Leaderboard


Popular Content

Showing most liked content since 09/11/2012 in all areas

  1. 41 points
    pasti pada punya facebook / twitter semua donk rata2 jalan2ers dsini ??? bagi jalan2er dsini udah Like Page lionel.messi10 aprilian_teja yoga bagelo puji wulandari Andreas Ronaldo yuanasakti chandra anugerah arjulio darkxirer suwitopoms daki tapir mick emant okky kusuma caecaeuy nitch.wang danger89 reed sisil prisilia m.angga.ns chrisvild sixaholic gembel_ganteng ardiy toekangjalan alex sandres muhammad gunawan lombok adventure hidowar baliadventure nasicrazy kabulriyanto adel_lia mone nunu kiat sisil prisilia nico septian aprianza nangtjik junasikpark mamafee belajartrading.co rawapesona anisa moeslich iskandar alam andeza carolin3_ buinmun riderchuby catur blu33motion widiarto zoule shata stya setyva aprianza nangtjik dwilaksono dhyant silvaHF mfbfarizb10 alfin r.a adi giggsy aditya rachman Twitter : @jalan2Com momod Christin Aray suryanto wijaya iir trip barengan yo! ijulijuli evan empy abimanyu theazigana ameryudha ​PutyPratiwi Nizarnuky Novy Eghy agung nugroho Raranie cha26 ifan putri mutia shintapus nicko yuga eko gufrontape jackitem zeekyuryu sitambunsat ayu ikhwani andi fanshob johanesaw aprilian_teja chandra anugrah yoga haikal yuanasakti dhejaem arjulio LunarCrystal darkxirer suwitopoms daki tapir hishigimibu emant dannyrossa gembel_ganteng caecaeuy danger89 jalijali ardiy sisil prisilia m.angga.ns alexandrebitho blekatze sixaholic anic batukarasgirl indah dhimascp kikiar diyanamatir touekangjalan muhammad gunawan lombok adventure baliadventure adeperdhana mone nunu kiat sisil prisilia sawarna aprianza nangtjik dannyzakaria rawapesona anisa moeslich iskandar alam andeza carolin3_ alyd buinmun riderchuby catur blu33motion widiarto zoule shata stya setyva aprianza nangtjik dwilaksono silvaHF mfbfarizb10 alfin r.a adi giggsy aditya rachman
  2. 23 points
    salam kenal semua.... Setelah mengamati n Melihat antusiasme kunjungan teman- teman ke pulau bali, saya sebagai salah satu member forum jalan-jalan, menawarkan untuk menjadikan rumah kontrakkan saya sebagai rumah singgah, dengan catatan bisa menerima kondisi rumah seadanya n ga boleh rewel. klo merasa ga cocok boleh silahkan cari hotel. karena rumah saya bukan penginapan dan juga bukan hotel maka dari itu saya umumkan GRATISSSS tanpa ada biaya apapun alias free..... kapasitas rumah 2 kamar, maksimal yg bisa menginap 5 org saja yang di dalam kamar. kalau lebih dari 5 orang sisanya tidur di ruang tamu beralaskan tikar n badcover. oh ya sekarang ada fasilitas tambahan juga neh di rumah FREE WIFI, bagi teman yg suka online, tp id wifinya ambil dari RESORT yg kebetulan berada di depan rumah ane, alamat rumah: PERUM KORI NUANSA UNGASAN BLOK NUANSA ANGKASA III / 2 UNGASAN PECATU. 5 menit ke GWK, 10 menit ke pantai pandawa, 15 menit ke dreamland / balangan / padang2 / BANDARA 20 menit ke kuta, 25 menit ke sanur. ITU SEMUA KALAU pakai motor. klo jalan kaki belum pernah klo kebetulan saya tidak bekerja, insyaallah bisa bantu jemput di bandara atau terminal. klo butuh info lebih lanjut bisa lewat PM atau hub saya langsung.di 08786098549 / 32d7d1cc NB: buat admin to om momod, mohon maap klo saya lancang menawarkan diri, ini tidak ada mksd komersil atau jualan. skadar mau bantu temen2 yg mau jalan jalan ke bali. klo da yg kurang berkenan bisa di edit OM
  3. 19 points
    hobijalan2poto2

    KENALAN PER REGIONAL

    pengen deh kenalan sama jalan2ers lebih spesifik biar pada tau lokasinya dimana... siapa tau saling berkunjung ke kota masing2 kan bisa saling membantu or cari Info2. biar gak kesasar n salah penginapan karena gak tau hargaa... siapa tau yg mau backpacker juga malah dapet tumpangan. hihihihi Singapore : @Jalan2 , @Heru Budi Sidharta USA : @Viecha MALAYSIA : @puputeryaa @Missz Nur Pulau Bali : @JackItem, @thirtaGBK, @Setya Setyva , @nanachan @GKharisma @spin_cobra @Masdavia @betmen @putuindra Pulau Jawa DKI Jakarta (JABODETABEK) : @ryaryuu, @desmaster, @Luwaks, @ameryudha (bogor), @bangchangkyu (depok), @dee pramudya, @Married2014, @PingpongNet, @vicky, @poneglyph, @diyanamatir, @Riko_Mumboy, @sukmabebas (kuningan), @airlines08, @pRu (jkt), @Murego (jkt), @adel_lia (jkt), @intanzahara (bekasi), @Rudi Ajoo( jak-tim ), @bu_Roy (tangerang), @mini giant (jkt ), @imas (tangerang), @Anisa Moeslich(jak-sel), @retno, @D_GUNN3R1(jak-bar), @hardcolefan, @Hart.ID, @buinmun(jkt), @ay anggraeni (cikarang), @aprilian_teja (bogor), @ditrija (tangerang), @carolin3_ (jkt), @aditiar (jkt), @the_budiman (jkt), @nanditosilaen (jkt), @asep2012 (jkt), @Jaka Totting (bekasi), @jarot (jkt), @wandonk (jkt), @dosina(jkt), @ombot (depok), @sisil prisilia (bekasi), @sapoeterbang (jkt), @bang adam (depok), @tokopingpong (jakbar), @eko soko jowo (bekasi), @onnel (bekasi), @givary98 (serpong), @Indra R , @Mulyadi Yasin (tangerang), @hana_aulia (ragunan), @sanggara (jaksel), @bay_arena (jkt), @erulenonk (depok), @mi9he (jkt), @HeryRyanto (jkt), @dandi (jakpus), @sheilla pinem (bekasi), @rerefaradina (bogor), @yahya imansyah (tangerang), @dsurya (tangerang), @kakimungil, @johnpazz, @Boulve , @deltrishanoon , @Luthfi , @youlee1107 , @azisfikri (tangerang), @Henny Hutabarat , @akhmad (depok), @joely , @Radit Ya , @Siti Nurrahmawati , @jagoer , @Faizar Ridwan Rahman , @Dwieyp XI @virealert @annelie88 @emma putri @kinde @Sagitara @sasanty @Egazelas @Kelincikuimut @trisnash @Ruri Anggreni Widuri @sigmamale @estiMeoong @wiewiw @aurorariouz @Zahra Alfaizah @stephendave @miss.ruzmiyana @fhunnie @halimun @chirayaki @silvaHF @Alfianyuda @rara @Pria Mondar Mandir @kobe @Ronni Darmawan @Vebee Foster @maria sihaloho @Pandu Gendut @andry suryadi @d_dbankong @nufus2229 @andi setiawan @guntur dimas @hermsus99 @zevbot @Nova Manalu @tasgemblok @saritarius @adriepn @Pray Anto @Bro Ricky @abby02 @luddina @Diaz Samba Prayogi @Ayu083 @Ameliya @Hendry_yoi @gery24 @Nita Sellya @Triyana Ramadhani Hippy @uthies @syukjam @Mio Perdani Jawa Barat : *momod* @deffa (bandung ), @Gembel_Ganteng (bandung), @anick batukarasgirl (batu karas,pangandaran), @irhammujib (tasikmalaya) , @daki tapir(jatinangor) @toekangjalan (bogor) , @tante_inez (bandung) , @yazchenko (bandung) , @almeralyaf (bdg), @valuthy (bdg), @chanbrill (bdg), @city_tahu (bdg), @Feertina (bdg), @fx muchtar (bdg), @nebos (indramayu), @shata (bdg), @ogi81 (bdg), @AndrieVM9 (bdg) @rererei @vincentrudy @Mas Ir , @For Jalan2 , @Lourent_M @Dadan Gunawan @Rio Beno Putra @arieflame @Sep Andrie Aditya Lahardy @davidtian @lerryginting Jawa Tengah : @febeVBfebe (semarang), @toto (demak), @ykuntoaji (solo) , @KABULRIYANTO (cilacap), @endhema (klaten), @mlakumlaku, @bukan fans (karanganyar), @sikucing laut (sukoharjo), @nogabeatz (smg), @Socia Scratch (dieng), @djayust (smg), @habewe (smg) @radja @maulanaelsahnon @Achmid Brata @rizkichuk @teguh.purnomo @Wurianto LOJ @alfianozoa @narasyudo @tantiles Jawa Timur : @baehaki (sby), @ulie (mojokerto), @ninaagusti (sby), @chandra anugrah (sby), @Yuga Eko (Malang), @camie_ayapoe (Madiun, Ngawi,Magetan), @adeperdhana (surabaya), @bluelion (malang), @bagus70 (sby), @Rio Andi (sidoarjo-sby), @chandra 219 (sby), @Anastasia Ajeng (malang),@kombucha (madura), @sherly czy (sby) , @danger89 (sby), @flanzka (kediri), @tyas (sby), @cheezlover (malang), @rizal febri (sby), @felix (malang), @Adven Sarbani (sby-mlg) @Agus Bolang Setiawan @BigFish @Arie Po @Gombezmarmoci @oncol @khadijah az @ad1346us @billyierawan @Sam Muhammad @ireal @Afri Kenz @hhimam @Nurul Qomaria @dikkalyto @NabillaDP @agustj_gun @Dhimasas DIY ( Yogyakarta ) : @hobijalan2poto2 , @albertorazzi, @Nana Vanila, @yoga, @marthin, @widiarto, @mr.insomniac , @Dr sheehan , @hanung , @phalised , @Kang.Soegi , @Diyan Hastari , @Firman Kushardhiyan @Nanang Asmanto , @Wuri wuri @arwabhumi @dee @okashira @rieka shadrina @diah nilam satuti @Lukman Bassir @Tedy Prasetio Banten : @mone (cilegon), @Yat-Tzu Priyatna (serang) @Muhammad Nasheh Ulwan @Wildan Al Pulau Sumatra Sumatra Utara : @AmaliaHolmes, @nasicrazy (medan), @andeza (medan), @Weny Woyla , @novismd , @Juni Chandra @Tri handayani Sumatra Barat : @Rifa'atul Khair , @aryanando (minangkabau) @Tri Wira Tama (padang) @heru nofriandi Sumatra Selatan : @B2N (palembang), @elyfitri (palembang), @rebeg (palembang) @Sekar (plmbg) Lampung : @ucox_riakjeram @Rendra Siregar Jambi : @robst Bangka Belitung : @didun (pangkalpinang), @asnawi bahani Kepulauan Riau : @Kiki Kumaita Wisaka (batam) @ika fairuza Riau : @thnonk (riau), Aceh : @Reed @haz Pulau Kalimantan Kalimantan Timur : @Nico Septian (sangatta), @emant (tenggarong), @zoule (samarinda-banjarmasin), @Erik Firman (samarinda), @hervan (paser), @kalmura (bontang) @ZouLy @diezs11 @yanthi rizaldi @juliaw Kalimantan Selatan : @frankieseven , Kalimantan Barat : @adleykidjoe (pontianak), @ThomzAs (pontianak) Kalimantan Utara : Pulau Sulawesi Makassar : @Miss_Pink, @ardiy @ariegato Manado @Str@nger sulteng : @GIYAA (palu) Pulau Irian Jaya Jayapura : @dirk Raja Ampat : Daerah2 Lain di Indonesia Lombok : @Lombok Travel Maluku @Alendarkhairullah NTT NTB karena sekarang udah bisa di mention, aku edit pake mention aja ya biar bisa keliatan profilnyaa
  4. 19 points
    Hola Deffa Here !!! Sekarang sudah masuk waktu nya Pendaftaran Gathering Nasional IX Komunitas Jalan2 Indonesia, destinasi kali ini ke LOMBOKTanggal 16 - 18 Oktober 2015 Untuk biaya seperti biasa SHARE COST perorang Rp. 500.000DP Rp. 350.000Peserta 30 OrangPenutupan Pendaftaran 22 September 2015Pelunasan 6 Oktober 2015 (Setelah di hitung kembali jumlah peserta) Meeting Point di Bandara Lombok International Airport CLOSED FULL 30 PESERTAKalau Ada Perubahan Atau Ada Yang CANCEL, Nanti Di Buka Kembali Perhitungannya : Sewa Bus 30 Seat perhari Rp. 1.500.000 x 3 hari = Rp. 4.500.000Penginapan permalam perorang Rp. 65.000 x 2 malam x 30 orang = Rp. 3.900.000Sewa Boat ke Gili (Per Boat 10 Orang) Rp. 350.000 x 3 Boat = Rp. 1.050.000Makan Siang Nasi Box, Per Box Rp. 20.000 x 3 hari x 30 orang = Rp. 1.800.000Tiket Wisata Rp. 10.000 x 30 orang = Rp. 300.000Tips Supir + Guide + Biaya Tak Terduga = Rp. 1.500.000Kaos Jalan2.com Rp. 60.000 x 30 orang = Rp. 1.800.000Total Cost Rp. 14.850.000 di Bagi 30 orang = Rp. 495.000Dibulatkan jadi Rp. 500.000 (Kelebihan akan digunakan untuk keperluan ketika Tur) Note :Jika peserta kurang dari 30 akan dilakukan perhitungan ulang untuk Share Cost nya, maka dari itu di wajibkan DP terlebih dahulu sebesar Rp. 350.000Berapapun pesertanya acara tetap berjalanYang menggunakan pesawat disarankan datang sehari sebelum nya hari H dan yang pulang tanggal 18 Oktober di sarankan ambil penerbangan yang pukul 20.00 WIB ke atas Include : Bus Selama Tur 3 Hari Penginapan 2 Malam di Lombok Makan Siang Selama 3 Hari Sewa Boat ke Gili-Gili Tiket Wisata Tips Supir + Guide Kaos Jalan2.com Exclude :Transportasi Ke Meeting Point Bandara Lombok (Tiket Pesawat, dll)Makan Pagi dan MalamKebutuhan Pribadi Sewa Alat Snorkeling Penginapan di Hotel Cendrawasih Lombok Alamat : Jln.GARUDA no. 7/8, cakranegara, lombok, NTB. Telp. 0370-628283. Telp. 0370-636336. Itinerary Gathering Lombok : 16 Oktober 2015 08.00 - 09.00 : Meeting Point di Bandara Lombok, lanjut Ke Pantai Tanjung Aan 09.00 - 11.45 : Main di Pantai Tanjung Aan 11.45 - 12.00 : Menuju Kawasan Kuta 12.00 - 14.30 : Istirahat, Sholat, Makan Siang, Main di Pantai Kuta 14.30 - 14.45 : Menuju Pantai Mawun 14.45 - 16.00 : Main di Pantai Mawun 16.00 - 16.20 : Ke Desa Adat Suku Sasak 16.20 - 17.10 : Melihat2 Desa Adat Suku Sasak (Silahkan belanja bila tertarik dengan Kain dan Pernak-Pernik khas Desa tersebut) 17.10 - 18.40 : Balik menuju Mataram 18.40 - 20.00 : Makan malam 20.00 - 22.00 : Acara Bebas (Hotel) 17 Oktober 2015 07.00 - 10.00 : Menuju Air Terjun Sendang Gila dan Tiu Kelep 10.00 - 13.30 : Main di Air Terjun Sendang Gila dan Tiu Kelep 13.30 - 14.30 : Istirahat Makan 14.30 - 16.30 : Menuju Malimbu dan Kawasan Senggigi 16.30 - 18.30 : Main di Malimbu dan Kawasan Senggigi 18.30 - 19.10 : Balik menuju Mataram 19.10 - 21.00 : Makan malam 21.00 - 22.00 : Acara Bebas (Hotel) 18 Oktober 2015 06.30 - 09.30 : Check Out Hotel, Menuju Gili Kondo, Gili Bidara dan Gili Kapal 09.30 - 12.30 : Main di Gili Kondo, Gili Bidara dan Gili Kapal 12.30 - 13.30 : Istirahat Makan 13.30 - 14.30 : Main air lagi 14.30 - 17.30 : Balik menuju Mataram 17.30 - 18.00 : Acara Perpisahan Di Bandara Lombok Note : Itinerary sewaktu-waktu bisa berubah tergantung kondisi di lapanganYang sudah DP / LUNAS tapi batal berangkat, dana nya Hangus kecuali jika ada peserta pengganti Daftar Peserta :@jalan2 (Singaparna) LUNAS@deffa (Dihatimu) LUNAS@dimaz (Lombok) LUNAS@Dhan Doank (Lombok) LUNASFB Onya Deisi 1 (Jakarta) DPFB Onya Deisi 2 (Jakarta) DP@gayatri (Jakarta) DP@titi setianingsih (Jakarta) DPFB Eka Wahyuni (Jakarta) DPFB Netty Neh (Jakarta) DPFB Luxia Kwan 2 (Jakarta) DPFB Luxia Kwan 3 (Jakarta) DP@Eka Wibisono (Jakarta) DP@dodo mursalim (Makassar) DPFB Siti Rukoyah 1 (Bogor) LUNASFB Siti Rukoyah 2 (Bogor) LUNAS@menie (Jakarta) LUNASFB Rina Dwi Cahyani (Jakarta) DP@Eko Agus 1 (Pekalongan) LUNAS@Eko Agus 2 (Pekalongan) LUNASFB Reni Anggreiny 1 (NTT) DPFB Reni Anggreiny 2 (NTT) DPFB Niken Widiastuti 1 (Jakarta) DPFB Niken Widiastuti 2 (Jakarta) DPFB Niken Widiastuti 3 (Jakarta) DPFB Evi Yulianti 1 (Jakarta) DPFB Evi Yulianti 2 (Jakarta) DPFB Evi Yulianti 3 (Jakarta) DPFB Evi Yulianti 4 (Jakarta) DPFB Evi Yulianti 5 (Jakarta) DPFB Duty Nath (Jambi) DPFB Ifan Padja (Jakarta) DPcc @Jalan2 @Dimaz @Dhan Doank
  5. 16 points
    deffa

