All Activity

This stream auto-updates     

  1. Today
  2. DAY 4 TOYAMA - KYOTO Hari ini bangun agak siang , karena habis cape hari sebelumnya pulang sampai hotel jam 11 malam . Begitu bangun , siap-siap semua barang , dan langsung check out dari hotel. Langsung menuju TOYAMA station yang letaknya tidak jauh dari hotel kami menginap. Tiket shinkansen sudah ditangan , karena sudah reservasi dari malam sebelumnya , dan lagi-lagi saya harus reservasi ulang karena kami tiba di station 1 jam lebih awal dari schedule tiket. Dan memang di perbolehkan , jadi tanpa banyak basa-basi atau omelan dari pihak penjaga tiket counter , langsung kami menuju peron shinkansen yang menuju ke KYOTO. Seperti biasa , sesampainya di Kyoto Station , langsung saya buka google maps untuk mencari hotel yang sudah kami booking sebelumnya di agoda. Yaitu Hotel DAIWA ROYNET HOTEL KYOTO HACHIJOGUCHI selama 3 malam . Letaknya tak jauh ( 8 menit an jalan kaki ) dari exit Hachijoguchi Kyoto Station yang sangat besar. Ada banyak exit di KYOTO station ini , jadi sebelum mencari hotel sebaiknya cari tahu dulu exit mana yang terdekat dari hotel kalian. Seperti biasa titip koper , dan kami dapat kabar baik bahwa kamar kami di upgrade ke yang lebih besar...horeeee...thanks Daiwa Roynet Hachijoguchi ! Hari pertama di kyoto , saya langsung menuju Kiyomizudera dengan naik bus nomor 101 dari depan Kyoto Station ( central exit ) , dan turun di GOJOZAKA. Semua perjalanan bus saya memakai pasmo card. Masuk dari pintu tengah , ketika turun lalu tap pasmo dan keluar dari depan . Dari GOJOZAKA bus stop , kami berjalan kaki mendaki ke kuil Kiyomizudera. Kami ambil jalur kiri untuk mendaki . Kuil Kiyomizudera berada paling atas , dan kita harus bayar tiket masuk untuk masuk ke dalamnya. Sayang kuil ini sedang dalam restorasi , jadi tertutup oleh kain dari luar. Jadi tidak terlalu amazing bagi saya penampakan luar dari kuil Kiyomizudera ini . Beberapa saat dari sana , kami turun berjalan sambil menikmati toko-toko di sepanjang perjalanan dan mencoba street food yang banyak dijajakan . Setelah dari kuil Kiyomizudera , kami berjalan kaki menuju GION , dan sampai GION sekitar jam 1730 . Masih terang . Di Japan jam 19 pun masih terang loh .... mulai gelap sekitar 1930 . Dan saat mulai agak gelap baru tampak beberapa GEISHA / MAIKO keluar berjalan cepat masuk / keluar dari salah satu tempat makan di sekitar GION. Bagi saya GION tidak banyak hal menarik untuk dilihat , hanya saat-saat pada saat GEISHA / MAIKO saja menampakan diri , para touris terlihat heboh mengabadikan mereka, walau mereka tampaknya tidak perduli dan berjalan sangatcepat untuk menghindari para paparazi :) termasuk saya . Sepulangnya dari GION , kami berjalan kaki menuju GION Shirakawa untuk sekedar menghabiskan malam dan menikmati malam di KYOTO , dan kami cukup puas melihat aliran sungai yang indah dan bersih di daerah yang dipenuhi restoran-restoran ini. Dan setelahnya , kami berjalan kaki ke station subway terdekat dan kembali ke KYOTO station ( hotel ) DAY 5 ARASHIYAMA ( KYOTO ) & PHILOSOPHER'S WALK soon...
  3. Cha Am - Hua hin

