• entries
    180
  • comments
    1,328
  • views
    6,397

(Thailand) summer palace ala Thailand : edisi bangkok 24102017to01112017 (19)

Hartono Hasian

137 views

hari ini bangun pagi pagi lagi, rencana akan pergi ke istana musim panas (summer palace) atau dikenal dengan Bang Pa – In Palace , summer palace

dari hostel saya ke stasiun MRT sukhumvit, dari sini saya beli tiket lewat loket (tidak lewat mesin), dan naik MRT menuju ke stasiun MRT Hua Lamphong.

dari stasiun Hua Lamphong saya langsung menuju ke loket, saya melihat ada penumpang yang sedang antri di batasi oleh pembatas ke loket, saya tanya ke petugas sana untuk membeli tiket, langsung di arahkan ke loket, sampai di loket , saya bilang saja ke Bang Pa – In, langsung dikasih tiket ordinary seharga 12 bath (kurs 415), saya tidak tahu, yang antri itu antri apa, mungkin ada yang bisa kasih tahu ke saya , jika anda mengetahuinya.

setelah beli tiket, karena belum sarapan, saya ke kantin stasiun, makan disana, menu sangat sederhana, seharga 30 bath, ok lah, yang penting bisa kenyang

waktu di kantin, saya sambil searching di internet untuk kereta saya, seperti biasa, saya meng up load daftar stasiun yang akan di lewati oleh kereta yang akan saya gunakan, supaya tidak terlewati, apalagi summer palace di Bang Pa In bukanlah daerah tujuan wisatawan asing sebanyak seperti di Ayutthaya, jika di Ayyuthaya, sangat gampang dikenali jika sudah sampai, karena wisatawan terutama wisatawan asing berbondong bondong turun dari kereta, tetapi kalau di Bang Pa In, pasti tidak terlalu banyak yang turun, karena mungkin belum banyak yang tahu, apa karena kurang promosi.

karena waktu beli tiket, saya sudah dikasih tahu petugas loket jalur kereta api, jadi saya tidak perlu cek lagi ke papan pegumuman di stasiun, tapi untuk lebih menyakinkan saya, saya cek sekali lagi, dan memang ngak beda dengan informasi petugas loket

tiba saatnya saya ingin naik kereta api, karena waktu berangkat sudah sampai, cuma kereta api belum masuk jalur tunggu, akhirnya kereta api terlambat 15 menit, untuk naik kereta api di bangkok, jangan harap on time, makanya, saya tidak sarankan naik kereta api jika mau ke bandara don mueang, atau jika tetap mau pakai kereta api, lebih baik berangkat lebih cepat , tidak mepet waktunya

tibalah kereta , maka semua penumpang berebut untuk naik kereta api, disini beda sekali di kereta api dibanding MRT, BTS atau bis kota, disini tidak ada antri yang tertib, semua berebut, apalagi di kelas tanpa tempat duduk, karena semua berebut supaya dapat tempat duduk.

selain itu, tidak seperti MRT, BTS atau bis kota, orang akan bangun memberi tempat duduk kepada yang membutuhkan, di kereta api ini jangan berharap, seperti di depan saya, ada orang tua yang pakai tongkat dan cuma satu kaki, tidak ada satupun kasih tempat duduk, akhirnya saya berdiri memberi tempat duduk, malah banyak mata warga lokal melihat ke saya yang memberi tempat duduk.

seperti biasa, saat berangkat sangat lega, tetapi setelah lewat beberapa stasiun, kereta menjadi sangat padat, tetapi saya berusaha untuk mengingat setiap stasiun yang terlewati , sambil coret di smartphone saya, supaya jangan terlewat stasiun Bang Pa In tujuan saya, untung akhir bulan oktober , di bangkok udara sejuk, dan ada angin sepoi sepoi masuk ke kereta yang ber ac alam, kata satu moderator sebuah web / grup besar jalan jalan, saya selalu beruntung, heheheheh

didalam kereta, anda akan menemukan tukang jual keliling, sebagaimana zaman KRL dulu di jakarta, cuma tidak sebanyak waktu zaman KRL, dan tidak ada pengamen.

