Leaderboard


Popular Content

Showing content with the highest reputation on 01/28/2016 in all areas

  1. 3 points
    berikut waktu yang tepat kalau mau berkunjung ke Aussy (kependekan dari Australia); 1. January; Bulan January adalah bulan festival di mana banyak acara festival yang gratis untuk memperingati hari Australian day tanggal 26 yang di mana hari tersebut akan ada acara gratis seharian dari pagi sampai malam.Ada pesta kembang api yg luar biasa tanggal 26 januari malam di daerah Darling harbour dan opera house. terkadang di tempat tempat wisata lainnya jg menyuguhkan pesta kembang api. Di daerah opera house area atau harbour bridge area akan ada pawai kapal2 mulai dari yg kecil sampai yg besar. di pusat sydney bakal ada acara2 yg sangat menarik. jangan lupa meminta susunan acara ke pada panitia penyelenggara acara supaya bisa menikmati acara2 yg anda suka. Mereka akan ada di mana2 dengan post nya. Di bulan ini biaya tiket sudah tidak terlalu mahal 2. February-April biasanya tiket di bawah $1000 3. Desember; di bulan ini tiket pesawat lebih dari $1000. karena bulan ini warga Aussy merayakan Natal dan libur panjang anak sekolah dan libur natal. Seluruh mall di sydney akan di hiasi pohon natal yg besar dengan dekorasinya yg menarik. kunjungi Martin place dan gedung QVB (Queen Victoria Building) akan di pasang pohon natal yg sangat besar dan tinggi dengan accessories dari kristal swarozki yg terkenal, dan yg tidak ketinggalan adalah New Year Eve atau hari penutupan tahun yang di tunggu oleh ribuan orang yg berkunjung ke Aussy maupun orang lokal untuk menikmati pesta kembang api yg sangat spektakuler di harbour bridge dan darling harbour area. Ada 2 session untuk pesta kembang apinya; jam 9 malam dan jam 12 malam. kalau mau melihat kembang api dari dekat ke daerah opera house dan harbour bridge..di anjurkan datang lebih awal sekita siang hari atau sore hari. banyak sekali orang2 yg sdh mengambil twmpat kadang memasangg tenda kecil2 dari pagi hari hanya untuk mendapatkan tempat supaya bisa menikmati pesta kembamg api dengan jelas..bakal ada juga kapal2 berhias lampu lampu cantik yang luar biasa di daerah opera house.. semoga info ini bisa bermanfaat, kalo ada pertanyaan seputar sydney area jamgan sungkan2 bertanya karena kebetulan saya tinggal di Sydney..:-) cheers
  2. 3 points
    Melihat pemandangan dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah wajib hukumnya kalau lagi mengunjungi Kota Bandung. Dulu setiap ke Bandung TS selalu pengen liat city view alias pemandangan ke rumah2, gedung, jalanan, lampu kota, dkk. Pemandangan kayak gini biasanya bisa dilihat dari cafe2 di daerah Dago Pakar, Sersan Bajuri, Bukit Moko, Caringin Tilu, dan lainnya. Tapi sekarang pemandangan di Kota Bandung udah bervariasi banget. Kita bisa liat deretan pohon pinus, lembah, sawah, atau gabungan dari semuanya. Pemandangan kayak gini salah satunya bisa dilihat dari Tebing Keraton. Jalan2ers mungkin udah familiar banget sama DTW (Daerah Tujuan Wisata) yang satu itu ya. Nah selain Tebing Keraton ada lagi yang pemandangannya gak kalah bagus, The Lodge Earthbound Adventure Park nama tempatnya. TS emang belum pernah ke Tebing Keraton tapi pernah ke The Lodge beberapa waktu lalu, jadi belum bisa bandingin keduanya tapi udah bisa buktiin kalau The Lodge keren banget Lokasi Alamat resmi The Lodge ada di KM 4,5 Maribaya, Cibodas, Lembang. Bingung gak sih alamatnya pake angka2 kilometer gitu? Tenang jangan sedih, TS bakal jelasin ancer2nya. Patokan paling awal dan paling mudah adalah Restoran Burgundy. Wargi Bandung mungkin banyak yang udah tau Burgundy itu dimana karena resto ini termasuk resto yang besar dengan suasana yang romantis. Letak persisnya ada di Jl. Maribaya No. 163. Rute yang paling mudah untuk menuju ke Burgundy adalah lewat Dago Giri karena jalannya lurus2 doang. Di ujung jalan Jalan2ers bakal nemu plang Burgundy. Kalau kebetulan lagi di Lembang atau lebih deket ke Lembang daripada ke Dago, bisa juga lewat rute Jalan Raya Lembang - Jalan Panorama I (lokasi De' Ranch, Tahu Tauhid, dll) - Jalan Maribaya ke arah Dago Giri, nanti di sebelah kiri ada plang Burgundy. Kalau udah nemu Restoran Burgundy jangan mampir dulu ya.. langsung lurus menuju Jalan Panorama I. Kok nama jalannya Panorama I lagi ya? Wkwk sebenernya TS juga bingung, tapi udah liat di Google Maps beneran Panorama I namanya. Dari jalanan ini Jalan2ers terus menuju Taman Wisata Maribaya yang terkenal akan curugnya. FYI, taman wisata ini lagi direnovasi loh. Waktu TS kesana hasil renovasinya keliatan bakal keren banget. Boleh dicoba tuh setelah jadi! Taman Wisata Maribaya udah terkenal dari jaman orang tua TS masih muda, jadi Jalan2ers gak mungkin nyasar karena petunjuknya jelas atau bisa tanya2 sama orang sekitar. Setelah melewati Taman Wisata Maribaya, Jalan2ers terus ikutin jalan menuju Jalan Cigalukguk dan Jalan Cibodas-Bukit Tunggul. Jalanan ini cukup panjang jadi bakal kerasa kayak gak sampe2 but be patient cause you're in the right track! Jalan2ers pernah merhatiin akad nikah penyanyi Andien yang bertema outdoor, kayu2, dan pohon pinus? Pesta tersebut diadakan di Pine Forest Camp, yang mana lokasinya berseberangan dengan The Lodge. Berhubung papan petunjuk yang dimiliki The Lodge minim banget, Jalan2ers bisa ikutin papan petunjuknya Pine Forest Camp, Mulberry Hill, atau Tania Adventure. Semuanya berdekatan dengan The Lodge. Beberapa meter setelah pintu masuk Tania Adventure (di sebelah kiri jalan) Jalan2ers akan nemuin plang The Lodge warna oranye. Plangnya sekecil itu, jadi Jalan2ers harus perhatiin baik2. Dari plang tersebut belok kanan dan lurus terus sampai nemu belokan ke kanan. JANGAN BELOK karena The Lodge nya persis ada di sebelah kiri sebelum belokan. TS hampir terlewat karena The Lodge sama sekali gak memasang tanda atau papan nama, bagian depannya cuma halaman rumput aja. Halaman rumput ini digunakan buat parkir mobil. Jadi kalau TS liat halaman rumput dengan mobil2 diatasnya, itulah The Lodge Kegunaan The Lodge saat ini Di tengah halaman rumput tersebut ada pintu masuk kayu diikuti tangga2 yang menuju kebawah. Waktu TS kesana kondisinya lagi sepi banget jadi sama sekali gak ada petugas yang jaga di depan. Nah TS gak tau kalau lagi rame gimana. Karena gak ada yang jaga, TS langsung masuk dan menuruni tangga sampe ke bagian bawah ke area rumput luas berada. Pas nurunin tangga TS lewatin area penginapan di sebelah kanan dan area restoran di sebelah kiri. Di keduanya gak ada siapa2, makanya TS gak kesana dulu, langsung turun ke bawah yang jelas2 ada wujud manusia Wujud manusia ini adalah warga lokal yang dijadikan pengurus oleh pemilik The Lodge. TS samperin mereka buat nanya2 tentang The Lodge. Merasa gak tau banyak, mereka memanggil sang pemilik. Ternyata sang pemilik punya banyak kenalan yang ada hubungannya sama ibu TS. Dunia memang selebar daun kelor! Setelah ngobrol panjang lebar sama si pemilik, akhirnya TS tau kenapa The Lodge sering sepi. Sekarang restoran, penginapan, outbound, dan aktivitas2 lain kayak berkuda, kasih makan kelinci, dan bersepeda di The Lodge sudah gak dibuka lagi buat umum. Kalau umum mau datang cuma buat foto2 (kecuali foto pre-wedding) atau sekedar liat pemandangan, silahkan datang tanpa harus bayar apa2. Tapi setelah itu, pengunjung gak bisa makan di resto, nginep di penginapannya, atau camping tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Buat Jalan2ers yang tertarik mau adain acara di The Lodge bisa reservasi di nomer 0817227966. Bagian dalam The Lodge The Lodge terdiri dari 4 area. TS sebut area yang paling deket sama pintu masuk sebagai area atas dan area yang deket sama pemandangan sebagai area bawah. Area atas sebelah kiri (kalau diliat dari posisi Jalan2ers setelah masuk The Lodge) adalah restoran, sebelah kanan area penginapan 3 lantai. Di area bawah kiri (bawahnya restoran) ada camping ground dan di area bawah kanan ada area rerumputan serta dek batu buat sightseeing. Dibawah kanan kedua tempat ini ada area rerumputan lagi. Kegunaannya bisa buat apa pun.. bisa jadi camping ground, tempat sightseeing, tempat barbekyu, dll sesuai dengan keinginan. Sejauh yang TS liat, area2 di The Lodge hanya sebatas yang TS sebutkan. TS gak tau apakah ada area tambahan atau area lain diluar itu. Area rerumputan yang berbatasan dengan dek batu Area bawah kanan (bawahnya dek batu) Area rerumputan yang berada didepan penginapan (bangunan kayu di belakang adalah penginapan) View The Lodge dan spot favorit The Lodge mengusung pemandangan hutan pinus / deretan pohon pinus, kebun sayuran, dan pegunungan tapi pemadangan yang paling dominan adalah pohon pinus. Mereka sengaja ditanam oleh pemda buat mencegah erosi, makanya letak pepohonannya sangat rapi. Pemandangan ini paling bagus dilihat dari dek batu yang berbatasan langsung sama area rerumputan. Di atas dek batu ini ada 3 kursi dan meja, di sekelilingnya dibatasi dengan pagar. Kursi, meja, dan pagar terbuat dari kayu, menambah kesan rustic yang ingin ditonjolkan oleh The Lodge. Pemandangan yang didapat dari atas dek batu Foto2 disini keren banget, berasa di Grand Canyon versi lokal dengan pemandangan hutan pinus Duduk2 di kursi kayu yang ada di atas dek batu juga nikmat duniawi; menikmati angin semilir, aliran Sungai Cibodas, udara khas Lembang, sambil melihat pemandangan hijau yang bikin mata seger. Jalan2ers bisa juga liat pemandangan ini di area rerumputan yang dibawahnya lagi tapi kalau TS lebih suka di dek batu. Area rerumputan yang dibawah ditandai dengan gapura kayu yang ditanami dengan bunga kertas warna pink. Bunganya cukup banyak sehingga sangat menarik buat jadi spot foto. Camping ground juga banyak digunakan sebagai spot foto2, sayangnya TS gak eksplor sampai sana. Pohon pinus yang berjejer rapi Gapura kayu yang ditanami bunga kertas warna pink Waktu terbaik Waktu terbaik buat ke The Lodge bisa pagi, siang atau sore hari, mengingat cuaca siang hari di Lembang adem2 aja. Kalau pagi2 mau sambil liat sunrise, The Lodge tentu belum buka. Kalau sunset masih memungkinkan karena The Lodge buka dari pukul 10.00 - 17.00. Jangan dateng pas hari kerja karena The Lodge cuma buka hari Sabtu dan Minggu. Jangan juga datang pas musim hujan karena The Lodge adalah area terbuka, jarang ada atap buat berteduh. Overall, pengalaman TS di The Lodge super seru! I might say that The Lodge is recommended buat Jalan2ers yang mau cuci paru2 di tempat wisata yang anti mainstream. Walaupun letaknya gak sedekat Tebing Keraton atau tempat wisata lainnya yang ada di daerah Dago Atas dan Lembang, The Lodge will totally worth your journey
  3. 3 points
    citrariana

    Wisata Persawahan

    Apakah anda dilahirkan di Kota dan besar di Kota? Pernahkah anda bermimpi untuk merasakan suasana pedesaan? Suasana pedesaan memang memiliki atmosfer yang nyaman. Salah satunya adalah desa di kawasan godean, Sleman, D.I. Yogyakarta. Mungkin nama tempat ini cukup asing. Desa godean terletak di pinggiran kota Yogyakarta. Kota Yogyakarta dengan segala macam pembangunan yang mulai berkembang pesat ternyata masih menyimpan satu titik yang nyaman untuk di kunjungi. Terletak 10Km dari Pantai Glagah. Hanya ada hamparan sawah dengan warna hijau yang menyejukkan. Namun, bukankah itu suatu hal yang cukup sulit dicari sekarang? Selain itu terdapat beberapa Resto di sana yang mengusung tema sawah. Letaknya ada di tengah area persawahan. Jadi sembari anda makan, anda akan merasakan semilir angin dan suasana yang menentramkan. Menu yang disajikan biasanya adalah menu ala masakan rumahan. Anda sudah sering mlihat matahari tenggelam di cakrawala? Melihat matahari tenggelam diantara sela-sela pohon akan memberikan kesan magis. Perpaduan sempurna antara siluet orange dan hijau daun. Sangat cantik.
