Leaderboard


Popular Content

Showing most liked content on 09/09/2014 in all areas

  1. 3 points
    Sidik Teguh

    Boracay Island

    Sebelum melanjutkan FR Philipina bulan lalu , izinkanlah saya memberikan gambaran mengenai aliran treveling yg saya anut . Berbeda dengan Aliran mainstream treveling seperti Backpacker / Flashpacker / Treveller / Tourist , Saya lebih kearah Solo free Treveler artinya Saya lebih senang jalan sendirian dengan itenery yg bebas , akomodasi / tranportasi / konsumsi sesuai dengan sikon dan emosi ( ha ha ha ) . Juga karena hobby treveller dan nakalnya saya telat di usia yg sudah sangat Mature maka budget / spot / aktivitas saya juga berbeda dgn mainstream . Jadi mohon maaf sebelumnya jika sobat sekalian tidak berkenan dan tidak menemukan apa yg dicari pada tujuan yg sama. Melanjutkan FR Philipina minggu lalu ... Sesampai di Jetty port di Boracay ( station 3 ) disambut ibu ibu yg menawatkan hotel . Gak usah takut soal kemampuan bhs. inggris penduduk lokal boracay , mereka semua lebih lancar dari saya yang masih pake inggris pasaran . Saya biasanya search di Hostelworld ataupun Hostelbooker sebagai guidence harga saja , karena kalau sendirian biasanya pasti dapat kamar dan biasanya lebih murah . Singkatnya ibu tersebut mengantar saya ke Eriko's house di Station 2 , hotel hanya 20 meter dari bibir pantai dan posisi di tengah tengah keramaian white beach . Harga yg saya dapat untuk kamar AC = 1.000 pesos ( bandingkan dengan agoda bisa 2 kali lipat ) . Saya berada di boracay pada low season dimana angin keras yg bertiup ke arah white beach , sehingga air laut cukup keruh dan awan yg terus bergelantungan di langit . Belum lagi angin yg bertiup sangat kencang seperti naik motor yg berjalan 25 km/jam Di sepanjang pantai dipasang penghalang angin yg besar agar angin tidak menerbangkan pasir ke bangunan di sepnajang pantai. Seharusnya white beach terkenal karena pantai nya yg bening dengan air laut tenang bak kolam renang raksasa ditambah dengan sunset yang indah . Jika anda ke sana pada low season ( Juni Juli September ) maka suasana lebih sepi dan situasi pantai yg kurang bersahabat . Semua aktivitas laut yg umum dipindahkan ke Bulalog Brach yg berada di belakang White Beach . Aktivitas laut di white beach hanya untuk Perahu Layar yg bisa disewa , selain itu berenang di pantai nyg bergelombang besar. Setelah selesai adminitratif hotel , saya jalan keliling white beach dan D Mall . Ternyata D Mall bukan berarti Mall yg tertutup tetapi adalah Mall yg terbuka dimana berkumpul semua Restoran international ( Jepang Korea China Thailand Philipina Eropa ) . Jadi kalau sobat yang non muslim gak usah takut kekurangan makanan , yang banyak masalah adalah sobat yg muslim karena untuk menemukan restoran yg Halal 100 persen sangat susah termasuk juga Vegetarian Food juga sangat jarang ada . Kecuali pada malam hari banyak restoran seafood , tetapi harganya buat kantong langsung kempesss ... Favorit saya Restoran fastfood BBQ asli Philipina , Andoks , banyak pilihan dengan harga yg murah ditambah rasa nya cocok untuk lidah indonesia . Disana juga menyediakan cabe bijian yg pedasnya maknyusss .. Satu lagi yg saya catat adalah rata rata rest. di philipina menyediakan air putih gratis jadi kita bisa hemat . Untuk makan malam pusatnya di sepanjang pantai white beach dimana banyak restoran seafood dan restoran all you can eat dengan harga berkisar 500 pesos per orang .. Favorit saya adalah Hobbit House di D Mall dimana semua pelayan nya cebol / hobbit . Yang menjadi daya tarik saya bukan pelayannya tetapi pemain musiknya ( he he he ) . Pemain musik mereka adalah ibu ibu yg sudah mature tetapi men-aransement lagu dunia dengan memainkan dan menyanyikan pada level dunia . Bayangkan lagu favorit saya waktu SMA ( Message in bootle nya Police ) bisa di aransement dan dinyanyikan dengan gitar dengan sangatttt bagus . Tetapi bukan hanya di Hobbit house pemain musiknya Top , di depan lorong hotel saya pemusik raggae juga luar biasa . Cuma saya gak bisa makan disana karena harga nya ajubbilah dan kebanyakan keluarga korea ( kalau sendirian terlihat seperti too desperete , he he he ) Jika anda solo backpacker dan tidak terlihat "desperete" makan malam sendirian , anda lebih baik ke station 3 , disana ada Tree house / Red Pirates / Hey Jude yg banyak bule dan ramah terhadap solo treveler . di station 2 juga ada seperti Bon Bon, nigi nigi dan Exit Bar tetapi bar tersebut biasanya terlalu ramai . Biasanya makan malam saya selesai pada jam 11 malam , dimana next iternery adalah jelajah dunia malam . Biasanya dunia malam di boracay mulai jam 12 malam ke atas dan berakhir sampai jam 5 pagi . Memang Boracay adalah salah satu dari Best Party destination untuk Party People selain Koh Phangan di Thailand atau Vien Vang di Laos . Bar yang sudah ramai pada jam 11 malam adalah Cocomangas di station 1 , Bar tersebut terkenal dengan " 15 shoots still standing " Harganya minuman beralkohol di Philipina secara umum yg paling murah se Asean , harga Bir San Miguel paling 60 sd 80 pesos itupun 2 bonus 1 untuk happy hour . Sedangkan 1 paket 15 shoots di atas cuma 1.300 pesos / 350 ribu rupiah . Bandingkan jika di Indonesia 1 shoot umumnya 100 ribu sd 150 ribu . Cocomangas Bar banyak dikunjungi oleh Turis maupun Lokal termasuk 'working girl' banyak berkeliaran disana . Berbeda kebanyakan working girl di negara asean yg rata rata tidak bisa inggris dan kurang ramah . di PI semua lancar inggris dan rata rata mereka sangat ramah terhadap turis . Mereka juga punya cukup rasa percaya diri sehingga sering kumpul bersama turis perempuan lainnya. Tips : untuk sobat yg peminum tanggung jangan coba 15 shoots karena saya pun yg peminum berat gak lewat 6 shoot sudah 'skip' he he he .. Coba pesan Juice beralkohol saja , enak dan lumayan berat untuk pemula . Lewat jam 2 malam , cocomangas mulai sepi dan keramaian berpindah ke bibir pantai dimana disana ada Guili's Bar dan club Paraw . Nah !! disini perbedaaan nya lebih nyata antara Lokal dan Turis , umumnya working girls dilarang masuk di Bar tersebut sehingga kita akan banyak ketemu turis ( korea dan bule ) . Tetapi aliran musiknya tidak banyak berbeda antara bar tersebut . Makin pagi , 2 club tersebut mulai sepi , keramaian beralih ke Summer Place di station 2 persis di depan Eriko's House . Di Bar ini ditarik ticket masuk sebesar 300 pesos . Dan party time berakhir di Summer Place ( siapa lagi sanggup mabok lewat jam 5 pagi ha ha ha ) . Karena sudah capek ... FR barocay akan dilanjutkan ..Salam
  2. 2 points
    hanung

