Leaderboard


Popular Content

Showing most liked content since 08/25/2017 in all areas

  1. 5 points
    GATHERING ADVENTURE Jalaners Regional SUMUT, 9 - 10 September 2017 Hola semuwah……. Horassss..!! Berawal dari ide temen-temen saat kopdar jalaners Sumut di Raden's Crispy Steak & Spicy Chicken di akhir bulan Juli kemaren, akhirnya keluarlah rencana Gathering Adventure untuk explore Pesona Sumatera Utara yang di fix kan tanggalnya di 9-10 September 2017. Total ShareCost per orang hanya RP. 433.000, itu sudah termasuk ( Transportasi, Akomodasi, konsumsi, Penyebrangan Ferry, Retribusi Wisata, Parkir wisata & umum dan pengeluaran lain-lain) pokoknya sudah semua. Sebenarnya ShareCost Awal hanya Rp. 350.000 per orang, namun karena adanya biaya-biaya tambahan yang tidak di anggarkan sebelumnya, maka Sharecost tambahan dikenakan Rp. 83.000 per orang sehingga totalnya menjadi seperti yang di sebutkan diatas. Mari kita ikuti keseruannya… TITIK KUMPUL & KEBERANGKATAN Schedule Gatheringnya sih Sabtu-Minggu, 9-10 September 2017, tapi keberangkatan kami di hari Jum’atnya , dan sesuai kesepakatan kami pilih SPBU Setia Budi sebagai Titik Kumpul keberangkatan. Jum’at , 8 September 2017 sekitar jam 20.00 wib temen-temen sudah pada kumpul di SPBU Setia Budi, setelah saling berkenalan dengan teman-teman yang baru bergabung di komunitas maka kami pun mulai mempersiapkan tas masing-masing untuk di susun di bagasi mobil. Selanjutnya.. pengarahan dari ketua Team Gathering Adventure @Dhistiraz ( Kenzie ) dan berdo’a bersama sebelum keberangkatan. Tepatnya pukul 22.00 Wib kami berangkat dari titik kumpul menuju ke kota Pamatang Siantar sebagai destinasi pertama yang akan kami kunjungi. WISATA MALAM DI KOTA PEMATANG SIANTAR Berangkat dari titik kumpul pukul 22.00 wib dan sampai di Pematang Siantar pukul 00.30 wib ( dini hari ). Sesampainya di kota Pematang Siantar hujanpun turun dengan derasnya, kamipun mampir ke SPBU yang berada di seberang RS. Horas Insani, menurut rencana sih kami akan istirahat disana hingga pagi hari. Sudah satu setengah jam kami disana namun hujan tidak kunjung berhenti, baru sekitar menjelang jam 2.30 wib hujan mulai reda.. Sepertinya ada yang aneh nih, temen-temen pada clingak clinguk pandang-pandangan… eh ternyata temen-temen pada kelaperan… Karena di sekitar SPBU nggak ada kedai makanan yang buka, akhirnya kami menuju ke SIANTAR SQUARE yang berada di Jl. Vihara Pematang Siantar. Untuk Menuju ke Siantar Square sangat mudah, Jika Anda dari Arah Medan menuju Parapat, pasti akan melewati Jalan Sutomo atau Jalan Lintas Tengah Sumatera yang berada di pusat kota , nah dari pusat Perbelanjaan Ramayana terus saja, nanti di sebelah kiri jalan ada gapura bertuliskan SIANTAR SQUARE pas di pangkalnya Jl. Vihara. Jika Anda kemalaman dan tidak ada lagi rumah makan yang buka, silahkan mampir kemari saja, karena mereka buka sampai pagi. Mulai dari sate padang, indomie rebus, nasi goreng, teh manis panas, kopi panas , kopi susu panas pun kami tuntaskan wkwkwww TUGU BECAK BSA PEMATANG SIANTAR Setelah perut kenyang… sembari menunggu waktu subuh tiba, kamipun tidak mau menghabiskan waktu percuma, jam 04.00 wib kami menuju TUGU BECAK SIANTAR, disana mobil kami parkirkan di tempat parkir disamping tugu, tepatnya dihalaman Gedung Dinas Kebudayaan Pematang Siantar. Turun dari mobil…… weshhhh para Celebgram langsung cari posisi joss buat selfie, maklum Tugu Becak Siantar adalah salah satu Hot Spot yang lagi naik daun dan menjadi salah satu objek yang paling di buru oleh para Celebgram. Sebagai informasi, Tugu Becak Siantar ini di resmikan pada hari sabtu, 15 September 2016, Becak Siantar yang ber merk Birmingham Small Army (BSA ) dan sejenisnya ini merupakan warisan Perang Dunia yang masih beroperasi dengan baik. So ..jika rekan-rekan main ke Pematang Siantar, pastikan mampir ke Tugu Becak Siantar ini. Lokasi Tugu Becak Siantar (BSA) berada di Jalan Merdeka, di Halaman Kantor Dinas Kebudayaan Pematang Siantar, Sumatera Utara. Hingga akhirnya Adzan subuh pun berkumandang, saya dan teman-teman kita yang muslim tentu harus menunaikan ibadah wajib, dan sekitar 15 menit dari Tugu Becak Siantar, kami pun singgah di Masjid Rindam ( Al-Huda ) yang berada di jl. Bangau, Pematang Siantar. Masjidnya cukup besar dengan pelataran parkir yang luas. Setelah mobil terparkir di halaman Masjid kami semua pun turun baik yang muslim maupun yang non muslim, setelah bersih-bersih di kamar mandi kami yang muslim masuk ke dalam masjid untuk sholat subuh, dan teman-teman kami yang tidak sholat subuh beristirahat di teras depan masjid. Setelah selesai sholat subuh, kami bergabung kembali dengan teman-teman yang berada diteras depan, dan disana kami rebahan meluruskan badan sambil cerita kesana kemari. PEMANDIAN BAH DAMANIK Sekitar jam 06.30 kami bergerak dari Masjid Rindam untuk mulai melanjutkan Adventure, Jam 6.50 wib kami sampai di simpang tiga SPBU Simarimbun, atau lebih jelasnya persimpangan Jalan Parapat ( menuju Parapat) dengan Jalan Pematang Purba yang mengarah ke Sidamanik. Tujuan kami adalah pemandian Bah Damanik, sekitar 40 menit dari Simpang tiga SPBU, sampailah kami di Sidamanik tepatnya pas di depan Plank yang bertuliskan “Pemandian Bah Damanik”, Sebenarnya secara jarak sih tidaklah jauh dari simpang tiga SPBU, andaikan jalannya bagus, harusnya sekitar 15 menit sudah sampai . Tapi karena jalannya rusak sana sini membuat kami harus berhati-hati . dalam hal ini “ jika ada pejabat pemerintah yg berwenang yang membaca tulisan ini, mohon kiranya jalan menuju Sidamanik ini diperbaiki.. “ Lanjut…. Dari plank nama pemandian Bah Damanik, mobil kami terus masuk kedalam sekitar 10 menitan, jalan pelan-pelan , dan akhirnya sampai ke pelataran parkir mobil dan sepeda motor. Untuk tarif parkir disini dikenakan Rp. 15.000.- per mobil, kalo bisa dinego saja, bisa aja jadi Rp. 10.000 per mobil, soalnya belum ada aturan khusus yg mengatur tarif parkir disini. Setelah turun dari mobil kami bersiap menuju pemandian Bah Damanik dengan menuruni anak tangga, namun sebelumnya kami harus membayar retribusi terlebih dahulu sebesar Rp. 5.000,- per orang, harusnya sih kalo di kali 14 orang totalnya, Rp. 70.000.- tapi kami minta diskon jadi kami hanya bayar RP. 60.000.- saja untuk 14 orang, lumayan.. BTW nih, tarif Rp. 5.000.- itu hanya untuk mandi-mandi di pemandian, naik rakit, dan untuk kamar kecil, sedangkan untuk sewa pondok di kenakan Rp. 25.000.- per pondok. Selanjutnya….. acara bebas di pemandian… Air nya sungguh dingin dan segar… kami yang tidak tidur semalaman ini menjadi bugar begitu nyemplung ke air. Rasa kantuk juga hilang… kalo pakar kesehatan bilang, itu karena banyaknya “ ION NEGATIF “ sehingga tubuh menjadi segar…. Au ah……. Tips : Karena Pemandian BAH DAMANIK adalah salah satu Spot Wisata yang paling diburu wisatawan, maka datanglah pagi-pagi agar teman-teman bisa menikmati jernihnya air Bah Damanik, sebagaimana kami yang menjadi tamu pertama di hari itu, karena jika teman-teman datangnya siang atau sore hari, sudah keburu rame orang, daaan… airnya udah nggak jernih lagi. KEBUN TEH BAH BUTONG Jam 9.30 wib kami harus keluar dari pemandian Bah Damanik, karena masih ada destinasi wisata yang harus di kunjungi yaitu Perkebunan Teh . Kebun teh yang ada di PTPN IV Bah Butong, Sidamanik dan Tobasari di Kecamatan Sidamanik, kabupaten Simalungun, Pematangsiantar kerap ramai disambangi wisatawan. Oleh karenanya kami juga tidak ingin melewatkan perkebunan teh yang konon hasil teh dari perkebunan ini adalah merupakan teh terbaik di dunia. Lama perjalanan dari pemandian Bah Damanik ke perkebunan Bah Butong Ini hanya memakan waktu 3 menit saja, dari kejauhan sudah terlihat plank nama milik PTPN IV yang di bawahnya bertuliskan Selamat Datang di Kebun Bah Butong. Sesampai disana ternyata sudah ada beberapa rombongan wisatawan yang sudah tiba terlebih dahulu, dan kamipun mengambil posisi parkir di pinggir jalan. Tarif parkir disini Rp. 10.000, per mobil tapi di nego jadi Rp. 5.000.- saja . Satu hal yang menjadi perhatian kami disana adalah, penduduknya yang sangat ramah, siapapun orang nya yang kami tanya-tanya disana, mereka akan menjelaskan dengan ramahnya… kami bisa melihat dari mata mereka akan rasa ingin menolong orang lain yang membutuhkan jawaban. Jika Anda ingin membawa oleh-oleh dari sini, ada beberapa pedagang yang menawarkan teh hijau, teh benalu, teh linting dll yang harganya juga tidak mahal. Saya membeli 1 bungkus teh hijau seharga Rp. 15.000.- untuk ukuran 250 gr. AIR TERJUN BAH BIAK Setelah puas kami perfoto dan ber selfie ria di perkebunan teh Bah Butong ini, kami melanjutkan perjalanan menuju air terjun BAH BIAK, lokasi nya tidak jauh dari perkebunan Bah Butong, sekitar 3 menit perjalanan kami sudah melihat Plank Petunjuk menuju air terjun Bah Biak, kami pun belok ke kiri mengikuti petunjuk, sayangnya jalan menuju ke air terjun Bah Biak ini masik tanah, belum di lapisi batu krikil apa lagi aspal hehehe.. maklumlah ini kan sebenarnya jalan perkebunan.. Beberapa kali saya harus turun untuk mengecek kondisi jalan yang kami lalui, karena khawatir kalo nanti mobil akan kepater, selip atau apalah… tapi ternyata disana tanahnya pasir bercampur batu bukan tanah liat, sehingga walaupun berlumpur tapi bagian bawahnya keras. Sehingga aman untuk dilalui kendaraan. Dan sekitar 10 menitan lamanya akhirnya kamipun sampai di tempat parkiran Air Terjun Bah Biak yang letaknya berada di perkebunan teh Sidamanik. Setelah parkir , kami langsung menuju ke air terjun Bah Biak, dengan menuruni anak tangga terlebih dahulu. Retribusi masuk tempat wisata ini, Rp. 2.000 per orang. Sesampai di air terjun Bah Biak kami langsung ambil posisi cantik untuk jeprat-jepret. Namun karena hari sudah mulai siang kamipun tidak sempat untuk basah-basahan disana, karena harus melanjutkan destinasi selanjutnya, “ BUKIT SIPOLHA “. Seyogyanya kami berencana mengunjungi BUKIT INDAH SIMARJARUNJUNG terlebih dahulu sebelum menuju Bukit Sipolha, namun karena pertimbangan waktu akhirnya kami memutuskan untuk men-skip kunjungan ke Simarjarunjung. Next Time lah kami akan kesana. BUKIT SIPOLHA Rasa nya sudah tengah hari dan perut pun mulai lapar, dalam perjalanan menuju Bukit Sipolha, kami singgah di rumah makan padang yang ada di desa Sait buttu, untuk membeli nasi bungkus, yang rencananya akan kami nikmati nanti pas di Bukit Sipolha. Setelah membeli nasi bungkus, kami pun melanjutkan perjalanan, setelah beberapa menit sampailah kami di pertigaan antara Jalan Pematang Purba dan Jalan Simarjarunjung. Jika belok kekanan menuju Simarjarunjung dan Tigaras, sedangkan jika belok ke kiri menuju Sipolha dan Parapat, maka kamipun memilih belok ke kiri jalan yang menuju ke Bukit Sipolha dan Parapat. Selama perjalanan menuju bukit sipolha, kami disuguhi pemandangan yang menakjubkan, kilauan air danau toba terlihat dari kejauhan, didalam mobil teman-teman pada kegirangan melihat pemandangan pinggiran danau toba yang begitu indah. Dan sekitar 30 menitan kami sampai di persimpangan menuju Bukit Sipolha, kami pun menyusuri jalan sempit yang berbatu dan sedikit curam, namun bagi kami itu sudah biasa, jadi ya santai sajah… Sekitar 10 menitan sampailah kami di pelataran parkir yang sederhana dan mobil kamipun ambil posisi parkir yang strategis sesuai dengan arahan tukang parkir. Sayangnya Sesampai kami di parkiran, hujan turun dengan deras, sehingga kami tidak bisa langsung naik ke Bukit Sipolha, tapi kami mampir di warung kopi, sembari menunggu hujan reda, sekalian lah nyantap nasi bungkusnya, Udah lapar…. Baru sekitar setengah jam hujan mulai reda.. dan akhirnya cuaca kembali panas, maka saatnya untuk naik keatas Bukit Sipolha yang selama ini sudah di impikan… PENYEBERANGAN TIGARAS Setelah berpuas-puas di Bukit Sipolha, kami harus segera menuju ke pelabuhan Tigaras, karena kami harus mengejar jadwal penyebrangan jam 15.15 WIB, menuju Simanindo, Samosir. Sesampai di Pelabuhan Tigaras, sudah ada 12 mobil yang mengisi palataran pelabuhan dan mobil kami masuk pada urutan 13 dan 14, amanlah. Karena Kapal penyebrangan hanya bisa memuat 15-16 mobil saja, dan sisanya akan di masukan ke jadwal berikutnya. Saya langsung menuju Loket untuk membayar administrasi penyebrangan, dengan perincian sbb: Untuk Minibus Rp. 96.500, Penumpang 6 orang dewasa ( Supir tidak dihitung) Rp. 40.200, jadi perorangnya Rp. 6.700.- Asuransi keseluruhan 6.550 jadi totalny Rp. 143.250.- untuk Retribusi parkir per mobil Rp. 10.000 per mobil tapi negolah jadi Rp. 5.000.- bisa kok. Waktu penyeberangan sekitar 40 menit dari Tigaras menuju Pelabuhan Simanindo. TUGU SITIO TIO Selepas keluar dari Dermaga Simanindo kami langsung mampir ke Tugu Sitio- tio untuk sekedar berfoto-foto saja, setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju Wisma AGAPE yang berada di Tomok, Samosir. Perjalanan dari Pelabuhan Simanindo ke Tomok memakan waktu sekitar 50 menitan, dengan kecepatan sedang antara 30-40 km/jam. PENGINAPAN WISMA AGAPE, TOMOK, SAMOSIR. Sengaja Kami memilih Wisma Agape karena secara harga cukup murah, untuk kamar berisi 6 ranjang seharga Rp. 180.000,- + 10% ppn + uang kebersihan Rp. 10.000 per orang. Lumayanlah untuk menghemat budget, tapi dengan catatan tidak ada air minum, tidak ada sarapan. It’s OK air mineral kami sudah lebih dari cukup. Kondisi kamar cukup bersih, kamar mandi besar dan juga bersih. Kami memesan 2 kamar, 1 kamar untuk para ladies dan 1 kamar lagi untuk para cowok.. Untuk makan malam kami beli nasi bungkus kerumah makan padang, FYI untuk temen-temen yang muslim tidak perlu khawatir, karena di Tomok, cukup banyak rumah makan Muslim . Untuk masalah harga, sepertinya sudah pada kompakan antara rumah-makan satu dengan yang lain. Yaitu harga rata-rata Rp. 20.000.- untuk nasi bungkus pake ayam maupun ikan, kecuali ikan Lele harganya Rp. 18.000.- perbungkus. Lebih mahal sih memang jika dibandingkan dengan yang di jual dikota Medan yang sebungkusnya hanya paling 9.000 – 11.000 saja. Tapi yah maklumlah mungkin karena ini tempat wisata, yang penting masih ada makanan yang bisa kami makan. Setelah makan malam bersama, kami melanjutkan dengan acara tukar kado, dimana kado ini sudah kita sepakati harganya Rp. 10.000.- saja, dan tentu saja menjadi tantangan tersendiri untuk mencari kado seharga Rp. 10.000.- udahlah… yang penting ada kado .. hahahaha Setelah acara tukar kado selesai , temen-temenpun sudah tidak sabar menuju tempat tidurnya masing-masing, maklumlah pada kurang tidur ditambah full day wisata jadi tidur malam ini sangat lelap… Pagi harinya, untuk meregangkan otot kami zumba dan aerobik ala kadarnya, yang penting otot-otot tidak kaku dan badan berkeringat.. di lanjutkan dengan mandi pagi di danau toba… segeerrrrr.. WISATA BELANJA DI TOMOK , 10 September 2017 ( day 2 ) Jam 8 pagi kami harus beres-beres dan siap-siap untuk melanjutkan perjalanan wisata, destinasi pertama adalah pusat oleh-oleh / kerajinan di Tomok, temen-temen pingin beli oleh-oleh buat dibawa pulang. Jadi silahkan berbelanjaa… sekali lagi mereka beruntung, karena mereka dapat harga bukaan dasar… PEMANDANGAN PULAU TAO Sebenarnya dari Tomok kami ingin langsung menuju Pantai Pasir Putih Parbaba, tapi ditengah perjalanan kami melihat pemandangan yang lumayan indah, yakni pemandangan pinggirian danau dengan background Pulau Tao, jadi kami mampir sejenak sekedar untuk perphoto-photo. Yang penting happy… PANTAI PASIR PUTIH PARBABA Mungkin sebagian dari kami sudah ada yang pernah ke mari, tapi pergi bersama teman-teman komunitas tentu lebih berbeda & seru. Tiket masuk pantai pasir putih parbaba Rp. 2.000.- per orang, jadi untuk 14 orang RP. 28.000.- namun seperti biasa kami minta diskon, jadi hanya bayar RP. 25.000.- saja. Rencana kami memang ingin makan siang di Parbaba, makanya pada saat kami masih di Tomok pagi tadi, kami sudah membeli nasi bungkus terlebih dahulu. Kami menyewa tikar seharga Rp. 30.000.- untuk kami duduk dan makan siang bareng-bareng, sayang duitnya sih sebenarnya karena kami hanya memakainya untuk makan siang saja, dan setelahnya kami sudah kearah tepi danau untuk berphoto ria. Dari semua pantai pasir putih yang ada di Samosir, Pantai Pasir Putih Parbaba inilah yang paling ramai dikunjungi, mungkin karena namanya yang sudah dikenal orang terlebih dahulu, dan fasilitas permainannya yang cukup banyak, sehingga wisatawan menjadikan pantai pasir putih Parbaba sebagai destinasi pilihan. PEMANDIAN AIR HANGAT – AEK RANGAT Setelah dari pantai pasir putih Parbaba, kami melanjutkan perjalanan ke AEK RANGAT, namun terlebih dahulu kami harus mengisi BBM kendaraan di kota Pangururan yang merupakan ibu kota kabupaten Samosir. Nah Bagi teman-teman yang membawa kendaraan ke pulau samosir, sebaiknya isilah BBM terlebih dahulu disini. Karena SPBU di Pulau Samosir hanya ada di sini. SPBU terdekatnya adalah di Parapat, dan Simpang tiga Jalan menuju Sidikalang itu jika temen-temen ingin pulang ke Medan melalu Tele, Jauh bukan ? Setelah isi full BBM, kami menuju ke Aek Rangat, sampai di Aek Rangat kami membayar retribusi masuk RP. 2000. Per orang, dan kami angsung menuju keatas dimana tempat biasa orang-orang berfoto dengan background Abjad “ AEK RANGAT ". Jika kami menginap satu malam lagi disini mungkin kami akan menikmati hangatnya air belerang dikawasan ini, namun karena kami masih punya beberapa destinasi lagi, maka kami harus melanjutkan perjalanan. Dan tujuan kami selanjutnya adalah Tempat Wisata AEK SIPITUDAI atau Air Tujuh Rasa. AEK SIPITUDAI Aek Sipitudai yang berarti Air Tujuh Rasa ini sudah sangat tersohor namanya dari dulu kala, namun beberapa temen-temen ada yang belum pernah mampir kemari untuk melihatnya secara langsung. So tentu saja tempat ini menjadi destinasi yang tidak boleh di lewatkan. Tiket Masuk Ke Tempat wisata ini RP. 2.000.- per orang, parkir Rp. 10.000.- per mobil, bisa saja dinego jadi RP. 5000.- per mobil. Tips Guide sukarela saja. Yang menjadi menarik para pengunjung adalah rasa airnya, penasaran” mengapa airnya bisa berbeda rasa di setiap pancurannya ”, karena mata airnya berbeda ? itu benar, tetapi dari semua mata air itu airnya megalir kedalam satu kolam penampungan dan bercampur menjadi satu. Dan dari kolam penampungan itulah airnya di alirkan ke dalam 7 Pancuran yang berbeda. Pendeknya satu penampungan 7 pancuran tapi rasanya beda. Untuk hal yang satu ini, tentu ada penjelasan secara ilmiahnya, namun saya sih menganggap ini adalah keajaiban yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. BUKIT HOLBUNG ( DOLOK HOLBUNG ) Nama Bukit Holbung Baru mencuat beberapa tahun terakhir ini, keindahan pemandangan danau toba dari puncak bukit Holbung ini tidak diragukan lagi, bahkan orang-orang yang sudah pernah kemari pun masih ingin kembali kemari hanya demi pemandangan yang menakjubkan. Tidak luput pula banyaknya informasi yang kurang pas mengenai Bukit Holbung ini, menjadikan banyak perdebatan diantara netizen mengenai letak posisi bukit ini. Ada yang mengatakan terletak di desa holbung, desa Janji Martahan, desa Hariara Pohan. Yang benar dan bisa di validasi kebenarannya adalah, Bukit Holbung / Dolok Holbung, berada di Desa Dolok Raja, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Propinsi Sumatera Utara. Anda bisa cek via Map batas desa milik pemerintah daerah maupun bisa melalui Google map. Terlepas dari perdebatan letaknya dimana, yang jelas Bukit Holbung ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta wisata, terutama bagi para Celebgram. Untuk mendapatkan hasil photo dan view yang bagus, memang untung-untungan, karena cuaca disini sangat cepat perubahannya. Terutama jika di musim hujan seperti sekarang ini. Namun secara keseluruhan pemandangan Bukit Holbung tetap Indah di cuaca apapun. Sampai saat ini tidak ada kutipan retribusi apapun, selain parkir sebesar RP. 5000.