• entries
    94
  • comments
    748
  • views
    2,875

About this blog

jalan jalan , yes

santai , yes

ikut campur privasi orang lain , no

dicampurin privasiku oleh orang lain, no

Entries in this blog

Hartono Hasian

 

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/26/pattaya-jp-villa-hotel-pattaya-dengan-harga-hanya-rp-200-ribuan-dapat-kolam-renang-edisi-bangkok-pattaya-bersama-iam-11/

pagi pagi bangun, sarapan di hotel JP Villa pattaya yang hanya bertarif Rp.200 ribuan permalam, setelah sarapan, kami siap siap check out dari hotel, dan akhirnya berangkat lah kami ke tempat wisata berikut nya

hoops, ternyata bukan tempat wisata berikutnya yang kami datangi, tapi sebuah tempat penjualan berlian, disini anda bisa membeli batu batu berharga, barang kulit, pakaian dan oleh oleh, tapi harga tentu beda dengan harga di kaki lima , hehehhe

pertama sekali kami diajak naik kereta buat keliling goa buatannya, yang menceritakan proses pembuatan batu batu tersebut, tiap kereta muat sekitar 12

index

pertama akan melewati yang cerita bagaimana mengambil batu batu tersebut, terus di proses menjadi batu permata/berlian, hebatnya , penjelasan pakai audio dengan berbahasa indonesia.

IMG20170603082520
IMG20170603082728

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Thailand memang luar biasa, untuk wisatawan mancanegara ke thailand, mereka di manjakan dengan penggunaan bahasanya, sampai dengan saat ini,wisatawan terbesar yang berkunjung ke Thailand adalah  Tiongkok ,jadi jangan heran, dimana mana, selain petunjuk yang menggunakan bahasa Thailand , maka banyak juga yang menggunakan karakter mandarin, dimana mana lokasi wisata, selalu ada karakter mandarin, Thailand benar benar memanfaatkan secara sempurna menyambut booming wisatawan dari Tiongkok.

untuk tahun 2016 saja , Thailand berhasil menjaring 32 juta wisatawan asing , bandingkan dengan Indonesia yang hanya berhasil menjaring hanya 1/3 dari thailand, yaitu kira kira 11 juta lewat dikit, sedangkan Bangkok menjadi kota terbanyak yang dikunjungi oleh wisatawan asing sepanjang tahun 2016 , mengeser sang juara tahun sebelumnya London

kembali ke topik, perjalanan selanjutnya adalah melihat bagaimana orang mengasah , tapi lihat masih dalam kereta yang berjalan, akhirnya sampailah kami di satu ruangan besar, pertama sekali turun dari kereta adalah melihat pegawai lagi bikin cincin, kalung, dll , seperti yang biasa saya lihat di toko mas yang bisa membuat langsung di toko (bukan toko yang hanya menjual barang sudah jadi), tidak ada yang istimewa, maka sampailah kita di area display , wilayah yang penuh promosi dari marketingnya, dan wilayah untuk merayu anda membeli, kalau saya sih, hanya sambil lewat, melihat orang lain membeli, ada yang beli sampai 300 ribuan THB loh, berapa kalau di rupiahkan ya, 100 jutaan bo, ada satu ibu ibu pakai bahasa indonesia, katanya oh, cuma puluhan juta, gila, hahhahhaa

disaat teman teman lagi melihat lihat, saya jalan terus, sambil pura pura lihat harga harga nya, ngak kejangkau kantung ku, jadi cukup melihat, sambil berselfie ria

IMG20170603084505
IMG20170603092348

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

disaat lagi santai, sambil tunggu yang lagi lihat lihat di dalam atau lagi belanja, saya lihat ada counter jual jam tangan, tapi harganya ternyata ngak beda sama di pasar baru, ngak jadi beli deh (diam diam ya, sebenarnya ngak cukup duit buat beli, hehehehe)

akhirnya karena kelamaan tunggu, ada teman yang lagi belanja, kami putuskan , kami berangkat ke lokasi selanjutnya, sedangkan teman tadi akan di antar oleh orang gems discovery ketemu di lokasi kami selanjutnya

lama juga disini, hehehehe, kalau tempat wisata, buru buru, kalau tempat belanja, lama lama, ya, itu resiko ikut tour dimana saja sama

sampai jumpa

Hartono Hasian

https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/25/pattaya-3d-art-museum-pattaya-tempat-foto-3-dimensi-edisi-bangkok-pattaya-bersama-iam-10/

setelah di usir dari 3 D art in paradise, tempat foto 3 dimensi, kami langsung ke hotel, check in dan tidur

hotel ini adalah hotel yang terletak di Alamat: 185/33 Moo 6, Soi. Phothisan, Naklue, Banglamung, North Pattaya, Chon Buri 20150, Thailand Telepon: +66 38 727 470.

jika anda ingin nginap di hotel yang jauh dari hiruk pikuk pantai dan butuh ketenangan, maka hotel ini boleh menjadi pilihan, karena letaknya jauh dari pusat keramaian

staff yang ramah, dan hotel yang lumayan bersih dengan harga sekitar THB 500 an (kurs 400) , anda boleh menikmati fasilitas yang ada kolam renang yang cukup besar, kamar tidur ber ac, dan tempat tidur yang tenang

159137_16062811370044170513
 
IMG20170603074746

 

 

 

 

 

 

 

 

untuk ruang tidur , lumayan lega juga, sarapan paginya juga ok, dan pegawainya selalu mengingatkan tamu untuk taruh sendok yang untuk ambil sayur/nasi di tempat semula, tadinya saya kirain orangnya ngapain , ngomong up and down terus, pas saya ambil, saya baru tahu maksudnya, hehehehhe

ruang makan juga cukup besar, dan makanan masih ok lah, untuk hotel seharga hanya 200 ribuan kalau dikurskan ke rupiah

IMG20170602220742

setelah sarapan, kami segera berangkat ke lokasi berikutnya.

Hartono Hasian

 

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/24/pattaya-colosseum-pattaya-show-show-kolosal-dan-nyanyian-yang-bikin-kaget-apa-itu-edisi-bangkok-pattaya-bersama-iam-9/

setelah dari nonton tarian dan nyanyian “shemale” , kirain saya , kami akan segera pulang ke hotel , tetapi ternyata masih ada 1 tempat yang akan dikunjungi, yaitu 3D art museum pattaya.

sampai di lokasi sudah malam, sudah hampir jam 20.00, tetapi melihat bahwa jam tutup adalah jam 22.30, jadi kita santai santai saja foto nya

lokasi ini adalah lokasi yang merupakan gambar gambar 3 dimensi, dimana kita foto di depan lukisan, tapi jadinya seperti kita dilokasi asli, dulunya sangat heboh, tapi karena saat ini dimana mana sudah ada, jadi kehebohan juga sudah berkurang, di jakarta di ancol beach city juga ada, di yogya juga ada https://balebaleku.wordpress.com/2015/07/08/yogyakarta-de-mata-trick-eye-museum/ , jadi sebenarnya ngak heboh heboh amat lagi, tetapi karena ini paket tour, jadi masuk saja

saya tidak terlalu berkeinginan yang kuat untuk foto disini, jadi foto foto beberapa untuk kenangan saja, toh lukisannya sama di yogya dan ancol juga beda

tetapi kalau anda pergi sendiri, tidak perlu lah ke lokasi ini, mahal tiketnya , THB 500 untuk dewasa dengan kurs 400 rp / THB , selain itu, jam 21.30 lewat dikit, kami sudah di usir usir, disuruh cepat keluar, padahal jam tutup jam 22.30, yang lebih konyol, karena kami masih bandel foto foto, maka lampu nya mulai di matikan satu persatu, sangat tidak bersahabat penjaganya

IMG-20170602-WA0072
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
IMG-20170602-WA0069

 

 

 

 

 

 

 

 

IMG20170602212632

 

 

 

 

Hartono Hasian

 

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/23/pattaya-pattaya-floating-market-edisi-bangkok-pattaya-bersama-iam-8/

karena ada yang nyasar, jadi bus kami berangkat dari Pattaya floating market terlambat 15 menit, sehingga kami buru buru menuju colosseum pattaya show, bus masuk area parkir sudah jam 18.15 menit, saya lihat jam di hp ku, sehingga turun dari mobil, saya buru buru jalan cepat paling awal, ambil tiket, dan segera masuk ruang pertunjukan, pertunjukan telah dimulai, tiket tertulis jam 18.00 mulai, tour guide utama cukup baik hati juga, katanya baru mulai, paling 5 menit, padahal dia hanya berbohong, supaya kita ngak kesal, acara selesai jam 19.30 tepat, artinya pertunjukan adalah 1,5 jam.

IMG20170602181230

sebenarnya kami akan nonton show di alcazar, tapi dengan alasan bahwa tempat tersebut sudah penuh, sehingga kami di alihkan nonton di colosseum ini, katanya pertunjukan sama, tapi disini kami di up grade di kelas VIP, saya juga tidak tahu benar ngak ini VIP, karena ditiket tidak tertulis, yang pasti , kami duduk di baris tengah, bukan samping, dan cukup eye catching ke panggung.

lokasi collosseum lebih jauh dari pusat keramaian di banding alcazar, tapi gedungnya cukup megah, dan katanya adalah yang paling baru

IMG20170602191607

pertunjukannya adalah tarian kolosal dan nyanyian yang di perankan oleh  “shemale” , pertunjukan tidak jelek jelek amat, sebagai hiburan ok lah

IMG20170602181035

terus apa yang bikin kaget dan apa hubungan dengan kursi VIP, seperti cerita di awal tulisan ini, karena tidak jadi nonton di alcazar, jadi kami di ajak nonton disini, dengan kompensasi kursi VIP, nah, kursi VIP itu lumayan dekat ke pangung, dan karena pas sampai, saya paling duluan ambil tiket tontonan, maka saya dapat kursi yang dekat lorong sebelah kiri.

disaat si “shemale” lagi nyanyi, dia turun ke penonton untuk menyapa penonton satu persatu, pas lagi nyanyi disebelah ku, nyanyian lipsyn nya ok lah, pas lagi mau naik ke lebih atas lagi ke penonton di belakang saya, kirain saya dia sudah naik, tapi tiba tiba dia agak  tunduk, terus menarik kepala saya, dan kepala saya ditaruh di “payudara” dia, antara kaget dan bingung, saya cuma bisa ketawa saja, tapi sayang sekali, kejadiannya sangat mendadak, sehingga teman saya juga tidak keburu foto.

kalau saya masih ok, yang beberapa baris di depan saya, waktu penyanyi lain turun pangung juga , tiba tiba penonton yang beberapa baris dibawah saya, di kursi VIP juga, mau dicium sama penyanyi “shemale” tersebut , mengerikan , untung orangnya langsung tunduk sambil tutup pakai tangannya,  makanya, kenapa lain kali jangan beli tiket duduk paling pinggir dan di VIP, tapi oh ya, katanya tempat duduk tidak bisa di pilih, cuma ada 2 kelas, Deluxe dan VIP, lain kali mending beli deluxe saja, ehhehe , harga VIP THB 1.000 dan harga deluxe THB 800, itu harga sebelum diskon, kalau beli di web dan beli dimuka, harga akan lebih murah.

tapi secara keseluruhan, cukup menghibur, setelah selesai nonton show tersebut, ternyata di luaran sedang hujan, sehingga para pemain yang melayani penonton yang ingin foto cuma bisa di indoor, biasanya di outdoor, karena di indoor yang sempit, saya juga tidak bernafsu lihat ke dalam, dan langsung naik bus, untuk acara berikutnya

IMG20170602181035.jpg

IMG20170602181108.jpg

IMG20170602181910.jpg

Hartono Hasian

 

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/22/pattaya-laser-buddha-edisi-bangkok-pattaya-bersama-iam-7/

setelah dari laser buddha, dan tidak jadi turun di silver lake, kami lanjutkan perjalanan ke pattaya floating market

IMG20170602115030

pintu gerbang floating market ini bentuknya seperti perahu, bagus juga sih, jadi walau bis belum berhenti, tangan ini sudah gatal untuk mengambil foto tersebut, ini dia fotonya yang diatas

pattaya floating market merupakan salah satu pasar penjual oleh oleh, pakaian, makanan minuman, sebagian dari penjual tersebut menjual di atas perahu, selain makanan yang mengiurkan, ada juga berbagai macam produk oleh oleh yang bisa dibawa pulang

IMG_20170623_212246

 

saat kami sampai di lokasi ini, mengingat daerah yang lumayan besar dan banyak belokan, maka tour guide mengingatkan kami, supaya pada saat masuk, dilantai ada tanda panah, untuk tanda panah merah, artinya itu arah masuk , sedangkan bila mau keluar, ikutin saja tanda panah hijau, maka anda akan sampai ke pintu keluar, pemberitahuan itu sempat diulang sebanyak 2 (dua) kali.

didalam banyak sekali toko baik di perahu maupun bukan di perahu, termasuk makanan aneh seperti dibawah ini, jika foto, diminta bayar 5 BTH kurs 400/ rupiah, tetapi jika beli, 10 BTH, tetapi dengan cara melihat ada orang indonesia beli makanan, terus pura pura temannya, saya foto saja makanan ini, jadi gratis,

IMG20170602165802

disini saya juga membeli minyak angin vapex, dimana minyak angin ini di indonesia sudah tidak dijual lagi, jadi mesti beli di thailand

setelah jalan jalan, maka pada waktu yang ditentukan, saya sudah menunggu di depan pintu keluar, dan satu persatu anggota rombongan juga sudah kumpul, karena waktu mepet dengan akan nonton show banci

tetapi setelah di hitung hitung, ternyata masih kurang 3 orang, akhirnya di telepon sana sini, ternyata 3 orang itu nyasar, yang tadi dikasih tahu bahwa keluar lewat tanda panah hijau, mereka ngak tahu ikut tanda panah yang mana, karena kata mereka , mereka ikut tanda panah orange, saya hanya melihat warna merah untuk masuk, dan warna hijau buat keluar, 3 orang itu ternyata nyasar sampai ketemu tentara, perlu di ketahui, thailand sebenarnya masih memperlakukan keamanan yang ketat, karena perdana menteri masih di jabat oleh tentara

akhirnya teman yang berbaik hati dan tour guide masuk lagi mencari 3 orang itu, dan ketemu lah 3 orang itu,tetapi waktu buat nonton show jadi telat 15 menit, sayang sekali, waktu nonton show tersebut, terdapat 1 kejadian yang membuat saya lain kali nonton, ngak mau di samping atau bagian depan lagi, mending di dalam dan bagian belakang, kejadian yang shock, tunggu cerita pada kisah selanjutnya ya

ingat , kalau ke pattaya floating market, tandah panah merah untuk masuk, tanda panah hijau buat keluar, jangan salah ya, biar ngak nyasar, apalagi ikut yang orange, hahaha

IMG20170602162211.jpg

IMG20170602162343.jpg

IMG20170602163910.jpg

IMG20170602171418.jpg

Hartono Hasian

 

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/21/pattaya-nongnooch-pattaya-garden-and-resort-edisi-bangkok-pattaya-bersama-iam-6/

setelah dari taman gadis manis, sebenarnya kami segera melucur ke laser Buddha, oh ya, sebelum lupa, sebelum sampai nongnooch si gadis manis , kami sempat melewati satu tempat wisata rumah terbalik, tapi kami ngak sempat mampir kesini , mungkin lain kali kesini lagi, atau ada yang sudah pernah ?