    Kuliner + Jalan2 + Shopping = Bangkok

    Hola Momod Here !!! Balik lagi dengan petualangan 10 hari 3 negara nya, setelah Kuala Lumpur bisa baca disini KUALA LUMPUR MELAYU YANG MODERN Sekarang mau lanjutin ke negara Kedua yaitu Thailand kota Bangkok Saya akan tulis se detil mungkin agar berguna bagi yang mau jalan jalan ke Bangkok pertama kali 15 Februari 2014 Thailand mungkin bisa disebut negara Favorit saya ke dua setelah Indonesia, ini juga merupakan kunjungan saya ke tiga ke Thailand dan kedua ke Bangkok Flight pukul 19.25 WITA dari LCCT Kuala Lumpur sampai di Don Muang Airport Bangkok pukul 20.30 WIB dengan pesawat Air Asia tiket seharga 695 Baht Langsung saya cari provider lokal sudah riset paling bagus dan murah adalah dtac, paket Happy Tourist harga resmi nya 300 Baht 7 hari unlimited internet dan 100 baht nelpon. Namun karena udah malam nampaknya Booth dtac nya udah tutup jadi saya terpaksa beli di Mini Mart di sana seharga 500 Baht huhu Langsung minta setting dan jalan lah internet di smartphone. Lanjut tujuan saya adalah penginapan saya di daerah Khaosan Road nah dari Don Muang ini ada beberapa transportasi yang kesana. Yang paling gampang adalah via Bus no 59 yang stop di Halte di depan Don Muang dan langsung menuju jalan Ratchamdamnoen Klang Road (dekat Khaosan). Keluar bandara ambil kanan tar ketemu semacam Exit nah di dekat situ ada halte (dibawah jembatan). Nah disini keanehan terjadi hehe, saya ketemu mirip banget dengan mba @Sari Suwito akhirnya ngobrol dia dari Jakarta sendiri. Ternyata beliau emang namanya Sari juga dan penampakannya mirip dengan mba Sari Suwito. Singkat cerita dia juga mau ke daerah Khaosan dan pertama kali ke Bangkok masih bingung, yaudah kita putuskan bareng aja karena saya cukup hapal Bangkok. Nunggu bus no 59 lama banget ampe pukul 22.15 WIB gak muncul2 ya uda saya putuskan ambil bus no 29 (no berapa aja asal menuju Victory Monument). Perorang 6.50 baht. Sampe Victory Monument sekitar pukul 22.30 WIB poto2 dlo Disini kita setuju kalo kelamaan nunggu Bus no. 59 kita bakalan ambil taksi sharing aja, eh gak lama kemudian bus no. 59 nongol tuh lumayan ngirit perorang 7 Baht (Non AC). Sambil ngeliatin Bangkok malam hari. Saya kepikiran kalo supir bus metro mini / kopaja Jakarta sering ugal2an, masih kalah ama supir Bus Bangkok, gile bukan cuma ngebut, tiap ngerem aja kudu ampe ban nya kedengeran bunyi cceekkkkiiitttt Pukul 23.00 WIB sampe juga di jalan Ratchadamnoen Klang Road, oiya di Bus tadi banyak juga bule2 yang mau ke Khaosan jadi kondekturnya teriak "Khaosan Khaosan" pas udah deket jadi gak usah bingung tar. Dari halte Ratchadamnoen Klang ini kita tinggal nyebrang jalan dan menuju perempatan Traffic Light ke arah jalan Tanao. Nah jalan dikit dari sini tengok sebelah kiri ada jalan tada sampai lah kita di jalan Khaosan Road. Kebetulan penginapan saya yaitu Lucky House Mansion ada di seberang (ujung) satu nya dari Khaosan Road ini jadi sekalian melintas kita cuci mata dlo liat2. Oiya saya booking via agoda untuk 3 malam 1361 baht jadi permalam nya 453 baht, lebih murah daripad awalk in yang 600 baht. Karena udah tengah malam udah rame banget disini jalan aja agak susah. Yang pasti Pub, Kuliner, Jualan Baju / Souvenir berseliweran disini. Akhirnya pukul 23.30 WIB sampai juga di Guest House check in bentar, oiya mba Sari stay di Rainbow Guest House letak nya sebelah guest house saya kebetulan banget ahhahaha. Abis check in akhirnya langsung kulineran karena emang udah kelaparan belom makan malam. Saya langsung nyobain Pad Thai with Chicken 40 baht. Pad Thai ini semacam Capcay + Mie + + Telor + Ayam, yang seru topping nya banyak ada kacang, saos udang, dll. Sekali makan langsung kenyang. Pukul 00.30 WIB Saya putuskan istirahat dlo aja buat besok muterin Bangkok 16 Februari 214 Bangun pagi pukul 08.00 WIB langsung cari sarapan ke Sevel Roti + Air Mineral = 15 baht. Agenda hari ini banyak yang dikunjungi tapi dimulai dari Wat Wat Wat yang terdekat dlo deh yaitu Grand Palace karena satu daerah di Khaosan juga Sekitar pukul 09.30 WIB akhirnya saya jalan kaki ke Grand Palace tidak terlalu jauh seh ya sekitar 1 km lah. Sampai di gerbang Grand Palace saya gak boleh masuk, eh kenapa ? Ternyata saya make celana pendek dan itu dilarang. Saya lupa kalo di Thailand mengunjungi Wat (Temple) itu harus sopan dan celana panjang. Sebenernya di situ ada peminjaman kain, tapi karena saya bakalan ke WAT WAT lainnya akhirnya saya putuskan untuk balik lagi ke hotel ganti celana panjang dan tiba lagi di Grand Palace pukul 11.00 WIB Eh ternyata ketemu lagi dengan mba Sari yang kemaren bareng ke Khaosan Road, dia baru saja dari dalam Grand Palace kebetulan banget hahaha. Oiya karena saya udah pernah masuk ke Grand Palace dlo jadi saya cuma poto2 diluar aja dan cek in Path biar exis di socmed Oiya harga tiket masuk 500 baht perorang untuk Grand Palace Complex, disini ada Wat Pharakaew (The Emerald Buddha Temple), Museum Textile, Phra Borom Maharatchawong. Ok jadi saya dan mba Sari putuskan jalan bareng lagi untuk ke Wat Wat berikutnya next stop adalah Wat Pho yang deket dari Grand Palace tinggal jalan kaki sekitar 10 menitan. Di sekitar Grand Palace ini banyak penjaja barang2 loakan, siapa tau minat harganya juga murah2 bisa nego pula Sampai di Wat Pho sekitar pukul 12.00 WIB langsung masuk bayr tiket perorang nya 100 baht dapet free wifi + free mineral water lumayan kan. Oiya Wat Pho ini terkenal dengan patung Sleeping Buddha nya, namun juga karena merupakan sebuah Complex yang cukup besar jadi banyak tempat2 menarik juga disini untuk di eksplor Ok puas dengan Wat Pho kami kelilingi akhir nya kita putuskan untuk berangkat ke Wat berikutnya yang deket situ juga yaitu Wat Arun. Nah untuk menuju kesini kita harus nyebrang sungai Chao Phraya. Dermaga nya ada di Pintu Masuk Wat Pho bagian Selatan. Dan cukup dekat kok cuma 5 menit jalan kaki, oiya kita juga stop untuk nyobain Quail Egg (Telur Puyuh Goreng) seharga 20 baht. Sampai di Dermaga disini ada 2 pilihan Dermaga yaitu Dermaga untuk Cross River (Wat Pho - Wat Arun) atau Dermaga yang untuk antar Dermaga. Jadi pilih yang Cross River ya tiket perorang nya 3 baht sajo. Pukul 13.00 WIB, perjalanan pendek tapi lumayan dapat poto Wat Arun dari jauh keren juga. Sampe di Dermaga Wat Arun langsung saja menuju ke Temple utama nya yaitu ya Wat Arun yang mempunyai tangga yang cukup tinggi dan terjal jadi harus hati2 naik dan turunnya. Keren juga pemandangan dari Wat Arun ini kita bisa liat pemandangan Chao Praya River yang bagus Ok udah puas di Wat Arun kita putuskan untuk ke Chathucak Market kebetulan lagi weekend jadi pas buka karena chathucak adalah weekend market. Kita harus nyebrang lagi ke Wat Pho 3 baht. Lalu ambil dermaga yang antar dermaga, nah transportasi sungai Bangkok sangat unik jadi dibedakan rute dan harga sesuai bendera yang di pasang di Kapal nya disebut Chao Phraya Express . Ada Orange (15 baht), Green (13-32 baht), Yellow (30 baht), Blue (40 baht), Tanpa Bendera / Lokal (5 baht). Nah tiap bendera itu beda2 rute dermaga nya, jadi kalo untuk ke semua dermaga ambil yang Orange Flag atau No Flag / Local. Jadi kita ambil yang Orange Flag aja dari Dermaga Wat Pho (Tha Thien) menuju ke Marine Department seharga 15 baht. Selama perjalanan di kapal udah penuh tapi have fun aja kondektur kapal nya menagih ke tiap penumpang. Dan kita poto2 suasana Bangkok dari atas Chao Praya River. Pukul 14.00 WIB sampai di Marine Department Port dari sini kita tinggal keluar dermaga dan ambil jalan ke kiri menuju ke jalan utama. Oiya disini kayaknya sentral alat2 mobil spare part dll, karena banyak banget spare part mobil bekas. Jalan sekitar 15 menitan akhirnya sampai ke daerah Hua Lamphong disini kita mau menuju Railway Station nya karena untuk menuju Chatuchak naik MRT dari sini. tapi sebelom nya kita makan dlo di penjaja makanan disana Nasi Kuning + Ayam = 40 baht. Ok udah kenyang jalan lagi sekitar pukul 14.30 WIB sampai di depan Hua Lamphong Railway Station tapi tujuan kami bukan kesana, namun MRT Station di sebelahnya jadi kita masuk kesana dan beli tiket di Vending Machine. Oiya sistem Vending Machine Ticket (Token) nya mirip di Kuala Lumpur. Harga ticket MRT Hua Lamphong - Chatuchak = 40 baht Sampai juga di Chatuchak MRT Station sekitar pukul 15.00 WIB karena udah mulai sore jadi banyak yang jualan di depan Station. Oiya dari station ini tinggal keluar dan ke arah kanan untuk ke Chatuchak Market, sepanjang perjalanan ini nyobain Mango Sticky Rice = 40 baht, di Khaosan lebih murah seh cuma 25 baht. Sampai juga di Chatchucak Weekend Market udah pada mau tutup neh ke sorean kayaknya, tapi masih bisa lah hunting2. Nah disini saya dan mba Sari berpisah karena saya gak lama2 disini, namun beliau kayaknya mau hunting oleh2 disini. Oiya penampakan Chatuchak Market ini ya kayak pasar aja namun lebih bersih dari pasar tradisional dan soal harga kalo kalian pinter nawar bisa dapet lebih murah dari Platinum Mall Ok udah pukul 17.00 WIB saatnya saya pulang naik train dari Chatuchak Market namun kali ini bukan MRT tapi BTS (Bangkok Sky Train) letak nya di sebelah dari MRT. BTS Mo Chit (Chatuchak) - Victory Monument = 31 baht. Turun di Victory Monument lanjut naik Bus no. 59 dapet yang AC seharga 13 baht dan rutenya pas ngelewatin depan Guest House saya jadi tinggal turun aja. Langsung mandi dan istirahat bentar Pukul 20.00 WIB saat nya wisata kuliner di Khaosan. Target saya kali ini Pad Thai + Shrimp = 50 baht, terus lanjut Kebab Chicken = 60 baht, lanjut lagi Pancake Thailand + Nutela = 25 baht wah kenyang abes dah. Pengen nyobain kuliner ekstrem nya disitu ada Kalajengking Goreng, Belatung Goreng, dll tapi perut udah gak kuat neh, oiya kalo cuma mau poto kuliner ekstrem itu di kenakan harga 10 baht Pukul 22.00 WIB udah kenyang balik ke penginapan untuk prepare besok Day 3 di Bangkok yaitu Shopping hahahah 17 Februari 2014 Day 3 di Bangkok dan bangun kesiangan sekitar pukul 10.00 WIB langsung beli sarapan Roti + Air Mineral = 35 baht di sevel. Hari ini agenda nya cuma muterin Bangkok buat Shopping aja dan ke Madame Tussauds, kan sayang ke Bangkok gak belanja hehehe. Start dari penginapan saya putuskan pake Chao Phraya Express Boat aja deh ternyata deket dari Khaosan ada dermaga Phra Artit sekitar 1 km jalan kaki dlo ke Port nya. Karena kelamaan nunggu yang Orange Flag (15 baht), akhirnya saya ambil yang Blue Flag / Tourist Boat (40 baht). Santai sambil menikmati perjalanan guide di kapal menjelaskan tiap2 dermaga ada objek wisata apa aja in English (akhirnya ada orang Thailand yang bisa English lancar ) Saya turun di Central Port (semua boat pasti kesini) karena dari sini ada BTS deket jadi gampang kan. Nama BTS nya Samphan Taksin tujuan saya pertama ke MBK jadi pilih yang ke BTS National Stadium seharga 32 baht. Agak jauh juga perjalanan ini karena dari ujung BTS ke ujung nya lagi. Sampe BTS National Stadium pukul 13.00 WIB ternyata ada jalan masuk langsung ke MBK Mall nya dan ada pemandangan aneh di dekat mall itu banyak orang mendirikan tenda loh hhhmm. Yaudah masuk mall suasana mall nya sama lah kaya Mall Ambassador harga2 nya juga sama. Niat saya disini pengen makan siang di Food Festival lantai 5A nya. Nah disini banyak makanan HALAL nya. Saya cobain Tom Yam ala Resto Arab + Es Red Thai Tea disini dengan harga 250 baht. Ya untuk makanan disini cukup mahal seh. Oiya FYI kalo kalian makan disini bawa paspor karena kalo kalian tunjukin paspor kalian ke petugas resto nya kalian bakalan dapet Red Thai Tea gratis lumayan kan hehhe. Yup makan siang beres sekarang otw menuju Madame Tussauds yang terkenal itu, ya jalan kaki sajo dari MBK karena letak nya deketan sekitar 500 meter berada di Mall Siam Discovery lantai 4. Harga tiket walk in 800 baht tapi kalo kalian beli online bisa dapet 600 baht kalo gak salah lumayan lah Ya dari pintu masuk langsung di sambut Soekarno presiden pertama RI, kemudaian Lady Diana, Obama, Will Smith, Oprah, Justin Bieber dll. Lumayan lah. Oiya kalo kalian beli paket yang kombo kalian bisa dapet gratis bikin cetakan tangan kalian jadi lilin seperti patung2 itu Pukul 14.00 WIB langsung menuju ke Platinum Mall yang berada di Pratunam Road, yak jalan kaki lagi karena emang deket lah. ngelewatin Central World Mall ya mirip Grand Indonesia lah harga2 nya Dan di depan Central World ini ternyata lagi ada demo juga, unik nya demo di Thailand adalah ada panggung gede, Big Screen, Live Band. Lalu para demonstran nya itu pada diri in tenda kubah gitu sambil nunggu orasi dilaksanakan. Pas orasi dimulai saya bingung suara nya ada tapi orang nya gak ada. Oooo ternyata Orasi nya dari Big Screen itu tadi, si Orator melakukan Live Streaming Orasi ke seluruh negri lebih efisien seh. Dan mereka Demo udah kayak MLM aja pada teriak "Dahsyat" atau "Sukses" ya gtu lah hehee. Pukul 14.30 WIB sampai lah di Platinum Mall yup ini adalah kawasan favoritnya orang Indonesia, saya jamin dan saya yakin 60 persen turis yang berada di Mall ini adalah orang Indonesia hahaha. Istilahnya Tanah Abang nya lah kalo di Jakarta. Baru masuk aja ada 3 orang Cici bahasa jowo nya medok hehehe. Ya saya cuma beli celana untuk renang di Krabi aja disini seharga 190 baht dan celana dalam Calvin Klein 2 potong 150 baht. oiya dan es krim disini murah cuma 6 baht Sambil nunggu sore saya ngecek2 harga tas backpack yang ada roler nya ternyata disini cukup mahal di atas 1000 baht. Padahal di Khaosan ada yang 600 baht gede pula. Ya seperti biasa kalo udah sore para pedagang yang di dalam mall pasti berhamburan keluar untuk buka lapak di emperan depan Mall nya, dan harga nya turun lagi dari di dalam mall. Sekitar pukul 17.30 WIB saya berangkat menuju night market deket Baiyoke Sky Hotel ya disini harga nya lebih murah lagi dan bisa ditawar pula. Kalo di Platinum Mall biasanya fix price tapi kalo beli lebih dari 1 bakalan harga Grosir. Nah di night market saya beli celana panjang 300 baht dan oleh2 baju thailand 2 biji = 100 baht Udah pukul 19.00 WIB saat nya pulang udah cape dan lapar neh. Menuju ke BTS Siam - Victory Monument seharga 30 baht. Lanjut no 138 ke Ratchadamnoen Klang Road seharga 13 baht (AC). Sampe di guest house sekitar pukul 20.30 WIB saya mampir dlo ke toko tas yang jual Backpack + Roller seharga 600 baht, mandi bentar langsung lanjut lagi cari makan dan kali ini karena badan udah pegel2 banget mau nyobain Thai Massage. Makan di deket dermaga Phra Artit Ayam Bakar + Nasi + Air Mineral = 80 baht. Lanjut nyobain Thai Massage untuk Back and Shoulder selama 30 menit seharga 120 baht. Wah gile pertama kali ngerasain Thai Massage badan ampe di puter2, ditindih2 hahahaha. Tapi lumayan bikin seger lah. Beres semuanya pukul 22.30 WIB balik ke guest house untuk istirahat prepare buat Day 4 besok nya 18 Februari 2014 Day 4 di Bangkok dan hari terakhir disini saya harus check out, karena saya ada flight Pukul 15.40 WIB ke Krabi. Jadi bangun pagi pukul 08.00 langsung beli sarapan di Sevel kali ini beli Mie Instant Cup rasa Tom Yam + Air Mineral = 35 baht. Check out dari hotel pukul 11.00 WIB langsung menuju ke Halte Ratchadamnoen Klang Road untuk menunggu bus no. 59 yang langsung menuju ke Don Muang Airport. Tapi aneh udah 1 jam nunggu gak dateng2 bus nya. Akhirnya saya putuskan untuk naik Tuk Tuk aja sampai ke Victory Monument dapet harga 200 baht. Sepanjang perjalanan baru saya tau kenapa bus no. 59 gak ada. Ternyata rute nya yang di Democracy Monument di blokir karena ada demo besar. Akhirnya saya turun di Halte Victory Monument untuk nunggu Bus nomor berapa aja deh yang ke Don Muang. Akhirnya ketemu Bus No. 187 ber AC menuju Don Muang seharga 20 baht. Sampai di Don Muang pukul 14.00 WIB langsung ke lobi check in lantai 3 untuk penerbangan Domestic. Sambil nunggu beli KFC dlo makan siang sekitar 150 baht Pukul 15.40 WIB Air Asia Bangkok - Krabi take off Sampai ketemu di Field Report saya selanjutanya Krabi Kesan saya tentang Bangkok, kota yang setingkat lebih maju dari pada Jakarta, karena moda transportasi umum nya yang sangat banyak dari Bus, Tuk Tuk, Taksi, MRT, BTS, Chao Phraya Express Boat, dll. Jadi cukup memudahkan bagi wisatawan untuk jalan2. Namun berbeda dengan Kuala Lumpur dan Singapore yang terkesan bersih dan tidak kumuh oleh Gelandangan. Di Bangkok layaknya Jakarta dimana2 ada Pengemis dan Sampah di buang sembarangan. Tips di Bangkok : 1. seperti biasa selalu biasakan jalan kaki, karena di Bangkok ini medan perjalanan nya lebih jauh dari pada Kuala Lumpur dan Singapore jadi kaki kalian harus dibiasakan jalan jauh. 2. Jika mau menggunakan Bus kalian harus mengetahui dengan pasti no Bus yang akan kalian tumpangi apakah sesuai dengan tujuan. No bus di Bangkok ini sangat banyak dari 1 - 500 sekian. 3. Pelajari Rute MRT, BTS dan Chao Phraya Express Boat karena mereka saling berintegrasi dan bertemu di Samphan Taksin Station (Central Port) 4. Gunakan provider lokal dtac untuk smartphone untuk koneksi internet sangat membantu kalian mengecek Google Maps, bisa di dapat di Sevel atau Booth dtac di Bandara seharga 300 baht. Koneksi cepat, 7 hari unlimited internet dan 100 baht nelpon. 5. Selalu bawa air minum, yang cocok dan murah adalah 7 Select dari Sevel seharga 6 baht 6. Untuk info segala hal tentang Transportasi di Bangkok (no. bus, rute mrt - chao phraya boat express) cek ke web ini Transit Bangkok sangat membantu kalian, jadi pelajari dengan seksama 7. Di Bangkok sangat jarang warga yang bisa English, jadi minimal kalian mengetahui ejaan sederhana bahasa Thai minimal angka untuk bayar Semoga Berguna ya dan Jangan Lupa Follow This Topic ya
  6. 14 points
    Holla Deffa Here !!! Tanggal 19 - 23 November 2014 kemaren saya menapak kan kaki pertama kali ke Negeri Sakura, salah satu Dream Destination saya ini terwujud dengan adanya promo Air Asia dari tahun 2013 lalu dengan total tiket PP Bandung - KL - Tokyo - KL - Bali - Bandung = 2,8 Juta (Tanpa Bagasi) Berikut cerita perjalanan saya semoga kalian berkenan dan bisa jadi informasi tambahan bagi yang mau ke sana Day 1: 19 November 2014 Setelah pengurusan Visa Jepang yang mudah sekali, baca DISINI Flight dari Bandung - Kuala Lumpur pukul 08.30 WIB seperti biasa Air Asia tepat waktu dan saya selalu Web Check in sebelum nya biar pas datang tinggal narik Boarding Pass saja di mesin Self Check in di Bandara Husein Sastranegara Bandung. Tapi apa daya ketika sampai bandara sekitar pukul 07.50 WIB ternyata mesin Self Check In nya sudah tidak ada jadi tetap harus ke Counter Check In antri, ya sudah lah, bayar Airport Tax International seharga Rp. 75.000 (Enak nya di Bandung Airport Tax masih harga lama ) Pukul 08.30 pas pesawat Air Asia meninggalkan Bandara Husein Sastranegara menuju KLIA2 Malaysia. Bandung Sky View Setiba nya di Bandara KLIA2 sekitar pukul 11.20 WITA (Waktu Malaysia), 10 menit lebih cepat dari perkiraan waktu tiba. Cuaca di Malaysia area Sepang KLIA2 ini cerah. Dan ini kali kedua saya menginjakkan kaki di bandara baru KLIA2 ini, dan kesan saya tetap ini bandara besar sekali. Jarak dari Landing Area ke Arrival Hall jalan kaki bisa sampai 20 menitan. Disarankan yang tidak terbiasa jalan jauh mungkin bisa menggunakan Free Buggy Ride yang disediakan pihak bandara. KLIA2 Plane Area Karena flight berikut nya pukul 14.40 WITA jadi masih ada waktu sekitar 2 jam untuk istirahat terlebih dahulu untuk sarapan dan yang pasti charging gadget, saya pilih lah Starbucks Coffee di Departure Hall. Oh ya dari Arrival Hall ke Departure Hall ini cuma beda 1 lantai, jadi ketika kalian udah keluar dari Arrival Hall (Lantai 2) tinggal cari Lift untuk naik ke Departure Hall (Lantai 3) KLIA2 Departure Hall Santai di Strabucks sambil minum Ice Green Tea Latte seharga 13.50 MYR (sekitar Rp. 50.000) dan Roti yang di bawa dari Indonesia beli di Alfamart (ngirit ). Well cukup mahal seh tapi ya udah lah sekalian mau bersantai dan charging gadget kan jadi bisa lama Sekitar pukul 13.00 WITA saya putuskan untuk masuk ke Gate untuk berangkat, ketika tiba di Imigration, petugasnya bertanya : "Ini Tiket Terusan keh, kenapa tak sila langsung ke Departure Terminal " Dan saya jawab : "Lapar makcik" Dan beliau pun tersenyum sambil menjawab : "Okeleh di dalam juge ade Resto, bila balik ke Indo ?" Saya Jawab : "Tanggal 24 November makcik, thank you" Kelar imigrasi langsung menuju Gate saya yang kebetulan berada di Gate L yang cukup jauh, dari imigrasi sekitar 15 menitan jalan kaki. Jadi lumayan ya olahraga di Bandara KLIA2 ini. Ketika tiba di pintu pemeriksaan untuk masuk ke Gate melihat pesawat Air Asia X Airbus yang gagah itu sedang parkir saya poto dulu donk, siapa tau buat kenang-kenangan jika terjadi kejadian buruk seperti Malaysian Airlines (Naudzubilah Mindzalik), maksudnya buat kenang-kenangan pernah naik Air Asia X Air Bus. Air Asia X Air Bus Oh ya ketika masuk ke Gate Pemeriksaan, ini sangat ketat sekali untuk masuk Scanner nya semua yang berinti kan materi Logam harus di lepas, dan saya maksud "SEMUA" itu tanpa kecuali, saya terpaksa melepas : Dompet, Handphone, Kacamata, Ikat Pinggang. Ketika melewati scanner badan saya masih terdetek ada logam yaitu di kancing celana panjang saya serta di koin logam di saku, dan saya harus balik lagi untuk menaruh koin logam itu, untung celana gak perlu di buka. Tapi ada cewek yang sepatu high heels nya berunsur logam juga harus melepas sepatu nya untuk di scan, dan dia terpaksa nyeker dulu Salah satu keunikan yang terjadi di Bandara KLIA2 ini bukan hanya Security dan Besarnya bandara, ternyata saya juga ketemu dengan 2 orang teman saya yang juga satu pesawat menuju ke Tokyo, tepatnya mereka adalah kakak-beradik Sutradara Video Klip Band ku Boys N Root namanya Satria dan Panji dari Karyakamera. Duo Jumbo ini pun menghapit saya untuk foto bareng buat kenang-kenangan ke teman-teman Band ku lainnya Satria dan Panji di KLIA2 Flight pukul 14.40 WITA tepat waktu dan pengalaman pertama saya menggunakan Air Asia X Air Bus ini, beda nya dengan Air Asia biasa yang cuma ada 2 baris tempat duduk, kalo di Air Asia X ini ada 3 baris dan masing-masing baris terdiri dari 3 kursi jadi cukup luas di dalam nya. Saya kebetulan dapat kursi dekat Toilet jadi gampang untuk ke belakang. Oh iya saya juga memesan makan siang di dalam pesawat ini berupa Nasi Lemak Pak Nasser seharga 19 MYR Di Dalam Air Asia X Ini merupakan perjalanan pertama saya dengan pesawat yang berjarak tempuh lebih dari 4 jam, tepatnya 8 jam perjalanan. Jadi antara excited dan nervous saya tidak bisa tidur selama perjalanan ini, jadi saya coba untuk mondar-mandir keliling pesawat ini. Sambil melihat-lihat kondisi penumpang lain, yang jelas untuk bagian Premium Flex (Bisnis Class) enak sekali karena kursi nya bisa berubah jadi tempat tidur, tapi bagi Economy Class juga kursi nya cukup enak kok karena tipe Reclining Seat nya cukup lega bagi orang Asia. Kebetulan ketemu dengan beberapa penumpang asal Bali yang tergabung di iKaskus dari Kaskus adalah komunitas pengguna IOS Device (Iphone, Ipad, Ipod, dll) dari forum Kaskus, yang juga mau backpacking ke Tokyo. Jadi sharing-sharing itinerary dan cerita-cerita perjalanan jadi teman perjalanan selama mengisi waktu perjalanan panjang ini Pukul 22.00 WIT (waktu Jepang, 2 jam lebih cepat dari WIB), Air Asia X sudah landing di bandara Internasional Haneda Tokyo lebih cepat 30 menit dari perkiraan, cuaca di sini agak gerimis atau mungkin sesudah hujan. Ketika mengatifkan handphone dan Mobile Data melihat ke arah Suhu Cuaca di Tokyo, jreng terlampir lah 7 derajat celcius sama dengan di Puncak Bromo neh, untung di Bandara Haneda menggunakan Heater. Ketika sudah turun dari pesawat dan menuju ke Arrival Hall, saya berjumpa lagi dengan Satria dan Panji, mereka mau ke area Yokohama dimana Saudara mereka tinggal. Setelah mengucapkan selamat tinggal dan semoga bisa ketemu lagi. Saya pun menuju Arrival Hall, untung nya Bandara Haneda ini tidak sebesar KLIA2 jadi jalan kaki tidak lebih dari 10 menit sudah tiba di bagian Imigrasi. Ketika tiba di Imigrasi, waduh langsung di sambut oleh kemacetan penumpang yang mengular untuk gantian pengecekan paspor di Imigrasi. Tapi ya tidak terlalu lama menunggu seh, unik nya ketika kita masuk ke line tertentu ada suatu plang yang menunjukkan Approximately Time dari tempat kita antri berdiri sampai ke gerbang Imigrasi, jadi kita tau waktu tempuh nya walaupun macet antri gini, dan tiba-tiba ada petugas yang nyamperin saya untuk minta tolong saya menyerahkan satu carik kertas yang berisi waktu antrian, jadi saya tinggal serahkan ke petugas imigrasi di depan. Mungkin sebagai evaluasi ya, berapa lama antrian imigrasi jika lagi traffic begini. Keunikan lain yang bikin saya salut, hal kecil seperti ini masih kepikiran oleh mereka untuk mungkin bisa ditingkatkan kinerja nya, agar waktu antri lebih singkat. Ketika tiba di meja petugas Imigrasi, juga proses tidak lama, saya cuma serahkan Paspor (yang sudah dicap visa jepang) serta 2 buah kertas yang wajib diisi bagi wisatawan (lebih baik di isi pas di pesawat biar gak ribet) dan juga kertas dari petugas di awal antrian tadi. Sekitar 5 menit beres, langsung menuju exit dan Arrival Hall. Keunikan berikutnya adalah saya menginap di Bandara Haneda, emang nya bisa ? Ya bisa lah setelah saya baca tulisan dari @vie asano di SINI Berdasarkan tulisan itu, disarankan menginap di Landside Area dekat dengan Lawson Store, jadi dari Arrival Hall (Lantai 3), kita tinggal turun ke Lantai 1 langsung berada di dekat Lawson. Dan disinilah berjejer kursi-kursi panjang tempat menginap sementara di Haneda. Alasan saya untuk menginap di sini karena waktu tiba di Haneda itu pukul 22.00 WIT, sedangkan kereta terakhir ke Tokyo itu pukul 24.00 WIT sangat mepet, belom lagi antrian di Imigrasi yang sampai 40 menitan. Lalu juga bisa mengirit pengeluaran penginapan 1 malam kan hehehe. FYI ini bukan pertama kali saya menginap di bandara internasional, yang pertama jelas di Bangkok Suvarnabhumi (Kiri) Kursi Tempat Menginap Di Haneda Airport | (Kanan) Lawson Store Lantai 1 Haneda Airport Lihat Pak Polisi yang sedang berdiri di poto di atas, nah di depan dia lah tempat saya tiduran di kursi yang cukup empuk, di belakang Pak Polisi itu adalah Lawson, lalu di ujung dekat Pak Polisi juga ada : Smoking Room, Toilet + Free Tap Water, Free Charging Station dan Coin Internet Computer (100 yen / 10 menit) Kebetulan belom makan malam dan Lawson dekat, jadi saya beli Menu Set mirip Bento Box nya Hoka Hoka Bento, seharga 450 Yen, dan juga air minum botol besar Kirin Water seharga 100 Yen. Memang dari berbagai review jika mau makan malam hemat disarankan untuk beli menu Bento Set dari Convenience Store seperti Lawson dan Family Mart, karena Menu Bento Set nya jika malam turun harga biar laku dan gak basi. Kalian tinggal minta di hangatkan saja di Oven Lawson nya, kenyang deh makan malam nya Bento Set Lawson Hal unik lainnya ketika saya tidur untuk beberapa saat di kursi itu, terjadi Gempa sebanyak dua kali, jadi dari jejeran kursi itu ada beberapa orang juga yang menginap, dan kami bangun bersamaan ketika Gempa terjadi sampai dua kali celingak-celinguk. Akhirnya merasakan gempa di negara sumber gempa juga neh Total Pengeluaran DAY 1 : Sarapan di Starbuck KLIA2 13.50 MYR Makan Siang Nasi Lemak di Pesawat KL - Tokyo 19 MYR Makan Malam + Minum di Lawson Haneda Airport 550 Yen Total = Rp. 180.000 Ok sekian dulu untuk hari pertama nanti di lanjut lagi ya TIPS : Untuk menginap di Haneda aman kok Pak Polisi itu berjaga sepenuhnya dan tidak di usir Disarankan membeli minum Kirin Water karena paling murah dan gede Untuk makanan Halal di Jepang itu sangat susah apalagi di Convenience Store kayak Lawson ini, saran cukup beli Onigiri (Nasi Kepal) yang berisikan ikan-ikan harga nya 100 - 120 yen, beli 3 buah udah kenyang kok Free Wifi ada di bandara Haneda dengan SSID Free Haneda Wifi, tapi kalian harus daftar email kalian dulu sebelom menggunakannya, dan biasanya tampilan pertama bahasa jepang tinggal di tekan English nya saja
