• entries
    192
  • comments
    1,389
  • views
    7,026

About this blog

jalan jalan , yes

santai , yes

ikut campur privasi orang lain , no

dicampurin privasiku oleh orang lain, no

Entries in this blog

Hartono Hasian

setiap kali kalau bicara wisata ke lampung, yang di sarankan selalu tidak jauh dari pantai, laut dan pulau, termasuk juga saat saya minta saran wisata ke lampung, sudah tercantum jelas, wisata non pantai, pulau, laut, nyelam, tetap saja yang kasih saran, masih sekitar sekitar itu

akhirnya dengan bekal beberapa informasi dari teman teman, berangkat lah saya ke lampung dengan membawa mobil, perjalanan sangat santai, dari grogol sampai merak makan waktu sekitar 2 jam, naik kapal dari merak sampai bakauheni sekitar 2 jam, dan dari bakauheni sampai ke hotel de green di bandar lampung sekitar 2,5 jam , semua waktu termasuk istirahat minum dan makan cepat

waktu sampai merak, kami membeli tiket Rp.347 ribu, harga tiket itu adalah untuk mobil xenia termasuk penumpang, mobil kami langsung di arahkan ke kapal ferry, ternyata mobil kami naik ke lantai atas, sedangkan lantai bawah adalah untuk mobil besar seperti bus/ truk

berjalanlah kapal kami menuju bakauheni, perjalanan sekitar 2 jam, sampai di bakauheni, kami turun kapal, terus jalan menuju bandar lampung dengan lewat tol yang masih gratis, ternyata jalan tolnya hanya pendek, kami hanya ngak terlalu lama di tol, ngak hitung berapa lama, pas turun dari tol, kami mampir dulu makan siang di restoran padang, setelah makan, kami langsung menuju ke bandar lampung, check in hotel

check ini sangat lancar di hotel de green, walau tadinya saya minta supaya ganti 2 kamar yang tempat tidurnya 2 , diganti dengan 1 kamar dengan tempat tidur 4, dan tidak disetujui dengan alasan sistim (silakan baca tulisan tentang hotel de green), tapi, so far , semua lancar

setelah check in, kami menuju satu lokasi yang di beri tahu perserta perjalanan kali ini, adalah little europe di perumahan citra, tetapi ternyata itu hanya ruko yang hampir semua tidak buka, dan agak kotor, ternyata informasi salah, heheheh

PUNCAK MAS :

akhirnya kami searching lokasi lain, dapat lah lokasi yang namanya puncak mas, lokasi tersebut ternyata sangat nyaman, dengan tiket masuk perorang Rp.20 ribu dan mobil Rp.10 ribu, kami nongkrong di dalam sana, banyak sekali spot buat foto foto, dan ada tempat duduk buat santai dan ngobrol, sayang sekali, tidak ada tempat makan yang lumayan, yang ada hanya warung kaki lima, di lokasi puncak mas juga ada penginapan , anda boleh nginap disini , jika berminat.

kami duduk santai disana, pertama sampai masih sepi, tapi makan sore dan makin malam, tempatnya makin ramai, tempatnya sangat nyaman, sejuk, bisa lihat pemandangan kota lampung dari atas, tanpa sadar, ternyata sudah malam, kami mesti pulang ke hotel buat istirahat, tetapi sebelum ke hotel, kami mampir dulu makan malam di rumah makan mbok wito

lokasinya kami ikuti map di android hp ku, jalanan cukup mulus, walau ada beberapa tanjakan dan tikungan yang mesti hati hati, tapi secara keseluruhan, cukup nyaman perjalanan

 

KELENTENG THAY HIN BIO DAN PUSAT OLEH OLEH :

setelah semalaman tidur di hotel, hari ini pagi pagi kami bangun untuk keliling lagi, kondisi ngak tahu mau kemana, cuma sempat pesan sama hotel, bahwa hari ini kami pindah ke kamar yang 4 tempat tidur, sedangkan barang barang minta tolong di pindahkan

berangkat lah kami, tujuan pertama kami adalah ke kelenteng Thay Hin Bio, kelenteng ini punya kesan tersendiri bagi saya, karena saat bhiksu Ashin Jinarakhita , bhiksu pertama orang Indonesia setelah runtuhnya majapahit di semayamkan disana saat beliau meninggal, sebelum di kremasi di lempasing, waktu itu saya juga sempat mengantar dari jakarta sampai ke lampung (kelenteng Thay Hin Bio), dan sampai ke tempat kremasi, waktu itu luar biasa, manusi ramai sekali mengantar beliau sampai ke tempat kremasi, luar biasa

sehingga saya mempunyai kesan mendalam di kelenteng ini, saat masuk ke kelenteng ini, saya sudah sangat salut, karena terpasang tulisan Namo Shangyang Adi Buddhaya, yang dapat kira kira di artikan terpujilah ketuhanan yang maha esa, umumnya wihara/kelenteng khas Buddhayana ada tulisan itu terutama dalam kebaktian

maka saya sembahyang disana kali ini, petugas disana pun sangat ramah melayani kami yang akan sembahyan, dikasih tahu arah sembahyang, walaupun sebenarnya sudah ada tulisan urutan dari angkat 1 dan seterusnya

selesai sembahyang, kami mampir sebentar ke tempat oleh oleh untuk belanja, walau biasanya orang bilang belinya di toko yen yen, tapi saya ngak kesana, karena belum buka, saya ke toko seberang kelenteng, beli saja yang saya suka, selesai belanja, kami menuju ke tempat wisata lain

IMG20180703074623

MUNCAK PASS :

setelah belanja , kami langsung menuju ke satu lokasi namanya Muncak Pass, tadinya saya pikir puncak mas dan muncak pas adalah lokasi yang sama, ternyata lokasinya beda, walau tiket masuk adalah sama, perorang rp.20 ribu dan mobil Rp.10 ribu

jalan menuju muncak pass tidak semulus jalan ke puncak mas, tanjakan lebih tajam, jalan lebih rusak, jalan lebih sempit, jadi perlu lebih hati hati kesini

akhirnya kami sampai ke lokasi setelah melewati jalan yang tidak terlalu bagus, tadinya pikir mungkin ngak nyasar, masa tempat wisata yang bagus, tapi jalannya begitu, ternyata kami tidak salah, sampai di lokasi, tempatnya nyaman juga , tempatnya hampir mirip dengan puncak mas, tetapi dengan design yang berbeda

diatas sini juga terasa sejuk, nyaman, dan tenang, kami juga kepengen berlama lama disini, tetapi setelah hampir 2 jam disini, kami segera turun,mengingat masih kepengen ke lokasi lain

didalam lokasi muncak pass ini ada lokasi campingnya juga, tetapi kami tidak meninjau kesana, karena tidak ada rencana camping

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

BUKIT RANDU :

setelah turun dari muncak pass, perut sudah mulai lapar, walau masih sore, maka kami putuskan untuk mampir ke bukit randu, mau makan malam disana

waktu kami sampai, kami kasih tahu satpam mau makan malam, kami di arahkan ke hotel, padahal restoran di bawah hotel, dan mobil bisa parkir di depan restoran.

karena kepalang ke hotel yang ada di atas, kami terpaksa turun tangga, tetapi terpaksa membawa berkah, karena saat kami turun itu, kami bisa mendapatkan spot spot foto yang menarik, jadi jepret sana jepret sini

akhirnya kami sampai di restorannya, restoran bukit randu, disini yang keren cuma pemandangan sih, makanan so so, harga go go, tapi pemandangan dan suasana emang enak banget, (silakan baca tulisan bukit randu), boleh lah, kalau mau melamun atau nongkrong ramai ramai disini

dari bukit randu, kami putuskan pulang ke hotel untuk istirahat, kami wisata tidak model bak buk bak buk, tapi wisata dengan santai dan nyaman

 

PASIR PUTIH :

 

 

 

 

 

pagi pagi kami bangun, setelah sarapan di hotel, kami segera check out, karena hari ini kami akan pulang ke Jakarta

dalam perjalanan dari bandar lampung ke bakauheni, kami mampir dulu ke satu pantai namanya pantai pasir putih, di pintu masuk tertulis camp latihan pasir putih, ngak tahu camp latihan apa disini

tiket masuk disini perorang adalah Rp.20 ribu, dan mobil Rp.10 ribu, pantai disini cukup sejuk waktu kami kesini, enaknya nongkrong disini sambil makan kelapa yang dihargai 1 biji Rp.10 ribu

fotonya juga lumayan keren, bole lah mampir kesini

IMG20180704085347

PANTAI EMBE

setelah dari pasir putih, kami masuk ke daerah kalianda resort, kami ada dikasih saran waktu tinggalkan hotel, supaya ke pantai embe, pas sampai di lokasi, saya melihat tempatnya tidak terlalu nyaman, sedangkan tiket masuk perorang adalah Rp.25 ribu perorang, jadi saya tidak jadi masuk, hanya numpang lewat saja, cuma saya sempat foto tarif kalau mau permainan disana

IMG20180704102647

GRAND ELTY KRAKATOA :

dari pantai Embe, kami lanjut ke Grand Elty Krakatoa, tujuan sebenarnya mau survey dulu, supaya bulan agustus ini mau kesana, cuma ada ketidak nyamanan waktu masuk ke hotel ini dan waktu keluar (silakan baca tulisan tersendiri tentang hal ini )

pantainya cukup bersih, tempatnya sejuk dan adem, spot spotnya bagus, cafenya nyaman untuk nongkrong dan ngobrol disini, juga cocok sebagai tempat istirahat waktu perjalanan dari dan ke lampung dari dan ke jakarta.

waktu mau masuk, satpam kasih batas waktu 10 menit untuk di dalam, jika tidak, tiap orang harus bayar Rp.50 ribu, jadi kesimpulan saya , harga tiket Rp.50 ribu perorang, tetapi saya ngak bayar, karena saya makan minum di cafenya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PULANG :

setelah makan minum sekitar 2 jam di cafe , akhirnya kami melakukan perjalanan pulang, kami kali ini tidak lewat tol, tapi lewat jalan biasa, perjalanan ngak beda jauh sih antara lewat tol dan biasa, karena jalan tolnya pendek, untuk kedepannya , tol akan sampai bandar lampung

beli tiket ferry tetap Rp.347 ribu , dan lagi lagi mobil di arahkan ke lantai atas kapal , berjalanlah kapal kembali ke jakarta

perjalanan yang sangat puas , kepengen balik lagi ke lampung kapan kapan, tidak macet, tidak sepolusi jakarta, bisa ke tempat yang sejuk ngak usah macet macet an

IMG20180704152657

 

IMG20180702161747.jpg

IMG20180702163130.jpg

IMG20180702175018.jpg

IMG20180702180210.jpg

IMG20180703074623.jpg

IMG20180703083648.jpg

IMG20180703083926.jpg

IMG20180703085352.jpg

IMG20180703085615.jpg

IMG20180703092948.jpg

IMG20180703171735.jpg

IMG20180703173358.jpg

IMG20180703174635.jpg

IMG20180703183049.jpg

IMG20180703192446.jpg

IMG20180704085258.jpg

IMG20180704085347.jpg

IMG20180704102647.jpg

IMG20180704104510.jpg

IMG20180704105041.jpg

IMG20180704110954.jpg

IMG20180704110957.jpg

IMG20180704111018.jpg

IMG20180704113527.jpg

IMG20180704113713.jpg

IMG20180704113759.jpg

IMG20180704152657.jpg

Hartono Hasian

pada saat kami ingin pulang dari lampung menuju ke jakarta, kami berusaha untuk mampir ke beberapa pantai di sepanjang kalianda, salah satunya yang kami mampir adalah hotel Grand Elty Krakatao (kalianda resort)

sebenarnya kami ke hotel ini tujuan adalah untuk mampir makan siang dan sekalian lihat hotelnya, siapa tahu, Agustus 2018 rencana mau  nginap disini.

saat kami ingin masuk ke hotel ini, satpam memberitahukan bahwa maksimal kami boleh di dalam adalah 10 menit, jika tidak, kami harus bayar Rp.50 ribu / orang, agak aneh juga ya, saya bilang, saya ingin makan siang , sekalian survey hotel, mana cukup 10 menit, langsung ditanya, benar ngak ? rasanya ngak percaya amat , memang sih, pakaian ku kumal, dan saya nyetir mobil, jadi kayak supir gitu lah, ngak punya potongan punya duit buat makan disana atau nginap disana, hehehe

setelah saya yakinkan, bahwa kami mau makan siang, dan survey hotel, akhirnya kami masuk, dan ke resepsionis, saya langsung tanya resepsionis, bagaimana bisa 10 menit kalau saya survey, terus makan siang di sana, kata resepsionis , nanti dia akan kasih tahu ke satpam

akhirnya dengan tenangnya kami makan disana, suasana cukup nyaman dan enak, petugas cafe juga sangat bagus pelayanannya, sambil makan, kami sambil foto foto disana, dan sambil bicara dengan pelayan nya, soal satpam tadi.

setelah duduk hampir 2 jam, setelah kenyang perut, akhirnya kami keluar, sampai di pos satpam, satpam tanya "ngak jadi nginap dan makan , pak " , wah, memancing emosi, saya langsung bilang, apa perlu saya kasih lihat bonnya, dengan segan, dibuka lah portal, saya langsung keluar dari hotel tersebut, rencana bulan agustus 2018 akan nginap disana, jadi nafsu hilang lah, ngak lucu kalau nanti bolak balik digituin.

nama tempatnya sih grand elty krakatoa, tapi saya tidak melihat ada gunung krakatau disana, setelah tanya pegawai disana, katanya memang jauh banget krakataunya , kadang kelihatan pun kecil sekali.

makanan yang di sajikan sih cukup ok, harga juga tidak terlalu mahal, dan di dalam kalian bisa main permainan permainan di dalam, ada daftar harga harga nya, cukup nyaman tempatnya , dengan pasir putihnya, dengan tempat fotonya yang keren, dengan angin sepoi sepoi yang sejuk, cuma tetap tidak nyaman dengan kondisi pertama kali sampai dan saat mau tinggalkan hotel tersebut

tapi boleh di coba sih, kalau memang terasa capek dari lampung ke jakarta atau dari jakarta ke lampung, jujur, tempatnya ok, pelayan resto/cafe ok, cuma saya ngak tahu satpam di depan, memang , supaya tempatnya cukup private, tetapi mungkin bisa gunakan cara lain, sehingga kesan ramah dan melayani itu tidak tercoreng

IMG20180704104922.jpg

IMG20180704105041.jpg

IMG20180704105206.jpg

IMG20180704105545.jpg

IMG20180704105550.jpg

IMG20180704110906.jpg

IMG20180704110922.jpg

IMG20180704110950.jpg

IMG20180704111018.jpg

Hartono Hasian

selama ini dalam pikiran saya, untuk makan pempek selalu pikiran ke palembang atau jambi, tetapi ternyata di lampung juga ada pempek yang menurut orang orang enak, namanya pempek 123, lokasinya di : Jln. Ikan Belanak No. 15, Bandar Lampung 35223, Indonesia.

dengan bantuan maps dari aplikasi smartphone ku, meluncurlah kami ke lokasi ini , langsung pesan paket yang isinya macam macam, tapi jujur saja, bagi yang tidak suka makanan asin seperti saya, rasanya pasti tidak seenak yang di promosikan orang, tetapi bagi yang suka masakan asin, memang enak banget pempeknya (menurut temanku)

lokasinya di jalan yang tidak terlalu lebar,tetapi jangan bingung untuk parkir mobil, karena ada tukang parkir disana yang membantu kita memarkir mobil kita

dari penjualnya, katanya bisa pesan di web online juga, tapi dia tidak bisa menjelaskan web online mana dan kayak gimana, jadi bagi yang penasaran mau beli lewat online, silakan di cari sendiri ya, hehehe

menurut saya , pempeknya sama saja dengan yang lain lain, tetap legit, lumayan enak, cuma bagi saya keasinan, dan saya ngak suka pedas, jadi pakai cuka yang ngak pedas, mungkin itu salah satu yang berakibat saya makannya tidak sebagaimana cerita enaknya temanku makan

lokasi nya tidak terlalu jauh dari pusat oleh oleh khas lampung yang dekat kelenteng Thay Hin Bio itu, jadi kalau pergi beli oleh oleh ke daerah sana, tidak ada salahnya mencoba pempek 123 ini

untuk harga , standar harga pempek lah, tidak kemahalan tidak kemurahan juga, STANDARD

IMG20180703101551.jpg

IMG20180703101615.jpg

IMG20180703101740.jpg

Hartono Hasian

sebenarnya saya sudah pernah nginap di hotel ini, tetapi karena sudah lama, jadi lupa bahwa pernah nginap disini, sudah sekitar 6 tahun lalu.

walau sudah sekitar 6 tahun lalu kesana, sekarang kesana lagi, pas masuk hotel, langsung keingat pernah nginap disana,  suasana masih sama, keramahan pegawainya, pas saya ada satu permintaan, waktu saya booking lewat online, saya booking 2 kamar yang 2 ranjang, tetapi pas sampai tempatnya ternyata ada kamar yang 4 tempat tidur, jadi saya ingin pindah saja ke sana, walau harga yang 4 tempat tidur lebih murah dari 2 kamar yang 2 tempat tidur, tetapi saya hanya minta ganti kamar, tidak minta pengembalian selisihnya, karena saya tetap berusaha supaya bisa di ganti, akhirnya managernya keluar, dan menjelaskan sistimnya tidak bisa, karena sistim komputer hotel online ke perusahaan travel online, sehingga nanti sulit sesuaikan di akuntansi, akhirnya saya mengalah, karena saya hanya booking 1 malam, jadi malam kedua saya langsung pindah ke kamar yang 4 tidur, pas malam ketiga mau extend lagi, ternyata sudah ngak bisa, hotel full booked

hotel ini selain ada yang kamar untuk 2 orang di web travel online, juga ada kamar yang 3 tempat tidur dan 4 tempat tidur yang hanya di tawarkan ke walking customer, jadi tidak dijual di web

secara keseluruhan, hotel ini boleh di coba, sarapan paginya prasmanan , walau dengan menu yang sederhana, tetapi masih ok lah, namanya juga hotel budget

hotel tidak ada lift, jadi kalau kalian dapat lantai 3, tentu agak merepotkan, tetapi petugasnya cukup gesit untuk membantu kita mengangkat barang kita ke atas

saya melihat hotel ini sedang peluasan, artinya hotel ini sering penuh, sehingga perlu tambah kamar lagi

di ruang makan sarapan, selalu tersedia pisang dan air minum, jadi kapan saja kita bisa makan dan ambil disana, kayak saya yang seperti "monyet" yang suka pisang, saya setiap keluar, comot pisang, pulang comot pisang, gratis ini, hehehehe

kamar mandi juga cukup bersih, walau untuk kamar yang isi 2 tempat tidur , kamar mandinya cukup kecil, sedangkan yang 4 kamar, kamar mandinya cukup besar.

dari segi harga di hotel ini juga cukup bersahabat untuk ukuran lampung, dari harga 200 ribuan anda sudah bisa nginap di hotel ini.

dari hotel ini ke mall kartini juga cukup dekat, bisa jalan kaki lewat jalan kecil dari hotel, sekitar hotel juga ada penjualan makanan, di hotel juga ada kulkas yang menjual minuman dengan harga wajar.

IMG20180702152024.jpg

IMG20180702152519.jpg

IMG20180703133943.jpg

IMG20180703134702.jpg

IMG20180703134709.jpg

Hartono Hasian

mau cari restoran di daerah lampung, tapi bukan cari murah atau enak, cuma cari suasana yang nyaman dan sejuk, restoran bukit randu ini  lah lokasinya.

waktu saya kesana , sebenarnya mau makan di restorn ini, tapi di tunjuk sama satpam ke hotelnya ,mungkin tampilan saya cocoknya ke hotel kali ya, hehehhehe, setelah parkir di hotel, ternyata restorannya mesti turun tangga yang lumayan jauh juga, tapi hitung hitung olah raga plus bisa foto sana sini, ngak terasa berat lah

restoran ini tepatnya di :

Jl. Kamboja No. 1-2A, Kebon Jeruk, Tanjung Karang Timur, Kb. Jeruk, Tj. Karang Tim., Kota Bandar Lampung, Lampung 35121
Telepon: (0721) 241333
 
saya ke restoran ini dengan menggunakan google map, tahu tahu sudah sampai saja, tempatnya enak , sejuk, tapi yang enak di sini hanya suasananya, makanan nilai cukup lah, pelayanan cukup lah, harga cukup lah maksudnya cukup premium, tapi suasanya nya, sip, mungkin harga makanan yang bikin mahal itu suasananya
 
bagi anda yang ingin santai di kota lampung sambil makan, tempat ini bisa jadi sebagai alternatif, apalagi yang mau makan agak lama sambil nongkrong, karena waktu kami makan disini, tidak terlalu ramai ,jadi makan dan duduk lama lama, ngak di usir kok, sampai bosan sendiri, apalagi outdoornya sejuk dan nyaman, bisa melihat sunset juga, pokoknya kangen sama suasananya.
 
untuk ke depannya, jika ke lampung , tempat ini masih jadi alternatif saya untuk santai disini, termasuk mencari ilham tulisan, hehehe

IMG20180703180749.jpg

IMG20180703171038.jpg

IMG20180703173807.jpg

IMG20180703173823.jpg

IMG20180703192446.jpg

Hartono Hasian

sebenarnya kami ke tempat ini tidak sengaja, saat sedang keliling kota lampung,  kami melewati rumah makan ini, terlihat bersih, ramai, terang , dan tempat parkir yang lumayan besar, maka kami coba mampir ketempat ini, dan tidak mengecewakan makan disini.

kami tidak perhatikan ini yang ada di jalan apa ya , karena mbok wito di lampung ada beberapa cabang, seperti :

jalan Arif Rahman Hakim Blok A No. 16, Way Halim Permai, Way Halim, Way Halim Permai, Way Halim, Kota Bandar Lampung, Lampung 35122

Jl. Gatot Subroto No. 64, Pahoman , Bandar Lampung

Palapa Jl. P. Emir M. Noer .(0721) 5604853

tapi itu nga penting, tinggal cari saja alamat yang cocok dengan anda

rumah makan ini khasnya ke ayam dan bebek, rasanya manis dan asin berimbang, dagingnya empuk, cabenya ok , selain makanan ayam bebek, menu lainnya juga ada, seperti saya yang makan mie , rasa mienya juga nikmat, sesuai selera saya

waktu pesan mie, sudah langsung di info kan , bahwa kalau mie , akan lama dikit, kebetulan sudah capek jalan jalan, jadi kalau masakan lama, bisa nongkrong agak lama disini, apalagi suasana ruangan cukup nyaman untuk bersantai,  so, saya tetap pesan mie, dan memang rasanya tidak mengecewakan, toppingnya juga ok ok

untuk anda yang ke lampung, rumah makan ini boleh dijadikan sebagai alternatif,

IMG20180702184535.jpg

IMG20180702184542.jpg

IMG20180702184949.jpg

IMG20180702185016.jpg

IMG20180702185048.jpg

IMG20180702185358.jpg

IMG20180702190038.jpg

IMG20180702190044.jpg

IMG20180702190046.jpg

IMG20180702190754.jpg

Hartono Hasian

Dari sekian banyak dan seringnya makan bakmi di Yogyakarta, belum pernah sekalipun saya makan masakan yang mengandung babi, tetapi kali ini ke yogyakarta, diajak teman makan nasi goreng babi , katanya enak, ya, tanpa membuang waktu, saya langsung meng ya kan, apalagi sudah jam 19.00 lewat, sudah waktunya bagi saya untuk makan malam.