IMG20170602152609

setelah melalui perjalanan yang tidak terlalu jauh, sampailah kami di lokasi laser Buddha

IMG20170602153505

menurut cerita tour guide utama kami, laser buddha ini pembuatan awalnya dengan menggunakan tentara , dengan melukis terlebih dahulu di bukit itu, setelah itu baru di laser sesuai dengan lukisan tersebut, dan lukisan yang sudah di laser tersebut baru di lapis emas, , pas ditanya berapa banyak emasnya, cuma bisa dijawab, tidak terbatas, karena berapa lama sekali akan di tambah lagi emasnya

di lokasi ini hanya bukit ini saja yang menjadi perhatian, sedangkan taman sekitar kurang terawat dan kurang bagus, jadi wisatawan kalau kesini, hanya bukit ini yang jadi perhatian, masuk kedalam tidak ada yang periksa tiket, jadi kesimpulannya gratis, tanpa tiket, cuma ada kotak dana , jika anda berkenang, anda bisa masukin dana, bebas, tidak wajib

mengingat udara yang sangat panas, kami hanya sebentar saja disini, fotopun terburu buru, bayangin saja, udara 36 drajat celcius, tanpa angin, dan di luar ruangan, luar biasa panasnya

Laser Buddha yang dibangun dengan dilukis, terus dipahat  menggunakan teknologi laser berlapis serpihan emas mempunyai  tinggi 130 meter dan lebar 70 meter

karena ngak kuat panas, kami buru buru meninggalkan tempat ini, sebenarnya masih ada satu tempat lagi yang akan kami kunjungi, yaitu taman anggur silver lake, kami sudah sampai ke tempat parkirnya, tapi mengingat panasnya matahari, jadi kami batalkan turun di lokasi ini, dan lanjut ke lokasi lainnya

IMG20170602155325

saran : jika memungkinkan lebih baik ke laser buddha itu pagi pagi, atau agak sore, karena jam buka lokasi ini adalah jam 06.00 sampai dengan jam 18.00 , jika tidak, wow, pasti panas sekali, karena lokasinya terbuka semua

IMG20170602152607.jpg

IMG20170602153507.jpg

IMG20170602153516.jpg

IMG20170602153708.jpg

IMG20170602153716.jpg

IMG20170602155205.jpg

IMG20170602155212.jpg

IMG20170602155220.jpg

Hartono Hasian

 

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/20/pattaya-big-bee-farm-madu-royal-jelly-dan-bee-pollen-edisi-bangkok-pattaya-bersama-iam-5/

setelah dari belanja belanja madu, royal jelly dan bee pollen, kami langsung menuju nongnooch pattaya garden and resort, Nong Nooch Garden Pattaya  merupakan area taman yang besar nya luas pake banget. Selain taman yang beraneka ragam, ada juga atraksi Thai Cultural Performances dan Thai Elephant Show, Nongnooch sendiri mempunyai  arti gadis manis

IMG20170602120726

tujuan kami pertama kesini adalah makan siang, makan siang yang disajikan prasmanan, masakannya cocok dengan lidah saya, makan direstoran yang dekorasi seadanya, katanya ada yang VIP, ngak tahu sih , VIP kayak gimana , hehehhee

IMG20170602125527

setelah makan, kami langsung lanjut foto foto sebentar

IMG20170602120532
IMG20170602130342

 

 

 

 

 

 

 

sayang sekali, kami ngak sempat keliling tamannya, selain karena udara yang sangat panas (36 drajat celcius), kami juga diburu waktu untuk nonton show tarian / atraksi tradisional dan nonton show gajah

IMG20170602131446

tontonan tarian dan atraksi nasional menurut saya kurang menarik, saya sampai hampir tertidur, heheheh,

IMG20170602133733
IMG20170602135136

 

 

 

 

 

 

 

 

setelah tonton atraksi tradisional, kami lanjut ke atraksi gajah, disini gajah bisa main bola, bisa berhitung, dan lain lain, walau atraksi ini juga kurang menarik, tapi lebih bagus dari yang tradisional, gajah gajahnya sih pintar, kalau kasih pisang sama duit, dia pilih duit, hehehhehe, kalau kasih duit yang 10 bath dan 50 bath, dia pilih 50 bath, entah karena ada arahan sang pawang, atau memang pintar begitu,

selain itu, penonton juga bisa memberi pisang di tempat pertunjukan untuk beri makan pada gajah, dan penonton juga bisa foto bersama gajah gajah tersebut

IMG20170602142015
IMG20170602142256

 

 

 

 

 

 

 

sayang sekali, kami tidak sempat keliling tamannya, lain kali kesini lagi ah, untuk keliling tamannya

IMG20170602115742.jpg

IMG20170602120437.jpg

IMG20170602120450.jpg

IMG20170602120510.jpg

IMG20170602120531.jpg

IMG20170602120533.jpg

IMG20170602120536.jpg

IMG20170602120538.jpg

IMG20170602130331.jpg

IMG20170602130603.jpg

IMG20170602132254.jpg

IMG20170602132910.jpg

IMG20170602133041.jpg

IMG20170602140013.jpg

IMG20170602140754.jpg

Hartono Hasian

 

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/19/bangkok-heritage-srinakkarin-hotel-edisi-bangkok-pattaya-bersama-iam-4/

setelah tidur pulas semalaman, akhirnya saya bangun pagi untuk berangkat ke pattaya, kalau saya tidur pulas, ngak tahu juga, rekan yang sekamar dengan saya, kebiasaan saya, kalau sudah ketemu ranjang, cepat sekali tidur, apalagi sudah capek jalan jalan begitu,  jadi kalau yang suka ngobrol sampai larut malam, alamat ngak ada teman ngobrol sampai larut,  hehehehhe

setelah sarapan pagi, kami langsung berangkat menuju pattaya, tetapi sebelum sampai pattaya , kami mampir dulu ke big bee farm, big bee farm ini terletak di Alamat: 41/10 Moo.3 Pattaya-Chonburi Rd, T. Nongplalai Chon Buri 20150, Thailand Jam buka: 08.00–17.30 Telepon: +66 38 172 003 , sebenarnya ini belum sampai di pattaya, di pertengahan antara pattaya dan bangkok.

Disinilah kami dibawa keliling keliling mendengar penjelasan tentang ternak lebah,  dijelaskan  jenis jenis lebah dan madu, pertanyaan paling menarik adalah yang mana ratu lebah, memang ratu lebah itu ukuran lebih besar dari yang lainnya

18839309_10155233106438213_7004587709271963131_n
18951327_10155233099688213_7476331444516955499_n

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

namanya juga tujuan utama adalah kita membeli produk dia, maka tentu yang dijelaskan adalah produk mereka paling unggul diantara produk lainnya, setelah keliling sekitar 10 menit, kami dibawa ke satu ruangan, di ruangan ini di jelaskan lagi jenis jenis madu, royal jelly dan bee pollen, kami disuguhkan minuman madu dan minuman royal jelly

penjelasan semua dengan menggunakan bahasa Indonesia loh, keren ya, tentu lebih mudah di tangkap dan jelas maksudnya dari pada pakai bahasa lain

IMG20170602102439

mungkin karena penjelasan nya hebat atau memang sudah terbukti produknya bagus, maka rombongan kami banyak yang beli, ada yang langsung putusin beli, ada yang pikir pikir, ada yang hitung hitung dulu, ada yang ketik ketik smartphone nya dulu, akhirnya banyak yang beli, rata rata keluar dengan dus dus yang isinya paket yang dijual, kenapa paket ? karena paketnya dapat diskon lumayan.

sebenarnya saya juga tertarik mau beli, tapi saya mempunyai alergi terhadap madu, kalau minum kebanyakan , langsung batuk ngak sembuh sembuh, jadinya cukup minum gratis saja, ngak jadi beli deh

disaat orang orang belanja, saya manfaatkan waktu buat selfie

IMG20170602112036
IMG20170602112151

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

semua yang beli madu ini dikasih sebuah kartu, kartu ini fungsinya untuk diskon jika kembali lagi membeli

sehabis beli madu, kami berangkat ke lokasi berikutnya , lokasi mana ya ? tunggu tulisan berikutnya.

18920672_10155233106923213_3155035010937194089_n.jpg

18921681_10155233100418213_1285813882034446563_n.jpg

IMG20170602101635.jpg

IMG20170602101644.jpg

IMG20170602102435.jpg

IMG20170602112109.jpg

IMG20170602112236.jpg

Hartono Hasian

 

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/18/bangkok-asiatique-the-riverfront-edisi-bangkok-pattaya-bersama-iam-3/

setelah belanja, wisata, foto foto, makan makan tapi tanpa nonton show, kami segera menuju hotel , pada saat akan ikut tour ini, hotelnya adalah H Residence, tetapi ternyata kami diantar ke heritage srinakkarin hotel, saya tidak tahu hotel mana yang lebih bagus, tapi kirain saya Heritage itu singkatannya H, tetapi setelah cek di online, ternyata beda, tapi ngak apa apa lah, yang penting bisa pulas tidurnya, waktu konfirmasi ke tour guide utama, kenapa bukan di H residence, alasan sih , bus ngak bisa masuk, loh , bus ngak bisa masuk, kok dikasih hotel itu, tapi itu bagi kami ngak penting lah, yang penting akrab dan happy.

Heritage Srinakkarin beralamat di Alamat: 7 Suphaphong 1 Alley, Lane 6, Khwaeng Nong Bon, Khet Prawet, Krung Thep Maha Nakhon 10260, Thailand Telepon: +66 2 235 2888, hotel ini kalau dari jalan utama masuk ke dalam sangat jauh, cuma bus bisa sampai kedalam, dan bisa parkir 3 bis untuk tempat parkirnya.

Hotel ini terlihat seperti apartemen yang dijadikan hotel, karena bentuknya seperti apartemen, dan terdiri dari 2 tower, kami dapat tower bagian belakang , yang menurut tour guide adalah unit yang lebih baru, kami ya , percaya sajalah ,  hahahaha

kelihatannya yang menginap pada saat kami menginap sebelum ke pattaya dan setelah dari pattaya adalah hanya rombongan rombongan, terlihat hampir semua orang dari negara Tiongkok, hal itu dapat terlihat dari tingkah laku mereka dan bahasa mereka, disini saya merasa grup kami adalah orang terhormat diantara orang orang kurang terhormat, hahhahaa, karena gaya bicara mereka sepanjang di hotel adalah suara yang sangat keras dan kasar, termasuk juga tengah malam, dan gaya makan mereka waktu sarapan pagi, terbukti kan , kami ,  orang Indonesia lebih OK, hehehehhe

harga hotel ini tidak murah loh, saya lihat di web online, sekitar THB 800 dan di harga published rate mereka adalah senilai THB 1.400 incl breakfast, jadi ngak heran, hotel ini prioritas menerima grup

18922070_10155232557633213_1444297955555448085_n

kamar di hotel ini seperti design hotel yang sudah tua di Indonesia, kamarnya tidak kecil , tidak juga besar, kamar mandinya di bagian belakang, bukan hotel umumnya yang kamar mandi di belakang pintu masuk, dikasih handuk, dikasih sabun cari yang isi di botol kecil, sikat gigi dan odol tidak ada.