- per mobil Setelah puas kami di bukit holbung, kamipun kembali melanjutkan destinasi berikutnya, yakni air terjun Sampuran Efrata. Namun karena waktu Ashar sudah tiba, mampirlah kami ke Masjid yang ada di pinggir jalan di desa Janji Martahan untuk sholat Ashar. Sekalianlah kami numpang buang air kecil di sana soalnya udah kebelet sedari tadi. Tips : Bawalah makanan, karena udara yang dingin Anda pasti akan cepat merasa lapar, dan disini tidak ada satupun penjual makanan. Jika Anda berkunjung kemari, sebaiknya memakai sendal gunung atau sepatu tracking, karena anak tangga bisa licin bila habis diguyur hujan. Kenakanlah Jaket untuk menahan udara dingin, dan topi jika cuaca panas. Karena background pemandangan mayoritas berwarna hijau, maka pakailah pakaian yang cerah selain hijau, agar jika di photo akan terlihat lebih bagus alias mentereng.... Jika Anda kemari menggunakan sepeda motor, sebaiknya persiapkan mantel, atau setidaknya plastik pelindung tas dari air. Karena curah hujan disini tinggi. Satu-satunya tempat berteduh disini hanyalah pos penjagaan yang ukurannya kecil. Tapi jika Anda membawa tenda ya tidak akan menjadi masalah. AIR TERJUN SAMPURAN EFRATA Air terjun Efrata ini berada di desa Sosor Dolok, kecamatan Harian, kabupaten Samosir, Propinsi Sumatera Utara. Jaraknya sekitar 20 km dari kota pangururan, sebenarnya jalan menuju Air terjun Efrata ini searah dengan jalan menuju Bukit Holbung. Namun kami melewatkannya , karena kami mau mengunjungi Bukit Holbung terlebih dahulu. Baru setelah kami pulang dari bukit holbung, kami mampir ke Air Terjun Efrata ini. Tarif masuknya Rp. 2.000 per orang, dan parkir Rp. 5000 per mobil. Setelah turun dari mobil kami langsung menuju air terjun, yang letaknya tidak jauh dari rumah warga. Sebenarnya air terjun Efrata ini sangat indah, namun sepertinya tidak banyak wisatawan yang datang kemari, mungkin karena letaknya jauh dari tempat wisata utama Samosir, seperti Parapat, Tuk Tuk dan Tomok. Saran : Jika Anda mengunjungi Air terjun efrata, sebaiknya membawa bekal makanan yang cukup, minimal cemilanlah, terutama bagi yang muslim. Karena di sekitar air terjun hanya ada satu yang jual makanan, dan mungkin tidak bisa dikonsumsi oleh temen-temen yang muslim. MENARA PANDANG TELE Dari Air terjun Efrata, kami langsung menuju TELE, sebagai destinasi terakhir yang bisa kami kunjungi . Tepat pukul 18.30 wib kami sampai di Menara Pandang Tele. Sebenarnya kami khawatir jika sampai di tele ini hari sudah gelap, tapi Alhamdulillah, pukul 18.30 itu cuaca masih belum terlalu gelap, masih terlihat jelas pemandangan gunung pusuk buhit yang menjulang tinggi dan pinggiran danau toba yang terlihat indah. Kamipun tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengabadikan pemandangan yang menakjubkan ini, sayangnya tidak bisa lama, karena hanya dalam beberapa menit saja hari sudah gelap dan malam pun tiba. Tiket masuk Rp. 2.000 per orang, Toilet Rp. 3.000 Setelah selesai photo-photo, kamipun melanjutkan perjalanan pulang ke Medan. Tips : Karena tidak ada Rumah makan disini, jadi sebaiknya belilah Cemilan untuk mengganjal perut. PERJALANAN PULANG KE MEDAN Tepat Pukul 19.00 wib, kami bertolak dari Menara Pandang Tele, menuju Medan. Kami melintasi jalan Dolok sanggul-Sidikalang, selama perjalanan kami tidak melihat adanya rumah makan yang buka, padahal kami sudah mulai lapar, dan persediaan cemilan sudah menipis. Dan setelah beberapa jam diperjalanan sampailah kami di simpang tiga Sidikalang, kami merasa senang karena kami melihat ada rumah makan yang buka, namun sayangnya itu rumah makan untuk non halal, sehingga kami tidak jadi singgah dan harus melanjutkan perjalanan lagi sambil berharap ada rumah makan yang buka, tapi ternyata tidak ada satupun rumah makan yang buka, mungkin karena sudah malam dan hujan pula, sehingga rumah makan tutup lebih awal. Sesampainya di Sumbul, sebenarnya kami ingin pulang lebih cepat, dengan melewati jalan besar Medan Sidikalang, namun saya mendapat informasi dari beberapa teman yang kemaren malamnya melewati jalan tersebut, mengatakan bahwa ada beberapa titik rawan longsor, dan mobil temen saya juga hampir terkena longsoran pada malam itu. Selain longsor jalanan juga sangat berkabut jarak pandang hanya sekitar 5 meter jika melintas diatas jam 9 malam, apalagi ini musim hujan. Sehingga sebagai ketua team Adventure saya memutuskan untuk mengambil jalan amannya saja, dengan pertimbangan keselamatan, meskipun dengan resiko jalan lebih jauh dan lebih buruk, mau tidak mau kami harus tempuh melalui jalan Silalahi, menyusuri pinggiran danau toba hingga akhirnya sampai ke Tongging, dan dari tongging kami naik menuju simpang merek , tepat pukul 22.30 malam kami sampai disana, dan kami berhenti di salah satu rumah makan yang masih buka, kamipun memesan makanan dan makan dengan lahap saking laparnya.. Setelah makan kami melajutkan perjalanan pulang, alhamdulillah perjalanan lancar, dan kami sampai ke Kota Medan sekitar pikul 02.00 dinihari. Dan masih sesuai Schedule, karena schedulenya jam 02.30 pagi sampai Medan. TIPS UMUM : 1. Sebaiknya persiapkan SmartPhone dan PowerBank dalam kondisi Full Charge, karena Anda akan banyak menggunakannya untuk berselfie ria dan merekam video, pastikan juga Anda membawa SD Card tambahan untuk menyimpan file video/foto atau sekurang-kurangnya, pindahkan dan kosongkan terlebih dahulu ruang penyimpanan Smartphone Anda. 2. Pastikan Anda Membawa Makanan/cemilan, Obat-obatan pribadi, karena bisa jadi anda tidak akan menemukannya di perjalanan. 3. Pastikan Anda membawa baju untuk mandi-mandi, dan baju ganti. 4. Konsumsilah Vitamin C, agak tubuh Anda tetap Vit, selama dalam perjalanan. PENUTUP Terima kasih buat temen-temen Jalaners Regional MEDAN ( SUMATERA UTARA ), yang sudah ikutan GATHERING ADVENTURE dalam Rangka Explore Pesona Sumatera Utara, semoga Pariwisata di Sumatera Utara semakin baik dan maju. Amin. Sampai Jumpa & Nantikan Keseruan Kami di Gathering Adventure Berikutnya..... Peserta Gathering Adventure : @Dhistiraz ( Kenzie Yudhistira ), @Jenatan Sianipar ( Jenatan Sianipar), @Just Fadli ( Anjas), @Vean Tristan ( Vean Tristan), @thepo (Thepo), Rizal Jali, @Hasrol Aswad Hasrol Aswad, @Diana Rose (Diana Rose), @Diana Ray (Diana Ray), @Nur Affanny Rezky (Fanny), Rara, Muni, Sarah, Indah Jho
  2. 5 points
    Hallo semuanya.. Setelah sukses solo travelling kemarin ke Jepang tahun 2016 yang lalu, bisa dibilang tahun 2017 ini jadi part 2 nya.. Kali ini aku nggak sendiri, tapi bareng sama temen kantor, Mba Poppy (btw sekarang dia udah pindah ke perusahaan lain). Gimana ceritanya bisa barengan? Jadi sebenernya Mba Poppy udah beli tiket duluan untuk berangkat awal tahun 2017, terus karena denger dari temennya klo aku pasti mau berangkat bulan Maret, akhirnya tiketnya di-refund dan beli tiket baru. Jadi deh kita berangkat bareng tanggal 24 Maret. Bedanya, Mba Poppy pulang di tanggal 2 April 2017, sedangkan aku lanjut sendiri sampai tanggal 7 April. Overall itinerarynya ialah : Tanggal 24 Maret 2017 : Berangkat dari Jakarta menuju Kansai Airport via Hongkong Tanggal 25 Maret 2017 : Osaka Tanggal 26-27 Maret 2017 : Kyoto Tanggal 28 Maret 2017 : Kyoto, day trip ke Uji dan Kobe Tanggal 29 Maret 2017 : Kyoto Tanggal 30 Maret 2017 : Nara Tanggal 31 Maret 2017 : Nagoya, day trip ke Inuyama dan Kuwana Tanggal 1 April 2017 : Nagoya, day trip ke Ogaki dan Kakamigahara Tanggal 2 April 2017 : Suzuka dan Nagoya Tanggal 3 April 2017 : Amanohashidate Tanggal 4 April 2017 : Kinosaki Onsen Tanggal 5 April 2017 : Hikone Tanggal 6 April 2017 : Himeji Tanggal 7 April 2017 : Pulang dari Kansai Airport ke Jakarta via Hongkong Prologue Persiapan kurang lebih sama seperti tahun 2016, bedanya sekarang pake e-paspor jadinya lebih mudah. Untuk itinerary, perhitungan biaya, beli tiket dan lain-lain, aku yang urus, sedangkan Mba Poppy bagian booking akomodasi. Untuk kurs kurang lebih dapetnya sekitar 119 yen. Btw, kita masing-masing sewa pocket wifi, klo Mba Poppy dari Jakarta pake wi2fly, aku pake Sakura Mobile yang diambil di Jepang. Kenapa nggak sewa satu pocket wifi aja biar hemat? Mba Poppy ada rencana di tanggal 27 Maret 2017 ke Tokyo bareng temennya selama 3 hari 2 malem, sedangkan aku stay di Kyoto. Day 1, 24 Maret 2017 Ok, balik lagi ke cerita waktu berangkat. Kita pulang pergi menggunakan pesawat Cathay Pacific dengan transit di Hongkong. Beli tiket sudah dari tahun 2016, dengan total biaya pulang pergi Rp 4.9 juta. Sampai di Kansai Airport, proses imigrasinya ternyata cepet banget. Sempet khawatir karena beberapa akomodasi kita pesan dari Airbnb tapi ternyata nggak ada masalah. Kita cuman cantumin salah satu alamat penginapan yang dipesan di booking.com. Selesai urusan imigrasi, kita langsung ke Kansai Airport Tourist Information Center untuk beli beberapa travel pass, yaitu: Keihan Kyoto Sightseeing Pass 1 Day (500 yen) : untuk ke Uji Hankyu Tourist Pass 1 Day (800 yen) : untuk ke Kobe Kintetsu Rail Pass 5 Days (3,800 yen): untuk ke Nagoya dan Suzuka Sedangkan travel pass yang dibeli di Indonesia antara lain: Osaka Amazing Pass 1 Day (2,300 yen): untuk explore Osaka. Beli di H.I.S. Tours & Travel Indonesia. Dapetnya tiket fisik yang langsung bisa dipakai di Jepang. JR Pass 7 Days Ordinary (29,110 yen): untuk Mba Poppy pake ke Tokyo. Kayaknya beli vouchernya di Tripvisto. JR Kansai Wide Area Pass 5 Days (8,500 yen): untuk aku pake ke Amanohashidate, Kinosaki Onsen, Hikone, dan Himeji. Beli voucher di JTB Indonesia. Untuk voucher JR Pass dan JR Kansai Wide Area Pass kita tuker di Stasiun Osaka, karena pas di Kansai Airport antriannya udah panjang mengular, takut bakal ngabisin waktu. Selain travel pass diatas kita juga beli di vending machine yaitu: ICOCA (IC Card) untuk Mba Poppy (500 yen deposit). SUICA (IC Card) yang aku beli tahun lalu bisa digunakan juga di Kansai area, jadi diisi ulang aja Tujuan berikutnya ialah langsung ke apartemen di daerah Kami Shinjo, Osaka. Dari Kansai Airport naik kereta Nankai Line sampai Stasiun Tengachaya (920 yen), lanjut naik kereta Subway Sakaisuji Line sampai Stasiun Tenjimbashisujirokuchome (280 yen), abis itu naik kereta Hankyu Line sampai Stasiun Kami Shinjo (190 yen). Waktu perjalanan kurang lebih 1 jam 15 menit. Nyari gedung apartemennya susah banget, sampe kurang lebih 1 jam kita muter-muter, mana yang punya juga susah dihubungin. Tapi pada akhirnya ketemu juga gedung apartemennya setelah kita tanya-tanya sama penduduk sekitar. Overall apartemennya oke dan kita puas menginap disana. Hongkong International Airport Cathay Pacific Moslem Meal Koleksi Travel Pass Apartemen Airbnb Day 2, 25 Maret 2017 Hari kedua di Jepang kita habiskan seharian di Osaka. Travel pass yang kita gunakan ialah Osaka Amazing Pass, dimana dengan menggunakan pass ini untuk transportasi dan beberapa admission fee tempat wisata sudah di-cover. Untuk lebih lengkapnya bisa dilihat di web. Tempat wisata yang kita kunjungin yaitu: Osaka Castle (600 yen, open 09.00-17.00). Stasiun terdekat : Stasiun Tanimachi 4-chrome (Tanimachi / Chuo Subway Line) atau Stasiun Osakajokoen (JR Line). Koleksinya lengkap tapi klo udah pernah berkunjung ke kastil original kayaknya ada sesuatu yang kurang. Shinsekai Area & Tsutenkaku Tower (700 yen, open 09.00-21.00, untuk open air deck 10.00-18.00). Stasiun terdekat : Stasiun Shin-Imamiya (JR Line), Stasiun Dobutsuen-mae (Midosuji / Sakaisuji Subway Line), atau Stasiun Ebisucho (Sakaisuji Subway Line). Kita nggak sempet naik ke atas Tsutenkaku Tower karena ngantrinya panjang banget, waiting time-nya sampai 1 jam. Shinsaibashi Shopping Street & Dotonbori, tempatnya papan Glico Running Man dan Kani Doraku Crab. Karena letaknya di daerah Namba, aksesnya gampang karena banyak banget kereta yang lewat ke sini. Ada JR Line, Nankai Line, Kintetsu Line, Midosuji Subway Line, Yotsubashi Subway Line, dan Sennichimae Subway Line. Disini kita belanja macem-macem. Beberapa toko yang kita datangi antara lain Daiso, Daimaru Shinsaibashi Sanrio Gallery, dan Matsumoto Kiyoshi. Jam buka toko di sini kurang lebih jam 10.00-21.00. Tempozan Ferris Wheel (800 yen, open 10.00-22.00). Stasiun terdekat : Stasiun Osakako (Chuo Subway Line). Bianglala ini merupakan yang terbesar di Osaka. Pemadangan Osaka Bay Area di malam hari dari ketinggian 112.5 meter nya keren banget. Recommended. Btw ada dua jenis gondola, yang pertama gondola biasa dan yang kedua “see through cabin” dimana dasar gondola dibuat transparan. Antrian “see through cabin” lebih panjang, jadinya kita naik yang biasa aja. Umeda Sky Building (1,000 yen, open 10.00-22.30). Akses ke sini juga gampang karena banyak banget kereta yang lewat ke sini. Ada JR Line, Hankyu Line, Hanshin Line, Midosuji Subway Line, Yotsubashi Subway Line, dan Tanimachi Subway Line. Tujuan utama ke gedung yang terdiri dari dua tower ini ialah untuk melihat pemandangan kota Osaka dari Floating Garden Observatory yang berada di lantai 39. Sampai di sana antriannya cukup panjang, tapi waiting time-nya nggak sampai 1 jam. Pemandangan kota Osaka di malam hari juga cukup bagus. Tadinya kita mau makan ramen halal di daerah Namba, nama restorannya Ramen Honolu, cuman karena timing-nya nggak tepat kedainya udah tutup duluan untuk break siang (jam 14.30, buka lagi jam 17.00). Overall waktu yang dihabiskan di Osaka sangat menarik, hanya saja pada saat itu bunga Sakura belum mekar. Sepertinya tahun ini ada keterlambatan akibat cuaca yang tidak menentu. Jadinya terpaksa beberapa itinerary ada yang aku modifikasi atau kadang jalan saja spontan tanpa itinerary. One Day in Osaka Sekian untuk saat ini.. Lanjutannya bisa dilihat di link berikut: Day 3-4, 26-27 Maret 2017 : Kyoto Untuk perjalananku ke Jepang (mainly Tokyo, Takayama, Toyama, Matsumoto) di tahun 2016 bisa dilihat di link ini Terima kasih semuanya..
  3. 5 points
    Hello Jalan2ners Sudah lama saya tidak post di forum ini, kali ini saya mau berbagi cerita trip ke Jepang musim panas ini. Sebenarnya tahun ini saya tidak ada rencana berangkat, berhubung saya berhasil mendapatkan tiket konser festival musik, mau tidak mau saya harus berangkat jadi tujuan utama trip kali ini untuk memenuhi salah satu impian saya selama ini yaitu nonton festival music & fireworks (kembang api) secara langsung. \ jadi tidak terlalu menfokuskan ke spot - spot wisata. ok dech, tanpa basi basi saya akan memulai cerita tripnya. dikarenakan saya mendapatkan kabar berhasil membeli tiket konser sekitar 1 bulan sebelum hari H, jadi saya cukup kelabakan mencari tiket pesawat + tempat penginapan & dll. setelah 1 minggu cari2 tiket murah, akhirnya dapat juga walaupun tidak semurah harga promo tapi gpp dech. kali saya menggunakan jasa ANA untuk kedua kalinya (PP Rp. 5 jt-an). 23 - 25 Agustus (Jakarta → Narita Airport → Mitaka + Yamanashi) Perjalanan dimulai dari Jakarta. pesawat pada subuh hari yang ingin saya tumpangi delay sekitar 30 menit-an. sekitar 7 jam 45 menit perjalanan, begitu landing lagi2 delay sekitar 20 menit. setelah tiba di bagian Imigrasi, saya melihat perubahan, yaitu adanya mesin untuk scan (input) mata dan sidik jari, di tengah antrian sebelum ke bagian cek paspor. kemudian saya tanya kepetugasnya, sejak kapan ada mesin ini, karena tahun lalu saya ke sini belum ada mesin seperti ini, lalu petugasnya menjawabnya semenjak April/Mei ini. walau antrian panjang otomatis dengan adanya mesin ditengah2 antrian ini sangat mempercepat proses pemeriksaan. waktu proses pemeriksaan sempat ditanya2 dan juga sempat dibongkar koper untuk diperiksa isinya. yang dimana selama ini saya tidak pernah mengalami hal ini waktu ke Jepang. saya merasakan makin ketatnya pemeriksaan belakangan ini, mungkin karena reputasi Orang Indonesia yang semakin memburuk. setelah beres saya langsung bergegas ke tempat penginapan yang telah saya booking sebelumnya melalui Airbnb. Narita International Terminal 2 → Asakusabashi (Keisei) ¥1100 → Mitaka (JR Chuo Line) ¥390 → Tempat Nginap waktu pertukaran kereta di Asakusabashi saya sempat kehilangan tiket, kalau sengaja beli lagi lumayan sekitar 1100 yen, lalu saya mencoba menggunakan bahasa Inggris gagap ke petugasnya, akhirnya diperbolehkan lewat, "thanks pak petugas !!! " begitu tiba di Stasiun di Mitaka, saya langsung menuju ke tempat penginapan, baru jalan sekitar 5 menit baju udah basah kuyup, suhu panasnya sih sama seperti sama Jakarta tapi tingkat kelembaban-nya beda banget. alhasil begitu sampai penginapan langsung mandi dech, lalu ngobrol bentar dengan tuan rumah. Plan untuk besok cuma ketemu teman saya pada siang hari untuk ambil Tiket konser, jadi paginya masih sisa banyak waktu, saya memutuskan untuk coba mengunjungi dokter gigi di dekat2 rumah. berhubung tempat temu janji cuma sekitar 20 menit jalan kaki dari tempat penginapan, jadi selama perjalanan saya menemui 4 dokter gigi, tapi tutup semua, jangan2 Hari Kamis (hari liburnya dokter gigi), tapi setelah sampai dekat tempat temu janji, saya melihat ada dokter gigi yang buka, lalu saya coba tanya2, alhasil lumayan mahal juga kalau tanpa asuransi, dan juga butuh beberapa kali datang sesuai dengan perawatan lubang-nya. setelah selesai bertanya2 dengan staff dokter gigi, saya langsung menuju ke tempat temu janji. yaitu kedai Iseya Yakitori (satay jepang) yang cukup terkenal diarea itu, karena sudah ada antrian walau belum buka. untuk websitenya bisa lihat disini > Iseya Yakitori disini teman saya memesan berbagai macam menu. setelah selesai berbincang-bincang dan menyerahkan tiket konser ke saya. dan teman saya segera balik ke Machida, dan dikarenakan saya masih mempunyai luang waktu, jadi memutuskan untuk ke mampir ke Shibuya yang dimana satu jalur dengan arah pulang teman saya. waktu jalan ke stasiun Kichijoji, teman saya menyempatkan untuk membeli Katsu (Sapi) + Korokke (pergedel jepang) di "Steak House Satou" , yang cukup terkenal enak di area Kichijoji ini. Kichijoji (Keio Inokashira Line) ¥200 → Shibuya ditengah perjalanan kereta saya berpamitan dengan teman saya karena mesti pindah jalur, lalu setelah sampai ke Shibuya Station kemudian saya langsung mencari tempat makan yg saya hampiri 2 tahun lalu yaitu "Okinawa Soba", dikarenakan saya masih cukup kenyang tapi kangen akan rasanya, jadi saya hanya memesan sayuran-nya saja yaitu Goya Chanpuru seharga 580 Yen setelah itu keliling sebentar area Shibuya lalu kemudian pulang balik ke penginapan, karena besok paginya harus bangun pagi2 untuk ke tempat konsernya. Shibuya (JR Yamanote Line) → Shinjuku (JR Chuo Line) ¥220 → Mitaka (Tempat Penginapan) begitu balik, mandi lalu mempersiapkan keperluan untuk esok harinya , besok pagi mesti bangun sekitar jam 4.30 . Besok paginya sekitar jam 5-an, saya jalan menuju ke Station Mitaka sekitar 20 menit akhirnya sampai juga. kemudian langsung menuju ke Shinjuku Station tempat bus berangkat ke tempat konser. Mitaka (JR Chuo Line) ¥220→ Shinjuku (Official Bus Tour) ¥2800 → Yamanashi (Yamanakako Exchange Plaza Kirara) karena frekuensi Bus dari Shinjuku ke Yamanashi sedikit, jadi sebelumnya saya booking tiket ke pihak/staff yang berkaitan dengan event konsernya. Tiba di Shinjuku station sekitar jam 5.45 , lalu menuju ke tempat busnya, walau masih pagi tapi sudah banyak orang yang mengantri untuk naik ke bus. sekitar 40 menit mengantri, akhirnya naik juga ke Bus, perjalanan normal dari Shinjuku ke Yamanashi sekitar 2,5 jam tapi waktu di area Yamanashinya cukup macet alhasil sekitar 3.5 jam baru sampai tempat tujuan. (akhirnya bisa berjumpa juga dengan Gunung Fuji, tanpa sengaja dicari ) Acara Festival music ini berlangsung selama 3 hari, tapi saya hanya ikut 1 hari saja yaitu 10rb Yen. Ada 4 Panggung dan disini juga bisa naik Balon udara, main Canoe, atau main air di pinggir Danau sekitar untuk detailnya bisa lihat langsung ke sini Sweet Love Shower Site walau masih pagi, tapi sudah banyak pengunjung, awalnya saya perkirakan sekitar 12rb orang, ternyata saya salah .. totalnya melebih 120rb orang ternyata. waktu masuk menerima map (schedule) + wristband (yang akan dicek setiap kali pindah panggung, jadi pastikan jangan hilang ^^) karena selama perjalanan dari Tokyo belum makan, jadinya saya langsung berburu makanan begitu sampai, saya mencoba Yakiniku Kare 1000 Yen, rasanya lumayan enak. Karena Masih agak pagi , pengunjung belum benar2 padat, saya memutuskan untuk explore area ini. walau padat pengunjung tapi tetap bisa jaga kebersihan begitu juga Toiletnya cukup bersih Sekitar jam 11 cuaca makin panas, waktu nonton desakan-an di dekat panggung berasa cepat cape dan karena dempet2an suhu makin terasa panas (mungkin sekitar 40°C kali ^^) kebetulan band (Coldrain) yang saya ingin tonton manggung jam 12.00, jadi mutung dech dan alhasil bawaan-nya cari minum, tanpa terasa menghabiskan 2000 - 3000 yen untuk minum saja makin siang, makin berasa panas dan padatnya pengunjung. walau baru 2 jam-an disini rasanya energi udah habis, bawaan-nya ingin pulang aja, tapi berhubung saya udah beli tiket bus pulang ke Tokyo, dan paling awal sekitar jam 19.45 malam berangkatnya, mau kagak mau harus menunggu sekitar 7 jam-an lagi. demi menambah energi, saya mencari makan + minum. lalu saya membeli Sasebo Burger, ukuran-nya 2.5 kali lebih besar dari burger biasa, begitu juga isinya yang banyak. sambil makan, sambil lihat live (band) dari kejauhan. tidur-tiduran di taman waktu band kagak manggung ^ ^ setelah segar kembali, kemudian aktif lagi dech jingkrak2, dorong2-an walau panas, cape, tapi benar-benar puas ikut festival ini, rasanya ingin lagi berpatisipasi kalau ada kesempatan NOTE : disini dokumentasi music sangat dilarang, jadi jangan kaget waktu ngerekam tiba2 staff muncul didepan anda untuk preview (gambaran) mengenai festival music ini bisa lihat disini Yamanashi (Yamanakako Exchange Plaza Kirara) (Official Bus Tour) ¥2800 → Shinjuku (JR Chuo Line) ¥220 → Mitaka (Local Bus) ¥220 →Tempat Penginapan Sekitar jam 19.15 malam saya langsung menuju ke Tempat Bus, dan menunggu antrian, sekitar 25 menit menunggu akhirnya bisa naik ke dalam Bus, kemudian langsung menuju ke Shinjuku. kali perjalanan sekitar 2.5 jam, karena tidak terlalu macet. setiba di Shinjuku saya langsung menuju ke Mitaka, dan karena sudah lelah saya memilih naik Bus untuk ke tempat penginapan, kemudian mandi dan segera beres2 dan siap barang. karena besok pagi2 mesti ke Haneda untuk ke Kochi. Untuk Sementara sampai disini dulu yah , ditunggu lanjutan-nya Untuk Lanjutan-nya bisa lihat disini 26 - 30 Agustus (Kochi, Nakamura + Sukumo) 30 Agustus - 1 September (Matsuyama, Dogo Onsen + Bansuiso) 1 - 4 September (Kure, Onomichi, <Mukoujima & Innoshima Island> + Tomonoura)
  4. 4 points
