Blogs

Featured Entries

  • Jalan2

    Dapatkan Hotel Murah melalui kerjasama Jalan2.com & Agoda.com

    By Jalan2

    Kalo kamu perlu akomodasi jalan2, &  bisa beli di agoda pls via jalan2.com hehe..  Kita dpt komisi dikit.  Tp harga tetep sama.   Caranya tinggal gunain search box agoda yg ada di http://jalan2.com/forum atau click di banner nya menuju website Agoda Setiap kali mau beli. Contohnya seperti Banner di bawah ini :    Dengan demikian ada cookies nya dari Jalan2.com, nanti komunitas kita dapet komisi yg di gunakan untuk membayar hosting, pegawai, dan pengembangan komunitas kita ini.  Bantu2 support komunitas Jalan2 Indonesia :)  Hanya dengan support dari kamu, komunitas kita bisa hidup Thanks ya :) rudy  
    • 41 comments
    • 7,459 views

Our community blogs

  1.         Anda seorang yang menyukai cerita-cerita perang, cukup tertarik dengan sejarah, dan berencana jalan-jalan ke Tokyo dalam waktu dekat? Baiklah, museum Samurai yang terletak di Kabukicho, Shinjuku adalah tempat yang tepat untuk anda kunjungi. Buat anda para sejarawan ‘serius’ atau bahkan kolektor pedang, sebenarnya untuk rujukan yang lebih komplet dan detail anda  bisa mengunjungi  National museum di Taito atau Sword Museum di Yoyogi. Namun bagi anda para traveller yang mencari penjelasan ringkas ditengah kota Tokyo yang cukup bernuansa ‘medsosable’, yup datanglah ke Samurai museum. Gak akan nyesel deh hehehe..

         Baiklah, museum ini terdiri atas dua lantai yang masing-masing lantai terbagi dalam beberapa area. Lantai satu-tempat dimana semua bermula-berisi deretan yoroi (baju zirah), ada yang asli dan (kebanyakan) replika-yang dipakai oleh para samurai diwaktu yang berbeda-sejarah para samurai terbentang selama kurang lebih 800 tahun yang terbagi dalam beberapa jaman seperti jaman Kamakura, dan terutama era Muromachi (1336-1573), dan Edo (1600-1868)-dengan derajat yang berbeda sesuai jenjang kepangkatan mereka. Bagi para bangsawan, jenderal, dan kalangan atas lainnya tentu bahan-bahan yang digunakan untuk membuat zirah-zirah tersebut lebih kuat dengan warna-warni dan relief yang menunjukan tingginya derajat  mereka. Untuk para prajurit, pastinya lebih sederhana dan minim relief.

         Oh ya, untuk menikmati dan memahami secara utuh koleksi-koleksi  museum, pihak pengelola menyediakan tour guide yang ‘cukup fasih’bahasa Inggris (walau logat Jepangnya kental banget dan bikin kita susah paham apa yang dia ucapkan :D). Satu tour guide melayani sekitar 15 pengunjung untuk satu sesi tour selama kira2 dua jam. Waktu kami (saya, istri dan dua anak saya) tiba sudah ada sekitar 12 orang yang  stand by menunggu kuota pengunjung terpenuhi. Pas. Setelah menyelesaikan ‘admission fee’ di reception kami memperoleh tiket dan siap diantar mengelilingi oleh Kyoko, tour guide kami hari itu. Sekedar info, harga tiket masuk atau admission fee disini memang relative mahal dibanding museum-museum pada umumnya. Untuk dewasa, dibanderol 1.900 Yen, usia 12 tahun kebawah 900 Yen, 3 tahun kebawah bebas biaya masuk. Tapi percayalah, gak rugi deh untuk mampir kesini.

         Lanjut kelantai dua, sebelum memasuki ruang-ruang pamer kita diwajibkan mencopot alas kaki sebelum memasuki area ruang display. Bicara ruang display saya cukup kagum dengan perancang museum ini. Nuansa tradisional yang dihadirkan lewat arsitektur jepang kuno yang bernuansa kayu, pernik-pernik seperti tatami, lampion, lukisan, dengan tata lampu  yang redup diperkuat dengan lagu-lagu tradisional Jepang yang diputar lirih. Benar-benar membangun suasana yang oke banget. Ruang pertama yang kami datangi adalah ruang pedang yang berisi aneka pedang katana dan senjata-senjata bilah lainnya (tombak, pedang pendek, pisau, anak panah, tombak pendek, sampai golok besar yang khusus dipergunakan untuk menyerang kaki kuda dalam pertempuran).

         Kyoko, sang tour leader secara fasih menjelaskan kegunaan dan perkembangan teknologi pembuatan bilah pedang termasuk peralatan-peralatan pendukungnya seperti helm pelindung kepala saat perang berlangsung, yang semakin maju seiring berkembangnya jaman. Seraya juga fasih menceritakan beberapa pertempuran besar yang melibatkan dunia samurai, yaitu perang Sekigahara dan pertempuran melawan invasi bangsa Mongol, yang masing-masing diabadikan dalam lukisan kuno yang dipajang dalam kotak kaca. Sayangnya lukisan itu tidak boleh difoto entah kenapa-saya juga gak nanya, karena lebih tertarik memperhatikan kecantikan Kyoko dan koleksi senjata dalam museum hehehe. Dari penjelasan Kyoko pula saya baru tahu bahwa para samurai tidak selalu identic dengan pedang, ada beberapa samurai yang terkanal sebagai ‘si jago memanah’, bahkan dijaman yang lebih modern, saat senapan matchlock dipergunakan secara luas dalam berbagai pertempuran di Jepang, ada beberapa samurai yang terkenal sebagai ‘jago tembak’, salah satunya Sakatomo Ryoma, samurai terkenal dari daerah Sochi.

         Sesi keliling terus berlanjut dan diakhiri dengan penjelasan tebntang berakhirnya era samurai semenjak restorasi Meiji yang membawa Jepang kepada ‘abad perubahan’ dimana mereka mulai membuka diri pada pengaruh-pengaruh asing dan memulai era industrialisasi. Kyoko menjelaskan sejarah singkat tokoh-tokoh terkenal dalam dunia samurai, hingga tokoh-tokoh yang membawa Jepang menuju abad modern. Selesai sesi ini kita boleh loh mencoba yoroi, lengkap dengan helm dan pedangnya. Bahkan kalau mau merogoh kocek sedikit lebih dalam, anda dan keluarga  bias dirias berdandan ala para shogun atau daimyo tempo dulu unbtuk kemudian diabadikan oleh juru potret professional. Ada pula kursus singkat kaligrafi, ilmu pedang, dan menggambar pada hari-hari dan jam tertentu.

         Berhubung masih banyak tempat yang harus saya datangi, terpaksa saya skip deh bonus-bonusnya. Cukup foto sekali bergaya komandan samurai dan belanja-belanja dikit di souvenir shopnya. Pedang asli katana dengan kualitas bilah premium juga dijual loh disitu. Tertarik juga sih Cuma bingiung bawa masuknya aja ke Indonesia. Sekian laporan singkat saya dari museum Samurai, Shinjuku, Tokyo. Untuk yang Tanya-tanya arah untuk sampai kesana, saya sertakan link dibawah berikut untuk

    38065445_2115962175390335_3084564040752562176_n.jpg

    38072441_2115962398723646_6325233787479261184_n.jpg

    38072107_2115963112056908_2772069337056411648_n.jpg

    37969434_2115962795390273_8426382993282564096_n.jpg

    38131546_2115962698723616_6308750184033550336_n.jpg

    38057348_2115968525389700_2750427533722779648_n.jpg

    38012389_2115968622056357_1638151980402606080_n.jpg

    38124886_2115967462056473_1654516961146568704_n.jpg

    38003769_2115967902056429_7845905840966991872_n.jpg

    38043130_2115970395389513_549607439947792384_n.jpg

    37989638_2115968395389713_2985145207231610880_n.jpg

    38059414_2115967672056452_6863529185512521728_n.jpg

    38046228_2115967695389783_2721910832073015296_n.jpg

    37949198_2115967565389796_4667380835039576064_n.jpg

    38023577_2115968322056387_1774406231570513920_n.jpg

  2. Siapa yang tidak kenal dengan tujuan wisata terbaik di ujung timur Indonesia? Hampir semua orang pasti langsung mengenalinya dan serentak menjawab Raja Ampat. Bagaimana tidak, keindahan pantai dan udaranya yang masih sejuk tanpa polusi kendaraan membuat banyak wisatawan yang ingin berkunjung ke sana. Untuk bisa sampai di sana kamu harus menggunakan pesawat menuju bandara Sorong, lalu kamu harus menyebrang menggunakan kapal laut atau pesawat baling baling untuk sampa di lokasi tujuan.

    Nah, berbicara tentang keindahan wisata Raja Ampat, pasti kamu juga tidak terlewat untuk mencari akomodasi penginapan selama berada di sana. Qupas punya referensi hotel termahal di Raja Ampat yang bisa kamu tempati selama di sana. Tentunya, hotel ini akan memberikan kemewahan fasilitas dan berbagai macam permainan yang bisa kamu nikmati selama berada di Raja Ampat.

    Apa saja kah itu? Yuk simak!

     

    Meridian Adventure Marina Club & Resort Waisai

    3b597bb4dbc3feda98944350e1504f95_wclruq

    dive.meridianadventures.com

     

    Jika kamu berkunjung ke Raja Ampat untuk pertama kalinya, lebih baik kamu menginap di hotel Meridian Adventure Marina Club and Resort Waisai. Mengapa? Karena hotel ini memiliki 10 professional ddive bersertifikat yang akan memandumu selama menyelam dan menyaksikan keindahan bawah laut Raja Ampat. Jadi, kamu tidak perlu bingung untuk menyewa penyelam atau membeli paket menyelam di tempat lain. Semua fasilitas dan paket menyelam sudah tersedia di Hotel tersebut. Hotel ini memiliki 34 kamar dengan interior kamar yang mewah dan ramah lingkungan di Waisai.

     

    Misool Eco Resort 

     

    4277e189cdfa8115efc8f12ccb33106c_lpolvh

    misool.info

     

    Penginapan yang satu ini berada di sebuah pulau terpencil yang tidak berpenghuni. Konsep dalam ruangan yang diberikan oleh penginapan ini pun, membuat para wisatawan bisa tidur bergelantungan dengan pemandangan yang langsung menghadap ke laut lepas. Para wisatawan yang menginap di sana pun bisa langsung berenang atau bermain air. Hotel ini juga sangat cocok untuk kamu yang menginginkan suasana sepi dan tenang. Tidak heran jika hotel ini juga termasuk hotel termahal di Raja Ampat. Harga yang ditawarkan sekitar 4,7juta permalam.

     

    Raja Ampat Doberai Eco Resort

    c493bb80f8c080290599fe0d8a34e92e_vcfbgm

    jendela2ku.blogspot.com

     

    Resort Doberai ini juga memiliki pemandangan laut lepas hingga ke samudera, letaknya pun berada di sebuah Pulau kecil bernama Urai. Untuk menginap di penginapan mewah ini, kamu harus pergi menggunakan speedboat selama kurang lebih 3jam dari pelabuhan Sorong. Ada tiga rumah gubujk yang bisa kamu tempati, disetiap gubuknya bisa menampung hingga 4 orang. Cukup murah jika kamu juga mengajak teman-temanmu menginap di sana. Dari gubuk kamu sudah bisa langsung melakukan snorkeling atau hanya sekedar mancing dengan peralatan yang sudah disediakan. Penginapan ini ditawarkan harga satu malam untuk setiap gubuk hanya 2,5juta rupiah untuk maksimal 4 orang saja.

     

    Raja Ampat Biodiversity Eco Resort

    cce67611a6c461fd26b4d92afdfdf3dd_ncvwez

    thecoraltriangle.com

     

    Jika dilihat dari jauh, resort ini seperti sebuah tempat persinggahan atau berkumpul warga sekitar karena memiliki tempat yang terbuka dan hanya di bangun dari tumpukan kayu. Namun siapa sangka jika itu adalah sebuah resort mewah yang memberikan penawaran beberapa gubuk dengan desain rumah ala Papua lengkap juga ada tempat tidur gantung di depan gubuk. Adapun fasilitas lainnya seperti area longue yang langsung memandang laut lepas dan restoran yang yang membuat para pengunjung langsung terkena sinar matahari. Untuk harga permalamnya saja, para penginap wajib membayar sebesar 2,1 juta.

     

    Waiwo Dive Resort Raja Ampat

    06c714b5471941dbfaecd3a507c17dd6_qqzct2

    wisataku.id

     

    Resort termahal di Raja Ampat yang terakhir adalah Waiwo Dive Resort Raja Ampat, di sana kamu bisa menginap dalam sebuah pondok rumah yang terbuat dari kayu. Kekhasan kayu-kayu itulah yang membuat para pengunjung merasakan dekat dengan alam dan suasana Papua yang khas. Resort ini juga menawarkan hiburan menyelam di bawah laut Raja Ampat yang indah beserta peralatan yang dibutuhkan. Jadi enak, kamu tinggal bawa badanmu saja ya.

     

    Sederet hotel termahal di raja ampat bisa jadi pilihan menginapmu selama liburan di sana. Yang pasti, penginapan itu memang menawarkan harga yang mahal dengan fasilitas yang dibilang masih kurang dibandingkan dengan harga yang sama dengan fasilitas lengkap di Bali. Namun, di penginapan tersebut menawarkan berbagai fasilitas menyelam yang pastinya ditawarkan dengan harga mahal di tempat wisata yang lainnya.

     

    sumber : https://www.qupas.id/daily/5-hotel-di-raja-ampat-ini-bikin-kamu-serasa-putri-duyung-mewah-tiada-tara

  3. setiap kali kalau bicara wisata ke lampung, yang di sarankan selalu tidak jauh dari pantai, laut dan pulau, termasuk juga saat saya minta saran wisata ke lampung, sudah tercantum jelas, wisata non pantai, pulau, laut, nyelam, tetap saja yang kasih saran, masih sekitar sekitar itu

    akhirnya dengan bekal beberapa informasi dari teman teman, berangkat lah saya ke lampung dengan membawa mobil, perjalanan sangat santai, dari grogol sampai merak makan waktu sekitar 2 jam, naik kapal dari merak sampai bakauheni sekitar 2 jam, dan dari bakauheni sampai ke hotel de green di bandar lampung sekitar 2,5 jam , semua waktu termasuk istirahat minum dan makan cepat

    waktu sampai merak, kami membeli tiket Rp.347 ribu, harga tiket itu adalah untuk mobil xenia termasuk penumpang, mobil kami langsung di arahkan ke kapal ferry, ternyata mobil kami naik ke lantai atas, sedangkan lantai bawah adalah untuk mobil besar seperti bus/ truk

    berjalanlah kapal kami menuju bakauheni, perjalanan sekitar 2 jam, sampai di bakauheni, kami turun kapal, terus jalan menuju bandar lampung dengan lewat tol yang masih gratis, ternyata jalan tolnya hanya pendek, kami hanya ngak terlalu lama di tol, ngak hitung berapa lama, pas turun dari tol, kami mampir dulu makan siang di restoran padang, setelah makan, kami langsung menuju ke bandar lampung, check in hotel

    check ini sangat lancar di hotel de green, walau tadinya saya minta supaya ganti 2 kamar yang tempat tidurnya 2 , diganti dengan 1 kamar dengan tempat tidur 4, dan tidak disetujui dengan alasan sistim (silakan baca tulisan tentang hotel de green), tapi, so far , semua lancar

    setelah check in, kami menuju satu lokasi yang di beri tahu perserta perjalanan kali ini, adalah little europe di perumahan citra, tetapi ternyata itu hanya ruko yang hampir semua tidak buka, dan agak kotor, ternyata informasi salah, heheheh

    PUNCAK MAS :

    akhirnya kami searching lokasi lain, dapat lah lokasi yang namanya puncak mas, lokasi tersebut ternyata sangat nyaman, dengan tiket masuk perorang Rp.20 ribu dan mobil Rp.10 ribu, kami nongkrong di dalam sana, banyak sekali spot buat foto foto, dan ada tempat duduk buat santai dan ngobrol, sayang sekali, tidak ada tempat makan yang lumayan, yang ada hanya warung kaki lima, di lokasi puncak mas juga ada penginapan , anda boleh nginap disini , jika berminat.