IMG_20170619_112014

hotel ini mempunyai tuk tuk untuk mengantar tamu ke tempat jual makanan kaki lima, kami sempat mencoba, tapi hanya mengantar, pulang harus jalan kaki sendiri, cuma cukup dekat sih menurut saya,tapi agak gelap saja jalannya.

waktu naik tuk tuk ke tempat makan, ternyata ada yang terbalik tuk tuknya, ceritanya ada bus mau masuk, tuk tuknya pinggir, ngak sengaja, masuk ke lobang di samping, untung bukan saya yang naik tuk tuk itu, pas yang naik langsing langsing, kalau saya, wah, ngak bisa bayang kan lah, heheheh

untuk restoran tempat sarapan pagi cukup besar, dan cukup banyak tempat duduknya, mungkin itu untuk antisipasi grup grup tour yang nginap disana, makanan selama 2 malam kami menginap disana adalah sama persis, tapi masih ok lah, ngak terlalu buruk

 

 

18881729_10155232664753213_7952998814774853974_n
18881939_10155232654873213_5031774158325479364_n
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
saya sih tidak merekomendasi nginap disini kalau kalian bukan ikut tour, karena kemana mana juga jauh, dan transportasi sangat susah
Iklan
Hartono Hasian

https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/16/bangkok-makan-siang-dan-kartu-sim-card-edisi-bangkok-pattaya-bersama-iam-2/

setelah selesai urusan makan dan sim card, kami langsung nyeberang ke asiatique yang berada di pinggir sungai chao praya, asiatique adalah salah satu tempat kuliner, wisata, belanja dan seni termasuk hiburan malam

sampai di asiatique, kami tidak jalan bareng, tetapi pisah menurut kesenangan masing masing, karena saya tidak suka belanja, maka saya pisah sendiri keliling, lihat lihat, sambil cari cari info, hahahahhaa, beda sama umumnya teman teman yang belanja , maklum, duit pas pas an, jadi hindari tergoda untuk belanja, hehehe

pada cerita sebelumnya, bahwa arti thailand itu adalah tanah kebebasan, dimana thailand satu satunya negara di asia tenggara yang tidak pernah di jajah, nah, salah satu kenapa tidak pernah di jajah , awalnya dari sini, dimana pada abad 19 awal, banyak sekali negara asia dilanda ketakutan, mengingat invasi besar besaran dari negara eropa hebat sekali, tetapi raja thailand yang berkuasa pada saat itu yang terkenal dengan kejagoannya dalam lobbying dan negosiasi, Raja Chulalongkorn , dengan pemikiran yang luas dan maju beliau berinisiatif bekerja sama dengan salah satu negara Eropa, yaitu Dernmark, salah satu kerja samanya adalah mendirikan dermaga untuk ekspor kayu jati yang dimiliki oleh warga Dernmark, yaitu Mr.Hans Nille Anderson, yang punya perusahaan East Asiatique Company.

 

Permulaan perdagangan internasional antara kerajaan Siam (sebelum ganti nama jadi Thailand) dengan negara-negara eropa, dimana dermaga ini menjadi salah satu tonggak sejarah, dimana menjadi salah satu sebab kerajaan Siam tetap bisa mempertahankan negaranya yang menjadi satu satunya negara di Asia Tenggara yang tidak pernah di jajah,  Dermaga dan gudang gudang perusahaan East Asiatique company kemudian di rubah menjadi salah satu pusat wisata kuliner, belanja dan hiburan malam saat ini, dan berubah nama menjadi Asiatique The Riverfront.

karena tempatnya yang luas, sehingga kadang kita terpisah dengan teman teman, kita kebingungan mencarinya, maka cara paling gampang adalah memberitahukan anda di warehouse berapa, karena tiap blok, mereka memakai nama warehouse (gudang), dan di lorong berapa, maka akan lebih mudah menemukan yang dicari

selain pusat belanja, asiatique juga merupakan daerah untuk kuliner, banyak sekali kuliner disini, baik bentuk cafe dan  restoran , juga terdapat bentuk  kaki lima yang ada di pinggir sungai dengan  makanannya sangat mengoda

18814238_10155229799278213_5708084420021303346_n
18920550_10155229986418213_2268492549435815061_n

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sedangkan bagi yang suka sejarah, bisa keliling keliling  dimana banyak sekali patung patung perunggu yang merupakan tokoh sejarah yang merupakan tokoh perdagangan masa lalu.

sedangkan bagi yang suka foto pinggir laut/sungai sambil menunggu sunset, disini ada tempat yang bagus untuk foto foto juga

18881873_10155232550033213_638129760363674389_n
18893059_10155229760318213_2664114549857035804_n

 

 

 

 

 

 

 

dan bagi yang suka melihat dari ketinggian, disini tersedia bianglala yang bernama ferris wheel , bangkok eyes, dimana dengan harga BTH 250 (kurs 400) , kamu bisa melihat pemandangan bangkok dari atas ini

18814175_10155229758388213_8051283209526360219_n

sedangkan bagi yang suka nonton kabaret, disini ada calypso cabaret, kami ngak sempat nonton disini, nanti bulan oktober 2017 saya mau ke bangkok lagi, tiket sudah ada, mungkin saya akan nonton kabaret disini, tentunya dengan tiket biasa, dan ngak duduk paling depan atau pinggir, ada cerita seru, tunggu waktunya nanti pasti diceritain di seri cerita berikutnya , cuma belum tahu , pada cerita berapa

 

sesuai dengan masa duka akibat wafatnya raja ke 9 pada dinasti cakri di thailand, maka semua tempat umum akan dipasang foto raja besar besaran, di asiatique ini juga ada, banyak sekali yang memberi penghormatan dan foto di depan foto raja, saya juga tidak mau terlewatkan, selfi ah

18882134_10155232546278213_5343154188076635193_n

nah, waktu kami ke hotel untuk check in, tetapi seperti biasa, kalau belanja , selalu ada yang lupa waktu, maka kami saling cari untuk kembali ke bus, setelah lengkap, berangkat lah bus menuju ke hotel

jam buka asiatique adalah jam 16.30 sampai dengan 23.30

18951207_10155230023078213_2233514843639894342_n.jpg

Hartono Hasian

 

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/15/thailand-berangkat-dan-pengenalan-edisi-bangkok-pattaya-bersama-iam/

setelah dengar cerita soal thailand dan bangkok dengan bahasa melayu, sampailah kami di food court , food court ini terletak di seberang asiatique, food court ini menjual macam macam makanan khas thailand, karena perut sudah kelaparan, jadi semua langsung ke counter counter makanan, tetapi ada sebagian yang tidak cocok dengan makanan sana, langsung nyeberang ke asiatique untuk mencari makanan disana

akibat pengaruh wisatawan dari tiongkok yang sangat banyak, saat saya mencari makanan di food court tersebut, saya ditanya pakai mandarin, setelah tahu saya dari indonesia, baru mulai berkomunikasi bahasa melayu dan english

ternyata tour guide yang tadi bicara bahasa melayu adalah biasa membawa wisatawan di daerah selatan thailand, dan dia muslim, di daerah dia, bahasa ibu adalah bahasa melayu khas daerah selatan, yang belakangnya suka pakai O seperti bahasa minang/ palembang, sedangkan dia ke bangkok untuk penyesuaian, ada rencana pindah jadi tour guide di kota bangkok, jadi dia ikut di mobil kami, kayak on the job training lah.

sebelah foodcourt ada sebuah mesjid yang lumayan besar, dan semua masakan di food court ini adalah masakan halal, karena saya sempat tanya satu jenis makanan yang ditusuk sate gitu  “pork ? “, dijawab yang jual sambil tersenyum, “no pork” “all halal”

karena saya tidak suka pedas, maka saya pesan nasi bebek, makanan yang saya pesan, ternyata tidak salah, enak banget , cocok di lidah saya

18882243_10155229713808213_8611314272914800303_n

ternyata teman saya makan , makanan yang lebih mengoda, tom yam, dari lihat  cara dia makan, rasanya sangat enak juga

18922097_10155229715503213_7842590733102591732_n

selagi kami sedang makan, tour guide utama sudah sampai di foodcourt,  tour guide nya sangat jago bahasa indonesia, walau dia orang thailand selatan juga, dan muslim, ternyata dia pernah kerja sabagai manager nelayan thailand yang biasa tangkap ikan di indonesia , tapi yang resmi, bukan ilegal, dari cerita dia, sejak bu susi jadi menteri, dia terpaksa pulang kampung, karena perpanjangan izin tidak di berikan, makanya dia jago bahasa indonesia.

dari cerita dia, ternyata di thailand , walau 80 persen beragama Buddha, tetapi pemerintah memberikan kebebasan beragama, dari yang saya lihat di kota bangkok, memang banyak sekali mesjid, dan saat saya tanya soal bom yang lumayan sering di thailand selatan, kata dia, ya, ekstrim selalu ada, apalagi bagi muda mudi yang kena cuci otak , padahal pemerintah tidak pernah menghambat mereka, dengan adanya ekstrim ekstrim, malah bikin pemerintah lebih ketat

di thailand selatan, pemakaian bahasa thailand umumnya di tempat tempat resmi, seperti sekolah dan kantor kantor, sedang di rumah atau pergaulan, biasanya mereka menggunakan bahasa ibu yaitu bahasa melayu thailand selatan.

selagi kami sibuk makan, tour guide utama membuka lapak menjual kartu sim/ sim card dengan harga thb 300 (kurs 400 / rupiah), ternyata laris manis, hehehehe

18921668_10155229718938213_1002125416062056952_n

lain kali saya beli kartu di thailand saja, ngak mau lagi setting kartu telkomsel dari jakarta, rugi , hehehhe, cuma 3 x 24 jam Rp.275 ribu, hehehe

sebagian dari teman kami sudah nyeberang ke asiatique, dan belanja belanja, sedangkan saya dan sebagian lain masih ngobrol di food court, sambil menikmati duren yang di beli oleh teman, tapi duren nya ternyata masih kalah enak dari duren medan, hehhehe

18951056_10155229717538213_5431190068730057531_n

habis ngobrol dan makan, kami akhirnya juga nyeberang ke asiatique

 

Hartono Hasian

saat baru pulang dari yogyakarta cilacap, sudah mendapat informasi , bahwa IAM (teman teman satu angkatan waktu di kampung) akan melakukan perjalanan ke bangkok – pattaya dengan biaya hanya Rp.5 juta untuk 4 hari 3 malam,  all in, pesawat, makan, tiket wisata, tiket show, transportasi selama di thailand dan biaya lainnya, kecuali biaya pribadi, wah, murah kali, langsung saja , ok, ikut

kalau waktu ke yogyakarta cilacap , rombongan kami adalah teman kelas C waktu SD SMP, maka IAM adalah teman satu angkatan, jadi kami merupakan teman teman 1 angkatan waktu masih SD SMP,  ada peserta dari medan, dari papua, dari singapore, dari surabaya dan dari tempat lainnya, berkumpul bersama.

tiba waktunya pada tanggal 1 juni 2017, kami berkumpul di bandara soekarno hatta terminal 2 E, keberangkatan kami relatif lancar, sebab peserta rata rata datang ontime, dan pesawat Thai Lion yang kami gunakan juga berangkat relatif ontime, terbanglah kami menuju bandara Dong Mueang International Airport , bangkok , thailand

18740784_10155229206153213_9112225476607214662_n
18835698_10155229201823213_1461983681600869768_n
18893011_10155229203243213_7845354343743816484_n

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

selama di pesawat, ternyata ada peserta yang kelaparan, soalnya ternyata di pesawat Thai Lion tidak diberi makanan dan minuman, sedangkan yang di jual, hanya snack, heheheheh, pengalaman.

sesampai di bandara Dong Mueang, ternyata ada sedikit masalah, ada peserta yang tidak bisa lewat imigrasi, masalah cuma sepele, dia tidak tulis alamat hotel, padahal saya yang lewat duluan, tidak tulis alamat hotel juga, dikasih lewat, aneh, akhirnya semua bisa terselesaikan, setelah keluar dari imigrasi, kami sudah di jemput oleh tour guide, tour guide ini bukan tour guide utama, tapi tour guide utama sedang menjemput peserta lain di bandara suvarnabhumi,

keluar pintu utama bandadra dong mueang , sudah sangat banyak yang menawarkan kartu smartphone, saya tidak membeli, karena saya sudah setting kartu simpatikku dari bandara jakarta, PERHATIAN : bagi anda yang akan setting kartu Indonesia untuk di gunakan di luar negeri, settingnya pas mau masuk pesawat, karena jam nya di hitung dari jam anda setting, supaya bisa lebih lama pakai di luar negeri, kalau sehari punya, 24 jam, maka 24 jam di hitung dari saat anda setting/ beli untuk pakai diluar negeri.

sedangkan peserta lain juga tidak beli, karena di janjikan nanti beli di tour guide dengan harga lebih murah (padahal harga sih ngak beda jauh), dan belinya nanti pas di food court meeting point

selama perjalanan dari bandara dong mueang dengan bis pariwisata double decker menuju meeting point yang ada diseberang asiatique, kami mendengar celotehan tour guide sebagai berikut :

bandara Dong Mueang adalah bandara lama bangkok , sebelum pindah ke suvarnabhumi airport, tetapi karena bandara suvarnabhumi tidak mampu menampung lagi, akhirnya bandara Dong Mueang dibuka kembali setelah selesai di renovasi, bandara Dong Mueang umumnya di gunakan untuk pesawat budget.

sedangkan thailand sendiri sebenarnya berarti tanah kebebasan , karena thailand sendiri tidak pernah di jajah oleh bangsa lain,

 

tahukah anda, bangkok adalah ibu kota provinsi thailand yang ke 4, urutannya adalah sebagai berikut :

  1. Sukhothai (tahun  1238 – 1350 )

Raja yang menyulap Sukhothai menjadi ibukota Thailand bernama Ramkhamhaeng. Ialah yang menciptakan alfabet Thailand, sekaligus mendirikan pondasi politik dan agama di Negeri Gajah Putih itu. Nama Sukhothai punya makna yang cantik: “terbitnya kebahagiaan”. Makna ini tak main-main. Sukhothai bertahan jadi ibukota Thailand selama 120 tahun, lintas generasi.

Sukhothai Historical Park adalah buktinya. Komplek sejarah seluas 70 Km2 ini punya reruntuhan 21 kuil dari abad ke-13. Komplek ini adalah mahakarya Raja Sukhothai.

Reruntuhan puluhan kuil tersebut tersebar di lanskap hijau, dengan lebih dari 200 kanal dan danau buatan yang sangat cantik. Sukhothai Historical Park, bersama beberapa situs lain di Old Sukhothai yaitu Ramkhamhaeng National Museum, Ramkhamhaeng National Park, Sri Satchanalai National Park, The Royal Palace, dan Wat Mahathat adalah Situs Warisan Dunia yang didaulat UNESCO.

Kalau Anda ingin melihat reruntuhan bangunan yang lebih sepi dan jarang dijamah wisatawan, bertolaklah ke Sri Satchanalai Historic Park. Terletak 55 kilometer dari Old Sukhothai, tempat ini punya atmosfer yang lebih tenang.

 

2. Ayutthaya (tahun  1350 – 1767)

jarak dari bangkok ke ayutthaya hanya memerlukan perjalanan darat sekitar 2 jam, ukuran perjalanan yang tidak terlalu jauh.