kami pun segera berangkat ke jalan bhayangkara, nama warungnya warung makan bakmi bhayangkara, walau yang di jual bukan hanya bakmi, tapi ada menu lainnya, sedangkan tempat jual hanya berupa gerobak, dengan kursi dan bangku yang diletakan di depan pasar phatuk yang sudah tutup dimalam hari,  posisi warungnya memang tepat di depan pasar phatuk, atau seberang bakpia AGI,  saat kami sampai, ternyata antrian sudah cukup ramai,

Saya pribadi baru tahu ada warung ini jika tidak di ajak, malah ada beberapa teman yang saya tanyakan , baik warga yogyakarta, ataupun yang pernah lama di yogyakarta, mereka tidak tahu warung ini, aneh bukan, heheheh

seperti di tulis di awal, warung ini menyediakan makanan yang mengandung babi, jadi tentu tidak cocok bagi yang tidak makan babi, walau saya ada lihat ada yang pesan tanpa babi.

kami memesan nasi goreng dan bakmi goreng , saya mau coba dua duanya, jadi nanti minta bagi sama teman saya, biar bisa coba dua duanya, hehehehe

cara pesannya adalah kasih tahu ke pelayannya, dengan menyebut nama kita, nanti akan di tulis pesanan kita

Selama penantian, aroma masakan tercium kemana mana, sehingga membuat cacing diperutku makin berontak, rasanya kepengen merebut masakan yang sudah jadi, tetapi hal tersebut tidak mungkin, apalagi masa menunggu cukup lama, hampir 1 jam , hehehehe, 2 gelas minuman pun sudah di habiskan.

akhirnya makanan yang kami pesan datang, makanan yang di goreng dengan api arang ini langsung ingin segera di lahap, untung temanku mengingatkan saya untuk mencoba masakan dia, sehingga saya minta sedikit untuk di coba, hal pertama yang saya rasakan adalah rasa gurihnya, dan masakannya terasa tidak semanis bakmi jawa, ini agak sedikit asin khas kwantung atau tiociu.

testur bakmi nya agak kenyal dan agak besar walau tidak sebesar mie karet, rasanya pun agak sedikit asin , tidak semanis bakmi jawa, sedangkan nasi gorengnya juga terasa asin bukan manis semanis nasi goreng jawa,apalagi dimasak dengan api arang, wow, bikin segera di habiskan dalam waktu tidak sekejap, tunggunya satu jam, habiskannya cukup 5 menit, heheheh

untuk harga, menurut saya agak mahal untuk harga kaki lima di kota Yogyakarta, tapi karena sudah ada harga di menu, jadi tidak merasa sengaja di mahalin dibanding yang lain, karena dari semua pembeli,harganya sama.

boleh lah, kalau ke yogyakarta, sekali kali boleh coba disini bagi yang memang boleh makan babi, tapi kalau sering, rasanya harga kurang bersahabat, mendingan saya makan yang lain lah, heheheh

IMG20180628195106.jpg

IMG20180628195307.jpg

IMG20180628195320.jpg

IMG20180628195626.jpg

IMG20180628200019.jpg

IMG20180628200645.jpg

IMG20180628202505.jpg

IMG20180628202534.jpg

IMG20180628203601.jpg

IMG20180628204242.jpg

Hartono Hasian

hotel ini letaknya di jalan raya batu tepatnya di

Jl. Ir soekarno, Oro-Oro Ombo, Kec. Batu, Kota Batu, Jawa Timur 65326
Telepon: (0341) 596159
 

hotelnya dekat sekali dengan dhammadippa arama malang, cukup dengan jalan kaki, disebelahnya ada indomaret , di seberangnya ada 3 rumah makan yang lumayan besar, sore sore suka ada nongkrong bakwang malang/ bakso di depan indomaret

selain itu, ke jatim park 3 juga sangat dekat, bawa mobil paling cuma 5 menit.

dari segi strategis, hotel ini memang sangat strategis, tepat di jalan raya, tapi dari segi modern, hotel ini sepertinya hotel yang sudah agak tua, tapi masih cukup nyaman untuk di tempati lah, kamar di hotel ini sangat banyak, bentuk hotel ini pun bentuk terbuka, depan kamar dan belakang kamar bisa melihat ke langit, hehehehe

soal harga , hotel ini memasang tarif sekitar 200 ribuan keatas, ada kamar tidak ber ac dan ada kamar ber ac, untuk harga segitu, untuk tempat wisata daerah batu, saya rasa sudah cukup murah, mengingat kota batu adalah kota wisata yang tentunya harga kamar hotel standar harganya lebih ke premium

hotel ini lantainya tidak banyak, jadi tentunya tidak ada lift, tetapi pegawainya cukup ramah, dan petugasnya cukup gesit membantu mengangkat koper kita ke kamar

hotel ini bisa dijadikan sebagai alternatif jika anda ke kota batu, tetapi sayang sekali, trotoar disekitar hotel tidak ada, sehingga sulit jika kita akan jalan pagi atau jalan ke dhammadippa arama atau ke jatim park 3, kita harus jalan disamping , jika tidak hujan , ngak masalah, jika hujan, akan jadi kendala

tetapi jika sasaran kalian adalah ke daerah alun alun batu, tentunya hotel ini masih cukup jauh ke alun alun.

IMG20180721120717.jpg

IMG20180721120748.jpg

IMG20180721133008.jpg

IMG20180721133018.jpg

Hartono Hasian

Penginapan ini jaraknya jalan kaki dari stasiun kota malang sekitar 15-25 menit, jika jalan kaki dari stasiun kereta api malang, anda cukup nyeberang, nanti akan ketemu alun alun tugu / balai kota malang, tinggal belok kiri, kanan lagi, ketemu hotel tugu, belok kiri, terus saja, nanti adanya disebelah kiri , bikinnya dari ruko

alamatnya
Alamat: Jl. MGR Sugiyopranoto No.3, Kiduldalem, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119
Telepon: (0341) 350735
 

harga penginapan ini untuk dorm tanpa ac adalah sebesar Rp.90 ribu, sedangkan untuk weekend adalah sebesar Rp.110 ribu

umumnya yang menginap di penginapan ini sepanjang yang saya lihat adalah warga dalam negeri, dan umumnya anak muda, penginapan ini cukup dekat dengan Mc D, KFC, ramayana, bioskop, tetapi tidak terlihat mini market di sekitar nya.

di penginapan ini mendapat sarapan pagi sederhana

Penginapan ini dibuat di ruko, tetapi kesan lega , bersih dan nyaman , ruang makannnya cukup besar

Toilet dan kamar mandi terpisah, dan cukup bersih

Penginapan ini adalah penginapa tanpat sekat kamar, hanya sekat ranjang, walau kamar ber ac, tetapi saya merasa agak panas di dalam ranjang, mungkin itu karena kain penutupnya terlalu rapat.

pelayan di penginapan ini sangat ramah, dan cukup faham apa yang di tanyakan , sehingga jawaban yang diberikan tidak mengecewakan,seperti lokasi , makanan, tiket dll

dimalang ada grab dan gojek, sehingga kemana mana sekarang tidak pusing lagi, untuk go car nya, sebagian adalah taxi yang di jadikan go car, jadi jangan kaget kalau yang jemput adalah taxi.

IMG20180722173833.jpg

IMG20180722173836.jpg

IMG20180722174943.jpg

Hartono Hasian

saya menginap di hotel ini karena katanya cukup jalan kaki sekitar 15 menit dari stasiun kereta api lama, dan memang benar , keluar stasiun kereta api, belok kiri terus saja, nanti ketemu sebelah kiri ada kantor BRI, maka sebelahnya adalah penginapan ini, jika anda ketemu sebelah kanan ada kelenteng Eng An Kiong artinya anda sudah terlewati posisi penginapan, alamatnya

Jl. Laksamana Martadinata No.32, Kotalama, Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur 65118
Telepon: (0341) 3012395
 

harga penginapan ini untuk dorm tanpa ac adalah sebesar Rp.75 ribu, sedangkan untuk yang ac adalah Rp.90 ribu, tersedia juga kamar yang untuk sendiri seharga Rp.100 ribu

penginapan ini menyediakan motor untuk di sewa antara harga Rp.75 ribu – Rp.90 ribu permotor per hari, dan di hitung perhari ya, lewat jam 00.00 dianggap satu hari lagi

penginapan ini banyak orang western yang nginap disini, dan di dalam penginapan ada tersedia minuman yang di jual

di penginapan ini mendapat sarapan pagi sederhana

penginapannya bersih, ala terbuka, dibagian depan penginapan ada tempat duduk yang bisa melihat ke langit, jadi untuk udara malang yang sejuk, cukup nyaman duduk disini

toilet dan kamar mandi terpisah, bersih, untuk bagian lelaki dan bagian wanita terpisah

untuk penginapan dorm, tiap kamar adalah 3 ranjang tingkat dengan 6 tempat tidur,jadi kamar perkamar, sehingga bagi kalian yang berpergian ber enam, boleh lah kalian memesan tempat tidur sekamar, sehingga privacy lebih terjamin

dari hotel ini ke kampung biru (dimana semua rumah di cat biru) dan kampung pelangi tidak terlalu jauh, dan di seberang hotel adalah kelenteng yang terkenal di kota malang

dimalang ada grab dan gojek, sehingga kemana mana sekarang tidak pusing lagi, untuk go car nya, sebagian adalah taxi yang di jadikan go car, jadi jangan kaget kalau yang jemput adalah taxi.

IMG20180720081448.jpg

IMG20180720081551.jpg

IMG20180720081557.jpg

IMG20180720122703.jpg

IMG20180720143554.jpg

IMG20180720143817.jpg

Hartono Hasian

Paket perjalanan yang di namakan beautiful inner mongolia + rainbow ini awalnya diajak teman grup backpacker untuk sama sama kesana, perjalanan adalah sebelum lebaran dengan harga Rp.11 jutaan + ppn 1 persen + visa Rp.575 ribu, akan tetapi tidak ada permintaan untuk bayar dp atau kepastian lainnya, di tengah ke tidak pastian, datanglah tawaran dari teman yang dulu sama sama 1 angkatan waktu smp di kampung, untuk ke daerah yang sama persis, tapi berangkat pada hari pertama lebaran.

harga penawaran yang berangkat lebaran adalah lebih mahal 3 jutaan yaitu Rp.14 jutaan + ppn 1 persen = visa Rp.575 ribu, akhirnya saya gabung ke grup ini, sekalian reuni, paling tidak bisa kenal dengan keluarga teman temanku ini, selain itu, dari grup ini langsung minta DP, jadi saya yakin pasti berangkat.

tidak lama setelah DP, langsung di minta untuk lunasi, karena kebetulan ada kerja sama dengan kartu kredit bank mega untuk dapat diskon 5 persen, akhirnya kami yang punya kartu kredit bank mega, bela belain ke pameran yang berada di gandaria city, supaya dapat diskon 5 persen.

Paket perjalanan beautiful inner mongolia ini adalah dapat subsidi dari pemerintahan Tiongkok, sehingga harga nya bisa murah, untuk tiket pesawat  saja kalau berangkat sendiri, sekitar Rp.10 juta, belum penginapan, transportasi, tiket wisata , makan dan lain lain

sekedar informasi, saat ini negeri tiongkok sedang mengiatkan kunjungan wisata dari Indonesia kesana, yang saya tahu, ada 3 paket yang sedang di promosikan , yaitu Hainan Island, Inner mongolia ++, dan Guiling, jadi jika anda punya waktu, boleh lah ikut salah satu dari paket ini, harga yang di tawarkan sangat murah, tapi perlu di ingat, carilah tour and travel yang ada kerja sama dengan negeri tiongkok, biar harganya murah, karena untuk tour and travel yang tidak ada kerja sama, ada beberapa yang menaikan harga sendiri, sehingga harga lebih mahal daripada yang di jual oleh tour and travel yang ada kerja sama.

kami mengikuti paket tour ini dengan daftar di Antavaya tour, Dengan Marketing yang pelayanannya sangat memuaskan,  nama Marketing adalah odji,   awalnya paket yang kami beli adalah 9 hari 7 malam, dengan pesawat citilink (yang katanya di charter) dengan penerbangan dari jakarta ke batam (transit) , lalu dari batam ke Ordos (inner mongolia) , kami digabung dengan grup lain dengan satu grup adalah jika tidak salah 50 orang, sedangkan grup kami hanya 18 orang (saat mau berangkat, tinggal 17 orang, karena salah satu tidak bisa berangkat, karena kantor ada pekerjaan penting, dan tidak libur).

tetapi tidak tahu apa yang terjadi, saat-saat mendekati tanggal keberangkatan , kami di beritahukan bahwa :

  1. kami berangkat memakai pesawat air china (keberuntungan 1 dari citilink ke air china),
  2. kami jadi 10 hari 8 malam (keberuntungan 2),
  3. transit tidak di batam, tapi di beijing (keberuntungan 3),
  4. di kasih bonus jalan jalan ke great wall beijing + stop photo di bird nest gedung olimpiade (keberuntungan 4) ,
  5. grup kami di private kan , tidak gabung dengan  grup lain, artinya kami 1 grup jalan sendiri dengan menggunakan mobil sendiri (keberuntungan 5)

memang sungguh beruntung perjalanan ini, tapi kenapa kok visa belum jadi jadi saat mendekati hari H, jantung deg deg an juga, ternyata visa belum di proses, saya sudah kesal dan marah marah, ternyata akhirnya saya simpulkan sendiri, keterlambatan proses visa , karena tunggu kepastian tiket pesawat untuk keberangkatan, tapi akhirnya bersyukur, karena saya mendapat visa double entry , jadi waktunya lebih panjang kalau kalau ada waktu dan duit ke tiongkok lagi, inilah keberuntungan saya yang ke 6, dapat double entry visa , walau ngak tahu, masih bisa kesana lagi dalam waktu 6 bulan ini ngak.

kenapa ganti air china, kenapa dapat bonus bonus keberuntungan, menurut informasi yang saya dengar, karena pesawat citilink sudah penuh, sehingga harusnya grup kami batal berangkat,tetapi karena antavaya tour bertanggung jawab untuk perjalanan ini, sehingga berusaha kami tetap berangkat , kami sempat ketemu grup yang pakai citilink sebanyak 4 bus kali 50 orang (200 orang) di salah satu hotel tempat kami menginap.

informasi yang saya dengar dari mereka adalah sangat capek, tempat duduk sempit, dan bus yang isi 50 orang juga sempit dan lain lain yang kami rasakan, kami sungguh beruntung, dan saya juga mendapat informasi, bahwa ada yang dibatalkan keberangkatan, karena pesawat yang akan ke inner mongolia sudah penuh. jadi sungguh beruntung daftar di tour yang TOP, bertanggung jawab, akhirnya bisa berangkat.

akhirnya tibalah saat kami akan berangkat, disuruh kumpul jam 21.15 di bandara sukarno hatta, umumnya kami sudah datang, dan ternyata tour guide yang bernama david sudah stand by di bandara, walau saya tiba sekitar jam 20.00.

pesawat kami berangkat ontime, tiba pun ontime

sebelum berangkat, saya membaca ramalan cuaca, bahwa pada hari kedua kami di tiongkok, di daerah ordos, akan turun hujan dengan lebatnya, ada kekwatiran di diri saya, tetapi saya tidak menceritakan ke teman teman, ternyata pas hari H, hanya mendung dan tidak hujan, tambah lagi keberuntungan

perubahan cuaca di daerah barat laut tiongkok memang selalu berubah dengan cepat, seperti kejadian tour guide di sana yang memang orang lokal, ada 1 hari saat kami berkunjung ke salah satu padang pasir, dia tidak membawa jaket turun dari bus, karena cuaca sangat panas dan ssesuai ramalan cuaca, hari itu sangat panas dan tidak ada hujan, disaat kami sedang wisata, turunlah hujan dan angin kencang, anginnya dingin pula, sehingga dia kedinginan, padahal dia orang lokal loh.

selama perjalanan , kami mendapatkan tour leader yang memuaskan yang menemani kami dari Jakarta, tour guide selama di china barat laut juga memuaskan, tour guide di beijing pada saat pertama tiba agak kurang puas, tetapi ketemu cuma sebentar, jadi masih ok lah, tour guide beijing saat akan pulang masih ok lah

selama perjalanan, daerah tujuan wisata sebenarnya sudah mulai memasuki musim kemarau, udara tentu akan sangat panas, tetapi selama perjalanan kami, umumnya mendung atau gerimis, sehingga nyaman untuk perjalanan

saat ke padang pasir, kami disambut hujan dulu, dan itu adalah yang di harapkan, karena dengan adanya hujan, padang pasir akan memancarkan warna yang lebih bagus, dan pasirnya tidak berterbangan, sehingga wisata pun lancar

makanan sepanjang perjalanan boleh di katakan ok lah, penginapan juga ok ok, lumayan puas

pengemudi bus juga membawa bus dengan lancar dan aman, pengemudi juga rajin membantu masukin koper ke bus dan keluarin dari bagasi bus.

memang sih, ada beberapa kejadian tidak menyenangkan seperti saya terjatuh di mall waktu jalan sendirian , waktu mau pulang, ada masalah dengan bagasi mau masuk pesawat, ternyata 1 orang cuma boleh satu bagasi dengan maksimal 23 kg, tidak boleh di gabung, dan saat pulang, pesawat delay 2 jam karena ada kabut yang mengakibatkan pesawat tidak bisa terbang , tapi itu hanya kerikil di semua kenyamanan

untuk cerita lebih lengkapnya , tunggu cerita serial selanjutnya ya, ini hanya pembuka

 

------

 

Perjalanan terasa nikmat dengan di awali oleh berkumpulnya peserta yang tepat waktu, malah sebelum waktu yang ditentukan untuk berkumpul, sehingga memudahkan check in, boarding dan koordinasi, boleh sombong dikit, ketepatan waktu ini sangat membanggakan, apalagi peserta yang ikut adalah boss boss bisnis, tapi komitmen mereka untuk ketepatan waktu ini sangat luar biasa, kecuali tentunya saya sendiri yang selama ini adalah karyawan dan saat ini sudah pensiun dini (bahasa kerennya), aslinya karena sudah berumur, sehingga tidak ada lagi yang mau pakai tenagaku, hehehehee, kalau ada lowongan , boleh lah

ketepatan waktu bukan saja pada saat berangkat, tetapi di sepanjang perjalanan dari awal sampai akhir  , para peserta selalu tepat waktu, seperti turun sarapan, saat berangkat dari hotel, saat waktu berkumpul, dan saat akan berpindah dari satu lokasi ke lokasi yang lain

sekedar informasi, yang ikut rombongan ini adalah rekan rekan yang sudah sangat sering berwisata keliling dunia, saya yang termasuk cukup sering (termasuk gaya backpacker dan solo travelling), masih kalah dengan mereka yang biasa ikut perusahaan tour and travel.

setelah kumpul semua, melalui proses pembagian boarding pass oleh tour leader, memasukan bagasi , masuk ruang tunggu, sampai naik pesawat yang sangat tepat waktu yaitu jam 23.15 dan pesawat terbang pada jam 00.15 , semua berjalan sangat lancar , ini adalah awal yang baik

kursi pesawat adalah 2-4-2 , dan saya mendapat kursi di bagian tengah , hal tersebut akan sangat menyiksa sepanjang perjalanan, karena body saya yang oversize, dan penerbangan selama 7 jam untuk sampai beijing tentunya sangat mungkin ada ke toilet pesawat yang akan menganggu penumpang sebelahku.

IMG20180615234108

karena penerbangan air china adalah penerbangan full service (harusnya kami pakai citilink, tapi di ganti air china, ini adalah bonus dari antavaya tour, silakan baca tulisan 1) , baru saja terbang dan stabil, kami sudah di tawarkan minuman, akhirnya saya memilih anggur merah, supaya saya bisa tidur nyenyak, ternyata keputusanku tepat, karena hampir sepanjang perjalanan, saya tidur nyenyak.

saya hanya terbangun saat di tawarkan makanan dan saat sudah hampir mendarat, saat sudah hampir mendarat, ternyata rekan sebelahku pindah ke kursi deretan paling depan , sehingga saya agak lega, akhirnya saya gunakan waktu itu untuk ke toilet

penerbangan sampai ke beijing pun tepat waktu, kami mendarat tepat seperti rencana yaitu jam 08.20, saat mendarat hujan gerimis seakan menyambut kedatangan kami ke negeri naga

tiba di bandara, sebelum sampai ke imigrasi , kita akan melewati mesin scan untuk scanning  paspor dulu, dan mescan sidik jari kami, dari 4 jari tangan kiri, 4 jari tangan kanan dan 2 jempol kiri kanan, dan dari mesin akan keluar 1 struk OK, untuk yang sudah pernah scanning sidik jari, tidak perlu lagi, karena saat kita scanning paspor , akan langsung keluar kertas tersebut, tetapi ada beberapa teman yang sudah pernah scanning, harus scanning lagi.

dari mesin scanning kita baru menuju ke imigrasi, seperti biasa , tentunya pakai antri dulu, saya dan teman teman perjalanan tidak mengalami masalah yang berarti , mungkin karena sudah sering melakukan perjalanan wisata atau mungkin karena muka kami yang baik baik, hehehehe, sampai di meja imigrasi, kita akan diminta untuk scanning sidik jari lagi, tentunya sesuai yang di minta, ada yang diminta 4 jari kiri, atau 4 jari kanan, tapi biasanya pakai 2 jari jempol, ada juga yang diminta ke tiga tiga nya, ikuti saja bahasa tubuh orang imigrasi jika tidak mengerti bahasanya.

setelah melewati imigrasi, kami menunggu tour guide lokal beijing yang menjemput kami, tour leader yang menemani dari jakarta mencari cari tour guide lokal , bolak balik kesana kemari, telepon dan whatsapp, yang katanya sudah di depan gerbang tapi yang mana, saya yang bantu cari, juga tidak menemukan kerta tulisan David (tour leader) atau antavaya tour, akhirnya ketemu juga tour guide lokal tersebut, ternyata kertasnya menulis nama cewek yang setelah saya tanyakan, adalah orang antavaya juga, asumsi saya mungkin tadi yang temani ke beijing adalah tour leader cewek, tapi di ganti dengan cowok.

setelah kumpul semua, akhirnya kami menuju bis yang akan mengantar kami melanjutkan perjalanan sehari di beijing sebelum ke inner mongolia pada malam harinya.

tour hari ini adalah bonus dari antavaya tour, karena waktu mendaftar tidak ada jadwal jalan jalan ke sini, sungguh perusahaan tour yang bertanggung jawab dan luar biasa.

 

 

---

seperti tulisan sebelumnya, sebenarnya ke beijing tidak ada dalam agenda tour waktu kami melakukan pendaftaran, tetapi mungkin karena grup yang pakai pesawat citilink lewat batam sudah penuh, dan sebagai bentuk  tanggung jawab tour and travel antavaya tour, kami akhirnya naik air china transit di beijing, katanya kalau tour lain , ada kemungkinan keberangkatan di cancel, dan gigit jari.

seperti biasa, jika ikut tour wisata, apalagi dengan wisata murah, pemerintah yang mengsubsidi pasti ada kompensasinya,  kami diantar ke tempat wisata belanja wajib yaitu tempat refleksi yang nanti anda akan di suruh beli ramuan disana, dan wisata belanja wajib kedua pada hari pertama kami sampai di beijing adalah toko giok

belum jalan jalan sudah di antar ke 2 tempat shopping wajib, tetapi karena teman 1 rombongan , umumnya sudah bolak balik wisata ke tiongkok, maka tidak ada yang beli baik di toko refleksi maupun di toko permata/ mutiara, jadi belum ada yang tambah berat kopernya, heheheehe

yang ada malah di tempat refleksi saya ketemu salah satu teman yang kebetulan tempat tinggalnya satu kompleks perumahan dengan saya, malah satu cluster, tetapi dijakarta ngak pernah ketemu eh, ketemunya di tiongkok, dia juga lagi ikut tour di tiongkok, tapi kelihatannya jalurnya beda, hanya beijingnya yang sama.

