Sign in to follow this  
  • entries
    4
  • comments
    16
  • views
    1,202

Air Terjun Gurok Beraye

Airterjun.jpg

Destinasi pantai dengan bebatuan granit yang menjulang tinggi merupakan ciri khas Pulau Belitung. Nama-nama seperti Tanjung Kelayang, Pulau Lengkuas ataupun Pantai Tanjung Tinggi sudah sangat familiar bagi para wisatawan yang pernah berkunjung ke Belitung. Keindahan lokasi tersebut pun sudah ramai bersliweran di media sosial.

Nah, kali ini saya ingin menuliskan tentang keindahan yang tersembunyi di kawasan Gunung Tajam.  Gunung Tajam sendiri merupakan gunung tertinggi di Pulau Belitung dengan ketinggian sekitar 510 meter di atas permukaan laut. Lokasinya terletak 32 KM dari Tanjung Pandan tepatnya di Dusun Air Pegantungan, Desa Kacang Botor, Kecamatan Badau. Pintu masuk ke kawasan ini ada di sebelah kanan jalan utama.  Dikenal dengan nama Gunung Tajam karena bentuk bukit ini yang terlihat tajam. Karena posisinya, Gunung Tajam pernah menjadi lokasi Stasiun Relay TVRI. Menaranya masih bisa terlihat dari kaki gunung. Di lokasi ini juga terdapat makam Syekh Abubakar Abdullah yang merupakan salah seorang penyebar agama Islam di Belitong.

IMG_20170621_140918.jpg

Di kawasan Gunung Tajam terdapat sebuah air terjun yang bernama Gurok Beraye. Air terjun ini berasal dari mata air Gunung Tajam. Dari lokasi masuk kawasan Gunung Tajam kami melalui jalanan beraspal namun hanya dapat dilewati oleh satu mobil. Kami melewati kawasan hutan dengan jurang di sepanjang tepi jalanan yang kami lewati. Udara sejuk dan pemandangan yang menyegarkan menjadi hiburan menuju air terjun. Setelah sampai di area parkir, kami hanya melihat sebuah motor yang diparkir dekat pintu masuk. Berbeda seperti

destinasi pariwisata lain di Belitung yang kami kunjungi, area ini seperti private destination, maklum pengunjungnya hanya kami berlima.

 

IMG-20170623-WA0162.jpg

Dari area parkir, kami melewati jalanan berbatu dan jembatan kecil. Terdapat sebuah gazebo yang sudah tidak terlalu terurus dan juga kamar ganti. Suara gemericik air dan suguhan keindahan air terjun yang jatuh berkelok-kelok di atas bebatuan menyambut kedatangan kami. Gerimis hujan pun tidak menghalangi saya dan teman-teman untuk mengagumi keindahan lukisan Tuhan  di tempat ini.

Di bawah air terjun terdapat kolam yang airnya bening bagaikan cermin. Saya melihat beberapa ekor ikan yang berenang di kolam. Kolam ini boleh digunakan untuk mandi dan berenang, asalkan jangan menggunakan sabun. Guide kami bercerita bahwa saat ia masih lebih muda, ia dan kawan-kawannya sering bergelayutan di antara dahan pohon seperti Tarzan lalu terjun ke kolam tersebut. Kolam yang tepiannya terlihat dangkal ternyata cukup dalam di bagian tengah dan di bawah air terjun. Kami memutuskan untuk tidak turun ke kolam dikarenakan licin dan tidak ada yang membawa baju ganti. Cukuplah kami menghabiskan waktu menikmati keindahan Gurok Beraye yang mempesona, keheningan alam dan bersihnya udara yang kami hirup.

Untuk masuk ke kawasan ini tidak ada biaya retribusi apapun. Sebetulnya, lokasi ini tidak termasuk dalam itinerary kami, walaupun saya sempat melihat keindahannya di Instagram dan saat itu berharap bisa kesini. Seperti yang dikatakan Arai di Laskar Pelangi: "Bermimpilah , karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu." maka hari itu saya tahu Tuhan memeluk mimpi saya dan menghadirkannya di hadapan mata saya.

Be a responsible traveler and take only memory from every beautiful place you've visited.

Salam Jalan2,

Luci Saluna

blog: https://purplegreensky.blogspot.co.id

 



1 Comment


Recommended Comments

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now