    AKSI Peduli Lingkungan Hidup “ Tanam Ribuan Mangrove “ Hutan Mangrove memiliki manfaat yang sangat penting antara lain ; Mencegah Intrusi air laut atau perembasan air laut ke tanah daratan yang menyebabkan air tanah menjadi payau sehingga tidak layak untuk di konsumsi, Mencegah Erosi dan Abrasi pantai, sebagai pencegah dan penyaring alami, sebagai tempat hidup dan sumber makanan bagi beberapa jenis satwa, berperan dalam pembentukan pulau dan menstabilkan daerah pesisir, serta manfaat-manfaat yang lainnya. “ Pantai kita butuh kepedulian kita, mari tanam ribuan mangrove !! “ Setidaknya itu adalah kalimat yang tersirat di benak teman-teman relawan yang peduli terhadap lingkungan kita, salah satunya adalah Komunitas “ Tempat Kita Peduli (TKP) SUMUT “. Hari Minggu, 17 September 2017 kemaren teman-teman dari Komunitas Tempat Kita Peduli (TKP) SUMUT, mengadakan kegiatan Peduli Lingkungan yang melibatkan berbagai kalangan baik dari indvidu, Pelajar & mahasiswa maupun dari berbagai lintas komunitas yang ada di Sumatera Utara. Kegiatan peduli lingkungan yang bertema “ Tanam Ribuang Mangrove “ ini mendapatkan tanggapan yang sangat positif, terbukti dengan banyaknya jumlah peserta yang mencapai 800 orang lebih yang ikut dalam kegiatan ini. Aksi peduli lingkungan ini di pusatkan di lokasi “ " Mekar Bahari Konservasi Area RUMAH MANGROVE “ Desa Percut, Bagan Percut Dusun XVIII, Deli Serdang, Sumatera Utara. Tentu saja, kegiatan yang bersifat peduli lingkungan ini mendapat tanggapan yang positif pula dari temen-temen Jalaners yang tergabung dalam Komunitas Jalan-jalan Indonesia Regional SUMUT ( Jalan2.com Regional SUMUT ). Mengapa ? karena; meskipun beda komunitasnya, namun memiliki kesamaan prinsip dan pandangan yakni sama-sama peduli sekitar tanpa mengharapkan imbalan. Selama ini temen-temen dari TKP sering mengadakan kegiatan amal utk kemanusiaan, sedangkan temen-temen dari komunitas Jalan2.com Regional SUMUT sering mengadakan kegiatan explore wisata yang masih terpendam dan meng-expose keluar melalui berbagai media agar di ketahui khalayak ramai dan diharapkan berdampak positif pula terhadap perekonomian masyarakat yang ada di lingkungan wisata. Okehlah .. persamaan pandangan clear…!! Yuk Ikuti keseruannya.. Sesuai Instruksi panitia kegiatan bahwa; para peserta yang sudah mengetahui lokasi kegiatan diharapkan bisa langsung ke lokasi kegiatan, sedangkan para peserta yang tidak/belum mengetahui letak lokasi kegiatan Tanam Ribuan Mangrove “ Rumah Mangrove Mekar Bahari “ diharapkan berkumpul di SPBU Haji Anif di Jalan Cemara Medan, pada Minggu pagi ,17 September 2017 jam 07.00 wib, dan dari sana rencananya akan dipandu oleh panitia dan berkonvoi menuju lokasi kegiatan. Terus bagaimana dengan saya dan rekan-rekan jalaners Regional SUMUT ? Awalnya kami mau menggunakan sepeda motor dan berkonvoi bersama, namun karena ada teman yang rumahnya sangat jauh dan ada sebagian teman yang sepeda motornya tidak sehat sehingga saya putuskan untuk pake mobil saya saja, kebetulan yang bisa ikut kegiatan hanya 7 orang karena temen-teman yang lain sudah ada schedule pribadi pada tanggal itu. Dan kami sepakat untuk berkumpul di depan Kantor Pos Pusat samping lapangan merdeka pada jam 06.30 Wib, dan ternyata teman-teman pada tepat waktu ! thanks. Sarapan dulu !! Yew… ternyata sama ! , sama-sama belum isi perut ! , yuklah sarapan dulu… “ Buk.. Lontong sayur 5, satu pake perkedel, empat pake telor , duanya lagi nasi gurih.. " Ok Mas ! kata ibu yang jualan menu sarapan, tidak berselang lama semua pesanan pun sudah ada di atas meja dan kami pun siap untuk menyantapnya. Ayuk sarapaaan… Sarapan udah kelar, yuk langsung ke SPBU Haji Anif, OK ! kata temen-temen.. Dan sesampai di SPBU Haji Anif, ternyata belum semua peserta kumpul baru sebagian saja yang sudah pada menunggu, meskipun sudah jam 07.30 wib, saya pantau dari pembicaraan di chat group ternyata masih banyak yang OTW = on the way alias masih pada ngaspal ho ho ho…. Yaw udahlah kita coba duluan aja ke lokasi, meskipun belum tau posisi lokasinya kita coba ikuti Google Map ajah, saat itu HP saya lowbat !! haduuh padahal info lokasi ada di chat group TKP ! ya udahlah seingat saya namanya Bagan Percut, so pake HP nya si Vean, dan buka google map, cari Bagan Percut dan akhirnya mengikuti petunjuk GPS nya Google… sudah sekitar 30 menitan lamanya kami mengikuti petunjuk.. udah jauuuh bahkan sudah sampai pinggiran laut, udah habis jalan beraspalnya, sekarang sudah masuk ke jalan tanah tanggul sungai… sudah sekitar 3km lebih kami menyusuri pinggiran sungai tapi lokasi kegiatan tidak ketemu-ketemu ! Kami kesasar paaak….!! Ternyata GPS nya mengarah jalan yang salah ! ya iyalah wong titik point nya yang di ambil Bagan percut, Bagan percut itu luas ! Plaak plaak .. tepuk jidat lah…. Untung bro Anjas bawa PowerBank, setelah ngecarge HP, buka chat group dan teriak “ Saya kesasar paak !! … Dan Fast Response, panitia langsung Share Location by google map , jadi langsung balik lagi… dan akhirnya sampai dah ke lokasi kegiatan… Horeeeee !!! Sesampai di lokasi ternyata sudah ramai peserta yang datang, langsung dah jumpai panitia untuk konfirmasi peserta, dan panitia memberikan tanda peserta berupa Pita warna Hijau untuk di sematkan di kaos atau topi. Setelah pakai tanda peserta, kami langsung menuju di mana para peserta di kumpulkan dan……. Tiba-tiba suara keras terdengar dari soundsytem “ Ayok teman-teman dari komunitas Jalan2.com silahkan maju dan bergabung… “ Wah ternyata itu suara Abangda “Syukur Ricky Roy Aritonang, sang komandan TKP ! Ok bangnda kami bergabuuung…. Setelah panitia mengenalkan para petugas kegiatan serta pengenalan dan tata cara tanam pohon mangrove kami pun dibagi 3 kelompok besar untuk pengaturan lokasi tanam, dan masing-masing group di pimpin oleh satu petugas pengarah, kami diarahkan menuju lokasi bibit, dan setiap peserta di jatah minimal 5 bibit mangrove. Ayuk tanam Mangrove nya…. Semangaatt…. !!! Masing-masing bawa 5 bibit yaks..... Selama menanam mangrove, tentu saja kami saling berkenalan dengan banyak orang dari berbagai komunitas, ya ! di kegiatan peduli lingkungan seperti ini tentu banyak positifnya, selain belajar mengenal mangrove sambil berwisata juga menambah kenalan dengan teman-teman baru… ! Mau hiburan ?... tenang … di komunitas kita ada biduan, hahaha biduan… iya bener biduan.. Vokalis gitu lhoo.. Ada Muni yang suaranya merdu ada thepo yang menjadi teman duetnya Lanjuuut maang…. Hari sudah sore, dan acara sudah selesai, setelah menerima sertifikat dari panitia , kami pun meninggalkan lokasi kegiatan, dan dalam perjalanan pulang kami sepakat untuk mampir dan makan bakso di warung bakso Mas Edo di jalan sunggal, tepatnya di depan perumahan Somerset Regency. Kami suka makan disana karena disana ada bonus ceker dan tulang ayam yang banyak, tentu saja rasa nya enak dan harganya juga tidak terlalu mahal. Namun sayang, sesampai disana warung baksonya gak buka, alias tutup !!, waduh kemana nih mas edo nya.. ? ah barang kali lagi liburan… masa jualan melulu… Piknik dunk… Okeh, Fine !, kita cari warung bakso yang lain… Bakso Sahabat di jalan Merak, sunggal ini akhirnya menjadi pilihan, rasanya lumayan enak, apa lagi buat kami yang lagi kelaparan… OK Guys…. Sebegituh ajah ya Field Report (FR) saya di kegiatan Peduli Lingkungan Hidup “ Tanam Ribuan Mangrove “ semoga kegiatan ini bermanfaat bagi semua. Terima kasih kepada Komunitas Tempat Kita Peduli (TKP) SUMUT, yang sudah menyelenggarakan kegiatan peduli lingkungan ini. Terima kasih kepada “ Rumah Mangrove Mekar Bahari “ yang sudah menyediakan tempat dan berbagi ilmu tentang mangrove Dan tentu saja terima kasih buat temen-teman komunitas Jalan2.com Regional SUMUT yang sudah ikutan kegiatan peduli lingkungan; @Dhistiraz Kenzie, @Vean Tristan Vean, @just0682 Anjas, @thepo Thepo, Muni, Nopita, Indah jho.. Salam komunitas, dan Salam Lestari..
  5. 3 points
    Perjalanan yang serba mendadak, tanpa persiapan alias ingat langsung cus saja. Browsing dulu sebentar sempet galau mau nginap dimana Dan Hari apa. Ahirnya memutuskan booking penginapan via traveloka. Dan saya pun berangkat Hari jumat, untuk hiking Hari sabtunya. Lokasi gunung papandayan tidak terlalu jauh dari pusat Kota garut, searah dgn samarang yang Ada resort exlusife nya itu. Berada di wilayah cisurupan . Gampang di cari baik Naik Mobil umum ataupun pribadi. Kalo Naik umum musti lanjut ngojek dgn bayaran 25K . Tanjakan gunung papandayan sebenarnya sudah di mulai dari sini, lumayan sih ngurangi nanjaknya yg sekitaran 3km . Ahirnya saya sampe jg di PCG (Papandayan Camping Grounds) Dan ini satu2nya tempat transit yg paling "mewah" diantara tempat lainnya. Disebut mewah karena Ada treehouse, cabin Dan tenda. Tergantung mau pilih yg Mana. Kalo tempat lain hanya menyediakan tenda saja seperti di depannya, bukit nangklak . Nenda kena tarif 250k bisa 4 orang, cabin 300k untuk 2 orang tapi muat sampe 4 orang jg, Dan percaya dah pasti ada 4 orang dalam cabin itu lebih bahagia ! Knp ? Karena dingin nya itu yg nyampe 13° , jadi Makin banyak Makin hangat wkwkwkwk . Rumah pohon kena 450k. Awalnya saya sudah booking tenda karena pengen nyoba jg ngecamp di tenda, berhubung Hari jumat itu sepiiiii terus nanya ke owner di tenda tentunya lebih dingin, ahirnya saya upgrade ke kabin nambah 100k . Dan yg ngecamp hari itu hanya kita2 saja. Inilah alesan Saya ambil pergi jumat karena hari sabtu nya udah penuh bookingan. Listrik baru Ada jam 6 sore itupun kalo di luar udah gelap bgt, sampe jam 12 malam. Karena nyampe PCG jam 2an Siang, tiduran sebentar lalu jam 4an Kita explore sekitar PCG buat narsis gak kerasa udah gelap. Sepanjang malam saya kebangun berapa x, saking dinginnya. Udah gitu tumben pemgen pipis sampe 2x. Yg pertama Aman karena diluar Masih ada Lampu reman2, dgn bantuan senter bisa sampe toilet, yg ke2 udah gelap yang benar2 gelap, jiper jg u ke toilet, ahirnya samping cabin Aja pip nya hahahaha. Sebelum saya udah tannya2 ke owner Dan pemilik warung Dan mereka sepakat, kalo cuma sampe pondok saladah tdk usah pake guide karena pasti rame dan jalurnya jelas , tetapi kalo mau sampe hutan mati, Tegal alun apalagi sampe Tegal panjang, bagi orang awam pemula sangat dianjurkan . Dan 3 area tsb sudah bukan jangkauan asuransi pengelola lho. Jd resiko tanggung sendiri. Ahirnya sepakat sewa guide 250k sampe Tegal alun, start jam 5 subuh. Tepat jam 5 udah didatangin guide , saya pun langsung cabut . Cuma 1km jarak Dr pcg Ke camp david dan nanjak terus sampe mampus. Ngopi dulu di warung ngobrol ngalor ngidul sampe ahirnya yg punya warung nawarin tempat,Ni mas kalo kemalaman sampe sini, boleh nginap di atas cuma alakadarnya saja, gratis kok ! Wah baik banget yah . Tepat jam 6 pagi, Saya pun mulai mendaki. View pertama sih reruntuhan hasil erupsi dgn bebatuan yg ke gading2an , keren jg. Ketika melewati tebing soni, mas yunus guide saya nyeletuk. In tebing soni, dinamakan begitu karena Ada yg meningal disana gara2 parasut nya tdk terbuka Dan namanya Sony. Harusnya disini dapet view sunrise. Akan tetapi kabut nya terlalu tebal sang sunrise pun tidak berani nongol. Setelah poto sana sini exlpore kawah dan bebatuan , selanjutnya ke hutan mati dulu. Sambil nunjuk ke arah atas, oalah kliatan jauh banget dan tinggi pula. Ya dijabanin saja. Nyampe jg hutan mati , Dan kebetulan saya Masih dapat kabut Dan terobosan sinar matahari disini, meskipun tdk maksimal. Cos hutan mati kliatan magis cenderung menyeramkan kalo Ada kabutnya. Seperti di film2 horor. Fav yg datang kesini biasanya sore Dan mereka yang ngecamp di pondok saladah. Puas Dan bahagia disini, Saya pun nanya lg, terus kemana lagi ? Mas yunus pun nunjuk ke atas dgn view segaris pepohonan yg sangat lebat. Buset tinggi Dan jauh pula hahaha. Memasuki area hutan cantigi, yunus nanya, mas bawa air minum kah ? Yeee... Tadi Kan mas yunus bilang bakal Ada warung Dan beli disana drpd berat bawa dari camp david. Dan diapun beralasan bahwa tadinya mau ke pondok saladah dulu, beli air disana. Ya udah lah toh says pribadi tdk Haus kok, tapi snak mah udah bawa dari Bandung jg. Mungkin dia yg kehausan ? Hahahaha. Saya break dulu buka cemilan karena kata yunus sekarang bakal Ada tanjakan lagi. Lanjut Makin keatas Makin nanjak, sampe ahirnya dapat kemiringan extreme . Dimana Kita harus berpegangan sama batu2an Dan akar2 pohon. Ini namanya tanjakan mamang, disebut begitu karena dulu Ada guide yg bernama mamang meningal disini. Dia yg mewanti2 pasukannya malah dia yg tergelincir. Ah tapi bodo amat gak serem sama sekali dapet cerita orang mati. Kalo saya penakut mah Mana berani ngecam di tempat sepi . Tidak sia2 melewati tanjakan tsb, karena tepat di depan adalah Tegal alun hamparan edelweiss tsb, rasa cape langsung hilang berasa dapat energi baru disini. Saya pun lansung loncat2 kegirangan. Kata yunus karena udah masuk ahir kemarau Blum Ada hujan, banyak yang mati Dan mengering bagusnya setelah musim hujan masuk ke kemarau pemandangannya spektakular. Ah bodo amat , pemandangan ini jg sudah cantik bgt. Unik jg yah diatas gunung gitu Ada hamparan datar yg isinya edelweiss Dan rumput apaan yah yg cantik jg, tdk Ada pohon sama sekali yg tumbuh disana. Pohon cantigi hidup di mengelilingi dataran Tegal alun ini. Cukup lama Saya main disini sampe gulingan di rumput yg mirip karpet mahal itu. Sepanjang perjalanan sampe kesini, Saya cuma ketemu 2 orang petugas patroli di hutan mati, abg 4 orang di Tegal alun . Sepi yah ? Ternyata says mah emng melawan arus, orang lain banyakan ngecam di pondok saladah , baru ke yg lainnya. Puas di Tegal alun, hayuuuu turun . Turun nya kembali ke jalur awal karena menuju ke tegal alun hanya jalur ini saja. Nyampe hutan mati Kita ngambil jalur Kiri karena tepat di bawah sana yg kliatan jauh nan mudun banget itulah pondok saladah. Pondok saladah merupakan area camping yg dianjurkan karena berada di area datar Dan dikelilingi pohon cantigi. Disini ternyata Ada edelweiss jg tapi tidak sebanyak di Tegal alun. Mushola, toliet yg bersih Dan warung lemgksp disini. Rehat disini Saya Langsung beli pocari Dan aqua langsung habis . Kalo saya lihat Dan rasakan kalo Dr bawah menuju pondok saladah ini cukup panjanggggg nanjaknya , beruntung says kebagian turun hahaha. Yes pake guide it emng enaknya seperti ini. Dia bisa nyari jalan yg lebih meringankan huhuhu. View perjalanan ke pondok saladah itu keren luarbiasa . View gunung sana sini langit biru jernih, gersannya bebatua yg luas, kontras dgn hamparan pohon yg menghijau. Nah kalo mulai turun banyak banget yg mau Naik, beneran rame jalur yg ini. Kita mah udah nyantai mudun, orang lain masih hah heh hoh kecapean di tanjakan hahahaha. Rasain hahahaha. Ada 1 area Camping lg namanya ghober hut , berada di bibir jurang dengan view gunung Dan bukit2 Dan kalo lg beruntung sunrise bagus dilihat dari sini. Tapi kslo saya lihat tidak Ada yg camping disini. Ketika melewati jalan yg diapit 2 bukit, wussssss angin kenceng menerpa badan. Dan kata yunus inilah lawang angin . Makin ke bawah Makin banyak yang baru Naik. Dan Ada sepasang suami istri yg gendong anak kecil jg . Buset dah nekad bgt ngecamp . Ahirnya nyampe di percabangan hutan mati-pondok saladah. Saya pun istirahat dulu di warung, duh enak bgt semangka nya. Warung depan dihuni sekelompok in ibu2 bapak2 yg berisik , tanpa guide yg satu pengen kesini yg satu pengen kesana, yg satu ngotot yg satu nyinyir seru jg. Ahirnya dideketin yunus Dan dikasi rekomendasi musti kemana dulu. Ada yg ngejago pengen ke tegal alun soalnya. Hahaha. Sayapun pamit sama mereka untuk pulang duluan. Sepanjang perjalanan turun ni guide udah banyak ngegaidin orang x yah, Ada yg yunusnya gak inget tapi yang baru Naik maksa harus nginget bahwa dia pernah diguidin hahaha. Ada yg di jalan ketemu, katanya Dr tadi di tlp gak aktif2 . Ya jelas diatas gunung Mana Ada sinyal. Sampe ahirnya janjian besoknya Minta dianter ke hutan mati Dan Tegal alun. Berarti byk yang bolak balik jg yah kesini bkn hanya 1 x saja. Perjalanan Saya tiktok hanya menghabiskan 5 jam saja. Pergi jam 6 pulang jam sebelas siang sampe Camp David lg. Di camp david Saya penasaran dgn kolam air panas rendam nya, berhubung jam 11 siang berendam di air panas gimana rasanya ? Urunng beli Tiket seharga 25k. Minta poto2 doang , tp sama penjaga tdk boleh karena Ada Bos di dalam katanya. Ya udah poto saja Dr pintu masuk doang sekedar dokumentasi. Di dalam view nya keren kalo liat di Google. Kolam rendam dgn view gunung reruntuhan erupsi . Dari camp david Saya cabut pulang ke PCG lagi, karena staff nya baik2 jg katanya pulang Dr atas mending istirahat dulu disini, Mandi , makan dll Cuma sayang waktu mau Mandi airnya gak Ada ! Katanya rusak lg di benerin ahirnya dianter yunus ke sebrang ngadon Mandi. Mantap airnya Kaya es meskipun siang Hari. Habis Mandi saya langsung cabut pulang ke Bandung. Inilah pengalaman pertama saya Naik gunung dgm ketinggian 2600mdpl sekian , begitu antusias begitu terkesan Dan tentunya bahagia bgt karena keinginan Dr dulu itu udah terlaksana sekarang hahahaha. Selanjutnya mikir mau Naik gunung apa lagi yah ?
  6. 3 points
    SIBOCAH TUA NAKAL KLILING Di KiLING FieL dan Saigon City Sibo ngubek2 SAIGON city ingin ketemu Dewi ular yang Cantik dengan modal 2 USD @100 LOW Gadget Low/ min Bhs Ingris Menurut Pengamatan Dan Menurut penglitan saya dengan perasaan yang real Awal pertama saya mendarat di Tan son nath Airport sudah Mulai Panic Dipalak Petugas Imigrasi minta Siao chien Sio vey (tip) Diselipkan 5 lbr @1 ringgit Cop cop cop Setelah Keluar Bandara Saya Arahkan Kaki belok Kanan dengan senjata Senyum dan Xie xie Kepada Para Calo pemangsa Yang Nengok kiri dan kanan Beruntung Saya Sudah Hapal dikepala Dengan Masukan Info Ter Up Date Salah satu nya Di Bandara Tan Son nath Al tempat Tukar Uang / beli Simcar dan Terpenting info yellow Bus Beroprasi Dari jam 00.03 S/ D 00.01 Bohong Kalo Dibilang Bus Malam Tidak Ada (Bus Hijau) Seperti KataKomentator Traveller “Katanya Katanya” “Konon Menurut Cerita Temen saya” Itu Info Dah Kadaluarsa 5 ato 7 Tahun lalu Bahkan Copet pun Mati kutu sekarang Lanjut Tentang Shutle Bus Ada Yellow Bus To Down town Harga 12000 VND stara Rp 7200 Setelah bus Berjalan Kenektur Dengan Sabar Menanyakan Tujuan Hotel kita dan Saya Sebutkan Beng than Area Dan di Halteu bakal sampe diberitahukan unkle next stop bus Ok H2 Setelah Pulih Dari Penatnya Perjalanan BD KL Ho chi Minh City Setelah Semalam Pesan Trip Mekong River Dengan 2 tempat Kunjungan utama Delta River Dan sampan dan Kunjungan Wajib Coconout King serta Big Budha dengan Plus Makan Siang Paket Harga 600.000 VND hasil Nawar beli Di Hotel * Sebenarnya Masih Bisa Mendapatkan Yang Lebih Murah Namun bisa bisa Jadi Mahal Bila nga Punya Waktu Karena + Sewa Taxi tuk ngejar Bus Atao Tanpa Paket Makan Ato Seperti Share2 Yang Dulu Katanya Pake Bus Umum itu Sangat Tidak Disarankan 1 Terminal bus Masih Jauh dari Distrik 1 Masih Jauh ke Delta mewkongnya Dan Jarang sekali Keberangkatannya…. Belum Pulangnya kita Kehabisan Last Bus To City Harus Sewa Ojek or Taxi Ke Pelabuhanya dan Ke lokasi Chuchi Tunel Belum susah Kita Mendapatkan Boat nya Harus Tunggu Sampe Kuota Penuh Baru Shae River Boat Dimulai Inilah Yang Bisa menjadi Mahal; Di waktu / Mahal Ke Harga berpotensi kena Scam jauh Diluar Pengawasan Petugas Turism Bule Kere Saja Nga Mau Pusing mereka Pake Tur local juga Perjalanan Mekong river cuise semua Menyenangkan dengan Dihibur Tur Guide Yang Humories Jadi Pengamatyan saya Kita Ke Saigon Sebaiknya Ambil 2 Sesi tur Lokal Mekong tur 1 day fuul antara 500000 sd 600000 VNd Chuchi Tunel Half day Tur 300 sd 400 vnd Total Rate Tengah 900.000 Vnd x0.6 =Rp 540.000.- Untuk City Tur Kita Pake Grab Missal tujuan ke Remand Warmen Yang Paling Jauh 40.000sd 50.000 VND Atao Setelah Pulang Dari Chu chi Tunel minta Turun Di tengah Jalan tujuan Reamen War museum langsung ekplor jl Kaki Durai 2 Jam Total Pengeluaran Saya Selama 4 H 3 malam Di Saigon Sbb Rinciannya 15 jam · Berawal Tukar 2 lbr @100 USD rate 2.290.000 Bayar Hotel Plus 2 Item Tur ( 1 Mekong Fullday + Chuchi Half Day ) 1.858.000 VND 12 x Kopi@ 12000vnd + Duren 1x 210000Vnd Total Habis Pengeluaran 1.488.000 Bandara Jadi Rincian selama Saya Di Saigon sbb Mendarat Tukar USD jatah 200 Beli Simcar 190.000 Tiket Bus 24.000 Hotel Bill Cek out Tur Mekong + chuci Tunel 1.858.000 VND. Jatah Makan 20000 x 3d 600.000 VND Kopi sepuasnya 12000x//// tambah Duren Total 210.000 VND _____________________________________________________ Total Estimasi .2882.000 VND D Setara RP 1.729.000.-
  7. 3 points
    안녕하세요.... Finally Incess Traveller ndeso tingkat pemula (jadi belom expert haha ) yang manjah ini come back nulis lagi. Im so sorry, 미안해 Baru balik lagi. Dan aku akan share sebuah sweet story about my Journey. Tentang sebuah Rumah yang sangat keren, cute, nice and eye catching. Serius ini aku ga sok lebay yak. Sunday yang cerah. Aku memulai perjalanan ke Rumah Paris. Rumah Paris ini berada di Jalan arah ParangTritis. Jadi gampang kalo mau nyari, pakai Google Map pun juga ketemu. Yaapp akhirnyaaaa. Parkir mobil dan memasuki rumah paris. This is a Rumah paris. Sebuah rumah kecil yang sangat manis di dominasi warns Biru pastel. Rumah ini terdiri dari dua Lantai. Inilah isi dari Rumah Paris. ** Bagian Depan ## Setelah Pintu Masuk :: Bagian Dalam ;; Bagian Lantai 2 // Bagian Tangga %% Bagian Belakang Disini sudah dilengkapi dengan AC, Kulkas, Kompor, TV. Jadi sangat lengkap. Banyak spot bagus untuk berfoto manjjaahh. Berapa banyak biaya untuk bisa menikmati Rumah Paris ? - ** Untuk berfoto di bagian depan saja hanya membayar 10 K IDR (ada tulisan di depan rumah paris). ** Berfoto menggunakan HP full semua bagian membayar 25 K per person dengan jangka waktu selama 30 menit. So, harus pinter atur waktunya yaa biar maksimal foto di semua tempat. ** Untuk Cam sejenis DSLR maupun Mirrorless (jenis Cam besar gitu yaa) tarif nya beda lagi. ** Untuk menginap maupun sewa tempat juga ada tarif lainnya. Inilah rincian tarifnya: Apa sih yang Dewi rasakan di Rumah Paris ? - Yap, I'm so happy. Seru dan suka aja pokoknya dengan konsepnya yang sangat cute ini. Segala pernak pernik yang menghiasi itu bikin aku betah. Yang jelas sih yaaa disini bersih banget. Ber AC jadi tenang aja pas foto foto ga akan berkeringat, kecuali di luar yaa. Dan untuk dapat foto yang bagus sih yaa aku sarankan datang di siang hari biar cahaya nya itu pas. Jauh ga sih Rumah Paris, dan gimana cara kesana kalo pake kendaraan umum ? - Bisa pakai Taxi maupun Transport Online. Dari Jogja Kota kisaran 30 menit berkendara. Kalau misal nyetir sendiri dan ga tau arah bisa langsung pakai Google Maps. Gampang kok lokasinya. Dan inilah Alamatnya: - JL. PARANGTRITIS KM. 8,4 TIMBULHARJO SEWON, BANTUL, YOGYAKARTA 55186 Contact: - WA: 089683799665 BBM: 7ED1435D Telf: 0274-6463042 Telf: 089683799665 Email: paris.rumah@gmail.com Twitter, IG, FB: RumahParis
  8. 3 points
    twindry