    Dapat Salam Dari Kota Pacitan

    :melambai halo jaln2ers semua nya kli ini sy akan membuat FR tentang pantai ini yg berada di selatan pulau jawa tepat nya di sebuah kota kecil di pling barat Prov jawa timur dan selatan nah klian sdh tahu kota kelahiran presiden kita bpk sby ini mempunyai obyek wisata yg sangat indah pokok nya wajib di kunjungin slah satu nya pantai klayar ini pantai di selatan pulau jawa ini mensuhguhkan keindahtu seruling san yg tdk bkl terlupakan oleh klian untuk dteng ke pantai ini karena apa pantai ini mempunyai tebing2xx yg bgus juga ada spot utama yaitu seruling samudra. menuju pantai ini sngat lahh menantang loohh dr yogya menuju lokasi butuh waktu 5 jam perjalanan melewati wonosari,pracimantoro ( kab wonogiri ) bru msuk kab pacitan rupa nya lokasi pantai klayar seblum masuk kota pacitan.setlah msk papan penunjuk ke panatai klayar jalan mulai menyempit akan tetapi saat msuk area wisata goa gong jalan sdh mulai macet di karenakan bus2xx besar pada mau masuk ke goa gong ( goa gong satu arah ke pantai klayar ) akan tetapi sempat putus asa krena mcet nya itu ada wrga menyuruh kita msuk ke kampung2xx untuk alternatif ke pantai klayar kita blusuk2xx lewat kampung dan akhir nya keluar jalan utama menuju pantai klayar dan melihat jalan nya :tercengang hanya bisa di lewatin satu mobil aja klo berpapasan slh stu nya mengalah loohh selama perjalan banyak warga yg memberi ksih tahu menuju ke pantai klayar.smbil mengasitahu klo ada mobil yg kress...sesampai sna... :tercengang syang seklai klo mau ke pacitan tdk bisa sehari harus beberapa hari krena spot nya bgus2xx lohh sebelum pulang sy meninggalkan jejak dulu di pnatai klyar... :45
  3. 2 points
    noped

