Jump to content
Forum Jalan2.com - Silahkan Berbagi & Bertanya Tentang Tujuan Wisata Anda
  • entries
    160
  • comments
    85
  • views
    102,774

Wisata Sejarah Hong Kong: Government House Of Hong Kong

baihaki1985

638 views

Hong Kong saat ini memang menjadi daerah administrasi khusus dari Cina. Namun, dulunya, Hong Kong sempat menjadi bagian dari Inggris untuk waktu yang sangat lama. Hong Kong jatuh ke tangan Inggris pada saat berlangsungnya Perang Opium pertama yang berlangsung pada tahun 1839-1842. Sempat pula diduduki oleh Jepang pada tahun 1941-1945. Dan pada tahun 1997, Pemerintahan Hong Kong resmi dikembalikan ke tangan Cina oleh Inggris.

Jadi, secara langsung Hong Kong tak bisa dipisahkan dari budaya Inggris. Terlebih ditilik dari sejarah, Hong Kong telah berada di bawah pemerintahan Inggris lebih dari 150 tahun. Dan tentunya, banyak peninggalan Pemerintah Inggris yang kini bisa dijumpai dengan mudah di Hong Kong. Salah satunya adalah Government House of Hong Kong yang berada di Central, Hong Kong.

Gedung ini dulunya, merupakan tempat tinggal dari Gubernur Hong Kong. Namun kini Government House of Hong Kong ini telah berubah fungsi menjadi tempat tinggal dari Chief Executife Hong Kong. Pada saat berada di bawah pemerintahan Inggris, total terdapat 28 gubernur yang pernah memerintah Hong Kong. Dari 28 orang tersebut, 25 di antaranya pernah tinggal di rumah ini.

Rumah ini pun menjadi saksi sejarah bagaimana lika-liku Hong Kong di masa lalu. Gedung ini didesain oleh seorang Surveyor General yang bertugas untuk melakukan survei bagi pemerintahan. Cleverly merupakan Surveyor General kedua yang bertugas di Hong Kong. Dan untuk menghormati jasa Cleverly, terdapat sebuah jalan di Sheung Wan yang diberi nama Cleverly Street. Tentu saja rumah ini dibangun dengan gaya kolonial saat itu. Namun seiring waktu, terdapat beberapa renovasi yang pernah terjadi.

Pembangunan gedung bersejarah ini dimulai pada tahun 1851, delapan tahun setelah Hong Kong dideklarasikan sebagai bagian dari koloni Inggris. Untuk membangun gedung seluas 24 ribu meter persegi ini, Pemerintah Inggris membutuhkan waktu selama lima tahun. Biaya yang dibutuhkan waktu itu kurang lebih sekitar 14.940 poundsterling atau setara 284 juta rupiah kalau dihitung dengan kurs mata uang yang sekarang. Namun tentunya pada saat itu nilai pounds jauh lebih tinggi dibandingkan sekarang.

Setelah pembangunannya rampung, Gubernur Hong Kong yang pertama kali menempati gedung ini sebagai tempat tinggal adalah Sir John Bowring. Pria yang juga dikenal sebagai seorang penulis ini merupakan gubernur keempat Hong Kong dan memerintah Hong Kong dari tanggal 13 April 1854 hingga 9 September 1959 dan selanjutnya digantikan oleh Hercules Robinson. Sementara itu gubernur Hong Kong yang terakhir kali bertempat tinggal di sini adalah Chris Patten atau Christophen Francis Patten, memerintah Hong Kong dari tanggal 9 Juli 1992 hingga 30 Juni 1997.

blogentry-28968-0-71741800-1410209538.jpg

Government House di Tahun 2005 (FlickR/Michaelchan)

Selanjutnya, setelah jatuh ke tangan Pemerintah Cina, Government House ini tempat untuk acara-acara kehormatan dan formal. Chief Executive pertama Hong Kong, yakni Tung Chee Hwa tak menempati rumah bersejarah ini. Baru Mr. Donald Tsang, Chief Executive kedua Hong Kong pada tahun 2005 memilih untuk berkantor di Government House ini. Sayangnya, pada masa Donald Tsang ini terdapat sebuah kebijakan yang sangat kontroversial.

Kebijakan tersebut adalah renovasi senilai 14,5 juta dolar Hong Kong. Terlebih dari dana tersebut, termasuk di antaranya adalah renovasi senilai 300 ribu dolar Hong Kong untuk sebuah kolam ikan. Secara khusus, kolam tersebut dibuat untuk mengakomodir ikan koi yang merupakan koleksi dari Mr. Donald Tsang.

Seperti telah disebutkan, terdapat beberapa kali renovasi yang pernah dilakukan di tempat ini. Termasuk yang dilakukan oleh Mr. Donald Tsang. Dan karena gedung ini pernah ditinggali oleh orang Hong Kong dan Inggris, suasana di dalamnya pun merupakan hasil kombinasi antara desain kolonial Inggris dengan Asia. Terlebih hampir setiap gubernur yang tinggal di sini selalu ingin mengubah tampilan gedung sesuai dengan kesukaannya.

Sebagai contoh adalah Sir Willian Des Voeux yang pada tahun 1889 membangun sebuah paviliun yang berada di bagian timur gedung. Pembangunan tersebut dilakukan untuk aktivitas sosial. Selanjutnya, pada tahun 1891, dibangun sebuah jalan terusan yang menghubungkan paviliun tersebut dengan gedung utama.

blogentry-28968-0-08071600-1410209830.jpg

Government House di tahun 1868 (History Around Us)

Selanjutnya, terdapat pula renovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Jepang, di mana saat itu mereka membangun Central Tower yang didesain oleh insinyur Jepang bernama Seichih Fujimura. Dekorasi pilar juga diubah menjadi bergaya Jepang. Sebagai tambahan, terdapat pula tatami tradisional Jepang juga dibangun di gedung ini. Dengan begitu, jadilah resmi ini bangunan bergaya campuran.

Pada tahun 1919, rumah ini mulai dihiasi dengan bunga azalea. Berkat bunga-buga tersebut, sejak tahun 1968 di mana saat itu Government House pertama kali dibuka untuk umum, publik pun banyak mendatanginya. Terlebih pada saat musim semi di mana bunga azalea lagi mekar-mekarnya.

Kini, pengunjung pun bisa datang ke tempat ini, namun dengan waktu yang terbatas. Dalam satu tahun, Government House Hong Kong ini hanya dibuka dua kali. Itu pun waktunya tidak tetap. Pemerintah Hong Kong akan mengumumkannya seminggu sebelum waktu pembukaan untuk umum. Pada awalnya, Government House pernah dibuka hanya satu kali setahun. Pernah pula dibuka hingga enam kali dalam setahun.



0 Comments


Recommended Comments

There are no comments to display.

×
×
  • Create New...