• entries
    208
  • comments
    1,442
  • views
    9,350

indahnya china disaat wisata lebaran 2018 , Beautiful Inner Mongolia + Rainbow mountain , perjalanan penuh keberuntungan

Hartono Hasian

106 views

Paket perjalanan yang di namakan beautiful inner mongolia + rainbow ini awalnya diajak teman grup backpacker untuk sama sama kesana, perjalanan adalah sebelum lebaran dengan harga Rp.11 jutaan + ppn 1 persen + visa Rp.575 ribu, akan tetapi tidak ada permintaan untuk bayar dp atau kepastian lainnya, di tengah ke tidak pastian, datanglah tawaran dari teman yang dulu sama sama 1 angkatan waktu smp di kampung, untuk ke daerah yang sama persis, tapi berangkat pada hari pertama lebaran.

harga penawaran yang berangkat lebaran adalah lebih mahal 3 jutaan yaitu Rp.14 jutaan + ppn 1 persen = visa Rp.575 ribu, akhirnya saya gabung ke grup ini, sekalian reuni, paling tidak bisa kenal dengan keluarga teman temanku ini, selain itu, dari grup ini langsung minta DP, jadi saya yakin pasti berangkat.

tidak lama setelah DP, langsung di minta untuk lunasi, karena kebetulan ada kerja sama dengan kartu kredit bank mega untuk dapat diskon 5 persen, akhirnya kami yang punya kartu kredit bank mega, bela belain ke pameran yang berada di gandaria city, supaya dapat diskon 5 persen.

Paket perjalanan beautiful inner mongolia ini adalah dapat subsidi dari pemerintahan Tiongkok, sehingga harga nya bisa murah, untuk tiket pesawat  saja kalau berangkat sendiri, sekitar Rp.10 juta, belum penginapan, transportasi, tiket wisata , makan dan lain lain

sekedar informasi, saat ini negeri tiongkok sedang mengiatkan kunjungan wisata dari Indonesia kesana, yang saya tahu, ada 3 paket yang sedang di promosikan , yaitu Hainan Island, Inner mongolia ++, dan Guiling, jadi jika anda punya waktu, boleh lah ikut salah satu dari paket ini, harga yang di tawarkan sangat murah, tapi perlu di ingat, carilah tour and travel yang ada kerja sama dengan negeri tiongkok, biar harganya murah, karena untuk tour and travel yang tidak ada kerja sama, ada beberapa yang menaikan harga sendiri, sehingga harga lebih mahal daripada yang di jual oleh tour and travel yang ada kerja sama.

kami mengikuti paket tour ini dengan daftar di Antavaya tour, Dengan Marketing yang pelayanannya sangat memuaskan,  nama Marketing adalah odji,   awalnya paket yang kami beli adalah 9 hari 7 malam, dengan pesawat citilink (yang katanya di charter) dengan penerbangan dari jakarta ke batam (transit) , lalu dari batam ke Ordos (inner mongolia) , kami digabung dengan grup lain dengan satu grup adalah jika tidak salah 50 orang, sedangkan grup kami hanya 18 orang (saat mau berangkat, tinggal 17 orang, karena salah satu tidak bisa berangkat, karena kantor ada pekerjaan penting, dan tidak libur).

tetapi tidak tahu apa yang terjadi, saat-saat mendekati tanggal keberangkatan , kami di beritahukan bahwa :

  1. kami berangkat memakai pesawat air china (keberuntungan 1 dari citilink ke air china),
  2. kami jadi 10 hari 8 malam (keberuntungan 2),
  3. transit tidak di batam, tapi di beijing (keberuntungan 3),
  4. di kasih bonus jalan jalan ke great wall beijing + stop photo di bird nest gedung olimpiade (keberuntungan 4) ,
  5. grup kami di private kan , tidak gabung dengan  grup lain, artinya kami 1 grup jalan sendiri dengan menggunakan mobil sendiri (keberuntungan 5)

memang sungguh beruntung perjalanan ini, tapi kenapa kok visa belum jadi jadi saat mendekati hari H, jantung deg deg an juga, ternyata visa belum di proses, saya sudah kesal dan marah marah, ternyata akhirnya saya simpulkan sendiri, keterlambatan proses visa , karena tunggu kepastian tiket pesawat untuk keberangkatan, tapi akhirnya bersyukur, karena saya mendapat visa double entry , jadi waktunya lebih panjang kalau kalau ada waktu dan duit ke tiongkok lagi, inilah keberuntungan saya yang ke 6, dapat double entry visa , walau ngak tahu, masih bisa kesana lagi dalam waktu 6 bulan ini ngak.

kenapa ganti air china, kenapa dapat bonus bonus keberuntungan, menurut informasi yang saya dengar, karena pesawat citilink sudah penuh, sehingga harusnya grup kami batal berangkat,tetapi karena antavaya tour bertanggung jawab untuk perjalanan ini, sehingga berusaha kami tetap berangkat , kami sempat ketemu grup yang pakai citilink sebanyak 4 bus kali 50 orang (200 orang) di salah satu hotel tempat kami menginap.

informasi yang saya dengar dari mereka adalah sangat capek, tempat duduk sempit, dan bus yang isi 50 orang juga sempit dan lain lain yang kami rasakan, kami sungguh beruntung, dan saya juga mendapat informasi, bahwa ada yang dibatalkan keberangkatan, karena pesawat yang akan ke inner mongolia sudah penuh. jadi sungguh beruntung daftar di tour yang TOP, bertanggung jawab, akhirnya bisa berangkat.

akhirnya tibalah saat kami akan berangkat, disuruh kumpul jam 21.15 di bandara sukarno hatta, umumnya kami sudah datang, dan ternyata tour guide yang bernama david sudah stand by di bandara, walau saya tiba sekitar jam 20.00.

pesawat kami berangkat ontime, tiba pun ontime

sebelum berangkat, saya membaca ramalan cuaca, bahwa pada hari kedua kami di tiongkok, di daerah ordos, akan turun hujan dengan lebatnya, ada kekwatiran di diri saya, tetapi saya tidak menceritakan ke teman teman, ternyata pas hari H, hanya mendung dan tidak hujan, tambah lagi keberuntungan

perubahan cuaca di daerah barat laut tiongkok memang selalu berubah dengan cepat, seperti kejadian tour guide di sana yang memang orang lokal, ada 1 hari saat kami berkunjung ke salah satu padang pasir, dia tidak membawa jaket turun dari bus, karena cuaca sangat panas dan ssesuai ramalan cuaca, hari itu sangat panas dan tidak ada hujan, disaat kami sedang wisata, turunlah hujan dan angin kencang, anginnya dingin pula, sehingga dia kedinginan, padahal dia orang lokal loh.

selama perjalanan , kami mendapatkan tour leader yang memuaskan yang menemani kami dari Jakarta, tour guide selama di china barat laut juga memuaskan, tour guide di beijing pada saat pertama tiba agak kurang puas, tetapi ketemu cuma sebentar, jadi masih ok lah, tour guide beijing saat akan pulang masih ok lah

selama perjalanan, daerah tujuan wisata sebenarnya sudah mulai memasuki musim kemarau, udara tentu akan sangat panas, tetapi selama perjalanan kami, umumnya mendung atau gerimis, sehingga nyaman untuk perjalanan

saat ke padang pasir, kami disambut hujan dulu, dan itu adalah yang di harapkan, karena dengan adanya hujan, padang pasir akan memancarkan warna yang lebih bagus, dan pasirnya tidak berterbangan, sehingga wisata pun lancar

makanan sepanjang perjalanan boleh di katakan ok lah, penginapan juga ok ok, lumayan puas

pengemudi bus juga membawa bus dengan lancar dan aman, pengemudi juga rajin membantu masukin koper ke bus dan keluarin dari bagasi bus.

memang sih, ada beberapa kejadian tidak menyenangkan seperti saya terjatuh di mall waktu jalan sendirian , waktu mau pulang, ada masalah dengan bagasi mau masuk pesawat, ternyata 1 orang cuma boleh satu bagasi dengan maksimal 23 kg, tidak boleh di gabung, dan saat pulang, pesawat delay 2 jam karena ada kabut yang mengakibatkan pesawat tidak bisa terbang , tapi itu hanya kerikil di semua kenyamanan

untuk cerita lebih lengkapnya , tunggu cerita serial selanjutnya ya, ini hanya pembuka

