Sign in to follow this  
  • entries
    2
  • comments
    26
  • views
    2,074

Berenang bersama dengan Raksasa bawah laut kalimantan

Alkadri

2,552 views

Hiu paus bisa ditemukan di beberapa daerah di Indonesia. Salah satu tempat dimana traveler bisa freediving sambil melihat hiu paus yang menjadi raksasa bawah laut adalah di Berau, Kalimantan Timur. 
SJCM1698-01.jpeg

Pengalaman luar biasa bisa freediving dengan hiu paus. Ini merupakan pengalaman pertama saya dalam dunia freediving. Awalnya ada rasa takut untuk berenang dengan hiu paus ini karena ukurannya yang cukup besar dan berada di lautan lepas
SJCM1645-01.jpeg

Saya beserta para kawan-kawan traveling Kadagaul berusaha untuk mencob mendekat dan ternyata hiu paus ini begitu bersahabat. Kami berenang bersama hiu paus ini di perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Untuk kesini bisa sewa mobil dari derawan, 200 - 300 ratusan ribu lah, kalau mau hemat sih nyari kawan yg mau ksana juga, untuk rute dari derawan ke talisayan nya sekitar 3-4 jam, terus pas sampai di talisayan bisa nebeng di kapal nelayan untuk nyebrang ke bagan tmpat biasa hiu itu muncul.

Siapapun dapat merasakan sensasi berenang dan berinteraksi bersama hiu paus. Jika beruntung, si hiu bahkan dengan rela bergandeng mesra dan berenang bersama. Hiu paus memang dikenal sebagai jenis ikan besar yang tidak galak.

Mungkin ini dikarenakan sifatnya yang bukan dari ras pemangsa. Sehingga saat menyelam dan bertemu dengannya jangan panik atau takut. Cukup berikan senyuman. Hiu paus dengan ramah menghampiri manusia dan menantangnya untuk berenang bersama, kurang lebih seperti itulah yang saya rasakan.

Hiu Paus pada dasarnya memang merupakan ikan besar yang jinak. Ikan tersebut selalu tenang, walau terkadang manusia sering mencari momen untuk berfoto selfie di dalam air bersamanya. Sang hiu sama sekali tidak marah, dan saat kamera mengarah padanya, ikan itu seakan-akan tahu dan berusaha memberikan pose terbaiknya.

Butuh perjuangan ekstra agar bisa berenang bersama hiu paus. Bukan hanya tenaga tapi perlu juga mencari waktu yang tepat. Tidak setiap hari hiu ini muncul di permukaan. Dia bisa muncul dipermukaan jika sedang lapar dan mencari makan.

Biasanya hiu ini mencari makan di sekitar bagan-bagan nelayan. Waktu munculnya pun hanya di pagi hari dari waktu subuh hingga jam 8 pagi. 

Ini beberapa penampakannya : 

SJCM1637-01.jpegCapture.PNG

SJCM1573.jpgSJCM1754.jpg11742636_1040670489278111_72138289353527

Note : saran saya habis liburan di derawan, langsung ke kecamatan Biduk-biduk, rute nya sekitar 5 - 6 jam dari derawan ke biduk2, disana bukan hanya ada labuan cermin tapi bnyak pulau2 dsana yg bisa di kunjungin, ada air terjun juga, jadi habis dari biduk2 baru melancong ke talisayan untuk ketemu hiu, dari biduk2 ke talisayan cma 1-2 jam, jd para traveler bisa mengeksplore semua tempat wisata yg ada di berau. 



16 Comments


Recommended Comments

@Ahmad Andi Affandi iya bro, bnyak orng yang hbis liburan di derawan ataupun di biduk" mampir k tempat ini buat ktemu whaleshark . 

@deffa Iya mas deffa di berau juga ada tpatnya di talisayan, dan alhamdulillah ane ksana di waktu yang tepat soal ny gak setiap hari hiu ini muncul ke permukaan... 

Share this comment


Link to comment

@deffa bisa sewa mobil dari derawan bro, 2-3 ratusan ribu lah, kalau mau hemat sih nyari kawan yg mau ksana juga, untuk rute dari derawan ke talisayan ny skitar 3-4 jam, trus pas sampai di talisayan bisa nebeng di kapal nelayan untuk nyebrang ke bagan tmpat biasa hiu itu muncul.

@jalan2 iya mas, di indonesia sdah lengkap untuk tujuan wisata gak perlu ke luar negeri ... ehhehe 

@Jalan2 @deffa kalau mau sih saran saya habis liburan di derawan, langsung ke kec.Biduk-biduk, rute ny sikitar 5-6 jam dri derawan ke biduk2, disana bukan hanya ada labuan cermin tapi bnyak pulau2 dsana yg bisa di kunjungin, ada air terjun juga, jdi hbis dari biduk2 baru melancong ke talisayan untuk ketemu hiu, dri biduk2 ke talisayan cma 1-2 jam, jd para traveller bisa mengeksplore semua t4 wisata yg ada di berau. 

Share this comment


Link to comment

@samsamudro iya mbak, cma harus tetap hati2, kulit dari hiu ini sperti amplas, jd jika terjadi gesekan pda kulit kita bsa terluka, kepekan ekor ny jga lumayan kencang. Jdi harus ttp waspada kalau brenang dngn hiu ini.

Share this comment


Link to comment

@deffa bisa sewa mobil dari derawan bro, 2-3 ratusan ribu lah, kalau mau hemat sih nyari kawan yg mau ksana juga, untuk rute dari derawan ke talisayan ny skitar 3-4 jam, trus pas sampai di talisayan bisa nebeng di kapal nelayan untuk nyebrang ke bagan tmpat biasa hiu itu muncul.

@jalan2 iya mas, di indonesia sdah lengkap untuk tujuan wisata gak perlu ke luar negeri ... ehhehe 

@Jalan2 @deffa kalau mau sih saran saya habis liburan di derawan, langsung ke kec.Biduk-biduk, rute ny sikitar 5-6 jam dri derawan ke biduk2, disana bukan hanya ada labuan cermin tapi bnyak pulau2 dsana yg bisa di kunjungin, ada air terjun juga, jdi hbis dari biduk2 baru melancong ke talisayan untuk ketemu hiu, dri biduk2 ke talisayan cma 1-2 jam, jd para traveller bisa mengeksplore semua t4 wisata yg ada di berau. 

oo gtu ya wah bole juga thx info nya bro :D

Share this comment


Link to comment

@samsamudro iya mbak, cma harus tetap hati2, kulit dari hiu ini sperti amplas, jd jika terjadi gesekan pda kulit kita bsa terluka, kepekan ekor ny jga lumayan kencang. Jdi harus ttp waspada kalau brenang dngn hiu ini.

wahhh gtuuu, ramah pun kitanya harus tetep waspada berarti ya.. :salut

Share this comment


Link to comment

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now