    Kampoeng Kepiting – Ekowisata Bali

    Salah satu tempak makan di Bali dengan view hutan manggrove dengan pantai rawa pasang surut serta jalan tol diatas laut, adalah jalan tol terindah di Indonesia adalah Kampoeng Kepiting. Ekowisata Mangrove Bali yang terbentuk melalui Kelompok Nelayan Wanasari Tuban – Kuta – Bali dengan tujuan ikut memberi sumbangsih pengetahuan kepada masyarakat akan pentingnya kesadaran dalam menjaga keseimbangan ekosistem alam dengan Visi memberikan dan berbagi tentang pengetahuan dan wawasan tentang peran hutan mangrove terhadap keseimbangan habitat dan ekosistem nya. Melalui visi yang kami miliki maka misi yang kami pegang yaitu memberikan edukasi baik secara langsung atau tidak langsung kepada masyarakat atau pengunjung ekowisata ini. Menu-menu yang disajikan beragam masakan kepiting. Kepiting Goyang Tol menjadi menu favorit para pelanggan. Resep dan rasa mungkin mirip dengan kepiting buatan restoran. Hanya saja, bumbunya tak hanya rempah-rempah, tetapi juga ada cita rasa dari buah bakau pidada (Sonneratia caseolaris). Itu nilai tambah dari lezatnya santapan hewan bakau bercapit ini. Harganya makanan sangat terjangkau, mulai dari 55rb – 300rb. Saya jamin gak nyesel makan disana, saya sudah men jajal nya . Office Ekowisata Mangrove Tuban – Bali Jln. By Pass Ngurah Rai No.1 Tuban- Kuta – Bali Telp. 08123970938 (Made Sumasa ) info@ekowisatabali.com www.ekowisatabali.com
  4. 2 points
    Masih tentang sample itinerary aneka wisata hemat di Tokyo. Untuk tulisan bagian pertama (baca disini: [sample Itinerary Tokyo] Wisata Hemat 1) saya sudah menawarkan opsi untuk melakukan wisata gratis dari A-Z, mulai dari mengunjungi Tsukiji Fish Market dan berakhir di Tokyo Metropolitan Government Building. Pada bagian 2 (baca disini: [sample Itinerary Tokyo] Wisata Hemat 2), opsi wisata hemat yang saya tawarkan lebih mengajak teman-teman untuk mengeksplorasi Ueno dan Shinjuku dengan berjalan kaki. Untuk sample itinerary wisata hemat yang ketiga ini saya masih tetap menawarkan wisata sambil berjalan kaki. Namun karena saat ini Jepang sudah mulai masuk musim gugur, rute ini mengajak teman-teman untuk berjalan kaki sambil menikmati suasana musim gugur di Tokyo. Tentunya obyek wisata yang akan dikunjungi pun tak jauh-jauh dari yang bertema “gratisanâ€, yah minimal yang harga tiketnya relatif miring ke bawah. Ingat, jangan memaksakan diri kalau tidak kuat jalan kaki yah! Judul trip: Wisata hemat di Tokyo (3) Target pasar: Budget traveller Jenis trip: Penjelajahan, pengalaman baru Starting point: Stasiun Harajuku Detail rute #1: Stasiun Harajuku – Meiji Jingu Shrine Biaya: Â¥0* Waktu tempuh: ±2 menit jalan kaki (hingga ke gerbang terluar kuil), ±15 menit jalan kaki (hingga ke area kuil) Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, dalam rangka menyambut datangnya musim gugur, saya ingin menawarkan rute wisata hemat yang akan mengajak teman-teman untuk mengelilingi beberapa spot terbaik untuk melakukan momijigari (=menikmati perubahan warna daun) di Tokyo. Mari kita mulai dari Stasiun Harajuku. Tenang, kita bukannya akan belanja ke Harajuku, melainkan mampir dulu ke kuil Meiji Jingu Shrine. Supaya lebih bisa menikmati rute ini, usahakan mulai sepagi mungkin yah. #2: Meiji Jingu Shrine (estimasi waktu wisata: 1-1,5 jam) Alamat: 1-1 Yoyogi-Kamizono-cho, Shibuya-ku, Tokyo 151-8857 Harga tiket: free Jam operasional: matahari terbit – matahari terbenam Meiji Jingu Shrine (baca disini: Meiji Jingu Shrine part 1, Meiji Jingu Shrine part 2, Meiji Jingu Shrine part 3), merupakan sebuah kuil yang dipersembahkan untuk mengenang dan memuja kaisar Meiji dan permaisuri. Salah satu yang membuat kuil ini menarik, adalah karena posisinya yang berada di tengah keramaian Harajuku dan tak jauh dari pusat distrik Shibuya dan Shinjuku; sementara area kuil Meiji ini dipenuhi dengan pepohonan yang rimbun dan taman yang luas sehingga suasananya relatif tenang. Kuil Meiji Jingu ini termasuk salah satu spot wisata favorit di Tokyo, dan menjadi salah satu kuil yang wajib dikunjungi selain Sensoji Temple. Foto 01: Torii kuil Meiji Jingu [foto: Rs1421/wikimedia] #3: Meiji Jingu Shrine - Yoyogi Park Biaya: Â¥0* Waktu tempuh: ±1 menit (dari pintu gerbang terluar kuil Meiji) Dari Meiji Jingu, mari bergeser sedikit ke Yoyogi Park yang berada tepat di sebelah kuil ini. Yoyogi Park termasuk salah satu spot terbaik untuk menikmati suasana musim gugur di Tokyo, jadi tak ada salahnya mampir sebentar ke taman publik ini. #4: Yoyogi Park (estimasi waktu wisata: 30-45 menit) Alamat: Harajuku, Shibuya-ku Harga tiket: free Jam operasional: 05.00-20.00 (hingga pukul 17.00 pada pertengahan Oktober) Menurut Jalan2.com, Yoyogi Park ini termasuk dalam 10 besar tempat terbaik untuk menikmati musim gugur di Tokyo (baca disini: Momijigari di Tokyo part 2). Namun ada daya tarik lain dari taman ini. Saat hari Minggu, taman ini akan dipenuhi oleh para street performer yang menampilkan atraksi andalannya. Jembatan yang berada di area pintu masuk kuil Meiji Jingu dan Yoyogi Park juga biasanya dipenuhi oleh para cosplayer (costume player) yang berdandan meniru karakter tertentu. Jadi jangan lupa selalu siapkan kamera Anda karena ada banyak yang bisa dilihat di taman ini (khususnya saat hari Minggu). Foto 02: Yoyogi Park [foto: Peter Van den Bossche/wikimedia] #5: Yoyogi Park – Stasiun Omotesando Biaya: Â¥0* Waktu tempuh: ±25-45 menit jalan kaki (kira-kira 1,8 km) Omotesando pernah saya bahas waktu menulis tulisan ini: [sharing] Itinerary Wisata Jepang 23-31 Mei 2014 (2-end) dan [sample Itinerary Tokyo] Shopaholic Journey. Namun jangan salah, Omotesando nggak hanya melulu berisi butik papan atas maupun bangunan-bangunan dengan arsitektur cantik. Sepanjang jalan Omotesando ini dipenuhi dengan pohon Zelkova sehingga suasana saat musim gugur akan cukup indah di jalan ini. Foto 03: Omotesando di musim gugur [foto: Rs1421/wikimedia] #6: Stasiun Omotesando – Gingko Avenue Biaya: Â¥170* (naik kereta), Â¥0* (jalan kaki) Waktu tempuh: 2 menit (naik kereta), ±11 menit jalan kaki (900 meter) Dari area Omotesando, kalau kuat jalan kaki, berjalanlah hingga ke Stasiun Omotesando yang terletak di ujung jalan Omotesando dan dilanjutkan dengan jalan kaki maupun naik kereta Tokyo Metro Ginza Line dan turun di Stasiun Gaienmae. Namun jika tidak kuat, bisa naik subway di Stasiun Meiji-jingumae yang ada di tengah-tengah jalan Omotesando dan naik Tokyo Metro Chiyoda Line ke Stasiun Omotesando, dilanjutkan naik Tokyo Metro Ginza Line dan turun di Stasiun Gaienmae. Dari Stasiun Gaienmae, lanjutkan dengan berjalan kaki selama beberapa menit menuju Icho Namiki alias Ginkgo Avenue. #7: Icho Namiki a.k.a Ginkgo Avenue (estimasi waktu wisata: 30 menit – 1 jam) Lokasi: Aoyama Dori-Meiji Jingu, Shibuya-ku Harga tiket: free Jam operasional: 24 jam Icho Namiki alias Ginkgo Avenue sejatinya merupakan jalan yang menghubungkan kawasan Aoyama dengan kompleks Meiji Jingu Gaien. Menariknya, jalan sepanjang 300 meter ini dipenuhi oleh pohon Ginkgo di kedua sisinya yang akan berubah warna menjadi keemasan saat musim gugur tiba. Spot ini merupakan salah satu spot terbaik untuk menikmati suasana musim gugur di Tokyo, yang reviewnya bisa dibaca disini: Momijigari di Tokyo part 3. Setelah selesai menikmati suasana di Ginkgo Avenue, bisa istirahat sambil makan/minum di kafe sekitar jalan tersebut maupun kembali melanjutkan wisata ke obyek lainnya. Foto 04: Ginkgo Avenue [foto: Ichtrinken/wikimedia] *** * Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia. *** Baca juga: [sample Itinerary Tokyo] Setengah hari di Asakusa [sample Itinerary Tokyo] Otaku’s Day Out [sample Itinerary Tokyo] Shopaholic Journey [sample Itinerary Tokyo] Wisata Hemat (1) [sample Itinerary Tokyo] Wisata Hemat (2) [sample Itinerary Tokyo] Wisata Hemat (3) [sample Itinerary Tokyo] Family Day Out
  5. 2 points
    hanung