 

------

 

Perjalanan terasa nikmat dengan di awali oleh berkumpulnya peserta yang tepat waktu, malah sebelum waktu yang ditentukan untuk berkumpul, sehingga memudahkan check in, boarding dan koordinasi, boleh sombong dikit, ketepatan waktu ini sangat membanggakan, apalagi peserta yang ikut adalah boss boss bisnis, tapi komitmen mereka untuk ketepatan waktu ini sangat luar biasa, kecuali tentunya saya sendiri yang selama ini adalah karyawan dan saat ini sudah pensiun dini (bahasa kerennya), aslinya karena sudah berumur, sehingga tidak ada lagi yang mau pakai tenagaku, hehehehee, kalau ada lowongan , boleh lah

ketepatan waktu bukan saja pada saat berangkat, tetapi di sepanjang perjalanan dari awal sampai akhir  , para peserta selalu tepat waktu, seperti turun sarapan, saat berangkat dari hotel, saat waktu berkumpul, dan saat akan berpindah dari satu lokasi ke lokasi yang lain

sekedar informasi, yang ikut rombongan ini adalah rekan rekan yang sudah sangat sering berwisata keliling dunia, saya yang termasuk cukup sering (termasuk gaya backpacker dan solo travelling), masih kalah dengan mereka yang biasa ikut perusahaan tour and travel.

setelah kumpul semua, melalui proses pembagian boarding pass oleh tour leader, memasukan bagasi , masuk ruang tunggu, sampai naik pesawat yang sangat tepat waktu yaitu jam 23.15 dan pesawat terbang pada jam 00.15 , semua berjalan sangat lancar , ini adalah awal yang baik

kursi pesawat adalah 2-4-2 , dan saya mendapat kursi di bagian tengah , hal tersebut akan sangat menyiksa sepanjang perjalanan, karena body saya yang oversize, dan penerbangan selama 7 jam untuk sampai beijing tentunya sangat mungkin ada ke toilet pesawat yang akan menganggu penumpang sebelahku.

IMG20180615234108

karena penerbangan air china adalah penerbangan full service (harusnya kami pakai citilink, tapi di ganti air china, ini adalah bonus dari antavaya tour, silakan baca tulisan 1) , baru saja terbang dan stabil, kami sudah di tawarkan minuman, akhirnya saya memilih anggur merah, supaya saya bisa tidur nyenyak, ternyata keputusanku tepat, karena hampir sepanjang perjalanan, saya tidur nyenyak.

saya hanya terbangun saat di tawarkan makanan dan saat sudah hampir mendarat, saat sudah hampir mendarat, ternyata rekan sebelahku pindah ke kursi deretan paling depan , sehingga saya agak lega, akhirnya saya gunakan waktu itu untuk ke toilet

penerbangan sampai ke beijing pun tepat waktu, kami mendarat tepat seperti rencana yaitu jam 08.20, saat mendarat hujan gerimis seakan menyambut kedatangan kami ke negeri naga

tiba di bandara, sebelum sampai ke imigrasi , kita akan melewati mesin scan untuk scanning  paspor dulu, dan mescan sidik jari kami, dari 4 jari tangan kiri, 4 jari tangan kanan dan 2 jempol kiri kanan, dan dari mesin akan keluar 1 struk OK, untuk yang sudah pernah scanning sidik jari, tidak perlu lagi, karena saat kita scanning paspor , akan langsung keluar kertas tersebut, tetapi ada beberapa teman yang sudah pernah scanning, harus scanning lagi.

dari mesin scanning kita baru menuju ke imigrasi, seperti biasa , tentunya pakai antri dulu, saya dan teman teman perjalanan tidak mengalami masalah yang berarti , mungkin karena sudah sering melakukan perjalanan wisata atau mungkin karena muka kami yang baik baik, hehehehe, sampai di meja imigrasi, kita akan diminta untuk scanning sidik jari lagi, tentunya sesuai yang di minta, ada yang diminta 4 jari kiri, atau 4 jari kanan, tapi biasanya pakai 2 jari jempol, ada juga yang diminta ke tiga tiga nya, ikuti saja bahasa tubuh orang imigrasi jika tidak mengerti bahasanya.

setelah melewati imigrasi, kami menunggu tour guide lokal beijing yang menjemput kami, tour leader yang menemani dari jakarta mencari cari tour guide lokal , bolak balik kesana kemari, telepon dan whatsapp, yang katanya sudah di depan gerbang tapi yang mana, saya yang bantu cari, juga tidak menemukan kerta tulisan David (tour leader) atau antavaya tour, akhirnya ketemu juga tour guide lokal tersebut, ternyata kertasnya menulis nama cewek yang setelah saya tanyakan, adalah orang antavaya juga, asumsi saya mungkin tadi yang temani ke beijing adalah tour leader cewek, tapi di ganti dengan cowok.

setelah kumpul semua, akhirnya kami menuju bis yang akan mengantar kami melanjutkan perjalanan sehari di beijing sebelum ke inner mongolia pada malam harinya.

tour hari ini adalah bonus dari antavaya tour, karena waktu mendaftar tidak ada jadwal jalan jalan ke sini, sungguh perusahaan tour yang bertanggung jawab dan luar biasa.

 

 

---

seperti tulisan sebelumnya, sebenarnya ke beijing tidak ada dalam agenda tour waktu kami melakukan pendaftaran, tetapi mungkin karena grup yang pakai pesawat citilink lewat batam sudah penuh, dan sebagai bentuk  tanggung jawab tour and travel antavaya tour, kami akhirnya naik air china transit di beijing, katanya kalau tour lain , ada kemungkinan keberangkatan di cancel, dan gigit jari.

seperti biasa, jika ikut tour wisata, apalagi dengan wisata murah, pemerintah yang mengsubsidi pasti ada kompensasinya,  kami diantar ke tempat wisata belanja wajib yaitu tempat refleksi yang nanti anda akan di suruh beli ramuan disana, dan wisata belanja wajib kedua pada hari pertama kami sampai di beijing adalah toko giok

belum jalan jalan sudah di antar ke 2 tempat shopping wajib, tetapi karena teman 1 rombongan , umumnya sudah bolak balik wisata ke tiongkok, maka tidak ada yang beli baik di toko refleksi maupun di toko permata/ mutiara, jadi belum ada yang tambah berat kopernya, heheheehe

yang ada malah di tempat refleksi saya ketemu salah satu teman yang kebetulan tempat tinggalnya satu kompleks perumahan dengan saya, malah satu cluster, tetapi dijakarta ngak pernah ketemu eh, ketemunya di tiongkok, dia juga lagi ikut tour di tiongkok, tapi kelihatannya jalurnya beda, hanya beijingnya yang sama.

 

kalau di tempat refleksi tidak terlalu lama, tapi di tempat giok lama sekali , sampai akhirnya kami tinggal saja setelah dengar ngoceh sana sini, padahal ada gantungan kayak anting gitu, buka harga 900 rmb satu buah, terakhir di tawarkan ke kami rmb 100  untuk sepasang, kami tidak ada yang tertarik, akhirnya kami tinggalkan saja tempat tersebut

sebelumnya , di perjalanan, tour guide lokal beijing bagi makanan kecil ke kami untuk di coba, antara lain kacang, kwaci, dan lain lain, kami sudah menebak bahwa dia akan menjual, akhirnya kami membeli makanan kecil tersebut, memang ada beberapa yang sesuai selera, jadi ya, memang cocok jadi beli.

akhirnya kami mampir ke great wall dari bagian juyongguan, pilihan lain,  anda bisa naik great wall dari Badaling, Mutianyu, Jinshanling, Simatai, dan Huanghuacheng juga, jadi ke great wall banyak sekali lokasi untuk naik ke atas, tentunya dengan view masing masing, di juyongguan ini tidak terlalu ramai, naik ke atas juga tidak terlalu sulit di banding badaling yang pernah saya kunjungi.

