sambil ngopi2 saja di pendopo. 

    Saking antengnya Kita ngobrol, dgn suasana yang sejuk, udara yg bersih angin sepoi2 tidak kerasa sudah jam 3 sore. 

    Kitapun langsung cabut, kitapun mampir dulu ke rumah makan pengkolan, gara2 temen Saya bilang anak2 persib sering makan disini. Padahal Saya pengenya di rumah makan brebes . Lumayan mahal jg yah, pesen Paket ayam 4 porsi, gurame bakar 1, karedok,tumis kangkung ,sayur lodeh,minumnya teh angat hampir 400k. 

    Entah lah apa karena tdk enak ato kekenyangan, Ada ayam nyisa 2 biji, nasi jg Masih Banyak. Biasanya teman2 Saya rewog makannya. 

    Menjelang magrib kitapun pulang ......

    Oya, Yang hobi poto2 keren jg view2nya apalagi kalo mendekati magrib dgn temaran Lampu nya itu. Gak sempet tannya2 tarif menginap disini berapa tapi katanya cukup reasonable gak semahal glamping dusun bambu 

    IMG_20170903_094633-01-01-01.jpeg

    IMG_20170903_092847-01.jpeg

    IMG_20170903_092541-01.jpeg

    IMG_20170903_093112-01-01.jpeg

    IMG_20170903_095321_HDR.jpg

    IMG_20170903_160040.jpg

    IMG_20170903_172459.jpg

    IMG_20170903_115036.jpg

    IMG_20170903_113242.jpg

    IMG_20170903_113741.jpg

  5. Hola jalanersssss dimanapun berada.

    Thepo comeback lagi dengan sebuah cerita baru dari samosir island (pake bahasa inggris biru dibilang keren Hihi).pasti sudah pada tau kan pulau samosir itu berada dimana? Atau jangan-jangan masih ada juga yang sama sekali tidak tahu apa itu pulau samosir,tapi begitu saya katakan danau toba?? Kalau tidak tahu juga langsung googling deh sama mbah gugel agar ditunjukkan lokasinya.

    Pulau samosir adalah salah satu tempat wisata yang sangat indah yang dikelilingi oleh si danau indah yang konon terbesar di asia tenggara lho,yaitu danau toba.bahkan daerah ini mendapat julukan dengan nama negeri indah kepingan surga,karena memang lokasinya sangat memanjakan mata setiap pengunjung yang datang kesana.

    Banyak tempat wisata yang sangat terkenal dari daerah ini,salah satunya yang sudah begitu familiar di pendengaran kita adalah Tomok

    IMG-20170910-WA0003.thumb.jpg.fd14459c63bc5a2f4eac78bb685f9605.jpg

    Tomok adalah salah satu barometer wisata andalan  yang ada di pulau samosir,tapi jangan salah walaupun sudah banyak tempat wisatanya masih lebih banyak lagi yang belum di eksplor lho.

    Salah satunya adalah pulau tao,pasti banyak yang belum tau lokasi ini,karena hanya mengetahui pulau samosir doank.pulaunya memang kecil namun untaian pulay kecil itu sangat memanjakan mata bagi setiap orang yang melihatnya,tempatnya juga lumayan tertutupi oleh perkampungan dan bahkan semak belukarIMG20170910101327.thumb.jpg.80b6fc1464e0ec9d1995c8362a53cd9a.jpg

    Lokasinya sendiri masih berada di daerah simanindo, dan dekat kok dari pelabuhan simanindo ataupun pangururan yang merupakan salah satu jantung wisata pulau samosir.pulaunya memang tidak besar namun karena ada beberapa pulau yang saling berdampingan membuat pulau tao ini menjadi sangat indah di pandang,tak percaya silahkan datang sendiri kesana dan buktikan.

    Masih panjang sebenarnya cerita ini dan akan bersambung di cerita selanjutnya.berhubung anak kost dan mulai was was di akhir bulan sehingga memanfaatkan jaringan wi-fi di kafe saja 

    Hahaja

  6. Airterjun.jpg

    Destinasi pantai dengan bebatuan granit yang menjulang tinggi merupakan ciri khas Pulau Belitung. Nama-nama seperti Tanjung Kelayang, Pulau Lengkuas ataupun Pantai Tanjung Tinggi sudah sangat familiar bagi para wisatawan yang pernah berkunjung ke Belitung. Keindahan lokasi tersebut pun sudah ramai bersliweran di media sosial.

    Nah, kali ini saya ingin menuliskan tentang keindahan yang tersembunyi di kawasan Gunung Tajam.  Gunung Tajam sendiri merupakan gunung tertinggi di Pulau Belitung dengan ketinggian sekitar 510 meter di atas permukaan laut. Lokasinya terletak 32 KM dari Tanjung Pandan tepatnya di Dusun Air Pegantungan, Desa Kacang Botor, Kecamatan Badau. Pintu masuk ke kawasan ini ada di sebelah kanan jalan utama.  Dikenal dengan nama Gunung Tajam karena bentuk bukit ini yang terlihat tajam. Karena posisinya, Gunung Tajam pernah menjadi lokasi Stasiun Relay TVRI. Menaranya masih bisa terlihat dari kaki gunung. Di lokasi ini juga terdapat makam Syekh Abubakar Abdullah yang merupakan salah seorang penyebar agama Islam di Belitong.

    IMG_20170621_140918.jpg

    Di kawasan Gunung Tajam terdapat sebuah air terjun yang bernama Gurok Beraye. Air terjun ini berasal dari mata air Gunung Tajam. Dari lokasi masuk kawasan Gunung Tajam kami melalui jalanan beraspal namun hanya dapat dilewati oleh satu mobil. Kami melewati kawasan hutan dengan jurang di sepanjang tepi jalanan yang kami lewati. Udara sejuk dan pemandangan yang menyegarkan menjadi hiburan menuju air terjun. Setelah sampai di area parkir, kami hanya melihat sebuah motor yang diparkir dekat pintu masuk. Berbeda seperti

    destinasi pariwisata lain di Belitung yang kami kunjungi, area ini seperti private destination, maklum pengunjungnya hanya kami berlima.

     

    IMG-20170623-WA0162.jpg

    Dari area parkir, kami melewati jalanan berbatu dan jembatan kecil. Terdapat sebuah gazebo yang sudah tidak terlalu terurus dan juga kamar ganti. Suara gemericik air dan suguhan keindahan air terjun yang jatuh berkelok-kelok di atas bebatuan menyambut kedatangan kami. Gerimis hujan pun tidak menghalangi saya dan teman-teman untuk mengagumi keindahan lukisan Tuhan  di tempat ini.

    Di bawah air terjun terdapat kolam yang airnya bening bagaikan cermin. Saya melihat beberapa ekor ikan yang berenang di kolam. Kolam ini boleh digunakan untuk mandi dan berenang, asalkan jangan menggunakan sabun. Guide kami bercerita bahwa saat ia masih lebih muda, ia dan kawan-kawannya sering bergelayutan di antara dahan pohon seperti Tarzan lalu terjun ke kolam tersebut. Kolam yang tepiannya terlihat dangkal ternyata cukup dalam di bagian tengah dan di bawah air terjun. Kami memutuskan untuk tidak turun ke kolam dikarenakan licin dan tidak ada yang membawa baju ganti. Cukuplah kami menghabiskan waktu menikmati keindahan Gurok Beraye yang mempesona, keheningan alam dan bersihnya udara yang kami hirup.

    Untuk masuk ke kawasan ini tidak ada biaya retribusi apapun. Sebetulnya, lokasi ini tidak termasuk dalam itinerary kami, walaupun saya sempat melihat keindahannya di Instagram dan saat itu berharap bisa kesini. Seperti yang dikatakan Arai di Laskar Pelangi: "Bermimpilah , karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu." maka hari itu saya tahu Tuhan memeluk mimpi saya dan menghadirkannya di hadapan mata saya.

    Be a responsible traveler and take only memory from every beautiful place you've visited.

    Salam Jalan2,

    Luci Saluna

    blog: https://purplegreensky.blogspot.co.id

     

  7. Yah,mungkin emang kami nya yang kebangetan. Toyota Calya Kami ampe ngos-ngosan sampaiWakakakak….

    Jadi gini, kemarin sore saya sama Pindy nganter abangnya Pindi yang paling gede (Tua) dan keluarga kecilnya jalan-jalan keliling Boyolali. Karena kami pengen ngasih suasana baru, saya pun mengajak mereka untuk menikmati suasana pegunungan di Boyolali. Saya pun mengajak mereka ke daerah Musuk,Boyolali. Yah,selain kecamatan Cepogo,Selo sama Ampel, kecamatan Musuk. Kecamatan Musuk sendiri memiliki 2 tempat wisata yang sedang ngehits untuk dikunjungi.

    Yang pertama ada Wisata Gumuk Indah di Desa Gumuk. Dan yang satunya adalah wisata Tikungan Cinta yang ada di Desa Cluntang. Dan keduanya sama-sama menawarkan Gunung Merapi sebagai nilai jual wisatanya,eh ga juga ding. Masih ada gardu pandang dan pemandangan alam yang indah dari atasnya. Lah ini kok malah bahas wisatanya? Ok… Kembali ke 

     

  8. http://www.berduakelilingindonesia.com/2017/06/pianemo-raja-ampat-siapa-yang-bilang.html

    Kami selalu bermimpi kapan ya kami bisa berkunjung ke Raja Ampat, mau melihat Wayag tentu saja...ya minim Pianemo kalau nggak bisa ke Wayag he..he.., tapi apa daya kami selalu dihantui perkataan-perkataan banyak orang bahwa kalau ke Raja Ampat itu mahal....mahal....dan mahal....ya memang betul ke Raja Ampat memang mahal tapi kita bisa melakukan beberapa trik supaya bisa mendapatkan harga yang bersahabat.

    Kali ini kami mencoba bagaimana supaya kami tidak mengelurakan uang terlalu banyak ya minim masih masuk akal lah maka kami putuskan untuk mengunjungi Raja Ampat di saat bulan Juni dan di hari kerja jadi kami ambil cuti selama beberapa hari saja. Kenapa di bulan Juni, nah ini dia siap-siap bagi yang punya penyakit jantung jangan dilanjutkan membacanya he..he..(bercanda kok..!!!).

     

    20170604_110808.jpg

      

    Bulan Juni merupakan musim angin jadi ombak akan lumayan dasyat bisa mencapai 1 sampai 2 meter, oleh karena itu di bulan Juni jarang banyak pengunjung ke Raja Ampat, jadi bisa dipastikan seluruh travel agent akan memberikan harga yang murah, tapi kami putuskan untuk tidak menggunakan travel agent, kami mencoba sendiri aja he..he..he..modal nekat aja. Kemudian kenapa harus di hari kerja bukan pas libur nasional, atau libur lainya, ya kalau ini sudah tidak perlu kami jelaskan ya to..? sudah pasti untuk mendapatkan tiket yang murah ya harus hari kerja he..he...

    Nah selanjutnya jangan pergi sendiri pergilah berkelompok supaya kalau tenggelam ada yang nolongin ha..ha.. nggak gitu juga kali maksudnya kalau kita pergi berkelompok maka bisa dipastikan kita bisa patungan tentu saja ini bisa menekan biaya perjalanan kita.