    kami duduk santai disana, pertama sampai masih sepi, tapi makan sore dan makin malam, tempatnya makin ramai, tempatnya sangat nyaman, sejuk, bisa lihat pemandangan kota lampung dari atas, tanpa sadar, ternyata sudah malam, kami mesti pulang ke hotel buat istirahat, tetapi sebelum ke hotel, kami mampir dulu makan malam di rumah makan mbok wito

    lokasinya kami ikuti map di android hp ku, jalanan cukup mulus, walau ada beberapa tanjakan dan tikungan yang mesti hati hati, tapi secara keseluruhan, cukup nyaman perjalanan

     

    KELENTENG THAY HIN BIO DAN PUSAT OLEH OLEH :

    setelah semalaman tidur di hotel, hari ini pagi pagi kami bangun untuk keliling lagi, kondisi ngak tahu mau kemana, cuma sempat pesan sama hotel, bahwa hari ini kami pindah ke kamar yang 4 tempat tidur, sedangkan barang barang minta tolong di pindahkan

    berangkat lah kami, tujuan pertama kami adalah ke kelenteng Thay Hin Bio, kelenteng ini punya kesan tersendiri bagi saya, karena saat bhiksu Ashin Jinarakhita , bhiksu pertama orang Indonesia setelah runtuhnya majapahit di semayamkan disana saat beliau meninggal, sebelum di kremasi di lempasing, waktu itu saya juga sempat mengantar dari jakarta sampai ke lampung (kelenteng Thay Hin Bio), dan sampai ke tempat kremasi, waktu itu luar biasa, manusi ramai sekali mengantar beliau sampai ke tempat kremasi, luar biasa

    sehingga saya mempunyai kesan mendalam di kelenteng ini, saat masuk ke kelenteng ini, saya sudah sangat salut, karena terpasang tulisan Namo Shangyang Adi Buddhaya, yang dapat kira kira di artikan terpujilah ketuhanan yang maha esa, umumnya wihara/kelenteng khas Buddhayana ada tulisan itu terutama dalam kebaktian

    maka saya sembahyang disana kali ini, petugas disana pun sangat ramah melayani kami yang akan sembahyan, dikasih tahu arah sembahyang, walaupun sebenarnya sudah ada tulisan urutan dari angkat 1 dan seterusnya

    selesai sembahyang, kami mampir sebentar ke tempat oleh oleh untuk belanja, walau biasanya orang bilang belinya di toko yen yen, tapi saya ngak kesana, karena belum buka, saya ke toko seberang kelenteng, beli saja yang saya suka, selesai belanja, kami menuju ke tempat wisata lain

    IMG20180703074623

    MUNCAK PASS :

    setelah belanja , kami langsung menuju ke satu lokasi namanya Muncak Pass, tadinya saya pikir puncak mas dan muncak pas adalah lokasi yang sama, ternyata lokasinya beda, walau tiket masuk adalah sama, perorang rp.20 ribu dan mobil Rp.10 ribu

    jalan menuju muncak pass tidak semulus jalan ke puncak mas, tanjakan lebih tajam, jalan lebih rusak, jalan lebih sempit, jadi perlu lebih hati hati kesini

    akhirnya kami sampai ke lokasi setelah melewati jalan yang tidak terlalu bagus, tadinya pikir mungkin ngak nyasar, masa tempat wisata yang bagus, tapi jalannya begitu, ternyata kami tidak salah, sampai di lokasi, tempatnya nyaman juga , tempatnya hampir mirip dengan puncak mas, tetapi dengan design yang berbeda

    diatas sini juga terasa sejuk, nyaman, dan tenang, kami juga kepengen berlama lama disini, tetapi setelah hampir 2 jam disini, kami segera turun,mengingat masih kepengen ke lokasi lain

    didalam lokasi muncak pass ini ada lokasi campingnya juga, tetapi kami tidak meninjau kesana, karena tidak ada rencana camping

     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     

     

    BUKIT RANDU :

    setelah turun dari muncak pass, perut sudah mulai lapar, walau masih sore, maka kami putuskan untuk mampir ke bukit randu, mau makan malam disana

    waktu kami sampai, kami kasih tahu satpam mau makan malam, kami di arahkan ke hotel, padahal restoran di bawah hotel, dan mobil bisa parkir di depan restoran.

    karena kepalang ke hotel yang ada di atas, kami terpaksa turun tangga, tetapi terpaksa membawa berkah, karena saat kami turun itu, kami bisa mendapatkan spot spot foto yang menarik, jadi jepret sana jepret sini

    akhirnya kami sampai di restorannya, restoran bukit randu, disini yang keren cuma pemandangan sih, makanan so so, harga go go, tapi pemandangan dan suasana emang enak banget, (silakan baca tulisan bukit randu), boleh lah, kalau mau melamun atau nongkrong ramai ramai disini

    dari bukit randu, kami putuskan pulang ke hotel untuk istirahat, kami wisata tidak model bak buk bak buk, tapi wisata dengan santai dan nyaman

     

    PASIR PUTIH :

     

     

     

     

     

    pagi pagi kami bangun, setelah sarapan di hotel, kami segera check out, karena hari ini kami akan pulang ke Jakarta

    dalam perjalanan dari bandar lampung ke bakauheni, kami mampir dulu ke satu pantai namanya pantai pasir putih, di pintu masuk tertulis camp latihan pasir putih, ngak tahu camp latihan apa disini

    tiket masuk disini perorang adalah Rp.20 ribu, dan mobil Rp.10 ribu, pantai disini cukup sejuk waktu kami kesini, enaknya nongkrong disini sambil makan kelapa yang dihargai 1 biji Rp.10 ribu

    fotonya juga lumayan keren, bole lah mampir kesini

    IMG20180704085347

    PANTAI EMBE

    setelah dari pasir putih, kami masuk ke daerah kalianda resort, kami ada dikasih saran waktu tinggalkan hotel, supaya ke pantai embe, pas sampai di lokasi, saya melihat tempatnya tidak terlalu nyaman, sedangkan tiket masuk perorang adalah Rp.25 ribu perorang, jadi saya tidak jadi masuk, hanya numpang lewat saja, cuma saya sempat foto tarif kalau mau permainan disana

    IMG20180704102647

    GRAND ELTY KRAKATOA :

    dari pantai Embe, kami lanjut ke Grand Elty Krakatoa, tujuan sebenarnya mau survey dulu, supaya bulan agustus ini mau kesana, cuma ada ketidak nyamanan waktu masuk ke hotel ini dan waktu keluar (silakan baca tulisan tersendiri tentang hal ini )

    pantainya cukup bersih, tempatnya sejuk dan adem, spot spotnya bagus, cafenya nyaman untuk nongkrong dan ngobrol disini, juga cocok sebagai tempat istirahat waktu perjalanan dari dan ke lampung dari dan ke jakarta.

    waktu mau masuk, satpam kasih batas waktu 10 menit untuk di dalam, jika tidak, tiap orang harus bayar Rp.50 ribu, jadi kesimpulan saya , harga tiket Rp.50 ribu perorang, tetapi saya ngak bayar, karena saya makan minum di cafenya

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    PULANG :

    setelah makan minum sekitar 2 jam di cafe , akhirnya kami melakukan perjalanan pulang, kami kali ini tidak lewat tol, tapi lewat jalan biasa, perjalanan ngak beda jauh sih antara lewat tol dan biasa, karena jalan tolnya pendek, untuk kedepannya , tol akan sampai bandar lampung

    beli tiket ferry tetap Rp.347 ribu , dan lagi lagi mobil di arahkan ke lantai atas kapal , berjalanlah kapal kembali ke jakarta

    perjalanan yang sangat puas , kepengen balik lagi ke lampung kapan kapan, tidak macet, tidak sepolusi jakarta, bisa ke tempat yang sejuk ngak usah macet macet an

    IMG20180704152657

     

    IMG20180702161747.jpg

    IMG20180702163130.jpg

    IMG20180702175018.jpg

    IMG20180702180210.jpg

    IMG20180703074623.jpg

    IMG20180703083648.jpg

    IMG20180703083926.jpg

    IMG20180703085352.jpg

    IMG20180703085615.jpg

    IMG20180703092948.jpg

    IMG20180703171735.jpg

    IMG20180703173358.jpg

    IMG20180703174635.jpg

    IMG20180703183049.jpg

    IMG20180703192446.jpg

    IMG20180704085258.jpg

    IMG20180704085347.jpg

    IMG20180704102647.jpg

    IMG20180704104510.jpg

    IMG20180704105041.jpg

    IMG20180704110954.jpg

    IMG20180704110957.jpg

    IMG20180704111018.jpg

    IMG20180704113527.jpg

    IMG20180704113713.jpg

    IMG20180704113759.jpg

    IMG20180704152657.jpg

  4. Kalo kamu perlu akomodasi jalan2, &  bisa beli di agoda pls via jalan2.com hehe..  Kita dpt komisi dikit.  Tp harga tetep sama.  

    Caranya tinggal gunain search box agoda yg ada di http://jalan2.com/forum atau click di banner nya menuju website Agoda Setiap kali mau beli.

    Contohnya seperti Banner di bawah ini : 

    agoda banner-1-rsz.png

     

    Dengan demikian ada cookies nya dari Jalan2.com, nanti komunitas kita dapet komisi yg di gunakan untuk membayar hosting, pegawai, dan pengembangan komunitas kita ini. 

    Bantu2 support komunitas Jalan2 Indonesia :) 

    Hanya dengan support dari kamu, komunitas kita bisa hidup

    Thanks ya :)

    rudy

    agoda-searchbox.jpg.ab4cbdeaf5b02f9b871856415b0706e18_agodapartnershipwithjalan2

     

  5. awal mei adalah awal yang baik buat gw, gw bisa jalan lagi ke london buat ke-2 kali ya 6 bulan terakir, kali ini gw dapet free trip dari salah satu perusahaan rokok terbesar di indonesai, Djarum super, melalui even "Super Soccer" yang diadain di RCTI dan MNC TV,, puji Tuhan gw kepilih buat nonton bola "Chelsea vs Liverpool" langsung di Stamford Bridge

    ayo segera download aplikasi ya di app/playsore, subscribe dan ikuti terus activity ya, denger2 bulan agustus besok super soccer mau ngadain acara nonton bareng di london lg lho.....ayo siapa mau...

    ss22.thumb.jpg.ff49252d4a60c256d3c48dd144bd580f.jpgss21.thumb.jpg.9b6fb9220b132e14e2e5b4dc25d000d7.jpg

    Ok..lanjut cerita ya, mendarat pagi hari di manchester airport,langsung ke imigrasi, seperti biasa ya, gw paling takut berhadapan sama orang imigrasi, seperti sebelum ya gw ajak temen gw buat nemenin ke meja imigarsi, berbekal ilmu bahasa inggris yang cap..cip..cup dan kl ditanya jawab ya "YES" doang ( padahal gw gk ngerti dia nanya apa) akhir ya gw bs lolos petugas imigrasi yang bertato....

    ss1.jpg.6d2b03e8604b22628496a9716cb6b7ce.jpg

    dr bandara tujuan kita langsung menuju ke Old trafford, stadion tour dan belanja mercandise

    ss15.jpg.988d43e5aec1908e9c83921cb2943179.jpgss2.thumb.jpg.785e7d826a525acf2bb0b070836af332.jpg ss16.thumb.jpg.132527cd51a370d34af32bcbe225704a.jpg

    Hari ke-2 lanjut menuju Liverpool, ky biasa ya aja stadion tour "Anfiel" dan ke museum band musik terkenal "The Beatles"

    ss17.thumb.jpg.7e10f3f143d35132ea413c2937f46826.jpg ss9.jpg.fb33aab9a4598e5fd5d9e1818f9bd402.jpg  ss20.thumb.jpg.8628a5b018ce597fff9820ed74e114f0.jpg

     

    ss11.jpg.ae784eb9e6ac2740c535d2f92a69757c.jpg ss12.thumb.jpg.5e7200974a57951903fca49f0d13e132.jpg

    hari-3 menuju london, kaya biasa ya, paling muter2 kota, belanja di primax, dan naik london eye

    ss4.jpg.31b653d288e459dde4292fbada84655b.jpgss6.thumb.jpg.e1b3a31645307eef97ec2e4c43f87fc0.jpgss7.thumb.jpg.d4492f4b0d4d7ba4d376203d13eb2766.jpgss23.jpg.2a4a63e7f21a9ecd22c00438c9f74780.jpg ss14.jpg.f62776c7ca57e5cc4c07d0376090b313.jpg

    ss5.jpg.083bafe5e206392530d0601d91bbed9b.jpg disini pun sy syuting buat iklan super soccer.....akhirya gw masuk tipi,,hihiih

    hari ke-4 hari yang paling ditunggu-tungu, nonton big match CHELSEA vs LIVERPOOL, langsung di Stamford Bridge, untung ya chelsea menang  1-0 lewat gol Giroud 

    ss13.jpg.85360616097fff4835618fdd079e3f80.jpgss8.thumb.jpg.b06c608c06ad9e7087fad5c8f6325c8b.jpgss18.jpg.bf42545dacecb1c2f7ddf644251a00c6.jpg

    hari ke-5 tour stadion Chelsea...

    ss3.jpg.1336102a44f7b682dc16e5aa3fa63f84.jpgss19.thumb.jpg.57fe15cee7e8a6276f51f4a0dd6235a6.jpgss24.jpg.ed74d07e6cce921cb11efab1cd8c781d.jpgss25.jpg.2754f278fd4ad43e8ba2442f6ba70dd5.jpg

    kota london bikin sy terkesima, kangen dan pengen balik lagi, apa pun yang saya dapat, di syukuri saja....saya masih penasaran buat liat stadion Wembley...mungkin suatu saat nanti saya bakal melihat ya langsung dan berfoto..

    • 1
      entry
    • 3
      comments
    • 1191
      views

    Recent Entries

    Batam saat ini telah berkembang pesat sebagai daerah tujuan investasi industri, perdagangan, kegiatan alih kapal & pariwisata yang kompetitif di kawasan Asia Pasifik.

    Batam, memiliki banyak sekali pulau dengan potensi dan pesonanya masing-masing. Gugusan pulau yang bertebar luas di perbatasan barat kota batam mulai dari pulau Belakang Padang, sampai ke pulau Abang (selatan batam) yg dikenal dengan wisata bahari taman bawah lautnya yang tidak kalah dengan pesona wisata bahari di bunaken.

    Batam berada di jalur pelayaran dunia yang terletak antara perairan Selat Malaka dan Selat Singapura, dengan letak geografis yang strategis sebagai ' Pintu Gerbang' Indonesia, menjadikan kota Batam ini amat potensial untuk menjadi kota TRANSIT & kota MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition).

     

    Batam identik dengan Budaya Melayu nya...

    Lanjutkan baca

    Spoiler

     

     :

    https://www.facebook.com/edienurdy.batam/posts/10210567330287986

    VIEW SUDUT BATAM.jpg

  6. Seperti yg gw tulis di postingan sebelumnya, bahwa trip pertama gw ke Bangkok awal mei kmrn membuat gw ngubek-ngubek artikel di Jalan2.com dan berhasil menemukan beberapa penginapan murah di Bangkok yang keceh rupawan.

    Sempet bikin beberapa list, dan akhirnya menentapkan hati untuk menginap selama seminggu di A'Hostel Bangkok yang beralamat di 14 Soi Pardhipat 20

    ARTIKELNYA DISINI 

    Untuk sampai ke hostel ini (dr arah manapun) karena gw selama di Bangkok kemana-mana naik BTS so gw berikan rute BTS nya. 