 

kalau di tempat refleksi tidak terlalu lama, tapi di tempat giok lama sekali , sampai akhirnya kami tinggal saja setelah dengar ngoceh sana sini, padahal ada gantungan kayak anting gitu, buka harga 900 rmb satu buah, terakhir di tawarkan ke kami rmb 100  untuk sepasang, kami tidak ada yang tertarik, akhirnya kami tinggalkan saja tempat tersebut

sebelumnya , di perjalanan, tour guide lokal beijing bagi makanan kecil ke kami untuk di coba, antara lain kacang, kwaci, dan lain lain, kami sudah menebak bahwa dia akan menjual, akhirnya kami membeli makanan kecil tersebut, memang ada beberapa yang sesuai selera, jadi ya, memang cocok jadi beli.

akhirnya kami mampir ke great wall dari bagian juyongguan, pilihan lain,  anda bisa naik great wall dari Badaling, Mutianyu, Jinshanling, Simatai, dan Huanghuacheng juga, jadi ke great wall banyak sekali lokasi untuk naik ke atas, tentunya dengan view masing masing, di juyongguan ini tidak terlalu ramai, naik ke atas juga tidak terlalu sulit di banding badaling yang pernah saya kunjungi.

view disini juga lumayan bagus, bagi yang tidak suka naik, bisa minum kopi di dekat pintu masuk, udara yang sejuk hari ini menambah nyaman , padahal pagi nya saat kami sampai di bandara beijing dari jakarta, kami di sambut dengan hujan, tetapi hujan berbaik hati, tidak membasahi kami saat wisata di great wall ini

pemandangan great wall di beijing ini hanyalah awal dari pemandangan pemandangan yang luar biasa selama perjalanan kali ini, memang perawatan, perhatian dan dukungan pemerintah sangatlah penting, sehingga dengan tiket masuk ratusan ribu jika di rupiahkan atau kadang bisa diatas 1 juta rupiah, tetap saja pengunjung dari seluruh dunia berkunjung kesana, dalam hati kecil berharap pemerintah negeri ku juga bisa memberi perhatian dan dukungan yang lebih, walau saat ini sudah dimulai seperti  program 10 prioritas destinasi wisata ke Candi Borobudur, Kepulauan Seribu, Danau Toba, Pantai Tanjung Kalayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Bromo Tengger Semeru, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai, semoga secara bertahap bisa lebih baik, asal bukan hangat hangat tai ayam.

setelah berkunjung ke great wall, kami diantar ke bandara untuk terbang ke inner mongolia, yang bandara nya terdapat di kota ordos, malam pertama hari kedua kami akan menginap di hotel yang berlokasi di kota ordos.

lagi lagi pesawat terbang tepat waktu yaitu jam 21.10 dan sampai di ordos tetap waktu juga jam 22.45, tour guide lokal beijing yang bahasa indonesia nya sangat pas pas an dan kelihatannya kurang profesional , menemai kami sampai ke bandara, dan bye bye, beruntung, hanya sehari bersama dia, karena ternyata bukan hanya saya saja , peserta lain juga merasa kurang nyaman dengan tour guide lokal beijing ini.

akhirnya terbanglah kami ke ordos, dan sampai di hotel sudah hampir jam 00.00 , kami hanya bisa buru buru mandi dan tidur, karena besok nya morning call jam 06.00 , sarapan jam 07.00 , bus berangkat jam 07.30 , dan jadwal ini hari ke hari akan selalu sama , beruntung , kami selalu on time

-----

morning call jam 06.00 , sarapan jam 07.00 , bus berangkat jam 07.30, semua bisa ontime, rasanya bersyukur sekali, jam 07.30 bis segera berangkat dengan tour guide lokal baru, bukan yang antar waktu di beijing, tour guide ini semalam sudah menjemput kami di bandara ordos, yang bernama bandar udara DongSheng dengan kode DSN.

oh ya, sebelum nya, waktu terbang dari Jakarta, untuk tempelan bagasi sudah kasih kode DSN, sehingga waktu mau check in di beijing, bagasi masih di hitung sebagai bagasi grup, sehingga tempelan bagasi di koper tidak seharusnya di copot, ada teman yang mencopot, tapi untung ngak dibuang, karena akan di minta saat akan masukkin bagasi

sesampainya di bandara ordos, kami di jemput tour guide lokal ini, kami tidak perlu cari cari dia seperti waktu di beijing, dia sudah stand by di bandara, dan antar kami ke hotel, dan pagi ini, beliau juga akan menemani kami untuk wisata ke Mausoleum Genghis Khan.

Setelah berangkat dengan tepat waktu, sampailah kami di Mausoleum Genghis Khan, lokasi ini adalah sebuah kuil yang di bangun untuk menghormati Genghis Khan, yang konon lokasi ini adalah peristirahatan terakhir dari Genghis Khan.

dilokasi ini terdapat makam Genghis Khan, tetapi tidak ada yang bisa memastikan itu adalah makam Genghis Khan, karena di negara mongolia sendiri juga ada makam sejenis, dan dari catatan sejarah, tidak ada yang tahu dimanakah sebenarnya makam Genghis Khan, para ahli sejarah pun tidak bisa menemukannya

kenapa Genghis Khan begitu terkenal ? Genghis Khan adalah Ksatria dari  Mongolia yang menaklukan dunia dari atas pelana kudanya, hidupnya diwarnai cucuran darah, kisah cinta dan juga balas dendam, dimulai dari menaklukan negeri Tiongkok , malah sampai ke Eropa, mereka juga berusaha menaklukan  ke Nusantara, tetapi pada saat ingin menaklukan Nusantara, mereka di bohongi oleh Raden Wijaya.

Ceritanya Kubalai Khan pengusaha kekaisaran monggol dan kaisar dinasti Yuan mengirim utusan ke banyak negara, salah satunya ke jawadwipa, di jawa Dwipa tidak di terima dengan baik, malah utusan dari mongol tersebut dipotong telinganya dan di usir secara kasar.

merasa terkejut dan marah atas perlakuan tersebut, dikirimkan lah pasukan untuk menghukum kertanegara, tetapi pada saat itu, kertanegara sudah di kalahkan oleh Jayakatwang adipati di kediri yang berasal dari kerajaan singhasari yang pada waktu itu merupakan kerajaan terkuat di daerah itu, dan menantu kertanegara yang bernama Raden Wijaya di ampuni, maka Raden Wijaya di beri tanah yag kemudian dibangun desa yang di namakan Majapahit

pasukan mongol/Yuan yang sudah menaklukan sumatera dan malaya, maka sampailah di jawadwipa , di pelabuhan Tuban

saat sampai di jawadwipa, Raden Wijaya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersekutu dengan pasukan mongol/yuan melawan Jayakatwang yang sudah membunuh mertuanya, sebagai imbalan, raden wijaya akan tunduk pada pasukan mongol/yuan dan membayar upeti, Raden Wijaya mengajak bersekutu dengan pasukan mongol/yuan karena selama ini tidak berhasil menyerang jayakatwang, maka saat mendengar kedatangan pasukan mongol/yuan, tentu dengan segala cara mengajak mereka bersekutu, dan strategi Raden Wijaya berhasil, Jayakatwang berhasil di kalahkan

dengan strategi lanjutan, Raden Wijaya meminta izin untuk kembali ke majapahit menyiapkan upeti, tetapi dengan berbagai cara, menjebak pasukan mongol / yuan, Raden Wijaya berhasil memukul mundur pasukan tersebut, sehingga pasukan mongol/yuan tidak berhasil menguasai jawadwipa/Nusantara.

setelah memukul mundur pasukan mongol/Yuan, maka majapahit menjadi negara paling kuat di Nusantara pada masa itu.

akhirnya Kubalai Khan tidak berhasil menjajah nusantara, dan itulah akhir ekspansi pasukan mongol/yuan

dilokasi wisata ini, anda akan menemukan kuil kuil untuk sembahyang, ada juga makam Genghis Khan , tapi sesuai info dari tour guide, itu makam imitasi, karena makam sebenarnya tidak ada yang tahu, malah di negara mongolia juga ada makam sejenis

tempat wisata cukup luas, dengan udara yang mendung dan angin yang sepoi sepoi menambah nikmat wisata disini, dengan suhu sekitar 20 an drajat, maka udara seperti berada di puncak / bandung pada pagi hari

waktu wisata di sini, teman teman jalan berombongan, saya nyasar sendiri , karena tertarik pada sebuah panggung untuk orang sembahyang, maka saya jalan kesana dulu, memang jiwa solo backpacker susah berubah, sudah melekat, hehehehhe, senang nya langsung mendekat untuk sesuatu yang membuat terpikat.

setelah sekitar setengah jam di lokasi ini, kami segera kembali ke bus lagi untuk ke tujuan lain, ada yang agak aneh disini, waktu saya keluar lewat pintu masuk (karena lebih dekat), saya tidak di tegor, malah ada beberapa teman setelah saya, tidak di tegor juga, tetapi terakhir, rombongan teman teman yang terakhir akan keluar, tidak di perbolehkan lewat pintu itu, malah harus putar ke pintu keluar, yang tentunya lebih jauh, aturan yang biasa ketat di china, disini suka suka, hehehehe

perut sudah lapar, maka segera ke bis yang akan mengantar kami makan siang, kami akan segera meninggalkan provinsi otonomi inner mongolia ke provinsi Ningxia, jadi dari beijing, ke otonomi inner mongolia dan segera ke provinsi Ningxia dengan perjalanan sekitar 6 jam

----

akhirnya kami tinggalkan innermongolia ke kota Yanchi di provinsi ningxia, perjalanan memakan waktu sekitar 6 jam , tetapi perjalanan bagi saya tidak membosankan, karena sepanjang perjalanan bisa menikmati padang rumput dan padang pasir yang sangat luas, belum lagi melihat pembangkit  listrik tenaga angin yang banyak kincir angin besar besar dan pembangkit listrik tenaga matahari yang berupa solar , belum lagi melihat ada beri beri, kambing di sepanjang perjalanan, malah di sepanjang perjalanan sangat jarang ketemu manusia atau kendaraan, yang ada malah ada beberapa apartemen yang katanya tidak berpenghuni, sehingga kota disana disebut kota “setan” , daerah luas, tapi manusia jarang.

selama perjalanan, sangat sulit mendapatkan toilet, umumnya toilet umum ada di stasiun pengisian bbm umum, dan umumnya setiap setor ke toilet, sebelahnya selalu ada supermarket , sehingga setelah setor, isi lagi dari minuman/makanan yang di beli di supermarket tersebut, lumayan, untuk mengisi waktu

dalam perjalanan, kami ada sekali ketemu toilet di pinggir jalan, yang model lama, istilahnya dari atas, bisa melihat rudal/granat di bawah, tapi cuma sekali itu saja, karena kebelet, buru buru pipis, dan kelupaan foto wc itu, hehehehheh, padahal antik.

setelah melewati perjalanan yang panjang, akhirnya kami sampai di Dongwei Ancient city, menikmati sungai kuning dan great wall dari sisi lain

ternyata great wall tidak hanya di buat dari batu, yang saya lihat di dongwei ancient city ini ada yang terbuat dari tanah liat, yang kami kunjungi ini terdapat di sungai kuning

jika berkunjung ke kota ini, maka akan teringat kota xi’an yang ada kota baru dan kota lama, disini juga demikian, bentuknya juga mirip, tetapi tentu dengan pemandangan yang berbeda.

udara disini lumayan enak, kami disini tidak terlalu lama, karena mengejar waktu untuk makan malam dan check in hotel, seperti biasa, kalau ikut tour , kita tidak bisa puas menikmati lokasi wisata, tapi coba, kalau ke tempat belanja, wah, bisa lama lamaan, heheheheheh,makanya kenapa saya lebih suka jalan jalan ala backpacker/ solo travelling, waktu kita yang atur, cuma kalau di daerah sini, saya kurang yakin bisa solo travelling sendiri disini, kecuali mempunyai waktu yang sangat panjang, mengingat transportasi tidak terlalu mudah, tapi boleh juga, nanti kalau ada waktu dan duit, boleh , kesini lagi.

disini kami hanya menikmati greatwall, sungai kuning, jembatan penyeberangan sungai, dan udara yang segar, setelah itu, kami segera ke hotel untuk check in

ternyata dari sini ke hotel tidak terlalu jauh, setelah check in hotel, saya keluar jalan jalan di sekitar hotel, eh, ketemu lagi great wall di malam hari, cuma sejauh jalan kaki sekitar 10 menit sudah sampai, ya,memanfaat kan foto foto dikit.

saya juga sempat keliling toko toko kecil di seberang hotel yang menjual macam macam, ada yang jual koper koper, karena koperku sudah hampir rusak semua, dan saya perlu koper ukuran besar (koperku semua 20 inch), setelah cari cari, ngak dapat, karena harga rata rata diatas 300 rmb, tidak bisa kurang, paling kurang 350 rmb disalah satu toko.

akhirnya saya jalan jalan lagi ke tempat yang lain, kebiasaan jalan sore atau jalan pagi, rasanya kurang nyaman kalau ngak jalan , akhirnya ketemu sebuah pusat pertokoan yang mirip mirip pasar, karena jalan nya kecil , paling cuma bisa lewat 1 mobil, dan jalan nya tidak semulus jalan raya di sana, saya iseng masuk saja, ada salah satu toko yang jual koper, harga yang tercantum di kertas yang taruh di atas koper adalah RMB 498, secara iseng , saya tawar rmb 100, karena saya memang tidak sangat butuh, iseng saja, ukuran kopernya adalah 26 inch (kata penjual, saya ngak tahu ukuran kalau rangsel dan koper, heheheh), karena ngak ada kerjaan, saya tahan tahan saja, dia marah marah, saya cuek, akhirnya ada satu cowok yang mengaku boss nya keluar, saya bilang, beli ok, ngak beli juga ok, karena kalau beli, saya nanti bisa beli oleh oleh , kalau ngak beli, ya, nanti ngak beli oleh oleh, karena koperku masih muat.

akhirnya kata yang ngaku pemilik, karena sudah malam, tokonya sudah mau tutup, ok lah kasih rmb 120, saya tetap ngotot tidak mau, akhirnya di kasih rmb 100, gila juga hehehehehhe, malah saya yang bingung, tapi untung beli koper itu sih, akhirnya kepakai juga.

setelah beli koper, ya, bawa pulang ke hotel , koper 20 inch ku , ku masukin ke koper 26 inch ku.

akhirnya tinggal tidur, karena besok harus bantun jam 6, sarapan jam 7, berangkat jam 7.30

 

*) yang ada tanda panah di foto, itulah great wall yang terbuat dari tanah liat , dibagian utara, sulit ketemu batu, jadi pakailah tanah liat

----

setelah bangun pagi, seperti biasa, morning call jam 6, sarapan jam 7 , berangkat jam 7.30 , tapi tahukah anda, kami disini, tiap hari jam 4 pagi sudah sangat terang dan baru mulai gelap di jam 9 malam, sehingga siang hari ada 17 jam, dan seperti biasa, perjalanan  satu lokasi ke lokasi lain adalah sekitar 4-6 jam, dan sepanjang perjalanan masih terlihat padang pasir, padang rumput , kincir angin dan lain.

hari ini kami akan berangkat ke jembatan kaca yang berada di sungai kuning dan ke shapotou yang katanya salah satu dari 5 gurun pasir yang terindah, rencana awal sebenarnya hari ini adalah ke jinsha island vanilla garden, tetapi karena katanya ada audit dari kantor pusat, sehingga hari ini di tutup, dan auditnya bukan satu hari , bisa beberapa hari, sehingga ke jembatan kaca dan shapotou yang seharusnya 2 hari lagi baru kesana, di majukan ke hari ini.

jembatan kaca dan gurun pasir sebenarnya ada dalam satu kawasan, kami ke jembatan kaca terlebih dahulu, jembatan kacanya mempunyai panjang 328 meter, tidak sepanjang itu jembatan kaca bisa melihat kebawah sungai/ kebawah air, karena ada beberapa bagian di lukis 3 Dimensi, dan beberapa bagian kacanya tidak tembus kebawah, tetapi tetap saja ada yang ketakutan untuk jalan di atas jembatan tersebut, sebenarnya gampang kalau jalan diatas jembatan bagi orang yang takut ketinggian, lihat saja huruf 3 D dibagian depan, maka anda tidak akan ketakutan, seperti saya, heheheeh

tetapi ada lagi , ternyata jembatan tersebut bisa goyang goyang, karena ada yang sengaja mengoyang goyang , tetapi tidak apa apa, kelihatannya masih aman, karena goyangan hanya kecil, cuma ya, karena berada diatas sungai kuning, jadi agak ngeri juga.

wisatanya hanya jalan dari jembatan sampai keujung, terus balik lagi ke lokasi semula, cuma sebentar

setelah dari jembatan, kami menuju ke gurun pasir, disana banyak orang sedang berseluncur dan main disana, tetapi karena udara yang sangat panas, kami tidak berminat untuk main, ditambah waktu yang terbatas, cuma foto foto, terus balik

di sepanjang sungai kuning di dalam lokasi , ada rakit yang agak antik, katanya dari kulit kambing di kasih angin, terus di kasih kayu/bambu diatas nya, maka itu dijadikan rakit, untuk masuk anginnya saat ini sudah pakai mesin, zaman dulu di tiup pakai mulut, dan kami juga tidak menaiki rakit tersebut

oh ya, karena hari ini hari bakcang, jadi waktu makan siang, kami di sajikan bakcang untuk dimakan sama sama, hari bakcang di tiongkok merupakan hari libur nasional

setelah wisata disini, kembali lagi ke hotel di kota wuwei untuk bermalam, sampai di hotel, seperti biasa, jalan sore, karena hari masih terang, jalan jalan saja di sekitar hotel, dan matahari terbenam saat hampir jam 9 malam

hotel kali ini tepatnya di seberang stasiun kereta api, jadi sekitar nya banyak penjual makanan, yang saya suka dari hotel ini adalah dari atas ranjang bisa melihat ke pemandangan di luar, salah satu tipe kamar hotel yang saya suka.

 

-----

hari ini kita akan berangkat ke salah satu keindahan alam di dunia, yaitu gunung pelangi, atau yang lebih di kenal dengan rainbow mountain, tetapi di tempat wisatanya , tempat ini di namakan Zhangye Dangxia National Geological park.

pada saat memasuki gerbang taman tersebut, kita harus naik bus lagi didalam, bus tersebut itu akan antar kita ke satu persatu lokasi untuk melihat ke indahan alam disana, saat kami sampai, sudah sangat terkesan dengan padang pasir di daerah tersebut, tetapi dimana warna pelanginya ? sama saja dengan sepanjang jalan yang kami lewati.

saat kami berada disana, tiba tiba turun hujan, dan, yang terjadi adalah luar biasa, warna pasirnya langsung berubah menjadi warna warni, sungguh indah, sepanjang mata memandang, padang pasir yang berwarna warni menambah kesegaran mata dan menambah semangat untuk foto sana sini.

memang sungguh indah, bahkan setelah saya posting di facebook saya dan di instagram saya (@hartono238) ada teman syang memberitahukan bahwa itu ada tertulis di Al-Quran, malah saya dikirim salah satu tulisan :

The Zhangye Danxia landform juga dikenal sebagai eye candy dari Zhangye. Banyak seniman mengagumi karya ini laksana lukisan sempurna di atas kanvas.

Yang tak kalah menakjubkan, belakangan fenomena ini dikaitkan dengan salah satu surat dalam Al-Quran, tepatnya dalam Surat Al Fathir [35] ayat 27 di mana Allah Subhanahu Wata’ala telah lama mengungkap rahasia adanya gunung yang berwarna-warni.

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ ثَمَرَاتٍ مُّخْتَلِفاً أَلْوَانُهَا وَمِنَ الْجِبَالِ جُدَدٌ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَانُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌ

“Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat.” [QS: Al Fathir [35]: 27]

Al-Quran telah menjelaskan fenomena alam tersebut 14 abad yang lalu, bahkan sebelum para Sahabat Rasulullah datang dan berdakwah ke China.

Hal ini menunjukkan bahwa al-Qur’an adalah salah satu bukti terpenting yang memungkinkan kita mengetahui keberadaan Allah.

“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?” (QS. Fushshilaat  [41]: 53). ”

saya hanya copy paste dari tulisan orang, mungkin ada yang bisa kasih info lebih banyak, tentu saya akan senang sekali.

tapi memang keindahan padang pasir ini setelah hujan sungguh mengoda untuk lama lama disana, tapi apa boleh buat, karena harus buru buru balik ke hotel, mengingat perjalanan dari satu lokasi ke lokasi lain adalah 4-6 jam, maka tidak bisa lama lama disana, dari 7 area disini, kami hanya berhasil mengunjungi 3 lokasi

di salah satu lokasi didalam ini, ada tempat buat gantung gantungan doa/permohonan, banyak sekali gantung disana, umumnya tulis bahasa mandarin, gantungan tersebut dibeli di salah satu kios dekat sana, terus kita dipinjam pen buat tulis, setelah tulis, gantung sendiri disana.

akhirnya kami pulang ke hotel, setelah makan malam, saya sendiri penasaran ke pusat belanja di kota ini yang katanya 3 km dari hotel, dan suasana kayak nanjing road di shanghai, setelah berjalan cukup lama, akhirnya sampailah di lokasi tersebut, ternyata lokasinya beda bentuk dengan nanjing road, disini tetap saja ada mobil lewat, cuma trotoarnya sangat lebar, mungkin 20 meter lebarnya, jadi tidak takut tertabrak mobil.

pas lagi jalan jalan di pertokoan sana, saya sempat terjatuh, karena lantai ada sedikit air dan ada pembatas antar lorong toko, saat saya jatuh, orang bolak balik, tidak ada yang membantu, seakan tidak ada kejadian apa apa, saat saya sudah berdiri, baru lah orang orang toko keluar, dan mau telepon pengelola minta saya menuntut, tetapi saya bilang urusan kecil lah, akhirnya saya berjalan pulang lagi ke hotel.

jika saya tidak  tahu kebiasaan orang tiongkok, maka saya akan aneh, kok orang jatuh ngak ada yang mau nolong, tetapi disana memang demikian, karena jika dia menolong, dan terjadi sesuatu pada yang jatuh, maka yang bersangkutan akan repot sendiri, terus kedua, mereka akan bisa dianggap menghilangkan barang bukti, jika terjadi sesuatu, sama halnya kalau kita bawa mobil, dan tabrakan, mau macet kayak apapun, kita ngak boleh pinggirkan mobil kita, sampai polisi datang, jika tidak, walau kita benar, kita akan dianggap salah, karena menghilangkan bukti.’

jadi waktu saya jatuh itu bukan masalah tega ngak tega, tapi mereka tidak mau ada urusan, hehehehehehehe

setelah balik hotel, tinggal mandi dan tidur, karena besok pagi akan ketempat yang lain lagi.