    Ok kami pergi berenam, kami menggunakan pesawat dari maskapai yang paling dicintai oleh backpacker di seluruh Indonesia Lion Grup (memang nggak ada yang ngalahin murahnya he..he..) tapi karena perjalanan lumayan jauh dan kami mau langsung trip jadi badan nggak boleh capek, maka kami putuskan untuk menggunakan Batik Air dengan harga PP Rp. 3.500.000/ orang (nah lumayan murah kan pulang pergi dapet harga segitu), Kami naik dari Bandara Halim Perdana Kusuma kemudian transit di Makasar dan setelah itu sampai di Sorong ke esokan harinya.

    Setelah itu lanjut menggunakan kapal resmi dari Pelabuhan Sorong menuju Pelabuhan Waisai dengan harga tiket ekonomi Rp. 120.000 dan tiket VIP Rp. 220.000 (harga bisa berubah-ubah). Dari Waisai Kami menyewa kapal untuk 2 hari untuk mengantarkan kami mengelilingi Raja Ampat total sewa kapal untuk 2 hari Rp. 9.000.000 yang kita bagi 6 orang jadi masing-masing peserta terkena biaya Rp. 1.500.000. (untuk pesan kapal bisa menghubungi nomer berikut ini 08114857753 Pak Otto, di nego aja harganya sampai dapat)

    Kemudian kami menginap selama dua hari di Pulau Kri di Luckson Home Stay (untuk reservasi silahkan lihat www.luksonrajaampat.com atau bisa menghubungi nomer berikut ini 085254275968) kami mendapatkan harga Rp. 350.000/ orang untuk satu hari menginap disana, dengan harga segitu kita sudah mendapatkan fasilitas kamar mandi dalam, dan juga makan 3x dan juga air mineral. Jadi untuk 2 hari total yang dikeluarkan untuk penginapan hanya Rp. 700.000 (apa...menginap di Raja Ampat cuman 700 ribu selama dua hari...??? keren kan he..he..)

     

    20170604_143200_Richtone%2528HDR%2529.jpg

    Selama 2 hari kami mengelilingi berbagai tempat yang ada di Raja Ampat, yaitu Batanta, Pianemo, Kepulauan kri, dan juga Arborek jadi kalau ditotal pengeluaran kami selama 2 hari keliling Raja Ampat kurang lebih seperti berikut ini:

    1. Tiket Pesawat PP Jakarta-Sorong Rp. 3.500.000

    2. Sewa Kapal untuk 2 hari untuk 6 orang Rp. 1.500.000

    3. Penginapan selama 2 hari Rp 700.000

    Jadi pengeluaran untuk trip ke Raja Ampat per orang habis Rp. 5.700.000, ini untuk 6 orang bayangkan kalau lebih banyak orang lagi yang ikut tentu akan jauh lebih murah lagi ya to...? atau kita bisa naik maskapai lainnya yang jauh lebih murah lagi, jadi siapa bilang ke Raja Ampat mahal...??? semua bisa diakalin kok, selama ada niat pasti ada jalan bener nggak...? he..he..he.

    Nah tadi sekilas saran dari kami untuk teman-teman yang mau ke Raja Ampat dengan anggaran yang terbatas, ok lanjut perjalanan kami menuju Pianemo luar biasa dasyat, kami bertemu dengan ombak yang lumayan sekitar 1 meter dan cukup untuk membuat badan kita naik dan turun dari tempat duduk kapal, ya mau bagaimana lagi kami datang dibulan Juni, pengen murah sih he..he..he..Perjalanan kami tempuh kurang lebih selama 2 jam dari tempat menginap kami di Pulau Kri. Setelah sampai di Pianemo kami disuguhkan pemandangan alam yang membuat kami berhenti berbicara sampai pengen teriak luarrrr....biasaaaaa....!!! tapi nggak bisa hanya dipendam didalam hati tau kan rasanya seperti apa ha..ha.. Ketika masuk kedalam Pianemo kita akan di kenakan biaya retribusi Rp. 300.000 dan bisa kita bagi dengan jumlah peserta yang ikut bersama kita, dalam hal ini kami ber enam jadi masing-masing orang membayar sebesar Rp. 50.000.

    Di Pianemo ada dua point view untuk melihat pemandangan yang ciamik tersebut, point pertama kita akan menaiki tangga dan setelah sampai di puncak kita akan melihat pemandangan Wayag Kecil (begitu kata orang-orang sih) dan dipoint yang kedua kita akan melihat pemandangan Laguna Bintang dan memang betul kalau kita lihat bentuknya seperti bintang, di point yang kedua ini tidak ada anak tangga jadi kita harus naik keatas melewati batuan-batuan yang lumayan tajam, jadi hati-hati ya usahakan makan yang banyak biar kuat he..he..he..dan dijamin setelah sampai ditempat ini kalian tidak akan mau pulang ha..ha..ha..

    20170604_111223_Richtone%2528HDR%2529.jpg

    20170604_111251_Richtone%2528HDR%2529.jpg

    20170604_121150_Richtone%2528HDR%2529.jpg

    20170604_120645.jpg

    Nah mudah-mudahan tulisan saya ini bisa menjadi refrensi untuk teman-teman yang ingin berkunjung ke Raja Ampat khususnya Pianemo, jangan lupa tetap jaga kebersihan jangan buang sampah sembarangan, dan tetap semangat untuk keliling Indonesia.

    Berikut ini video penampakannya, selamat menonton jangan lupa subscribe dan likenya ya..

     

    video_object.png

     

     

    • 0
      entries
    • 0
      comments
    • 141
      views

    No blog entries yet

  9. Hi bor bro and sist, gw kali ini mau sharing short escape gw ke Ho Chi Minh City which is akan lebih banyak drama nya dan kesedihannya (Untuk FR Phuket menyusul ya after ini) .
    Seperti ajakan gw di postingan gw sebelumnya, yang ngajakin travelling ke Ho Chi Minh Vietnam tanggal 24 maret 2017-28 Maret 2017.
    Jauh jauh hari sebelum tanggal yg diatas, sebenarnya gw udah gak terlalu semangat lagi untuk pergi ke HCMC nya dengan berbagai alasan such as cuti gw udah running out sama kebetulan ada acara wajib di kantor gw tgl 24 maret dan rencananya akan membatalkan aja plan gw ke HCMC.
    Tapi karena gw ada janji dengan 2 teman yang berbeda di HCM dimana gw janjian untuk ketemu dia sebelum dia kembali kenegaranya di europe sana dan teman yg ke dua gw udah janji untuk semacam "mengajar/sharing" di course punya dia. Jadilah gw jabani tetap untuk berangkat dengan status cuti gw belom "approved".
    Drama dimulai di H-1 keberangkatan dimana gw baru notice kalo tiket yg udah issued itu adalah Kuala Lumpur-HCMC PP dan Kuala Lumpur -Bandung, sedangkan Indonesia-Kuala Lumpurnya belum dibeli. Coba check-check tiket, semua penerbangan ke kuala lumpur sudah sold out dari seluruh  kota di indonesia dengan tujuan kuala lumpur dikarenakan di Malaysia sedang ada libur nasional juga, jadi tiket sudah sold out. Pupus lah sudah harapan untuk pergi ke vietnam.
    Coba check check lagi hingga jam 2 pagi di hari H, ada tiket yang available dari Banda Aceh menuju Kuala lumpur. Harapan mulai tumbuh kembali, dan sebelum booking tiket BandaAceh-KL, ane coba cek tiket Jakarta-Banda Aceh masih ada yg available. Eh tiba tiba, penerbangan Banda Aceh-Kuala Lumpur semuanya sold out. Dalam hati bye bye Ho Chi Minh.
    Subuh itu dalam hati fix cancel untuk pergi ke HCMC, tapi janji gw ke 2 orang teman gw gimana?
    Saya coba cek lagi semua penerbangan ke kuala lumpur dan benar-benar sold out. Saya coba telpon CS AirAsia, MalaysiaAIrlines dan Garuda, semua ticket sudah sold out, nah dan yang terakhir saya telpon CS LionGroup dan oh my God, lion group dengan armada Malind*Air menambah armada tambahan di tanggal 24 karena permintaan yang membludak, mereka menambah armada untuk penerbangan Jakarta-KL pukul 13.15 dan cus langsung  gw book satu seat dengan price Rp.2.2001.000, what the f**k..
    Pukul 4 subuh gw book travel Bandung-Soekarno Hatta dan setibanya di soekarno hatta gw langsung checkin dan ngopi cakep di sbux sambil tiduran sekitar 2 jam an di sbux.

    Jam 12 siang gw masuk waiting room dan tiba2 announcement "Malind*Air Jakarta-KL will be delayed until 14.45 karena pesawatnya belum tiba dr KL" (dalam hati mikir keras, gimana mau keburu untuk next flight gw ke HCMC which is flight gw dr KLIA2 ke HCMC itu Pukul 18.45 , sementara malindoair delay dan  terminalnya nantinya di KLIA1. Mulai dag dig dug seerrrr). Setelah 14.45 kita mulai boarding dan pesawat siap diberangkatkan. EH tiba tiba pilotnya kasih announcement lagi kalau pesawatnya belom bisa diberangkatkan karena kita belum masuk queue untuk menggunakan runway (ini akibat pesawatnya seelumnya  delay dan belum kebagian queue) jadi lah kita menunggu lagi di dalam peswat selama kurang lebih 45 menit, dan gw udah yakin 100% kalo gw gak akan mungkin bisa ngejar penerbangan gw selanjutnya. Selama penerbangan gw dah gak tenang, gelisah sana sini.
    Lebih dari 2 jam penerbangan akhirnya tiba di,KLIA1 waktu setempat menunjukkan pukul 18.10, which is 35 menit lagi pesawat gw ke HCMC akan take off dr KLIA2.
    Gw masih berusaha buru2 keluar dr pesawat dan langsung naik aerotrain di KLIA1 menuju arrival hall dan langusng ke imigrasi, melihat antrian imigrasi super super super membludak rasanya tidak mungkin lagi untuk mengejar si AA ke KLIA2, dan kali ini benar2 pasrah kalo gw tidak akan mungkin lagi bisa ngejar si AA ke KLIA2. Sambil ngantri di imigrasi, gw coba buka website KLIA2 untuk informasi departure dari KLIA2, ternyata AA 18.45 statusnya delayed dan langsung deh saya hampiri petugas di imigrasi "Sir, could i get the priority line, because i have to catch my next flight which is will be departed in next 20 minutes?", si petugas negosiasi dan akhirnya saya dibawa ke line depan dan di layani terlebih dahulu. Keluar imigrasi lari sekencang-kencangnya ke KLIA Express dan langsung cus ke KLIA2.

    Sampai KLIA 2 sebelum masuk departure hall/imigrasi, saya baca monitor departure information ternyata pesawat gw sudah "DEPARTED". Bye bye tiket gw, rasanya semua perjuangan gw sia sia. BYE BYE BYE BYE BYEBYE
    Setelah gw tertinggal pesawat, akhirnya gw balik lagi ke KLIA1 untuk complain ke Malind*Air dan ternyata complain gw sia sia, they said mereka tidak bertanggung jawab untuk hal ini dan paling sialnya gw gak beli asuransi jadi gak bisa klaim juga... how stupid am i...........

    Masih mau lanjut gak?

    Tungguin ya.... makan siang dulu gw hahahhahaah



     

  10. Riky Ramadani
    Latest Entry

    Bucaramanga adalah sebuah kota yang terletak di timur laut (northeast) Kolombia, tepatnya 8 jam dari Bogota, 4 jam dari Cucuta, kota perbatasan Kolombia dan Venezuela. Kota ini memiliki penduduk kurang dari 1 juta, dan memiliki banyak taman, sehingga disebut sebagai Ciudad de Los Parques, yang artinya kota taman. Kurang lebih, itulah informasi yang saya dapat dari om Google tentang Bucaramanga.