    Dari arah manapun, naik BTS menuju stasiun Saphan Khawai, keluar ke Exit 1 (sebelah kanan) turun pake tangga biasa langsung muter balik (ke kiri) jalan aja sekitar 10 menit sampai ketemu traffict light pertama, lalu belok kanan ikutin jalan aja sampai ketemu jembatan penyebrangan, nah nyebrang deh tuh ya via Jembatan penyebrangan, gw saranin jangan selonong boy maen sebrang sembarangan, malu! Orang-orang Lokal dan turis di Negara ini taat sama peraturan (termasuk jangan ngerokok sembarangan, sambil jalan sambil ngerokok) tar setelah sampai seberang, turun lewat tangga sebelah kanan, tinggal jalan lurus ngikutin trotoar (kalau jalannya siang pemandangannya pertokoan, kl datengnya malam, di trotoar penuh dengan pedagang makanan, siap siap aja sama aroma ba*i, hahaha....) nanti loe bakal ngelewatin 7eleven, lurus lagi! Setelah itu siap siap liat street signboard SOI PARADHIPAT 20 (jgn malas baca petunjuk jalan, biar gak nyasar ke gw! Hahaha....) lalu belok kiri, dijalan itu terdapat beberapa penginapan dan Bar, jalan terus aja sampai ketemu perempatan pertama, lalu belok kanan, jalan lurus sampai mentok. A'Hostel sebelah kiri (sebelah kanannya Apartement) 

    Welcome to A'Hostel Bangkok!

    Pertama kali liat photo2 penampakan hostelnya di Jalan2, gw sih langsung jatuh cinta. Hostel ini mengusung tema Industrial dgn dominasi warna Abu-abu. Di Lantai dasar terdapat coffee shop (ice greentea latenya endul, musti coba. Harganya 45 Bath) soooooooo instagramble buanget, setiap pojok bisa buat photo dan kece, sayang gw terlalu lelah untuk langsung photo2 pas kali pertama sampai, dan kebetulan sudah jam 8 malam (gara-gara nyasar!!!!) dan suasana malam itu remang-remang, eitsssss ini bukan hostel esek-esek, memang sengaja sepertinya pencahayaannya dibuat seperti itu biar nyaman untuk istirahat. Kl pengen ngerokok, mereka menyiapkan smooking area di balkon lantai dasar. 

    Fasilitas di Hostel ini memadai. Wifi nya kenceng, coffee shoopnya oke, bersih buanget, masuk kamar WAJIB buka alas kaki (semacam mau masuk Masjid yess). Pilihan roomnya juga memadai, bagi travel budget ada pilihan 8 room dormitory mix and famale only, 4 room dormitory mix and female only, private room. Harga paling murah yah 8room dormitory. Gw hanya perlu membayar -/+ 800rb untuk 6 malam :tersipu Fyi, karena waktu gw check in ada kesalahan teknis dr pihak hotel, yg pada akhirnya room di upgrade ke 4room dormitory mix dgn harga yg sama, lucky me! 

    Anyway hostel ini juga menyedikan pantry kalau-kalau loe kerajinan pengen masak sendiri, lalu karena pilihan gw adalah dormitory room so ada loker disetiap lobby kamar, tapi aslik kecil bgt, menang tinggi doang lockernya. Walhasil backpack gw gak bisa masuk, dan berhubung dikamar gw pun sorang diri, maka backpack gw taruh aja di kamar tidur. Uniknya, kl kebanyakan kamar dormitory itu loe akan menemui ranjang bertingkat, di A'hostel gak demikian keadaannya. Setiap tempat tidur ada partisinya. Jadi tidurnya lumayan private sesungguhnya. AC nya poollllll.

    Gw adalah orang yg picky soal kebersihan toilet, apalagi dorm kan yah, which is penghuninya bisa dr mana aja dgn latar belakang yg gak ketebak. Tapiiiiiiiii. Toilet di hostel ini buersihhhhh! Lantai hotel loe jalan gak pake sendal juga gak akan ada debu yg nempel. Serius gw. 

    A'Hostel dibangun tahun 2016, jadi masih terbilang baru, sayang mereka justru gak punya account instagram, sistem promo mereka ada mouth to mouth or review dr travellers semacam ini. Hostel kece ini juga dilengkapi dgn area rooftop di lantai 6, lengkap dgn mini bar. Sayang waktu gw naik.ke rooftop kosong melompong karena mungkin tamunya belum.begitu banyak, jadi tidak terlalu jadi center point. Nampaknya rooftop digunakan hanya saat pick seasson aja dimana tamu lebih bejubel.

    Info: NO LIFT DI HOSTEL INI, jadi gak usah manja. Naik tangga aja biar kurus :ngakak

    Tapiiiiiiiii, karena terlalu asik berpetualang, pergi pagi pulang tengah malam buta, walhasil gw gak punya photo sama sekali di hostel kece ini, eitssss tapi jg sedih anda, loe bisa ngelihat room tour ala gw di vlog gw yess :salut ME, FRIENDS AND THE CITY

    Click aja link diatas yess, jo lupa subscribe, like, comment and share lah. Kali aja berfaedah buat tukang jalan lainnya, yekaaaan

     

    Caooooobeeellllaaaaaa...:melambai

  7. Mesin cutting sticker adalah alat yang digunakan untuk memotong bahan berbahan sticker atau sejenis vinyl yang mana fungsinya untuk meotong bagian outlinenya gambar. Mesin ini sudah banyak dikenal terutama oleh para pemangku usaha sticker maupun sablon.

    Mesin cutting sticker ini memiliki banyak jenisnya dan banyak pula produsen mesin cutting yang di buat di berbagai negara seperti mesin cutting made in china, made in japan, made in Taiwan hingga made in America. Salah satu mesin cutting yang terkenal kualitasnya bagus dan harga yang terjangkau ini adalah mesin cutting silhouette cameo 3 made in America.

    Dengan harga mesin cutting sekitar 5 juta an, mesin silhouette cameo 3 mampu menarik perhatian para pelaku usaha cutting. Mesin cameo ini memiliki kualitas potong yang presisi dan rapi, sehingga tidak hanya bahan sticker saja yang dapat dipotong dengan sempurna namun juga bisa memotong bahan lainnya dengan ketebalan sekitar 350gram seperti:

    • Bahan Polyflex
    • Bahan scotlite
    • Bahan vinyl
    • Bahan craft foam
    • Bahan kertas tisu
    • Bahan iron on transfer
    • Bahan cardbox
    • Bahan kulit imitasi
    • Bahan papan kayu yang tipis
    • Dan lain – lain.

    Dengan demikian mesin cutting silhouette cameo 3 tidak hanya berfungsi untuk membuat gambar pada sablon kaos saja atau untuk sticker. Dia juga mampu membuat kerajinan lainnya seperti:

    • Aksesoris perempuan
    • Cover buku journey
    • Kerajinan papercraft
    • Bingkai pajangan
    • Sticker wall
    • Hiasan dinding
    • Dekorasi meja, dll

    Bisa dijuluki sebagai kecil – kecil cabai rawit karena dia kecil tapi mampu melakukan potong bahan hingga presisi dan cocok untuk berbagai media dengan ketebalan kurang lebih 2mm. berikut adalah spesifikasinya:

    Spesifikasi :

    • Model: Silhouette Cameo 3
    • Maximum Cutting Area : 295mm x 610mm
    • Compatible Media Widths : 50 x 305mm (2″ to 12″)
    • Max Media Thickness : 2mm (78 mils)
    • Max Cutting Speed : 3.9″/sec (10cm /sec)
    • Max Cutting Force : 210gf
    • USB Interface : Read Only
    • Compatible Media Types : vinyl, paint mask, postcards, scrapbooking paper,photo paper, chipboard, rhinestone template material.
    • Interface : USB 2.0 High Speed
    • Command Modes : GP-GL, HP-GL
    • Display Panel : LCD
    • Unit Dimensions 2 cm x 15.2 cm x 21.6 cm (22.5″ x 6″. x 8.5″)
    • Weight : 6Kg
    • Box Dimensions : 59.7 cm x 28 cm x 21.6 cm (23.5″. x 11″ x 8.5″)

    Dengan spesifikasi berikut, mesin cutting sticker Cameo 3 juga telah memiliki berbagai jenis fitur yang unggul, diantaranya ialah:

    • Double Carriage : double carriage ini adalah pisau ganda yang dapat memotong dan menarik tanpa henti. Sehingga dapat bekerja secara efektif dan efisien
    • Contour Cut Sensor System : fitur contour cut sensor system ini berfungsi untuk memotong gambar atau desain gambar dengan mudah
    • Extra Storage : extra storage ini merupakan penyimpanan yang lebih luas dan lebar. Area penyimpanan ini terdapat di bagian bawah mesin cutting sticker dan bisa menyimpan tools atau perlengkapan cutting
    • Auto Blade : Auto blade atau dikenal dengan pisau yang mudah menyesuaikan diri. Pisau ini secara otomatis akan menyesuaikan diri dengan material yang sedang dipotong
    • Deep of Cut : deep of cut atau kedalaman potong dari mesin silhouette cameo 3 ini hingga 2mm
    • Bluethooth Ready : Tanpa menggunakan kabel, anda bisa mengoperasikan mesin dengan bantuan Bluetooth
    • Touch screen : Cameo 3 memiliki fitur elegan dengan system touch screen pada mesin dan dilengkapi dengan audio, sehingga ketika di klik maka akan keluar bunyi sesuai irama jari.

    Mesin cutting ini memiliki banyak penjual sebagai supplier mesin cutting sticker cameo 3. Ada berbagai daerah yang telah menjual mesin cameo 3 ini seperti kota Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Padang, Makassar hingga ke Tanjungpinang Riau.

    Mesin cutting cameo 3 bisa dengan mudah di dapatkan di Indonesia secara online maupun offline atau di tokonya langsung. Jangan khawatir untuk kualitas, karena cameo sudah terkenal bagus kualitasnya. Di area Tanjungpinag pun juga bisa mendapatkan mesin cutting cameo ini, dan juga bisa didapatkan di wilayah sekitar Tanjungpinang seperti Batam, Pekanbaru, Dumai, Simpang, Bukittinggi dan sekitarnya.

  8. Lembang yang identik dengan kesejukan Dan spot wisatanya, sekarang bertambah lagi satu spot baru. Konon tempat ini baru di buka 8 bulanan yang lalu. Kenapa Masih Belum banyak yang tau ? Mungkin karena tempatnya sendiri Masih di benahi. Ya.... Waktu saya kesini seminggu yang lalu, dibawah air terjun "Niagara" sedang di keduk untuk dibuat kolam berendam. 

    Darimana sumber air panasnya ? Menurut dugaan sih dari gunung Tangkuban Perahu. 

    Penduduk sekitar situ juga merasa aneh, karena sepanjang area parongpong tidak Ada sama sekali air panas yang keluar, hanya di wilayah ini saja. 

    Ada apa saja disana ? 

    Tentunya air panas dong buat beremdam. Yang menarik sumber air panas nya itu mbentuk air terjun yang cukup lebar. Tinggi mungkin 5 meteran deh. 

    Ada 3 kolam rendam, yang pertama sekitar air terjun nya, lalu bendungan pertama Dan kedua. Tidak terlalu besar jg. Nah di bawah bendungan ke2 yang lagi dikeduk itu, efek bendungan Dan air yang melimpah turun seperti air terjun Niagara yang melebar itu. Pokoknya kalo sudah jadi bisa asik banget berendam di kolam ke4 ini dgn view air terjun melebar Dan pesawahan yang hijau.IMG_20180120_132337-01.thumb.jpeg.d227d569494b7900c39a115a075f2159.jpeg

    Sudah tetsedia toliet, kamar Ganti, gazebo,warung2 Dan parkiran yang tidak terlalu gede. 

    Bagaimana akes kesana ? Sangat gampang! Kalo pernah ke Dusun Bambu, nah antara curug pelangi sebelum dusun bambu di sebelah kanan Ada jalan Nagrak . Lebih tepatnya setelah baso malang mandep, udah deket banget tinggal belok kanan ke jalan Nagrak. Cukup dekat kira2 500meteran udah nyampe lokasi parkiran. 

    Bayar parkir 5ribu , lalu Kita menuruni jalan setapak seperti pematang sawah kira2 300m , coba nengok ke Kiri.... Hamparan rumput babawangan (kata yang ngarit, Dan saya suka iseng nanya sambil menyapa mereka hehehe ) semperti hamparan karpet. Pokoknya segar banget Mata melihat yang ijo2 sepanjang jalan ini. Jalannya sempit, hanya cukup 2 orang lewat Dan Ada yg becek2nya jg. 

    Bayar tiket masuk 10ribu, kalo diatas jam 18 jadi 15ribu. Dan sekarang sudah dibuka 24 jam. Dan sepertinya sepanjang jalan setapak itu sudah di pasangin Lampu penerangan jg. Ngeri kalo tidak Ada Lampu, bisa nyunksruk ke sawah ! 

    Saya tidak sengaja kesini, kebetulan saja pas dari Dusun Bambu mau pulang lirik Kiri Ada tulisan air panas nagrak, jadi langsung belok saja. 

    Jadi says tidak nyoba rendeman cuma ngelus2 airnya saja. Oh ya.... Hidung Saya mendeteksi, seperti nya Ada bau2 besinya, tidak seperti sumber air panas lain yg dominan bau belerang. IMG_20180120_140044-01-01.thumb.jpeg.076d11fdf73cd7d4dc1cb2c98d3da863.jpeg

    Satu lagi, karena air panas ini tidak Ada campuran air dinginnya , jadi kepanasannya tidak konsisten. Jadi hati2 juga, jgn main turun sembarangan terutama yg di air terjun paling atas. IMG_20180120_132349.thumb.jpg.906c788d2b54e5bce2f2a51379d92715.jpgini kolam yang paling bawah, airnya paling keruh hahahahaIMG_20180120_141744.thumb.jpg.95d3e09002ad3176811b0f0c86396f73.jpgseger lihat yang ijo2

    IMG_20180120_140629.jpg

    IMG_20180120_132358-01-01.jpeg

    IMG_20180120_140658.jpg

    IMG_20180120_132240.jpg

  9.  
    Tempat Tinggal yang Sempurna

     

    Akhirnya kami bisa beristirahat dengan nyaman sampai-sampai kami tertidur sampai malam hari, padahal dari Indonesia saya sudah berniat pokoknya hari pertama sampai Jepang langsung jalan-jalan he..he.. ternyata badan berkata lain ketika menyentuh kasur langsung terasa seperti terhipnotis apalagi badan sudah terasa segar selesai mandi dan perut sudah kenyang dengan makanan yang kami beli di mini market Sevel apalagi kalau bukan bento he…he…

    Di tulisan kali ini saya mau mereview bagaimana suasana tempat tinggal kami di Kyoto, bagaimana tempat tinggal ini benar-benar memberikan inspirasi untuk saya pribadi agar bisa di terapkan di rumah kami di Indonesia. Bagaimana penataan ruangan yang luar biasa baik walaupun di lahan yang sempit tapi terasa luas, konsep tata ruang yang ciamik menurut saya bisa memanfaatkan lahan yang begitu terbatas.
     
    Baik saya mulai dari pertama kali saya masuk kedalam penginapan, saya harus melewati pintu gerbang masuk utama yang otomatis dan hanya bisa di buka secara manual dari dalam penginapan, jadi masing-masing orang sudah diberikan nomer pin yang berbeda untuk masuk kedalam penginapan. Karena saya tinggal di lantai 4 maka saya bisa memanfaatkan fasilitas lift, nah… ketika saya berada didalam lift saya melihat banyak sekali kertas yang di tempel di bagian dalam pintu lift, kalau saya perhatikan dari gambarnya, ini merupakan peraturan yang harus di ikuti oleh seluruh penghuni penginapan, tapi saya nggak ngerti maksudnya he..he…karena semua tulisannya dalam bentuk kanji. Setelah keluar dari lift saya langsung menuju pintu kamar saya dan membuka pintu dengan kunci yang sudah diberikan oleh pihak penginapan kepada kami dan kami di wanti-wanti oleh pihak dari pengelola penginapan untuk menjaga kunci tersebut dengan baik jangan sampai hilang, oh iya teman-teman terkadang memang setiap penginapan Airbnb yang terdapat di Kyoto menerapkan kebijakan bahwa kalau sampai kunci kamar hilang maka penghuni kamar akan dikenakan denda ¥10.000 (ini setara satu juta rupiah lo he..he…) jadi tolong dijaga dengan baik ya kunci kamar kalian.
     