  4. 1 point
    Hi mau sharing pengalam solo traveling Jeju naik lokal bis, yang konon katanya orang2 di Jeju susah nyari transpotasi umum lengkap sharing tentang JEJU-do bisa baca disini http://www.sayalia.com/2015/04/jejuisland.html SIngkat FR nya DAY 1 April 14, Seoul-Jeju-do Seoul bisa baca disini… RINCIAN DAY 1 JEJU Hostel KRW 72.000 Tmoney KRW 50.000 Total KRW 112.000 DAY 2 April 15, Jeju-do Kemarin gw sampai Jeju malem jadi dari airport naik bis no 100 ke Jeju Interncity Bus Terminal, karena hostelnya tinggal nyebrang dari terminal bus. Hari ini tujuan utama ke Manjanggul Cave, Udo Island, sama Seongsan Illchulbong. Manjangul Cave sebenernya baru kepikiran pas disana karena ternyata bus no 701 itu juga stop di Manjanggul Cave, jadi sekalian turun aja sebelum ke Seongsan Illchulbong. MANJANGGUL CAVE HOW TO GET THERE? Sepanjang jalan di Jeju-do itu SEEPIIIIIIII wkwkwk. Gak ada orang, mobil pun jarang! Karena banyakan orang naik bis tur, apa juga gara2 masih pagi bis turnya belom jalan semua haha. Jadi gw olah raga pagi-pagi dari bus stop ke enterance Manjanggul Cave. Sejalan ama ke Manjanggul Cave itu ada Kimnyoung Maze Park, ak gak masuk kesana sih tapi ini gw kasi fotonya sapa tau mau mampir sekalian. Cuma 500m ama Manjanggul Cave. Setelah 30 menit jalan kaki, sampai Majanggul Cave. Admission Ticketnya KRW 2000. Dan lo harus nelusurin cave tsb sepanjang 2km (kalo lo gak males), berhubung gw males, Cuma ½ jalan doang terus balik lol. Karena yang diliat dalem goa itu sama aja hahahaha SEONGSAN PORT – UDO ISLAND HOW TO GET SEONGSAN PORT-->UDO ISLAND FROM MANJANGGUL CAVE.JEJU BUS TERMINAL ? Jam 12.30 Turun di Seongsan Port karena mau nyebrang ke Udo Island. YEHEEE UDO ISLAND ~ pengen banget maen kesinii dari dulu, list utama kalo ke Jeju XD. Ditambah kemaren abis nonton My Spring Days filmnya SooYoung dia shooting di Udobong huaaaaa jadi semakin pengen kesini. Dari Seongsan Port BUS STOP ke Seongsan Port jalan -+800m. Sampai Seongsan Port, beli tiket ke Udo harganya KRW 5500 untuk round trip dan tiket masuk Udo Islandnya. Naik kapal -+20menit untuk ke Udo. Seongsan Port Seongsan Port jadwal kapal ke dan dari Udo Island - Seongsan Port Dan tadaaaa here is Udo Island ❤❤❤ Jam 1.20 sampai di Udo Island Udo Island itu pulau kecil jadi 4jam disini udah bisa muterin semua, dan INDAAAAAAH BANGETTTTT Bahagia bisa kesini sambil liatin pemandangannya =w= lagi spring banyak conola disini,di Jeju juga sih. Tapi di Udo semuanya masih tradisional bangett, dari rumah sampai café minimalis, wahh keren deh pkknya (gw suka yg jadul2 dan masih asri soalnya dibanding yg modern wkwk) Transportasi buat kelilingin pulau ini ada beberapa pilihan : 1. Sepeda KRW 10.000 2. ATV KRW 35.000 3. Scooter KRW 30.000 4. Udo Tour Bus KRW 5.000 turun di 5 stop lokasi PS : Untuk sepeda, ATV, ama scooter ini ak krg tau berapa jam harga segitu. Kalo Bus tour KRW 5000 itu 1day, dan 1 rute aja, jadi abis turun di stop 1, bis selanjutnya turun di stop 2 dll. Nggak ada rute buat balik ke rute sebelumnya kecuali lo mau muter 1x lagi. Jadi pastikan turun di semua stop ya ! tiket busnya jangan ilang STOP 1 UDOBONG PEAK Udobong alias Udo Peak. Hiking yuk mareeee, hiking di Udobong nggak separah di Seongsan Illchulbong kok XD. Masih rata jalannya, agak nanjak dikit2 lah ~ tapi bakal kebayar sesampainya diatas kita bisa liat Udo Island keseluruhan !! Disini tempat shootingnya My Spring Days Sooyoung pas last wishnya pengen hiking Udobong :'D STOP 2 GEOMMEOLLAE BEACH Ini baliknya dari Udobong, kalo ada org lagi nyewa naik fery bisa liat atraksi fery yg muter2 di laut STOP 3 HAGOSUDONG BEACH Beach, pantai!! Dan gw nyariin conola disini mau foto2 sama conola sendirian gak ada yg liatin hahahahaha STOP 4 HONGJO DANGOE Beach terakhir sebelum ke dermaga buat balik ke Seongsan Port. Di sini banyak hotel di pinggi pantai ~ Pas ke stop ini apes banget karena pas naik bis eh kursinya penuh semua dan akhirnya gw disuruh kedepan ama sopirnya, disuruh duduk sebelahan ama sopir busnya di kursi extra kkkk sopirnya manggil pake bahasa korea dang w jawab dikit2 lah, terus abis gt ditanyain panjang ama sopir gw gak bisa jawab Cuma melongo (karena dia piker gw org korea bisa hwb pake bahasa korea hahasialan), sampe diketawain ama orang2 karena sopirnya itu ngomongin ekee (gak tau mereka ngmg apa tapi ngerti dikit2 kalo sopirnya ngomongin gw wkwkwkwk). Gw mah enjoy aja diketawain orang karena nambah pengalaman haha ^3^ STOP 5 HAUMOKDONG PORT Balik deh ke Seongsan Port ~ gw muter2 disini abisin waktu 4jam. Next time kesini mungkin bakal nyobain naik scooter karena disini banyak spot buat foto bagusss, kalo naik bis ak bisa bebas turun di sembarang tempat ^__^ SEONGSAN ILCHULBONG Abis dari Udo, langsung nanya orang gimana untuk ke Seongsan Ilchulbong. Katanya disuruh jalan kaki aja 2km dari Seongsan Port. OKEH 2KM OKEE JALAN. 20menit okelah, karena kalo nggin bis juga makan waktu, dari pada buang waktu mending jalan aja, tinggal lurus doang ngikutin petunjuk arah. HOW TO GET SEONGSAN ILCHULBONG FROM SEONGSAN PORT? DARI GOOGLE FOTO DARI ATAS Sampai di Seongsan Ilchulbong jam 5an lebih, di Jeju sunsetnya ja, 7 malem lebih, jadi jam 5 itu masih terang. Sampai Seongsan masuk bayar tiket KRW 2000, dan sampai Seongsan Ilchulbong ada 2 pilihan : 1. Mau foto2 dibawah doang atau 2. Hiking sampai puncak HAHAHAHA. INI NIH BANGIAN ATAS SEAONGSAN ILCHULBONG Akhirnya abis dari sini, jam 6.30 gw pulang balik ke Jeju city dengan nungguin bus no 710 -+40menit. Ditabah perjalanan 2,5jam buat sampai Jeju City BERDIRI karena bisnya full ~! Dinikmati aja hari pertama baru permulaan ~~ RINCIAN DAY 2 JEJU Bis Jeju city à Manjanggul no 701 KRW 2300 (tmoney) Bis Manjanggul à Seongsan Port no 701 KRW 1300 (tmoney) Udo Ferry KRW 5500 Udo Bus KRW 5000 Jajan Bugeoppang KRW 1000 Masuk Seongsan Illchulbong KRW 2000 Masuk Manjanggul Cave KRW 2000 Burger KRW 2000 (tmoney) Bis pulang 710 Seongsan Illchulbong à Jeju Terminal KRW 3300 (Tmoney) Total KRW 22.400 Tmoney KRW 6.900 Cash 15.500 DAY 3 April 16, Seogwipo JUNGMUN RESORT COMPLEX HOW TO GET JUNGMUN RESORT? Jungmun Resort masuk gak bayar, Cuma masuk museumnya bayar. Dan karena bayar gw gak masuk museumnya hehehehe (males masuk museum, lebih suka alam). Ada apa di Jungmun Resort?? yang penting sih... 1. Teddy Bear Museum 2. Ripley’s Believe It Or Not Museum 3. Cheonjiyeon Waterfall 4. Chocolate Land etc http://english.visitkorea.or.kr/enu/BU/BU_EN_9_2_1_1.jsp Jadi kalo masuk Jungmun Resort tinggal muterin sekitar sana aja udah sampai mana2. Tour pasti dibawa kesini kok. CHEONJIYEON WATERFALL Sampai sana lgsg masuk tourist information buat nanya2 kemana dan kemana. Akhirnya pergi ke Cheonjiyeon Waterfall. Masuknya KRW 2000, Cuma 10 menit jalan kaki dari tourist information Jungmun Resort. Abis gt ke Seomigyo brigde, dan area Jungmun Resort. Abis dari Cheonjiyeon Waterfall, tertarik sama 1 tempat, ini sebenarnya belakang Hotel Hyatt Jeju sih, tapi viewnya bagusssss, dan nggak tau nama tempatnya apa XD tapi bisa nyantai sambil liatin laut dari sini ^^ JEJU HYATT REGENCY dan abis kesini diinget2 ini ternyata tempat shooting Secret Garden dimana om Osca nemuin Lee Jong Suk pertama kasi pas jongsuk main keyboard lol *kdrama addict banget* Hyatt Jeju Abis dari Hyatt nelusuin pantai Jungmun Saekdal Beach, Seongcheongbong Observatory, Hallasan Observatory. Ini semua sejalan dari Hyatt Regency sampai balik ke pintu utama Jungmun Resort JUNGMUN SAEKDAL BEACH SEONGCHEONGBONG OBSERVATORY JEJU MARINE LEISURE HALLASAN OBSERVATORY Kelamaan di Jungmun Resort udh gempor jalan 10km muterin Jungmun Resort, akhirnya pindah tempat. Galau gw antara mau ke Seogwipo City di bagian kanan Jungmun Resort yang ada waterfall, cliff atau ke Sabangsan, Yeongmori Coast, Suwolbong bagian kiri Jungmun. Terus mikin lmyan lama sambil nungguin bis, akhirnya gw mutusin buat ke kiri aja, karena kanan Seogwipo, fall, cliff udah banyak org kesana jadi gw lebih milih tempat yang jarang orang main kesana. SABANGSAN (MT. SABANG) & YEONGMORI COAST HOW TO GET SABANGSAN FROM JUNGMUN RESORT? Eh iya kalo naik bis 702 itu bisa turun di Sex & Health Museum juga lho sebelum turun di Sabangsan, sapa tau ada yg minat kesana wkwkwkwk. Sampai Sabangsan jalan2 ke Yeongmori Coast dulu. Tapi sayang karena ombak lagi tinggi gak bisa turun ke bawah jadi Cuma fotoin dari atas aja. Yongmori Coast ama Sabangsan itu 1 daerah seberangan pula. Jadi 1 daerah 2lokasi UNESCO. YEONGMORI COAST SABANGSAN (MT. SABANG) Sabangsan itu kuil dibawah gunung. Masuknya bayar KRW 2000 tapi gw gak masuk kekekeke nyari yg gratisan aja. SUWOLBONG HOW TO GET SUWOLBONG FROM SABANGSAN? Pas naik bis gw udah ngomong sm sopirnya “Suwolbong?” sopirnya langsung mencet harga, terus pas mau turun di panggil ama soprnya kalo suwolbong turun disini. Jadi biasain nanya ama sopir dl sebelum bayar biar dikasi tau ama sopir dimana harus turun lol Sampai di Gosan disuruh turun ama sopirnya. Gak tau kemana arah Suwolbong karena nggak ada petunjuk arah. Akhirnya nanya2 orang disekitar sana. Dan ini arahnya kalo mau ke Suwolbong. bus stop turun mau ke Suwolbong. Abis turun dari sini nanti ada p5an jalan, nyebrang jalan terus ambil yg sebelah NH Bank ambil jalan nyebrang yg sebelah kiri kalo mau ke Suwolbong. belokannya NH BANK abis belok dr NH Bank nanti ada tulisan ky gini Harus jalan 1.6km OKEEE! 2km sepanjang jalan sawahh dan sepiii. Tapi gara2 jalan 2km itu jadi bisa liat pemandangan di Jeju-do Suwolbong ini sepi banget, nggak ada org tur kesini (ato emg udh pd pulang entahlah) yang pasti gw nemuin disini semua pada bawa kendaraan sendiri2. Dan cm gw yg naik bis ~.