view disini juga lumayan bagus, bagi yang tidak suka naik, bisa minum kopi di dekat pintu masuk, udara yang sejuk hari ini menambah nyaman , padahal pagi nya saat kami sampai di bandara beijing dari jakarta, kami di sambut dengan hujan, tetapi hujan berbaik hati, tidak membasahi kami saat wisata di great wall ini

pemandangan great wall di beijing ini hanyalah awal dari pemandangan pemandangan yang luar biasa selama perjalanan kali ini, memang perawatan, perhatian dan dukungan pemerintah sangatlah penting, sehingga dengan tiket masuk ratusan ribu jika di rupiahkan atau kadang bisa diatas 1 juta rupiah, tetap saja pengunjung dari seluruh dunia berkunjung kesana, dalam hati kecil berharap pemerintah negeri ku juga bisa memberi perhatian dan dukungan yang lebih, walau saat ini sudah dimulai seperti  program 10 prioritas destinasi wisata ke Candi Borobudur, Kepulauan Seribu, Danau Toba, Pantai Tanjung Kalayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Bromo Tengger Semeru, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai, semoga secara bertahap bisa lebih baik, asal bukan hangat hangat tai ayam.

setelah berkunjung ke great wall, kami diantar ke bandara untuk terbang ke inner mongolia, yang bandara nya terdapat di kota ordos, malam pertama hari kedua kami akan menginap di hotel yang berlokasi di kota ordos.

lagi lagi pesawat terbang tepat waktu yaitu jam 21.10 dan sampai di ordos tetap waktu juga jam 22.45, tour guide lokal beijing yang bahasa indonesia nya sangat pas pas an dan kelihatannya kurang profesional , menemai kami sampai ke bandara, dan bye bye, beruntung, hanya sehari bersama dia, karena ternyata bukan hanya saya saja , peserta lain juga merasa kurang nyaman dengan tour guide lokal beijing ini.

akhirnya terbanglah kami ke ordos, dan sampai di hotel sudah hampir jam 00.00 , kami hanya bisa buru buru mandi dan tidur, karena besok nya morning call jam 06.00 , sarapan jam 07.00 , bus berangkat jam 07.30 , dan jadwal ini hari ke hari akan selalu sama , beruntung , kami selalu on time

-----

morning call jam 06.00 , sarapan jam 07.00 , bus berangkat jam 07.30, semua bisa ontime, rasanya bersyukur sekali, jam 07.30 bis segera berangkat dengan tour guide lokal baru, bukan yang antar waktu di beijing, tour guide ini semalam sudah menjemput kami di bandara ordos, yang bernama bandar udara DongSheng dengan kode DSN.

oh ya, sebelum nya, waktu terbang dari Jakarta, untuk tempelan bagasi sudah kasih kode DSN, sehingga waktu mau check in di beijing, bagasi masih di hitung sebagai bagasi grup, sehingga tempelan bagasi di koper tidak seharusnya di copot, ada teman yang mencopot, tapi untung ngak dibuang, karena akan di minta saat akan masukkin bagasi

sesampainya di bandara ordos, kami di jemput tour guide lokal ini, kami tidak perlu cari cari dia seperti waktu di beijing, dia sudah stand by di bandara, dan antar kami ke hotel, dan pagi ini, beliau juga akan menemani kami untuk wisata ke Mausoleum Genghis Khan.

Setelah berangkat dengan tepat waktu, sampailah kami di Mausoleum Genghis Khan, lokasi ini adalah sebuah kuil yang di bangun untuk menghormati Genghis Khan, yang konon lokasi ini adalah peristirahatan terakhir dari Genghis Khan.

dilokasi ini terdapat makam Genghis Khan, tetapi tidak ada yang bisa memastikan itu adalah makam Genghis Khan, karena di negara mongolia sendiri juga ada makam sejenis, dan dari catatan sejarah, tidak ada yang tahu dimanakah sebenarnya makam Genghis Khan, para ahli sejarah pun tidak bisa menemukannya

kenapa Genghis Khan begitu terkenal ? Genghis Khan adalah Ksatria dari  Mongolia yang menaklukan dunia dari atas pelana kudanya, hidupnya diwarnai cucuran darah, kisah cinta dan juga balas dendam, dimulai dari menaklukan negeri Tiongkok , malah sampai ke Eropa, mereka juga berusaha menaklukan  ke Nusantara, tetapi pada saat ingin menaklukan Nusantara, mereka di bohongi oleh Raden Wijaya.

Ceritanya Kubalai Khan pengusaha kekaisaran monggol dan kaisar dinasti Yuan mengirim utusan ke banyak negara, salah satunya ke jawadwipa, di jawa Dwipa tidak di terima dengan baik, malah utusan dari mongol tersebut dipotong telinganya dan di usir secara kasar.

merasa terkejut dan marah atas perlakuan tersebut, dikirimkan lah pasukan untuk menghukum kertanegara, tetapi pada saat itu, kertanegara sudah di kalahkan oleh Jayakatwang adipati di kediri yang berasal dari kerajaan singhasari yang pada waktu itu merupakan kerajaan terkuat di daerah itu, dan menantu kertanegara yang bernama Raden Wijaya di ampuni, maka Raden Wijaya di beri tanah yag kemudian dibangun desa yang di namakan Majapahit

pasukan mongol/Yuan yang sudah menaklukan sumatera dan malaya, maka sampailah di jawadwipa , di pelabuhan Tuban

saat sampai di jawadwipa, Raden Wijaya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersekutu dengan pasukan mongol/yuan melawan Jayakatwang yang sudah membunuh mertuanya, sebagai imbalan, raden wijaya akan tunduk pada pasukan mongol/yuan dan membayar upeti, Raden Wijaya mengajak bersekutu dengan pasukan mongol/yuan karena selama ini tidak berhasil menyerang jayakatwang, maka saat mendengar kedatangan pasukan mongol/yuan, tentu dengan segala cara mengajak mereka bersekutu, dan strategi Raden Wijaya berhasil, Jayakatwang berhasil di kalahkan

dengan strategi lanjutan, Raden Wijaya meminta izin untuk kembali ke majapahit menyiapkan upeti, tetapi dengan berbagai cara, menjebak pasukan mongol / yuan, Raden Wijaya berhasil memukul mundur pasukan tersebut, sehingga pasukan mongol/yuan tidak berhasil menguasai jawadwipa/Nusantara.

setelah memukul mundur pasukan mongol/Yuan, maka majapahit menjadi negara paling kuat di Nusantara pada masa itu.

akhirnya Kubalai Khan tidak berhasil menjajah nusantara, dan itulah akhir ekspansi pasukan mongol/yuan

dilokasi wisata ini, anda akan menemukan kuil kuil untuk sembahyang, ada juga makam Genghis Khan , tapi sesuai info dari tour guide, itu makam imitasi, karena makam sebenarnya tidak ada yang tahu, malah di negara mongolia juga ada makam sejenis

tempat wisata cukup luas, dengan udara yang mendung dan angin yang sepoi sepoi menambah nikmat wisata disini, dengan suhu sekitar 20 an drajat, maka udara seperti berada di puncak / bandung pada pagi hari

waktu wisata di sini, teman teman jalan berombongan, saya nyasar sendiri , karena tertarik pada sebuah panggung untuk orang sembahyang, maka saya jalan kesana dulu, memang jiwa solo backpacker susah berubah, sudah melekat, hehehehhe, senang nya langsung mendekat untuk sesuatu yang membuat terpikat.

setelah sekitar setengah jam di lokasi ini, kami segera kembali ke bus lagi untuk ke tujuan lain, ada yang agak aneh disini, waktu saya keluar lewat pintu masuk (karena lebih dekat), saya tidak di tegor, malah ada beberapa teman setelah saya, tidak di tegor juga, tetapi terakhir, rombongan teman teman yang terakhir akan keluar, tidak di perbolehkan lewat pintu itu, malah harus putar ke pintu keluar, yang tentunya lebih jauh, aturan yang biasa ketat di china, disini suka suka, hehehehe

perut sudah lapar, maka segera ke bis yang akan mengantar kami makan siang, kami akan segera meninggalkan provinsi otonomi inner mongolia ke provinsi Ningxia, jadi dari beijing, ke otonomi inner mongolia dan segera ke provinsi Ningxia dengan perjalanan sekitar 6 jam