     

    Namun Bucaramanga lebih itu, kota kecil ini memiliki banyak tempat yang membuat kenangan baik untuk saya, dan mungkin juga untuk teman-teman saya. Mari kita bahas kota yang namanya mungkin baru kalian pernah dengar sepanjang hidup dari blog ini.

    Colombia_map.jpg

    Opini saya ketika tiba di Bucaramanga adalah kota yang panas! Sangat berbeda dengan Bogota yang selalu sejuk sepanjang tahun, Bucaramanga ini kota yang panas, seperti Jakarta. Padahal kota ini memiliki ketinggian 950 m di atas permukaan laut dan sangat jauh dari laut. Pantai terdekat di sinipun letaknya di Santa Marta, kota yang terletak di pantai utara Kolombia, sekitar 474 km dan memakan jarak tempuh 12 jam dari Bucaramanga. Bayangkan, udah jauh-jauh kemari, eh malah ketemu kota panas lagi macam Jakarta. huhuhu...

     

    Kota ini cukup tenang dibandingkan dengan kota lainnya di Kolombia, seperti Bogota dan Medellin. Di sini saya hampir tidak pernah merasakan macet seperti di Jakarta. Namun, hal itulah yang menyebabkan semua orang tidak sabar dalam mengemudi mobilnya, Supir taksipun bekendara seperti anak SMA yang baru mendapatkan pinjaman mobil dari orang tua. Ngebut seperti orang kegirangan dan terkesan asal-asalan!

     

    Di samping itu, orang-orang Bucaramanga sangatlah ramah kepada siapapun, dan cenderung tidak rasis. Mereka memiliki sebutan Bumanges (cowok) dan Bumanguesa (cewek), dan dikenal dengan aksennya yang sedikit agak teriak, seperti orang Batak kalau di Indonesia.

    Bisa dibilang di sini tempat yang baik untuk belajar bahasa Spanyol, kenapa? Karena di sini hampir mustahil menemukan orang yang bisa bahasa Inggris. Bisa dibilang cuma foreigner dan guru bahasa Inggris yang bisa berbahasa Inggris! Bahkan sesama anak pertukaran pelajarpun kami menggunakan bahasa Spanyol.

     

    Buat yang laki-laki, Bucaramanga mungkin mempunya daya tarik sendiri karena kota ini dikenal sebagai gudangnya wanita-wanita cantik dan bahenol. di sini dikenal cantik, Ditambah karena cuacanya yang panas, wanita-wanita cenderung menggunakan baju terbuka, tidak seperti di Bogota yang dingin, Meski begitu wanita di Bucaramanga terkenal sebagai wanita berani, kerasa dan bossy di dari seluruh Kolombia! Lucu ya! Hal ini tentu berbeda dengan perspektif kaum hawa mengenai cowok Bucaramanga. Bagi mereka, penampakan cowok-cowok Bogota kayaknya jauh lebih keren baik dalam sisi penampilan dan behaviour. Yang ngomong ini bukan hanya saya lho, tapi juga orang-orang Kolombia, Indonesia, dan juga orang asing lainnya. Kesukaan Bumanguesos adalah party dan bailar aka dance aka menari. Hampir tidak ada orang yang tidak bisa menari dengan baik. Sungguh!

     

    Di sini, saya tinggal bersama keluarga pemilik kos dan teman kos saya. Keluarga pemilik kosnya terdiri dari Luz, Carlos dan anaknya Sebastian. Mereka adalah keluarga asli Kolombia. Sedangkan teman kos saya bernama Nick, orang Inggris yang sudah tinggal di Kolombia kurang lebih 1 tahun (pada saat itu). Saya teringat pada saat pertama kali bertemu, Nick pernah bilang bahwa dia kenal dengan Ibu Dubes Indonesia. Lah kok bisa? Ternyata dia pernah menjadi penerjemah Bahasa Spanyol-Bahasa Inggris ketika bu dubes melakukan kunjungan ke Bucaramanga. Lucunya, meski kita sama-sama bisa berbahasa Inggris, kita selalu berbahasa Spanyol (dengan Spanyol saya yang terbata-bata dan modal nekat) selama di Kolombia.

    12079322_10206899417777639_8486354612533543046_n.jpg

    Coba tebak yang mana orang Inggris, mana Indonesia?

     

    Luz, seorang pemilik kos sekaligus Ibu rumah tangga yang gemar belajar bahasa Inggris, setiap harinya dia selalu mempelajari bahasa Inggris melalui aplikasi duolingo dan menulisnya di sebuah buku. Ternyata, salah satu alasannya adalah kedua anaknya tertuanya menetap di luar negeri, di negara yang menggunakan bahasa Inggris, yang pertama ada di London, Inggris, yang kedua ada di Texas, Amerika Serikat. Saya mengetahuinnya ketika dia rutin melakukan skype dengan keduanya.

     

    12316152_10205926411187101_2650898093948980134_n.jpg

    Luz, Parasit Numpang, Sebastian

     

    Setelah tinggal lebih dari sebulan, saya menemukan Bucaramanga sebagai kota yang cukup nyaman. Kota ini sangat tenang, namun sangat hidup. Orang-orangnya yang friendly dan reputasi sebagai kota paling aman di Kolombia membuat anggapan buruk kami mengenai hilang secara perlahan. Bucaramanga adalah kota yang sangat bersahabat bagi pejalan kaki, polusinya tidak parah seperti Jakarta, tidak bising, dan sangat hijau. Saya sendiri setiap hari berjalan kaki sejauh 1.5-2 km hanya untuk menuju kampus atau kosan teman, dan itu tidak termasuk pulangnya lho.

     

    Secara keseluruhan, saya merasakan peningkatan kualitas hidup dibandingkan dengan di Jakarta. Selain itu, life balance kehidupan kami sebagai mahasiswa benar-benar seimbang. dan memang benar-benar kota yang cocok untuk kami, para mahasiswa, buat belajar dan menjalani kehidupan karena biaya hidupnya tidak semahal di Bogota.

    Sebagai gambaran, biaya tempat tinggal di sini sekitar 350.000-600.000 Colombian Peso (setara dengan 1,5-2,5 juta Rupiah) untuk sebuah kamar, biasanya sudah termasuk listrik dan internet. Namun perlu diingat bahwa tempat tinggal ini termasuk di kawasan yang baik, alias harganya cenderung mahal. Alasannya karena kampus kami terletak di kawasan tersebut sehingga tidak lagi memerlukan transportasi.

    Untuk makan sehari-hari, berada di kisaran 6.000-9.000 Colombian Peso (setara dengan 30.000 - 45.000 Rupiah). Untuk transportasi, kita bisa menggunakan bus atau taxi. Harga bus sekitar 1.500 Colombian Peso. Di samping itu, adapula bus Metrolinea sebagai Transjakartanya Bucaramanga, bus ini mempunyai cakupan zona yang lumayan jauh walaupun tidak memiliki terlalu banyak tempat, dan harganya sekitar 2.000 Colombian Peso (setara 10.000 Rupiah). Sedangkan Taxi biasanya sekitar 5000-8000 peso sudah hampir mencakup jarak terjauh Bucaramanga. Harga ini sangat murah, mengingat hanya sekitar 25.000-40.000 Rupiah. Hal ini pula yang membuat kami, mahasiswa Indonesia, malas menggunakan bus.

    Jika ditotal, pengeluaran kami selama sebulan sekitar 1.000.000-1.300.000 Colombian Peso. Ini tergantung tingkat gaya hidup, tapi kebanyakan dari kami yah segitu. Tentu saja biaya tersebut di luar biaya jalan-jalan. hehee..

    colombian%2Bpeso.jpg

    Colombian Peso, 1 Peso setara dengan 4,5-5 Rupiah (rate 2015-2017)

     

    Buses%2Bmetrolinea.jpg

    Metrolinea

     

    Bucaramanga ini seperti perpaduan hutan dan kota. Di kota ini, kita masih bisa menemukan hutan kota dengan mudah. Selain masih banyak hutan, terdapat pula taman-taman yang indah. Saking banyaknya, terdapat sekitar 160 taman di seluruh Bucaramanga, maka dari itu Bucaramanga mendapat julukan Ciudad de Los Parques yang artinya Kota Taman-Taman. Taman yang yang kenal di antaranya adalah Parque de Los Niños, Parque de San Pio, Parque Santander, Parque de Las Palmas dan Parque de San Francisco. Di kota ini kita bisa jalan kaki hingga 2 km dengan tidak terlalu lelah, karena trotoarnya yang lebar, dan polusinya tidak terlalu gila seperti di Jakarta.

     

     

    9c504b7bd927e48e81e775c4d45bcbd9.jpg

    Parque de Las Palmas

     

    DATA_ART_369698_BIG_CE.jpg

    Parque de los niños

     

     

     

     

     

    Di Bucaramanga, terdapat 2 kawasan pusat keramaian yang paling terkenal, yaitu Cabecera dan Cañaveral. Dua kawasan tersebut dikenal zonanya kehidupan anak muda, kafe dan juga kehidupan malam. Cabecera terletak sangat dekat kampus saya di Bucaramanga, yaitu UNAB.

    Di situ terdapat komplek mall perbelajaan yang bernama Etapa 1 hingga Etapa 5, jadi seperti komplek kafe dan mall. Di dekat situ, terdapat sebuah kawasan yang berisi banyak bar yang dikenal sebagai Cuadra Picha. Cuadra Picha ini tempatnya anak-anak muda Bucaramanga nongkrong dan party sampai bego.

    04_cc_laquinta_dsc_0354.jpg

    Quinta Etapa, Cabecera

    web_tempgsdgg_big_tp.jpg

    Cuadra Picha

     

    Di luar itu, Bucaramanga juga punya beberapa mall besar, yang menurut saya pribadi ukurannya sangat besar untuk kota dengan populasi sekitar 2.5 juta (Bucaramanga dan Metronya). Mall-mall besar tersebut diantaranya adalah Mall Cañaveral dan Mall Caracolí yang menyambung satu sama lain, serta mall Cacique yang berada dekat dengan kawacan Caberra.

     

    Tidak hanya mall, pasar tradisional di Bucaramangapun menjadi salah satu tempat favorit saya untuk di kunjungi, diantaranya ada La Plaza de Mercado Central dan San Andresito. Nah kedua pasar ini adalah tempat terbaik untuk mencari oleh-oleh Kolombia dan sesuatu yang khas tentang Kolombia, seperti sombrero, hammock, rokok tembakau, aguardiente, dll. 

    88910445.jpg

    Mall Cacique

     

    IMG_20150814_130948.jpg

    James aja belanja di sini

     

     

     

     

    IMG_20150814_143824.jpg

    Berandanya Mercado Central

     

     

    IMG_20150814_145656.jpg

    Tukang buah di dalam pasar Mercado Central

     

     

    Untuk yang suka jalan-jalan menikmati keindahan alam atau kegiatan outdoor, Bucaramanga merupaklan tempat yang sangat menarik, kenapa? karena Bucaramanga letaknya dikelilingi pegunungan (cordillera), dan hanya membutuhkan waktu 2 jam untuk tiba di San Gil, pusatnya kegiatan alam di Kolombia. Kamu bisa rafting, parasailing, bungee jumping, air terjun, hiking pegunungan, paramo dan melakukan kegiatan lainnya! Namun, bagian ini akan saya tulis di tulisan berikutnya berhubung Bucaramanga mempúnyai banyak tempat keren yang wajib dikunjungi, hehee...