~ Suwolbong ini masuk UNESCO juga lhu tapi entah kenapa org jarang kesini. Disini ada markas tentara Jepang yg dulu dipakai waktu perang. Dan kalau naik ke atas -+1km naik, ada Gosan Meteorological, tapi sayang gak bisa masuk karena disata kantor Korea Meteorological Administration Gosan Weather Station, tapi bisa liat west Jeju dari atas Suwolbong GOSAN METEOROLOGICAL Abis dari Suwolbong sebenernya pengen mampir ke Hallim Park liat bunga, tapi karena gak terlalu tertarik sm taman bunga dan capekkk akhirnya balik hehe RINCIAN DAY 3 JEJU Bis 780 Jungmun Resort 2800 (tmoney) Bis 702 Jungmun Resort à Sabangsan 1300 (tmoney) Tiket Cheonjiyeon Waterfall KRW 2000 Beli bubur+jajan (karena gak ada nasi di CU) KRW 4300 (tmoney) Bus 702 Sansbangsan à Gosan KRW 3300 (tmoney) Makan malem KRW 3000 (tmoney) Total KRW 16.700 Tmoney 14.700, Cash 2000 DAY 4 April 17, Jeju-do Hari terakhir full day di Jeju ~~ Hari terakhir khusus disiapin buat hiking Halla-san wohoo Rugi kalo ke Jeju tapi nggak hiking halla-san Halla-san termasuk list gunung tertinggi di Korea, padahal gw gak pernah hiking di gunung Indo malah hiking di Halla lol. Gw tertarik sama lading bunga nya di bawah Halla mt!! Tapi pas kesana bunganya belom mekar, tapi tetep woooorth banget abis hiking 3jam! Orang2 korea diluar Jeju biasanya ke Jeju tujuannya ya hiking, jadi yaaah sehari jadi Seoul saram lah ~ wkwk Jadi kalo liatin poster dibawah halla ada lading bunga warna ungu, itu harus hiking dulu kesana. Nggak segampang ngikut tur turun bis foto2 dan pulang, perlu perjuangan…. Buat hiking Halla-san itu ada beberapa trail, jadi Halla-san itu emg udh dibuat trailnya buat pendaki. Yang paling panjang di Seongpanak, rutenya 10km dari bawah ke atas perjalanan 5jam, bayangin 5jam aja udh teller apa lagi jalaninnya wkwk. Dan turunnya lewat rute Eorimok. Info lengkap trailnya disini http://english.visitkorea.or.kr/enu/SI/SI_EN_3_1_1_1.jsp?cid=264172 HALLASAN (MT. HALLA) - YEONGSIL & EORIMOK COURSE HOW TO GET YONGSHIN FROM JEJU TERMINAL? Akhirnya gw ambil rute paling pendek yaitu Yongshil, 5.8km mendaki -+3jam naik gunung wooow. Sebelum Yongshil itu ada trail Eorimok 6.8km, ini no2 terpendek setelah Yongshil. Nah gw pulangnya baru lewat sinim jadi berangkay Yongshil, pulang Eorimok yg 6,8km. Sampai di Bus Stop Yongshil Ticket Office itu harus jalan 2.5km dulu baru sampai start trekkingnya the real trekking course start from here!! Ini baru start ya.... dan sepanjang hiking bakal bisa liatin pemandangan ky gini.... after 2.5 hours.... Nambyeok Bungijeom Nambyeok Bungijeom. Ini tempat yg pengen gw datengin tapi sayang bunganya belom mekar. TAPI TETEP KEREN BANGET sampe terkagum-kagum dan gak berhenti fotoin, padahal yang difoto sama semua pemandangannya lol (TTATT) after 3 hours.... Witse Oerum ini tempat peristirahatan namanya Witse Oerum, disini ada wifi dan toilet abis dari Witse Oerum ini mau lanjutin ke atas yg Baeknokdam Lake, tapi pas di tengah jalan lakenya masih jadi es, sampe bisa dilewatin atasnya. Yah balik deh padahal masih 1km lagi, tinggal dikit lagi. Pulang gw menyesal kenapa gak sampai puncak sekalian T^T HALLASAN!!!! Setelah 3jam hiking akhirnya duduk2 bentar di Witse Oerum dan balik lewat trail Eorimok 6.8km sampai bawah ~ Dan pemandangannya gak kalah dari Yeongsil!! from Eorimok trail Eorimok Parking Yeongsil terkenal trekking paling indah pas autumn karena di trail Yeongsil itu banyak pohon2 dan batu2 gunung :) Jadi tiap trail di Halla itu punya kelebihan beda2. Yeongsil ama Eorimok ini trail bagus kalo mau liat west Jeju, yg sebelah East trailnya lebih berat tapi pasti pemandangannya juga lebih super! Karena semakin susah didaki semakin amazing yg didapet next time deh Seokpanak!! Abis dari Halla-san, udh capet mau ke Halla Arborterum ama Jeju Art Museum+Mysterious Road (padahal 1 rute busnya no 740). Akhirnya balik Jeju city, abis gt lanjut ke Dongmun Market bentar liat2 amacari makan. DONGMUN MARKET Kalo mampir kota2 nggak enak kalo gak ke tradisional marketnya Di Daerah Dongmun Market ini tempat nya shopping kalo di Jeju. Di kanan kiri sebelum masuk Dongmun Market banyak toko-toko baju, elektronik, dll Di dalem Dongmunnya banyak jajan, oleh2 Jeju, ama jeruk yang pasti HOW TO GET DONGMUN MARKET FROM JEJU TERMINAL? YONGDUAM ROCK Abis gt lanjut jalan kaki ke Yongdusan Rock buat liat sunset hari terakhir di Jeju ~ Tinggal liat peta sama petunjung arah jalan aja ^^ Jeju city itu sebenernya nggak gede kok, kalo gak males jalan 1hari bisa muterin Jeju City on foot kkkkkkkk HOW TO GET YONGDUAM ROCK FROM JEJU TERMINAL? Sepanjang jalan di pinggiran laut Jeju menuju ke Yongduam Rock ~ Yongduam Rock dari jauh wwww Besok gw udah balik ke Busan jadi sampai sini doang 3 full days in Jeju nya ^^ Selamat mencoba ya! Yang pasti pengalaman gak terlupakan banget buat traveling Jeju pake transporatasi umum, kudu bonek! HAPPY TRAVELING YAHOOOO~ RINCIAN DAY 4 JEJU Bis 740 Jeju Terminal à Yeongshil KRW 2800 (tmoney) Bis 740 Eorimok à Jeju Terminal KRW 1800 (tmoney) Topokki KRW 3000 Bis 100 Dongmun Market KRW 2600 (tmoney) Banana Milk KRW 1300 (tmoney) Total KRW 11.500 Tmoney 8.500 Cash 3000 TOTAL JEJU 5D 3N DAY 1 KRW 112.000 DAY 2 KRW 22.400 DAY 3 KRW 16.700 DAY 4 KRW 11.500 DAY 5 ke airport KRW 1300 TOTAL 163.900 * kurs Rp 12.3=Rp 2.015.970,- Pesawat KRW 55.800*12.3=Rp 686.340,- udah bayar 1bulan lalu pake kartu kredit SUBTOTAL SEMUA Rp 2.738.310,-
  5. 1 point
    Jauh sebelum booming seperti sekarang, ternyata B29 sdh populer dikalangan ibu2 rumah tangga sbg sabun colek & deterjen murahan. Nah lho..kita lagi bahas apaan sih..?? Sabun atau wisata ?? Dari informasi yg dituturkan rekan gowes MTB, ternyata kawasan ini sdh terkenal sbg spot favorit komunitas (club) sepeda MTB di Lumajang & Probolinggo. Bahkan yg dr Malang & Blitar juga suka datang kemari dgn naik pick-up ke desa Ngadas kemudian gowes ke B29. Entah siapa yg pertama kali menyebut nama B29, tiba2 saja nama ini populer diantara mereka. Lucunya... tak satu pun diantara mereka yg membawa GPS & arloji dgn fitur altimeter, tapi mereka percaya kalo bukit ini punya ketinggian 2900 mdpl. Terus terang saya kurang setuju dgn sebutan B29, krn menurut Google-Earth tempat ini hanya punya ketinggian 2575 mdpl, lebih rendah dr Penanjakan dgn tinggi 2770 mdpl. But it's ok, berapapun ketinggiannya yg jelas tempat ini punya view yg luar biasa & wajib sampean kunjungi. Awal tahun 2014, pemerintah kabupaten Lumajang mulai menetapkan B29 sbg kawasan wisata dgn tag-line Negeri Diatas Awan. Gak hanya view B29, pemerintah juga mempromosikan upacara adat suku Tengger (warga Argosari) sbg bagian dr atraksi wisata dgn membangun 3 Punden (sanggah) yg diberi nama Tri Padma Mandala utk penghormatan pada Joko Seger, Roro Anteng & Eyang Sapu Jagad yg telah mengayomi warga desa Argosari. Selain Ogoh-ogoh di hari raya Nyepi, disini tiap 4 bulan (Sasi Kapat) ada Winat-winatan (semacam sedekah bumi) sbg rasa syukur pd Sang Hyang Widhi & memanjatkan do'a utk leluhur. Di waktu2 tertentu juga ada prosesi Ujar-ujar, semacam kurban utk nadzar yg terkabulkan. Utk menuju B29 bisa ditempuh dgn naik motor atau mobil pribadi & gak ada angkutan umum menuju kesana. Jalur paling nyaman yaitu dari Lumajang, menuju kecamatan Senduro, melewati Pura Mandara Giri Semeru Agung menuju desa Kandang Tepus, kemudian sampailah di desa Argosari. Jangan takut tersesat krn di sepanjang jalan banyak penunjuk arah ke B29. Gak jauh dr gapura desa (+ 300 m) ada lahan parkir & sekumpulan ojek yg menyambut kedatangan wisatawan, tapi sebaiknya jangan parkir disini krn B29 masih jauh. Sampean arahkan kendaraan ke kanan sejauh +3,5 km sampai tempat parkir di depan rumah Kepala Desa Argosari. Nah..disini sampean harus parkir mobil & lanjut naik ojek. Ooiya..kalo kebelet pipis, numpang di rumah warga di dekat parkir, krn diatas gak ada toilet & gak ada rumah lagi. Sampean yg naik motor perlu extra-effort utk terus nanjak ke B29, tapi ingat.. jalannya offroad dgn tanjakan extreme menyusuri lereng bukit dgn jurang di sisinya. Banyak motor2 baru & keren ternyata mogok gak sanggup nanjak, nah...daripada mesin motor sampean "mreteli" lebih baik naik ojek saja, kecuali sampean sangat keras kepala & pelit ngasih ongkos ojek. FYI..ada juga ojek yg mogok mesinnya & penumpang dipindah ke ojek lainnya. Tahun 2014 sdh ada kesepakatan harga antar sesama ojek dgn tarif Rp.50.000 utk antar jemput dr tempat parkir ke B29, tapi di thn 2015 ini tukang ojek mulai main2 harga sembarangan. Ingat ya... berapapun yg diminta tukang ojek sampean tawar Rp.50.000. Kalo ojeknya gak mau... sampean jalan kaki saja, pasti tukang ojek akan terus mengikuti sampean. Keep going...jangan mudah kena rayuan ojek, lama2 tukang ojek pasti nyerah di harga Rp.50.000. update info tarif ojek Ooiya...jangan lupa pake masker krn banyak debu berterbangan gara2 putaran roda tukang ojek. Pake kacamata juga ya..biar gak kelilipan. Kan...gak asik.. kalo foto selfie di B29 dgn wajah penuh debu & mata merah. Setelah turun dr ojek, segera catat nomer hp tukang ojek itu, biar sampean bisa nelpon saat mau turun dr B29. Gak perlu bayar ongkos lagi krn Rp.50.000 sdh termasuk ongkos jemput & balik ke tempat parkir desa Argosari. Jangan takut kelaparan di B29, disini ada juga warung dgn menu & jajanan sederhana. Tiket masuk ke B29 hanya Rp.2500 murah banget ya.. Biar lebih hemat, sampean bisa menawar ojek Rp.20.000 utk sekali berangkat saja & turun dr B29 dgn jalan kaki. Hehehe... namanya juga traveling with tight budget. Cara paling asik utk menikmati sunrise & sunset B29 adalah dgn camping disini. Kalo sampean gak punya tenda bisa nginap di rmh penduduk (homestay) seharga Rp.50.000 per orang dgn fasilitas layaknya rumah2 warga pd umumnya. Jangan lupa bawa sleeping-bag krn disini gak ada bed-cover seperti di hotel. Buat flashpacker yg pengen tidur dgn nyaman, ada Hotel Somanake di dekat Pura Mandara Giri, tapi lumayan jauh dr B29. Di sebelah utara B29 ada sebuah bukit yg terkenal dgn sebutan B30 (Bukit 3000 mdpl) yg dulu dikenal dgn P30 (Puncak 3000 mdpl), dgn tinggi cuma 2608 mdpl di Google Earth, tapi..ya sudahlah.. anggap saja 