Leaderboard


Popular Content

Showing content with the highest reputation since 09/11/2012 in all areas

  1. 41 points
    pasti pada punya facebook / twitter semua donk rata2 jalan2ers dsini ??? bagi jalan2er dsini udah Like Page lionel.messi10 aprilian_teja yoga bagelo puji wulandari Andreas Ronaldo yuanasakti chandra anugerah arjulio darkxirer suwitopoms daki tapir mick emant okky kusuma caecaeuy nitch.wang danger89 reed sisil prisilia m.angga.ns chrisvild sixaholic gembel_ganteng ardiy toekangjalan alex sandres muhammad gunawan lombok adventure hidowar baliadventure nasicrazy kabulriyanto adel_lia mone nunu kiat sisil prisilia nico septian aprianza nangtjik junasikpark mamafee belajartrading.co rawapesona anisa moeslich iskandar alam andeza carolin3_ buinmun riderchuby catur blu33motion widiarto zoule shata stya setyva aprianza nangtjik dwilaksono dhyant silvaHF mfbfarizb10 alfin r.a adi giggsy aditya rachman Twitter : @jalan2Com momod Christin Aray suryanto wijaya iir trip barengan yo! ijulijuli evan empy abimanyu theazigana ameryudha ​PutyPratiwi Nizarnuky Novy Eghy agung nugroho Raranie cha26 ifan putri mutia shintapus nicko yuga eko gufrontape jackitem zeekyuryu sitambunsat ayu ikhwani andi fanshob johanesaw aprilian_teja chandra anugrah yoga haikal yuanasakti dhejaem arjulio LunarCrystal darkxirer suwitopoms daki tapir hishigimibu emant dannyrossa gembel_ganteng caecaeuy danger89 jalijali ardiy sisil prisilia m.angga.ns alexandrebitho blekatze sixaholic anic batukarasgirl indah dhimascp kikiar diyanamatir touekangjalan muhammad gunawan lombok adventure baliadventure adeperdhana mone nunu kiat sisil prisilia sawarna aprianza nangtjik dannyzakaria rawapesona anisa moeslich iskandar alam andeza carolin3_ alyd buinmun riderchuby catur blu33motion widiarto zoule shata stya setyva aprianza nangtjik dwilaksono silvaHF mfbfarizb10 alfin r.a adi giggsy aditya rachman
  2. 23 points
    salam kenal semua.... Setelah mengamati n Melihat antusiasme kunjungan teman- teman ke pulau bali, saya sebagai salah satu member forum jalan-jalan, menawarkan untuk menjadikan rumah kontrakkan saya sebagai rumah singgah, dengan catatan bisa menerima kondisi rumah seadanya n ga boleh rewel. klo merasa ga cocok boleh silahkan cari hotel. karena rumah saya bukan penginapan dan juga bukan hotel maka dari itu saya umumkan GRATISSSS tanpa ada biaya apapun alias free..... kapasitas rumah 2 kamar, maksimal yg bisa menginap 5 org saja yang di dalam kamar. kalau lebih dari 5 orang sisanya tidur di ruang tamu beralaskan tikar n badcover. oh ya sekarang ada fasilitas tambahan juga neh di rumah FREE WIFI, bagi teman yg suka online, tp id wifinya ambil dari RESORT yg kebetulan berada di depan rumah ane, alamat rumah: PERUM KORI NUANSA UNGASAN BLOK NUANSA ANGKASA III / 2 UNGASAN PECATU. 5 menit ke GWK, 10 menit ke pantai pandawa, 15 menit ke dreamland / balangan / padang2 / BANDARA 20 menit ke kuta, 25 menit ke sanur. ITU SEMUA KALAU pakai motor. klo jalan kaki belum pernah klo kebetulan saya tidak bekerja, insyaallah bisa bantu jemput di bandara atau terminal. klo butuh info lebih lanjut bisa lewat PM atau hub saya langsung.di 08786098549 / 32d7d1cc NB: buat admin to om momod, mohon maap klo saya lancang menawarkan diri, ini tidak ada mksd komersil atau jualan. skadar mau bantu temen2 yg mau jalan jalan ke bali. klo da yg kurang berkenan bisa di edit OM
  3. 19 points
    hobijalan2poto2

    KENALAN PER REGIONAL

    pengen deh kenalan sama jalan2ers lebih spesifik biar pada tau lokasinya dimana... siapa tau saling berkunjung ke kota masing2 kan bisa saling membantu or cari Info2. biar gak kesasar n salah penginapan karena gak tau hargaa... siapa tau yg mau backpacker juga malah dapet tumpangan. hihihihi Singapore : @Jalan2 , @Heru Budi Sidharta USA : @Viecha MALAYSIA : @puputeryaa @Missz Nur Pulau Bali : @JackItem, @thirtaGBK, @Setya Setyva , @nanachan @GKharisma @spin_cobra @Masdavia @betmen @putuindra Pulau Jawa DKI Jakarta (JABODETABEK) : @ryaryuu, @desmaster, @Luwaks, @ameryudha (bogor), @bangchangkyu (depok), @dee pramudya, @Married2014, @PingpongNet, @vicky, @poneglyph, @diyanamatir, @Riko_Mumboy, @sukmabebas (kuningan), @airlines08, @pRu (jkt), @Murego (jkt), @adel_lia (jkt), @intanzahara (bekasi), @Rudi Ajoo( jak-tim ), @bu_Roy (tangerang), @mini giant (jkt ), @imas (tangerang), @Anisa Moeslich(jak-sel), @retno, @D_GUNN3R1(jak-bar), @hardcolefan, @Hart.ID, @buinmun(jkt), @ay anggraeni (cikarang), @aprilian_teja (bogor), @ditrija (tangerang), @carolin3_ (jkt), @aditiar (jkt), @the_budiman (jkt), @nanditosilaen (jkt), @asep2012 (jkt), @Jaka Totting (bekasi), @jarot (jkt), @wandonk (jkt), @dosina(jkt), @ombot (depok), @sisil prisilia (bekasi), @sapoeterbang (jkt), @bang adam (depok), @tokopingpong (jakbar), @eko soko jowo (bekasi), @onnel (bekasi), @givary98 (serpong), @Indra R , @Mulyadi Yasin (tangerang), @hana_aulia (ragunan), @sanggara (jaksel), @bay_arena (jkt), @erulenonk (depok), @mi9he (jkt), @HeryRyanto (jkt), @dandi (jakpus), @sheilla pinem (bekasi), @rerefaradina (bogor), @yahya imansyah (tangerang), @dsurya (tangerang), @kakimungil, @johnpazz, @Boulve , @deltrishanoon , @Luthfi , @youlee1107 , @azisfikri (tangerang), @Henny Hutabarat , @akhmad (depok), @joely , @Radit Ya , @Siti Nurrahmawati , @jagoer , @Faizar Ridwan Rahman , @Dwieyp XI @virealert @annelie88 @emma putri @kinde @Sagitara @sasanty @Egazelas @Kelincikuimut @trisnash @Ruri Anggreni Widuri @sigmamale @estiMeoong @wiewiw @aurorariouz @Zahra Alfaizah @stephendave @miss.ruzmiyana @fhunnie @halimun @chirayaki @silvaHF @Alfianyuda @rara @Pria Mondar Mandir @kobe @Ronni Darmawan @Vebee Foster @maria sihaloho @Pandu Gendut @andry suryadi @d_dbankong @nufus2229 @andi setiawan @guntur dimas @hermsus99 @zevbot @Nova Manalu @tasgemblok @saritarius @adriepn @Pray Anto @Bro Ricky @abby02 @luddina @Diaz Samba Prayogi @Ayu083 @Ameliya @Hendry_yoi @gery24 @Nita Sellya @Triyana Ramadhani Hippy @uthies @syukjam @Mio Perdani Jawa Barat : *momod* @deffa (bandung ), @Gembel_Ganteng (bandung), @anick batukarasgirl (batu karas,pangandaran), @irhammujib (tasikmalaya) , @daki tapir(jatinangor) @toekangjalan (bogor) , @tante_inez (bandung) , @yazchenko (bandung) , @almeralyaf (bdg), @valuthy (bdg), @chanbrill (bdg), @city_tahu (bdg), @Feertina (bdg), @fx muchtar (bdg), @nebos (indramayu), @shata (bdg), @ogi81 (bdg), @AndrieVM9 (bdg) @rererei @vincentrudy @Mas Ir , @For Jalan2 , @Lourent_M @Dadan Gunawan @Rio Beno Putra @arieflame @Sep Andrie Aditya Lahardy @davidtian @lerryginting Jawa Tengah : @febeVBfebe (semarang), @toto (demak), @ykuntoaji (solo) , @KABULRIYANTO (cilacap), @endhema (klaten), @mlakumlaku, @bukan fans (karanganyar), @sikucing laut (sukoharjo), @nogabeatz (smg), @Socia Scratch (dieng), @djayust (smg), @habewe (smg) @radja @maulanaelsahnon @Achmid Brata @rizkichuk @teguh.purnomo @Wurianto LOJ @alfianozoa @narasyudo @tantiles Jawa Timur : @baehaki (sby), @ulie (mojokerto), @ninaagusti (sby), @chandra anugrah (sby), @Yuga Eko (Malang), @camie_ayapoe (Madiun, Ngawi,Magetan), @adeperdhana (surabaya), @bluelion (malang), @bagus70 (sby), @Rio Andi (sidoarjo-sby), @chandra 219 (sby), @Anastasia Ajeng (malang),@kombucha (madura), @sherly czy (sby) , @danger89 (sby), @flanzka (kediri), @tyas (sby), @cheezlover (malang), @rizal febri (sby), @felix (malang), @Adven Sarbani (sby-mlg) @Agus Bolang Setiawan @BigFish @Arie Po @Gombezmarmoci @oncol @khadijah az @ad1346us @billyierawan @Sam Muhammad @ireal @Afri Kenz @hhimam @Nurul Qomaria @dikkalyto @NabillaDP @agustj_gun @Dhimasas DIY ( Yogyakarta ) : @hobijalan2poto2 , @albertorazzi, @Nana Vanila, @yoga, @marthin, @widiarto, @mr.insomniac , @Dr sheehan , @hanung , @phalised , @Kang.Soegi , @Diyan Hastari , @Firman Kushardhiyan @Nanang Asmanto , @Wuri wuri @arwabhumi @dee @okashira @rieka shadrina @diah nilam satuti @Lukman Bassir @Tedy Prasetio Banten : @mone (cilegon), @Yat-Tzu Priyatna (serang) @Muhammad Nasheh Ulwan @Wildan Al Pulau Sumatra Sumatra Utara : @AmaliaHolmes, @nasicrazy (medan), @andeza (medan), @Weny Woyla , @novismd , @Juni Chandra @Tri handayani Sumatra Barat : @Rifa'atul Khair , @aryanando (minangkabau) @Tri Wira Tama (padang) @heru nofriandi Sumatra Selatan : @B2N (palembang), @elyfitri (palembang), @rebeg (palembang) @Sekar (plmbg) Lampung : @ucox_riakjeram @Rendra Siregar Jambi : @robst Bangka Belitung : @didun (pangkalpinang), @asnawi bahani Kepulauan Riau : @Kiki Kumaita Wisaka (batam) @ika fairuza Riau : @thnonk (riau), Aceh : @Reed @haz Pulau Kalimantan Kalimantan Timur : @Nico Septian (sangatta), @emant (tenggarong), @zoule (samarinda-banjarmasin), @Erik Firman (samarinda), @hervan (paser), @kalmura (bontang) @ZouLy @diezs11 @yanthi rizaldi @juliaw Kalimantan Selatan : @frankieseven , Kalimantan Barat : @adleykidjoe (pontianak), @ThomzAs (pontianak) Kalimantan Utara : Pulau Sulawesi Makassar : @Miss_Pink, @ardiy @ariegato Manado @Str@nger sulteng : @GIYAA (palu) Pulau Irian Jaya Jayapura : @dirk Raja Ampat : Daerah2 Lain di Indonesia Lombok : @Lombok Travel Maluku @Alendarkhairullah NTT NTB karena sekarang udah bisa di mention, aku edit pake mention aja ya biar bisa keliatan profilnyaa
  4. 14 points
    hello Jalan2ers.. Saya mau coba tulis Filed Report Tip 3 negara saya kemarin selama 10 hari pada minggu lalu ke 3 negara di Asia tenggara. Seharusnya saya berangkat bulan depan, karena ada reschedule dari AA maka dimajukan deh, fuuuhhh. Start dari Ho Chi Min tanggal 25 Maret dan berakhir di Bangkok Thailand pada 3 April 2013. Budgetnya sendiri yang saya habiskan selama 10 hari, 4,3 juta termasuk tiket pesawat : Jakarta - Ho Chi Min City by Air Asia (Rp325,000) *promo Bangkok - Jakarta by Mandala (2900THB) *normal price Senin sore, 25 Maret 2013 Janjian sama teman seperjalanan saya dari jogja di terminal 3 jam 15.00 wib, karena pesawat kami berangkat 16.35wib. Perjalanan dari JKT ke HCMC sendiri sekitar 3jam lebih. sampai di bandara Tan Son Nhat Airport pukul 19,40 waktu setempat (tidak ada perbedaan waktu dengan Indonesia), langsung checking Pasport. Horee nambah lagi 1 cap, hehehe. Baru keluar bandara jam 8 malem, langsung cari taxi. Hati-hati banyak taxi yang palsu disitu, saya sama temen udah rencana naik taxi bermerk VinaSun, langsung hubungin petugas yang berseragam Hijau berlabel Vinasun Taxi. Kami bilang petugas ke daerah Pham Ngu Lao street (kawasan backpacker) Ternyata supir taxinya ga bisa bahasa Inggris, kamipun kesulitan. cara termudah ya kasih kertas dan bertuliskan yang kita mau tuju. Ongkos dari Airport ke kawasan Pham Ngu Lao St 8USD, jarak tempuh 40 menit. benar saja, daerah ini ramai, banyak cafe dan pelancong dari berbagai negara. Lalu kami mencari guest house atas rekomendasi teman saya, baru masuk gang pertama sudah langsung ketemu "Backpacking Club Guest House". Saya memutuskan untuk memilih dormintory. Setelah melakukan tawar menawar saya mendapatkan harga 5USD/night/person. Dormnya sangat bersih dan AC, harga 5USD sudah termasuk breakfast. Kalau yang private room harganya mulai dari 7USD - 10 USD. Selasa, 26 maret 2013 jam 8 Pagi, kami dijemput oleh guide untuk menuju Chuchi Tunnels. malam sebelumnya, saya memesan untuk 1/2day trip ke Chuchi Tunnels di tempat saya menginap, dengan membayar 4USD/org menggunakan bis AC dan guide, tapi belum termasuk tiket masuk wisata 90.000VND. sebelum ke Chuchi tunnels, kita diajak ketempat kerajinan khas vietnam seperti piring, lukisan terbuat dari kulit telur dan gucci. Masuknya gratis, harganya souvenirnya juga relatif mahal. Sampai Chuchi Tunnels jam 11 siang, dan mulai mengeksplore sisa-sisa peninggalan perang, dan kalian juga bisa coba masuk ke tunnelnya. pengalaman seru, wajib dicoba. Disini kita juga bisa untuk coba senjata, bayar per peluru. Paling murah 40.000VND/peluru cuma ga tau tembakan jenis apa, saya ga terlalu berminat jadi saya ga ikutan, hehehe Siangnya kembali ke penginapan sebentar, jam 3 saya melanjutkan kembali muter2 kota dengan berjalan kaki dan bermodalkan