     

    Bagaimana dengan kampus tempat saya belajar setiap harinya?

    Kampus keren bernama Universidad Autonoma de Bucaramanga atau yang bisa disebut UNAB. UNAB adalah kampus swasta yang paling penting dan terbaik di provinsi Santander. Kampus ini memiliki 3 sede alias headquarter alias gedung kampus. Kampus utamanya terletak di El Jardin (The Garden) yang sangat dekat dengan kawasan Cabecerra, bisa dibilang tempat ini adalah pusatnya keramaian di Bucaramanga. Kampus ini sangat autentik karena dikelilingi dengan hutan, pohon-pohon di dalamnya. Benar-benar eco campus!

    Yang kedua, adalah Centro de Servicios Universitarios (CSU)! CSU ini terletak di Terrazas, dekat kosan saya, yaitu cukup jalan kaki kurang dari 5 menit. UNAB Terrazas ini adalah sport center dan pusatnya ekstrakurikuler mahasiswa. Terdiri dari banyak kelas, laboratorium, lapangan basket, sepakbola, tenis, taman, gym, dan studio musik yang semuanya gratis untuk digunakan. Ini salah satu tempat favorit saya selama di Kolombia.

    Sedangkan yang ketiga namanya Kampus El Bosque (The Forest) yang terletak di kawasan Floridablanca, dekat Cañaveral. Lokasi kampus ketiga ini sangat jauh dari kedua kampus yang sebelumnya saya sebutkan. Kampus ini dikhususkan untuk mahasiswa jurusan kedokteran dan keperawatan, dan letaknya memang sangat dekat dengan rumah sakit-rumah sakit paling penting dan terbaik di Bucaramanga. Silahkan di buka deh video tentang kampusnya..

    unab%2Bel%2Bjardin.jpg

    Kampus UNAB

     

     

     

     

     

     

    12038186_10206851908269931_4119929443271889747_n.jpg

    Wong Indonesia di UNAB

    11254522_10207245440230263_8982704691581570307_n.jpg

    Los Intercambios aka Exchangers

    Ngomong-ngomong soal event, Bucaramanga juga tidak kalah dibandingkan dengan kota lainnya. Bucaramanga juga memiliki komunitas traveling yang asyik. Hanya saja kedua hal berikut akan saya bahas di artikel selanjutnya..hehee...

    IMG_20151006_154637.jpg

     

     

     

     

    IMG_20151006_160800.jpg

    Bucaramanga, Kota Sukacita

     

     

     

    IMG_20150905_165050.jpg

     

    IMG_20150905_173823.jpg

     

     

    IMG_20150908_170706.jpg

     

  11. Tanggal 23 Mei 1990, Indonesia kehilangan salah satu putra terbaik yang pernah menerima penghargaan Bintang Jasa Utama. Pelukis, yang mendapat julukan Grand Maestro dari komunitas Seni di Italia, telah kembali kepada SANG PENCIPTA. :( Lahir di kota udang, Cirebon, tahun 1907, Affandi Koesuma menghabiskan hampir seluruh usianya meneukuni profesi pelukis.

    Sebelumnya ia pernah bekerja sebagai penyobek karcis di salah satu gedung petunjukan di Bandung.  Menekuni pekerjaan sebagai pembuat poster. Keahliannya di manfaatkan bung Karno di masa perjuangan untuk membuat poster-poster propaganda melawan Belanda. Setelah itu ia merasa panggilannya hidupnya sebagai pelukis. :melambai

    • Sebagai putra terbaik ia meraih sejumlah penghargaan sebaaai berikut  :
    • Daftar di bawah ini adalah penghargaan yang ia pernah terima
    • Guru besar kehormatan untuk mata kuliah ilmu seni lukis di Ohio state University, Colombia, Amerika Serikat, 1960
    • Piagam anugerah seni dari Depdikbud 1969
    • Anugerah Doktor Honoris Causa dari University of Singapore 1974
    • Bintang Jasa Utama dari Pemerintah RI 1979
    • Dag Hammarskjold, Penghargaan Kedamaian International 1997 di Italia
    • Pelukis Ekspresionis Baru dari Indonesia dari Koran International Herald Tribune
    • Penghargaan Grand Maestro di Italia

    J 1.jpg

    Kompleks Museum Affandi yang pernah menjadi tempat tinggalnya

     

    J 2.jpg

    berada di salah satu dari 3 galeri di Museum Affandi. Menyempatkan ber-foto di salah satu karya yang di hargai ratusan juta.... woooowwww...... :salut

    Kemudian tercatat pernah melakukan pameran tunggal lukisan karyanya di beberapa negara. Jika di buatkan list-nya sbb :

     :oke

    • Museum of Modern Art (Rio de Janeiro, Brazil, 1966)
    • East-West Center (Honolulu, 1988)
    • Festival of Indonesia (AS, 1990-1992)
    • Gate Foundation (Amsterdam, Belanda, 1993)
    • Singapore Art Museum (1994)
    • Centre for Strategic and International Studies (Jakarta, 1996)
    • Indonesia-Japan Friendship Festival (Morioka, Tokyo, 1997)
    • ASEAN Masterworks Selangor, Kuala Lumpur, Malaysia, 1997-1998)

    J 4.jpg

    Arrandi saat menerima penghargaan Bintang Karya Utama dari Presiden Soeharto (waktu itu). Kesederhaannya masih di wujudkan di acara formal mengenakan sarung. :o

    Meskipun telah tiada namun ia telah meninggalkan warisan yang sangat bernilai, khususnya bagi penggemar seni Lukis. Saat ke Yogya kita bisa berkunjung ke Museum Affandi, yang sekaligus menjadi tempat tinggalnya. Tidak sulit jika ingin berkunjung. Letaknya di jalan Adisucipto 167 Yogyakarta. Sangat strategis di ruas jalan Yogya Solo. Mudah di jangkau kendaraan umum apalagi pribadi. Penikmat seni Lukis dapat berkunjung setiap hari, kecuali hari libur dan Senin pertama setiap awal bulan, mulai pukul 09.00 sampai 16.00.

    Luas museum 3.500 meter persegi  menampung sekitar 300 karya peninggalan lukisan bernilai seni tinggi. Masih terlalu sedikit di banding 2000 lebih yang ia hasilkan semasa hidupnya.

    J 8.jpg

    Salah satu galeri yang kerap di kunjungi rombongan pelajar atau pencinta seni

    Setelah hampir 8 tahun kuliah dan tinggal di Yogyakarta, baru tahun ini mewujudkan keinginan berkunjung ke Museum Affandi. Meski sudah cukup lama mengenal nama besar beliau dari media pemberitaan.

    Ada satu hal yang cukup heran dan kerap kali menjadi pertanyaan. Kenapa lukisan yang, maaf, lebih bagus dari anak sekolahan, justru malah di hargai ratusan juta. Dimana letak value-nya? Apakah karena beliau terkenal bergaya naturalis, ekspresionis, dan romantisme, yang khas, sudah di sejajarkan pelukis-pelukis tingkat dunia. Sehingga lukisannya menjadi begitu mahal?:ngeledek

    J 3.jpg

    salah satu karya lukis ekspresionis. Jika perhatikan ada 3 simbol, yaitu matahari sebagai sumber kehidupan. Tangan simbol untuk terus berkarya. Kaki, simbol untuk terus melangkah menghasilkan yang berguna. Dalem sekali ya maknanya.

     Informasinya, gaya ekspresionis upaya sang pelukis menampilkan gejolak emosi, kemarahan, kesedihan, kegembiraan, melalui suatu tema di atas kanvas. Selain gaya Ekspresionis, dalam seni lukis ada juga gaya/aliran Naturalis, Surealisme, Realisme, Romantisme, Abstrak, Impresionisme

    J 7.jpg

    Makam Affandi dan istrinya di komplek Museum

     

    J 6.jpg

    Salah satu galeri dari 3 galeri di Museum Affandi. kalau tidak ini di galeri 3. Jika kita perhatikan atapnya seperti pelepah daun pisang. Di rancang langsung Affandi yang mengingatkan kejadiaan saat hujan sambil membawa kanvas, ia mengambil pelepah daun pisang sebagai ganti payung untuk menaungi dirinya.

     

    “Rahasia” Keberhasilan

     Beruntung sekali berkenalan dengan Pak Dedi, yang pernah bersama Affandi selama 10 tahun lebih. Menemani saya selama di museum, ia banyak bertutur mengenai sejumlah makna dan keistimewaan lukisan Affandi.

    Sisi kehidupan Affandi sebagai pelukis di tunjukkan dalam 3 simbol. Matahari, tngan, kaki, simbol yang sarat makna filosofis hidup yang pernah ia torehkan di salah satu lukisannya.  Ada matahari, tangan, dan kaki. Allah memberikan Matahari simbol sumber kehidupan yang tidak boleh di lupakan dan selalu harus di syukuri. Simbol tangan untuk selalu berkarya dan menghasilkan sesuatu yang baik. Simbol kaki untuk terus melangkah dan melangkah, berkarya tanpa henti sampai akhir hayat.

    Tidak goyah dengan sejumlah hadiah, popularitas, penghargaan, figur Affandi  tercermin dalam tindakan dan perbuatan yang khas. Memilih hidup sederhana jauh dari kemewahan meski dengan yang ia miliki saat itu mampu memilih bergaya hidup eksklusif. Pak Dedi bertutur selama hidupnya Affandi suka merendah, humanis, tidak sombong, tipikal yang lain. Meski sudah melalang buana tetap ia tidak lupa dengan makanan kesukaannya, yaitu nasi dengan tempe bakar. :tercengang

    J 5.jpg

    Selama 3 jam di Museum Affandi saya di temani pak Dedy, yang pernah bersama Affandi selama 10 tahun. Dari beliau lah saya belajar dan jadi tahu dimana ciri khas karya Affandi. Jujur aja kalau tidak ada penjelasan bingung banget

     

    J 10.jpg

    Karya bercorak ekspresionis. Cukup membingungkan jika kita tidak paham. Seakan cuma oret-oret-an biasa. Padahal karya ini luar biasa

     

    Memiliki perhatian dan kepekaan dengan alam lingkungan sekelilingnya. Tidak jarang tidak jarang ia tuangkan dalam lukisan. Karya lukis berjudul : Dead in My Hand  tahun1945, Fallen Plant in a Race Field tahun 1975, Parangtritis at Night tahun 1984, barulah sebagian kecil bukti persahabatan dengan alam sekelilingnya.

    J 9.jpg

    Salah satu karya berjudul "dead in my hand", tahun 1945. Meng-ekspresi-kan kegusaran terhadap perilaku tentara jepang yang gemar menembaki burung. Lalu ada se-ekor burung yang sekarat, di ambil dalam genggaman tangan Affandi dan meningggal.

    Baik semasa ia hidup maupun telah tiada figur itu masih bisa kita rasakan saat berada di Museum Affandi. Ia memilih rumah tinggal sekaligus untuk berkarya di pinggir Sungai Gajahwong. Lingkungan yang bersahabat dengan alam, memberikan kesan suasana asri, sejuk, tenang. Sama sekali tidak ada kesan mewah meski di dalamnya menyimpan karya yang bernilai ratusan juta rupiah.