----

akhirnya kami tinggalkan innermongolia ke kota Yanchi di provinsi ningxia, perjalanan memakan waktu sekitar 6 jam , tetapi perjalanan bagi saya tidak membosankan, karena sepanjang perjalanan bisa menikmati padang rumput dan padang pasir yang sangat luas, belum lagi melihat pembangkit  listrik tenaga angin yang banyak kincir angin besar besar dan pembangkit listrik tenaga matahari yang berupa solar , belum lagi melihat ada beri beri, kambing di sepanjang perjalanan, malah di sepanjang perjalanan sangat jarang ketemu manusia atau kendaraan, yang ada malah ada beberapa apartemen yang katanya tidak berpenghuni, sehingga kota disana disebut kota “setan” , daerah luas, tapi manusia jarang.

selama perjalanan, sangat sulit mendapatkan toilet, umumnya toilet umum ada di stasiun pengisian bbm umum, dan umumnya setiap setor ke toilet, sebelahnya selalu ada supermarket , sehingga setelah setor, isi lagi dari minuman/makanan yang di beli di supermarket tersebut, lumayan, untuk mengisi waktu

dalam perjalanan, kami ada sekali ketemu toilet di pinggir jalan, yang model lama, istilahnya dari atas, bisa melihat rudal/granat di bawah, tapi cuma sekali itu saja, karena kebelet, buru buru pipis, dan kelupaan foto wc itu, hehehehheh, padahal antik.

setelah melewati perjalanan yang panjang, akhirnya kami sampai di Dongwei Ancient city, menikmati sungai kuning dan great wall dari sisi lain

ternyata great wall tidak hanya di buat dari batu, yang saya lihat di dongwei ancient city ini ada yang terbuat dari tanah liat, yang kami kunjungi ini terdapat di sungai kuning

jika berkunjung ke kota ini, maka akan teringat kota xi’an yang ada kota baru dan kota lama, disini juga demikian, bentuknya juga mirip, tetapi tentu dengan pemandangan yang berbeda.

udara disini lumayan enak, kami disini tidak terlalu lama, karena mengejar waktu untuk makan malam dan check in hotel, seperti biasa, kalau ikut tour , kita tidak bisa puas menikmati lokasi wisata, tapi coba, kalau ke tempat belanja, wah, bisa lama lamaan, heheheheheh,makanya kenapa saya lebih suka jalan jalan ala backpacker/ solo travelling, waktu kita yang atur, cuma kalau di daerah sini, saya kurang yakin bisa solo travelling sendiri disini, kecuali mempunyai waktu yang sangat panjang, mengingat transportasi tidak terlalu mudah, tapi boleh juga, nanti kalau ada waktu dan duit, boleh , kesini lagi.

disini kami hanya menikmati greatwall, sungai kuning, jembatan penyeberangan sungai, dan udara yang segar, setelah itu, kami segera ke hotel untuk check in

ternyata dari sini ke hotel tidak terlalu jauh, setelah check in hotel, saya keluar jalan jalan di sekitar hotel, eh, ketemu lagi great wall di malam hari, cuma sejauh jalan kaki sekitar 10 menit sudah sampai, ya,memanfaat kan foto foto dikit.

saya juga sempat keliling toko toko kecil di seberang hotel yang menjual macam macam, ada yang jual koper koper, karena koperku sudah hampir rusak semua, dan saya perlu koper ukuran besar (koperku semua 20 inch), setelah cari cari, ngak dapat, karena harga rata rata diatas 300 rmb, tidak bisa kurang, paling kurang 350 rmb disalah satu toko.

akhirnya saya jalan jalan lagi ke tempat yang lain, kebiasaan jalan sore atau jalan pagi, rasanya kurang nyaman kalau ngak jalan , akhirnya ketemu sebuah pusat pertokoan yang mirip mirip pasar, karena jalan nya kecil , paling cuma bisa lewat 1 mobil, dan jalan nya tidak semulus jalan raya di sana, saya iseng masuk saja, ada salah satu toko yang jual koper, harga yang tercantum di kertas yang taruh di atas koper adalah RMB 498, secara iseng , saya tawar rmb 100, karena saya memang tidak sangat butuh, iseng saja, ukuran kopernya adalah 26 inch (kata penjual, saya ngak tahu ukuran kalau rangsel dan koper, heheheh), karena ngak ada kerjaan, saya tahan tahan saja, dia marah marah, saya cuek, akhirnya ada satu cowok yang mengaku boss nya keluar, saya bilang, beli ok, ngak beli juga ok, karena kalau beli, saya nanti bisa beli oleh oleh , kalau ngak beli, ya, nanti ngak beli oleh oleh, karena koperku masih muat.

akhirnya kata yang ngaku pemilik, karena sudah malam, tokonya sudah mau tutup, ok lah kasih rmb 120, saya tetap ngotot tidak mau, akhirnya di kasih rmb 100, gila juga hehehehehhe, malah saya yang bingung, tapi untung beli koper itu sih, akhirnya kepakai juga.

setelah beli koper, ya, bawa pulang ke hotel , koper 20 inch ku , ku masukin ke koper 26 inch ku.

akhirnya tinggal tidur, karena besok harus bantun jam 6, sarapan jam 7, berangkat jam 7.30

 

*) yang ada tanda panah di foto, itulah great wall yang terbuat dari tanah liat , dibagian utara, sulit ketemu batu, jadi pakailah tanah liat

----

setelah bangun pagi, seperti biasa, morning call jam 6, sarapan jam 7 , berangkat jam 7.30 , tapi tahukah anda, kami disini, tiap hari jam 4 pagi sudah sangat terang dan baru mulai gelap di jam 9 malam, sehingga siang hari ada 17 jam, dan seperti biasa, perjalanan  satu lokasi ke lokasi lain adalah sekitar 4-6 jam, dan sepanjang perjalanan masih terlihat padang pasir, padang rumput , kincir angin dan lain.

hari ini kami akan berangkat ke jembatan kaca yang berada di sungai kuning dan ke shapotou yang katanya salah satu dari 5 gurun pasir yang terindah, rencana awal sebenarnya hari ini adalah ke jinsha island vanilla garden, tetapi karena katanya ada audit dari kantor pusat, sehingga hari ini di tutup, dan auditnya bukan satu hari , bisa beberapa hari, sehingga ke jembatan kaca dan shapotou yang seharusnya 2 hari lagi baru kesana, di majukan ke hari ini.

jembatan kaca dan gurun pasir sebenarnya ada dalam satu kawasan, kami ke jembatan kaca terlebih dahulu, jembatan kacanya mempunyai panjang 328 meter, tidak sepanjang itu jembatan kaca bisa melihat kebawah sungai/ kebawah air, karena ada beberapa bagian di lukis 3 Dimensi, dan beberapa bagian kacanya tidak tembus kebawah, tetapi tetap saja ada yang ketakutan untuk jalan di atas jembatan tersebut, sebenarnya gampang kalau jalan diatas jembatan bagi orang yang takut ketinggian, lihat saja huruf 3 D dibagian depan, maka anda tidak akan ketakutan, seperti saya, heheheeh

tetapi ada lagi , ternyata jembatan tersebut bisa goyang goyang, karena ada yang sengaja mengoyang goyang , tetapi tidak apa apa, kelihatannya masih aman, karena goyangan hanya kecil, cuma ya, karena berada diatas sungai kuning, jadi agak ngeri juga.

wisatanya hanya jalan dari jembatan sampai keujung, terus balik lagi ke lokasi semula, cuma sebentar

setelah dari jembatan, kami menuju ke gurun pasir, disana banyak orang sedang berseluncur dan main disana, tetapi karena udara yang sangat panas, kami tidak berminat untuk main, ditambah waktu yang terbatas, cuma foto foto, terus balik

di sepanjang sungai kuning di dalam lokasi , ada rakit yang agak antik, katanya dari kulit kambing di kasih angin, terus di kasih kayu/bambu diatas nya, maka itu dijadikan rakit, untuk masuk anginnya saat ini sudah pakai mesin, zaman dulu di tiup pakai mulut, dan kami juga tidak menaiki rakit tersebut

oh ya, karena hari ini hari bakcang, jadi waktu makan siang, kami di sajikan bakcang untuk dimakan sama sama, hari bakcang di tiongkok merupakan hari libur nasional

setelah wisata disini, kembali lagi ke hotel di kota wuwei untuk bermalam, sampai di hotel, seperti biasa, jalan sore, karena hari masih terang, jalan jalan saja di sekitar hotel, dan matahari terbenam saat hampir jam 9 malam

hotel kali ini tepatnya di seberang stasiun kereta api, jadi sekitar nya banyak penjual makanan, yang saya suka dari hotel ini adalah dari atas ranjang bisa melihat ke pemandangan di luar, salah satu tipe kamar hotel yang saya suka.