3000 mdpl. FYI.. B30 ini masuk wilayah kecamatan Sumber (Probolinggo), makanya...gak termasuk paket wisata yg ditawarkan pemerintah Lumajang. Dr B29 sampean juga bisa melihat sebuah masjid di atas bukit yg katanya masjid tertinggi di Jawa. Selain jalur nyaman (Lumajang-Senduro-Argosari) ada juga jalur extreme yg sering dilalui penggemar adventure-trail & komunitas gowes MTB. Dari jalan RanuPani-Senduro belok ke jalur offroad dgn tebing di sisi kanan & jurang di sisi kiri, kalo terpeleset langsung nyemplung..sereemm... Di bagian lain jalur ini ada beberapa terowongan (cabang & ranting pohon yg sangat rendah) yg memaksa rider utk turun dr sepeda. Kalo "maksa" naik motor.. ya bisa saja, asal ada teman yg bantu mendorong & menyeret motor. Overall...dgn segala perjuangan yg sampean tempuh, akan terbayar dgn keindahan landscape B29 yg gak akan sampean temukan di tempat lain. Dan selalu ingat ya.. barang2 yg wajib dibawa ke B29 : - masker & kaca mata krn banyak debu di jalur offroad - jaket krn suhu udara antara 25 sampai 15 Celcius - uang cash krn disini gak EDC & ATM - gadget & power-bank krn gak ada listrik - perdana Simpati & As krn hanya ada sinyal Telkomsel disini - kamera, tripod, tongsis, fish-eye, you name it lah.. - sleeping-bag buat yg mau nginap di rumah warga - plastik kresek buat membungkus sampah krn disini gak ada petugas kebersihan, jadi sampean harus membawa sampah kembali ke kota. Satu info lagi nih...buat sampean penggemar filateli, sampean bisa mendapatkan perangko B29 hanya di kantor pos Lumajang, gak ada di tempat lain.
  6. 1 point
    Jawa Timur itu bisa dibilang salah satu provinsi yang kaya di Indonesia. Nggak hanya secara perekonomian, tapi dari segi pariwisata provinsi yang satu ini pun tidak kalah dengan provinsi lain. Banyak tempat-tempat menarik yang bisa dikunjungi. Nah, kali ini saya coba menjabarkan mengenai wisata air, tepatnya wisata danau yang ada di provinsi Jawa Timur. Danau Ronggojalu Probolinggo Wisata danau dengan air yang tenang dan udara yang sejuk memang tidak ada habisnya untuk kita nikmati bersama keluarga. Nah, di Probolinggo Jawa Timur, selain terkenal wisata Gunung Bromo, juga ada wisata air menarik di kota mangga dan anggur. Wisata ini adalah Danau Ronggojalu. Danau Ronggojalu sangat dekat dengan pusat kota Probolinggo. Jaraknya hanya sekitar 15 kilometer, itu juga bisa ditempuh dengan menggunakan angkutan umum. Letak danau Ronggojalu ini berada di desa Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo, provinsi Jawa Timur. Pesona danau yang memukau dan sejuk, serta air yang jernih pasti membuat kita ingin berenang di danau ini. Cukup aman kok berenang di danau ini, asal masih dalam pengawasan saja. Apabila tidak mau berenang, kita bisa menikmati pemandangan danau ini di bawah pendopo kayu yang dibangun di sekitar danau ini. Cocok untuk kita nikmati bersama kerabat, teman, saudara dan keluarga. Fasilitas lain yang bisa dinikmati di danau Ronggojalu ini bermacam – macam. Seperti sarana bermain anak – anak, kolam bagi anak – anak, penyewaan ban, serta aneka makanan yang dijajakan pedagang di sekitar danau ini. Selain memiliki fungsi wisata, danau ini juga berfungsi bagi warga Probolinggo dan sekitar danau sebagai sumber irigasi untuk sawah di sekitar danau. Di samping itu juga sumber pasokan air bersih untuk Probolinggo. Danau yang terbentuk dari bentukan alam ini memiliki kapasitas sekitar 3000 liter per hari. Tentu saja, jumlah air yang cukup melimpah ini membuat warga untuk memanfaatkannya sebagai irigasi dan kebutuhan air minum di kota. Selain itu, juga dimanfaatkan industri sebanyak 200 liter per hari untuk kebutuhan industri di sekitar Probolinggo ini. Legenda yang beredar di masyarakat, bahwa Ronggojalu itu merupakan nama dari pasangan suami istri yang menemukan danau ini. Mereka hidup dan dapat mencukupi kebutuhan hidupnya dengan ketergantungan terhadap danau ini. Mereka juga yang senantiasa menjaga agar danau ini tetap jernih serta kawasan di sekitarnya tetap bersih. Konon katanya, sampai akhir hayat, mereka habiskan di danau ini. Sangat dipercaya oleh masyarakat, air yang berasal dari sumber air danau ini memiliki nilai magis. Diyakini memiliki khasiat khusus, di antaranya untuk mengobati segala macam penyakit. Seperti objek wisata lain, danau Ronggojalu ramai dikunjungi saat musim liburan seperti libur Natal dan tahun baru. Pengunjung yang datang tidak hanya wisatawan yang berasal dari Probolinggo saja, juga ada dari luar kota yang sengaja datang untuk menikmati kesejukan di danau ini. Tentu saja, kawula muda juga sering datang dan bersantai bersama teman dan kerabat di areal ini. Nah, bagi kalian yang berasal dari luar kota, jangan sungkan untuk bawa oleh-oleh dari kota ini. Apalagi untuk membeli oleh – oleh khas Probolinggo. Biasanya kalau lagi musim – musimnya, di kota ini banyak sekali dijual berbagai macam mangga, mulai dari manalagi, arum manis, dan masih banyak lagi macamnya. Selain itu, Probolinggo juga terkenal sebagai penghasil anggur, baik anggur merah maupun anggur hijau. Anggur di kota ini tumbuh dengan baik, beberapa wilayah ada yang dijadikan sentra perkebunan anggur, bahkan di rumah warga pun bisa untuk membudi dayakan anggur. Selain dijual yang masih segar – segar, buah Mangga dan Anggur juga dijual dalam berbagai macam produk. Di samping itu, hasil olahan ikan juga dimanfaatkan warga sebagai kerupuk, kerupuk Tengiri namanya. Cocok untuk disantap bersama makanan kita. Dijamin, kesan kota ini melekat di benak kita.
  7. 1 point
    Siapa sangaka di tanah Kulon Progo yang sunyi justru menyimpan keindahan alam yang masih perawan. Tempat indah ini tersembunyi di balik jalan menanjak danberbatu pegunungan. Beberapa akses jalan yang belum memadai untuk kendaraan roda empat membuat tempat ini sedikit terisolasi dari peradaban luar. Kebanyakan tempat wisata di sana belum memiliki nama. Jangan heran bila satu tempat memiliki beberapa nama. Kendaraan terbaik untuk menelusuri Kulon Progo adalah Motor. Karena jalan yang belum mulus sempurna, pilihlah motor yang cukup tangguh untuk digunakan di jalan menanjak dan berbatu. Akses yang lain adalah menaiki sepeda. Udara pegunungan yang segar dan pemandangan yang masih hijau akan membuat perjalanan Anda menyenangkan. Beranilah untuk menjelajahi kampung. Benda yang paling Anda butuhkan adalah GPS. Rumitnya jalan pedesaan bisa membuat Anda tersesat. Berhati-hatilah dalam memilih jalan. Beberapa akses jalan menuju tempat wisata belum dibuka untuk umum. Penduduk hanya menebas pohon yang mengganggu untuk membuka jalan. Jangan heran bila Anda harus berkorban dengan jalan kaki. Dilaporkan banyak terdapat air terjun dan sungai yang jernih di Kulon Progo. Sebaiknya bawalah baju ganti. Air yang jernih dan dingin akan menggoda Anda untuk sekedar membasuh muka atau berendam menikmati indahnya alam. Setelah anda lelah menelusuri Kulon Progo, ada baiknya untuk singgah sebentar di kawasan wisata Waduk Sermo. Ada satu warung makan yang patut di coba. Menu Khasnya adalah teh panas gula batu. Rasanya sangat segar dan unik. Warung ini terletak di deretan warung di samping Waduk Sermo. Warung ini juga menjual mi ayam yang sangat lezat. Soal harga pastinya sangat terjangkau. Selamat menikmati penjelajahan perdana Anda untuk menemuhan surga tersembunyi di Kulon Progo.
  8. 1 point
    Kiral Moerad

    PESONA 4 GILI DI TIMUR LOMBOK

    Yang pernah liburan ke Lombok, pasti pernah mendengar Tiga Gili Yang terkenal di Lombok, Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Tapi 4 Gili Berikut Gili Maringkik, Gili Sunut, GIli petelu dan Gili dan Gili pasir, masih banyak yang belum mengetahui, padahal keindahan gili-gili tersebut tidak kalah dengan gili-gili lain di lombok. Untuk sampai ke Deretan Gili Eksotis ini, membutuhkan waktu perjalanan sekitar 2 jam dari Kota Mataram untuk sampai pelabuhan di Tanjung Luar. Pelabuhan tanjung Luar sebenarnya pelabuhan ikan yang digunakan oleh para nelayan di sekitar wilayah tersebut. Sekitar setahun ini, barulah banyak wisatawan yang datang ke wilayah ini. Dari pelabuhan inilah kita akan menyebrang ke Gili-gili tersebut. BERIKUT PESONA 4 GILI DI TIMUR LOMBOK 1. GILI PASIR GILI PASIR hanya terbentuk dari pasir putih yang muncul saat air laut surut. Saat air laut pasang maka gili pasir akan tenggelam. Di gili ini, anda akan menemukan banyak bintang laut. Akan tetapi, gili ini bukan spot untuk snorkeling karena di sekitar gili terdapat banyak bulu babi yang berbahaya jika terinjak atau terkena kullit. Di gili pasir juga sering datang kawanan burung laut. Hal tersebut bisa menjadi moment yang pas untuk berphoto. Tepat di samping gili pasir, terdapat gili kere atau gili kali bumbung. Gili ini juga tak berpenghuni. Lihat Photo-Photo Keindahan Gili Pasir di 4 Gili Eksotis Lombok 2. GILI MARINGKIK Gili ini merupakan satu-satunya gili yang berpenghuni di wilayah ini (Lombok Timur). Di gili maringkik juga terdapat pantai yang memiliki pasir pink, sehingga Masyarakat sekitar menyebutnya pantai pink 3. Ada pantai Pink lain di Lombok, bahkan ada 2 tempat lagi, LIHAT Pantai Pink Lombok dan Pantai Segui Lombok, pantai yang benar-benar memili eksotisme tinggi, orisinil dan belum terjamah. 3. GILI SUNUT Kini gili ini di tumbuhi padang ilalang dan pohon-pohon yang menghijau di musim penghujan dan meranggas eksotif dengan warna cokelat di musim kemarau. Di gili sunut juga terdapat pantai dengan pasir putih bersih.Lokasi yang sangat tepat untuk sun bathing. 4. GILI PETELU Gili Eksotis lombok yang terkahir adalah GILI PETELU, terletak di dekat gili sunut. Gili ini terdiri dari dua pulau kecil yang terhubung oleh pantai pasir putih yang tampak saat air surut. Gili petelu juga merupakan spot yang bagus untuk snorkeling. Air di sekitar gili petelu sangat bening dan bersih. catatan : Tulisan ini 4 Gili Eksotis Lombok di tulis di blog Wisata Lombok Sumbawa.