peta. saya menuju ke Kantor Pos Pusat dan Gerja Khatolik Notredamel yang posisinya persis bersebrangan. Selama perjalanan saya ke kantor pos, saya melewat beberapa gedung seperti gedung tertinggi di vietanam, dan juga melewati Mariaman Hindu temple Malamnya saya hanya berjalan-jalan sekitar penginapan sambil mencari makan, agak kesulitan mencari makan di sini, karena saya muslin dan tidak makan babi jadi harus cari tempat makan halal yang tidak jauh dari Ben Than market. Rabu, 27 Maret 2013 hari inisaya hanya berkeliling di kotanya saja, tujuannya adalah ke Reunification Palace (independance palace), Opera House Theater, War Remnants Museum, central Mosque HCMC dan Ben Than market. Semua saya tempuh dengan berjalan kaki. Lumayan Gempor. tapi bermodalkan peta, semua nya lancar serta nanya ke sekitar, kita ga nyasar. Opera House ; Tempat biasa teater dan pagelaran seni, kalau ada acara biasanya dikenakan biaya, karena saya datang siang jadi tidak dibuka. Reunification Palace (Independence palace) : seperti istana negara Vietnam, dan kita bisa melihat ruang-ruang pertemuan yang biasa digunakan Uncle Ho berunding dengan teman-temannya dari berbagai negara. HTM 30.000VND War Remnants Museum : Museum yang secara lengkap menjelaskan saat Vietnam perang, dan banyak juga kumpulan foto-foto korban perang yang menurut sangat cukup mengerikan. HTM 2USD Central Mosque HCMC : Tempatnya tersembunyi, saya disini hanya numpang ibadah dan bisa membeli makanan diseberang mesjid yang kurang terjangkau namun halal. harga kisaran 80.000VND - 300.000VND. Yang paling saya ingat, saya membeli souvernir gantungan kunci oleh seorang perempuan muda yang bisa bahasa Indonesia. dan yang bikin kaget saya bisa membayar menggunakan uang rupiah, saya bayarkan Rp 50,000 untuk 20 pc gantungan kunci. Setelah lelah muter seharian, saya ke Ben Than market hanya untuk melihat-lihat dan membeli tshirt beberapa. harganya 90.000VND/thsirt. pinter2 nawar aja. masih belum puas, tapi pukul 11 malam saya harus melanjutkan perjalanan menuju Siem Reap, Kamboja menggunakan Sleeper Bus seharga 18USD... Melanjutkan perjalanan lagi menuju Siem Reap, info yang saya dapat perjalanan ditempuh sekitar 16 - 17 jam. malam itu saya berkumpul di pul bis, semua penumpang dikumpulkan untuk mengisi form imigrasi terlebih dahulu. Petugas memberikan form dan diharuskan membayar untuk VOA, tapi Indonesia tidak dikenakan biaya apapun. Kamis, 28 Maret 2013 Ternyata sleeper busnya baru berangkat sekitar pukul 12.30 malam. Sekitar 4 jam kita sudah sampai perbatasan, karena terlalu subuh bis kami parkir di depan kantor imigrasi. Sekitar jam 6 pagi kantor imigrasi untuk check passportnya sudah dibuka. Di perbatasan ini tidak terlalu sulit, semua passport penumpang dikumpulkan oleh petugas bis setalah di stemple oleh petugas kita dipanggil masing-masing. Akhirnya, skitar jam 11 Siang kita baru sampai Phnom Penh, Kamboja. Ada jeda 2 jam, untuk melanjutkan dengan bis yang berbeda ke Siem Reap. kami diturunkan dekat pasar Phnom Penh, dan dekat dengan Night Market, tapi karena siang jadi belum ada yang buka. Saya hanya mencari makan, membeli sayur dan telur serta nasi di pasar seharga 1,500Riel, soal rasa lumayan enak tapi tipikal sayur disini agak asam seperti acar. Sekitar pukul 7.00 malam saya sampai di Siem Reap, sempat kebingungan karena banyak supir tuktuk datang menghampiri menawari jasanya. akhirnya setelah tawar menawar saya membayar supir tuktuk seharga 2USD, dan dya mau mengantarkan saya ke penginapan di dekat dengan Pub street (kawasan backpacker dan hiburan malam di Siem reap). Penginapan yang saya dapat seharga 13USD untuk dua malam (AC + Wifi, private room). Malam ini tidak kemana-mana hanya jalan menuju ke pasar malam (Art Market) dekat dengan kawasan Pub Street. Kami lebih memilih istirahat karena besok siap dengan eksplore ANGKOR WAT. wohooo... Jumat, 29 Maret 2013 Pagi-pagi sekali sekitar pukul 4.30 saya sudah bangun, setalah sholat subuh saya langsung standby di Loby Hostel. Tapi Mr.Kha (supir tuktuk) belum datang menjemput, sampai pukul 5.30 juga belum nongol, saya sempat gusar karena takut kehilangan moment sunrise di angkor Wat. Mr.Kha baru datang sekitar pukul 6,40 padahal saya sudah wantiwanti dari semalam agar tidak telat, sempat kesal tapi dya meminta maaf dan janji kita tidak terlambat hunting sunrise, akhirnya saya melunak karena dya ngebut. heheheh Sekitar pukul 6.15 saya sudah masuk ke kawasan Angkor Wat, kita harus membayar tiket 20USD utk 1 hari, kalau mau 3 hari 40USD kalau belum puas bisa seminggu dengan membayar 60USD. Saya dan teman saya memutuskan hanya mengambil satu hari saja, karena mengingat waktu perjalan yang kami tempuh masih panjang. Tiket masuk nya unik kita harus foto dulu baru sikasih seperti id card sbg tanda masuk. Sunrise di Angkor Wat memang menakjubkan, perlahan matahari muncul dari balik candi. Saya melihatnya dari seberang danau, ternyata sudah banyak wisatawan yang mengambil tempat untuk menangkap gambar atau merekam detik-detik munculnya sang surya. Saya eksplore dari candi yang paling dekat hingga terjauh, cuaca disana sangat terik, saya sarankan yang mau berkunjung sebaiknya memakai topi dan sunglases karena panasnya sangat menyengat. Saking banyaknya saya tidak menghapal nama-namanya dari kawasan angkor Wat. yang pasti ada kawasan dimana tempat rapat para raja dahulu, sekolah, adu gajah, dan persembahan raja untuk ibunya dibuatkan candi (ceritanya mirip roro jonggrang), hehehe. Tempat lokasi shooting Tomb Raider, namanya AngkorThomb, banyak pohon tumbuh di bebatuan candi. Karena cuaca yang terlalu terik, maka saya memutuskan untuk kembali ke pnginapan sekitar pukul 2 siang. --- Maaf saya baru Sempat melanjutkan... Hehehehe.. Sampai penginapan saya istirahat,mandi dan lunch. Krna Cuaca terik jadinya makan si penginapan, makan Nasi Goreng + sekaleng coke 40rb. Malemnya saya ke Old Market / pub Street, menikmati kehidupan malam Kamboja, kawasannya mirip di Legian BALI, club bertebaran suara muaik yg saut-sautan. Disitu Juga banyak toko-toko yang menjual souvernir, saya Hanya Beli Tshirt Seharga 4USD dan Gantungan kunci. Sampai pukul 11 malem cuma duduk di pinggir sungai Siem Reap sambil makan mie goreng khas Kamboja Seharga 1USD (wjib Dicoba). Sabtu, 30 Maret 2013 Kami dijemput menggunakan tuktuk pk07.30 pagi,lalu di Drop Ke Pool bis menuju Bangkok,Thailand. Ongkos yg ditarik 10USD perorang, dgn waktu tempuh 10jam perjalanan, ini lebih enak dibandingkan perjalanan kemarin dari Vietnam menuju Kamboja. Sampai perbatasan Jam 1 siang,turun dari bis jalan kaki sekitar 200m smpai Bagian custom. Prosesnya ga ribet, Apalagi krna kta bebas Visa. Dilanjutkan menggunakan Elf sampai Bangkok, Saya Minta didrop di Khaosan Road yg terkenal dengan tempat berkumpulnya backpackers seluruh dunia. Muterin khaosan sambil Liat-liat Hostel, akhirnya Saya dapet private room With Fan 150thb/mlm, nama Hostelnya Budget Guest House,letaknya depanya 711 khaosan. Malam saya Hanya habiskan istirahat dan Wiskul Di Khaosan,yang paling saya suka sampe tengah malem masih tersedia Buah Segar harganya 20thb. Heaven! menurut saya cari makan Di Bangkok mudah dan murah, banyak yg halal ditambah penjualnya sudah banya yang bisa Bahasa Inggris. Minggu, 31 Maret 2013 Karena ini Weekend, Jadi ga mau melewatkan untuk Belanja Di Chatucak Weekend Market. Saya menggunakan bis No 40 Turun Depan Chatucak, Ongkosnya 6thb/org. Yang Suka belanja ini surganya banget, harganya sangat terjangkau,pilihan barang Juga lengkap, dari Souvernir (tshirt,gantungan Kunci, kain, Seprai, Taplak Meja, pajangan,lampu2 Unik), sepatu, makanan Khas, sampai Binatang peliharaan, Saya anjurkan Bawa uang lebih karena bisa Kalap. Seharian saya belanja dan ke mall sekalian cek harga Madame Tussaud. Senin, 1 April 2013 Keadaan fisik masih Oke, tp keadaan dompet memprihatinkan akibat banyak belanja kemarin. Hari ini saya rencana Ke Madame Tussaud, karen Wat-wat tuup pada hari senin digunakan untuk beribadah. Madame Tussaud merupakan Museum Patung Lilin, terdapat tokoh2 dunia yang teekenal, termasuk ada presiden pertama Indonesia, Ir.Soekarno. Letak museum ini ada di dalam Mall, Siam DIscovery Lt6. Harga tiketnya waktu saya kesana dapet Promo 640thb, harga normal 800thb, kalau mau murah lagi beli Via Online diskon 50%, Nyesel ga bawa kartukredit. Selain itu lebih seru kalo masuk rame atau berdua, karena teman saya ga mau masuk saya kerepotan untuk Foto2,akhirnya sering-sering minta tolong orang. Cukup 2 Jam aja eksplore Madame Tussaud, krna ga terlalu luas, saya menuju Foodcourt untuk makan dan Ke Ma Boom Khrong (MBK) center, seperti ITC klo dijakarta, disini Lebih murah harga barang2nya dibanding Siam Mall. Selasa, 2 April 2013 Hari Ini Eksplore kuil2 yg Ada di Bangkok.Tujuan utama saya melihat Reclining Budha Di Wat PHO dan Wat Arun (The Temple Of Dawn) yg paling terkenal. Dari Khaosan Road cukup dekat, saya berjalan kaki menuju Wat Pho, ditempuh sekitar 40 mnt. Kami juga melewati Grand Palace, satu Komplek/kawasan yg terdapat belasan Wat, tapi saya menguungkan niat masuk krna persediaan uang menipis, Htmnya 1500thb. Jalan kaki 200m dari Grand Palace, Sampe Wat Pho yg terkenal dengan The Reclining Budha, banyak yg tau Sleeping Budha, pdhal Sbnernya maknanya beda. Tiket masuk 100thb dpt Mineral Water. Setalah Iu jalan 10mnt menuju penyebrangan untuk bisa Sampai wat Arun. Biaya nyebrang sungai 6thb PP, Terjangkaunkan? harganya cukup murah,jarak juga tidak terlalu jauh, cuma 5mnt saja. Tiket masuk Wat Arun 50thb, di salah 1 Kuil ada biksu yang akan mendoakan kita, saya coba Ikutan, Walopun saya ga ngerti bahasanya saya yakin Beliau pasti doain yg baik2. Setelah didoakan, saya dikasih gelang putih yg katanya sih itu jimat biar selamat, percaya ga percaya ya,,positive thinking Aja... Hehehe. Pukul 4sore saya sudah di penginapan dan bersih-bersih. Malam Terakhir di Bangkok saya hanya Menikmati ramainya Khosan Road sambil jajan dan berkenalan dgn wisatawan lain. Rabu, 3 April 2013 Hari terakhir trip cuma bersantai di penginapan, Karena travel berangkat Jam 3 siang. Sedangkan teman Saya melanjutkan perjalanan Ke Kuala Lumpur. Sekian FR Trip 3 negara saya, untuk foto2 nanti saya Upload ya, Kalo ada yang mau ditanyakan silahkan ke saya langsung..
  5. 13 points
    Hola Momod Here !!! Akhirnya setelah dilakukan Polling beberapa bulan kemaren dimenangi oleh Makassar. Gathering kali ini pada tanggal 29 - 30 Maret 2014 di Makassar dan sekitarnya karena minggu itu Long Weekend (tanggal 31 maret itu Hari Nyepi). Dan karena waktu nya masih lama jadi bisa Hunting Tiket Promo dari sekarang Oiya seperti biasa tiap Gathering itu BIAYA MASING MASING jadi tar ada SHARE COST untuk BIAYA BUS SELAMA JALAN2 DI MAKASSAR dan juga mungkin ada share cost BIAYA TIKET WISATA dan PENGINAPAN (Untuk Regional Makassar nampak nya gak perlu Share Cost Penginapan) Disarankan untuk meng KLIK "Follow This Topic" di kanan atas agar bisa dapet notifikasi update mengenai Gathering Makassar Daftar Hadir : 01. @deffa (Bandung) 02. @Jalan2 (Singaparna) 03. @kyosash (Jakarta) 04. @Dewi Julianti (Bali) 05. @Nana Vanila (Jogja) 06. @lastri (Jogja) 07. @Diyan Hastari (Jogja) 08. @KABULRIYANTO (Cilacap) 09. @Str@nger (Manado) 10. @spin_cobra (Gorontalo) 11. @putrynis (Jakarta) 12. @samsudinzn (Solo) 13. @dMaems 2 (Bali) 14. @ikha (Makassar) 15. @heri wantoro (Jakarta) 16. @albert_tatang (Magelang) 17. @mofrizal (Jakarta) 18. @Dodo Mursalim (Makassar) 19. @Fanny Nugraha (Jakarta) 20. @€r₩in (Toraja) 21. @dediku (Lampung) 22. @enha (Makassar) 23. @mich_an (Surabaya) 24. @Franxiescaa (Bekasi) 25. @halimun (Jakarta) 26. @mariaroswati (Makassar) 27. @Muhamad Nurulkomar 28. 29. @Yuyun (Bandung) 30. @chinghe (Makassar) 31. @Miss_Pink (Makassar) 32. @Alan (Makassar) 33. @amriadi (Makassar) 34. @ariegato 3 (Makassar) 35. @andreasagusto (Samarinda) 36. @zaqi (Jakarta) 37. @yurniadewi (Kalimantan) 38. @lelasipit (Bandung) 39. @Vinesha Siahaan 40. @yudhosa039 (Makassar) NO OOT DISINI !!!
  6. 12 points
    deffa