  7. 14 points
    hello Jalan2ers.. Saya mau coba tulis Filed Report Tip 3 negara saya kemarin selama 10 hari pada minggu lalu ke 3 negara di Asia tenggara. Seharusnya saya berangkat bulan depan, karena ada reschedule dari AA maka dimajukan deh, fuuuhhh. Start dari Ho Chi Min tanggal 25 Maret dan berakhir di Bangkok Thailand pada 3 April 2013. Budgetnya sendiri yang saya habiskan selama 10 hari, 4,3 juta termasuk tiket pesawat : Jakarta - Ho Chi Min City by Air Asia (Rp325,000) *promo Bangkok - Jakarta by Mandala (2900THB) *normal price Senin sore, 25 Maret 2013 Janjian sama teman seperjalanan saya dari jogja di terminal 3 jam 15.00 wib, karena pesawat kami berangkat 16.35wib. Perjalanan dari JKT ke HCMC sendiri sekitar 3jam lebih. sampai di bandara Tan Son Nhat Airport pukul 19,40 waktu setempat (tidak ada perbedaan waktu dengan Indonesia), langsung checking Pasport. Horee nambah lagi 1 cap, hehehe. Baru keluar bandara jam 8 malem, langsung cari taxi. Hati-hati banyak taxi yang palsu disitu, saya sama temen udah rencana naik taxi bermerk VinaSun, langsung hubungin petugas yang berseragam Hijau berlabel Vinasun Taxi. Kami bilang petugas ke daerah Pham Ngu Lao street (kawasan backpacker) Ternyata supir taxinya ga bisa bahasa Inggris, kamipun kesulitan. cara termudah ya kasih kertas dan bertuliskan yang kita mau tuju. Ongkos dari Airport ke kawasan Pham Ngu Lao St 8USD, jarak tempuh 40 menit. benar saja, daerah ini ramai, banyak cafe dan pelancong dari berbagai negara. Lalu kami mencari guest house atas rekomendasi teman saya, baru masuk gang pertama sudah langsung ketemu "Backpacking Club Guest House". Saya memutuskan untuk memilih dormintory. Setelah melakukan tawar menawar saya mendapatkan harga 5USD/night/person. Dormnya sangat bersih dan AC, harga 5USD sudah termasuk breakfast. Kalau yang private room harganya mulai dari 7USD - 10 USD. Selasa, 26 maret 2013 jam 8 Pagi, kami dijemput oleh guide untuk menuju Chuchi Tunnels. malam sebelumnya, saya memesan untuk 1/2day trip ke Chuchi Tunnels di tempat saya menginap, dengan membayar 4USD/org menggunakan bis AC dan guide, tapi belum termasuk tiket masuk wisata 90.000VND. sebelum ke Chuchi tunnels, kita diajak ketempat kerajinan khas vietnam seperti piring, lukisan terbuat dari kulit telur dan gucci. Masuknya gratis, harganya souvenirnya juga relatif mahal. Sampai Chuchi Tunnels jam 11 siang, dan mulai mengeksplore sisa-sisa peninggalan perang, dan kalian juga bisa coba masuk ke tunnelnya. pengalaman seru, wajib dicoba. Disini kita juga bisa untuk coba senjata, bayar per peluru. Paling murah 40.000VND/peluru cuma ga tau tembakan jenis apa, saya ga terlalu berminat jadi saya ga ikutan, hehehe Siangnya kembali ke penginapan sebentar, jam 3 saya melanjutkan kembali muter2 kota dengan berjalan kaki dan bermodalkan peta. saya menuju ke Kantor Pos Pusat dan Gerja Khatolik Notredamel yang posisinya persis bersebrangan. Selama perjalanan saya ke kantor pos, saya melewat beberapa gedung seperti gedung tertinggi di vietanam, dan juga melewati Mariaman Hindu temple Malamnya saya hanya berjalan-jalan sekitar penginapan sambil mencari makan, agak kesulitan mencari makan di sini, karena saya muslin dan tidak makan babi jadi harus cari tempat makan halal yang tidak jauh dari Ben Than market. Rabu, 27 Maret 2013 hari inisaya hanya berkeliling di kotanya saja, tujuannya adalah ke Reunification Palace (independance palace), Opera House Theater, War Remnants Museum, central Mosque HCMC dan Ben Than market. Semua saya tempuh dengan berjalan kaki. Lumayan Gempor. tapi bermodalkan peta, semua nya lancar serta nanya ke sekitar, kita ga nyasar. Opera House ; Tempat biasa teater dan pagelaran seni, kalau ada acara biasanya dikenakan biaya, karena saya datang siang jadi tidak dibuka. Reunification Palace (Independence palace) : seperti istana negara Vietnam, dan kita bisa melihat ruang-ruang pertemuan yang biasa digunakan Uncle Ho berunding dengan teman-temannya dari berbagai negara. HTM 30.000VND War Remnants Museum : Museum yang secara lengkap menjelaskan saat Vietnam perang, dan banyak juga kumpulan foto-foto korban perang yang menurut sangat cukup mengerikan. HTM 2USD Central Mosque HCMC : Tempatnya tersembunyi, saya disini hanya numpang ibadah dan bisa membeli makanan diseberang mesjid yang kurang terjangkau namun halal. harga kisaran 80.000VND - 300.000VND. Yang paling saya ingat, saya membeli souvernir gantungan kunci oleh seorang perempuan muda yang bisa bahasa Indonesia. dan yang bikin kaget saya bisa membayar menggunakan uang rupiah, saya bayarkan Rp 50,000 untuk 20 pc gantungan kunci. Setelah lelah muter seharian, saya ke Ben Than market hanya untuk melihat-lihat dan membeli tshirt beberapa. harganya 90.000VND/thsirt. pinter2 nawar aja. masih belum puas, tapi pukul 11 malam saya harus melanjutkan perjalanan menuju Siem Reap, Kamboja menggunakan Sleeper Bus seharga 18USD... Melanjutkan perjalanan lagi menuju Siem Reap, info yang saya dapat perjalanan ditempuh sekitar 16 - 17 jam. malam itu saya berkumpul di pul bis, semua penumpang dikumpulkan untuk mengisi form imigrasi terlebih dahulu. Petugas memberikan form dan diharuskan membayar untuk VOA, tapi Indonesia tidak dikenakan biaya apapun. Kamis, 28 Maret 2013 Ternyata sleeper busnya baru berangkat sekitar pukul 12.30 malam. Sekitar 4 jam kita sudah sampai perbatasan, karena terlalu subuh bis kami parkir di depan kantor imigrasi. Sekitar jam 6 pagi kantor imigrasi untuk check passportnya sudah dibuka. Di perbatasan ini tidak terlalu sulit, semua passport penumpang dikumpulkan oleh petugas bis setalah di stemple oleh petugas kita dipanggil masing-masing. Akhirnya, skitar jam 11 Siang kita baru sampai Phnom Penh, Kamboja. Ada jeda 2 jam, untuk melanjutkan dengan bis yang berbeda ke Siem Reap. kami diturunkan dekat pasar Phnom Penh, dan dekat dengan Night Market, tapi karena siang jadi belum ada yang buka. Saya hanya mencari makan, membeli sayur dan telur serta nasi di pasar seharga 1,500Riel, soal rasa lumayan enak tapi tipikal sayur disini agak asam seperti acar. Sekitar pukul 7.00 malam saya sampai di Siem Reap, sempat kebingungan karena banyak supir tuktuk datang menghampiri menawari jasanya. akhirnya setelah tawar menawar saya membayar supir tuktuk seharga 2USD, dan dya mau mengantarkan saya ke penginapan di dekat dengan Pub street (kawasan backpacker dan hiburan malam di Siem reap). Penginapan yang saya dapat seharga 13USD untuk dua malam (AC + Wifi, private room). Malam ini tidak kemana-mana hanya jalan menuju ke pasar malam (Art Market) dekat dengan kawasan Pub Street. Kami lebih memilih istirahat karena besok siap dengan eksplore ANGKOR WAT. wohooo... Jumat, 29 Maret 2013 Pagi-pagi sekali sekitar pukul 4.30 saya sudah bangun, setalah sholat subuh saya langsung standby di Loby Hostel. Tapi Mr.Kha (supir tuktuk) belum datang menjemput, sampai pukul 5.30 juga belum nongol, saya sempat gusar karena takut kehilangan moment sunrise di angkor Wat. Mr.Kha baru datang sekitar pukul 6,40 padahal saya sudah wantiwanti dari semalam agar tidak telat, sempat kesal tapi dya meminta maaf dan janji kita tidak terlambat hunting sunrise, akhirnya saya melunak karena dya ngebut. heheheh Sekitar pukul 6.15 saya sudah masuk ke kawasan Angkor Wat, kita harus membayar tiket 20USD utk 1 hari, kalau mau 3 hari 40USD kalau belum puas bisa seminggu dengan membayar 60USD. Saya dan teman saya memutuskan hanya mengambil satu hari saja, karena mengingat waktu perjalan yang kami tempuh masih panjang. Tiket masuk nya unik kita harus foto dulu baru sikasih seperti id card sbg tanda masuk. Sunrise di Angkor Wat memang menakjubkan, perlahan matahari muncul dari balik candi. Saya melihatnya dari seberang danau, ternyata sudah banyak wisatawan yang mengambil tempat untuk menangkap gambar atau merekam detik-detik munculnya sang surya. Saya eksplore dari candi yang paling dekat hingga terjauh, cuaca disana sangat terik, saya sarankan yang mau berkunjung sebaiknya memakai topi dan sunglases karena panasnya sangat menyengat. Saking banyaknya saya tidak menghapal nama-namanya dari kawasan angkor Wat. yang pasti ada kawasan dimana tempat rapat para raja dahulu, sekolah, adu gajah, dan persembahan raja untuk ibunya dibuatkan candi (ceritanya mirip roro jonggrang), hehehe. Tempat lokasi shooting Tomb Raider, namanya AngkorThomb, banyak pohon tumbuh di bebatuan candi. Karena cuaca yang terlalu terik, maka saya memutuskan untuk kembali ke pnginapan sekitar pukul 2 siang. --- Maaf saya baru Sempat melanjutkan... Hehehehe.. Sampai penginapan saya istirahat,mandi dan lunch. Krna Cuaca terik jadinya makan si penginapan, makan Nasi Goreng + sekaleng coke 40rb. Malemnya saya ke Old Market / pub Street, menikmati kehidupan malam Kamboja, kawasannya mirip di Legian BALI, club bertebaran suara muaik yg saut-sautan. Disitu Juga banyak toko-toko yang menjual souvernir, saya Hanya Beli Tshirt Seharga 4USD dan Gantungan kunci. Sampai pukul 11 malem cuma duduk di pinggir sungai Siem Reap sambil makan mie goreng khas Kamboja Seharga 1USD (wjib Dicoba). Sabtu, 30 Maret 2013 Kami dijemput menggunakan tuktuk pk07.30 pagi,lalu di Drop Ke Pool bis menuju Bangkok,Thailand. Ongkos yg ditarik 10USD perorang, dgn waktu tempuh 10jam perjalanan, ini lebih enak dibandingkan perjalanan kemarin dari Vietnam menuju Kamboja. Sampai perbatasan Jam 1 siang,turun dari bis jalan kaki sekitar 200m smpai Bagian custom. Prosesnya ga ribet, Apalagi krna kta bebas Visa. Dilanjutkan menggunakan Elf sampai Bangkok, Saya Minta didrop di Khaosan Road yg terkenal dengan tempat berkumpulnya backpackers seluruh dunia. Muterin khaosan sambil Liat-liat Hostel, akhirnya Saya dapet private room With Fan 150thb/mlm, nama Hostelnya Budget Guest House,letaknya depanya 711 khaosan. Malam saya Hanya habiskan istirahat dan Wiskul Di Khaosan,yang paling saya suka sampe tengah malem masih tersedia Buah Segar harganya 20thb. Heaven! menurut saya cari makan Di Bangkok mudah dan murah, banyak yg halal ditambah penjualnya sudah banya yang bisa Bahasa Inggris. Minggu, 31 Maret 2013 Karena ini Weekend, Jadi ga mau melewatkan untuk Belanja Di Chatucak Weekend Market. Saya menggunakan bis No 40 Turun Depan Chatucak, Ongkosnya 6thb/org. Yang Suka belanja ini surganya banget, harganya sangat terjangkau,pilihan barang Juga lengkap, dari Souvernir (tshirt,gantungan Kunci, kain, Seprai, Taplak Meja, pajangan,lampu2 Unik), sepatu, makanan Khas, sampai Binatang peliharaan, Saya anjurkan Bawa uang lebih karena bisa Kalap. Seharian saya belanja dan ke mall sekalian cek harga Madame Tussaud. Senin, 1 April 2013 Keadaan fisik masih Oke, tp keadaan dompet memprihatinkan akibat banyak belanja kemarin. Hari ini saya rencana Ke Madame Tussaud, karen Wat-wat tuup pada hari senin digunakan untuk beribadah. Madame Tussaud merupakan Museum Patung Lilin, terdapat tokoh2 dunia yang teekenal, termasuk ada presiden pertama Indonesia, Ir.Soekarno. Letak museum ini ada di dalam Mall, Siam DIscovery Lt6. Harga tiketnya waktu saya kesana dapet Promo 640thb, harga normal 800thb, kalau mau murah lagi beli Via Online diskon 50%, Nyesel ga bawa kartukredit. Selain itu lebih seru kalo masuk rame atau berdua, karena teman saya ga mau masuk saya kerepotan untuk Foto2,akhirnya sering-sering minta tolong orang. Cukup 2 Jam aja eksplore Madame Tussaud, krna ga terlalu luas, saya menuju Foodcourt untuk makan dan Ke Ma Boom Khrong (MBK) center, seperti ITC klo dijakarta, disini Lebih murah harga barang2nya dibanding Siam Mall. Selasa, 2 April 2013 Hari Ini Eksplore kuil2 yg Ada di Bangkok.Tujuan utama saya melihat Reclining Budha Di Wat PHO dan Wat Arun (The Temple Of Dawn) yg paling terkenal. Dari Khaosan Road cukup dekat, saya berjalan kaki menuju Wat Pho, ditempuh sekitar 40 mnt. Kami juga melewati Grand Palace, satu Komplek/kawasan yg terdapat belasan Wat, tapi saya menguungkan niat masuk krna persediaan uang menipis, Htmnya 1500thb. Jalan kaki 200m dari Grand Palace, Sampe Wat Pho yg terkenal dengan The Reclining Budha, banyak yg tau Sleeping Budha, pdhal Sbnernya maknanya beda. Tiket masuk 100thb dpt Mineral Water. Setalah Iu jalan 10mnt menuju penyebrangan untuk bisa Sampai wat Arun. Biaya nyebrang sungai 6thb PP, Terjangkaunkan? harganya cukup murah,jarak juga tidak terlalu jauh, cuma 5mnt saja. Tiket masuk Wat Arun 50thb, di salah 1 Kuil ada biksu yang akan mendoakan kita, saya coba Ikutan, Walopun saya ga ngerti bahasanya saya yakin Beliau pasti doain yg baik2. Setelah didoakan, saya dikasih gelang putih yg katanya sih itu jimat biar selamat, percaya ga percaya ya,,positive thinking Aja... Hehehe. Pukul 4sore saya sudah di penginapan dan bersih-bersih. Malam Terakhir di Bangkok saya hanya Menikmati ramainya Khosan Road sambil jajan dan berkenalan dgn wisatawan lain. Rabu, 3 April 2013 Hari terakhir trip cuma bersantai di penginapan, Karena travel berangkat Jam 3 siang. Sedangkan teman Saya melanjutkan perjalanan Ke Kuala Lumpur. Sekian FR Trip 3 negara saya, untuk foto2 nanti saya Upload ya, Kalo ada yang mau ditanyakan silahkan ke saya langsung..
  8. 13 points
    Hola Momod Here !!! Akhirnya setelah dilakukan Polling beberapa bulan kemaren dimenangi oleh Makassar. Gathering kali ini pada tanggal 29 - 30 Maret 2014 di Makassar dan sekitarnya karena minggu itu Long Weekend (tanggal 31 maret itu Hari Nyepi). Dan karena waktu nya masih lama jadi bisa Hunting Tiket Promo dari sekarang Oiya seperti biasa tiap Gathering itu BIAYA MASING MASING jadi tar ada SHARE COST untuk BIAYA BUS SELAMA JALAN2 DI MAKASSAR dan juga mungkin ada share cost BIAYA TIKET WISATA dan PENGINAPAN (Untuk Regional Makassar nampak nya gak perlu Share Cost Penginapan) Disarankan untuk meng KLIK "Follow This Topic" di kanan atas agar bisa dapet notifikasi update mengenai Gathering Makassar Daftar Hadir : 01. @deffa (Bandung) 02. @Jalan2 (Singaparna) 03. @kyosash (Jakarta) 04. @Dewi Julianti (Bali) 05. @Nana Vanila (Jogja) 06. @lastri (Jogja) 07. @Diyan Hastari (Jogja) 08. @KABULRIYANTO (Cilacap) 09. @Str@nger (Manado) 10. @spin_cobra (Gorontalo) 11. @putrynis (Jakarta) 12. @samsudinzn (Solo) 13. @dMaems 2 (Bali) 14. @ikha (Makassar) 15. @heri wantoro (Jakarta) 16. @albert_tatang (Magelang) 17. @mofrizal (Jakarta) 18. @Dodo Mursalim (Makassar) 19. @Fanny Nugraha (Jakarta) 20. @€r₩in (Toraja) 21. @dediku (Lampung) 22. @enha (Makassar) 23. @mich_an (Surabaya) 24. @Franxiescaa (Bekasi) 25. @halimun (Jakarta) 26. @mariaroswati (Makassar) 27. @Muhamad Nurulkomar 28. 29. @Yuyun (Bandung) 30. @chinghe (Makassar) 31. @Miss_Pink (Makassar) 32. @Alan (Makassar) 33. @amriadi (Makassar) 34. @ariegato 3 (Makassar) 35. @andreasagusto (Samarinda) 36. @zaqi (Jakarta) 37. @yurniadewi (Kalimantan) 38. @lelasipit (Bandung) 39. @Vinesha Siahaan 40. @yudhosa039 (Makassar) NO OOT DISINI !!!
  9. 12 points
    Halo Guys! saya Mario dari www.mariophotoworks.com kebetulan saya adalah freelance fotografer & writer untuk travel magazine, prewed & wed dan sebagai kontributor untuk shutterstock. Maaf kalo kali ini saya buat judulnya antimainstream, judul aslinya sebenernya adalah Jangan coba-coba berkunjung ke Maluku kalau kita tidak bisa menjaga keindahan alamnya. Yup! seperti kita ketahui, Maluku itu menyimpan berbagai potensi wisata, khususnya bahari, meski bisa saya bilang makanannya juga enak-enak Oleh karena itu uda tanggung jawab kita untuk menjaga sisa-sisa keindahan alam di negri kita ini. Kenapa saya bilang sisa-sisa? karena banyak keindahan alam di Indonesia ini yang sudah rusak sama tangan-tangan yang ga bertanggung jawab, kabut asap kemarin contohnya. Ok, lanjut ke bawah ya.. Tujuan saya ke Maluku ini sebenernya mau berkunjung ke Ora Beach, sering banget saya liat orang posting tentang tempat ini dan sangat amaze sama keindahannya. Ya saya percaya si, Timur Indonesia memang sangat indah. Akhirnya saya join trip yang diadakan temen saya, kita berangkat ber 8 dengan background masing-masing profesi. Tapi tunggu dulu, sayang bukan sudah jauh-jauh ke Maluku tapi ga sempet explore Maluku atau Ambon ini. Eh ternyata, di sisi lain, banyak keindahan yang tertangkap oleh kamera saya baik wisata baharinya maupun dari sisi historical nya. Yu langsung aja dilihat foto-foto saya dibawah ini: Pantai Liang Pantai Hunimua lebih dikenal dengan nama Pantai Liang karena pantai ini terletak di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Pantai ini pernah dinobatkan oleh UNDP-PBB sebagai pantai terindah di Indonesia pada tahun 1990. Dermaga panjang dengan air laut biru jernih ditambah gradasi warna yang indah menjadi daya tarik pantai ini. Pantai Pintu Kota Pantai Pintu Kota merupakan Pantai yang terletak di desa Air Louw, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku, dimana pantai ini memiliki keunikan yaitu terdapat lubang besar pada tebing karangnya hingga menembus di kedua sisinya. Di tempat ini kita juga bisa trekking ke atas bukitnya untuk meilhat Laut Banda dari kejauhan. Benteng Amsterdam Benteng Amsterdam adalah benteng peninggalan Belanda yang letaknya di perbatasan antara Negeri Hila dan Negeri Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, terletak sekitar 42 km dari kota Ambon. Letak benteng ini tepat di samping pantai Negeri Hila dan Negeri Kaitetu. Benteng Amsterdam merupakan salah satu bangunan tua yang berusia ratusan tahun dan merupakan bagian dari sejarah penguasaan VOC di Ambon, Maluku. Ora Beach Untuk mencapai Pantai Ora atau Ora Beach ini memang dibutuhkan waktu yang agak panjang dimana rute yang harus ditempuh adalah Kota Ambon - Pelabuhan Tulehu - Amahai - Terminal Masohi - Desa Saleman - Pantai Ora. Total perjalanan bisa mencapai 5 jam termasuk perjalanan darat - laut tapi itu semua terbayar kok sama keindahan yang didapat Berikut foto-fotonya: Floating Resto di Ora Beach Resort Berenang di sekitar Pantai Ora Beningnya perairan di sekitar Pantai Ora Sunrise di Pantai Ora Cottage di Pantai Ora Milky Way di Pantai Ora Bintang-bintang di langit Pantai Ora Jernihnya air laut di sekitar Pantai Ora Senyum ramah dari penduduk lokal Breathtaking View di sekitar Pantai Ora Gimana gan? indah banget kan negeri kita ini. Yu mari kita sama-sama jaga dan lestarikan keindahan alam Indonesia ini Foto: Dokumen Pribadi Text: Wikipedia & Dokumen Pribadi
  10. 12 points
    Di komunitas jalan2 ini tentu nya kita pengen saling membantu, baik dalam sharing pengalaman jalan jalan kita ( FR ) ataupun menjawab pertanyaan2 dari anggota2 yg membutuhkan informasi. Saya sebenernya bingung mau say thanks ya gimana kadang2 hehe... saya ingin mengucapkan terima kasih kepada temen2 sekalian yg sudah memberikan tenaga, waktu & kesediaan untuk membangun Komunitas Jalan2 ini sehingga akan terus lebih baik hehe Sementara ini saya liat ada temen2 yg sudah banyak memberikan kontribusi di forum ini dengan sharing cerita Field Report ( FR ) yg lengkap & sangat membantu teman2 lainnnya :) Untuk itu saya ingin memberikan tanda apresiasi berupa kaos kebanggaan Jalan2.com yg hanya bisa di dapat kalau ikut Gathering Nasional hehhehe.. meskipun tidak seberapa tp mohon tidak di liat dari nilainya :). Tp di liat dari symbolis nya, yaitu ucapan terima kasih Kemaren ini saya mencetak 30 baju, jadi sementara ini 30 members ini yg dapat duluan yaaa hehehe Berikut member2 yg sudah banyak membantu teman2 lain : ( Tp belom sempat ikut Gathering Nasional ) Periode 1 : 01. @tki SENT 02. @Nightrain SENT 03. @widingh SENT 04. @yayan 05. @papirubia 06. @chrizz_msweb SENT 07. @Wilson SENT 08. @adipramana SENT 09. @chrisvild SENT 10. @christopherapss SENT 11. @adeperdhana SENT 12. @SylarConan SENT 13. @hal9000 SENT 14. @givary98 SENT 15. @Asakura Yuki SENT 16. @Sari Suwito SENT 17. @_TYA_ SENT 18. @Mulyati Asih SENT 19. @denorra SENT 20. @rebegg SENT 21. @Mery SENT 22. @Novita Handayani SENT 23. @Jeani Eman SENT 24. @rhiennee SENT 25. @Afwatul Qodriyyah SENT 26. @peroetbuntjit SENT 27. @astinsoekanto SENT 28. @Vena Henrietta Pramesthi SENT 29. @vie asano SENT 30. @Ayu Merriandari SENT PERIODE 2 01. @Donnie SENT 02. @Tira_dhis SENT 03. @teguh.purnomo 04. @BraveHeart 05. @roz_san 06. @nashir SENT 07. @imam17stat SENT 08. @Riduwan SENT 09. @Arwin Lim SENT 10. @Mio Perdani SENT 11. @Kenny Kanawi SENT 12. @Esha 13. @Hendry_yoi SENT 14. @hnsdsgn SENT 15. @ncepaholic SENT 16. @hildaveronica SENT 17. @linn SENT 18. @Gulali56 SENT 19. @Dita DR SENT 20. @Fransisca Ranita SENT 21. @cnw 22. @vete SENT 23. @gadismecil 24. @Vica Fitrianindy 25. @agnez agnes SENT 26. @febriant rhezty SENT 27. @Irmanur SENT 28. @Hanumi SENT 29. @Ibi 30. @Nrw_itha SENT 31. @Septiyanitri SENT PERIODE 3 01. @kembali SENT 02. @Dhan Doank SENT 03. @braska SENT 04. @ksatriakoe SENT 05. @budhi sugeng SENT 06. @thoxy SENT 07. @baihaki1985 08. @Usman KualaSimpang SENT 09. @fikawijaya SENT 10. @jajaq SENT 11. @ines SENT 12. @Ismeli Meciko SENT 13. @Novita Handayani 14. @BraveHeart SENT 15. @arispurnama SENT PERIODE 4 01. @ko Acong SENT 02. @syahril SENT 03. @Reza Adhyaksa Tidar SENT 04. @pellokilay SENT 05. @Alex Dario 06. @MotorMasse SENT 07. @fxmuchtar SENT 08. @Hildree Takizawa SENT 09. @Meilan.Pontoh SENT PERIODE 5 01. @timebandit SENT 02. @byarno SENT 03. @Sidik Teguh SENT 04. @Dimaz SENT 05. @kamalludin SENT 06. @ SENT 07. @RYS SENT 08. @Lathifah Ratih SENT 09. @eka wibisono SENT 10. @mariakuntarti SENT 11. @Ari Ferdiani SENT Tentu saja masih banyak teman2 lain yg sudah banyak berkontribusi & membantu2 teman2 lain yg BELUM saya sebutkan namanya di atas, tp berhubung skrg ini bajunya hanya 30, jadi nanti di next batch ya tanda apresiasi nya :). Dan ini untuk yg Belum Pernah Ikut Gathering Nasional Untuk rekan2 di atas, mohon PM momod @deffa tentang alamat jelas nya, supaya bisa di kirim kaos kebanggaan Jalan2.com nya :) Sekali lagi terima kasih atas semua teman2 di komunitas ini , semoga komunitas ini bisa makin maju tiap hari nya hehe :) thanks rudy
  11. 12 points
    deffa