    Pernah kesini worth lah untuk 1 hari dari Bangkok
  4. Amazing Race To Ayutthaya

    up mungkin ada yang perlu info nya
  5. atau mungkin karena dekat US jadi living cost nya mirip ya? @Ahook_
  6. @deffa so far so good, hahaa.. buatku sih NZ lebih cocok, banding Kanada, ya perbandingannya, sama2 lihat indahnya alam ya.. Terus Kanada mahal pakai banget, pas summer kali ya... hikss..
  7. up mungkin ada yang perlu info nya
  8. Nara in a Glance

    up mungkin ada yang perlu info nya
  9. hahay lebih sering trip nya jadi belum ada waktu untuk nulis ya @Ahook_
  10. Tanggal 9 Juni 2018. Setelah jantung berdebar- debar menunggu kepastian persetujuan Visa Kanada dari proses permohonan secara online hingga proses Visa-nya tertempel di paspor, yang mana semuanya, serba last minute. Bagaimana tidak? Baru applied online 2 minggu sebelum berangkat, baru dapat konfirmasi visa disetujui 5 hari sebelum berangkat, kemudian langsung proses di VFS untuk mendapatkan stempel visa, paspor ditangan 2 hari sebelum berangkat, dan akhirnya, baru berani issued tiket 2 malam sebelum keberangkatan. Itupun, sudah minta tolong pakai banget ke pihak VFS untuk prioritaskan paspor aku, termasuk email- emailan dengan pihak kedutaan Kanada. Penerbangan leg-1 dari Jakarta ke Singapore mulus seperti biasa. Tidak ada kendala apapun, kecuali si @skydworld, sepertinya sudah langganan berhadapan dengan pihak imigrasi Singapore karena single name di paspornya. Tidak butuh waktu lama juga sih, sudah bisa melenggang bebas masuk. Oh ya ada sedikit hiburan sih, kita kan pakai Batik Air, lucu saja, kita landed sempurna di Changi Airport sebelum crew pesawat kelar beres- beres. #Tidakpentingjuga. Penerbangan leg-2 dari Singapore ke Xiamen, sebelum melanjutkan penerbangan ke negara tujuan, Kanada. Penerbangan Singapore - Vancouver sih memang connecting flight pakai Xiamen Airline, tapi transit di Xiamen, Cina. Nah, dramanya dimulai... Saat checked in, jantung malah dibuat berdebar, ditanya, kamu ada Visa Cina tidak ? OM2G.. Visa Cina? Kan transit doang. Terus, transitnya hanya 2 jam sahaja. Secara review, umumnya transit di Cina, tidak perlu visa, terlebih lagi, transit dengan jedah waktu sesingkat itu. Tapi ini beneran!!! Kita ditanyain soal Visa Cina. Aku sendiri sih aman, kebetulan masih ada Visa Cina multiple yang seharusnya aku pakai akhir Mei kemaren, tapi tidak jadi. Ya sih si @skydworld, tidak ada persiapan sama sekali perihal Visa Cina. Dia sih sudah sempat tanya- tanya, infonya ya itu, tidak perlu Visa transit sama sekali. Proses checked in hari itu termasuk lama. Cewek kece yang bertugas sampai menelepon atasannya, untuk memastikan soal ini. Dan intinya, @skydworld ikut terbang ke Xiamen dengan catatan harus tanda- tangan 1 form, semacam form, yang memberitahukan, kalau ada apa- apa saat proses lewat imigrasi di Xiamen, maskapai tersebut tidak bertanggung-jawab, ya mungkin seperti itu isinya. Singapore - Xiamen. Ternyata, Transit di Xiamen itu butuh visa. Kenapa ? Karena, saat transit, penumpang transit wajib keluar dari imigrasi. Di Xiamen airport, tidak ada ruang transit seperti bandara international pada umumnya. Dari Singapore, kita dikasih boardingpass Singapore ke Xiamen doang, terus kita wajib check in ulang untuk mendapatkan