    J 11.jpg

    Sepeda favoit Affandi. Meski mampu beli motor terbaru di jamannya, ia tetap memilih naik sepeda dan mobil tua kesayangannya

    Melalui karya seni Affandi menyatakan syukur kepda SANG PENCIPTA atas karunia bakatnya. Tidak lupa ia ungkapkan rasa syukur dengan terus berkarya dan memberikan yang berharga bagi dunia seni lukis negeri ini.

    J 12.jpg

    Karya terakhir Affandi yang belum tuntas karna saat itu kena stroke. Setelah itu ia tidak mampu lagi melukis.

  12. udah lama ughaaa aku tak tulis2 blog. and now aku kan kembali pada dirimu, tapi kau jangan nakaaaaaaaaal #eeaaa

    2016, tahun dimana kaki masih sayang banget sama gunung, karena daripada sayang kamu tapi gak dibales, yhaa mending sayang sama gunung aja. dan impian untuk menginjakkan kaki di gunung tertinggi di Pulau Jawa terus menggebu-gebu, layaknya pengantin baruuuuu macam momod kitaaa, yaudin lah, nekat buat naik kesana. karena perlu 5 hari untuk mewujudkan impianku ituuuuh, maka dipilihlah pas Lebaran 2016, biar gak usah cuti lama dan kebetulan gak merayakan juga. setelah seleksi alam, maka terpilihlah 1 prinses dan 3 dayang-dayangnya buat naik Semeru.

    yha, semua di planing untuk 4 orang, tapi ternyata kenyataan kadang gak sesuai harapan. manusia boleh berharap, tapi Tuhan jua lah yang menentukan. sama kayak jodoh, kamu mau nya sama dia, etapi Tuhan bilang dirinya bukan untukmu, kadang sakit emang. karena kesempurnaan hanya milik Tuhan, uopoooooh :tersipu

    karena drama BREXIT tahun lalu, maka 2 dayangku yang naik bus dari Jakarta menuju Malang, belum datang juga sesuai tanggal dan jam yang kita sepakati diawal. dan setelah ditanya, mereka masih jauh dan kemungkinan baru sampai besok. panik? iya! mau gimana lagi, nunggu mereka gak mungkin, karena pas Lebaran, dimana-mana tiket udah habis, mau gak mau kami harus naik duluan, supaya turun tepat waktu. tapiiiiiiiiiii kebayang capeknya karena cuma berdua doang. capek? yaa iyalah. mana ada naik gunung gak capek. eee kecuali bromo yhaa, yg udah di fasilitasi sedemikian rupa hingga kaki kamu bisa dikurangin capeknya. dimana-mana naik gunung itu gak ada yang gak capek. yaudin, mengambil slogan salah satu fans persepakbolaan Indonesia, BONEK!

    20160704_170204.jpg

    Maka dimulailah perjalanan ini. 4 jam dari Ranupane ke Ranukumbolo, ngecamp dimari. besoknya melanjutkan perjalanan ke Kalimati, 4 jam juga. lewatin Tanjakan Cinta yang katanya kalau kamu gak nengok belakang sambil mikirin manusia yang kepadanya hatimu ingin dititipkan, maka niscaya perjalanan cinta kamu akan mulus, semulus wajahnya Raisa. gak bisa wooooooy, boro2 mikirin gebetan nih yaaa, lihat tanjakan yang gitu aja udin bikin engap. ahahaa sampai di Kalimati, ngecamp lagi disini, dan bersiap untuk summit dini hari.

    20160707_051257.jpg

    20160705_110248.jpg

    Sebenarnya, batas pendakian hanya sampai Kalimati saja. etapi yaa namanya nax muda, tetep aja yaa kayaknya kok gak afdol aja kl gak sampai Mahameru. 6 jam summit dengan napas senen-kemis, dan akhirnya ini mata berkaca-kaca karena bisa sampai disini. prinses terharu, prinses berasa bahagia banget sampai sini. dan tiba-tiba semua kegalauan hilang begitu saja, terhibur sama pemandangan yang indaaaaaaaah banget. setelah drama itu, akhirnya kepikiran lagi, gimana turunnya? yaudahlah dipikir entaaaaaaar!

    1468237489972.JPEG

    BHAY!

     

  13. Hola Deffa Here!!!

    Akhirnya menulis lagi setelah lama vakum, maklum lah pengantin baru aaayyyyeeeyyy :P 

    Kali ini mau membuat review tentang sebuah penginapan berupa Villa yang saya dan istri gunakan ketika menjalani Honeymoon November 2016 kemarin di Bali, tepatnya di Ubud. Namun sebelum nya ada yang unik dari pemilihan villa yang bernama Villa Tegal Tis ini, karena di kasih GRATIS loh, beneran gratis sebagai hadiah pernikahan dari salah satu member forum ini juga yaitu mba @Vara Deliasani kira-kira begini lah percakapan kami sebelumnya:

    Quote

    Vara: Mod kamu honeymoon jadi nya kemana?

    Saya: Ke Bali mba, 1 minggu, mau ngadem di area utara Ubud dan Kintamani

    Vara: Nah, saya bookingin buat yang di Ubud ya, buat kado pernikahan neh

    Saya: Wah beneran mba, makasih banyak, boleh banget hehehe

    Singkat cerita mba Vara langsung memberikan saya kode booking dari Agoda berupa 1 malam menginap di Villa Tegal Tis di Ubud. Saya dan calon istri senang banget dapat kabar ini dan langsung cek ke website Agoda penampakan Villa nya dan ternyata keren banget.

    Villa Tegal Tis Ubud

    IMG_20161124_101138.jpg

    ALAMAT

    Alamat: Br. Tibe Kauh, Melinggih Kelod, Payangan,Ubud-Gianyar, 80571, Bali
    Phone: +62 82 236204086 / +62 81 220175795
    E-mail: info@tegaltisubud.com
    Reservation: reservation@tegaltisubud.com

    Sebenarnya tidak lah sulit menuju ke Villa Tegal Tis di Ubud ini, namun saya sarankan lebih baik menyewa mobil atau motor sendiri (kalau bisa nyetir) tapi saya rasa semua driver atau taksi di Bali tahu kok lokasinya. 

    Namun yang unik adalah karena berada masih di Jalan Raya Ubud-Gianyar dan harus masuk ke area Desa Adat jadi mungkin agak sedikit membingungkan arahnya. Inti nya lokasi nya tidak di pinggir Jalan Raya. Tapi, Google Map sangat membantu dan akurat.

    tegaltis1.jpg

    HARGA

    Sebenarnya saya tidak tahu berapa harga tepatnya karena saya di berikan menginap semalam secara Gratis hehehe.

    Di Agoda tertulis untuk semalam di One Bedroom Pool Villa seharga Rp. 462.810 (weekdays), sudah termasuk Sarapan Pagi untuk berdua. Iini worth banget deh, walaupun tulisan nya Pool Villa namun pool nya tidak private ya melainkan Shared Pool, tapi cukup bagus kok.

    FASILITAS

    Fasilitas yang di dapatkan untuk kamar One Bedroom Pool Villa:

    • Paviliun Villa 30m2
    • Queen Size Bed
    • Meja dan Kursi
    • Air conditioner 
    • TV  LCD
    • TV Kabel
    • Lemari
    • Private Bathroom with Bath Tub
    • Handuk + Bath Robe
    • Free Wifi
    • Complimentary Mineral Water
    • Hair Dryer
    • Sarapan

    IMG_20161123_181512.jpgIMG_20161123_180517_HDR.jpgIMG_20161123_180737_HDR.jpg

    REVIEW

    Pertama tiba resepsionis sangat friendly, dengan langsung memberikan welcome drink dan mengurus semua keperluan Check In dengan cepat, sebelum nya saya sudah email-emailan kalau akan tiba agak sore, dan mereka sudah ready.

    IMG_20161123_175755_HDR.jpg

    Saya dan istri sangat suka dengan konsep Private Villa nya, walaupun lokasi nya yang sebenarnya agak unik dan sedikit membingungkan, apalagi di tambah jalan masuk ke parkiran nya yang sempit banget, bagi kalian yang membawa mobil sendiri, hati-hati ketika masuk ke area parkiran nya, bisa-bisa jeblos ke sawah hehehe.

    IMG_20161124_111515_HDR.jpg

    Shared Pool nya juga asik banget, walaupun tidak begitu besar, namun di buat dengan nuansa Infinity Pool, yang langsung terlihat indah nya kehijauan dari pemandangan kebun di sebelah Villa ini.

    IMG_20161124_100406_HDR.jpgIMG_20161124_101100_HDR.jpg

    Kemudian, satu hal yang unik adalah Breakfast in Bed yang sebenarnya jarang saya lakukan, namun karena sedang Honeymoon, pihak villa pun menyediakan menu nya yang berupa Nasi Goreng dan Aneka Roti.

    IMG_20161124_083605.jpg

    FYI, mereka juga menyediakan Free Shuttle PP dari Ubud – Villa loh, jadi kalian yang gak bawa kendaraan bisa datang dengan nyaman.

    Jadi jika kalian memang ingin mencari suasana yang tenang dan nyaman selama liburan Bulan Madu (Honeymoon Days), Villa Tegal Tis ini cocok banget loh, recommended by me and my wife.

    Dan tentunya tak lupa Special Thanks to mba @Vara Deliasaniatas Wedding Gift nya yang super ini. :D

    IMG_20161124_102105_HDR.jpg

  14. Hai namaku Dony, Seorang Pria Jelek  yang hobinya keluyuran mencari surga di seluruh pelosok nusantara. aseek..... :D Oke kali ini saya akan sharing sedikit mengenai kisah perjalanan saya kemarin ke Pulau Lombok.. salah satu destinasi yang masih saya ingat betul adalah ketika berkunjung ke kampung Sasak Ende.

    dusun-ende-sasak-aditya-wardhana-5.jpg

    Kampung Sasak Ende ialah salah satu perkampungan khas suku sasak yang masih terjaga kelestariannya. Layaknya desa wisata, kampung Sasak Ende ini juga menyimpan ragam tradisi dan budaya. Hamparan sawah yg luas serta keramah tamahan masyarakat lokal semakin menambah nikmatnya suasana tempat ini.
    Lokasinya pun sangatlah strategis, hanya membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit ke arah selatan dari Bandara Internasional Lombok.
    Sesampainya disana, saya disambut oleh para pemuda pemuda desa yang bertugas menjadi pemandu lokal. Sebut saja dae kidim, salah satu pemandu lokal yang saya temui disana. Dia mengantarkan saya berkeliling sembari menjelaskan semua informasi mengenai desa ini. Mulai dari bangunan bangunan perumahan sampai dengan adat istiadat nenek moyang yang masih di lestarikan
    Tak lupa pula saya sempatkan untuk memasuki salah satu rumah warga disana. Sungguh sangatlah sederhana, rumah hanya dilapisi kotoran sapi sebagai lantai, pagar bambu sebagi pelindung dinginnya malam serta daun ilalang kering sebagai penutup atap perumahan.