    Penjelasan Rp Point System

    Halo Momod Here !!! Nah seperti yang kalian tau di Forum kita tercinta ini ada system point yang diberi nama Rp atau Rupiah Point System tapi bukan uang rupiah beneran loh, melainkan point2 yang bisa kalian kumpulkan berdasarkan beberapa tindakan yang kalian lakukan di forum seperti : posting New Topic, Dapat Likes / Votes, Posting Reply dll Point2 ini kedepannya bisa kalian tukarkan dengan Merchandise dari Jalan2.com seperti kaos dll Nah untuk penjelasan berapa point2 yang kalian dapat simak dibawah ini ya : New Topic = 20 Point Dapat Likes = 15 Point Dapat Votes = 5 Point per Star Vote Posting Reply = 5 Point Happy hunting Point Jalan2ers
  12. 11 points
    Nightrain

    The Beautiful Paris

    Part 2 - Lucerne dan Mt.Titlis, Switzerland Part 3 - Paris Day 1 - Seine River Pagi itu kita memulai perjalanan darat via bus menuju Paris. Lumayan jauh, untungnya setiap 2 jam sekali kita berhenti di convenience store terdekat untuk beli snack sekalian ke restroom. Siang itu kita juga had lunch sekedarnya di food court kecil di salah satu convenience store yg kita lewati. Saya coba order steak sementar istri prefer makanan yg lebih light, so far menu saat itu adalah the worst meal yg kita coba selama tour kali ini, steaknya tidak sesuai dengan tingkat kematangan yang kita minta, belum lagi daging yang alot karena koki ngga pinter masak dan makanan yg dipesan istri juga rasanya hambar Bus sampai di Paris pukul 5 sore dan gerimis turun saat itu. Saya cukup terpukau melihat cakepnya arsitektur kota Paris, gedung2nya cantik, lampu-lampu, dan display toko2 di sepanjang jalan kelihatan sangat menarik, sayangnya jalanan macet. Menurut tour leader sih Paris emang langganan macet, mana jalannya kecil-kecil dan orang-orangnya ga tertib di jalan, apalagi banyak yang gaya nyetirnya kaya supir Metro Mini seradak-seruduk, sebelas dua belas lah sama Jakarta Sore itu juga kita buru2 menuju Seine River karena mau ikutan cruise. Sebetulnya outfit tidak terlalu mendukung karena perjalanan kita lama di bus jadi lapisan baju agak tipis dan alhasil tiupan angin malam di atas ferry berhasil membuat kita menggigil namun view malam itu luar biasa bagus, so far ini adalah pengalaman cruise terbaik setelah mencoba berbagai cruise di beberapa kota! Arsitektur kota memang sungguh indah, bridge penghubung sungai dibuat dalam bentuk ukiran berlainan dan diberi lapisan emas, jendela2 balkon rumah dihiasi bunga2 cantik, belum lagi pemandangan gereja Notredame, Louvre, dan Eiffel Tower yg saat itu dihiasi lampu2 putih untuk menyambut Natal. Biarpun hidung udah mulai meler kena angin dingin, kita tetap bertahan di atas haha Selapas cruise kita isi perut di restoran Thai setempat, makanannya surprisingly enak! Setelah itu kita langsung dibawa ke hotel untuk istirahat setelah seharian menempuh perjalanan panjang Day 2 - Paris City Tour Keesokan harinya, setelah sarapan kita buru-buru berangkat dari hotel menuju Champ Elysees. Hari itu kita ditemani sebentar oleh guide local yang meceritakan background bangunan-bangunan yang ada di jantung kota Paris ini, sayang bahasa Inggrisnya pake logat Perancis jadinya agak sulit dimengerti. Kita juga dikasi kesempatan untuk photostop di Arc de Triomphe, sampai waktunya lunch, lalu kita menuju chinese food yang letaknya ga jauh dari situ. Selesai lunch kita menuju Eiffel Tower yang padatnya minta ampun. Kita coba naek ke atas tower dan melihat Paris dari observation deck-nya, tapi karena hari masih terang, tentunya viewnya tidak istimewa. Sesudah puas foto2 dari atas dan bawah menara Eiffel, kita jalan sedikit ke park untuk bisa dapat shoot Eiffel dari depan. Kemudian masih berkeliling di area Champ Elysees, dan berhenti untuk berfoto sejenak di depan obelisk yg konon dibawa Napoleon atas permintaan Josephine, istrinya dari Mesir. Sejak tiba di Paris, saya lihat ibu-ibu sudah pada gelisah, dikit-dikit nanya tour leader kapan dibawa belanja, tipikal Asian traveller, terutama Indo. Nah siang itu agenda idaman mereka pun dilaksanakan, seabis diajak ngeborong parfum di toko kosmetik setempat, akhirnya rame-rame diboyong ke Gallery Lafayette. Udah sampe situ kalap deh, apalagi kita cuma dikasi waktu 2 jam, sementara hampir semua outlet di mall ini dipenuhi pengunjung mengingat saat itu adalah holiday season. Menurut istri, yang paling menarik untuk dibeli di Paris saat itu hanyalah LV dan Chanel, Longchamp sangat murah di sini, tapi antriannya terlalu panjang dan lebih baik bayar lebih mahal sedikit dan beli di negara Eropa lain, harganya paling mahal pun hanya beda 200 ribuan, so mendingan skip dan waktunya dipakai untuk ngantri minta cap form tax refund, kan jumlahnya lumayan tuh kalo ga salah sekitar 11%. Sedikit tips buat yg mo belanja LV diLafayette, jangan masuk dari ladies area, coba masuk ke Men area yang ada di lantai atasnya. Pengunjungnya jauh lebih sepi, dan mereka juga mau melayani pembelian untuk ladies item, so ga usah ngantri. Setelah puas belanja, beberapa teman ngaku kopernya sudah beranak haha, kita balik lagi ke acara cuci mata yang sebenarnya, kali ini tujuannya adalah museum Louvre. Di tengah perjalanan kita menjemput seorang local tour leader yg rupanya adalah tante Belanda yg fasih berbahasa Indonesia sekaligus sudah lama tinggal di Paris. Dialah yang akan jadi pemandu selama kita berkeliling di dalam Louvre. Kita sudah sangat excited, karena dari dulu sudah penasaran ingin melihat koleksi art dari museum paling terkenal di dunia ini. Antrian masuk ke Louvre amit-amit panjangnya, sangat beruntung kita peserta tour yg sudah reservasi tiket, jadi langsung masuk. Sebelum acara cuci mata di mulai, seperti biasa ibu-ibu sudah tereak minta pipis. Uniknya restroom di Louvre modelnya kayak mesin penjual otomatis. Jadi kita mesti isi 1 euro ke lubang celengan di pintu, baru pintunya kebuka. Begitu nengok ke dalam shock, WC-nya jorok, mau jalan aja susah, lantainya penuh dengan tissue kotor. Kemungkinan besar sih ini kelakuan jorok para turis China haha tapi apa boleh buat, kalo udah kebelet mah sikat saja. Berhubung udah merasa dicurangi, disuruh bayar untuk pake WC ancur, satu euro akhirnya digilir rame2. Setiap ada yg masuk, pintunya dijagain di depan, orang berikutnya masuk gratis deh, lumayan kalo ada selusin yang gantian haha Louvre sendiri sangat luas dan terdiri lebih dari 600 chambers. Kita sangat impressed sama fresco yang dipasang di beberapa ruangan dengan tema lukisan yg berbeda2. Kita juga dikasi kesempatan buat mengagumi beberapa vanity item yang dulunya dipakai di Versailles, cermin, sisir, dsb semuanya terbuat dari emas. 600 ruangan jelas tidak akan habis untuk dimasuki dalam waktu 2-3 jam, jadinya kita cuman konsen untuk explore ke beberapa item paling terkenal saja, termasuk beberapa lukisan Raphael dan tentu saja the infamous Monalisa milik Leonardo da Vinci. Pertama kali dilihat, lukisan ini terkesan spooky, terutama karena tatapan mata Monalisa seolah2 mengikuti Anda ke mana saja, apalagi setelah sebelumnya kita disuguhi lukisan karya Raphael yang cenderung lebih 'ceria'. Mana tau justru teknik perspektif ala mata Monalisa itulah yg bikin lukisan ini terkenal, karena Leonardo lah org yg pertama menemukan teknik ini. Menurut saya sendiri banyak yg ganjil dari lukisan Monalisa ini, matanya seperti org nangis tp bibirnya senyum, pokoknya creepy deh. Yang saya sayangkan, kita ngga punya kesempatan untuk berfoto di pyramid kaca yang ada di luar gallery, apa boleh buat bus tidak bisa berhenti sembarangan di area ini. Malam itu kita diberi pilihan untuk recharge energy di hotel atau keluar malam untuk menonton Lido show. Saya dan istri adalah 2 dari 4 orang yang agree untuk pergi menonton show cabaret dimana para penarinya sebagian half naked. Biaya yang ditarik per orang untuk show ini kira2 €125, plus additional €20/orang untuk sewa taxi. Jangan bayangkan show ini sebagai tarian ala pole dancing, ini lebih ke arah art, bukan kinky. Atraksinya konon mirip dengan Las Vegas, jadi kalau sudah nonton disana, rasanya udah ngga perlu nonton yang ini, itu kata yang sudah nonton dua2nya. Setelah mendapatkan meja, Anda ditawari dengan pilihan champagne ato wine free flow, dan kita decide untuk pilih champagne yang lite. Shownya menurut kita agak membosankan dan keputusan menonton pun lebih ke penasaran mau tau aja, tapi lagu2nya yg dibawain sih enjoyable dan memang lighting dan tata panggung sangat bagus. Malam itu kita kembali ke hotel lewat tengah malam. Day 3 - Disneyland / Champ Elysees Pagi itu istri terbangun dengan migrain ringan, gara2 kurang tidur dan kebanyakan minum champagne semalam, akibatnya dia jadi kurang menikmati acara main di Disneyland pagi itu. Kita melihat banyak sekali mobil caravan yang diparkir di kawasan sekitar Disneyland, rupanya daerah tersebut adalah area parkir RV. Suhu pagi itu berkisar -1 sampai 0 derajat, dan langit mendung, tapi banyak para penghuni RV yg pede jaya cuci muka di sungai ga pake baju, edan, mungkin turis Rusia kali pada kuat-kuat gitu Disney Euro hari itu terbilang sepi jika dibandingkan dengan theme park lain yang pernah kita kunjungi, padahal saat itu sedang holiday season, mungkin karena udara dingin. Di salah satu sudut ada stand camilan yang menjual macam2 lolipop, candies, coklat dan apple caramel yang dijual satuannya seharga €6. Bosen keliling di Disneyland, kita nego sama tour leader untuk keluar lebih awal dari Disneyland dan diantar untuk explore pertokoan di area Champ Elysees sekali lagi. Hari itu seharusnya perkantoran sudah diliburkan, tapi kita masih melihat banyak orang mengenakan work attire di jalan2. Hari itu udara dingin bukan main, suhu memang hanya 0 derajat, tapi sampai siang matahari masih tertutup awan dan angin bertiup sangat kencang, jadi rencana untuk jalan berkeliling pun urung, akhirnya kita 'ngumpet' di McD untuk isi perut dan numpang pipis Seharian kita explore area ini dan having dinner di sana juga. After dinner kita sempat melewati Hardrock Cafe, tapi tidak sempat mampir. Beberapa peserta tour muda atau yang membawa anak kecil keukeuh mau balik lagi ke Disneyland untuk menikmati firework show yang khusus today rencananya akan dipasang dengan spektakular pada tengah malam - instead of jam 8 malam, demi merayakan pergantian tahun. Kita sendiri terus terang udah ga kuat sama udara dingin di luar, apalagi kalo malam sih udah jaminan -10 kalau ditambah angin so we call it a day, balik ke hotel sekalian packing untuk lanjut ke Belgia besoknya So far dari puluhan kota yang sudah pernah kita kunjungi, Paris ini adalah kota tercantik dan selalu membuat kita kepengen balik lagi untuk explore kota dan outskirt-nya, mencoba lebih banyak makanan Perancis, dan juga kepengen menyusuri pantai selatan Perancis yang terkenal dengan kota-kota seperti Montpellier, Marseille, Cannes, Nice, dll. Semoga one day bisa terlaksana dan buat yang ada rencana ke Eropa, sudah pasti Paris harus minimal sekali dikunjungi, it's indeed a beautiful city! bersambung ke Part 4 - Belgium
  13. 11 points
    Haloo semua.. saya Mario dari www.mariophotoworks.com. Artikel yang saya buat ini mungkin uda banyak banget yang tau bahkan hafal tapi disini saya akan buat menurut versi saya sendiri. Awal kata perlu diingat bahwa fotografi perjalanan atau istilah kerennya itu Travel Photography adalah ga melulu soal foto pemandangan (landscape, seascape, atau cityscape), tetapi lebih kepada hasil foto keseluruhan selama kita melakukan trip ke suatu tempat. Baik itu foto manusia (people), budaya (culture), makanan/minuman, dan pemandangan itu semua merupakan bagian dari fotografi perjalanan. Jadi gimana sih cara bikin foto perjalanan yang bagus? Oke disini saya akan bagi beberapa tipsnya: 1) Rencana, rencana, dan rencana Ya, rencana merupakan bagian terpenting dalam melakukan suatu perjalanan. Dalam membuat fotografi perjalanan, rencana dapat dimulai misal dari: kemana saya akan pergi?, apa saja yang akan saya foto disana? Berapa budget yang harus saya siapkan? Berapa hari saya disana? Dimana saya akan tinggal? Dan kalo ingin lebih spesifik mungkin kita dapat melihat cuaca ketika sedang disana, festival apa yang sedang berlangsung, makanan lokal apa yang harus dicoba. Ya rencana memang tidak dapat dipisahkan demi mendapat foto travel yang bagus. "Yap! tentukan dulu tujuan travel kita dan kira2 setelah sampai sana kita mau foto apa yah" 2) Pake kamera dan lensa apa ya? Kamera dan lensa merupakan 2 hal yang dapat terpisahkan dari fotografi travel. Pada umumnya kemanapun orang pergi pasti akan membawa kamera, bahkan belakangan ini handphone dan smartphone sudah dilengkapi dengan kamera yang cukup memadai. Untuk pemakai D-slr, lensa wide dengan range 18-200mm merupakan lensa ideal untuk travel fotografi, disamping lebih ringkas, lensa ini juga lebih ringan dan murah. Untuk alternatif lain mungkin untuk lensa wide, kita dapat memakai focal length antara 10-24mm, 12-24mm, 14-24mm, 17-55mm, atau 24-70mm sedangkan untuk tele bisa memakai kisaran 55-200mm, 70-200mm, 70-300mm, atau 80-200mm. Untuk asessorisnya pendukungnya kita bisa membawa tripod, flash, filter. Filter wajib yang biasa digunakan adalah CPL (Circular Polarizing), filter ini mempunyai fungsi sebagai penghilang refleksi dan membuat langit menjadi lebih biru, ND (Neutral Density), filter gelap ini digunakan untuk memperlambat speed kamera serta UV (Ultraviolet) filter. "Nah untuk foto pertama ini sepertinya tidak mungkin dijangkau oleh lensa wide, sedangkan untuk foto kedua kalo kedeketan bisa2 kita dicakar sama mamanya si monyet, oleh sebab itu gunakanlah lensa tele" 3) Gear mahal = Hasil bagus ?? Gear mahal memang memberikan feature lebih dari yang biasa, tapi apakah itu penting untuk fotografi travel? Pada intinya kenyamanan dan kebutuhanlah yang menjadi kunci dalam fotografi travel. Misal dalam list perjalanan kita, kita akan mengunjungi air terjun utk foto slowspeed, maka tripod dan filter ND merupakan alat yang wajib dibawa tetapi jika hanya foto orang atau budaya, mungkin tripod bisa kita tinggalkan untuk memperingan perjalanan. Jadi yang terpenting adalah tehnik dan kreativitas dari sang fotografer. bahkan kita bisa lebih bangga kalo dengan gear yang biasa tapi hasilnya “luar biasa†bukan? "Tentukan dulu apa yang mau difoto dan tehnik yang akan dipakai, ini juga bisa menentukan hasil foto yang bagus. Pada foto pertama air terjun difoto menggunakan tehnik slow speed sehingga airnya tampak halus, foto kedua adalah foto cahaya lilin yang dibawa para biksu pada saat upacara Waisak di Borobudur yang menggunakan tehnik slow speed" 4) Tidur lebih awal dan bangun lebih pagi Bangun pagi sangat memberikan keuntungan dalam membuat fotografi perjalanan. Perlu diingat bahwa foto pemandangan terbaik dihasilkan antara jam 6-9 pagi dan 4-6 sore (golden dan blue hour) dimana pada jam-jam akan lebih banyak warna yang terekam kamera dan sinar matahari yang lebih soft. Selain itu juga akan lebih banyak aktifitas yang dapat terekam kamera seperti kegiatan nelayan yang pulang melaut, ataupun foto dedaunan yg masih terkena embun ketika matahari terbit. Hindari foto pemandangan ketika matahari tepat diatas kepala karena warna langit akan menjadi putih dan sinar matahari yang terlalu keras. "Bangun lebih pagi sangat berguna pada saat kita akan foto sunrise (matahari terbit) dimana sinar matahari masih berwarna kekuningan (foto 1) dan sinar matahari masih terasa lembut (foto 2)" 5) Berinteraksi dengan warga sekitar Mungkin agak risih ketika ada seorang dengan kamera dan lensa yang cukup besar membidik kita lalu setelah selesai itu, dia pergi begitu saja. Ya, mungkin itu yang perlu dipelajari ketika foto manusia dalam fotografi perjalanan. Interaksi merupakan hal penting dalam hal ini. Dimulai dengan obrolan kecil dan setelah itu meminta ijin untuk foto adalah cara yang sangat ampuh untuk menghasilkan foto yang “berbicaraâ€. Karena dengan demikian akan menjaga privasi dan membangun mood seseorang. "Sedikit obrolan dan candaan sangat menentukan hasil akhir yaitu senyuman yang membuat foto menjadi lebih hidup (foto 1) sedangkan untuk foto manusia yang tidak memerlukan interaksi kita dapat foto dengan tehnik candid sejauh tidak mengganggu aktifitas mereka (foto 2)" 6) Menunduk sedikit dan berjalan lebih jauh Tanpa disadari kadang dengan mengubah sedikit angle, itu juga akan mengubah hasil dari foto kita. Cobalah untuk menghasilkan foto yang lain dari biasanya, baik dengan angle berbeda atau berjalan lebih jauh demi mendapat spot yang lebih baik. Kadang dengan sedikit usaha, kita bisa mendapat foto yang luar biasa yang tidak didapati orang lain. Cobalah juga untuk mencari spot yang jarang didatangi orang sehingga orang lain bertanya: “ini foto dimana?†"Lebih detail dengan lingkungan sudur pemotretan juga memberikan nilai plus bagi foto kita, no pain no gain right? Foto pertama diambil pada saat setahun setelah meletusanya gunung merapi, benda2 yang terkena awan panas masih tergeletak di jalan-jalan. Foto kedua merupakan landscape dari Pulau Belitung yang diabadikan dari puncak mercusuar" 7) Lupakan diet sementara Pada saat mengunjungi suatu tempat, tidak sah rasanya kalau kita tidak mencicipi makanan khas daerah tersebut. Oleh karena itu cobalah bertanya tempat terbaik yang menjual makanan dan minuman tersebut. Tapi jangan lupa, sebelum dimakan, diabadikan terlebih dahulu ya, lensa bukaan lebar seperti F/1.8, F/2.8. F/3.5 sangat membantu membuat foto makanan dan minuman terlihat lebih menarik dan berdimensi. "Foto makanan dengan lensa bukaan lebar membuat efek blur"disekitar benda, untuk makanan tehnik ini dapat membuat makanan terlihat cantik dan enak" 8) Banyak foto dan sedikit editan Tanpa dipungkiri, editan merupakan hal yang cukup penting dalam penyajian sebuah foto. Editan simple seperti brightness, contrast, level, curve, saturation memang dapat membuat foto travel menjadi lebih hidup dan berwarna. Namun asal jangan terbalik, editan lebih banyak daripada foto yang dihasilkan. Karena pada dasarnya, foto travel memberikan informasi apa adanya kepada traveller berikutnya. "Dengan mempertahankan hasil foto dan membuatnya menjadi sephia atau BW membuat foto dapat lebih berbicara" Sekian tips dan penjelasan dari saya, semoga membantu!! Kalo ada yang mau menambahkan silahkan ya :senyum
  14. 10 points
    Hai Jalan2ers... mau sharing nih tentang field report saya dan teman-teman waktu main ke Paris, Perancis, beberapa waktu lalu. Kalau ke Paris pasti ngunjungin banyak tempat sih, tapi biar lebih fokus field report kali ini dikhususkan ke Versailles dulu aja ya... Yang lain-lain ntar di next post aja Versailles adalah nama sebuah kota kecil yang jaraknya 30 kilometer di pinggiran Paris, kira-kira 30-40 menit naik metro. Dulu daerah ini dikenal sebagai sebuah pedesaan yang isinya estate orang-orang kaya, jadi gak heran kalau Raja Louis XIV tertarik juga untuk mendirikan istana yang super megah. Sedikit sejarah tentang berdirinya Chateau de Versailles (Palace of Versailles), istana ini berawal dari sebuah rumah berburu milik Raja Louis XIII. Penerusnya, Raja Louis XIV kemudian membangunnya menjadi istana yang megah dan mewah sekitar awal tahun 1700-an dan memindahkan istana Kerajaan Perancis dari Palais du Louvre (yang sekarang jadi Musee du Louvre) ke Versailles. Di sinilah Raja dan Ratu Perancis serta keluarga mereka tinggal. Penghuni yang terakhir dan yang paling terkenal adalah Raja Louis XVI dan ratunya Marie Antoinette yang tinggal sampai pada masa Revolusi Perancis. Kami pergi dari Paris pagi-pagi sekali, sekitar jam 7 pagi setelah sarapan. Memang sebaiknya begitu karena Istana Versailles ini luas sekali dan butuh waktu yang gak sebentar untuk puas menikmatinya. Selain itu, berangkat lebih pagi juga menghindari antrian di depan loket penjualan tiket masuk. Untuk ke Versailles dari Paris naiklah metro jalur RER C yang berhenti di stasiun-stasiun besar seperti St. Michel (Notre Dame), Musee d'Orsay atau Champ de Mars Tour Eiffel. RER C5 yang berwarna biru ini lewat kira-kira 15 menit sekali, jadi santai saja. Kalau sudah sampai di stasiun metro, belilah tiket pulang pergi sekalian (retour). Untuk ke Versailles harganya sekitar 4 euro per orang. Btw hati-hati ya perhatikan stasiunnya karena di sekitaran Versailles ada tiga stasiun kereta yang dilewati RER C ini: Versailles Rive Gauche, Versailles Rive Droite dan Versailles Chantiers. Pilih Versailles Rive Gauche yang terdekat. Dari stasiun, Chateau du Versailles cuma 5 menit jalan kaki. Gak usah khawatir nyasar karena di sepanjang jalan banyak petunjuk buat sampai ke sananya. Sebelum masuk gerbang kami melihat dua buah rumah mewah di kiri dan kanan jalan... Awalnya kami mengira ini rumah security istana atau bagaimana.. Ternyata rumah-rumah mewah ini Ini yang terlihat dari depan gerbang masuk Versailles ini adalah kandang kuda! Nah ini gerbangnya.... Dari gerbang langsung belok kiri saja ke tempat penjualan tiket. Tiket masuk ke Chateau de Versailles ada beberapa jenis, tergantung kamu mau berkunjung ke mana. Untuk tiket ke istana dan taman saja harganya 15 euro (atau 13 euro kalau kamu pelajar). Untuk ke Trianon Palace dan Maria Antoinette's Estate harganya hanya 10 euro (6 euro untuk pelajar). Trianon Palace dan Maria Antoinette's Estate tempatnya di belakang istana, dikelilingi hutan dan taman dan terpisah lumayan jauh dari istana utama. Nah kalau mau berkunjung ke kedua tempat ini kamu perlu bayar 18 euro (tidak ada diskon untuk pelajar). Oh ya tiket ini sudah termasuk audioguide ya, jadi jangan lupa minta audioguide di loket yang sudah disediakan. Lumayan mahal ya? Tidaaaaakkkk.. Istana ini luas sekali dan bagus luar biasa. Tamannya juga subhanallah indahnya, jadi harga segitu ya sudah sangat pantas. Nah apalagi yang bisa dilihat di dalam? Setelah beli tiket di sayap kiri istana masuklah lewat jalan yang sudah disediakan. Ada beberapa akses masuk yang dibagi berdasarkan jumlah pengunjung, dan apakah kamu datang dengan tur. Kami cuma datang berlima jadi masuknya lewat pintu masuk untuk pengunjung individual, di pintu sebelah kanan Royal Court (pelataran luas di depan istana). Ini denah Istana Versailles, biar bisa dibayangkan berapa besar istana, taman dan keseluruhannya: Mengelilingi Chateau de Versailles bukanlah hal yang sulit karena banyak petunjuk di sana sini dan petugasnya pun ramah-ramah. Di dalam istana gak boleh makan dan minum ya.. Tapi kadang kami duduk di tempat yang sudah disediakan dan minum dari botol kalo pas lagi capek Ada apa di dalam istana? Ini adalah kapel istana. Arsitekturnya bergaya baroque dan dibuat hampir satu abad karena Raja Louis XIV ingin kapel ini dibuat sedetail dan seindah mungkin. Kabarnya dari seluruh ruangan di istana di sinilah biaya paling banyak dikeluarkan Nah kalau tempat ini namanya Hall of Mirrors yang terkenal itu. Hall of Mirrors adalah sebuah lorong panjang yang menghubungkan satu tempat dengan tempat lain, tapi dekorasinya super mewah dan megah. Di kanan kiri ada patung dan lukisan dan di atapnya banyak bergantungan lampu-lampu kristal. Yang ini adalah singgasana Raja. Keren ya? Karena barangnya masih benar-benar asli jadi tidak boleh disentuh apalagi diduduki pengunjung Ini adalah tempat tidur raja dan ratu di kamar mereka masing-masing. Ya, Raja dan Ratu memiliki kamar terpisah. Kamar ratu lebih dekat dengan kamar-kamar para pelayan istana sedangkan kamar raja lebih dekat dengan singgasana. Ini adalah ruang ganti di salah satu sudut kamar, dengan papan lipat dan lukisan Raja Louis. Kalau sudah puas mengelilingi istana, keluarlah ke taman. Taman ini dirancang oleh Andre le Notre, seorang arsitek lansekap yang sering dipekerjakan oleh Kerajaan Perancis. Selain di Versailles, Andre le Notre juga ikut merancang Jardin des Tuileries, taman kota yang cantik di antara Place de la Concorde dan Musee du Louvre. Tamannya bergaya Formal French, dengan sisi-sisi yang simetris dan memiliki kolam utama serta beberapa kolam lainnya di bagian tengah taman. Perlu waktu beberapa jam untuk menjelajah dari satu sisi taman ke sisi lainnya. Serius deh. Ini adalah salah satu kolam dengan patung Poseidon berlapis emas. Kolam ini dilengkapi dengan jet pump untuk air mancurnya. Teknologi ini sudah ada sejak dulu, hanya alatnya belum secanggih sekarang. Kira-kira seperti itulah Chateau de Versailles yang ada di pinggiran Paris. Tempatnya gak begitu jauh jadi cukup lah dipake untuk day trip. Ambil waktu sekitar 7 jam untuk ke sini sebelum kembali lagi ke Paris. Waktu kami datang itu sekitar bulan April.. suasananya mendung dan hujan rintik-rintik, tapi untungnya kami bawa payung. Jadi memang musim semi itu banyak hujan, dan ada baiknya selalu sedia payung lipat di dalam tas. Setelah puas berkeliling istana dan tamannya kami kembali lagi ke Paris dari stasiun yang sama, Versailles Rive Gauche. Ada untungnya juga tadi sudah beli tiket bolak-balik, karena sesampainya di stasiun beli tiketnya ngantri banyak... Kalau sedang berkunjung ke Paris jangan lupa mampir ke Versailles ya!
  15. 10 points
    min0ru

