kenalan dengan potensi wisata BIMA yukk...

Sign in to follow this  

morila mei
Album created by
morila mei

BIMA- wilayah paling timur di Nusa Tenggara Barat, memiliki potensi wisata yang belum dieksplor secara maksimal. Dari segi nature representations, Bima juga memiliki kawasan wisata yang mempesona khususnya wilayah pantai. Sebut saja pantai-pantai yang masih asri seperti pantai di Kolo (Soronege, Pantai So Pancala, Pantai Sanumbe, Pantai So Ati, Pantai Sanggopa, Temba Kolo, Pantai Oi Sai), Wera (Pantai Radu, Pantai Nanga Nae, Pantai Loka Toi, pulau Ular), Sape (Pasir Putih, Pantai Pink, Tanjung Meriam, Pulau Kelapa). Selain mempesona terdapat spot-spot wisata dengan keunikan tersendiri seperti pulau ular di Wera yang dihuni oleh ular-ular laut yang jinak, Tabe Bangkolo di wlayah Sape yang menyimpan mitos dan legenda tertentu, dan tempat-tempat unik lainnya. Belum lagi kekhasan tradisi dan budaya dipengaruhi budaya melayu (Minangkabau, Bugis, Bajo) yang kental menjadikan Bima memiliki karakteristik budaya dan tradisi yang unik dan mencolok perbedaannya di bandingkan dengan wilayah lain di Nusa Tenggara Barat, semisal Lombok dan Sumbawa yang mendapat pengaruh budaya Bali. Representasi budaya melayu terlihat dari pakaian adat seperti Baju Poro yang dipengaruhi oleh corak baju adat masyarakat Bugis (Makassar), Tembe Songke/Sarung Songket merupakan bias pakaian adat melayu (Sumatera), juga kesenian daerah seperti Mpa,a Sila (Pencak silat), Hadra, Mpa, a Gantao, Biola Katipu, dan lainnya. Namun, Bima juga tetap menampilkan karakter dan keunikan budaya sendiri seperti budaya mengenakan Rimpu yang biasa dipakai oleh kaum wanita. BIma juga menyimpan sejarah yang luar biasa unik yang tercatat dalam Bo,o sangaji, yang bahkan pernah mengundang minat besar dan decak kagum Henry Chambert Loi, Filolog Perancis hingga ia menuliskan sebuah buku berjudul Bo Sangaji Kai: Catatan Kerajaan Bima. Sejarah Bima juga dikaitkan dengan keberadaan pulau Komodo dan penaklukan Flores barat yang kini menjadi destinasi wisata dunia. Dari segi transportasi, Bima memiliki Benhu (Dokar), yang masih menjadi sarana transportasi vital di wilayah tertentu seperti Sape dan Lambu, suatu keunikan tersendiri di saat transportasi modern di wiayah-wilayah lain mulai berdesakan di jalanan dan membuang gas beracun di udara. Sesungguhnya Bima memiliki potensi wisata yang tidak kalah dengan wilayah lainnya di NTB, ataupun nusantara yang juga mendukung konsep sustainabilitas ekonomi dan kelingkungan.

bima dan budaya.jpg

afriyadin susanto la woli.jpg

erickcascado.jpg

bima dan budaya 2.jpg

  • 24 images
  • 0 comments
  • 1 image comment

  Report Album

0 Comments

There are no comments to display.

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this