    Dapat Salam Dari Kota Pacitan

    nahh tidak lupa untuk berfoto2xx buat meninggalkan jejak nichh... :senyum ini beberpa spot pantai klayar.... jd tidak rugi klo ke pacitan loohhh....
  6. 1 point
    HELLO, Saya ada rencana bln Desember ini ingin berlibur ke Zhangjiajie, China.Jika ada yang senang dengan wisata pemandangan alam scenic/panoramic view, Zhangjiajie ini patut dicoba karena termasuk dalam the most breathtaking views dan unforgettable place to visit before you die versi femalemagz. Jika ada yang belum familiar dengan namanya, Zhangjiajie ini adalah Taman Nasional pertama di China seluas 4,8 hektar ini masih masuk ke dalam kawasan Wulingyuan. Tahun 1992, kawasan Wulingyuan masuk dalam daftar Situs Peninggalan Sejarah UNESCO. Kalau ada yang pernah menonton film mengenai makhluk biru berjudul Avatar (thn 2010) pasti familiar dengan pemandangan di Zhangjiajie ini. Ada lebih dari 300 bukit yang menjulang di sini dan bukit yang tertinggi bisa mencapai 400 meter. Saking pemandangan di sini mirip dengan Planet Pandora yang ada di 'Avatar, salah satu bukit dinamakan sama dengan gunung yang ada di film, yaitu Gunung Haleluyah, gunung melayang di Planet Pandora. Untuk gambar bisa dilihat disini.--> http://indonesian.cri.cn/1/2008/12/03/1s90368.htm atau http://travel.detik.com/read/2012/06/20/145951/1946250/1025/ada-gunung-avatar-di-zhangjiajie-china Ketika googling diforum2 backpacker ada beberapa yang menyarankan lebih baik kesana via travel karena medannya cukup ribet dan harus menguasai bahasa mandarin, jadi saya berencana mau pake jasa travel tapi belum tau pakai apa kemungkinan antara Avia tour/ ATS vacation yang sudah sempat saya broswing, dan diantara travel2 ini menyediakan paket wisata kesana. Berikut gambaran itinerary dari travel Avia tour : http://www.avia.travel/tour/detail/3774/gday_beautiful_zhangjiajie_phoenix_town Untuk objek wisata yang sebagian besar ditawarkan oleh Travel di Zhanjiajie adalah sbb : 1.Mengunjungi Puncak Yuan Jia Jie dengan menggunakan elevator/lift Bailong Elevator. Lift kaca ini juga diklaim sebagai lift OUTDOOR tertinggi di dunia.Lift ini terbuat dari kaca sehingga traveler bisa melihat pemandangan sekitar dengan jelas dan dibawa pada puncak tebing dengan ketinggian 330 meter.( http://www.topchinatravel.com/pic/city/zhangjiajie/attractions/bailong-elevator-2.jpg ) Mengunjungi Gunung Tianzi dengan menggunakan cable car dimana kita bisa melihat pemandangan indah dari puncak dengan ketinggian 4000 m diatas permukaan laut, serta He Long Park. http://www.easytourchina.com/images/Photo/tianzi-mountain-nature-reserve/p600_d20110412100716.jpg 2. Mengunjungi Tianmen Mountai, Tianmen Cave ( http://avaxnews.net/wow/Tianmen_Mountain.html ). Gunung ini memiliki Tianmen Cave yang disebut juga sebagai 'pintu surga' atau 'heavens door'. Pintu Surga merupakan sebuah lubang besar alami yang menembus ditengah gunung Tianmen diketinggian 1518 m diatas permukaan laut. Taman Nasional dilengkapi dengan sebuah jalan lintasan terpanjang di dunia, Tianmen Mountain Cableway, dengan panjang 7455 m. lintasan ini akan membawa para wisatawan dari suasana kota modern menuju sebuah taman yang memiliki keindahan alam akan tanaman yang tumbuh subur dipegunungan. Dengan latar belakang kebudayaan yang kental, gunung Tianmen kerap dianggap bagi penduduk setempat sebagai gunung suci. Sebuah kuil Buddha, Tian Men Mountain Temple, berusia 500 tahun bisa dijumpai disini. Kuil pertama kali dibuat pada zaman Dinasti Tang sebagai pusat bagi umat Buddha di provinsi Hunan. Tiap tahunnya kuil ini selalu menarik ribuan unamt Budda untuk berdoa. 3.Mengunjungi Golden Whip Stream, Shui Rao Si Men, Shi Li Hua Lang dengan kereta kecil. Ketika mengunjungi Golden Whip Stream, wakil gubernur Colorado, Amerika Serikat, Nancy Dick,mengatakan" Orang-orang umumnya mengatakan bahwa Great Canyon sangat fantastis, tapi saya pikir Golden Whip Stream bahkan lebih fantastis.Ini adalah tempat yang paling indah di dunia,dan ingat tempat ini selamanya.Dengan panjang 7,5 kilometer, Golden Whip Stream terkenal dengan air yang masih asli, gunung hijau nya, tebing curam dan lembah tenang nya.Sebagai surga benar-benar untuk tanaman, jalur yang dihiasi oleh banyak bunga, pohon, dan rumput. " 4.Yellow Dragon Cave. Gua ini adalah satu gua pertama yang dibuka untuk pariwisata dan dikenal sebagai gua keajaiban dunia memiliki banyak ruang dan subterrance sungai. Pada pintu masuk, terdapat kumparan kabut. Di dalam gua, jalannya berliku-liku. Stalaktit, stalagmit, batu bunga, tirai batu, batu cabang, batu saluran, batu mutiara, dan batu macrospores dapat dilihat di sana-sini di dalam gua yang paling fantasic. yukyuk..untuk kepastian tanggal di bln Desember belum ada yg fix dari travelnya, namun saya prefernya desember awal atau desember akhir hingga tahun baru. Kalau ada yg minat, please PM yaaa.. salam, Seya
  7. 1 point
    Nama yang gagah untuk alam yang begitu indah, dipermukaan terlebih dibawah air. Bahkan bisa dikatakan raja Ampat lebih populer sebagai tujuan wisata bawah air, impian para penyelam dan fotografer bawah air. Untuk mencapai Raja Ampat dari Jakarta tidaklah sulit, ada beberapa penerbangan dari Jakarta ke Sorong dengan stopover di bandara Sultan Hassanudin Ujung Pandang yang sangat modern. Namun tidak demikian halnya dengan bandara Sorong yang merupakan pintu gerbang ke Raja Ampat. Tidak terlalu salah kalau banyak penyelam asing yang bilang airport Sorong sebagai So Wrong. . Tempat pengambilan bagasi sempit, sumpek, panas karena nggak ada AC, bau asap rokok sangat mengganggu, dan para porter yang tampak sangar membuat suasana semakin tidak nyaman. WC nya juga alamak. Untung petugas dari Papua Diving telah menanti kami, dengan sigap mereka mengorganisir para porter untuk menangani bagasi kami dan juga tamu mereka lainnya yang semuanya adalah turis asing. Hanya kami sekeluarga yang merupakan wisnu (wisatawan nusantara). Saya perkirakan jumlah tamu yang datang berjumlah lebih dari 25 orang tamu - terbagi untuk kedua resort mereka, yaitu Kri Eco resort serta Sorido bay resort yang merupakan resort mewah. Dibutuhkan 7 taksi Kijang untuk membawa kami semua ke pelabuhan yang tidak terlalu jauh dari bandara, yang kemudian di lanjutkan 2 jam perjalanan menggunakan 2 boat menuju pulau Kri, yang terletak di bagian utara Raja Ampat. Kedua resort yang terletak tidak berjauhan tersebut dimiliki oleh Max Ameer yang juga pioneer