  9. 1 point
    Pulau Lombok adalah sebuah pulau kecil yang menjadi bagian dari Provinsi NTB. Dengan luas wilayah hanya 5.435km2, Pulau Lombok jauh lebih kecil dibandingkan dengan pulau bali di sebelah barat atau hanya sepertiga dari ukuran pulau Sumbawa di sisi sebelah timurnya. Walaupun tergolong pulau kecil, Lombok memiliki ratusan destinasi wisatayang terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil ditengah laut yang disebut Gili, puluhan air terjun yang spektakuler, pesisir-pesisir pantai berpasir putih yang identik dengan pasir merica-nya, juga sebuah Gunung yang bernama “Gunung Rinjani” yang merupakan gunung tertinggi nomor 2 di Indonesia (3726mdpl) yang masuk nominasi GUNUNG FAVORITE para pendaki karena terkenal keindahannya. Mengexplore seluruh destinasi wisata lombok tidak cukup hanya 1 minggu. Jika tanpa persiapan yang matang dan tujuan yang jelas, percayalah kamu hanya akan menghabiskan waktu untuk memikirkan destinasi. So, jika kamu ingin berlibur ke Lombok dengan waktu yang terbatas, ada baiknya mencatat point point penting dan beberapa rekomendasi destinasi harian berikut ini : 1. Hari Pertama - Explore Gili Trawangan dan Senggigi Ini merupakan Point Utama dari perjalanan liburan kamu di Lombok, mengunjungi Gili Trawangan hukumnya WAJIB, terutama buat kamu-kamu yang suka dengan keramaian dan suasana malam yang berbeda. Di hari pertama (kedatangan) ini sebaiknya pilihlah jadwal penerbangan sebelum jam 14.00 siang. Jadi dari Airport kamu bisa menggunakan jasa angkutan bus Damri dengan harga tiket Rp. 35.000 sampai Senggigi, kemudian dari Senggigi kamu bisa menyewa sepeda motor sebagai alternatif transport menuju Pelabuhan penyeberangan Bangsal. Selain menyewa sepeda motor, kamu bisa menggunakan taxy atau jasa Transport yang ada di sepanjang jalan raya Senggigi. Cukup membayar Rp. 150.000 sampai Rp. 200.000 dan kamu akan diantar sampai ke Pelabuhan penyeberangan Bangsal. Jika ingin puas sebaiknya kamu menyewa sepeda motor untuk ke Gili Trawangan agar bisa mampir hunting photo di sepanjang perjalanan dan sekitaran pantai Nipah atau Bukit Malimbu, dua spot wajib yang tidak boleh dilewatkan jika menuju Gili Trawangan. Setibanya di pelabuhan Bangsal, beli-lah tiket public boat seharga Rp. 17.000 per orang dengan tujuan Gili Trawangan. Kamu harus menunggu setidaknya 15 menit sampai quota tiket tujuan Gili Trawangan terpenuhi. Jika musim ramai, kamu tidak akan menunggu terlalu lama dibandingkan tujuan 2 Gili lainnya yakni Gili Meno dan Gili Air. Jika kamu tiba di Trawangan sebelum pukul 09.00 Wita, kamu bisa cobain serunya ikutPublic Glass Bottom boat dengan rentang harga Rp. 75.000/orang. Sayangnya kamu akan merasa sedikit aneh, karena bisa saja kamu adalah satu-satunya penumpang lokal disana. Selain pukul 09.00 Wita, Public Glass Bottom boat biasanya beroperasi juga pukul 14.00 Wita, bisa jadi alternative kedua jika kamu tidak bisa mengejar kelas yg pagi. Selain public glass bottom boat, jika budget kamu cukup pastinya bisa mencharter Glass Bottom Boat untuk keliling snorkeling di 3 spot terbaik masing-masing gili. Beberapa spot yang menarik untuk dicobain adalah spot kapal bounty yang dulu tenggelam, juga spot Blue Coral yang konon katanya hanya ada 2 di dunia, yakni di perairan Karibia dan di Lombok. Snorkeling di pinggiran juga bagus, tapi kurang menarik karena terumbu-terumbu karang-nya tidak terlalu banyak, hanya ada ikan-ikan lapar yang siap menghabiskan roti tawar yang kamu bawa saat snorkeling. Jika berencana menginap di Gili Trawangan, carilah penginapan-penginapan murah yang terletak agak ke dalam pulau dengan variasi mulai dari Rp. 200.000an sampai Rp. 500.000, tergantung selera dan budget masing masing. Sedangkan hotel-hotel pinggiran pantai rata-rata hotel kelas cottage sampai hotel kelas bintang 4 denga variasi harga mulai Rp. 500.000 keatas. Beberapa aktifitas lain yang bisa kamu lakukan di Gili Trawangan adalah banana boat, sea walking (marine walk), sea kayaking, diving, berburu sunset, berenang, atau sekedar berkeliling pulau menggunakan cidomo atau sepeda, satu-satunya transportasi yang diijinkan di pulau cantik ini. Malamnya, kamu bisa mencari makan di pasar malam, nongkrong di cafe live musik atau ikutan party di beberapa cafe yang sudah terjadwal. Untuk kepulangan dari Gili Trawangan, sebaiknya dibawah pukul 15.00 sore, selain karena ombaknya yang semakin gede, juga saat pulangnya bisa mengeksplore destinasi lain yaitu Hutan Lindung Pusuk, tempat biasa kami bercengkrama dan memberi makan monyet monyet liar yang sudah menunggu di sepanjang jalanan Pusuk. Tetapi jangan khawatir barang barang berharga kamu dicuri oleh monyet-monyetnya, karena monyet-monyet di Pusuk lebih bersahabat dan tidak suka iseng. Cukup memberi mereka makan tanpa disentuh atau di pegang.. Oya, Hampir lupa. Jika menggunakan sepeda motor dan berencana untuk menginap di Gili Trawangan, carilah tempat penitipan sepeda motor terdekat dengan pelabuhan. Jasa penitipan motor berkisar antara Rp. 30.000, jika langsung balik dihari yang sama maka bayarannya tidak lebih dari Rp. 15.000. Okay bray lanjut ya!!. Kita asumsikan kamu menginap di Gili Trawangan malam pertama. Jadi hari kedua ini sepulangnya kamu dari Gili Trawangan, teruslah mengeksplore Lombok di sisi utara-nya. Disana ada 2 air terjun yang paling populer yakni Air Terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep. Sepulang dari Gili Trawangan, dari Pelabuhan Bangsal teruslah ke kiri menuju jalur Tanjung / Bayan Lombok Utara. Jangan ngebut-ngebut bawa motor jika sudah sampai di Desa Bayan, liatlah marka dan petunjuk arah menuju Senaru. 2. Hari Kedua - Sehari Mengeksplore Waterfall & Senaru Village Di Senaru, kamu bisa memarkir kendaraan langsung di dekat pintu masuk air terjun atau bisa memarkir kendaraan di area parkir restoran dan rumah makan di sekitar sana. Sebagai traveller yang baik, jangan lupa bayar tiket masuk ya bray, hanya Rp. 5000 per orang. Jangan lupa persiapkan fisik juga ya, karena perjalanan menuju kedua air terjun yang menawan ini sedikit "adventure". Melewati ratusan anak tangga turun naik, hutan belantara juga anak sungai yang airnya sedingin air kulkas. Dari pintu masuk menuju air terjun pertama (Sendang Gile) membutuhkan waktu sekitar 20 menit, dari air terjun pertama menuju air terjun kedua (Tiu Kelep) kamu harus berjalan kaki lagi melewati hutan lindung dan juga anak sungai selama kurang lebih 30 menit perjalanan. Jika khawatir dan demi keamanan perjalanan, sebaiknya di pintu masuk kamu pakai Jasa local guide yang siap mengantar kamu menuju kedua air terjun ini. Untuk local guide, kamu harus bayar Rp. 100.000/rombongan dengan maksimal peserta 5 atau orang. Lebih dari itu, maka silahkan tambah bayaran local guide sesuai keikhlasan. Mereka juga akan membantu kamu membawa barang bawaan sampai kembali lagi ke tempat parkir / tempat semula. Jangan lupa bawa pakaian ganti ya, selain melewati sungai dan harus berbasah basahan sampai lutut, kami yakin kamu akan tergoda untuk mencoba berendam di kesegaran kolam alami yang ada di bawah pusaran air terjun Tiu Kelep. Konon menurut mitos orang tua, mandi di kolam air Terjun Tiu Kelep ini membuat kita terlihat 1 tahun lebih muda dari usia sebenarnya. So, jika ingin semakin kelihatan awet muda, bersering seringlah datang dan mandi ke tempat ini bray.. Next, sepulang dari kedua air terjun tersebut, jangan lupa isi perut dulu di warung warung kakilima atau restoran cepat saji yang ada di sekitaran Senaru biar sehat dan tak terhambat melanjutkan perjalanan. Dari Senaru, turun gunung lalu belok kanan di pertigaan jalan utama menuju ke kampung tradisional bayan dan juga Masjid Kuno Bayan yang didirikan sekitar 300 tahun yang lalu. Sekalipun bentuknya sederhana, namun Masjid Kuno Bayan memiliki keistimewaan tersendiri karena menjadi salah satu situs bersejarah yang ada di Indonesia. Kecamatan Bayan yang terletak di Kabupaten Lombok Utara ini dulunya merupakan salah satu pintu / gerbang masuknya ajaran islam di Lombok dan Masjid Kuno ini dipercaya sebagai masjid pertama yang ada di Pulau Lombok. Sebagai catatan, di Masjid Kuno Bayan ada pemandu lokal / local guide yang akan menjelaskan secara rinci sejarah islam dan juga sejarah wali wali yang mendirikan Masjid Kuno Bayan di jaman dahulu. Setelahnya kamu akan dimintai donasi seikhlasnya untuk perawatan masjid dan juga lingkungan disana. Next, setelah dari Masjid Kuno Bayan, teruslah menuju arah timur. Sekitar 100 meter dari Masjid kamu akan bertemu pertigaan di dekat Kantor Desa. Teruslah menuju selatan ke arahDusun Teres Genit, jangan mengambil jalur kiri. Sekitar 2 sampai 3km dari pertigaan tersebut kamu akan melihat pemandangan sawah yang spektakuler, rice terrace field dengan panorama hijau hijau dilengkapi dengan aktifitas para petani yang layak untuk di abadikan. Setelah puas hunting foto, saatnya kembali ke Mataram atau Senggigi. Carilah hotel kelas melati di sekitaran Sentral pariwisata Senggigi atau di area Cakranegara dan Kota Mataram. Di Senggigi beberapa diantaranya adalah Pondok Siti Hawa, Pondok Shinta, Elen Hotel, dan lainnya dengan budget rata-rata Rp. 250.000/malam. 