• entries
    360
  • comments
    1,261
  • views
    365,079

Packing Tips For Family Trip (1)

vie asano

1,156 views

packing1.thumb.jpg.01f44e2803c6ef5571d7e123e91f6201.jpg

Judulnya boleh bahasa Inggris. Tapi kalem, isinya tetap dalam bahasa Indonesia kok. Pemilihan judul di atas hanya supaya catchy aja karena ada rima antara tips dan trips. Nggak penting? Biarin. Yang penting kan isi tulisannya (ngeles.com).

Jadi, pada tulisan sebelumnya saya sudah mengulas tentang aneka tips umum agar liburan bersama keluarga bisa berjalan seru. Setidaknya bisa meminimalisir munculnya berbagai hal yang membuat liburan seru menjadi suram. Untuk melengkapi tips tersebut, kali ini saya ingin berbagi tips untuk salah satu aspek penting dalam liburan, yaitu tips berkemas untuk liburan keluarga.

Saya rasa, setiap keluarga yang memiliki anak-anak pastilah pernah mengalami ribetnya berkemas saat akan pergi liburan, setidaknya sekali dalam seumur hidup. Yang pernah mengalami pusingnya berkemas, ngacung! (dan saya pun ngacung duluan). Ya, sudah jadi rahasia umum jika orang tua akan menjadi pihak yang paling pusing, mulai dari menyiapkan keperluan si kecil (dan tetek bengeknya yang daftarnya bisa lebih panjang dari daftar belanja bulanan), menyiapkan keperluan pribadi dan pasangan, menyiapkan berbagai pernak-pernik lainnya (seperti dokumen penting maupun P3K), dan lain sebagainya. Bagian yang paling menyebalkan adalah jika ternyata tetap saja ada barang yang ketinggalan (dan baru mengetahuinya setelah sampai di tempat tujuan). Wah, bisa-bisa mood liburan langsung turun ke titik nol.

Bagi yang selalu merasa ribet berkemas saat akan liburan keluarga, saya ingin berbagi sedikit tips. Berhubung mayoritas dari pengalaman pribadi, silahkan jika ingin menambahkan tips-tips lain yang mungkin belum disebut disini. Because sharing is caring, right? Dan voila, inilah tips berkemas untuk liburan keluarga:

Tips packing untuk keperluan bayi

- Suka bingung apa saja perlengkapan si kecil yang harus dibawa? Berikut beberapa item yang selalu masuk dalam list saya:

  1. Tisu basah. Pilih ukuran travel yang mudah dibuka-tutup. Sebaiknya pilih juga yang mengandung formula anti bakteri.
  2. Bedak bayi. Agar lebih praktis, biasanya saya membawa botol bedak ukuran kecil+puff+plastik (nggak perlu repot bawa kotak bedak).
  3. Sabun dan shampo. Khusus untuk travelling, saya lebih suka menggunakan sabun sekaligus shampo (2 in 1) dalam ukuran kecil.
  4. Minyak telon. Untuk perlindungan ekstra, pilih yang sekaligus anti nyamuk.
  5. Perlengkapan lainnya: baby cream, washlap, hair lotion, parfum, dsb. Semuanya dalam ukuran kecil.

- Untuk popok, jika daerah tujuan wisata kemungkinan memiliki mini market maupun supermarket, sebaiknya jangan terlalu banyak membawa popok bayi (dalam hal ini maksudnya pospak, alias popok sekali pakai). Dari pada berbekal pospak sekarung, lebih baik bawa pospak untuk 1-2 hari dan membeli sisanya di kota tujuan. Kecuali jika si bayi seperti bayi saya yang hanya bisa menggunakan merk tertentu yang sulit dicari di mini market. Apa boleh buat, terpaksa harus bawa pospak ekstra jika perginya ke daerah yang melipir sedikit dari kota. Cara menghitung kebutuhan pospak cukup mudah. Kalikan saja rata-rata pemakaian pospak dalam 1 hari x durasi waktu wisata.