----

hari ini kita akan menuju ke 108 pagoda, lokasi ini sebenarnya tidak dalam rencana untuk di kunjungi, tetapi karena rencana ke jinsha island vanilla garden tidak bisa di kunjungi, sehingga ada waktu yang kosong, maka waktu itu digunakan untuk kunjungan ke lokasi ini

berkunjung ke pagoda ini , kami harus menaiki 1 kapal untuk menyeberang bendungan di samping sungai kuning, tadinya saya pikir 108 pagoda adalah pagoda besar besar kayak di shaolin temple, tentunya kalau 108 pagoda sungguh menarik, tetapi setiba di lokasi, ternyata 108 pagoda nya kecil kecil (lihat foto), ehhehe

108 Pagoda Buddha (nama Cina: 108 佛塔) terletak di sebelah timur Gunung Xiakou di pantai barat Sungai Kuning. Mereka adalah tempat wisata utama di Waduk Qingtongxia dekat Kota Yinchuan.

Dulu bangunan candi agung, saat ini, sebagian besar kuil sudah hancur, hanya tersisa pagoda.

108 pagoda terbentuk dalam 12 baris, tata letak pagoda  membentuk segitiga sama kaki, yang merupakan gaya yang unik.

Pagoda khusus ini dibangun pada Dinasti Yuan (1271-1368),   dengan setiap baris yang berisi jumlah pagoda aneh mulai dari atas, membentuk segitiga besar, memberi para turis pemandangan yang menakjubkan. Di bawah pagoda megah ini, Anda dapat melihat bendungan besar di seberang Sungai Kuning yang mengaum dengan danau yang dibuat oleh bendungan. Saat berlayar di danau, kami  menikmati pemandangan danau yang indah serta menikmati ngarai dengan 108 pagoda di lerengnya. Selain itu, kami dapat menikmati seluruh gambar 108 pagoda dari kejauhan. 108 adalah angka idiomatis dalam agama Buddha. Buddhisme mengatakan bahwa ada 108 macam masalah dan bencana untuk hidup, untuk melenyapkan semuanya, orang-orang perlu berdoa kepada Buddha sebanyak 108 kali, mengetuk bel untuk 108 kali, dll … 108 menara itu harus menyumbang “pahala dan kebajikan “. Membangun menara di sini adalah untuk menghilangkan masalah hidup dan penderitaan. (ringkas kurang lebih seperti yang di ceritakan petugas disana)

selain 108 pagoda, di lokasi ini ada juga kwan im bertangan seribu, kwan kong, maitreya, dan ada juga rumah kuno , selain itu pemandangan disini juga sangat indah, ditunjang oleh kesejukan angin yang berhembus hari ini sungguh membuat hati gembira

seperti biasa, untuk mengunjungi banyak lokasi, anda tidak akan bisa lama lama di satu tempat, seperti orang kejar tayang, maka secepatnya harus kembali ke kapal , untuk mengunjungi lokasi lain

 

---

sehabis dari 108 pagoda, kami berangkat menuju ke Yellow river tower, daerah ini dibangun belum  lama, karena tower nya baru dibangun tahun 2010 (cuma 8 tahun) dengan bangunan 108 meter, tinggi sekali ya.

karena bicara soal menara sungai kuning (yellow river tower) , maka saya ingin mengingatkan bahwa sungai kuning adalah sungai terpanjang kedua di negeri naga ini, tujuan dari menara ini awalnya adalah untuk memantau aliran sungai kuning, tetapi bukan asal bangun, tetapi dibangun dengan indah sekali, dan dijadikan sebagai daerah tujuan wisata saat ini, benar benar bangunan yang megah dan cantik.

bangunan yang dinamakan Yellow River Tower ini berlokasi di Qingtongxia, Wuzhong, Provinsi Ningxia, karena keindahan dan kemegahan Yellor river tower ini , maka bangunan ini pun jadi landmark kota Wuzhong

Saat kami sampai, kami sudah merasa megah dan cantiknya bangunan ini dilihat dari lapangan terbuka, melewati sebuah jembatan, barulah sampai di menara ini, sesuai dengan kunjungan kali ini, bangunan ini digunakan sebagai museum untuk saat ini, masuk ke museum juga merasakan suasana yang sangat nyaman, kalau seharian disini, saya pun betah, hehehehhe

kami menaiki lift ke lantai 8, dari lantai 8 bisa melihat pemandangan yang sangat indah, antara lain taman taman, air, ada taman yang dibuat bagai kura kura, ada sport centre yang belum selesai di bikin, dengan warna warna yang apik, betul betul sangat indah untuk di foto, karena waktu yang terbatas, kami pun buru buru, karena akan mengunjungi kampung muslim, sekalian makan siang disana

---

sehabis dari menara sungai kuning, kami segera menuju ke Wozhong Hui New Village, daerah ini merupakan perkampungan muslim, kami akan makan siang disini.

perkampungan ini cukup mewah juga, terlihat dari ada mobil mobil audi yang terpakir, dan jenis bangunan juga mewah dari luarnya, kalau bagian dalam, sederhana saja sih, jadi susah di tebak, ini orang dengan status kelas atas atau kelas bawah

untuk makan disini, kami dilarang untuk bawa makanan dari luar, walau makanan tersebut adalah makanan yang ada tulisan halal dari Indonesia , pasti kalian juga bisa tebak, seperti saus cabe, kecap, dan lainnya, kami di wanti wanti tour guide lokal untuk tidak membawa makanan dari luar.

karena cuaca yang tidak bersahabat, dan setelah kami selesai makan, hujan turun dengan lebat, akhirnya kami tidak sempat untuk lama lama keliling disini, habis makan, langsung kabur , untuk kembali ke hotel

foto fotopun hanya ada sedikit, yaitu saat sampai, karena setelah makan, hujan sangat lebat, tidak mungkin bisa foto

 

----

alow, selamat pagi, walau capek, tapi nikmat, hari ini merupakan hari ke 7 dalam perjalanan ke barat laut Tiongkok, daerah yang sedikit manusia tapi luas wilayahnya

hari ini kita pergi ke kebon , lihat tanaman ko ki, saya tidak tahu apa nama Indonesian,  kalau di bungkusnya tulis wolfberry, dalam bahasa inggeris, nah , kalau ke kebunnya tanpa belanja, rasanya tidak afdol ya, maka masuklah ke toko, hari ke 7 pada borong lah, dus dus belanjaan mulai ada, sepanjang dari hari pertama sampai hari ke 6, semua menahan diri untuk tidak shopping, dan hari ini jebol,siapa yang tidak tergoda dengan belanjaan yang sebungkus hanya puluhan ribu jika di rupiahkan, saya jadi ikutan beli, biasa yang anti belanja, ikut belanja, lumayan, dapat bonus bonus jika membeli dalam jumlah tertentu.

tokonya cukup besar dan rapi, sehingga membuat nafsu siapapun yang kesana pasti tergoda untuk belanja, apalagi pas sampai di lokasi, ada spanduk tulisan bahasa Indonesia yang mengucapkan selamat datang, pasti spanduk itu buat orang Indonesia, hehehehehe

belanja sana belanja sini, untung bus masih muat , karena bus nya cuma isi 17 orang, jadi ingat tanggal kebanggaan di bulan Agustus, hehehe

sehabis belanja, kami lanjut ke salah satu lokasi shooting film, yang dinamakan Zhenbeibu western film studio, disini adalah lokasi pembuatan film dalam dan luar negeri, ada lebih dari 100 lokasi pembuatan film, sampai disini, rasanya wah banget, segera lah lari sana lari sini, foto sana foto sini, sungguh banyak spot untuk foto , nah, kalau dilokasi ini lumayan lama lah kita disini

salah satu film yang terkenal sun go kong adalah shooting disini, dan banyak film film klasik juga shooting disini, bukan film klasik juga, ada film film modern juga shooting disini, padahal studio ini adalah milik swasta loh , Studio ini dibangun oleh sastrawan bernama terkenal Zhang Xianliang di tahun 1992. Awalnya dia membeli tanah kemudian dibangun studio untuk membuat film-film China klasik

ada kehebatan orang tiongkok di tempat wisata (khususnya disini), ada teman yang kehilangan tas, pada saat foto foto , kelupaan tasnya, eh, ternyata di umumkan ada penemuan tas, akhirnya ambil ke lokasi kehilangan dan penemuan, dan luar biasa, tidak ada satupun barang yang hilang dari tas, tasnya selamat

eh, pas mau pulang tiba tiba ada peserta yang kehilangan sebelah antingnya, yang harganya tentu WAH, kalau ngak wah, ngak di cari lagi, dan kita tahu , anting itu sangat kecil, dan di cari lah, eh, ternyata bisa ketemu juga di lokasi kehilangan dan penemuan, luar biasa, saya ngak berani menebak harga anting itu lah, tapi rasanya saya ngak bakal sanggup beli, hehehhehehe

dari kedua kejadian tersebut, bertambahlah rasa keberuntungan grup kami dalam perjalanan kali ini, benar benar banyak ke beruntungan dari hari pertama sampai hari ke 7 ini, walau ada kejadian saya jatuh (baca tulisan sebelumnya) , tapi itu hanya bumbu  dari keberuntungan keberuntungan kami yang dalam perjalanan yang penuh berkah ini.

sebelumnya waktu di rainbow mountain, waktu kami mau pulang, di bus ternyata ada satu dompet yang lumayan tebal tertinggal, sama salah satu peserta anak muda langsung di berikan ke petugas, mungkin ini juga salah satu kejujuran yang mendukung keberuntungan perjalanan kami kali ini.

setelah dari studio ini, kami hari ini balik ke hotel agak sore  , karena malam nya akan jalan jalan ke pusat perbelanjaan, shopping mall di sekitar hotel, masa ngak ke mall, harus donk, apalagi saya yang ingin sekali membeli kebab laobeijing di KFC dan mau coba makan ajisen ramen.

apa boleh buat, berhasil coba laobeijing KFC, tetapi cari sana cari sini, tidak berhasil menemukan ajisen ramen, padahal keliling hampir 2 jam, wah, kota yang tidak ramah dengan perut saya, hehehehe, tapi, ngak apa apa, masih berharap bisa makan di bandara .

karena capek, akhirnya pulang hotel mandi dan tidur lah

---

bagaimana kalau kita berwisata, berolah raga dan menikmati padang rumput yang sangat luas di inner mongolia ? kedamaian, ketenangan dan rasa kemewahan didaerah ini , sungguh menarik

tempat ini bernama Ordos Grassland, didalam ada hotel nya, kami menginap 1 malam disini, tempatnya sangat luas, didalam selain kita bisa bersantai, menikmati padang rumput yang luas, bermain dengan permainan yang tersedia, berolah raga

pada saat sampai, kami sudah di sambut dengan sambutan ala mongolia, ada segelas arak yang diberikan kepada kami, saya meminumnya, sungguh enak, tidak sekeras arak putih, tetapi sungguh nikmat.

sebenarnya hari ini kami harus menganti tour guide, tetapi karena permintaan grup kami yang sudah akrab dengan tour guide tersebut, maka hari ini kami masih mengunakan tour guide yang sama , tour guide tersebut menemani kami sampai ke padang rumput ini dan sampai ke bandara sebelum kami terbang ke beijing

pada saat berangkat, kami dari beijing ke kota ordos, maka saat nanti akan pulang, kami harus dari ordos ke beijing baru ke jakarta, sampai di ordos kami ke ordos grassland untuk menginap 1 malam sambil bermain disini

perlu diketahui, ordos terkenal dengan kota hantu, karena banyak sekali bangunan baru dan mewah, tetapi jarang sekali menemukan manusia atau kendaraan yang lewat, luas area nya minim penduduknya.

kami menginap disini, waktu sampai belum bisa check in dulu, karena kamar belum beres di bersihkan, secara akal sehat, bahwa kita mau nikmati, maka kita titip koper di resepsionis dulu, dan kita langsung pergi main main, foto sana foto sini, terasa seperti di surga, tanpa ada kata susah atau kata sedih, semua berbahagia

setelah main main, kami makan malam di lokasi yang sama, restorannya ada di lokasi penginapan, selain menikmati makanan, bisa juga menikmati alunan musik khas mongolia

setelah makan, kita bisa ikut menonton acara mongolia yang ada api ungun digedung yang berdekatan dengan restoran, dimana penonton bisa ikut serta untuk acaranya, ramai dan heboh sekali, di acara api ungun ini saya meminum satu gelas lagi arak mongol, enak buanget, apa karena gelas nya yang kekecilan sehingga menimbulkan kesan luar biasa, atau memang enak, ntah lah, maunya minta gelas yang gede, ehhehehe

didalam juga bisa menonton akrobatik, ketangguhan berkuda , dan pertunjukan lainnya, tentunya tergantung dari tiket yang kita beli, kami membeli tiket 180 rmb terusan, tapi itu pun ngak sempat nonton semua, karena waktu yang sangat terbatas

malamnya kami tidur di kamar hotel model tenda mongolia, cukup puas dan berbahagia bisa bersama sama teman satu angkatan waktu sekolah di smp, apalagi semua kompak, ngak ada yang aneh aneh, baik yang umur tua maupun muda, karena sebagian ada yang bawa anak anak nya, anak mudanya cukup independen, orang tua nya juga cukup hebat , sama sama bisa ikuti gaya masing masing, maka ngak heran , sepanjang perjalanan , keberuntungan selalu mengikuti.

sampai main main seperti meriam, berpanah, main seluncur diatas padang rumput dan lainnya, setelah itu bisa duduk santai di outdoor sambil menikmati matahari tengelam, menikmati angin sepoi sepoi , menikmati suara hembusan angin yang seperti irama musik, walau tidak saling kenal, nonton kembang api serasa semua saling kenal dalam kehebohan, sungguh luar biasa dalam pikiran saya, semua berbahagia

malamnya karena capek, langsung tidur, menikmati tenda mongolia

 

---

tinggal 2 hari lagi di Tiongkok , 1 hari di luar beijing, dan 1 hari di beijing, bangun pagi di ordoss grassland , ada sebagian teman sudah bangun pagi pagi untuk hunting foto, sebagian lagi nikmati tidur sampai saat sarapan pagi jam 07.00, disini tidak ada morning call, jadi harus setting alarm sendiri

pagi yang cerah dan nyaman membuat terasa berat meninggalkan lokasi ini, tetapi waktu yang terjadwal tetap harus di jalankan, jika tidak mau terlambat ke bandara ordos untuk terbang ke beijing.

tetapi sebelum ke bandara, kami ada satu lagi wisata yang fantastis , yaitu wisata ke resort gurun pasir pertama di Tiongkok yaitu whistling dune bay, kami naik bus menuju lokasi ini dengan transit untuk makan siang terlebih dahulu.

sesampainya di lokasi, kami harus naik kereta gantung terlebih dahulu untuk menuju ke seberang, saat sebagian teman sudah menyeberang dengan kereta gantung, sebagian lagi tertahan di lokasi keberangkatan kereta gantung, penyebab nya adalah ada laporan bakal ada hujan petir, sehingga untuk keamanan, kereta gantung harus di berhentikan.

ternyata tidak lama setelah pemberhentian, hujan turun dengan lebat, dan angin sangat kencang, ditambah petir bersahutan, memang keamanan sangat penting, disaat begini, rasanya sangat kesal, dari hari pertama sampai hari ini, selalu di ikutin dengan keberuntungan, kok hari ini ketemu hujan angin plus petir, duduk menunggu sekitar 1 jam an terasa sangat membosankan.

yang sudah menyeberang dulu lebih enak, mereka bisa foto foto dulu di seberang dengan foto foto yang bagus, yang belum menyeberang, duduk bosan malah ada yang tidur, hehehehhehe

tetapi saat kereta gantung sudah bisa beroperasi lagi, kami menyeberang juga akhirnya, tetapi sebelum menyeberang, kami komunikasi dengan yang di seberang, kami putuskan untuk tidak makan malam, karena takut ngak keburu ke bandara, dan memang sudah ingin makan yang bebas dikit, selama 8 hari, makanan selalu sudah di atur, mau nikmati kebebasan, saya juga bermimpi ingin makan ajisen ramen (yang tetap tidak makan sampai akhir wisata pulang jakarta, heheheh, ngak apa lah, lain kali saja)

setelah menyeberang dengan kereta gantung, kita mesti naik satu kereta padang pasir yang akan mengantar kita ke lokasi wisata, kereta nya di buat khusus, nah, saat dikereta ini dan selanjutnya, kita baru bersyukur bahwa hujan tadi memberikan keuntungan, bukan ketidak beruntungan, kita patut bersyukur, kenapa?

karena sudah hujan, maka tidak ada pasir yang berterbangan dan padang pasir sungguh indah, ingat raibow mountain tulisan sebelumnya ? ya, disini kondisi juga sama, warna nya kerennnnnn, dan satu lagi, jalan jalan di padang pasir dan permainan permainan di padang pasir tidak membuat debu berterbangan, patut bersyukur

permainan didalam yang pertama saya incar adalah nonton akrobatik, setelah itu naik onta, terus naik kendaraan padang pasir, tetapi waktu juga ngak cukup buat main semua yang ada dalam paket yang kami beli sebesar rmb 180 , oh ya, mau ke padang pasir ini kita juga di tawarkan  untuk melapisi sepatu kita dengan sepatu kain , dengan harga rmb 10, grup kami pakai semua, menurut saya , memang lebih baik pakai, biar sepatu ngak masuk pasir, tapi banyak juga dari grup lain tidak pakai, terutama orang lokal tiongkok.

permainan yang sangat memuaskan hati untuk saya, walau waktu naik onta , saya takut takut, maklum, ada sedikit takut ketinggian, tapi nikmati

setelah dari tempat wisata ini, kami buru buru menuju ke bandara ordos untuk ke bandara beijing, disini ada keanehan, timbangan koperku ternyata overweight, sehingga satu tas kecil saya tidak bisa masuk ke bagasi, keanehan apa? nanti dibandara beijing saya akan cerita, akhirnya saya korban 1 botol parfum ukuran 150 ml yang hanya tersisa mungkin sekitar 10 ml , itu disita juga, parah ya, katanya sesuai botol 150 ml, jadi ngak boleh, karena ngak mau debat, ya, sudah lah, biar penjual parfum lebih laku, hehehehhe

setelah sudah ok semua, teman teman ada yang mau pergi makan makanan barat, ada yang makan yang lain, tentunya dengan keluarga masing masing, karena saya sudah kepalang janji sama tour leader dari indonesia untuk ajak makan, soalnya kami ngak makan malam, otomatis dia harus keluarin uang lebih untuk makan malam, jadi hitung hitung traktir dia lah, akhirnya saya ajak dia makan nasi kari, oh, rasanya luar biasa, setelah sekian lama makan masakan tiongkok yang membosankan, hehehehehe

penerbangan kami dari ordos ke beijing berjalan dengan lancar, saya yang sudah pesan supaya tempat duduk di pinggir jalan sama tour leader, eh, akhirnya dapat juga di tengah, dengan tubuh oversize, duduk di tengah paling tidak menyenangkan.

sampai di beijing sudah tengah malam, kami hanya tidur beberapa jam, karena harus bangun lagi pagi pagi, kali ini tour guide lokal yang jemput kami di beijing lebih segar, lebih ok dan bahasa indonesia nya juga lebih ok

pagi pagi kami di jemput dari hotel setelah makan pagi di hotel, hari ini jadwal kami adalah belanja wajib ke pabrik latex dan numpang foto di bird nest, kami sudah minta supaya ke bird nest dulu, tetapi alasan wajib ke pabrik latex dulu, maka kami kesana dulu, menurut saya , itu alasan, saya tidak percaya harus kesana dulu, seperti waktu pertama sampai, harus ketempat pijat dan toko permata dulu baru ke great wall, saya juga tidak percaya, tapi ikut tour ya, gitu lah, percuma berdebat

ke toko latex, kami di kasih persentasi, bahwa karena grup dari indonesia, jadi dikasih diskon, tetapi karena pengalaman dari rombongan tour kami yang sudah biasa jalan jalan, akhirnya kami tawar lagi harganya, yang kami tawar dan kondisi , tetap tidak bisa ditawar, akhirnya kami ngak jadi beli, dan naik ke bus, sesampai di bus, kami dikerjar lagi sama marketingnya, katanya boleh harga yang kami minta, akhirnya belilah 3 orang, 2 dengan ukuran 200 x 200, dan 1 lagi dengan 180 x 200, harga sama tatapi yang 180 x 200 dikasih tambahan 1 bantal latex

luar biasa, kasur latex yang besar gitu, bisa sama mereka di press menjadi sangat kecil, dan masing masing mendapat bonus 1 koper ukuran 24 atau 26 atau lebih besar, saya lupa,  setelah belanja, ternyata bagasi bus tidak muat lagi, akhirnya sebagian taruh di dalam bus, untung grup private, sehingga masih ada tempat kosong, terus karena berat, pasti overweight, sehingga dari pabrik latex janji ke tour guide , nanti yang latex, biaya nya ditanggung pabrik latex.

setelah belanja, kami di ajak foto di bird nest, karena takut terlambat ke bandara, jadi kami hanya numpang lewat saja , foto dari jembatan penyeberangan, yang penting happy semua, setelah foto ,kami langsung berangkat ke bandara beijing

untung grup kami bukan orang yang suka waktu mepet dan datang dengan pas, ternyata sampai di bandara , jadi masalah, ternyata setiap orang cuma boleh 1 koper dengan berat 23 kg dari air china , ini benar benar surprise, dan sangat memakan waktu untuk urus ini, akhirnya bongkar sana bongkar sini lah, untung saya ada beli koper besar, sehingga barang saya pindahkan ke koper besar, terus sebagian ke rangselku, dan koper kecilku bisa pinjamkan ke teman

nah, yang aneh disini, waktu timbangan di bandara ordos, berat tasku 26 kg , sehingga harus pindahkan sebagian ke koper kecil sehingga makan korban 1 botol parfum, tetapi disini , pas di timbang, padahal baju kotor pasti lebih berat dari baju yang belum di pakai, cuma 19,5 kg , kok bisa ya, aneh, padahal semua barang yang sama dengan di ordos saya jadi satu, kecuali parfum 10 ml yang di sita

nah, yang latex, ternyata komitmen nya bagus, benar benar dibayar sama pabrik lewat tour guide, ntah berapa duit, yang jadi masalah, ada maksimal berat jika mau masuk bagasi, ternyata ada salah satu beratnya kelewat beberapa ons, akhirnya setelah lobby sana sini sama si tour guide lokal, barang tersebut di perboleh kan masuk bagasi.’

setelah hampir selesai semua, sebagian dari kami masuk dulu ke imigrasi dan masuk ke dalam, karena takut ngak keburu, ternyata beda waktu hanya beberapa menit sama yang lain, akhirnya masuk lah semua kedalam, nah, sudah buru buru, ternyata masuk ke pesawat terlambat sekitar setengah jam, wajar sih

akhir nya kami masuk ke pesawat, saya karena capek semalam kurang tidur, langsung tidur, pas bangun dikira pesawat sudah mendarat di jakarta, eh, kok baru sekitar 2 jam masa sudah sampai, ternyata pesawat belum terbang, akibat kabut di beijing, akhirnya pesawat pun terbang dengan lancar sampai jakarta.