    Jalan2 ke Wedding-nya Mod Deffa

    Dear diary, @deffa buat menghadiri Weddingnya pada tanggal 19 Nov 2016 lalu. Akhirnya saya ngintilin si oppa @mone yang rencana berangkat keretaan ke bandung barengan sama kak @Sari Suwito eh last minute si @Ikamarizka juga joinan ternyata. Baru tau ternyata ada @Fanny Nugraha juga beserta gandengan di kereta yang sama hanya berbeda gerbong. 19 Nov pagi jam 7 sudah sampe di stasiun Gambir, tapi si oppa kesiangan jadi 30 menit sebelom kereta capcus doi baru nongol Perjalanan ditempuh 3 jam 30 menit sampai di stasiun Bandung. Tiba di Bandung jam 12.00 WIB perut laper, pokoknya gamau tau harus makan dulu sebelum lanjut kemana mana. Dipilihlah sate hadori atas rekomendasi om google karena jaraknya deket banget dari stasiun tinggal jalan kaki, tepatnya dijalan stasiun timur. Ternyata ngga enak ini sate udah mahal pula kan tapi berhubung laper ya kita shikat merenggg bae' Perut senang hati riang, perjalanan dilanjutkan untuk check in hotel dulu karena bawaan kita cukup banyak. Nunggu abang go-jek lama bener dah, akhirnya jalan kaki ke Kartika Sari yang Kebon Jukut kalo ga salah (lumayan panas2an) Akhirnya kita ber 6 masing-masing naik gojek (nunggunya juga lama, mungkin karena kondisi bandung juga lagi ramai saat itu). Cas cis cus sampai di Amaris Hotel Cihampelas, taro barang, sebagian ke farmhouse, sebagian ke coffeeshop sekitaran hotel. Cuaca bandung siang itu panas lalu tiba2 mendung bin gerimis mengundang (indomie mana indomie). The Wedding. Acara dimulai pukul 18.00 WIB tapi kita jam 18.00 baru otw dari hotel perjalanan ditempuh 40 menitan juga sudah sampai dilokasi Weddingnya. karena antrian salaman itu lebih panjang daripada antrian makan, ya langkah bijaknya kita makan dulu. Abis makan dan kumpul dengan kloter lainnya yang dari negara lain (baca:kota lain) baru deh berbondong2 naik ke atas panggung buat salaman dan foto bareng. Ini video amatirnya bai de wey. Sepulangnya dari Wedding, kita lanjutkan mini gathering di warung bajigur sampai kira2 jam 12 malam (berubah jadi labu). 20 Nov 2016, Waktunya pulang! Bangun, mandi, sarapan langsung pesen Go-Car buat anter kita ke The Lodge Maribaya karena ogut sama oppa @mone belon pernah ksono. Disana cuma narsisan bentar, makan soerabi, cus balik lagi ke hotel buat check out trus lanjut makan siang di Chung Gi Wa sambil ngobrol ngalor ngidul gosip sana sini Kereta balik ke Jakarta baru berangkat jam 19.30 WIB jadi sekitar jam 17.00 WIB kita menuju ke stasiun dan sempet mampir ke Braga Permai buat makan es krim trus jalan kaki ke stasiun yang berjarak cuma 10 menitan dari situ. Yakkk kira kira gitu aja sih trip singkat jelas padatnya. @mone kalo ada foto yang mau ditambahin silahkan loh @deffa Happy Wedding once again. tolong dimention member2 lain yang hadir dan ada divideo, karena ogut gatau ID masing2nyah euyy. btw hasil foto keyen dari kamera fotografernya mau dong via dropbox or wetransfer kalo ada. Danke!
  16. 10 points
    thoxy

    Snorkeling Di Bunaken

    Hallo sobat jalan2, kali ini aku akan berbagi sedikit cerita tentang pengalaman pertamaku snorkeling di Bunaken. Pengalaman pertama di Bunaken? yaa. Sebagai orang Manado, aib banget dah rasanya yaa kalau udah tuir begini belom pernah menginjakkan kaki (bukan nginjak2 karang lho yaa) di salah satu taman laut terkenal di dunia yang letaknya di kampung halaman sendiri. hehe... mohon maaf sebelumnya, postingan ini sedikit repost atau diringkas dari blog-ku di sini (part I) dan di sini (part II) Bunaken, 26 Desember 2014 Entah sudah berapa banyak ulasan tentang Bunaken. Aku lihat di group ini juga sudah ada beberapa. Nah, ini kutambah satu lagi nih. Siapa yang tidak kenal dengan Taman Nasional Bunaken? ayo tunjuk tangan??? kebangetan dah kalo belom pernah denger. Namanya sudah mendunia. Taman Nasional yang terletak di teluk Manado, Sulawesi Utara ini terdiri dari Pulau Bunaken, Pulau Manado Tua, Pulau Montehage, Pulau Siladen, Pulau Nain dan Tanjung Pisok. Terletak di Segi Tiga Terumbu Karang Dunia (Coral Triangle), menjadikannya rumah bagi ratusan spesies terumbu karang, ikan dan mamalia laut. Makanya nggak heran lah kalo pesona taman lautnya itu menjadi magnet bagi para penyelam dari berbagai penjuru dunia. Jangankan para penyelam, yang nggak bisa nyelampun penasaran dengan keindahannya. Tidak hanya taman lautnya lho sobat, daratannya pun punya berbagai kekayaan ekosistem lainnya, seperti rusa, kuskus - bukan nama forum itu lho yaa - burung laut, kepiting dan hutan mangrove. Terdaftar sebagai Taman Laut pada tahun 1991, menjadikannya pula sebagai salah satu taman laut pertama di Indonesia. Kemudian terdaftar di UNESCO pada tahun 2005. Peta sebagian Sulawesi Utara, Bunaken di sebelah kiri atas (sumber: dephut.go.id) Nggak sulit kog kalau mau ke Bunaken. Dari pusat kota Manado, hanya berjarak beberapa menit saja ke Pelabuhan Calaca, sebuah pelabuhan kecil dimana terdapat banyak boat yang siap membawa anda ke Bunaken. Berhati-hati dalam memilih atau me-nego boat adalah suatu keharusan. Jangan sampe bernasib sama seperti kami kemaren. Panjang ceritanya, nggak usah ku posting di sini kali yaaa... nanti lah di sesi tanya jawab kalo penasaran. hehehe.... Pelabuhan Calaca, Manado di sore hari Rata-rata harga sewa per boat Rp. 750.000,- sehari (PP). Biasanya tukang perahu akan membuka dengan harga lebih dar Rp. 800.000,-. Tinggal ditawar saja. Bisa juga menyewa perahu Katamaran, yang ada kacanya di bagian bawah buat liat-liat karang. Mungkin akan lebih mahal. Jangan lupa pastikan tersedia life jacket. Perjalanan yang ditempuh hampir satu jam. Sebaiknya datengnya pagi. BIar adem. Manado itu fanass.. hehe.. Hampir tiba di pulau Bunaken, kami kemudian beralih sejenak dari speedboat ke kapal katamaran. Ini optional. Buat sobat yang takut nyebur, ya pake ginian. Tapi kalau niatnya mau snorkeling, sesi ini di-skip saja lah. toh pemandangan langsung di bawah laut nanti lebih paknyuuuss... lakinya maknyuusss... hehe... ini nih yang namanya katamaran nah, itu lagi pada liatin kaca.. nih view-nya. Kurang lengkap rasanya kalau tidak menginjakkan kaki di pulau Bunakennya. BIaya masuk Taman Laut Bunaken Rp. 7.500,- untuk wisatawan domestik dan Rp. 200.000,- untuk wisatawan asing atau apabila sobat ada yang merasa bule'. hehe... Di sini bisa menyewa perlengkapan snorkeling (wetsuit, snorkel, mask, fins) Rp. 150.00,-, kamera underwater Rp. 300.000,-, guide Rp. 150.000,- (optional), dan perlengkapan selam menyelam (gak sempat nanya). Mahal? menurutku sih iya. Apalagi setelah melihat kondisi fins-nya. Makanya aku bawa sendiri perlengkapannya. Pantai Bunaken Ada juga yang jualan cinderamata dan kaos khas Bunaken. Buat sobat yang mahir malang melintang dalam dunia tawar menawar, jurus anda tidak akan berlaku banget di sini. Yah, sukur2 dikasih korting Rp. 5000,-. Pendirian para penjualnya susah untuk digoyahkan... hehe... Nggak usah sesi mandi2 di sini kali yaa.. Pantainya sih menurutku biasa aja. Airnya juga agak kabur. Oh, ya. Yang terpenting dari semua aktifitas di pulau ini adalah sesi foto di icon pulaunya. Itu tuh, yang biasanya dilakukan orang-orang kebanyakan kalau dateng ke sini. narsis di sini wajib sob. hehehe.. Nyesel banget kemaren kaos Jalan2.com ketinggalan di rumah, padahal udah niat mau dipake foto di sini... hehe.... Dari sekian banyak spot snorkeling atau diving di seputaran perairan Taman Laut Bunaken, kami dikasih 2 spot saja. Pantai Barat dan Timur. Oh, ya. Jangan lupa pada saat tawar menawar, pastikan juga spot-spotnya. Kadang hanya dikasih satu spot saja, padahal bisa 2 spot. Sorkeling di Pantai Barat Bunaken. Di sini karangnya sudah banyak yang rusak. Tapi ikan-ikannya banyaaakk bangeuuuuddhh... Easy going bin friendly lagi ikan2nya tuh. BIsa diajak ramah-tamah. hehe... di sini visibilitinya sangat bagus. Airnya sangat jernih. Tidak salah memang di beberapa artikel ada yang menyebutkan kalau taman laut Bunaken ini merupakan salah satu taman laut dengan visibility terbaik di dunia. Buat yang baru belajar atau belom lancar snorkeling, tempat ini bisa menjadi pilihan karena area dangkalnya lumayan luas. Tapi hati-hati kalau sudah mendekati bagian jurangnya. Kalo gak bisa berenang, gak pake pelampung trus panik yaa bahaya. Tapi justru di jurang inilah daya tariknya menurutku. Coba deh freediving di situ, pasti seru. Buat sobat yang suka wall diving, di sinilah tempatnya. siap2 mau turun snorkeling. tampak perbatasan antara sisi dangkal dan jurangnya yang dalam. tuh, ikannya lagi ramah tamah... hehe tuh, jurangnya.. hehe yang suka wall diving?? freediving ke bawah seru juga lho Karena pengetahuanku yang masih kurang tentang perikanan dan kelautan, jadi nggak bisa menceritakan lebih lanjut spesies apa yang ada di foto itu. Nggak tahu sob, cuman asal jepret aja. hehe.... Pokoknya begitu kira-kira sedikit penampakannya. Oh, yaa. Menurutku, waktu yang tepat mengunjungi spot ini adalah saat cuaca cerah di jam siang, saat matahari mulai bergeser ke Barat. Cahaya sepertinya akan maksimal di sini. setelah belum puas dengan spot di Pantai Barat ini, kami beralih ke pantai Timur yang katanya lebih bagus terumbu karangnya. yuuukkk sob... Sorkeling di Pantai Timur Bunaken. Langsung saja yaa ke penampakan permukaan laut di Pantai Timur Bunaken. kalau diliperhatikan dari atas, di sini airnya kelihatan lebih hijau dari pantai barat tadi. Hal ini menyiratkan bahwa sepertinya keadaan terumbu karang bawah laut di spot ini lebih sehat dan lebih bagus dari spot pertama. Oke, mari kita buktikan.... eh, beneran... di sini lebih rimbun. Karang-karangnya sehat wal afiat adanya. Banyak soft coralnya juga yang menari-nari dihempas arus laut yang untungnya tidak deras. hehe... mari kita explore lebih jauh lagi sob. aaaakkk... kaget juga ketemu sama ular laut ini. Baru kali ini aku melihat dari dekat, ternyata bentuknya kayak ular di darat. Tapi lebih pintar berenangnya. Untunglah ular laut ini katanya tidak agresif. Makanya dia cuek aja waktu aku coba ambil fotonya ini. Meski begitu, aku tetap nggak berani donk yaa deket2. Bisa-nya lebih mematikan dari cobra lho... oke, mari kita lanjutkan ke pemandangan yang lain. hehe... Nah, gimana? Terumbu karangnya bagus2 nggak? Ikannya di sini banyak banget. Sama seperti spot pertama tadi, di sini ikan-ikannya juga ramah-ramah dan suka dekat-dekat dengan manusia. Jangan lupa biskuitnya. Meski tidak dikasih biskuit, mereka pasti mendekat. Jangan biarkan mereka kecewa. Kalau dikasih makan, mereka lebih senang lagi. Jangan lupa pembungkus makanannya dibawah pulang yaa. hehe... Ikannya kurang banyak ya? nih kutambahin lagi... w wooyyyy... bisa geser nggak sih nih ikan2? aku lagi foto terumbu karangnya malah mereka menghalangi di depan. heheheheheh Oke sobat jalan2, demikian sedikit catatanku waktu liburan sehari di Bunaken akhir tahun kemaren. Mohon maaf kalo kurang berkenan. Foto2 di atas itu mah nggak terlalu bagus, nggak seberapa dibanding kalo sobat liat langsung, beeuuuhhhhh.. ajeeeebbb banget dah... Masih pengen kembali ke sini. Masih pengen banget menjelajahi spot-spot yang lain. Semoga suatu saat nanti kita bisa sama2 bareng liburan di sini. Thankss udah membaca regards, Thox
  17. 10 points
    Bila mendengan kata Gili, traveler pasti langsung membayangkan Gili Meno atau Gili Trawangan di Bali. Sebenar nya ada Gili lain yang tidak terletak di Lombok, yaitu Gili Labak di dekat Madura. Gili Labak ini tidak kalah dengan gili-gili lain di Bali. Untuk menuju Gili Labak, dari Jakarta saya terbang menuju Surabaya terlebih dahulu. Di Surabaya, tidak ada bis Trans Surabaya. Beda dengan Jakarta, Jogja, atau Semarang yang transportasi bis nya memiliki jalur tersendiri. Dari Bandara Juanda Surabaya, harus naik bis biasa ke terminal Bungurasih. Beruntung ada bis langsung ke Madura melewati jembatan Suramadu. Sebelum ada Suramadu, harus naik kapal lagi untuk menuju Madura. Terminal bis di Madura adalah terminal Sumenep. Dari sini, kita bisa sewa mobil menuju pelabuhan Kalianget. Sebaiknya periksa dulu jadwal kapal dari pelabuhan Kalianget. Saya kehabisan kapal hingga harus menginap semalam di Madura, baru besok nya bisa melanjutkan perjalanan ke Gili Labak. Untuk menginap di Madura, kebanyakan menginap di hotel Wijaya yang murah meriah, hanya sekitar 200 ribu semalam. Spot snorkeling di Gili Labak terletak di dekat pantai, jadi tidak perlu sewa kapal lagi untuk snorkeling. Namun sebaiknya tanya ke penduduk lokal, di mana bagian yang terdapat terumbu karang yang bagus. Air nya tidak terlalu bening pada saat saya melakukan freediving, penduduk lokal mengatakan bahwa kondisi air paling bening biasanya pada bulan Oktober. Terumbu karang yang terletak dekat pantai sudah banyak yang rusak, namun agak jauh dari pantai di kedalaman sekitar 8-10 meter kondisi terumbu karang nya banyak dan sangat cantik. Kebetulan saat saya ke sana, 17 Agustus, ada kegiatan SOLL (Save Our Littoral Life) yang diadakan oleh TNI AL. Kegiatan tersebut adalah penanaman kembali terumbu karang, bibit terumbu karang sudah disediakan dan kita tinggal mengikat nya ke dasar laut di kerangka yang sudah disediakan. Segera saya mendaftar jadi sukarelawan, kesempatan untuk berpartisipasi untuk keindahan terumbu karang, bukan hanya mengagumi keindahannya seperti yang selama ini saya lakukan. Kegiatan dimulai dengan upacara di dasar laut. Sayang air laut menjadi keruh karena terlalu banyak orang yang ikut serta dalam upacara. Foto underwater yang saya ambil hampir semua buram. Setelah upacara, penanaman terumbu karang pun dimulai. Bibit terumbu karang diikat di kerangka yang sudah disediakan di kedalaman sekitar 1.5 meter. Walaupun hanya 1.5 meter, cukup susah secara badan kita bergerak terus terkena arus, terlebih lagi saya tidak menggunakan scuba. Para TNI menggunakan scuba bisa memasang terumbu karang dengan lebih efisien, tidak perlu bolak balik naik turun seperti saya. Namun saya cukup puas bisa terlibat kegiatan ini. Di malam hari, keindahan lain dari Gili Labak muncul. Gili Labak adalah pulau kecil tidak sampai 5 hektar, dan listrik berasal dari diesel yang hanya cukup untuk penerangan seadanya. Bahkan jumlah rumah tidak cukup untuk menampung semua tamu sehingga banyak yang tidur di luar. Saya beruntung masih mendapatkan kamar untuk menginap dengan biaya hanya seratus ribu rupiah, walaupun sebenarnya lebih tepat disebut gudang alat snorkel daripada kamar. Dalam kondisi gelap seperti ini, bintang tampak dengan indah nya. Bahkan gugusan Bima Sakti bisa kita lihat dengan jelas. Untuk memotret bima sakti, perlu setingan khusus seperti bukaan besar, speed lambat, dan iso tinggi. Foto di bawah saya ambil dengan ISO 2500, F4, dan waktu 24 detik. Foreground diterangi dengan senter agar tidak jadi siluet. Keindahan lain dari Gili Labak adalah Sunrise nya. Sunset biasa saja, namun Sunrise di bagian belakang pulau sangat menarik. Tidak terdapat pulau lain di sisi Timur Gili Labak, jadi Sunrise tidak terhalang sama sekali. Juga terdapat kapal nelayan yang bersandar dengan jumlah pas, tidak terlalu banyak. Cocok untuk dijadikan foreground. Sayang kapal yang menjemput kita kembali ke Madura berangkat pagi. Jadi saya tidak sempat freediving lagi. Masih ingin menikmati lagi keindahan dasar laut Madura, padahal kemarin non stop di air dari jam 9 pagi sampai jam 3 sore. Full Story and Picture: http://chrizz-photography.blogspot.co.id/2015/09/backpacking-gili-labak-madura.html
  18. 10 points
    Nama yang gagah untuk alam yang begitu indah, dipermukaan terlebih dibawah air. Bahkan bisa dikatakan raja Ampat lebih populer sebagai tujuan wisata bawah air, impian para penyelam dan fotografer bawah air. Untuk mencapai Raja Ampat dari Jakarta tidaklah sulit, ada beberapa penerbangan dari Jakarta ke Sorong dengan stopover di bandara Sultan Hassanudin Ujung Pandang yang sangat modern. Namun tidak demikian halnya dengan bandara Sorong yang merupakan pintu gerbang ke Raja Ampat. Tidak terlalu salah kalau banyak penyelam asing yang bilang airport Sorong sebagai So Wrong. . Tempat pengambilan bagasi sempit, sumpek, panas karena nggak ada AC, bau asap rokok sangat mengganggu, dan para porter yang tampak sangar membuat suasana semakin tidak nyaman. WC nya juga alamak. Untung petugas dari Papua Diving telah menanti kami, dengan sigap mereka mengorganisir para porter untuk menangani bagasi kami dan juga tamu mereka lainnya yang semuanya adalah turis asing. Hanya kami sekeluarga yang merupakan wisnu (wisatawan nusantara). Saya perkirakan jumlah tamu yang datang berjumlah lebih dari 25 orang tamu - terbagi untuk kedua resort mereka, yaitu Kri Eco resort serta Sorido bay resort yang merupakan resort mewah. Dibutuhkan 7 taksi Kijang untuk membawa kami semua ke pelabuhan yang tidak terlalu jauh dari bandara, yang kemudian di lanjutkan 2 jam perjalanan menggunakan 2 boat menuju pulau Kri, yang terletak di bagian utara Raja Ampat. Kedua resort yang terletak tidak berjauhan tersebut dimiliki oleh Max Ameer yang juga pioneer penyelaman di Raja Ampat. Pilihan kami jatuh ke Kri Eco, bukan karena masalah eco friendly ataupun back to nature. Untuk kami berempat tinggal dan menyelam selama seminggu di Sorido butuh hampir Euro 10,000. Bisa-bisa harus kerbau dan sawah harus digadaikan untuk bisa tinggal disana. Begitupun, Kri Eco tidak bisa dikatakan murah. Pintu gerbang Kri Eco resort, kita langsung disambut oleh kamar mandi/toilet pertama yang tampak dikejauhan. Jadilah kami tinggal di gubuk berdinding dan beratap rumbia, di atas laut - mengingatkan lagunya Phil Collin Home by the sea. Kami tinggal di family room yang terdiri dari 2 ruang dipisahkan oleh sekat. Penerangan sangat minimum, cuma mengandalkan lampu SL 10 watt yang dipasang didalam lampu petromak. Kecuali untuk sistim kelistrikan saya tidak melihat komponen logam pada bangunan tsb. Kamar mandi/toilet terletak sekitar 30 - 50 meter dari kamar; tidak ada shower, apalagi hot water, air agak payau, mandi pakai gayung - namun menggunakan toilet model duduk, bersih dan yang cukup penting untuk tamu wisman, toilet paper selalu tersedia dalam jumlah memadai. Buat yang terbiasa bangun malam untuk ke kamar kecil akan terasa kurang nyaman, apalagi kalau pas hujan. Inilah penampakan malam dari kamar mandi bersama di eco resort yang tarifnya lebih mahal dari hotel bintang 5 di Bali. Kri 20 by Wisnu Purwanto Family, on Flickr Secara keseluruhan suasana di Kri cukup nyaman. Pelayanan yang diberikan oleh staff resort yang hampir seluruhnya masayarakat lokal tidak kalah dengan hotel ataupun resort berbintang di daerah tujuan wisata utama seperti Bali. Untuk dive guide 100% adalah orang lokal, masyarakat setempat, hasil gemblengan pak Abie Carnadie (Bubble Diver). Dari perbincangan dengan tamu-tamu lain yang pernah beberapa kali mengunjungi Raja Ampat dan menggunakan Liveboard; saya bisa mengambil kesimpulan bahwa kemampuan mereka lebih baik dari umumnya dive guide di liveboard. Bisa jadi karena setiap hari mereka menyelam di lokasi yang sama sehingga jam selam mereka jauh lebih tinggi dibanding dive guide liveboard. Kecuali salah seorang supervisor, seluruh petugas dapur juga diambil dari masyarakat setempat. Namun jangan salah, untuk masakan, Kri eco saya kasih acungan 2 jempol - bukan cuma kami sekeluarga, tamu-tamu asing lain juga memuji makanan di Kri eco resort. Kue2 dan buah tersedia melimpah. Untuk minuman, setiap saat diruang makan tersedia air panas, teh, sekoteng dan berbagai jenis kopi instant. Saya pribadi salut dengan Max Amer yang mendidik, menyiapkan dan mengembangkan potensi lokal yang tentunya bukan hal yang mudah. Bagaimanapun juga hospitality industry adalah sesuatu yang baru untuk masyarakat Papua. Dia juga menyempatkan menemui kita dan berbicara panjang lebar mengenai vision terhadap papua & passion nya yang lain terhadap nautical map. Di Kri Eco resort hampir semua tamu mengambil paket mingguan – yaitu datang hari minggu dan check-out hari minggu juga. Meskipun dimungkinkan, Papua Diving tidak menyarankan untuk berkunjung kurang dari satu minggu – selain rate nya lebih mahal juga harus membayar extra cost untuk boat transfer. Umumnya tamu Kri eco berasal dari luar Indonesia, tidak banyak tamu penyelam lokal yang tinggal di sana selama satu minggu, apalagi membawa keluarga. Menurut mereka, kami sekeluarga, adalah satunya keluarga Indonesia yang mengambil paket menginap dan menyelam selama seminggu penuh. Beberapa waktu sebelum kami datang, ada rombongan tamu lokal, karyawan Telkomsel, menginap selama 3 hari, namun hanya dua orang yang menyelam, 3 orang ikut snorkeling, dan sisanya bahkan tidak bisa berenang sama sekali. Periode saat kami tinggal disana, seluruh kamar terisi penuh, terdapat 24 orang penyelam yang dilayani oleh 4 perahu dengan didampingi oleh 2 orang dive guide untuk setiap perahu. Jadi resort saat itu benar-benar beroperasi pada kapasitas penuh. Pengaturan cukup baik meskipun realisasi tidak selalu tepat waktu. Bicara mengenai diving di Raja Ampat, adalah mengenai keanekaragaman, ikan dan ikan, warna-warni dan arus yang cukup kuat, bahkan bisa sangat kuat. Kita akan kecewa kalau mengharapkan air yang sangat jernih – seperti Wakatobi, Bunaken atau Marantale. Selama kami diving disana visibility rata-rata berkisar antara 10 – 15m; mungkin sedikit lebih, tapi banyak partikel-partikel halus di air. Di beberapa lokasi juga banyak jelly fish kecil; yang agak mengganggu apalagi kalau kena leher No current, no fish, katanya. Tapi tidak juga berarti kalau strong current selalu banyak ikan. Nah, disinilah peran penting dive guide lokal yang sangat berpengalaman untuk membuat memorable diving experience terlaksana. Sebaliknya, dive guide yang kurang berpengalaman akan membuat orang kapok untuk diving di Raja Ampat. Di scubaboard (forum komunitas selam terbesar di dunia), ada penyelam mancanegara yang menulis pengalamannya mengikuti liveaboard "W" (berbasisdi Thailand) dan baru satu musim masuk Raja Ampat. Dia sangat kecewa, karena sudah traveling separuh bola dunia selama 3 hari utk sampai Sorong, tapi “katanya†Raja Ampat tidak ada apa-apanya, kecuali arus kuat yang menciutkan nyali dan membuatnya kapok untuk kembali ke Raja Ampat. Di Raja Ampat, umumnya arus akan masuk atau keluar menuju/dari gundukan ataupun bukit bawah air akan terbelah dua. Di area tersebut, biasanya merupakan arena bermain berbagai gerombolan ikan dalam jumlah yang luar biasa besar - sebut saja, Spanish mackerel, yellowtail, jackfish, tuna, barracuda, bumphead, dan sekali-sekali melintas black tip, atau white bahkan saya sempat melihat gray reef berukuran lumayan bergerak cepat menimbulkan suara luncuran yang bikin jantung deg-degan. Nah, tujuan kita adalah mencapai “sweet spot†yaitu lokasi kecil diantara 2 arus, dimana arusnya relative “enak†untuk menyaksikan atraksi tersebut. Namun kalau meleset, baik karena pengaturan yang kurang pas, atau lokasi turun kurang memperhitungkan kemampuan penyelam, maka begitu sampai dibawah tidak ada apa-apanya. Sebelum cerita dilanjutkan, boleh dong kita sekeluarga sedikit narsis dulu, mel dengan kamera Olympus OMD EM-5 dan UW housing Nauticam Melati and batfish by Wisnu Purwanto Family, on Flickr may dengan kamera Olympus EPL-1 dan UW housing 10bar Mayang and seafan by Wisnu Purwanto Family, on Flickr emak pakai gopro Celwithgopro by Wisnu Purwanto Family, on Flickr and me Me and fish by Wisnu Purwanto Family, on Flickr
  19. 10 points
    halimun