- Jika si kecil masih harus mandi di bak mandi (misalnya karena belum bisa duduk), sebaiknya bawa bak mandi untuk bepergian (berbentuk pelampung yang bisa dikempeskan). Tapi pernah juga sih saya memanfaatkan wastafel hotel karena lupa membawa bak mandi (dan lebih praktis karena nggak perlu repot-repot merebus air hangat karena tinggal buka keran saja).

- Si kecil minum susu formula? Jangan lupa bawa susu formula, botol, termos ukuran kecil, dan perlengkapan untuk mencuci (sikat+sabun cuci). Jika sudah di tahap makan makanan tambahan, bawalah juga alat-alat untuk menyiapkan makanan tersebut (piring bayi, sendok makan, atau saringan buah).

- Perlengkapan bayi lainnya yang tidak boleh lupa dibawa: selimut bayi, handuk, topi bayi, slabber, perlak ukuran kecil, dan nursing cover (untuk menutupi jika si kecil perlu ASI di tempat umum).

- Jika bepergian menggunakan mobil, jangan lupa membawa perlengkapan pelengkap lainnya seperti car seat.

Tips packing untuk keperluan anak-anak (mulai 2 tahun-usia SD)

- Untuk perlengkapan anak-anak, biasanya inilah yang tak pernah lupa saya bawa:

  1. Tisu basah (ukuran travel) dan hand sanitizer. Benda ini biasanya saya pisahkan dalam tas kecil terpisah agar lebih mudah diambil, mengingat anak-anak suka sekali memegang bermacam benda.
  2. Perlengkapan mandi: shampo+sabun (2 in 1, supaya praktis), sikat gigi+pasta gigi.
  3. Perlengkapan lainnya: bedak, parfum anak, minyak kayu putih, lip balm, krim anti nyamuk, sisir. Untuk detail seputar perlengkapan P3K, saya masukkan dalam daftar item P3K untuk keluarga.

- Salah satu kendala terbesar saat bepergian membawa anak-anak adalah masa-masa di perjalanan. Mengingat anak kecil cepat merasa bosan, bawa barang-barang yang bisa menyibukkannya selama di perjalanan seperti perangkat pemutar musik portable, DVD portable, dan perlengkapan elektronik lainnya seperti Ipad. Jangan lupa juga membawa snack dan minuman kesukaan si kecil sebagai teman di perjalanan.

- Agar si kecil tak cepat bosan saat di tempat tujuan wisata, bawa juga beberapa benda kesukaannya seperti buku cerita, buku mewarnai, maupun mainan favoritnya. Board game (ular tangga, monopoli, dan sebagainya) bisa jadi pilihan menarik dibanding membawa alat permainan elektronik, karena melibatkan partisipasi dari anggota keluarga lainnya. Tips tambahan, jika rencana wisatanya lebih banyak menghabiskan waktu di luar ruangan, bawa juga perlengkapan penunjang aktifitas outdoor seperti google.

- Nah, ini yang kadang-kadang saya suka lupa. Selain membawa sepatu pergi, jangan lupa bawa juga sandal rumah. Walau di hotel disediakan sandal, tapi ukurannya terlalu besar untuk kaki si kecil; sedangkan si kecil pastilah suka jika diajak untuk mengelilingi hotel (misalnya ke lobby maupun ke kolam renang). Kenapa nggak pakai sepatu saja? Simple, karena sandal jauh lebih praktis dibanding pakai sepatu.

Wah, ternyata tips-nya sedikit lebih banyak dari yang saya duga. Supaya nggak pusing, tips packing untuk family trips lainnya (termasuk tips dalam menentukan jumlah baju yang harus dibawa dan alat P3K yang harus disiapkan) dilanjutkan dalam tulisan berikutnya. Mudah-mudahan bisa sekaligus dilengkapi dengan list barang lain yang harus dibawa.



1 Comment


Recommended Comments

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now