pas keluar dari bandara, sebagian disuruh lewat scanning koper, sebagian lewat yang tanpa perlu scanning, saya kebagian yang tidak perlu scanning, yang scanning pun tidak masalah , karena kami ngak ada yang beli aneh aneh

akhirnya semua sampai rumah dengan selamat, tetapi cerita belum selesai

besoknya , ternyata kasur latex semua di bungkus yang ukuran 180  x 200, nah, komplain lah, ke antavaya tour sebagai operator tour dari indonesia, antavaya cukup tanggap, langsung komplain ke beijing dengan bukti bukti foto, akhirnya katanya tidak mungkin kirim balik kasurnya, tetapi akan diganti rugi sebuah bantal, jadi sama dengan yang beli 180 x 200, ok juga ya

nah, ada cerita yang belum saya cerita, kita di kasih tahu sama tour guide di luar beijing, bahwa pemimpin Tiongkok memerintahkan untuk revolusi toilet, dimana semua toilet yang model jorok dan tidak sopan, seperti model pakai tidak langsung siram atau model yang tidak ada pintu, pokoknya model yang tidak biasa, sekarang harus di revolusi, dan harus menyamai yang ada di japan, luar biasa, dan itu agak terbukti selama perjalanan kami, toilet yang ada di setiap perberhentian, di hotel, di mall semua sudah jauh lebih maju dari pada saat saya tinggal di tiongkok, dan secara bertahap menuju standar japan

bukan toilet saja, sekarang barang produksi tiongkok juga harus menuju standar japan, maka ada cerita, banyak pabrik rumah tangga yang tidak bisa mengikuti standar bagus, jadinya tutup, karena tidak ada yang mau membeli

perjalanan kali ini memang penuh dengan keberuntungan, terima kasih yang ajak, terima kasih kelompok yang penuh kebersamaan, keberuntungan,  dan kebaikan baik peserta, tour leader dan tour guide , semua luar biasa, pertama kali saya ikut jalan jalan yang hampir tidak ada halangan, semua peserta selalu ontime, dan selalu mendapat kebaikan dan keberuntungan,  padahal disetiap perjalanan , biasa selalu ada yang menyebalkan, kali ini boleh dikata tidak sama sekali

 

----

 

 

 

IMG_20180627_125805.jpg

IMG_20180619_150058.jpg

IMG20180617174637.jpg

IMG20180616151636.jpg

IMG_20180603_204215.jpg

IMG20180617203209.jpg

IMG20180618120705.jpg

IMG20180619141033.jpg

IMG20180619205826.jpg

IMG20180620165311.jpg

IMG20180620170423.jpg

IMG20180620191454.jpg

IMG20180621085453.jpg

IMG20180621095629.jpg

IMG20180622145919.jpg

IMG20180622151456.jpg

IMG20180622185252.jpg

IMG20180623071929.jpg

IMG20180623120942.jpg

IMG20180623154938.jpg

IMG20180623212140.jpg

IMG20180624194515.jpg

Hartono Hasian

sebenarnya tidak ada istilah perpanjangan paspor sih , yang ada kalau paspor jatuh tempo, akan dibuat paspor baru lagi, tapi karena secara umum dibilang perpanjang paspor, kita ikut saja ah

paspor saya akan segera jatuh tempo, ini pertama kali saya perpanjang paspor ikut aturan baru, yaitu harus ambil nomor online, sebagai orang yang agak gaptek, saya agak pusing juga, bagaimana caranya, setelah cari sana sini, akhirnya didapat bahwa saya   :

1.  harus install program antrian paspor dari hp android

akhirnya saya ikutin cara itu, tetapi setelah saya daftar, saya klik antrian, selalu ditulis kuota habis untuk DKI jakarta, yang ada hanya untuk luar kota, kalau mesti ke luar kota, mending minta bantuan orang lain urus, toh  biaya akan sama, saya tidak putus asa, dan saya ikutin terus caranya, tetapi tetap tidak mendapat kuota

setelah saya sharing dengan orang yang bikin paspor waktu saya di kantor imigrasi, ternyata kuota biasa di buka pada hari minggu, sekitar jam 16.00 sore, jadi kalau anda kesulitan mendapat kuota, coba lah klik di hari minggu, boleh juga klik dari jam 12.00 , siapa tahu lebih cepat, tapi info yang didapat , biasa antara jam 16.00 sampai jam 17.00 untuk minggu berikutnya.

2.  mendapat kabar bahwa untuk DKI, saya bisa whatsapp ke no.081299004406 ternyata nomor ini adalah nomor kantor imigrasi jakarta pusat yang terdapat di jl. merpati kemayoran,

a. saya di suruh ketik #tgllayanan di nomor tersebut, saya ikuti saja, ternyata yang muncul adalah kuota antrian habis pula, disuruh coba lagi pada tgl yang di kasih tahu, atau apabila ada yang melakukan pembatalan sebelum tanggal tersebut maka sewaktu waktu dapat dipilih, saya iseng ketik lagi #tgllayanan pada 2 hari setelah nya, jawaban tetap sama, tetapi 2 hari kemudian, tiba tiba saya di whatsapp, bahwa ada kuota 3 hari sebelum waktu yang ditentukan untuk saya whatsapp ulang, bersyukurlah, sehingga saya pilih salah satu tanggal tersebut, cara pilih adalah #nama#tanggallahir#jadwalpilihankita

b. setelah selesai, akan dapat balasan konfirmasi penjadwalan layanan paspor dengan mencantumkan no wa kita, nama kita, tgl lahir kita, dan tgl kedatangan kita, setelah itu kita harus ketik kode konfirmasi yang di whatsapp tersebut, setelah kirim kode konfirmasi, kita akan dapat balasan bahwa kita sudah terjadwal.

c. konfirmasi kita sudah terjadwal akan memuat no WA, nama, tgl lahir, tgl kedatangan, jam kedatangan dan kode booking

d. setelah itu kita boleh cek persyaratan dengan klik #persyaratan, akan muncul syarat syaratnya

e. kita harus datang 30 menit sebelum waktu yang ditentukan, tapi walaupun begitu, sebenarnya tidak perlu 30 menit sebelumnya, anda bisa pagi pagi jam 08.00 saat buka kantor imigrasi, anda sudah boleh ikut antri, karena bagaimanapun juga, tidak di cek jadwal jam anda.

f. pada hari H, saya ke kantor imigrasi tersebut, pertama sampai, ke counter yang ada satpam, kita akan dikasih sebuah map (gratis) yang didalam ada isi formulir yang harus kita isi, nah, diformulir ternyata ada isian nama ibu kandung, tempat tgl lahir ibu kandung, demikian juga ayah dan suami atau isteri, akhirnya saya whatsapp saudara untuk kepastian, takut salah isi, tapi saya hanya isi kolom ibu saja, khusus bayi dan orang lanjut usia (katanya kriteria diatas 60 tahun) tidak perlu daftar online, datang langsung bawa dokumen.

g. setelah itu kita akan antri untuk diperiksa data kita, di counter belakang waktu kita ambil formulir, setelah di periksa , kita akan dikasih nomor antri, hari ini saya mendapat nomor 088, saat pemeriksaan, saya lihat banyak yang data kurang, seperti ada yang paspor ngak di foto copy atau di foto copy tapi tidak di kertas A4, demikian juga EKTP, difoto copy tapi di gunting kecil, sehingga harus foto copy ulang, semua harus dikertas A4, jangan salah, khusus untuk yang apply paspor pertama kali, saya melihat orangnya disuruh beli surat pernyataan di koperasi belakang kantor imigrasi, dan harus di tempel meterai, untuk bayi dan orang lanjut usia tidak dikasih nomor antri, dipanggil nama, karena dapat prioritas

h. setelah ambil nomor, kita akan naik ke lantai 2 untuk tunggu panggilan wawancara dan foto, saya tunggu sekitar 1,5 jam untuk mendapat giliran, wawancara saya hanya di tanya no hp, mau kemana, dan tujuan apa, terus foto, ngak sampai 5 menit, terus saya dikasih sebuah nota untuk bayar ke bank

saat saya sedang menunggu disini, tiba tiba ada pemberitahuan bahwa dishub sedang derek mobil yang parkir di pinggir jalan sekitar imigrasi, langsung banyak sekali yang  lari ke mobil, ada yang keburu pindahin, ada yang tidak keburu pindahin, untung saya parkir di gedung gereja dekat sana, jadi tidak pusing, ternyata pinggir jalan disana tidak boleh untuk parkir mobil, setelah saya selesai, saya melihat dishub masih derek mobil disana, dan mobil dereknya banyak sekali, ada 10 lebih kayaknya.

i. untuk bayar ke bank, kita harus ikut cara yang tercantum di nota tersebut , pertama kita harus kirim nomor permohonan ke no whatsapp 081310546763 (nomor ini beda dengan nomor antri), setelah kita kirim nomornya , kita akan mendapat balasan nomor permohonan, nama , no kode MPN G2 (nomor ini fungsinya untuk input bank supaya berhasil pembayaran kita), pembayaran bisa lewat ATM, tapi saya bayar langsung ke bank, karena takut tiba tiba kertas ATM habis

J.  Setelah 2 hari kerja,  saya bayar jumat, pada hari selasa saya di whatsapp,  bilang paspor saya sudah selesai,  dan boleh ambil 1 hari kerja berikutnya,

k. maka pada hari H untuk ambil paspor yang sudah jadi, saya ke lantai 2 kantor imigrasi yang sama, saya ambil nomor antri dari mesin yang ada, mudah sekali, kita cuma ketik 6 angka dari belakang untuk nomor kita, maka akan keluar kertas berisi nomor antri kita, saya tunggu tidak sampai 5 menit, langsung di panggil, terus di kasih paspor baru dan paspor lama, terus disuruh tanda tangan di map foto copy data, dan buku register yang kolom kolom nya sudah ada, tinggal ikutin saja, seperti nama, no paspor dan lainnya (saya lupa apa lagi ya, hehehe)

pendaftaran lewat whatsapp lebih mudah, karena jika ada kuota, kita langsung di kasih tahu, dan setiap kali iseng, kita bisa klik #tgllayanan, siapa tahu tiba tiba muncul, menurut info yang saya dapat, katanya coba hari minggu juga, akan lebih gampang.

sangat mudah membuat paspor khan  ? tidak perlu pusing pusing lah

Hartono Hasian

selama di bangkok, memang makan di food court terminal 21 adalah yang paling murah di banding dengan tempat lain, tetapi memang agak sulit cari tempat duduk di terminal 21, karena tempatnya tidak terlalu luas, dan yang makan ramai terus, mau jam makan ataupun diluar jam makan, mungkin karena murah, jadi banyak yang makan disana

tetapi food court di MBK dan siam center juga bisa dijadikan sebagai pilihan, saya juga sempat makan di kedua food court ini, walau harganya lebih tinggi , tetapi orang Indonesia yang makan disana, biasa nya omong murah ya, murah ya, sama kayak orang Tiongkok kalau belanja di bali, dikit dikit murah , hehehhee, walau di ketok, tetap murah, untung ini food court dengan harga pas, jadi walau dibilang murah sama orang Indonesia, harga tetap sama saja, tidak bisa di ketok, paling porsi di sedikit kan kali ya (mungkin), hehehhee, jika mau lihat harga makanan, silakan lihat foto ya

hari ini , tanggal 1 nov 2017, siap siap pulang ke Jakarta, hari ini bangun agak siangan, karena penerbangan malam hari, dan pagi  hari terakhir di bangkok, turunlah hujan pagi pagi, seakan mengucapkan selamat jalan dan selamat menikmati perjalananku kembali ke jakarta,  akhirnya rapi rapi lah barang yang akan dibawa ke jakarta, sebenarnya bingung apa yang akan di rapikan, karena pakaian yang di bawa dari jakarta sudah berkurang, tidak beli oleh oleh, tadinya 1 rangsel, 1 koper, sekarang barang sudah muat di 1 koper, rangsel cuma buat sedikit barang saja, akhirnya turun dapur hostel, ini pertama kali saya sarapan pagi di hostel dari 8 malam nginap disini, makanan biasa saja, cuma roti + selai, itu saja, tapi lumayan buat menganjal perut.

sambil malas malasan, akhirnya jam sudah menunjukkan jam 12, saatnya harus check out dari hostel, sambil menenteng koper dan backpack, kembalikan kunci, ambil jaminan 50 bath, meluncurlah ke BTS untuk menuju stasiun mochit, memang, kepagian sih, soalnya pesawat malam, tetapi ngak apa apalah, bingung juga mau kemana lagi, di saat cuaca di kota bangkok hujan.

cuma butuh waktu 1,5 jam , dari naik BTS pindah ke bus A1, sampailah di bandara bangkok, jam sudah menunjukkan hampir 14.00, perut sudah lapar, maka kelilinglah saya mencari makanan, tapi bingung juga mau makan apa, akhirnya mata melihat satu counter Bon Chon Chicken, karena penasaran, masuk lah saya ke counter ini, kenapa penasaran ? karena sepanjang di bangkok, selalu melihat di mall mall bangkok , kondisinya adalah antri , dan antri, karena antri, saya malas untuk coba, kebetulan di bandara tidak antri, jadi saya mampir membeli

sebenarnya di Jakarta, di lippo mall, di food avenue, saya sudah pernah coba , tetapi kurang sesuai dengan lidahku, malah terakhir , saya cari cari, kayaknya sudah tutup deh, atau saya kelewat, kurang tahu juga.

setelah beli dan makan, ternyata tetap saja, tidak sesuai selera saya, hahahha, jadi makan saja lah, sudah beli ini, atau di bandara rasanya beda sama di mall, perasaan ngak mungkin lah.

habis makan keliling keliling bandara, pertama sekali melihat ada perubahan soal waktu bawa masuk bagasi ke counter check in, sebelumnya , waktu masukin barang, harus lewat security scan dulu, terus di tempel sticker security, yang jadi masalah, stickernya sering robek, dan harus balik lagi untuk scanning berulang ulang, kali ini , tidak melihat lagi ada security scanning, jadi langsung antri ke counter check in,karena kepagian , ya, saya ngak ikut antri, keliling keliling dulu ah.

saya melihat papan pengumuman, selain bahasa thailand, bahasa inggris, juga ada bahasa mandarin, thailand memang sangat memanjakan wisatawan dari tiongkok, sampai sampai pengumuman di bandara juga menggunakan 3 bahasa, thailand, inggris dan mandarin, saya maklum sih, karena selama di bandara, boleh dikatakan lebih dari separuh orang tiongkok, kiri kanan ketemu yang omong mandarin, selama wisata di kota bangkok juga, selalu ketemu yang omong mandarin logat dari RRT.

sekedar informasi, omong mandarin juga ada banyak logatnya, jika kita sering mendengar, kita bisa mengira gira yang lagi omong mandarin itu dari negara apa, seperti halnya kita mengira gira orang omong bahasa Indonesia yang berlogat dari daerah mana.

saat keliling bandara, melihat ada 2 ibu ibu sedang membongkar koper mereka, sampai sampai dus yang sudah di solatif, mereka bongkar juga, bingung juga , mereka lagi ngapain, awalnya kirain mereka kelebihan berat, jadi sedang membongkar bongkar, tetapi ternyata bukan, saat mereka sedang membongkar itu, ada pengumuman soal ditemukan paspor atas nama orang yang pakai nama mandarin, waktu pengumuman pakai  bahasa thailand, mereka masih sibuk, waktu pengumuman pakai bahasa inggris mereka masih cuek, waktu pengumuman pakai bahasa mandarin, mereka baru tersadar, bahwa paspor mereka ketinggalan di daerah mana gitu, akhirnya buru buru mereka masukkin barang barangnya kembali, dan salah satu pergi mengambil paspor itu, satunya lagi menunggu, oh, ternyata mencari paspor yang hilang.

namanya orang kepo, kurang kerjaan di bandara , keliling lagi, hehehhee, ketemu lagi hal yang tidak biasa, ada nci nci , kelihatannya seperti orang tiongkok, menenteng banyak sekali kantong plastik, bawanya juga agak susah, saya pikir, ini orang mau naik pesawat, atau pengungsi, tebakan saya, pasti waktu mau tukar boarding pass, barangnya overweight, ngak mau bayar, akhirnya di masukkin ke plastik itu, kalau bilang barang di plastik itu baru beli, kelihatan ngak mungkin, karena isinya brantakan, eh, malah dia duduk di depan saya, langsung kamera beraksi lah.

pas lagi duduk, ada cowok datang,ngoceh ngoceh, ternyata kali ini saya betul, pertama mereka pakai mandarin ala negara RRT, kedua , suami nya ngoceh soal beli barang kebanyakan, (tapi itu suami sah dia bukan ya,ngak sempat tanya, hehehe), karena malas dengar ocehan mereka, saya jalan saja keliling lagi, dalam hati, belum tentu barang itu bisa naik ke pesawat, karena barang yang naik ke cabin juga ada aturannya, tapi sebodoh ah, ngak kenal ini, hehehe

kita keliling lagi, sampai 3 jam sebelum penerbangan, kita ikut antri untuk ke meja counter, ternyata counter thailion antri sangat panjang, antrinya luar biasa, dan kelihatan tidak rapi, tapi saya tetap ikut antri, ternyata di saat antri, ada pengumuman untuk prioritas yang ke kota kota yang penerbangan sudah mepet, mereka dikasih prioritas, antrinya saja 1 jam lebih, jantung deg deg an juga, akhirnya ada yang mengarahkan ke counter lain yang baru di buka, dan kebetulan saya yang urutan pertama yang di suruh pindah, syukur, beruntung lagi , akhirnya tukar boarding pass, terus bagasi bawa ke tempat drop bagasi.

di bangkok , habis timbang bagasi di counter, akan di kasih sticker tempel di koper, terus bagasi kita bawa ke tempat drop bagasi untuk drop bagasi kita, bukan kayak di jakarta yang selama ini saya alami,  langsung drop di counter.

terus buru buru saya ke imigrasi, lagi lagi beruntung, pas sampai, saya di arahkan ke counter yang kelihatan baru buka, sedang, counter lain, orang orang sedang antri lumayan panjang, tanpa kesulitan, saya masuk melewati counter imigrasi, langsung cari tempat buat naik pesawat.

wah, ternyata kayak pasar malam di ruang tunggu, ramai banget, kursi tidak ada yang tersisa, duduklah saya di lantai, ikut dengan orang lain, sambil menunggu yang sedang duduk dikursi bangun karena mau naik pesawat, ternyata saat orang bangun, rebutan lah yang tadinya berdiri untuk duduk di kursi, ya, sudah, saya tetap duduk di lantai

akhirnya penerbangan kami di panggil, dan dengan lancar masuk ke bus yang antar kami ke pesawat, ya, disini pakai bus juga, bukan belalai langsung, heheheh, tapi , biarin saja lah, yang penting pulang

sampai di pesawat, tinggal duduk , sambil tunggu penumpang lain masuk, pesawat terbang telat 15 menit, tapi itu wajar lah, saat pesawat sudah terbang dan stabil, kita dibagi kertas beacukai khas Indonesia, saya tinggal isi form itu, ngak ada masalah

selanjutnya jual makanan datang, saya pesan makanan di pesawat, berupa nasi dan daging cincang, tidak enak , tapi lumayan buat ganjal perut, habis makan, langsung tidur, ngak apa apa kan, katanya habis makan ngak boleh langsung tidur, tapi ini khan duduk, bukan berbaring, hehehehe

tahu tahu bangun, pesawat sudah mau sampai jakarta, tinggal lap muka pakai tissue basah yang sudah saya sediakan sendiri, ternyata sampah yang di kursi saya sudah diambil, maklum, duduk di sisi jalan, jadi lebih gampang sisa sampah di ambil pramugari.

akhirnya pesawat mendarat dengan sempurna, keluar dari imigrasi juga tidak ada masalah, hanya waktu mengambil bagasi, wow, tunggu hampir 1 jam , hahahaha, salah sendiri, tadinya pikir ngak mau masukin bagasi, tahu tahu godaan supaya ngak repot, akhirnya dimasukkin bagasi juga.

habis ambil bagasi, keluar menunggu bluebird, sekarang antrian lumayan rapi, walau antrian panjang, tetapi cepat sekali giliran kita, saat sampai tempat taxi, ambil nomor dulu di mesin, ada bluebird sama non blue bird, saya ambil yang blue bird, liat di monitor, masih ada sekitar 60 orang antri, pikir ke toilet dulu ah, masih lama, habis balik dari toilet, ternyata giliran saya sudah lewat, untung boleh langsung naik

akhirnya sampailah dirumah, masak mie instant, makan dulu, mandi, dan langsung tidur, nah, kali ini melanggar lagi, habis makan langsung tidur, habis mandi langsung tidur, katanya ngak boleh, tapi ngak apa apa lah, sudah kangen kasur sendir, see you, mungkin segera akan ke thailand lagi, tapi kapan ya, enak juga thailand, yang tadinya selalu di takut takuti , susah bahasa inggris disana, akhirnya bisa puas disana, dan boleh dikatakan jarang nyasar, malah dapat pengalaman pengalaman baru yang tidak dimiliki oleh orang lain.

2017-10-25_13.30.03.jpg

2017-10-26_10.40.15.jpg

2017-10-27_16.18.12.jpg

2017-10-27_16.34.44.jpg

2017-10-25_13.28.58.jpg

IMG20171025121255.jpg

IMG20171101132947.jpg

IMG20171101133128.jpg

IMG20171101140603.jpg

IMG20171101145111.jpg

IMG20171101190052.jpg

IMG20171101190522.jpg

IMG20171101204535.jpg

Hartono Hasian

hari ini bangun pagi pagi lagi, rencana akan pergi ke istana musim panas (summer palace) atau dikenal dengan Bang Pa – In Palace , summer palace

dari hostel saya ke stasiun MRT sukhumvit, dari sini saya beli tiket lewat loket (tidak lewat mesin), dan naik MRT menuju ke stasiun MRT Hua Lamphong.

dari stasiun Hua Lamphong saya langsung menuju ke loket, saya melihat ada penumpang yang sedang antri di batasi oleh pembatas ke loket, saya tanya ke petugas sana untuk membeli tiket, langsung di arahkan ke loket, sampai di loket , saya bilang saja ke Bang Pa – In, langsung dikasih tiket ordinary seharga 12 bath (kurs 415), saya tidak tahu, yang antri itu antri apa, mungkin ada yang bisa kasih tahu ke saya , jika anda mengetahuinya.

setelah beli tiket, karena belum sarapan, saya ke kantin stasiun, makan disana, menu sangat sederhana, seharga 30 bath, ok lah, yang penting bisa kenyang

waktu di kantin, saya sambil searching di internet untuk kereta saya, seperti biasa, saya meng up load daftar stasiun yang akan di lewati oleh kereta yang akan saya gunakan, supaya tidak terlewati, apalagi summer palace di Bang Pa In bukanlah daerah tujuan wisatawan asing sebanyak seperti di Ayutthaya, jika di Ayyuthaya, sangat gampang dikenali jika sudah sampai, karena wisatawan terutama wisatawan asing berbondong bondong turun dari kereta, tetapi kalau di Bang Pa In, pasti tidak terlalu banyak yang turun, karena mungkin belum banyak yang tahu, apa karena kurang promosi.

karena waktu beli tiket, saya sudah dikasih tahu petugas loket jalur kereta api, jadi saya tidak perlu cek lagi ke papan pegumuman di stasiun, tapi untuk lebih menyakinkan saya, saya cek sekali lagi, dan memang ngak beda dengan informasi petugas loket

tiba saatnya saya ingin naik kereta api, karena waktu berangkat sudah sampai, cuma kereta api belum masuk jalur tunggu, akhirnya kereta api terlambat 15 menit, untuk naik kereta api di bangkok, jangan harap on time, makanya, saya tidak sarankan naik kereta api jika mau ke bandara don mueang, atau jika tetap mau pakai kereta api, lebih baik berangkat lebih cepat , tidak mepet waktunya

tibalah kereta , maka semua penumpang berebut untuk naik kereta api, disini beda sekali di kereta api dibanding MRT, BTS atau bis kota, disini tidak ada antri yang tertib, semua berebut, apalagi di kelas tanpa tempat duduk, karena semua berebut supaya dapat tempat duduk.

selain itu, tidak seperti MRT, BTS atau bis kota, orang akan bangun memberi tempat duduk kepada yang membutuhkan, di kereta api ini jangan berharap, seperti di depan saya, ada orang tua yang pakai tongkat dan cuma satu kaki, tidak ada satupun kasih tempat duduk, akhirnya saya berdiri memberi tempat duduk, malah banyak mata warga lokal melihat ke saya yang memberi tempat duduk.

seperti biasa, saat berangkat sangat lega, tetapi setelah lewat beberapa stasiun, kereta menjadi sangat padat, tetapi saya berusaha untuk mengingat setiap stasiun yang terlewati , sambil coret di smartphone saya, supaya jangan terlewat stasiun Bang Pa In tujuan saya, untung akhir bulan oktober , di bangkok udara sejuk, dan ada angin sepoi sepoi masuk ke kereta yang ber ac alam, kata satu moderator sebuah web / grup besar jalan jalan, saya selalu beruntung, heheheheh

didalam kereta, anda akan menemukan tukang jual keliling, sebagaimana zaman KRL dulu di jakarta, cuma tidak sebanyak waktu zaman KRL, dan tidak ada pengamen.

akhirnya sampai di stasiun Bang Pa in, saya tunjukin foto summer palace ke ojek motor, saya di hargai 20 bath, ok lah, ngak mahal, berangkat lah dari stasiun ke summer palace, eh, tunggu dulu, ternyata saya di turunkan di salah satu wihara , katanya itu lokasi nya, saya turun saja, dan dia buru buru kabur, saya tanya ke salah satu pegawai wihara yang lagi membersihkan lapangan, ternyata salah, akhirnya dengan berbaik hati, dia suruh salah satu orang disana mengantar saya ke summer palace, lagi lagi, beruntung, saya mau bayar kasih 50 bath, dia ngak mau terima, dia cuma bilang thank you, terus kabur, eh, dia yang thank you, bukan saya, beruntung , anda juga bisa jalan kaki dari stasiun ke summer palace, sekitar antara setengah jam sampai 1 jam sudah sampai, ada petunjuk nya jelas.