Kerajaan Ayutthaya merupakan kerajaan bangsa Thai yang berdiri pada kurun waktu 1351 sampai 1767 Masehi. Nama Ayyuthaya diambil dari Ayodhya, nama kerajaan yang dipimpin oleh Sri Rama, tokoh dalam Ramayana,  Pada tahun 1350 Raja Ramathibodi I (Uthong) mendirikan Ayyuthaya sebagai ibu kota kerajaannya dan mengalahkan dinasti kerajaan sikhothai, yaitu 640 km ke arah utara, pada tahun 1376.

 

Peninggalan yang cukup menarik dari kota tua Ayutthaya hanyalah puing-puing reruntuhan istana kerajaan. Raja Taksin lalu mendirikan ibukota baru di Thonburi, yang terletak di seberang sungai Chao Phraya berhadapan dengan ibukota yang sekarang, Bangkok. Peninggalan kota bersejarah Ayutthaya dan kota-kota bersejarah sekitarnya yang terdapat pada lingkungan Taman Bersejarah Ayutthaya telah dimasukkan oleh UNESCO sebagai Warisan Dunia UNESCO. Kota Ayutthaya yang baru kemudian didirikan di dekat lokasi kota lama, dan sekarang merupakan ibukota dari Provinsi Ayutthaya.

3. Thonburi  (1767 – 1782)

 

thonburi adalah ibu kota thailand sebelum bangkok, lokasinya hanya di seberang bangkok saat ini, yang dipisahkan oleh sungai chao phraya

Thon Buri  adalah wilayah modern Bangkok. Ini adalah ibukota Thailand sejak 1767-1782, selama pemerintahan Raja Taksin, setelah sebelumnya ibukota Ayutthaya dijarah oleh Burma. Tempat ini terletak di tepi berlawanan dari Sungai Chao Phraya ke Bangkok. Sebelum menjadi ibukota, Thon Buri adalah kota pertahanan penting di mulut sungai.

Raja Rama I memindahkan ibukota ke Bangkok pada 1782. Thon Buri tetap sebuah kota independen dan provinsi, sampai ketika terjadi penggabungan ke Bangkok pada tahun 1972. Thon Buri tetap kurang berkembang dari sisi lain dari sungai. Banyak saluran air kecil tradisional, Khlong, masih ada di sana, sementara mereka hampir hilang dari sisi lain sungai.

4. Bangkok (1782 sampai sekarang )

kalau bangkok sendiri sebenarnya mempunyai nama yang sangat panjang, disebutkan sebagai nama ibu kota terpanjang di dunia saat ini , ” Krung Thep Mahanakhon Amon Rattanakosin Mahinthara Yuthaya Mahadilok Phop Noppharat Ratchathani Burirom Udomratchaniwet Mahasathan Amon Piman Awatan Sathit Sakkathattiya Witsanukam Prasit”  yang artinya “Kota malaikat, kota besar, kota intan abadi, kota Dewa Indra yang tidak tergoyahkan, ibu kota agung dunia yang dikaruniai sembilan batu permata berharga, kota kebahagiaan, penuh dengan Istana Kerajaan yang sangat besar yang menyerupai surga dimana pemerintahan adalah reinkarnasi dewa-dewa, sebuah kota yang diberikan oleh Indra dan dibangun oleh Wisnu” tapi biasa cuma disebut Krung Thep Mahanakhon “Kota Para Malaikat”

sedangkan nama bangkok sendiri berasal dari Bang Makok, Bang sebutan dalam bahasa Thailand bagian Tengah untuk kota atau desa yang berlokasi di tepian sungai, dan Makok (มะกอก) adalah nama dalam bahasa Thailand untuk spondias pinnata, spondias mombin, atau Elaeocarpus hygrophilus  (tanaman yang menghasilkan buah seperti buah olive), atau Bang Koh, Koh berarti “pulau”, merujuk kepada suatu wilayah yang terukir oleh sungai-sungai dan kanal-kanal., dan nama bangkok dipakai sampai sekarang oleh bangsa asing.

selama perjalanan, kemacetan yang sama terjadi sebagaimana seperti di jakarta, jadi ya, gitu lah, jalannya tidak bisa cepat, akhirnya sampailah di food court depan asiatique, cerita tour guide sementara juga disudahi, saat nya makan

Hartono Hasian

 

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/13/cilacap-fave-hotel-edisi-yogyakarta-cilacap-bersama-ciam-7/

setelah istirahat semalaman di hotel, tubuh segar , siap siap untuk check out dan kembali ke jakarta, tapi sebelum pulang, sebenarnya hari ini kami ada tujuan ke pantai dan ke rumah tuan rumah cilacap, tetapi karena kwatir kemacetan yang luar biasa lagi, mengingat ke esokan harinya, anak anak mau sekolah dan bapak ibu mau ngantor, jadi ke pantai nya kami skip, kami hanya berkunjung ke rumah tuan rumah cilacap

semua dengan hati yang riang berkunjung kerumah tuan rumah cilacap, semua senang sekali dengan keramahan tuan rumah dan keluarga, apalagi ada mama nya yang sangat ramah sekali, keluarga yang baik sekali, walau teman saya ini merupakan salah satu tokoh dari kampung kami yang cukup di kenal di cilacap, tapi mereka tetap rendah hati dan cukup baik menerima kami.

setelah dari rumah beliau, kami sudah siap siap kembali ke jakarta, dan say good bye

perjalanan ini sangat menyenangkan, selain kebersamaan dapat, bagi yang belum saling kenal dengan anggota keluarga , jadi bisa saling kenal, yang luar biasa, semua biaya , baik kaos seragam, transportasi, akomodasi, makanan, dan lain lain, hampir semua dibiayai oleh sponsor, hehehehhe, sponsornya ya, teman sekelas juga

kalau dibilang semua lancar, tidak juga, ternyata dalam perjalanan ini , banyak daerah yang di skip, seperti kepantai parang teritis jogya, ke pantai penyu cilacap, ke candi mendut , tapi tempat wisata utama seperti candi borobudur , candi prambanan, malioboro tetap berhasil dikunjungi

sekali lagi, jika ingin semua lancar dalam perjalanan, jangan lah wisata ke yogyakarta di saat libur panjang , jalan macet, makan susah, belanja rebutan , hehehehhe, untung bus nya sangat nyaman, sehingga tidak terlalu capek , dan untung lagi, teman teman yang ikut , tidak ada yang rese, semua ontime, semua saling membantu, semua saling memperhatikan, bagai sebuah keluarga besar

semoga lain kali bisa reuni lagi di perjalanan luar kota selanjutnya

IMG20170424171125
 
 
 
 
 
 
IMG20170425152318

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

IMG20170424160258.jpg

IMG20170424161116.jpg

IMG20170424172642.jpg

Hartono Hasian

 

 

IMG20170424091803

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/12/cilacap-rumah-makan-kaho-edisi-yogyakarta-cilacap-bersama-ciam-6/

setelah makan seafood yang sangat enak dan kenyang, saatnya kami check in ke hotel fave, hotel fave atau fave hotel adalah hotel yang masih  baru terletak di Jl. Budi Utomo No.38, Cilacap, Cilacap Sel., Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah 53212, telepon (0282) 5390555.

jika sebelumnya, saya ke cilacap menginap di hotel tua , https://balebaleku.wordpress.com/2016/01/27/cilacap-hotel-mutiara-hotel-tua-dipusat-kota/ , maka kali ini menginap di hotel yang masih baru, kesan tentu beda, hotel tua biasanya kamar dan lobbynya biasa lebih besar, sedangkan hotel baru biasa lebih sempit, sedangkan hotel baru biasanya berupa hotel budget, tapi kedua duanya ok kok

kamar fave hotel , seperti biasa, tidak terlalu luas

IMG20170423225550

tapi untuk sarapan paginya lumayan , banyak variasinya untuk ukuran budget hotel

IMG20170424064203

dan restorannya ada outdoor juga loh

IMG20170424064144

dengan harga Rp.500 ribuan , anda sudah bisa menginap disana, selain itu, hotel ini mempunyai kolam renang yang ada di top roftnya, sehingga bisa melihat pemandangan yang indah dari kolam ini

IMG20170424070657

falisitas kamar mandi seperti sabun, odol, handuk dan lain lain , semua lengkap, sedangkan untuk kebersihan, fasilitas gedung , dan lain nya ngak usah di review ya, soalnya masih baru , pasti mantap

dari hotel ini ke rumah makan Kaho juga tidak terlalu jauh, boleh di coba lah kalau jalan jalan ke cilacap

IMG20170423225555.jpg

IMG20170424064550.jpg

IMG20170424070145.jpg

IMG20170424070151.jpg

IMG20170424070507.jpg

IMG20170424070736.jpg

Hartono Hasian
 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/10/yogyakarta-bakmi-pak-pele-candi-prambanan-edisi-yogyakarta-cilacap-bersama-ciam-5/

perjalanan jauh kami dimulai dari prambanan dan menuju cilacap, kami cukup bersyukur, ternyata teman dari yogyakarta bersedia juga ikut reuni diatas bus, jadi komplit lah, tuan rumah cilacap sengaja ke yogyakarta khusus buat reuni bersama di yogyakarta, padahal nantinya kami juga pasti ke cilacap berkunjung ke dia, dan sekarang tuan rumah yogyakarta bersama keluarga bersedia ikut bus ke cilacap , dan bersendau gurau di atas bis, itu salah satu berkah kebersamaan kami yang bikin saya sangat senang.

perjalanan tidak terlalu mulus, karena dibeberapa lokasi terjadi kemacetan, di dalam bus kami bersendau gurau, ber karaoke, ngobrol sana dan sini, dan tentunya juga tidur bagi yang ngantuk, diatas bus yang kami rubah dari 56 tempat duduk menjadi 28 tempat duduk memang membuat terasa nyaman, sayang sekali, speaker dan karaoke tidak maksimal, sehingga ke hebohan berkurang

akhirnya rencana jam 18 diharapkan sudah masuk cilacap, sehingga sempat ke hotel untuk check in dan mandi dulu, tetapi karena perjalanan tidak terlalu lancar, sehingga kami baru masuk cilacap sekitar jam 21 lewat dikit, padahal jam segitu,harusnya restoran sudah tutup, tapi khusus menunggu kami sampai, restoran masih buka, terima kasih kepada pemilik restoran kaho

disaat akan masuk cilacap, tuan rumah cilacap juga sempat kebingungan jalan masuk cilacap, karena dia tidak biasa dari arah timur, biasa dia ke arah barat/jakarta, hehehe, selain itu, biasa bawa mobil, tapi kali ini diatas bus dan malam hari pula, akhirnya dibantu maps android yang memang sangat membantu.

untuk  review soal restoran kaho yang terletak di

 Jalan Wiratno, Tambakreja, Cilacap Selatan, Tambakreja, Cilacap Sel., Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah 53213
telepon : (0282) 534787
 
kali ini kami di sajikan masakan yang luar biasa oleh tuan rumah cilacap, ada udang lobster kecil, ada kepiting telor, ada macam macam ikan, dan lain lain, malah kami hanya sanggup menghabiskan hanya 1/3 dari masakan yang di sediakan, itupun saya makan sangat berlebih, kalau saya makan normal, mungkin masih sisa 3/4 kali, hehehehhee
 
IMG20170423210949
IMG20170423211210
IMG20170423211221

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

kalau anda ke cilacap, anda boleh mencoba masakan seafood di restoran ini, restoran yang tidak terlalu besar, tapi masakan seafood ala rumahannya sangat memikat, bikin kepengen ke cilacap lagi khusus makan ini , hehehe

tmp_31057-IMG-20170423-WA0050165138114.jpg

tmp_31057-IMG-20170410-WA00221146351781.jpg

Hartono Hasian

 

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/09/yogyakarta-rumit-macet-lapar-edisi-yogyakarta-cilacap-bersama-ciam-4/

karena semalam ada yang kurang fit, pulang lebih cepat, dan tidak ikut makan di pak pele, bakmi atau nasi goreng pak pele , saya suka, ada nya di alun alun utara, dan yang semalam makan disana juga bilang enak, cuma enak karena sudah kelaparan atau karena enak, dengar dengar ada yang makan 2 porsi, hehehe

tapi kalau makan di bakmi pak pele, siap siap tunggu lama ya, biasa bisa tunggu sampai 1 jam an baru diantar, karena ramainya, atau karena ramai akibat pelayanan lama, ntah juga, tapi tenang saja, dekat sana ada angkringan, jadi bisa secicip 2 cicip lah, hehehe

tetapi pagi ini, ternyata semalam yang kurang fit , pagi ini sudah segar, sehingga rencana ke prambanan yang batal tiba tiba jadi lagi, maka kami semua check out dari hotel, sebelum berangkat, tuan rumah membelikan nasi kotak yuk djum supaya makan di mobil menuju cilacap, mengingat perjalanan dari yogyakarta menuju cilacap agak sulit mencari restoran yang lumayan yang  sanggup menampung kami sekaligus, dan akan membuang waktu, semua setuju, asyik, akhirnya saya bisa makan nasi gudeg yu djum juga

semangat mengebu gebu, berangkat lah kami menuju candi prambanan, karena berangkat agak pagi, matahari tidak seterik kemarin, tidak terlalu lama, kami sudah sampai di candi prambanan, action dulu

IMG20170423115754

tapi karena saya sudah terlalu sering ke candi prambanan (sombong dikit), jadi saya seperti halnya waktu di borobudur, tidak ikut keliling, mengingat seperti masuk angin , gara gara semalam berhasil diet, hehehhee, jadi yang lain keliling, saya juga keliling, tapi cari jamu tolak angin, hehehe

setelah keliling prambanan, semua kembali ke bus, siap berangkat ke cilacap, tapi , oh oh, ternyata saya salah hitung, dan nasi kotak kurang 1 kotak, hehehhee, terpaksa saya turun dulu beli nasi padang , tapi saya sih gaya, ngak mau peserta lain tahu, gengsi donk, hehehhehe, waktu di tanya, saya bilang saja, saya suka padang, hehehe, padahal dalam hati, nasib kali ini memang ngak bisa nikmati nasi gudeg, tapi tenang saja, bulan depan saya sama grup lain kesini lagi, makan lah gudeg .

