• entries
    225
  • comments
    1,461
  • views
    10,373

(sumba) (13) : kampung adat prai ijing : Bersama bocil dan bidadari 7-11 september 2018 ke sebuah surga kecil di Nusa Tengara Timur

Hartono Hasian

38 views

hari kedua kami masih nginap di hotel yang sama, yaitu hotel sinar tambolaka, pagi pagi bangun, kami cowok berdua sarapan pagi duluan, yang lain masih belum turun, karena sarapan pertama, jadi semua makanan masih utuh, belum ada yang ambil, tapi ada ngak enaknya juga sarapan pertama, minuman cuma ada air mineral gelas, yang sirup dan yang lain belum tersedia, heheheh

habis makan, kami berdua ke hotel bagian belakang dan foto foto disana, silakan lihat cerita pertama dalam seri ini, keren pemandangannya

setelah makan, kami check out dari hotel, dan tak lupa membawa makan siang yang termasuk dalam biaya tour ini, yaitu nasi kotak, betul , nasi kotak, karena di tempat wisata, jarang ada makanan, malah boleh di katakan tidak ada , hanya beberapa yang ada.

tujuan pertama kami dihari ketiga ini adalah kampung adat prai ijing , tapi sebelum berangkat, muat dulu bagasi di mobil, karena 3 mobil, muat kopernya di gabung gabung, tidak bisa ikut mobil pemilik, penumpang tetap sama seperti sebelumnya, 1 gank yang sekantor, 1 gank di elf, dan kami tetap bertiga dengan raja dan ratu universe selama di sumba.

kampung adat prai ijing tidak terlalu beda jauh dengan kampung adat ratenggaro (lihat cerita ke 10), sesampai di kampung ini , pertama sekali adalah melihat kuburan batu, sebagaimana ada di kampung adat ratenggaro, cuma kampung adat prai ijing ini lebih luas dan berbukit , sehingga kita bisa foto dari atas ke kampung ini

seperti biasa, di sini kami hanya berfoto foto, alangkah indahnya pemandangan disini, disediakan satu tempat di atas bukit untuk foto ke bawah, kami beberapa orang masuk pertama kali, dan foto foto sedikit di bawah, setelah itu kami naik ke atas untuk foto di tempat yang di sediakan untuk foto, (tour guide kami ngak tahu kemana, lagi lagi menghilang), setelah kami hampir selesai foto, tour guide baru muncul, akhirnya kami foto foto lagi .

saat yang lain masih foto foto, saya sudah turun lebih dahulu dengan satu orang teman, ternyata di bawah ada tempat untuk menarik bea, disini management lebih bagus dibanding yang sebelum belum nya, karena tempat buat bayar bea jelas, walau masih tetap ada anak anak kecil yang ikut meminta, tetapi sudah tidak sehebat hari hari sebelumnya.

mungkin karena dianggap lebih senior (jika tidak mau di katakan sudah sepuh), saya ditawarkan kursi untuk duduk, heheheheheh, nah , disaat duduk ini saya mendapatkan informasi informasi yang cukup menarik

ternyata david beckham baru mengunjungi pulau sumba bulan agustus 2018, dan konon katanya david beckham sempat mengunjungi desa adat ini, mereka merasa bangga david beckham , sebagai pemain bola top dunia bisa berkunjung di desa adat ini, cuma konon saat itu mereka tidak berada di lokasi, sehingga tidak bisa foto foto

konon menurut cerita lagi, david beckham nginap di hotel nihiwatu yang berharga paling murah sepuluh jutaan sampai paling mahal dua ratus jutaan per malam, mau coba ?

sayang sekali waktu kami ke sumba ini, di jadwal awal, kami ada berkunjung kesini, tetapi jadwal selanjutnya ternyata ke sini dihapus dari jadwal, tetapi ya, sudah lah, nikmati saja

kembali ke topik, menurut cerita lagi , rumah kampung adat ini pernah terbakar tahun 2000,  setelah kebakaran, saat ini rumah di desa adat ini hanya sebanyak 30 an rumah , waktu kebakaran, menghangguskan sekitar 20 rumah, listrik sudah masuk ke kampung adat ini, sehingga malam hari sudah terang, tetapi masih belum ada televisi, sehingga orang kampung ini agak tidak mengikuti perkembangan berita berita, kedatangan david beckham pun baru di ketahui berita dari mulut ke mulut oleh penduduk yang beraktivitas ke luar dari kampung adat ini.

kenapa setelah kebakaran, tidak dibangun kembali, tidak mudah untuk membangun rumah adat , karena di butuhkan biaya ratusan juta, selain biaya bahan baku dan tenaga untuk membangun, biaya upacara adat juga sangat mahal, karena untuk upacara adat, harus menyediakan puluhan hewan sebagai seserahan untuk di sembelih yang akan di gunakan untuk perjamuan, sedangkan harga perekor hewan bisa mencapai puluhan juta rupiah.

