Jump to content
Forum Jalan2.com - Silahkan Berbagi & Bertanya Tentang Tujuan Wisata Anda
  • entries
    360
  • comments
    1,267
  • views
    373,096

Visit Miyajima, The Shrine Island

vie asano

1,482 views

Saya sudah lama banget ingin sharing tentang Miyajima. Sejak berbagi info pada tulisan Hiroshima: Dulu dan Sekarang, inginnya sih cepat-cepat lompat ke pulau yang populer sebagai side trip dari Hiroshima. Namun rencana tersebut terpaksa di pending dulu karena saya ingin fokus mengangkat kisah tentang bom atom yang menimpa Hiroshima dan Nagasaki pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945. Berhubung kedua kota tersebut sudah selesai saya kupas hingga ke berbagai obyek wisata yang nggak berkaitan dengan bom atom (baca disini: Hiroshima’s Guide for Travellers 1, Hiroshima’s Guide for Travellers 2-end, Nagasaki’s Short Guide for Travellers 1, Nagasaki’s Short Guide for Travellers 2-end), sekarang saatnya saya mengajak teman-teman untuk wisata virtual ke Miyajima.

Seperti biasa, supaya lebih detail, pada tulisan kali ini saya ingin berbagi info seputar hal-hal global dari Miyajima, termasuk cara untuk mengakses tempat ini dari Tokyo dan Hiroshima. Baru pada tulisan berikutnya saya ingin mengulik yang asyik-asyik dari Miyajima, dan tentu saja membahas daya tarik utama dari Miyajima yaitu Itsukushima Shrine yang populer dengan sebutan the floating shrine.

Miyajima itu apa sih?

Bagi yang belum ngeh, mungkin akan menyangka jika Miyajima adalah nama sebuah kota atau mungkin sebuah prefektur. Pada kenyataannya, tempat ini merupakan sebuah pulau kecil dan ya, hanya terdiri dari satu pulau saja. Memang sih dulunya tempat ini merupakan sebuah kota. Namun sejak tahun 2005, Miyajima digabung ke dalam wilayah kota Hatsukaichi, salah satu kota di prefektur Hiroshima.

800px-Miyajima_Island.jpg

Foto 01:

Pulau Miyajima [foto: Bernard Gagnon/wikimedia]

Posisi Miyajima memang tak begitu jauh dari kota Hiroshima yang adalah ibukota prefektur Miyajima, sehingga pulau ini sangat populer sebagai side trip dari kota yang pernah hancur gara-gara bom atom itu. Persisnya, Miyajima berada di sisi barat daya Hiroshima Bay. Posisi prefektur Hiroshima dalam peta Jepang kira-kira sebagai berikut.

600px-Map_of_Japan_with_highlight_on_34_Hiroshima_prefecture.svg.png

Foto 02:

Prefektur Hiroshima pada peta Jepang (ditandai dengan warna merah) [foto: Lincun/wikimedia]

652px-Hatsukaichi%2C_Hiroshima.svg.png

Foto 02a:

Miyajima (pulau kecil berwarna pink tua) [foto: Lincun/wikimedia]

Sebetulnya, tanpa perlu berkunjung ke Hiroshima pun pulau kecil ini cukup populer sebagai salah satu tempat yang wajib dikunjungi saat berada di Jepang. Padahal jaraknya agak jauh dari kota wisata populer lainnya seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka, lho. Kok bisa? Mari kenalan dulu dengan asal usul nama Miyajima. Sebetulnya, Miyajima bukan nama asli pulau ini. Nama resmi yang tercantum dalam peta Jepang adalah Itsukushima. Namun karena di pulau ini terdapat beberapa kuil yang cukup populer (khususnya kuil Itsukushima), pulau ini pun akhirnya lebih populer dengan julukan Miyajima yang berarti “the shrine islandâ€; membuat pulau ini akhirnya menjadi salah satu destinasi wisata religi khususnya bagi penganut Shinto dan Budha di seluruh penjuru Jepang. Itulah salah satu alasan yang membuat Miyajima ini populer di kalangan penduduk Jepang, dan akhirnya ikut mencuri perhatian turis mancanegara.

790px-201201-TaroTokyo-Itsukushima-DSC08992.jpg

Foto 03:

Kuil Itsukushima, the floating toori, dan sebagian wilayah Miyajima dilihat dari ketinggian [foto: æ±äº¬å¤ªéƒŽ/wikimedia]

Sejarah singkat Miyajima

Walau memiliki banyak kuil populer, sebetulnya Miyajima paling identik dengan kuil Itsukushima, dan sejarah Miyajima tak bisa dilepaskan dari sejarah kuil Itsukushima yang berarti sudah dimulai sejak periode Suiko (tahun 593). Namun Miyajima ini baru identik sebagai tempat wisata religi saat Kukai (alias Kobodaishi), seorang pendeta Budha ternama, mengunjungi tempat ini pada tahun 806. Beliau begitu terkesan melihat keindahan alam Miyajima dan langsung percaya bahwa tempat tersebut merupakan sebuah tempat suci. Akhirnya Kukai pun membangun Hondo (main hall) di pulau tersebut dan menetap di sana selama 100 hari untuk melakukan training khusus.