    Kamar yang kami tempati sebetulnya kalau dibandingkan dengan rumah kami yang ada di Bandung untuk masalah luasannya jauh lebih besar rumah kami yang ada di bandung, rumah kami di Bandung tipe 36 dengan luas tanah 72 m2 tapi kok saya merasa rumah kami di Bandung tidak seluas kamar yang kami tepati ini he..he..pada akhirnya saya paham bahwa yang mendesain kamar kami ini cukup pintar dalam menata ruangannya, dia bisa memposisikan ruangan-ruangan dengan baik sehingga kamar tidur terlihat cukup luas karena disandingkan dengan ruangan keluarga dan juga ruang TV, sedangkan kamar mandi di buat seefisien mungkin dengan meletakan bathup dan juga sower dalam satu bagian jadi kita bisa bebas mau mandi dengan shower atau berendam didalam bathup. Walaupun kamar mandi di desain dalam sekala ruangan yang kecil tapi saya merasa tetap leluasa di dalam kamar mandi bahkan masih ada wastafel di dalamnya lho...

     

    Artikel%2B4.jpg


     

    Untuk BAB diberikan satu ruangan khusus yang hanya berisi toilet duduk, jadi tidak akan mengganggu ketika ada yang sedang mandi. Untuk dapur sendiri saya merasa cukup nyaman menggunakannya ketika memasak, sekali lagi walau di desain dalam sekala ruangan yang kecil tapi saya masih bisa leluasa dalam menyiapkan makanan untuk suami saya dan yang paling penting penempatan peralatan dapurnya seperti kompor, kulkas, rice cooker, microwave, dan juga tempat cucian piring cukup mempermudah saya ketika saya bekerja di dapur semuanya dalam posisi yang pas tidak terlalu jauh dan juga tidak terlalu dekat, makannya jadinya saya pengen masak terus deh he..he.. dan ternyata masih ada bagian luar dari kamar kami yang berupa balkon yang dipergunakan untuk tempat menjemur pakaian dan juga tempat mencuci pakaian.
     
    Selama saya berada di kamar ini saya merasa semua pekerjan rumah saya bisa selesai dengan cepat baik itu beres-beres, mencuci, memasak semuanya bisa selesai hanya dalam hitungan jam, saya sungguh terbantu dengan semua peralatan rumah tangga yang lumayan canggih yang disediakan oleh pihak penginapan, makannya saya pengen banget mengaplikasikan semua yang ada di kamar saya ini baik itu tata ruangannya, maupun peralatannya untuk di terapkan di rumah kami di Bandung, kira-kira bisa nggak ya he..he…mudah-mudahan bisa, yang penting tetap berusaha untuk mewujudkannya. Semangat…!!! Oh iya tarif  penginapan kami perharinya kalau di rupiahkan sekitar Rp.600.000 cukup murahkan untuk sekala Jepang, dengan tarif sebesar itu kita sudah mendapatkan fasilitas yang cukup, Ya sudah saya beres-beres rumah dulu ya nanti di lanjut lagi ceritanya…pokoknya di tunggu saja ya cerita dari saya selanjutnya mengenai petualangan kami berdua di Jepang. Terimakasih jangan lupa senyum hari ini.
     
  10. hola jalanerss dimanapun berada apa kabarnya sekarang??? semoga sehat selalu dan bahagia juga hehehe.

     

    sebenarnya cerita ini sudah sedikit basi karena kegiatannya sendiri saya mulai di awal desember sebenarnya,namun berhubung waktu saya yang sedikit merepotkan membuat saya tidak sempat untuk bercerita.

    akhirnya selangkah kedepan impian saya mulai tertata rapi dan tantangan pun dimulai,tepat pada tanggal 30 november saya berangkat menuju aceh singkil dengan tujuan utama adalah pulau banyak dan sebenarnya  itu adalah kunjungan saya yang kedua kalinya dan kali ini bersama teman-teman yang sama sekali belum pernah tahu ataupun belum pernah melihat secara langsung bagaimana wujud dari pulau banyak ini,dan negosiasi pun dimulai :tersipu

    kami berangkat dari medan pada tanggal 30 november pada sekitar pukul 22.31 wib,sudah terlalu malam sebenarnya namun ada sedikit kendala yang menghalangi,namun semuanya bisa di atasi dengan baik dan perjalanan pun dimulai dan berangkat dengan menggunakan mobil rental pribadi dengan harga ongkos sekitar Rp.130.000,-

    perjalanan kami di iringi dengan datangnya gerimis yang tak di undang dan itu membuat tidur saya lumayan nyenyak,wong saya memang hobinya tidur dengan nyenyak kalau dalam perjalanan malam kemanapun tujuannya,kami sampai di subulussalam sekitar pukul 06.36wib dan sebagian teman saya yang muslim menunaikan kewajibannya. tak lama kemudian kami pun melanjutkan perjalanan kami menuju pelabuhan aceh singkil dan sempat ada sedikit kendala yang mana supirnya mulai mengantuk dan ingin istirahat sebentar padahal waktu sudah semakin menipis karena kapal yang hendak kami gunakan untuk menyebrang akan berangkat tepat pada jam 08.00wib dan itu semapat membuat saya pribadi panik dan mulai kasak kusuk sembari mata melirik-lirik ke pak sopirnya. dan dengan bujuk rayuan pulau kelapa saya mencoba menelpon guide di pulau banyak agar pemilik kapal mau menunda sejenak keberangkatan sampai kami tiba.

    tepat pukul 08.37 kami pun akhirnya berangkat walaupaun badai dan hujan deras menghadang yang sempat membuat raga down,ternyata badai dahlia sedang bverkunjung ke indonesia,seharusnya perjalanan dengan kapal hanya sekitar 3 jam saja molor menjadi 6 jam lebih :terharu dan itupun dengan badan yang basah kuyup dan jantung yang dag dig dug tak karuan apalagi saya membawa orang lain pula.

    dan dengan penuh perjuangan sang nakhoda akhirnya pada pukul 14.12wib kami sampai juga ke pulau balai,pulau ini adalah tempat kami menginap dan juga salah satu pulau yang berpenghuni di kepulauan banyak selain pulau tuangku yang terbesar,pulaunya memang tidak besar namun pulau ini adalah tempat kapal transit yang hendak menuju nias maupun pulau simeulue.

    IMG-20171206-WA0049.thumb.jpg.72460efe5d11133856bdc0a3e0c6217f.jpg

    hari pertama yang malang namun kami tetap semangat karena percaya di balik hujan pasti akan ada pelangi yang menanti dengan indahnya,kami hanya bisa berkeliling di sekitar pulau tempat kami menginap saja  dan marinir yang berjaga juga mewanti-wanti agar tidak pergi jauh-jauh dari pandangan mata karena cuaca sedang tak baik begitu kata pak marinir.

     

    IMG20171203063912.thumb.jpg.865f97b5f2ac92683268fd1b638feba3.jpg

    ini adalah tempat kami menginap,apa kalian tahu kalau ternyata tempat kami menginap adalah mess tentara yang sebenarnya tidak di komersilkan namun karena guide pulaunya baik hati sehingga kami bisa tidur disana dan kamipun dibagi dua grup yang wanita di rumah di seberang dan kami diseberangnya,bonusnya dalah pemandangan yang langsung menghadap pantai nan indah.

     

    IMG-20171206-WA0013.thumb.jpg.80e0e207e8bbe6b35a16bae17c94a75e.jpg

    IMG-20171206-WA0059.thumb.jpg.2442039f7acc9ffe3d1c3c31b8b648c3.jpg

    oh iya,saya juga bertemu dengan seorang backpaker dari belanda namanya kevin :melambai orangnya ramah dan cepat beradaptasi dengan kami semua.

    to the point,petualangan utama pun dimulai dengan mengunjungi pulau-pulau terdekat yang dimulai dari pulau panjang,pulau rangit,pulau asok dan pulau baguk. maisng-masing setiap pulau meiliki keunikan tersendiri dan itu sungguh-sungguh indah dan memanjakan mata

     

    IMG20171202105630.thumb.jpg.c74b3e8fe2d8f248a016a91aed950211.jpg

     

    IMG-20171206-WA0085.thumb.jpg.7189e2400e9b13285470c58c3350aaea.jpg

     

     

    IMG20171202110832.thumb.jpg.b2f5c87ae1a1549989b5cd2d3f66c7ca.jpg

     

     

    IMG20171202112633.thumb.jpg.6c5c1e2aeaf163a1889cb687f3aa8a9c.jpg

     

     

    IMG20171202110827.thumb.jpg.56898f6e3e7730a4b81c83cd7ee47801.jpg

     

     

    IMG-20171206-WA0058.thumb.jpg.de424227be42a7a6934eba8a484eda4a.jpg

     

     

    IMG-20171206-WA0086.thumb.jpg.7959d5ed6cdfc9d2d66f9b7058ab0da9.jpg

     

     

    IMG20171202063630.thumb.jpg.4c5327442726e0e640392dd6b71ca4eb.jpg

     

    semuanya serasa pulau pribadi tak berpenghuni dan mereka sangat puas,membuat saya terharu karena mereka bilang pada saya bahwa ini mirip dengan maldives dan itu saya aminkan di dalam hati saya.

    petualangan kami tak begitu lama karena keadaan tak mengizinkan untuk berlama-lama di lautan luas,karena badai masih mengintip di kejauhan dan bahkan rencana untuk menyaksikan sunset pun tak berlangsung dengan sempurna karena awan gelap melingkupi sang mentari.

     

    IMG20171202180414-EFFECTS.thumb.jpg.8f21ae2a882c4083242971c216940adc.jpg

     

    IMG20171202181027.thumb.jpg.47b9658c22fe896dc859d29d83b027d7.jpg

     

    masih banyak sebenarnya kegiatan kami yang belum sempat saya ceritakan,berhubung waktu yang terbatas dan dana yang minim membuat saya meminimalisir segalanya seperti kegiatan snorkeling,bermain-main dengan bintang laut dan lain sebagainya.

     

    VID20171202162117.mp4 

    dan salah satu permasalahan yang serius dan perlu penanganan semua pihak adalah banyaknya sampah ditemukan di setiap pulau yang kami kunjungi,baik itu sampah alam maupun sampah yang dibawa pengunjung maupun yang hanyut dibawa oleh air laut. dan tentunya itu membuat nilai keindahannya menjadi berkurang,harapan kedepannya semoga pulaunya bebas sampah dan perlu adanya penataan pulau agar tidak ada sampah yang berserak dimanapun.

    IMG20171202184247.jpg

    IMG20171202105630.jpg

  11. P_20171203_080829_vHDR_On.thumb.jpg.4e6e29b649cd2ff0f65cafb6742d85c5.jpg P_20171203_080832_vHDR_On.thumb.jpg.5eb11186923a668c2530aba984353b94.jpg

    Tujuan utama ke Bangkok kali ini adalah shopping:shoppingkarenanya saya memutuskan mencoba menginap di area Pratunam.

    Pilihan saya jatuh pada Micro Hostel karena saya pergi ke Bangkok sendirian, dan private room di area ini cukup mahal. Saya kurang sreg dorm room karena gak terlalu yakin kebersihannya dan gak suka sosialisasi -_-. Dan standar bersih saya sekinclong hostel di Jepang makanya susah :P

    Point wajib saya untuk hostel : ada hairdryer, kitchen set dan walking distance dengan airport link route. Kebetulan trip kali ini via Suvarnabhumi airport yang terhubung dengan 2 stasiun airport link di area Pratunam yaitu PhayaThai dan Ratchaprarop.

    Berhubung trip Bangkok ini mepet sama trip saya ke Tokyo kemarin, saya akui, kurang ngeh dengan kelemahan yang cukup menonjol dari hostel ini, yaitu tidak ada fasilitas lift.

    Saya book private single room seharga THB 550/malam atau sekitar 250rb semalam. Request ke hostel utk lower room, ternyata utk jenis kamar ini, hanya tersedia di lantai 4 dan 5...eng ing eng...:facepalm

    P_20171201_224542_vHDR_On.thumb.jpg.70a8783a7f876c292f60092fff2bd5b1.jpg

    Fasilitas hostel: free wi-fi, luggage storage, kitchen (microwave, peralatan makan, air galon) , free self service breakfast (roti), all day teh dan kopi, laundry service (THB 80) , sendal kamar, handuk, toiletries.

     P_20171201_224649_vHDR_On.thumb.jpg.0e54107d2ff9be375c6dcc512ddd9fe2.jpg P_20171201_224655_vHDR_On.thumb.jpg.592ebe7243ecf5c24412354523acb09f.jpg

    P_20171203_124336_vHDR_On.thumb.jpg.1f4a79fc75dd186948a63591a1ed0189.jpg

    P_20171203_124352_vHDR_On.thumb.jpg.7014abe94b8115835e1ec6ce4903e59c.jpg

     

    Kelebihan hostel ini: diapit 2 stasiun airport link (Phayathai (ARL dan BTS) dan Ratchaprarop, Suvarnabhumi airport ke hostel cuma THB 45), area strategis, dikelilingi 711 dan massage & spa :P, jalan kaki ke Platinum dan Pratunam market cuma15-20menitan, kamar bersih dan private room utk satu orang cukup murah, ada free breakfast sederhana, resepsionis nya fluent english dan ramah.

     P_20171203_120131_vHDR_On.thumb.jpg.9402d03e4a439bababdc56a2493e5491.jpg P_20171201_190610_vHDR_On.thumb.jpg.0d06b6b9089fbe676240ee687389e5f0.jpg

     P_20171201_190616_vHDR_On.thumb.jpg.2b70fb105fbffbaa0d4ac2239f46a110.jpg P_20171201_232951_vHDR_On.thumb.jpg.e31dadfa6e15e1968d9f806b2beeb956.jpg

     

    Kekurangan: kamar super mini mirip capsule dorm, bedanya bisa buka koper ukuran cabin di kamar, tempat tidur agak keras, tidak ada lemari/laci kecil untuk naro barang, 5 LANTAI DAN TIDAK ADA LIFT!!, setelah jalan kaki seharian harus naik tangga lagi itu aslik derita, akhirnya berat di ongkos pijet THB 250 utk pijet kaki dan punggung di spa sebelah 60menit belum tips.:bete, lobby hostel sempit dan penuh barang antara koper titipan dan barang jualan pemilik hostel, rute dari hostel ke stasiun rada bronx. Area wastafel dan hairdryer diruang terbuka jadi buat yang jilbaban gak memungkinkan karena orang lalu lalang, deposit kamar THB 200 (cukup gede bisa beli 3 porsi mango sticky rice)

     

    Pertama kali datang dari airport saya turun dari stasiun Ratchaprarop dan saya yang buta peta dan buta arah mengandalkan google maps menembus keramaian area Pratunam bersama tuk tuk dan mobil lalu lalang di jalan sempit sambil geret2 koper kena polusi knalpot. Butuh waktu 25menit sampai ke hostel di jam 7malam jalan kaki. At least area ramai sehingga gak takut sebagai cewe jalan sendirian.

    Pulangnya saya ke airport via stasiun Phayathai si resepsionis udh bilangin dari hostel tinggal belok kiri dari gang hostel, lurus mentok, kiri mentok dan sebrang rel sudah sampai stasiun Airport lInk, tapi saya belok kiri, mentok, langsung sebrang rel dan terjebak lewat jalan setapak ngelewatin kandang ayam, orang2 lagi ngebir2 siang bolong, jalan tanah berdebu, orang kampung sebelah motong ayam , mobil bak mau ambil ayam2 dan baru akhirnya ketemu stasiun. Terus terang saya lewat gak dipalak itu udah bersyukur. :terharu misal saya gak asal nyebrang pun areanya cukup sepi gak kebayang kalau malam2 lewat, beda dengan rute via Ratchaprarop.Akan tetapi dengan semua kesusahan itu, ternyata cuma 15menit jalan terengah2 di siang bolong.