    cara hemat liburan ke jepang

    berhubung banyak teman yang tanya ke saya total saya habisin berapa duit selama disana. untuk gambaran kasarnya saya bawa 40.000 JPY (dengan kurs Rp130/jpy) atau sekitar Rp5,2 juta plus tiket pp + penginapan dari KL - Tokyo seharga Rp5,3 juta. jadi total saya habisin duit sekitar Rp10,5 juta itupun sudah include belanja oleh2 (tidak termasuk tiket pp saya dari pontianak ke KL). lah kok judulnya beda sih ama prolog nya? eetts tunggu. baca sampai habis dulu ya. untuk perinciannya mari kita simak sama2. Welcome to Tokyo Day 1 - KL to Tokyo untuk hari pertama sampai di tokyo saya cuman keluarin duit 370 JPY atau sekitar Rp48.000 untuk beli sushi roll. karena sampai tokyo udah malam jadi saya nginap di bandara. Total pengeluaran hari pertama Rp48.100 SUSHI ROLL ¥370 Rp 48.100 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-1 ¥370 Rp 48.100 Sushi Roll keliling dulu di haneda. mumpung nginep Day 2 - Tokyo hari kedua di tokyo saya beli welcome tokyo pass (round trip) + subway pass 24hrs seharga 1.500 JPY. setelah itu sewa wifi dan makan ramen di asakusa masing2 1.500 JPY dan 400 JPY. setelah itu saya beli kartu passmo seharga 2.000 JPY dan all day nikko pass seharga 4.520 JPY. lanjut ke odaiba saya bayar tiket dari shimbashi station ke odaiba-kaihinkoen seharga 320 JPY. di odaiba saya beli bento box + air mineral seharga 460 JPY dan 108 JPY. kemudian bayar lagi tiket 320 JPY buat balik ke shimbashi station. (semua biaya di odaiba bayar pakai kartu passmo. jadi tidak dihitung lagi). malamnya saya makan malam di asakusa seharga 500 JPY. total pengeluaran saya selama hari ke-2 adalah Rp1.354.600. WELCOME TOKYO PASS (ROUND TRIP) + SUBWAY PASS ¥1.500 Rp 195.000 SEWA WIFI ¥1.500 Rp 195.000 MAKAN RAMEN DI ASAKUSA ¥400 Rp 52.000 TOP UP PASSMO ¥2.000 Rp 260.000 ALL DAY NIKKO PASS ¥4.520 Rp 587.600 MAKAN MALAM ¥500 Rp 65.000 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-2 ¥10.420 Rp 1.354.600 Welcome tokyo pass dan tokyo metro & toei 24 hours pass first ramen i have ever tried ketemu early momiji di odaiba Day 3 - Nikko the beauty of nikko karena tiket ke nikko udah beli kemarin jadi hari ini tinggal lenggang kangkung aja. gak perlu bayar lagi. puas seharian makai bus di area kota nikko + tiket kereta PP tokyo - nikko. paginya sebelum berangkat beli onigiri, lip balm, dan sarung tangan di sevel seharga total 1.600 JPY. di nikko saya belanja oleh2 coklat 580 JPY, miniatur toshogu shrine dan three wise monkeys seharga 450 JPY dan 350 JPY. setelah itu makan kinoko udon seharga 950 JPY. malamnya setelah balik ke tokyo saya beli topi seharga 756 JPY dan makan malam seharga 560 JPY di sevel dekat hostel. total pengeluaran untuk hari ini Rp698.880 LIP BALM, ONIGIRI, SARUNG TANGAN ¥1.600 Rp 208.000 KINOKO UDON ¥950 Rp 123.500 COKLAT ¥580 Rp 75.400 MINIATUR TOSHOGU SHRINE ¥450 Rp 58.500 MINIATUR MONKEY EVIL (three wise monkeys) ¥350 Rp 45.500 MINUMAN KALENG ¥130 Rp 16.900 TOPI ¥756 Rp 98.280 MAKAN MALAM ¥560 Rp 72.800 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-3 ¥5.376 Rp 698.880 kinoko udon Day 4 - Kawaguchiko dan Chureito Pagoda stasiun kawaguchiko hari ini kita naik bus ke kawaguchiko dari shibuya dan hampir ketinggalan bus. untungnya si supir mau nungguin kita. pagi sebelum ke shibuya saya beli onigiri 120 JPY, lalu naik subway ke shibuya dari asakusa 240 JPY. bus pp shibuya - kawaguchiko 3.600 JPY. setelah di stasiun kawaguchiko saya melanjutkan perjalanan ke staiun shimoyoshida seharga 600 JPY untuk tiket pp + tambahan 200 JPY karena kita pakai kereta retro. puas foto2 di chureito pagoda, saya santai2 dulu sejenak di shimoyoshida club yang letaknya tepat di sebelah stasiun shimoyoshida. sambil nunggu kereta datang saya pesan roti + minuman seharga 480 JPY dan beli oleh2 biskuit bentuk gunung fuji 5 pcs seharga 140 JPY/pcs nya. setelah kembali ke stasiun kawaguchiko saya lanjut ke fujikawaguchiko festival pakai bus retro red line (pp) seharga 760 JPY. lalu beli mie di sana seharga 500 JPY. setelah duduk2 di pinggiran danau kawaguchiko sampai sunset, saya kembali ke stasiun kawaguchiko untuk kemudian balik ke shibuya. sesampainya di shibuya saya beli metro pass 1 day seharga 600 JPY biar bisa pakai metro subway sepuasnya selama 24 jam. sesampainya di area asakusa saya beli makan malam di sevel (lagi) seharga 408 JPY. total pengeluaran saya hari ini Rp1.067.040 ONIGIRI ¥120 Rp 15.600 ASAKUSA - SHIBUYA ¥240 Rp 31.200 SHIBUYA - KAWAGUCHIKO ¥3.600 Rp 468.000 KAWAGUHCIKO - Shimoyoshida Sta. (PP) ¥600 Rp 78.000 SPECIAL TRAIN ¥200 Rp 26.000 ROTI + MINUMAN DI SHIMOYOSIDA CLUB ¥480 Rp 62.400 BISKUIT FUJI 5 PCS @ 140 YEN ¥700 Rp 91.000 Retro bus red line(PP) ¥760 Rp 98.800 MAKAN MIE ¥500 Rp 65.000 METRO PASS 1 DAY ¥600 Rp 78.000 MAKAN MALAM ¥408 Rp 53.040 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-4 ¥8.208 Rp 1.067.040 kereta retro Chureito Pagoda biskuit gunung fuji Day 5 - Shinjuku, Harajuku, Shibuya (Tokyo) shinjuku government building hari ini cuman main2 di dalam kota tokyo. agenda cuman ke shinjuku, harajuku, dan shibuya. makanya tadi malam saya beli metro pass. lebih hemat dan ngak perlu takut tersesat karena bebas naik metro subway sepuasnya. jadi untuk transport hari ini udah gak usah pusing lagi. pagi sebelum jalan tidak lupa belanja di sevel lagi. kali ini beli bakpao isi kacang merah dan roti coklat yang harganya 120 JPY dan 138 JPY. rasanya mayan maknyuooos tapi sayang kurang bikin kenyang (karena cacing dalam perut besarnya kayak betis the rock. bahahahah). puas eksplor shinjuku, kali ini makan siang agak mewah. makan di resto coco curry ichibanya seharga 1.024 JPY. pertamanya bangga makan di resto ini, rupanya usut punya usut resto ini juga ada di indo. wakakak. ketahuan deh katroknya saya. lalu lanjut ke harajuku dan shibuya. di sana saya cuman liat2 aja karena memang selain kurang menarik barangnya juga mahal2. di shibuya cuman liat orang lalu lalang sambil nungguin teman beli thumbler di star bucks. setelah itu balik ke hostel karena teman saya udah mau pulang. di hostel cobain vending machine. saya beli takoyaki seharga 370 JPY. setelah itu beli minuman vit c seharga 100 JPY di vending machine depan kamar. total kerusakan hari ini cuman Rp227.760 BAKPAO ¥120 Rp 15.600 ROTI COKLAT ¥138 Rp 17.940 MAKAN DI COCO CURRY ICHIBANYA ¥1.024 Rp 133.120 TAKOYAKI ¥370 Rp 48.100 VIT C ¥100 Rp 13.000 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-5 ¥1.752 Rp 227.760 pertama bangga makan ini di jepang. rupanya di jakarta ada juga dasar anak daerah wakakak Day 6 - Tokyo hari ini praktis saya cuman jalan sendirian karena teman jalan saya udah pulang tadi malam. paginya saya liat2 di nakamise dori untuk nyari oleh2. setelah muter sana sini akhirnya cuman dapat permen bentuk sushi seharga 270 JPY. lalu lanjut ke yasukuni shrine, sebelumnya beli tokyo metro + toei pass seharga 1.000 JPY untuk transportasi hari ini. sebelum ke yasukuni shrine saya makan siang dulu. pesan katsudon 530 JPY dan sup miso 50 JPY. setelah makan baru lanjut ke yasukuni shrine, hie shrine dan kemudian balik ke harajuku. di harajuku saya masuk lagi ke daiso dan untungnya hari ini ngak serame kemarin. jadinya saya belanja di sini dan habisin duit 972 JPY. lalu saya balik ke nakamisse untuk beli pajangan tokyo sky tree 720 JPY, monjamochi 520 JPY, sama baju kaos 1.200 JPY. setelah taruh barang belanjaan di hostel, saya balik ke daiso asakusa. di sini saya ngabisin 1.188 JPY. puas belanja saya ketemu taiyaki di jalan. karena rame dan penasaran saya ikut antri. saya pesan taiyaki isi kacang merah seharga 160 JPY. karena cuaca dingin jadi cepat lapar, saya lanjut makan syoyu ramen 390 JPY baru balik ke hostel dan langsung menuju ke bandara. di bandara saya habisin semua sisa uang yen saya. total di bandara saya abisin 5.943 JPY. puas banget nenteng banyak barang belanjaan wakakakak. total hari terakhir saya di tokyo saya abisin Rp1.682.590 PERMEN DI NAKAMISE DORI ¥270 Rp 35.100 TOKYO METRO + TOEI PASS ¥1.000 Rp 130.000 KATSUDON ¥530 Rp 68.900 MISO SOUP ¥50 Rp 6.500 DAISO HARAJUKU ¥972 Rp 126.360 MINIATUR TOKYO SKY TREE ¥720 Rp 93.600 MONJAMOCHI ¥520 Rp 67.600 BAJU ¥1.200 Rp 156.000 TAIYAKI ¥160 Rp 20.800 SYOYU RAMEN ¥390 Rp 50.700 DAISO ASAKUSA ¥1.188 Rp 154.440 DUTY FREE ¥5.943 Rp 772.590 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-6 ¥12.943 Rp 1.682.590 katsudon taiyaki jadi total pengeluaran saya selama di jepang adalah Rp5.078.970 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-1 ¥370 Rp 48.100 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-2 ¥10.420 Rp 1.354.600 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-3 ¥5.376 Rp 698.880 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-4 ¥8.208 Rp 1.067.040 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-5 ¥1.752 Rp 227.760 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-6 ¥12.943 Rp 1.682.590 TOTAL PENGELUARAN SELAMA DI JEPANG ¥39.069 Rp 5.078.970 sebenarnya pengeluaran ini bisa ditekan jika : 1. saya tidak ke nikko (all day nikko pass 4.520 JPY) 2. kalau saya tidak ke nikko maka otomatis pengeluaran di hari ke-3 bisa hemat karena saya tidak perlu membeli oleh2 miniatur dan coklat mochi. jadi saya cuman ngeluarin duit buat beli lip balm dll, makan siang dan makan malam plus beli metro + subway pass (dengan anggapan saya hanya jalan2 di sekitaran tokyo). anggap saja di hari ke-3 saya cuman menghabiskan 4.500 JPY, jadi saya masih bisa hemat sekitar 876 JPY. 3. kemudian di hari ke-4 sebenarnya bisa hemat sekitar 2.640 JPY kalau saya tidak naik kereta retro ke shimoyoshida (cukup pakai kereta biasa sudah ada gambar thomas and friend kok), tidak makan roti + minum di shimoyoshida club, tidak beli biskuit fuji, lalu kalau saya tidak naik bus ke fujikawaguchiko festival, dan tidak beli mie di sana. 4. kemudian di hari ke-5 kalau saya tidak makan di coco curry dan diganti dengan makan di sevel maka saya bisa hemat sekitar 400 JPY (anggap saja saya beli makan siang seharga 600 JPY di sevel) 5. hari terakhir kalau saya tidak belanja saya bisa hemat sekitar 10.813 JPY. angka yang lumayan fantastis ya bwahahahahah. SUSHI ROLL ¥370 Rp 48.100 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-1 ¥370 Rp 48.100 WELCOME TOKYO PASS (ROUND TRIP) + SUBWAY PASS ¥1.500 Rp 195.000 SEWA WIFI ¥1.500 Rp 195.000 MAKAN RAMEN DI ASAKUSA ¥400 Rp 52.000 TOP UP PASSMO ¥2.000 Rp 260.000 MAKAN MALAM ¥500 Rp 65.000 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-2 ¥5.900 Rp 767.000 MAKAN PAGI DAN MALAM + BELI LIP BALM DAN TOPI Rp - TOKYO METRO + TOEI PASS Rp - TOTAL PENGELUARAN HARI KE-3 ¥4.500 Rp 585.000 ONIGIRI ¥120 Rp 15.600 ASAKUSA - SHIBUYA ¥240 Rp 31.200 SHIBUYA - KAWAGUCHIKO ¥3.600 Rp 468.000 KAWAGUHCIKO - Shimoyoshida Sta. (PP) ¥600 Rp 78.000 METRO PASS 1 DAY ¥600 Rp 78.000 MAKAN MALAM ¥408 Rp 53.040 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-4 ¥5.568 Rp 723.840 BAKPAO ¥120 Rp 15.600 ROTI COKLAT ¥138 Rp 17.940 ANGGAP MAKAN DI SEVEL ¥600 Rp 78.000 TAKOYAKI ¥370 Rp 48.100 VIT C ¥100 Rp 13.000 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-5 ¥1.328 Rp 172.640 PERMEN DI NAKAMISE DORI Rp - TOKYO METRO + TOEI PASS ¥1.000 Rp 130.000 KATSUDON ¥530 Rp 68.900 MISO SOUP ¥50 Rp 6.500 TAIYAKI ¥160 Rp 20.800 SYOYU RAMEN ¥390 Rp 50.700 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-6 ¥2.130 Rp 276.900 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-1 ¥370 Rp 48.100 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-2 ¥5.900 Rp 767.000 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-3 ¥4.500 Rp 585.000 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-4 ¥5.568 Rp 723.840 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-5 ¥1.328 Rp 172.640 TOTAL PENGELUARAN HARI KE-6 ¥2.130 Rp 276.900 TOTAL PENGELUARAN SELAMA DI JEPANG ¥19.796 Rp 2.573.480 jadi total pengeluaran saya "HANYA" sekitar Rp2.573.480 selama di jepang, apabila saya tidak melakukan beberapa hal di atas. tapi balik lagi ke selera, itin dan budget masing2 orang. sebenarnya tiket saya bisa lebih murah dari harga yang saya sebutkan di awal karena harga tiket PP + penginapan masih terhitung harga yang cukup tinggi mengingat tokyo belum memasuki puncak musim gugur pada waktu itu. dan juga sialnya pada waktu saya akan berangkat kurs JPY menguat, jadi dengan berat hati kena kurs Rp130/JPY yang dimana sekarang kurs JPY berada di kisaran Rp120-125/JPY. so, bagi teman2 yang mempunyai mimpi ke jepang. setelah baca sharing saya yang ini, masihkan jepang mustahil bagi kalian semua? saya rasa tidak. dengan sedikit ketekunan menabung dan berdoa, saya percaya kalian juga bisa nyusul menginjakkan kaki ke jepang suatu saat nanti. belanjaan di daiso harajuku dan asakusa ini semua belanjaan di haneda yang bikin saya hampir ngak pulang
  9. 3 points
    desty_da10