penyelaman di Raja Ampat. Pilihan kami jatuh ke Kri Eco, bukan karena masalah eco friendly ataupun back to nature. Untuk kami berempat tinggal dan menyelam selama seminggu di Sorido butuh hampir Euro 10,000. Bisa-bisa harus kerbau dan sawah harus digadaikan untuk bisa tinggal disana. Begitupun, Kri Eco tidak bisa dikatakan murah. Pintu gerbang Kri Eco resort, kita langsung disambut oleh kamar mandi/toilet pertama yang tampak dikejauhan. Jadilah kami tinggal di gubuk berdinding dan beratap rumbia, di atas laut - mengingatkan lagunya Phil Collin Home by the sea. Kami tinggal di family room yang terdiri dari 2 ruang dipisahkan oleh sekat. Penerangan sangat minimum, cuma mengandalkan lampu SL 10 watt yang dipasang didalam lampu petromak. Kecuali untuk sistim kelistrikan saya tidak melihat komponen logam pada bangunan tsb. Kamar mandi/toilet terletak sekitar 30 - 50 meter dari kamar; tidak ada shower, apalagi hot water, air agak payau, mandi pakai gayung - namun menggunakan toilet model duduk, bersih dan yang cukup penting untuk tamu wisman, toilet paper selalu tersedia dalam jumlah memadai. Buat yang terbiasa bangun malam untuk ke kamar kecil akan terasa kurang nyaman, apalagi kalau pas hujan. Inilah penampakan malam dari kamar mandi bersama di eco resort yang tarifnya lebih mahal dari hotel bintang 5 di Bali. Kri 20 by Wisnu Purwanto Family, on Flickr Secara keseluruhan suasana di Kri cukup nyaman. Pelayanan yang diberikan oleh staff resort yang hampir seluruhnya masayarakat lokal tidak kalah dengan hotel ataupun resort berbintang di daerah tujuan wisata utama seperti Bali. Untuk dive guide 100% adalah orang lokal, masyarakat setempat, hasil gemblengan pak Abie Carnadie (Bubble Diver). Dari perbincangan dengan tamu-tamu lain yang pernah beberapa kali mengunjungi Raja Ampat dan menggunakan Liveboard; saya bisa mengambil kesimpulan bahwa kemampuan mereka lebih baik dari umumnya dive guide di liveboard. Bisa jadi karena setiap hari mereka menyelam di lokasi yang sama sehingga jam selam mereka jauh lebih tinggi dibanding dive guide liveboard. Kecuali salah seorang supervisor, seluruh petugas dapur juga diambil dari masyarakat setempat. Namun jangan salah, untuk masakan, Kri eco saya kasih acungan 2 jempol - bukan cuma kami sekeluarga, tamu-tamu asing lain juga memuji makanan di Kri eco resort. Kue2 dan buah tersedia melimpah. Untuk minuman, setiap saat diruang makan tersedia air panas, teh, sekoteng dan berbagai jenis kopi instant. Saya pribadi salut dengan Max Amer yang mendidik, menyiapkan dan mengembangkan potensi lokal yang tentunya bukan hal yang mudah. Bagaimanapun juga hospitality industry adalah sesuatu yang baru untuk masyarakat Papua. Dia juga menyempatkan menemui kita dan berbicara panjang lebar mengenai vision terhadap papua & passion nya yang lain terhadap nautical map. Di Kri Eco resort hampir semua tamu mengambil paket mingguan – yaitu datang hari minggu dan check-out hari minggu juga. Meskipun dimungkinkan, Papua Diving tidak menyarankan untuk berkunjung kurang dari satu minggu – selain rate nya lebih mahal juga harus membayar extra cost untuk boat transfer. Umumnya tamu Kri eco berasal dari luar Indonesia, tidak banyak tamu penyelam lokal yang tinggal di sana selama satu minggu, apalagi membawa keluarga. Menurut mereka, kami sekeluarga, adalah satunya keluarga Indonesia yang mengambil paket menginap dan menyelam selama seminggu penuh. Beberapa waktu sebelum kami datang, ada rombongan tamu lokal, karyawan Telkomsel, menginap selama 3 hari, namun hanya dua orang yang menyelam, 3 orang ikut snorkeling, dan sisanya bahkan tidak bisa berenang sama sekali. Periode saat kami tinggal disana, seluruh kamar terisi penuh, terdapat 24 orang penyelam yang dilayani oleh 4 perahu dengan didampingi oleh 2 orang dive guide untuk setiap perahu. Jadi resort saat itu benar-benar beroperasi pada kapasitas penuh. Pengaturan cukup baik meskipun realisasi tidak selalu tepat waktu. Bicara mengenai diving di Raja Ampat, adalah mengenai keanekaragaman, ikan dan ikan, warna-warni dan arus yang cukup kuat, bahkan bisa sangat kuat. Kita akan kecewa kalau mengharapkan air yang sangat jernih – seperti Wakatobi, Bunaken atau Marantale. Selama kami diving disana visibility rata-rata berkisar antara 10 – 15m; mungkin sedikit lebih, tapi banyak partikel-partikel halus di air. Di beberapa lokasi juga banyak jelly fish kecil; yang agak mengganggu apalagi kalau kena leher No current, no fish, katanya. Tapi tidak juga berarti kalau strong current selalu banyak ikan. Nah, disinilah peran penting dive guide lokal yang sangat berpengalaman untuk membuat memorable diving experience terlaksana. Sebaliknya, dive guide yang kurang berpengalaman akan membuat orang kapok untuk diving di Raja Ampat. Di scubaboard (forum komunitas selam terbesar di dunia), ada penyelam mancanegara yang menulis pengalamannya mengikuti liveaboard "W" (berbasisdi Thailand) dan baru satu musim masuk Raja Ampat. Dia sangat kecewa, karena sudah traveling separuh bola dunia selama 3 hari utk sampai Sorong, tapi “katanya†Raja Ampat tidak ada apa-apanya, kecuali arus kuat yang menciutkan nyali dan membuatnya kapok untuk kembali ke Raja Ampat. Di Raja Ampat, umumnya arus akan masuk atau keluar menuju/dari gundukan ataupun bukit bawah air akan terbelah dua. Di area tersebut, biasanya merupakan arena bermain berbagai gerombolan ikan dalam jumlah yang luar biasa besar - sebut saja, Spanish mackerel, yellowtail, jackfish, tuna, barracuda, bumphead, dan sekali-sekali melintas black tip, atau white bahkan saya sempat melihat gray reef berukuran lumayan bergerak cepat menimbulkan suara luncuran yang bikin jantung deg-degan. Nah, tujuan kita adalah mencapai “sweet spot†yaitu lokasi kecil diantara 2 arus, dimana arusnya relative “enak†untuk menyaksikan atraksi tersebut. Namun kalau meleset, baik karena pengaturan yang kurang pas, atau lokasi turun kurang memperhitungkan kemampuan penyelam, maka begitu sampai dibawah tidak ada apa-apanya. Sebelum cerita dilanjutkan, boleh dong kita sekeluarga sedikit narsis dulu, mel dengan kamera Olympus OMD EM-5 dan UW housing Nauticam Melati and batfish by Wisnu Purwanto Family, on Flickr may dengan kamera Olympus EPL-1 dan UW housing 10bar Mayang and seafan by Wisnu Purwanto Family, on Flickr emak pakai gopro Celwithgopro by Wisnu Purwanto Family, on Flickr and me Me and fish by Wisnu Purwanto Family, on Flickr
  8. 1 point
    Ibi