boardingpass dari Xiamen ke Vancouver. Walaupun, bagasi kita langsung diterbangkan dari Singapore ke Vancouver, tanpa harus ambil bagasi di Xiamen kemudian check in ulang bagasi lagi di Xiamen. Proses yang lumayan aneh, tapi nyata. Karena, tidak seperti proses pada umumnya di bandara international lainnya. Prosesnya buat ribet, rempong dan deg- deg-an juga. Setelah landed di Xiamen International Airport, drama lebay selanjutnya dimulai. Ketika sudah mendapat giliran menghadap petugas imigrasi, perihal Visa masuk Cina @skydworld dipertanyakan. Proses untuk mendapatkan izin masuk walaupun cuma transit doang itu terasa cukup lama. Bolak- balik dipertanyakan, bolak- balik petugasnya bertanya ke atasannya, bolak- balik cek dokumen, bolak - balik cek ini- itu, bolak - balik tanya ini-itu. Sampai pada akhirnya, @skydworld diperbolehkan masuk Cina. Hahahaha... Masuk Cina ? Padahalkan, tidak berniat masuk Cina, kan hanya mau transit doang. Kan tidak lucu, gara- gara tidak ada Visa Cina, terus dideportasi, nah, bagaimana, liburan Kanada yang sudah didepan mata? Aku sendiri, sempat dikasih pilihan, Visa Cina yang ada mau dipakai atau tidak ? Lah, dikasih pilihan, ya sudah, aku bilang saja, aku tidak mau pakai. Aku bilang, bulan depan, aku punya rencana jalan- jalan ke Cina lagi. Prosesnya lebih cepat dibanding @skydworld. Pada intinya, kami masuk Cina ketika transit di Xiamen, kami dikasih Visa, semacam Visa On Arrival gitu, tapi tidak perlu bayar. Oh ya, menurut @skydworld, pihak imigrasi saat itu juga ada cek daftar manifest nama- nama penumpang transit dari Xiamen Airline. On board, Xiamen Airline, Singapore - Xiamen. Kesimpulannya, kalau kamu transit di Xiamen, pastikan punya Visa Cina terlebih dahulu. Atau mau pakai gaya koboi, ya kayak kita, masa bodo saja. Pura- pura tidak paham soal diperlukannya Visa transit. Tapi kalau kamu transitnya cuma 2 jam ya, kalau lebih, aku kurang paham juga. Mungkin, memang wajib punya Visa dan tidak bisa mengandalkan Visa On Arrival seperti yang kami dapatkan. Ini sesuai dengan pengalaman dan bukan berarti berlaku disemua bandara di Cina. Untuk itu, kamu perlu cek sendiri informasinya. Karena ada teman yang pernah transit di Guang Zhou, katanya tidak perlu visa sama sekali, karena tidak keluar dari imigrasi. Walaupun begitu, walaupun deg- deg-an, prosesnya santai dan tidak mencekam kok. Soalnya, sudah pasti, nama kamu pasti muncul didaftar manisfest penumpang airline bersangkutan sebagai penumpang transit. Dan untuk alasan apapun, selalu cek informasi terbaru terkait proses transit di satu negara tertentu, terutama di bandara tertentu. Kebijakan setiap tempat bisa berbeda dan bisa diperbaharui senantiasa. With Love, @ranselahok www.ranselahok.com ---Semoga semua mahluk hidup berbahagia---
  11. Hahahahaaaa.. lagi keliling Kanada doang bro... wakakaka... Sudah banyak trip yang terlewatkan postingannya... trip 2 tahun lalu belum kelar- kelar juga... @deffa
  12. @deffakabar baik bro... kamu baek - baek juga kan? hahaha
  13. jadi kangen Seoul nij
  14. Praha : Kota Wajib Saat ke Eropa

    up mungkin ada yang perlu info nya
  15. Wisata Perancis bagian Utara

    kastil ini terkenal banget
  16. shirakawago emang keren banget, kesana kemarin gak puas bentar doang
  1. Load more activity