berangkat lah kami menuju cilacap, perjalanan panjang, berharap tidak macet lagi, tetapi macet lagi dan macet lagi, maklum, selain libur panjang, ada juga perbaikan jalan, setelah perjalanan jauh, dari matahari masih terik , sampai matahari terbenam, akhirnya kita sampai di kota cilacap dengan sedikit bantuan maps online:)

Hartono Hasian

  https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/08/yogyakarta-sahid-rich-jogja-hotel-edisi-yogyakarta-cilacap-bersama-ciam-3/

habis beres beres di hotel, kami siap siap lagi untuk berangkat makan malam, dari beberapa tempat yang rencana nya akan di mampiri untuk makan malam, akhirnya di batalkan, karena kami akan makan di sekitar malioboro, sekalian melihat malioboro, karena ada beberapa teman yang belum pernah ke malioboro, oh ya, sebagai informasi, grup kami asalnya dari berbagai daerah di Indonesia, jadi tidak hanya dari Jakarta

pertama dapat informasi dari supir, bahwa sulit kalau parkir di daerah malioboro, dan dari hasil telepon supir ke temannya, ternyata tempat parkir bus penuh, kami disarankan belanja ke bakpia, nanti dari tempat bakpia, kami jalan kaki atau naik becak ke malioboro

akhirnya kami belanja bakpia deh, tapi seperti biasa, saya ngak ikut belanja, hehehehhe, paling malas belanja, tetapi ternyata tidak ada satu orang pun yang pergi ke malioboro, karena daerah bakpia macet banget.

akhirnya kami putuskan akan cari makan dengan bus, tetapi saat melewati tempat parkir abu bakar ali yang menjadi tempat parkir bus jika mau ke malioboro, ternyata ada tempat parkir bus,  akhirnya masuk lah ke tempat parkir, dan kita jalan kaki di malioboro

tempat parkir abu bakar ali ini adalah tempat parkir bus wisata di lantai bawah, sedangkan lantai atas buat motor

tmp_6044-IMG_20170609_0922451091822097

pertama yang di tuju adalah gudeg bu djum, dengan semangat jalan kaki, sampai lah di lokasi, ternyata sudah tutup, karena makanan habis

tempat kedua adalah hamzah batik, yang diatas nya ada restoran raminten, sampai di lokasi akhirnya terpaksa kecewa, tidak bisa masuk lagi, katanya sudah tutup, mengingat tamu nya di dalam sudah membludak

akhirnya tujuan selanjutnya adalah bakmi pak pele, nah, saat menuju mie pele, salah satu peserta mulai bermasalah dengan jalan kakinya, akhirnya saya tawarkan untuk menemani orang tersebut, dari pada nanti tambah lagi yang bermasalah, karena kelaparan dan jalan jauh amat, hehhehehe

yang lain menuju bakmie pele, saya temani rekan yang satu itu bersama anaknya, saya kasih pilihan, mau balik hotel, atau mau istirahat, ternyata beliau mau balik hotel, cari taxi ternyata tidak segampang hari biasanya, akhirnya dapat taxi

bersyukurlah, di taxi saya pikir nanti beli makanan di mall saja, ternyata jogja macet banget, luar biasa macet, sesampainya di hotel, sudah melewati jam 22.00, artinya mall sudah tutup.

yang pertama di lakukan adalah mencari makanan buat temanku itu, food court seberang hotel sudah tutup, mau pesan di hotel, katanya bisa 1 jam baru diantar, karena sangat ramai, akhirnya cari yang kaki lima, didapatlah ayam goreng kaki lima.

eh, pas saya balik lagi mau makan di kaki lima itu, ternyata sudah tutup , nasib, akhirnya malam itu , saya berhasil diet, hehehhhee

PERHATIAN : Hindari ke jogja kalau libur panjang, kecuali anda siap menghadapi macet yang sangat, susah cari makan, desak desakan, susah cari transportasi, susah cari penginapan dan apa lagi ya, hehehhehehe, pokoknya mending hindari lah , kalau bisa hindari

Hartono Hasian

 

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/07/yogyakarta-borobudur-dan-restoran-sekar-kedhaton-edisi-yogyakarta-cilacap-bersama-ciam-2/

akhirnya sampailah kami di hotel Sahid Rich Jogja Hotel, hotel ini letaknya di Jl. Magelang Km. 6 No. 18, Yogyakarta, Indonesia, 55284 , tetap disebelah jogja city mall, dan mempunyai pintu tembus ke mall tersebut, hotel ini mempunyai  web  dengan alamat http://www.sahidhotels.com/the-sahid-rich-jogja , untuk lokasi ini, bagi orang jogja dianggap cukup jauh dari pusat keramaian.

hotel bintang 4 ini seperti hotel bintang 4 lainnya, pelayanan ramah, sarapan pagi lumayan, dengan kamar yang cukup besar, lobby hotel pun lumayan besar, kalau lagi low seasons, dengan harga Rp.700 ribuan, anda sudah bisa nginap di hotel ini, sedangkan kalau high seasons, bisa Rp. 1 jutaan,

IMG20170422182350
IMG20170423074117

 

 

 

 

 

 

 

 

 

untuk sarapan pagi, makanan cukup bervariasi, ruangan resto yang besar, ada outdoor nya, samping ruang makan ada kolam renang, dan jika mau lihat sunrise pagi pagi, anda bisa melihat di sini, sambil tunggu makanan siap

IMG20170423060758
IMG20170423061026
IMG20170423061430
IMG20170423060411

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

cuma yang agak menganggu adalah  hotel ini banyak sekali grup besar menginap, sehingga saat malam hari dan pagi pagi, tidak nyaman di lobby, seperti pasar malam.

selain itu, lift hotel ini sangat kecil, sebenarnya ada beberapa lift, tetapi karena sangat kecil, sehingga liftnya penuh terus, harus tunggu lama sekali hanya untuk lift, terutama malam hari, dan pagi hari.

habis check ini, mandi mandi , siap siap keluar lagi cari makan malam .

IMG20170423060826.jpg

IMG20170423061433.jpg

IMG20170422182350.jpg

IMG20170423060926.jpg

Hartono Hasian

 

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/06/yogyakarta-berangkat-edisi-yogyakarta-cilacap-bersama-ciam-dengan-bis-luthansa-1/

akhirnya tibalah kami di candi borobudur, sambutan tuan rumah dan keluarga luar biasa ramahnya, akhirnya kami masuk ke candi borobudur dengan tiket Rp.25 ribu / orang

teriknya matahari dan panas yang sangat panas tidak mengurangi semangat peserta untuk foto foto dan berwisata, terutama bagi teman yang belum pernah ke borobudur, padahal semua peserta pasti kurang tidur selama di bis, tapi semangat kebersamaan tak kunjung padam, walau di sapu teriknya matahari siang

IMG20170422121022

setelah dari borobudur, kami langsung menuju restoran sekar kedhaton, mendapat restoran ini juga ngak gampang, karena setelah cari cari kesana kemari, hampir semua tidak cocok waktu atau full, ternyata setelah sampai, baru ketahuan kenapa bisa dapat restoran ini, nanti ya, hehehe

restoran ini alamatnya berikut :

IMG20170422142721

mungkin karena restoran ini biasa sepi, mungkin ya, karena pas kami sampai, yang makan hanya beberapa,padahal mejanya banyak loh.

pas kami datang, pelayan agak kebingungan, malah waktu makanan di pesan, bingung yang kami pesan,padahal sudah pakai bahasa indonesia loh, hehehehe, pas makanan di antar, terdapat beberapa ketidak sesuaian , tapi untung peserta lagi senang senang nya, jadi ngak kena semprot, malah dijadikan lucu lucuan antar kita

disaat mau dibayar, kasir bilang sudah di bayar oleh tuan rumah, padahal belum dibayar, cuma dipesan tuan rumah, nanti dia yang bayar, menurut saya , itu tidak etis sih, masa berbohong, kalau ini sudah berbohong, ada kemungkinan mutu makanan dan lainnya bisa juga berbohong , prinsip saya, kalau orang yang tidak biasa berbohong, tentu akan sulit berbohong, tapi kalau orang mudah berbohong, untuk hal hal lain, pasti gampang sekali dia berbohong.

untuk rasa makanan , menurut saya biasa saja, ayam gorengnya mungkin seperti ayam goreng karawaci yang lagi buka banyak cabang tapi harga restoran , sedangkan makanan lain, di lidah saya , tidak ada yang spesial, kecuali harga yang spesial mahalnya heheheheh, saya sih tidak bisa merekomen restoran ini.

sayang sekali, karena sudah lapar, jadi makanan datang sudah langsung dimakan, dan lupa deh foto makanan nya, hehehehe

sehabis makan, kami siap siap untuk check in hotel, di kota jogja,

 

Hartono Hasian

awalnya dapat informasi dari rekan waktu SD dan SMP, bahwa yang pernah sekolah di kelas C yang biasa kami sebut sebagai CIAM , akan melakukan kunjungan ke teman kami di daerah yogyakarta dan cilacap sekaligus berwisata, rencana serba dadakan.

rencana awal adalah akan naik pesawat terbang, tetapi setelah dicari cari pesawat, ternyata peserta tidak bisa dalam 1 pesawat, karena pesawat yang ada, rata rata sisa tiket hanya beberapa lembar, itupun harga sudah selangit, selain itu, waktu berangkat pun berjauhan, akhirnya rencana awal dibatalkan.

kami lanjut ke rencana B, naik kereta api, lagi lagi tiket kereta api ludes terjual, dan tidak mungkin naik kereta api.

akhirnya di pikirkan rencana C, yaitu dengan bus, tetapi karena waktu mepet, cari sana cari sini, tidak dapat bus, karena memang nasib harus berangkat, tiba tiba kami dapat kabar dari salah satu peserta yang ikut sibuk untuk acara ini, bahwa karyawan dia mendapat salah satu bis, yang bis nya adalah bis baru, tahun 2017 punya, tapi harga jauh lebih tinggi dari bis biasanya.

bis tersebut di lengkapi dengan fasilitas kamar mandi di dalam, dan jumlah kursi kita bisa set mau kursi berapa banyak, karena waktu mepet, sedangkan peserta berapa orang belum pasti, maka kami putuskan ambil bis ini, tinggal 3 hari sebelum berangkat, kami kasih tahu jumlah kursinya, dan mereka akan setting kursi tersebut, semakin sedikit kursi, harga akan lebih tinggi, semakin banyak kursi, harga akan lebih murah.

perusahaan bis tersebut bernama LUTHANSA , yang ingin tahu lebih banyak, silakan buka https://www.luthansa.co.id/home , pelayanan yang saya dapat, baik waktu kontak, waktu bayar, waktu berangkat, sampai waktu pulang, baik pemilik, marketing, keuangan, supir, kenek sekalipun, tidak ada masalah, sehingga kami juga ngak terlalu pelit lah kasih uang harian dan uang tip ke supir dan kenek, hehheheh

sedangkan penginapan, kami di bantu rekan kami yang berada di yogyakarta dan cilacap, walau di yogyakarta, kami kesulitan untuk mendapat hotel, tapi berkat bantuan yang tulus, akhirnya kami mendapat kamar hotel yang wah, kamar hotel nya akan di review tersendiri

sedangkan untuk kota cilacap, karena rekan kami yang berada di cilacap adalah tokoh masyarakat bagansiapi api disana, jadi dia tidak kesulitan untuk mendapatkan kamar bagi kami, walau kami gonta ganti jumlah kamar, sesuai dengan jumlah peserta yang berubah ubah.

akhirnya tiba lah waktu kami berangkat, yaitu tanggal 21 April 2017 malam, meeting point kami adalah di taman palem lestari, posisi tersebut di pilih, mengingat sebagian besar peserta adalah tinggal sekitar daerah sana, dan untuk parkir bus lebih gampang.

komitmen peserta memang luar biasa, semua relatif ontime pada jam keberangkatan , malah ada yang sudah sampai lokasi sebelum waktunya, ada lagi teman yang tidak ikut berangkat jalan jalan, sediakan waktu untuk jemput peserta dan antar ke bus, terus ada lagi yang menyediakan tempat parkir dekat rumahnya untuk pool parkir mobil peserta yang tinggal agak jauh, terus bolak balik antar peserta ke bus, kerja sama dan keakraban yang luar biasa.

tibalah waktu keberangkatan, tidak ada yang bisa dilakukan oleh peserta, selain tidur di bus yang nyaman, perjalanan yang tadinya dikwatirkan macet luar biasa dari jakarta, ternyata tidak terlalu macet, kemacetan baru terjadi saat mau melewati semarang dan masuk ke yogyakarta.

saat matahari mulai terbit diufuk timur, kami disambut dengan sunrise yang bagus sekali, walau masih terkantuk kantuk, tapi sunrise menyapa kami dengan indahnya

IMG20170422055533

mengingat libur panjang, maka saat antara semarang sampai ke borobudur, kami mengalami beberapa kemacetan yang lumayan parah, sedangkan teman kami dari cilacap dan yogyakarta sudah menunggu kami di candi borobudur, tapi mereka yang menunggu cukup mengerti kondisi kalau libur panjang

waktu kemacetan, untuk mengusir ke bosanan , kami ber selfie ria di bus, dan foto sana foto sini, setelah terlambat sekitar 2 jam (sudah cukup bagus untuk kondisi libur panjang), sampai lah kami di candi borobudur, kami langsung di sambut oleh teman kami yang dari cilacap, dan yang di yogyakarta membawa serta keluarga nya, langsung heboh ketemu teman lama

IMG20170422095617.jpg

IMG20170421194340.jpg

IMG20170422060234.jpg

IMG20170422070207.jpg

IMG20170422081747.jpg

IMG20170422093259.jpg

Hartono Hasian

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/05/28/kalimantan-barat-13-wisata-ke-pontianak-dan-singkawang-taman-alun-alun-kapuas-pontianak/

hari ini hari terakhir di kota pontianak, nanti sore akan terbang balik jakarta, dari pagi hujan besar banget, untung semalam ada bungkus mi kepiting yang belum sempat dimakan, minta tolong orang hotel buat panasin, makan lah itu mie kepiting, terus habis makan , ternyata hujan tinggal gerimis, maka diputuskan untuk berangkat lihat lihat ke rumah adat radakng yang belum sempat dikunjungi dan sebelahnya ada rumah adat melayu juga.