Dengan membeli  tiket summer palace senilai 100 bath (kurs 415), akhirnya saya melangkah masuk ke daerah dengan luas 46 are.

summer palace ini letaknya masih di provinsi ayutthaya, jika di hitung dari bangkok, jauhnya adalah 60 km, saya naik kereta api hampir 2 jam, dan kereta api terlambat setengah jam.

Bang pa in royal palace atau lebih di kenal sebagai summer palace, karena pada zaman dulu, merupakan tempat berlibur para raja raja thailand, saat ini sudah tidak digunakan lagi oleh keluarga inti kerajaan, tetapi masih digunakan sewaktu waktu untuk acara ke negaraan, jadi jangan heran, jika anda menemukan tentara yang menggunakan senjata laras panjang menjaga di lokasi.

lokasi ini sangat indah, dengan bangunan, jembatan, sungai, danau , dan lainnya, semua sungguh indah, total sesuai peta yang didapat saat beli tiket adalah 39 spot yang bisa di jadikan buat foto foto, tetapi jika saya keliling, harusnya lebih dari 39 spot, tetapi sayang sekali, Wat Niwet Thammaprawat yang diidesain ala kathedral dan Gothic temple ini dihiasi kaca patri dan ksatria bersenjata sedang renovasi, jadi tidak bisa masuk ke dalam.

sesuai info,  ada 10 bangunan utama di sini, yaitu :

1. Aisawan Thiphya-Art
bangunan ini berupa pavilium yang sangat indah, dibangun di tengah tengahSebuah pavilion indah yang dibangun di tengah-tengah danau, pavilium nya berciri khas thai, mirip dengan bangunan yang ada di grand palace, bangkok, selain itu juga ada patung tembaga seukuran tubuh king rama V.

 

 
2. Warophat Phiman Throne Hall
Bangunan ini merupakan bangunan paling penting, dimana didalamnya terdapat singgasana yang biasanya Raja duduk disana, bangunan ini dipengaruhi oleh yunani dan neo classical dengan pilar pilar yang menjulang tinggi.
 
3.Gerbang  Thewarat Khanlai
Gerbang ini merupakan gerbang penghubung dari bagian luar ke istana dalam yang bergaya Corinthian Neo-Classical

 

 
4. Bridges of Statues
Jembatan ini terdapat banyak  patung bergaya yunani berdiri di jembatan ini
 
5. Wehart Chamrunt Royal Mansion (Heavenly Light)
Ini dibangun oleh kamar dagang cina pada tahun 1889, sehingga kenapa gedung ini sangat kental dengan orament oriental nya, gedung ini dominan dengan warna merah dan warna emas, dan dibangun untuk Raja chulalongkorn (rama V).
 
6. Krachom Trae Pavilion
Bangunan ini bentuknya seperti trompet, jika anda untuk melihat pemandangan sekitar kompleks, maka bangunan ini adalah tempat paling pas.
 
7. Utthayan Phumisathian Royal Mansion
Istana kediaman untuk raja dan ratu didesain sangat Eropa dalam gaya Swiss Chalet, dan terletak di sepanjang danau.. Meskipun bangunan aslinya terbakar di tahun 1938, tetapi raja Bhumibol membangunnya kembali di lokasi yang sama dan mendekorasinya dengan perabotan dari era Napoleon III

 

 
8. Withun Thasana Tower (Sages ‘Lookout)
bangunan ini juga merupakan bangunan yang ideal untuk melihat pemandangan sekitar
 
9. Memorial to Queen Sunandakumariratana
pada masa itu, hukum di Thailand melarang orang biasa menyentuk atau memegang ratu, sehingga hal itu mengakibatkan tewasnya sang ratu pada tahun 1880,  dimana Ratu Sunanda yang sedang berperahu tenggelam di sungai Chao Phraya , dan tidak ada yang berani menolong ratu, termasuk penjaga istimewanya, akibat peristiwa tersebut, raja rama V mengubah hukuman tersebut, dan mendirikan obeliks marmer untuk mengenang sang ratu .
 
10. Wat Niwet Thammaprawat
dengan design ala kathedral dan Gothic temple ini dihiasi kaca patri dan ksatria bersenjata dari petugas.
 
 
 
selain bangunan tersebut, kita juga bisa menemukan bangunan bangunan tempat tinggal keluarga raja, tetapi sayang sekali, umumnya bagian dalam baik bangunan utama maupun bangunan lainnya tidak boleh di foto.
 
saya mengelilingi tempat wisata ini sekitar 3,5 jam, dan sebagian besar wisatawan yang ada di dalam sini adalah wisatawan dari Tiongkok, sehingga berisik nya luar biasa, seperti biasanya
 
didalam area ini, anda sulit mendapatkan makanan , yang ada cuma minuman ringan (kayaknya sponsor dari salah satu perusahaan minuman ringan, karena semua minuman ringan produk perusahaan tersebut), dan cuma ada makanan kecil, saya tidak menemukan makanan berat baik di counter counter maupun di tempat yang agak lega dekat pintu keluar.
 
jam buka adalah jam 08.00 sampai jam 16.00, para pengunjung di wajibkan memakai pakaian sopan sebagaimana jika mengunjungi wat wat di thailand, jika anda tidak mau capek keliling area ini, anda bisa menyewa golf car yang tersedia.
 
akhirnya waktu yang membuat saya harus pulang ke bangkok, tiket kereta untuk pulang saya menggunakan kereta rapid, dengan harga 20 bath, saat pulang, terjadi hal yang tidak di duga, saat akan masuk ke stasiun hua lamphong bangkok, kereta sempat berhenti sebelum masuk stasiun 1 jam lebih, (jadi ingat kalau kereta mau masuk stasiun beos/ kota jakarta) , sehingga terjadi keterlambatan hampir 2 jam.
 
untuk anda yang ingin bertanya tanya, silakan , dan jangan lupa follow blog ku untuk mendapatkan cerita cerita lain.

240-e1434197182133.jpg

IMG_20171031_111845.jpg

IMG_20171031_123017.jpg

IMG20171031073339.jpg

IMG20171031085449.jpg

IMG20171031092226.jpg

IMG20171031102442.jpg

IMG20171031114208.jpg

IMG20171031114624.jpg

IMG20171031115348.jpg

IMG20171031115643.jpg

IMG20171031115821.jpg

IMG20171031120417.jpg

IMG20171031121407.jpg

IMG20171031121514.jpg

IMG20171031122121.jpg

IMG20171031122547.jpg

IMG20171031122839.jpg

IMG20171031123331.jpg

IMG20171031124221.jpg

IMG20171031124238.jpg

IMG20171031131559.jpg

Hartono Hasian

malam malam pas lagi ngobrol sama orang hostel, siap siap mau keluar makan, ada beberapa orang bule dekatin, tanya rencana mau kemana, saya jawab saja belum tahu, cuma mau cari makan, lalu di ajak minum ke cowboy soi, saya ok ok saja, namanya juga kelas backpacker, sama sama ngak kenal, cuma bedanya mereka nginap di dorm, yang 1 kamar 4 ranjang atau 6 ranjang , kalau saya lebih bonafid, nginap di kamar 1 orang private room, hehehehe

akhirnya kami berjalan menuju cowboy soi, tidak terlalu jauh dari penginapan kami, tempatnya hanya sekitar 10 menit jalan kaki, jika terminal 21 di tengah tengah, maka hostel kami di jalan sebelah kanan mall, maka cowboy soi di sebelah kiri mall.

saat kami masuk ke gang nya, banyak sekali calo calo menawarkan sambil memegang sebuah kertas/karton berisi menu, gangnya tidak terlalu panjang, kiri kanan ramai bar bar yang penuh lampu kelap kelip, didalamnya ada penari penari sedang menari, pintu bar sengaja di buka sedikit, supaya kita bisa melihat ke dalam dari depan , hehehe

akhirnya kami pilih minum dan makan di salah satu bar, duduk tidak terlalu lama disana, karena diantara bule itu , ada pasangan suami isteri, akhirnya kami sepakat berpisah, saya jalan sendiri ke ujung jalan satu lagi,mereka jalan balik, ngak tahu kemana mereka.

ternyata di ujung jalan , ada banyak panti pijat, sambil jalan dan lewat , melihat lihat, sedikit foto foto, karena banyak calo, takut ngak boleh, hehehe

IMG_20171030_212927
IMG20171030193017
IMG20171030194548
IMG20171030194759

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

tidak terlalu jauh beda dengan cowboy soi, cuma saat ke Pat Pong, calo calonya lebih banyak, dan kelihatan lebih ketat, saya mau foto, langsung di tegor salah satu calo,  cuma yang membedakan dengan cowboy soi adalah disini ada tempat belanja yang lumayan luas, saya tidak mampir, cuma sambil lewat saja sih

IMG20171031191020
IMG20171031192000
IMG20171031190941

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

karena tidak terlalu lama di tempat hiburan ini, jadi informasi juga tidak terlalu banyak, hehehhee

IMG20171031190941.jpg

IMG20171031191020.jpg

IMG20171031192000.jpg

IMG_20171030_212927.jpg

IMG20171030193017.jpg

IMG20171030194548.jpg

IMG20171030194759.jpg

Hartono Hasian

hari ini saya bangun pagi pagi lagi, karena hari ini tujuan saya adalah ke siam ancient city, daerah ini seperti taman mini indonesia indah, yang berisi duplikasi bangunan dari seluruh thailand

sesuai petunjuk, saya bisa naik bus no.511 tujuan ke pasar pak nam, bus ini dari pink lao, saya langsung menuju ke halte bus yang berada di depan hotel westin/ robinson, tetapi setelah saya lihat sana sini, kok ngak ada papan nama yang menulis , akhirnya saya balik lagi tanya satpam yang ada di depan terminal 21, hebatnya satpam itu juga kurang tahu, dan dia kontak temannya dengan Handy talkie

setelah dikasih tahu tunggu di depan hotel westin, saya pun menuju kesana untuk menunggu, memang untuk kota sadar wisata sama kota tidak sadar wisata ada perbedaan, pas saya lagi tunggu, melonggok kesana kemari, satpam itu datang lagi, kasih tahu no.511 ya, turun dipasar pak nam, wah, terima kasih sekali untuk satpam itu.

setelah bis datang, naik lah saya keatas bis itu, karena tempat duduk di dekat pintu belakang kosong, cuma ada 1 cewek disana, jadi saya duduk saja disana, untuk bis di kota bangkok, anda bebas naik atau turun lewat depan atau belakang, dan untuk bayarnya , nanti ada kondektur yang akan tagih

karena di bis ada televisi yang sedang menyiarkan tentang mendiang raja thailand , maka basa basi saya membuka pembicaraan dengan cewek itu, sambil memuji mendiang raja thailand, dan sekalian bilang nanti akan ke muangboran (orang sana tahunya muangboran, kalau kamu bilang ancient city, orang tidak akan tahu), maksud saya , nanti saya akan tanya tanya kalau ada yang binggung, ternyata cewek itu bisa bahasa inggris yang masih bisa di mengerti.

setelah bis berjalan melewati 1 halter, berdiri lah cewek itu sambil mengeluarkan tabung seng/aluminium panjang (bentuknya kayak tabung wisuda , bulat panjang), ternyata cewek itu kondektur, heheheheh, sambil melihat orang lain bayar, saya lihat yang di depan saya sebut pak nam , dan dia membayar 30 bath (kurs 415), pas  sampai ke saya, saya mau bayar juga, dijawab “no need to pay” saya binggung, habis itu dia tagih langsung ke belakang saya, pas balik, saya mau bayar lagi, dia bilang “free for you”, cieeeee, gratis ni, tentu senang hati lah, tetapi bingung juga, kok bisa gratis, akhirnya saya simpulkan sendiri, mungkin karena saya puji puji mendiang raja mereka.

pas sudah mendekati pasar pak nam, dia datang ke tempatku, katanya nanti turun , saya disuruh naik songtheaw no.36, katanya di bagian depan atap shongtheaw ada tulisan gede 36, jadi anda tinggal naik, nanti kasih tahu mau turun di muangboran

saya ikuti petunjuk dia, turun dari bus, nyeberang jalan, karena bentuk jalan nya pertigaan, jadi nyeberang , langsung jalan lurus, disana sudah banyak songtheaw yang tunggu, saya naik saja yang paling depan, masih kosong saya sendiri, tetapi hanya dalam waktu sebentar, sudah ramai , dan berangkatlah songtheaw tersebut, saya perhatikan jalan sekitar, akhirnya sebelum ancient city, penumpang tinggal berdua, satu lagi orang thailand berumur, saya yakin dia ngak bisa bahasa inggris, mateng lah, tetapi nekad, saya omong ke dia , muangboran, karena saya takut sudah sampai tapi supir ngak berhenti, dia kelihatan ngerti, ngak tahu omong apa dalam bahasa thailand, pas sudah sampai depan ancient city, benaran, supir ngak berhenti, lalu sama dia di tekan bel yang ada di atas songtheaw, mobil berhenti, sambil ucapkan thank you, saya turun, terus bayar ke supir 8 bath (tarif resmi),supir pas lihat saya, langsung pukul jidat dia, sambil bilang muangboran, ternyata benaran, supirnya lupa, hehehhee, untung bahasa tubuh berguna juga.

setelah bayar, langsung jalan melewati 1 jembatan, dan selfie dulu di jembatan itu, ok, sedikit banyak tentang the ancient city

bila kita berkunjung ke negara manapun, biasanya mereka mempunyai bangunan kuno atau kota kuno, seperti halnya jakarta ada kota tua dekat stasiun beos sebagai contoh, karena bangunan atau kota kuno itu merupakan salah satu sumber sejarah tentang kejadian , kemegahan atau kejayaan masa lalu.

dari hotel westin/asok yang dekat dengan penginapan saya, perjalanan sampai ke pasar paknam sekitar 1 jam, dan dari paknam sampai ancient city memakan waktu sekitar 1 jam juga, alternatif lain, jika anda tidak mau dipusingkan dengan naik bus terus ganti songtheaw lagi, anda bisa naik BTS sampai ke stasiun bearing, dari stasiun bearing anda naik taxi, maka akan jauh lebih cepat dan murah, dibanding jika naik taxi langsung dari kota bangkok.

Ancient Siam ini mempunyai luas sekitar 250 hektare. Bentuknya sesuai dengan peta negara Thailand. Area Ancient Siam diisi dengan duplikat bangunan megah dengan berbagai ukuran seperti candi, istana, pasar terapung, restoran, patung, gunung, danau, taman, dan masih banyak lagi.

Ancient Siam atau Ancient City (alias Kota Kuno) atau orang thailand lebih mengenal sebagai muangboran adalah taman yang dibangun oleh Lek Viriyaphant. Ide awal pembuatnya adalah membuat lapangan golf yang dihiasi dengan berbagai benda-benda yang berhubungan sejarah Thailand. Ketika melakukan riset, ternyata dia mengtahui bahwa banyak benda-benda yang dimaksud telah rusak seiring waktu. Akhirnya diputuskan untuk membuat replika dari struktur-struktur tersebut dalam ukuran asli atau skala yang lebih kecil.

ratusan candi yaitu bangunan yang dibuat identik menyerupai bangunan yang ada atau bangunan kuno dari seluruh Thailand. Di sini, wisatawan juga akan melihat beberapa bangunan yang menakjubkan, termasuk beberapa bangunan seperti Wat Arun, The Grand Palace, dan pasar terapung.

Karena kawasan ini sangat luas, maka disediakan sepeda gratis yang bisa digunakan untuk mengeliling daerah tersebut, atau anda bisa menyewa mobil golf untuk mengeliling daerah tersebut

Setelah lelah berkeliling seharian, wisatawan dapat beristirahat dan makan di tempat yang telah disediakan di pasar terapung. Selain makanan, di pasar ini juga terdapat toko-toko kecil yang menjual barang kerajinan dan cinderamata khas Thailand.

kembali ke setelah melewati jembatan sejak turun dari songtheaw, saya bingung loket karcis dimana, karena petunjuk tidak jelas, saya tanya ke satpam, di kasih tahu ke satu ruangan, ternyata ruangan tersebut adalah untuk penjualan tiket group, akhirnya saya di kasih tahu ke loket penjualan tiket

loket penjualan tiket juga ada di satu ruangan, harga tiket adalah 700 bath orang dewasa, dan 350 bath anak anak umur 6 samapi 14 tahun, dibawah 6 tahun gratis, mahal memang, karena di kelola oleh swasta, saya sampai jam 09.00 tepat, jam buka loket, mau lebih murah ? bisa, anda datang jam 16.00 sore, maka anda hanya akan di suruh beli tiket setengah harga, untuk dewasa seharga 350 bath, dan anak anak umur 6 sampai 14 tahun seharga 175 bath, sedangkan dibawah 6 tahun adalah gratis, jam tutup adalah jam 19.00 malam

harga tiket sudah termasuk pemakaian sepeda dan Audio guide service in English, Chinese, Thai, Korean or Russian, pemakaian audio nya cukup gampang, tinggal ikutin petunjuk waktu kita mengambil

setelah beli tiket, saya dikasih sebuah masker, dan semua yang beli tiket juga dikasih masker, bingung juga saya, buat apa masker itu, dijawab nanti didalam akan tahu, ya, sudah, bawa saja, ternyata dibagian dalam banyak sekali yang lagi sapu lantai sehingga debu berterbangan, dan ada daerah tertentu lagi perbaiki jalan, dan banyak debu, pantas dikasih masker.

setelah beli tiket, saya jalan menuju ke pintu masuk, saat akan masuk, saya dipanggil seseorang, saya disuruh ambil sepeda, tapi saya ngotot , saya akan jalan kaki kata dia total 320 are, ngak mungkin jalan kaki, saya tanya berapa jam untuk keliling, katanya sekitar 3 jam kalau jalan kaki, ya, ngak masalah, saya tetap pilih jalan kaki, cuma saya masih binggung, apa benar ya, 320 are itu 250 hektar, mungkin ada yang bisa bantu jawab, akhirnya masuk lah saya dengan berjalan kaki.

didalam ancient city terdapat 120 spot antara lain seperti the old market, sanphet prasat palace ayutthaya, the phra kaew pavilion, the floating market, wat chong kham lampang, the wihan of wat chiang khong chiang rai, kuan yin, dan lain lain , untuk mengelilingi spot spot tersebut dengan jalan kaki, akhirnya saya menyelesaikan dengan waktu 6 jam lebih (bukan 3 jam), hehehehhehe, capek memang, apalagi cuaca panas terik, sudah itu, spot spotnya tidak berurutan, kadang mesti keliling keliling.

tetapi saya suka sekali disana, selain tantangan mencari spot spot sesuai nomor urut, kadang kadang ternyata spot sudah di depan mata, tapi tidak terlihat, kadang spot dibelakang kita, tapi kita cari kemana mana, tanya sama petugas didalam dengan cara tunjukin peta? sama saja bohong, mereka tidak hafal, tapi senang sekali, akhirnya selesai juga mencari spot tersebut, walau ada yang terlewati, hehehehhe, tapi next , mau kesini lagi , walau mahal, tapi masih OK lah, enak, seharian didalam

setelah keliling, akhirnya saya naik lagi songtheaw no.26 kembali ke pasar paknam, dan kembali lagi naik bus no.511 , eh, kali ini kondektur cowok, pas saya mau bayar, tangannya di goyang goyang, saya mau kasih duit, goyang terus, pas disebelah saya yang cewek, tanya dalam bahasa thai, saya bilang ngak ngerti, ternyata dia bisa inggris, dia tanya ada apa, saya bilang, saya mau kasih duit dia ngak mau, terus dia tanya dalam bahasa thai ke kondektur dan terjemahkan ke saya, katanya kondektur bilang gratis untuk saya, bingung khan, saya tanya ke cewek itu kenapa, cewek itu bilang, sudah , kalau dikasih gratis terima saja, ya, sudah, saya suruh kasih tahu terima kasih ke kondektur itu.

akhirnya balik ke penginapan, mandi terus tidur.

eng-map.jpg

IMG20171029085740.jpg

IMG20171029085829.jpg

IMG20171029151529.jpg

IMG20171029155140.jpg

IMG20171029092318.jpg

IMG20171029100836.jpg

IMG20171029102541.jpg

IMG20171029112042.jpg

IMG20171029141813.jpg

IMG20171029151529.jpg

IMG20171029155140.jpg

Hartono Hasian

sebelum kami teruskan bagian kedua dari wisata ke ayutthaya ini, perlu kami informasikan bahwa saat membeli tiket di Wat Maha That, kami sempat ditawarkan untuk membeli paket 6 wat seharga 220 bath, lebih murah dari jika kita beli seharga 50 bath per wat (kurs 415), tetapi kami tidak membeli paket tersebut, karena selain selisih ngak signifikan, kami juga pikir,nanti kalau ada tempat yang kami tidak tertarik, kami bebas memilih untuk masuk atau tidak, dan memang terbukti nantinya, silakan di baca lebih lanjut ya

WAT RATCHABURANA

ini adalah salah satu kuil Buddha di taman ayutthaya, lumayan cantik wat ini, buat foto foto ok lah

sehabis dari wat ini, perut sudah minta diisi , maka makan dulu nasi ayam, enak juga, harga cuma 40 bath, ngak sampai 20 ribu sudah termasuk minum air es

IMG20171028110017
IMG20171028110330
IMG20171028113131

 

 

WAT PHRA SI SANPHET

Merupakan kuil terbesar di Ayutthaya, yang dikenal dengan jajaran chedis (Stupa bergaya Thailand) yang dipugar. Dahulu kuil ini berada di dalam kompleks bekas istana kerajaan, dan hanya digunakan untuk upacara keagamaan kerajaan. Di dalam kuil tersebut tadinya terdapat patung Buddha setinggi 16 m yang ditutupi dengan 340 kg emas, tetapi Burma membakar patung tersebut untuk meleburkan emasnya sehingga kuil juga ikut terbakar dalam kebakaran tersebut. Istana kerajaan juga dapat diakses dari pintu yang sama di Wat Phra Si Sanphet, tetapi hanya memiliki beberapa bangunan berdiri yang tersisa.