    Penjelasan Rp Point System

    Halo Momod Here !!! Nah seperti yang kalian tau di Forum kita tercinta ini ada system point yang diberi nama Rp atau Rupiah Point System tapi bukan uang rupiah beneran loh, melainkan point2 yang bisa kalian kumpulkan berdasarkan beberapa tindakan yang kalian lakukan di forum seperti : posting New Topic, Dapat Likes / Votes, Posting Reply dll Point2 ini kedepannya bisa kalian tukarkan dengan Merchandise dari Jalan2.com seperti kaos dll Nah untuk penjelasan berapa point2 yang kalian dapat simak dibawah ini ya : New Topic = 20 Point Dapat Likes = 15 Point Dapat Votes = 5 Point per Star Vote Posting Reply = 5 Point Happy hunting Point Jalan2ers
  7. 11 points
    Haloo semua.. saya Mario dari www.mariophotoworks.com. Artikel yang saya buat ini mungkin uda banyak banget yang tau bahkan hafal tapi disini saya akan buat menurut versi saya sendiri. Awal kata perlu diingat bahwa fotografi perjalanan atau istilah kerennya itu Travel Photography adalah ga melulu soal foto pemandangan (landscape, seascape, atau cityscape), tetapi lebih kepada hasil foto keseluruhan selama kita melakukan trip ke suatu tempat. Baik itu foto manusia (people), budaya (culture), makanan/minuman, dan pemandangan itu semua merupakan bagian dari fotografi perjalanan. Jadi gimana sih cara bikin foto perjalanan yang bagus? Oke disini saya akan bagi beberapa tipsnya: 1) Rencana, rencana, dan rencana Ya, rencana merupakan bagian terpenting dalam melakukan suatu perjalanan. Dalam membuat fotografi perjalanan, rencana dapat dimulai misal dari: kemana saya akan pergi?, apa saja yang akan saya foto disana? Berapa budget yang harus saya siapkan? Berapa hari saya disana? Dimana saya akan tinggal? Dan kalo ingin lebih spesifik mungkin kita dapat melihat cuaca ketika sedang disana, festival apa yang sedang berlangsung, makanan lokal apa yang harus dicoba. Ya rencana memang tidak dapat dipisahkan demi mendapat foto travel yang bagus. "Yap! tentukan dulu tujuan travel kita dan kira2 setelah sampai sana kita mau foto apa yah" 2) Pake kamera dan lensa apa ya? Kamera dan lensa merupakan 2 hal yang dapat terpisahkan dari fotografi travel. Pada umumnya kemanapun orang pergi pasti akan membawa kamera, bahkan belakangan ini handphone dan smartphone sudah dilengkapi dengan kamera yang cukup memadai. Untuk pemakai D-slr, lensa wide dengan range 18-200mm merupakan lensa ideal untuk travel fotografi, disamping lebih ringkas, lensa ini juga lebih ringan dan murah. Untuk alternatif lain mungkin untuk lensa wide, kita dapat memakai focal length antara 10-24mm, 12-24mm, 14-24mm, 17-55mm, atau 24-70mm sedangkan untuk tele bisa memakai kisaran 55-200mm, 70-200mm, 70-300mm, atau 80-200mm. Untuk asessorisnya pendukungnya kita bisa membawa tripod, flash, filter. Filter wajib yang biasa digunakan adalah CPL (Circular Polarizing), filter ini mempunyai fungsi sebagai penghilang refleksi dan membuat langit menjadi lebih biru, ND (Neutral Density), filter gelap ini digunakan untuk memperlambat speed kamera serta UV (Ultraviolet) filter. "Nah untuk foto pertama ini sepertinya tidak mungkin dijangkau oleh lensa wide, sedangkan untuk foto kedua kalo kedeketan bisa2 kita dicakar sama mamanya si monyet, oleh sebab itu gunakanlah lensa tele" 3) Gear mahal = Hasil bagus ?? Gear mahal memang memberikan feature lebih dari yang biasa, tapi apakah itu penting untuk fotografi travel? Pada intinya kenyamanan dan kebutuhanlah yang menjadi kunci dalam fotografi travel. Misal dalam list perjalanan kita, kita akan mengunjungi air terjun utk foto slowspeed, maka tripod dan filter ND merupakan alat yang wajib dibawa tetapi jika hanya foto orang atau budaya, mungkin tripod bisa kita tinggalkan untuk memperingan perjalanan. Jadi yang terpenting adalah tehnik dan kreativitas dari sang fotografer. bahkan kita bisa lebih bangga kalo dengan gear yang biasa tapi hasilnya “luar biasa†bukan? "Tentukan dulu apa yang mau difoto dan tehnik yang akan dipakai, ini juga bisa menentukan hasil foto yang bagus. Pada foto pertama air terjun difoto menggunakan tehnik slow speed sehingga airnya tampak halus, foto kedua adalah foto cahaya lilin yang dibawa para biksu pada saat upacara Waisak di Borobudur yang menggunakan tehnik slow speed" 4) Tidur lebih awal dan bangun lebih pagi Bangun pagi sangat memberikan keuntungan dalam membuat fotografi perjalanan. Perlu diingat bahwa foto pemandangan terbaik dihasilkan antara jam 6-9 pagi dan 4-6 sore (golden dan blue hour) dimana pada jam-jam akan lebih banyak warna yang terekam kamera dan sinar matahari yang lebih soft. Selain itu juga akan lebih banyak aktifitas yang dapat terekam kamera seperti kegiatan nelayan yang pulang melaut, ataupun foto dedaunan yg masih terkena embun ketika matahari terbit. Hindari foto pemandangan ketika matahari tepat diatas kepala karena warna langit akan menjadi putih dan sinar matahari yang terlalu keras. "Bangun lebih pagi sangat berguna pada saat kita akan foto sunrise (matahari terbit) dimana sinar matahari masih berwarna kekuningan (foto 1) dan sinar matahari masih terasa lembut (foto 2)" 5) Berinteraksi dengan warga sekitar Mungkin agak risih ketika ada seorang dengan kamera dan lensa yang cukup besar membidik kita lalu setelah selesai itu, dia pergi begitu saja. Ya, mungkin itu yang perlu dipelajari ketika foto manusia dalam fotografi perjalanan. Interaksi merupakan hal penting dalam hal ini. Dimulai dengan obrolan kecil dan setelah itu meminta ijin untuk foto adalah cara yang sangat ampuh untuk menghasilkan foto yang “berbicaraâ€. Karena dengan demikian akan menjaga privasi dan membangun mood seseorang. "Sedikit obrolan dan candaan sangat menentukan hasil akhir yaitu senyuman yang membuat foto menjadi lebih hidup (foto 1) sedangkan untuk foto manusia yang tidak memerlukan interaksi kita dapat foto dengan tehnik candid sejauh tidak mengganggu aktifitas mereka (foto 2)" 6) Menunduk sedikit dan berjalan lebih jauh Tanpa disadari kadang dengan mengubah sedikit angle, itu juga akan mengubah hasil dari foto kita. Cobalah untuk menghasilkan foto yang lain dari biasanya, baik dengan angle berbeda atau berjalan lebih jauh demi mendapat spot yang lebih baik. Kadang dengan sedikit usaha, kita bisa mendapat foto yang luar biasa yang tidak didapati orang lain. Cobalah juga untuk mencari spot yang jarang didatangi orang sehingga orang lain bertanya: “ini foto dimana?†"Lebih detail dengan lingkungan sudur pemotretan juga memberikan nilai plus bagi foto kita, no pain no gain right? Foto pertama diambil pada saat setahun setelah meletusanya gunung merapi, benda2 yang terkena awan panas masih tergeletak di jalan-jalan. Foto kedua merupakan landscape dari Pulau Belitung yang diabadikan dari puncak mercusuar" 7) Lupakan diet sementara Pada saat mengunjungi suatu tempat, tidak sah rasanya kalau kita tidak mencicipi makanan khas daerah tersebut. Oleh karena itu cobalah bertanya tempat terbaik yang menjual makanan dan minuman tersebut. Tapi jangan lupa, sebelum dimakan, diabadikan terlebih dahulu ya, lensa bukaan lebar seperti F/1.8, F/2.8. F/3.5 sangat membantu membuat foto makanan dan minuman terlihat lebih menarik dan berdimensi. "Foto makanan dengan lensa bukaan lebar membuat efek blur"disekitar benda, untuk makanan tehnik ini dapat membuat makanan terlihat cantik dan enak" 8) Banyak foto dan sedikit editan Tanpa dipungkiri, editan merupakan hal yang cukup penting dalam penyajian sebuah foto. Editan simple seperti brightness, contrast, level, curve, saturation memang dapat membuat foto travel menjadi lebih hidup dan berwarna. Namun asal jangan terbalik, editan lebih banyak daripada foto yang dihasilkan. Karena pada dasarnya, foto travel memberikan informasi apa adanya kepada traveller berikutnya. "Dengan mempertahankan hasil foto dan membuatnya menjadi sephia atau BW membuat foto dapat lebih berbicara" Sekian tips dan penjelasan dari saya, semoga membantu!! Kalo ada yang mau menambahkan silahkan ya :senyum
  8. 10 points
    Hai Jalan2ers... mau sharing nih tentang field report saya dan teman-teman waktu main ke Paris, Perancis, beberapa waktu lalu. Kalau ke Paris pasti ngunjungin banyak tempat sih, tapi biar lebih fokus field report kali ini dikhususkan ke Versailles dulu aja ya... Yang lain-lain ntar di next post aja Versailles adalah nama sebuah kota kecil yang jaraknya 30 kilometer di pinggiran Paris, kira-kira 30-40 menit naik metro. Dulu daerah ini dikenal sebagai sebuah pedesaan yang isinya estate orang-orang kaya, jadi gak heran kalau Raja Louis XIV tertarik juga untuk mendirikan istana yang super megah. Sedikit sejarah tentang berdirinya Chateau de Versailles (Palace of Versailles), istana ini berawal dari sebuah rumah berburu milik Raja Louis XIII. Penerusnya, Raja Louis XIV kemudian membangunnya menjadi istana yang megah dan mewah sekitar awal tahun 1700-an dan memindahkan istana Kerajaan Perancis dari Palais du Louvre (yang sekarang jadi Musee du Louvre) ke Versailles. Di sinilah Raja dan Ratu Perancis serta keluarga mereka tinggal. Penghuni yang terakhir dan yang paling terkenal adalah Raja Louis XVI dan ratunya Marie Antoinette yang tinggal sampai pada masa Revolusi Perancis. Kami pergi dari Paris pagi-pagi sekali, sekitar jam 7 pagi setelah sarapan. Memang sebaiknya begitu karena Istana Versailles ini luas sekali dan butuh waktu yang gak sebentar untuk puas menikmatinya. Selain itu, berangkat lebih pagi juga menghindari antrian di depan loket penjualan tiket masuk. Untuk ke Versailles dari Paris naiklah metro jalur RER C yang berhenti di stasiun-stasiun besar seperti St. Michel (Notre Dame), Musee d'Orsay atau Champ de Mars Tour Eiffel. RER C5 yang berwarna biru ini lewat kira-kira 15 menit sekali, jadi santai saja. Kalau sudah sampai di stasiun metro, belilah tiket pulang pergi sekalian (retour). Untuk ke Versailles harganya sekitar 4 euro per orang. Btw hati-hati ya perhatikan stasiunnya karena di sekitaran Versailles ada tiga stasiun kereta yang dilewati RER C ini: Versailles Rive Gauche, Versailles Rive Droite dan Versailles Chantiers. Pilih Versailles Rive Gauche yang terdekat. Dari stasiun, Chateau du Versailles cuma 5 menit jalan kaki. Gak usah khawatir nyasar karena di sepanjang jalan banyak petunjuk buat sampai ke sananya. Sebelum masuk gerbang kami melihat dua buah rumah mewah di kiri dan kanan jalan... Awalnya kami mengira ini rumah security istana atau bagaimana.. Ternyata rumah-rumah mewah ini Ini yang terlihat dari depan gerbang masuk Versailles ini adalah kandang kuda! Nah ini gerbangnya.... Dari gerbang langsung belok kiri saja ke tempat penjualan tiket. Tiket masuk ke Chateau de Versailles ada beberapa jenis, tergantung kamu mau berkunjung ke mana. Untuk tiket ke istana dan taman saja harganya 15 euro (atau 13 euro kalau kamu pelajar). Untuk ke Trianon Palace dan Maria Antoinette's Estate harganya hanya 10 euro (6 euro untuk pelajar). Trianon Palace dan Maria Antoinette's Estate tempatnya di belakang istana, dikelilingi hutan dan taman dan terpisah lumayan jauh dari istana utama. Nah kalau mau berkunjung ke kedua tempat ini kamu perlu bayar 18 euro (tidak ada diskon untuk pelajar). Oh ya tiket ini sudah termasuk audioguide ya, jadi jangan lupa minta audioguide di loket yang sudah disediakan. Lumayan mahal ya? Tidaaaaakkkk.. Istana ini luas sekali dan bagus luar biasa. Tamannya juga subhanallah indahnya, jadi harga segitu ya sudah sangat pantas. Nah apalagi yang bisa dilihat di dalam? Setelah beli tiket di sayap kiri istana masuklah lewat jalan yang sudah disediakan. Ada beberapa akses masuk yang dibagi berdasarkan jumlah pengunjung, dan apakah kamu datang dengan tur. Kami cuma datang berlima jadi masuknya lewat pintu masuk untuk pengunjung individual, di pintu sebelah kanan Royal Court (pelataran luas di depan istana). Ini denah Istana Versailles, biar bisa dibayangkan berapa besar istana, taman dan keseluruhannya: Mengelilingi Chateau de Versailles bukanlah hal yang sulit karena banyak petunjuk di sana sini dan petugasnya pun ramah-ramah. Di dalam istana gak boleh makan dan minum ya.. Tapi kadang kami duduk di tempat yang sudah disediakan dan minum dari botol kalo pas lagi capek Ada apa di dalam istana? Ini adalah kapel istana. Arsitekturnya bergaya baroque dan dibuat hampir satu abad karena Raja Louis XIV ingin kapel ini dibuat sedetail dan seindah mungkin. Kabarnya dari seluruh ruangan di istana di sinilah biaya paling banyak dikeluarkan Nah kalau tempat ini namanya Hall of Mirrors yang terkenal itu. Hall of Mirrors adalah sebuah lorong panjang yang menghubungkan satu tempat dengan tempat lain, tapi dekorasinya super mewah dan megah. Di kanan kiri ada patung dan lukisan dan di atapnya banyak bergantungan lampu-lampu kristal. Yang ini