    P_20171203_125609_vHDR_On.thumb.jpg.2a98c4a73bc7aae5ee455d3f00f10eb0.jpg P_20171203_125815_vHDR_On.thumb.jpg.b7845495e3e94722d760d8b23f36cae2.jpg

    Kesimpulannya saya tidak akan balik ke hostel ini tapi ke hostel sebrangnya hotel GAAM yang ada lift nya.. sekian...:bete

     

    MICRO HOSTEL PRATUNAM

    Address: 39/8 Petchburi15, Petchburi Rd., Ratchathevi, Pratunam, Bangkok, Thailand, 10400 

    Nearest station: Phayathai (BTS&ARL), Ratchaprarop

    5a25077ed7e0d_Microhostelmap.thumb.jpg.f53e80015ce61a6876a375c411ac2d80.jpg

     

  12. 1.jpg.01ef5f0cc2e78f0002206336731be856.jpg

    (tripadvisor)

     

    Hostel di Bali jumlahnya bisa dihitung dengan jari, karena akomodasi yang menjamur di Bali biasanya hotel mulai dari kelas melati hingga ber bintang 5, yang tersebar di seluruh pelosok pulau Bali.

    Makanya pas kemarin mampir ke Bali, dan punya flight untuk penerbangan lanjutan dari bandara Ngurah Rai, Bali, saya memutuskan untuk mencari 1 hostel dengan kriteria, dekat dengan bandara, bisa nitip koper, bisa numpang mandi dan harganya murah.

     

    Akhirnya memutuskan untuk pesan di Lokal Bali Hostel, yang Lokasi persis nya di Jalan Kediri No 93 Tuban. Awalnya tidak memiliki gambaran sama sekali, bagaiman kondisi hostel di Bali. Tapi setelah tiba di lokasi, wah, lingkungan yang asri dan sejuk, sedap dipandang mata, seolah olah sedang berada di dunia lain, di luar hiruk pikuk Bali yang sudah mendunia.

    Saya tiba di hostel sekitar jam 1 siang, ada alangkah kagetnya ketika masih di teras sebelum masuk ruang depan, sista petugas resepsionis mba Putri nya bisa mengenali saya dan menyebutkan nama saya untuk menyapa, "pasti mas Haris ya?" dengan nada suara yang ceria dan penuh semangat. Langsung terasa ibarat sedang berkunjung ke rumah saudara sendiri.

    Jam check in seharusnya jam 14.00 tapi saya sudah di izinkan early check in, sementara saya sedang check in, ada rombongan turis asing sedang check out juga sekitar 5 atau 6 orang.

    Saya pikir rame juga, padahal dari luar kelihatannya cukup kecil.

    Setelah melakukan pembayaran 160rb/per malam untuk 1 kasur di dorm mixed room, saya dijelaskan kalau di hostel tersebut ada tersedia coffee/tea free 24jam, ada internet hot spot, ada tayangan netflix juga jika tak ingin melewatkan tayangan favorit kita.

    Sambutan yang sangat luar biasa ramah dari para staff nya sangat mengesankan, termasuk mas yang antar saya ke kamar saya. Saya diantarkan ke lantai 2, dan mendapati kamar yang bersih, luas dan kasur saya kebetulan di atas, sementara dibawah saya sedang ada tamu lain dari Philippine.

    Karna saya tujuananya mau istirahat karna akan ada flight jam 23.00 malam nanti, saya putuskan untuk tidak usah ngobrol kesana kemari dengan para tamu lain. Enaknya stay di hostel memang kita bisa bersosialisasi dan menambah teman banyak dari berbagai negara. Entah kenapa, memang biasanya turis yang memutuskan stay di hostel itu, orangnya lebih suka ngobrol, terbuka open minded dan mayoritas asik diajak ngobrol. Jadi kalau jalan jalan dan mau nambah teman dari berbagai belahan bumi, tinggallah di hostel wkwkwkwkwkwk

     

    commonroom.thumb.jpg.fee1a147067804e8642395285c9dd2b5.jpgcommonroom1.thumb.jpg.fad1c5d7936d7511aa12f652334b7e3b.jpg

    (common room by booking.com)

    di common room ini kita bisa ngobrol ngobrol dengan sesama tamu lainnya, dan dilengkapi dengan netflix beserta layar TV LED yang cukup besar.

     

    room1.thumb.jpg.738bb3d8556f5c8e9720f8499401ee73.jpgroom2.thumb.jpg.116931255a4f37957f80eccd1fc9ae8e.jpg

    room3.thumb.jpg.1d6694229ff1b038205348b9d42f3c49.jpgroom5.thumb.jpg.4f4142fe2ad34f934f2c376ee6877f0f.jpg

    (bedroom by booking.com)

    Bedroom nya diatur sedemikian rupa, kondisi masih baru dan bersih. Saya kebagian kamar lantai 2 dengan 8 bed in mixed dorm room.

    Masing masing bed dilengkapi dengan sekat/tirai untuk menjaga privacy masing masing tamu.

    Kamar mandi di lantai 2 ada 2 dan kondisinya masih baru dan terawat dengan baik.

    pool.thumb.jpg.617b3894f80527417fc0078f522466f3.jpg

    (kolam renang by booking.com)

    Walaupun hostelnya kecil namun dilengkapi dengan pool serta 1 buah saung untuk nongkrong di samping poolnya.

     

    Satu lagi sentuhan yang cukup menarik dari hostel lokal Bali adalah, setiap hari sabtu sore, tuan rumah menyajikan makan malam gratis bagi semua tamu mereka. Jadi keingat hostel di Jepang yang pada hari hari tertentu mengadakan event event tertentu buat para tamu nya.

    Pada saat saya mau check out sekitar jam 7 sore, saya berkesempatan menikmati makan gratis dari host, ada sekitar 6 orang tamu lainnya yang sudah terlebih dahulu menikmati makanannya, dan semua berbaur asik mengobrol mulai dari berkenalan dan membahas segala sesuatu tentang perjalanan mereka selama di Bali.

    Pada saat makan malam ini, saya berkesempatan berbincang bincang yang bli yang punya hostelnya. Kita banyak membahas segala sesuatu mulai dari referensi hostel di luar, berbagi pengalaman, kelebihan kekurangan, improvement yang dibutuhkan dsb.

    Percayalah, beliau salah satu host paling ramah yang pernah saya kenal, bahkan sambil bersantap makan malam, kami masih tetap lanjut berbincang bincang.

    Sayang, cuma bisa mampir sekitar 7 jam saja karena harus buru buru ke airport ngejar flight selanjutnya.

     

    Untuk sekelas hostel di Domestik Indonesia, saya memberikan nilai 9.5 of 10 untuk Lokal Bali Hostel.

    Bagi teman teman yang butuh hostel untuk sekedar transit sebelum penerbangan selanjutnya, boleh jadi pilihan karena hanya 5 menit dari bandara Ngurah Rai. Ditambah dengan keramahan yang ditawarkan oleh host maupun staff nya, rasanya seperti berkunjung ke rumah saudara sendiri :D .

     

    Kapan kapan ingin mencoba lagi.

     

    Salam jalan jalan.

     

    jjj.jpg.e718d00d53999535668dc30ae2499c2e.jpg

    (travefish)

  13. Airterjun.jpg

    Destinasi pantai dengan bebatuan granit yang menjulang tinggi merupakan ciri khas Pulau Belitung. Nama-nama seperti Tanjung Kelayang, Pulau Lengkuas ataupun Pantai Tanjung Tinggi sudah sangat familiar bagi para wisatawan yang pernah berkunjung ke Belitung. Keindahan lokasi tersebut pun sudah ramai bersliweran di media sosial.

    Nah, kali ini saya ingin menuliskan tentang keindahan yang tersembunyi di kawasan Gunung Tajam.  Gunung Tajam sendiri merupakan gunung tertinggi di Pulau Belitung dengan ketinggian sekitar 510 meter di atas permukaan laut. Lokasinya terletak 32 KM dari Tanjung Pandan tepatnya di Dusun Air Pegantungan, Desa Kacang Botor, Kecamatan Badau. Pintu masuk ke kawasan ini ada di sebelah kanan jalan utama.  Dikenal dengan nama Gunung Tajam karena bentuk bukit ini yang terlihat tajam. Karena posisinya, Gunung Tajam pernah menjadi lokasi Stasiun Relay TVRI. Menaranya masih bisa terlihat dari kaki gunung. Di lokasi ini juga terdapat makam Syekh Abubakar Abdullah yang merupakan salah seorang penyebar agama Islam di Belitong.

    IMG_20170621_140918.jpg

    Di kawasan Gunung Tajam terdapat sebuah air terjun yang bernama Gurok Beraye. Air terjun ini berasal dari mata air Gunung Tajam. Dari lokasi masuk kawasan Gunung Tajam kami melalui jalanan beraspal namun hanya dapat dilewati oleh satu mobil. Kami melewati kawasan hutan dengan jurang di sepanjang tepi jalanan yang kami lewati. Udara sejuk dan pemandangan yang menyegarkan menjadi hiburan menuju air terjun. Setelah sampai di area parkir, kami hanya melihat sebuah motor yang diparkir dekat pintu masuk. Berbeda seperti

    destinasi pariwisata lain di Belitung yang kami kunjungi, area ini seperti private destination, maklum pengunjungnya hanya kami berlima.

     

    IMG-20170623-WA0162.jpg

    Dari area parkir, kami melewati jalanan berbatu dan jembatan kecil. Terdapat sebuah gazebo yang sudah tidak terlalu terurus dan juga kamar ganti. Suara gemericik air dan suguhan keindahan air terjun yang jatuh berkelok-kelok di atas bebatuan menyambut kedatangan kami. Gerimis hujan pun tidak menghalangi saya dan teman-teman untuk mengagumi keindahan lukisan Tuhan  di tempat ini.

    Di bawah air terjun terdapat kolam yang airnya bening bagaikan cermin. Saya melihat beberapa ekor ikan yang berenang di kolam. Kolam ini boleh digunakan untuk mandi dan berenang, asalkan jangan menggunakan sabun. Guide kami bercerita bahwa saat ia masih lebih muda, ia dan kawan-kawannya sering bergelayutan di antara dahan pohon seperti Tarzan lalu terjun ke kolam tersebut. Kolam yang tepiannya terlihat dangkal ternyata cukup dalam di bagian tengah dan di bawah air terjun. Kami memutuskan untuk tidak turun ke kolam dikarenakan licin dan tidak ada yang membawa baju ganti. Cukuplah kami menghabiskan waktu menikmati keindahan Gurok Beraye yang mempesona, keheningan alam dan bersihnya udara yang kami hirup.

    Untuk masuk ke kawasan ini tidak ada biaya retribusi apapun. Sebetulnya, lokasi ini tidak termasuk dalam itinerary kami, walaupun saya sempat melihat keindahannya di Instagram dan saat itu berharap bisa kesini. Seperti yang dikatakan Arai di Laskar Pelangi: "Bermimpilah , karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu." maka hari itu saya tahu Tuhan memeluk mimpi saya dan menghadirkannya di hadapan mata saya.

    Be a responsible traveler and take only memory from every beautiful place you've visited.

    Salam Jalan2,

    Luci Saluna

    blog: https://purplegreensky.blogspot.co.id

     

  14. Yah,mungkin emang kami nya yang kebangetan. Toyota Calya Kami ampe ngos-ngosan sampaiWakakakak….

    Jadi gini, kemarin sore saya sama Pindy nganter abangnya Pindi yang paling gede (Tua) dan keluarga kecilnya jalan-jalan keliling Boyolali. Karena kami pengen ngasih suasana baru, saya pun mengajak mereka untuk menikmati suasana pegunungan di Boyolali. Saya pun mengajak mereka ke daerah Musuk,Boyolali. Yah,selain kecamatan Cepogo,Selo sama Ampel, kecamatan Musuk. Kecamatan Musuk sendiri memiliki 2 tempat wisata yang sedang ngehits untuk dikunjungi.

    Yang pertama ada Wisata Gumuk Indah di Desa Gumuk. Dan yang satunya adalah wisata Tikungan Cinta yang ada di Desa Cluntang. Dan keduanya sama-sama menawarkan Gunung Merapi sebagai nilai jual wisatanya,eh ga juga ding. Masih ada gardu pandang dan pemandangan alam yang indah dari atasnya. Lah ini kok malah bahas wisatanya? Ok… Kembali ke 

     

  15. http://www.berduakelilingindonesia.com/2017/06/pianemo-raja-ampat-siapa-yang-bilang.html

    Kami selalu bermimpi kapan ya kami bisa berkunjung ke Raja Ampat, mau melihat Wayag tentu saja...ya minim Pianemo kalau nggak bisa ke Wayag he..he.., tapi apa daya kami selalu dihantui perkataan-perkataan banyak orang bahwa kalau ke Raja Ampat itu mahal....mahal....dan mahal....ya memang betul ke Raja Ampat memang mahal tapi kita bisa melakukan beberapa trik supaya bisa mendapatkan harga yang bersahabat.

    Kali ini kami mencoba bagaimana supaya kami tidak mengelurakan uang terlalu banyak ya minim masih masuk akal lah maka kami putuskan untuk mengunjungi Raja Ampat di saat bulan Juni dan di hari kerja jadi kami ambil cuti selama beberapa hari saja. Kenapa di bulan Juni, nah ini dia siap-siap bagi yang punya penyakit jantung jangan dilanjutkan membacanya he..he..(bercanda kok..!!!).

     

    20170604_110808.jpg

      

    Bulan Juni merupakan musim angin jadi ombak akan lumayan dasyat bisa mencapai 1 sampai 2 meter, oleh karena itu di bulan Juni jarang banyak pengunjung ke Raja Ampat, jadi bisa dipastikan seluruh travel agent akan memberikan harga yang murah, tapi kami putuskan untuk tidak menggunakan travel agent, kami mencoba sendiri aja he..he..he..modal nekat aja. Kemudian kenapa harus di hari kerja bukan pas libur nasional, atau libur lainya, ya kalau ini sudah tidak perlu kami jelaskan ya to..? sudah pasti untuk mendapatkan tiket yang murah ya harus hari kerja he..he...

    Nah selanjutnya jangan pergi sendiri pergilah berkelompok supaya kalau tenggelam ada yang nolongin ha..ha.. nggak gitu juga kali maksudnya kalau kita pergi berkelompok maka bisa dipastikan kita bisa patungan tentu saja ini bisa menekan biaya perjalanan kita.

    Ok kami pergi berenam, kami menggunakan pesawat dari maskapai yang paling dicintai oleh backpacker di seluruh Indonesia Lion Grup (memang nggak ada yang ngalahin murahnya he..he..) tapi karena perjalanan lumayan jauh dan kami mau langsung trip jadi badan nggak boleh capek, maka kami putuskan untuk menggunakan Batik Air dengan harga PP Rp. 3.500.000/ orang (nah lumayan murah kan pulang pergi dapet harga segitu), Kami naik dari Bandara Halim Perdana Kusuma kemudian transit di Makasar dan setelah itu sampai di Sorong ke esokan harinya.

    Setelah itu lanjut menggunakan kapal resmi dari Pelabuhan Sorong menuju Pelabuhan Waisai dengan harga tiket ekonomi Rp. 120.000 dan tiket VIP Rp. 220.000 (harga bisa berubah-ubah). Dari Waisai Kami menyewa kapal untuk 2 hari untuk mengantarkan kami mengelilingi Raja Ampat total sewa kapal untuk 2 hari Rp. 9.000.000 yang kita bagi 6 orang jadi masing-masing peserta terkena biaya Rp. 1.500.000. (untuk pesan kapal bisa menghubungi nomer berikut ini 08114857753 Pak Otto, di nego aja harganya sampai dapat)

    Kemudian kami menginap selama dua hari di Pulau Kri di Luckson Home Stay (untuk reservasi silahkan lihat www.luksonrajaampat.com atau bisa menghubungi nomer berikut ini 085254275968) kami mendapatkan harga Rp. 350.000/ orang untuk satu hari menginap disana, dengan harga segitu kita sudah mendapatkan fasilitas kamar mandi dalam, dan juga makan 3x dan juga air mineral. Jadi untuk 2 hari total yang dikeluarkan untuk penginapan hanya Rp. 700.000 (apa...menginap di Raja Ampat cuman 700 ribu selama dua hari...??? keren kan he..he..)