Dengan malas malasan, dari depan hotel terlihat 1 becak lagi nongkrong, maka saya panggil lah becak itu, trauma waktu ke taman alun alun kapuas dimana abang becaknya tidak tahu jalan, kali ini , saya pastikan ke abang becaknya, dan dia dengan yakin jawab tahu, maka naik lah saya becak itu dengan harga pp Rp.35.000,-, pas naik becak, hujan berhenti

ternyata tukang becaknya ngak tahu jalan juga, sampai salah satu perempatan, harusnya lurus sesuai map androidku, tapi dia belok kanan, saya sudah ingatin bahwa arahnya lurus, dengan percaya diri dia bilang belok kanan yang betul , saya pikir mungkin jalan potong, jadi diam saja, ternyata sudah jauh, tapi ngak sampai sampai, maka saya paksakan pinggir , saya tanya sama sekelompok orang yang lagi duduk ngobrol, ternyata memang salah jalan, akhirnya balik lagi jalannya, jadi kalau ke pontianak ,

JANGAN PIKIR TUKANG BECAK PASTI TAHU JALAN,

atau

JANGAN LANGSUNG PERCAYA , BAHWA TUKANG BECAKNYA PASTI TAHU JALAN

hahahaha, nyatanya , 2 kali pakai becak, 2 kali nyasar, hehehe

akhirnya sampailah saya di rumah dayak radakng, rumahnya panjang sekali, Meskipun cuma replika, tapi bangunannya baik dari segi desain luar maupun interior, disesuaikan persis seperti bangunan aslinya. Rumah Radakng yang asli dinaiki bukan dengan tangga, tapi dengan batang pohon besar yang dibentangkan di depan rumah.

tmp_IMG_20130924_1352051285111937_zps6b8d108f

Bisa dibayangkan betapa besarnya rumah asli suku Dayak Kanayatn itu. Puluhan tiang penyangga dengan lukisan ornamen khas Dayak pun menjadi pemandangan tersendiri. Kapan lagi traveler bisa melihat rumah adat sebesar ini.

tmp_2373-images(3)-2057219698

Replika rumah Radakng ini langsung menjadi ikon terbaru dari Kota Pontianak, menyaingi Tugu Khatulistiwa. Traveler yang penasaran, bisa langsung berkunjung ke rumah yang diresmikan oleh Gubernur Kalimantan Barat pada tanggal 2 Juli 2013 ini. Rumah Radakng terletak di Jalan Sutan Syahrir, Kota Baru, Pontianak. Rumah ini dibangun di kawasan kampung budaya kota Pontianak.

tmp_2373-FB_IMG_1495333639497-2129770533

Ukurannya saja mencapai 138 meter untuk panjang, dan 7 meter untuk ketinggian, dan konon bisa di huni 50 keluarga, dan bisa muat 600 orang

sayang sekali, petugas yang ditemui di rumah dayak ini tidak bisa menjelaskan terlalu banyak soal budaya dan adat istiadat dayak, dan pintu pintu rumah dayak tersebut dalam kondisi terkunci, sehingga tidak bisa mendapat informasi yang lebih banyak

waktu di rumah adat dayak ini, hujan turun dengan lebat, sehingga banyak yang berteduh, dari yang berteduh, salah satu nya adalah anak dayak, dari ngobrol ngobrol, diperoleh informasi bahwa bengkayang mempunyai pemandangan yang sangat indah, dan disana banyak orang dayak, moga suatu saat, saya bisa kesana, atau ada yang mau kesana, bisa ajak ajak

disebelah rumah dayak ini , terdapat rumah adat melayu dengan warna yang creng, tapi karena hujan yang sangat lebat, saya tidak sempat turun dari becak untuk lihat kedalam , hanya foto dari luar saja

tmp_2373-images(2)2146337756

Rumah Adat Melayu Kalimantan Barat (Kalbar) ini terletak  Jalan Sutan Syahrir Kota Pontianak. Secara historis, pembangunan Rumah Adat Melayu ini dimulai dengan penancapan tiang pertama pada tanggal 17 Mei 2003 hingga selesai dibangun pada tahun 2005. Selanjutnya, pada tanggal 9 November 2005 Rumah Adat Melayu Kalbar diresmikan oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Sejak diresmikan, bangunan berdiri diatas lahan seluas 1,4 Hektar ini menjadi pusat/tempat diselenggarakannya berbagai kegiatan, resepsi pernikahan maupun salah satu destinasi kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara. Hakikat rumah/ruang balai adalah tempat melakukan kegiatan bermasyarakat dan kegiatan sosial, termasuk tempat mengadakan musyawarah dan sebagainya.

Bangunan Rumah Adat Melayu ini berdiri diatas lahan seluas 1,4 hektar. Bangunan ini terdiri dari Balai Kerja yang berfungsi sebagai Seketariat Pertemuan Balai Rakyat, taman bermain, kios penjualan, Balai Pustaka yang berfungsi sebagai tempat kajian budaya dan perpustakaan. Balai Budaya yaitu ruang pertemuan sanggar tertutup dan ruang pengelola, Panggung Terbuka yang berfungsi sebagai ruang persidangan dan gudang, serta Pesanggarahan yang terdiri dari penginapan, pertemuan, klinik kesehatan dan tempat pelatihan.

demikian , selesailah jalan jalan di kalimantan barat, berharap bisa kesana lagi, karena banyak kabupaten yang belum sempat pergi

IMG20170502104629.jpg

IMG20170502104643.jpg

IMG20170502110401.jpg

IMG20170502111301.jpg

VID20170502104051.mp4

IMG20170502101241.jpg

IMG20170502104045.jpg

IMG20170502104111.jpg

IMG20170502104116.jpg

IMG20170502104256.jpg

IMG20170502104314.jpg

IMG20170502104440.jpg

IMG20170502104529.jpg

IMG20170502104534.jpg

Hartono Hasian

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/05/27/kalimantan-barat-12-wisata-ke-pontianak-dan-singkawang-klenteng-pontianak-tempat-naga-buka-mata-pada-perayaan-capgomei/

pernahkah anda ke shanghai ? naik kapal keliling sungai huangpu, jika pernah, sungguh menarik bukan ? tapi tentu dengan harga supermahal , sekitar rmb 120 atau Rp. 240 ribu

jika di shanghai ada sungai hangpu yang membelah kota shanghai, maka di pontianak ada sungai kapuas yang membelah kota pontianak

anda bisa naik kapal untuk keliling sungai kapuas hanya Rp.15 ribu , sedangkan di shanghai anda harus keluarkan uang sekitar Rp.200 ribuan

di shanghai saat naik kapal ,anda bisa melihat kota lama dan kota baru shanghai, sedangkan di pontianak, anda juga bisa melihat kota yang masih belum berkembang dan sudah berkembang

menarik bukan, anda tidak perlu jauh jauh ke shanghai lagi, cukup ke pontianak

saya dari hotel naik becak di daerah gajah mada ke taman alun alun kapuas dengan harga Rp.20 ribu, ternyata abang becaknya ngak tahu jalan, diputar putar, putar sana putar sini, akhirnya saya pakai maps dari android saya untuk kasih tahu jalannya, aneh ya, becak ngak tahu jalan , hahahahha

akhirnya tibalah saya di taman alun alun kapuas, saya sempat tanya sama petugas disana, kalau mau naik kapal disebelah mana, saya ditunjuk masuk dari samping taman alun alun kapuas, pas masuk dari sana, loh, kok itu kapal ferry penyeberangan, binggung juga.

karena pikir kapal penyeberangan, saya tunda dulu ke kapal, dan saya masuk ke taman alun alun kapuas, tempatnya enak, udara segar, ramai sekali pengunjung, saat itu jam menunjukkan sekitar jam 16.00 WIB (pontianak menggunakan waktu WIB)

IMG20170501170654
IMG20170501165027

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

selain itu , di taman alun alun kapuas ini bisa di jumpai juga warung terapung, air mancur dan beberapa atraksi

IMG20170501170922
IMG20170501171042

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sungguh nyaman sekali, kenyamanan bertambah, ketika saya melihat kapal wisata ada disisi air mancur/ tugu khatulistiwa taman alun alun kapuas, ternyata kapal wisatanya terdapat di belakang taman alun alun kapuas, bukan di samping.

karena saya melihat banyak orang naik ke kapal tersebut, maka saya juga ikut naik ke kapal , saat naik, tidak ada yang jual tiket , atau tagih uang, naik begitu saja, pas naik ke dak bagian atas, bingung juga, kok kursinya kursi kursi plastik, apa ngak jatuh kalau ada ombak

IMG20170501171859

 

sesaat sebelum berangkat, satu orang datang tagih uang wisata kapal, perorang hanya Rp.15 ribu / orang, saya sempat tanya , kapasitas kapal berapa orang, di jawab 100 orang

tidak terlalu lama, kapal langsung berangkat meninggalkan taman alun alun kapuas, sepanjang perjalanan, kita dapat menikmati sungai yang indah, sunset yang indah, kampung kampung sepanjang sungai kapuas, anak anak bermain, orang orang mandi dan cuci disungai, dan pemandangan lainnya, sungguh indah dan tenang, ternyata sepanjang perjalanan , tidak ada goyangan apapun, sangat tenang sungainya, pantas, hanya kursi plastik

 

IMG20170501172722
IMG20170501172949
IMG20170501173319
IMG20170501173620
IMG20170501173647
IMG20170501173958
IMG20170501180140
IMG20170501180848

 

 

 

 

 

 

 

 

 

waktu berangkat di antar cahaya matahari , akhirnya di perjalanan , sang matahari pamit , sehingga saat pulang, diganti dengan sambutan yang sungguh indah dari cahaya cahaya lampu lampu, sungguh indah dan berkesan dalam perjalanan sekitar 1 jam lebih, jadi jangan sampai tidak berkunjung ke pontianak, bagi anda yang belum sempat ke shanghai

karena perginya naik becak nyasar nyasar, pas pulang jalan kaki ah, akhirnya mampir di bubur pesawat (silakan baca tulisan kuliner pontianak), tunggu teman datang jemput

IMG20170501173442.jpg

IMG20170501173319.jpg

IMG20170501174931.jpg

IMG20170501173620.jpg

IMG20170501173757.jpg

IMG20170501174121.jpg

IMG20170501174315.jpg

IMG20170501175847.jpg

IMG20170501180125.jpg

IMG20170501180645.jpg

IMG20170501180840.jpg

IMG20170501180848.jpg

IMG20170501181541.jpg

IMG20170501181602.jpg

Hartono Hasian

 

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/05/16/kalimantan-barat-11-wisata-ke-pontianak-dan-singkawang-kuliner-pontianak/

setelah bahas kuliner di pontianak, saya juga sempat di antar mengunjungi 2 klenteng di pontianak, cuma 2 klenteng? ya, betul , cuma 2 klenteng di kota seribu klenteng, soalnya serba terburu buru, itupun cuma lihat sekilas, hahahha, tapi 2 klenteng ini katanya biasa ramai sekali pada hari hari perayaan agama kong hu cu atau agama Buddha

yang kita tahu, perayaan capgome tiap tahun adalah di kota singkawang, kota yang sangat ramai sekali, tapi ternyata di kota pontianak juga tidak kalah meriahnya, setiap tanggal 15 bulan 1 imlek, Ada belasan replika naga dari berbagai yayasan pemadam kebakaran di Pontianak, yang melakukan ritual naga buka mata, dengan ditandai warna merah di bagian mata tersebut, di kota pontianak banyak sekali yayasan pemadam kebakaran swasta, jadi jangan aneh, jika keliling kota pontianak, banyak sekali terlihat mobil pemadam kebakaran di mana mana, tapi bukan di gedung yang di kelola oleh pemerintah, tapi swasta

kelenteng pertama adalah kelenteng kwan tei bio, atau kelenteng kwan kong, di jalan diponegoro , pontianak.