adalah singgasana Raja. Keren ya? Karena barangnya masih benar-benar asli jadi tidak boleh disentuh apalagi diduduki pengunjung Ini adalah tempat tidur raja dan ratu di kamar mereka masing-masing. Ya, Raja dan Ratu memiliki kamar terpisah. Kamar ratu lebih dekat dengan kamar-kamar para pelayan istana sedangkan kamar raja lebih dekat dengan singgasana. Ini adalah ruang ganti di salah satu sudut kamar, dengan papan lipat dan lukisan Raja Louis. Kalau sudah puas mengelilingi istana, keluarlah ke taman. Taman ini dirancang oleh Andre le Notre, seorang arsitek lansekap yang sering dipekerjakan oleh Kerajaan Perancis. Selain di Versailles, Andre le Notre juga ikut merancang Jardin des Tuileries, taman kota yang cantik di antara Place de la Concorde dan Musee du Louvre. Tamannya bergaya Formal French, dengan sisi-sisi yang simetris dan memiliki kolam utama serta beberapa kolam lainnya di bagian tengah taman. Perlu waktu beberapa jam untuk menjelajah dari satu sisi taman ke sisi lainnya. Serius deh. Ini adalah salah satu kolam dengan patung Poseidon berlapis emas. Kolam ini dilengkapi dengan jet pump untuk air mancurnya. Teknologi ini sudah ada sejak dulu, hanya alatnya belum secanggih sekarang. Kira-kira seperti itulah Chateau de Versailles yang ada di pinggiran Paris. Tempatnya gak begitu jauh jadi cukup lah dipake untuk day trip. Ambil waktu sekitar 7 jam untuk ke sini sebelum kembali lagi ke Paris. Waktu kami datang itu sekitar bulan April.. suasananya mendung dan hujan rintik-rintik, tapi untungnya kami bawa payung. Jadi memang musim semi itu banyak hujan, dan ada baiknya selalu sedia payung lipat di dalam tas. Setelah puas berkeliling istana dan tamannya kami kembali lagi ke Paris dari stasiun yang sama, Versailles Rive Gauche. Ada untungnya juga tadi sudah beli tiket bolak-balik, karena sesampainya di stasiun beli tiketnya ngantri banyak... Kalau sedang berkunjung ke Paris jangan lupa mampir ke Versailles ya!
  9. 10 points
    Nama yang gagah untuk alam yang begitu indah, dipermukaan terlebih dibawah air. Bahkan bisa dikatakan raja Ampat lebih populer sebagai tujuan wisata bawah air, impian para penyelam dan fotografer bawah air. Untuk mencapai Raja Ampat dari Jakarta tidaklah sulit, ada beberapa penerbangan dari Jakarta ke Sorong dengan stopover di bandara Sultan Hassanudin Ujung Pandang yang sangat modern. Namun tidak demikian halnya dengan bandara Sorong yang merupakan pintu gerbang ke Raja Ampat. Tidak terlalu salah kalau banyak penyelam asing yang bilang airport Sorong sebagai So Wrong. . Tempat pengambilan bagasi sempit, sumpek, panas karena nggak ada AC, bau asap rokok sangat mengganggu, dan para porter yang tampak sangar membuat suasana semakin tidak nyaman. WC nya juga alamak. Untung petugas dari Papua Diving telah menanti kami, dengan sigap mereka mengorganisir para porter untuk menangani bagasi kami dan juga tamu mereka lainnya yang semuanya adalah turis asing. Hanya kami sekeluarga yang merupakan wisnu (wisatawan nusantara). Saya perkirakan jumlah tamu yang datang berjumlah lebih dari 25 orang tamu - terbagi untuk kedua resort mereka, yaitu Kri Eco resort serta Sorido bay resort yang merupakan resort mewah. Dibutuhkan 7 taksi Kijang untuk membawa kami semua ke pelabuhan yang tidak terlalu jauh dari bandara, yang kemudian di lanjutkan 2 jam perjalanan menggunakan 2 boat menuju pulau Kri, yang terletak di bagian utara Raja Ampat. Kedua resort yang terletak tidak berjauhan tersebut dimiliki oleh Max Ameer yang juga pioneer penyelaman di Raja Ampat. Pilihan kami jatuh ke Kri Eco, bukan karena masalah eco friendly ataupun back to nature. Untuk kami berempat tinggal dan menyelam selama seminggu di Sorido butuh hampir Euro 10,000. Bisa-bisa harus kerbau dan sawah harus digadaikan untuk bisa tinggal disana. Begitupun, Kri Eco tidak bisa dikatakan murah. Pintu gerbang Kri Eco resort, kita langsung disambut oleh kamar mandi/toilet pertama yang tampak dikejauhan. Jadilah kami tinggal di gubuk berdinding dan beratap rumbia, di atas laut - mengingatkan lagunya Phil Collin Home by the sea. Kami tinggal di family room yang terdiri dari 2 ruang dipisahkan oleh sekat. Penerangan sangat minimum, cuma mengandalkan lampu SL 10 watt yang dipasang didalam lampu petromak. Kecuali untuk sistim kelistrikan saya tidak melihat komponen logam pada bangunan tsb. Kamar mandi/toilet terletak sekitar 30 - 50 meter dari kamar; tidak ada shower, apalagi hot water, air agak payau, mandi pakai gayung - namun menggunakan toilet model duduk, bersih dan yang cukup penting untuk tamu wisman, toilet paper selalu tersedia dalam jumlah memadai. Buat yang terbiasa bangun malam untuk ke kamar kecil akan terasa kurang nyaman, apalagi kalau pas hujan. Inilah penampakan malam dari kamar mandi bersama di eco resort yang tarifnya lebih mahal dari hotel bintang 5 di Bali. Kri 20 by Wisnu Purwanto Family, on Flickr Secara keseluruhan suasana di Kri cukup nyaman. Pelayanan yang diberikan oleh staff resort yang hampir seluruhnya masayarakat lokal tidak kalah dengan hotel ataupun resort berbintang di daerah tujuan wisata utama seperti Bali. Untuk dive guide 100% adalah orang lokal, masyarakat setempat, hasil gemblengan pak Abie Carnadie (Bubble Diver). Dari perbincangan dengan tamu-tamu lain yang pernah beberapa kali mengunjungi Raja Ampat dan menggunakan Liveboard; saya bisa mengambil kesimpulan bahwa kemampuan mereka lebih baik dari umumnya dive guide di liveboard. Bisa jadi karena setiap hari mereka menyelam di lokasi yang sama sehingga jam selam mereka jauh lebih tinggi dibanding dive guide liveboard. Kecuali salah seorang supervisor, seluruh petugas dapur juga diambil dari masyarakat setempat. Namun jangan salah, untuk masakan, Kri eco saya kasih acungan 2 jempol - bukan cuma kami sekeluarga, tamu-tamu asing lain juga memuji makanan di Kri eco resort. Kue2 dan buah tersedia melimpah. Untuk minuman, setiap saat diruang makan tersedia air panas, teh, sekoteng dan berbagai jenis kopi instant. Saya pribadi salut dengan Max Amer yang mendidik, menyiapkan dan mengembangkan potensi lokal yang tentunya bukan hal yang mudah. Bagaimanapun juga hospitality industry adalah sesuatu yang baru untuk masyarakat Papua. Dia juga menyempatkan menemui kita dan berbicara panjang lebar mengenai vision terhadap papua & passion nya yang lain terhadap nautical map. Di Kri Eco resort hampir semua tamu mengambil paket mingguan – yaitu datang hari minggu dan check-out hari minggu juga. Meskipun dimungkinkan, Papua Diving tidak menyarankan untuk berkunjung kurang dari satu minggu – selain rate nya lebih mahal juga harus membayar extra cost untuk boat transfer. Umumnya tamu Kri eco berasal dari luar Indonesia, tidak banyak tamu penyelam lokal yang tinggal di sana selama satu minggu, apalagi membawa keluarga. Menurut mereka, kami sekeluarga, adalah satunya keluarga Indonesia yang mengambil paket menginap dan menyelam selama seminggu penuh. Beberapa waktu sebelum kami datang, ada rombongan tamu lokal, karyawan Telkomsel, menginap selama 3 hari, namun hanya dua orang yang menyelam, 3 orang ikut snorkeling, dan sisanya bahkan tidak bisa berenang sama sekali. Periode saat kami tinggal disana, seluruh kamar terisi penuh, terdapat 24 orang penyelam yang dilayani oleh 4 perahu dengan didampingi oleh 2 orang dive guide untuk setiap perahu. Jadi resort saat itu benar-benar beroperasi pada kapasitas penuh. Pengaturan cukup baik meskipun realisasi tidak selalu tepat waktu. Bicara mengenai diving di Raja Ampat, adalah mengenai keanekaragaman, ikan dan ikan, warna-warni dan arus yang cukup kuat, bahkan bisa sangat kuat. Kita akan kecewa kalau mengharapkan air yang sangat jernih – seperti Wakatobi, Bunaken atau Marantale. Selama kami diving disana visibility rata-rata berkisar antara 10 – 15m; mungkin sedikit lebih, tapi banyak partikel-partikel halus di air. Di beberapa lokasi juga banyak jelly fish kecil; yang agak mengganggu apalagi kalau kena leher No current, no fish, katanya. Tapi tidak juga berarti kalau strong current selalu banyak ikan. Nah, disinilah peran penting dive guide lokal yang sangat berpengalaman untuk membuat memorable diving experience terlaksana. Sebaliknya, dive guide yang kurang berpengalaman akan membuat orang kapok untuk diving di Raja Ampat. Di scubaboard (forum komunitas selam terbesar di dunia), ada penyelam mancanegara yang menulis pengalamannya mengikuti liveaboard "W" (berbasisdi Thailand) dan baru satu musim masuk Raja Ampat. Dia sangat kecewa, karena sudah traveling separuh bola dunia selama 3 hari utk sampai Sorong, tapi “katanya†Raja Ampat tidak ada apa-apanya, kecuali arus kuat yang menciutkan nyali dan membuatnya kapok untuk kembali ke Raja Ampat. Di Raja Ampat, umumnya arus akan masuk atau keluar menuju/dari gundukan ataupun bukit bawah air akan terbelah dua. Di area tersebut, biasanya merupakan arena bermain berbagai gerombolan ikan dalam jumlah yang luar biasa besar - sebut saja, Spanish mackerel, yellowtail, jackfish, tuna, barracuda, bumphead, dan sekali-sekali melintas black tip, atau white bahkan saya sempat melihat gray reef berukuran lumayan bergerak cepat menimbulkan suara luncuran yang bikin jantung deg-degan. Nah, tujuan kita adalah mencapai “sweet spot†yaitu lokasi kecil diantara 2 arus, dimana arusnya relative “enak†untuk menyaksikan atraksi tersebut. Namun kalau meleset, baik karena pengaturan yang kurang pas, atau lokasi turun kurang memperhitungkan kemampuan penyelam, maka begitu sampai dibawah tidak ada apa-apanya. Sebelum cerita dilanjutkan, boleh dong kita sekeluarga sedikit narsis dulu, mel dengan kamera Olympus OMD EM-5 dan UW housing Nauticam Melati and batfish by Wisnu Purwanto Family, on Flickr may dengan kamera Olympus EPL-1 dan UW housing 10bar Mayang and seafan by Wisnu Purwanto Family, on Flickr emak pakai gopro Celwithgopro by Wisnu Purwanto Family, on Flickr and me Me and fish by Wisnu Purwanto Family, on Flickr
  10. 10 points
    halimun

    FR - Halal bi halal 2013

    Sebelumnya, saya mengucapkan terima kasih untuk seluruh member Jalan2.com yang telah hadir dan saya sangat menghargai upaya dari mas @Edi Setiawan yang sudah bersusah payah menempuh perjalanan ke Jakarta hanya untuk halal bi halal ini. Juga member dari Bali @spin_cobra dan tentunya teman-teman dari Bandung termasuk momod @deffa, @ameryudha dan @shata. Acara halal bi halal tahun 2013 dilaksanakan di Bamboo Dimsum Tebet dan dihadiri oleh total 33 orang. Suatu angka yang cukup memuaskan bagi saya karena dalam acara kopdar sebelum-sebelum ini, region Jabodetabek hanya mampu meraih angka belasan orang saat berkumpul. Selamat datang dan bergabung dalam pertemuan di Jabodetabek bagi member @rahma olive @Devi Puspita @Detrile @denorra @Radit Ya @Gone WronQ @IreneHalim @virealert @chrisvild @Toeti Aby dan temen Radit si Fani yang saya ga tahu idnya apa. Hehehehe. Senangnya bertemu kembali dengan bang @Kingson Sagala dan mas @yohanes.kris. Kita ngumpul lagi yuks... colek mbak @Diyan Hastari. @chrisvild Mar, it was nice to finally meet you. Ntar kalau sepupuku datang kufoto deh. Dia lagi seneng motret tuh. Dia pakenya Canon D550. Hehehehe. Kita lupa foto bareng yah. Bagi om @aprilian_teja dan mas @HeryRyanto serta mbak @Nicole Sacha yang batal hadir.... Ditunggu kehadirannya dalam kopdar berikutnya. Tulis apa lagi ya? Bingung. Langsung lihat saja ya keramaian yang terjadi saat wik en kemarin ini. Patut diulang kembali. Menunggu teman-teman yang belum datang.... Edisi narsis Tamu dari Balaraja Pasangan yang setia hadir dalam acara kopdar Reuniiii.... Pasangan pamer gigi (lhooo....) Pasangan yang ditunggu-tunggu dan datang terakhir dengan mesranya. Yana lagi sibuk urus Mone. Laper ga bang? Pose sebelum pulang Setelah acara halbil, dilanjutkan dengan sesi Nobar. Sayang ga sempet foto bareng yg nobar... Tiket sudah dibeli, 9 orang. Iis... kok tutup mata... Ga tahan baunya ya? Tapi ini ada 1 foto di sesi akhir Nobar. Edisi Pulang Kampung. Nyasar ya bu? Colek @Jane Buat yg punya foto2 pas Halbil, tolong diadd disini ya... Terima kasih sekali lagi untuk semuanya yang sudah datang.
  11. 9 points
    Kalo kamu perlu akomodasi jalan2, & bisa beli di agoda pls via jalan2.com hehe.. Kita dpt komisi dikit. Tp harga tetep sama. Caranya tinggal gunain search box agoda yg ada di http://jalan2.com/forum atau click di banner nya menuju website Agoda Setiap kali mau beli. Contohnya seperti Banner di bawah ini : Dengan demikian ada cookies nya dari Jalan2.com, nanti komunitas kita dapet komisi yg di gunakan untuk membayar hosting, pegawai, dan pengembangan komunitas kita ini. Bantu2 support komunitas Jalan2 Indonesia :) Hanya dengan support dari kamu, komunitas kita bisa hidup Thanks ya :) rudy
  12. 9 points
    Nightrain