     

    20170604_143200_Richtone%2528HDR%2529.jpg

    Selama 2 hari kami mengelilingi berbagai tempat yang ada di Raja Ampat, yaitu Batanta, Pianemo, Kepulauan kri, dan juga Arborek jadi kalau ditotal pengeluaran kami selama 2 hari keliling Raja Ampat kurang lebih seperti berikut ini:

    1. Tiket Pesawat PP Jakarta-Sorong Rp. 3.500.000

    2. Sewa Kapal untuk 2 hari untuk 6 orang Rp. 1.500.000

    3. Penginapan selama 2 hari Rp 700.000

    Jadi pengeluaran untuk trip ke Raja Ampat per orang habis Rp. 5.700.000, ini untuk 6 orang bayangkan kalau lebih banyak orang lagi yang ikut tentu akan jauh lebih murah lagi ya to...? atau kita bisa naik maskapai lainnya yang jauh lebih murah lagi, jadi siapa bilang ke Raja Ampat mahal...??? semua bisa diakalin kok, selama ada niat pasti ada jalan bener nggak...? he..he..he.

    Nah tadi sekilas saran dari kami untuk teman-teman yang mau ke Raja Ampat dengan anggaran yang terbatas, ok lanjut perjalanan kami menuju Pianemo luar biasa dasyat, kami bertemu dengan ombak yang lumayan sekitar 1 meter dan cukup untuk membuat badan kita naik dan turun dari tempat duduk kapal, ya mau bagaimana lagi kami datang dibulan Juni, pengen murah sih he..he..he..Perjalanan kami tempuh kurang lebih selama 2 jam dari tempat menginap kami di Pulau Kri. Setelah sampai di Pianemo kami disuguhkan pemandangan alam yang membuat kami berhenti berbicara sampai pengen teriak luarrrr....biasaaaaa....!!! tapi nggak bisa hanya dipendam didalam hati tau kan rasanya seperti apa ha..ha.. Ketika masuk kedalam Pianemo kita akan di kenakan biaya retribusi Rp. 300.000 dan bisa kita bagi dengan jumlah peserta yang ikut bersama kita, dalam hal ini kami ber enam jadi masing-masing orang membayar sebesar Rp. 50.000.

    Di Pianemo ada dua point view untuk melihat pemandangan yang ciamik tersebut, point pertama kita akan menaiki tangga dan setelah sampai di puncak kita akan melihat pemandangan Wayag Kecil (begitu kata orang-orang sih) dan dipoint yang kedua kita akan melihat pemandangan Laguna Bintang dan memang betul kalau kita lihat bentuknya seperti bintang, di point yang kedua ini tidak ada anak tangga jadi kita harus naik keatas melewati batuan-batuan yang lumayan tajam, jadi hati-hati ya usahakan makan yang banyak biar kuat he..he..he..dan dijamin setelah sampai ditempat ini kalian tidak akan mau pulang ha..ha..ha..

    20170604_111223_Richtone%2528HDR%2529.jpg

    20170604_111251_Richtone%2528HDR%2529.jpg

    20170604_121150_Richtone%2528HDR%2529.jpg

    20170604_120645.jpg

    Nah mudah-mudahan tulisan saya ini bisa menjadi refrensi untuk teman-teman yang ingin berkunjung ke Raja Ampat khususnya Pianemo, jangan lupa tetap jaga kebersihan jangan buang sampah sembarangan, dan tetap semangat untuk keliling Indonesia.

    Berikut ini video penampakannya, selamat menonton jangan lupa subscribe dan likenya ya..

     

    video_object.png

     

     

    • 0
      entries
    • 0
      comments
    • 291
      views

    No blog entries yet

    • 2
      entries
    • 51
      comments
    • 1001
      views

    Recent Entries

    Hi bor bro and sist, gw kali ini mau sharing short escape gw ke Ho Chi Minh City which is akan lebih banyak drama nya dan kesedihannya (Untuk FR Phuket menyusul ya after ini) .
    Seperti ajakan gw di postingan gw sebelumnya, yang ngajakin travelling ke Ho Chi Minh Vietnam tanggal 24 maret 2017-28 Maret 2017.
    Jauh jauh hari sebelum tanggal yg diatas, sebenarnya gw udah gak terlalu semangat lagi untuk pergi ke HCMC nya dengan berbagai alasan such as cuti gw udah running out sama kebetulan ada acara wajib di kantor gw tgl 24 maret dan rencananya akan membatalkan aja plan gw ke HCMC.
    Tapi karena gw ada janji dengan 2 teman yang berbeda di HCM dimana gw janjian untuk ketemu dia sebelum dia kembali kenegaranya di europe sana dan teman yg ke dua gw udah janji untuk semacam "mengajar/sharing" di course punya dia. Jadilah gw jabani tetap untuk berangkat dengan status cuti gw belom "approved".
    Drama dimulai di H-1 keberangkatan dimana gw baru notice kalo tiket yg udah issued itu adalah Kuala Lumpur-HCMC PP dan Kuala Lumpur -Bandung, sedangkan Indonesia-Kuala Lumpurnya belum dibeli. Coba check-check tiket, semua penerbangan ke kuala lumpur sudah sold out dari seluruh  kota di indonesia dengan tujuan kuala lumpur dikarenakan di Malaysia sedang ada libur nasional juga, jadi tiket sudah sold out. Pupus lah sudah harapan untuk pergi ke vietnam.
    Coba check check lagi hingga jam 2 pagi di hari H, ada tiket yang available dari Banda Aceh menuju Kuala lumpur. Harapan mulai tumbuh kembali, dan sebelum booking tiket BandaAceh-KL, ane coba cek tiket Jakarta-Banda Aceh masih ada yg available. Eh tiba tiba, penerbangan Banda Aceh-Kuala Lumpur semuanya sold out. Dalam hati bye bye Ho Chi Minh.
    Subuh itu dalam hati fix cancel untuk pergi ke HCMC, tapi janji gw ke 2 orang teman gw gimana?
    Saya coba cek lagi semua penerbangan ke kuala lumpur dan benar-benar sold out. Saya coba telpon CS AirAsia, MalaysiaAIrlines dan Garuda, semua ticket sudah sold out, nah dan yang terakhir saya telpon CS LionGroup dan oh my God, lion group dengan armada Malind*Air menambah armada tambahan di tanggal 24 karena permintaan yang membludak, mereka menambah armada untuk penerbangan Jakarta-KL pukul 13.15 dan cus langsung  gw book satu seat dengan price Rp.2.2001.000, what the f**k..
    Pukul 4 subuh gw book travel Bandung-Soekarno Hatta dan setibanya di soekarno hatta gw langsung checkin dan ngopi cakep di sbux sambil tiduran sekitar 2 jam an di sbux.

    Jam 12 siang gw masuk waiting room dan tiba2 announcement "Malind*Air Jakarta-KL will be delayed until 14.45 karena pesawatnya belum tiba dr KL" (dalam hati mikir keras, gimana mau keburu untuk next flight gw ke HCMC which is flight gw dr KLIA2 ke HCMC itu Pukul 18.45 , sementara malindoair delay dan  terminalnya nantinya di KLIA1. Mulai dag dig dug seerrrr). Setelah 14.45 kita mulai boarding dan pesawat siap diberangkatkan. EH tiba tiba pilotnya kasih announcement lagi kalau pesawatnya belom bisa diberangkatkan karena kita belum masuk queue untuk menggunakan runway (ini akibat pesawatnya seelumnya  delay dan belum kebagian queue) jadi lah kita menunggu lagi di dalam peswat selama kurang lebih 45 menit, dan gw udah yakin 100% kalo gw gak akan mungkin bisa ngejar penerbangan gw selanjutnya. Selama penerbangan gw dah gak tenang, gelisah sana sini.
    Lebih dari 2 jam penerbangan akhirnya tiba di,KLIA1 waktu setempat menunjukkan pukul 18.10, which is 35 menit lagi pesawat gw ke HCMC akan take off dr KLIA2.
    Gw masih berusaha buru2 keluar dr pesawat dan langsung naik aerotrain di KLIA1 menuju arrival hall dan langusng ke imigrasi, melihat antrian imigrasi super super super membludak rasanya tidak mungkin lagi untuk mengejar si AA ke KLIA2, dan kali ini benar2 pasrah kalo gw tidak akan mungkin lagi bisa ngejar si AA ke KLIA2. Sambil ngantri di imigrasi, gw coba buka website KLIA2 untuk informasi departure dari KLIA2, ternyata AA 18.45 statusnya delayed dan langsung deh saya hampiri petugas di imigrasi "Sir, could i get the priority line, because i have to catch my next flight which is will be departed in next 20 minutes?", si petugas negosiasi dan akhirnya saya dibawa ke line depan dan di layani terlebih dahulu. Keluar imigrasi lari sekencang-kencangnya ke KLIA Express dan langsung cus ke KLIA2.

    Sampai KLIA 2 sebelum masuk departure hall/imigrasi, saya baca monitor departure information ternyata pesawat gw sudah "DEPARTED". Bye bye tiket gw, rasanya semua perjuangan gw sia sia. BYE BYE BYE BYE BYEBYE
    Setelah gw tertinggal pesawat, akhirnya gw balik lagi ke KLIA1 untuk complain ke Malind*Air dan ternyata complain gw sia sia, they said mereka tidak bertanggung jawab untuk hal ini dan paling sialnya gw gak beli asuransi jadi gak bisa klaim juga... how stupid am i...........

    Masih mau lanjut gak?

    Tungguin ya.... makan siang dulu gw hahahhahaah



     

  16. Riky Ramadani
    Latest Entry

    Bucaramanga adalah sebuah kota yang terletak di timur laut (northeast) Kolombia, tepatnya 8 jam dari Bogota, 4 jam dari Cucuta, kota perbatasan Kolombia dan Venezuela. Kota ini memiliki penduduk kurang dari 1 juta, dan memiliki banyak taman, sehingga disebut sebagai Ciudad de Los Parques, yang artinya kota taman. Kurang lebih, itulah informasi yang saya dapat dari om Google tentang Bucaramanga.

     

    Namun Bucaramanga lebih itu, kota kecil ini memiliki banyak tempat yang membuat kenangan baik untuk saya, dan mungkin juga untuk teman-teman saya. Mari kita bahas kota yang namanya mungkin baru kalian pernah dengar sepanjang hidup dari blog ini.

    Colombia_map.jpg

    Opini saya ketika tiba di Bucaramanga adalah kota yang panas! Sangat berbeda dengan Bogota yang selalu sejuk sepanjang tahun, Bucaramanga ini kota yang panas, seperti Jakarta. Padahal kota ini memiliki ketinggian 950 m di atas permukaan laut dan sangat jauh dari laut. Pantai terdekat di sinipun letaknya di Santa Marta, kota yang terletak di pantai utara Kolombia, sekitar 474 km dan memakan jarak tempuh 12 jam dari Bucaramanga. Bayangkan, udah jauh-jauh kemari, eh malah ketemu kota panas lagi macam Jakarta. huhuhu...

     

    Kota ini cukup tenang dibandingkan dengan kota lainnya di Kolombia, seperti Bogota dan Medellin. Di sini saya hampir tidak pernah merasakan macet seperti di Jakarta. Namun, hal itulah yang menyebabkan semua orang tidak sabar dalam mengemudi mobilnya, Supir taksipun bekendara seperti anak SMA yang baru mendapatkan pinjaman mobil dari orang tua. Ngebut seperti orang kegirangan dan terkesan asal-asalan!

     

    Di samping itu, orang-orang Bucaramanga sangatlah ramah kepada siapapun, dan cenderung tidak rasis. Mereka memiliki sebutan Bumanges (cowok) dan Bumanguesa (cewek), dan dikenal dengan aksennya yang sedikit agak teriak, seperti orang Batak kalau di Indonesia.

    Bisa dibilang di sini tempat yang baik untuk belajar bahasa Spanyol, kenapa? Karena di sini hampir mustahil menemukan orang yang bisa bahasa Inggris. Bisa dibilang cuma foreigner dan guru bahasa Inggris yang bisa berbahasa Inggris! Bahkan sesama anak pertukaran pelajarpun kami menggunakan bahasa Spanyol.

     

    Buat yang laki-laki, Bucaramanga mungkin mempunya daya tarik sendiri karena kota ini dikenal sebagai gudangnya wanita-wanita cantik dan bahenol. di sini dikenal cantik, Ditambah karena cuacanya yang panas, wanita-wanita cenderung menggunakan baju terbuka, tidak seperti di Bogota yang dingin, Meski begitu wanita di Bucaramanga terkenal sebagai wanita berani, kerasa dan bossy di dari seluruh Kolombia! Lucu ya! Hal ini tentu berbeda dengan perspektif kaum hawa mengenai cowok Bucaramanga. Bagi mereka, penampakan cowok-cowok Bogota kayaknya jauh lebih keren baik dalam sisi penampilan dan behaviour. Yang ngomong ini bukan hanya saya lho, tapi juga orang-orang Kolombia, Indonesia, dan juga orang asing lainnya. Kesukaan Bumanguesos adalah party dan bailar aka dance aka menari. Hampir tidak ada orang yang tidak bisa menari dengan baik. Sungguh!

     

    Di sini, saya tinggal bersama keluarga pemilik kos dan teman kos saya. Keluarga pemilik kosnya terdiri dari Luz, Carlos dan anaknya Sebastian. Mereka adalah keluarga asli Kolombia. Sedangkan teman kos saya bernama Nick, orang Inggris yang sudah tinggal di Kolombia kurang lebih 1 tahun (pada saat itu). Saya teringat pada saat pertama kali bertemu, Nick pernah bilang bahwa dia kenal dengan Ibu Dubes Indonesia. Lah kok bisa? Ternyata dia pernah menjadi penerjemah Bahasa Spanyol-Bahasa Inggris ketika bu dubes melakukan kunjungan ke Bucaramanga. Lucunya, meski kita sama-sama bisa berbahasa Inggris, kita selalu berbahasa Spanyol (dengan Spanyol saya yang terbata-bata dan modal nekat) selama di Kolombia.

    12079322_10206899417777639_8486354612533543046_n.jpg

    Coba tebak yang mana orang Inggris, mana Indonesia?

     

    Luz, seorang pemilik kos sekaligus Ibu rumah tangga yang gemar belajar bahasa Inggris, setiap harinya dia selalu mempelajari bahasa Inggris melalui aplikasi duolingo dan menulisnya di sebuah buku. Ternyata, salah satu alasannya adalah kedua anaknya tertuanya menetap di luar negeri, di negara yang menggunakan bahasa Inggris, yang pertama ada di London, Inggris, yang kedua ada di Texas, Amerika Serikat. Saya mengetahuinnya ketika dia rutin melakukan skype dengan keduanya.

     

    12316152_10205926411187101_2650898093948980134_n.jpg

    Luz, Parasit Numpang, Sebastian

     

    Setelah tinggal lebih dari sebulan, saya menemukan Bucaramanga sebagai kota yang cukup nyaman. Kota ini sangat tenang, namun sangat hidup. Orang-orangnya yang friendly dan reputasi sebagai kota paling aman di Kolombia membuat anggapan buruk kami mengenai hilang secara perlahan. Bucaramanga adalah kota yang sangat bersahabat bagi pejalan kaki, polusinya tidak parah seperti Jakarta, tidak bising, dan sangat hijau. Saya sendiri setiap hari berjalan kaki sejauh 1.5-2 km hanya untuk menuju kampus atau kosan teman, dan itu tidak termasuk pulangnya lho.

     

    Secara keseluruhan, saya merasakan peningkatan kualitas hidup dibandingkan dengan di Jakarta. Selain itu, life balance kehidupan kami sebagai mahasiswa benar-benar seimbang. dan memang benar-benar kota yang cocok untuk kami, para mahasiswa, buat belajar dan menjalani kehidupan karena biaya hidupnya tidak semahal di Bogota.

    Sebagai gambaran, biaya tempat tinggal di sini sekitar 350.000-600.000 Colombian Peso (setara dengan 1,5-2,5 juta Rupiah) untuk sebuah kamar, biasanya sudah termasuk listrik dan internet. Namun perlu diingat bahwa tempat tinggal ini termasuk di kawasan yang baik, alias harganya cenderung mahal. Alasannya karena kampus kami terletak di kawasan tersebut sehingga tidak lagi memerlukan transportasi.