    Raja Ampat 16-22 Desember 2016

    Salam kenal semua Mau share perjalanan ke Raja Ampat, 16-22 Desember 2016 kemarin. 4H3M Wayag-Pianemo-Kabui * Total peserta 15 orang * All in Per orang Rp. 2,4 Juta* Include : 1. Penjemputan dari Bandara Sorong / Hotel bagi peserta trip yang datang di hari sebelumnya. 2. Kapal Express Sorong - Misool PP 3. Makan, minum, snack selama trip. 4. Boat keliling pulau-pulau 5. Tiket masuk lokasi 6. Homestay di Arborek 1 Kamar 2 orang. Itinerary Raja Ampat Utara : Tgl 16 Des : * Meeting point di Pelabuhan Sorong jam 09.00 * Jam 10.00 berangkat menuju Waisai dg Kapal express. * Tiba di Pelabuhan Sekitar Jam 12.00. Istirahat dan makan siang di pelabuhan waisai. * Jam 14.00 perjalanan ke Arborek.Tiba di Arborek sekitar jam 16.00 (Molor karena Boat bermasalah). * Istirahat, Bermalam di Arborek. Tgl 17 Des : * 06.00 Sarapan * 07.00 Perjalanan ke Wayag * 11.00 Tiba Di Wayag. Explore Puncak 2 Wayag, dan pantai di sekitar wayag. Makan siang di pantai. * 14.00 Balik Ke Arborek * Tiba Di arborek sekitar jam 17.00 * 19.00 Makan malam * Istirahat Tgl 18 Des : * 06.00 Sarapan * 07.00 Perjalanan menuju Pianemo * 08.00 Tiba di Pianemo Explore Pianemo, Laguna Bintang, Teluk Kabui, Pulau Yeben, Makan siang di Pulau Friwen, Pasir timbul. * 16.00 Kembali Ke Arborek * 19.00 Makan malam * Istirahat Tgl 19 Des : * 07.00 Manta poin * 10.00 Kembali Ke Waisai * 14.00 Perjalanan ke Sorong dg Kapal express * Tiba di Sorong 16.00 * Explore Sorong sambil menunggu kapal Feri ke Misool. ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Itinerary Raja Ampat Selatan : Tgl 20 Des : * 00.00 Perjalanan ke Misool * 09.00 Tiba Di Pelabuhan 35 Misool * 10.00 Tiba di Penginapan Kampung Harapan Jaya * 11.00 Explore misool.Yapap, Dafalen, Pulau Banos, Danau Ubur-ubur. * 17.00 Kembali Ke penginapan * 19.00 Makan malam * Istirahat Tgl 21 Des : * 07.00 Perjalanan menuju Balbulol. Explore Balbulol, Goa Putri termenung, Pantai Di Goa termenung, Puncak Harfat, Dapunlol, Dafalen love, Pantai Lenmakana. * 17.00 Kembali ke Penginapan * 19.00 Makan malam * Istirahat Tgl 22 Des : * 05.00 Sunrise di Misool * 07.00 Sarapan * 09.00 Menuju Pelabuhan Yellu * 10.00 Naik Feri menuju Sorong * 16.00 Tiba di Sorong * 3H2M Misool * Total peserta 16 orang Include : 1. Kapal Feri Sorong - Misool PP 2. Makan, minum, snack selama trip. 3. Boat keliling pulau 4. Tiket Di Puncak Harfat. 5. Penginapan homestay di Harapan jaya Booking 2 Kamar besar, 1 kamar ber 8 org cew, dan kamar satunya lagi 8 org Cowok. Rincian : * Boat : 4 Jt x 2 hari = 8 Jt * Penginapan dan Makan : 400 rb × 2 hari x 16 orang = 12.8 Jt * Tiket Harfat : 50rb x 16 orang = 800rb * Total : (8 jt + 12.8 + 800rb) / 16 org = 1.35 jt * Kapal Feri PP : 200rb x 2 = 400 Rb *Total per orang = 1.35 jt + 400rb = 1.75 Juta. (Infonya sekarang homestay di Misool harganya turun, dan sudah ada kapal express Sorong-Misool PP. Jadi lebih mudah pastinya akses kesana dan harganya juga lbh murah :D) Total 7h6m di Wayag-Misool = Rp 4.15 Juta. Ok Sekian share pengalaman trip Raja Ampat, semoga bermanfaat ya :) Tetap semangat jalan-jalan untuk menyusuri nusantara yg indah ini. Salam. Desty *Foto-foto 1. Wayag 2. Pianemo 3. Laguna Bintang 4. Yeben 5. Friwen 6. Pasir Timbul 7. Pulau Pef Raja4 divers Dive Resort 8. Penginapan di Arborek 9. Yapap Misool 10. Puncak Harfat 11. Dafalen Love 12. Balbulol 13. Kampung Harapan Jaya
  10. 3 points
    Hi Jalaners..... Dear Mimin @Jalan2 Momod @deffa , Mau Info nih, Regional Medan mo Ngadain Gathering Adventure pada 9-10 September 2017, Gathering kali ini mempunyai misi " Explore spot-spot wisata yang masih terpendam di Sumatera Utara, untuk kemudian bisa di expose ke kalangan luas... " Kawasan-kawasan yang kami Explore diantaranya : kawasan wisata kabupaten Simalungun, Samosir, Dairi dan Tanah Karo Gathering Adventure ini bersifat Share Cost, dengan iuran dana sementara per orang Rp. 350.000.- , jika ternyata dilapangan nanti mengalami kekurangan dana, maka akan ditarik iuran tambahan sesuai kesepakatan bersama, dan jika ada kelebihan dana maka akan dibagi rata dan dikembalikan, atau dipergunakan untuk hal lain sesuai kesepakatan bersama di lapangan. Daftar Peserta Sementara : 1. Kenzie @Dhistiraz , 2. Vean Tristan @Vean Tristan , 3. Anjas @Just Fadli, 4. Jenatan @Jenatan Sianipar, 5. Rizal alias Thepo @thepo, 6. Rizal Jali , 7. Hasrol, 8. Diana Rose @annarose, 9. Indah jho, 10. Fanny, 11. Rara, 12. Sarah, 13. Silvi padang @silvi Padang need confirm, 14. Yoe @Yoe zubair need confirm NB : Buat Temen Jalaners yang ingin merekomendasikan Spot Wisata Menarik di 4 kawasan diatas , dengan senang hati kami akan menerimanya, dan semoga bisa kami explore dan bisa di Expose lebih luas..
  11. 2 points
    Rawoniste

    Welcome to Bandung Chinatown.

    Bandung ahirnya punya Chinatown jg, yang baru saja diresmikan bulan agustus 2017 oleh walikota Ridwan Kamil. Meskipun area sekitar sini identik dgn komunitas padat etnis china, tapi tidak serta merta bangunan dan kultur nya berbau china. Tidak ada yg mencolok di area pecinan ini, alias pada umumnya saja kecuali beberapa kelenteng Dan resto china yang di tempat lain jg Ada. Menempati bangunan lama permaba di jalan kelenteng, bangunan depan tetap dipertahankan, sedang belakangnya di rombak menjadi miniatur perkampungan china yg diisi dengan toko2, musium,gallery, tempat makan ,tempat main anak2 dll. Masuk sini dikenai Tiket 20k weekend, katanya diluar weekend gak tau 15k ato 10k, yg langsung dapat air mineral . Areanya menurut Saya terlalu kecil , inbasnya terlalu rapat sehingga mengurangi kenyamanan pengunjung. Apalagi weekend, crowded banget susah gerak. Saya waktu kesini tidak mencoba kulineran nya karena baru saja makan di 23 paskal mall. Kurang fokus jg ada apa saja karena sumpek nya dgn pengunjung yg membludak. Well untuk sekedar menikmati suasana baru dgn nuansa china, tidak ada salah nya berkunjung kesini.makan2 boleh, sekedar selfies jg wajib banget. Konsep nya seperti farmhouse lembang, meskipun bedanya besar banget. Farmhouse Kan bangunannya asli gede sesuai dgn aslinya, yang ini hanya tambal sulam miniatur yg diaplikasikan pada gerai2nya. Kliatan tidak rapi kalo dilihat dari sudut2 miring, baru bagus kalo dilihat dari depan saja. Dan seperti nya ini tempat terlalu komersil dgn dikenakan Tiket masuk 20k itu, hehehehe . Saya Kira bebas masuk
  12. 2 points
    Hai teman-teman, kali ini aku mo berbagi cerita nih perjalanan singkat aku ke Negara Brunei Darussalam ("Brunei") Brunei sebagai salah satu negara terkaya di Asia Tenggara bikin aku penasaran bgt dari beberapa tahun yg lalu, pingin tau aja sih kaya apa suasana di Brunei, hehehe... tiap temen diajakin trip kesana pasti gagal terus krn mereka lebih memilih ngetrip ke tempat lain. Akhirnya pas liburan Paskah di bulan April 2017, aku dan beberapa teman yg mempunyai rasa penasaran yg sama, berhasil jg nginjek kaki di Brunei hehehe... Kami ambil paket liburan ekonomis yg dibuat oleh Royal Brunei Airlines yg terdiri dari tiket ekonomi Jkt-Brunei-Jkt, akomodasi di hotel bintang 3 (3 hari 2 malam), city tour, 1 x makan malam dgn harga Rp.3.999.999 nett (dilempengin jd Rp. 4 juta deh). Lumayan kan krn paket ini yg paling murah. Gak lama-lama deh basa basinya, yook kita mulai ceritanya ya. Hari 1 : For info teman-teman, Royal Brunei Airlines hanya 1x penerbangan dr Jakarta yaitu jam 13.55 WIB dan landing di Brunei jam 17.35 waktu Brunei (ada perbedaan waktu 1 jam). Kesan pertama waktu masuk pesawat, kok interiornya sederhana bgt ya (hehehe... masih kalah deh dibandingin sama Batik Air) dan gak ada personal TV lho. Lumayan bosen jg sih selama penerbangan +/- 3 jam . Untung meal on board nya lumayan enak. Kejutan lg, pas kami sudah mendarat di Bandara International Brunei. Kok sepi ya, pd hal Bandara International lho. Cm pesawat yg kami tumpangi aja tuh yg landing. Imigrasi jg sepi dan terus sampe ke tempat pengambilan bagasi yg jadi satu dgn ruang penjemputan penumpang. Heran jg ya kok berbeda 360° dgn bandara pada umumnya. Setelah ambil bagasi, langsung kami dijemput oleh pihak travel Sunshine (yg ditunjuk oleh pihak Royal Brunei). Ternyata selain rombongan kami, ada 2 grup keluarga dr Indonesia jg. Hehehe...lumayan dapet teman baru yaitu FB KJJI @Dedy Saputra beserta keluarga. Oh iya, jika teman2 hendak membeli paket internet nomer lokal, sebaiknya membeli di Bandara seharga Brunei$ 10 (+/- Rp.95 rb) karena agak susah menemukan toko yg menjual nomer lokal di luar Bandara. Dr bandara, kami langsung diantar ke hotel kami yaitu Times Hotel yg lokasinya cm 10 menit dari bandara. diambil dari Google Disini kami berpisah dengan rombongan mas Dedy krn mereka tinggal di hotel lain (harga paket menentukan lokasi hotel). Setelah check ini hotel, rencananya sih pengen cari makan malam ke pusat kota naik taxi atau bus umum, yaelah ternyata gatot krn ternyata cari taxi atau bus umum susah banget (langsung loyo deh badan kita). Pantesan di jalanan dr bandara ke hotel gak liat ada taxi atw bus umum, pokoke sepi deh jalanan disana. Sempet tanya sama warga Brunei kok susah cari taxi atau bus umum, eh dia jawab hampir semua warga Brunei punya kendaraan pribadi (hehehe... maklum negara makmur sih). Info dr receptionis hotel, di sekitar hotel ada 3 mall yg bisa diliat-liat sekalian makan malam. Nah ini dia mall nya. Beda bgt ya sama mall di Jakarta hehehe. Utk cari makan malam bukan soal mudah lho krn KFC atau Mc Donald gak bertebaran di Brunei termasuk di mall ini, setelah muter-muter & tanya warga Brunei, nemu jg resto yg lokasinya di sudut mall ke 3. Namanya Kaka Restoran. Menu makanan di resto ini adalah menu masakan Melayu, Cina & Western tentunya dijamin halal dgn rasa yg enak dan harganya msh terjangkau jg. Setelah makan malam, berhubung dah gak tau mau kemana lg, terpaksa deh kami mager di Magnum Cafe sampe tutup tu cafe, pastinya gak lupa icip2 ice creamnya dgn pilihan banyak topping hehehe.. lumayan nambah lagi berat badan. Hari ke 2 Semangaat .... krn mo city tour hari ini. Setelah sarapan, kami dijemput oleh bus dr Sunshine Travel utk join city tour dgn peserta lain. Rutenya: 1. Mesjid Jame’Asr Hassanil Bolkiah Mesjid ini berlokasi di daerah Kiarong dan didirikan pada tahun 1988. Mesjid ini dinamai sesuai nama Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzadin Waddaulah pada peringatan ke 25 tahun menjadi Sultan Brunei Darussalam dan diresmikan pada tgl 14 Juli 1994. Mesjid ini merupakan mesjid yg terbesar dan termegah di Brunei. Selain bisa memuat 3,500 jemaat, masjid ini mempunyai arsitektur yg bener2 mewah. For info, kubah masjid dan menaranya berlapis emas murni, lampu2 kristal dibuat di Austria, marmer didatangkan dari Italia. Gimana gak berdecak kagum ngeliatnya. Untuk memasuki ke dalam mesjid, kita akan dipandu oleh pengurus mesjid dan ada aturan yg harus diikuti nih. 1. Dilarang utk memotret dalam mesjid. 2. Tas, HP & Kamera dititip di loker mesjid 3. Pengunjung non muslim harus memakai jubah hitam yg sudah disediakan oleh pihak mesjid. Setelah kami semua siap, pemandu akan membawa kita ke ruangan utama utk sembahyang didekor mewah, Ruangan utk pelaksanaan ijab kabul atau acara-acara resmi masjid, ruang utk belajar Alquran bagi warga Brunei atau orang yg ingin menjadi muslim. Ini foto ruang utama mesjid yg diambil dari google. Bener kan mewah bgt interiornya. Dan ini lah foto2 lain yg menggambarkan kemegahan mesjid ini. Setelah puas berfoto-foto di luar mesjid, kami diajak oleh pemandu menuju Royal Regalia Building. Sebelumnya kami mampir di depan Istana Sultan terlebih dahulu. Seperti info2 yg kami dapat, istana dibuka utk umum hanya pd hari Raya Idul Fitri saja. Jadi, ya terpaksa harus puas berfoto-foto di depannya aja hehehe... Suasana jalan raya di Bandar Seri Begawan kaya gini nih. Nah semua serba teratur, sepi dan bener toh gak keliatan transportasi umum dan taxi. Setelah dr Istana Sultan, kami diajak melihat-lihat pusat kota atau alun-alun Bandar Sri Begawan. Ini lah suasana pusat kotanya.... sama sepi jg hehehe. 2. Royal Regalia Building Gak jauh dari alun-alun kota, terletak di Jl. Sultan Omar Ali Saefuddin, disitulah lokasi Royal Regalia. Royal Regalia adalah museum yg menyimpan hadiah-hadiah yg diterima oleh Sultan Brunei dr berbagai mancanegara. Untuk masuk ke dalam ruangan museum ini, semua tas include HP & kamera harus dititipkan di pintu masuk Museum. Oh iya selain melihat hadiah2 Sultan, kita bisa lihat juga foto-foto silsilah keluarga kerajaan, replika tahta Sultan, beberapa macam mahkota, kostum seragam pengawal Kerajaan, senjata pengawal Kerajaan. Setelah puas melihat-liat, baru deh kita boleh ambil kembali tas2 kita. Nah di ruangan besar Museum setelah pintu masuk, dipajang tuh kereta kerajaan yg dipakai waktu perayaan ke 25 tahun penobatan Sultan Hassanal Bolkiah, perlengkapan prajurit Kerajaan, meriam Kerajaan dll. Disini baru kita boleh foto-foto sesuka hati dan membeli souvenir2 khas Brunei seperti gantungan kunci,magnet kulkas dll. Dari Museum ini kemudian kita diajak ke dermaga Sungai Brunei utk menyeberang ke Kampong Ayer dengan perahu motor. 3. Kampong Ayer Kenapa disebut Kampong Ayer? Krn penduduk daerah ini mendirikan rumah di atas Sungai Brunei alias Kampung di atas air. Setelah merapat di dermaga Kampong Ayer, kami diajak menyusuri jalanan di kampung ini sambil melihat rumah-rumah penduduk dan akhirnya tibalah kami di rumah penduduk yg digunakan utk menjamu turis-turis. Di rumah ini kami disuguhi beberapa makanan kecil khas Brunei dan minuman teh. Ternyata Kampong Ayer luas jg lokasinya dan penduduknya banyak juga lho +/- 30.000 orang dan khasnya rumah-rumah disini dan jalanan antar rumah penduduk dibangun dari kayu dengan pancang-pancang kayu yg kuat dan terletak di atas air.Tp jangan salah lho walaupun penduduk Kampong Ayer tinggal di atas air tetapi fasilitas rumah-rumah disini lengkap dan modern , hebatnya merekapun punya mobil jg yg diparkir di dekat dermaga Sungai Brunei. Setelah puas foto-foto dan menikmati jamuan kecil ini, kami diajak menyebrang kembali ke tempat semula. Kampong Ayer ini merupakan destinasi terakhir utk tour siang ini. Peserta akan diantar kembali ke hotel masing-masing dan sorenya dijemput oleh pihak travel utk mengunjungi Mesjid Sultan Omar Ali Saefuddin dan makan malam. Berhubung saya dan teman-teman ingin mengexplore pusat kota Bandar Seri Begawan, kami memisahkan diri dari rombongan dan akan bergabung sore hari di Mesjid Sultan Omar Ali Saefuddin. Oh iya, salah satu makanan yg katanya terkenal di Brunei adalah Nasi Katok Mama. Udah pasti kami penasaran dong mau tau kaya apa hehehe.... Nasi Katok Mama ini terletak di jalan Cator yg terletak gak jauh dari Coffee Bean Cafe di alun-alun kota. Gampang banget nemuin kiosnya ini karena terletak di hook jalan besar dan lumayan byk juga pembeli yg antri. Harganya gak mahal kok cuma Brunei$ 1 termasuk lauk tambahan seperti sate bakso ikan, sayap ayam dgn aneka rasa dll. Mau tau nasi Katok seperti apa? Hahaha...ternyata cuma nasi putih dgn lauk ayam goreng tepung dan sambal. Untuk rasa, gak ada yg spesial sih...hmm kalah jauh lah dari nasi uduk kita. Tp buat teman-teman yg berkunjung ke Brunei dgn budget terbatas, lumayan hemat biaya utk makan siang hehehe... Setelah icip-icip Nasi Katok, kami jalan kaki mengelilingi area pusat kota dan penasaran pingin lihat mall tertua di kota ini yaitu Komplek Yayasan Sultan Hassanal Bolkiah.. hehehe..maklum deh namanya cewek, kalo belum cuci mata di mall blom puas. Bangunan mallnya besar krn terdiri dari 2 bangunan berbentuk rumah tradisional Melayu. Wah kita udh bayangin bakal bagus di dalam mallnya, hehehe...sekali lagi mengecewakan karena gak sesuai harapan. Jd 2 gedung di mall ini diisi oleh Hua Ho Department Store. Walaupun besar tetapi sayang barang-barang yg dijual , kalo di Indo nih setara dengan barang-barang di Ramayana Dep Store. Pokoke kalah jauh deh dgn mal di Indo hehehe. Akhirnya utk buang waktu , kami makan lagi deh di Jolly Bee Fried Chicken yg populer di Brunei. Jolly Bee adalah franchise fried chicken yg berasal dari Filipina. Untuk rasanya enak, gak kalah dgn Kentucky Fried Chicken. Di Brunei, KFC kalah populer deh dgn Jolly Bee. Setelah bosen duduk di Jolly Bee, kami explore aja deh supermarket yg ada di mall ini. Setelah puas liat-liat, ngiler juga liat menu KFC Brunei, krn ada beberapa menu yg beda dgn di Indo. Jadi kita mager lagi deh di KFC utk menghabiskan waktu. Akhirnya sampe juga waktunya kami hrs ke Mesjid Sultan Omar Ali Saefuddin yg kebetulan terletak di seberang Komplek Yayasan Sultan Hassanal Bolkiah. 4. Mesjid Sultan Omar Ali Saefuddin Mesjid Sultan Omar Ali Saefuddin ini, oleh penduduk setempat disebut juga Mesijd Ayah Sultan. Kenapa disebut begitu? Ternyata Sultan Omar Ali Saefuddin ini merupakan ayah Sultan Hassanal Bolkiah. Mesjid ini merupakan mesjid terbesar pertama dan landmark kota Bandar Seri Begawan. Bangunannya megah banget dan unik. Kubah mesjid ini terbuat dari emas juga dengan interior di dalam mesjid yg mewah. Mesjid ini dikelilingi oleh taman yg luas dan di bagian samping mesjid ada kolam luas dengan replika Perahu abad ke 16 yg bernama Mahligai. Seperti mesjid terdahulu, pengunjung harus mematuhi peraturan : pengunjung non muslim diwajibkan mengenakan jubah hitam utk masuk ke dalam ruangan sembahyang di mesjid ini dan dilarang utk memotret di dalam mesjid. Inilah tampilan mesjid di waktu siang hari. Lebih bagus kan tampilan mesjid ini waktu malam hari krn bermandikan cahaya lampu. Setelah puas melihat-lihat dan foto-foto, kami diajak utk makan malam di suatu restoran kecil. Utk acara penutup hari ini, kami diberi kesempatan untuk berbelanja di mall terbesar dan terbaru di Brunei yaitu “the Mall” dan mengunjungi pasar malam Gadong yg terkenal itu. Inilah suasana the Mall tersebut, hehehe.... masih kerenan mall di Jakarta kan? Sambil menunggu peserta lain berbelanja, kami melihat-liat aja deh krn memang gak ada barang yg mau dibeli. Setelah peserta lain berkumpul, baru deh kami dibawa ke night market Gadong. 5. Pasar Malam Gadong Pasar malam ini terletak di daerah Gadong dan lokasinya tidak jauh dari the Mall. For info, pasar malam ini buka setiap hari mulai jam 18.00-22.00. Nah kalau pagi, lokasi ini dipakai untuk pasar umum yg jual sayur mayur, ikan, daging dan bumbu2 dapur. Oh iya, jangan bayangin pasar malam Gadong ini seperti pasar malam di Thailand ya. Isi dagangan di Pasar malam Gadong ini ada buah-buahan lokal, ikan asin dan beraneka ragam makanan dan kue-kue yg sebetulnya mirip dgn makanan di Indo cuma sebutannya lain. Contohnya: 1. Kuih Malaya Babu Cantik =Martabak manis 2. Selurut= kue celorot 3. Keropok lekor= otak2 ikan goreng 4. Cucur pisang = pisang goreng Kalo mo icip-icip makanan di sini, jgn kawatir gak menguras isi kantong kok krn rata-rata makanan dijual seharga Brunei$ 1. Nah teman-teman, kunjungan ke Pasar Malam Gadong ini merupakan penutup cerita saya ya krn di hari ke 3, pagi hari setelah sarapan kami langsung diantar ke Bandara untuk terbang kembali ke Indo. Kesan saya, suasana di ibu kota Brunei: tenang cenderung sepi, tidak crowded dan hal yg bikin iri yaitu warga Brunei sangat dimanjakan lho dgn berbagai fasilitas gratis seperti sekolah, pengobatan, rumah sakit, BBM dgn harga murah, harga mobil murah dll. Yah, smoga cerita saya ini berguna ya utk teman2 yg ingin berkunjung ke Brunei. Salam jalan-jalan. Catatan: 1. Jika ingin membeli suvenir buatan asli Brunei yg tidak pasaran & kualitas bagus, teman2 dapat membeli di toko Aewon,. Kalo di mall gak nemu, tokonya ada kok di Bandara International Brunei (area ruang tunggu keberangkatan). Harga memang agak mahal sedikit tetapi sebanding kok dgn kualitasnya. Harga gantungan kunci & magnet kulkas dibandrol rata2 Brunei $ 5. Untuk T-shirt harga agak maha sih tergantung designnya. 2. Kurs Brunei $ 1 = +/-Rp. 9.500. Jika tidak sempat membeli dollar Brunei di Indo, sebaiknya membawa USD untuk ditukar di Bandara atau Hotel krn money changer agak susah dicari walaupun di mall besar. 3. Untuk teman-teman yang suka merokok dan minuman beralkohol, hahaha... jgn berharap bisa nemuin ke 2 barang tersebut di supermarket atau di Bandara krn rokok dan minuman beralkohol dilarang dijual di Brunei. 4. Untuk wanita diwajibkan berpakaian yg sopan krn byk kunjungan ke Mesjid. Kalaupun mau memakai celana pendek sebaiknya celana pendek yg selutut.
  13. 2 points
    Vaylyn