IMG20171028113858
IMG20171028114041
IMG20171028114635

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MONGKON BOPHIT

nah, waktu di tawarkan tiket 6 wat, ternyata pilihan saya beli satuan dan tidak terima beli paket, mulai terlihat, seperti wat ini, masih dalam rangka renovasi, walau kamu masuk , fotonya juga akan jelek sekali, jadi saya pilih tidak masuk ke mongkon bophit ini

Viharn Phra Mongkhon Bophit adalah kuil Buddha besar di Ayutthaya, diyakini telah didirikan sekitar tahun 1538. Sebelumnya patung ini terletak di luar ruangan di Wat Chichiang, namun dipindahkan di dalam ruangan di sini oleh Raja Lagu Tham. Ketika Burma menghancurkan Ayutthaya, baik Viharn dan Phra Mongkhon Bophit rusak berat akibat kebakaran dan dibiarkan selama hampir dua abad. Sampai masa pemerintahan Raja Rama VI di tahun 1920, pekerjaan restorasi dilakukan dan sejumlah besar gambar Buddha ditemukan di sini, dan dibawa ke dekat Chao Sam Phraya Museum Nasional untuk diamankan. Pada tahun 1957, Departemen Seni Rupa melakukan pekerjaan restorasi besar, dan Viharn baru dibangun sesuai dengan desain aslinya. Pada tahun 1990, pemerintah provinsi Ayutthaya memperoleh izin dari Departemen Seni Rupa untuk melapisi patung ini dengan lembaran emas, untuk memperingati ulang tahun ke-60 dari Yang Mulia Ratu.

IMG20171028114919

WAT PHRA RAM

Wat Phra Ram terletak di sebelah timur Istana Kerajaan, dan terletak di taman yang menarik dengan kolam teratai teratai. Pembangunan Wat ini dimulai pada tahun 1369 M. Dengan berbagai bangunan baru ditambahkan pada masa pemerintahan yang berbeda, termasuk renovasi besar-besaran pada tahun 1741 A.D.
Sebuah prang besar (periode awal) adalah gedung utama, dengan sebuah biara berisi deretan gambar batu Buddha. Struktur lain yang masih tersisa seperti chedi dari berbagai gaya mencerminkan gaya selanjutnya

IMG20171028121058
IMG20171028121326

 

 

 

 

 

 

 

WANGCHANG LAE PHANAIT

ini adalah tempat kedua yang tidak saya kunjungi, karena saya melihat hanya naik gajah, ngak penting banget, heheh

 

masih banyak sekali lokasi disini, tetapi saya tidak sempat kunjungi semua, seperti pasar apung nya, istana chandra kasem dan lain lain.

ini foto daerah lain yang saya kunjungi

IMG20171028121459
IMG20171028121614
IMG20171028123507
IMG20171028123620
IMG20171028124232
IMG20171028135605
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
IMG20171028140557
IMG20171028140649
IMG20171028140736
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

 

kalau anda ke bangkok, jangan lewatkan taman ayutthaya, karena perjalanan hanya 2 jam dari bangkok

IMG20171028110427.jpg

IMG20171028110643.jpg

IMG20171028113131.jpg

IMG20171028113858.jpg

IMG20171028114041.jpg

IMG20171028114323.jpg

IMG20171028114919.jpg

IMG20171028121614.jpg

IMG20171028123642.jpg

IMG20171028135420.jpg

IMG20171028140557.jpg

IMG20171028140649.jpg

IMG20171028140736.jpg

IMG20171028140759.jpg

Hartono Hasian

setelah semalaman tanya sana sini cara ke ayutthaya, malah ada supir taksi yang add facebook saya, dan menawarkan untuk menggunakan taxi dia dengan harga 2.000 bath, bagi saya itu kemahalan, maklum, bawa duit cuma 5.000 bath, habis lah duit saya, heheheh, akhirnya saya putuskan naik kereta api.

maka hari ini , pagi pagi jam 05.00 saya sudah bangun, mandi, terus ke stasiun MRT jam 06.00, ngak sarapan ni , hehehehe, dari MRT sukhumvit (paling dekat dengan penginapan saya), saya naik MRT ke Hua Lamphong station, dari stasiun MRT, saya cukup jalan kaki ke stasiun kereta api hua lamphong.

sesampai di stasiun, saya menuju loket karcis kereta, saya tinggal bilang ayutthaya, terus kasih uang sebesar 50 bath (kurs 415), saya langsung dikembalikan uang sebesar 30 bath, nah, artinya harga tiket cuma 20 bath, murah sekali ya, untuk perjalanan selama 2 jam, dan tanpa tempat duduk

IMG20171028071332
IMG20171028072646

 

 

 

 

 

 

 

 

setelah dapat tiket, saya lihat ke papan pengumuman, disana tercantum nomor kereta, di jalur mana, dan jam berangkat, papan pegumuman itu memuat huruf thailand dan inggris secara bergantian, dan mudah di mengerti

setelah OK semua, saatnya saya mencari makan pagi, di stasiun ada kantin , makanan tidak terlalu mahal, sekitar 40 / 50 bath, cara belinya adalah kita membeli kupon makanan, terus ke counter untuk membeli makanan, tapi saya biasa ke counter dulu, lihat berapa duit, saya beli kupon senilai harga makanan yang akan kita makan saja, hehehehe, ngak mau bolak balik

IMG20171028070943

makanan halal ? mereka ada counter yang khusus masakan halal, dan letaknya tersendiri, jadi tidak ada kesulitan untuk masakan halal, walau negera Buddhist, tetapi kelihatannya di thailand tidak terlalu sulit untuk mencari makanan halal, asal kita jeli dikit saja, baik itu di mall, di tempat tempat umum, maupun di tempat tempat wisata.

setelah makan, saya mencari pintu masuk untuk kasih cek tiket, ternyata stasiunnya tidak ada pintu yang melakukan cek tiket, kita langsung masuk saja, dan tunggu kereta di jalur yang akan kita naikin.

IMG20171028075324

saat lagi menunggu kereta api, pas jam 08.00 kok semua orang berdiri, saya ikut berdiri saja, dan berdiri sempurna, ada musik nya, ternyata saat kedua kali saya naik kereta api mau ke summer palace (summer palace akan di tulis tersendiri) , saya baru tahu, bahwa setiap hari jam 08.00 dan jam 18.00 , di tempat umum atau keramaian, semua kegiatan akan di tunda, dan lagu kebangsaan thailand akan diputar, semua harus berdiri dengan sikap sempurna, sebagaimana di youtube ini https://www.youtube.com/watch?v=cnM7S6wu2G0 , saya setuju , kalau di Indonesia juga di terapkan seperti ini.

karena kereta datang hampir sejam, maka saat kereta datang , para penumpang buru buru naik ke gerbong kereta, saya termasuk, walau tidak dorong dorongan, tetap tertib, akhirnya saya berhasil masuk ke gerbong kereta api, dengan percaya diri, langsung keluarin hp dan selfie

IMG20171028153807

ternyata itu gerbong untuk yang harga tiket 200 bath lebih, kalau ngak salah 285 bath, yang ada ac dan dapat tempat duduk, dengan agak sedikit malu, turun lah, dan ganti gerbong yang di depan, hehehehheh

nah, karena salah gerbong dan terlambat naik gerbong semestinya, terpaksa lah berdiri, tapi ngak apa apa, masih lega dan enak berdiri nya, bisa selfie dengan santai, hehehehh

IMG20171028084225

tetapi , setelah melewati beberapa stasiun, rasa syukur gerbong yang lega menjadi penuh sesak, bergerak dikit pun susah, tadi teringat KRL, untung masih pagi, cuaca masih belum panas benar, jadi ngak terlalu sesak.

IMG20171028091709

diperjalanan ini, ada sepasang bule mau ke bandara don mueang, tetapi kelewatan, soalnya karena terlalu padatnya, sehingga pengumuman tiap tiap stasiun ngak kedengaran jelas, mata mau memandang keluar juga kesulitan, akhirnya mereka berhenti saja di stasiun terdekat, itulah kenapa saya tidak menyarankan ke stasiun don mueang naik kereta api, walau memungkinkan.

setelah 2 jam perjalanan , akhirnya kami sampailah di stasiun ayutthaya, kalau sampai stasiun ayutthaya, anda tidak perlu kwatir ke lewatan, karena pertama , bakal ada kondektur yang teriak terus ayutthaya, ayutthaya, ayutthaya, walau dengan logat thailand, kedua kereta dalam sekejab akan terasa lega, karena banyak sekali penumpang akan turun disini, termasuk banyak yang rambut pirang dan kulit bule, gampang sekali di kenali, kecuali anda ke tiduran atau kurang eling.

sebagai tambahan informasi, anda juga bisa naik bus dari terminal utara bangkok, stasiun mochit, tetapi karena saya tidak melalui sini, tidak banyak informasi yang bisa saya berikan.

setelah turun dari kereta api, ada beberapa pilihan transportasi yang dikasih tahu oleh teman, seperti sepeda, sepeda motor atau tuk tuk, pilihan saya jatuh pada motor, mengingat sepeda ? wah, ngak lah, pasti ngak bisa pergi jauh jauh, tuk tuk ? wah, terbatas, kita ngak bisa bebas semau kita, akhirnya pilihan saya jatuh pada sepeda motor

tempat persewaan sepeda motor ada nya di seberang stasiun kereta api, tinggal nyeberang jalan, ketemu lah, pada saat saya sampai, masih sangat banyak sepeda motor (tetapi saat saya jam 15.00 antar balik motor saya, ternyata sudah kosong , tidak ada lagi sepeda motor, kecuali motorku), maka saya sewa motor disini, setiap penyewa di haruskan meninggalkan tanda pengenal , baik itu KTP thailand atau paspor, tetapi saya tidak mau tinggalkan paspor saya, soalnya takut juga, akhirnya jalan keluar adalah saya kasih uang jaminan 2.000 bath, ditambah biaya sewa untuk seharian sampai maksimal adalah jam 07.00 malam (19.00)

saat kita menyewa, kita akan di kasih sebuah peta untuk jalan jalan, kita dikasih tahu jalurnya, tapi selama perjalanan, saya tidak melewati jalurnya sih, kalau ada yang bagus , saya mampir,

IMG20171028130150

akhirnya saya mengambil sebuah motor, menurut saya paling besar, sesuai dengan oversize body saya, motornya motor matik, dan kita dikasih sebuah kunci rantai untuk kita kunci (cuma saya lihat, umumnya orang tidak pakai kunci rantai, cuma untuk keamanan, saya selalu rantai)

IMG20171028105535

setelah itu, kita dikasih penjelasan, bahwa berangkat bensin penuh (diperlihatkan), pulang juga harus penuh

sebelum berangkat, saya kasih tahu terlebih dahulu, ayutthaya itu apa sih :

Ayutthaya (nama lengkap Phra Nakhon Si Ayutthaya, ) ialah ibu kota Provinsi Ayutthaya, Thailand, berpenduduk sekitar 65.000 jiwa (2000). Didirikan oleh Raja U-Tong pada tahun 1350, untuk menjadi ibu kota kerajaannya, Kerajaan Ayutthaya di Siam. Pada tahun 1767 kota ini dihancurkan oleh pasukan Burma, dan reruntuhan kota lamanya kini dikenal sebagai taman bersejarah Ayutthaya.

nah, karena sudah jelas, semua, berangkat lah saya dengan sepeda motor itu, tanpa pakai jaket, tanpa lengan panjang, hebat ,hehehhe (efeknya kulit hitam dan terkelupas setelah beberapa hari)

perjalanan awal saya masih rajin ikuti petunjuk di peta, dari no. 1 , no. 2 dan selanjutnya, tetapi makin lama, saya makin tertarik ketempat yang lain, sehingga sedikit bergeser geser, dan ada beberapa tempat saya tidak pergi, seperti wihara yang sedang dalam perbaikan, atau naik gajah atau floating market.

lokasi pertama yang saya pergi adalah wat mahathat kemudian saya lanjut ke lokasi lokasi berikut nya :

WAT MAHA THAT :

Pada masa kejayaan kerajaan Ayutthaya, kerajaan memiliki banyak sekali arca dan patung Buddha, harta karun berlimpah, hal tersebut memancing serangan dari luar oleh kerajaan Burma, sehingga kekayaan kerajaan di jarah sana sini, akhirnya kerajaan rusak sana sini, patung patung dan arca terpecah belah, sehingga tempat ini tidak terawat, berlumut dan bersemak.

saat pemerintah thailand membersihkan reruntuhan tersebut untuk dijadikan tempat wisata, disebuah pohon di sudut reruntuhan, di temukan sebuah kepala Buddha sudah terlilit dan menjadi satu dengan pohon, batu kepala Buddha berada 30 cm diatas tanah, sedangkan badan dari patung tersebut tidak terlihat, tidak di ketahui apakah karena sudah hancur.

Kepala pohon ini menjadi sangat menarik, soalnya mesti terlilit akar pohon tersebut, bagian wajah masih menghadap keluar dengan tersenyum dan posisi tegak, warna nya pun sewarna dengan warna pohon, sehingga seolah olah kepala tersebut adalah merupakan bagian dari pohon tersebut, bukan karena lilitan , sungguh indah

bagi anda yang ingin foto disini, maka ada petugas yang menjaga, anda tidak dibolehkan untuk berdiri , posisi foto pun sudah ditentukan

lanjut part 2 .

IMG20171028102950.jpg

IMG20171028103226.jpg

IMG20171028103256.jpg

IMG20171028103313.jpg

IMG20171028103336.jpg

IMG20171028103430.jpg

IMG20171028103615.jpg

IMG20171028104111.jpg

IMG20171028104209.jpg

IMG20171028104309.jpg

IMG20171028104327.jpg

IMG20171028104638.jpg

IMG20171028104738.jpg

IMG20171028104815.jpg

IMG20171028105535.jpg

IMG20171028111010.jpg

IMG20171028130150.jpg

Hartono Hasian

balik lagi ke Wat Arun, sebelumnya ikut tour , tapi kali ini tidak sengaja ke sini, ya, tidak sengaja, karena biasanya kapal akan mampir di Tha Tien Pier, dari Tha Tien kita baru naik ferry penyeberangan seharga 3,5 bath (kurs 415) untuk menyeberang ke Wat Arun ini.

tujuan saya sebenarnya adalah ke Tha Tien , untuk keliling sekitar Grand Palace, tetapi karena Tha Tien hari ini di tutup (masih berhubungan dengan kremasi mendiang raja), maka kapal merapat ke Wat Arun, ya, sudah disini, saya manfaatkan jalan jalan lah, harga tiket masuk adalah 50 bath

jika hari normal, Menuju Pasar Wat Arun atau Temple of Dawn wisatawan atau pengunjung akan naik kapal, turun di dermaga Tha Tien, dari dermaga Tha Tien baru naik ferry penyeberangan seharga 3,5 bath untuk mengunjungi Wat Arun ini..

Wat Arun sudah selesai di renovasi, tetapi tetap kita tidak bisa naik sampai ke tempat paling atas, tetapi foto nya lebih bagus dari pada saat saya kesini pertengahan tahun 2017, karena tiang kayu/bambu sudah tidak ada

IMG20171025084025

dilokasi Wat Arun ini anda juga bisa mengunjungi tempat penjualan oleh oleh yang tepatnya di sampingnya, jika anda kehabisan bath, tempat penjualan oleh oleh ini bisa menerima mata uang rupiah loh, tetapi kurs yang di hitung adalah 550 rupiah / bath, dibanding kalau kita beli seharga 415/bath, beda yang jauh sekali, sedih sekali ya, rupiah kurang dihargai.

dilingkungan wat arun ini, sebenarnya masih ada lokasi yang jarang dikunjungi orang, jika anda bersama rombongan tour, rasanya anda jarang sekali di ajak ke lokasi ini, tapi sebenarnya tempatnya ok juga, itu satu kelebihan kalau wisata sendiri, kita bisa mengunjungi lokasi lokasi yang jarang di kunjungi orang, gratis pula tiket masuk nya

IMG20171025091241
IMG20171025091427
IMG20171025091504
IMG20171025091704
IMG20171025091721

tulisan lain tentang wat arun ini bisa di baca di https://balebaleku.wordpress.com/2017/07/08/bangkok-wat-arun-edisi-bangkok-pattaya-bersama-iam-19/

IMG20171025084025.jpg

IMG20171025084205.jpg

IMG20171025084318.jpg

IMG20171025084601.jpg

IMG20171025084615.jpg

IMG20171025085254.jpg

IMG20171025085444.jpg

IMG20171025085517.jpg

IMG20171025085521.jpg

IMG20171025090618.jpg

IMG20171025091241.jpg

IMG20171025091427.jpg

IMG20171025091504.jpg

IMG20171025091615.jpg

IMG20171025091630.jpg

IMG20171025091704.jpg

IMG20171025091721.jpg

Hartono Hasian

rata rata kota kota besar di negara lain yang mempunyai china town, di bangkok juga ada china town

china town tersebut cukup dekat dengan stasiun kereta api hua lamphong dan the golden buddha

jika anda ingin ke china town, anda bisa dilakukan dengan cara lewat laut atau darat,

  1. Naik MRT ke stasiun Hua Lamphong, lanjut naik tuk tuk atau jalan kaki sekitar 15 menit menuju Thanon Yaowarat (Yaowarat Road)
  2. Naik Chao Phraya Express Boat, turun di dermaga/pier Ratchawong (N5), lanjut jalan kaki menyusuri Ratchawong Road menuju Chinatown.

kedua cara tersebut sama gampangnya, di sepanjang china town, jika siang hari, terdapat toko toko yang menjual berbagai macam oleh oleh, toko mas, obat obatan china dan lain lain , tetapi jika malam hari, pemandangan dan suasana akan berubah secara drastis, di depan toko toko yang tutup itu para penjaja makanan akan mulai memasang tenda-tenda, dan siap merubah kawasan perdagangan menjadi kawasan surga wisata kuliner . Para pemburu kuliner, baik wisatawan maupun penduduk lokal mulai membentuk antrean untuk mencicipi kelezatan street food andalan kota Bangkok.

makanan yang disajikan dari namanya seafood, jajanan sampai makanan yang berat berat lainnya tersedia, hindari akhir pekan, jika memungkinkan, karena pada akhir pekan, informasi yang di dapat, anda akan sulit membeli makanan, karena setiap kali akan ikut antrian yang panjang, sehingga memungkinkan anda kelaparan karena antrian, hehehe

IMG20171027123011
IMG20171027123726
IMG20171027124257

 

 

 

 

 

 

 

 

 

di china town juga banyak sekali wat/wihara yang bisa di kunjungi, selain itu, ada juga penginapan penginapan yang bisa anda nginap disana.

IMG20171027123011.jpg

IMG20171027123726.jpg

IMG20171027124257.jpg

IMG20171027124404.jpg

IMG20171027130018.jpg

Hartono Hasian

dari stasiun kereta api, saya tinggal menyeberang jalan, dan jalan kaki tidak terlalu jauh, sampailah saya di Wat Traimit Wittayaram atau biasa disebut Temple of the Golden Buddha berada tak jauh dari ujung Chinatown atau di sebelah Barat dari Hua Lamphong Railway Station. Kuil ini menjadi sangat terkenal sebab memiliki patung Buddha seberat 5,5 ton dan tinggi sekitar 15 kaki yang terbuat dari 83% emas murni berharga jutaan Dollar usd, gila ya, 5,5 ton, sesuatu yang luar biasa.

IMG20171027113650
IMG20171027114417

 

 

 

 

 

 

untuk masuk kesini, jika anda hanya ingin ke goden buddha saja, maka anda akan di kenakan tiket 40 bath (kurs 415) , sedangkan jika anda akan ke museum china town dan museum pembuatan patung kepala Buddha, maka anda harus menambah lagi tiket seharga 100 bath, saya pilih 140 bath, karena tanggung , sudah kesini

IMG20171027113640

namanya juga tempat keagamaan , ya , kita harus ikuti tata cara disana, seperti harus buka alas kaki, tidak berisik dan lain lain, saya ikuti saja, hehehhehIMG20171027115133

tapi bagi anda yang tidak ingin keluarkan duit buat beli tiket, anda juga bisa foto foto di bagian luar saja, tidak perlu naik ke atas, banyak wisatawan yang hanya foto foto diluar, tanpa naik ke atas

selain ruangan yang ada patung buddha seberat 5,5 ton, saya juga berkunjung ke museum china town yang terletak di gedng yang sama, cuma beda lantai, di museumnya , museum china town, berisi tentang perjalanan china town dari zaman dulu, namanya juga tidak terlalu mahal , masih ok lah, dengan ruangan ber ac, masuk mesti lepas sepatu yang sepatunya sudah ada kantung kain, kita masukkin sepatu kita, terus kita pegang bersama kita, nanti pas keluar, sepatunya dikeluarkan, terus kantungnya ditaruh di tempat yang di sediakan.

IMG20171027115428
IMG20171027120249

,

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

selain itu, juga ada museum, menunjukkan bagaimana cara membuat kepala Buddha dari batu biasa menjadi bentuk patung patung , posisi di gedung yang sama juga, tapi beda lantai juga, masuk kedalam juga harus buka sepatu, taruh di kantung kain, dibawa masuk, nanti keluar, keluarkan sepatu, dan kantung taruh pada tempat yang disediakan.

IMG20171027121149
IMG20171027121259
IMG20171027121440
IMG20171027121621

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

setelah keliling wat godlden buddha, bagi anda yang suka hunting makanan, di seberang/ disamping banyak sekali yang jual makanan, saya sempat makan bubur (walau tidak seenak seperti di saphan thaksin) ,, tapi masih ok lah, selain itu saya juga sempat makan lumpia khas thailand, kedua makanan ini non halal, dan banyak sekali makanan disana, anda boleh hunting satu persatu

IMG20171101094135
IMG20171101094219
IMG20171101102953
IMG20171101103318

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

tapi bagi anda yang sayang keluarkan duit, di wat juga disediakan makan gratis, anda boleh mencoba nya, banyak yang makan disana kok

IMG20171101101351

dari sini, anda dapat melanjutkan perjalanan ke china town, karena dekat sekali, jadi saya dari sini langsung ke china town dengan jalan kaki.