    FR - Halal bi halal 2013

    Sebelumnya, saya mengucapkan terima kasih untuk seluruh member Jalan2.com yang telah hadir dan saya sangat menghargai upaya dari mas @Edi Setiawan yang sudah bersusah payah menempuh perjalanan ke Jakarta hanya untuk halal bi halal ini. Juga member dari Bali @spin_cobra dan tentunya teman-teman dari Bandung termasuk momod @deffa, @ameryudha dan @shata. Acara halal bi halal tahun 2013 dilaksanakan di Bamboo Dimsum Tebet dan dihadiri oleh total 33 orang. Suatu angka yang cukup memuaskan bagi saya karena dalam acara kopdar sebelum-sebelum ini, region Jabodetabek hanya mampu meraih angka belasan orang saat berkumpul. Selamat datang dan bergabung dalam pertemuan di Jabodetabek bagi member @rahma olive @Devi Puspita @Detrile @denorra @Radit Ya @Gone WronQ @IreneHalim @virealert @chrisvild @Toeti Aby dan temen Radit si Fani yang saya ga tahu idnya apa. Hehehehe. Senangnya bertemu kembali dengan bang @Kingson Sagala dan mas @yohanes.kris. Kita ngumpul lagi yuks... colek mbak @Diyan Hastari. @chrisvild Mar, it was nice to finally meet you. Ntar kalau sepupuku datang kufoto deh. Dia lagi seneng motret tuh. Dia pakenya Canon D550. Hehehehe. Kita lupa foto bareng yah. Bagi om @aprilian_teja dan mas @HeryRyanto serta mbak @Nicole Sacha yang batal hadir.... Ditunggu kehadirannya dalam kopdar berikutnya. Tulis apa lagi ya? Bingung. Langsung lihat saja ya keramaian yang terjadi saat wik en kemarin ini. Patut diulang kembali. Menunggu teman-teman yang belum datang.... Edisi narsis Tamu dari Balaraja Pasangan yang setia hadir dalam acara kopdar Reuniiii.... Pasangan pamer gigi (lhooo....) Pasangan yang ditunggu-tunggu dan datang terakhir dengan mesranya. Yana lagi sibuk urus Mone. Laper ga bang? Pose sebelum pulang Setelah acara halbil, dilanjutkan dengan sesi Nobar. Sayang ga sempet foto bareng yg nobar... Tiket sudah dibeli, 9 orang. Iis... kok tutup mata... Ga tahan baunya ya? Tapi ini ada 1 foto di sesi akhir Nobar. Edisi Pulang Kampung. Nyasar ya bu? Colek @Jane Buat yg punya foto2 pas Halbil, tolong diadd disini ya... Terima kasih sekali lagi untuk semuanya yang sudah datang.
  20. 9 points
    Kalo mau beli di agoda pls via jalan2.com hehe.. Kita dpt komisi dikit. Tp harga tetep sama. Caranya tinggal gunain search box agoda yg ada di http://jalan2.com/forum atau click di banner nya menuju website Agoda Setiap kali mau beli. Dengan demikian ada cookies nya dari Jalan2.com, nanti komunitas kita dapet komisi yg di gunakan untuk membayar hosting, pegawai, dan pengembangan komunitas kita ini. Bantu2 support komunitas Jalan2 Indonesia :) Hanya dengan support dari kamu, komunitas kita bisa hidup Thanks ya :) rudy
  21. 9 points
    Nightrain

    The White Wonder Of Switzerland

    Part 1 - Italy Part 2 - Lucerne dan Mt.Titlis, Switzerland roadtrip dari Milan melewati Lugano dan masuk ke Gotthard dan menginap di Brunnen. Lokasi Lucerne dan Engelberg ada di sekitar situ Perjalanan 3 jam sore itu untuk menuju area Lucerne yang jauhnya 250km dari Italy, tidaklah terasa lama karena sepanjang perjalanan kita disuguhi pemandangan yang menakjubkan, terutama saat melewati jembatan danau Lugano. Suasana sunset yang mewarnai pemandangan rumah-rumah yang tertata rapi di lereng pegunungan yang tertutup salju putih menjawab pertanyaan kenapa banyak traveller sangat mengagungkan Switzerland. (kiri) pemandangan sunset dari bus | (kanan) pro shot danau Lugano yang cantik Bus pun meluncur tanpa halangan melewati terowongan Gotthard yang membentang hampir 17km melalui desa kecil Goschenen dan ketika malam tiba, kita sempat mampir dulu di Marche, restoran Swiss yang juga ada di beberapa mall besar Jakarta, sebelum lanjut ke City Hotel yang ada di Brunnen persis samping danau Lucerne. Malam itu kita dinner dengan main course berupa hidangan ikan yang sangat tasty dan so far the best food yang kita dapat selama beberapa hari di Eropa ini. Hotelnya terkesan sederhana namun cozy dan homey, kebetulan kita dapat kamar dengan jendela menghadap ke jalan. Sekitar jam 10 malam, salju turun perlahan dan mulai menumpuk di tanah dan menutupi atap2 mobil yang kebetulan diparkir dekat hotel. (kiri) depan Marche | (kanan) dekat hotel di Brunnen Paginya setelah breakfast, kita berangkat menuju desa Engelberg yang terletak di kaki gunung Titlis untuk naik cable car menuju puncak gunung dengan ketinggian kurang lebih 3000 meter. Suhu pagi itu sudah sekitar 0 derajat, tapi untungnya angin tidak terlalu kencang. Menurut info, suhu di puncak gunung sudah sekitar -13 derajat, jadi cukup ekstrim untuk kita yang terbiasa dengan suhu tropis. Pemandangan di sekitar Engelbert juga bagus, walaupun sebagian sudah tertutup salju, namun di sebagian wilayah masih terlihat padang rumput hijau. Sekitar 30 menit kita tiba di stasiun cable car Titlis dan sudah banyak sekali pengunjung yang antri, baik turis maupun orang lokal yang mau main ski. (kiri) desa Engelberg | (kanan) di kaki gunung Titlis Banyak anak kecil berjalan santai bersama orang tua mereka melewati kita tanpa terlihat kedinginan sama sekali, padahal kita sudah menggigil walaupun baju sudah 4 lapis. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah di ketinggian kadar oksigen semakin menipis sehingga tidak disarankan untuk mereka yang punya penyakit jantung atau tergolong obesitas untuk naik ke atas. Buat para pencinta alam atau yang sering naik turun gunung sih pasti sudah biasa dan tau tentang ini, tapi banyak turis yang ngga ngerti dan waktu itu, ada satu rekan di tur kita yang sangat gemuk sempat kehabisan napas di atas dan sejak saat itu, ketika kembali ke Indonesia, dia diet mati-matian. Pas kita ketemu beberapa tahun kemudian, berat badannya udah turun puluhan kilo, uda kayak kontestan The Biggest Loser aja. Mengutip kalimatnya: "pengalaman hampir mati di Swiss bener-bener bikin deg-degan! Di lift saja gue sampe minta maaf ama istri kalo ada salah, buat jaga2 kalau ngga selamat sampai di bawah" …hahaha Jadi untuk ke atas, kita akan naik satu lift dan dua cable car. Cable car pertama adalah Rotair yang berbentuk bundar dan bisa berotasi 360 derajat. Konon ini adalah rotating cable car yang pertama di dunia, setelah itu kita naik cable car yang menuju puncak Titlis. Menurut saya, view terbaik tidak Anda dapatkan pada saat menaiki Rotair tapi justru pada cable car terakhir, karena pada cable car yang ukurannya lebih kecil ini Anda bisa melihat pemandangan dari tempat yang lebih tinggi dimana kita bisa menikmati view seluruh area pegunungan, termasuk pemandangan pohon, rumah2 yang tertutup salju, dan orang2 yang sedang meluncur di ski dari atas gunung ke bawah, mereka meliuk-liuk membentuk satu animasi yang indah, inilah pemandangan pure winter wonderland seperti yang sering kita liat di film kartun Disney. (kiri) Rotair | (kanan) the real winter wonderland Siang hari kita lunch di buffet restaurant, rasanya lumayan enak, apalagi karena dibuka dengan hidangan soup hangat dan view white mountain di luar restaurant terlihat sangat bagus. Setelah makan, kita naik ke lantai paling atas dan keluar untuk 'menikmati' dinginnya puncak Titlis. Jujur, kita ngga kuat lama-lama di udara dingin begitu, paling 30 menit aja, itupun sambil keluar masuk ruangan biar hangat. Dan setelah puas di atas main lempar-lemparan salju, kita pun turun untuk menuju Lucerne sore harinya. Kita tiba tepat di pusat kota Lucerne sekitar pukul 3 sore dan lokasi berkumpul ada di depan Bucherer yang ada di samping danau tempat dimana Chapel Bridge yang menjadi icon kota berada. Sebelum ke sini, kita sempat mampir berfoto dulu di Dying Lion Monument yang merupakan tugu memorial untuk mengenang prajurit Swiss yang gugur di abad 17. Bagi para penyuka jam mewah, Bucherer adalah tempat yang tepat untuk mencari jam berlabel keren seperti Rolex, Chopard, Patek Philippe, namun buat yang suka non-pricey goods di sekitar lokasi juga banyak yang menjual berbagai macam baju, souvenir, dan makanan (terutama coklat) dengan harga yang terjangkau. Kita juga sempat coba es krim Movenpick, rasanya memang oke banget dan patut dicoba kalau ke sini. (kiri) Chapel Bridge waktu winter | (kanan) pada waktu spring Lucerne Indahnya Swiss memang sulit dilukiskan dengan kata-kata, harus dilihat langsung dengan mata kepala sendiri. Negara ini menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi buat yang suka travelling karena di sini apa aja bagus dan orangnya rata2 ramah. Makanannya enak, coklat dan roti jangan ditanya lagi, mau barang mewah juga komplit, mau wisata alam juga sangat bagus. Kita pengen sekali balik lagi ke Swiss karena masih banyak tempat yang belum sempat dieksplor seperti Zurich, Interlaken, Jungfrau, Matterhorn, dll. Malam itu kita kembali ke hotel di Brunnen dan besok paginya kita akan meninggalkan Swiss untuk melanjutkan perjalanan panjang selama 8 jam ke Paris. bersambung ke Part 3 - Paris
  22. 9 points
    Masih dalam nostalgia mode on, ato gue sebenernya uda kangen banget aja kali ya jalan2, hehehe Kali ini gue bakal share soal salah satu daerah di Adelaide, favorit saya banget. dalam 4 musim saya kesini mulu, meskipun paling suka pas autumn. Beda dengan Korea, Jepang atau Cina, yg kalo spring bisa idnah banget, di Addelaide, ya biasa aja, mesti ke tempat2 tertentu buat nikmatin spring. nah sama aja pas autumn, Handorf tuh salah satu tempat plg indah di adelaide. Sebelom nyampe di Handorf, mampir dulu di Stirling, pohon2nya banyak deh Di Handorf ini kita bisa nikmatin makanan2 khas Jerman,terutama sosis kali ya?hehehe. Sekarang banyak jg kok makanan yg halal:) Share foto2 di Striling dan Handorf aja langsung yah?
  23. 9 points
    Ini lanjutan cerita dari trip “Doladoli goes to Bandung” Keluarga Dodadoli adalah bagian dari Komunitas Jalan Jalan Indonesia, kenapa disebut keluarga karena kami memang seperti keluarga cemara yang harmonis yang tak sengaja dipertemukan pada saat Gathering Nasional ke VII Komunitas Jalan Jalan Indonesia di Malang Jawa Timur. Tanggal 31 Juli – 02 Agustus 2015 kami mengadakan trip “Doladoli goes to Pekalongan” trip ini sekaligus halal bi halal dan silahturahmi di Keluarga Pakde Eko Agus (FB Eko Agus) yang kebetulan berdomisili di Pekalongan. Total yang ikut trip ini ada 27 orang yaitu : Saya, @Hartono Hasian, Mama @Sumoi Yo She Fei, Om Christo (FB Christo Wuwur), @Abdul Rozik, Nte Menie (FB. Triwahyu Trisnaningsin), Priska (anaknya nte Menie), Nte Retsis (FB Retsis W), Ewan (Ewan San), Nungki (Eknia Nttu Nunk), Rizal (FB Rizal Mahendra), @Gindo Parlin, Mustofa, Maida, @Maya Sartika, @Gayatri, @Irmanur, Heru (suami Irmanur), @Kimonoku, Septi, Ibnu, Yudi, Eka Wahyuni, Linda, Bayu, Desi, Iskandar. Urusan tiket kereta api di koordinir oleh Irma sehingga kami semua bisa berangkat bersama dalam satu gerbong, tiket kami sudah ditangan akhir Mei 2015 tinggal menunggu hari keberangkatan. Akhirnya hari itu tiba kami berkumpul di meeting point yang sudah ditentukan yaitu depan Sevel Stasiun Pasar Senen kami akan menggunakan KA. Tawang Jaya menuju ke Pekalongan sesuai jadwal keberangkatan di tiket pukul 23.00. namun sayang sekali 4 orang teman kami yaitu Mas Rozik, Ewan, Rizal dan Gindo tidak bisa ikut karena ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan. Tepat pukul 23.15 kereta berangkat, bagi yang sudah tau doladoli pasti sudah bisa membayangkan kegaduhan yang terjadi dalam gerbong kereta ya begitulah kami, mulai dari sibuk berfoto-foto ria sampai ada yang menginterogasi pelayan restorasi yang keliling jualan, beruntung tidak ada penumpang lain yang komplain. Tiba di Stasiun Pekalongan pukul 04.35 kami sudah ditunggu Pakde Eko, sebelum menuju rumah pakde kami foto dulu didepan stasiun, total kami yang berangkat dari Jakarta 21 orang sementara mama Yosi dan om Christo sudah tiba duluan mereka berangkat dari Bandung, sebagian besar dari kami menginap di rumah Pakde Eko di Wiradesa dan yang datang bersama pasangan menginap di Hotel Marlin yang letaknya dekat dengan rumah pakde Eko. Sesuai itinerary hari ini kami akan mengunjungi Curug Bajing yang berada di Petungkriyono, setelah semua siap kami menuju rumah Pakde Eko di Kedungwuni untuk sarapan Sego Megono dan selanjutnya akan menuju ke Petungkriyono, sebenarnya kami akan naik mobil pick-up namun hari ini mobil yang kami pesan tidak bisa jadilah kami menggunakan 3 angkot, perjalanan dari Kedungwuni sampai ke Petungkriyono memakan waktu 2 jam dengan kondisi jalan menanjak, sampai dilokasi curug karena sedang musim kemarau maka debit air nya pun menurun, tapi tak apalah kami masih bisa menikmati air terjunnya. Setelah puas menikmati keindah curug bajing dan makan siang dilokasi kami bergegas kembali ke Pekalongan, kebetulan di kawasan Jetayu ada event Pekalongan Batik Week 2015, sampai disana ada yang belanja batik ada pula yang hanya berjalan-jalan keliling, sayang sekali kami tiba sudah sangat sore dan museum batik yang akan kami kunjungi sudah tutup tapi tak apalah masih bisa berfoto2 di depan museum. Jam 7 malam kami kumpul kembali untuk makan malam bersama Soto/Tauto khas Pekalongan, saya lupa apa nama rumah makannya, ada miss communication pas mau makan malam ini 1 mobil yang sudah duluan mengira tempat makan itu sudah tutup jadi mereka lanjut pulang ke hotel sementara 2 mobil lainnya mampir makan disitu dan tempat makan itu buka, karena jaraknya cukup jauh jadilah kami makan malam terpisah. Setelah selesai makan malam kami kembali ke rumah Pakde dan yang lain ke Hotel untuk beristirahat, hari yang sangat melelahkan tapi memiliki keseruan yang luar biasa. Hari kedua kami di Pekalongan diisi dengan kegiatan belajar membatik di rumah mas Arip, semua sangat antusias, sampai-sampai tempat pembuatan batik mas arip ambruk karena kebanyakan orang apalagi ada saya yang berbody big size hahaha…., tapi insiden itu tidak menyurutkan niat kami untuk melanjutkan belajar membatik. Selesai membatik untuk menghemat waktu karena jadwal kereta kami pukul 15.35 dari rumah mas Arip kami di bagi 2 kelompok ada yang mau belanja batik di International Batik Center ada juga yang mau ke Comal makan kepiting di RM. Pak Kardi. Semua kembali ke rumah Pakde Eko jam 13.00 untuk siap-siap kembali ke Jakarta, kami berangkat ke stasiun diantar oleh pakde eko, bude, mama Yosi dan Om Christo yang nanti akan berangkat ke bandung malam hari, kami naik KA Tawang Jaya lagi ke Jakarta sesuai jadwal keberangkatan pukul 15.35 dan berakhirlah trip “Doladoli goes to Pekalongan” Sampai jumpa di trip Doladoli goes to........ Terima kasih yang tak terhingga buat Pakde Eko dan Bude yang sudah mau kami repotkan Terima kasih juga buat semua anggota keluarga Doladoli yang ikut trip ini Kita semua saudara anggota Komunitas Jalan-jalan Indonesia
  24. 9 points
    Hola Deffa Here !!! Flashpacker, apa itu ya ? Istilah baru lagi dalam dunia Traveling kah ? Sebenarnya isitilah ini tidak terlalu baru dan kadang kalian juga tidak menyangka sedang melakukan traveling ala ini. Apalagi bagi kalian yang punya libur Weekend atau Jatah Cuti bagi Karyawan. Nah kalian pasti udah mulai menebak ciri khas FLASHPACKER atau FLASHPACKING ini Kita sudah mengenal istilah Backpacking atau Backpacker dan Leisure Travel atau Koper, di dunia wisata. Namun apa definisi dari Flashpacking ini ? Dari definisi di atas bisa kita tarik kesimpulan bahwa beberapa ciri khas Flashpacking adalah perpaduan dari cara Backpacking dan Leisure Travel (Koper). Beberapa ciri khas nya : 01. Waktu Yang Sedikit Flashpacker ini umumnya para pekerja kantoran atau pun mereka yang memang hanya mempunyai waktu sedikit untuk berwisata misal nya Weekend atau Public Holiday ataupun Cuti Kantor yang tidak banyak. Jadi dengan waktu yang sedikit itu memaksimalkan semua nya dengan baik. Rentang waktu seorang Flashpacker itu sekitar 3 - 4 hari. 02. Perpaduan Ransel dan Koper Karena demi kenyamanan dan efisiensi waktu, flashpacker kadang memadukan sarana pengangkut barang bawaan nya (TAS) menjadi dua yaitu Ransel dan Koper. Terkadang memang hanya salah satu namun kebanyakan kedua nya di bawa karena demi kenyamanan itu tadi. Untuk efisien nya ukuran dari kedua tas ini kecil karena hanya untuk beberapa hari saja. 03. Perjalanan Mandiri Ciri khas dari seorang Backpacker tercermin disini, ketika seorang Flashpacker melakukan perjalanan mereka cenderung melakukan semua persiapan sendiri dan juga ketika berwisata nya memilih melakukan nya tanpa bantuan Tour & Travel Agent. Karena ada sifat bertualang dari seorang backpacker 04. Mengutamakan Pengalaman Berharga Flashpacker dengan waktu yang sedikit, sangat menghargai pengalaman yang sangat berharga. Jadi pilihan itinerary akan menentukan. Karena yang akan di tuju adalah destinasi yang benar-benar suatu Ikon wajib wisata di daerah tersebut. Dan tentu saja mengabadikan setiap momen dengan yang berkelas agar tiap pengalaman yang di dapat sangat berharga, makanya sering dilihat menggunakan Kamera DSLR 05. Kenyamanan Akomodasi Walaupun seorang Flashpacker masih tergolong relatif lebih murah dari pada seorang Leisur Traveler atau Koper yang menggunakan Tour. Namun tetap pengeluarannya agak di atas dari seorang Backpacker, karena mereka tetap mementingkan kenyamanan dalam waktu yang sedikit ini. Salah satu nya adalah pemilihan penginapan, karena kenyamanan yang dicari biasanya pilihan penginapan di Hotel, biasanya di bintang 3 ke atas. Dan juga pilihan akan Makanan atau Kuliner. Di samping kenyamanan makan, mereka ingin merasakan kuliner yang Otentik dari suatu daerah itu. Dan biasanya di dapatkan di Restoran yang cukup terkenal. 06. Pilihan Transportasi Yang Murah Nah untuk urusan transportasi, Flashpacker cenderung mengarah ke backpacking. Karena mereka tetap mengutamakan murah untuk urusan transportasi, misal : Hunting tiket promo, menggunakan angkutan umum di tempat wisata dan juga memilih jalur se arah agar pengeluaran transportasi se minim mungkin. Nah ada kah dari ciri-ciri di atas yang kalian sedang lakukan, jadi mungkin kalian juga termasuk dalam traveler ala Flashpacking. Selain itu ada beberapa hal lagi yang harus di perhatikan oleh seorang Flashpacker sebagai berikut : IG / Twitter / Steller: @Deffa_Utama Facebook : Deffa Boys N Root
  25. 9 points
    halimun

    English Chat

    Hi! I believe that there are some members here that would like to practice their English in order to improve it. We have an English Corner chat in WA group. If you are interested to join, just let me know. If you are good at English, you are more than welcome to the group chat to assist the members who would like to practice. If your English is not good yet, don't worry. We practice together. :) Have a nice day to you all. God bless you.
  26. 9 points
    shieryu09

    Tips berpergian murah ke Bali

    Bali sebagai salah satu objek wisata pantai di Indonesia memang sudah sangat terkenal keindahannya. Selain keindahan alam dan pantainya, Bali juga menawarkan wisata budaya yang eksotis dan penuh nilai seni. Hal inilah yang membuat Bali sering menjadi target liburan banyak orang dari dalam dan luar negeri. Kata orang pergi ke bali pasti menghabiskan uang yang banyak. Nyatanya tidak seluruh hal tersebut benar loh, ternyata masih banyak cara murah untuk berwisata ke pulau dewata tersebut. Tentunya tips-tips ini akan lebih menyenangkan untuk orang-orang yang memiliki jiwa petualang Waktu yang tepat Hindari berpergian ke pulau Bali pada musim liburan. Kenapa kita harus menghindari musim liburan jawabannya sederhana. Karena ketika musim tersebut (libur hari raya, libur sekolah, dan sebagainya), hampir semua harga di Bali meningkat baik tiket perjalanan maupun akomodasi. Dan kenaikan harganya bisa sekitar 25-30% loh *tepok jidat*. Transportasi Bagi anda yang ingin mencari transportasi udara dengan harga murah, sebaiknya siapkan tiket perjalanan anda dari jauh-jauh hari. Dengan memesan tiket dari jauh-jauh hari, anda bisa mendapat tiket Jakarta-Bali seharga 500rb. Bayangkan dengan harga ketika mendekati musim liburan yang bisa mencapai 2 kali lipat atau lebih. Jangan lupa untuk memesan tiket dari travel agent yang anda percayai kredibilitasnya. Untuk anda yang mau lebih irit, bisa melalui jalan darat, kemudian menyeberang lewat Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi ke Gilimanuk. Ongkosnya hanya sekitar 8rb rupiah. Lalu tambah ongkos sekitar 30rb untuk naik Bus mini ke Terminal Ubung, Denpasar. Sedangkan untuk transportasi selama di Bali, anda bisa menyewa mobil atau motor untuk dikendarai sendiri selama disana, harga sewa mobil sekitar 150rb/hari (tanpa dirver) sedangkan untuk motor 50rb/hari. Yang pasti, jangan takut untuk mengendarai sendiri, karena jalan di Bali tidak seruet jalan-jalan di kota besar loh. Tentunya dengan bantuan peta Bali atau GPS, banyak sekali tempat yang bisa anda kunjungi. Akomodasi Tak semua penginapan di Bali itu mahal, karena nyatanya ada banyak sekali tempat penginapan di Bali yang menawarkan harga murah. Jika anda tidak memiliki banyak budget, pilihlah hotel atau penginapan yang lokasinya agak jauh dari jalan utama atau agak masuk ke pemukiman. Contohnya adalah jalan-jalan kecil dari jalan utama seperti Jalan Raya Kuta, Jalan Raya Tuban, Jalan Poppies, dan Jalan Benesari, disana anda akan menemukan banyak sekali penginapan yang murah. Bahkan jika anda pintar untuk menawar, anda bisa menemukan penginapan dengan harga hanya sekitar 100rb/malam. Dengan harga terjangkau tersebut, anda sudah bisa mendapat sebuah kamar dengan double bed, kamar mandi dengan bathtub air dingin, dan sarapan pagi (wow). Tempat Makan Selain tempat penginapan, hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah masalah makanan (tentunya perjalanan wisata akan sangat terganggu jika perut kosong kan? ). Untuk masalah ini anda tidak perlu khawatir. Jika anda mencari makanan murah dan halal, maka di sekitar tempat penginapan anda biasanya akan menemukan banyak terdapat tempat makan yang murah (warung), dengan harga sekitar 10-20rb saja. Untuk anda yang mencari tempat makan yang lebih bervariasi namun tetap murah dan terjamin kebersihannya, maka ada beberapa tempat yang bisa menjadi pilihan, yaitu “Nasi Ayam Kedewatan†di Jalan Tukad Badung, “Warung Ikan Mang Beng†di Jalan Hang Tuah dekat pantai Sanur,â€Restoran Renon†di Jalan Cok Agung Tresna, “Pondok Rawon†yang menyediakan berbagai macam masakan khas Jawa Timur di Jalan Merdeka, dan lain-lain. Aktivitas Gratis dan murah Ternyata tidak semua aktivitas wisata di Bali juga memerlukan uang. Jalan-jalan di pantai misalnya, adalah salah satu aktivitas menyenangkan yang tidak membutuhkan budget. Untuk pantainya, Pantai Kuta tentu saja bisa menjadi pilihan utama. Selain aktivitas gratis anda bisa berkunjung ke museum atau menonton pertunjukan kecak di daerah Uluwatu yang harganya tidak terlalu mahal untuk budget traveler. Museum Bali dan monumen Bajra Sandi di Renon juga bisa menjadi pilihan anda. Oleh-oleh Membeli oleh-oleh memang selalu menjadi menjadi salah satu agenda wajib dalam setiap perjalanan wisata. Bahkan seringkali pengeluaran budget terbesar berasal dari aktivitas ini. Namun untuk anda yang hanya punya budget terbatas, tidak usah khawatir. Anda bisa belanja banyak oleh-oleh di tempat yang menjual oleh-oleh murah, seperti di Pasar seni Sukawati, atau di pasar Kumbasari (namun tetap harus pintar tawar-menawar tentunya). Nah setelah mengetahui tips-tips tersebut, saya rasa tidak ada yang perlu kita takutkan untuk berpergian ke pulau Bali. Ternyata dengan budget yang tidak besar, kita masih bisa menikmati keindahan pulau dewata Bali kok. Semoga perjalanan anda menyenangkan ya J
  27. 9 points
    Ini catatan sekelumit testimoniku tentang manfaat yang sudah aku peroleh dari forum jalan2 ini... :) Pertama adalah kita dengan mudah bisa menemukan teman untuk jalan2 bareng. Pada saat jalan sendirian keluar kota maka dikota tujuanpun kita bisa menemukan member jalan2 yang siap menemani, mencarikan destinasi wisata sekaligus menyiapkan trasportasi. Sebagai pendatang disuatu daerah kita dimudahkan dengan keberadaan temen-temen regional yang sudah paham betul lokasi-lokasi wisata yang wajib dikunjungi . Hal ini kurasakan saat ke jogja sendiri dan disana sudah ada member jalan2 reg jogja yang menemani sepanjang hari, mbak @Diyan Hastari yang siap mencari kendaraan sewa, @hobijalan2poto2 n @albertorazzi yang menambah semarak dan member reg jogja lainnya yang bergantian menemani..(maaf lupa menyembut nama satu2...berhubung memori sudah pas2n dan perlu external hardisk baru..) Thanks a lot untuk all member jalan2 reg jogja...empat jempol untuk kalian... Pengalaman menarik lain adalah saat aku ke karimunjawa sendirian, calling2 ke forum bertanya apa ada sesama member jalan2 yang sedang ke karimunjawa alhasil ternyata ada juga yang sama2 sedang dikarimunjawa juga ..alhasil bertemulah saya dengan 2 orang sesama member jalan2 dan kitapun jalan bareng snorkling , ngejar sunrise dll. Sepertinya kita tidak akan kesulitan menemukan teman member jalan2 dimanapun kita berada.... Kedua adalah kita bisa bertemu pada saat gathering dengan member jalan2 dari banyak daerah. Gathering yang dilakukan secara periodik ini memberi kenangan tersendiri, kita bisa mendapat teman dari seluruh Indonesia, menambah jaringan pertemanan. Satu hal yang saya sangat hargai adalah kemauan dan kemampuan panitia lokal yang mengatur acara gathering. Mereka bisa mempersiapkan even dengan peserta banyak tanpa dibayar tanpa ada pengalaman sebagai Event Organizer hanya bermodalkan tekad pertemanan saja. Salut buat @deffa @ameryudha @diyanamatir @hobijalan2poto2 dll yang sudah mau jd panitia lokal gathering jalan2. Kalian sangat sabar dan besar hati...Maafkan atas perilaku member lain yang kurang menghargai peran kalian dan bertingkah seperti anak2 meminta pelayanan terus..... Yang ajaib sekaligus menarik dari forum ini adalah forum jalan2 bisa menjadi jalan untuk membuat satu persahabatan ini terwujud saat ada undangan kawinan @zaqi kenal gak kenal selama sama2 member jalan2 bisa hadir ke pesta perkawinan Zacky....biasanya acara beginian hanya untuk keluarga dan sahabat tetapi forum jalan2 bisa menyatukan acara kawinan menjadi acara forum bersama Terakhir buat temen2 member baru...janganlah sungkan untuk bergabung ...ikutlah kopdar atau gathering..jangan takut kalau belum mengenal siapapun di forum ini...cuek saja jalin pertemanan, ngobrolah dengan santai..jika di pertemuan pertama merasa terasing jangan patah semangat...kami semua member jalan2 sangat wellcome ....(kok jadi kayak iklan ya ini...) Buat para bupati dan pakpati all regional titip peluk dan cium untuk seluruh member regional kalian...
  28. 9 points
    Jalan2 di Jogja sekarang udah sangat gampang lho. Bagi para wisatawan sejak awal Mei tahun 2008 sudah diluncurkan transjogja. Gak cuma di dalem kota aja lho, bahkan transJogja bisa tembus sampe ke prambanan. Yang udah hampir masuk Klaten Jawa Tengah lho padahal. Kan letaknya prambanan emang pas diperbatasan DIY sama Jateng. Jadi buat jalan2ers gak usah bingung kalo ke jogja. Lokasi – lokasi yang sering dikunjungi wisatawan di dalam Jogja hampir semua sudah terjangkau dengan Transjogja koq. Jam operasionalnya juga udah mulai dari pagi jam 6 sampai jam 10 malam. Tarifnya jauh dekat 3000 rupiah sajaaa Berikut saya kasih jalurnya ya Rute 1A RUTE UTAMA : Terminal Prambanan – Bandara Adisucipto – Stasiun Tugu – Malioboro – JEC (Jogja Expo Center) Detail : Terminal Prambanan - Kalasan – Bandara Adisucipto - Maguwoharjo - Janti (dibawah flyover Janti)- UIN Kalijaga - Demangan - Gramedia - Tugu – Stasiun Tugu - Malioboro –- Gondomanan – Pasar Sentul - SGM – Kebun Binatang Gembira Loka – Babadan Gedongkuning - JEC - Blok O - Janti (flyover) - Maguwoharjo – Bandara Adisucipto - Kalasan - Terminal Prambanan Rute 1B RUTE UTAMA : Terminal Prambanan – Bandara Adisucipto – JEC – Kantor Pusat Pos Indonesia – Pingit – UGM Detail : Terminal Prambanan – Kalasan – Bandara Adisucipto – Maguwoharjo – Maguwoharjo – babarsari(jl kledokan) - Janti (dibawah flyover Janti) – Blok O – JEC – Babadan Gedongkuning – Kebun Binatang Gembira Loka – SGM – Pasar Sentul - Gondomanan – Kantor Pusat Pos Indonesia – RS PKU Muhammadiyah – Pasar Kembang – Badran – SAMSAT – Pingit – Tugu – Gramedia – UGM – Colombo – Demangan – UIN Sunan Kalijaga – Janti – Maguwoharjo – Bandara Adisucipto – Kalasan – Terminal Prambanan Rute 2A RUTE UTAMA : Terminal Jombor – Malioboro – Basen – Kridosono – UGM – Terminal Condong Catur Detail : Terminal Jombor – Monjali – Tugu – Stasiun Tugu - Malioboro – Kantor Pusat Pos Indonesia - Gondomanan – Jokteng Wetan – Tungkak – Gambiran – Basen – Rejowinangun – Babadan Gedongkuning - Kebun Binatang Gembira Loka - SGM – Cendana - Mandala Krida – Gayam – Lempuyangan flyover – Kridosono – Duta Wacana - Galeria - Gramedia – UGM - Colombo - Terminal Condong Catur -Kentungan – Monjali – Terminal Jombor Rute 2B RUTE UTAMA : Terminal Jombor – Terminal Condong Catur – UGM – Kridosono – Basen – Kantor Pusat Pos Indonesia – Wirobrajan – Pingit Detail : Terminal Jombor – Monjali – Kentungan – Terminal Condong Catur – Colombo - UGM - Gramedia – Kridosono – Duta Wacana – Lempuyangan flyover - Gayam – Stadion Mandala Krida – Cendana – SGM – Gembiraloka – Babadan Gedongkuning – Rejowinangun – Basen – Tungkak – Jokteng wetan – Gondomanan – Kantor Pusat Pos Indonesia – RS PKU Muhammadiyah – Ngabean – Wirobrajan – BPK – Badran – SAMSAT – Pingit - Jalan Magelang - Jalan Wolter Monginsidi - Jalan AM Sangaji - Pasar Pingit – Tugu – Monjali – Terminal Jombor Rute 3A RUTE UTAMA : Terminal Giwangan – Kotagede – Bandara Adisucipto – Ringroad Utara – MM UGM – Pingit – Malioboro – Jokteng Kulon Detail : Terminal Giwangan – Tegalgendu – HS Silver – JL Nyi Pembayun - Pegadaian Kotagede – Basen – Rejowinangun – Babadan Gedongkuning – JEC - Blok O – Janti (flyover) - Janti – Maguwoharjo - Airport Bandara Adisucipto - Maguwoharjo – Ringroad Utara – Terminal Condong Catur – Kentungan – MM UGM - MirotaKampus – Gondolayu – Tugu – Pingit – SAMSAT - Badran – Pasar Kembang – Stasiun Tugu - Malioboro – Central Post Office – PKU Muhammadiyah Hospital – Ngabean – Jokteng Kulon – Plengkung Gading - Jokteng Wetan – Tungkak – Wirosaban – Tegalgendu – Terminal Giwangan Rute 3B RUTE UTAMA : Terminal Giwangan – Jokteng Kulon – Pingit – MM UGM – North Ring Road – Bandara Adisucipto – Kotagede Detail : Terminal Giwangan – Tegalgendu – Wirosaban – Tungkak – Jokteng Wetan – Plengkung Gading - JoktengKulon – Ngabean – RS PKU Muhammadiyah – Pasar Kembang – Badran – SAMSAT – Pingit – Tugu – Gondolayu – Mirota Kampus – MM UGM - Kentungan – Condong Catur – Ringroad Utara – Maguwoharjo – Bandara Adisucipto – Maguwoharjo – Janti (dibawah flyover) – Blok O – JEC (Jogja Expo Center) - Babadan Gedongkuning – Rejowinangun – Basen – Pegadaian Kotagede – JL Nyi Pembayun – HS Silver – Tegalgendu – Terminal Giwangan sumber http://www.feb.ugm.ac.id/iup/pdf/TransJogja_route.pdf Tuh kan udah hampir semua poin pentingnya jogja udah di lewatin sama bus TransJogja. Cuma 3000 sekali jalan. Pulang pergi 6000 deh. Udah ada ACnya lagi Mo ke malioboro, mo ke Bandara, mo ke terminal ? stasiun kereta api pun juga terjangkau kan pake TransJogja.. dan meskipun udah murah, bisa lebih murah lagi naik TransJogja. Caranya bayar pake Indomaretcard(Mandiri Punya), Flazz (BCA punya) sama pake Brizzi (BRI punya). Bayarnya jadi Cuma setengahnya aja hihihi seribu dong Jadi yang udah punya kartu2 tersebut, dipake aja, biar bisa lebih murah bayarnya hehehe Selamat jalan2 di jogja pake transJogja yaaa… ohya ini ada bonus map jalur TransJogja !
  29. 9 points
    Hola Deffa Here !!! Sekarang sudah masuk waktu nya Pendaftaran Gathering Nasional X Komunitas Jalan2 Indonesia, destinasi kali ini ke BELITUNG Tanggal 25-27 maret 2016 Untuk biaya seperti biasa SHARE COST perorang Rp. 650.000 Peserta 30 Orang Contact SMS / WA / TELP 08112239637 Pelunasan 1 Februari 2016 (Setelah di hitung kembali jumlah peserta) Meeting Point di Bandara Belitung Tanjung Pandan Perhitungannya : Sewa Bus 30 Seat perhari Rp. 1.750.000 x 3 hari = Rp. 5.250.000 Penginapan Vila permalam Rp. 300.000 x 2 malam x 9 Villa = Rp. 5.400.000 Sewa Boat Island Hopping (Per Boat 15 Orang) Rp. 1.050.000 x 2 Boat = Rp. 2.100.000 Makan Siang Nasi Box, Per Box Rp. 20.000 x 3 hari x 35 orang = Rp. 2.100.000 Tips Supir + Guide = Rp. 1.500.000 Volunteer + Biaya Tak Terduga = Rp. 1.350.000 Kaos Jalan2.com Rp. 60.000 x 30 orang = Rp. 1.800.000 Total Cost Rp. 19.500.000 di Bagi 30 orang = Rp. 650.000 Note : Jika peserta kurang dari 30 akan dilakukan perhitungan ulang untuk Share Cost nya, maka dari itu di wajibkan DP terlebih dahulu sebesar Rp. 500.000 Berapapun pesertanya acara tetap berjalan Prioritas peserta yang belum pernah ikut Gathering Nasional dan yang sudah DP DP hangus bila sudah masuk masa penutupan pendaftaran yaitu tanggal 1 Februari 2016 Bandara yang di tuju adalah Tanjung Pandan Yang menggunakan pesawat disarankan datang sehari sebelum nya, yaitu tanggal 24 Maret, dan penginapan untuk tanggal 24 biaya pribadi. Karena tidak termasuk di Sharing Cost acara Yang pulang nya tanggal 27 Maret disarankan ambil pesawat terakhir pukul 16.40 WIB (Dikondisikan) Include : Bus Selama Tur 3 Hari Penginapan Vila 2 Malam di Belitung Makan Pagi dan Siang Selama 3 Hari Sewa Boat Island Hopping Tiket Wisata Tips Supir + Guide + Biaya Tak Terduga Kaos Jalan2.com Exclude : Transportasi Ke Meeting Point Bandara Belitung (Tiket Pesawat) Makan Malam Kebutuhan Pribadi Sewa Alat Snorkeling (Rp. 25.000) Penginapan di Bumi Kedaton Villa Belitung Alamat : Jl. Air Saga, Tanjungpandan, Belitung, Indonesia Phone: 0819 2957 1112 Kita menyewa 9 Villa di mana 1 Villa nya bisa di isi 3 - 4 orang dan semuanya mendapatkan Sarapan Pagi Dan kamar / villa akan di bagi antara Perempuan dan Laki-Laki jadi tidak ada yang Campur (kecuali jika sekeluarga ber 4) Itinerary Gathering Belitung : 25 Maret 2016 07.00 Jemput di bandara 08.00 Breakfast & Persiapan menuju Belitung Timur 10.00 Explore SD Replika Film Laskar Pelangi 11.00 Explore Museum Sastra Andrea Hirata 11.30 Menuju kota Manggar 12.30 Makan Siang Di Kota Manggar 14.00 Explore Bukit Samak 15.00 Explore Pantai Lalang 16.00 Explore Vihara Dewi Kwan Im 16.30 Explore Pantai Burung Mandi 17.00 Kembali ke hotel 19.00 Makan Malam 21.00 Istirahat 26 Maret 2016 07.00 Break fast di Hotel 08.30 Persiapan Hoping Island ( Tour ke Pulau ) 09.00 Menuju Dermaga Tanjung Kelayang 09.30 Explore Pulau Kepayang 10.30 Explore Pulau Lengkuas ( Mercusuar ) 12.30 Makan siang di Pulau Lengkuas 14.00 Explore Pulau Burong 15.00 Explore Batu Layar ( jika air surut ) 16.00 Explore Pulau Pasir ( jika air surut ) 16.30 Kembali ke Dermaga Tanjung Kelayang 17.30 Ke Pantai Tanjung Tinggi (sunset) 18.30 Pulang Kehotel 19.30 Makan Malam Tanjung Pandan 21.00 Istirahat 27 Maret 2016 06.30 Break fast di Hotel 07.30 Check Out Hotel 08.00 Belanja Oleh-Oleh dan Souvenir 09.30 Kuliner Cofee Khas Belitung 10.30 Menuju Rumah Adat Belitung 11.00 Ke kolong / danau Kaolin 12.00 Makan siang 13.00 Ke Bukit Berahu 14.00 Ke Bandara 16.00 Finish Yang Pernah Ikut Gathering Nasional, Jangan DP Dulu Karena Gathering Kali Ini Di Prioritaskan Peserta Baru Yang Belum Pernah Ikut. Peserta : @Jalan2 (Singaparna) @deffa (Dihatimu) FB Fenny Ria Anggeraini (Serang) @Dahlia Tamarini (Palembang) Endy (Purwokerto) @willyhan (Bandung) FB Rafika Wijayanti (Batam) @ko Acong (Bandung) FB Sukma Dewi Handayani 1 FB Sukma Dewi Handayani 2 FB Dwi Kania Hapsari (Bogor) FB Alena Niman (Tangerang) Sondang Sihotang 1 (Kupang) Sondang Sihotang 2 (Jakarta) FB Didi NST S (Medan) FB Harahap Soleh (Batam) FB Ning Amrini 1 (Surabaya) FB Ning Amrini 2 (Surabaya) @kyosash (Jakarta) FB Mingzu Khekhe (Bandung) @Afdhal A Syamsoe (Riau) FB Arini Rahmatika (Bengkulu) FB Merry Karsono (Makassar) @Jean Mechanic (Riau) FB Yenny Rudi 1 (Jakarta) FB Yenny Rudi 2 (Jakarta) FB Adelina Pelinda Sidabutar (Bekasi) Panitia : @teddymardona (Belitung) FB Joe Parwan (Belitung)
  30. 9 points
    deffa