800px-ItsukushimaTorii7359.jpg

Foto 04:

The floating toori (gerbang kuil), bagian dari kuil Itsukushima. Salah satu gerbang kuil paling ikonik di Jepang [foto: Fg2/wikimedia]

Popularitas Miyajima semakin meningkat saat Taira no Kiyomori (yang baca manga Shanao Yoshitsune pasti tahu tokoh ini) mendapat mimpi untuk membangun kuil di Miyajima. Beliau lalu membangun bangunan kuil yang lebih besar (diduga sebagai pengembangan dari kuil Itsukushima) dan membawa aneka budaya dari daerah Kyoto dan Osaka untuk diperkenalkan di Miyajima. Kuil Itsukushima pun diakui sebagai kuil kerajaan, dan terus mendapat perhatian dari para penguasa selanjutnya baik dalam bentuk kunjungan rutin, masuknya budaya baru yang dibawa dari daerah lain, hingga penambahan dan pemeliharaan bangunan kuil yang terus dilakukan secara berkala. Lama kelamaan daerah di sekitar kuil mulai berkembang menjadi kota, dan Miyajima mulai mendapat beberapa pengakuan penting, seperti diakuinya hutan dan kuil Itsukushima sebagai properti pemerintah, dan seluruh area pulau dianggap sebagai spot bersejarah.

800px-Miyajima7369.jpg

Foto 05:

Suasana di Miyajima [foto: Fg2/wikimedia]

Cara menuju ke Miyajima

Cara paling mudah untuk mengakses Miyajima adalah melalui kota Hiroshima. Jadi bagi teman-teman yang berangkat dari Tokyo, harus pergi dulu ke Hiroshima. Caranya bisa dilihat pada tulisan Hiroshima: Dulu dan Sekarang. Dari Hiroshima, cara untuk mengakses Miyajima adalah dengan menggunakan ferry. Ya, pulau ini memang hanya bisa dicapai menggunakan kapal karena tidak ada jembatan penghubung maupun jalur kereta yang langsung menuju ke Miyajima. Ada 3 alternatif akses ferry menuju Miyajima:

800px-Miyajima_sanbashi.JPG

Foto 06:

Salah satu dermaga dengan ferry menuju Miyajima [foto: Taisyo/wikimedia]

Pertama, dari Stasiun JR Hiroshima, naik kereta (via JR Sanyo Line, ¥400*, 25 menit) maupun tram (tram line no 2, ¥270*, 70 menit) dan turun di Stasiun Miyajimaguchi. Dari Stasiun Miyajimaguchi, tinggal jalan kaki ke dermaga dan naik ferry ke Miyajima. Ada 2 opsi ferry, yaitu naik JR ferry dan non-JR. Untuk JR ferry, biayanya di cover oleh JR Pass (termasuk naik kereta JR ke Stasiun Miyajimaguchi). Sedangkan jika naik ferry non-JR, waktunya kurang lebih 10 menit dan biayanya ¥170*.

340px-Miyajima_and_coast.png

Foto 07:

Posisi Miyajima ferry terminal dan Stasiun Miyajimaguchi [foto: Marc Heiden/wikimedia]

799px-JR_Miyajima_Ferry_Nanaura.JPG

Foto 08:

JR Miyajima Ferry [foto: Taisyo/wikimedia]

Kedua, dari Stasiun JR Hiroshima, naik tram no 5 ke Hiroshima Port. Dari sana, tinggal naik ferry ke Miyajima. Harga ferry-nya jauh lebih mahal dibanding 2 opsi lainnya, yaitu kira-kira ¥3100*, namun perjalanannya juga lebih lama dan melewati rute dengan pemandangan yang indah.

800px-Hiroshima_Port_Ujina_Passenger_Terminal_20070811_crop2.jpg

Foto 09:

Hiroshima Port [foto: Aude/wikimedia]

Ketiga, dengan naik direct ferry dari Motoyasubashi Pier di Hiroshima Peace Memorial Park. Harganya juga lebih mahal dibanding opsi pertama, yaitu ¥1900* untuk sekali jalan dan ¥3600* untuk round-trip. Lama perjalanannya 50 menit, dan rutenya melewati pemandangan yang cukup menarik.

***

Tunggu ulasan yang seru-seru dari Miyajima pada tulisan selanjutnya yah.

***

* Harga dapat berubah sewaktu-waktu.

** Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.

Baca juga:

Visit Miyajima, the Shrine Island

Apa sih yang Menarik dari Miyajima?

Menjelajahi Kuil Itsukushima, the Floating Shrine (1)

Menjelajahi Kuil Itsukushima, the Floating Shrine (2)

Menjelajahi Kuil Itsukushima, the Floating Shrine (3-end)



4 Comments


Recommended Comments

ada gunkajima ada juga miyajima

apakah jima disini artinya pulau ya ?

 

 

"jima" memang bentuk lain dari "shima" yg artinya pulau. Jadi ada yang tetap pakai kata "shima" (seperti Hashima yang artinya pulau Ha), ada juga yang akhirannya "jima" (seperti Gunkanjima dan Miyajima)

 

miyajima toori ini sering di pake di manga2 kayanya haha..

 

Betul :D Dan populer juga jadi wallpaper desktop :D

Share this comment


Link to comment
×
×
  • Create New...