IMG20170501104351

di kelenteng ini , pada perayaan imlek setiap tahun, sebelum arak arakan naga keliling kota, biasanya ada ritual “buka mata naga” di kelenteng ini terlebih dahulu, setelah itu, replika naga yang sudah menjalani ritual naga buka mata, akan langsung mendatangi rumah-rumah warga Tionghoa dalam mengusir roh-roh jahat, setelah itu, pada hari ke 16 imlek, replika naga tersebut akan di bakar di ritual bakar naga di Kompleks Pemakaman YBS, Sungai Raya kilometer delapan, Kabupaten Kubu Raya.

sedangkan kelenteng ke 2 yang saya kunjungi adalah kelenteng / vihara paticca samuppada, kelenteng ini , menurut penjelasan teman saya, juga sangat ramai pada perayaan hari hari besar agama konghucu atau buddha, tapi saya juga tidak sempat terlalu lama disini, hanya sekilas lewat, siapa tahu lain kali bisa lebih lama di pontianak, sehingga bisa lebih banyak bisa di kunjungi, berharap tahun depan di undang temanku ini beserta tiket pesawat dan voucher hotel , hehehheeh

IMG20170501094319
IMG20170501094322

demikian sekilas soal kelenteng di pontianak

Hartono Hasian

 

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/05/12/kalimantan-barat-10-wisata-ke-pontianak-dan-singkawang-mesjid-raya-pontianak-dan-katedral-pontianak/

nah , kali ini akan cerita soal makanan yang saya makan selama di pontianak, makanannya katanya sih enak enak, tapi lain kota lain rasa, lain tempat pasti berbeda nikmat, jadi kalau enak tidaknya itu tentu sangat relatif, tergantung yang makan , tergantung mood, dan tergantung perut.

sebagian  makanan yang saya makan adalah disekitar hotel, ada 1 jalan , namanya jalan gajah mada , dan jalan jalan sekitarnya, banyak sekali yang jual makanan, cuma hampir semua non halal sih, tapi ada juga yang ada tulisan HALAL

IMG20170430192209

  • KWE CAP : makanan yang terdiri dari kulit babi yang di goreng dulu, terus dibikin sop sama yang kayak kwetiaw gitu, tapi terbuat dari sagu, untuk kulit babinya masih ok, tapi untuk yang putih putih kayak kwetiaw gitu, ngak enak, tidak sesuai lidah saya

IMG20170430

 

  • KWE KIA THENG : makanan yang terdiri dari jeroan babi, telinga babi , telor disajikan dengan kuah kecap, menurut saya terlalu berminyak, jadi saya masing masing cuma makan satu potong, kecuali telor, saya habiskan, hehehehe, tidak cocok di lidah saya,

IMG20170430191307

 

  • NASI KARI : isi nya nasi, udang , daging babi, daging  ayam, mentimun , ini salah satu makanan yang cocok di lidah saya, menurut saya enak, sebenarnya mau makan lagi, tapi karena banyak yang mesti di coba, jadi cukup 1 porsi saja

IMG20170430192442

  • KROKET , PISANG GORENG DAN JEMPUT JEMPUT  , masing masing saya cuma beli 1 potong, karena hanya ingin mencoba saja
  1.     namanya kroket : isi bengkuang, menurut saya kurang enak, hahahhahahha
  2.     pisang goreng : cuma pisang di goreng, pisangnya mungkin kurang matang, jadinya agak asam asam gitu, ngak enak
  3.     jemput jemput : terbuat dari pisang yang sudah matang, di remas remas gitu, mungkin karena di remas remas, jadi nya enak banget, saya suka, hahhahaha, kalau ngak di tahan tahan, saya pasti beli lagi

IMG20170501083401

  • CE HUN TIAW : es yang isinya kacang merah, ketan hitam, cing cau dan bongko , menurut saya lumayan lah, tapi saya masih lebih suka es campur medan , hehehhe

IMG20170501093322

 

  • ES KRIM ANGI / PETRUS : es krim ini sebenarnya bernama es krim angi, tetapi karena dekat sekolah petrus, maka lebih di kenal es krim petrus, es krim nya terdiri dari beberapa rasa, saya memilih yang durian, es krim bisa taruh di gelas, mangkok atau kelapa, saya memilih yang di kelapa, es krimnya lembut, karena lembutnya maka cepat cair, jadi makannya harus cepat cepat , ngak bisa santai, masih ok lah es cream nya, hehehehe,
IMG20170501095949

 

  • NASI AYAM : penasaran dengan nasi ayam di sungai / sei pinyuh, maka saya coba lagi nasi ayam, sebenarnya lebih cocok nasi campur sih, karena ayam nya cuma dikit, isinya kebanyakan babi, yang disini walau katanya terkenal, tetapi saya makan , rasanya biasa saja, nothing spesial, walau bukan ngak enak

IMG20170501125610

  • BUBUR PESAWAT / PUEI KI MUEI : saya ngak tahu , kenapa namanya bubur pesawat, saya penasaran juga, pas mau pulang di bandara , saya iseng tanya sama teman yang duduk disebelah saya, dia bilang, katanya seperti kita naik pesawat, pesan dulu baru duduk, ahhahahhahaa, ada ada saja, benar ngak ya, bubur pesawat sebenarnya cuma jual bubur, dengan topping banyak macam sayur dan lauk, terutama babi, enak, saya suka, sayang sekali, cuma sebentar di pontianak
IMG20170501183913
 
 
  •  
  • KALOCI : terbuat dari tapung ketan, di aduk aduk dengan air, terus dikasih bumbu kacang dan gula pasir, tadinya saya kira makanan kiam ke, khas bagansiapi api, tetapi ternyata beda, saya masih lebih suka kiam ke khas bagansiapi api, heheheh

IMG20170501190503

  • KO KUE GORENG : ko kue goreng ini terdiri dari kuchai, keladi, pek (bagian berwarna putih dari tepung beras) yang di goreng dengan kecap dan diberi ebi diatasnya (optional: goreng dengan telur) , awal nya saya kirain cha kuei seperti yang dijambi, ternyata beda, yang di jambi, kayak kuei tiaw tebal, yang kenyal , kalau ko kue ini , di lidah ku kurang cocok, tapi yang makan , sangat ramai

IMG20170501191621

  • BAKMIE KEPITING : pas mau pulang hotel, saya sempat sempatnya bungkus nasi kepiting, padahal sudah kenyang banget, bakmie kepitingnya seperti biasa, terdiri dari bakso ikan, ada babi, dan kepiting yang secuil,tapi bungkusan bakmie kepiting ini yang menolong saya, karena ke esok paginya, hujan lebat banget, di kota pontianak, sehingga bakmi kepiting bungkus yang ngak sanggup makan di malam hari, saya makan saja dipagi hari, suruh orang hotel panasin dulu, rasanya kurang enak, karena bayangan saya over, kirain bakmie kepiting, pasti kepitingnya banyak, hahahhaha, tahu tahu cuma secuil, kata teman ku, yang enak mesti bakmie kepiting oukie, sehingga sebelum ke bandara, saya mampir lagi kesana makan sekali lagi, ahhahaha, ternyata sama saja, kepiting cuma secuil, hehehe

IMG20170502091717

itulah makanan yang saya makan di pontianak, untuk anda yang ada makanan yang tidak boleh di makan, lebih baik sebelum makan, tanya dulu, karena banyak makanan yang nama tidak sesuai dengan isi.

 

IMG20170430183830.jpg

IMG20170501092211.jpg

IMG20170501093956.jpg

IMG20170501094002.jpg

IMG20170501130315.jpg

IMG20170501183909.jpg

IMG20170501183913.jpg

IMG20170501184143.jpg

IMG20170501184335.jpg

IMG20170501184337.jpg

IMG20170501185204.jpg

IMG20170501185234.jpg

IMG20170501190958.jpg

IMG20170501192212.jpg

IMG20170501192916.jpg

IMG20170502092440.jpg

Hartono Hasian

https://balebaleku.wordpress.com/2017/05/10/kalimantan-barat-9-wisata-ke-pontianak-dan-singkawang-hotel-transera/

setelah check in hotel , kami bawa mobil untuk dikembalikan ke pemilik mobil, ternyata harga yang di hitung hanya Rp.250 ribu, padahal kami pakai 25 jam loh dan keluar kota, sekali lagi salut sama temanku, jangan jangan dia preman pontianak, jadi orang segan sama dia.

saat akan kembalikan mobil, ternyata hujan sangat lebat, mungkin hujan pun ikut bergembira dengan harga sewa mobil yang murah, dengan kondisi hujan, kami kembalikan lah mobil ke pemilik yang dekat dengan rumah dayak radakng , masalah terjadi, dengan hujan, ngak mungkin saya diantar balik ke hotel pakai motor teman lagi, karena saya bawa payung, maka saya putuskan akan jalan kaki balik ke hotel , temanku ngak enak hati, tapi saya yakinkan ngak apa apa, enak juga punya teman gini, mengerti apa yang saya mau, langsung dia bawa motor pulang, dan saya jalan kaki, baru saja kaki menginjak jalan sultan syarir, hujan langsung berhenti, oalah, enak juga, adem

sepanjang jalan kaki dari jalan sultan syarir ke jalan gajah mada, banyak sekali pemandangan yang bisa di lihat, jalan jalan di pontianak dan melewati mesjid raya , ambil foto dulu ah, keren juga fotonya

IMG20170430170259

jalan putar sana putar sini, tidak langsung pulang ke hotel, karena mau nikmati kota pontianak, akhirnya melewati ketedral pontianak, nama gereja nya gereja santo yoseph

pada saat saya mau masuk , ternyata dilarang oleh tukang bersih bersih, saya disuruh ke satpam dulu, pas ke satpam, katanya lagi ada misa duka, ada yang meninggal, jadi ngak boleh masuk, sayang sekali , padahal saya suka sekali arsitek di gereja katolik, ya, apa boleh buat , tai kambing bulat bulat, dimakan jadi obat, disimpan jadi jimat, kecewalah , ngak boleh masuk

tapi ada sedikit informasi yang saya dapat, sebenarnya bangunan ini sudah mulai ada tahun 1908, menjadi gereja  tahun 1918, tapi tahun 2011 dirubuhkan, dan dibangun dengan gereja baru seperti sekarang ini, sayang sekali, bangunan yang punya kenangan sejarah, DIRUBUHKAN, hanya karena modernisasi

IMG20170502095942

gereja ini di katakan sebagai gereja terbesar dan  termegah di asia tenggara, dan terletak di jalan pattimura pontianak, ornamen bernuansa Dayak tampak dominan di sana. Ukiran-ukiran khas Dayak mengelilingi dinding gedung. Ada juga patung burung ruai dari kayu belian di halaman gereja

Gubenur dengan bangga, bahwa selama 2 periode kepemimpinan dia tahun 2008-2018 , berhasil menyelesaikan 2 tempat rohani ini, mesdjid raya dan gereja katedral, tapi saya kok merasa ngak nyaman , karena ya , itu , gereja penuh sejarah di rubuhkan untuk modernisasi, tapi cuma bisa gitu saja, ngak perlu sampai pergi demo, atau pasang lilin di depan gereja, atau bawa tombak , bawa bendera , bawa senjata tajam untuk demo, atau kirim karangan bunga macam macam, atau bawa senjata api dan lain lain, tidak perlu sampai segitu nya, orang bukan rumahku kok, hehehe

setelah keliling keliling , kaki capek, akhirnya sampai lah di hotel, mandi, dan tidur sebentar, menunggu malam hari mau hunting kuliner di sepanjang jalan gajah mada pontianak, yang hanya cukup jalan kaki dari hotel.