    The White Wonder Of Switzerland

    Part 1 - Italy Part 2 - Lucerne dan Mt.Titlis, Switzerland roadtrip dari Milan melewati Lugano dan masuk ke Gotthard dan menginap di Brunnen. Lokasi Lucerne dan Engelberg ada di sekitar situ Perjalanan 3 jam sore itu untuk menuju area Lucerne yang jauhnya 250km dari Italy, tidaklah terasa lama karena sepanjang perjalanan kita disuguhi pemandangan yang menakjubkan, terutama saat melewati jembatan danau Lugano. Suasana sunset yang mewarnai pemandangan rumah-rumah yang tertata rapi di lereng pegunungan yang tertutup salju putih menjawab pertanyaan kenapa banyak traveller sangat mengagungkan Switzerland. (kiri) pemandangan sunset dari bus | (kanan) pro shot danau Lugano yang cantik Bus pun meluncur tanpa halangan melewati terowongan Gotthard yang membentang hampir 17km melalui desa kecil Goschenen dan ketika malam tiba, kita sempat mampir dulu di Marche, restoran Swiss yang juga ada di beberapa mall besar Jakarta, sebelum lanjut ke City Hotel yang ada di Brunnen persis samping danau Lucerne. Malam itu kita dinner dengan main course berupa hidangan ikan yang sangat tasty dan so far the best food yang kita dapat selama beberapa hari di Eropa ini. Hotelnya terkesan sederhana namun cozy dan homey, kebetulan kita dapat kamar dengan jendela menghadap ke jalan. Sekitar jam 10 malam, salju turun perlahan dan mulai menumpuk di tanah dan menutupi atap2 mobil yang kebetulan diparkir dekat hotel. (kiri) depan Marche | (kanan) dekat hotel di Brunnen Paginya setelah breakfast, kita berangkat menuju desa Engelberg yang terletak di kaki gunung Titlis untuk naik cable car menuju puncak gunung dengan ketinggian kurang lebih 3000 meter. Suhu pagi itu sudah sekitar 0 derajat, tapi untungnya angin tidak terlalu kencang. Menurut info, suhu di puncak gunung sudah sekitar -13 derajat, jadi cukup ekstrim untuk kita yang terbiasa dengan suhu tropis. Pemandangan di sekitar Engelbert juga bagus, walaupun sebagian sudah tertutup salju, namun di sebagian wilayah masih terlihat padang rumput hijau. Sekitar 30 menit kita tiba di stasiun cable car Titlis dan sudah banyak sekali pengunjung yang antri, baik turis maupun orang lokal yang mau main ski. (kiri) desa Engelberg | (kanan) di kaki gunung Titlis Banyak anak kecil berjalan santai bersama orang tua mereka melewati kita tanpa terlihat kedinginan sama sekali, padahal kita sudah menggigil walaupun baju sudah 4 lapis. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah di ketinggian kadar oksigen semakin menipis sehingga tidak disarankan untuk mereka yang punya penyakit jantung atau tergolong obesitas untuk naik ke atas. Buat para pencinta alam atau yang sering naik turun gunung sih pasti sudah biasa dan tau tentang ini, tapi banyak turis yang ngga ngerti dan waktu itu, ada satu rekan di tur kita yang sangat gemuk sempat kehabisan napas di atas dan sejak saat itu, ketika kembali ke Indonesia, dia diet mati-matian. Pas kita ketemu beberapa tahun kemudian, berat badannya udah turun puluhan kilo, uda kayak kontestan The Biggest Loser aja. Mengutip kalimatnya: "pengalaman hampir mati di Swiss bener-bener bikin deg-degan! Di lift saja gue sampe minta maaf ama istri kalo ada salah, buat jaga2 kalau ngga selamat sampai di bawah" …hahaha Jadi untuk ke atas, kita akan naik satu lift dan dua cable car. Cable car pertama adalah Rotair yang berbentuk bundar dan bisa berotasi 360 derajat. Konon ini adalah rotating cable car yang pertama di dunia, setelah itu kita naik cable car yang menuju puncak Titlis. Menurut saya, view terbaik tidak Anda dapatkan pada saat menaiki Rotair tapi justru pada cable car terakhir, karena pada cable car yang ukurannya lebih kecil ini Anda bisa melihat pemandangan dari tempat yang lebih tinggi dimana kita bisa menikmati view seluruh area pegunungan, termasuk pemandangan pohon, rumah2 yang tertutup salju, dan orang2 yang sedang meluncur di ski dari atas gunung ke bawah, mereka meliuk-liuk membentuk satu animasi yang indah, inilah pemandangan pure winter wonderland seperti yang sering kita liat di film kartun Disney. (kiri) Rotair | (kanan) the real winter wonderland Siang hari kita lunch di buffet restaurant, rasanya lumayan enak, apalagi karena dibuka dengan hidangan soup hangat dan view white mountain di luar restaurant terlihat sangat bagus. Setelah makan, kita naik ke lantai paling atas dan keluar untuk 'menikmati' dinginnya puncak Titlis. Jujur, kita ngga kuat lama-lama di udara dingin begitu, paling 30 menit aja, itupun sambil keluar masuk ruangan biar hangat. Dan setelah puas di atas main lempar-lemparan salju, kita pun turun untuk menuju Lucerne sore harinya. Kita tiba tepat di pusat kota Lucerne sekitar pukul 3 sore dan lokasi berkumpul ada di depan Bucherer yang ada di samping danau tempat dimana Chapel Bridge yang menjadi icon kota berada. Sebelum ke sini, kita sempat mampir berfoto dulu di Dying Lion Monument yang merupakan tugu memorial untuk mengenang prajurit Swiss yang gugur di abad 17. Bagi para penyuka jam mewah, Bucherer adalah tempat yang tepat untuk mencari jam berlabel keren seperti Rolex, Chopard, Patek Philippe, namun buat yang suka non-pricey goods di sekitar lokasi juga banyak yang menjual berbagai macam baju, souvenir, dan makanan (terutama coklat) dengan harga yang terjangkau. Kita juga sempat coba es krim Movenpick, rasanya memang oke banget dan patut dicoba kalau ke sini. (kiri) Chapel Bridge waktu winter | (kanan) pada waktu spring Lucerne Indahnya Swiss memang sulit dilukiskan dengan kata-kata, harus dilihat langsung dengan mata kepala sendiri. Negara ini menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi buat yang suka travelling karena di sini apa aja bagus dan orangnya rata2 ramah. Makanannya enak, coklat dan roti jangan ditanya lagi, mau barang mewah juga komplit, mau wisata alam juga sangat bagus. Kita pengen sekali balik lagi ke Swiss karena masih banyak tempat yang belum sempat dieksplor seperti Zurich, Interlaken, Jungfrau, Matterhorn, dll. Malam itu kita kembali ke hotel di Brunnen dan besok paginya kita akan meninggalkan Swiss untuk melanjutkan perjalanan panjang selama 8 jam ke Paris. bersambung ke Part 3 - Paris
  13. 9 points
    Masih dalam nostalgia mode on, ato gue sebenernya uda kangen banget aja kali ya jalan2, hehehe Kali ini gue bakal share soal salah satu daerah di Adelaide, favorit saya banget. dalam 4 musim saya kesini mulu, meskipun paling suka pas autumn. Beda dengan Korea, Jepang atau Cina, yg kalo spring bisa idnah banget, di Addelaide, ya biasa aja, mesti ke tempat2 tertentu buat nikmatin spring. nah sama aja pas autumn, Handorf tuh salah satu tempat plg indah di adelaide. Sebelom nyampe di Handorf, mampir dulu di Stirling, pohon2nya banyak deh Di Handorf ini kita bisa nikmatin makanan2 khas Jerman,terutama sosis kali ya?hehehe. Sekarang banyak jg kok makanan yg halal:) Share foto2 di Striling dan Handorf aja langsung yah?
  14. 9 points
    halimun

    English Chat

    Hi! I believe that there are some members here that would like to practice their English in order to improve it. We have an English Corner chat in WA group. If you are interested to join, just let me know. If you are good at English, you are more than welcome to the group chat to assist the members who would like to practice. If your English is not good yet, don't worry. We practice together. :) Have a nice day to you all. God bless you.
  15. 9 points
    shieryu09

    Tips berpergian murah ke Bali

    Bali sebagai salah satu objek wisata pantai di Indonesia memang sudah sangat terkenal keindahannya. Selain keindahan alam dan pantainya, Bali juga menawarkan wisata budaya yang eksotis dan penuh nilai seni. Hal inilah yang membuat Bali sering menjadi target liburan banyak orang dari dalam dan luar negeri. Kata orang pergi ke bali pasti menghabiskan uang yang banyak. Nyatanya tidak seluruh hal tersebut benar loh, ternyata masih banyak cara murah untuk berwisata ke pulau dewata tersebut. Tentunya tips-tips ini akan lebih menyenangkan untuk orang-orang yang memiliki jiwa petualang Waktu yang tepat Hindari berpergian ke pulau Bali pada musim liburan. Kenapa kita harus menghindari musim liburan jawabannya sederhana. Karena ketika musim tersebut (libur hari raya, libur sekolah, dan sebagainya), hampir semua harga di Bali meningkat baik tiket perjalanan maupun akomodasi. Dan kenaikan harganya bisa sekitar 25-30% loh *tepok jidat*. Transportasi Bagi anda yang ingin mencari transportasi udara dengan harga murah, sebaiknya siapkan tiket perjalanan anda dari jauh-jauh hari. Dengan memesan tiket dari jauh-jauh hari, anda bisa mendapat tiket Jakarta-Bali seharga 500rb. Bayangkan dengan harga ketika mendekati musim liburan yang bisa mencapai 2 kali lipat atau lebih. Jangan lupa untuk memesan tiket dari travel agent yang anda percayai kredibilitasnya. Untuk anda yang mau lebih irit, bisa melalui jalan darat, kemudian menyeberang lewat Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi ke Gilimanuk. Ongkosnya hanya sekitar 8rb rupiah. Lalu tambah ongkos sekitar 30rb untuk naik Bus mini ke Terminal Ubung, Denpasar. Sedangkan untuk transportasi selama di Bali, anda bisa menyewa mobil atau motor untuk dikendarai sendiri selama disana, harga sewa mobil sekitar 150rb/hari (tanpa dirver) sedangkan untuk motor 50rb/hari. Yang pasti, jangan takut untuk mengendarai sendiri, karena jalan di Bali tidak seruet jalan-jalan di kota besar loh. Tentunya dengan bantuan peta Bali atau GPS, banyak sekali tempat yang bisa anda kunjungi. Akomodasi Tak semua penginapan di Bali itu mahal, karena nyatanya ada banyak sekali tempat penginapan di Bali yang menawarkan harga murah. Jika anda tidak memiliki banyak budget, pilihlah hotel atau penginapan yang lokasinya agak jauh dari jalan utama atau agak masuk ke pemukiman. Contohnya adalah jalan-jalan kecil dari jalan utama seperti Jalan Raya Kuta, Jalan Raya Tuban, Jalan Poppies, dan Jalan Benesari, disana anda akan menemukan banyak sekali penginapan yang murah. Bahkan jika anda pintar untuk menawar, anda bisa menemukan penginapan dengan harga hanya sekitar 100rb/malam. Dengan harga terjangkau tersebut, anda sudah bisa mendapat sebuah kamar dengan double bed, kamar mandi dengan bathtub air dingin, dan sarapan pagi (wow). Tempat Makan Selain tempat penginapan, hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah masalah makanan (tentunya perjalanan wisata akan sangat terganggu jika perut kosong kan? ). Untuk masalah ini anda tidak perlu khawatir. Jika anda mencari makanan murah dan halal, maka di sekitar tempat penginapan anda biasanya akan menemukan banyak terdapat tempat makan yang murah (warung), dengan harga sekitar 10-20rb saja. Untuk anda yang mencari tempat makan yang lebih bervariasi namun tetap murah dan terjamin kebersihannya, maka ada beberapa tempat yang bisa menjadi pilihan, yaitu “Nasi Ayam Kedewatan†di Jalan Tukad Badung, “Warung Ikan Mang Beng†di Jalan Hang Tuah dekat pantai Sanur,â€Restoran Renon†di Jalan Cok Agung Tresna, “Pondok Rawon†yang menyediakan berbagai macam masakan khas Jawa Timur di Jalan Merdeka, dan lain-lain. Aktivitas Gratis dan murah Ternyata tidak semua aktivitas wisata di Bali juga memerlukan uang. Jalan-jalan di pantai misalnya, adalah salah satu aktivitas menyenangkan yang tidak membutuhkan budget. Untuk pantainya, Pantai Kuta tentu saja bisa menjadi pilihan utama. Selain aktivitas gratis anda bisa berkunjung ke museum atau menonton pertunjukan kecak di daerah Uluwatu yang harganya tidak terlalu mahal untuk budget traveler. Museum Bali dan monumen Bajra Sandi di Renon juga bisa menjadi pilihan anda. Oleh-oleh Membeli oleh-oleh memang selalu menjadi menjadi salah satu agenda wajib dalam setiap perjalanan wisata. Bahkan seringkali pengeluaran budget terbesar berasal dari aktivitas ini. Namun untuk anda yang hanya punya budget terbatas, tidak usah khawatir. Anda bisa belanja banyak oleh-oleh di tempat yang menjual oleh-oleh murah, seperti di Pasar seni Sukawati, atau di pasar Kumbasari (namun tetap harus pintar tawar-menawar tentunya). Nah setelah mengetahui tips-tips tersebut, saya rasa tidak ada yang perlu kita takutkan untuk berpergian ke pulau Bali. Ternyata dengan budget yang tidak besar, kita masih bisa menikmati keindahan pulau dewata Bali kok. Semoga perjalanan anda menyenangkan ya J
  16. 9 points
    Ini catatan sekelumit testimoniku tentang manfaat yang sudah aku peroleh dari forum jalan2 ini... :) Pertama adalah kita dengan mudah bisa menemukan teman untuk jalan2 bareng. Pada saat jalan sendirian keluar kota maka dikota tujuanpun kita bisa menemukan member jalan2 yang siap menemani, mencarikan destinasi wisata sekaligus menyiapkan trasportasi. Sebagai pendatang disuatu daerah kita dimudahkan dengan keberadaan temen-temen regional yang sudah paham betul lokasi-lokasi wisata yang wajib dikunjungi . Hal ini kurasakan saat ke jogja sendiri dan disana sudah ada member jalan2 reg jogja yang menemani sepanjang hari, mbak @Diyan Hastari yang siap mencari kendaraan sewa, @hobijalan2poto2 n @albertorazzi yang menambah semarak dan member reg jogja lainnya yang bergantian menemani..(maaf lupa menyembut nama satu2...berhubung memori sudah pas2n dan perlu external hardisk baru..) Thanks a lot untuk all member jalan2 reg jogja...empat jempol untuk kalian... Pengalaman menarik lain adalah saat aku ke karimunjawa sendirian, calling2 ke forum bertanya apa ada sesama member jalan2 yang sedang ke karimunjawa alhasil ternyata ada juga yang sama2 sedang dikarimunjawa juga ..alhasil bertemulah saya dengan 2 orang sesama member jalan2 dan kitapun jalan bareng snorkling , ngejar sunrise dll. Sepertinya kita tidak akan kesulitan menemukan teman member jalan2 dimanapun kita berada.... Kedua adalah kita bisa bertemu pada saat gathering dengan member jalan2 dari banyak daerah. Gathering yang dilakukan secara periodik ini memberi kenangan tersendiri, kita bisa mendapat teman dari seluruh Indonesia, menambah jaringan pertemanan. Satu hal yang saya sangat hargai adalah kemauan dan kemampuan panitia lokal yang mengatur acara gathering. Mereka bisa mempersiapkan even dengan peserta banyak tanpa dibayar tanpa ada pengalaman sebagai Event Organizer hanya bermodalkan tekad pertemanan saja. Salut buat @deffa @ameryudha @diyanamatir @hobijalan2poto2 dll yang sudah mau jd panitia lokal gathering jalan2. Kalian sangat sabar dan besar hati...Maafkan atas perilaku member lain yang kurang menghargai peran kalian dan bertingkah seperti anak2 meminta pelayanan terus..... Yang ajaib sekaligus menarik dari forum ini adalah forum jalan2 bisa menjadi jalan untuk membuat satu persahabatan ini terwujud saat ada undangan kawinan @zaqi kenal gak kenal selama sama2 member jalan2 bisa hadir ke pesta perkawinan Zacky....biasanya acara beginian hanya untuk keluarga dan sahabat tetapi forum jalan2 bisa menyatukan acara kawinan menjadi acara forum bersama Terakhir buat temen2 member baru...janganlah sungkan untuk bergabung ...ikutlah kopdar atau gathering..jangan takut kalau belum mengenal siapapun di forum ini...cuek saja jalin pertemanan, ngobrolah dengan santai..jika di pertemuan pertama merasa terasing jangan patah semangat...kami semua member jalan2 sangat wellcome ....(kok jadi kayak iklan ya ini...) Buat para bupati dan pakpati all regional titip peluk dan cium untuk seluruh member regional kalian...
  17. 9 points
    Jalan2 di Jogja sekarang udah sangat gampang lho. Bagi para wisatawan sejak awal Mei tahun 2008 sudah diluncurkan transjogja. Gak cuma di dalem kota aja lho, bahkan transJogja bisa tembus sampe ke prambanan. Yang udah hampir masuk Klaten Jawa Tengah lho padahal. Kan letaknya prambanan emang pas diperbatasan DIY sama Jateng. Jadi buat jalan2ers gak usah bingung kalo ke jogja. Lokasi – lokasi yang sering dikunjungi wisatawan di dalam Jogja hampir semua sudah terjangkau dengan Transjogja koq. Jam operasionalnya juga udah mulai dari pagi jam 6 sampai jam 10 malam. Tarifnya jauh dekat 3000 rupiah sajaaa Berikut saya kasih jalurnya ya Rute 1A RUTE UTAMA : Terminal Prambanan – Bandara Adisucipto – Stasiun Tugu – Malioboro – JEC (Jogja Expo Center) Detail : Terminal Prambanan - Kalasan – Bandara Adisucipto - Maguwoharjo - Janti (dibawah flyover Janti)- UIN Kalijaga - Demangan - Gramedia - Tugu – Stasiun Tugu - Malioboro –- Gondomanan – Pasar Sentul - SGM – Kebun Binatang Gembira Loka – Babadan Gedongkuning - JEC - Blok O - Janti (flyover) - Maguwoharjo – Bandara Adisucipto - Kalasan - Terminal Prambanan Rute 1B RUTE UTAMA : Terminal Prambanan – Bandara Adisucipto – JEC – Kantor Pusat Pos Indonesia – Pingit – UGM Detail : Terminal Prambanan – Kalasan – Bandara Adisucipto – Maguwoharjo – Maguwoharjo – babarsari(jl kledokan) - Janti (dibawah flyover Janti) – Blok O – JEC – Babadan Gedongkuning – Kebun Binatang Gembira Loka – SGM – Pasar Sentul - Gondomanan – Kantor Pusat Pos Indonesia – RS PKU Muhammadiyah – Pasar Kembang – Badran – SAMSAT – Pingit – Tugu – Gramedia – UGM – Colombo – Demangan – UIN Sunan Kalijaga – Janti – Maguwoharjo – Bandara Adisucipto – Kalasan – Terminal Prambanan Rute 2A RUTE UTAMA : Terminal Jombor – Malioboro – Basen – Kridosono – UGM – Terminal Condong Catur Detail : Terminal Jombor – Monjali – Tugu – Stasiun Tugu - Malioboro – Kantor Pusat Pos Indonesia - Gondomanan – Jokteng Wetan – Tungkak – Gambiran – Basen – Rejowinangun – Babadan Gedongkuning - Kebun Binatang Gembira Loka - SGM – Cendana - Mandala Krida – Gayam – Lempuyangan flyover – Kridosono – Duta Wacana - Galeria - Gramedia – UGM - Colombo - Terminal Condong Catur -Kentungan – Monjali – Terminal Jombor Rute 2B RUTE UTAMA : Terminal Jombor – Terminal Condong Catur – UGM – Kridosono – Basen – Kantor Pusat Pos Indonesia – Wirobrajan – Pingit Detail : Terminal Jombor – Monjali – Kentungan – Terminal Condong Catur – Colombo - UGM - Gramedia – Kridosono – Duta Wacana – Lempuyangan flyover - Gayam – Stadion Mandala Krida – Cendana – SGM – Gembiraloka – Babadan Gedongkuning – Rejowinangun – Basen – Tungkak – Jokteng wetan – Gondomanan – Kantor Pusat Pos Indonesia – RS PKU Muhammadiyah – Ngabean – Wirobrajan – BPK – Badran – SAMSAT – Pingit - Jalan Magelang - Jalan Wolter Monginsidi - Jalan AM Sangaji - Pasar Pingit – Tugu – Monjali – Terminal Jombor Rute 3A RUTE UTAMA : Terminal Giwangan – Kotagede – Bandara Adisucipto – Ringroad Utara – MM UGM – Pingit – Malioboro – Jokteng Kulon Detail : Terminal Giwangan – Tegalgendu – HS Silver – JL Nyi Pembayun - Pegadaian Kotagede – Basen – Rejowinangun – Babadan Gedongkuning – JEC - Blok O – Janti (flyover) - Janti – Maguwoharjo - Airport Bandara Adisucipto - Maguwoharjo – Ringroad Utara – Terminal Condong Catur – Kentungan – MM UGM - MirotaKampus – Gondolayu – Tugu – Pingit – SAMSAT - Badran – Pasar Kembang – Stasiun Tugu - Malioboro – Central Post Office – PKU Muhammadiyah Hospital – Ngabean – Jokteng Kulon – Plengkung Gading - Jokteng Wetan – Tungkak – Wirosaban – Tegalgendu – Terminal Giwangan Rute 3B RUTE UTAMA : Terminal Giwangan – Jokteng Kulon – Pingit – MM UGM – North Ring Road – Bandara Adisucipto – Kotagede Detail : Terminal Giwangan – Tegalgendu – Wirosaban – Tungkak – Jokteng Wetan – Plengkung Gading - JoktengKulon – Ngabean – RS PKU Muhammadiyah – Pasar Kembang – Badran – SAMSAT – Pingit – Tugu – Gondolayu – Mirota Kampus – MM UGM - Kentungan – Condong Catur – Ringroad Utara – Maguwoharjo – Bandara Adisucipto – Maguwoharjo – Janti (dibawah flyover) – Blok O – JEC (Jogja Expo Center) - Babadan Gedongkuning – Rejowinangun – Basen – Pegadaian Kotagede – JL Nyi Pembayun – HS Silver – Tegalgendu – Terminal Giwangan sumber http://www.feb.ugm.ac.id/iup/pdf/TransJogja_route.pdf Tuh kan udah hampir semua poin pentingnya jogja udah di lewatin sama bus TransJogja. Cuma 3000 sekali jalan. Pulang pergi 6000 deh. Udah ada ACnya lagi Mo ke malioboro, mo ke Bandara, mo ke terminal ? stasiun kereta api pun juga terjangkau kan pake TransJogja.. dan meskipun udah murah, bisa lebih murah lagi naik TransJogja. Caranya bayar pake Indomaretcard(Mandiri Punya), Flazz (BCA punya) sama pake Brizzi (BRI punya). Bayarnya jadi Cuma setengahnya aja hihihi seribu dong Jadi yang udah punya kartu2 tersebut, dipake aja, biar bisa lebih murah bayarnya hehehe Selamat jalan2 di jogja pake transJogja yaaa… ohya ini ada bonus map jalur TransJogja !
  18. 9 points
    deffa