    Bali-Lombok-Gili

    Akhirnyaaaa!!! Berangkat juga ke bali bareng sama 11 temen yang lain hihi setelah ngobrol2 dan menentukan tanggal yang pas buat pesen tiket dan pergi Saya dan temen2 memutuskan untuk pergi trip ini melalui jalur darat, sebelumnya saya juga pernah sih ngerasain pergi ke bali naik bis hehe nah yang kali ini kita memutuskan buat naik kereta, udah pesen jauh2 hari, akhirnya tanggal 5 september 2013 kita berangkat lah dari Pasar Senen, pake kereta Kertajaya seharga Rp. 50.000 sampai ke Surabaya (pasar turi) Setiap ada pemberhentian langsung deh buru2 keluar buat cuma sekedar ngerokok atau beli cemilan, karna di kereta lumayan lama... dari main kartu, ketawa-tawa, main game sampe tidur di lakuin biar gak bosen haha Setelah hampir 13 jam akhirnya sampe juga di Surabaya! muka kucel, mata sepet, perut laper huu di sini kita dapet opsi, mau naik kereta lagi sampe banyuwangi apa langsung naik travel di anter sampe Terminal ubung Bali (yang ini tentu lebih mahal ya) Akhirnya voting pun di lakukan, dan rata-rata lebih memilih naik kereta lagi dari Stasiun Gubeng baru ke banyuwangi dengan tiket seharga Rp 150.000 (eksekutif). Karna naik kereta eksekutif jadinya kita punya waktu tidur haha secara...ac nya dingin Sampe di banyuwangi, keluar stasiun jalan kaki nyebrang trus akhirnya sampe di penyebrangan ketapang. tinggal naik kapal (Rp 4.500/org) trus sampe deh di pelabuhan gilimanuk x) paling lucu sendiri deh di trip ini, as usual hehe ;p Akhirnya sampe di gilimanuk, naik bis ke terminal ubung Rp 20.000/org dan harusnya langsung lanjut ke Gili. Tapi karna badan saya bener2 cape & drop, saya memutuskan untuk pisah sama temen2 saya ini, karna mereka mau langsung lanjut ke Gili trawangan (gak kebayang capek nya gmn, lagipula saya udh pernah ke trawangan) akhirnya saya memutuskan buat stay dulu di bali di kosan temen yang lagi menuntut ilmu di ISI Denpasar. Maaf ya temen2 seperjuangan Dan sayapun punya kesempatan jalan-jalan di Bali dulu Beberapa hari di bali, akhirnya memutuskan buat nyebrang ke lombok naik kapal (Rp 45.000/org) di atas kapal memakan waktu 4-5jam, lumayan bosen sih tapi tidur udah jadi obat paling ampuh hihi Sampe di lombok, langsung ke rumah Pierre (temen saya asli lombok) numpang nginep di sana selama buat bbrp hari sebelum nyebrang ke gili. Asik gratis lagi~~ Jalan-jalan di lombok, menyusuri pantai-pantai nya, naik naik ke air terjun sendang gile, ke desa sembalun, dan lain-lain. Setelah 4 hari stay di Lombok, akhirnya saya dan 3 teman saya nyebrang ke Gili, pilihannya kita ke Gili air lalu hoping ke Meno & Trawangan, karna menurut kita Gili Air lebih bagus dr pd trawangan, lebih sepi, bersih dan lebih deket juga dari pada gili-gili yang lainnya. Dateng2 di Gili Air langsung nyari penginapan, akhirnya dapet dengan harga Rp 300.000 entah namanya apa lupa, kita nyewa penginapan pun gak pernah tidur di sana, jd penginapan itu cuma jd tempat taro tas dan buat mandi. Malem nya kalo gak rave party ya nungguin sunrise di pinggir pantai sambil joget2 bareng bule-bule. Di Gili pun saya stay selama 4hari. Yang paling bagus adalah part snorkling nya sih, ikannya itu lohhhhhh bagus bagus bgt dan airnya jernih se jernih jernih nya. That was awezomeeeeeeeeeeee! Abis dari Gili pun, saya masih balik lagi ke lombok bermalam di sana dan ke bali juga hihi
  9. 1 point
    Masdavia

    Tips berpergian murah ke Bali

    Kalo mau liburan di Bali ngga harus mahal kok buktinya bulan kemaren temen2 saya abis travelling kesini selama 3 hari dengan budget yang bisa dibilang pas2an tapi tetap bisa menikmati keindahan pulau dewata. Bagi yang minim biaya sekarang udah banyak penginapan murah yang tersebar di Bali, baik losmen atau hotel yang bisa dijadiin penginapan sementara selama kita berlibur di Bali. Di denpasar misalnya terdapat penginapan yang terbilang sangat murah di daerah jl.pidada ubung dengan harga 100ribuan/malam & per kamar bisa diisi 3-4 orang. Tapi kalo liburannya rame2 saya saranin mending nyewa rumah yang bisa ditempatin banyak orang sekaligus, beberapa hari yang lalu saya nemu website yang me-listing hunian seperti rumah & villa yang bisa disewa rame2 di bali yaitu www.rameramebali.com 1 rumah/villa bisa diisi 20-30 orang! wow.. hehehe Semoga bisa menambah referensi tempat menginap teman2 forum jalan2.com yang pengen berlibur di Bali ya..
  10. 1 point
    Sidik Teguh

    Boracay Island

    Biar gak lupa ... Boracay itu pulau kecil . Rata rata hotel menghadap ke pantai dan tidak bisa dimasukki oleh kendaraan baik roda 4 , roda 3 . Jadi umumnya kita jalan kaki atau kalau tujuan jauh kita naik tricycle ( becak bermotor ) . Tricycle banyak sekali sepanjang jalan utama di pulau tersebut , walaupun kelihatan kecil tetapi tricycle tersebut bisa mengangkut sampai 8 orang . Awalnya aku juga gak percaya , tapi setelah lihat memang tricycle merupakan angkutan umum untuk wilayah kepulauan di Visayas ini , digunakan untuk mengangkut apa saja mulai dari manusia sampai hewan ... Aturan umum , jika tricycle itu ngetem dan kita naik -- berarti kita menyewa full dengan harga kisaran 100 s/d 200 pesos tergantung tujuan . Kalau kita sendirian , mending tunggu di pinggir jalan , jika ada tricycle jalan segera lambaikan tangan -- jadi seperti angkot . Tapi siap siap 1 tricycle dijejali samapai 8 orang . Dan ongkosnya paling 10 s/d 20 pesos ( biasa kalau station 1 ke station 3 aku kasih 20 pesos ) . Tips saya karena penampakan kita udah hampir mirip pinoys juga , gak usah pake tanya harga , naik saja dan bayar seperti di atas . Dan selama saya disana gak pernah masalah bahkan kadang sopirnya memberikan uang kembalian . Pinoy diluar Manila , menurut pengalaman saya , adalah manusia paling ramah dan tidak pernah marah walaupun tampangnya seperti Preman . Bahkan dalam keadaan mabok pun mereka biasanya gak rusuh , paling tampangnya saja yg menakutkan .. ha ha ha Sepanjang perjalanan saya di luar Manila , tidak pernah menemukan tourist traps maupun scam .. Atau karena penampakan saya seperti Pinoy jadi gak ada yang ganggu termasuk di Manila sendiri yang katanya lebih tidak aman daripada jakarta . Saya keliling daerah slump ( malate ) sampai jam 3 pagi , gak ada yang ganggu tapi saya tidak menganjurkan karena memang sepanjang jalan gelap dan cukup menyeramkan . ..
  11. 1 point
    sridaniati18