    Untuk makan sehari-hari, berada di kisaran 6.000-9.000 Colombian Peso (setara dengan 30.000 - 45.000 Rupiah). Untuk transportasi, kita bisa menggunakan bus atau taxi. Harga bus sekitar 1.500 Colombian Peso. Di samping itu, adapula bus Metrolinea sebagai Transjakartanya Bucaramanga, bus ini mempunyai cakupan zona yang lumayan jauh walaupun tidak memiliki terlalu banyak tempat, dan harganya sekitar 2.000 Colombian Peso (setara 10.000 Rupiah). Sedangkan Taxi biasanya sekitar 5000-8000 peso sudah hampir mencakup jarak terjauh Bucaramanga. Harga ini sangat murah, mengingat hanya sekitar 25.000-40.000 Rupiah. Hal ini pula yang membuat kami, mahasiswa Indonesia, malas menggunakan bus.

    Jika ditotal, pengeluaran kami selama sebulan sekitar 1.000.000-1.300.000 Colombian Peso. Ini tergantung tingkat gaya hidup, tapi kebanyakan dari kami yah segitu. Tentu saja biaya tersebut di luar biaya jalan-jalan. hehee..

    colombian%2Bpeso.jpg

    Colombian Peso, 1 Peso setara dengan 4,5-5 Rupiah (rate 2015-2017)

     

    Buses%2Bmetrolinea.jpg

    Metrolinea

     

    Bucaramanga ini seperti perpaduan hutan dan kota. Di kota ini, kita masih bisa menemukan hutan kota dengan mudah. Selain masih banyak hutan, terdapat pula taman-taman yang indah. Saking banyaknya, terdapat sekitar 160 taman di seluruh Bucaramanga, maka dari itu Bucaramanga mendapat julukan Ciudad de Los Parques yang artinya Kota Taman-Taman. Taman yang yang kenal di antaranya adalah Parque de Los Niños, Parque de San Pio, Parque Santander, Parque de Las Palmas dan Parque de San Francisco. Di kota ini kita bisa jalan kaki hingga 2 km dengan tidak terlalu lelah, karena trotoarnya yang lebar, dan polusinya tidak terlalu gila seperti di Jakarta.

     

     

    9c504b7bd927e48e81e775c4d45bcbd9.jpg

    Parque de Las Palmas

     

    DATA_ART_369698_BIG_CE.jpg

    Parque de los niños

     

     

     

     

     

    Di Bucaramanga, terdapat 2 kawasan pusat keramaian yang paling terkenal, yaitu Cabecera dan Cañaveral. Dua kawasan tersebut dikenal zonanya kehidupan anak muda, kafe dan juga kehidupan malam. Cabecera terletak sangat dekat kampus saya di Bucaramanga, yaitu UNAB.

    Di situ terdapat komplek mall perbelajaan yang bernama Etapa 1 hingga Etapa 5, jadi seperti komplek kafe dan mall. Di dekat situ, terdapat sebuah kawasan yang berisi banyak bar yang dikenal sebagai Cuadra Picha. Cuadra Picha ini tempatnya anak-anak muda Bucaramanga nongkrong dan party sampai bego.

    04_cc_laquinta_dsc_0354.jpg

    Quinta Etapa, Cabecera

    web_tempgsdgg_big_tp.jpg

    Cuadra Picha

     

    Di luar itu, Bucaramanga juga punya beberapa mall besar, yang menurut saya pribadi ukurannya sangat besar untuk kota dengan populasi sekitar 2.5 juta (Bucaramanga dan Metronya). Mall-mall besar tersebut diantaranya adalah Mall Cañaveral dan Mall Caracolí yang menyambung satu sama lain, serta mall Cacique yang berada dekat dengan kawacan Caberra.

     

    Tidak hanya mall, pasar tradisional di Bucaramangapun menjadi salah satu tempat favorit saya untuk di kunjungi, diantaranya ada La Plaza de Mercado Central dan San Andresito. Nah kedua pasar ini adalah tempat terbaik untuk mencari oleh-oleh Kolombia dan sesuatu yang khas tentang Kolombia, seperti sombrero, hammock, rokok tembakau, aguardiente, dll. 

    88910445.jpg

    Mall Cacique

     

    IMG_20150814_130948.jpg

    James aja belanja di sini

     

     

     

     

    IMG_20150814_143824.jpg

    Berandanya Mercado Central

     

     

    IMG_20150814_145656.jpg

    Tukang buah di dalam pasar Mercado Central

     

     

    Untuk yang suka jalan-jalan menikmati keindahan alam atau kegiatan outdoor, Bucaramanga merupaklan tempat yang sangat menarik, kenapa? karena Bucaramanga letaknya dikelilingi pegunungan (cordillera), dan hanya membutuhkan waktu 2 jam untuk tiba di San Gil, pusatnya kegiatan alam di Kolombia. Kamu bisa rafting, parasailing, bungee jumping, air terjun, hiking pegunungan, paramo dan melakukan kegiatan lainnya! Namun, bagian ini akan saya tulis di tulisan berikutnya berhubung Bucaramanga mempúnyai banyak tempat keren yang wajib dikunjungi, hehee...

     

    Bagaimana dengan kampus tempat saya belajar setiap harinya?

    Kampus keren bernama Universidad Autonoma de Bucaramanga atau yang bisa disebut UNAB. UNAB adalah kampus swasta yang paling penting dan terbaik di provinsi Santander. Kampus ini memiliki 3 sede alias headquarter alias gedung kampus. Kampus utamanya terletak di El Jardin (The Garden) yang sangat dekat dengan kawasan Cabecerra, bisa dibilang tempat ini adalah pusatnya keramaian di Bucaramanga. Kampus ini sangat autentik karena dikelilingi dengan hutan, pohon-pohon di dalamnya. Benar-benar eco campus!

    Yang kedua, adalah Centro de Servicios Universitarios (CSU)! CSU ini terletak di Terrazas, dekat kosan saya, yaitu cukup jalan kaki kurang dari 5 menit. UNAB Terrazas ini adalah sport center dan pusatnya ekstrakurikuler mahasiswa. Terdiri dari banyak kelas, laboratorium, lapangan basket, sepakbola, tenis, taman, gym, dan studio musik yang semuanya gratis untuk digunakan. Ini salah satu tempat favorit saya selama di Kolombia.

    Sedangkan yang ketiga namanya Kampus El Bosque (The Forest) yang terletak di kawasan Floridablanca, dekat Cañaveral. Lokasi kampus ketiga ini sangat jauh dari kedua kampus yang sebelumnya saya sebutkan. Kampus ini dikhususkan untuk mahasiswa jurusan kedokteran dan keperawatan, dan letaknya memang sangat dekat dengan rumah sakit-rumah sakit paling penting dan terbaik di Bucaramanga. Silahkan di buka deh video tentang kampusnya..

    unab%2Bel%2Bjardin.jpg

    Kampus UNAB

     

     

     

     

     

     

    12038186_10206851908269931_4119929443271889747_n.jpg

    Wong Indonesia di UNAB

    11254522_10207245440230263_8982704691581570307_n.jpg

    Los Intercambios aka Exchangers

    Ngomong-ngomong soal event, Bucaramanga juga tidak kalah dibandingkan dengan kota lainnya. Bucaramanga juga memiliki komunitas traveling yang asyik. Hanya saja kedua hal berikut akan saya bahas di artikel selanjutnya..hehee...

    IMG_20151006_154637.jpg

     

     

     

     

    IMG_20151006_160800.jpg

    Bucaramanga, Kota Sukacita

     

     

     

    IMG_20150905_165050.jpg

     

    IMG_20150905_173823.jpg

     

     

    IMG_20150908_170706.jpg

     

  17. Tanggal 23 Mei 1990, Indonesia kehilangan salah satu putra terbaik yang pernah menerima penghargaan Bintang Jasa Utama. Pelukis, yang mendapat julukan Grand Maestro dari komunitas Seni di Italia, telah kembali kepada SANG PENCIPTA. :( Lahir di kota udang, Cirebon, tahun 1907, Affandi Koesuma menghabiskan hampir seluruh usianya meneukuni profesi pelukis.

    Sebelumnya ia pernah bekerja sebagai penyobek karcis di salah satu gedung petunjukan di Bandung.  Menekuni pekerjaan sebagai pembuat poster. Keahliannya di manfaatkan bung Karno di masa perjuangan untuk membuat poster-poster propaganda melawan Belanda. Setelah itu ia merasa panggilannya hidupnya sebagai pelukis. :melambai

    • Sebagai putra terbaik ia meraih sejumlah penghargaan sebaaai berikut  :
    • Daftar di bawah ini adalah penghargaan yang ia pernah terima
    • Guru besar kehormatan untuk mata kuliah ilmu seni lukis di Ohio state University, Colombia, Amerika Serikat, 1960
    • Piagam anugerah seni dari Depdikbud 1969
    • Anugerah Doktor Honoris Causa dari University of Singapore 1974
    • Bintang Jasa Utama dari Pemerintah RI 1979
    • Dag Hammarskjold, Penghargaan Kedamaian International 1997 di Italia
    • Pelukis Ekspresionis Baru dari Indonesia dari Koran International Herald Tribune
    • Penghargaan Grand Maestro di Italia

    J 1.jpg

    Kompleks Museum Affandi yang pernah menjadi tempat tinggalnya

     

    J 2.jpg

    berada di salah satu dari 3 galeri di Museum Affandi. Menyempatkan ber-foto di salah satu karya yang di hargai ratusan juta.... woooowwww...... :salut

    Kemudian tercatat pernah melakukan pameran tunggal lukisan karyanya di beberapa negara. Jika di buatkan list-nya sbb :

     :oke

    • Museum of Modern Art (Rio de Janeiro, Brazil, 1966)
    • East-West Center (Honolulu, 1988)
    • Festival of Indonesia (AS, 1990-1992)
    • Gate Foundation (Amsterdam, Belanda, 1993)
    • Singapore Art Museum (1994)
    • Centre for Strategic and International Studies (Jakarta, 1996)
    • Indonesia-Japan Friendship Festival (Morioka, Tokyo, 1997)
    • ASEAN Masterworks Selangor, Kuala Lumpur, Malaysia, 1997-1998)

    J 4.jpg

    Arrandi saat menerima penghargaan Bintang Karya Utama dari Presiden Soeharto (waktu itu). Kesederhaannya masih di wujudkan di acara formal mengenakan sarung. :o

    Meskipun telah tiada namun ia telah meninggalkan warisan yang sangat bernilai, khususnya bagi penggemar seni Lukis. Saat ke Yogya kita bisa berkunjung ke Museum Affandi, yang sekaligus menjadi tempat tinggalnya. Tidak sulit jika ingin berkunjung. Letaknya di jalan Adisucipto 167 Yogyakarta. Sangat strategis di ruas jalan Yogya Solo. Mudah di jangkau kendaraan umum apalagi pribadi. Penikmat seni Lukis dapat berkunjung setiap hari, kecuali hari libur dan Senin pertama setiap awal bulan, mulai pukul 09.00 sampai 16.00.

    Luas museum 3.500 meter persegi  menampung sekitar 300 karya peninggalan lukisan bernilai seni tinggi. Masih terlalu sedikit di banding 2000 lebih yang ia hasilkan semasa hidupnya.

    J 8.jpg

    Salah satu galeri yang kerap di kunjungi rombongan pelajar atau pencinta seni

    Setelah hampir 8 tahun kuliah dan tinggal di Yogyakarta, baru tahun ini mewujudkan keinginan berkunjung ke Museum Affandi. Meski sudah cukup lama mengenal nama besar beliau dari media pemberitaan.

    Ada satu hal yang cukup heran dan kerap kali menjadi pertanyaan. Kenapa lukisan yang, maaf, lebih bagus dari anak sekolahan, justru malah di hargai ratusan juta. Dimana letak value-nya? Apakah karena beliau terkenal bergaya naturalis, ekspresionis, dan romantisme, yang khas, sudah di sejajarkan pelukis-pelukis tingkat dunia. Sehingga lukisannya menjadi begitu mahal?:ngeledek

    J 3.jpg

    salah satu karya lukis ekspresionis. Jika perhatikan ada 3 simbol, yaitu matahari sebagai sumber kehidupan. Tangan simbol untuk terus berkarya. Kaki, simbol untuk terus melangkah menghasilkan yang berguna. Dalem sekali ya maknanya.

     Informasinya, gaya ekspresionis upaya sang pelukis menampilkan gejolak emosi, kemarahan, kesedihan, kegembiraan, melalui suatu tema di atas kanvas. Selain gaya Ekspresionis, dalam seni lukis ada juga gaya/aliran Naturalis, Surealisme, Realisme, Romantisme, Abstrak, Impresionisme

    J 7.jpg

    Makam Affandi dan istrinya di komplek Museum

     

    J 6.jpg

    Salah satu galeri dari 3 galeri di Museum Affandi. kalau tidak ini di galeri 3. Jika kita perhatikan atapnya seperti pelepah daun pisang. Di rancang langsung Affandi yang mengingatkan kejadiaan saat hujan sambil membawa kanvas, ia mengambil pelepah daun pisang sebagai ganti payung untuk menaungi dirinya.

     

    “Rahasia” Keberhasilan

     Beruntung sekali berkenalan dengan Pak Dedi, yang pernah bersama Affandi selama 10 tahun lebih. Menemani saya selama di museum, ia banyak bertutur mengenai sejumlah makna dan keistimewaan lukisan Affandi.

    Sisi kehidupan Affandi sebagai pelukis di tunjukkan dalam 3 simbol. Matahari, tngan, kaki, simbol yang sarat makna filosofis hidup yang pernah ia torehkan di salah satu lukisannya.  Ada matahari, tangan, dan kaki. Allah memberikan Matahari simbol sumber kehidupan yang tidak boleh di lupakan dan selalu harus di syukuri. Simbol tangan untuk selalu berkarya dan menghasilkan sesuatu yang baik. Simbol kaki untuk terus melangkah dan melangkah, berkarya tanpa henti sampai akhir hayat.

    Tidak goyah dengan sejumlah hadiah, popularitas, penghargaan, figur Affandi  tercermin dalam tindakan dan perbuatan yang khas. Memilih hidup sederhana jauh dari kemewahan meski dengan yang ia miliki saat itu mampu memilih bergaya hidup eksklusif. Pak Dedi bertutur selama hidupnya Affandi suka merendah, humanis, tidak sombong, tipikal yang lain. Meski sudah melalang buana tetap ia tidak lupa dengan makanan kesukaannya, yaitu nasi dengan tempe bakar. :tercengang

    J 5.jpg

    Selama 3 jam di Museum Affandi saya di temani pak Dedy, yang pernah bersama Affandi selama 10 tahun. Dari beliau lah saya belajar dan jadi tahu dimana ciri khas karya Affandi. Jujur aja kalau tidak ada penjelasan bingung banget

     

    J 10.jpg

    Karya bercorak ekspresionis. Cukup membingungkan jika kita tidak paham. Seakan cuma oret-oret-an biasa. Padahal karya ini luar biasa

     

    Memiliki perhatian dan kepekaan dengan alam lingkungan sekelilingnya. Tidak jarang tidak jarang ia tuangkan dalam lukisan. Karya lukis berjudul : Dead in My Hand  tahun1945, Fallen Plant in a Race Field tahun 1975, Parangtritis at Night tahun 1984, barulah sebagian kecil bukti persahabatan dengan alam sekelilingnya.

    J 9.jpg

    Salah satu karya berjudul "dead in my hand", tahun 1945. Meng-ekspresi-kan kegusaran terhadap perilaku tentara jepang yang gemar menembaki burung. Lalu ada se-ekor burung yang sekarat, di ambil dalam genggaman tangan Affandi dan meningggal.

    Baik semasa ia hidup maupun telah tiada figur itu masih bisa kita rasakan saat berada di Museum Affandi. Ia memilih rumah tinggal sekaligus untuk berkarya di pinggir Sungai Gajahwong. Lingkungan yang bersahabat dengan alam, memberikan kesan suasana asri, sejuk, tenang. Sama sekali tidak ada kesan mewah meski di dalamnya menyimpan karya yang bernilai ratusan juta rupiah.