    *Bagaimana bisa mereka tidur di tempat seperti ini, salah satu pikiran dangkal yang sempat bergeming di pikiran saya. Sembari mendengar penjelasan dari dae Kidim barulah saya mengerti, Ternyata maksud dan tujuan mereka bukan tidak beralasan, akan tetapi mereka meyakini kalau rumah seperti ini baik untuk kesehatan. Seperti halnya lantai dari kotoran sapi mampu mengusir nyamuk secara alami dan juga perumahan yang terbuat dari bahan ringan lebih sedikit resikonya terhadap gejala alam seperti gempa bumi. Hebatkannn ****

    Keramah tamahan masyarakat lokal di tempat ini memang sangatlah luar biasa, hampir setiap orang yang saya temui selalu menyapa dengan senyuman. Tak terkecuali ibu ibu lanjut usia (lupa namanya) bahkan mengajak saya untuk selfie bareng. Biar udah nenek nenek tapi tetep harus kece depan kamera** 

    Waktupun mulai beranjak sore, saya memutuskan untuk kembali pulang, walaupun dalam hati ini enggan untuk melangkah keluar, namun apa daya sudah tidak memungkinkan karena waktu berkunjung hanya bisa sampai hari menjelang malam...
    Sungguh perjalanan yang menyenangkan dan sulit untuk di lupakan, kampung sasak Ende ini rekomendasi banget buat kalian para travelers yang ingin merasakan perjalanan yang sarat akan nilai budaya dan ingin mengenal lebih dekat masyarakat lokal suku Sasak

  15. Kita berada di salah satu negara dengan iklim tropis, sehingga kelembapan udaranya sangat tinggi dan meningkat pada saat musim hujan. Penyimpanan tas di dalam ruangan tertutup dan ber AC terkadang membuat jamur sangat mudah sekali untuk tumbuh, hal ini tentu saja sangat merugikan apalagi sampai menyerang tas kulit kesayangan kita.

    Selain merusak bagian kulit, jamur juga bisa membuat bau yang tidak sedap di tas kita. Namun permasalahan tersebut tidak perlu di khawatirkan, hal ini bisa di hindari apabila dilakukan perawatan dan pengecekan secara rtuin.

    Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah periksa terlebih dahulu tas dari tempat atau lemari penyimpanan minimal sekali dalam per 2 minggu. Setelah itu gantung tas tersebut di luar ruangan selama beberapa jam.

    Sebaiknya dilakukan pada siang hari dan jangan sampai terkena sinar matahari langsung. Jika terdapat beberapa spot jamur, bersihkan dengan menggunakan kain putih bersih, untuk kulit suede dapat digosokkan perlahan dengan menggunakan sikat gigi atau sikat yang bulunya halus.

    Setelah itu simpan kembali tas tersebut ke dalam bag kain. Jangan lupa untuk memasukkan sillica gel kedalam tas tersebut, tujuannya agar furing dalam tas tidak berjamur. Usahakan agar handle atau tali tas kamu tidak menyentuh langsung dengan bagian body tasnya.

    Bagaimana Agar Tas Kulit Selalu Tampil Baru ?

    Agar tas kulit kamu tetap kelihatan baru dan tidak mudah rusak, simaklah tips dan cara merawat tas kulit berikut ini :

    1. Jauhkan dari Air

    Selama kamu mempunyai tas kulit, kamu harus bisa merawatnya serta menghindarinya dari hal-hal yang dapat membuatnya menjadi cepat rusak atau bahkan cepat pudar warnanya. Oleh sebab itu ketika kamu selesai menggunakannya, jangan pernah kamu menyimpan tas di lantai atau bahkan tempat yang lembab. Bagaimana kalau misalnya tas tersebut sudah terlanjur terkena air ? 

    Kamu harus segera membersihkan dengan sikat halus dan lap kering. Kamu juga bisa menggunakan sabun khusus untuk kulit atau krim pembersih khusus untuk kulit tas kamu. Keduanya bisa kamu peroleh di toko-toko terdekat.

    Agar lebih mengkilap, gosoklah dengan menggunakan kain yang lembut. Setelah itu jangan biarkan tas tersebut disimpan terlalu lama. Sebab dapat menimbulkan bau apek dan bejamur ketika kamu menyimpannya terlalu lama. Intinya kalau tasnya tidak dipakai, simpan saja di dalam lemari kemudian dibungkus dengan menggunakan kardus atau biasa yang disebut dengan dust bag, yakni khusus untuk menyimpan tas kulit agar tidak mudah rusak serta berjamur.

    2. Hindari dari Sinar Matahari

    Sinar matahari juga bisa menjadi salah satu penyebab rusaknya permukaan kulit pada tas kulit kamu. Tas kulit akan mudah menjadi rusak dan menyebabkan kulit tersebut menjadi meleleh dan bahkan warnanya bisa memudar. Bayangkan saja ketika kita lama-lama terkena sinar matahari, maka cepat atau lambat kulit kita akan terlihat lebih kusam dan hitam.

    Nah begitu juga dengan tas kulit, ketika terlalu lama dibiarkan terkena sinar matahari maka tas kulit akan mudah rusak. Agar tas kulit lebih tahan lama dan awet kamu hanya perlu berpikir mengenai bagaimana caranya untuk menghindari tas tersebut dari sinar matahari secara langsung. 

    Nah itulah beberapa tips untuk merawat tas kulit agar terlihat seperti baru dan tidak mudah rusak.

    • 1
      entry
    • 13
      comments
    • 943
      views

    Recent Entries

    10 - 11 September 2016

    Sangiang…
    tak pantas hilang,
    Keindahanmu patut dikenang.

    A29.jpg

    A3.jpg

    Pulau Sangiang, salah satu surga tersembunyi di selat Sunda. Lokasinya tidak begitu jauh dari dermaga Paku, Anyer, Provinsi Banten. Masih sedikit informasi tentang Pulau Sangiang, maka dari itu belum banyak juga yang berwisata ke sini. Lokasinya yang tidak begitu jauh dari kota Jakarta menjadikan tempat ini sangat cocok untuk mengisi liburan akhir pekan warga Jakarta dan kota-kota lain di sekitarnya. Cukup ditempuh 3-4 jam dari Jakarta menggunakan angkutan bus menuju Dermaga Paku, Anyer. Kemudian dilanjutkan menyebrang kurang lebih 1 jam dengan kapal motor. Aktivitas yang bisa dilakukan di sini antara lain snorkling, trekking pulau, berkemah sampai memancing. Ada juga objek wisata Goa Kelelawar dan beberapa puncak bukit pandang yang cocok untuk menyaksikan matahari terbit atau matahari terbenam.

    Waktu keberangkatan pertama dari Dermaga Paku biasanya dilakukan pada pagi hari dengan mempertimbangkan cuaca di hari itu. Jika cuaca kurang bersahabat bisa dipastikan kapal akan diberangkatkan pada siang hari.
    Selama di dalam kapal kita bisa melihat pemandangan Gunung Anak Krakatau di kejauhan serta pelabuhan Merak di sisi timur laju kapal.

    A39.jpg

    Setibanya di Dermaga Sangiang yang menjorok di sebuah teluk, kapal motor harus melewati lebatnya hutan bakau yang masih asli. Di sini kita bisa melihat beberapa hewan khas penghuni rawa bakau seperti monyet, biawak, ikan-ikan kecil, kepiting, ular dan beberapa jenis hewan khas bakau lainnya.

    A4.jpg

    A6.jpg

    A7.jpg

    A8.jpg

    A10.jpg

    Sampai di daratan Pulau Sangiang kita juga bakal disuguhi pemandangan yang masih alami khas pulau Sangiang. Rimbunnya pepohonan kelapa dan rumah-rumah penduduk lokal yang menempati pulau menjadi panorama yang mengesankan. Sebagian dijadikan homestay dan warung jajanan. Beberapa homestay juga terletak di pedalaman pulau yang bisa ditempuh kurang lebih 10 menit berjalan kaki dari dermaga. Di dermaga ini lah proses keluar masuk penduduk atau wisatawan dipantau, mulai dari barang bawaan sampai siapa saja yang datang pun semua tercatat.

    A9.jpg

    A31.jpg

    A38.jpg

    Bicara soal sejarah Pulau Sangiang, dulunya pulau ini tidak berpenghuni dan hanya dijadikan pulau transit para nelayan selepas mencari ikan. Dulu, di sini masih banyak babi hutan, kera dan hewan bertanduk. Namun sekarang tinggal beberapa babi hutan dan kera saja. Di sisi pantai barat daya masih ada sejumlah buaya rawa. Lokasinya sengaja tidak pernah diusik untuk menjaga habitat aslinya.

    A41.jpg

    A11.jpg

    A5.jpg

    Pemukiman tetap baru mulai ada sekitar awal tahun 90an di saat ada proyek pembangunan jangka menengah oleh pemerintah. Selepas proyek berakhir, para pekerja memilih untuk menetap di pulau. Beberapa nelayan sampai sekarang juga masih menjadikan Pulau Sangiang sebagai tempat transit hingga mendirikan tempat tinggal. Saat ini hanya ada 51 KK yang menempati Pulau Sangiang. Sebagian besar didominasi penduduk usia lanjut (manula) dan orang dewasa yang bekerja sebagai nelayan. Selain dari hasil laut untuk kebutuhan hidup, kebutuhan lainnya biasa mereka dapatkan dari hasil sumbangan perusahaan-perusahaan yang ada di daratan Anyer yang menyewa desa mereka untuk acara gathering. Sumbangan biasanya berupa bahan pokok makanan yang memang sulit diperoleh di sana. Begitu pun kunjungan wisatawan yang secara tidak langsung turut membantu menambah kebutuhan ekonomi mereka.

    A36.jpg

    A35.jpg

    A17.jpg

    A16.jpg

    Wisata ke pantai memang tidak seru kalau tidak snorkling. Di Pulau Sangiang terdapat 2 spot snorkling yang mumpuni. Lagoon Waru dan Lagoon Bajo. Pemandangan bawah airnya sangat beragam mulai dari hard coral sampai soft coral. Buat yang suka berfoto saat menyelam, ada salah satu spot foto di mana terdapat container atau peti kemas yang sengaja ditenggelamkan untuk menjadi daya tarik spot snorkling Pulang Sangiang.

    A15.jpg

    A13.jpgA40.jpgA14.jpgA1.jpg

    Tempat kedua yang wajib dikunjungi di Pulau Sangiang adalah Goa Kelelawar. Untuk menuju ke sana kita harus menyusuri pedalaman hutan yang cukup lebat dan rapat. Tumbuh-tumbuhan masih terlihat asli dan besar-besar.
    Dinamakan Goa Kelelawar karena di dalam goa banyak sarang kelelawar. Goa ini tak seperti goa pada umumnya. Kita tidak bisa masuk ke dalamnya karena mulut goa ini langsung menuju ke laut. Selain banyaknya kelelawar kita juga bisa melihat beberapa ikan hiu yang terkadang muncul ke permukaan untuk berburu kelelawar. Selama berada di sekitar goa pastikan selalu memakai masker penutup hidung dikarenakan bau kotoran kelelawar yang sangat menyengat. Bawa juga selalu lotion anti nyamuk untuk mencegah gigitan nyamuk hutan.

    A19.jpgA18.jpgA23.jpgA22.jpgA21.jpgA20.jpg

    Mau merasakan sejuknya angin laut dari ketinggian? Setelah dari goa kelelawar segeralah menuju Puncak Harapan yang berada di Bukit Begal. Pemandangan di sini sangat menyejukkan mata. Kita bisa melihat hamparan laut luas sekaligus dengan pantai yang cantik di Pulau Sangiang. Tempat ini selalu menjadi tempat favorit untuk ajang berfoto para wisatawan. Walaupun sudah ada pagar pembatas yang terbuat dari kayu, harap berhati-hati jika berada di atas bukit. Hembusan angin yang begitu kencang bisa membuat jatuh siapapun yang terlalu dekat dengan bibir bukit.