    Tempat Romanntis Daerah Jakarta

    Selain hiruk-pikuk kemeriahan Jakarta, ibukota yang dihiasi gedung pencakar langit ini nyatanya masih tetap menaruh sebagian tempat romantis di sudut-sudut kota. Di restoran-restoran ini populer kental dengan nuansa romantisnya. Di mana sajakah restoran yang disebut? Yuk kita simak segera daftarnya : 1. Cafe Batavia Berada dalam bangunan dengan bentuk, tata ruangan, dan tatanan yang kental dapat sentuhan Belanda, kafe ini sebagai gedung tertua nomer dua di Jakarta sesudah Museum Fatahillah. Menghidangkan keadaan yang nyaman serta romantis, tempat ini jadi di antara tempat paling direkomendasikan untuk melamar pasangan atau untuk merayakan bln. madu. 2. D' Nanta Bistro Merupakan suatu resto lux dengan rancangan interior yang pilih kaca transparan juga sebagai dinding pemisah, hal semacam ini makin memperkuat kesan romantis waktu Anda nikmati hidangan makan malam berbarengan pasangan disini. D'Nanta Bistro juga mendatangkan sajian menu komplit dengan masakan khas Indonesia, Jepang, Eropa, Italia hingga menu western yang lain. 3. La Tur D' Ebeya Ini dia tempatnya, buat Anda yang mau menggunakan malam romantis serta lux ala Eropa berbarengan pasangan. La Tur D'Ebeya mendatangkan rancangan classic khas Eropa yang berkelas komplit dengan panorama kerlap-kerlip ibukota pada malam hari. Sesaat sebagai menu andalan dari tempat ini, Anda dapat nikmati kemewahan rasa masakan Jepang serta Eropa ala La Tur D'Ebeya. 4. Canteen Canteen disini tidaklah kantin umum, tapi suatu resto multi- national yang menyuguhkan beraneka menu masakan khas Asia hingga Eropa. Letaknya yang strategis, suasananya yang nyaman serta bersih, dan masakannya yang demikian memanjakan lidah, terasa tidak ada lagi argumen untuk menampik datang ke tempat ini. Dengan rancangan interior yang didominasi dari kayu, bikin tempat ini semakin cantik serta benar-benar pas andaikata Anda menikmatinya berbarengan pasangan. 5. Segara Jakarta Menghidangkan dua alternatif pojok pujaan, Anda dapat pilih ruangan makan dalam untuk memperoleh ketenangan yang ekstra. Atau, tempat makan diluar sembari nikmati hembusan fresh angin pantai, deburan ombak yang melantun dengan indahnya dan suguhan pesona laut terlepas pantai utara Ancol yang hangat. Tidakkah sebagai yang di cita-citakan tiap-tiap pasangan, dapat nikmati makan malam dengan latar belakang matahari tenggelam? 6. Soho (Social House) Terdapat di lokasi Grand Indonesia, Soho sebagai gabungan tempat dari restoran, lounge dengan sofa, wine shop, dan rocking chair. Serta yang dapat Anda peroleh dari tempat ini yaitu sajian makan malam romantis yang sekalian dapat nikmati indahnya pesona malam Jakarta dari balik kaca. Menu andalan mereka yaitu menu-menu lokal sampai Italia. Yang manapun pilihannya, yakinkan Anda telah sesuaikan dengan selera si dia. Janganlah hingga salah mengajak ke tempat yang full sediakan steak, sesaat pasangan Anda seseorang vegetarian.
  12. 1 point
    hanung

    Dapat Salam Dari Kota Pacitan

    @aRai yuuppss rai ini br pantai klayar aja sebagai pembuka nya hehehehehe klo teleng ria jauh jee waktu nya ga cukup waahh ke srau juga smbil snorkling yaa cihuyyy :nyelam kita smbil :berenang oyaa ke banyu tibo jug ga karena waktu nya tdk cukup rai
  13. 1 point
    @Mykee Eqel Hadala oh itu ya siap saya liat lagi deh mantap respect as a fellow musician
  14. 1 point
    deffa

    Weekend Escape In Jogja, Anyone ?