 

-----

hari ini kita akan berangkat ke salah satu keindahan alam di dunia, yaitu gunung pelangi, atau yang lebih di kenal dengan rainbow mountain, tetapi di tempat wisatanya , tempat ini di namakan Zhangye Dangxia National Geological park.

pada saat memasuki gerbang taman tersebut, kita harus naik bus lagi didalam, bus tersebut itu akan antar kita ke satu persatu lokasi untuk melihat ke indahan alam disana, saat kami sampai, sudah sangat terkesan dengan padang pasir di daerah tersebut, tetapi dimana warna pelanginya ? sama saja dengan sepanjang jalan yang kami lewati.

saat kami berada disana, tiba tiba turun hujan, dan, yang terjadi adalah luar biasa, warna pasirnya langsung berubah menjadi warna warni, sungguh indah, sepanjang mata memandang, padang pasir yang berwarna warni menambah kesegaran mata dan menambah semangat untuk foto sana sini.

memang sungguh indah, bahkan setelah saya posting di facebook saya dan di instagram saya (@hartono238) ada teman syang memberitahukan bahwa itu ada tertulis di Al-Quran, malah saya dikirim salah satu tulisan :

The Zhangye Danxia landform juga dikenal sebagai eye candy dari Zhangye. Banyak seniman mengagumi karya ini laksana lukisan sempurna di atas kanvas.

Yang tak kalah menakjubkan, belakangan fenomena ini dikaitkan dengan salah satu surat dalam Al-Quran, tepatnya dalam Surat Al Fathir [35] ayat 27 di mana Allah Subhanahu Wata’ala telah lama mengungkap rahasia adanya gunung yang berwarna-warni.

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ ثَمَرَاتٍ مُّخْتَلِفاً أَلْوَانُهَا وَمِنَ الْجِبَالِ جُدَدٌ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَانُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌ

“Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat.” [QS: Al Fathir [35]: 27]

Al-Quran telah menjelaskan fenomena alam tersebut 14 abad yang lalu, bahkan sebelum para Sahabat Rasulullah datang dan berdakwah ke China.

Hal ini menunjukkan bahwa al-Qur’an adalah salah satu bukti terpenting yang memungkinkan kita mengetahui keberadaan Allah.

“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?” (QS. Fushshilaat  [41]: 53). ”

saya hanya copy paste dari tulisan orang, mungkin ada yang bisa kasih info lebih banyak, tentu saya akan senang sekali.

tapi memang keindahan padang pasir ini setelah hujan sungguh mengoda untuk lama lama disana, tapi apa boleh buat, karena harus buru buru balik ke hotel, mengingat perjalanan dari satu lokasi ke lokasi lain adalah 4-6 jam, maka tidak bisa lama lama disana, dari 7 area disini, kami hanya berhasil mengunjungi 3 lokasi

di salah satu lokasi didalam ini, ada tempat buat gantung gantungan doa/permohonan, banyak sekali gantung disana, umumnya tulis bahasa mandarin, gantungan tersebut dibeli di salah satu kios dekat sana, terus kita dipinjam pen buat tulis, setelah tulis, gantung sendiri disana.

akhirnya kami pulang ke hotel, setelah makan malam, saya sendiri penasaran ke pusat belanja di kota ini yang katanya 3 km dari hotel, dan suasana kayak nanjing road di shanghai, setelah berjalan cukup lama, akhirnya sampailah di lokasi tersebut, ternyata lokasinya beda bentuk dengan nanjing road, disini tetap saja ada mobil lewat, cuma trotoarnya sangat lebar, mungkin 20 meter lebarnya, jadi tidak takut tertabrak mobil.

pas lagi jalan jalan di pertokoan sana, saya sempat terjatuh, karena lantai ada sedikit air dan ada pembatas antar lorong toko, saat saya jatuh, orang bolak balik, tidak ada yang membantu, seakan tidak ada kejadian apa apa, saat saya sudah berdiri, baru lah orang orang toko keluar, dan mau telepon pengelola minta saya menuntut, tetapi saya bilang urusan kecil lah, akhirnya saya berjalan pulang lagi ke hotel.

jika saya tidak  tahu kebiasaan orang tiongkok, maka saya akan aneh, kok orang jatuh ngak ada yang mau nolong, tetapi disana memang demikian, karena jika dia menolong, dan terjadi sesuatu pada yang jatuh, maka yang bersangkutan akan repot sendiri, terus kedua, mereka akan bisa dianggap menghilangkan barang bukti, jika terjadi sesuatu, sama halnya kalau kita bawa mobil, dan tabrakan, mau macet kayak apapun, kita ngak boleh pinggirkan mobil kita, sampai polisi datang, jika tidak, walau kita benar, kita akan dianggap salah, karena menghilangkan bukti.’

jadi waktu saya jatuh itu bukan masalah tega ngak tega, tapi mereka tidak mau ada urusan, hehehehehehehe

setelah balik hotel, tinggal mandi dan tidur, karena besok pagi akan ketempat yang lain lagi.

----

hari ini kita akan menuju ke 108 pagoda, lokasi ini sebenarnya tidak dalam rencana untuk di kunjungi, tetapi karena rencana ke jinsha island vanilla garden tidak bisa di kunjungi, sehingga ada waktu yang kosong, maka waktu itu digunakan untuk kunjungan ke lokasi ini

berkunjung ke pagoda ini , kami harus menaiki 1 kapal untuk menyeberang bendungan di samping sungai kuning, tadinya saya pikir 108 pagoda adalah pagoda besar besar kayak di shaolin temple, tentunya kalau 108 pagoda sungguh menarik, tetapi setiba di lokasi, ternyata 108 pagoda nya kecil kecil (lihat foto), ehhehe

108 Pagoda Buddha (nama Cina: 108 佛塔) terletak di sebelah timur Gunung Xiakou di pantai barat Sungai Kuning. Mereka adalah tempat wisata utama di Waduk Qingtongxia dekat Kota Yinchuan.

Dulu bangunan candi agung, saat ini, sebagian besar kuil sudah hancur, hanya tersisa pagoda.

108 pagoda terbentuk dalam 12 baris, tata letak pagoda  membentuk segitiga sama kaki, yang merupakan gaya yang unik.

Pagoda khusus ini dibangun pada Dinasti Yuan (1271-1368),   dengan setiap baris yang berisi jumlah pagoda aneh mulai dari atas, membentuk segitiga besar, memberi para turis pemandangan yang menakjubkan. Di bawah pagoda megah ini, Anda dapat melihat bendungan besar di seberang Sungai Kuning yang mengaum dengan danau yang dibuat oleh bendungan. Saat berlayar di danau, kami  menikmati pemandangan danau yang indah serta menikmati ngarai dengan 108 pagoda di lerengnya. Selain itu, kami dapat menikmati seluruh gambar 108 pagoda dari kejauhan. 108 adalah angka idiomatis dalam agama Buddha. Buddhisme mengatakan bahwa ada 108 macam masalah dan bencana untuk hidup, untuk melenyapkan semuanya, orang-orang perlu berdoa kepada Buddha sebanyak 108 kali, mengetuk bel untuk 108 kali, dll … 108 menara itu harus menyumbang “pahala dan kebajikan “. Membangun menara di sini adalah untuk menghilangkan masalah hidup dan penderitaan. (ringkas kurang lebih seperti yang di ceritakan petugas disana)

selain 108 pagoda, di lokasi ini ada juga kwan im bertangan seribu, kwan kong, maitreya, dan ada juga rumah kuno , selain itu pemandangan disini juga sangat indah, ditunjang oleh kesejukan angin yang berhembus hari ini sungguh membuat hati gembira

seperti biasa, untuk mengunjungi banyak lokasi, anda tidak akan bisa lama lama di satu tempat, seperti orang kejar tayang, maka secepatnya harus kembali ke kapal , untuk mengunjungi lokasi lain