    A37.jpgA24.jpgA30.jpgA25.jpg

    Untuk menyaksikan matahari terbenam, pantai Sepanjang adalah lokasi yang tepat. Pantai ini tidak begitu jauh dari Puncak Harapan, cukup ikuti jalan setapak menuju hutan tepi pantai kurang lebih 15 menit kita bisa sampai ke sana. Tentunya dengan trekking, sama seperti kita menuju Goa Kelelawar. Namun sayang, pesisir pantainya masih kotor. Banyak sampah berserakan di mana-mana. Minimmya sumber daya pengelola menjadikan pantai ini masih belum bisa dibersihkan dari sampah-sampah rumah tangga yang terbawa air laut dari Pulau Jawa.

    A27.jpg

    Abaikan sejenak sampahnya.
    Pemandangan deburan ombak di sepanjang pesisir Pantai Sepanjang dan indahnya matahari terbenam menjadi daya tarik tersendiri. Pantai ini cocok banget untuk yang mencari kedamaian di sore hari.
    Selain pemandangannya, Pantai Sepanjang juga merupakan lokasi yang pas untuk dijadikan lokasi berkemah.

    A26.jpgA34.jpgA28.jpg

    Potensi wisata di Pulau Sangiang sebenarnya masih banyak yang belum terjamah dan belum dikelola cukup baik. Bagi teman-teman yang akan dan sudah berkunjung ke sini, yuk sebarkan informasi terbaik dan positif tentang pulau ini dengan cara kalian masing-masing. Semoga Pulau ini semakin dikenal dan semakin banyak yang berkunjung dan memberikan manfaat bagi penduduk setempat. Jangan lupa juga selalu jaga kebersihan di mana pun kalian berada.
    Happy Travelling! Special thanks to all my friend BF Traveller untuk tripnya yang berkesan 9 – 11 Desember 2016.

    A42.jpg

     

     

     

    A2.jpg

    A12.jpg

    A32.jpg

    A33.jpg

    A43.jpg

    • 1
      entry
    • 1
      comment
    • 293
      views

    Recent Entries

    Pura Gunung Kawi adalah situs Purbakala yang dilindungi di Bali. Terletak di Sungai Pakerisan, Dusun Penangka, Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia. candi ini sangat unik biasanya candi berupa batuan utuh yang terbuat dari bata merah atau batu gunung, candi ini tidak seperti itu melainkan Pahatan di dinding tebing batu padas ditepi sungai. Nama Gunung Kawi itu sendiri konon berasal dari kata Gunung dan Kawi. Gunung berarti Gunung atau Pegunungan dan Kawi Berarti Pahatan Jadi Candi Gunung Kawi berarti Candi yang dipahat di atas gunung. Candi ini terletak sekitar 40 kilometer dari Kota Denpasar dengan perjalanan sekitar 1 jam menggunakan mobil atau motor. Sementara dari Kota Gianyar berjarak sekitar 21 kilometer atau sekitar setengah jam perjalanan. (Source: Wikipedia)

    Menurut sejarah, Pura Gunung Kawi Tampaksiring merupakan Sthana / tempat pemujaan raja Bali yang bernama Anak Wungsu. Anak Wungsu sendiri merupakan putra dari Raja Udayana.

    Diceritakan Raja Udayana dengan permaisurinya Gunapriya Dharmapattni mempunyai 3 orang putra yakni Airlangga, marakata dan Anak Wungsu. Airlangga sebagai putra sulung akhirnya menjadi Raja Kediri di Jawa Timur, sedangkan Marakata dan Anak Wungsu meneruskan tahta Raja Udayana di Bali.

    Setelah Raja Udayana wafat, tahta digantikan oleh Marakata pada tahun 1025 M, kemudian setelah Marakata wafat tahta digantikan oleh adiknya yaitu Anak Wungsu (1049 Masehi sampai tahun 1080 M). Raja-raja inilah yang setelah wafat di stanakan di Candi Gunung Kawi Tampaksiring.

    Pada dinding Candi ditemukan tulisan Kediri Kwadrat yang berbunyi "Haji Lumah Ing jalu" yang artinya "raja yang dicandikan di Jalu". Sedangkan Candi kedua terdapat tulisan "Rwa Nak ira" yang artinya "dua putra beliau". Sehingga dapat disimpulkan bahwa candi terbesar adalah Stana Udayana, dan candi yang kedua adalah stana dari putra-putranya.

    Pada Prasasti Tengkulak berangka tahun 945 saka (1023 Masehi) yang dibuat pada masa pemerintahan Sri Haji Paduka Cri Dharmawangsa Marakata Pangkaja Stanattunggadewa, mengisahkan tentang keadaan pertapaan (Kantyangan) Amarawati yang terletak di sekitar Sungai pakerisan, yang dimaksud dalam prasasti tersebut adalah area candi Gunung Kawi Tampaksiring tersebut.

    Disamping sebagai tempat pemujaan bagi leluhur, Candi Gunung Kawi juga sebagai pusat pelatihan spiritual dan keagamaan.

    Di sebelah Selatan Candi Gunung Kawi terdapat campuhan yang merupakan pertemuan antara dua aliran sungai yakni Sungai Pakerisan dan Sungai Bulan. Sesuai dengan kepercayaan masyarakat Hindu, tempat ini dipercaya sebagai tempat penyucian diri. Sampai saat ini masyarakat masih percaya dan memanfaatkan air suci/ Tirta yang terdapat di Pura Gunung Kawi untuk keperluan upacara keagamaan. (Source: Buku Panduan Pariwisata Dinas Pariwisata Pemkab Gianyar, Bali)

  16. Acara perkhawinan menjadi agenda yang mulia teruntuk seluruh sepasang kekasih yang ingin cintanya abadi. Mereka akan mengikrarkan janji untuk selamanya. Bisa dijelaskan proses pernikahan perlu melalui persiapan untuk acara suci itu dengan persiapan yang baik, sehingga bisa prosesi acara suci itu bisa dijalankan dengan lancar. Ketika Anda menentukan detail apa saja untuk acara perkhawinan Anda dengan kekasih, jangan sampai dilewatkan tentang masalah hantaran.

    Hantaran merupakan hal yang begitu berharga di dalam suatu pernikahan, dikarenakan memperlihatkan bagaimana pihak calon pengantin pria dapat menyanggupi kebutuhan calon pengantin / mempelai perempuan kelak ketika sudah menjadi istrinya. Sebagai simbol dari kedua mempelai pasangan maka, kesiapan alat - alat pengisi hantaran mesti dipersiapkan dengan benar.

    Dalam proses, pasangan pengantin dapat mendiskusikan terlebih dahulu, apa keperluan dari salah satu mempelai. Sehingga nantinya bisa dimasukkan ke dalam daftar hantaran.

    Bagi Anda yang sedang menyiapkan perkhawinan, tentu bukan perkara mudah mengatur kelengkapan dari hantaran. Ada banyak barang atau benda sesuai dengan keperluan berdasarkan musyawarah bersama untuk dipersiapkan.

    Persiapan pernikahan yang Anda lakukan akan mencakup dalam mengambil pilihan barang untuk isi hantaran, dan juga bagaimana harus membentuk hantran tersebut. Namun Anda tidak perlu khawatir, jika tidak ingin repot dalam menyiapkan hantaran.

    Berikut ini tipsnya:

    Meminta Bantuan Kepada Jasa Perancang Hantaran Perkahwinan

    Gunakan jasa perancang hantaran. Dalam proses persiapan ngunduh manten konsumen dapat dengan mudah mencari jasa ini. Karena mudah ditemui dan harga dari hantaran memang tidak terlalu mahal. Asalkan isi dari hantaran tersebut memang benda - benda yang dibutuhkan.

    Pilihlah jasa pembuat hantaran yang telah dipercaya, lalu ambil hantaran tersebut minimal dua minggu sebelum hari ngunduh manten akan dilaksanakan.

    Ada beberapa barang persiapan pernikahan yang harus ada di dalam hantaran, yaitu:

    Hantaran dengan isi Perlengkapan Shalat

    Bagi beberapa pasangan, isi perlengkapan shalat menyimbolkan bahwa, ini merupakan dasar dari pernikahan mereka. Dengan melengkapi seserahan Anda dengan jenis alat shalat seperti sejadah, mukena, dan lainnya, tentu perkhawinan akan menjadi semakin berkah.

    Hantaran berupa Perhiasan

    Perhiasan menjadi hal yang patut diperhatikan ketika mempersiapkan persiapan perkhawinan. Dari mulai jenisnya, beratnya, hingga ukuran & modelnya. Jika Anda memang berniat untuk membeli perhiasan, maka usahakan untuk membelinya dalam satu set, supaya terlihat menjadi lebih cantik.

    Hantaran berisikan Sepatu

    Kelengkapan sandal atau sepatu, bisa ditemui dengan mudah dalam isi hantaran. Anda bisa memilihnya secara jeli dalam persiapan pernikahan. Merk sampai kualitas dari barang tersebut, harus dipastikan memiliki kualitas yang bagus.

    Hantaran Berisi Kosmetik

    Wanita dan kecantikan memang tidak bisa dipisahkan. Oleh karenanya, proses persiapan perkhawinan & juga dibutuhkan untuk mempersiapkan alat – alat kosmetik bagi sang mempelai wanita, agar terlihat semakin cantik.

    Hantaran berisi Kebaya

    Salah satu jenis seserahan ada yang berisi kebaya, hantaran ini bisa ditemukan dalam pernikahan yang menggunakan adat jawa. Disini biasanya kebaya diberikan sebagai simbol bahwa kedua mempelai siap untuk menjaga rahasia dari rumah tangganya.

    Hantaran Berisi Makanan

    Makanan seperti buah - buahan atau kue kering, adalah isi dari hantaran yang diberikan. Biasanya diberikan dengan bentuk menyerupai parcel.

    Selain tentang hantaran, seperti halnya undangan pernikahan, souvenir pernikahan untuk tamu undangan sebaiknya Anda persiapkan jauh-jauh hari ya. Saya punya informasi untuk souvenir murah unik dan bagus, silahkan buka link berikut Souvenir Pernikahan Unik.

    Semoga informas seputar hantaran ini bermanfaat untuk Anda. Dan saya berharap semoga pernikahan Anda berjalan dengan lancar. Aamin

  17. Blitar, adalah salah satu kota yang ada di Indonesia yang menjadi Saksi lahirnya sang proklamator Indonesia Ir.Soekarno yang sekaligus menjadi tempat pemakamannya Presiden Indonesia Pertama ini, blitar tak hanya mempunyai sejarah yang baik dengan dokumentasi dokumentasi sang proklamator kita, akan tetapi  juga memiliki beragam tempat wisata yang menarik untuk kita kunjungi seperti pantai Tambakrejo Blitar.

     

    Pantai Tambakrejo Blitar berlokasi di kota Blitar yang berjarak kurang lebih sekitar 50 km dari pusat Kota, jika jalan sedang tidak ramai sahabat bisa menempuh waktu kurang lebih sekitar 1 jam untuk mencapai Pantai Tambakrejo dari pusat Kota Ini, pantai Tambakrejo menyimpan pesona pemandangan yang sangat indah dengan bentang luasnya Pantai dan didukung dengan pasir putih yang memanjang sekitar kurang lebih 10 km.
     

    Pasir%2BPutih%2BPantai%2BTambak%2BRejo.jpg
    Serunya Bermain Pasir Putih




    Ombak laut yang tidak terlalu tinggi menjadikan kesan yang sangat menyenangkan saat anda bermain dan berenang di laut bebas ini, akan tetapi jikalau sahabat berkunjung dengan keluarga terlebih membawa anak kecil tetap harus menjaga dengan kondisi alam yang tidak menentu sehingga liburan anda berkesan menyenangkan. Baca Selengkapnya .......