    Jalan Jalan Singapura 4D3N - FR Momod

    Halo Momod Here !!! Seperti yang kalian tahu tgl 19-22 september kemaren saya melakukan perjalanan ke Singapore. Nah ini dia oleh2 saya berupa cerita perjalanan / field report saya selama disana enjoy : Day 1 Tanggal 19 September, yup bangun pukul 03.00 WIB langsung mandi bbrr dingin, kebetulan hari itu juga nyokap saya ulang tahun jadi sebelom berangkat saya rayain ultah mama dlo bentr hehehe, langsung cus ke bandara Husein Sastranegara Bandung naik motor. Brr dinginnya bandung gitu loh, samoe bandara sekitar pukul 04.30 WIB, flight saya pukul 05.30 WIB pas lah ke sevel dlo beli roti - air minum, langsung check in, ternyata rame juga yang mau ke spore hari itu, coz yang check in antri panjang, karna saya gak bawa bagasi jadi tinggal online check in aja beres. Ccuusss flight Air Asia pukul 05.30 WIB sampe spore pukul 08.30 WITA. Oiya setelah check in imigrasi spore saya nunggu rombongan mba @ida dlo yang emang janjian bareng jalan2 spore nya, yaudah sambil nunggu saya whatsapp mimin @Jalan2 yang katanya mau jemput di bandara, eh pas di WA beliau bilang "waduh maaf saya baru bangun, weker saya gak nyala" hehehheeh ya udah deh akhirnya janjian ketemu di MRT Station City Hall aja. Pukul 09.15 ketemu rombongan mba @ida yang terdiri dari 3 ibu2, 1 cowo dan 1 mba @ida jadi total 5 orang, cus langsung ke Sky Train, karna kita di terminal 1 kita menujua terminal 2 untuk langsung ke MRT Station Changi Airport menuju ke kota. Pas mau naik kita agak bingung gmna cara pakai MRT Ticket, tapi untung nya petunjuk2 banyak disini jadi ada petunjuk yang langsung menunjukkan beli MRT Ticket di General Ticket Machine. Tujuan awal Changi - City Hall sekitar 1.20 SGD, oiya di spore uang coin atw maksimal 5 SGD sangat berguna bagi kalian yang tidak pake EZ Link card untuk bayar2 tiket2 transportasi (MRT, BUS dll) Yup MRT Changi harus berhenti di Tanah Merah MRT Station dari sana kita harus gnti MRT ya cuma nyebrang doank yang menuju ke City Hall okelah kalo begitu. Sampe City Hall hal pertama yang saya lakuin adalah kontek mimin @Jalan2 , yup beliau udah nunggu di deket exit passenger service. Ketemu mimin sekitar pukul 09.30 WITA. Langsung dah kita cuuss ke tujuan pertama Merlion Park karna mau check in hotel juga masih lama nunggu pukul 02.00 WITA. Ada kejadian menarik disini karna kita agak dibikin nyasar di dalam Mall ini heheh. Oiya bagi kalian yang belom tau kalo SIngapore itu pada dasar nya berjalan menembus Mall ke Mall jadi kalo turun dari MRT Station biasanya kita udah di undergorund nya sebuah Mall heheh. Dikarenakan 19-22 september di Singapore itu ada event F1 Grandprix jadi banyak jalan2 protokol yang ditutup jadi kita harus muter2 cari jalan ke Merlion Park. Akhirnya mimin nanya ke petugas, dikasih saran naik MRT 1 station lagi ke Raffles Place karna dari CIty Hall jalan nya ditutup okelah kalo begitu. Beli Ticket Single Pass lagi sekitar 0.90 SGD. Cccuuusss cuma bentar doank karna 1 station sampe lah di Raffles Place. Oiya intinya di Singapore itu walking ya karna sebenernya kemana2 di Spore itu deket, jadi bagi kalian yang gak biasa jalan di tempat asal, bakalan kecapean banget disini heheheh. Dari Raffles Place MRT ke Merlion Park sekitar 15 menit jalan kaki dan kita ngelewatin rute sirkuit F1 nya, mereka pake jalan utama di Spore ternyata. Oke sampe lah kita di pelataran Merlion Park dengan Background Marina Bay Sands tunggu apalage poto2 lah hehehe terus lanjut ke Merlion Park Mimin @Jalan2 bilang "aneh biasanya disini ada tukang jualan es potong 1 dollar tapi kok sekarang gak ada ya" hehehe ya kalian pasti tau tentang es potong singapore 1 dollar itu, tapi kebetulan lagi gak ada mungkin karna masih pagi ya Udah Pukul 12.00 WITA di Merlion Park, udah puas poto2 akhirnya kita lanjutin ke Bugis untuk makan siang karna menurut mimin disana banyak Foodcourt. okelah cus jalan lagi dari Merlion Park - MRT Raffles Place 15 menitan. MRT Raffles Place - Bugis cuma sekitar 2 station jadi bayar 1.20 SGD untuk Single Pass Ticket. Sampe Bugis yak mall lagi hehee. Langsung menuju Foodcourt nya yang berada di lantai 4 dan kita ada di Underground heheh. Sampe di Foodcourt sekitar pukul 12.30 WITA ya pilih langsung deh, karna emang udah jam makan siang penuh neh foodcourt tapi untung masih dapet tempat duduk. Oiya foodcourt manner di Spore adalah kalo table itu di share ya jadi misalkan ada table untuk 6 orang tapi baru diisi 2 orang nah kita diwajibkan isi 4 lagi kalo cukup (kebiasaan di indonesia kan kalo bisa cari table yang buat sendirian walopun isinya buat 10 orang hahaha pemborosan ) Saya pilih masakan jepang yang halal Bento Set aja sekitar 5.30 SGD + Ice Lemon tea 1 SGD = 6.30 SGD. oiya menurut mimin @Jalan2 kalo sekali makan di Spore itu range harga 4-6 SGD untuk makanan di Foodcourt. Rombongan mba @ida kayaknya makan Nasi Padang hahahah jauh2 ke Spore makan nasi Dapang lagi Ok lunch done waktu udah sekitar pukul 13.30 WITA yaudah cukup untuk check in hotel neh. Kebetulan rombongan mba @ida menginap di Scripture Backpacker Hostel deket LAVENDER MRT STATION jadi cuma 1 Station dari Bugis, Ya kita anterin dlo kesana deh. Bugis - Lavender sekitar 0.90 SGD MRT TIcket. Sampe Lavender Station (dibawah mall lagi) kita mengandalkan Ipad Mini mimin untuk cari jalan ke Hostel nya yang berada di Hamilton Road deket ABC Hostel. dan ternyata sekitar 15 menit walk wuih lumayan juga tuh hahahha. Akhirnya jalan lah kita (saya agak kasian dengan rombongan ibu2 nya mba @ida) tapi mau apalagi welcome to singapore where everything achieved by walking . Akhirnya sampe di Scripture Backpacker Hostel nya, nyantei dlo dan ngadem di Lobi nya, eh ternyata disana udah penuh donk, mungkin karna mba @ida booking nya cuma by Phone tanpa ada DP uang dlo jadi gak di reserve oleh mereka. Yaudah kebijakan dari hostel akan dipindahkan ke cabang mereka yang di Serangoon deh, tapi untung nya rombongan mba @ida dianter pake mobil kesana hehehe Ok setelah saying goodbye ama rombongan mba @ida dan janjian tar kalo mau jalan bareng Whatsapp aja ketemuan di MRT Station. Saya n mimin @Jalan2 berangkat lagi menuju ke Hotel saya yang berada di Geylang. Mimin saran kita naik Bus aja deh cuma 5 Stop dari Lavender. ok deh naik Bus. Sampe di Halte kita tinggal liat aja petunjuk untuk jurusan Bus di Halte itu lengkap loh. ok dipilh lah Bus no 67 jurusan lavender - Geylang. Oiya bus disini juga pake sistem sama kayak MRT pake Ticket juga, jadi kalo kalian pake EZ link card gampang tinggal tempel kartunya pas naik dan tempel lagi pas turun, tapi bagi kalian yang gak pake EZ Link card bisa langsung bayar jauh deket 1.10 SGD perorang Didalam bus ngobrol2 ama mimin kalo di Spore itu emang kemana2 jalan kaki dan kalo mau gampang naik MRT aja, akhirnya sampe di Yu Thiang Bus Stops (5 stop dari lavender) yup kita turun disini, udah keliatan tuh Lor Geylang. Oiya saya nginap di JJH Boutique Apartment Lor 15 Geylang permalam 60 SGD itu udah paling murah untuk ukuran HOTEL di SPORE. Dari bus stops itu jalan sekitar 5 menitan dan akhirnya sampe juga, karna saya udah booking via agoda dari Jalan2.com jadi proses cepat langsung dikasih kunci kamar Sampe kamar no 309 dan gak ada lift disini hehehe, nyantai dlo bentar sambil ngadem di ac ngbrol bentar ama mimin, dan mimin mutusin untuk langsung pulang karna dia ada acara pukul 06.00 WITA yaudah saying goodbye ke mimin. Saya mandi dlo dan cek2 koneksi wifi internet wuih kenceng bray 20 Mbps donlod disini hehehehhehe Sambil planning mau kemana lagi tar sore saya baca2 FR nya mas @mone dan @ramii_risky kayaknya saya putuskan untuk ke Chinatown untuk sore ini, Ccuuss pukul 16.00 WITA berangkat lah ke Chinatown. Jadi hotel saya itu berada di pertengahan antara MRT Kallang dan Aljunied. jadi waktu tempuh dari hotel ke MRT tersebut sama aja sekitar 10 menitan jadi ya pilih yang manapun bebas. jadi say apilih yang Kallang aja deh. Kallang - Chinatown sekitar 2.20 SGD untuk Single Pass. Oiya MRT di Spore terbagi jadi beberapa jalur dan membedakannya biasanya dengan warna misalkan jalur saya Kallang itu Green Line, Chinatown Purple Line. jadi tar ada intersection (transit) kalo mau ke beda2 warna line. Misal Kallang - Chinatown saya transit di City Hall Red Line baru ambil yang Purple Line ke Chinatown. Sampe MRT Chinatown pukul 17.00 WITA wuih kok masih terang benderang aja neh di spore padahal udah sore gini. Nah kebetulan lagi ada pesta lampion di Chinatown jadi banyak lampion dipajang disini. Tapi karna masih terang jadi belom dinyalain lampionnya. Yaudah saya putuskan nunggu gelap sambil jalan2 dlo ke Pagoda Street deket situ. Ada Temple namanya Sri Mariamman Temple bagi umat Hindu, turis boleh masuk tapi lepas sepatu. yaudah saya masuk deh tuh Ok setelah puas poto2 di temple, diluar udah mulai gelap karna udah pukul 19.30 WITA yaudah saya balik lagi ke daerah lampion. Oiya selama perjalanan dari Pagoda street - Chinatown banyak pedagang kaki lima yang jualan barang2 ya murah katanya dari elektronik ampe ke apa aja ada deh Yup sampe di daerah lampion udah mulai dinyalain semua tuh lampion nya jadilah poto2 lagi uuuyyeeee Udah puas poto2 bersama lampion saya putuskan pulang deh karna waktu udah pukul 20.00 WITA juga. saya putuskan ambil ke MRT Aljunied pengen cari suasana baru aja hehehe. Chinatown - Aljunied 2.20 SGD Single pass transit di City Hall Red Line yang pasti. Sampe di MRT Aljunied ada pemandangan menarik. Jadi di depan station ada semacam lapangan rumput gtu jadi banyak orang2 spore yang duduk2 disana sambil ngobrol dan makan dll. Kebetulan ada pasangan sepertinya orang india yang lagi pacaran dan mereka COWO (ya buat @ameryudha yang ngaku nya gay silahkan dicoba disini ya ) Perjalanan ke hotel agak berbeda dari siang dan malam. Oiya saya kasih penjelasan dlo soal Geylang neh. Gyelang Road itu terkenal sebagai Red District nya Singapore kalo di Indonesia semacam Saritem di Bandung, Sarkem di Jogja, Gang Dolly di Surabaya. Kenapa saya pilih disini karna Kuliner nya murah disini dan beraneka ragam. Dan saya seh gak masalah soal Red District hehee. Jadi selama perjalanan pulan gke hotel wuih wece wece yang lagi mangkal lumayan lah ada penglihatan. Oiya menurut cerita mimin (entah pengalaman pribadhi atw bukan ) kalo hotel2 di Geylang itu tengah malam, kamar2 kita suka di ketok pintunya untuk nawarin Message++ hahahahahahaha. Tapi ternyata di hotel saya gak tuh (agak kecewa dikit ) Pukul 21.30 WITA abis mandi apalagi kalo bukan cari makan, yang pasti walopun Red District saya tetep cari Halal Food aja deh. Kebetulan deket dari Hotel saya ada India Thai Halal Food namanya Mufiz Prata Corner mantap langsung kesana deh. Yang jualan orang India Melayu ketika saya nyampe langsung mereka tau kalo saya orang melayu lah, "makan disini atw dibungkus" kalimat pertama pelayannya, "disini aja" saya jawab. Ok dikasih saran makan Nasi Goreng Ayam Merah yaudah gw pesen itu + es Teh Tarik = 6.50 SGD. makanan datang dan kesan pertama gw adalah buset banyak banget porsinya bisa buat bertiga neh hahahhaha. Yang jelas saya setengah pun gak abis itu makanan gila donk hahahha. ok perut kenyang sambil nanya ke pelayan Mesjid terdekat dimana dan ternyata ada deket sana di Lor 9 Geylang depan Sevel. Karna kan besok nya hari jumat buat jumatan lah Sebelom pulang ke hotel mampir dlo ke Sevel beli roti2an buat sarapan karna di hotel gak include breakfast. Roti 2 biji 1 SGD Balik ke hotel pukul 22.30 WITA yup istirahat dlo lah buat besok hari kedua rencana nya mau ke kantor mimin @Jalan2 di somerset dan ke orchard Bersambung........................... Untuk Foto Lengkap nya kesini ya Jalan2 Singapore
  31. 9 points
    Hola Momod Here !!! Yup kali ini mau share keseruan dan cerita perjalanan selama Gathering Nasional Komunitas Jalan2 Indonesia ke 7 di Malang-Batu 7-8 Februari 2015 kemaren. Sekalian mengenang dan mungkin ada teman2 yang gak ikut juga bisa ikut merasakan kehebohan di acara Acara memang cuma berlangsung 7-8 Februari jadi cuma 2 hari, namun peserta yang terkumpul total 73 orang ada yang sudah tiba dari tanggal 6 februari dan juga ada yang extend sampai tanggal 9 februari. Jadi kita akan ceritakan dari tanggal 7 februari ya DAY 1 - 07 Februari 2015 Di mulai dengan penjemputan peserta dari Surabaya pukul 01.00 WIB Dini Hari yaitu Airport Juanda dan Stasiun Kereta Pasar Turi, tim yang di koordinir oleh @Agus Bolang Setiawan @aRai @adeperdhana meluncur kesana dengan 1 bus dan 1 elf. Bus menuju ke Pasar Turi, sedangkan ELF menuju ke Juanda. Peserta yang di Pasar Turi cukup banyak ada @Irmanur @Gayatri @kimonoku @adel_lia @adiguna @imam17stat @Mulyati Asih @Carol Laurent @Eko Agus @mich_an @LastBreath @ibnu @Gayatri Maya Sartika, Triwahyuni Trisnaningsih, Eka Wahyuni, dll. Peserta di Juanda ada @Ten @Dewi Julianti @Dodo Mursalim @andi darmawan @handoko89ndok @ujhe @zie @kembali @Ten @umi shahifah @mariaroswati @Gabriella Giovani @Rita Mutiara Abdul Rasyid dll Mereka akhirnya tiba di Meeting Point depan Stasiun Malang Kotabaru sekitar pukul 04.00 WIB. Sedangkan menurut Rundown itinerary berangkat dari Stasiun Malang pukul 06.30 WIB, wah lama juga nunggu nya ya, maaf kan teman-teman. Saya @dediku @kyosash @Jalan2 tiba disini pukul 06.00 WIB Disana sudah ada Ibu Yosepha dan Pak Chirsto serta calon mantu nya @_TYA_ dan @miss_kanti Nony Sri Lestari (Hubulala) @Fanny Nugraha @Iskandar Alam @d_iis @spin_cobra @cheezlover @non_sarii Abdul Rozik dll. Karena masih nunggu yang naik bus yaitu @aprilian_teja dan ibu guru @Diyan Hastari. Eh ternyata rombongan pak dokter @Okky KusumaH @qonitash @Astrid Anindita @Arda Fauzi Fabriano paling terakhir pas 06.25 WIB eeeaaa Akhirnya terkumpul semua bus pun berangkat sesuai Itinerary pukul 06.30 WIB menuju destinasi pertama ke Pantai Balekambang. Sebelum nya di info kan bahwa jalan menuju pantai ini ada Longsor karena sering hujan, tetapi akhirnya kita tetap menuju ke sana dengan melalu jalur yang agak beda sesuai petunjuk om @Agus Bolang Setiawan. Perjalanan memakan waktu sekitar 2 jam lebih ke arah Malang Selatan, masih malu-malu di dalam bus masing2 tapi tetap om @Hartono Hasian paling exist kirim-kirim poto hehehe Tiba di Pantai Balekambang sekitar pukul 09.00 WIB langsung briefing dan pembukaan acara Gathering Nasional ini yang dipimpin oleh mimin @Jalan2, dan tentu nya poto bareng donk :) Rencananya disini acara bebas keliling-keliling pantai Balekambang, yang terkenal di sini kan ada Pura Ismoyo di dekat pantai nya jadi mirip Tanah Lot Bali gitu. Jadi kita coba kesana dulu walaupun cuaca udah mulai panas :) Tapi Pantai Balekambang memang membuat banyak cerita, salah satu nya saya @imam17stat @Okky Kusumah @andi darmawan @kyosash memutuskan untuk mencoba ke pantai di sisi Kanan dari Pura Ismoyo disini ada sebuah jembatan Putus yang disebut Jembatan Panjang. Yang kata petugas disini salah satu areal Konservasi Penyu. Tiba di areal ini saya dan yang lain akhirnya memutuskan untuk poto-poto di bekas jembatan nya dan meninggalkan Sendal di sisi Pantai, saya tambahan meninggalkan Kacamata + Iphone. Kondisi di Pantai Balekambang saat itu memang lagi ombak besar, jadi ketika kita sedang asik poto-poto dan main air. Sebuah Ombak Besar menyapu ke pantai dan menerjang kami semua hingga terseret ombak. Dan tiba-tiba @andi darmawan teriak "Sendal sendal" Sontak semua berlarian menyelamatkan sendal. Ketika sendal sudah terselamatkan nyantai sejenak, saya duduk dan teringat "Iphone Gue". Semua nya langsung mencoba mencari ke sekitar area pantai sampai agak ke tengah dengan melawan deburan ombak yang tetap besar. Namun akhirnya pak dokter @Okky Kusumah berhasil menemukan Iphone saya masih di dekat pantai yang lagi terseret ombak. Untung nya Iphone saya menggunakan underwater pouch jadi selamat Duduk sebentar karena puas Iphone selamat langsung teriak lagi "Kacamata Gue". Eeaaaaa nyari lagi hahahah tapi untuk yang satu ini saya relakan untuk termakan ombak karena akan sangat sulit mencari Kacamata yang sudah terseret ombak dan sudah cukup lama juga. Tumbal Balekambang adalah Kacamata Saya Sekitar pukul 12.00 WIB kita kumpul lagi di tempat Bus parkir, disini ada sedikit insiden dimana @cheezlover mengalami sakit maag yang membuat dia lemas dan harus istirahat, untung nya kita punya se paket tim medis yang siap sedia yaitu dokter @Okky Kusumah perawat @Astrid Anindita apoteker @_TYA_ Sekitar pukul 13.00 WIB Bus berangkat ke destinasi selanjut nya yaitu Coban Rondo karena mumpung cuaca masih belum hujan jadi mungkin bisa kesana di daerah Batu perjalanan sekitar 3 jam an, namun apa daya di tengah jalan ternyata hujan cukup deras, sehingga kita memutuskan untuk ganti destinasi ke Alun-Alun Batu untuk Kuliner dan berfoto ria di alun - alun nya. Tiba sekitar pukul 16.00 WIB di Alun-Alun Batu, disini acara bebas ada yang kulineran dan sebagian lagi mencoba untuk foto-foto di Alun-Alun Batu ini yang memang unik. Oh iya disini ada Ketan Susu yang terkenal udah lama namanya POS KETAN, sampai-sampai antri nya udah panjang banget padahal di buka baru pukul 17.00 WIB, Saya @d_iis @Okky Kusumah nongkrong di kedai Susu di sebelah nya saja Puas dengan poto-poto kuliner dan per modusan Kita putuskan untuk kembali ke Villa Primavera yang tidak jauh dari alun alun ini cuma 5 menitan. Sampai di Villa Primavera hal pertama yang kita lakuin adalah pindahin Extra Bed dan set tempat tidur masing-masing hehe, Tapi saya @Gabriella Giovani @LastBreath dan om @dediku nyebur ke kolam renang nya donk hahah Btw yang punya poto kita pas di kolam renang tolong diupload ya Karena udah pada mandi semua pukul 19.00 WIB kita putuskan untuk malam Ramah Tamah atau Perkenalan Diri. Dan kita kedatangan mas Bayu @m150aja beserta istri dan bayi nya dari Bali loh heheh. Oh iya satu yang sangat mencolok disini ternyata Man Of The Match perkenalan kemaren adalah @Iskandar Alam, kayak nya banyak yang penasaran dengan sosok beliau. oh iya dengan mba Vera @kimonoku juga tentu nya Kelar acara perkenalan diri, sekitar pukul 20.00 WIB saatnya makan malam yang sudah di siapkan prasmanan di Vila, dengan menu Mie + Sate Ayam udah lapar neh om @dediku paling duluan hihhih Kelar makan ada acara Optional ke Batu Night Spectacular (BNS) dan juga Games di Villa, namun ternyata banyak yang milih untuk ke BNS, jadi acara Games di batalkan. Sehingga yang stay di Villa bisa istirahat dan sebagian mojok di gazebo belakang karena mendapatkan oleh-oleh dari om @vicky cc @al_an @Okky Kusumah @Agus Bolang Setiawan @non_sarii @LastBreath @kyosash @Jalan2 @ines, Dan kita disini di hibur dengan cerita mistis dan "bergetar" dari dokter @Okky Kusumah hahah Akhirnya sekitar pukul 12.00 WIB kita putuskan untuk tidur namun sebagian masih ada yang bermain kartu juga Sekian untuk Day 1 di tunggu kelanjutannya ya Silahkan upload poto-poto nya ya untuk meramaikan
  32. 9 points
    Hola Deffa Here !!! Akhirnya kita kembali akan mengadakan Gathering Nasional berupa Jalan2 Bareng ke beberapa daerah di Indonesia, untuk kali ini yang ke 9 kali nya diadakan. Adapun rencana awal tanggal yang kita pilih adalah 16 - 18 Oktober 2015. Karena tanggal 15 Oktober tanggal merah jadi memungkinkan untuk Long Weekend, jadi acara diadakan selama 3 hari. Untuk destinasi nya di ajukan ada 3 nama daerah yaitu Balikpapan, Lombok dan Banyuwangi. Jadi seperti biasa kita akan polling untuk destinasi wisata nya sampai tanggal 24 Agustus 2015. Dan juga di harapkan untuk Rekomendasi tempat wisata dari masing-masing kota tujuan yang ada di Destinasi tersebut, juga kesediaan nya member Komunitas Jalan2 Indonesia yang berada atau mengenal dengan baik daerah di Destinasi tersebut untuk menjadi Ketua Panitia secara Sukarela (tidak di bayar). Sistem yang biasa kita lakukan adalah SHARING COST POLLING DITUTUP Hasil Total dari Facebook Group dan Forum Jalan2 : BALIKPAPAN = 20 Vote BANYUWANGI = 94 LOMBOK = 131 Vote Jadi Gathering Nasional IX tanggal 16-18 Oktober 2015 dengan Destinasi Lombok Pembukaan pendaftaran nanti di umumkan. Thx u
  33. 9 points
    Hola Momod Here !!! Akhirnya bisa bikin Field Report untuk Gathering Samosir - Medan 19-21 September 2014 kemaren neh Yup acara yang kita adakan tiap 3 - 4 bulan sekali ini bertajuk Gathering Nasional VI jadi peserta nya dari semua daerah di Indonesia ya. Terima kasih untuk Ketua Pelaksana @Krismartin yang udah mau di repotin untuk jalan nya acara ini Total peserta yang terkumpul ada 18 orang dari berbagai daerah yaitu : 01. @Jalan2 (Singaparna) 02. @deffa (Di Hatimu) 03. @kyosash (Jakarta) 04. @Krismartin (Medan) 05. @Sindunora (Depok) 06. Balqiz (Payakumbuh) 07. @Okky Kusumah (Jakarta) 08. @benjou (Medan) 09. @anty 1 (Solo) 10. @anty 2 (Solo) 11. @dediku (Lampung) 12. Linda Yap (Singapura) 13. @pacamucu (Depok) 14. @Fitriani Fitri 1 (Medan) 15. @Fitriani Fitri 2 (Medan) 16. @d_iis ( Jakarta) 17. Ibu Anna 1 (Bandung) 18. Ibu Anna 2 (Bandung) 19 September 2014 Hari Jumat 19 September 2014 saya berangkat ke Bandara Soekarno - Hatta untuk flight Lion Air Jakarta - Medan pukul 08.55 WIB dan ternyata bareng dengan dokter pribadi saya yaitu Dokter Ryan "Tong Fang" @Okky Kusumah. Karena saya masih dalam kondisi sakit jadi padok memberikan saya beberapa obat yang cukup manjur selama Gathering ini loh dan itu pun GRATIS Sekitar pukul 11.00 WIB pesawat tiba di bandara Kuala Namu Sumatera Utara. Pertama kali melihat bandara ini ternyata lebih bagus dari pada bandara Soekarno - Hatta loh, eh denger2 arstiek Bandara Kuala Namu ini om @adriepn ya waw ebat om . Saya langsung kontek2 an dengan peserta lain yang udah hadir pertama mimin @Jalan2 bersama mba Linda Yap dari Singapura yang sudah menunggu di Cafe Kopi di bandara, dan ternyata mba @Sindunora juga berada disana Lanjut menghubungi ketua pelaksana @Krismartin dan ternyata sudah bareng dengan mas @dediku di restoran A&W di deket situ. Lalu kita kumpul disana, kemudian hadir lah semua peserta yang sudah dlo tiba di Medan seperti @pacamucu @Fitriani Fitri @kyosash @d_iis @benjou. Sementara menunggu Ibu Anna dari Bandung landing beberapa dari kami putuskan untuk Sholat Jumat dlo di Bandara. Pukul 13.00 setelah semua peserta berkumpul kami lanjutkan perjalanan menggunakan Mini Bus 22 seat yang sudah di sewa untuk 3 hari langsung ke Samosir. Suasana Medan lagi mendung jadi selama perjalanan ini kita adem ayem dan juga Bus nya enak AC dingin. Oiya untuk mba @anty dari Solo dia nyusul ke esokan hari nya Sekitar pukul 14.00 WIB kita tiba di Lubuk Pakam disini kita jemput satu personil lagi yaitu Balqiz seorang cewek dari Payakumbuh Sumatera Barat. Dan ada sedikit kejadian unik yang terjadi ketika jemput beliau. Ketika dia mau naik Bus ini, dia langsung di samperin oleh beberapa orang tak dikenal yang mungkin mau berniat jahat, kita di dalam semua bingung di kirain ini perebutan calon penumpang travel, tapi untung bisa di selesaikan oleh Supir Bus kita dan semua aman hehehe Lanjut sekitar pukul 14.30 WIB kita mampir dlo untuk makan siang di Restoran Padang Simpang Tiga karena memang udah waktu nya makan siang, sambil poto2 dan kenalan dikit kan hehehe Setelah kenyang makan kita lanjutkan perjalanan selama kurang lebih 3 jam dengan melintasi Tebing Tinggi - Pematang Siantar - Parapat. Dan selama perjalanan kita mengetahui kalo om senior @dediku ini pelawak karena gak henti2 nya semua orang di bagian tempat duduk belakang bus ketawa dengerin beliau cerita Sampai di Pelabuhan Ajibata Parapat sekitar pukul 19.30 WIB kita sudah kelewatan untuk nyebrang kapal yang pukul 17.00 WIB jadi kita menunggu yang pukul 21.00 WIB saja. Sambil ngisi waktu kita masing2 makan malam, maen kartu dan poto2 sekitar Pelabuhan. Sekitar pukul 21.00 WIB mobil2 mulai masuk ke kapal untuk menyebrang ke Samosir, perjalanan menyebrang danau ini cuma sekitar 45 menit lah, karena malam jadi gak kerasa kalo bergerak, kata @kyosash "ini kita gak jalan2 ya apa mungkin macet di pelabuhan sana :P" Sekitar pukul 22.00 WIB tiba di pelabuhan Tomok Samosir dari sini kita langsung menuju ke penginapan yang udah di booking di Carolina Cottages cuma sekitar 15 menit perjalanan kita udah sampe penginapan. Langsung check in dan bagi2 kunci kamar yang memang berbeda2 ada yang di depan danau, di atas bukit dll Carolina Cottages ini bagus sekali konsep penginapannya loh bagi kalian yang mau liburan ke sini bisa cobain di sini worth dan harganya juga relatif murah Semua nya langsung istirahat karena udah capek jadi tar di lanjutin lagi ya Yang lain silahkan upload foto2 nya di topic ini ya
  34. 9 points
    Halo semua, saya Mario dari www.mariophotoworks.com, mau berbagi cerita lagi nih, kali ini tentang perjalanan saya ke Santorini, Yunani beberapa waktu yang lalu. Tulisan dan foto saya ini sebenernya udah pernah dimuat di majalah MyTrip vol 11/2013, cuman pasti ga semuanya pernah baca dan oleh karena itu saya share disini ya: Peta Santorini: Bicara soal laut, Indonesia memang tidak pernah ada habisnya. Sebagai Negara kepulauan, Indonesia mempunyai segudang pantai, laut, serta pulau yang selalu menawarkan kecantikannya, Namun bagaimana dengan bangunan-bangunan yang berjajar rapih diatas kaldera serta didominasi oleh warna putih bersih dan biru cerah? Yup, hanya Santorini yang punya. Memulai Petualangan di Fira, Santorini Duesseldorf – Athena – Santorini adalah rute pertama yang akan saya tempuh. Tidak ada pesawat langsung yang bisa menuju ke Santorini, melainkan harus stop di Athena dulu untuk transit dan lanjut ke Santorini. Sedangkan bagi yang ingin pergi dari Jakarta, cukup banyak maskapai besar yang menyediakan rute dari Jakarta – Athena, namun hanya 3 maskapai yang menyediakan rute Athena – Santorini, yaitu Aegean Airline, Olympic Air, dan Athens Airways. Jika tidak ingin memakai pesawat, menuju Santorini dengan menggunakan kapal laut juga merupakan ide bagus, karena sepanjang perjalanan, kita akan menemukan pilar-pilar kuil kuno di sepanjang pulau yang memberikan kesan berbeda bertualang mengunjungi Santorini. Keterbatasan waktu juga yang akhirnya membuat saya memutuskan untuk menggunakan pesawat ketimbang kapal laut. Hati saya deg-degan ketika pertama kali pesawat mendarat di Bandara Santorini, bandara kecil seukuran bandara kaskusrang di Lombok yang tidak begitu wah itu tidak mengurungkan niat saya untuk menjelajahi eksotisme Santorini. Sayang, waktu tiba sudah malam hari dan saya segera diantar ke hotel di daerah Fira yang berjarak hanya 15 menit dari bandara Santorini. Sesampai di hotel, wanita setengah baya bernama Irene dengan logat Inggris – Greek nya menyambut saya dengan ramah. Proses check in yang berlangsung singkat itu jg saya manfaatkan untuk bertanya-tanya mengenai Santorini. Beruntung sekali karena hotel saya ini dekat kemana-mana, ke terminal hanya 5 menit, ke pusat kota hanya 10 menit, dan yang terpenting adalah ke Carrefour yang hanya berjarak 5 menit berjalan kaki, karena saya membutuhkan air mineral dan sandal jepit untuk mengganti sepatu sport yang nampaknya tidak cocok digunakan untuk berleyeh-leyeh di pantai. Alarm menunjukkan jam 6 pagi ketika saya terbangun dari tidur. Rasa excited karena saya berada di Santorini membuat saya tidak bisa tidur dengan pulas malam harinya. Jam 6 pagi ternyata masih cukup gelap untuk menyusuri jalan Santorini, mengingat tempat dan toko di Santorini baru bergeliat mulai jam 10 pagi. Untuk membunuh waktu,memulai hari saya breakfast di lantai 1 yang berada tepat di atas kamar saya. Tak heran dari kamar terdengar suara piring, garpu dan pisau yang saling beradu. Breakfast seharga 8 Euro ini ternyata lebih dari harga yang ditawarkan. Omellete dengan mozzarella cheese nya menjadi makanan andalan saya saat itu, “so yummy!â€. Dari jendela restoran, sungguh apa yang biasa saya lihat dari buku, majalah, serta TV di Indonesia menjadi kenyataan. Rumah-rumah kecil berukuran 2 lantai dengan warna putih dan kubah biru berjejer rapih menandakan kekhasan Santorini. “Ok ini saatnya saya jalan-jalan memulai perjalanan saya!†Tas kamera, air mineral, passport, dan peta menjadi teman saya saat memulai hari di Fira, yang tak lain adalah ibu kota Santorini. Dulunya ibukota Santorini tidak berada di Fira, melainkan di Imerovigli, namun karena gempa bumi dahsyat di masa lalu, menjadikan kota ini mulai ditinggalkan para penduduknya. Sebagai penyandang gelar “ibukotaâ€, membuat tempat ini menjadi tempat paling ramai di Santorini. Mulai dari bar, café, toko buku, toko souvenir, kantor pos, gereja bahkan galeri bisa dengan mudah ditemukan disini. Suasana romantis juga terasa pada saat saya melalui jalan setapak naik turun di Fira, tak salah Yahoo Travel pernah menobatkan Santorini sebagai No. 1 world’s most romantic island. Langkah demi langkah saya jalani sampai akhirnya saya menemukan sign yang menunjukkan arah ke Old Port atau dermaga tua bernama Limani Skala. Di dermaga inilah para wisatawan bisa menyewa kapal untuk mengunjungi Pulau Palaia Kameni atau Thirasia. Ada 2 pilihan yang dapat dipakai jika kita mau mengunjungi dermaga tua, pertama menggunakan cable car seharga 4 Euro atau kedua mencoba menunggangi keledai yang menuruni sekitar 600 anak tangga, namun untuk pilihan kedua kita harus siap-siap menutup hidung akibat kotoran keledai yang berjatuhan di sepanjang jalan. Berlayar menuju Palaia Kameni Perjalanan 5 menit menuruni kaldera mengantarkan saya sampai kepada dermaga kecil, Limani Skala. Ya, dermaga tua ini memang bukan dermaga utama di Santorini karena dermaga utama sudah dipindahkan ke Ormos Athinios. Oleh sebab itu, pelayararan dari sini hanya mengantarkan wisatawan ke pulau-pulau kecil saja. Cafe dan toko souvenir cukup mudah bisa ditemui di pinggiran dermaga ini, namun ada 1 hal yang cukup menarik perhatian, yaitu adanya patung keledai yang menandakan bahwa keledai memang sudah menjadi angkutan penduduk lokal pada jaman dahulu. Beberapa penduduk asli Santorini juga masih tinggal disini, kebanyakan dari mereka terlihat sedang asyik merapikan jala dan mengecat ulang kapal mereka. Di tengah kesibukan mereka, mereka tetap ramah ketika diajak bicara dan bahkan saya sempat mengambil beberapa foto close up dari mereka. Untuk menuju Pulau Palaia Kameni, tiketnya, lebih baik dibeli ketika pertama kali check in di Hotel. Resepsionis biasanya akan menawarkan paket perjalanan berupa tour 2 hari, 1 hari, atau setengah hari seperti yang saya pilih. Sengaja saya memilih untuk tour setengah hari ini, dengan harapan saya dapat menyambangi Oia untuk melihat sunset di sore harinya. Untuk paket tour tersebut, tiket kapal pulang pergi sudah termasuk didalamnya. Harga juga tergantung kepada lama perjalanan dan jenis kapal, untuk 2 hari berkisar antara 75-100 euro, 1 hari 30-50 euro, sedangkan yang setengah hari, saya hanya cukup membayar 17 euro. Untuk paket tour setengah hari, saya hanya bisa mengunjungi 2 tempat yaitu volcano dan berenang di sumber air panas dengan temperature air 35’C. Jam di tangan saya menunjukkan waktu 13.30 dan berselang 5 menit, kapal yang saya tunggu-tunggu akhirnya datang juga. Kapal kayu berbentuk seperti kapal Phinisi di Indonesia ini ternyata cukup banyak menampung penumpang. Terdapat 2 dek di kapal ini, dek bawah dan atas, hanya bagi yang ingin menikmati laut Aegean dan Santorini dari kejauhan saya sarankan untuk duduk di dek atas, dengan memakai cukup sunblock tentunya. Pemandangan yang disuguhkan merupakan surganya penikmat laut seperti saya ini. Tak berhenti saya menekan tombol shutter, demi mendapatkan angle dan hasil foto yang terbaik. 30 menit berlalu dan tibalah saya di tempat pemberhentian pertama yaitu Volcano. Semua turis dari berbagai Negara seperti Jerman, Amerika, bahkan Malaysia termasuk saya segera turun dari kapal mengikuti tour leader yang berjalan paling depan. Saya diingatkan untuk menghafal nomor dan nama kapal karena banyaknya kapal lain yang datang berbarengan. Volcano ini dulunya merupakan gunung berapi aktif dan meletus sekitar 4-5 juta tahun yang lalu. Dan konon, erupsinya mengalahkan erupsi dari gunung Krakatau pada tahun 1883. Sekarang yang tersisa hanyalah hamparan pasir hitam dengan kontur naik turun yang dapat dijelajahi selama 1 jam berjalan kaki. Menurut saya, sekilas tempat ini mirip dengan Bromo di Jawa Timur dengan tambahan laut di sekelilingnya. Sebenarnya tidak ada yang spesial dari tempat ini, hanya saja dari Volcano ini, saya dapat melihat Fira dan Oia dari kejauhan. Ya, hanya itu! Tidak berlama-lama, matahari yang sangat terik memaksa saya segera balik ke kapal untuk lanjut ke spot berikutnya yaitu sumber air panas. Sesampainya di sumber air panas, para turis yang berada di kapal serentak menceburkan diri untuk mencoba sensasi berenang di air sulfur tapi saya yang membawa kamera hanya berada di kapal memotret pemandangan sekitar pulau. Sunset Terindah di Oia Jam 5 sore kapal sudah kembali merapat di dermaga tua, “saatnya bergegas ke terminal bus.†Pikir saya. Kembali dari dermaga ke terminal bus di Thira ternyata cukup menguras tenaga karena harus melewati jalan naik turun di Fira, namun itu tidak menghalangi saya untuk segera mencapai Oia demi sebuah foto sunset paling dramatis. Dari terminal bus di Thira ke Oia dapat ditempuh hanya dengan 1.60 euro dalam waktu 20 menit. Tiket tidak perlu dibeli di loket terminal karena di dalam bus akan ada petugas yang menagihnya ketika kita hampir mencapai tujuan. Menurut saya, Oia adalah tempat paling penting untuk dikunjungi di Santorini. Belum sampai Santorini rasanya jika kita belum mengunjungi Oia. Bagaimana tidak, disini kita dapat melihat sunset terbaik, sampai-sampai mendapat predikat “No.1 location of the World’s Best Sunsets†oleh RatesToGo. Memang pada sore hari, turis-turis dari Fira dan Firostefani berkumpul di Oia hanya untuk menikmati sunset semata. Sinar Matahari yang berwarna putih kekuningan tampak menyinari banguna-bangunan di sepanjang kaldera Oia sehingga memberikan kesan tersendiri akan suasana mediteranian. Café dan restoran tidak pernah sepi oleh turis yang menunggu matahari turun ke peraduannya. Betul betul indah memang.. Untuk menikmati sunset di Oia, tempat terbaik menurut saya adalah berdiri di sisi kiri sebuah bekas benteng. Alasannya mudah, karena dari sana, kita dapat melihat semuanya, mulai dari matahari yang perlahan turun serta bangunan-bangunan yang berjejer rapi membentuk komposisi dinamis sehingga siapapun yang mengabadikannya dapat menghasilkan sebuah foto setingkat Post Card Quality. Tempat setrategis itu memang tidak pernah sepi dari turis yang mempunyai niat sama dengan saya, alhasil saya harus berebut tempat demi mendapat spot terbaik. Detik demi detik berlalu, dan ketika matahari sudah masuk semua ke peraduannya, kami bersama-sama bertepuk tangan menandai kekaguman kami akan ciptaan Tuhan. Lelah berjalan seharian membuat perut ini tidak bisa diajak kopromi lagi. Memang belum dikatakan pergi ke suatu tempat tanpa menikmati makanan aslinya. Beruntungnya warung-warung kecil tapi nyaman yang menjual Gyros dan Soulvavski tidak sulit ditemukan di Santorini. Bahkan setiap 50 meter, saya dapat melihat warung makanan ini dengan ciri khas ada pemanggang berbentuk vertical di dalamnya. Gyros merupakan makanan seperti roti gepeng yang didlmnya diisi dengan salad, daging, serta kentang goreng. Mirip dengan Donner Kebab, hanya berbeda pada jenis rotinya. Sedangkan Soulvavski adalah daging yang ditusuk dengan kayu lalu dibakar, sama seperti sate namun tidak dipadukan dengan saus kacang melainkan dengan salad dan kentang goreng. Keduanya cukup mengeyangkan karena porsinya yang besar bagi saya. Malam terus berlalu dan saya putuskan untuk kembali ke hotel dengan menggunakan shuttle bus. Melihat Sisa Sejarah di Akrotiri Pagi hari setelah breakfast perjalanan saya teruskan ke Akrotiri dengan menggunakan shuttle bus. Untuk mencapai tempat ini dikenakan tariff 1.8 Euro sekali jalan. Akrotiri merupakan situs kuno dari peradaban Minoan namun sempat terkubur akibat letusan gunung berapi pada 1500 sebelum masehi. Masih banyak ditemukan benda-benda seperti pot, tempat tidur, guci yang masih berbentuk seperti aslinya. Memang pada saat kejadian dahulu, benda-benda serta harta benda penduduknya ditinggalkan dan hanya membawa sanak saudara mereka saja, oleh karena itu hampir seluruh penduduknya selamat dari letusan gunung merapi. Untuk mengunjungi tempat ini disarankan pada saat tiba di loket depan, anda menyewa tour guide dengan harga 30 Euro per orang. Karena pada saat berada di dalam, penjelasan mengenai situs ini belum terlalu lengkap mengingat tempat ini baru selesai dibuat setelah direnovasi selama 7 tahun. Tempat yang dahulu sempat hancur karena konstruksi atapnya yang roboh. Sekarang atapnya sudah diganti dengan system bioclimatic shelter, dimana atapnya sekarang bisa menyesuaika dengan keadaan cuaca di Santorini. Ketika hujan, maka atapnya akan otomatis tertutup sendiri dan pada waktu panas, akan otomatis terbuka untuk membiarkan sinar matahari masuk kedalam. Dan hebatnya lagi, semuanya ini tidak memerlukan sumber listrik dalam pengoperasiannya. Tak berasa, waktu sudah siang dan saya harus kembali ke hotel untuk packing dan pulang. Memang waktu 3 hari 2 malam bukan waktu yang cukup untuk mengelilingi Santorini. Alam yang cantik, café yang romantis, serta tempat bersejarah yang menggugah pengetahuan saya. Namun saya bertekad untuk kembali kesini suatu saat nanti. “Mungkin bersama pasangan saya.†Bisik hati saya. Ya memang tempat seromantis dan sekeren ini memang terlihat agak aneh jika dinikmati seorang diri.
  35. 8 points
    Bangkok, Kayaknya di bumi ini ga ada lagi kota yang begitu PD nya menamai diri sebagai "The City of Angels" "Kota Para Malaikat" Ok memang ada Los Angeles, tapi arti Los Angeles sendiri cuman Angels ~ Malaikat. Nama asli Bangkok panjang bener "Krung Thep Mahanakhon Amon Rattanakosin Mahinthara Yuthaya Mahadilok Phop Noppharat Ratchathani Burirom Udomratchaniwet Mahasathan Amon Piman Awatan Sathit Sakkathattiya Witsanukam Prasit" "The city of angels, the great city, the eternal jewel city, the impregnable city of God Indra, the grand capital of the world endowed with nine precious gems, the happy city, abounding in an enormous Royal Palace that resembles the heavenly abode where reigns the reincarnated god, a city given by Indra and built by Vishnukam" Tapi biasanya disingkat Krung Thep Mahanakhon "Kota Para Malaikat" Saya sangat menyukai kota ini semenjak pertama kali datang kesini sekitar tahun 2007, dan sejak itu saya selalu berusaha menyempatkan diri untuk kembali ke Bangkok, (terakhir awal 2013) Thread ini saya buat sebagai sarana berbagi informasi tentang Bangkok. Mungkin ada beberapa informasi yang out of date, jadi jika ada koreksi silakan disampaikan. Salam, braska DAFTAR ISI (Anda Bisa Langsung Klik Pada Link yang Ingin Dibaca) I Yang Perlu Dipersiapkan II Kapan Sebaiknya Pergi ke Bangkok? III Suvarnabhumi Airport IV Don Muang Airport V BTS Sky Train VI MRT VII ASIATIQUE VIII BANGKOK MEI 2014 - LAST VISIT(UPDATE) I Yang perlu dipersiapkan Passport Tiket pesawat Voucher hotel Duit saku Ijin cuti dari bos Passport Saat mengurus perpanjangan (baca : bikin passport baru) saya baru tahu kalau ternyata sekarang di Indonesia bisa bikin passport online. Ada yang sudah pernah mencoba? mungkin bisa di share bagaimana caranya (Thx untuk Hijacker yang sudah Share cara bikin passport online, bisa di baca di sini) Tapi setahu saya ya tetap saja harus ke imigrasi. So, saya mengurus passport secara konvensional. Biaya Rp 500.000 passport selesai dalam waktu 3 hari. Tidak ada bolak balik. Hanya sekali datang, isi formulir, foto, dll semua kelar dalam satu hari (1 jam). 3 hari kemudian passport sudah bisa diambil. Pada saat saya membuat passport baru, hanya ada 2 orang pemohon di imigrasi saat itu. Hehehehe. Tiket Pesawat Saat ini ada banyak maskapai yang terbang dari Indonesia ke Bangkok. Tapi bagi saya pilihan tetap jatuh ke Air Asia. Pekerjaan membuat saya selalu berpindah2 tempat di Indonesia. Terbang ke Bangkok tentu akan membutuhkan biaya besar jika harus selalu berangkat dari Jakarta atau Surabaya. Air Asia memungkinkan saya untuk terbang dari salah satu kota terdekat dengan lokasi saya. Saat ini Air Asia berangkat dari : Jakarta (Bandar Udara International Soekarno-Hatta) Surabaya (Bandar Udara International Juanda) Bandung (Bandar Udara International Husein Sastranegara) Semarang (Bandar Udara International Achmad Yani) Yogyakarta (Bandar Udara Adisucipto) Solo (Bandar Udara Adisumarmo) Denpasar (Bandar Udara International Ngurah Rai) Praya (Bandar Udara International Lombok) Balikpapan (Bandar Udara International Sepinggan) Banda Aceh (Bandar Udara International Sultan Iskandar Muda) Palembang (Bandar Udara International Sultan Mahmud Badaruddin II) Pekanbaru (Bandar Udara Sultan Syarif Kasyim II) Medan (Bandar Udara International Polonia) Padang (Bandar Udara International Minangkabau) Makassar (Bandar Udara International Sultan Hassanudin) Manado (Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi) Darimanapun anda berangkat Anda tetap dapat merencanakan penerbangan ke Bangkok, sebagian besar dengan terlebih dahulu terbang ke LCCT Malaysia. Jika di beli dari jauh2 hari kemungkinan untuk mendapatkan tiket murah menjadi terbuka. FYI pertama kali saya ke Bangkok, saya hanya membutuhkan kurang dari Rp 300.000 untuk tiket PP. Oh ya, dulu Air Asia mendarat di Suvarnabhumi, bandar udara utama di Bangkok, tapi sejak Oktober 2012 Air Asia mendarat di Don Muang. Voucher Hotel Bukannya saya tidak menyukai Backpacker, tapi karena satu dan lain hal, saya tidak mungkin melakukannya. Alhasil setiap pergi ke Bangkok saya selalu menginap di hotel. Berikut adalah beberapa tips untuk mendapatkan kamar hotel dengan harga murah yang sudah sering saya peroleh : Pesanlah jauh2 hari, beberapa hotel bahkan sudah menyediakan harga kamar 1,5 tahun sebelumnya Jika anda sudah mempunyai tanggal kedatangan PASTI, pilihlah pembayaran langsung. INGAT : saat anda memilih pembayaran langsung, anda akan mendapatkan harga yang jauh lebih murah. Tetapi anda akan kehilangan hak untuk membatalkan pesanan kamar. Membatalkan sama dengan uang hangus. Banyak hotel sering mengadakan banting harga pada saat low season. Pernah mencoba datang ke Bangkok di bulan Agustus? Anda akan mendapatkan harga hotel yang sangat murah. (tapi siap2 bawa payung ya + jaket anti air) Ada banyak pilihan kamar hotel, jika ingin yang termurah pilihlah kamar dengan tipe paling bawah, misal standard / superior. Ada banyak situs yang menawarkan harga hotel murah. TAPI pernahkah anda mengecek harga di situs milik HOTEL ITU SENDIRI. Saya sering mendapati kenyataan bahwa harga di situs milik hotel ternyata lebih murah ketimbang di agoda, booking, asiaroom, dll. Pada saat memilih hotel jangan lupakan faktor lokasi. Pilihlah hotel yang dekat dengan BTS Sky Train, Sky Train dan MRT adalah sarana transportasi yang akan sangat anda butuhkan (akan saya jelaskan belakangan) Perhatikan fasilitas yang diberikan hotel tersebut. Kalau anda sudah sering tidak makan pagi, anda bisa mencari hotel yang hanya menyediakan kamar tanpa breakfast. Harganya akan lebih murah. Di Bangkok ada banyak hotel yang terletak di Soi (mirip gang tetapi lebih besar dan bisa dilalui mobil) hotel2 yang terletak di Soi, akan jauh lebih murah daripada yang terletak di pinggir jalan besar. Btw, hotel2 yang ada di Soi bukan berarti hotel ecek2 lho. Hotel kelas bintang 4 dan 5 justru banyak yang terletak di dalam Soi. Anda tentu harus berjalan sedikit untuk mencapai BTS. Tetapi perbedaan harga dapat menjadi faktor untuk rela berjalan kaki sejenak (toh anda jadi punya kesempatan berolahraga) Ini contoh salah satu hotel yang berhasil saya dapatkan dengan harga miring : Pada tahun 2011 saya menghabiskan THB 8.276 untuk hotel. Dulu kursnya THB 1 = Rp 215 Jadi saya harus membayar kira2 Rp 1.770.000. Mahal? tunggu dulu perhatikan itu untuk 4 malam. Jadi semalamnya saya membayar Rp 444.000. Mahal? tunggu dulu, saya menginap di Windsor Suites Hotel, salah satu hotel bintang 4 di Bangkok Mahal? tunggu dulu, kamar yang saya pilih adalah Junior Suite, kamar besar, dengan ruang tamu dan kamar terpisah, plus minibar sendiri, dua kamar mandi, 2 televisi, akses internet yang memungkinkan download hingga 1,5Mbps dan makan pagi yang berlimpah. . Rp 444.000 untuk kamar Suite di Hotel Bintang 4 bangkok? Itu MURAH! Dengan mengikuti tips yang sudah saya berikan anda bisa mendapatkan pilihan harga yang lebih murah disesuaikan dengan budget anda. Duit Saku Kurs rupiah terhadap baht sebenarnya cukup bagus, berkisar 200 - 300 rupiah. Saya yakin dengan Rp 3 juta anda sudah dapat bertahan hidup (baca : hidup enak) untuk 4-7 hari Makanan di Bangkok tidak mahal. Dengan 100 baht, anda sudah bisa makan banyak sekali dengan voucher di Food Court MBK. Belum makanan di pinggir jalan yang lebih murah lagi. Nah, tentang baht. Ada beberapa pilihan yang bisa Anda ambil : bawa baht dari Indonesia bawa US Dollar, atau Euro dari Indonesia tukerin jadi Baht di Bangkok bawa rupiah dari Indonesia tukerin jadi Baht di Bangkok (tidak di saranin, bisa nangis ngeliat mata uang kita yang ancur lebur saat dituker di sana) bawa kartu ATM lalu tarik duit disana. Berdasarkan pengalaman ini adalah opsi terbaik (walaupun bisa jadi opsi yang buruk juga) OK, saldo anda memang akan terpotong saat menarik uang dari ATM, (sekitar 100 - 250 baht tergantung kartu ATM apa dan narik di ATM apa) tapi kalau memang mau narik banyak mending sekali narik sekalian, kurs tukar bank sering LEBIH BAIK ketimbang money changer, ini membuat anda mendapat lebih banyak Baht. Oh ya, JANGAN TUKAR DUIT di money changer yang berada di Mall, atau pusat perbelanjaan, JANGAN TUKAR DUIT DI HOTEL. Kursnya parah. Lebih baik tuker di Money Changer yang ada di jalan2 raya. Ada banyak banget Money Changer disana jadi ga usah kuatir. Ijin Cuti dari bos Masih mau kerja pas pulang liburan? II Kapan sebaiknya pergi ke Bangkok? Sama seperti Indonesia yang beriklim tropis di Bangkok hanya ada 2 musim, musim hujan dan musim kemarau. Musim hujan dimulai Mei - Oktober, sedangkan masa2 kering ada di bulan November - April. Jika anda memilih pergi di musim hujan maka anda berkesempatan mendapatkan harga hotel yang murah. Ini adalah saat2 low season di Bangkok. Sebaliknya jika anda memilih pergi di awal tahun, maka anda akan mendapatkan cuaca yang baik untuk berwisata tetapi diikuti dengan kenaikan rate hotel. Nah, jika anda tetap ingin pergi di saat2 musim hujan, anda dapat melakukan tips yang saya siapkan ini : Bawa payung, atau belilah payung, minimal payung kecil Bawa jaket anti air Bawa tas anti air untuk menyimpan passport dan barang2 kecil lainnya Sering2 buka situs perakiran cuaca Siapkan uang untuk naik taxi atau tuk2. Jika anda sudah basah kuyup pilihan naik BTS sangat tidak tepat. AC di BTS sangat dingin. dan berbasah2 saat naik BTS kadang mengganggu kenyamanan penumpang lain. Bulan Agustus adalah pilihan yang mungkin paling tepat, saat hotel sudah menerapkan low season rate dan curah hujan masih bisa diprediksi Lakukan kegiatan di siang hari. Biasanya siang hari tidak hujan di Bangkok pada Bulan Agustus. Tapi malamnya? BADAI! Kemudian perhatikan juga Hari Libur Nasional di Thailand yang BERLAKU DI BANGKOK (ada hari libur nasional Thailand seperti Idul Fitri dan Idul Adha yang hanya berlaku di beberapa Propinsi Thailand dan tidak di Bangkok) 1 January ~ Tahun Baru Bulan Purnama pada Bulan ke 3 penanggalan Thailand (antara akhir februari dan awal maret) ~ Magha Puja Perayaan Buddha 6 April ~ Chakri Memorial Day Pendirian dinasti Chakri dan hari Ulang Tahun Bangkok 13 April – 15 April ~ Songkran Festival Hari Keluarga, Tahun Baru penanggalan Thailand 5 May ~ Penobatan Raja Bhumibol Adulyadej Bulai Mei ~ Royal Ploughing Ceremony and Farmer's Day, Tanggal perayaan akan diumumkan setiap tahunnya oleh Rumah Tangga Kerajaan Thailand Bulan purnama pada Bulan ke 6 penanggalan Thailand (bulan Mei atau Juni) ~ Vesak Waisak, Perayaan Buddha Bulan Purnama pada Bulan ke 8 penanggalan Thailand (bulan Juli) ~ Asalha Puja, Perayaan Buddha Bulan Tua Pertama pada Bulan ke 8 penanggalan Thailand (Bulan Juli) ~ Beginning of Vassa, Perayaan Buddha 12 August ~ Hari Ibu, Ultah Ratu Sirikit 23 October ~ Chulalongkorn Day Wafatnya Raja Chulalongkorn 5 December ~ Hari Ayah, Ultah Raja Bhumibol 10 December ~ Constitution Day Hari diumumkannya konstitusi Thailand 31 December ~ Malam Tahun Baru Perhatikan hari2 perayaan Buddha, jika anda berkunjung ke Bangkok pada tanggal2 tersebut Anda akan kehilangan kesempatan untuk mengunjungi tempat2 wisata terkenal seperti Wat Arun, Wat Pho dan juga Grand Palace. Akan sangat menyenangkan untuk datang ke Bangkok pada tanggal 13 - 15 April, pada saat itu anda dapat mengikuti Songkran Festival, dimana jalan-jalan dipenuhi orang2 yang bermain dengan pistol2 air, saling siram, dan basah kuyup. Anda dapat mengunjungi kawasan Silom untuk berbaur dengan kerumunan massa. Kadang2 sudah disiram air, juga disiram tepung. Jika Anda ingin memfoto kegiatan ini, lakukan tips berikut : Bawa tas anti air, masukkan kamera ke dalam tas, anda dapat mengambil foto dari stasiun BTS, di stasiun2 BTS anda akan tetap kering. Setelah selesai foto masukkan kembali kamera kedalam tas. Jika anda turun ke jalan raya, dipastikan anda akan basah kuyup. Anda akan disiram oleh sapa saja yang tidak anda kenal. Jadi siapkan baju ganti kalau tidak mau masuk angin, atau sekalian tidak usah pakai baju (PAKAI CELANA LAH). Percayalah Songkran sangat menyenangkan. Pistol air banyak dijual dimana2, tapi ingat anda tidak bisa naik BTS dalam keadaan basah kuyup atau membawa pistol air. Jadi, sewalah tuk tuk. Oh ya, anda yang suka Hiburan Malam, sepertinya anda harus puasa selama beberapa hari saat songkran. Ingat ini hari keluarga, banyak tempat hiburan malam yang tutup untuk memberikan kesempatan karyawannya berkumpul bersama keluarga (yang biasanya tinggal di luar Bangkok) bersambung ke Post #7
  36. 8 points
    Titi Setianingsih

