Jump to content
Forum Jalan2.com - Silahkan Berbagi & Bertanya Tentang Tujuan Wisata Anda
  • entries
    160
  • comments
    85
  • views
    103,487

Ingin Travel Keliling Dunia Dan Memperoleh Bayaran?

baihaki1985

5,825 views

Melakukan pekerjaan yang sesuai dengan passion memang menjadi hal yang sangat menyenangkan. Hal ini karena Anda bisa melakukan aktivitas yang menurut orang sangat menjemukan dengan rasa yang sangat menyenangkan. Jadi, aktivitas tersebut tak terasa menjadi beban berat saat dilakukan. Terlebih ketika pekerjaan tersebut membuat Anda bisa traveling gratis ke berbagai negara di dunia.

Nah untuk yang satu ini, sebenarnya banyak tips yang bisa dilakukan. Terlebih saat ini perkembangan teknologi informasi sudah sangat maju. Di sisi lain, orang juga perlu informasi baru setiap hari. Dan tentunya informasi tersebut termasuk adalah mengenai tempat-tempat wisata yang bisa dikunjungi, baik untuk kegiatan wisata ataupun kegiatan lain.

Lalu bagaimana caranya untuk bisa travel secara gratis? Atau mungkin lebih tepatnya untuk bisa bepergian sambil bekerja. Nah kalau Anda mempunyai minat seperti itu, terdapat beberapa tips yang bisa dilakukan. Berikut ini adalah beberapa di antaranya.

Menjadi Travel fotoblogger

Mempunyai blog yang penuh dengan foto-foto menarik sebuah tempat bisa juga lho mendatangkan uang. Ini bisa dilihat dari pengalaman seorang Barry Kusuma, kalau seorang traveler tentu sudah cukup mengenal nama yang satu ini. Secara orangnya eksis banget di dunia sosial media dan di kaskus. Dia pun menerapkan hal yang satu ini, menjadi seorang travel fotoblogger.

blogentry-28968-0-79874300-1410967539.jpg

Fotografer (Pixabay/byrev)

Menjadi seorang travel fotoblogger juga berbeda jika dibandingkan dengan fotografer. Hal ini karena kerjanya lebih kompleks dan lebih banyak yang diurusi. Travel fotoblogger tak hanya harus dituntut untuk memperoleh foto pada saat traveling. Tapi juga harus mengurusi akun sosial media serta kalau lebih bagusnya adalah update blog lebih cepat. Semakin update blog yang Anda kelola, maka semakin banyak pula visitor yang datang ke blog tersebut. Jadi, nama Anda pun pada akhirnya akan semakin banyak dikenal.

Mendaftar di agen foto

Terdapat dua cara sebenarnya. Pertama, bisa menghubungi secara langsung koran atau majalah. Dengan kata lain, kita menjual foto kepada mereka.

Oh iya, sebagai catatan, foto-foto yang ditampilkan di blog sebaiknya disetting dengan resolusi rendah, sekitar 700 piksel lah. Jangan sampai foto high res dimuat di situ. Sebagai tambahan, baiknya juga foto diberi watermark. Untuk apa? Tahu sendiri internet saat ini banyak aktivitas pencurian, termasuk adalah pencurian foto. Watermark untuk mencegah hal ini.

Nah lanjut tentang bagaimana cara menjual foto. Selain ke majalah dan koran, ada cara lainnya. Yakni bergabung dengan beberapa agen foto terkemuka. Barry Kusuma menyebut Getty Images sebagai salah satu tujuan yang worthed untuk dimasuki. Untuk menjadi anggota di situs ini memang sangat sulit. Mereka akan memeriksa track record kita selama di dunia internet, mengenai konsistensi dan lain-lain. Oleh karena itu, perlunya aktif mempunyai blog yang terus update. Sebagai tambahan, sosial media juga perlu untuk sarana branding diri.

Setelah menjadi anggota di Getty Images, maka bisa dikatakan Anda akan memperoleh passive income. Kita tinggal mengupload foto di situ dan selanjutnya akan ada orang atau perusahaan yang mungkin saja tertarik untuk membeli foto tersebut. Terlebih Getty Images reputasinya sudah mendunia. Jadi tak heran kalau yang satu ini patut untuk diperjuangkan.

Travel Writer

Untuk yang satu ini kita bisa menengok yang dilakukan oleh Dina Dua Ransel ataupun Trinity. Berbekal kemampuan menulis, keduanya mampu menjelajahi tempat-tempat yang menarik. Tentunya kita juga harus dituntut untuk memiliki kemampuan menulis EYD yang baik dan benar. Jangan menulis dengan bahasa alay. Dan lagi-lagi, sosial media menjadi alat branding diri yang sangat efektif.

Lalu di mana kita bisa mengirim hasil tulisan tersebut? Di mana saja sebenarnya. Hampir mirip dengan travel fotoblogger, kita bisa membuat sebuah situs sendiri dan bercerita di situ. Selain itu, kita juga bisa mengirimkan tulisan ke majalah dan koran. Kalau sudah banyak pengalaman, tulisan bisa dibukukan.

blogentry-28968-0-36591700-1410967676.jpg

Ilustrasi Penulis travel (mywritingblog.com)

Kadang bahkan seorang travel writer juga menjadi brand ambassador dari sebuah brand, ini makanya perlu branding untuk diri sendiri. Kenapa harus menulis di berbagai media, baik itu online ataupun offline? Apa nggak dobel tuh? Tenang saja. Ternyata masing-masing bentuk media memiliki konsumen atau pembacanya tersendiri. Misalnya, kalau anak muda lebih suka membaca di internet. Sedangkan yang sudah berumur lebih suka membaca berupa buku atau majalah.

Nah, bagaimana menarik bukan? Atau mungkin dari teman-teman bisa menambahkan ide lain untuk bisa travel gratis keliling dunia?



3 Comments


Recommended Comments

×
×
  • Create New...