    Jalan Jalan Singapura 4D3N - FR Momod

    Halo Momod Here !!! Seperti yang kalian tahu tgl 19-22 september kemaren saya melakukan perjalanan ke Singapore. Nah ini dia oleh2 saya berupa cerita perjalanan / field report saya selama disana enjoy : Day 1 Tanggal 19 September, yup bangun pukul 03.00 WIB langsung mandi bbrr dingin, kebetulan hari itu juga nyokap saya ulang tahun jadi sebelom berangkat saya rayain ultah mama dlo bentr hehehe, langsung cus ke bandara Husein Sastranegara Bandung naik motor. Brr dinginnya bandung gitu loh, samoe bandara sekitar pukul 04.30 WIB, flight saya pukul 05.30 WIB pas lah ke sevel dlo beli roti - air minum, langsung check in, ternyata rame juga yang mau ke spore hari itu, coz yang check in antri panjang, karna saya gak bawa bagasi jadi tinggal online check in aja beres. Ccuusss flight Air Asia pukul 05.30 WIB sampe spore pukul 08.30 WITA. Oiya setelah check in imigrasi spore saya nunggu rombongan mba @ida dlo yang emang janjian bareng jalan2 spore nya, yaudah sambil nunggu saya whatsapp mimin @Jalan2 yang katanya mau jemput di bandara, eh pas di WA beliau bilang "waduh maaf saya baru bangun, weker saya gak nyala" hehehheeh ya udah deh akhirnya janjian ketemu di MRT Station City Hall aja. Pukul 09.15 ketemu rombongan mba @ida yang terdiri dari 3 ibu2, 1 cowo dan 1 mba @ida jadi total 5 orang, cus langsung ke Sky Train, karna kita di terminal 1 kita menujua terminal 2 untuk langsung ke MRT Station Changi Airport menuju ke kota. Pas mau naik kita agak bingung gmna cara pakai MRT Ticket, tapi untung nya petunjuk2 banyak disini jadi ada petunjuk yang langsung menunjukkan beli MRT Ticket di General Ticket Machine. Tujuan awal Changi - City Hall sekitar 1.20 SGD, oiya di spore uang coin atw maksimal 5 SGD sangat berguna bagi kalian yang tidak pake EZ Link card untuk bayar2 tiket2 transportasi (MRT, BUS dll) Yup MRT Changi harus berhenti di Tanah Merah MRT Station dari sana kita harus gnti MRT ya cuma nyebrang doank yang menuju ke City Hall okelah kalo begitu. Sampe City Hall hal pertama yang saya lakuin adalah kontek mimin @Jalan2 , yup beliau udah nunggu di deket exit passenger service. Ketemu mimin sekitar pukul 09.30 WITA. Langsung dah kita cuuss ke tujuan pertama Merlion Park karna mau check in hotel juga masih lama nunggu pukul 02.00 WITA. Ada kejadian menarik disini karna kita agak dibikin nyasar di dalam Mall ini heheh. Oiya bagi kalian yang belom tau kalo SIngapore itu pada dasar nya berjalan menembus Mall ke Mall jadi kalo turun dari MRT Station biasanya kita udah di undergorund nya sebuah Mall heheh. Dikarenakan 19-22 september di Singapore itu ada event F1 Grandprix jadi banyak jalan2 protokol yang ditutup jadi kita harus muter2 cari jalan ke Merlion Park. Akhirnya mimin nanya ke petugas, dikasih saran naik MRT 1 station lagi ke Raffles Place karna dari CIty Hall jalan nya ditutup okelah kalo begitu. Beli Ticket Single Pass lagi sekitar 0.90 SGD. Cccuuusss cuma bentar doank karna 1 station sampe lah di Raffles Place. Oiya intinya di Singapore itu walking ya karna sebenernya kemana2 di Spore itu deket, jadi bagi kalian yang gak biasa jalan di tempat asal, bakalan kecapean banget disini heheheh. Dari Raffles Place MRT ke Merlion Park sekitar 15 menit jalan kaki dan kita ngelewatin rute sirkuit F1 nya, mereka pake jalan utama di Spore ternyata. Oke sampe lah kita di pelataran Merlion Park dengan Background Marina Bay Sands tunggu apalage poto2 lah hehehe terus lanjut ke Merlion Park Mimin @Jalan2 bilang "aneh biasanya disini ada tukang jualan es potong 1 dollar tapi kok sekarang gak ada ya" hehehe ya kalian pasti tau tentang es potong singapore 1 dollar itu, tapi kebetulan lagi gak ada mungkin karna masih pagi ya Udah Pukul 12.00 WITA di Merlion Park, udah puas poto2 akhirnya kita lanjutin ke Bugis untuk makan siang karna menurut mimin disana banyak Foodcourt. okelah cus jalan lagi dari Merlion Park - MRT Raffles Place 15 menitan. MRT Raffles Place - Bugis cuma sekitar 2 station jadi bayar 1.20 SGD untuk Single Pass Ticket. Sampe Bugis yak mall lagi hehee. Langsung menuju Foodcourt nya yang berada di lantai 4 dan kita ada di Underground heheh. Sampe di Foodcourt sekitar pukul 12.30 WITA ya pilih langsung deh, karna emang udah jam makan siang penuh neh foodcourt tapi untung masih dapet tempat duduk. Oiya foodcourt manner di Spore adalah kalo table itu di share ya jadi misalkan ada table untuk 6 orang tapi baru diisi 2 orang nah kita diwajibkan isi 4 lagi kalo cukup (kebiasaan di indonesia kan kalo bisa cari table yang buat sendirian walopun isinya buat 10 orang hahaha pemborosan ) Saya pilih masakan jepang yang halal Bento Set aja sekitar 5.30 SGD + Ice Lemon tea 1 SGD = 6.30 SGD. oiya menurut mimin @Jalan2 kalo sekali makan di Spore itu range harga 4-6 SGD untuk makanan di Foodcourt. Rombongan mba @ida kayaknya makan Nasi Padang hahahah jauh2 ke Spore makan nasi Dapang lagi Ok lunch done waktu udah sekitar pukul 13.30 WITA yaudah cukup untuk check in hotel neh. Kebetulan rombongan mba @ida menginap di Scripture Backpacker Hostel deket LAVENDER MRT STATION jadi cuma 1 Station dari Bugis, Ya kita anterin dlo kesana deh. Bugis - Lavender sekitar 0.90 SGD MRT TIcket. Sampe Lavender Station (dibawah mall lagi) kita mengandalkan Ipad Mini mimin untuk cari jalan ke Hostel nya yang berada di Hamilton Road deket ABC Hostel. dan ternyata sekitar 15 menit walk wuih lumayan juga tuh hahahha. Akhirnya jalan lah kita (saya agak kasian dengan rombongan ibu2 nya mba @ida) tapi mau apalagi welcome to singapore where everything achieved by walking . Akhirnya sampe di Scripture Backpacker Hostel nya, nyantei dlo dan ngadem di Lobi nya, eh ternyata disana udah penuh donk, mungkin karna mba @ida booking nya cuma by Phone tanpa ada DP uang dlo jadi gak di reserve oleh mereka. Yaudah kebijakan dari hostel akan dipindahkan ke cabang mereka yang di Serangoon deh, tapi untung nya rombongan mba @ida dianter pake mobil kesana hehehe Ok setelah saying goodbye ama rombongan mba @ida dan janjian tar kalo mau jalan bareng Whatsapp aja ketemuan di MRT Station. Saya n mimin @Jalan2 berangkat lagi menuju ke Hotel saya yang berada di Geylang. Mimin saran kita naik Bus aja deh cuma 5 Stop dari Lavender. ok deh naik Bus. Sampe di Halte kita tinggal liat aja petunjuk untuk jurusan Bus di Halte itu lengkap loh. ok dipilh lah Bus no 67 jurusan lavender - Geylang. Oiya bus disini juga pake sistem sama kayak MRT pake Ticket juga, jadi kalo kalian pake EZ link card gampang tinggal tempel kartunya pas naik dan tempel lagi pas turun, tapi bagi kalian yang gak pake EZ Link card bisa langsung bayar jauh deket 1.10 SGD perorang Didalam bus ngobrol2 ama mimin kalo di Spore itu emang kemana2 jalan kaki dan kalo mau gampang naik MRT aja, akhirnya sampe di Yu Thiang Bus Stops (5 stop dari lavender) yup kita turun disini, udah keliatan tuh Lor Geylang. Oiya saya nginap di JJH Boutique Apartment Lor 15 Geylang permalam 60 SGD itu udah paling murah untuk ukuran HOTEL di SPORE. Dari bus stops itu jalan sekitar 5 menitan dan akhirnya sampe juga, karna saya udah booking via agoda dari Jalan2.com jadi proses cepat langsung dikasih kunci kamar Sampe kamar no 309 dan gak ada lift disini hehehe, nyantai dlo bentar sambil ngadem di ac ngbrol bentar ama mimin, dan mimin mutusin untuk langsung pulang karna dia ada acara pukul 06.00 WITA yaudah saying goodbye ke mimin. Saya mandi dlo dan cek2 koneksi wifi internet wuih kenceng bray 20 Mbps donlod disini hehehehhehe Sambil planning mau kemana lagi tar sore saya baca2 FR nya mas @mone dan @ramii_risky kayaknya saya putuskan untuk ke Chinatown untuk sore ini, Ccuuss pukul 16.00 WITA berangkat lah ke Chinatown. Jadi hotel saya itu berada di pertengahan antara MRT Kallang dan Aljunied. jadi waktu tempuh dari hotel ke MRT tersebut sama aja sekitar 10 menitan jadi ya pilih yang manapun bebas. jadi say apilih yang Kallang aja deh. Kallang - Chinatown sekitar 2.20 SGD untuk Single Pass. Oiya MRT di Spore terbagi jadi beberapa jalur dan membedakannya biasanya dengan warna misalkan jalur saya Kallang itu Green Line, Chinatown Purple Line. jadi tar ada intersection (transit) kalo mau ke beda2 warna line. Misal Kallang - Chinatown saya transit di City Hall Red Line baru ambil yang Purple Line ke Chinatown. Sampe MRT Chinatown pukul 17.00 WITA wuih kok masih terang benderang aja neh di spore padahal udah sore gini. Nah kebetulan lagi ada pesta lampion di Chinatown jadi banyak lampion dipajang disini. Tapi karna masih terang jadi belom dinyalain lampionnya. Yaudah saya putuskan nunggu gelap sambil jalan2 dlo ke Pagoda Street deket situ. Ada Temple namanya Sri Mariamman Temple bagi umat Hindu, turis boleh masuk tapi lepas sepatu. yaudah saya masuk deh tuh Ok setelah puas poto2 di temple, diluar udah mulai gelap karna udah pukul 19.30 WITA yaudah saya balik lagi ke daerah lampion. Oiya selama perjalanan dari Pagoda street - Chinatown banyak pedagang kaki lima yang jualan barang2 ya murah katanya dari elektronik ampe ke apa aja ada deh Yup sampe di daerah lampion udah mulai dinyalain semua tuh lampion nya jadilah poto2 lagi uuuyyeeee Udah puas poto2 bersama lampion saya putuskan pulang deh karna waktu udah pukul 20.00 WITA juga. saya putuskan ambil ke MRT Aljunied pengen cari suasana baru aja hehehe. Chinatown - Aljunied 2.20 SGD Single pass transit di City Hall Red Line yang pasti. Sampe di MRT Aljunied ada pemandangan menarik. Jadi di depan station ada semacam lapangan rumput gtu jadi banyak orang2 spore yang duduk2 disana sambil ngobrol dan makan dll. Kebetulan ada pasangan sepertinya orang india yang lagi pacaran dan mereka COWO (ya buat @ameryudha yang ngaku nya gay silahkan dicoba disini ya ) Perjalanan ke hotel agak berbeda dari siang dan malam. Oiya saya kasih penjelasan dlo soal Geylang neh. Gyelang Road itu terkenal sebagai Red District nya Singapore kalo di Indonesia semacam Saritem di Bandung, Sarkem di Jogja, Gang Dolly di Surabaya. Kenapa saya pilih disini karna Kuliner nya murah disini dan beraneka ragam. Dan saya seh gak masalah soal Red District hehee. Jadi selama perjalanan pulan gke hotel wuih wece wece yang lagi mangkal lumayan lah ada penglihatan. Oiya menurut cerita mimin (entah pengalaman pribadhi atw bukan ) kalo hotel2 di Geylang itu tengah malam, kamar2 kita suka di ketok pintunya untuk nawarin Message++ hahahahahahaha. Tapi ternyata di hotel saya gak tuh (agak kecewa dikit ) Pukul 21.30 WITA abis mandi apalagi kalo bukan cari makan, yang pasti walopun Red District saya tetep cari Halal Food aja deh. Kebetulan deket dari Hotel saya ada India Thai Halal Food namanya Mufiz Prata Corner mantap langsung kesana deh. Yang jualan orang India Melayu ketika saya nyampe langsung mereka tau kalo saya orang melayu lah, "makan disini atw dibungkus" kalimat pertama pelayannya, "disini aja" saya jawab. Ok dikasih saran makan Nasi Goreng Ayam Merah yaudah gw pesen itu + es Teh Tarik = 6.50 SGD. makanan datang dan kesan pertama gw adalah buset banyak banget porsinya bisa buat bertiga neh hahahhaha. Yang jelas saya setengah pun gak abis itu makanan gila donk hahahha. ok perut kenyang sambil nanya ke pelayan Mesjid terdekat dimana dan ternyata ada deket sana di Lor 9 Geylang depan Sevel. Karna kan besok nya hari jumat buat jumatan lah Sebelom pulang ke hotel mampir dlo ke Sevel beli roti2an buat sarapan karna di hotel gak include breakfast. Roti 2 biji 1 SGD Balik ke hotel pukul 22.30 WITA yup istirahat dlo lah buat besok hari kedua rencana nya mau ke kantor mimin @Jalan2 di somerset dan ke orchard Bersambung........................... Untuk Foto Lengkap nya kesini ya Jalan2 Singapore
  19. 9 points
    Halo semua, saya Mario dari www.mariophotoworks.com, mau berbagi cerita lagi nih, kali ini tentang perjalanan saya ke Santorini, Yunani beberapa waktu yang lalu. Tulisan dan foto saya ini sebenernya udah pernah dimuat di majalah MyTrip vol 11/2013, cuman pasti ga semuanya pernah baca dan oleh karena itu saya share disini ya: Peta Santorini: Bicara soal laut, Indonesia memang tidak pernah ada habisnya. Sebagai Negara kepulauan, Indonesia mempunyai segudang pantai, laut, serta pulau yang selalu menawarkan kecantikannya, Namun bagaimana dengan bangunan-bangunan yang berjajar rapih diatas kaldera serta didominasi oleh warna putih bersih dan biru cerah? Yup, hanya Santorini yang punya. Memulai Petualangan di Fira, Santorini Duesseldorf – Athena – Santorini adalah rute pertama yang akan saya tempuh. Tidak ada pesawat langsung yang bisa menuju ke Santorini, melainkan harus stop di Athena dulu untuk transit dan lanjut ke Santorini. Sedangkan bagi yang ingin pergi dari Jakarta, cukup banyak maskapai besar yang menyediakan rute dari Jakarta – Athena, namun hanya 3 maskapai yang menyediakan rute Athena – Santorini, yaitu Aegean Airline, Olympic Air, dan Athens Airways. Jika tidak ingin memakai pesawat, menuju Santorini dengan menggunakan kapal laut juga merupakan ide bagus, karena sepanjang perjalanan, kita akan menemukan pilar-pilar kuil kuno di sepanjang pulau yang memberikan kesan berbeda bertualang mengunjungi Santorini. Keterbatasan waktu juga yang akhirnya membuat saya memutuskan untuk menggunakan pesawat ketimbang kapal laut. Hati saya deg-degan ketika pertama kali pesawat mendarat di Bandara Santorini, bandara kecil seukuran bandara kaskusrang di Lombok yang tidak begitu wah itu tidak mengurungkan niat saya untuk menjelajahi eksotisme Santorini. Sayang, waktu tiba sudah malam hari dan saya segera diantar ke hotel di daerah Fira yang berjarak hanya 15 menit dari bandara Santorini. Sesampai di hotel, wanita setengah baya bernama Irene dengan logat Inggris – Greek nya menyambut saya dengan ramah. Proses check in yang berlangsung singkat itu jg saya manfaatkan untuk bertanya-tanya mengenai Santorini. Beruntung sekali karena hotel saya ini dekat kemana-mana, ke terminal hanya 5 menit, ke pusat kota hanya 10 menit, dan yang terpenting adalah ke Carrefour yang hanya berjarak 5 menit berjalan kaki, karena saya membutuhkan air mineral dan sandal jepit untuk mengganti sepatu sport yang nampaknya tidak cocok digunakan untuk berleyeh-leyeh di pantai. Alarm menunjukkan jam 6 pagi ketika saya terbangun dari tidur. Rasa excited karena saya berada di Santorini membuat saya tidak bisa tidur dengan pulas malam harinya. Jam 6 pagi ternyata masih cukup gelap untuk menyusuri jalan Santorini, mengingat tempat dan toko di Santorini baru bergeliat mulai jam 10 pagi. Untuk membunuh waktu,memulai hari saya breakfast di lantai 1 yang berada tepat di atas kamar saya. Tak heran dari kamar terdengar suara piring, garpu dan pisau yang saling beradu. Breakfast seharga 8 Euro ini ternyata lebih dari harga yang ditawarkan. Omellete dengan mozzarella cheese nya menjadi makanan andalan saya saat itu, “so yummy!â€. Dari jendela restoran, sungguh apa yang biasa saya lihat dari buku, majalah, serta TV di Indonesia menjadi kenyataan. Rumah-rumah kecil berukuran 2 lantai dengan warna putih dan kubah biru berjejer rapih menandakan kekhasan Santorini. “Ok ini saatnya saya jalan-jalan memulai perjalanan saya!†Tas kamera, air mineral, passport, dan peta menjadi teman saya saat memulai hari di Fira, yang tak lain adalah ibu kota Santorini. Dulunya ibukota Santorini tidak berada di Fira, melainkan di Imerovigli, namun karena gempa bumi dahsyat di masa lalu, menjadikan kota ini mulai ditinggalkan para penduduknya. Sebagai penyandang gelar “ibukotaâ€, membuat tempat ini menjadi tempat paling ramai di Santorini. Mulai dari bar, café, toko buku, toko souvenir, kantor pos, gereja bahkan galeri bisa dengan mudah ditemukan disini. Suasana romantis juga terasa pada saat saya melalui jalan setapak naik turun di Fira, tak salah Yahoo Travel pernah menobatkan Santorini sebagai No. 1 world’s most romantic island. Langkah demi langkah saya jalani sampai akhirnya saya menemukan sign yang menunjukkan arah ke Old Port atau dermaga tua bernama Limani Skala. Di dermaga inilah para wisatawan bisa menyewa kapal untuk mengunjungi Pulau Palaia Kameni atau Thirasia. Ada 2 pilihan yang dapat dipakai jika kita mau mengunjungi dermaga tua, pertama menggunakan cable car seharga 4 Euro atau kedua mencoba menunggangi keledai yang menuruni sekitar 600 anak tangga, namun untuk pilihan kedua kita harus siap-siap menutup hidung akibat kotoran keledai yang berjatuhan di sepanjang jalan. Berlayar menuju Palaia Kameni Perjalanan 5 menit menuruni kaldera mengantarkan saya sampai kepada dermaga kecil, Limani Skala. Ya, dermaga tua ini memang bukan dermaga utama di Santorini karena dermaga utama sudah dipindahkan ke Ormos Athinios. Oleh sebab itu, pelayararan dari sini hanya mengantarkan wisatawan ke pulau-pulau kecil saja. Cafe dan toko souvenir cukup mudah bisa ditemui di pinggiran dermaga ini, namun ada 1 hal yang cukup menarik perhatian, yaitu adanya patung keledai yang menandakan bahwa keledai memang sudah menjadi angkutan penduduk lokal pada jaman dahulu. Beberapa penduduk asli Santorini juga masih tinggal disini, kebanyakan dari mereka terlihat sedang asyik merapikan jala dan mengecat ulang kapal mereka. Di tengah kesibukan mereka, mereka tetap ramah ketika diajak bicara dan bahkan saya sempat mengambil beberapa foto close up dari mereka. Untuk menuju Pulau Palaia Kameni, tiketnya, lebih baik dibeli ketika pertama kali check in di Hotel. Resepsionis biasanya akan menawarkan paket perjalanan berupa tour 2 hari, 1 hari, atau setengah hari seperti yang saya pilih. Sengaja saya memilih untuk tour setengah hari ini, dengan harapan saya dapat menyambangi Oia untuk melihat sunset di sore harinya. Untuk paket tour tersebut, tiket kapal pulang pergi sudah termasuk didalamnya. Harga juga tergantung kepada lama perjalanan dan jenis kapal, untuk 2 hari berkisar antara 75-100 euro, 1 hari 30-50 euro, sedangkan yang setengah hari, saya hanya cukup membayar 17 euro. Untuk paket tour setengah hari, saya hanya bisa mengunjungi 2 tempat yaitu volcano dan berenang di sumber air panas dengan temperature air 35’C. Jam di tangan saya menunjukkan waktu 13.30 dan berselang 5 menit, kapal yang saya tunggu-tunggu akhirnya datang juga. Kapal kayu berbentuk seperti kapal Phinisi di Indonesia ini ternyata cukup banyak menampung penumpang. Terdapat 2 dek di kapal ini, dek bawah dan atas, hanya bagi yang ingin menikmati laut Aegean dan Santorini dari kejauhan saya sarankan untuk duduk di dek atas, dengan memakai cukup sunblock tentunya. Pemandangan yang disuguhkan merupakan surganya penikmat laut seperti saya ini. Tak berhenti saya menekan tombol shutter, demi mendapatkan angle dan hasil foto yang terbaik. 30 menit berlalu dan tibalah saya di tempat pemberhentian pertama yaitu Volcano. Semua turis dari berbagai Negara seperti Jerman, Amerika, bahkan Malaysia termasuk saya segera turun dari kapal mengikuti tour leader yang berjalan paling depan. Saya diingatkan untuk menghafal nomor dan nama kapal karena banyaknya kapal lain yang datang berbarengan. Volcano ini dulunya merupakan gunung berapi aktif dan meletus sekitar 4-5 juta tahun yang lalu. Dan konon, erupsinya mengalahkan erupsi dari gunung Krakatau pada tahun 1883. Sekarang yang tersisa hanyalah hamparan pasir hitam dengan kontur naik turun yang dapat dijelajahi selama 1 jam berjalan kaki. Menurut saya, sekilas tempat ini mirip dengan Bromo di Jawa Timur dengan tambahan laut di sekelilingnya. Sebenarnya tidak ada yang spesial dari tempat ini, hanya saja dari Volcano ini, saya dapat melihat Fira dan Oia dari kejauhan. Ya, hanya itu! Tidak berlama-lama, matahari yang sangat terik memaksa saya segera balik ke kapal untuk lanjut ke spot berikutnya yaitu sumber air panas. Sesampainya di sumber air panas, para turis yang berada di kapal serentak menceburkan diri untuk mencoba sensasi berenang di air sulfur tapi saya yang membawa kamera hanya berada di kapal memotret pemandangan sekitar pulau. Sunset Terindah di Oia Jam 5 sore kapal sudah kembali merapat di dermaga tua, “saatnya bergegas ke terminal bus.†Pikir saya. Kembali dari dermaga ke terminal bus di Thira ternyata cukup menguras tenaga karena harus melewati jalan naik turun di Fira, namun itu tidak menghalangi saya untuk segera mencapai Oia demi sebuah foto sunset paling dramatis. Dari terminal bus di Thira ke Oia dapat ditempuh hanya dengan 1.60 euro dalam waktu 20 menit. Tiket tidak perlu dibeli di loket terminal karena di dalam bus akan ada petugas yang menagihnya ketika kita hampir mencapai tujuan. Menurut saya, Oia adalah tempat paling penting untuk dikunjungi di Santorini. Belum sampai Santorini rasanya jika kita belum mengunjungi Oia. Bagaimana tidak, disini kita dapat melihat sunset terbaik, sampai-sampai mendapat predikat “No.1 location of the World’s Best Sunsets†oleh RatesToGo. Memang pada sore hari, turis-turis dari Fira dan Firostefani berkumpul di Oia hanya untuk menikmati sunset semata. Sinar Matahari yang berwarna putih kekuningan tampak menyinari banguna-bangunan di sepanjang kaldera Oia sehingga memberikan kesan tersendiri akan suasana mediteranian. Café dan restoran tidak pernah sepi oleh turis yang menunggu matahari turun ke peraduannya. Betul betul indah memang.. Untuk menikmati sunset di Oia, tempat terbaik menurut saya adalah berdiri di sisi kiri sebuah bekas benteng. Alasannya mudah, karena dari sana, kita dapat melihat semuanya, mulai dari matahari yang perlahan turun serta bangunan-bangunan yang berjejer rapi membentuk komposisi dinamis sehingga siapapun yang mengabadikannya dapat menghasilkan sebuah foto setingkat Post Card Quality. Tempat setrategis itu memang tidak pernah sepi dari turis yang mempunyai niat sama dengan saya, alhasil saya harus berebut tempat demi mendapat spot terbaik. Detik demi detik berlalu, dan ketika matahari sudah masuk semua ke peraduannya, kami bersama-sama bertepuk tangan menandai kekaguman kami akan ciptaan Tuhan. Lelah berjalan seharian membuat perut ini tidak bisa diajak kopromi lagi. Memang belum dikatakan pergi ke suatu tempat tanpa menikmati makanan aslinya. Beruntungnya warung-warung kecil tapi nyaman yang menjual Gyros dan Soulvavski tidak sulit ditemukan di Santorini. Bahkan setiap 50 meter, saya dapat melihat warung makanan ini dengan ciri khas ada pemanggang berbentuk vertical di dalamnya. Gyros merupakan makanan seperti roti gepeng yang didlmnya diisi dengan salad, daging, serta kentang goreng. Mirip dengan Donner Kebab, hanya berbeda pada jenis rotinya. Sedangkan Soulvavski adalah daging yang ditusuk dengan kayu lalu dibakar, sama seperti sate namun tidak dipadukan dengan saus kacang melainkan dengan salad dan kentang goreng. Keduanya cukup mengeyangkan karena porsinya yang besar bagi saya. Malam terus berlalu dan saya putuskan untuk kembali ke hotel dengan menggunakan shuttle bus. Melihat Sisa Sejarah di Akrotiri Pagi hari setelah breakfast perjalanan saya teruskan ke Akrotiri dengan menggunakan shuttle bus. Untuk mencapai tempat ini dikenakan tariff 1.8 Euro sekali jalan. Akrotiri merupakan situs kuno dari peradaban Minoan namun sempat terkubur akibat letusan gunung berapi pada 1500 sebelum masehi. Masih banyak ditemukan benda-benda seperti pot, tempat tidur, guci yang masih berbentuk seperti aslinya. Memang pada saat kejadian dahulu, benda-benda serta harta benda penduduknya ditinggalkan dan hanya membawa sanak saudara mereka saja, oleh karena itu hampir seluruh penduduknya selamat dari letusan gunung merapi. Untuk mengunjungi tempat ini disarankan pada saat tiba di loket depan, anda menyewa tour guide dengan harga 30 Euro per orang. Karena pada saat berada di dalam, penjelasan mengenai situs ini belum terlalu lengkap mengingat tempat ini baru selesai dibuat setelah direnovasi selama 7 tahun. Tempat yang dahulu sempat hancur karena konstruksi atapnya yang roboh. Sekarang atapnya sudah diganti dengan system bioclimatic shelter, dimana atapnya sekarang bisa menyesuaika dengan keadaan cuaca di Santorini. Ketika hujan, maka atapnya akan otomatis tertutup sendiri dan pada waktu panas, akan otomatis terbuka untuk membiarkan sinar matahari masuk kedalam. Dan hebatnya lagi, semuanya ini tidak memerlukan sumber listrik dalam pengoperasiannya. Tak berasa, waktu sudah siang dan saya harus kembali ke hotel untuk packing dan pulang. Memang waktu 3 hari 2 malam bukan waktu yang cukup untuk mengelilingi Santorini. Alam yang cantik, café yang romantis, serta tempat bersejarah yang menggugah pengetahuan saya. Namun saya bertekad untuk kembali kesini suatu saat nanti. “Mungkin bersama pasangan saya.†Bisik hati saya. Ya memang tempat seromantis dan sekeren ini memang terlihat agak aneh jika dinikmati seorang diri.
  20. 8 points
    deffa