    @Mulyati Asih oh iya hehehe maaf salah ternyata
  15. 1 point
    daki tapir

    Dapat Salam Dari Kota Pacitan

    dulu pas perpisahan smp pernah liburan kepacitan, cuma gk tau apa nama pantainya. dan yang pasti di dalam bis banyak yg gara" jalnnya belok" terus yg jadi sopirnya mantan pilot, jadi berasa roda bis gk nempel ke tanah.
  16. 1 point
    ini buka nya udah lama ya mod?
  17. 1 point
    @deffa bagi2 peralatan skul bwt para siswa SD, bola2 untuk mandi bola, ring basket, bola untuk skul TK , meja pingpong dan betnya untuk skul SD hehehe... agak siangnya ibu2 bpk2 yg lomba, makan krupuk, tarik tambang , sy jg sdh siap2 mw ikut lomba, tp ga ada lomba yg sy mw ikuti hhaahaa
  18. 1 point
    Hong Kong saat ini memang menjadi daerah administrasi khusus dari Cina. Namun, dulunya, Hong Kong sempat menjadi bagian dari Inggris untuk waktu yang sangat lama. Hong Kong jatuh ke tangan Inggris pada saat berlangsungnya Perang Opium pertama yang berlangsung pada tahun 1839-1842. Sempat pula diduduki oleh Jepang pada tahun 1941-1945. Dan pada tahun 1997, Pemerintahan Hong Kong resmi dikembalikan ke tangan Cina oleh Inggris. Jadi, secara langsung Hong Kong tak bisa dipisahkan dari budaya Inggris. Terlebih ditilik dari sejarah, Hong Kong telah berada di bawah pemerintahan Inggris lebih dari 150 tahun. Dan tentunya, banyak peninggalan Pemerintah Inggris yang kini bisa dijumpai dengan mudah di Hong Kong. Salah satunya adalah Government House of Hong Kong yang berada di Central, Hong Kong. Gedung ini dulunya, merupakan tempat tinggal dari Gubernur Hong Kong. Namun kini Government House of Hong Kong ini telah berubah fungsi menjadi tempat tinggal dari Chief Executife Hong Kong. Pada saat berada di bawah pemerintahan Inggris, total terdapat 28 gubernur yang pernah memerintah Hong Kong. Dari 28 orang tersebut, 25 di antaranya pernah tinggal di rumah ini. Rumah ini pun menjadi saksi sejarah bagaimana lika-liku Hong Kong di masa lalu. Gedung ini didesain oleh seorang Surveyor General yang bertugas untuk melakukan survei bagi pemerintahan. Cleverly merupakan Surveyor General kedua yang bertugas di Hong Kong. Dan untuk menghormati jasa Cleverly, terdapat sebuah jalan di Sheung Wan yang diberi nama Cleverly Street. Tentu saja rumah ini dibangun dengan gaya kolonial saat itu. Namun seiring waktu, terdapat beberapa renovasi yang pernah terjadi. Pembangunan gedung bersejarah ini dimulai pada tahun 1851, delapan tahun setelah Hong Kong dideklarasikan sebagai bagian dari koloni Inggris. Untuk membangun gedung seluas 24 ribu meter persegi ini, Pemerintah Inggris membutuhkan waktu selama lima tahun. Biaya yang dibutuhkan waktu itu kurang lebih sekitar 14.940 poundsterling atau setara 284 juta rupiah kalau dihitung dengan kurs mata uang yang sekarang. Namun tentunya pada saat itu nilai pounds jauh lebih tinggi dibandingkan sekarang. Setelah pembangunannya rampung, Gubernur Hong Kong yang pertama kali menempati gedung ini sebagai tempat tinggal adalah Sir John Bowring. Pria yang juga dikenal sebagai seorang penulis ini merupakan gubernur keempat Hong Kong dan memerintah Hong Kong dari tanggal 13 April 1854 hingga 9 September 1959 dan selanjutnya digantikan oleh Hercules Robinson. Sementara itu gubernur Hong Kong yang terakhir kali bertempat tinggal di sini adalah Chris Patten atau Christophen Francis Patten, memerintah Hong Kong dari tanggal 9 Juli 1992 hingga 30 Juni 1997. Government House di Tahun 2005 (FlickR/Michaelchan) Selanjutnya, setelah jatuh ke tangan Pemerintah Cina, Government House ini tempat untuk acara-acara kehormatan dan formal. Chief Executive pertama Hong Kong, yakni Tung Chee Hwa tak menempati rumah bersejarah ini. Baru Mr. Donald Tsang, Chief Executive kedua Hong Kong pada tahun 2005 memilih untuk berkantor di Government House ini. Sayangnya, pada masa Donald Tsang ini terdapat sebuah kebijakan yang sangat kontroversial. Kebijakan tersebut adalah renovasi senilai 14,5 juta dolar Hong Kong. Terlebih dari dana tersebut, termasuk di antaranya adalah renovasi senilai 300 ribu dolar Hong Kong untuk sebuah kolam ikan. Secara khusus, kolam tersebut dibuat untuk mengakomodir ikan koi yang merupakan koleksi dari Mr. Donald Tsang. Seperti telah disebutkan, terdapat beberapa kali renovasi yang pernah dilakukan di tempat ini. Termasuk yang dilakukan oleh Mr. Donald Tsang. Dan karena gedung ini pernah ditinggali oleh orang Hong Kong dan Inggris, suasana di dalamnya pun merupakan hasil kombinasi antara desain kolonial Inggris dengan Asia. Terlebih hampir setiap gubernur yang tinggal di sini selalu ingin mengubah tampilan gedung sesuai dengan kesukaannya. Sebagai contoh adalah Sir Willian Des Voeux yang pada tahun 1889 membangun sebuah paviliun yang berada di bagian timur gedung. Pembangunan tersebut dilakukan untuk aktivitas sosial. Selanjutnya, pada tahun 1891, dibangun sebuah jalan terusan yang menghubungkan paviliun tersebut dengan gedung utama. Government House di tahun 1868 (History Around Us) Selanjutnya, terdapat pula renovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Jepang, di mana saat itu mereka membangun Central Tower yang didesain oleh insinyur Jepang bernama Seichih Fujimura. Dekorasi pilar juga diubah menjadi bergaya Jepang. Sebagai tambahan, terdapat pula tatami tradisional Jepang juga dibangun di gedung ini. Dengan begitu, jadilah resmi ini bangunan bergaya campuran. Pada tahun 1919, rumah ini mulai dihiasi dengan bunga azalea. Berkat bunga-buga tersebut, sejak tahun 1968 di mana saat itu Government House pertama kali dibuka untuk umum, publik pun banyak mendatanginya. Terlebih pada saat musim semi di mana bunga azalea lagi mekar-mekarnya. Kini, pengunjung pun bisa datang ke tempat ini, namun dengan waktu yang terbatas. Dalam satu tahun, Government House Hong Kong ini hanya dibuka dua kali. Itu pun waktunya tidak tetap. Pemerintah Hong Kong akan mengumumkannya seminggu sebelum waktu pembukaan untuk umum. Pada awalnya, Government House pernah dibuka hanya satu kali setahun. Pernah pula dibuka hingga enam kali dalam setahun.
  19. 1 point
    Diyan Hastari

    Weekend Escape In Jogja, Anyone ?

    hayuk mas ke goa jomblang mas. prepare 450rbu untuk goanya saja. kalo terkumpul 7 orang share cost mobil sekitar 70rbu mungkin. dealnya tanggal berapa mas @benny.wijaya?
  20. 1 point
    deffa

    Dapat Salam Dari Kota Pacitan

    @aRai oh berarti aman kalo dari jogja heeheheh wih 8 jam yp jadi ingat ke Tana TOraja
  21. 1 point
    ada yg ngebet ke ijen tuh cc: @dMaems
  22. 1 point
    LastBreath

    Tempat Romanntis Daerah Jakarta

    @sridaniati18 aku kalo ke jakarta suka nya ke LOEWY yang di kuningan, entah kenapa nih tempat asik kalo buat aku, elegant tp tetep santai, waktu new year eve pernah kesini dan berkesan gitu deh, yah romantis juga sih, tergantung sama siapa kesini nya xixixi
  23. 1 point
    GIYAA

    Bromo Via Malang

    bromo uhuy bangetlah jazz gunung taun depan mesti nongol ah >.<
  24. 1 point
    @Iskandar Alam ga pernah sih mas. pasti tanya dl harganya klo beli makanan, kecuali klo emang udah dipajang daftar harga di depan warungnya hehe
  25. 1 point
    Bikin share trip sendiri ajah kalo gt hehe
  26. 1 point
    ga pinter cerita saya hehehe yg jelas NZ indah Kl boleh kasi tau, kl ada yg pengen ke NZ n ga nyewa mobil alias ikutan tur, jangans ekali2 pesen lewat internet. mendingan pesen ebgitu sampe disana aja. jauuuuuuuh lebih murah:). Saya wktu itu dapet sepertiga dr harga yg ditawarin di internet (paket tour)