 

---

sehabis dari 108 pagoda, kami berangkat menuju ke Yellow river tower, daerah ini dibangun belum  lama, karena tower nya baru dibangun tahun 2010 (cuma 8 tahun) dengan bangunan 108 meter, tinggi sekali ya.

karena bicara soal menara sungai kuning (yellow river tower) , maka saya ingin mengingatkan bahwa sungai kuning adalah sungai terpanjang kedua di negeri naga ini, tujuan dari menara ini awalnya adalah untuk memantau aliran sungai kuning, tetapi bukan asal bangun, tetapi dibangun dengan indah sekali, dan dijadikan sebagai daerah tujuan wisata saat ini, benar benar bangunan yang megah dan cantik.

bangunan yang dinamakan Yellow River Tower ini berlokasi di Qingtongxia, Wuzhong, Provinsi Ningxia, karena keindahan dan kemegahan Yellor river tower ini , maka bangunan ini pun jadi landmark kota Wuzhong

Saat kami sampai, kami sudah merasa megah dan cantiknya bangunan ini dilihat dari lapangan terbuka, melewati sebuah jembatan, barulah sampai di menara ini, sesuai dengan kunjungan kali ini, bangunan ini digunakan sebagai museum untuk saat ini, masuk ke museum juga merasakan suasana yang sangat nyaman, kalau seharian disini, saya pun betah, hehehehhe

kami menaiki lift ke lantai 8, dari lantai 8 bisa melihat pemandangan yang sangat indah, antara lain taman taman, air, ada taman yang dibuat bagai kura kura, ada sport centre yang belum selesai di bikin, dengan warna warna yang apik, betul betul sangat indah untuk di foto, karena waktu yang terbatas, kami pun buru buru, karena akan mengunjungi kampung muslim, sekalian makan siang disana

---

sehabis dari menara sungai kuning, kami segera menuju ke Wozhong Hui New Village, daerah ini merupakan perkampungan muslim, kami akan makan siang disini.

perkampungan ini cukup mewah juga, terlihat dari ada mobil mobil audi yang terpakir, dan jenis bangunan juga mewah dari luarnya, kalau bagian dalam, sederhana saja sih, jadi susah di tebak, ini orang dengan status kelas atas atau kelas bawah

untuk makan disini, kami dilarang untuk bawa makanan dari luar, walau makanan tersebut adalah makanan yang ada tulisan halal dari Indonesia , pasti kalian juga bisa tebak, seperti saus cabe, kecap, dan lainnya, kami di wanti wanti tour guide lokal untuk tidak membawa makanan dari luar.

karena cuaca yang tidak bersahabat, dan setelah kami selesai makan, hujan turun dengan lebat, akhirnya kami tidak sempat untuk lama lama keliling disini, habis makan, langsung kabur , untuk kembali ke hotel

foto fotopun hanya ada sedikit, yaitu saat sampai, karena setelah makan, hujan sangat lebat, tidak mungkin bisa foto

 

----

alow, selamat pagi, walau capek, tapi nikmat, hari ini merupakan hari ke 7 dalam perjalanan ke barat laut Tiongkok, daerah yang sedikit manusia tapi luas wilayahnya

hari ini kita pergi ke kebon , lihat tanaman ko ki, saya tidak tahu apa nama Indonesian,  kalau di bungkusnya tulis wolfberry, dalam bahasa inggeris, nah , kalau ke kebunnya tanpa belanja, rasanya tidak afdol ya, maka masuklah ke toko, hari ke 7 pada borong lah, dus dus belanjaan mulai ada, sepanjang dari hari pertama sampai hari ke 6, semua menahan diri untuk tidak shopping, dan hari ini jebol,siapa yang tidak tergoda dengan belanjaan yang sebungkus hanya puluhan ribu jika di rupiahkan, saya jadi ikutan beli, biasa yang anti belanja, ikut belanja, lumayan, dapat bonus bonus jika membeli dalam jumlah tertentu.

tokonya cukup besar dan rapi, sehingga membuat nafsu siapapun yang kesana pasti tergoda untuk belanja, apalagi pas sampai di lokasi, ada spanduk tulisan bahasa Indonesia yang mengucapkan selamat datang, pasti spanduk itu buat orang Indonesia, hehehehehe

belanja sana belanja sini, untung bus masih muat , karena bus nya cuma isi 17 orang, jadi ingat tanggal kebanggaan di bulan Agustus, hehehe

sehabis belanja, kami lanjut ke salah satu lokasi shooting film, yang dinamakan Zhenbeibu western film studio, disini adalah lokasi pembuatan film dalam dan luar negeri, ada lebih dari 100 lokasi pembuatan film, sampai disini, rasanya wah banget, segera lah lari sana lari sini, foto sana foto sini, sungguh banyak spot untuk foto , nah, kalau dilokasi ini lumayan lama lah kita disini

salah satu film yang terkenal sun go kong adalah shooting disini, dan banyak film film klasik juga shooting disini, bukan film klasik juga, ada film film modern juga shooting disini, padahal studio ini adalah milik swasta loh , Studio ini dibangun oleh sastrawan bernama terkenal Zhang Xianliang di tahun 1992. Awalnya dia membeli tanah kemudian dibangun studio untuk membuat film-film China klasik

ada kehebatan orang tiongkok di tempat wisata (khususnya disini), ada teman yang kehilangan tas, pada saat foto foto , kelupaan tasnya, eh, ternyata di umumkan ada penemuan tas, akhirnya ambil ke lokasi kehilangan dan penemuan, dan luar biasa, tidak ada satupun barang yang hilang dari tas, tasnya selamat

eh, pas mau pulang tiba tiba ada peserta yang kehilangan sebelah antingnya, yang harganya tentu WAH, kalau ngak wah, ngak di cari lagi, dan kita tahu , anting itu sangat kecil, dan di cari lah, eh, ternyata bisa ketemu juga di lokasi kehilangan dan penemuan, luar biasa, saya ngak berani menebak harga anting itu lah, tapi rasanya saya ngak bakal sanggup beli, hehehhehehe

dari kedua kejadian tersebut, bertambahlah rasa keberuntungan grup kami dalam perjalanan kali ini, benar benar banyak ke beruntungan dari hari pertama sampai hari ke 7 ini, walau ada kejadian saya jatuh (baca tulisan sebelumnya) , tapi itu hanya bumbu  dari keberuntungan keberuntungan kami yang dalam perjalanan yang penuh berkah ini.

sebelumnya waktu di rainbow mountain, waktu kami mau pulang, di bus ternyata ada satu dompet yang lumayan tebal tertinggal, sama salah satu peserta anak muda langsung di berikan ke petugas, mungkin ini juga salah satu kejujuran yang mendukung keberuntungan perjalanan kami kali ini.

setelah dari studio ini, kami hari ini balik ke hotel agak sore  , karena malam nya akan jalan jalan ke pusat perbelanjaan, shopping mall di sekitar hotel, masa ngak ke mall, harus donk, apalagi saya yang ingin sekali membeli kebab laobeijing di KFC dan mau coba makan ajisen ramen.

apa boleh buat, berhasil coba laobeijing KFC, tetapi cari sana cari sini, tidak berhasil menemukan ajisen ramen, padahal keliling hampir 2 jam, wah, kota yang tidak ramah dengan perut saya, hehehehe, tapi, ngak apa apa, masih berharap bisa makan di bandara .

karena capek, akhirnya pulang hotel mandi dan tidur lah

---

bagaimana kalau kita berwisata, berolah raga dan menikmati padang rumput yang sangat luas di inner mongolia ? kedamaian, ketenangan dan rasa kemewahan didaerah ini , sungguh menarik

tempat ini bernama Ordos Grassland, didalam ada hotel nya, kami menginap 1 malam disini, tempatnya sangat luas, didalam selain kita bisa bersantai, menikmati padang rumput yang luas, bermain dengan permainan yang tersedia, berolah raga

pada saat sampai, kami sudah di sambut dengan sambutan ala mongolia, ada segelas arak yang diberikan kepada kami, saya meminumnya, sungguh enak, tidak sekeras arak putih, tetapi sungguh nikmat.