    J 11.jpg

    Sepeda favoit Affandi. Meski mampu beli motor terbaru di jamannya, ia tetap memilih naik sepeda dan mobil tua kesayangannya

    Melalui karya seni Affandi menyatakan syukur kepda SANG PENCIPTA atas karunia bakatnya. Tidak lupa ia ungkapkan rasa syukur dengan terus berkarya dan memberikan yang berharga bagi dunia seni lukis negeri ini.

    J 12.jpg

    Karya terakhir Affandi yang belum tuntas karna saat itu kena stroke. Setelah itu ia tidak mampu lagi melukis.

  18. udah lama ughaaa aku tak tulis2 blog. and now aku kan kembali pada dirimu, tapi kau jangan nakaaaaaaaaal #eeaaa

    2016, tahun dimana kaki masih sayang banget sama gunung, karena daripada sayang kamu tapi gak dibales, yhaa mending sayang sama gunung aja. dan impian untuk menginjakkan kaki di gunung tertinggi di Pulau Jawa terus menggebu-gebu, layaknya pengantin baruuuuu macam momod kitaaa, yaudin lah, nekat buat naik kesana. karena perlu 5 hari untuk mewujudkan impianku ituuuuh, maka dipilihlah pas Lebaran 2016, biar gak usah cuti lama dan kebetulan gak merayakan juga. setelah seleksi alam, maka terpilihlah 1 prinses dan 3 dayang-dayangnya buat naik Semeru.

    yha, semua di planing untuk 4 orang, tapi ternyata kenyataan kadang gak sesuai harapan. manusia boleh berharap, tapi Tuhan jua lah yang menentukan. sama kayak jodoh, kamu mau nya sama dia, etapi Tuhan bilang dirinya bukan untukmu, kadang sakit emang. karena kesempurnaan hanya milik Tuhan, uopoooooh :tersipu

    karena drama BREXIT tahun lalu, maka 2 dayangku yang naik bus dari Jakarta menuju Malang, belum datang juga sesuai tanggal dan jam yang kita sepakati diawal. dan setelah ditanya, mereka masih jauh dan kemungkinan baru sampai besok. panik? iya! mau gimana lagi, nunggu mereka gak mungkin, karena pas Lebaran, dimana-mana tiket udah habis, mau gak mau kami harus naik duluan, supaya turun tepat waktu. tapiiiiiiiiiii kebayang capeknya karena cuma berdua doang. capek? yaa iyalah. mana ada naik gunung gak capek. eee kecuali bromo yhaa, yg udah di fasilitasi sedemikian rupa hingga kaki kamu bisa dikurangin capeknya. dimana-mana naik gunung itu gak ada yang gak capek. yaudin, mengambil slogan salah satu fans persepakbolaan Indonesia, BONEK!

    20160704_170204.jpg

    Maka dimulailah perjalanan ini. 4 jam dari Ranupane ke Ranukumbolo, ngecamp dimari. besoknya melanjutkan perjalanan ke Kalimati, 4 jam juga. lewatin Tanjakan Cinta yang katanya kalau kamu gak nengok belakang sambil mikirin manusia yang kepadanya hatimu ingin dititipkan, maka niscaya perjalanan cinta kamu akan mulus, semulus wajahnya Raisa. gak bisa wooooooy, boro2 mikirin gebetan nih yaaa, lihat tanjakan yang gitu aja udin bikin engap. ahahaa sampai di Kalimati, ngecamp lagi disini, dan bersiap untuk summit dini hari.

    20160707_051257.jpg

    20160705_110248.jpg

    Sebenarnya, batas pendakian hanya sampai Kalimati saja. etapi yaa namanya nax muda, tetep aja yaa kayaknya kok gak afdol aja kl gak sampai Mahameru. 6 jam summit dengan napas senen-kemis, dan akhirnya ini mata berkaca-kaca karena bisa sampai disini. prinses terharu, prinses berasa bahagia banget sampai sini. dan tiba-tiba semua kegalauan hilang begitu saja, terhibur sama pemandangan yang indaaaaaaaah banget. setelah drama itu, akhirnya kepikiran lagi, gimana turunnya? yaudahlah dipikir entaaaaaaar!

    1468237489972.JPEG

    BHAY!

     

  19. Hola Deffa Here!!!

    Akhirnya menulis lagi setelah lama vakum, maklum lah pengantin baru aaayyyyeeeyyy :P 

    Kali ini mau membuat review tentang sebuah penginapan berupa Villa yang saya dan istri gunakan ketika menjalani Honeymoon November 2016 kemarin di Bali, tepatnya di Ubud. Namun sebelum nya ada yang unik dari pemilihan villa yang bernama Villa Tegal Tis ini, karena di kasih GRATIS loh, beneran gratis sebagai hadiah pernikahan dari salah satu member forum ini juga yaitu mba @Vara Deliasani kira-kira begini lah percakapan kami sebelumnya:

    Quote

    Vara: Mod kamu honeymoon jadi nya kemana?

    Saya: Ke Bali mba, 1 minggu, mau ngadem di area utara Ubud dan Kintamani

    Vara: Nah, saya bookingin buat yang di Ubud ya, buat kado pernikahan neh

    Saya: Wah beneran mba, makasih banyak, boleh banget hehehe

    Singkat cerita mba Vara langsung memberikan saya kode booking dari Agoda berupa 1 malam menginap di Villa Tegal Tis di Ubud. Saya dan calon istri senang banget dapat kabar ini dan langsung cek ke website Agoda penampakan Villa nya dan ternyata keren banget.

    Villa Tegal Tis Ubud

    IMG_20161124_101138.jpg

    ALAMAT

    Alamat: Br. Tibe Kauh, Melinggih Kelod, Payangan,Ubud-Gianyar, 80571, Bali
    Phone: +62 82 236204086 / +62 81 220175795
    E-mail: info@tegaltisubud.com
    Reservation: reservation@tegaltisubud.com

    Sebenarnya tidak lah sulit menuju ke Villa Tegal Tis di Ubud ini, namun saya sarankan lebih baik menyewa mobil atau motor sendiri (kalau bisa nyetir) tapi saya rasa semua driver atau taksi di Bali tahu kok lokasinya. 

    Namun yang unik adalah karena berada masih di Jalan Raya Ubud-Gianyar dan harus masuk ke area Desa Adat jadi mungkin agak sedikit membingungkan arahnya. Inti nya lokasi nya tidak di pinggir Jalan Raya. Tapi, Google Map sangat membantu dan akurat.

    tegaltis1.jpg

    HARGA

    Sebenarnya saya tidak tahu berapa harga tepatnya karena saya di berikan menginap semalam secara Gratis hehehe.

    Di Agoda tertulis untuk semalam di One Bedroom Pool Villa seharga Rp. 462.810 (weekdays), sudah termasuk Sarapan Pagi untuk berdua. Iini worth banget deh, walaupun tulisan nya Pool Villa namun pool nya tidak private ya melainkan Shared Pool, tapi cukup bagus kok.

    FASILITAS

    Fasilitas yang di dapatkan untuk kamar One Bedroom Pool Villa:

    • Paviliun Villa 30m2
    • Queen Size Bed
    • Meja dan Kursi
    • Air conditioner 
    • TV  LCD
    • TV Kabel
    • Lemari
    • Private Bathroom with Bath Tub
    • Handuk + Bath Robe
    • Free Wifi
    • Complimentary Mineral Water
    • Hair Dryer
    • Sarapan

    IMG_20161123_181512.jpgIMG_20161123_180517_HDR.jpgIMG_20161123_180737_HDR.jpg

    REVIEW

    Pertama tiba resepsionis sangat friendly, dengan langsung memberikan welcome drink dan mengurus semua keperluan Check In dengan cepat, sebelum nya saya sudah email-emailan kalau akan tiba agak sore, dan mereka sudah ready.

    IMG_20161123_175755_HDR.jpg

    Saya dan istri sangat suka dengan konsep Private Villa nya, walaupun lokasi nya yang sebenarnya agak unik dan sedikit membingungkan, apalagi di tambah jalan masuk ke parkiran nya yang sempit banget, bagi kalian yang membawa mobil sendiri, hati-hati ketika masuk ke area parkiran nya, bisa-bisa jeblos ke sawah hehehe.

    IMG_20161124_111515_HDR.jpg

    Shared Pool nya juga asik banget, walaupun tidak begitu besar, namun di buat dengan nuansa Infinity Pool, yang langsung terlihat indah nya kehijauan dari pemandangan kebun di sebelah Villa ini.

    IMG_20161124_100406_HDR.jpgIMG_20161124_101100_HDR.jpg

    Kemudian, satu hal yang unik adalah Breakfast in Bed yang sebenarnya jarang saya lakukan, namun karena sedang Honeymoon, pihak villa pun menyediakan menu nya yang berupa Nasi Goreng dan Aneka Roti.

    IMG_20161124_083605.jpg

    FYI, mereka juga menyediakan Free Shuttle PP dari Ubud – Villa loh, jadi kalian yang gak bawa kendaraan bisa datang dengan nyaman.

    Jadi jika kalian memang ingin mencari suasana yang tenang dan nyaman selama liburan Bulan Madu (Honeymoon Days), Villa Tegal Tis ini cocok banget loh, recommended by me and my wife.

    Dan tentunya tak lupa Special Thanks to mba @Vara Deliasaniatas Wedding Gift nya yang super ini. :D

    IMG_20161124_102105_HDR.jpg

  20. Hai namaku Dony, Seorang Pria Jelek  yang hobinya keluyuran mencari surga di seluruh pelosok nusantara. aseek..... :D Oke kali ini saya akan sharing sedikit mengenai kisah perjalanan saya kemarin ke Pulau Lombok.. salah satu destinasi yang masih saya ingat betul adalah ketika berkunjung ke kampung Sasak Ende.

    dusun-ende-sasak-aditya-wardhana-5.jpg

    Kampung Sasak Ende ialah salah satu perkampungan khas suku sasak yang masih terjaga kelestariannya. Layaknya desa wisata, kampung Sasak Ende ini juga menyimpan ragam tradisi dan budaya. Hamparan sawah yg luas serta keramah tamahan masyarakat lokal semakin menambah nikmatnya suasana tempat ini.
    Lokasinya pun sangatlah strategis, hanya membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit ke arah selatan dari Bandara Internasional Lombok.
    Sesampainya disana, saya disambut oleh para pemuda pemuda desa yang bertugas menjadi pemandu lokal. Sebut saja dae kidim, salah satu pemandu lokal yang saya temui disana. Dia mengantarkan saya berkeliling sembari menjelaskan semua informasi mengenai desa ini. Mulai dari bangunan bangunan perumahan sampai dengan adat istiadat nenek moyang yang masih di lestarikan
    Tak lupa pula saya sempatkan untuk memasuki salah satu rumah warga disana. Sungguh sangatlah sederhana, rumah hanya dilapisi kotoran sapi sebagai lantai, pagar bambu sebagi pelindung dinginnya malam serta daun ilalang kering sebagai penutup atap perumahan.

    *Bagaimana bisa mereka tidur di tempat seperti ini, salah satu pikiran dangkal yang sempat bergeming di pikiran saya. Sembari mendengar penjelasan dari dae Kidim barulah saya mengerti, Ternyata maksud dan tujuan mereka bukan tidak beralasan, akan tetapi mereka meyakini kalau rumah seperti ini baik untuk kesehatan. Seperti halnya lantai dari kotoran sapi mampu mengusir nyamuk secara alami dan juga perumahan yang terbuat dari bahan ringan lebih sedikit resikonya terhadap gejala alam seperti gempa bumi. Hebatkannn ****

    Keramah tamahan masyarakat lokal di tempat ini memang sangatlah luar biasa, hampir setiap orang yang saya temui selalu menyapa dengan senyuman. Tak terkecuali ibu ibu lanjut usia (lupa namanya) bahkan mengajak saya untuk selfie bareng. Biar udah nenek nenek tapi tetep harus kece depan kamera** 

    Waktupun mulai beranjak sore, saya memutuskan untuk kembali pulang, walaupun dalam hati ini enggan untuk melangkah keluar, namun apa daya sudah tidak memungkinkan karena waktu berkunjung hanya bisa sampai hari menjelang malam...
    Sungguh perjalanan yang menyenangkan dan sulit untuk di lupakan, kampung sasak Ende ini rekomendasi banget buat kalian para travelers yang ingin merasakan perjalanan yang sarat akan nilai budaya dan ingin mengenal lebih dekat masyarakat lokal suku Sasak

  21. Kita berada di salah satu negara dengan iklim tropis, sehingga kelembapan udaranya sangat tinggi dan meningkat pada saat musim hujan. Penyimpanan tas di dalam ruangan tertutup dan ber AC terkadang membuat jamur sangat mudah sekali untuk tumbuh, hal ini tentu saja sangat merugikan apalagi sampai menyerang tas kulit kesayangan kita.

    Selain merusak bagian kulit, jamur juga bisa membuat bau yang tidak sedap di tas kita. Namun permasalahan tersebut tidak perlu di khawatirkan, hal ini bisa di hindari apabila dilakukan perawatan dan pengecekan secara rtuin.

    Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah periksa terlebih dahulu tas dari tempat atau lemari penyimpanan minimal sekali dalam per 2 minggu. Setelah itu gantung tas tersebut di luar ruangan selama beberapa jam.

    Sebaiknya dilakukan pada siang hari dan jangan sampai terkena sinar matahari langsung. Jika terdapat beberapa spot jamur, bersihkan dengan menggunakan kain putih bersih, untuk kulit suede dapat digosokkan perlahan dengan menggunakan sikat gigi atau sikat yang bulunya halus.

    Setelah itu simpan kembali tas tersebut ke dalam bag kain. Jangan lupa untuk memasukkan sillica gel kedalam tas tersebut, tujuannya agar furing dalam tas tidak berjamur. Usahakan agar handle atau tali tas kamu tidak menyentuh langsung dengan bagian body tasnya.

    Bagaimana Agar Tas Kulit Selalu Tampil Baru ?

    Agar tas kulit kamu tetap kelihatan baru dan tidak mudah rusak, simaklah tips dan cara merawat tas kulit berikut ini :

    1. Jauhkan dari Air

    Selama kamu mempunyai tas kulit, kamu harus bisa merawatnya serta menghindarinya dari hal-hal yang dapat membuatnya menjadi cepat rusak atau bahkan cepat pudar warnanya. Oleh sebab itu ketika kamu selesai menggunakannya, jangan pernah kamu menyimpan tas di lantai atau bahkan tempat yang lembab. Bagaimana kalau misalnya tas tersebut sudah terlanjur terkena air ? 

    Kamu harus segera membersihkan dengan sikat halus dan lap kering. Kamu juga bisa menggunakan sabun khusus untuk kulit atau krim pembersih khusus untuk kulit tas kamu. Keduanya bisa kamu peroleh di toko-toko terdekat.

    Agar lebih mengkilap, gosoklah dengan menggunakan kain yang lembut. Setelah itu jangan biarkan tas tersebut disimpan terlalu lama. Sebab dapat menimbulkan bau apek dan bejamur ketika kamu menyimpannya terlalu lama. Intinya kalau tasnya tidak dipakai, simpan saja di dalam lemari kemudian dibungkus dengan menggunakan kardus atau biasa yang disebut dengan dust bag, yakni khusus untuk menyimpan tas kulit agar tidak mudah rusak serta berjamur.

    2. Hindari dari Sinar Matahari

    Sinar matahari juga bisa menjadi salah satu penyebab rusaknya permukaan kulit pada tas kulit kamu. Tas kulit akan mudah menjadi rusak dan menyebabkan kulit tersebut menjadi meleleh dan bahkan warnanya bisa memudar. Bayangkan saja ketika kita lama-lama terkena sinar matahari, maka cepat atau lambat kulit kita akan terlihat lebih kusam dan hitam.

    Nah begitu juga dengan tas kulit, ketika terlalu lama dibiarkan terkena sinar matahari maka tas kulit akan mudah rusak. Agar tas kulit lebih tahan lama dan awet kamu hanya perlu berpikir mengenai bagaimana caranya untuk menghindari tas tersebut dari sinar matahari secara langsung. 

    Nah itulah beberapa tips untuk merawat tas kulit agar terlihat seperti baru dan tidak mudah rusak.

  • Blog Statistics

    570
    Total Blogs
    1,663
    Total Entries