1-569ebdca7797730b048b4568.jpg

IMG20170430170234.jpg

IMG20170502095344.jpg

  • Posts

    • Bisa minta contac listnya gak ya? Gk keliatan di gambarnya... terimakasih
    • hi mas @deffa,
      trip ke jepang sudah terlaksana dgn sukses taun kmrn mas & mudah2an bisa terlaksana lagi taun depan
      oia maaf blm sempet buat review perjalanannya soalnya ga bisa cerita euy mas
    • Yunnan Trip Jun 2017 Day 1 naik pesawat malam (Lion Air) Jakarta – Kuala Lumpur Menginap di hotel dekat bandara, EV World hotel kota warisan dengan airport transfer dari hotel (harga RM 65 untuk midnight dan RM 55 untuk pagi untuk 8 orang) Kami booking kamar 4+2+2 dengan harga Rp 830.000 di agoda, kamarnya kecil dan bersih, lingkungan di sekeliling hotel sepi. Hotel menyediakan sarapan roti dan nasi uduk porsi kecil serta teh dan kopi. Cocok untuk transit daripada nginap di hotel bandara yang mahal. Day 2 naik hotel transfer tiba di bandara check in Air Asia Kuala Lumpur – Kunming, setelah check in makan dulu di curry house (lantai basement). Penerbangan ke Kunming (ibukota propinsi Yunnan) selama hampir 4 jam berjalan dengan lancar, sore hari kami tiba di Kunming. Di bandara Kunming menyediakan telepon untuk telepon lokal, dengan telepon ini saya menelepon sopir pick up airport yang sudah di pesan sebelumnya.  Sebelumnya saya memesan jemput bandara ke hotel (200 cny) dan charter mobil keliling kunming untuk keesokkan harinya (600cny). Dari bandara kami diantar ke Kunming Nissi Holiday Hotel yang berupa apartemen hotel, sebelumnya saya memesan 2 apartemen hotel seharga Rp 880.000 via agoda. Apartemennya cukup luas dengan 2 kamar tidur dan satu ruang tamu, selain itu hotel juga menyediakan makan pagi berupa bubur, mantau, roti, telur, mie kuah, teh, kopi, buah. Malam hari kami jalan2 di sekitar hotel untuk melihat2 dan mencari makan malam, di sana ada tempat permainan anak2, toko2, kami menyebrang ke VC park melihat hiasan lampu, toko2 dan makan malam di sana. Lingkungan di sekitar hotel cukup menyenangkan, bersih dan nyaman dengan banyak toko2 enak untuk jalan2 dan shopping walau ngga belanja banyak, cuma belanja sedikit di mini so. Selesai ngitar pulang ke hotel, buka app agoda untuk pesan hotel ini 1 malam lagi, karena harga di hotel lebih mahal, juga harus bayar cash (karena cuma kartu kredit yang ada union pay yang bisa dipakai di sana) . Day 3 Pagi hari kami dijemput mobil charter, pertama kami singgah di Yuan Tong temple yang merupakan vihara yang cukup tua di kota Kunming. (HTM @6 cny) Dari sini kami ke Green Lake Park (Cui Hu Park) yg merupakan telaga atau taman kota Kunming dan Yunnan University yang ada di  seberangnya. Kami jalan santai di Green Lake Park makan siang buffet vegetarin @19 cny. Juga mampir ke travel yang ada di dalam taman, tanya info jalan2. Sebelumnya sebenarnya ingin booking tour dengan travel tempat saya charter mobil (entah travel apa, saya cari online), tapi jadwal tournya sangat padat, jadi saya ragu2, karena kami lebih suka jalan santai. Saya tanya ke travel ini charter mobil ke Shi Lin (stone forest) buat besok, serta minta di check jadwal dan beli tiket kereta api ke Lijiang buat besok. Ternyata beli tiket online via travel tidak bisa dilakukan karena harus input no id. Lalu kami ke stasiun KA kunming untuk beli tiket di loket untuk rute Kunming-Lijiang sesuai dgn jadwal yg telah kami check dan masih ada available seats di travel sebelumnya. 2 tiket VIP @ 669 cny (satu bedroom untuk maks 3 orang) 2 tiket soft sleeper (@226 cny ranjang bawah @217 cny ranjang atas). Karena sudah agak capek dan malas jalan, minta supirnya keliling bentar lihat gapura kota golden horse dan jade rooster. Kembali ke hotel ada wifi lalu booking mobil ke Shi Lin untuk besok dan pulangnya minta di drop di stasiun KA, juga tanya charter mobil di Lijiang untuk 2 hari.  Charter mobil ke Shi Lin 900 cny, charter mobil di Lijiang 1000 cny/hari. Saya OK in saja, malas cari perbandingan, daripada ikut tour yg jadwalnya padat, lebih cocok sewa mobil yg jadwalnya sesuai keinginan. Setelah beristirahat sebentar lanjut cari makan malam dan ngitar di VC park. Day 4 Check out hotel dan dijemput sopir mobil charter jam 11 pagi, memang pingin berangkat agak siang karena nanti pulang dari Shi Lin berangkat dengan KA malam. Sampai di Shi Lin siang hari, sebelum masuk kompleks wisata, kami singgah di resto untuk makan siang. HTM Shi Lin @175 cny naik tram keliling @25 cny, sewa tour guide di pintu masuk 160 cny/ kali. Lansia 70 tahun ke atas gratis tiket masuk (lalu saya dapat info anak2 bisa beli tiket pelajar setengah harga), nah ini juga alasan saya malas ikut tour, karena setelah ditanya tidak ada cashback tiket masuk untuk lansia, juga harga tour hanya termasuk tiket masuk belum termasuk naik tram, cable car dll. Taman wisata Shi Lin (stone forest) adalah taman wisata yg sangat luas yang terbagi atas 2 area, area bagian depan adalah area big shi lin (yg diumpanakan sebagai pria yang gagah), dan area bagian belakang disebut small shi lin (yg diumpanakan sebagai wanita yang lembut). Kedua area ini penuh dengan gunung dari batu, area depan kumpulan gunung batu lebih padat, area belakang lebih jarang di mana dibawahnya ada tanah rumput yang indah). Menurut info tour guide Shi Lin adalah taman laut jutaan tahun yang lalu, yang kemudian lautnya mengering dan gunung batunya muncul ke permukaan. Setelah selesai berwisata di Shi Lin kami di drop di stasiun KA, makan di resto cepat saji dulu, sebelum masuk ke stasiun KA, kami mendapat ruang tunggu untuk tiket VIP dan soft sleeper. Kami 6 cewek tidur di 2 kamar VIP, 2 cowok di soft sleeper yg 1 kamar ber4 untuk umum. Tidak terbiasa tidur di kereta, lalu ke gerbong makan sedikit dulu, lalu kembali ke kamar berhubung sudah malam dan capek akhirnya tidur juga, di perjalanan kadang2 terbangun, KA singgah di berapa stasiun yg mana berhenti cukup lama (mungkin karena sleeper train di mana penumpang tidur juga bawa bagasi banyak, jadi tidak bisa turun naik cepat). Ketika langit mulai terang, saya sudah terbangun dan membuka tirai jendela di sepanjang jalan banyak gunung dan awan berjalan di atas (maklum posisi tidur jadi awan seperti berjalan di depan mata). Pemandangan dari jendela KA Day 4 sampai di Lijiang pagi hari, cuaca hujan, di jemput supir mobil charter. Persinggahan pertama sarapan dulu, lalu lanjut ke lokasi wisata kota kuno shu he, kota kuno na xi, berhubung kami ke kota kuno ini pagi2, di sini masih sepi toko2 masih belum buka, jadi kami bisa menikmati suasana kota tua yg asri juga banyak bunga, bunga mawar di sana besar2, air di kali juga sangat jernih, supir di Lijiang ini cukup bawel dan baik, menemani kami keliling (lumayan tour guide gratis). Setelah dari 2 kota kuno ini kami kembali ke kota untuk makan siang lalu check in hotel, sebelumnya saya sudah pesan hotel di dalam kota kuno Lijiang via agoda yang bayar ditempat (menurut referensi yg saya lihat banyak hotel yg tidak melihat pesanan agoda, jika datang ada kamar kosong dikasih jika tidak direferensikan ke hotel lain). Tapi di sana menurut info dari supir untuk hotel di dalam kota tua tidak bisa masuk mobil, mesti bawa koper jalan kaki masuk, jadi malas. Lalu minta supir cari hotel di luar kota tua yang dekat dengan kota tua. Kami mendapat kamar 3+3+2 di hotel红宝玉 dengan harga 550 cny + sarapan. Setelah check in dan mandi, kami melanjutkan wisata ke danau La Shi, di sini ada danau yg tidak terlalu  besar, dengan objek wisata taman bunga, berkano dan berkuda. Dilihat dari luar tamannya tidak terlalu menarik, berkano dan berkuda juga mahal, kami tidak berminat melhat2 sebenar lalu cabut. (untung sebelumnya saya tidak pesan tour di acara tour kami di suruh singggah di sini bayar @260 cny untuk taman bunga, berkano dan berkuda) Kami minta diantar ke vihara, sopir mengantar kami ke sebuah vihara tibet di atas bukit, masuk ke vihara dan naik tangga ke atas, pemandangan dari atas vihara sangat indah. Lalu kami kembali ke hotel beristirahat. Malamnya saya jalan ke kota tua Lijiang yg terletak di seberang hotel, tapi berhubung hujan saya cuma jalan sebentar. (kemudian saya dapat info bawa pusat keramaian di kota kuno lijiang ada di pintu utara, sedang saya masuk dari pintu selatan jadi tidak banyak yang menarik). Day 5 tujuan hari ini jade dragon snow mountain, atas saran supir kami menyewa jaket dan membeli tabung O2 di lokasi kota Lijiang. (harga tabung O2+ jaket @88cny). HTM Jade Dragon snow mountain @130 cny, bus di dalam taman wisata @20cny (mobil cuma sampai tempat parkir), cable car @180 cny. Untuk tiket masuk kawasan wisata lansia gratis, pelajar setengah harga, tidak bawa kartu pelajar jadi mengandalkan komunikasi supir dengan yg jual tiket). Saya dan ibu mertua tidak naik ke snow mountain, kami naik bus ke blue moon valley, makan di resto duduk di halte tunggu yg ke atas snow mountain. Di bawah halte bus ada telaga yg jernih dengan latar snow mountain. Saya turun ke telaga menikmati pemandangan, di sana ada jalur lantai dari kayu yang bisa berkeliling ke area lain, tapi saya malas jalan cukup pemandangan telaga ini saja. Setelah rombongan turun dari snow mountain, kami makan di resto di dekat halte bus @40cny 8 orang dapat 8 lauk, lalu kami turun ke telaga foto2 lagi. Setelah itu naik bus ke tempat parkir dan pulang ke hotel. Malam hari, saya berjalan ke pintu utara kota kuno Lijiang, ternyata cukup jauh juga, pintu utara memang cukup ramai, ada juga pedestarian street, saya cuma melihat toko2 di dekat pintu utara, makan di Mac Donald di dalam kota kuno, pulangnya coba naik bus soalnya rutenya cuma lurus sampai hotel (@ 1cny). Day 6 Setelah sarapan kami check out hotel, sebelumnya charter mobil Lijiang ke Dali dan jalan2 di Dali sehari lalu di drop di hotel. (1400 cny) Perjalanan dari Lijiang ke Dali sekitar 3 jam, persinggahan pertama danau west lake, maksudnya mau naik perahu dan melihat pertunjukkan elang menangkap ikan, perjalanan di west lake tidak berjalan mulus karena melewati daerah pasar yg ramai, mobil susah lewat karena jalan sempit dan ramai, kami lewat pelan2 sambil melihat aktivitas pasar di sana, yang belanja di pasar membawa keranjang belanja di punggung, juga ada bajaj yg mengangkut barang dan penumpang, dan ada juga mesjid dan muslim di sepanjang jalan. Sampai di west lake, kami dapat info  pertunjukkan elang menangkap ikan sudah tidak ada, ada elangnya buat foto2, setelah dipikirkan kami malas naik perahu mengitar danau. Kami lalu melanjutkan perjalanan singgah lagi di kota tua Xi Cheng, banyak toko2 di dalam kota kuno ini, kami mengitar dan makan siang di sini. Supir menawarin membawa kami singgah di sebuah vihara sebelum sampai di kota Dali, berhubung viharanya lagi renovasi kami tidak jadi masuk. Lalu kami ke 3 pagoda Dali (HTM@120 cny, tram pp@35 cny, lansia gratis tiket masuk, pelajar setengah harga). Naik tram ke atas komplek wisata ada sebuah vihara besar di sana, setelah dari sana tram mengantar kami ke area 3 pagoda. Setelah dari sini supir membantu kami beli tiket bus untuk besok Dali-Kunming, mencari hotel yg dekat kota kuno Dali, kali ini kami mendapat kamar 3+2+2 dengan harga 450 cny, berhubung kamar ber3 ber4 sudah penuh (tapi hotel kali ini mirip losmen yg 1 kamar 2 orang tidak ada AC nya tidak ada sarapan lagi) ya sudahlah cuma semalam, malas pindah koper cari sana sini. Lokasi hotel dekat dengan pintu selatan kota kuno Dali yang merupakan pusat keramaian di kota kuno Dali. Kami makan malam dan keliling kota kuno Dali. Day 7 pagi ke pintu utara kota kuno foto2 lagi, sarapan, lalu ke pusat informasi turis beli tiket ke kota wisata tempat shooting film the demi-gods and semi-evils, HTM+tiket bus pp @44 cny, tiket bus saja (untuk lansia)@16cny. Kami naik bus jam 8.30 karena menurut info ada pertunjukkan jam 9. Pertunjukkan di mulai di pintu gerbang masuk untuk menyambut tamu jam 9 pagi, tamu di sambut masuk oleh rombongan pemain yang berperan menjadi raja, pemainsuri, dayang dan prajurit. Di dalam komplek kota wisata masih ada pertunjukkan lainnya seperti putri raja melempar bola mencari pasangan, tarian barongsai, prajurit menangkap buronan, lalu para pemain menari di lapangan, pegunjung juga diundang menari bersama. Kami mengitar di area utama tempat wisata ini berfoto2 lalu pulang. Makan siang lalu pulang hotel, bersiap2 lalu dijemput agen bus ke tempat naik bus. Setelah sekitar 6 jam perjalanan kami sampai di Kunming kami naik taxi ke hotel (Nissi Holiday Hotel). Day 8 Hari ini kami naik MRT dari depan hotel ke Xin Luoshiwan (area shopping seperti mangga 2). Tiket MRT @ 5 cny langsung sampai tidak perlu ganti line. Di sini belanja seharian... Pulang dari sini ngitar di sekitar hotel lagi. Day 9 charter mobil ke City of Flower dan antar ke bandara (@900cny, sebenarnya agak mahal, mau pesan antar bandara dari hotel tapi katanya tidak ada mobil besar suruh naik 2 mobil @100 cny) ya sudahlah malam2 sms travel yg kami charter mobil sebelumnya. City of Flower sedikit mirip garden by the bay singapore. Di pintu masuk disajikan pertunjukkan film dengan layar setengah bola di langit2 yang bercerita tentang pemandangan yg indah di Yunnan, setelah selesai menyaksikan film kita masuk lewat pintu tengah di dalam theater, di sana ada taman bunga dengan maskot burung merak, banyak bunga di dalamnya yang ditata dengan indah (tapi bunga yg letaknya jauh dari jalan sebagian adalah bunga plastik). Dari taman bunga menuju pintu keluar melewati ruangan yang didekorasi ala eropa style. Setelah ini kami kembali ke hotel berkemas bersiap2 kembali ke Jakarta via KL. Note : 1. Tidak bisa memberi no hp di sana, soalanya mesti pakai id card. 2. Kartu kredit yg di terima di sana adalah Union Pay (visa dan master umumnya tidak diterima) jadi mesti menyediakan cash yg cukup, susah mencari money changer, tukar di valas di bank juga repot berhubung mesti mengisi formulir penukaran, lebih praktis tarik tunai di atm (max 3000 cny/hari) 3. Saat mencari hotel via agoda dll, pilihlah yang ada review dari turis asing, karena banyak hotel yg hanya menerima turis lokal. 4.  Belanja oleh oleh : obat Tiongkok seperti yunnan bai yao dll, mini so, jaket anti UV (bagus untuk menangkal matahari saat kegiatan out door).          
    • Yang terhormat, klien Unichange! Kami ingin memberi tahu semua pemegang kartu Unichange.me belum terverifikasi bahwa batas kartu telah diubah. Sehubungan dengan pembaharuan undang-undang EU, yang mulai berlaku 26.06.2017, dana kartu maksimum untuk pemegang kartu yang belum diverifikasi dibatasi pada EUR / USD 250 dan penarikan maksimum ATM untuk pemegang kartu yang belum diverifikasi dibatasi ke EUR / USD 100. Karena petunjuk tersebut berlaku, semua pengguna dengan akun yang belum diverifikasi dengan saldo lebih dari 250 EUR / USD akan kehilangan akses ke akun mereka. Anda harus memverifikasi akun kartu Anda di dalam sistem penerbit kartu untuk penggunaan kartu lebih lanjut.
      Untuk dapat memverifikasi akun Anda dan untuk memperbarui akses ke akun kartu Anda, kirimkan dokumen yang diperlukan ke email kami. Pemegang kartu yang diverifikasi dapat memanfaatkan sepenuhnya kesempatan penarikan dan penambahannya. Pembatasan kartu baru tidak diterapkan pada pemegang kartu yang terverifikasi. Untuk lebih jelasnya, jangan ragu menghubungi tim Dukungan kami, yang dapat berkonsultasi dengan Anda mengenai semua pertanyaan Anda.
      Salam Hormat,
      Tim Unichange.me