akhirnya sampai di stasiun Bang Pa in, saya tunjukin foto summer palace ke ojek motor, saya di hargai 20 bath, ok lah, ngak mahal, berangkat lah dari stasiun ke summer palace, eh, tunggu dulu, ternyata saya di turunkan di salah satu wihara , katanya itu lokasi nya, saya turun saja, dan dia buru buru kabur, saya tanya ke salah satu pegawai wihara yang lagi membersihkan lapangan, ternyata salah, akhirnya dengan berbaik hati, dia suruh salah satu orang disana mengantar saya ke summer palace, lagi lagi, beruntung, saya mau bayar kasih 50 bath, dia ngak mau terima, dia cuma bilang thank you, terus kabur, eh, dia yang thank you, bukan saya, beruntung , anda juga bisa jalan kaki dari stasiun ke summer palace, sekitar antara setengah jam sampai 1 jam sudah sampai, ada petunjuk nya jelas.

Dengan membeli  tiket summer palace senilai 100 bath (kurs 415), akhirnya saya melangkah masuk ke daerah dengan luas 46 are.

summer palace ini letaknya masih di provinsi ayutthaya, jika di hitung dari bangkok, jauhnya adalah 60 km, saya naik kereta api hampir 2 jam, dan kereta api terlambat setengah jam.

Bang pa in royal palace atau lebih di kenal sebagai summer palace, karena pada zaman dulu, merupakan tempat berlibur para raja raja thailand, saat ini sudah tidak digunakan lagi oleh keluarga inti kerajaan, tetapi masih digunakan sewaktu waktu untuk acara ke negaraan, jadi jangan heran, jika anda menemukan tentara yang menggunakan senjata laras panjang menjaga di lokasi.

lokasi ini sangat indah, dengan bangunan, jembatan, sungai, danau , dan lainnya, semua sungguh indah, total sesuai peta yang didapat saat beli tiket adalah 39 spot yang bisa di jadikan buat foto foto, tetapi jika saya keliling, harusnya lebih dari 39 spot, tetapi sayang sekali, Wat Niwet Thammaprawat yang diidesain ala kathedral dan Gothic temple ini dihiasi kaca patri dan ksatria bersenjata sedang renovasi, jadi tidak bisa masuk ke dalam.

sesuai info,  ada 10 bangunan utama di sini, yaitu :

1. Aisawan Thiphya-Art
bangunan ini berupa pavilium yang sangat indah, dibangun di tengah tengahSebuah pavilion indah yang dibangun di tengah-tengah danau, pavilium nya berciri khas thai, mirip dengan bangunan yang ada di grand palace, bangkok, selain itu juga ada patung tembaga seukuran tubuh king rama V.

 

 
2. Warophat Phiman Throne Hall
Bangunan ini merupakan bangunan paling penting, dimana didalamnya terdapat singgasana yang biasanya Raja duduk disana, bangunan ini dipengaruhi oleh yunani dan neo classical dengan pilar pilar yang menjulang tinggi.
 
3.Gerbang  Thewarat Khanlai
Gerbang ini merupakan gerbang penghubung dari bagian luar ke istana dalam yang bergaya Corinthian Neo-Classical

 

 
4. Bridges of Statues
Jembatan ini terdapat banyak  patung bergaya yunani berdiri di jembatan ini
 
5. Wehart Chamrunt Royal Mansion (Heavenly Light)
Ini dibangun oleh kamar dagang cina pada tahun 1889, sehingga kenapa gedung ini sangat kental dengan orament oriental nya, gedung ini dominan dengan warna merah dan warna emas, dan dibangun untuk Raja chulalongkorn (rama V).
 
6. Krachom Trae Pavilion
Bangunan ini bentuknya seperti trompet, jika anda untuk melihat pemandangan sekitar kompleks, maka bangunan ini adalah tempat paling pas.
 