3. Hari Ketiga - Sehari Mengeksplore Pantai Sekotong dan Gili Nanggu Perjalanan di hari ketiga ini kamu bisa bisa isi dengan mengeksplore Pantai Sekotong dan Gili Nanggu yang berada di sisi sebelah barat laut. Dari Sentral Pariwisata Senggigi butuh waktu sekitar 1.5 s/d 2 jam perjalanan untuk sampai di pelabuhan Tawun atau Batu Kijuk. Sesampainya disana banyak penyedia jasa penyeberangan boat yang akan berebutan menawarkan jasa penyeberangan menuju Gili Nanggu. Bedanya, disini boat nya kamu harus charter dengan kisaran harga Rp. 200.000 sd Rp. 300.000 tergantung rute, apakah ke Gili Nanggu saja atau keliling 3 pulau cantik lainnya. Jika pinter tawar menawar, di Batu Kijukkamu bisa dapatkan harga murah sebesar Rp. 200.000 untuk berkeliling 3 pulau. Jangan lupa bawa pakaian ganti dan jangan sampai tidak snorkeling di Gili Nanggu juga gili Kedis. Kamu akan melihat kecantikan bawah laut yang spektakuler ditempat ini. Ada spot ikan seribu, ada spot pink coral di Gili Kedis, juga spot cantik lainnya di sekeliling pulau. Pulangnya dari Gili Nanggu, mampir lah sejenak ke spot Sundancer Hill jika sempat, dari ketinggian perbukitan Sundancer hill ini kamu akan melihat panorama cantik pantai Sekotong dengan gugusan gili gili kecilnya yang terlihat menawan. Sebaiknya jangan pulang diatas jam 5 sore dari Sekotong, selain untuk kenyamanan, sambil pulang ke Mataram juga kamu bisa hunting sunset di daerah Pelabuhan Lembar dengan latar kapal kapal Ferry yang berlabuh di pelabuhan Lembar. Untuk melihat panorama pelabuhan Lembar, kamu harus melewati jalan bawah dan bukan jalan tanjakan Grepek. 4. Hari keempat - Sehari Mengeksplore Pantai Kuta, Tanjung Aan dan Suku Sasak Sebaiknya untuk hari terakhir ini, kamu memang harus menggunakan jasa Private Transport dengan kisaran budget Rp. 400.000 sd Rp. 500.000, karena sepeda motor yang kamu sewa di hari pertama sampai hari ketiga harus kamu kembalikan. Hari Terakhir, sebagai perjalanan penutup masa liburan kamu di Lombok lebih direkomendasikan untuk hunting bagian Lombok Tengah. Selain karena lebih dekat dari Airport, juga tidak terlalu membutuhkan waktu yang terkesan mendesak. Rutenya adalah start dari Senggigi atau Mataram lalu menuju ke kampung Banyumulek untuk melihat proses pembuatan gerabah dan tembikar tanah liat yang populer sampai mancanegara. Selain melihat proses pembuatan gerabah, kamu juga bisa mencoba belajar membuat gerabah sederhana yang langsung bisa dibawa pulang. Dari Banyumulek teruslah masuk ke jalur bypass Bandara Lombok. Sekitar 15 menit dari Tugu Giri Menang Square (berbentuk masjid berkubah emas di bundaran bypass), lihatlah marka dan petunjuk arah / petunjuk jalan di sebelah kiri bertuliskan Kampung Sukarara. Di kampung ini kamu bisa melihat proses pembuatan tenun ikat dan Songket Lombok yang terkenal dan kini di konsep lebih modern oleh designer kondang Dian Pelangi. Selain melihat proses pembuatan tenun songket, kamu bisa belajar gratis dan juga berfoto gratis menggunakan baju adat khas Lombok. Setelah itu, keluar lagi menuju jalan bypass dan teruslah ke timur melewati Airport Lombok. Di pertigaan pertama setelah melewati Airport, belok kanan menuju jalur Pantai Kuta. Jangan lupa lihat lihat marka dan rambu rambu jalan biar tidak tersesat. Teruslah ke sisi timur pantai Kuta, beberapa spot yang bisa kamu datangi disana adalah : Pantai Tanjung Aan yang masuk sebagai 10 Pantai Tercantik di Dunia 2015 versi Tripadvisor, Pantai Seger dengan monumen Putri Mandalika-nya, juga Pantai Kuta dengan pasir putih nya yang khas, pasir Merica. Di Pantai Kuta, kamu tidak akan terlalu kesulitan mencari warung makan atau restoran. Setelah puas explore di sisi timur, jika masih banyak waktu luang kamu juga bisa terus ke sisi sebelah barat pantai Kuta sampai tembus ke Pantai Mawun yang juga terkenal kealamiannya. Jangan terlalu sore di tempat ini, karena agak sepi dan juga lampu lampu penerang jalan tidak ada, sehingga di khawatirkan akan membahayakan jika dilewati di malam hari. Catatan Tambahan : Waktu Tempuh dari Airport ke Senggigi sekitar 1.5 Jam Waktu Tempuh dari Senggigi ke Pelabuhan Bangsal sekitar 30 Menit Waktu Tempuh dari Pelabuhan Bangsal ke Senaru / Air Terjun sekitar 1.5 Jam Waktu Tempuh dari Bangsal ke Mataram melalui Hutan Lindung Pusuk : 45 menit Tiket Bus Damri dari Airport ke Senggigi / Mataram Rp. 35.000 Tiket public boat ke Gili Trawangan Rp. 17.000 Tiket charter boat ke Gili Nanggu Rp. 300.000 Sewa motor di Senggigi perhari Rp. 50.000 wajib tahan KTP Waktu Tempuh dari Senggigi ke Pelabuhan Tawun (ke Gili Nanggu) sekitar 1.5 jam Waktu Tempuh dari Pelabuhan Tawun ke Gili Nanggu sekitar 30 menit Waktu Tempuh dari Pantai Kuta ke Airport sekitar 30 menit Waktu Tempuh dari Pantai Tanjung Aan ke Airport sekitar 45 menit *** Note : Artikel ini ditulis pertama kali di Hipwee.com dan juga blog wisata lombok. Disadur ulang oleh penulis yang sama dengan sedikit modifikasi
  10. 1 point
    Adakah yang berencana nge-Bangkok pas Songkran Festival tahun ini? Saya rencana ke Bangkok tanggal 14-17 April. Sendirian nih, kali ada yang mau nemenin :') Kontak bisa ke line: ihsani.sasha
  11. 1 point
    KAI BERIKAN DUA PROMO DI BULAN FEBRUARI Tanggal Publikasi : 22.01.2016 00:00:00 Sebagai salah satu bentuk penghargaan dan pelayanan terhadap pengguna jasa setia KA, PT KAI menghadirkan program promo tiket murahnya secara rutin. Kali ini, untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2567 yang jatuh pada 8 Februari 2016, PT KAI kembali menghadirkan promo Gong Xi Fa Chai untuk beberapa KA di Jawa dan Sumatera. Program promo tiket Gong Xi Fa Chai ini berlaku untuk pemesanan dan keberangkatan tanggal 8-29 Februari 2016 di 29 KA komersil (non PSO) dengan beragam rute di Jawa dan Sumatera, dengan alokasi tempat duduk ber-subclass x, y, dan z. Dalam program promo ini, pengguna jasa KA dapat menikmati tarif spesial dengan potongan 20% dari tarif batas bawah. Masyarakat yang ingin mendapatkan tiket promo Gong Xi Fa Chai dapat melakukan pemesanan tiket di loket penjualan di stasiun online, Contact Center 121, channeleksternal penjualan tiket PT KAI, aplikasi KAI Access, dan internet reservation. Bukti struk pembelian yang mencantumkan kode booking dapat langsung dicetak melalui mesin ‘Cetak Tiket Mandiri’ yang tersedia di stasiun. Selain itu, untuk menyukseskan program Solo Great Sale, PT KAI bekerja sama dengan Pemerintah Kota Solo memberikan diskon sebesar 10% kepada masyarakat yang membeli tiket KA tujuan Stasiun Solobalapan, Solojebres dan Purwosari, dengan KA-KA berikut : Jaka Tingkir Krakatau Majapahit Argo Dwipangga Argo Lawu Argo Wilis Bima Gajayana Joglokerto Lodaya Malam Lodaya Pagi Malabar Malioboro Ekspres Mutiara Selatan Sancaka Pagi Sancaka Sore Senja Utama Solo Turangga Diskon ini hanya berlaku pada keberangkatan hari Selasa, Rabu dan Kamis pada periode pelaksanaan event Solo Great Sale tanggal 1-29 Februari 2016, untuk pembelian/pemesanan mulai tanggal 19 Januari 2016 di loket stasiun-stasiun online. Untuk setiap tiket promo berlaku untuk 1 (satu) kali perjalanan dan tidak dapat dibatalkan/refund, serta tidak dapat digabung dengan program promo/reduksi lainnya. Dengan dihadirkannya program-program promo seperti ini, diharapkan akan dapat menarik minat masyarakat dan wisatawan untuk menggunakan moda transportasi kereta api sehingga dapat mengurangi kemacetan dan polusi di jalan raya karena “Lebih Aman dan Nyaman Naik Kereta Api”. (PR KAI) Berikut adalah Daftar Tarif Promo dan relasi kereta 1.Argo Bromo Anggrek (Surabaya Pasar Turi-Gambir PP) Exe. 240.000 2 Argo Wilis (Surabaya Gubeng- Bandung) Exe. 184.000 3. Argo Lawu (Solo Balapan- Gambir PP) Exe. 200.000 4 . Argo Dwipangga (Solo Balapan- gambir PP) Exe. 200.000 5 Argo Sindoro (Semarang Tawang-Gambir PP) Exe. 160.000 6.Argo Muria (Semarang Tawang- Gambir PP) 160.000 7. Argo Jati (Cirebon-Gambir PP) Exe. 80.000 8. Gajayana (Malang - Gambir PP) Exe.264.000 9. Bima (Malang-Gambir PP) Exe.264.000 10. Sembrani (Surabaya Pasar Turi-Gambir PP) Exe.240.000 11.Turangga (Surabaya Gubeng-Bandung PP) Exe.184.000 12. Bangunkarta (Gambir-Surabaya Gubeng PP) Exe. 192.000 13. Taksaka (Yogyakarta-Gambir PP) Exe 184.000 14. Argo Parahyangan (Gambir-Bandung PP) Exe.48.000 Bis. 36.000 15. Cirebon Ekspres (Tegal-Gambir PP) Exe.88.000 Bis.72.000 16. Ciremai Ekspres (Bandung-CirebonPP) Exe 72.000 Bis 64.000 17. Mutiara Timur (Surabaya Gubeng-Banyuwangi PP) Exe 80.000 Bis 64.000 18. Kereta Gumarang (Surabaya Pasar Turi-Jakarta Kota Pp) Exe 192.000 Bis 176.000 19.Kereta Malabar (Malang-Bandung PP) Exe 176.000 Bis 144.000 Eko 104.000 20. Kereta Jayabaya (Surabaya PasarTuri – Pasar Senen) PP Eko 152.000 21. Kereta Malioboro Ekspres (Malang-Yogyakarta PP)Exe 84.000 Eko 64.000 22. Kereta Harina (Surabaya Pasar Turi -Bandung PP) Exe 160.000 Bis 135.000 Eko 88.000 23. Kereta Sancaka (Surabaya-Yogyakarta PP) Exe 80.000 Bis 64.000 24. Kereta Mutiara Selatan (Surabaya- Bandung PP) Bis 160.000 25. Kereta Sriwijaya II (Tanjung Karang-Kertapati PP) Exe 88.000 Bis 72.000 26. Kereta Sriwijaya II (Tanjung Karang-Kertapati PP) Exe 88.000 Bis 72.000 27. Kereta Sindang Marga I (LubukLinggau – Kertapati PP) Exe 68.000 Bis 56.000 28. Kereta Sindang Marga (LubukLinggau – Kertapati PP) Exe 68.000 Bis 56.000 29.Kereta Sribilah (Rantau Prapat – Medan PP) Exe 72.000 Bis 64.000 Pemesanan dan keberangkatan mulai tanggal 8-29 Februari 2016. SUMBER
  12. 1 point
    Tamth Blues

    Hi there, I'm new

    Hi there.. Let me introduce myself, my name is Tamara, you can call me Thams. I'm Indonesian, I lived in Jakarta. Nice to join here at jalan2.com
  13. 1 point
    ok sip mas ditunggu sharing nya
  14. 1 point
    oh ya itu rutenya udah pas sama dengan kita kemarin cuma kurang Batusangkar aja
  15. 1 point
    Emanx kalo d anyer agak susah nyari homestay, karena sudah dikuasai oleh hotel2. Jadi saran saya kalo mau ke anyer harus sewa hotel atau villa.
  16. 1 point
    4. musim semi: september - oktober kalo di jepang ada musim sakura yang bikin pemandangan serba pink, di australia ada musim jacaranda yang serba ungu.
  17. 1 point
  18. 1 point
    Selvia Dewartsi

    jogya yang bikin kangen

    aaaaaaak KOTAKU EMANG JUWARAK!