sebenarnya hari ini kami harus menganti tour guide, tetapi karena permintaan grup kami yang sudah akrab dengan tour guide tersebut, maka hari ini kami masih mengunakan tour guide yang sama , tour guide tersebut menemani kami sampai ke padang rumput ini dan sampai ke bandara sebelum kami terbang ke beijing

pada saat berangkat, kami dari beijing ke kota ordos, maka saat nanti akan pulang, kami harus dari ordos ke beijing baru ke jakarta, sampai di ordos kami ke ordos grassland untuk menginap 1 malam sambil bermain disini

perlu diketahui, ordos terkenal dengan kota hantu, karena banyak sekali bangunan baru dan mewah, tetapi jarang sekali menemukan manusia atau kendaraan yang lewat, luas area nya minim penduduknya.

kami menginap disini, waktu sampai belum bisa check in dulu, karena kamar belum beres di bersihkan, secara akal sehat, bahwa kita mau nikmati, maka kita titip koper di resepsionis dulu, dan kita langsung pergi main main, foto sana foto sini, terasa seperti di surga, tanpa ada kata susah atau kata sedih, semua berbahagia

setelah main main, kami makan malam di lokasi yang sama, restorannya ada di lokasi penginapan, selain menikmati makanan, bisa juga menikmati alunan musik khas mongolia

setelah makan, kita bisa ikut menonton acara mongolia yang ada api ungun digedung yang berdekatan dengan restoran, dimana penonton bisa ikut serta untuk acaranya, ramai dan heboh sekali, di acara api ungun ini saya meminum satu gelas lagi arak mongol, enak buanget, apa karena gelas nya yang kekecilan sehingga menimbulkan kesan luar biasa, atau memang enak, ntah lah, maunya minta gelas yang gede, ehhehehe

didalam juga bisa menonton akrobatik, ketangguhan berkuda , dan pertunjukan lainnya, tentunya tergantung dari tiket yang kita beli, kami membeli tiket 180 rmb terusan, tapi itu pun ngak sempat nonton semua, karena waktu yang sangat terbatas

malamnya kami tidur di kamar hotel model tenda mongolia, cukup puas dan berbahagia bisa bersama sama teman satu angkatan waktu sekolah di smp, apalagi semua kompak, ngak ada yang aneh aneh, baik yang umur tua maupun muda, karena sebagian ada yang bawa anak anak nya, anak mudanya cukup independen, orang tua nya juga cukup hebat , sama sama bisa ikuti gaya masing masing, maka ngak heran , sepanjang perjalanan , keberuntungan selalu mengikuti.

sampai main main seperti meriam, berpanah, main seluncur diatas padang rumput dan lainnya, setelah itu bisa duduk santai di outdoor sambil menikmati matahari tengelam, menikmati angin sepoi sepoi , menikmati suara hembusan angin yang seperti irama musik, walau tidak saling kenal, nonton kembang api serasa semua saling kenal dalam kehebohan, sungguh luar biasa dalam pikiran saya, semua berbahagia

malamnya karena capek, langsung tidur, menikmati tenda mongolia

 

---

tinggal 2 hari lagi di Tiongkok , 1 hari di luar beijing, dan 1 hari di beijing, bangun pagi di ordoss grassland , ada sebagian teman sudah bangun pagi pagi untuk hunting foto, sebagian lagi nikmati tidur sampai saat sarapan pagi jam 07.00, disini tidak ada morning call, jadi harus setting alarm sendiri

pagi yang cerah dan nyaman membuat terasa berat meninggalkan lokasi ini, tetapi waktu yang terjadwal tetap harus di jalankan, jika tidak mau terlambat ke bandara ordos untuk terbang ke beijing.

tetapi sebelum ke bandara, kami ada satu lagi wisata yang fantastis , yaitu wisata ke resort gurun pasir pertama di Tiongkok yaitu whistling dune bay, kami naik bus menuju lokasi ini dengan transit untuk makan siang terlebih dahulu.

sesampainya di lokasi, kami harus naik kereta gantung terlebih dahulu untuk menuju ke seberang, saat sebagian teman sudah menyeberang dengan kereta gantung, sebagian lagi tertahan di lokasi keberangkatan kereta gantung, penyebab nya adalah ada laporan bakal ada hujan petir, sehingga untuk keamanan, kereta gantung harus di berhentikan.

ternyata tidak lama setelah pemberhentian, hujan turun dengan lebat, dan angin sangat kencang, ditambah petir bersahutan, memang keamanan sangat penting, disaat begini, rasanya sangat kesal, dari hari pertama sampai hari ini, selalu di ikutin dengan keberuntungan, kok hari ini ketemu hujan angin plus petir, duduk menunggu sekitar 1 jam an terasa sangat membosankan.

yang sudah menyeberang dulu lebih enak, mereka bisa foto foto dulu di seberang dengan foto foto yang bagus, yang belum menyeberang, duduk bosan malah ada yang tidur, hehehehhehe

tetapi saat kereta gantung sudah bisa beroperasi lagi, kami menyeberang juga akhirnya, tetapi sebelum menyeberang, kami komunikasi dengan yang di seberang, kami putuskan untuk tidak makan malam, karena takut ngak keburu ke bandara, dan memang sudah ingin makan yang bebas dikit, selama 8 hari, makanan selalu sudah di atur, mau nikmati kebebasan, saya juga bermimpi ingin makan ajisen ramen (yang tetap tidak makan sampai akhir wisata pulang jakarta, heheheh, ngak apa lah, lain kali saja)

setelah menyeberang dengan kereta gantung, kita mesti naik satu kereta padang pasir yang akan mengantar kita ke lokasi wisata, kereta nya di buat khusus, nah, saat dikereta ini dan selanjutnya, kita baru bersyukur bahwa hujan tadi memberikan keuntungan, bukan ketidak beruntungan, kita patut bersyukur, kenapa?

karena sudah hujan, maka tidak ada pasir yang berterbangan dan padang pasir sungguh indah, ingat raibow mountain tulisan sebelumnya ? ya, disini kondisi juga sama, warna nya kerennnnnn, dan satu lagi, jalan jalan di padang pasir dan permainan permainan di padang pasir tidak membuat debu berterbangan, patut bersyukur

permainan didalam yang pertama saya incar adalah nonton akrobatik, setelah itu naik onta, terus naik kendaraan padang pasir, tetapi waktu juga ngak cukup buat main semua yang ada dalam paket yang kami beli sebesar rmb 180 , oh ya, mau ke padang pasir ini kita juga di tawarkan  untuk melapisi sepatu kita dengan sepatu kain , dengan harga rmb 10, grup kami pakai semua, menurut saya , memang lebih baik pakai, biar sepatu ngak masuk pasir, tapi banyak juga dari grup lain tidak pakai, terutama orang lokal tiongkok.

permainan yang sangat memuaskan hati untuk saya, walau waktu naik onta , saya takut takut, maklum, ada sedikit takut ketinggian, tapi nikmati

setelah dari tempat wisata ini, kami buru buru menuju ke bandara ordos untuk ke bandara beijing, disini ada keanehan, timbangan koperku ternyata overweight, sehingga satu tas kecil saya tidak bisa masuk ke bagasi, keanehan apa? nanti dibandara beijing saya akan cerita, akhirnya saya korban 1 botol parfum ukuran 150 ml yang hanya tersisa mungkin sekitar 10 ml , itu disita juga, parah ya, katanya sesuai botol 150 ml, jadi ngak boleh, karena ngak mau debat, ya, sudah lah, biar penjual parfum lebih laku, hehehehhe

setelah sudah ok semua, teman teman ada yang mau pergi makan makanan barat, ada yang makan yang lain, tentunya dengan keluarga masing masing, karena saya sudah kepalang janji sama tour leader dari indonesia untuk ajak makan, soalnya kami ngak makan malam, otomatis dia harus keluarin uang lebih untuk makan malam, jadi hitung hitung traktir dia lah, akhirnya saya ajak dia makan nasi kari, oh, rasanya luar biasa, setelah sekian lama makan masakan tiongkok yang membosankan, hehehehehe

penerbangan kami dari ordos ke beijing berjalan dengan lancar, saya yang sudah pesan supaya tempat duduk di pinggir jalan sama tour leader, eh, akhirnya dapat juga di tengah, dengan tubuh oversize, duduk di tengah paling tidak menyenangkan.