    Itinerary Time Managing Help

    Hi Semua para sepuh yg sudah pernah jalan2 ke Jepang. Mohon bantuannya untuk menilai itienerary saya ini memungkinkan apa engga, sehingga saya masih bisa memilih list mana yg lebih perlu. Jadinya ga keasikan ditempat awal trus ga kedapetan tempat lain yg lebih seru. Untuk Kyoto day 2 dan 3 saya rasa bisa dapat semua karena based on momod @deffa pengalamannya dan day3 based sebuah web yg merekomendasikan 1 day trip dgn jalan kaki. Rencana saya, menggunakan : Kansai Thruu Pass pada day 1-3 karena day 2 bulak balik kyoto osaka, terlanjur Book hotel diOsaka, diKyoto jadinya lebih mahal sekarang dan lebih baik makan malam diOSaka saat Day 2 Day 6-10 Menggunakan Hokuriku Pass karena ingin ke Kanazawa, Shin Hotaka dan Nagoya. Lalu dilanjut di Tokyo 3 hari terakhir dengan Tokyo Metro Pass 3 Hari. Untuk Day 7-8 Saya memang melonggarkan jadwal demi istirahat badan supaya tidak drop. Day 5,13, & 14 Rencananya akan meet up, maka tidak saya padatkan diTokyo supaya tidak kebablasan belanja mengingat akan belanja di Haneda Juga. Lalu pertanyaannya. Akan landing 8.25 di KIX apakah kira2 imigrasi JP akan lama, dan kira2 Jam 12 saya bisa sampai diUmeda? Apakah Pass yg saya gunakan kira2 sudah pas dengan jalur dan waktu (misal tdk kejauhan dari stasiun ke tempat dituju) Saat Pulang akan terbang 23:45, Jika dari jam 17/18.00 sekitar Akihabara berangkat keHaneda, apakah waktunya cukup untuk keliling Haneda? Boleh rekomen tempat yg udah deket di Itienary tapi nanggung kalo engga mampir/kira2 tempat yg mungkin tidak cukup worth dikunjungi krn Tourist Trap. Edit : Yang pernah pakai willer. Kalo dibus mlmny bisa masuk koper kabin engga ya? Kalo webny ada yg diatas dan dibawah. Kalo liat ukuran sptny mungkin. Tapi buat mastiin aja. Thanks Semuanya2 EDIT : Yg tulisan biru itu maksudnya kalo ga cukup waktu bakal saya hilangkan. Yg tulisan kuning diharapkan bisa didpt dihari berikutnya Colek @deffa @Ikamarizka @Sahat @twindry @kyosash @min0ru @Vara Deliasani @Yos @HarrisWang
  14. 2 points
    deffa

    Salam Kenal

    halo mas @Tomz di Siantar welcome di forum jalan2, kemarin regional sumatera utara baru dari sana kan ya, colek @thepo @just0682 @Dhistiraz
  15. 2 points
    Vaylyn

    Itinerary Time Managing Help

    @kyosash Thanks FRnya setidaknye memberikan gambaran brp lama nongkrong dihigashiyama haha. @deffa selain happening. Saya mmng demen nyemil muahahahaha. @Ikamarizka wahaha. Perginya pas 21 nov-4 des. Kayaknya ga ketemu. Itu Riskanya riska yg lain wkwk. Katanya tanggal segitu dikyoto 1 hari. Mungkin mau jalan bareng. Tapi aku nunggu visa fix selesai baru planning lagi ditanggal 25. Untuk kyoto kayaknya aku niat banget ya mau pake seharian sampe abis waktu tutup tokonya HAHAHAHA. Rencana sih mmng mau habisin 5 jam dikiyomizudera. Karena udah pernah ngerasain pake kimono lengan panjang seharian,jadi berasa langkahnya ga bisa lebar2 kayak pake celana, Sisanya didaerah gion dan yasaka juga planningnya. Daerah day 4 itu sebenernya deketan smua. Sekitar 5-10 mnitan jalan kaki katanya. Intinya sih kiyomizu pake kimono. Kalo arashi sama fushimi ketara banget mendakinya,kiyomizu bisa sambil mamam sample dululah hahaha. Tapi kalo ga tahan paling bbrp tempat ditunda Untuk nishiki berarti aku bakal kecilin budget trus alihkan ke tsukiji aja nih oiya kak, kalo mampir tsukiji. Cobain Taiyaki sanokiya. Itu diikannya ada tulisan hiragana 'tsukiji' yg membuktikan bener lagi ditsukiji, aku juga incer itu biar ga diledek temen 'Taiyaki di ennichisai ini mah' Dan kalo kuat sama mamam es krim di Dailtly Chico nakano broadway juga inceranku.
  16. 2 points
    Lee_ega

    Sehari di Morotai? Bisa

    Sudah pada tau kan kalau Morotai termasuk salah 1 destinasi kece pilihan dari "10 bali baru"? Kalau belum tau, makanya cuss kepoin akun sosmed milik Kemenpar Indonesia Nah, berhubung ane sudah pernah menginjakkan kaki di Pulau Morotai, and sedikit riya' ceritanya, ODT morotai Jadi, September 2016 silam, kami berdua, start dari Pelabuhan Ahmad Yani, berangkat pukul 20.30 WIT menumpangi KM Ratu Maria, dg tujuan pelabuhan Daruba Morotai, tiket waktu itu 160ribu. Perjalanan laut sekitar 8 jam, tiba pukul 06.00 WIT. Kapal ini menyediakan bunkbead jadi semua penumpang masih bisa istirahat selama perjalanan. Esok paginya kami tiba di Pelabuhan Daruba tepat jam 06.00 WIT, jalan kurleb 150 meter, ada masjid yg bisa dibuat numpang ishoma (Istirahat-sholat-mandi) yah walaupun dengan air tawar seadanya. Maklumlah, bekpekere nyari gratisan Jam 07.00 an kami beranjak ke pelabuhan speedboat, kurleb jalan 300 meter. Makan di warung padang, tanya2 sama ibu pemilik warung, rupanya si ibu punya anak yg berprofesi sebagai divemaster + guide nya bule2, sayang gak ketemu anaknya, di sini sinyal yg ada cuma T*lkoms*l, cuma 2 tiang di layar hp Makan nasi campur lauk ikan + minum air putih(yg ini free) habis 15rb. Tambahan kalau makan disini hati2, bisa tekorr makan lauk selain ikan bisa dihargai 20-30k, lauk telur 1butir aja bisa 20-25k. Kelar makan + belanja logistik buat piknik sehari, kami beranjak ke pelabuhan yg banyak speedboat berjejer, jadi kalau mau keliling pulau/ hoping island atau balik ke pulau utama halmahera via tobelo, bisa dari pelabuhan sini. Tawar menawar dari yg sejuta akhirnya bisa turun 600k, eitsss, itu buat sehari, dg rute tujuan pulau Zum-zum/ macArthur- pulau Dodola-Pulau Kolorai. Dan berangkat lah kita jam 9 WIT tennggooo 1. Pulau Zum-zum tujuan awal ke sini selain liat panorama nya, kita sembari belajar sejarah, karena di sini terdapat 2 buah patung, yg pertama patung Jenderal MacArthur, dan yg kedua patung pemimpin tentara Jepang Terus Nakamura. Nanti biar lebih jelasnya bisa sambil mengunjungi museum di kota Daruba Morotai, atau monggo gugling sendiri Cuma sayangnya masih pagi banyak nyamuk rawa2 dan terik, pas airnya bening banget bersih, paling juga yg bikin kotor tuh ranting dan daun kering, asli pas ke sini cuma kami ber4, and, temen ane, nakhoda plus ABK, serasa pulau pribadi kannn 2. Lanjut jalan ke pulau Dodola, ini nih primadona nya Morotai yg sering kalian liat di mana-mana..wkwkwk. Pulau Dodola terdiri dari 3 pulau kecil: dodola besar, dodola kecil, dodolidodoliprett, bukan ding wkwkw, ane gak tau namanya apa yg ujung setelah dodola kecil, atau sebut saja dodolamini. yg jelas view nya 360 derajat kecee badai.. Jadi di dodola besar sudah tersedia dermaga, homestay/resort 3 buah, bananaboat, speedboat milik disbudpar untuk keperluan visitmorotai2017, ke sini lagi lagi sepi, baru sejam kemudian ada rombongan keluarga dari Jakarta yg start dari Tobelo. Jam 10 pagi masih air pasang, belum bisa nyebrang jalan ke dodola kecil. Jadi buat buang waktu, kami muter2 ke belakang resort, sampai jam 12an siang kami baru bisa nyebrang sampai dodolamini. Kalau beruntung, bisa ketemu kawanan nelayan lokal di dodola kecil, seperti kami yg ditawarin makan siang bareng dg ikan fufu cakalang dg sambal dabu-dabu homemade Kelar makan, kami balik ke pulau utama, dodola besar dengan jalan memutari pulau. Kesan selama di sini, asli view nya kece badai, airnya bening biru dg kombinasi gradasi yg cantik banget, dg ombak yg tenang, pasirnya putih, bersih, apalagi kalau jalan sampai dodolamini, ampun dah pengen kesana lagi. Lanjut jam setengah 2 siang kami beranjak ke Pulau Kolorai, Kolorado nya Morotai. Atau dalam bahasa setempat artinya yang terurai. Salah 1 desa nelayan yg dikembangkan menjadi desa wisata di gugusan pulau di Morotai, dengan bantuan para mahasiswa KKN dari UGM jogja dan berkat kesadaran wisata dan semangat kerja keras para warga, akhirnya dibentuklah Pokdarwis Kolorai, desa wisata, di lahan seluas 1km2, dihuni tidak lebih dari 100KK, applauss dong Kaka Di Kolorai, listrik sudah memakai tenaga solar panel, homestay milik warga yg berjejer dihiasi ornamen bikinan ibu2 PKK. ada pula toko/stand suvenir. Sayangnya untuk fasilitas seperti air tawar cuma ada 1 di pulau ini, mau digali di berbagai sudut manapun di pulau ini tetep aja gak akan ketemu sumber airnya kecuali di tengah2 pulau ini, yg letaknya persis di sebelah masjid satu2nya di pulau ini. Ya karena seluruh warga disini adalah muslim 100%. Dan sekolah di sini cuma sampai SD dengan gurunya cuma 2 orang dari pulau Jawa. Pas muter2 mau balik ke kapal, kami ditegur oleh salah 1 warga, namanya Pak Fauzi, beliau kira, kami adalah mahasiswa KKN yg lagi survey, karena jarang banget wisatawan yg mampir ke sini. Usut punya usut, beliau ternyata asli orang Jawa Banyuwangi, yg merantau hingga menikah dengan wanita asli keturunan Kolorai hingga 10tahun lebih. Beliau bercerita senang sekali bisa bertemu dg sesama orang Jawa, seperti kami. Karena di pulau ini cuma 3 orang pendatang dari Jawa, selebihnya asli penduduk sana. Beliau bercerita tentang asal usul nama desa ini, Kolorai artinya yang terurai (konon berkonotasi negatif) dan beliau sempat curhat tentang apa saja yg sudah dialami warga desa ini sampai beliau menyarankan pada tetua desa untuk mengganti nama desa ini tujuannya supaya lebih berkah. lalu beliau juga bercerita tentang susahnya akses menuju fasilitas umum seperti sekolah lanjutan bagi anak2 pulau ini, fasilitas kesehatan di pulau utama, karena ombak di sini termasuk tinggi dan cukup ganas, pengalaman beliau sewaktu membantu persalinan istrinya yg butuh rujukan, 1jam perjalanan dg speedboat itu tidak mudah, belanja kebutuhan dapur, intinya hidup di pulau itu tidak seindah yg dibayangkan, namun beliau tetap bersyukur meski terkadang rindu kampung halaman, sampai dibelain bareng pesawat hercules milik TNI. beliau menawarkan bila mampir kesana lagi, bisa menginap di homestay kelolaan para warga. Beliau juga berpesan kalau masih ada 1 nilai plus di pulau ini, yaitu ikan fufu cakalang nya juara, daripada pulau2 lain, sayangnya lagi-lagi nelayan di sini terkendali dg faktor distribusi nya. Semoga ada dari para pembaca di sini yg sudi membantu demi kemajuan perekonomian di sana. Jam sudah menunjukkan pukul 4 sore, saatnya kami kembali ke pulau Motorai. Cari penginapan d dekat pelabuhan Daruba, lupa nama penginapan nya, sehari 160k, dg fasilitas ac +KM dalam, bangunannya bertingkat seperti ruko, dan ada fasilitas karaoke di sampingnya, bersih iya. Cuma seharian jalan2 baru nyasar, kalau orang Morotai rata2 memiliki tipikal wajah seperti peranakan Jepang dg kulit eksotisnya, dan tentunya ramah Total biaya ODT Morotai hoping island zumzum-dodola-kolorai 600ribu/boat + makan 15k + logistik 15k +jajan es m*rim*s 1000rupiah, jadi per orang setelah dibagi 2 jadi 331ribu, yeayy Gb.1 suasana dalam KM Ratu Maria Gb.2 pulau Zumzum Gb.3 zumzum lagi Gb.4 patung Jenderal MacArthur Gb.5 patung Jenderal Teruo Nakamura Gb.6 view Pulau Dodola besar dan Dodola kecil dari bagian belakang Pulau Dodola besar Gb. 7 Pulau Dodola dari dermaga, terlihat speedboat yg kami sewa Gb.8 resort/homestay di Pulau Dodola Besar,modelnya babang nakhoda n frens, gak nanya berapaan perhari krn gak ada yg jaga Gb.9 foto ala2 livefolk view Dodolamini dari Dodolakecil, ini yg paling bersih versi ane Gb.10 pulau Kolorai Gb. 11 Plang penyambutan di Pulau Kolorai Gb.12 plang arah dan jarak di dermaga Pulau Kolorai Gb. 13 keseruan aktivitas sehari-hari anak2 di pulau Kolorai selepas sekolah, bikin mainan pistol sendiri Lur Gb.14 sekolah satu2nya di Pulau Kolorai dg 2 guru, hayo loh yg masih bisa sekolah tinggi, mesti rajin Gb.15 kapal yg jadi sarana penunjang apapun bagi warga Pulau Kolorai Gb.16 bonus sunset swering di dermaga daruba morotai Gb.17 swering ala anak2 Meridai, berenang dan freestyle d dermaga
  17. 2 points
    deffa

    Tanya-tanya Lombok

    1. Sewa motor nampak nya di Lombok ini agak kurang aman, karena sering penodongan, mungkin mas @Dimaz bisa bantu updatenya. 2. Pergasingan ini Sembalun kan mungkin mas @Alfa Dolfin bisa bantu info nya :)
  18. 1 point
    Rawoniste

    Welcome to Bandung Chinatown.

    Aslinya senggolan kaya masuk pasar deff , 5 menit jg selesai muternya hahahaha. Saya curiganya ini tempat dikelola pengusaha , gak niat banget untuk bikin Chinatown yg bisa dinikmati warga padahal isinya Kan tenant jualan semua. @kyosash 5k cukup mungkin tarif nya hahahaha.
  19. 1 point
    wah seru juga nih acara tanam mangrove, udah jarang kalau di kota lain eeaa si @thepo biduan ya wkwkwkwk mantap lanjutkan regional SUMUT @Dhistiraz @Vean Tristan @just0682
  20. 1 point
    Harga 3 Nit nga sampe Rp1 Jt Lokasi Dibelakang Beng than market Area Rame Namun Bukan Tuk bacpackes Tiongkok Masih Banyak Yang Belum Didatangi Namun Tuk test Keberanian saja Berbeda Bahasa Brati dah 2 destinasi japan Dan Vietnam Semoga berani Ke Eropa @deffa
  21. 1 point
    Hola jalanersssss dimanapun berada. Thepo comeback lagi dengan sebuah cerita baru dari samosir island (pake bahasa inggris biru dibilang keren Hihi).pasti sudah pada tau kan pulau samosir itu berada dimana? Atau jangan-jangan masih ada juga yang sama sekali tidak tahu apa itu pulau samosir,tapi begitu saya katakan danau toba?? Kalau tidak tahu juga langsung googling deh sama mbah gugel agar ditunjukkan lokasinya. Pulau samosir adalah salah satu tempat wisata yang sangat indah yang dikelilingi oleh si danau indah yang konon terbesar di asia tenggara lho,yaitu danau toba.bahkan daerah ini mendapat julukan dengan nama negeri indah kepingan surga,karena memang lokasinya sangat memanjakan mata setiap pengunjung yang datang kesana. Banyak tempat wisata yang sangat terkenal dari daerah ini,salah satunya yang sudah begitu familiar di pendengaran kita adalah Tomok Tomok adalah salah satu barometer wisata andalan yang ada di pulau samosir,tapi jangan salah walaupun sudah banyak tempat wisatanya masih lebih banyak lagi yang belum di eksplor lho. Salah satunya adalah pulau tao,pasti banyak yang belum tau lokasi ini,karena hanya mengetahui pulau samosir doank.pulaunya memang kecil namun untaian pulay kecil itu sangat memanjakan mata bagi setiap orang yang melihatnya,tempatnya juga lumayan tertutupi oleh perkampungan dan bahkan semak belukar Lokasinya sendiri masih berada di daerah simanindo, dan dekat kok dari pelabuhan simanindo ataupun pangururan yang merupakan salah satu jantung wisata pulau samosir.pulaunya memang tidak besar namun karena ada beberapa pulau yang saling berdampingan membuat pulau tao ini menjadi sangat indah di pandang,tak percaya silahkan datang sendiri kesana dan buktikan. Masih panjang sebenarnya cerita ini dan akan bersambung di cerita selanjutnya.berhubung anak kost dan mulai was was di akhir bulan sehingga memanfaatkan jaringan wi-fi di kafe saja Hahaja
  22. 1 point
    deffa

    keindahan tersembunyi di sekeliling samosir

    I see iya rutin sih, ya yang penting have fun
  23. 1 point
    Buset ahaha mantap ko acong ke japang lagi
  24. 1 point
    ditengah2, di bawah Hiroshima. tinggal lihat google map aja untuk pastinya
  25. 1 point
    deffa

    Itinerary Bali 3 Hari

    yo monggo mayan jauh sih heheh @mznasrul tapi 1 harian cukup perjalanan nya
  26. 1 point
    deffa

    Cari Temen ke Labuan Bajo

    @Martha Jatmiko halo mba welcome di forum jalan2, saya bantu share ya :)
  27. 1 point
    kalau mau hunting sunrise bisa coba deh ke pulau seliu pulau ini di bagian selatan pulau belitung..masih belum terlalu terekspose sih, tapi gk kalah bagus kok..Bila ingin menyaksikan matahari terbit, pergilah ke Pantai Lingkok atau Dermaga Tajur selepas subuh, jika ingin menikmati matahari terbenam dapat mengunjungi pantai Marangbulo. info lengkap bisa dibaca disini : https://travelnatic.com/pulau-seliu-belitung/ perjalanan ke pulau seliu dapat ditempuh dengan perjalanan darat dari Tanjungpandan ke pelabuhan Teluk Gembira (Membalong) +- 1jam dilanjutkan menyeberang menggunakan kapal penyeberangan +- 15 menit. akan lebih mudah menggunakan motor karna bisa dibawa menyeberang, sehingga tidak perlu lagi mencari kendaraan saat di pulau seliu untuk penginapan di pulau seliu ada mess milik desa, harganya sangat terjangkau klo tdk salah dibawah 100rb pulau ini tidak terlalu besar, untuk guide bisa minta orang desa menemani perjalanan anda, warga disana sangat ramah kok..
  28. 1 point
    thepo

    benteng jepang anok laut sabang

    Holaaaaa thepo kembali lagi masih membawa suasana cerita lama yang belum diceritakan kemarin. Masih sebuah cerita menarik dari sebuah pulau di ujung barat sumatera yaitu pulau sabang,ya memang sabang memiliki puluhan bahkan ratusan tempat wisata yang sangat menjanjikan untuk diceritakan. Sabang memang identik dengan wisata baharinya,itu memang benar namun jangan salah ya,ada juga lho wisata sejarahnya yang terkenal kemanapun namun kurang diekspose sama orang-orang. kalah jauh jika dibandingkan dengan cerita pantainya,salah satu wisata sejarah yang terkenal dari pulau sabang adalah benteng jepang yang berada di perkampungan ataupun desa anok laut. jalan menuju situsnya lumayan bersih dan bebas sampah. Menurut sejarah Sejak 14 Juli 1942 Sabang menjadi markas Angkatan ke 9 Armada Expeditionary 1 Al Jepang, ini dperkuat juga dengan unit penjaga pantai, Perhubungan, Kapal Patroli Eiko Maruserta Kapal Perusak Murakumo dan Kapal Perusak Yugiri. Dari sini dapat dilihat betapa pentingnya posisi Pulau ini bagi jepang untuk menghadapi Sekutu di kawasan Samudera Hindia. dan selama kurun waktu 1942-1945 Sabang menjadi pangkalan Angkatan laut yang besar, Kekuatan Laut Jepang kerap singgah di Sabang, terutama untuk pengisian BBM, Logistik dan air. lokasinya yang indah dan strategis membuat situs sejarah benteng jepang sangat layak untuk dikunjungi oleh wisatawan,sejauh mata memandang akan disuguhkan dengan yang namanya hijaunya perbukitan dan birunya lautan yang menghampar di depan mata. sayangnya di bentengnya banyak ditemukan aksi-aksi vandalisme yang sangat disesalkan oleh pengunjung,itu menandakan bahwa masih sangat kurangnya rasa kepedulian kita terhadap situs-situs sejarah maupun budaya yang ada di negeri ini. harapan semoga kedepannya pemerintah daerah aktif dan peduli terhadap objek apapun yang ada di pulau sabang ini.
  29. 1 point
    thepo

    keindahan tersembunyi di sekeliling samosir

    Hahaha kekuatan hengpong jadul mas
  30. 1 point
    thepo

    benteng jepang anok laut sabang

    Tenang karena kurang begitu dinikmati mas,wisatawan lebih condong ke wisata lautnya
  31. 1 point
  32. 1 point
    twindry

    Itinerary Time Managing Help

    bantu yang di tokyo aja ya. soalnya yg kyoto saya ngak ada pengalaman 1. metro day pass udh oke kayaknya. saya kemarin make itu bisa kejangkau semuanya kecuali odaiba. kalo gk mau ribet nyari rute pakai toei metro day pass jg boleh. beda 200 yen doank kalo gk salah 2. day 12 coba perhatiin jam tutup toko2 di nakano broadway. takutnya nyampe sana udah kemaleman. mending di shinjuku main2 ke kabukicho (foto2 di depan jadilah ) 3. day 13 mending pagi2 ke asakusa dulu + ueno + ameyoko baru odaiba dan terakhir akiba. asakusa jam 8an jam 9 kayaknya udah rame. banyak tempat buat belanja juga. eh saya boleh titip gk di asakusa? wakakak. malem di akiba lebih oke saya rasa karena lampu2 di toko pada nyala. dan juga nginep kan di akiba. jadi mau ampe jam brp juga gk masalah toh soalnya rute saya kemarin juga begitu. asakusa, ueno, odaiba, akiba. malah sempat ke tokyo tower lagi. cuman kaki aja rada gempur 4. day 14 hachiko ama shibuya crossing dl. soalnya deket. baru naek subway ke shinjuku lagi. jalan kaki lumayan jauh. mending naek subway soalnya mau masuk ke meiji shrine nya rada jauh tanya aja kaka @Vara Deliasani soalnya saya ngak sempat ke sana kemarin. di tokyo metropolitan government building makanannya rada2 mahal deh kayaknya. ngak tau ada makanan berat ngak. kayaknya cuman cafe2 gitu. ameyoko udh dipindahin ke day 13 jadi malem tinggal belanja di daiso. lanjut belanja di haneda. kayak saya kemarin 5. haneda banyak toko berjejer. cukup melelahkan kalo mau jalan dari ujung ke ujung (saya udah pernah coba)
  33. 1 point
    Lee_ega

    Sehari di Morotai? Bisa

    Sudah bisa aplod, ternyata mesti dikompres file nya tp gambar nya jadi retak,wkwkw Terimakasih om @deffa, om @kyosash
  34. 1 point
    Hii @Hendra Fenli salam kenal juga en selamat datang diforum jalan2, semoga bisa mendapatkan informasi yang di-inginkan disini
  35. 1 point
    deffa

    Sekeping Santorini Di Cha Am Thailand

    Blue Lagoon Guesthouse ya, lumayan gede kok, tar gue upload deh, coba cek di google ada kok :) @min0ru
  36. 1 point
    i see pantesan waktu itu saya mau tag @ko Aconggak bisa, terus saya tanya di grup kenapa ko acong left gak ada yang jawab, bahkan ketua nya jga gak jawab
  37. 1 point
    di Raja Ampat juga ada pernah ada yang posting bro @chrizz_msweb
  38. 1 point
    deffa

    Freediving di Bunaken

    hahahah bagus lah kalau gitu seru kayak nya free diving saya belum bisa @chrizz_msweb
  39. 1 point
    wahhh keren.... saya sendiri orang batak tapi udah lama nggak ke medan.... rencana kesana desember tapi #ganyambung #biarinaja
  40. 1 point
    idhostigo

    Salam Kenal dari Medan Saya Eko F

    Saya sudah hampir 6 Bulan gabung di group WA jalan2 sumut, tapi baru ini berkesempatan untuk memperkenalkan diri, dan selanjutnya akan memberikan referensi tempat wisata sumut yg sudah pernah saya kunjungi
  41. 1 point
    Khalifah Ags

