• entries
    193
  • comments
    1,390
  • views
    8,333

(Yogyakarta) candi prambanan, candi bubrah , candi lumbung dan candi sewu, contoh bhinneka tunggal ika yang harus di lestarikan , edisi lebaran 2017 (14)

Hartono Hasian

164 views

setelah keliling ratu boko, maka kami turun ke pintu gerbang saat masuk, kami lapor ke petugas tempat menunggu mobil yang akan antar balik ke prambanan, tinggal kasih lihat tiket saja, langsung di suruh tunggu di depan gerbang

tidak tunggu terlalu lama, hanya sekitar 5 menit, mobil jemputan yang antar peserta dari prambanan ke ratu boko pun sampai, tunggu mereka turun dulu, lalu giliran kami naik mobil itu

akhirnya kami diantar ke lokasi saat kami naik di prambanan (dibagian dalam gerbang), jadi tidak perlu scan atau di periksa tiket lagi.

saat turun kami langsung keliling prambanan, sebenarnya saya sudah cukup sering ke prambanan, tapi tentunya sayang sekali , kalau peserta tour yang lain belum pernah kesini, tapi tidak di bawa keliling, candi prambanan sekarang juga lagi trend payung warna warni sebagaimana ratu boko

IMG20170705115951

 

sebenarnya kompleks candi prambanan tidak hanya ada candi prambanan atau ada yang menyebut candi roro jonggrang yang berlatar belakang hindu, tetapi ada juga candi yang berlatar belakang candi Buddha, yaitu candi sewu, candi sewu adalah candi terbesar kedua , setelah candi terbesar borobudur.

InkedIMG20170705121229_LI
IMG20170705121956
IMG20170705121344

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kawasan kompleks Prambanan tetap menarik untuk dikunjungi, karena terdapat  beberapa gugusan candi dari latar belakang agama Hindu dan Buddha yang letaknya saling berdekatan, dari kaca mata saya, tentu ini bukan fenomena yang tanpa ada arti, tetapi fenomena ini memberikan inpirasi dan sekaligus mengingatkan kita, bahwa damai dan harmoni dalam keberagaman sudah dibuktikan dengan pengalaman sejarah yang sangat panjang, dalam konteks kehidupan berbangsa, hal itu dapat diartikan sebagai kerukunan yang hadir secara alami , dan mengalir dalam alam pikiran, perilaku dan kebijaksanaan yang dapat di terima oleh segenap masyarakat, tentunya juga di dukung oleh kondisi masyarakat yang berkeadilan, menjunjung kebenaran, tenggang rasa dan saling menghormati, damai dan harmoni akan senantiasa membuat kita tambah kuat.

Didalam kehidupan yang berbeda beda, tentulah sangat kompleks dan beragam, sering kali terjadi gejolak gejolak yang dapat merusak kehidupan yang penuh damai dan harmoni, padahal jika kita pikirkan kembali, kondisi tersebut tentulah akan merusak prinsip dasar sosial kemasyarakatan yaitu selalu mendambakan hidup damai dan harmoni.

kadang ada sebagian yang sudah lupa atau tidak tahu, bahwa telah menjadi cita cita dan kehidupan yang penuh damai dan harmoni dalam ke beragaman yang sudah berpuluh abad lalu, apabila kita mengutip kakawin  Sutasoma karya Mpu  Tantular masa Majapahit abad XIV Masehi ada prinsip Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa (beraneka ragam tetapi satu kesatuan tidak ada kebenaran yang mendua), maka prinsip Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan bangsa Indonesia yang sangat majemuk tentunya masih sangat relevan.

Damai dan harmoni adalah pilihan bijak bagi  manusia yang mempunyai  entitas budaya kehidupan dan ingin menjadikan manusia semakin rukun dan menampakkan wajah manusiawi (humanis).

Spiral kekerasan, kebencian, dan intoleransi  harus diputus karena akan menjadikan sumber lahirnya kondisi tidak kondusif, lihatlah negara negara yang konflik, tidak akan bisa selesai dalam jangka waktu pendek, malah sangat panjanggggggggggg dan panjaaaaaaaang, tidak tahu kapan berkesudahannya.

Bagi kita yang sudah travelling keliling nusantara atau keliling dunia, tentu pikiran kita lebih tercerahkan, bahwa wisata di kondisi damai dan harmonis , jauh lebih nikmat di banding daerah konflik.

back  to topic, dari candi prambanan, jangan keluar dulu , rugi, soalnya kita sudah di dalam, anda bisa jalan kaki , naik mobil golf, atau naik kereta ke candi sewu, candi buddha terbesar ke 2 setelah borobudur, untuk ke ketiga candi ini, sebaiknya anda puas keliling candi prambanan dulu, baru kesana, karena dari sana ke pintu keluar utama lebih dekat dari pada anda harus putar candi prambanan lagi, termasuk yang naik mobil golf atau kereta, anda akan di antar sampai pintu keluar utama saja.

saat anda akan ke ketiga candi yang lain, patokan sebelum tempat beli tiket mobil golf atau kereta, disebelah kiri ada lapangan hijau, keren juga foto disana

IMG20170705120054

 

jika anda jalan kaki, maka anda akan melewati candi Bubrah dan candi lumbung sebelum sampai di candi sewu  tentu sangat memuaskan bisa keliling 4 candi dengan harga 1 tiket.

candi bubrah , candi lumbung dan candi sewu terletak di sebelah utara candi prambanan, jadi jika anda masuk ke candi prambanan, setelah selesai jalan jalan, anda akan keluar lewat pintu keluar khusus candi prambanan  (bukan pintu keluar yang ke pasar oleh oleh), anda jalan saja, ada petunjuk arah kesana, mudah sekali, cuma agak jauh , jika tidak tahu, tanya sama petugas sana, akan diarahkan, dan tidak perlu beli tiket lagi, setelah jalan jalan di 3 candi tersebut, anda kembali lagi ke arah prambanan, nanti anda akan keluar ke pintu keluar utama yang arahnya ke pasar oleh oleh.

tapi jika anda naik mobil golf atau kereta seperti yang kami pakai, anda hanya akan melewati candi bubrah dan candi lumbung, tanpa berhenti, anda akan langsung di antar ke candi sewu, kadang kadang mobil golf hanya berhenti di samping candi sewu, mintalah berhenti di depan candi sewu, karena pemandangannya lebih keren dari depan.

harga naik mobil golf 1 orang adalah Rp.10 ribu, dan untuk naik mobil golf atau kereta, setelah foto di candi sewu, anda akan diantar ke pintu keluar utama (yang langsung ke pasar oleh oleh), jadi anda tidak jauh jauh lagi jalan kaki.

setelah puas keliling, keluar lah kami, tapi ya, cari makan dulu, karena perut sudah kukuruyuk, hehehehe, makan mie instant, harga tercantum di menu, jadi tidak usah takut di ketok

IMG20170705124444

 

https://balebaleku.wordpress.com/2017/07/13/yogyakarta-kompleks-candi-prambanan-hanya-sebulan-sudah-berubah-edisi-yogya-semarang-bersama-anggota-waisak-emporium-2017-2/



4 Comments


Recommended Comments

7 minutes ago, Hartono Hasian said:

mungkin karena fotonya saya kecilin, soalnya jaringan internet lagi kacau, foto kalau meganya gede, ngak bisa upload

I see ganti provider nya om hehehe :D 

Share this comment


Link to comment

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now