 

IMG20171027113504.jpg

IMG20171027113640.jpg

IMG20171027113650.jpg

IMG20171027114203.jpg

IMG20171027114228.jpg

IMG20171027114242.jpg

IMG20171027114417.jpg

IMG20171027114453.jpg

IMG20171027115133.jpg

IMG20171027115247.jpg

IMG20171027115428.jpg

IMG20171027120201.jpg

IMG20171027120249.jpg

IMG20171027120508.jpg

IMG20171027121149.jpg

IMG20171027121309.jpg

IMG20171027121440.jpg

IMG20171027121543.jpg

IMG20171027121621.jpg

IMG20171101094135.jpg

IMG20171101094219.jpg

IMG20171101101351.jpg

IMG20171101102953.jpg

IMG20171101103318.jpg

Hartono Hasian

seperti dalam cerita sebelumnya, dari taman Lumphini, saya berjalan kaki menuju ke stasiun kereta api Hua Lamphong, lama perjalanan sekitar 2 jam, tetapi sepanjang jalan, saya tidak menemukan hal hal yang bagus , mungkin karena pas siang hari, orang orang lebih baik dalam rumah, karena di bangkok itu kalau siang panas sekali

saya hanya sempat mampir ke kaki lima di samping taman lumphini untuk sarapan plus makan siang sekalian (selama di bangkok, hampir tiap hari saya cuma makan 2 kali, hehehehe), terus sempat mampir ke satu wihara bernama wihara Hua Lamphong / wat hua lamphong, tapi saya tidak terlalu lama disana, karena disana lagi sibuk menata bunga untuk acara, sehingga lumayan berantakan seluruh area wihara tersebut.

saya sempat melewati beberapa rumah makan yang kelihatan sedap, tapi karena baru makan di samping taman lumphini, saya hanya biarkan air liur saya mengalir, tanpa ada daya untuk mampir, maka langkahku tetap melangkah menuju tujuan akhir, stasiun Hua Lamphong

sesampainya di Hua Lamphong, saya melangkah masuk ke stasiunnya , takjub melihat stasiunnya, bersih, besar, dan tidak ada yang tunggu di pintu gerbang, ya, betul, di stasiun Hua Lamphong ini beda dengan di Indonesia, di Indonesia, naik kereta api, waktu mau masuk ke dalam, kita akan di periksa tiket terlebih dahulu, malah di periksa dengan tanda pengenal, tapi di stasiun hua lamphong ini , tidak ada pemeriksaan di pintu masuk.

IMG20171028072646
IMG20171028075324

 

 

 

 

 

 

wah, kalau gitu bisa naik gratis donk, harusnya bisa ya, kalau kita mengingat waktu naik kereta api KRL zaman dulu yang desak desakan,  pemeriksaan tiket akan di lakukan di atas kereta api, jadi bila kereta api sudah berjalan, akan datang kondektur periksa tiket kita satu persatu, cuma tetap saja bisa lolos sih, mengingat penumpang yang ramai sekali dan desak desakan.

saya naik kereta api di stasiun ini waktu akan berangkat ke ayutthaya dan waktu berangkat ke summer palace.

jika anda ingin ke bandara don mueang atau dari bandara don mueang , bisa juga naik kereta api dari depan bandara ke stasiun ini, tetapi tidak disarankan, mengingat waktu yang tidak tepat dari jadwal , takutnya malah buang waktu terlalu banyak

untuk pembelian tiket, dari beberapa tulisan sebelumnya, bahwa ada loket atau ruangan khusus untuk penjualan tiket ke orang asing, tetapi pada saat saya sampai sini, ternyata semua harus beli di loket, ruangan untuk orang asing tersebut sedang renovasi.

di stasiun ini ada papan pengumuman elektrik dalam bahasa thai dan inggris, bisa melihat di jalur berapa kereta mu , silakan baca di papan pengumuman tersebut

IMG20171028072043

tiket yang paling murah, biasa di namakan kelas ordinary, saya selalu menggunakan tiket ini, karena selain murah, juga bisa merasakan serba serbi rakyat thailand di kereta api., tiket paling murah ini tidak ada tempat duduknya

di stasiun ini juga ada kantin, harga makanan juga tidak terlalu mahal, anda cukup membeli kupon di loket, dan beli makanan di counter yang tersedia, ada juga counter halal di pojok sendiri, tidak bercampur dengan counter makanan lain nya.

IMG20171031085449

selain kantin, juga ada minimarket, ada cafe, ada toko obat, ada juga warung warung diluar kantin, tetapi saya lebih suka makan di kantin ini, karena selalin terlihat lebih bersih, juga tempatnya lebih besar dengan pembeli yang tidak terlalu banyak

di stasiun ini tersedia kursi kursi yang empuk untuk di duduki, tapi terlihat tidak jauh berbeda dengan tempat lain yang pernah saya kunjungi, terdapat kursi yang di taruh barang barang , sebagai booking tempat untuk temannya, hehehehe, jadi kursi kursi tersebut ditaruh koper atau barang barang.

ada kejadian lucu di stasiun ini, ada salah satu penumpang cacat (maaf) naik kursi roda, tanpa tangan dan kaki, kursi rodanya elektrik, bolak balik di depan saya, akhirnya saya mau kasih duit, tapi di tolak, dia omong dalam bahasa thailand yang tidak saya mengerti, untung disebelah ada anak sekolah, dia bilang orang itu penumpang juga, bukan pengemis, saya sampai bilang maaf ke dia berkali kali, tapi orangnya cuma senyum saja, konyol betul, hehehhehehe

di stasiun ini juga ada tempat penitipan barang, anda bisa menitip barang barang anda di sini, dengan ruangan yang lumayan lah

IMG20171031075403
IMG20171031075407

 

 

 

 

 

 

 

 

ada juga ruangan khusus buat bhiksu , anda berminat tunggu di ruangan ini ? jadi lah bhiksu lebih dahulu, hehehhe

saya membeli tiket pada hari keberangkatan, jadi tidak pesan dulu, di sini juga melayani pesan dulu tiketnya, tapi seperti biasa, saya selalu lebih suka beli pada hari yang sama, jadi tidak ada kekwatiran terlambat atau karcis hilang

cara beli tiket, pertama ke stasiun, menuju loket beli tiket, dan masuk stasiun , tunggu di jalur kereta kita, biasa saat beli tiket akan di kasih tahu jalurnya, tapi jika tidak di kasih tahu, lihat di papan pengumuman elektronik

karena pengumuman di kereta suara agak kecil, dan umumnya pakai bahasa thai, maka saya terbiasa memakai mesin pencari dengan memasukkan nomor kereta kita, setelah itu di capture, dan pada saat perjalanan , ikuti saja stasiun pemberhentian yang ada di data tersebut, jadi tidak nyasar, jangan sampai seperti bule ada yang mau ke dongmueang, tapi kelewatan

IMG_20171031_111845

cara paling gampang ke stasiun ini adalah naik MRT jurusan Hua Lamphong

IMG_20171031_111845.jpg

IMG20171028072043.jpg

IMG20171028072429.jpg

IMG20171028072646.jpg

IMG20171028075324.jpg

IMG20171030094459.jpg

IMG20171031075403.jpg

IMG20171031075407.jpg

IMG20171031085449.jpg

Hartono Hasian

sebagai seorang yang suka olah raga jalan pagi, maka saya mencari taman yang biasa digunakan oleh orang bangkok untuk berolah raga, setelah cari informasi kesana sini, akhirnya saya dapat informasi ada satu taman yang bernama Lumphini park (mungkin kalau di indonesiakan jadi taman lumbini , nama yang digunakan tersebut adalah nama taman tempat kelahiran sidharta gautama di Nepal, perbatasan india).

saya ke Lumphini park ini naik MRT dari sukhumvit station (stasiun kereta dekat penginapan ku), sampai di stasiun Lumphini, saya sempat salah jalan, masuk ke perkantoran orang, heheheheh, tetapi akhirnya di beritahu lokasinya

Lokasi taman kota ini letaknya sangat strategis, dan menurut saya tamannya sangat luas, konon cerita , taman ini adalah yang terluas dan tertua di kota bangkok dengan luas kira kira 57 hektar, Suasana taman kota yang penuh dengan nuansa alam di Bangkok ini pada tahun 1920an, raja Rama VI memberikan taman ini sebagai hadiah bagi rakyat Bangkok. Tujuannya adalah untuk melestarikan bunga Thailand dan kerajinan khas Thailand. Namun, ternyata fungsi taman ini berubah menjadi pusat aktivitas luar-ruangan (outdoor).

IMG20171027090629
IMG20171027090417

 

 

 

 

 

 

 

 

segala kegiatan bisa anda temukan disini, seperti orang jalan pagi ,lari pagi, menari, menyanyi, santai, baca buku dan lain lain, tamannya cukup sejuk dengan udara yang segar di pagi hari , baik tua, muda maupun anak anak bisa di temukan disini.

selain itu ada satu lokasi tempat fitnes, banyak sekali berfitnes disini dengan alat yang sudah tua dan seadanya

IMG20171027090909

tempat ini juga mempunyai foodcourt yang lumayan besar, sayang sekali, setelah saya akan makan disana jam 10.00 an, ternyata foodcourt ini sudah tutup, padahal waktu datang masih melihat foodcourt ini ramai orang makan, mungkin karena sudah kesiangan

IMG20171027091616

karena perut lapar, akhirnya cari makan di bagian luar Lumphini park, ternyata lumayan banyak juga yang berjualan disana, akan hal nya di indonesia, kaki lima ada di trotoar trotoar, cuma agak bersih, sampah ngak sembarangan, setelah lihat lihat, akhirnya saya mampir di sebuah warung mie, mienya seharga 49 bath (kurs 415) menurut saya kurang enak, hehehehe, pertama dikasih 1 gelas es, saya kira itu buat apa, ternyata di bangkok , kalau makan di kaki lima (setelah beberapa kali makan di kaki lima, selalu sama) , kita akan dikasih gelas (gelas kaleng umumnya), dan airnya ternyata sudah diatas meja, jadi kita tinggal isi air ke dalam es tersebut, dan itu minuman kita.

sedangkan di meja juga sudah di sediakan macam macam penyedap masakan seperti cabe.

2017-10-27_16.38.12
IMG20171027093917

 

 

 

 

 

 

 

 

dari taman Lumphini ini saya jalan kaki ke stasiun Hua Lamphong , sekalian, siapa tahu ketemu tempat menarik di perjalanan, jalan kaki lumayan jauh, sekitar 2 jam , heheheh

boleh lah, lain kali  ke bangkok, kalau pagi pagi bingung mau kemana, boleh mampir di taman ini

2017-10-27_16.38.12.jpg

IMG20171027090417.jpg

IMG20171027090629.jpg

IMG20171027090909.jpg

IMG20171027091616.jpg

IMG20171027092123.jpg

IMG20171027092536.jpg

IMG20171027093917.jpg

Hartono Hasian

salah satu transportasi di kota bangkok ini adalah MRT, ya, kereta bawah tanah, kereta bawah tanah ini berdiri sendiri, dalam arti, kamu kalau naik MRT buat ke jenis transportasi lain, kamu harus keluar dulu dari stasiun MRT, baru ganti transportasi lain seperti BTS, bus dan lainnya

naik MRT di bangkok sama seperti MRT di negara lain, cuma kesannya agak ketat, seperti masuk terminal BTS , di MRT juga, jika anda bawa tas agak besar atau rangsel, maka anda akan disuruh buka untuk dibuka, walau kadang kesannya hanya formalitas, tapi tetap harus di periksa.

pembelian tiket MRT ini bisa dilakukan di mesin otomatis atau di loket, saya lebih suka beli di loket, karena walau antrian panjang, biasa lebih cepat antriannya dibanding antrian di mesin

tiket MRT dalam bentuk coin , tidak seperti bus kota dalam bentuk kertas, atau BTS dalam bentuk kartu

IMG20171027084245

pada saat anda akan masuk ke stasiun, coin ini cukup di tab / di scan di bagian atas mesin, maka pintu akan terbuka, dan anda memasuki stasiun, setelah itu, anda akan memasuki ke lorong untuk masuk kereta.

seperti biasa, orang sana antri nya tertib, jadi antri sesuai dengan tempatnya, tunggu yang didalam keluar dulu baru naik, dan kalau didalam kereta, jika yang didalam mau keluar, tapi terhalang anda, maka anda turun dulu kereta , tunggu semua sudah turun, anda baru naik lagi.

jika sampai stasiun tujuan, saat anda akan keluar dari stasiun, maka masukan coin itu kedalam lobang mesin, pintu akan terbuka, dan anda keluar, coin itu akan secara otomatis tertahan di dalam mesin.

kadang di waktu sepi, bisa jadi 1 gerbong cuma muat anda sendiri , hehehhe

IMG20171026080414

dari penginapan saya di asok, ke MRT sukhumvit , jalan kaki hanya 5 menit, dan jika saya ke stasiun kereta api hua lamphong , saya juga naik MRT ini

IMG20171028064003

IMG20171026080414.jpg

IMG20171027084245.jpg

IMG20171028064003.jpg

Hartono Hasian

saya sudah ke sini di bulan Juni 2017, tetapi saya kesini lagi, kenapa ? karena sebelumnya saya ikut tour, tahunya cuma diantar kesini, ngak ada tantangan, kali ini saya ala backpacker, jalan sendiri, cari akal sendiri, akhirnya berhasil

saya dari hostel naik BTS di stasiun asok/ terminal 21, terus ganti BTS di stasiun siam (cuma turun, nyeberang, naik lagi BTS diseberang), dan turun di saphan taksin, dari stasiun saphan taksin, anda jalan kaki ke tempat penyeberangan ferry, urutan ferry saat saya kesini adalah :

  1. ferry untuk menyeberang ke seberang
  2. ferry dengan bendera orange (favorit wisatawan untuk ke tempat wisata)
  3. anda akan ketemu pintu yang ada tulisan asiatique, antri disana, ikutin saja antri orang orang, tetapi jika anda ingin benar benar gratis, anda harus lihat betul betul, kadang kadang ada ferry yang harus bayar, murah sih, cuma belasan bath, sekian ribu rupiah, tapi namanya juga duit , ada yang rela tunggu gratis dari pada mesti bayar, perhatikan jam operasional 16.00 sampai 23.30
    IMG20171025145950
    IMG20171025150228
    IMG20171025150337

     

     

 

 

  1.  

  2.  

  3.  

  4.  

  5.  

  6.  

  7.  

 

untuk yang gratis, akan turun di tengah tengah bagian asiatique (lebih strategis), sedangkan yang bayar , malah turunnya di ujung asiatique , hehehhehe, tapi ngak beda jauh sih.

untuk soal asiatique, dapat baca disini https://balebaleku.wordpress.com/2017/06/18/bangkok-asiatique-the-riverfront-edisi-bangkok-pattaya-bersama-iam-3/

kali ini saya akan cari kepiting, udang, cumi seperti saat pergi itu, tetapi tidak ketemu, ternyata penjualan makanan saat itu hanya seperti food fair, yang temporary, pantas, beberapa teman tanya saya soal makanan itu pas saya pulang, karena waktu mereka kesana, mereka tidak temukan itu.

kapal bayar dan kapal gratis, bagusan mana ? yang gratis malah lebih bagus, heheheh, ngak percaya ? silakan coba kesana

kali ini saya juga tidak sempat menonton baik calypso show maupun thai boxing, maklum, terlalu mahal menurut saya, kalau di rupiahkan sekitar Rp.500 ribu per show, karena tipe perjalanan saya adalah bukan wisata murni, tapi wisata sambil olah raga, maka saya tidak menonton show tersebut, padahal sudah tanya tanya soal beli tiket online, yang semurah murah nya juga harga sekitar Rp.300 ribu, ogah ah, pelit khan gue , hehehe

setelah keliling sana sini, akhirnya cuma beli minyak angin ,dan melihat pemandangan, pemandangan sunset kali ini tidak sebagus waktu kami kesini bulan Juni 2017, karena langit agak mendung

IMG20171025170539
IMG20171025165036

 

 

 

 

 

 

dan kali ini , saya juga mencari nasi bebek yang letaknya di bagian depan (jika sungai dianggap bagian belakang) asiatique, nasi bebeknya enak, karena sebelumnya sudah makan disini, saya kesini lagi, dan dipastikan halal, karena ini foodcourt halal, letaknya di sebelah masjid, makanlah disini, lebih murah dari pada di dalam asiatique, hehehehe

2017-10-25_19.19.18

setelah keliling sana sini tanpa tujuan, dengan ketemu wisatawan kiri kanan yang hampir semua bicara mandarin (wisatawan dari tiongkok), akhirnya saya putuskan balik, dan naik kapal gratis dari lokasi ini

IMG20171025172059

thailand benar benar memanjakan turis dari negeri tiongkok, tidak heran, karena sekarang dunia , dimana mana , sangat memanjakan turis dari tiongkok, yang tahun tahun belakangan ini , banyak sekali wisata keluar negeri, bagaimana dengan Indonesia ? yang saya tahu, di manado dan bali juga sangat memanjakan, maka kenapa di manado terjadi ledakan wisatawan asing yang wisata ke manado tahun tahun belakangan ini, dan hampir dapat dipastikan itu karena wisatawan dari negeri Tiongkok, mereka bisa memanfaatkan peluang, bagaimana dengan kota lain ? moga moga juga sama ,jika rata rata perorang belanja Rp.1 juta rupiah perhari saja, misalkan wisatawan ada 100 ribu orang saja, wah, sehari mereka belanja Rp. 100.000.000.000 / hari, berapa setahun ya, itu kalau cuma Rp. 1 juta perhari , hehehhe

akhirnya ferry/kapal membawa saya ke saphan taksin lagi, dan saya naik BTS lagi ke terminal 21 / asok , tetap harus ganti BTS di stasiun siam, gantinya gampang kok, untuk pembelian tiket dan pemakaian tiket bts dapat dibaca di

https://balebaleku.wordpress.com/2017/11/12/thailand-transportasi-bts-edisi-bangkok-24102017to01112017-2/

2017-10-25_19.19.18.jpg

IMG20171025145950.jpg

IMG20171025150228.jpg

IMG20171025150337.jpg

IMG20171025154651.jpg

IMG20171025154652.jpg

IMG20171025154744.jpg

IMG20171025160236.jpg

IMG20171025165036.jpg

IMG20171025170539.jpg

IMG20171025172059.jpg

  • Posts

    • Hii @Pramiardani Atika salam kenal juga dari jakarta en selamat datang dikomunitas jalan2  
    • Halo semua.  Perkenalkan nama saya Tika dari Jogja. Masih agak bingung dengan cara kerja forum ini. Mohon bimbingannya.
    • saya suka penang jg :D, uda 2x kesana hehe... pgn ke 3x neh kapan2
    • Kami ISTANA CARWASH yang bergerak khusus di bidang supply dan distributor peralatan cuci mobil dan motor terlengkap- menawarkan beberapa paket usaha kepada anda para calon pengusaha ataupun yang sudah memiliki usaha ini dan berkeinginan untuk mengembangkannya di seluruh indonesia- bahkan dunia kami layani-Anda dapat memilih paket apa yang paling cocok untuk anda- Kami melayani mulai dari paket hemat sampai paket super sesuai kebutuhan anda- dan juga kami menyediakan peralatan cuci mobil yang bisa anda beli secara satuan- Kami juga memberikan GARANSI RESMI-Dengan mengedepankan kualitas produk dan kepuasan pelanggan adalah hal yang terpenting- kami siap mewujudkan dan mengembangkan usaha anda- Juga layanan after sales yang berkelanjutan sehingga akan menciptakan hubungan bisnis yang berkelanjutan.

      Silahkan mengetik ISTANA CARWASH pada google- untuk mengetahui tentang kami dan detail produk alat cuci mobil motor lainnya-
      Berminat langsung datang ke kantor kami, kantor kami ada di bekasi pondok gede, samping kampus assafiiyah. gedung ISTANA CARWASH, info lengkap tinggal hubungi kami.. atau bisa langsung cek di GOOGLE dengan ketik ISTANA CARWASH. 

      Kami perusahaan yang profesional, terpercaya, jujur, dan kredible.

      Hubungi Kami langsung aja gan ... :

      081316388363 (Bpk Aris)
      081383638272 (Bpk Yudi)
      081299209910 (Bpk Achanks)
      085859002666 (Ibu Wiwit)

      SALAM IKAME INDONESIA
    • Satu kata yang paling pas untuk mendeskripsikan Pulau Sumba adalah : lengkap! Pulau yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur ini menyajikan destinasi yang komplit, mulai dari rumah adat tradisional, kubur batu, air terjun, danau, perbukitan yang menawan, padang savanna, dan pantai-pantai berpasir putih yang indah. Belum lagi kain tenun Sumba yang cantik, wajib untuk kamu koleksi! Dan siapa sih yang gak tau kalau resort di Sumba, yaitu Nihiwatu Sumba Resort, mendapat penghargaan sebagai Hotel Terbaik di Dunia versi majalah Travel+Leisure? Sumba trip ini memungkinkan Anda untuk mengeksplor destinasi-destinasi tersebut melalui open trip dan private trip bersama teman dan keluarga, atau honeymoon trip dengan pasangan. Cek gallery trip Sumba di link ini Open Trip Sumba 2018 : 08 – 11 September 18 – 21 Oktober 17 – 20 November 22 – 25 Desember Itinerary : HARI 1 SUMBA BARAT DAYA (L, D) Penjemputan di Bandara Tambolaka (TMC) Makan siang dan drop barang bawaan di hotel Mengunjungi Kampung Ratenggaro, salah satu kampung adat di Sumba yang terletak di pinggir pantai Menikmati sunset di Pantai Pero Kembali ke hotel dan makan malam HARI 2 SUMBA BARAT DAYA (B, L, D) Makan pagi di hotel Menikmati pemandangan laut dari Tanjung Mareha Trekking ke Pantai Bawana, foto-foto dan makan siang Bebas berenang di Danau Weekuri Sunset di Pantai Mandorak Kembali ke hotel dan makan malam HARI 3 SUMBA BARAT – SUMBA TIMUR (B, L, D) Makan pagi di hotel dan check-out Mengunjungi Kampung Adat Praijing dan berinteraksi dengan warga lokal Main air di Air Terjun Lapopu Menikmati pemandangan perbukitan khas Sumba di Bukit Wairinding Sunset di Pantai Walakiri Menuju hotel di Kota Waingapu, check-in dan makan malam HARI 4 SUMBA TIMUR (B) Makan pagi di hotel dan check-out Berbelanja kain tenun di Kampung Kalu, salah satu desa pengrajin kain tenun Sumba Menikmati pemandangan persawahan dari Bukit Persaudaraan Diantar ke Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu (WGP) dan trip berakhir Price : Rp. 2.500.000/pax Quota : 10 pax Include : Airport transfer Transportasi darat (mobil AC) Tiket masuk objek wisata Hotel 2 malam di Tambolaka Hotel 1 malam di Waingapu Makan sesuai jadwal Air mineral Guide lokal Parkir, donasi Exclude : Tiket pesawat Tambahan destinasi / makan di luar itinerary Tips guide / driver Rekomendasi flight : Kedatangan di Tambolaka : Wings Air 11:45 Kepulangan dari Waingapu : Wings Air 11:40, Nam Air 12:00, Nam Air 14:15 Terms and Conditions : Konfirmasi keikutsertaan dengan mengirimkan 50% DP. Harap konfirmasi setelah melakukan pembayaran. Pelunasan dilakukan paling lambat 1 minggu sebelum hari keberangkatan. Jika terjadi pembatalan dari pihak peserta setelah pembayaran, maka pembayaran dinyatakan hangus. Apabila destinasi tujuan tidak memungkinkan untuk dikunjungi karena bencana, cuaca yang tidak mendukung, penutupan tempat wisata, atau sebab lain di luar kendali kami, maka peserta tidak dapat meminta kompensasi atau pengembalian biaya yang telah dibayarkan. Apabila kuota trip tidak memenuhi kuota minimal, maka peserta trip tetap dapat mengikuti trip dengan biaya yang menyesuaikan, atau peserta trip dapat membatalkan keikutsertaan dengan pembayaran yang dikembalikan 100%. Apabila terjadi pembatalan dari pihak kami di luar sebab-sebab di atas, maka biaya yang telah dibayarkan oleh peserta akan dikembalikan 100%. Harga dan itinerary dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi setempat. Contact :
      Whatsapp only :
      +62 812-4485-0707
      Call only :
      +62 812-3384-3907
      +62 812-8694-4675
      Email : berangantrip@gmail.com
      Facebook : Berangan Trip Organizer
      Twitter : @berangan_trip
      Instagram : @berangan_trip