  19. 1 point
    mantap min lanjutkan inovasi terbaru nya :D
  20. 1 point
    Daerah Malang, Jawa Timur, dan sekitarnya memang banyak menawarkan aneka wisata alam yang sejuk, segar dan penuh pesona panorama alam yang menawan, baik yang sudah terkenal maupun yang belum menampakkan gaungnya. Meski demikian, wisata yang kurang memiliki nama tetap mendapatkan keseriusan penanganan dari pemerintah daerah setempat. Sehingga, tetap tak kalah menarik bahkan lebih sejuk, asri dan alami dibandingkan dengan objek wisata lainnya. Salah satu objek wisata yang menarik kita kunjungi adalah Danau Selorejo, yang terletak di sebelah barat wilayah kota Malang. Persisnya, jarak tempuh dari pusat kota Malang sekitar 43 kilometer. Untuk mencapai lokasi ini, kita akan dihadapkan dengan medan jalan yang naik turun berlika liku, baik melalui Batu Malang, Pare Kediri, Jombang maupun yang dari arah Wlingi Blitar. Danau Selorejo sebenarnya adalah cekungan biasa yang berisi air di antara Gunung Anjosmoro, Gunung Kelud serta Gunung Kawi. Namun, karena juga ada aliran deras dari sungai Brantas, maka dibuatlah bendungan yang dipadu dengan fungsi wisata alam. Sampai saat ini, pemerintah daerah mempercayakan pengelolaan taman wisata danau Selorejo ini kepada Perusahaan umum Jasa Tirta I. Pada umumnya, fungsi awal danau ini hampir sama dengan fungsi danau – danu lain yang ada di Jawa Timur. Danau Selorejo juga awalnya berfungsi untuk mengendalikan banjir, pengairan sawah dan sarana budi daya ikan air tawar. Namun, suasana serta panorama danau ini yang menawan, serta menyajikan panorama sun rise yang menarik di antara gunung – gunung di Jawa Timur, menjadikan danau Selorejo ini menjadi objek wisata pilihan wisatawan yang sedang berkunjung ke Malang. Suhu yang sejuk di sekitar danau Selorejo sekitar 22 derajat celcius membuat pengunjung yang datang kesana betah berlama – lama. Bagi kita yang memiliki hobi memancing ikan, danau Selorejo ini bisa jadi wahana yang pas untuk memancing ikan sepuas-puasnya. Kita pun tak perlu kerepotan membawa alat pancing, karena di sekitar Selorejo banyak penjual yang menjajakan alat pancing sederhana seharga sepuluh ribu lengkap termasuk cacing yang digunakan sebagai umpan. Kalau ingin memancing ke tengah – tengah danau, di kawasan ini juga banyak disewakan perahu dayung mapun motor. Dengan harga sewa mulai 50 ribu hingga 200 ribu rupiah, kita bisa memancing sepuasnya sembari menyusuri aliran danau Selorejo. Harga tersebut tergantung berapa lama kita menyewa perahu tersebut. Ingin berjalan kaki menyusuri tepian danau? Mudah, kita bisa menyusuri alur jogging track di sepanjang sisi danau. Jogging ini bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan, apalagi dibarengi oleh keluarga atau sahabat. Bagi kita ang ingin menikmati langsung jambu biji, bahkan memetiknya secara langsung, kita bisa menyewa kapal untuk menuju ke pulau Jambu. Nah, di daratan ini nih, kita bisa memetik jambu sesuka hati dengan membayar sekali saja tarif petik jambu. Di tempat wisata ini juga tersedia berbagai fasilitas penunjang rekreasi lainnya, seperti kolam renang, tiga lapangan tennis, lapangan sepak bola, padang golf Sembilan hole. Bahkan bagi kita yang suka olahraga gunung, jangan kemana – mana, karena di sekitar danau ini juga disediakan arena sepada gunung yang cukup menantang. Nah kalau kita kemalaman dan ingin menginap atau bermalam, tersedia cottage yang terletak di pinggir bendungan. Cottage ini memiliki daya tarik tersendiri. Dari pelataran cottage, kita bisa menyaksikan indahnya panorama waduk alami itu sembari diiringi kicauan burung yang bernyanyi di pagi hari. Kalau tertarik camping, boleh kok mendirikan tenda di pinggiran danau ini. Semua fasilitas ini diberikan pengelola untuk membuat nyaman dan betah pengunjung danau Selorejo ini.
  21. 1 point
    Kabupaten Pasuruan selain identik dengan kota santri di Provinsi Jawa Timur, ternyata juga memiliki wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Seakan tak mau kalah dengan daerah lain di Jawa Timur, di Kabupaten Pasuruan juga terdapat wisata danau yang menarik yang dikenal masyarakat dengan sebutan Ranu Grati. Danau ranu Grati ini merupakan salah satu objek wisata alam yang terdapat di kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan. Letaknya persis di antara tiga desa, yakni desa Sumberdawesari, desa Ranuklindungan, dan desa Gratitunon. Lokasi Ranu Grati ini berada di sebelah selatan wilayah kabupaten pasuruan, tidak jauh dari jalan utama pantai utara (pantura) ruas jalan Pasuruan – Probolinggo. Objek wisata alam ini memiliki luas sekitar seratus tujuh hektar, dengan memiliki latar pemandangan pegunungan tengger yang menghias cantik di kawasan danau ini. Untuk mencapai kawasan ini, dapat ditempuh dengan waktu tempuh sekitar 30 menit dari kota Pasuruan, dari kota Probolinggo perjalanan mencapai 90 menit waktu tempuh. Ranu Grati sejak jaman kerajaan Hindu berkuasa di wilayah ini hingga saat ini, dimanfaatkan penduduknya sebagai lahan mata pencaharian budidaya ikan air tawar. Di sebelah barat danau ranu grati ini banyak terdapat keramba untuk menangkap ikan. Berbagai macam ikan dibudidayakan di ranu ini, seperti gurami, nila merah, mujair, wader dan ikan lempuk. Pengunjung pun bisa membeli langsung kepada nelayan yang kebetulan melintas atau setelah menangkap ikan. Pengunjung yang hobi mancing pun bisa langsung pasang umpan di wilayah yang aman dan diperbolehkan untuk memancing ikan. Untuk memancing di perairan bebas ranu, pengunjung hanya membayar tiket masuk sebesar seribu rupiah saja. Nah, apabila kita pingin dengan mudah dapat ikan, bisa kok memancing di kolam budi daya ikan. Tentu dengan tarif lebih mahal, yakni sebesar 18 ribu rupiah. Kalau pengunjung tak ingin kerepotan memancing, kita tetap bisa menikmati ikan dari ranu Grati ini dengan menikmati sajian di rumah makan apung. Menu berbagai aneka ikan segar bisa dipilih langsung, seperti mujair, patin, nila maupun lele. Sajian ikan yang khas ranu Grati adalah ikan lempuk, yakni ikan teri tawar yang hanya ada di ranu Grati. Ikan lempuk ini disajikan dalam berbagai macam menu. Bisa dihidangkan dengan olahan pepes, bumbu rujak maupun dengan rempeyek. Pemerintah kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pariwisata telah berupaya mengembangkan Ranu Grati sebagai wahana wisata air yang nyaman dan menyenangkan. Fasilitas tambahan seperti tempat parkir dan sarana bermain anak. Selain itu, pemkab Pasuruan juga menyelenggarakan even perahu naga se Jawa Bali, dan berbagai kegiatan tradisional seperti larung saji. Ada cerita menarik yang berkembang di masyarakat sekitar mengenai ranu Grati ini. Dahulu kala di jaman penjajahan Belanda, ada tentara Belanda dengan pasukannya mengendarai peralatan perang tank amphibi untuk melintasi danau ini. Padahal, oleh penunggu ranu Grati ini sudah diperingatkan untuk tidak melintasi ranu menggunakan tank karena akan merusak keindahan ranu ini. Selain itu, dipercaya oleh penduduk sekitar kalau di dasar danau itu ada sebuah lubang besar yang berbentuk kerucut terbalik, seperti jam pasir. Dasar penjajah yang punya watak keras kepala. Tentara Belanda tidak menghiraukan peringatan tersebut, sehingga sampai saat ini, bala tentara Belanda beserta tank amphibi nya lenyap tanpa ada yang tahu dimana sekarang jejaknya. Percaya atau tidak, namun keindahan ranu Grati memang tidak ada duanya, baik pesona alam dengan latar pegunungan tengger maupun kenikmatan kuliner ikan tawar segar.
  22. 1 point
    Ranu Segaran Probolinggo Apabila kita sedang berwisata mengunjungi objek – objek wisata menarik di provinsi Jawa Timur, atau setelah mengunjungi objek wisata gunung Bromo yang terkenal di seluruh pelosok dunia itu, maka jangan sungkan untuk mampir ke Probolinggo. Karena di wilayah ini, banyak sekali terdapat objek wisata yang tak kalah menarik dengan objek wisata di daerah lain, salah satunya adalah danau Ranu Segaran. Ranu segaran terletak di desa Segaran, kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo. Apabila kita tempuh dari kota Probolinggo, jarak tempuhnya mencapai kurang lebih 60 km. Terletak di ketinggian 600 meter di atas permukaan air laut. Nama ranu diambil dari letaknya berada di Desa Segaran, meskipun penduduk juga menyebutnya ranu segaran karena memang kawasannya yang segar untuk dinikmati. Untuk mencapai wilayah ini, kita bisa menempuh dengan kendaraan pribadi seperti sepeda motor atau mobil. Kita juga bisa juga ke ranu segaran dengan menggunakan angkutan umum. Angkutan umum yang tersedia berupa bison yang dapat ditemukan di terminal Bayuangga Probolinggo. Setelah itu, kita nanti turun di pertigaan sebelum Koramil Tiris. Ini merupakan pintu masuk ranu segaran. Kita harus berjalan kaki sejenak hingga sampai di tepian danau ini. Ranu segaran terbentuk sebagai akibat dari aktivitas vulkanik gunung di kawasan Semeru – Bromo – Tengger. Konon dahulu, ranu segaran ini merupakan kawah. Karena sudah tidak aktif lagi, dan lama – lama tergenang air, akhirnya berubah menjadi danau. Ranu segaran ini merupakan danau alam yang benar – benar segar, jauh dari hiruk pikuk kota dan modernisasi pariwisata yang terkadang malah membuat kondisi lokasi wisata makin rusak. Air danaunya masih tampak jernih, lingkungannya masih alami dan udara yang kita hirup terasa amat segar. Tentu saja, ini bakal memberikan kita yang berkunjung disana kenyamanan dan ketenangan batin. Letak yang cukup tinggi dari permukaan air laut turut membuat dingin udara kawasan ranu segaran ini. Di sekitar ranu segaran, kita bisa menjumpai warung yang menjual berbagai makanan untuk wisatawan yang berkunjung. Makanan yang dijual mulai dari pisang goreng dan berbagai macam gorengan, nasi pecel, ikan bakar, dan berbagai menu lainnya. Juga dijual berbagai minuman hangat seperti kopi, susu, jahe atau sekadar menyeruput teh pun bisa dinikmati disini sembari menyaksikan panorama alam yang mengesankan. Areal danau tak hanya pesonanya yang bisa dinikmati pengunjung, tapi bagi kalian yang hobi memancing, ranu segaran tempat yang cocok untuk kalian bercengkrama memancing. Sembari menunggu ikan yang terperangkap umpan, kita tentu bisa sekalian menikmati udara segar dan keindahan danau ini. Masih belum puas? Kita bisa mengelilingi danau ini menggunakan sepeda air. Sepeda air ini merupakan fasilitas sewa yang disediakan pengelola ranu segaran. Tarifnya 10.000 untuk sekali jalan per setengah jam. Beberapa perahu nelayan ikan selain berfungsi sebagai kendaraan untuk menangkap ikan di danau, terkadang nelayan juga menyewakan perahunya. Perahu kecil ini biasa disebut kano. Tentu saja makin lengkap liburan bersama keluarga, kerabat atau sanak famili sembari menikmati luasnya ranu segaran ini. Di sekitar wilayah danau segaran ini, sekitar 100 meter dari lokasi Ranu Segaran, ada air panas alami. Penduduk sekitar biasa menyebutnya dengan sumber mata air panas Tiris, karena terletak di daerah Tiris. Tak hanya mendapatkan hangatnya mata air ini, lokasi yang dikelilingi oleh pemandangan alam dan udara segar juga menjadi suguhan yang menyenangkan.