sekedar tambahan informasi, jika dalam perjalanan, ada hewan ternak lewat terutama babi, maka supir kami akan langsung melambatkan kendaraannya, dan supir kami super hati hati terhadap hewan ternak terutama babi, tadinya saya kira alasan agama yang di anut oleh beliau, ternyata saya mendapat informasi, bahwa menabrak babi bisa mengakibatkan ganti rugi mencapai puluhan juga, sehingga harus super hati hati di pulau sumba ini.

saat di kampung adat ini, saya melihat 2 bentuk rumah, yaitu satu yang atapnya tinggi, dan satu lagi yang atapnya rendah, di jelaskan bahwa yang atap tinggi di namakan rumah menara atau Uma Mbatangu sedangkan yang atap rendah yaitu ruah besar atau Uma Bokulu. 

Rumah yang bermenara (uma mbatangu) ini dimiliki oleh setiap persekutuan kerabat (kabihu) yang dihuni oleh keluarga secara turun temurun. Menara diyakini sebagai tempat Marapu ( nenek moyang atau leluhur yang didewakan). Di menara itu pula mereka menyimpan benda pusaka milik keluarga, seperti mas-mas yang telah dikuduskan untuk Marapu . Tempat itu adalah tempat muharam, yang hanya dapat dimasuki oleh para ‘ratu’ (imam) pada waktu upacara-upacara yang penting.

dalam rumah, ada aturan nya, yaitu bagian bawah rumah digunakan untuk ternak atau roh jahat,  sehingga tidak heran, saya melihat peliharaan peliharaan adanya di bawah rumah (tapi tidak melihat roh jahat, karena saya di kelilingi bidadari yang baik baik) , saya tidak bisa membayangkan bau nya, karena bagian tengah diatas bagian bawah itu di huni oleh penghuni, jadi penghuni beraktifitas dan tidur tetap di atas ternak, cuma menurut yang kasih informasi, mereka sudah biasa, sedangkan bagian atas digunakan untuk menyimpan makanan dan benda benda pusaka. 

untuk masuk rumah pun ada aturannya, setiap rumah ada 2 pintu yang berbeda, satu untuk lelaki, satu lagi untuk perempuan yang terbuat dari tiang berukir, sehingga kalau mau masuk rumah, kepala rumah tangga dan ibu masuk tidak lewat pintu yang sama, tapi berlainan. 

selain informasi soal bagian rumah dan pintu yang tidak boleh sembarangan, ruangan di dalam rumah pun dibedakan berdasarkan empat tiang penyangga menara, ada tiang perempuan dan ada tiang lelaki, yang tiang perempuan dekat dengan aktifitas perempuan, sedangkan yang tiang lelaki adalah yang dekat dengan ruang ayah tidur dan ruang tamu, serta tempat ayah dan pria lainnya berdiskusi.

salah satu khas di bagian depan rumah adat yaitu  digantung tulang babi atau tanduk kerbau untuk menunjukan bahwa si pemilik rumah telah memotong hewan ternak sebagai penanda kedudukan status sosial di masyarakat.

gapura atau tugu yang ada di pulau sumba, umumnya menggunakan patung kuda, jadi jika anda melewati perbatasan, umumnya ada tugu patung kepala kuda.

dari pembicaraan, ternyata salah satu petugas disana adalah guru sekolah menengah, pantas, bicaranya beda dengan yang lain, cukup sopan dan teratur.

akhirnya kami harus meninggalkan lokasi ini untuk ke lokasi yang lain, sebelum meninggalkan lokasi ini, saya sempat mengusulkan untuk di buka warung jual makanan dan minuman, paling tidak buat tambah tambah kas desa, ehhehhe, sok kepo ya ...........

 

IMG-20180909-WA0175.jpg

IMG-20180909-WA0195.jpg

IMG-20180910-WA0023.jpg

IMG-20180910-WA0067.jpg

IMG-20180910-WA0093.jpg

IMG-20180912-WA0043.jpg

IMG-20180912-WA0044.jpg

IMG-20180912-WA0045.jpg

IMG-20180913-WA0104.jpg

IMG-20180913-WA0105.jpg

IMG-20180913-WA0115.jpg

IMG20180909093956.jpg

IMG20180909094000.jpg

IMG20180909094240.jpg

IMG20180909094355.jpg



4 Comments


Recommended Comments

30 minutes ago, deffa said:

Nihiwatu resort itu lagi terkenal banget di luar om @Hartono Hasian

Terpilih sebagai Resort No 1 sedunia menurut Travel + Leisure tahun 2017

kumpulin duit dulu, biar bisa kesana, harga per malam paling murah sepuluh jutaan ,heheheh

Share this comment


Link to comment
4 hours ago, Hartono Hasian said:

kumpulin duit dulu, biar bisa kesana, harga per malam paling murah sepuluh jutaan ,heheheh

wkwkwkw mending cari tempat lain dah :P

Share this comment


Link to comment

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now