7. Utthayan Phumisathian Royal Mansion
Istana kediaman untuk raja dan ratu didesain sangat Eropa dalam gaya Swiss Chalet, dan terletak di sepanjang danau.. Meskipun bangunan aslinya terbakar di tahun 1938, tetapi raja Bhumibol membangunnya kembali di lokasi yang sama dan mendekorasinya dengan perabotan dari era Napoleon III

 

 
8. Withun Thasana Tower (Sages ‘Lookout)
bangunan ini juga merupakan bangunan yang ideal untuk melihat pemandangan sekitar
 
9. Memorial to Queen Sunandakumariratana
pada masa itu, hukum di Thailand melarang orang biasa menyentuk atau memegang ratu, sehingga hal itu mengakibatkan tewasnya sang ratu pada tahun 1880,  dimana Ratu Sunanda yang sedang berperahu tenggelam di sungai Chao Phraya , dan tidak ada yang berani menolong ratu, termasuk penjaga istimewanya, akibat peristiwa tersebut, raja rama V mengubah hukuman tersebut, dan mendirikan obeliks marmer untuk mengenang sang ratu .
 
10. Wat Niwet Thammaprawat
dengan design ala kathedral dan Gothic temple ini dihiasi kaca patri dan ksatria bersenjata dari petugas.
 
 
 
selain bangunan tersebut, kita juga bisa menemukan bangunan bangunan tempat tinggal keluarga raja, tetapi sayang sekali, umumnya bagian dalam baik bangunan utama maupun bangunan lainnya tidak boleh di foto.
 
saya mengelilingi tempat wisata ini sekitar 3,5 jam, dan sebagian besar wisatawan yang ada di dalam sini adalah wisatawan dari Tiongkok, sehingga berisik nya luar biasa, seperti biasanya
 
didalam area ini, anda sulit mendapatkan makanan , yang ada cuma minuman ringan (kayaknya sponsor dari salah satu perusahaan minuman ringan, karena semua minuman ringan produk perusahaan tersebut), dan cuma ada makanan kecil, saya tidak menemukan makanan berat baik di counter counter maupun di tempat yang agak lega dekat pintu keluar.
 
jam buka adalah jam 08.00 sampai jam 16.00, para pengunjung di wajibkan memakai pakaian sopan sebagaimana jika mengunjungi wat wat di thailand, jika anda tidak mau capek keliling area ini, anda bisa menyewa golf car yang tersedia.
 
akhirnya waktu yang membuat saya harus pulang ke bangkok, tiket kereta untuk pulang saya menggunakan kereta rapid, dengan harga 20 bath, saat pulang, terjadi hal yang tidak di duga, saat akan masuk ke stasiun hua lamphong bangkok, kereta sempat berhenti sebelum masuk stasiun 1 jam lebih, (jadi ingat kalau kereta mau masuk stasiun beos/ kota jakarta) , sehingga terjadi keterlambatan hampir 2 jam.
 
untuk anda yang ingin bertanya tanya, silakan , dan jangan lupa follow blog ku untuk mendapatkan cerita cerita lain.

240-e1434197182133.jpg

IMG_20171031_111845.jpg

IMG_20171031_123017.jpg

IMG20171031073339.jpg

IMG20171031085449.jpg

IMG20171031092226.jpg

IMG20171031102442.jpg

IMG20171031114208.jpg

IMG20171031114624.jpg

IMG20171031115348.jpg

IMG20171031115643.jpg

IMG20171031115821.jpg

IMG20171031120417.jpg

IMG20171031121407.jpg

IMG20171031121514.jpg

IMG20171031122121.jpg

IMG20171031122547.jpg

IMG20171031122839.jpg

IMG20171031123331.jpg

IMG20171031124221.jpg

IMG20171031124238.jpg

IMG20171031131559.jpg



6 Comments


Recommended Comments

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now