  23. 1 point
    Ranu Pakis, Lumajang Provinsi Jawa Timur tak habis – habisnya menawarkan pesona wisata alam yang menarik, terlebih lagi wisata gunung, pegunungan serta danau yang terbentuk karena aktivitas vulkanik gunung. Termasuk Ranu Pakis yang terbentuk dari letusan dahsyat gunung Lamongan ratusan tahun lalu. Ranu Pakis merupakan salah satu danau yang banyak diminati wisatawan untuk melancong di antara puluhan danau yang ada di Jawa Timur. Di Lumajang, ranu pakis merupakan salah satu danau dari tiga danau yang ada di sekitar lereng gunung Lamongan ini. Dua danau lainnya yakni ranu Klakah dan Ranu Bedali. Ranu pakis terletak di sebelah utara kabupaten Lumajang, tepatnya berjarak 20 km dari pusat aktivitas kabupaten Lumajang, di desa Tegalrandu kecamatan Klakah. Konon kata penduduk sekitar, dalam bahasa Belanda, Ranu Pakis terkenal dengan nama Aan Het Meer Van Klabak. Untuk bisa sampai ke kawasan Ranu Pakis ini terbilang cukup mudah. Kita bisa menggunakan kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil. Ataupun kita juga bisa naik angkutan umum yang ada. Bahkan bagi kalian yang ingin menikmati keasrian wilayah ini, angkutan tradisional seperti dokar perlu dijajal supaya kita bisa dengan santai dan tenang menikmati udara segar di kawasan ini. Karakteristik obyek wisata ranu pakis ini terbilang sangat menarik. Selain karena udara sejuk dan pesona gunung Lamongan yang bisa kita nikmati di kawasan ini, ranu pakis masih terbilang asri, natural apa adanya namun terawat. Ranu pakis sendiri terletak di ketinggian 600 meter di atas permukaan air laut, dengan luas danau sebesar 50 hektar dan memiliki kedalaman sekitar 60 meter. Meski terbilang berada di ketinggian, namun untuk menjangkau tempat ini tidak sesulit ketika kita berkunjung ke ranu bedali. Ranu pakis ini masih landai, dan banyak masyarakat sekitar yang juga memanfaatkan kawasan ini untuk kebutuhan hidup mereka. Selain rekreasi dan menikmati udara segar Ranu pakis, kita juga bisa menikmati ikan segar yang dijual di warung – warung sederhana di sekitaran lokasi objek wisata ini. Ikan segar yang tersedia bisa langsung disantap dengan bumbu lalapan dan sambal yang menantang, atau dibakar dengan aroma khas yang gurih dan renyah. Cocok bagi kita yang datang dari jauh untuk sekadar mengisi perut. Selain di hidangkan secara langsung, ikan – ikan ini bisa dibungkus kok, bisa dijadikan oleh – oleh maupun bisa juga dijadikan bekal untuk melanjutkan perjalanan.. Ikan yang dibudidayakan masyarakat dan yang dijual ini bermacam – macam jenisnya. Ada ikan mujaher, ikan nila dan ikan – ikan tawar lainnya. Ikan ini dibudidayakan oleh masyarakat sekitar dengan sistem keramba di pinggir – pinggir danau. Sebenarnya agak kurang menarik adanya jejeran keramba ikan ini. Namun, dengan adanya keramba, itu berarti kita bakal bisa terus menikmati ikan segar yang dihasilkan dari pembudidayaan di danau ranu pakis ini. Apabila kita menikmati pemandangan ranu pakis dari atas bukit, kita bakal bisa melihat danau ini secara keseluruhan. Untuk menuju puncak bukit, kita nggak perlu repot – repot mendaki. Menuju ke atas, sudah diberi fasilitas jalan beraspal yang siap menuntun kita menuju atas bukit. Area di atas bukit ini masih sangat asri dan segar. Nampak danau dengan jernihnya air dan hijaunya kawasan ini seakan memanjakan jiwa dan raga kita sejenak. Nah bagi anda yang suka fotografi atau memfoto diri sendiri (narsis, hehe), jangan pernah lupa membawa kamera. Karena titik inilah tempat terbaik dan memiliki banyak spot foto yang menggambarkan pesona indahnya Ranu Pakis ini.
  24. 1 point
    Ranu Bedali Lumajang Dibandingkan dengan daerah lain, ternyata Jawa Timur memiliki karakteristik yang unik wisata alam di provinsi. Salah satunya adalah banyak dijumpai danau vulkanik maupun danau buatan dengan pesona alam yang begitu indah. Mengapa demikian? Banyaknya danau yang ada di Jawa Timur dikarenakan proses vulkanis gunung berapi yang meletus yang menyebabkan cekungan – cekungan yang berisi air yang kini disebut danau. Di Jawa Timur sendiri, danau sering mendapat sebutan ranu. Salah satu ranu yang memiliki keindahan panorama yang menawan adalah Ranu Bedali, yang terletak di daerah cekungan di kecamatan Ranuyoso kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Ranu ini terletak di ketinggian 700 meter dari permukaan air laut dengan luas danau 25 hektar dan kedalaman danau mencapai 28 meter. Kawasan ini dikelola langsung oleh lembagaDestination Management Organization. Lembaga ini bertanggung jawab kepada pemerintah dalam hal ini pemerintah daerah kabupaten Lumajang dibawah pengawasan langsung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ranu bedali merupakan salah satu pesona danau dari tiga danau yang berada di lereng gunung Lamongan. Dua danau lainnya yakni Ranu Pakis dan Ranu Klakah. Ketiganya sering disebut sebagai segitiga ranu. Pemkab Lumajang menyebut juga wilayah ini sebagai segitiga emas, karena memiliki potensi tinggi di sektor ekonomi wisata. Letak danau yang cukup tinggi dari permukaan air laut sehingga memiliki keunikan tersendiri baik dari karakteristik alam maupun pesona dan kondisi alam yang disuguhkan. Untuk menuju lokasi ranu Bedali, bisa ditempuh dengan kendaraan bermotor maupun mobil dengan sedikit tanjakan yang harus dilalui. Setelah sampai di areal parkir, kita perlu sedikit berjalan agar mendapatkan pemandangan yang menarik. Letak ranu Bedali yang tinggi ini terkadang membuat kita yang akan berkunjung merasa penat dan kelelahan. Mereka yang ingin ke objek wisata ini setidaknya harus memiliki kesehatan yang prima dan fisik yang mumpuni. Namun, meski sepertinya perjalanan yang ditempuh melelahkan, tapi jangan salah lho. Panorama yang disuguhkan danau ini dari atas bakalan meluluhkan rasa capek dan penat kita. Banyak yang bisa dinikmati dari Ranu Bedali ini. Bagi kalian yang suka tantangan dan olahraga alam, menuruni tebing hingga mencapai permukaan danau bisa menjadi pilihan menarik. Tentu saja dengan persiapan yang cukup dan latihan yang matang. Tebing dan cekungan yang menjadi karakteristik utama Ranu Bedali ini konon terbentuk karena aktivitas gunung Lamongan dulu kala yang sangat tinggi. Letusan Gunung ini mengakibatkan beberapa daerah di sekitarnya terbentuk danau, salah satunya yang memiliki tebing dan berbentuk cekungan adalah ranu bedali ini. Benar saja, apabila kita menuruni tebing hingga mencapai permukaan laut, kita akan merasakan sendiri bebatuan di tebing yang mempunyai khas bebatuan pegunungan. Cukup aman untuk berolahraga seperti wall clambing di tebing ini. Di samping karena medan yang memang sangat cocok dengan seolah – olah sudah ada trek pijakannya, kondisi tebing sangat kuat dan bagus sehingga jauh dari longsor. Nah, apabila kita suka menikmati alam dengan mengabadikannya lewat foto, Ranu ini bisa dijadikan objek foto, maupun latar foto keluarga kita. Eits, tapi jangan kecewa. Di Ranu Bedali ini pesona kegagahan Gunung Lamongan tidak bisa tampak dengan jelas di ranu ini, tidak seperti saat kita berada di ranu klakah. Meski demikian, kalian nggak bakal menyesal memotret wilayah ini di kamera kalian, karena danau ini salah satu yang khas, beda dan unik yang ada di negara Indonesia ini.
  25. 1 point
    Ranu Klakah, Probolinggo Danau memang pesona alam yang eksotis dan tak pernah bosan kita nikmati. Perairan tawar yang diakibatkan cekungan di daratan ini seringkali menawarkan pesona wisata yang indah dan sejuk kita nikmati bersama keluarga. Nah, kalau kita sedang berlibur di Lumajang, Jawa Timur, bolehlah kita menikmati keindahan salah satu danau di kota ini. Danau Klakah, atau orang lebih sering menyebutnya sebagai Ranu Klakah. Ranu dalam bahasa Jawa memiliki arti danau. Kata Ranu akhirnya diserap dan dipakai untuk penyebutan beberapa danau di wilayah Jawa. Ranu Klakah terletak di sisi utara kota Lumajang, persisnya di Desa Tegalrandu Kecamatan Klakah, Lumajang. Dari pusat kota lumajang, Ranu Klakah bisa dicapai setelah menempuh perjalanan sekitar 20 km. Untuk mencapai tempat ini melalui transportasi umum, sangatlah mudah seperti naik angkutan umum bahkan bisa memakai dokar, seperti halnya yang dipakai masyarakat setempat sebagai alat transportasi. Selain itu, akses jalan juga mudah untuk pengendara motor roda dua maupun mobil roda empat. Objek wisata satu ini terletak di ketinggian 900 meter dpl. Ranu klakah ini memiliki luas perairan mencapai sekitar 22 hektar dengan kedalaman rata – rata sekitar 28 meter. Eksotisme yang khas terpancar dari ranu ini berupa fatamorgana kebiruan yang nampak pada air, sehingga mirip dengan fatamorgana warna air di lautan. Selain itu, ranu klakah ini dilatarbelakangi Gunung Lamongan yang memiliki ketinggian sekitar 1668 meter dari permukaan laut. Tentu ini menjadi pemandangan yang menarik untuk kita nikmati. Apalagi bagi kalian yang suka narsis dan memotret, ranu klakah bisa menjadi objek yang menarik untuk kita simpan dalam kamera kita. Selain menikmati panorama danau, aktivitas lain yang bisa dilakukan bersama kerabat maupun keluarga, bisa jogging mengelilingi area danau. Atau ingin menaiki perahu yang disewa untuk mengarungi perairan ini. Disediakan pula sarana permainan anak, olahraga tenis dan memancing. Sisi lain dari ranu Klakah ini, ternyata pernah dilakukan penelitian arkeologi terkait penemuan benda – benda bersejarah di sekitar lokasi ranu. Arkeolog dari Balai Arkeologi Jogjakarta pernah menemukan sisa sisa bangunan batu bata, yang berdasarkan denahnya dipastikan dulu merupakan bekas Candi yang runtuh. Menurut arkeolog, memang kawasan Ranu Klakah menjadi kawasan pemukiman sudah ada sejak masa sebelum Hindu datang. Terbukti dari hasil temuan artefak, beberapa di antaranya seperti susunan batu temu gelang dari masa megalitikum, punden juga ada yang merupakan bukti peninggalan masa prasejarah. Hal ini pula yang menjadikan ranu klakah dijadikan sebagai situs sejarah bangsa. Ranu klakah memang sangat berpengaruh terhadap perkembangan kota Lumajang sendiri, bahkan sejak jaman kerajaan Majapahit. Menurut penuturan ahli sejarah dari Balai Arkeologi Jogjakarta, keberadaan ranu klakah bisa menjadi sumber daya alam yang sangat potensial bagi masyarakat. Potensi ini yang kemudian menjadi daya tarik Majapahit untuk menguasai wilayah ini. Dalam pemikiran mereka pada saat itu, menguasai Ranu Klakah dan kawasan di sekitarnya berarti menguasai wilayah pertanian yang sangat luas. Ini pula yang menjadikan ranu klakah menjadi lumbung padi sejak jaman kerajaan Majapahit hingga sekarang. Apabila kita berkunjung ke kawasan Ranu klakah ini, memang banyak hasil bumi seperti sayur mayur, buah – buahan, jagung, bawang yang melimpah dan harganya lebih murah daripada di daerah lain. Selain itu, kalau pas kita berkunjung sedang musim durian, wah kita bisa menikmati durian lezat yang dijajakan di jalanan menuju ranu ini. Ranu klakah ini sering kali menjadi objek wisata alternatif pilihan bila kalian mengunjungi Jawa Timur hendak mengunjungi pulau Bali melewati kabupaten Jember. Masalah penginapan tenang saja, tersedia banyak sekali sarana hotel untuk menginap di sekitar daerah ini.