    Kuala Lumpur Melayu Yang Modern

    Hola Momod Here !!! Kali ini mau nulis Field Report, perjalanan 10 hari saya ke 3 Negara : Malaysia-Thailand-Singapore Karena banyak jadi akan saya pecah menjadi 3 bagian cerita. Semoga bermanfaat bagi yang mau kesana untuk pertama kali, karena saya akan tulis se detil mungkin 13 Februari 2014 Dengan berbekal tiket Promo Air Asia 100 ribu rupiah Jakarta-Kuala Lumpur saya berangkat pukul 16.35 WIB Pesawat take off Soekarno Hatta - Kuala Lumpur International Airport (LCCT). Karena merasa lapar saya pesen lah Nasi Goreng Teri di Onboard Flight seharga 10 RM. Lumayan lah 19.35 WITA sampai di LCCT Kuala Lumpur disini cek imigrasi. Ya namanya juga Low Cost Carrier Terminal (LCCT) jadi agak kurang bagus penampakannya. Selesai imigrasi langsung menuju ke Terminal SKY BUS untuk berangkat ke KL Sentral. Oiya harga tiketnya 10 RM tapi kalo kalian booking via Air Asia jadi cuma 7.50 RM lumayan kan. Perjalanan sekitar 1 jam lebih akhirnya sampai di KL Sentral sekitar pukul 21.20 WITA. Oiya KL Sentral ini terdapat beberapa Train (LRT. KOMUTER, KLIA Express, MRT, KTM, MONORAIL) semuanya itu ter integrasi oleh 1 perusahaan yaitu RAPID KL termasuk BUS dalam kota nya. Nah khusus untuk KL MONORAIL kita harus keluar dari KL Sentral nyebrang jalan, perkiraan sekitar 300 meter untuk sampai ke KL MONORAIL. Penginapan saya sudah book via Agoda di Funky Guest House di Jalan Rembia dekat Jalan Alor seharga 133 RM untuk 2 malam. Jadi permalam 66.5 RM lebih murah daripada walk in yang 80 RM Lanjut dari KL SENTRAL MONORAIL - BUKIT BINTANG MONORAIL tiket seharga 2.10 RM. Turun di BUKIT BINTANG STATION MONORAIL, jalan ke arah Alor Street sekitar 500 meter sudah rame dengan pedagang makanan, Yup karena disini adalah surga Kulinernya KL. Saya putuskan untuk check ini dulu. Penampakan Guest House yang seperti guest house biasanya dan pemilik nya adalah Muslim India jadi ya begitulah. Kamar nya cukup, AC dingin, Kamar mandi kecil tapi bersih, tidak ada TV dan Breakfast. Sekitar pukul 22.30 WITA saya langsung cari makan di Jalan Alor karena sudah lapar, akhirnya saya putuskan untuk makan di salah satu kedai disana menu nya Nasi Lemak + Es Teh Tarik = 7.5 RM. FYI disini kebanyakan Chinese Food yang belom tentu HALAL bagi Muslim tapi ada beberapa kedai yang HALAL biasanya penjual nya keturunan India bisa dicoba. Untuk harga rata2 disini sama saja start dari 5 - 20 RM. Udah kenyang sekitar pukul 23.40 WITA saya putuskan untuk balik ke Guest House istirahat 14 Februari 2014 Yiha Valentine Days hahahahah iya keles yup ini hari kedua di KL planning udah mantap dengan itinerary. Oiya karena di Guest House gak ada sarapan jadi beli Sarapan Roti + Air Mineral di Sevel = 3.20 rm Pukul 11.00 WITA target pertama saya udah jelas kemana lagi kalo bukan PETRONAS TWIN TOWER, ke KL gak kesini kayaknya gak lengkap kan. Cek dan ricek ternyata dari BUKIT BINTANG bisa jalan kaki dan gak jauh juga. Yaudah saya jalan ditengah jalan lagi ada parade Barongsai mungkin masih dalam suasana Imlek disini Patokan untuk ke PETRONAS TWIN TOWER dari BUKIT BINTANG MONORAIL kita ambil jalan ke arah PAVILION MALL nah didepan Mall ambil jalan sebelah kiri tar ketemu jalan khusus penghubung antara Pavilion-KLCC-Petronas Twin Tower Spoiler Ok selama di dalam Pavilion Walk tersebut saya cukup terkesima dengan pembangunan Kuala Lumpur, saya kepikiran kalo ada terowongan dengan banyak orang lalu lalang gini di Indonesia pasti udah penuh dengan Jualan dan Pengemis Akhirnya sampai di ujung Pavilion Walk yang ternyata langsung tembus di depan KLCC, ada petunjuk yang mengarah ke PETRONAS TWIN TOWER harus lewat KLCC yaudah saya masuk. Di KLCC ini ya semacam mini mall lah ada Food Court dan ada KLCC Aqua Park nya juga. Tembus dari KLCC Tower ternyata langsung ke KLCC PARK dari sini udah keliatan jelas tuh PETRONAS TWIN TOWER nya tinggal jalan dikit aja. Oiya di depan KLCC PARK ini ada air mancur buatan yang tiap beberapa menit sekali melakukan manuvernya Spoiler Puas poto2 di depan air mancur saat nya masuk ke PETRONAS TWIN TOWER. Pertama kali saya masuk ke dalam gedung nya ya kayak gedung kantoran + mall dah, ada penampakan Formula 1 Petronas juga. Lurus terus akhirnya keluar dari Petronas Building dan sampe di depan PETRONAS TWIN TOWER nya poto2 bentar biar lengkap hehehe Spoiler Lanjut masuk ke Petronas Building nya untuk cari tahu naik ke atas TWIN TOWER nya. Ternyata ticketing nya ada di Lantai Bawah dan setelah saya cek Tiket untuk hari itu Sold Out jadi cuma bisa untuk besok, karena saya besok udah ada plan ya udah gak papa deh poto2 di dalam Booth Twin Tower aja + beli Es Krim Milo yang terkenal itu seharga 1.60 RM. Oiya untuk tiket naik Twin Tower nya perorang 80 RM. Spoiler Pukul 13.30 WITA udah mulai kelaparan neh kayak nya asik kalo cari kulineran ke daerah PETALING STREET Chinatown nya Kuala Lumpur cus berangkat. Oops disini saya lagi2 sok tau dan akhirnya nyasar, saya pikir Petaling Street itu di PETALING jadi saya ambil monorail Raja Chulan - KL Sentral 2.10 RM terus lanjut ambil Komuter dari KL Sentral - Petaling 1 RM. Dan apa yang terjadi pemirsa ternyata ini adalah Petaling Sub Districtnya Kuala Lumpur, yang saya tuju adalah Jalan Petaling yang tinggal turun 2 station aja dari Bukit Bintang damn Spoiler Ok akhirnya balik lagi ke KL Sentral pake Komuter dengan 1 RM kali ini langsung menuju Monorail KL Sentral - Maharajalela 1.60 RM. Sempet moto Sri Mariaman Temple dari atas Monorail keren juga. Jalan dikit ke arah penunjuk jalan Chinatown sampe deh di Petaling Street lagi pada siap2 buka toko nya kayaknya neh, jadi saya cari aja langsung makanan Food Courtnya disini. Saya makan yang prasmanan Nasi + Ayam + Sayuran + Chinese Tea = 6 RM. Agak lebih murah dari Jalan Alor. Oiya karena Petaling Street ini deket dengan Central Market jadi saya melipir bentar untuk cari tempelan Kulkas Petronas Twin Tower lumayan 2 biji 10 RM Spoiler Next sekitar pukul 16.00 WITA saya jalan kaki menuju ke MEDAN SQUARE (Dataran Medan), karena ya tidak begitu jauh dari Petlaing Street ini. Sampai di Medan Square langsung menuju Kuala Lumpur City Gallery (Free Entry) disini kita dapet semua info tentang Kuala Lumpur dan mereka juga punya maket kota Kuala Lumpur serta panduan2 wisata2 di KL GRATIS. Spoiler Di sebelah nya KL City Gallery ini ada MEDAN SQUARE, BANGUNAN SULTAN ABDUL SAMAD, ST MARY'S CATHEDRAL, VICTORY FOUNTAIN. Spoiler Sekitar pukul 16.30 WITA mas @samsudinzn dari Purwokerto kebetulan juga berada di KL dan kita janjian di Mesjid Jamek, langsung saya jalan kaki kesana karena deket saja. Dan sampe disana langsung bertemu beliau sambil nenteng minuman Orange Juice yang bikin saya ngiler akhirnya beli juga yang Blackcurrant dari penjaja makanan di deket situ seharaga 2 RM Spoiler Pukul 17.00 WITA akhirnya saya dan mas Samsudinzn putuskan untuk berangkat langsung ke Batu Caves biar gak ke malaman. dari LRT Mesjid Jamek - KL Sentral 1.30 M sajo. Lanjut pake Komuter KL Sentral - Batu Caves 2 RM. Perjalanan sekitar 20 menitan lebih lah. Pas sampe ternyata Batu Caves nya pas di depan Train Station, disana langsung kita putuskan untuk mendaki itu tangga sampe Puncak, tes fisik bahahahahah Spoiler Setelah menaklukan Batu Caves sampai puncak (Gua) akhirnya kita putuskan untuk pulang ke Bukit Bintang Pukul 19.00 WITA perjalanan Batu Caves - KL Sentral 2 RM Lanjut Monorail KL Sentral - Bukit Bintang 2.10 RM. Mas Samsudinzn ternyata stay di Hotel deket Monorail Bukit Bintang dan kita berpisah disini saya menuju Penginapan saya Beres istirahat mandi pukul 21.00 WITA perut lapar saatnya wisata kuliner lagi di jalan Alor. Kali ini saya cobain Nasi Goreng Kampung + Es Teh = 7.5 RM. Enak Pedas Gurih itu rasanya hehehe. Kebetulan di Jalan alor ini lagi ada festival Imlek nampaknya ada Barongsai Naga, Kembang Api dll. Spoiler Pukul 23.30 WITA saya akhirnya balik ke hotel dan istirahat buat besok prepare Day 3 di Kuala Lumpur 15 Februari 2014 Yup bangun pagi agenda terbesar hari ini adalah ke Bandara LCCT buat flight ke Bangkok pukul 19.00 WITA. Namun ada kesialan terjadi adaptor Laptop saya rusak kayak nya korslet, ya akhirnya saya putuskan untuk beli adaptor dlo di Electronic Mall deket Bukit Bintang namanya Low Yat Plaza, masuknya daerah Imbi seh tapi deket dari penginapan saya, jadi jalan kaki saja. Sampe di Low Yat Plaza pukul 12.30 WITA hunting2 adaptor akhirnya dapet yang lumayan murah 65 RM original. Sambil ngabisin waktu saya putuskan makan siang dlo aja kebetulan di KFC ada Lunch Treat (12 - 3 PM) paket kombo nya Nasi Kuning + Ayam + Salad + Cola = 6.50 RM Spoiler Beres makan siang sekitar Pukul 13.30 WITA saya putuskan untuk ke ISTANA NEGARA, berangkat monorail Bukit Bintang - Tun Sambanthan 1.60 RM. Nah dari sini saya dikasih tau oleh salah satu security Monorail yang baik hati kalo kita harus jalan kaki sekitar 15 menitan untuk ke ISTANA NEGARA. Berangkat jalan kaki lah saya, sampe disana ternyata lagi ada semacam upacara atau apalah jadi ISTANA NEGARA gak bisa di masukin. Tapi cukup lah poto2 di depan nya, oiya untuk tiket masuk ISTANA NEGARA dan Kompleks nya 50 RM Spoiler Ok udah pukul 16.00 WITA nampaknya udah cukup lah buat ke airport. Jalan lagi ke Monorail Tun Sambanthan tapi kali ini saya lanjutin jalan kaki ke KL Sentral karena emang deket cuma beda 1 blok doank. Beli tiket SKYBUS ditempat 10 RM sekali jalan. Sampe di Airport LCCT sekitar pukul 17.30 WITA lumayan lah killing time makan French Fries + Cola di Mc Donald seharga 5 RM. Pukul 19.00 WITA Boarding Air Asia menuju Negara kedua yaitu Thailand kota Bangkok Ditunggu lanjutannya Thailand - Singapore ya Kesan saya di Kuala Lumpur, kota yang mayoritas Muslim dan mengikrarkan sebagai negara Islam namun menghormati setiap agama, budaya yang berbeda. Sampai ke hal makanan / etnic yang berbeda. Kuala Lumpur kota yang modern dan sangat memudahkan warga dan turis akan sarana dan prasarana nya. Tips di Kuala Lumpur, biasakan untuk berjalan kaki dan untuk menghemat biaya biasakan naik MRT / Bus My Rapid yang sangat ter integrasi dengan baik satu sama lain. Selalu bawa minum karena udara di KL hampir sama panasnya dengan Jakarta namun tidak bikin lengket kulit. Air minum botolan yang pas dan murah merk Spiritizer dijual di Seven Eleven seharga 1.60 RM. Untuk internet kalo kalian jalan2 cuma 3 hari di KL cukup pake provider XL, tapi harus di aktifin dlo paket internet 1 bulan yang 50 ribu juga gak papa di Indonesia ya. Nanti dapat free internet selama 3 hari Kalo lebih dari 3 hari mending beli Provider lokal Digi ada paket 35 RM isi nya internet quota 1,5 giga untuk 2 bulan, bisa di beli di Airport, Sevel dll
  21. 8 points
    Bangkok, Kayaknya di bumi ini ga ada lagi kota yang begitu PD nya menamai diri sebagai "The City of Angels" "Kota Para Malaikat" Ok memang ada Los Angeles, tapi arti Los Angeles sendiri cuman Angels ~ Malaikat. Nama asli Bangkok panjang bener "Krung Thep Mahanakhon Amon Rattanakosin Mahinthara Yuthaya Mahadilok Phop Noppharat Ratchathani Burirom Udomratchaniwet Mahasathan Amon Piman Awatan Sathit Sakkathattiya Witsanukam Prasit" "The city of angels, the great city, the eternal jewel city, the impregnable city of God Indra, the grand capital of the world endowed with nine precious gems, the happy city, abounding in an enormous Royal Palace that resembles the heavenly abode where reigns the reincarnated god, a city given by Indra and built by Vishnukam" Tapi biasanya disingkat Krung Thep Mahanakhon "Kota Para Malaikat" Saya sangat menyukai kota ini semenjak pertama kali datang kesini sekitar tahun 2007, dan sejak itu saya selalu berusaha menyempatkan diri untuk kembali ke Bangkok, (terakhir awal 2013) Thread ini saya buat sebagai sarana berbagi informasi tentang Bangkok. Mungkin ada beberapa informasi yang out of date, jadi jika ada koreksi silakan disampaikan. Salam, braska DAFTAR ISI (Anda Bisa Langsung Klik Pada Link yang Ingin Dibaca) I Yang Perlu Dipersiapkan II Kapan Sebaiknya Pergi ke Bangkok? III Suvarnabhumi Airport IV Don Muang Airport V BTS Sky Train VI MRT VII ASIATIQUE VIII BANGKOK MEI 2014 - LAST VISIT(UPDATE) I Yang perlu dipersiapkan Passport Tiket pesawat Voucher hotel Duit saku Ijin cuti dari bos Passport Saat mengurus perpanjangan (baca : bikin passport baru) saya baru tahu kalau ternyata sekarang di Indonesia bisa bikin passport online. Ada yang sudah pernah mencoba? mungkin bisa di share bagaimana caranya (Thx untuk Hijacker yang sudah Share cara bikin passport online, bisa di baca di sini) Tapi setahu saya ya tetap saja harus ke imigrasi. So, saya mengurus passport secara konvensional. Biaya Rp 500.000 passport selesai dalam waktu 3 hari. Tidak ada bolak balik. Hanya sekali datang, isi formulir, foto, dll semua kelar dalam satu hari (1 jam). 3 hari kemudian passport sudah bisa diambil. Pada saat saya membuat passport baru, hanya ada 2 orang pemohon di imigrasi saat itu. Hehehehe. Tiket Pesawat Saat ini ada banyak maskapai yang terbang dari Indonesia ke Bangkok. Tapi bagi saya pilihan tetap jatuh ke Air Asia. Pekerjaan membuat saya selalu berpindah2 tempat di Indonesia. Terbang ke Bangkok tentu akan membutuhkan biaya besar jika harus selalu berangkat dari Jakarta atau Surabaya. Air Asia memungkinkan saya untuk terbang dari salah satu kota terdekat dengan lokasi saya. Saat ini Air Asia berangkat dari : Jakarta (Bandar Udara International Soekarno-Hatta) Surabaya (Bandar Udara International Juanda) Bandung (Bandar Udara International Husein Sastranegara) Semarang (Bandar Udara International Achmad Yani) Yogyakarta (Bandar Udara Adisucipto) Solo (Bandar Udara Adisumarmo) Denpasar (Bandar Udara International Ngurah Rai) Praya (Bandar Udara International Lombok) Balikpapan (Bandar Udara International Sepinggan) Banda Aceh (Bandar Udara International Sultan Iskandar Muda) Palembang (Bandar Udara International Sultan Mahmud Badaruddin II) Pekanbaru (Bandar Udara Sultan Syarif Kasyim II) Medan (Bandar Udara International Polonia) Padang (Bandar Udara International Minangkabau) Makassar (Bandar Udara International Sultan Hassanudin) Manado (Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi) Darimanapun anda berangkat Anda tetap dapat merencanakan penerbangan ke Bangkok, sebagian besar dengan terlebih dahulu terbang ke LCCT Malaysia. Jika di beli dari jauh2 hari kemungkinan untuk mendapatkan tiket murah menjadi terbuka. FYI pertama kali saya ke Bangkok, saya hanya membutuhkan kurang dari Rp 300.000 untuk tiket PP. Oh ya, dulu Air Asia mendarat di Suvarnabhumi, bandar udara utama di Bangkok, tapi sejak Oktober 2012 Air Asia mendarat di Don Muang. Voucher Hotel Bukannya saya tidak menyukai Backpacker, tapi karena satu dan lain hal, saya tidak mungkin melakukannya. Alhasil setiap pergi ke Bangkok saya selalu menginap di hotel. Berikut adalah beberapa tips untuk mendapatkan kamar hotel dengan harga murah yang sudah sering saya peroleh : Pesanlah jauh2 hari, beberapa hotel bahkan sudah menyediakan harga kamar 1,5 tahun sebelumnya Jika anda sudah mempunyai tanggal kedatangan PASTI, pilihlah pembayaran langsung. INGAT : saat anda memilih pembayaran langsung, anda akan mendapatkan harga yang jauh lebih murah. Tetapi anda akan kehilangan hak untuk membatalkan pesanan kamar. Membatalkan sama dengan uang hangus. Banyak hotel sering mengadakan banting harga pada saat low season. Pernah mencoba datang ke Bangkok di bulan Agustus? Anda akan mendapatkan harga hotel yang sangat murah. (tapi siap2 bawa payung ya + jaket anti air) Ada banyak pilihan kamar hotel, jika ingin yang termurah pilihlah kamar dengan tipe paling bawah, misal standard / superior. Ada banyak situs yang menawarkan harga hotel murah. TAPI pernahkah anda mengecek harga di situs milik HOTEL ITU SENDIRI. Saya sering mendapati kenyataan bahwa harga di situs milik hotel ternyata lebih murah ketimbang di agoda, booking, asiaroom, dll. Pada saat memilih hotel jangan lupakan faktor lokasi. Pilihlah hotel yang dekat dengan BTS Sky Train, Sky Train dan MRT adalah sarana transportasi yang akan sangat anda butuhkan (akan saya jelaskan belakangan) Perhatikan fasilitas yang diberikan hotel tersebut. Kalau anda sudah sering tidak makan pagi, anda bisa mencari hotel yang hanya menyediakan kamar tanpa breakfast. Harganya akan lebih murah. Di Bangkok ada banyak hotel yang terletak di Soi (mirip gang tetapi lebih besar dan bisa dilalui mobil) hotel2 yang terletak di Soi, akan jauh lebih murah daripada yang terletak di pinggir jalan besar. Btw, hotel2 yang ada di Soi bukan berarti hotel ecek2 lho. Hotel kelas bintang 4 dan 5 justru banyak yang terletak di dalam Soi. Anda tentu harus berjalan sedikit untuk mencapai BTS. Tetapi perbedaan harga dapat menjadi faktor untuk rela berjalan kaki sejenak (toh anda jadi punya kesempatan berolahraga) Ini contoh salah satu hotel yang berhasil saya dapatkan dengan harga miring : Pada tahun 2011 saya menghabiskan THB 8.276 untuk hotel. Dulu kursnya THB 1 = Rp 215 Jadi saya harus membayar kira2 Rp 1.770.000. Mahal? tunggu dulu perhatikan itu untuk 4 malam. Jadi semalamnya saya membayar Rp 444.000. Mahal? tunggu dulu, saya menginap di Windsor Suites Hotel, salah satu hotel bintang 4 di Bangkok Mahal? tunggu dulu, kamar yang saya pilih adalah Junior Suite, kamar besar, dengan ruang tamu dan kamar terpisah, plus minibar sendiri, dua kamar mandi, 2 televisi, akses internet yang memungkinkan download hingga 1,5Mbps dan makan pagi yang berlimpah. . Rp 444.000 untuk kamar Suite di Hotel Bintang 4 bangkok? Itu MURAH! Dengan mengikuti tips yang sudah saya berikan anda bisa mendapatkan pilihan harga yang lebih murah disesuaikan dengan budget anda. Duit Saku Kurs rupiah terhadap baht sebenarnya cukup bagus, berkisar 200 - 300 rupiah. Saya yakin dengan Rp 3 juta anda sudah dapat bertahan hidup (baca : hidup enak) untuk 4-7 hari Makanan di Bangkok tidak mahal. Dengan 100 baht, anda sudah bisa makan banyak sekali dengan voucher di Food Court MBK. Belum makanan di pinggir jalan yang lebih murah lagi. Nah, tentang baht. Ada beberapa pilihan yang bisa Anda ambil : bawa baht dari Indonesia bawa US Dollar, atau Euro dari Indonesia tukerin jadi Baht di Bangkok bawa rupiah dari Indonesia tukerin jadi Baht di Bangkok (tidak di saranin, bisa nangis ngeliat mata uang kita yang ancur lebur saat dituker di sana) bawa kartu ATM lalu tarik duit disana. Berdasarkan pengalaman ini adalah opsi terbaik (walaupun bisa jadi opsi yang buruk juga) OK, saldo anda memang akan terpotong saat menarik uang dari ATM, (sekitar 100 - 250 baht tergantung kartu ATM apa dan narik di ATM apa) tapi kalau memang mau narik banyak mending sekali narik sekalian, kurs tukar bank sering LEBIH BAIK ketimbang money changer, ini membuat anda mendapat lebih banyak Baht. Oh ya, JANGAN TUKAR DUIT di money changer yang berada di Mall, atau pusat perbelanjaan, JANGAN TUKAR DUIT DI HOTEL. Kursnya parah. Lebih baik tuker di Money Changer yang ada di jalan2 raya. Ada banyak banget Money Changer disana jadi ga usah kuatir. Ijin Cuti dari bos Masih mau kerja pas pulang liburan? II Kapan sebaiknya pergi ke Bangkok? Sama seperti Indonesia yang beriklim tropis di Bangkok hanya ada 2 musim, musim hujan dan musim kemarau. Musim hujan dimulai Mei - Oktober, sedangkan masa2 kering ada di bulan November - April. Jika anda memilih pergi di musim hujan maka anda berkesempatan mendapatkan harga hotel yang murah. Ini adalah saat2 low season di Bangkok. Sebaliknya jika anda memilih pergi di awal tahun, maka anda akan mendapatkan cuaca yang baik untuk berwisata tetapi diikuti dengan kenaikan rate hotel. Nah, jika anda tetap ingin pergi di saat2 musim hujan, anda dapat melakukan tips yang saya siapkan ini : Bawa payung, atau belilah payung, minimal payung kecil Bawa jaket anti air Bawa tas anti air untuk menyimpan passport dan barang2 kecil lainnya Sering2 buka situs perakiran cuaca Siapkan uang untuk naik taxi atau tuk2. Jika anda sudah basah kuyup pilihan naik BTS sangat tidak tepat. AC di BTS sangat dingin. dan berbasah2 saat naik BTS kadang mengganggu kenyamanan penumpang lain. Bulan Agustus adalah pilihan yang mungkin paling tepat, saat hotel sudah menerapkan low season rate dan curah hujan masih bisa diprediksi Lakukan kegiatan di siang hari. Biasanya siang hari tidak hujan di Bangkok pada Bulan Agustus. Tapi malamnya? BADAI! Kemudian perhatikan juga Hari Libur Nasional di Thailand yang BERLAKU DI BANGKOK (ada hari libur nasional Thailand seperti Idul Fitri dan Idul Adha yang hanya berlaku di beberapa Propinsi Thailand dan tidak di Bangkok) 1 January ~ Tahun Baru Bulan Purnama pada Bulan ke 3 penanggalan Thailand (antara akhir februari dan awal maret) ~ Magha Puja Perayaan Buddha 6 April ~ Chakri Memorial Day Pendirian dinasti Chakri dan hari Ulang Tahun Bangkok 13 April – 15 April ~ Songkran Festival Hari Keluarga, Tahun Baru penanggalan Thailand 5 May ~ Penobatan Raja Bhumibol Adulyadej Bulai Mei ~ Royal Ploughing Ceremony and Farmer's Day, Tanggal perayaan akan diumumkan setiap tahunnya oleh Rumah Tangga Kerajaan Thailand Bulan purnama pada Bulan ke 6 penanggalan Thailand (bulan Mei atau Juni) ~ Vesak Waisak, Perayaan Buddha Bulan Purnama pada Bulan ke 8 penanggalan Thailand (bulan Juli) ~ Asalha Puja, Perayaan Buddha Bulan Tua Pertama pada Bulan ke 8 penanggalan Thailand (Bulan Juli) ~ Beginning of Vassa, Perayaan Buddha 12 August ~ Hari Ibu, Ultah Ratu Sirikit 23 October ~ Chulalongkorn Day Wafatnya Raja Chulalongkorn 5 December ~ Hari Ayah, Ultah Raja Bhumibol 10 December ~ Constitution Day Hari diumumkannya konstitusi Thailand 31 December ~ Malam Tahun Baru Perhatikan hari2 perayaan Buddha, jika anda berkunjung ke Bangkok pada tanggal2 tersebut Anda akan kehilangan kesempatan untuk mengunjungi tempat2 wisata terkenal seperti Wat Arun, Wat Pho dan juga Grand Palace. Akan sangat menyenangkan untuk datang ke Bangkok pada tanggal 13 - 15 April, pada saat itu anda dapat mengikuti Songkran Festival, dimana jalan-jalan dipenuhi orang2 yang bermain dengan pistol2 air, saling siram, dan basah kuyup. Anda dapat mengunjungi kawasan Silom untuk berbaur dengan kerumunan massa. Kadang2 sudah disiram air, juga disiram tepung. Jika Anda ingin memfoto kegiatan ini, lakukan tips berikut : Bawa tas anti air, masukkan kamera ke dalam tas, anda dapat mengambil foto dari stasiun BTS, di stasiun2 BTS anda akan tetap kering. Setelah selesai foto masukkan kembali kamera kedalam tas. Jika anda turun ke jalan raya, dipastikan anda akan basah kuyup. Anda akan disiram oleh sapa saja yang tidak anda kenal. Jadi siapkan baju ganti kalau tidak mau masuk angin, atau sekalian tidak usah pakai baju (PAKAI CELANA LAH). Percayalah Songkran sangat menyenangkan. Pistol air banyak dijual dimana2, tapi ingat anda tidak bisa naik BTS dalam keadaan basah kuyup atau membawa pistol air. Jadi, sewalah tuk tuk. Oh ya, anda yang suka Hiburan Malam, sepertinya anda harus puasa selama beberapa hari saat songkran. Ingat ini hari keluarga, banyak tempat hiburan malam yang tutup untuk memberikan kesempatan karyawannya berkumpul bersama keluarga (yang biasanya tinggal di luar Bangkok) bersambung ke Post #7
  22. 8 points
    chrisvild

