• entries
    180
  • comments
    1,328
  • views
    5,556

(Bangkok) Grand Palace : edisi bangkok – pattaya bersama IAM (20)

Hartono Hasian

73 views

 

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/07/08/bangkok-wat-arun-edisi-bangkok-pattaya-bersama-iam-19/

setelah teman yang hilang bersama yang mencari sudah gabung , sudah jadi satu, akhirnya kami jalan kaki ke Grand Palace, karena masih masa berkabung di Thailand, jadi bus juga belum bisa mendekat ke grand palace, dan pintu masuk ada perubahan, sehingga tour guide 3 juga menanya nanya pintu yang buat masuk kedalam, akhirnya ketemu lah kami pintu masuk Grand Palace

saat kami mau masuk, saya sempat melihat banyak yang di tolak masuk, seperti pakai celana pendek, pakai baju tanpa lengan , pakai sandal jepit, celana jeans panjang tapi gaya yang ada robek robek berlubang, pakai rok pendek, dan ada yang pakai baju lengan panjang tapi di pundak ada lobang, walau mereka pakai selendang untuk menutup nya , tetap di tolak, jadi kalau ke Grand Palace , pakaian seperti tersebut diatas, hindarilah, kalau anda tidak mau di tolak masuk Grand Palace

setelah kami dengan lancar melalui kompleks Grand Palace, dengan senang hati, kami mulai sesi foto kami, peserta tour di atur, banner di buka , dan siap foto di dpan sini (lihat foto bawah), pas klik klik, tiba tiba datang satu orang, teriak teriak pakai bahasa thailand yang tidak dimengerti, orang tersebut bawa kamera foto yang besar (bukan kamera saku), terus banner kami di sita, sedangkan foto kami yang sudah difoto, diminta dihapus, untung kamera sekarang canggih, sekali pencet, banyak foto terekam, jadi kami cuma disuruh hapus 1 foto, ternyata masih ada foto lain,  kami tanya ke tour guide cadangan , ada apa, karena kami sama sekali tidak mengerti kesalahan kami, ternyata lokasi tersebut tidak boleh foto grup dengan menggunakan banner untuk foto sendiri, jika mau foto, harus pakai jasa mereka, oh, bisnis toh, hehehe

IMG20170604111459

selanjutnya masuk ke dalam, kerjaan ya, foto dan foto, ciri khas orang Indonesia, tak heran kalau orang negara lain, bilang kalau mau kenal wisatawan dari Indonesia, gampang , lihat saja yang foto kesana kemari sama belanja, hehehehe, tapi benar atau tidak, kembali ke masing masing, kalau saya malah hampir ngak pernah belanja kalau jalan jalan

Grand Palace luasnya 500 x 300 meter. Ada 35 bangunan di dalamnya. Istana ini mulai dibangun pada tahun 1782, pada masa pemerintahan Raja Rama I. Istana ini dijadikan pusat pemerintahan Rattanakosin dan istana kerajaan sejak awal era wangsa Chakri hingga pemerintahan Raja Chulalongkorn (Rama V) yang lebih memilih untuk tinggal di istana Dusit, akan tetapi tetap menjadikan Istana Raja sebagai istana utama dan pusat pemerintahan. Kebiasaan ini diikuti oleh putra-putranya, (Rama VI danRama VII) yang lebih memilih tinggal di istana mereka sendiri. Raja Ananda Mahidol (Rama VIII) pindah ke istana ini sepenuhnya sekembalinya dari luar negeri pada tahun 1945. Akan tetapi sejak kematiannya yang misterius di salah satu bangunan di istana ini, penerusnya sekaligus adiknya, Raja Bhumibol Adulyadej (Rama IX), memutuskan untuk pindah ke Istana Chitralada.

Selain istana raja, di komplek ini ada pula kuil paling suci di Thailand, Wat Phra Kaew atau Temple of Emerald Buddha. Inilah atraksi utama di Grand Palace. Letaknya di Outer Court. Jadi ada tiga bagian dalam Grand Palace ini. yakni outer court, middle court, dan inner court. Selain itu, ada Museum Coins and Decorations. Bangunan-angunan di komplek Grand Palace begitu indah dan menarik. Perpaduan arsitektur khas Thailand dan gaya neo-Baroque. Dekorasinya sangatlah rumit.

 

IMG20170604112924

sampai segitu jauh wisata kedalam, tanda tanda kerajaan sedang berduka belum secara kasak mata terlihat, tetapi saat sampai ke bagian dalam, baru lah terasa, terlihat banyak sekali orang orang berbaju hitam hitam sedang antri untuk memberikan penghormatan kepada mendiang raja Rama IX, mereka dengan rapi antri sambil duduk duduk, menurut informasi dari tour guide cadangan , mereka sudah antri dari pagi pagi sekali

IMG20170604113249

selanjutnya kami masuk lagi kedalam kerajaan, indah sekali tamannya, bangunan bangunan yang indah, sayang sekali, dari sekian banyak bangunan, kami tidak masuk semuanya, pertama karena berburu dengan waktu, kedua karena peserta tour banyak yang kurang tertarik, tapi ngak apa apa lah, tiket oktober 2017 sudah dipesan, moga nanti bisa lebih detail ke dalam, maklum, solo travelling.

IMG20170604113509

setelah puas foto foto , kami melangkah keluar dari kompleks istana, untuk lanjut ke lokasi wisata berikutnya, pas sampai pintu keluar, ternyata lagi ada pengantian tugas jaga, sehingga kami tertahan, tunggu selesai serah terima dulu baru bisa keluar, ya, nikmati saja.

IMG20170604114812

sesampai diluar, kami dikasih pemandangan yang membuat saya tambah salut, betapa raja rama IX ini sangat dihormati oleh rakyatnya, saya jadi teringat dengan raja IX di provinsi istimewa di negara ku, beliau juga sangat di hormati oleh rakyatnya, setiap kalau saya wisata ke provinsi tersebut, orang pribumi provinsi tersebut, bila di ajak bicara, selalu pujian demi pujian ke raja tersebut, ya, sri sultan hamengku buwono ke IX, sama sama menggunakan urutan ke IX, dan sama sama dihormati. kembali ke laptop, pemandangan itu adalah barisan pengunjung dengan baju hitam hitam naik kursi roda, dan di dorong , barisan tersebut sangat panjang, mungkin ratusan kursi roda,  demi hanya untuk mendapat kesempatan ikut menghormati mendiang raja rama IX, LUAR BIASA

IMG20170604115550

setelah itu, kami ditawarkan untuk jalan kaki atau naik tuk tuk ke wat pho temple, karena ngak ada yang jawab, tour guide langsung tawar tuk tuk, THB 100 tiap tuk tuk dari Grand Palace ke Wat Pho, berangkat lah kami menuju wat pho dengan tuk tuk

 



4 Comments


Recommended Comments

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now