    • 0
      entries
    • 14
      comments
    • 893
      views

    No blog entries yet

  18. 49886928.jpg

    Tampilan Depan Guesthouse

     

    Menjelang berangkat ke Jepang kemarin sempet bingung setengah mati pas pilih akomodasi selama di Kyoto. Abisnya semuanya murah dan bagus-bagus. Susah emang..mahal salah..murah juga salah. hahahaha. Setelah pusing setengah mati akhirnya dipilih yang ratingnya paling tinggi. Kali ini gw pake aplikasi booking.com, kenapa ga pake aplikasi yang lain? karena gw member dengan peringkat Genius jadi dapet beberapa fasilitas tambahan, antara lain diskonan. (sumpah ini buka iklan).

    Oke balik ke cerita... Dari hasil liat-liat yang ratingnya paling tinggi tapi harganya dibawah 1juta semalem adalah Guesthouse Sanjyotakakura Hibiki. Namanya sih boleh guesthouse tapi sebenernya ini merupakan apartment. Jadi kalo booking di guesthouse ini dapet fasilitas layaknya apartment, yaitu 1 kamar tidur, tv, lemari, meja makan, dapur lengkap,kulkas, mesin cuci dan kamar mandi. Gw nambah 500 yen buat deterjent, pengharum buat nyuci baju dan perlengkapan masak.

    Apartment ini terdiri dari 5 lantai, tapi unit yang disewain hanya yang berada di lantai 3 - 5. Perlantai ada sekitar 4 kamar. Gw dapet di lantai paling atas, lantai 5, persis depan lift. Kamar nomor 501. Kamarnya nyaman dan bersih. Suhu air panas pun bisa diatur melalui panel elektronik yang tersedia dibeberapa tempat di dalam apartment kita. TV dan Wi-Fi juga tersedia.

    Guesthouse ini memiliki rating 9.5 (pada saat gw booking di bulan Agustus 2016), dapet harga untuk 2 malem (tanggal 5 - 7 Desember 2016) sebesar 1,5 juta atau sekitar 750ribu semalem. Lumayan banget kaaaaaaannnnn.. kalo ditiung perorang jatohnya ga nyampe 400rb, udah dapet apartment lengkap pula.

    Soal lokasi jangan ditanya.. cuma 8menit jalan kaki dari subway station. Mau ke Nishiki Market? jalan kaki 10 menit. Mau ke Gion jalan kaki? bisa juga.. cuma 20 menitan. Ada 3 subway yang bisa dijangkau dengan jalan kaki. Dan ada beberapa bus stop yang cuma selemparan kolor. Family mart cuma selang 1 gedung. Pengen ngopi dan nyemil? ada Paul persis didepan gedung.

     

    20161206_200007.jpg

    Pintu Utama Guesthouse

    68211158.jpg

    Front Desk

    68211039.jpg

    Tersedia Lift

     

    20161206_200559.jpg20161206_200224.jpg20161206_200254.jpg20161206_200313.jpg20161206_200306.jpg20161206_200321.jpg

    Foto Apartment 501 (unit yang gw temaptin)

     

    49886946.jpg

     

    20161207_055022.jpg

     

    Check In time jam 4 sore, front desk buka cuma dari jam 9.00 - 17.00. Kalo datengnya setelah jam 17.00 tinggal buka kotak penyimpanan kunci di ruang depan dengan menggunakan kode yang telah diemail oleh pihak guesthouse. Gw dateng jam 9 pagi, ngambil kunci (tapi ga boleh masuk kamar dulu yaaa), titip tas di front desk dan langsung jalan ke Nishiki Market. Malem-malem begitu nyampe guesthouse koper udah rapi di dalam kamar.

     

    20161207_055029.jpg

    Mau check out pagi-pagi kaya gw? (gw check out jam 6 pagi). Tinggal masukin aja kunci di dropbox yang tersedia di lobby.

    Gw seneng banget nginep disini. Murah, lokasi strategis, fasilitas lengkap. Minus sidenya emang kurang personal touch dan colokannya dikit. Apalagi sebelumnya gw sempet nginep di Osaka Hana. Jadi yaaa gimana yaaaa. yaaa gitu deh.. Menurut gw guesthouse ini emang layak buat dapat rating 9,5!! Dan gw merekomendasikan guesthouse buat teman-teman yang mau berkunjung ke Kyoto. Aapalagi kalo bawa anak.. kayanya disini emang pas banget. 

    Untuk booking bisa lewat booking.com atau lewat website guesthousenya

     

    Review Osaka Hana bisa dibaca disini :

     

  19. Bagi para pecinta pantai, nama Pantai Carita sudah tidak asing lagi khususnya bagi masyarakat berdomisili Banten dan Jawa Barat. Pantai Carita terletak di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten. Pantai Carita menjadi salah satu destinasi wisata pantai bagian barat Banten selain Pantai Karang Bolong dan Anyer. Pada hari libur tidak jarang pantai Carita menjadi lokasi yang sepi. Ribuan pengunjung ada yang bermain di pinggir Pantai dan bermain watersport seperti jetski dan banana boat Memasuki pantai Carita dikenakan tarif yang tidak terlalu mahal, sekitar 10.000-35.000 Rupiah tergantung hari dan musim. Fasilitas yang terdapat di sekitar pantai Carita juga cukup lengkap,terdapat mini market, penginapan, maupun restoran yang menyediakan hidangan laut serta adanya kamar mandi umum untuk pengunjung melakukan MCK. Wilayah pantai Carita, mayoritas pantainya adalah berpasir meski beberapa bagian terdapat karang.

    IMG_9100.JPGIMG_9021.JPG

    Suasana Pantai Carita 

    Meskipun banyak masyarakat yang sudah mengenal Pantai Carita, tidak semua lokasi Pantai mereka kunjungi. Terdapat sebuah lokasi Pantai Carita yang terletak di bagian selatan dan berbatasan dengan pantai Laguna, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang. Dapat dikatakan pantai ini terletak di sudut bawah lokasi wisata pantai Carita yang banyak di kunjungi orang. Karena lokasinya yang cukup jauh dari wilayah Carita-Anyer membuat pantai ini jarang dikunjungi wisatawan. Terlihat resort mewah yang sudah tidak aktif lagi karena sepi pengunjung. Namun keindahan Pantai Carita ini tidak kalah dari lokasi wisata Pantai Carita. Hanya saja tidak terdapat fasilitas seperti penginapan,kamar mandi umum, pedagang, dan tempat makan. Lokasi ini sangat baik bagi para wisatawan yang senang dengan suasana sepi dan tenang. Warna air laut yang indah dan suasana yang sepi dapat menenangkan hati dan pikiran.

     

    upeh1.jpgIMG_9049.JPG

     

    Untuk mengunjungi Lokasi ini dapat melalui Jalan raya Carita menuju labuan. Pintu masuk merupakan sebuah jalan menuju Resort pantai carita yang sudah tidak aktif. Lokasi ini lebih dekat ditempuh melalui Kecamatan Labuan, daripada melalui lokasi wisata Carita Anyer, karena lokasinya yang berbatasan dengan kecamatan Labuan. Untuk masuk ke lokasi ini pun tidak perlu mengeluarkan biaya. Saat siang hari, pantai akan didatangi oleh masyarakat pesisir yang mencari rumput laut dan kerang-kerangan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Apabila wisatawan ingin mengunjungi lokasi ini dsarankan untuk membawa makanan sendiri.

     

     

  20. Yosh!!! ketemu lagi kita :melambai kali ini mau nulis tentang hostel yang saya tempati sewaktu trip ke singapore dalam trip lanjutan sebelumnya ke jepang bareng @Sahat. kali ini mau ngulas 5Footway Inn Project Chinatown 1 di Singapore. gimana sih hostelnya? mari kita ulas. bagi yang belum baca cerita perjalanan saya bisa baca di sini

     

     

    5Footway Inn Project Chinatown 1 letaknya persis didepan stasiun mrt chinatown singapore. mungkin berjarak 2-3 toko aja dari exit stasiun udah keliatan plang hostelnya. sayangnya letak lobby dan kamarnya pisah ranjang *eeh* gedung :terharu jadinya kalo ada apa2 musti turun naik tangga lalu ke sebelah lagi buat manggil petugasnya. letak hostel ada di belakang lapak2 orang jualan di chinatown. jadi agak susah ditemukan untuk pertamanya. selain pakai subway, kalo dari bandara kita bisa pakai shuttle bus juga dan berhentinya tepat di pintu masuk ke chinatown. tinggal jalan lurus aja sekitar 100 meter sampai ketemu exit stasiun subway. saya pilih hostel yang satu ini berkat rekomen dari kaka @Vara Deliasani

    83563353.jpg

    Lobby hostel

    84098304.jpg

    untuk keamanan hostel sendiri cukup bagus. setiap orang dikasi kartu kayak di film2 action gitu. jadi mau masuk ke gedung yang isinya kamar itu musti scan kartunya, masuk ke kamar juga harus scan. termasuk kunci locker juga pakai kartu ini. jadi lumayan aman untuk kemanan barang2 bawaan kita. saya kemarin nginap di 4 bed male dorm dengan rate 16.10 SGD / malam include breakfast. lumayan lah dengan fasilitas dan lokasi yang ditawarkan. kebersihan kamar dan tempat tidurnya sangat bersih. begitu pun dengan kamar mandi yang sekaligus digabung dengan wc nya. sayangnya kamar mandi nya cuman ada 2. untungnya saya ngak pernah ngantri sih :D mungkin karena saya jalannya juga agak siang kali. makanya ngak pernah ketemu penduduk dari kamar lain. dan di kamar dorm ini ngomongnya ngak perlu bisik2 kayak di tokyo kemarin. saya waktu malam sering ngobrol dengan yoshiki dan satu abang2 asal jogja. yoshiki ini mahasiswa dari salah satu universitas di osaka yang sedang menjalani program dari universitasnya untuk belajar bahasa inggris di luar negeri. sebelumnya dia belajar di filipina, dan berikutnya di singapore ini dia netap kurang lebih 3 bulan. dan saya baru tau di singapore ini ada semacam area yang orang2 jepang terpusat tinggal di sana.

    84098355.jpg

    Ini penampakan kamarnya. loker ada di bawah tempat tidur

    staff di 5footway inn ini ramah2 dan kebanyakan cewe :dance asik kan. jadi bisa cuci mata bentar sambil nikmatin breakfast roti bakar :P tapi sayangnya mereka kurang informatif. ditanya beberapa spot pelabuhan untuk ke batam mereka agak kurang tau. ujung2nya nanya mbah gugel aja lebih cepet :bingung tapi untungnya staff nya bisa ngomong mandarin, inggris, dan melayu. jadi aman deh bagi yang ngak bisa inggris. dan juga informasi yang ada di lobby nya juga agak kurang mengenai spot2 apa aja yang ada di sekitaran sini. jadinya cuman duduk nongkrong aja ngabisin roti. dan pagi pas saya check out sempet terkejut. ketemu cewe bule asal US yang fasih banget ngomong mandarin :tercengang sempet kagok juga tapi ujung2nya saya jawab pake inggris. daripada saya bengong ngak ngerti dia ngomong apa kalo ngobrol lebih panjang lagi :D tapi bagi first time traveller ke singapore, hostel ini lumayan untuk dijadikan rekomendasi karena lokasi dan harganya yang mantap.

  • Blog Statistics

    559
    Total Blogs
    1,623
    Total Entries