sampai di beijing sudah tengah malam, kami hanya tidur beberapa jam, karena harus bangun lagi pagi pagi, kali ini tour guide lokal yang jemput kami di beijing lebih segar, lebih ok dan bahasa indonesia nya juga lebih ok

pagi pagi kami di jemput dari hotel setelah makan pagi di hotel, hari ini jadwal kami adalah belanja wajib ke pabrik latex dan numpang foto di bird nest, kami sudah minta supaya ke bird nest dulu, tetapi alasan wajib ke pabrik latex dulu, maka kami kesana dulu, menurut saya , itu alasan, saya tidak percaya harus kesana dulu, seperti waktu pertama sampai, harus ketempat pijat dan toko permata dulu baru ke great wall, saya juga tidak percaya, tapi ikut tour ya, gitu lah, percuma berdebat

ke toko latex, kami di kasih persentasi, bahwa karena grup dari indonesia, jadi dikasih diskon, tetapi karena pengalaman dari rombongan tour kami yang sudah biasa jalan jalan, akhirnya kami tawar lagi harganya, yang kami tawar dan kondisi , tetap tidak bisa ditawar, akhirnya kami ngak jadi beli, dan naik ke bus, sesampai di bus, kami dikerjar lagi sama marketingnya, katanya boleh harga yang kami minta, akhirnya belilah 3 orang, 2 dengan ukuran 200 x 200, dan 1 lagi dengan 180 x 200, harga sama tatapi yang 180 x 200 dikasih tambahan 1 bantal latex

luar biasa, kasur latex yang besar gitu, bisa sama mereka di press menjadi sangat kecil, dan masing masing mendapat bonus 1 koper ukuran 24 atau 26 atau lebih besar, saya lupa,  setelah belanja, ternyata bagasi bus tidak muat lagi, akhirnya sebagian taruh di dalam bus, untung grup private, sehingga masih ada tempat kosong, terus karena berat, pasti overweight, sehingga dari pabrik latex janji ke tour guide , nanti yang latex, biaya nya ditanggung pabrik latex.

setelah belanja, kami di ajak foto di bird nest, karena takut terlambat ke bandara, jadi kami hanya numpang lewat saja , foto dari jembatan penyeberangan, yang penting happy semua, setelah foto ,kami langsung berangkat ke bandara beijing

untung grup kami bukan orang yang suka waktu mepet dan datang dengan pas, ternyata sampai di bandara , jadi masalah, ternyata setiap orang cuma boleh 1 koper dengan berat 23 kg dari air china , ini benar benar surprise, dan sangat memakan waktu untuk urus ini, akhirnya bongkar sana bongkar sini lah, untung saya ada beli koper besar, sehingga barang saya pindahkan ke koper besar, terus sebagian ke rangselku, dan koper kecilku bisa pinjamkan ke teman

nah, yang aneh disini, waktu timbangan di bandara ordos, berat tasku 26 kg , sehingga harus pindahkan sebagian ke koper kecil sehingga makan korban 1 botol parfum, tetapi disini , pas di timbang, padahal baju kotor pasti lebih berat dari baju yang belum di pakai, cuma 19,5 kg , kok bisa ya, aneh, padahal semua barang yang sama dengan di ordos saya jadi satu, kecuali parfum 10 ml yang di sita

nah, yang latex, ternyata komitmen nya bagus, benar benar dibayar sama pabrik lewat tour guide, ntah berapa duit, yang jadi masalah, ada maksimal berat jika mau masuk bagasi, ternyata ada salah satu beratnya kelewat beberapa ons, akhirnya setelah lobby sana sini sama si tour guide lokal, barang tersebut di perboleh kan masuk bagasi.’

setelah hampir selesai semua, sebagian dari kami masuk dulu ke imigrasi dan masuk ke dalam, karena takut ngak keburu, ternyata beda waktu hanya beberapa menit sama yang lain, akhirnya masuk lah semua kedalam, nah, sudah buru buru, ternyata masuk ke pesawat terlambat sekitar setengah jam, wajar sih

akhir nya kami masuk ke pesawat, saya karena capek semalam kurang tidur, langsung tidur, pas bangun dikira pesawat sudah mendarat di jakarta, eh, kok baru sekitar 2 jam masa sudah sampai, ternyata pesawat belum terbang, akibat kabut di beijing, akhirnya pesawat pun terbang dengan lancar sampai jakarta.

pas keluar dari bandara, sebagian disuruh lewat scanning koper, sebagian lewat yang tanpa perlu scanning, saya kebagian yang tidak perlu scanning, yang scanning pun tidak masalah , karena kami ngak ada yang beli aneh aneh

akhirnya semua sampai rumah dengan selamat, tetapi cerita belum selesai

besoknya , ternyata kasur latex semua di bungkus yang ukuran 180  x 200, nah, komplain lah, ke antavaya tour sebagai operator tour dari indonesia, antavaya cukup tanggap, langsung komplain ke beijing dengan bukti bukti foto, akhirnya katanya tidak mungkin kirim balik kasurnya, tetapi akan diganti rugi sebuah bantal, jadi sama dengan yang beli 180 x 200, ok juga ya

nah, ada cerita yang belum saya cerita, kita di kasih tahu sama tour guide di luar beijing, bahwa pemimpin Tiongkok memerintahkan untuk revolusi toilet, dimana semua toilet yang model jorok dan tidak sopan, seperti model pakai tidak langsung siram atau model yang tidak ada pintu, pokoknya model yang tidak biasa, sekarang harus di revolusi, dan harus menyamai yang ada di japan, luar biasa, dan itu agak terbukti selama perjalanan kami, toilet yang ada di setiap perberhentian, di hotel, di mall semua sudah jauh lebih maju dari pada saat saya tinggal di tiongkok, dan secara bertahap menuju standar japan

bukan toilet saja, sekarang barang produksi tiongkok juga harus menuju standar japan, maka ada cerita, banyak pabrik rumah tangga yang tidak bisa mengikuti standar bagus, jadinya tutup, karena tidak ada yang mau membeli

perjalanan kali ini memang penuh dengan keberuntungan, terima kasih yang ajak, terima kasih kelompok yang penuh kebersamaan, keberuntungan,  dan kebaikan baik peserta, tour leader dan tour guide , semua luar biasa, pertama kali saya ikut jalan jalan yang hampir tidak ada halangan, semua peserta selalu ontime, dan selalu mendapat kebaikan dan keberuntungan,  padahal disetiap perjalanan , biasa selalu ada yang menyebalkan, kali ini boleh dikata tidak sama sekali

 

----

 

 

 

IMG_20180627_125805.jpg

IMG_20180619_150058.jpg

IMG20180617174637.jpg

IMG20180616151636.jpg

IMG_20180603_204215.jpg

IMG20180617203209.jpg

IMG20180618120705.jpg

IMG20180619141033.jpg

IMG20180619205826.jpg

IMG20180620165311.jpg

IMG20180620170423.jpg

IMG20180620191454.jpg

IMG20180621085453.jpg

IMG20180621095629.jpg

IMG20180622145919.jpg

IMG20180622151456.jpg

IMG20180622185252.jpg

IMG20180623071929.jpg

IMG20180623120942.jpg

IMG20180623154938.jpg

IMG20180623212140.jpg

IMG20180624194515.jpg



5 Comments


Recommended Comments

12 hours ago, Hartono Hasian said:

Belum puas,  heehheheh,  bosan nga, panjang amat tulisannya

saya sih gak bosan, cuma memang iya kepanjangan om, capek bacanya. 

Coba di pecah2 aja om @Hartono Hasian

12 hours ago, Hartono Hasian said:

Belum puas,  heehheheh,  bosan nga, panjang amat tulisannya

saya sih gak bosan, cuma memang iya kepanjangan om, capek bacanya. 

Coba di pecah2 aja om @Hartono Hasian

Share this comment


Link to comment

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now