• entries
    225
  • comments
    1,461
  • views
    10,989

(sumba) (6) : makan malam di LG Malole (non halal) : Bersama bocil dan bidadari 7-11 september 2018 ke sebuah surga kecil di Nusa Tengara Timur

Hartono Hasian

32 views

sudah capek seharian, matahari sudah terbenam, perut pun sudah keroncongan, saatnya cari makan malam, paket tour kali ini, makan malam adalah biaya sendiri, jadi tidak termasuk dalam biaya tour yang sebesar Rp.2,4 juta untuk 5 hari 4 malam, tanpa termasuk tiket pesawat pp (meeting point di bandara sumba barat daya), tetapi transpor, tiket wisata, hotel , makan pagi dan siang sudah termasuk biaya tour

kami makan malam terpisah, karena sebagian mau makan masakan khas sumba, yaitu babi, sedangkan sebagian yang ngak makan babi , makan di tempat lain, yang kenalin restoran ini , supir yang membawa mobil tempat saya berada, dia tidak makan babi, tapi dia mempromosikan babi, untuk yang makan babi , makanlah di restoran LG Malole, sedangkan yang tidak makan babi, ke warung lain bersama supir mobilku.

katanya sih, ini restoran babi satu satunya di sumba barat daya, ngak tahu benar atau tidak, rasa makanan di rumah makan ini cocok dengan selera saya, pada saat kami duduk, kami terbagi 2 meja, yaitu meja cewek yang ramai ramai, sedangkan meja cowok hanya berlima , saat cewek cewek masih sibuk mau pesan apa, di meja cowok sudah pesan makanan cepat cepat, maklum, cacing di perut sudah mulai menari nari.

saat para cewek selesai pesan, makanan para cowok sudah ludas, kenyangggg, heheheheh, cowok sudah kenyang, cewek baru mau mulai makan, gubrak, cacing perutku lihat mereka makan, langsung menari lagi, lapar lagi, gara gara itu, malamnya waktu minum moke (baca mokei) , saya pesan lagi pisang bakar dan kentang goreng, cacingku ini keterlaluan.

makanan di rumah makan ini dengan harga relatif, rasa relatif juga, toiletnya lumayan bersih (saya pakai), hehehehehe, yang jual mengaku dia pemilik satu satunya rumah makan babi di daerah sana, oh ya, katanya daging asap disebut se’i, tapi ada yang bilang se’i itu berarti   babi asap, ngak tahu mana yang betul

sehabis makan, belanja dikit di warung dekat rumah makan untuk bekal di kamar tidur, terus langsung balik ke hotel semuanya

sampai di hotel, saya dengan supir pergi beli minuman moke (baca mokei), ternyata belinya di perumahan, bukan di toko atau pasar atau warung, isinya juga di botol air mineral, akhirnya kami minum di roft top restoran hotel sambil makan pisang bakar dan kentang goreng, saya cuma minum sedikit, setutup botol air mineral, hehehehe, mau tahu saja rasanya, ternyata memang enak, tapi ngak berani banyak.

sehabis makan dan minum, balik kamar, tidur, siap siap besok jalan lagi

IMG20180907193601.jpg

IMG20180907193618.jpg

IMG20180907200739.jpg

IMG20180907200745.jpg

IMG20180907202233.jpg



0 Comments


Recommended Comments

There are no comments to display.

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now