    Amazing Flores - From East to West

    Amazing Flores - From East to West Halo semua, mau berbagi cerita perjalanan saya ke Flores beberapa waktu yang lalu nih. Tulisan dan foto saya ini sebenernya udah pernah dimuat di majalah LionMag bulan April 2012 (Inflight magazine dari Lionair), cuman pasti ga semuanya pernah baca dan oleh karena itu saya share disini ya. Peta Flores: Saya mulai ya: Perjalanan ini dimulai ketika salah satu teman meng- EMAIL saya untuk menyelusuri keindahan alam Flores, NTT. Memang saya sudah merencanakan untuk menyambangi alam di Timur Indonesia yang terkenal eksotis, namun entah mengapa, Flores tidak pernah terpikir di benak saya. Papua, Ambon, Maluku memang lebih dahulu mengisi daftar perjalanan yang sudah saya siapkan sebelumnya. Setelah melihat itenerary serta budget yang harus disiapkan, akhirnya saya menyetujui ajakan itu sambil membaca tulisan kecil dibawahnya, "This gonna be our amazing journey." BERAWAL DARI MAUMERE Dua minggu berselang dan tiba saatnya untuk berangkat ke tempat tujuan, Flores, NTT. Perjalanan dimulai dengan rute: Jakarta - Kupang - Maumere. Siang hari sesampainya di Maumere, saya menuju ke Patung Kristus Yesus yang berada di tengah kota. Patung setinggi 4 meter ini merupakan simbol kepercayaan masyarakat flores yang mayoritasnya beragama Khatolik. Dibangun pada tahun 1926 oleh raja Don Thomas da Silva namun sempat mengalami kerusakan sehingga pada tahun 1989, patung ini dipugar kembali dan diberkati oleh Paus Yohannes Paulus II ketika berkunjung kesana. Setelah itu perjalanan dilanjutkan ke Desa Moni, desa terdekat yang berada di bawah kaki G. Kelimutu yang tersohor akan kawah 3 warnanya. KEINDAHAN KAWAH 3 WARNA GUNUNG KELIMUTU Waktu menunjukan jam 04.30 WITA, saatnya bergegas untuk melihat sunrise di G.Kelimutu. Jalanan berkelok-kelok serta udara dingin yang menusuk tulang tidak mengurungkan niat saya untuk mengabadikan gambar di Gunung yang pernah masuk di dalam mata uang Indonesia nominal 5000 Rupiah ini. Sesampainya di pos pertama, saya masih harus trekking lagi selama 1 menit untuk sampai ke puncaknya. Jalan setapak yang bercampur dengan jalan beton sangat membantu turis untuk dapat mencapai puncaknya. 15 menit saya lalui, kantuk dan lelah terbayar lunas ketika matahari terbit di ufuk timur dan memperlihatkan cantiknya alam Indonesia ini. Kelimutu dalam bahasa setempat berarti: Keli = gunung dan Mutu = mendidih, dimana pada awalnya merupakan gunung berapi aktif dan meletus sehingga menghasilkan kawah 3 warna seperti sekarang ini. Masyarakat setempat percaya bahwa setelah meninggal dunia, jiwa orang tersebut akan tinggal di kawah untuk selamanya. Namun para arwah tersebut terlebih dahulu menghadap Konde Ratu selaku pintu masuk di Pere Konde untuk ditentukan untuk masuk ke salah satu kawah berdasarkan perbuatan dan usianya. Kawah Tiwu ata Mbupu untuk roh orang tua, kawah Tiwu Nuwa Muri Koo untuk arwah muda-mudi, dan kawah Tiwu Ata Polo untuk arwah orang yang sering melakukan kejahatan selama hidupnya. Uniknya lagi, warna dari kawah Kelimutu ini adalah airnya yang sering berubah-ubah seiring waktu dan material yang terkandung di dalamnya. BERCENGKRAMA DENGAN PENDUDUK DESA WOLOGAI Setelah puas menikmati keindahan kawah Kelimutu, perjalanan dilanjutkan ke Ende, tepatnya menuju desa adat Wologai. Dibutuhkan waktu sekitar 3 jam untuk mencapai desa ini. Desa Wologai terletak di Kecamatan Detusoko, 40 Km arah Timur Kota Ende. Wologai merupakan desa yang belum tersentuh oleh modernisasi. Penduduknya sangat ramah kepada turis, sampai-sampi seorang penduduk disana menyuruh memanggil dirinya dengan sebutan "mama". Di tengah desa terdapat bangunan tempat berlangsungnya upacara keagamaan dan di dalam bangunan itu terdapat gendang yang terbuat dari kulit manusia. Tidak semua turis dapat melihat gendang tersebut, hanya mereka yang menyerahkan persembahan seperti sapi atau kambing yang dapat melihatnya. Keunikan lain dari desa ini adalah adanya batu yang dikeramatkan oleh pendududk, karena menurut mereka, siapa saja yang menyentuh batu itu, desa mereka akan hancur seketika. BAJAWA, TEMPATNYA KAMPUNG BENA Perjalanan saya lanjutkan lagi dan hari ini saya menuju ke Bajawa. 45 menit dari Bajawa, tepat di kaki gunung Inerie, terletak kampung wisata bernama Kampung Bena. Kampung Bena ini sendiri terletak di Desa Tiworiwu, Kecamatan Aimere, Ngada. Mayoritas penduduk disini bekerja sebagai peladang dan tukang tenun. Dibandingkan Wologai, kampung Bena nampak lebih komersil. Hal ini dibuktikan dari setiap rumah yang saya sambangi, selalu menawarkan souvenir berupa kain ikat, kain lilit, maupun ikat kepala. Ciri khas dari kampung Bena ini adalah rumahnya yang beratap tinggi dan terbuat dari ilalang, di tengah kampung terdapat halaman yang luas bernama Kisanatha dan digunakan untuk ritual keagamaan. Di kampung ini hidup 9 klan dimana ditandai dengan Ngadu dan Bagha yang berfungsi sebagai penghubung antara masyarakat dengan roh leluhurnya. MENGUNJUNGI TAMAN NASIONAL PULAU KOMODO Dari Bajawa saya menyempatkan diri untuk mengunjungi Sawah Lingko dan air terjun Cunca Wulang, namun karena keterbatasan space :) langsung saya menuju ke Labuan Bajo, dan menginap di Wae Cicu, sebelum akhirnya saya ke Pulau Komodo. Pagi hari setelah mempersiapkan segala peralatan, saya menuju ke dermaga untuk menuju pulau Komodo. Perjalanan ke Pulau Komodo dapat ditempuh salam waktu 2-3 jam. Taman Nasional Pulau Komodo dibagi atas 3 pulau besar yaitu Rinca, Komodo, dan Padar dimana Pulau Komodo adalah pulau terbesar. Pulau Komodo juga masuk kedalam UNESCO World Heritage Site pada tahun 1986. Sesampainya di Dermaga Loh Liang, Pulau Komodo saya segera disambut Ranger yang berjaga di pulau. Mereka memberi pengarahan di pos jaga serta memberi tahu larangan yang harus dipatuhi oleh pengunjung pulau. Banyak hal yang harus dipatuhi seperti tidak boleh memakai benda yang terjuntai seperti tas, larangan untuk wanita yang sedang datang bulan, sampai larangan untuk membawa makanan ke dalam pulau. Selesai pengarahan, saya diberi pilihan untuk trek yang ingin saya lalui, karena keterbatasan stamina, saya memilih medium track. Sepanjang perjalanan di pulau ini, para Ranger memimpin dengan membawa tongkat bercabang diujungnya, yang digunakan untuk menghalau komodo ketika mau menyerang. Sampailah saya pada pos pertama bernama "Water Hole". Beruntungnya saya karena baru sampai pos pertama, saya dapat melihat banyak sekali komodo disini. Karena perlu diketahui, komodo tidak selalu dapat dilihat di suatu tempat karena kondisi pulau yang sangat besar, dan pergerakan mereka yang selalu berpindah pindah. Saya terus mendaki sampai tiba di suatu tempat bernama "Sulphurea Hill Top", ini merupakan tempat tertinggi jika melalui medium trek. Disini saya dapat melihat Pulau Komodo dari ketinggian dan laut jernih bewarna biru hijau di kejauhan. Sungguh pemandangan yang indah dengan dominasi warna krem bercampur dengan warna biru yang membuat saya berpikir untuk terus mensyukuri betapa kaya dan indahnya alam Indonesia ini. http://i1100.photobucket.com/albums/g413/chrisvild/Travelicious/3_zps7acccf4d.jpg http://i1100.photobucket.com/albums/g413/chrisvild/Travelicious/2_zps6bf19593.jpg Tak lama saya menuruni bukit untuk kembali ke dermaga, saya menemukan beberapa penjual souvenir khas pulau Komodo, seperti kaos, gantungan kunci, asbak, sampai patung kayu berbentuk "naga raksasa" ini. Dari pulau Komodo ini perjalanan saya teruskan ke Pink beach yang terkenal akan pasirnya yang bewarna merah jambu. Warna merah itu sendiri terbentuk akibat pecahan koral merah yang terkena abrasi yang waktu terdahulu banyak terdapat di sekitar perairan pulau Komodo. Air lautnya yang menurut saya "superbening" memaksa saya untuk snorkling serta melihat keindahan bawah lautnya. Hari mulai sore dan saya mendapat intruksi untuk bergegas pulang ke Wae Cicu. Sungguh pengalaman yang luar biasa bisa menyaksikan keindahan alam Pulau Flores, "This is very amazing journey." http://i1100.photobucket.com/albums/g413/chrisvild/Travelicious/1_zps38ab122b.jpg Sekian cerita dari saya, semoga bermanfaat!! NB: Sorry jika fotonya saya kasih watermark n kalo ada yang butuh itenerarynya bisa contact saya. cheers!
  23. 8 points
    Hola Jalan2ers TS mau kasih pengumuman penting bingit nih Berhubung rencana kopdaran wisata malam keliling museum sepertinya tidak memungkinkan karna berbagai hal, dan dianggap kurang cihuy maka dari itu kita2 bikin kopdaran yang insya allah dijamin cihuy Emangnya mau ngapain sih? Hmmm... Ada yang pernah denger atau pernah tau games Amazing Race? Kalo blom tau, googling bentar lahhh Nah, terinspirasi dari games tsb makanya kita namain "Batavia Amazing Race". Kebayang kan.. serunya *ngga ikutan nyesel* TS kasih bocoran deh, games-nya ngapain aja.. 1. Peserta dibagi per kelompok. Iya donkkk biar kamu ngga sendirian 2. Peserta harus menyelesaikan misi dengan cara mendatangi tempat2 wisata sesuai clue yang diberikan. Tenang..cuman Jakarta Pusat kok..deket2 pula. 3. Udah segitu aja bocorannya, kalo dibocorin semuanya bisa rubuh dan kebanjiran rumahnya *lhoh Terus tujuan dari kopdar yang kayak gini nih apaan sih? 1. Memperat silaturahmi dan keakraban sesama member. Biar ndak ada gap gitu.. 2. Ngelatih kekompakan (teamwork) 3. Ngelatih quick thinking. Atur strategi yang cihuy 4. Budgeting 5. Awareness sama lingkungan sekitar 6. Kesetiaan 7. dan beberapa manfaat lainnya yang akan didapat ketika Jalan2ers udah ikutan Kapan? Minggu, 8 Desember 2013 Masih lama..jadi kalo yg ad janji bisa dipending ato dicancel dulu lahhh Yg mau pacaran yaa sekalian ajalah ajakin si pacar ikutan daripada pacaran cuman gitu2 doank.. kan bisa skalian tes kekompakan dan kesetiaan Meeting Point? Start from Kota Tua at 08.00 am (WIB) s.d selesai Finish-nya di mana? Kalo mau tau, ikutan duluuu... it surprise! Biaya? Rp 125.000 *kalau ada sisanya nanti kita bagiin lagi Include : 1. T-shirt Keren 2. Games (perlengkapan) 3. Doorprize 4. Transport lokal 5. Makan siang & air mineral 6. Snack 7. Ada games udah pasti ada hadiah donk* Bonus! foto bareng sama panitia Kalo mau ikutan gimana nih? PM/WA: nama, kontak, ID di forum Jalan2.com, ukuran kaos, dan bukti transfer ke 081319808989 (Adel) atau 087880994415 (Diyan) Transfernya ke BCA 4212513591 a/n Diyan Purwantini Batas akhir pendaftaran dan pelunasan tgl 5 Desember 2013 Dresscode: 1. Pakaian bebas (santai) 2. Bawa payung takut bleachingnya luntur ato takut tiba2 jadi putri duyung kalo kena air (optional) 3. Kamera atau HP buat poto2 narsis 4. Cemilan buat dibagi2in (optional) 5. Obat2an (optional) ditambah bawa sunglasses buat gaya2an juga boleh Siapkan fisik dan mental buat seru-seruan bareng regional Jabodetabek yaa Berangkat ngga kenal, pulang dapet pacar! minimal gebetan deh Panitianya juga jomblo2 kok *ehh Panitia: @adel_lia @diyanamatir @aprilian_teja cc: Mimin @Jalan2 Momod @deffa Daftar peserta (warna HIJAU dan BOLD u/ yg sudah TRANSFER+PM): 1. @deffa 2. @d_iis 3. @handoko89ndok 4. @Yessi Febrianty 5. @KABULRIYANTO 6. @daviduckid 7. @Arda Fauzi Fabriano 8. @sisil prisilia 9. @chell 10. @adriepn 11. @hanung 12. @Bintang 13. @Okky Kusuma 14, @Mio Perdani 15. @jane_chan 16. @Suyosan Arken 17. @eka_uca 18. @Sari Suwito 19. Temennya Panitia 20. CLOSED
  24. 8 points
    Triyas

    Indahnya Teluk Kiluan, Lampung

    Berawal dr kesukaan pada dophin gara2 dulu ada film korea judulnya "at the dolphin bay" :) jadilah suka browsing dan download foto2 dolphin eh ternyata bbrp foto pas aku klik berasal dr blog paket wisata lampung gt.. akhirnya aku searching paket wisata murah dehh.. ternyata wisata dolphin nya di kiluan lampung, lebih spesifik aku search ehh nemu paket wisata yg murah diantara paket2 wisata lainnya.. yaitu @kiluandolphin mereka kasih paket paling murah dan ga perlu kuota jd solo traveler diterima jg kok akhirnya aku ambil paket tenda 395rb udh transport PP St. Tanjung Karang-Kiluan, makan 4x, perahu jukung untuk ke lokasi penginapan, tour dolphin, tour P. Kelapa. kalo mau paket pondok 425rb tp min 5org.. tp di tenda jg nyaman ko.. trus klo transport PP JKT-Lampung aku naek damri dr gambir jm9 malam untuk Royal class 175rb, executive 150rb, bisnis 115rb.. berhubung untuk kenyamanan perjalanan mengingat lumayan jauh jd aku pake royal class.. sangat nyaman, kursi lega, wifi, listrik(buat ngecas hp),toilet,snack.. nih fotonya. Aku berangkat jumat malem 7 Juni 2013 jm9 dr gambir sampe di merak jam11an dan sampai masuk kapall jm12an.. awalnya aku dan suami ingin menikmati suasana malam di atas kapal tp ternyata angin kencang sekali jd ga kuat hihihi akhirnya kita turun untuk masuk ke ruangan yg katanya executive.. padahal isinya cm ac yg ga terlalu dingin dan beralaskan karpet jd bobonya lesehan kaya ikan asin klo mau masuk sini bayar 8rb tp klo vip 10rb (ada tempat duduk empuk gt). akhirnya kita pun tertidur lelap sampai abk membangunkan kami semua bahwa kapal sudah sampai di bakaheuni. jam2anlah.. kitapun turun ke parkiran dan masuk ke bus lagi dan melanjutkan perjalanan ke st. tanjung karang.. sampe stasiun jm4a.. sesampainya di stasiun aku langsung cari agen tiket damri untuk membeli tiket balik ke jkt lg tp ternyata blm buka aku jg sms org yg mau jemput aku dan katanya nunggu rombongan lain.. okelah aku dan suami akhirnya cari masjid untuk subuhan dan kita ke Masjid Taqwa.. Alhamdulillah setelah selesai sholat ada ibu2 yg nyamperin aku dan ngasih segelas teh susu hangat.. abis itu duduk2 dpn masjid sambil ngemil ciki dan roti dpt dr bus trus kita pun kembali ke agen damri ternyata blm buka jg yaudahlah akhirnya aku tiduran aja di bangku tamu ngantukkk... ga lama org yg jemput sms klo dy udh sampe akhirnyaaaa..... kita semobil bareng 4org dr jkt jg jd b6+supir.. jm7 tepat brangkut ke kiluan dan sampai ke kiluan jm 10.. cihuyyyyyyyyyy langsung eksisssss....... aku kira udh sampe pas liat gapura ternyata masih masuk lagi tp ga jauh sih.. trus sesampainya di pemukiman penduduk kita sambil foto2.. untuk ke lokasi penginapan @kiluandolphin ga sampe 15menit sampe dehhh... langsung deh ganti baju, makan siang dan bersiap menikmati keindahan pantainya.. tidak lupa mengabadikannya donk.. hmm.. kata kang Tatang hari ini ga kmn2 harusnya sih ke pulau kelapa tp disuruh istirahat aja.. okelahhh... trus kita dikasih kelapa metik langsung dr pohonnya.. dan itu free lhoo... malahan klo mau banyak tinggal ambil aja sendiri manjat pohonnya.. hahha.. udh cape foto2 kita tidur di tenda krn ngantukkkk... sorenya kita bangun dan mau liat sunset tp krn tertutupi awan jd ga jelas gt sunsetnya gelap pun tiba.. makan malam sudah tersaji.. dengan menu oseng2 sayur yg aku ga tau itu daun apa jd aku ga makan hahha.. sayur cumi dan ga tau nama masakannya apa tp enak kokk udh gt gede2 bgt potongannya,sambel,kerupuk, setelah makan santai2 lagi merasakan suasana keramaian tamu di malam hari ada yg ngobrol2, ada yg nyanyi2, dan aku cm bisa ngeliatin dan sambil komentar brg suami hahaha... jm8an udh terasa ngantukkk.. entah kenapa kita ngantuk mulu disana hahhaa... krn bsk jm6 harus udh siap untuk tour dolphin akhirnya kita masuk tenda dehh bobo manis... parahhhhh aku kebangun pas liat jam tangan jm6 dan aku langsung buru2 bangun dan bangunin suami dan ternyata suami liat jamnya dan u knoww?? ternyata msh jm12mlm hahhaha aku liat jam kebalik dan saking pengennya liat dolphin.. jadinya kita tidur lg deh.. jm5 pagi bangun subuhan dan jalan2 menikmati udara pagi uhhh sejuknya dan dingiiinnn... tdk lupa foto2 lagiii hahaha selagi dsini jd narsis mulu.. sambil menunggu sarapan dan tour dolphin sarapan udah siap jd kita sarapan dulu dan udh jm6an ga jalan2 baru jalan jm7 dan langsung hmm kita brg yg lainnya jg kira2 10perahu lah.. rameee.. udh gt padahal aku yg mau duluan malah jd terakhir kira2 45menitan kita smpe ke lokasi dolphin.. ahhhh bahagianya bisa liat langsung.. tp sebelnya klo ada dolphin lgs di serbu perahu2 jadinya dolphinnya takut trus ilang dehh.. tp Alhamdulillah dpt jg momen2 liat dolphin banyaaakkk liat aj tuh video aku dibawah ini.. ga sampe 1jam aku hunting dolphin ehh udh balik lagi.. blm puasss tp yasudahlah yg penting ketemu sm si dolphin.. balik2 ke tenda tidur lagi hahaha molor mulu.. siang abis makan siang kita nyebrang ke pulau kelapa yg letaknya depan2an sm penginapan.. dan dsna kayanya official Pulau kiluan deh soalnya ada plang bertuliskan pulau kiluan.. aku dan suami langsung jalan2 lagi ke pinggiran pantai indahnyaaa melihat kuasa Allah SWT tp matahari terik sekali tp tak mengurangi niatku untuk bermain2 dan berfoto2 ria.. udah puas jalan2nya balik lagi ke penginapan.. dan istirahat.. krn mau lanjut ke laguna.. dna salah bgt kang Tatang baru ngabarin udh siang krn seharusnya kita udh siap2 pulang tp berhubung kapan lagi kesana kita memutuskan untuk ke laguna dan mengambil resiko ga dapet tiket bus damri.. hmmm kita naek perahu lagi ke pemukiman awal kita sampe dan kita di pandu sm pak rt untuk ke laguna kita jalan kaki dr situ sekitar +- 1jam wowww engabbbbb pemirsahhhh soalnya naik turun bukit pas sampe pantai aku cm blg lahh kaya gini doank dan ternyata kata pak rt masih jalan lagi ngelewatin batu karang gede2.. nah ini bahaya krn harus melewati jembatan yg cm terbuat dr 2 bilah bambu yg diiket pake tali tambang.. akhirnya sampe jugaaa..... capeeeeee... ngos2an.. gerahhh... dan alhasil aku langsung nyempluuungggg dan ternyata ga dalem.. asikk... hehehe segerrr dingiinnn.. ga terasa udh jm stgh4 jadi kita harus buru2 balik mengingat perjalanan pulang yg cukup jauh.. aku lgs balik ke penginapan mandi dan langsung cussss ke kota lampung.. sepanjang jalan aku nelepon agen damri untuk booking tp payahhh sinyal naik turun dan selagi nyambung ga diangkat2 malah ada yg dimatiin sesampainya di stasiun tanjung karang kira2 jm8 mlm kita langsung ngibrit ke agen damri dan lgs nanya tiket msh ada atau ga dan ternyata Royal class udh abis tp Alhamdulillah executive msh ada langsung aja sikattt 6 tiket itupun mencar2 sampe smoking room pun jadi... aku bareng sm tmn2 yg dr awal penjemputan.. drpd ga dpt itu pun last ticket.. bus berangkat jm10mlm jd msh ada waktu untuk cari makan krn laper.. oiya aku sempet muntah2 hahhaa mabokkkkk... aku dan suami cari tempat makan yg bisa ngecas jg krn bus executive ga ada listrik apalagi wifi akhirnya kita nemuin rumah makan padang.. hahaha tetep padang2 juga.. tp harga sama aja ko kaya di dkt rmh gw dan enak ko.. jd tak merasa rugi... jm 9.15 kita balik ke agen damri nya lagi.. tp sblm itu aku cari oleh2 dulu.. ada toko oleh2 didepan indomaret stasiun.. tiba2 ada telepon disuruh buruan naek bus.. kita langsung cpet2 ke bus.. dan ternyata bus nya tinggal nunggu kita krn kita duduk langsung jalan... sampe bakaheuni matot pas mau masuk kapalnya.. gila 2jam ngantri ituuu... sampe merak jm4 kali yaa.. trus diperjalanan sempet mogok tuh bus.. bikin lama aja padahal kan perkiraan sampe jm6pagi trus pas sampe rest area tangerang-banten kali yah itu mogok lagi.. lamaaaaaaaaa kesel bgt aku krn udh jm7 ga jalan2 mau sampe jm brp coba karena aku dan suami kan msih harus kerja!! akhirnya aku keluar dan liat banyak patas yg arah ke senen,gambir,sudirman dll. dan aku memutuskan untuk turun dan naek patas arah sudirman.. agak macet sih krn jm brngkt kantor.. sampe di benhil jm 8an..langsung naek ojek ke rumah mertua di karet.. nyampe langsung mandi siap2 dan dianter suami sampe fx dan aku nyebrang krn kantor aku di menara sudirman wakkk sudah jm stgh10 dan sampe kantor si bos udh di ruangannya Alhamdulillah sampe jg.. tp suami telat banget masuknya jm11an.. Yahhh begitulahh ceritanya seruuuuu...... dan tak akan terlupakan.. dan Insya Allah 5thn lagi mau kesana lagi sambil bawa anak Okk... terimakasih sudah bersedia membaca cerita aku.. tunggu cerita lainnya yaaa...
  25. 8 points
    great mas facebook kita disini yok saling berbagi hehe like fanpage kita ya Jalan2.com - Komunitas Sharing Jalan2 & Bertanya Orang Indonesia add FB kita juga Komunitas Jalan Jalan follow twitter kita @Jalan2com karna semua nya update info2 terbaru t4 wisata yang keren mas albert sudah saya add ya