    KENALAN PER REGIONAL

    Buat rekan2 backpakers setanah air terutama yg di luar pulau yg lagi traveling sekitar kota SOLO-JOGJA dan yg menginginkan hemat budget dipersilahkan menginap di rumah saya FREE tanpa bayar. silahkan contac saya. note: _ posisi rumah di Klaten (1 jam ke arah Solo & 1 jam kearah Jogja by Bus) _ Sikon rumah seadanya & sederhana (jangan disamakan dg hotel berbintang hehe..) - Mohon contak saya min 1 minngu sebelum keberangkatan.
  42. 1 point
    @Bayu Agung Nugroho tips nya apa ya? Kalau ngantuk nepi dlu aja lumayan jalan santai 10-12 jam kan. Kalau bensin mending isi Full Tank sebelum berangkat biar gak isi lagi di tengah jalan. Kalau lewat Tegal-Brebes bisa rehat sejenak di situ ada restoran enak namanya Pring Sewu :)
  43. 1 point
    @Liaalf harus cepat2 booking maximal 3 bulan sebelum nya karena pasti full book coba cek disini: http://hotel.jalan2.com/category/asia/japan/ atau saya pernah pake J-Hoppers Osaka dan Kyoto kalau di Tokyo saya menginap di Khaosan Asakusa Guesthouse
  44. 1 point
    hahha siap ka,tapi alhamdulillah udah baca duluan heheh makanya berani buat traveling sendiri
  45. 1 point
    Cappadocia atau orang Turki menyebutnya Kapadokya adalah salah satu yang bisa menjadi pilihan destinasi. Kota ini memilki keunikannya utama berupa. bangunan dari bebatuan kapurnya yang dikenal dengan sebutan Fairy Chimneys atau Cerobong Peri. Letak Cappadocia di Peta Turki Kota Cappadocia berada di tengah daratan Turki tepatnya di Region Anatolia Tengah. Berjarak sekitar 750 km dari Kota Istanbul dan 300 km dari Kota Ankara, Cappadocia bisa dituju dengan jalur udara ataupun darat. Jika dari Istanbul, penerbangan ke Cappadocia tersedia dari Bandara Sabiha Gokcen, bukan Bandara Attaruk sebagai bandara utama kedatangan Internasional yang keduanya berjarak sekitar 60 km. Karenanya untuk menuju Bandara Sabiha ini kalian bisa naik Taksi atau Bus dari shuttle bus di daerah Taksim dengan waktu perjalanan sekitar 30-45 menit. Bandara utama di Cappadocia ialah Nevsehir Kapadokya Airport yang berjarak hanya sekitar 30 km dari pusat kota. Namun ada juga bandara pangkalan udara militer diluar kota yang juga bisa didarati maskapai komersil yaitu Kayseri yang berjarak sekitar 75 km dari Kota Cappadocia. Keduanya bisa menjadi pilihan karena bisa menjadi pertimbangan ketika menentukan waktu dan biaya yang pas karena penerbangan ke kedua bandara ini terbilang berbeda termasuk biayanya. 1.Mahakarya Kuno Kota Bawah Tanah Rumah-rumah bawah tanah khas Cappadocia via funnytourism.com Inilah keunikan paling memukau dari Cappadocia. Bak sebuah negeri asing, disana ada hamparan luas daratan dengan bebatuan berwarna abu kecoklatan yang berkontur seperti bukit-bukit tajam atau rumah semut raksasa yang karenanya pula disebut cerobong peri. Ini bukanlah sebuah fenomena bentukan alam biasa melainkan sebuah kota bawah tanah. Ya, bebatuan sedimen yang terbentuk dari material vulkanik lebih 3 sampai 9 juta tahun lalu itu mengalami pengikisan sehingga membentuk menara atau pilar tinggi. Dari sanalah, bangsa Het dari Kerajaan Hittites sekitar lebih dari 3.000 tahun lalu membuat dan membentuk ruang-ruang di dalam bebatuan itu. Bangsa ini memang merupakan salah satu imperium termaju di dunia kuno dimana kekuasaanya berlangsung sejak tahun 1700 SM sampai 1.190 SM. Struktur kota bawah tanah ini begitu luas dan bahkan bisa menampung 50.000 orang untuk tinggal disana. Tinggi bangunannya pun bahkan bisa mencapai 11 lantai kebawah. Tidak hanya rumah tinggal, disebut ‘kota’ karena memang disana juga dibangun gereja, masjid, jalan terowongan, dan fungsi lainnya yang tentunya semua berada di bawah gundukan batuan. 2. Goreme Open Air Museum Kawasan ‘Kota bawah tanah’ Cappadocia sangat luas, karenanya dibuat bagian-bagian yang bisa disambangi pengunjung. Salah satunya ialah Goreme Open Air Museum. Area ini merupakan bagian yang terdiri atas komplek biara dan termasuk gereja. Lokasi ini menjadi salah satu yang difavoritkan pengunjung karena tidak jauh dari Goreme, desa utama turis di Cappadocia. Goreme Open Air Museum, photo by Alen Daldabanoğlu via moris.com Biaya masuk Goreme Open Air Museum yaitu sebesar 25 Lira. Di sana pengunjung bisa merasakan langsung bagaimana sentuhan reliji hadir di lokasi yang berbeda yaitu seperti dalam goa. Bangunan pertama yang bisa langsung ditemui ialah Biara Perempuan yang berada tepat di sebelah kiri pintu masuk Goreme. Selain kamar, biara dengan 7 lantai ini juga dilengkapi dengan ruang makan, dapur, kapel, dan ruang khusus lain. Di lantai ketiga bangunan biara juga terdapat gereja yang bisa dilalui melewati sebuah terowongan. Lukisan di dalam Dark Church via peraair.com Selain di dalam biara, masih ada sejumlah gereja lainnya seperti Gereja St. Barbara, Gereja Apel, Gereja Carikli, Gereja Ular, dan Gereja Gelap. Meskipun tampak luar sama saja dengan struktur batuan lain di sana, tetapi jangan anggap bagian dalamnya akan tampak monoton. Justru interiornya juga tetap dihiasi lukisan sebagaimana umumnya gereja kuno lainnya. Bagian ruang gereja ini juga tetap dilengkapi dengan lengkungan kubah bagian dalam dan kolom-kolom penyangga. 3. Zelve Open Air Museum Bagian lain yaitu bernama Zelve. Kawasan ini dulunya menjadi salah satu komunitas terbesar yang dihuni oleh warga dengan latar agama berbeda yaitu Kristen dan Islam. Mereka hidup dengan sangat harmonis hingga pada tahun 1924 orang Kristen harus pergi karena pertukaran minoritas antara Yunani dan Turki untuk kemudian di tahun 1950an giliran umat Islam yang terpaksa berpindah karena faktor alam berupa erosi. Salah satu sisi Zelve via turkeyculturaltour.com Rumah–rumah goa Zelve sekarang memang sudah tidak berpenghuni dan masih terus mengalami erosi. Tetapi secara umum kondisinya masih baik. Lokasinya di kawasan lembah juga membuat Zelve nampak lebih menarik dengan jalanan naik turunnya. Bangunan atau ruang Gereja dengan lukisan-lukisan tua simbolik keagamaan, hingga Masjid di bagian lainnya menjadi bagian yang juga masih sangat bisa disaksikan. Dengan membayar tiket sebesar 10 Lira, pengunjung bisa berkeliling Zelve yang cukup luas ini dari jam 8 pagi sampai 5 sore dimusim dingin dan 7 sore dimusim panas. 4. Underground Cities Ilustrasi Underground Cities Cappadocia via sometimes-interesting.com Ada sebanyak 36 area kota yang berada di bawah tanah atau underground city di Cappadocia. Tapi setidaknya ada dua yang paling utama yaitu Derinkuyu yaitu menjadi yang terdalam dan Kaymakli yaitu menjadi yang terluas. Secara spesifik disebut Underground City karena keduanya memiliki sistem fasilitas dan penghubungnya benar-benar dibangun dibawah tanah. Salah satu bagian Derinkuyu via dailynewsdig.com Derinkuyu berada sekitar 40 km dari Goreme. Ada sekitar 600 pintu masuk untuk menuju sistem kota bawah tanah ini yang tersebar dan tersembunyi di halaman atau area permukiman. Menjadi yang terdalam karena Derinkuyu ini mencapai kedalaman hingga 85 meter dibawah permukaan tanah yang terdiri atas beberapa tingkatan. Setiap tingkat dihubungkan oleh tangga seperti umumnya sebuah bangunan. Sebagaimana kota, disana terdapat ruang-ruang atau bisa dikatan gedung mulai dari permukiman, kantor, kandang hewan, gudang, gereja, dan tentunya koridor jalan penghubung. Untuk sistem udaranya sendiri, setidaknya ada 15.000 ventilasi yang menghubungkan kota bawah tanah ini dengan udara luar diatasnya. Saat ini hanya 10% kawasan Derinkuyu saja yang diizinkan dimasuki oleh turis. Waktu kunjungannya ialah dari jam 8 pagi sampai 5 sore saat musim dingin dan sampai jam 7 sore saat musim panas. Biaya tiketnya sendiri sebesae 15 Lira. Kaymakli via urkey-trip.com Kedua, yaitu Kaymakli yang menjadi underground city terluas dengan perkirakan arkeolog bisa menampung hingga 3.500 orang penduduk. Kaymakali berada dibawah bukit Kaymakali dengan tingkatan mencapai 8 tingkat. Namun hanya sampai tingkat ke 4 saja yang bisa dikunjungi turis. Sama seperti Derinkuyu, di sini juga terdapat berbagai fasilitas dan gedung mulai dari perkebunan anggur dan gudangnya, perumahan, gereja, dan macam lainnya. 5. Naik Balon Udara Panorama dari atas Balon Udara Cappadocia via boldtravel.com Ini adalah salah satu atraksi yang populer dilakukan wisatawan berdompet tebal jika tengah berada di Turki terkhusus Cappadocia. Ya, mencoba naik balon udara memang menjadi pengalaman menarik yang bisa dipilih apalagi pemandangan kerucut-kerucut bukit batu yang tersebar menjadi pelengkap eksotisme dan sangat cantik untuk difoto. Untuk bisa merasakan sensasi naik balon udara ini, kamu bisa memesan di hotel tempat kamu menginap agar lebih mudah dalam mobilisasi. Apalagi jadwal balon udara ini yaitu sangat pagi sekitar jam 7 pagi yang artinya mobil jemputan sudah standby sejak jam 5 subuh. Biayanya tentu tidak murah, setidaknya kamu harus menyiapkan uang 200 USD perorangnya untuk bisa mengudara setinggi 600 kaki selama sekitar 1 jam mengitari kawasan Cappadocia dengan berbagai latar. Ya, menarinya balon udara ini benar-benar mengudara alias berpindah, dan karena ada puluhan balon udara yang terbang disana setiap paginya, maka sudah tentu pemandangannya akan semakin menarik mata.
  46. 1 point
    Di cari yang mau ikutan ke Jepang tanggal 2-7 Nov 2016 (PP dari KL - Tokyo) bareng saya, mas @Sahat dan 1 temennya yg mungkin anggota di forum ini Untuk itin mas sahat belum nyusun tapi saya udah. (sedikit bocoran ybs hampir lupa kalo udh beli tiket ke Jepang. makanya itin belum ada). Nanti tinggal kita mix and match dan yang jelas saya hanya di daerah Tokyo dan sekitarnya. kalo mas sahat sepertinya juga sama. CP bisa hubungi saya di Line : tvolt05 ato WA : 081251206106. Bisa juga PM langsung ke mas Sahat Terlampir itin saya yg udah jadi. yang dipake worksheet fix tokyo ya Thx ITIN.xlsx
  47. 1 point
    Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dengan pusat kotanya adalah Tenggarong kerap disebut Gerbang Raja. Entah mengapa disebut demikian, namun konon Kutai dahulu adalah Kerajaan yang meliputi Kota Samarinda, Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara. Salah satu bukti bahwa Kukar adalah Kerajaan yang meliputi Kota-Kota besar di Kaltim, salah satunya Balikpapan dapat anda lihat di auditorium Pemkot Balikpapan. Disana ada foto historis, yang menunjukkan penyerahan hak eksplorasi minyak kepada Pertamina, sebelum namanya dikenal seperti sekarang. Kukar adalah Kerajaan Tertua di Indonesia, meski sekarang seiring perkembangan masing-masing Kota, memiliki Pemerintahan sendiri terpisah dari Kerajaan Kutai. Kukar pun demikian, dan dipimpin oleh seorang Bupati yang tak lain adalah anak perempuan dari Syauhkani, Rita Widyasari. Sebagai wilayah tingkat Kabupaten, Kukar adalah wilayah yang paling luas diantara wilayah lainnya di Kaltim. Objek wisatanya pun beragam, mulai dari wisata sejarah, alam hingga kerajinan dan kesenian yang menarik untuk dinikmati. Berikut guidance yang bisa bermanfaat bagi anda untuk berwisata kemari. Simak! Sewalah Kendaraan Ada baiknya anda menyewa kendaraan kalau berwisata ke Kukar, lantaran wilayahnya yang sangat luas. Sebenarnya jika anda turun di Bandara Internasional Sepinggan, banyak juga yang menawarkan rental mobil menuju pusat Kota Kabupaten Kukar, yaitu Tenggarong dengan tarif antara Rp300-350 ribu. Sementara dengan taksi bandara anda akan dicharge antara Rp250-300 ribu, bukan dengan sistem argometer. Namun untuk memulai petualangan di Kukar, memang lebih baik dimulai lewat Tenggarong. Cari Hotel Dulu, Baru Yang Lain Cukup sulit mencari hotel di Tenggarong, apalagi bila anda baru datang kemari. Rata-rata pengunjung memilih menginap di hotel-hotel Samarinda, yang memang tak terhitung jauh dari Tenggarong. Tetapi ada 2 rekomendasi hotel di Tenggarong untuk anda, dimana keduanya merupakan satu grup. Pertama adalah Grand Elty Singgasana (GES) yang tarif permalamnya adalah Rp550 ribu, bintang 3. Satu lagi juga berbintang 3 adalah Elty Suite Lesong Batu (ESLB), dengan tarif permalam Rp550 ribu untuk kamar tipe bussines. Posisi ESLB terhitung strategis karena berdekatan dengan Museum Mulawarman, Planetarium Jagat Raya dan Waduk Panji Sukarame. Untuk ESLB terletak di Jalan Panji, sementara GES ada di Jalan Pahlawan. Nah, GES bisa dibilang menang dari segi pemandangan. Karena terletak di pegunungan, maka anda akan takjub dengan suasana Kota yang tampak dari sini kala malam menjelang, dan kerlipan lampu menggoda anda. Wisata Sejarah Yuk, ke Museum Tenggarong Mau tau sejarah Indonesia? Mau tau sejarah Kaltim? Nah, sebagai Wilayah Kerajaan dijaman dulu, Pemerintah setempat sampai sekarang masih menyimpan dengan baik peninggalan-peninggalan bersejarah Kerajaan Kutai di Museum Mulawarman. Museum ini dibangun tahun 1936 dan merupakan bekas dari Keraton Kesultanan Kukar. Nah, unik bukan? Bahwa Keraton yang lekat dengan adat dan budaya Jawa, ternyata ada juga di Kaltim. Datanglah kemari setiap hari, kecuali Senin dari pukul 08:00 - 16:00 wita. Banyak benda-benda bersejarah seperti porselen, keramik dan benda-benda unik lainnya milik Sultan Aji Batara Agung Dewa Sakti dan keturunanya. Kerajaan bercorak Islam ini, sekarang dipimpin oleh Generasi Ketiga yaitu Sultan Aji Muhammad Salehuddin II, beliau adalah Putera Mahkota bernama Aji Pangeran Prabu Anum Surya Adiningrat. Oh iya, sebutan Kesultanan Kukar adalah Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura, dimana beliau dinobatkan sebagai pewaris tahta pada 22 September 2001 lalu. Pewarisan kembali tahta ini merupakan bentuk pelestarian adat dan budaya Kutai Keraton. Kenalan Dengan Suku Dayak Benuaq Masih bingung sama suku Dayak Kalimantan seperti apa? Nggak perlu bingung. Sambangilah Desa Pondok Labu 25 kilometer dari Tenggarong. Di desa ini berdiam suku Dayak Benuaq. Rumah mereka unik dan menarik, pasalnya terbuat dari kulit kayu dan inilah rumah suku Dayak yang disebut Lamin. Cari angkutan umum saja menuju Desa Pondok Labu yang beroperasi setiap hari, lewat terminal angkutan desa Pasar Tangga Arung. Jumpai even menarik tiap tahun yaitu Upacara Ngugu Tahun. Pulau Kumala the TMII Wannabe Yes, Pulau Kumala dengan luas 76 hektar adalah objek wisata andalan Tenggarong. Pulau ini sengaja dibangun, dengan tujuan menyaingi popularitas Taman Mini Indonesia Indah (TMII), meskipun biggest fail alias gagal total. Uniknya, meski dianggap gagal total, warga Tenggarong Kabupaten Kukar mencintai Pulau ini. Buktinya Pulau Kumala tidak pernah absen dikunjungi warga, sekadar untuk pelesir. Disini ada Sky Tower dan Cable Car, yang menjadi satu-satunya atraksi berbeda yang ada di Kaltim. Erau, Festival Tersukses di Kaltim Tidak ada keraguan jika harus menyandangkan gelar bahwa Festival Erau, yang merupakan asal kata dari Eroh yang berarti ramai, riuh, ribut, bahagia dan gegap gempita; sebagai festival tersukses di Kaltim. Keseriusan Pemerintah setempat dalam upaya pelestarian budaya Kutai lewat even 2 tahun sekali ini, benar-benar terbukti. Lewat even ini, Kukar seperti berpesta tujuh hari tujuh malam, dan sukacita seakan membumbung didalamnya. Festival ini dibuat untuk memeringati Upacara Tijak Tanah sang Sultan ketika berusia 5 tahun. Festival Erau dilaksanakan oleh kerabat Keraton sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan Sultan terhadap rakyatnya. Even ini dipastikan ramai dan riuh, karena orang tumpah ruah dijalan. Erau dibuat untuk memeringati berdirinya Kota Tenggarong sejak 29 September 1782, maka kosongkanlah jadwal berlibur anda di akhir September. Meski begitu, konon juga dikabarkan apabila tiap festival diadakan, selalu memakan korban jiwa. Kepercayaan pun berkembang yang menganggap, bahwa Eroh meminta tumbal atas kesemarakan pesta. Tetapi, tidak pernah sedikitpun Festival Erau mengurangi minat wisatawan lokal dan mancanegara. Bagaimana, sudah siap menyusun ransel anda menuju Tenggarong Kabupaten Kukar? Bersiaplah. Pesan tiket dan paket wisata lewat jasa perjalan saja, karena umumnya mereka telah membuat paket-paket menarik untuk anda nikmati. Tetapi jika anda ingin mengeksplorasi keragaman dan keindahan Kukar seorang diri, mengapa tidak? September adalah jadwal terbaik mengunjungi Tenggarong Kutai Kartanegara. Selamat pelesir!
  48. 1 point
    Alex Kus

    Pengalaman pertama ke sydney

    Hi teman jalan2, ini kali pertama saya nge-post, maaf ya klo belum terstruktur dan kurang enak dibaca :) Sebelumnya saya cuman puter2 asia aja, belum pernah jalan2 sejauh ini, hal pertama yg saya ingat kalau memang ada budgetnya mungkin ada baiknya pilih Garuda Indonesia atau penerbangan lain yg non-budget flight. Biasanya naek Air Asia seneng2 aja, kali ini badan pegel2 semua. Karena kita berburu tiket murah, akhirnya dapetnya yg connecting flight CGK-KUL_SYD berangkat dari CGK jam 3 sore, sampai di KUL jam 7 sore badan masih seger2 aja hehe secara udah biasa 2-3 jam di pesawat. Nunggu penerbangan selanjutnya 4-5 jam di KLIA 2 kita berangkat ke SYD jam 11.30 malem saya pikir air asia X mungkin lebih lebar tempat duduknya dan ada entertaiment, ternyata sama kyak airasia biasa dan kalau mau ada entertaiment bayar lagi IDR.150.000, mulai muncul pelitnya ahahaha gak usah de pikirnya. Ternyata penerbangan 8 jam sungguh membosankan, mau tidur gak bisa juga. Tapi seneng juga karena ternyata kita 1 pesawat dengan CEO airasia Tony Fernandez, jd sempet foto bareng. Singkat cerita jam 10 pagi sampe dah kita di bandara ausie penuh dengan excitement. Tony Hernandez CEO Air Asia (left) Bandara Sydney. (Right) Langkah pertama isi data buat handphone. Kita akan langsung ketemu dengan counter Vodafone & Optus. Untuk 7 hari biaya yg diperlukan AUD $20. Disebelah counter Optus ada toserba kyak 7eleven disitu kalian bisa beli kartu Opal untuk naik bus & kereta harganya per kartu AUD $40. Setelah itu kami keluar dan naek bus. Ada 2 pilihan, kalau kalian rela keluarin AUD $17.80 bisa naek kereta langsung ke kota dari bandara, buat yg pilih jalan hemat bisa juga naek bus sampe mascot atau stasiun terdekat baru lanjut kereta, karena kereta ke bandara harganya mahal bgt. FYI, kami pilih jalan hemat hahaha. Kami memilih penginapan menggunakan airbnb, kebetulan lokasi yg dipilih ternyata cukup jauh dari pusat kota, yaitu di Berala. Sampai di tempat penginapan, cukup puas dengan kamar yg disediakan, pemilik juga sangat ramah dan menyediakan berbagai kelengkapan. Biaya penginapan yg kami pilih sekitar AUD$ 46 untuk semalam. Selepas mandi, kami langsung berangkat ke Sydney Olympic Stadium dengan naik kereta, suasana mulai sore dan angin dingin mulai menusuk. Kami hanya berfoto dan berjalan2 sebentar, lalu kami jalan kira2 3km untuk ke IKEA namun sayangnya sudah terlalu malam dan mereka sudah tutup (Kebanyakan kegiatan bisnis tutup jam 5-6 di sydney). Lingkungan penginapan di Berala (Left) ANZ Stadium (Right) Karena hari sudah malam kami segera balik ke penginapan. Kereta di Sydney jalan sampai jam 12.30an. Hari ke-2 Jadwal kami adalah Circular Quay, banyak lokasi disini yg bisa dinikmati, terutama Captain Cook Cruise (Ferry yg akan berkeliling dan anda bisa naik turun), Taronga Zoo, Darling Harbour. Berikut foto2 yg kami ambil, mungkin lebih banyak berbicara. Train Station Circular Quay (Left) Captain Crook Cruise (Right) Admission: AUD $46 Taronga Zoo Admission Adult : AUD $47 (2 Days) Taronga Zoo,kebun binatang yg lumayan besr, jika anda punya cukup waktu mungkin bisamenghabiskan seharian di tempat ini sekalian berfoto2, bagi saya pribadi saya lebih suka kebun binatang Batu Secret Zoo di Malang, Indonesia. Taronga Zoo tidak memiliki varian binatang yang banyak dan admission fee yang mahal. Jika anda ingin berfoto dengan Koala, maka akan di minta lagi AUD $25. Jauh berbeda dengan Batu Secret Zoo, keaneka ragaman fauna yg menarik dan berfoto dengan binatang di Batu hanya perlu merogoh kocek IDR. 10.000,-. Ternyata kebun binatang di Indonesia jauh lebih bagus, saya sangat bangga dengan hal itu :) Kami hanya sebentar di Taronga Zoo kami naik kembali ke Captain Crooks Cruise ke arah Darling Harbour. Di Darling Harbour kami mencobasantapan Hurricane Steak dan sekali lagi saya merasa Holy Cow lebih enak hahahaha :) Captain Crook Cruise (Left) Darling Harbour (Right) Darling Harbour (Left) Hurricane Steak (Right) Hurricane Signature Steak AUD $48 Sore kami berjalan dari Darling Harbour ke arah Market St. dimana banyak toko2 di tepi jalan. Disini kami hanya window shopping lalu pulang ke penginapan di Berala Market Street Saya akan sambung lagi report ini berikutnya... Cheers..
  49. 1 point
    Part 2 Jika dibayangkan, tour guide sepertinya merupakan sebuah profesi yang menyenangkan, terutama bagi para traveller seperti kita. Bayangkan saja, kita bisa mencari nafkah untuk hidup sambil jalan-jalan dan berwisata. Ketika orang-orang harus membayar mahal untuk berwisata, kita justru dibayar untuk melakukannya. Padahal, biaya untuk sekali wisata pun tidaklah murah. Rasanya, ini seperti mimpi indah bagi para traveller. Menjadi Tour Guide memang sepertinya tidak terlalu sulit bagi kita yang sudah sering jalan-jalan. Walaupun begitu, untuk bisa mendalami profesi ini, kita perlu memiliki sertifikat dan lisensi. Itu adalah aturan wajib yang sudah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk menjamin kualitas pemandu wisata di Indonesia. Sebab, Indonesia merupakan negara dengan potensi wisata yang tinggi. Sungguh amat disayangkan jika pariwisata tersebut tidak didukung dengan kualitas pelayanan yang baik dan terarah. Tour Guide Professional (Sumber: sociorocketnewsen.wordpress.com) Ada sejumlah proses yang harus dilewati, baik oleh kamu maupun oleh tim dari LSP, untuk kamu bisa mendapatkan pengakuan dan ijin resmi untuk bekerja sebagai pemandu wisata di negeri ini. Pada artikel sebelumnya, kita sudah membahas tentang jenis-jenis Tour Guide resmi yang ada di Indonesia berikut persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi untuk proses sertifikasi dan lisensinya. Kali ini, kita akan membahas tahap-tahap apa saja yang harus kamu lalui untuk bisa menjadi pemandu wisata resmi di Indonesia. Langkah Pertama : Penguasaan Materi atau Pelatihan Untuk bisa menjadi tour guide yang resmi dan terpercaya, kamu tentu harus menguasai semua materi yang diperlukan. Bukan hanya teorinya saja, kamu juga harus mahir dalam mempraktekkannya. Jika kamu sudah yakin bahwa kamu menguasai segala jenis pengetahuan dan kemampuan yang diperlukan, barulah kamu bisa mulai berusaha mendapatkan sertifikat dan lisensinya. Dalam hal penguasaan materi, kamu bisa saja mempelajarinya sendiri secara otodidak. Beberapa orang ada juga yang melakukannya dengan praktek langsung menjadi tour guide amatir. Namun, proses ini akan memakan waktu yang lama. Belum lagi tak jarang pula ada materi yang terlewatkan untuk dipelajari. Akhirnya pada saatnya nanti mengikuti proses sertifikasi dan lisensi, kamu akan gagal untuk mendapatkannya. Cara paling efektif untuk menguasai semua ilmu dan kemampuan yang diperlukan untuk menjadi tour guide adalah dengan cara mengikuti pelatihannya. Diklat Pramuwisata banyak diselenggarakan oleh berbagai pihak seperti organisasi HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia), LSP Pariwisata Indonesia, serta beberapa perusahaan Tour and Travel. Dalam diklat tersebut, mereka sudah mempunyai kurikulum tersendiri yang mencakup segala materi yang harus kamu kuasai untuk bisa mendapatkan sertifikat dan lisensinya. Pelatihan Pramuwisata di Cilacap (Sumber: jttcugm.com) Pelatihan menjadi tour guide tidak memakan waktu yang begitu lama. Biasanya hanya beberapa bulan saja asal pelatihannya cukup intensif. Paket pelatihan biasanya termasuk sertifikasi dan lisensi sehingga kamu tidak perlu repot mengurus ini itu lagi. Pelatihan ini tidak termasuk jaminan bahwa kamu akan mendapatkan sertifikat dan lisensi. Hal itu semuanya bergantung pada kemampuan individu, dalam hal ini adalah kamu sendiri. Oleh sebab itu, kamu harus mau berusaha keras agar bisa lolos. Langkah Kedua : Sertifikasi Apabila kamu mantap dan merasa yakin bahwa kamu sudah menguasai semua materinya dengan baik, maka langkah yang harus kamu tempuh selanjutnya adalah mengikuti proses sertifikasinya. Hal itu sendiri terdiri dari beberapa tahapan yang harus kamu lalui. Berikut adalah urutan dari tahap-tahap tersebut: 1. Mengajukan Permohonan Pendaftaran untuk proses sertifikasi dilakukan dengan cara mengajukan permohonan. Permohonan tersebut ditujukan ke LSP Pariwisata Indonesia. Syarat-syarat administrasi yang diperlukan untuk proses ini antara lain adalah: - Mengisi formulir yang telah disediakan - Fotocopy ijazah terakhir - Pas foto berwarna 3x4 dan 4x6 masing-masing 4 lembar - Surat Rekomendasi dari asosiasi kepariwisataan, misalnya HPI - Surat Keterangan/Rekomendasi dari tempat bekerja - Fotocopy guide order, quesioner dari tamu, dan atau berkas lain yang menunjukkan kualitas kerjanya selama menjadi tour guide magang/diklat - Sertifikat lain yang mendukung, misalnya sertifikat penguasaan bahasa asing Sebelum kamu berangkat ke kantor LSP Pariwisata yang ada di tempat tinggalmu, pastikan kamu sudah membawa semua berkas yang diperlukan selain formulir pendaftarannya. Formulir pendaftaran bisa kamu ambil di kantor LSP Parindo nanti. Agar lebih cepat selesai, langsung saja kamu isikan datanya di sana sehingga bisa langsung kamu daftarkan saat itu juga. Ini berarti, kamu harus membekali diri dengan bolpoin, siapa tahu di sana nanti tidak disediakan pulpen khusus untuk para pendaftar. Jangan nekat datang tanpa dokumen yang lengkap karena pendaftaranmu tidak akan diterima apalagi diproses. 2. Penunjukan Assessor Permohonan yang sudah masuk akan diproses oleh pihak LSP Parindo. Kemudian, akan ditunjuk satu orang assessor untuk menguji kemampuan dan pengetahuanmu. Satu orang assessor akan menguji satu orang calon Pramuwisata agar pengujiannya lebih terfokus dan penilaiannya bisa lebih detail dan presisi. Tidak sembarang orang bisa jadi assessor di LSP Parindo. Serangkaian proses seleksi sudah dilakukan untuk memastikan bahwa sang assessor memiliki kemampuan yang diperlukan dan mampu bersikap obyektif. Untuk menjamin hal tersebut, Assesor Uji Kompetensi Pramuwisata pun memiliki proses sertifikasinya sendiri. Maka dari itu, jangan khawatir assessor yang menilaimu akan memberi penilaian yang subyektif terhadapmu. Mereka sudah dijamin akan menjalankan tugasnya secara professional. 3. Pra Konsultasi Sebagai seorang calon tour guide, mungkin kamu akan merasa tegang jika harus bertemu dengan sang assessor langsung pada saat pengujian. Untuk hal tersebut, kamu tidak perlu khawatir. Sebelum Uji Kompetensi dimulai, pertama kali kamu akan menemuinya pada masa Pra Konsultasi. Tahapan ini adalah tahapan dimana kamu dan sang assessor berdiskusi untuk persiapan pengujian. Pada tahapan ini, kamu bisa membahas topik apa saja yang berkaitan dengan Uji Kompetensi. Kamu bahkan bisa menegosiasikan tanggal pengujiannya dengan sang assessor pada tahap ini. Konsultasi yang Santai Tapi Fokus (Sumber: eriewills.com) 4. Uji Kompetensi Nah. Ini dia tahapan yang paling penting dan paling menentukan dalam proses permohonan sertifikasi. Pada tahap ini, kamu akan diuji habis-habisan agar sang assessor tahu pasti seberapa hebatnya kamu dalam hal memandu sebuah kegiatan wisata. Yang pasti, kamu akan bertanya-tanya dalam hati, bagaimana cara pengujiannya? Materi apa saja yang akan diujikan? Pengujian dilakukan secara langsung oleh satu assessor untuk satu peserta. Semua metode pengujian dipakai untuk tes ini termasuk tes tertulis, wawancara lisan, dan demonstrasi secara langsung. Ini diperlukan untuk memastikan bahwa kamu memang sudah menguasai semuanya dengan baik. Sebab pada kasus yang lampau, ada tour guide yang menguasai materinya namun kaku ketika mempraktekkannya. Ada juga yang pandai bercerita tapi tidak paham materinya sehingga banyak melantur. Kasus-kasus seperti inilah yang dihindari. Materi-materi yang diujikan adalah semua hal yang mendukung kegiatan pemanduan wisata. Berdasarkan peraturan pemerintah, materi-materi tersebut antara lain: - Bekerjasama dengan kolega dan Pelanggan - Bekerja sebagai Pramuwisata - Memberikan Bantuan Pada Kedatangan dan Keberangkatan - Menyiapkan dan Menyajikan Informasi pada tour - Mengembangkan dan memelihara Pengetahuan Umum yang dibutuhkan oleh pramuwisata - Mengikuti Prosedur Keamanan,Keselamatan dan Kesehatan Kerja - dll sesuai kebutuhan 5. Penilaian dan Pemberian Sertifikat Ketika sedang melakukan Uji Kompetensi, sang assessor tentu sudah memiliki penilaian sendiri terhadap kualitasmu, walaupun dia tidak menyampaikannya secara langsung. Semua hasil penilaian tersebut kemudian di laporkannya ke kantor LSP Parindo untuk proses evaluasi. Dalam proses tersebut, hasil pengujianmu direview kembali untuk ditentukan apakah kamu layak atau tidak mendapatkan sertifikasi. Hasil dari sertifikasi ini biasanya memakan waktu lama untuk dikeluarkan. Kira-kira kamu hanya perlu menunggu selama kurang dari sebulan untuk mengetahui apakah kamu sukses dalam Uji Kompetensi kemarin atau tidak. Kalau kamu sudah sukses dengan proses sertifikasi, selanjutnya kamu bisa mencoba mendapatkan lisensinya agar kamu bisa segera memulai karir cemerlang sebagai tour guide. Tapi seandainya kamu gagal, jangan patah semangat. Cobalah untuk ikut diklat sekali lagi dengan lebih tekun dan coba lagi Ujian Sertifikasinya di kesempatan berikutnya. Langkah Ketiga : Bergabung dengan Asosiasi Pramuwisata Karir apapun yang kamu jalani, menjalin jaringan kerja adalah sesuatu yang penting. Jaringan yang kita bina ini bisa sangat membantu memuluskan jalanmu untuk meraih kesuksesan. Sebab dengan jaringan tersebut, kamu bisa saling bertukar informasi, tips, dan pengalaman. Kamu juga jadi tahu perkembangan terkini dalam bidang profesimu sehingga kamu tidak ketinggalan. Jaringan kerja yang kamu bina dengan baik bisa sangat bermanfaat untuk memuluskan jalanmu meraih kesuksesan. Sebaliknya, jika kamu tidak punya link yang baik, maka jalanmu akan tersendat-sendat. Apalagi kalau kamu justru punya hubungan kerja yang buruk dengan beberapa pihak terkait. Pramuwisata dari HPI Jakarta (Sumber: hpijakarta.wordpress.com) Ada banyak asosiasi tour guide, baik yang skala nasional maupun yang internasional. Untuk yang skala nasional, asosiasi resminya adalah HPI alias Himpunan Pramuwisata Indonesia. Setelah kamu mendapatkan sertifikasi, sangat disarankan bagi kamu untuk bergabung dengan HPI karena memang banyak manfaatnya. Beberapa manfaatnya antara lain: - Bila ada permintaan jasa, ada kesempatan untuk sharing order dengan tour guide lain yang sama-sama anggota HPI - Proteksi asuransi kecelakaan - Ikut serta dalam forum diskusi online dimana para tour guide saling membahas hal-hal tentang kegiatan pariwisata dan travelling - Namamu juga akan terdaftar dalam pemasaran jasa di biro-biro perjalanan wisata sehingga meningkatkan kemungkinanmu untuk mendapatkan pelanggan - Akses bebas ke fasilitas perpustakaan HPI dimana terdapat banyak bacaan yang bisa mendukung kegiatan pemanduan wisatamu - Kapanpun kamu bisa saling bertukar informasi apapun antar sesama anggota - Bila ingin meningkatkan kualitas pemanduan, kamu juga bisa mendapatkan asistensi kursus - Bisa mengikuti kongres HPI secara rutin - Jika Dinas Pariwisata mengadakan pelatihan pramuwisata, kamu berhak untuk ikut serta dalam pelatihan tersebut - Jika lisensimu habis berlakunya, pengurusan perpanjangan akan lebih cepat dan mudah - Jika lisensimu dicabut atau dikenai sanksi, kamu bisa mendapatkan bantuan untuk proses pemutihan lisensi - Yang paling penting, kamu bisa mendapatkan berbagai diskon, promo, dan bonus dari berbagai vendor yang berhubungan dengan pariwisata misalnya seperti berbelanja, akomodasi, restoran, sewa transportasi, dan lain-lain HPI berpusat di Jakarta. Akan tetapi, di setiap provinsi di Indonesia ada HPI cabang. Bagi kalian yang tidak berdomisili atau bekerja di Jakarta, bisa bergabung di HPI cabang provinsi masing-masing. Aktifkan diri kalian di sana supaya bisa meraih lebih banyak manfaatnya. Keanggotaan HPI berlaku selama satu tahun dimana kamu nanti juga akan mendapatkan kartu anggota sebagai bukti keanggotaanmu. Tapi, kamu bisa memperpanjang lagi keanggotaanmu itu sampai selama kapanpun kamu mau. Langkah Keempat : Lisensi Kalau sudah mendapatkan sertifikasi dan sudah bergabung dengan HPI, kamu selanjutnya bisa mengajukan permohonan untuk mendapatkan lisensi alias surat ijin untuk praktek bekerja sebagai Pramuwisata alias Tour Guide. Berikut ketentuan permohonan lisensi yang perlu kamu ketahui: - Lisensi hanya bisa diberikan kepada orang yang telah memiliki sertifikat profesi pramuwisata dari LSP Pariwisata Indonesia - Permohonan diajukan kepada Gubernur melalui Kepala Dinas Pariwisata setempat - Proses permohonan berlangsung selama 15 hari sebelum akhirnya dikeluarkan keputusan mengenai persetujuan atau penolakan permohonan tersebut - Apabila 15 hari masih belum ada konfirmasi, permohonan disetujui secara otomatis - Syarat uji kompetensi, Calon Pramuwisata harus lulus kursus pendidikan dan pelatihan Pramuwisata terlebih dahulu yang dibuktikan dengan Tanda lulus SKP - Bentuk dan ukuran lisensi diatur dalam Keputusan Gubernur Dengan adanya lisensi, kamu telah bisa memulai karir sebagai Tour Guide resmi. Selama bekerja, seorang tour guide memiliki hak dan kewajiban yang melekat padanya. Hak dan kewajiban tersebut diatur dalam undang-undang sehingga bersifat mutlak. Adapun aturannya adalah sebagai berikut: Lisensi Tour Guide dari Iran (Sumber: travelguide.ir) Hak: - Pramuwisata berhak mendapatkan perlindungan kerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku - Pramuwisata berhak mendapatkan jaminan asuransi kerja - Pramuwisata berhak mendapatkan gaji dengan ikatan kerja yang telah disepakati Kewajiban: - Mentaati kode etik profesi Pramuwisata - Melayani dan menjaga keselamatan wisatawan beserta barang bawaannya - Membantu pemerintah dalam mengembangkan kepariwisataan - Senantiasa memberikan informasi dan penjelasan yang baik dan benar - Melaksanakan kewajiban atas pungutan Negara maupun pungutan Daerah yang ditetapkan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. - Ikut menjaga keamanan dan ketertiban umum. - Setiap Pramuwisata yang telah mempunyai lisensi harus bergabung dengan organisasi Himpunan Pramuwisata Indonesia. Selain menjalankan kewajiban pramuwisata sesuai Undang-Undang yang berlaku tersebut, seorang tour guide harus mampu menjaga Sepintas, perjalanan untuk menjadi tour guide rasanya seperti panjang sekali. Memang, menjadi tour guide tidak bisa sekali jadi. Namun ketika kamu sudah sukses, berbagai macam kemudahan dan kesenangan akan mengikutimu. Lagipula, mana ada kesuksesan yang tidak diawali dengan usaha bukan? Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Begitu pulalah menjadi tour guide. Repot ini itu dahulu, jalan-jalan gratis kemudian.
  50. 1 point
    Kalo yang namanya berlibur, pasti waktu rasanya cepet banget berlalu. Sepertinya baru sampai di Sydney, tiba-tiba sudah sampai di hari ke-4 liburan. Tapi ga akan menyesal karena saat kembali ke tanah air, sudah punya banyak pengalaman seru pastinya. Di hari ke-3 (baca selengkapnya di http://forum.jalan2.com/blog/333/entry-842-itinerary-liburan-di-sydney-selama-5-hari-part-3/) kita udah jalan-jalan ke beberapa tempat di Sydney yang ga memerlukan biaya masuk, atau kita bisa menikmati secara gratis. Udah coba beberapa kuliner yang di rekomendasikan sama para traveler yang udh beberapa kali berkunjung ke Sydney. Untuk perjalanan di hari ke-4 kita akan bermain ke pantai yang cukup terkenal di Sydney. Karena meskipun wisata di pantai Sydney tidak se booming liburan di pantai-pantai sekelas Pulau Boracay di Filipina, atau phuket di Thailand dan Bali di Indonesia. Tapi yang namanya bermain dan berlibur ke Pantai tetap aja seru dan menyenangkan. Nah, ini adalah itinerary hari ke-4 liburan di Sydney. Hari ke-4 Perjalanan di hari ke-4 berlibur di Sydney akan kita mulai dengan wisata ke pantai. Jadi ada baiknya memulai aktiftas di jam 9 pagi, karena kalo bermain di pantai makin siang bukannya menyenangkan tapi kepanasan. Bawa perlengkapan tidak usah terlalu banyak, karena setelah ke pantai jika ada tersisa waktu kita akan berkunjung ke tempat lain yang juga menarik. (note: bawa sunglasses, sunblock, handuk kecil, baju ganti). Pantai yang akan dituju adalah pantai Bondi, yang merupakan salah satu pantai di Sydney yang sudah cukup terkenal dikalangan pecinta pantai dan juga peselancar. Letaknya memang di daerah pinggiran Sydney, namun pantai ini cukup indah dan sangat sering dikunjungi oleh para wisatawan yang datang ke Sydney. Nama bondi ini sendiri sebenarnya memiliki arti, karena diambil dari bahasa suku Aborigin. Dimana “Boondi†berarti pecahan air diatas batu. Saat tiba di Bondi, kita kan melihat beberapa bangunan bersejarah yang indah dan cantik. Hal ini lebih karena pada tahun 1905 sampai 1935, banyak warga berkebangsaan Eropa yang mulai datang ke tempat ini yang kemudian membangun beberapa perumahan. Bondi beach ini terbuka untuk umum sepanjang tahun, tidak ada biaya masuk tambahan. Namun, kalo mau menyewa loker untuk meletakkan barang supaya bisa bebas bermain di area pantai ya dikenakan biaya. Fasilitas di Bondi beach ada toilet dan juga tempat informasi bagi para wisatawan. (batas antara pasir putih dan air laut yang berwarna biru jernih sekitar 1 km, foto: en.wikipedia.org) Secara keseluruhan Pantai Bondi ini memiliki pasir putih yang halus dan indah, jadi jika anda memilih untuk bersantai di pinggir pantai juga pasti menyenangkan. Namun jika ingin mencoba berenang di laut, berhati-hati agar jangan sampai melewati batas bendera kuning yang merupakan penanda batas aman bagi perenang. (sekitar pantai Bondi, banyak wisatawan yang bersantai di pasir putih. Foto: en.wikipedia.org) Pantai Bondi juga seringkali mengadakan beberapa acara besar, seperti lomba surfing, festival laying-layang tahunan, atau flickerfest festival film pendek. Sekitar pantai Bondi juga kita bisa menemukan beberapa tempat makan yang enak. Karena kalo sudah siang berada di Pantai pastinya sih sudah ga terlalu enak, maka kita bisa menyudahi kegiatan di Pantai Bondi dan mencoba beberapa menu yang di tawarkan salah satu restaurant di sekita Pantai Bondi. Puas bermain di Pantai bondi, kita akan melanjutkan perjalanan lagi ke beberapa tempat. Karena masih banyak tempat menarik lainnya yang harus dikunjungi di Sydney. Namun sebelum melanjutkan perjalanan, kita singgah dulu disebuah tempat makan cepat saji Hungry Jack’s yang lokasinya dekat dengan shelter bus. Tempat selanjutnya yang akan kita kunjungi adalah Koala Sanctuary. Berlibur di Sydney tidak akan lengkap sebelum melihat kelucuan tingkah para koala di Koala Sanctuary. Koala Sanctuary dibuat pada tahun 1920 oleh noel Burnet, yang bertujuan untuk melindungi para Koala yang mulai diburu dan dibunuh demi untuk mendapatkan bulu-bulu lembut koala yang lucu ini. sanctuary ini kemudian di tahun 1930 juga dilengkapi dengan rumah sakit penelitian, yang dimaksudkan untuk merawat para hewan yang terluka atau sakit dan setelah sembuh bisa dilepaskan kembali ke habitatnya. Di Koala Sanctuary ini memiliki 10 hektar hutan hujan yang juga terdiri atas pohon-pohon eucalyptus yang sayang disukai oleh para koala. Ada juga kebun yang memang dibuat untuk habitat beberapa hewan lainnya seperti kangguru, beberapa jenis burung dan hewan asli Australia lainnya. beberapa ekor kangguru yang berada di park sanctuary, foto: Flickr.com) Saat berkunjung di koala sanctuary kita juga dapat langsung menyaksikan bagaimana para binatang yang ada si sanctuary ini diberi makan. Yang asyiknya lagi, kita juga diijinkan untuk mengambil foto bersama koala secara lebih dekat. Tidak hanya itu saja, beberapa kegiatan seru lainnya seperti mempelajari tentang kehidupan domba di Stockman’s camp. (seekor koala kecil yang sedang diberi makan, foto: en.wikipedia.org) Koala sanctuary ini hampir selalu ramai pengunjung, baik wisatawan maupun pengunjung lokal. Selain karena tempatnya yang memang menarik, di koala sanctuary ini juga menyediakan tempat tertutup untuk tetap dapat melakukan beberapa kegiatan seru meskipun cuaca sedang hujan. Untuk yang ingin piknik bersama keluarga, koala sanctuary ini juga memiliki tempat untuk bisa BBQ. Estimasi waktu kita berkunjung di Koala sanctuary ini sekitar 2 jam, karena pastinya melihat polah tingkah Koala akan membuat kita enggan beranjak buru-buru dari tempat ini. Waktu sudah menjelang sore, kita akan kembali dulu ke penginapan sebelum melanjutkan acara makan malam di daerah Sussex street. Makan malam di Sussex street ini, langsung menuju sebuah Restaurant Indonesia. Beberapa hari di negeri orang dan makan beberapa jenis menu yang berbeda dari biasa tentu membuat rindu akan cita rasa tanah air. Nah, untuk mengobati kerinduan itu makan malam di hari ke-4 ini kita mengunjungi sebuah restaurant Indonesia di daerah Sussex street. Untuk rasa, tidak berbeda dengan cita rasa asli tanah air. Bahkan rasanya sedikit lebih enak karena menggunakan beberapa bumbu pilihan. Restaurant ini hampir selalu ramai pengunjung, sehingga terkadang harus memesan tempat sehari sebelumnya supaya bisa dapat tempat untuk menikmati hidangan di restaurant ini. Menunya ada beragam, mulai dari ayam goreng lengkap dengan sambal, sop buntut, sop iga, gulai, sate yang mengusung cita rasa asli Indonesia. Pengunjungnya juga tidak hanya orang Indonesia yang berada di Sydney saja, tapi juga penduduk asli dan wisatawan yang berasal dari Negara lain. Harganya juga tidak terlalu mahal, masih sesuai dengan porsi dan kualitas makanannya. Nah, jalan2ers ini adalah itinerary hari ke-4 acara berlibur kita di Sydney..mudah-mudahan dapat memberikan sedikit inspirasi bagi para jalan2ers yang lagi nyusun itinerary untuk liburan Ke Sydney. Masih ada hari ke-5 atau hari terakhir liburan di Sydney, di posting yang selanjutnya..