    Curug Nangga

    Awalnya takjub ketika membaca dan melihat postingan2 teman di facebook perihal keindahan Curug Nangga di Desa Pekuncen Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, secara saya kan orang asli Banyumas juga. Akhirnya rasa penasaran saya terbayar ketika ada libur harpitnas kemarin tanggal 15-17 Mei 2015. Sungguh, penuh perjuangan untuk menuju Curug Nangga. Dari Jakarta kami naik kerete ekonomi AC, KA Serayu dari Pasar Senen menuju Stasiun Purwokerto, tiket hanya Rp. 70.000,-. Jika mau lebih cepat bisa menggunakan kereta lainnya semisal yang bisnis ataupun eksekutif, kami sengaja menggunakan kelas ekonomi supaya lebih efisien. Sesampainya di Purwokerto kami rental mobil karena kebetulan kami berlima, jd kami pilih mobil kijang agar bisa muat banyak. Sewa mobil plus sopir plus bahan bakar sehari Rp 650.000,-. Ini akan murah karena kami menggunakan sistem share cost, sehingga per orang dikenakan biaya transport Rp. 130.000,- saja. Dari Purwokerto perjalanan menuju arah utara kearah kota Bumiayu, namun ketika sampai di Ajibarang bisa bertanya ke warga sekitar untuk menuju ke desa Petahunan Pekuncen Ajibarang, ketika itu kami ke arah kiri (diarahkan warga), terus menelusuri jalanan yang menanjak. Disini diperlukan sopir yang berpengalaman karena tanjakannya luar biasa curamnya, kamipun sempat terhenti karena mobil tidak kuat nanjak, sehingga kami ramai2 mencari batu untuk mengganjal ban mobil. Supaya aman kamipun berjalan saja, biarkan mobilnya mendahului kami, namun ternyata berjalan kaki menanjak itupun terasa berat,,,sungguh,,,capainya luar biasa, mungkin akan terasa ringan bagi pendaki gunung. Huufftttt,,,dua kali kami melalui jalanan menanjak, namun kurang lebih 1,5 jam menggunakan mobil akhirnya sampai juga ke lokasi parkir tempat wisata Curug Nangga. Dari tempat parkiran menuju Curug kurang lebih berjalan 2 km, naik turun bukit, persawahan dan hijaunya alam pegunungan. Amaziiing,,,sangat segar dipandang mata, padi yang masih menghijau, pohon kelapa yang melambai-lambai ditiup angin yang semilir. Pelan-pelan kami jalan, setelah sebelumnya bayar tiket masuk yang hanya Rp. 3.500,-. Wooowwww,,,Subhanallah,,,dari kejauhan sudah tampak air terjun yang bersusun-susun, benar kata orang, indahnya luar biasa,,,,,,,takjub, kagum dan inilah salah satu keindahan Indonesia,,,,luar biasa. Capai memang,,,tapi kami tidak cukup puas hanya sampai ke lokasi saja, kamipun harus naik menuju tingkat yang paling atas. Mau gak mau kamipun harus menaiki bukit,,,,,,huuffff licin dan terjal berbatu. Gak percaya akan keindahan Curug Nangga ? Lihatlah foto-foto kami.,,,,luar biasa bukan ??? So....datanglah ke Purwokerto, wisata indah yang murah meriah, jika hanya ke Curug Nangga hanya menghabiskan kocek anda sebesar Rp 373.500 dengan perincian sebagai berikut : Tiket KA PP : 140.000 Sewa mobil ber 5 : 130.000 per orang Tiket masuk : 3.500 Makan kurang lebih : 100.000 Total Rp 373.500.....cukup ekonomis kan ???? Tunggu apa lagi,,,,,,,mari berpiknik, supaya kalian tahu bahwa Indonesia itu indaaahhhh...!!!!!
  37. 8 points
    ines

    Pesona Pulau Merah Banyuwangi

    Udah pada tau belum ya sama pantai yang satu ini ?? Yup Pulau Merah. Salah satu pantai di Banyuwangi yang gak kalah bagusnya dengan pantai Green Bay dan Plengkung yang sebelumnya udah terkenal duluan. Lokasi pantai Pulau Merah berada di Desa Sumber Agung, dari pusat kota Banyuwangi juga gak seberapa jauh, jarak yang di tempuh sekitar 3 sampai 4 jam, medan perjalanan kesana juga mulus banget jadi mau pake kendaraan apa aja gak ada kendala. Banyak wisatawan asing yang suka surfing disini karena Pulau Merah juga terkenal dengan ombaknya yang besar gak kalah seperti di pantai Kuta, Bali hehehe.. Di tengah pantai juga ada bukit yang menyerupai gunung, berasa suasana sejuk terus sepanjang hari belum lagi di sekelilingnya berjejer pegunungan hijau yang menyejukkan mata Pulau Merah juga punya beragam fasilitas seperti penyewaan papan selancar, tempat berjemur di pinggiran pantai, snorkling, dan yang punya hobi memancing juga bisa menyewa perahu tradisional untuk memancing di tengah lautnya. nih yang penasaran aku kasih beberapa fotonya hehe
  38. 8 points
    cnw

    8 DAYS ICELAND 5 jutaan!

    Informasi lengkap baca disini ya, foto & video avaible http://www.sayalia.com/2016/12/iceland.html ICELAND Ini negara impian banyak org termasuk saya. Negara mahal? Iya banget! Klo dibanding Indonesia grocery disini bisa 5x lipat harganya. Tapi based on lifestyle lah, kalo mau hemat juga bisa murah kok! Kalo mau irit ya cari temen buat share cost, klo solo yaa lumayan berat karena tour2nya juga gak murah, waktu gak flexible. Sayang banget klo ikut tur karena Iceland itu LUAR BIASAA!!! Kalo ada yg punya job di Islandia bolehlah tawarin ke saya dengan senang hati bakal kesana lagi *lmao maklum pengangguran* Percaya ato nggak, Total semua pengeluaran bersama 4org -+Rp 22,5jt, per orang cuma Rp 5,6jtan buat 8hr!!! exclude tix pesawat dan pengeluaran pribadi. Detail tar update di blog kalo udh pulang. Mata uang 1ISK= -+Rp 125,-. Negara populasi gak sampai 1/4 dr Indonesia! Lebih banyak domba dan kuda dibanding manusia. Gak perlu bayar parkir2 & tol disini karena gak ada! Semuanya free! Kecuali di Tringvellir bayar parkir 500isk, dan tunnel tol 1000isk kalo dr Akranes ke Reykjavik. Sisanya alam Islandia gratis tanpa tiket masuk! Tinggal nyetir sambil melongo, mau foto tinggal nyari stopan pinggir jalan. Ada banyak camp site sepanjang highway. TICKET Pesawat saya dpt Paris-Reykjavik 1jt transavia dan Reykjavik-Bergen 800rb norwegian air. Semuanya tanpa bagasi. Kabin max 10kg tas -+30lt SIM CARD? Yang ini saya gak bisa kasi info karena saya gak beli sim card selama perjalanan soalnya mahal, klo gak salah -+5000isk 1GB. Jadi mengandalkan google maps offline, maps me ama paper map aja. Dan aman aja kok! Karena jalan di Iceland longgar2, sepi, dan hampir semua ada plang nya. Max speed 90km/jam. Apalagi kalo ke waterfall langsung keliatan dr pinggir jalan! RENT CAR Kita pake Blue Car Rental booking sebelum berangkat di websitenya langsung. Pick up & return airport. Mobilnya Renault Clio manual 2WD Rp 7.2jt untuk 8hr, full insurance, without additional GPS, tapi mobilnya keluaran baru udh built in gps *yehey lucky!*. Nggak ada deposit yg di hold tapi ttp dimintain cc buat jaga2. Bisa pk SIM Lokal Indonesia, International driving licence sih kmrn nggak ditanya. Rent car disini matic lebih mahal, dan kalo pake GPS, additional driver itu harus nambah lagi. BENSIN Total perjalanan 2425km. Bensin isi 4x total nya semua Rp 3,8jt. 1Lt bensin klo gak salah 20rban. FOOD Selama 7hr kita gak makan diluar karena hemat. Makan keluar hari terakhir doang setelah seminggu berhemat wkwkwk, makan hotdog legendaris di Reykjavik. Bawa bekal bumbu instan dr Indonesia. Di Iceland ada jual beras kok jadi jangan takut kangen nasi hehe. Beras disini barga macem2 mulai 650ISK (80rban) 1kg. Paling murah makan kentang dan roti tawar 1kantong 50rban isi -+15slice. Selama 7hr di Iceland total pengeluaran untuk grocery 4orang -+Rp 1,7jt (kelewat hemat kali ya kita lol, yg penting kenyang hati senang). kalo mau makan di luar siapin budget paling murah 850ISK (105rban) dapet mie ayam polos di Reykjavik, pake ayam jadi 1200ISK (150rb). Itu udh paling hemat saya cari muter2 Reykjavik. Atau HotDog 450ISK (67rban), frozen food 700ISKan, sandwich 400ISKan di mini market. ACCOMMODATION Tiap hari kita pindah2 kota. Booking.com h-1 sebelumnya. Paling murah kita dapet 1kamar 4org €95, dan paling mahal cottage €120. Total pengeluaran untuk 6malam 4orang -+Rp 10jt. Rata2 guest house disini ada shared kitchen dan wifi jadi bisa masak tiap hari. Tapi kalau cottage gak ada wifi. Sempet hidup 3hr tanpa internet dan sangat menyenangkan! WEATHER Awal Oktober kmrn paling rendah 3°C paling tinggi 11°C. Iceland memang gak bisa di prediksi! 3hr diawal kita kena cuaca buruk dan hujan terus seharian. Dari 7hari perjalanan kita cuma dapet 1x aurora di Akureyri, 3hari hujan, 1hr badai. Masih bersyukur walau cuma dpt 1 malam northern lights show. Tapi gak bisa di rekam, cm di foto. Jadi ke Iceland jangan berharap terlalu tinggi sama Aurora, fokusin sama Icelandnya aja. Kalo dapet aurora jadi itu BONUS! ✌ CASH or CARD? Rata2 di Iceland semua bisa pake card. Saya cm tuker €100 itu aja jarang kepake, jd sisa isk gak bisa dituker mata uang di negara lain, gak laku. Alhasil jadi koleksi ISKnya ITINENARY DAY 1 Paris-Reykjavik, landing sore. Hello Iceland! DAY 2 Golden Circle : Tringvellir, Geysir, Gulfos + Seljalandfoss DAY 3 Vik to Höfn : Skogafoss, Wrecked D-3 Plane, Reynisfjara, Jökulsalron, Diamond Beach DAY 4 Höfn to Akureyri : Godafoss. Perjalanan terpanjang di jalan -+6jam, sempet berhenti di beberapa kota kecil tapi nggak ada di video. DAY 5 Akureyri to West Iceland : Glaumbær, Hvitserkur, Traðir DAY 6 West Iceland : Budakirkja (black church), Djupallonsandur, Snaefelljoekul, Kikjufell, Hraunfossar & Barnafoss, Akranes DAY 7 Akranes to Reykjavik DAY 8 Reykjavik-Bergen. Bye Iceland!
  39. 8 points
    Hola Deffa Here !!! Akhirnya saya kembali menulis Field Report masih dengan sambungan dari perjalanan saya bulan Maret 2016 lalu yaitu tanggal 7 - 15 Maret 2016. Dengan rute Osaka - Kyoto - Nara dan kemudian dilanjutkan ke Negara kedua yaitu Korea Selatan di ibukota nya Seoul Untuk cerita sebelum nya bisa baca di sini ya : 3 Hari di Osaka Itu Seru Loh Awesome 3 Days in Kyoto Nara in a Glance Perjalanan saya kali ini di lakukan setelah explore Nara selama cuma 3 jam pada tanggal 11 Maret 2016 dan saya langsung menuju bandara Kansai International Airport (KIX) untuk flight saya ke Incheon pukul 18.15 WIT. Saya menggunakan maskapai Fly Peach sayang nya dengan harga yang tidak Promo, yaitu Harga Reguler seharga Rp. 860.000. FYI jika promo bisa Rp. 300.000 - Rp. 500.000 an loh one way. Untuk pengalaman menggunakan Fly Peach baca Pengalaman Menggunakan Maskapai Low Cost FLY PEACH Saya masuk Seoul ini menggunakan Visa Jepang sebagai Visa Transit, namun semenjak tanggal 1 Mei 2016 Visa Jepang sudah Tidak Bisa Lagi Masuk Korea Selatan bagi pemegang Passport Indonesia baca di SINI Jadi saya termasuk yang beruntung masih bisa merasakan masuk Seoul dengan Visa Jepang hehehe Advice tulisan ini akan panjang jadi di sarankan perlu waktu untuk membaca nya, tapi kalian tidak rugi loh membaca nya karena info yang saya berikan Lengkap dan pasti Berguna buat kalian jika mau ke Seoul juga :) DAY 1 : 11 Maret 2016 Itinerary Day 1 : Incheon Airport Top Up T-Money Yakorea Dongdaemun Hostel INCHEON AIRPORT Tiba di Incheon International Airport sekitar pukul 20.10 WIT dan cuaca waktu itu dibawah 0 derajat celcius. Saya tiba di Terminal Low Cost Airlines jadi ketika mendarat mirip di Kansai International Airport kita harus naik Train Link Airport untuk menuju Lobby Utama nya. Tenang saja ikuti saja penumpang lain ke arah Station nya cukup mudah kok arah nya Dari Gate pesawat sampai ke Lobby Utama cukup dekat sekitar 15 menitan, berbeda dengan KLIA2 dan Kansai International Airport yang sangat besar jadi memakan waktu lama untuk tiba ke Lobby. Setiba di Lobby nuansa dekorasi nya Musim Semi, karena saya memang tiba nya bulan Maret jadi sudah mulai masuk Musim Semi. Di tengah lobby ada sebuah Taman Buatan yang cukup cantik, spot yang bagus untuk foto-foto. Dan disini saya katakan dalam hati "Seoul Touchdown" Hal pertama yang saya lakukan adalah harus membeli T-Money. T-Money ini adalah sebuah kartu elektronik yang berfungsi sebagai sistem pembayaran untuk banyak hal dari transportasi bahkan pembelian makanan dan minuman di banyak merchant di Seoul khususnya dan Korea Selatan umumnya. Mirip dengan kartu EZ-Link di Singapura Dari berbagai blog yang saya baca dan juga panduan dari member forum Komunitas Jalan2 Indonesia Korean Holic siapa lagi kalau bukan @mone. Membeli T-Money sangat mudah karena ada di banyak Convinience Store seperti Seven Eleven (7-11). Nah 7-11 terdekat di Incheon ini berada di Lantai 1 Oh ya Incheon Airport ini terdiri dari 4 lantai, lantai Kedatangan berada di Lantai 2, berarti harus turun 1 lantai lagi untuk ke area Seven Eleven dan juga Incheon Train Station. Bentuk dari Bandara Incheon ini Setengah Kurva jadi center nya yaitu Information Center di depan Information Center ini ada eskalator untuk kebawah, lalu ikut saja plang menuju Arex Train Station. Sebelum tiba di Station akan bertemu dengan 7-11. Disini saya membeli T-Money seharga 2500 Won. Hanya kartu saja belum di isi Saldo, isi saldo nya nanti di Vending Machine. Kartu nya unik gambar karakter Line bernama Brown Setelah membeli kartu T-Money nya saya menuju ke Ticket Vending Machine dimana di sini lah untuk mengisi saldo nya. Sebenarnya bisa juga membeli tiket kereta nya tanpa T-Money yaitu dengan tiket sekali jalan, namun tidak efisien untuk traveler yang mempunyai banyak rute. Saya isi Saldo sebesar 20.000 Won, untuk cara pengisian saldo nya sangat mudah kok sama dengan pengisian saldo di Ticket Vending Machine pada umumnya, untuk review nya nanti saya tulis di topic lain ya :) Setelah mengisi saldo dari T-Money saya masuk ke Arex Incheon Train Station. Nah Arex Train Station ini ada 2 jenis yaitu : Express Train, langsung menuju Seoul Station tanpa berhenti di Station lain, harganya 8000 Won dan menempuh waktu sekitar 45 menit Commuter Train, berhenti di tiap Station (total 9 Station), harganya bervariasi setiap station dari 900 - 4150 Won, dan menempuh waktu yang lebih lama dari Express Train sekitar 58 menit Untuk informasi tentang Arex Train ini bisa cek langsung ke website nya di SINI Nah karena saya akan menuju Yakorea Dongdaemun Hostel which is berada di Dongdaemun pasti nya, dekat dengan Cheonggu Station di Line 6, jadi saya harus turun di Gongdeok Station lalu Transfer ke Line 6, menggunakan Arex Commuter All Stop Train. Jadi biaya yang saya keluarkan adalah 4050 Won di cover oleh T-Money. Lalu Geongdeok Station menuju Cheonggu Station dengan biaya 1250 Won di cover oleh T-Money FYI Seoul Subway jauh dekat harga nya sama 1250 Won jika menggunakan T-Money, kecuali Arex Train YAKOREA DONGDAEMUN HOSTEL Sangat gampang banget untuk menuju kesini karena lokasi nya dekat Cheonggu Station. Jadi jika dari Bandara Incheon, ambil AREX Train All-Stop yang berhenti di tiap stasiun (bukan yang langsung direct ke Seoul Station). Turun di Gongdeok Station lalu Transfer ke Line 6 dan ambil Train yang menuju ke Samgakji Station. Turun di Cheonggu Station. Lalu setelah keluar station, kalian harus menyebrang jalan di depan gedung KB Bank. Nah di sebelah kiri gedung KB Bank ini ada jalan kecil masuk kesana dan kalian akan menemukan nya. Bisa search di Google Maps dengan kata kunci Yakorea Hostel Dongdaemun Saya memesan kamar online dari situs mereka, Double Private Room with Private Bathroom dengan harga 38.400 Won (Rp. 438.000). Karena saya mendapatkan diskon sebesar 40.000 Won jadi total yang saya bayarkan hanya 113.600 Won (Rp. 1.300.000) Untuk pengalaman di Yakorea Dongdaemun Hostel bisa baca di sini Review Penginapan Murah di Seoul Yakorea Hostel Dongdaemun Karena saya tiba di Hostel cukup malam sekitar pukul 23.30 WIT jadi saya tidak ada waktu lagi untuk kemana-mana hanya langsung istirahat di Hostel saja, sambil menyiapkan itinerary untuk besok. Sekian Day 1 di Seoul, nantikan lanjutan nya ya :) PENGELUARAN DAY 1 DAY 2 : 12 Maret 2016 Itinerary Day 2 : Gwanghamun Gate Gyeongbokgung Palace The National Folk Museum of Korea Bukchon Hanok Village Unhyeongung Palace Cheong Gye Cheon Stream Insadong Tamiya Plamodel Factory Line Friends Cafe & Store Pajeon Street Kyunghee University "Good Morning Seoul" kalimat pertama yang saya ucapkan dari atas roof top Hostel yang saya tempati selama 3 malam ini, suasana Seoul di pagi hari masih belum terlalu padat apalagi daerah Dongdaemun ini. Sarapan saya hari ini tetap sama dengan seperti di Jepang kemarin yaitu Cup Noodles seharga 1500 Won. Tujuan hari ini saya mengikuti saran dari @mega_yoora yang sudah dengan baik hati memberikan saya itinerary untuk keliling Seoul selama 3 hari, sebelum saya berangkat. Tujuan pertama saya langsung ke Gyeongbokgung Palace GWANGHAMUN GATE Untuk menuju Gwanghamnun Gate di Gyeongbokgung Palace dari Cheounggu Station saya harus menuju ke Gwanghamun Station. Karena masih di line yang sama yaitu Line 5 warna Ungu jadi cukup dekat. Rute nya Line 5 Cheounggu Station - Gwanghamun Station sebesar 1250 Won di cover T-Money. Keluar melalui Exit 2 lalu jalan sekitar 400 meter, sudah terlihat langsung megah nya Patung Kaisar Korea Selatan yaitu King Sejong. Kalian tidak akan melewati nya pasti. Tidak jauh dari Patung tersebut sudah terlihat Gerbang Utama dari Gyeobokgung Palace ini yaitu bernama Gwanghamun Gate. Sempatkan poto-poto dulu. Cuaca saat itu dingin sekali masih berkisar di 0 - 3 derajat celcius loh :) Untuk masuk ke area pelataran Gwanghamun Gate ini GRATIS tapi perlu di ingat hanya pelataran saja ya, dimana disini biasanya ada pertunjukkan The Gate Guard Changing Ceremony. Mereka melakukan upacara ini di jam tertentu jadi pastikan kalian tiba di waktu yang pas yaitu Pukul 10.00 WIT dan 14.00 WIT. Waktu pertunjukkan hanya 15 menit Masuk ke area pelataran Gwanghamun Gate ini sangat lah luas karena saya tiba sekitar pukul 09.50 WIT, cukup pas waktu nya untuk melihat pertunjukkan yang sebentar lagi akan di mulai. Jadi saya sempatkan untuk foto-foto sebentar di area ini Tidak lama sedang asik foto-foto beberapa petugas menarik tali semacam Tali Pengaman gitu di sekeliling area Gwanghamun Gate ini dan dari kejauhan tedengar suara Terompet. Tanda bahwa Ceremony akan di mulai. Saya pun langsung mencari spot di bagian depan agar bisa langsung melihat pertunjukkan nya. Pertunjukkan di mulai dengan Tentara Khas Korea Selatan pada jaman dulu yang dominan baju warna Biru membawa beberapa Bendera, yang kemudian di ikuti oleh tentara yang ber senjata lengkap seperti Pedang dan Tombak menggunakan baju dominan warna Hijau. Lalu di bagian belakang rombongan dari para Musisi dengan alat musik Khas Korea Selatan dengan pakaian mereka yang dominan Merah. Pertunjukkan selama 15 menit ini tidak ada yang spesial, hanya prajurit yang mengikuti Instruksi sang Kapten untuk berjalan teratur dan beberapa prajurit di tempatkan di bagian depan Gerbang untuk berganti posisi dari prajurit yang sebelum nya. Sedangkan para pemain musik terus berkumandang selama 15 menit pertunjukkan ini. Ekspetasi saya kira tadinya akan ada sedikit pertunjukkan mungkin adu pedang lah, silat lah, taekwondo lah atau apapun itu. Namun tidak ada, tapi ya gak papa mungkin memang Ceremony nya seperti ini heheh Selesai Ceremony ini, sebelum acara ini saya sudah melihat satu bangunan yang isi nya adalah penyewaan Kostum Prajurit yang tadi melakukan acara dan ini GRATIS, namun hanya buka setelah / sebelum acara Ceremony berlangsung. Jadi setelah ceremony beres saya langsung menuju ke tempat penyewaan ini yang kebetulan antri hanya 1 orang jadi gak nunggu lama. Penyewaan Baju Perang Korea Selatan Gratis ini letak nya jika kita masuk dari Gwanghamun Gate ada di sebelah kiri. Berupa rumah khas Korea Selatan disana ada plang nya kok. Dan waktu penyewaan hanya pada jam tertentu yaitu Pukul 10.15, 11.10, 13.10, 14.15, 16.15 WIT. First come first served. Dan pilihan kostum nya ada beberapa, saya pun pilih yang warna Biru atau disebut Jungbyoung Setelah dipanggil antrian saya masuk dan langsung dibantu petugas untuk mengenakan pakaian yang saya pilih, jaket dan tas bisa di simpan di loker di sini. Sedangkan waktu menggunakan pakaian ini untuk foto-foto di berikan waktu perorang selama 15 menit, dan boleh berkeliling di area Gwanghamun Gate ini. Juga boleh berfoto dengan Prajurit nya loh Sudah puas foto-foto dengan Baju Prajurit nya sudah 15 menit jadi saya kembalikan lagi ke petugas nya dan kali ini saya bersiap untuk ke area utama dari Gyeobokgung Palace nya. GYEONGBOKGUNG PALACE Gyeongbokgung Palace ini masih satu area dengan Gwanghamun Gate jadi kita tinggal jalan kaki saja, namun untuk masuk ke Palace nya kita harus membeli tiket. Tiket nya berada di sebelah kanan dari Gwanghamun Gate. Dan harga tiket nya untuk dewasa perorang adalah 3000 Won. Ada beberapa jenis tiket nya namun saya hanya pilih yang Gyeongbokgung Palace saja Masuk ke area Gyeongbokgung Palace ini karena masih awal Musim Semi jadi pohon-pohon Sakura nya juga masih belum berbunga, yap disini juga punya Pohon Sakura loh, jadi kalau datang pas musim nya bermekaran akan sangat bagus pasti Kompleks Gyeongbokgung Palace ini sangat lah luas, saya hanya sempat untuk mengelilingi beberapa tempat saja dari Main Palace, Rumah Kerajaan dan Gyeonghoeru sebuah Paviliun di tengah danau yang dulu nya berfungsi sebagai tempat jamuan makan malam terhadap tamu kerajaan. FYI Korea Selatan sudah tidak berbentuk Kerajaan lagi karena Monarki nya sudah di runtuhkan oleh Jepang ketika perang dan Korea Selatan sempat di jajah oleh Jepang. Sehingga semua Keluarga Kerajaan dan berdarah Kerajaan di bunuh. Sekarang Korea Selatan berkonstitusi Republik dan di pimpin oleh Presiden dan Perdana Menteri. Awal nya saya juga mengira mereka masih kerajaan, karena banyak Drama Korea aka DraKor yang menceritakan kisah tentang masa Kerajaan, apalagi dulu favorit saya adalah DraKor Princess Hours dan Prince Hours. Dan saya pun kecele ternyata hanya setting film saja Saya sudahi kunjungan di Gyeongbokgung Palace ini dan menuju ke destinasi berikutnya yang masih berada di area yang sama yaitu The national Folk Museum of Korea THE NATIONAL FOLK MUSEUM OF KOREA Keluar dari Gyeobokgung Palace ambil gerbang Timur kita akan menuju ke arah dari The National Folk Museum Of Korea ini (panjang ya namanya disingkat aja deh jadi National Folk Museum). Jalan kaki paling juga sekitar 10 menit jadi gak ada masalah kan heheh Oh ya yang menarik lagi adalah Tiket nya GRATIS loh. Di dalam museum nya yang tidak terlalu besar ini kita bisa melihat berbagai sejarah dari jaman Manusia Purba nya ala Korea (jangan bayangin Lee Min Ho jaman purba ya ) sampai ke jaman Kerajaan nya. Di bagi 4 lokasi sesuai Tema nya, cukup menarik untuk di pelajari jika kalian punya waktu, tapi sayang saya tak punya waktu banyak hehehe Setelah keliling di area National Folk Museum ini sekitar 30 menitan saya putuskan untuk lanjut lagi, namun di area luar dari Museum ini terdapat patung-patung unik yang bikin saya penasaran. Ternyata setelah di lihat patung-patung tersebut merupakan simbol dari 12 Shio menurut tradisi China loh, Ada shio macan, anjing, kelinci dll. Unik juga Tujuan saya untuk keluar dari area National Folk Museum ini ke arah Timur, namun di tengah jalan saya bertemu dengan sebuah taman yang lebih di peruntukkan untuk anak-anak, dimana terdapat ayunan dan patung dengan karakter lucu, juga beberapa kafe dan toko souvenir yang menarik. Cocok untuk spot selfie loh Sampai juga di Pintu Gerbang Utama dari National Folk Museum yang berada di Timur dari Gyeokbokgung Palace ini. Ada spot foto menarik yaitu logo dari National Folk Museum itu sendiri dan juga ada patung-patung yang unik dimana ada beberapa patung anak kecil yang di deretkan sedang nungging dan anak paling depan berdiri di hadapan mereka hahahah 9Gag Ruined Me Tujuan berikut nya adalah Bukchon Hanok Village yang letak nya tidak jauh dari National Folk Museum ini BUKCHON HANOK VILLAGE Cara paling gampang kesini yaitu jalan kaki saja ya karena menurut Google Maps dari National Folk Museum ini menuju ke Bukchon Hanok Village hanya sekitar 500 meter saja jadi sekitar 10 menit jalan kaki. Sepanjang jalan ini menemukan banyak banyngan-bangunan menarik loh. Seperti kumpulan Pohon Sakura yang walaupun belum bermekaran tapi cukup enak dilihat. Dan juga melewati salah satu cafe unik yang di depan nya terdapat Sebuah Boneka Beruang yang besar bernama Radio M Coffee Dessert or Me ? Saya tidak masuk ke cafe nya karena ya melihat menu nya harga nya agak mahal seh ya standar cafe-cafe di Jakarta lah. Jadi saya lanjutkan perjalanan. Setiba di titik yang di tunjukkan oleh Google Maps saya bingung, loh kok cuma jalan kosong saja dengan rumah-rumah di kiri kanan. Jalan nya juga kecil. Apa saya salah jalan ya, tidak nampak seperti "Village". Akhirnya saya coba google apa seh Bukchon Hanok Village itu Oooo baru ngeh ternyata Bukchon Hanok Village itu ya ini sebuah jalan di antara Gyeongbokgung Palace dan Jongmyo Shrine dengan desain rumah di sekitar nya yang masih Rumah Tradisional Korea disebut Hanok. Setelah saya ingat-ingat lagi emang benar juga seh di beberapa DraKor ada setting seperti di Jalan kecil dan kiri kanan nya banyak Rumah Hanok hahahah Setelah melihat cewek yang menggunakan baju khas Korea disebut Hanbok di atas baru lah saya lebih ngeh, ternyata Bukchon Hanok Village ini lebih berasa jika kita menggunakan Hanbok ketika berfoto di sini. Banyak kok penyewaan Hanbok di Seoul :) Lanjut perjalanan karena memang jalan ini hanya pendek saja, rute saya berikut nya menuju ke Insadong UNHYEONGUNG PALACE Ketika menuju ke Insadong melewati satu komplek Istana lagi bernama Unhyeongung Palace, yang tidak begitu besar namun karena penasaran dan masuk nya GRATIS jadi saya coba aja masuk. Oh ya jika kalian perhatikan dari Gwanghamun sampai sini dan nanti ke Insadong saya tidak menggunakan transportasi apapun alias jalan kaki, karena memang jarak nya berdekatan sekitar 10 - 15 menit jalan kaki loh Well sebenarnya nothing special seh disini mirip dengan Gyeobokgung Palace hanya kompleks nya lebih kecil saja, tapi ya cukup menarik juga untuk di kunjungi sekedar berfoto jika di Gyeobokgung rame disini kalian bisa dapat spot selfie kece yang sepi loh CHEONG GYE CHEON STREAM Untuk destinasi satu ini saya khusus menanyakan langsung ke Korean Holic di forum ini yaitu @mone karena saya agak bingung, karena ini stream atau aliran sungai jadi bingung ujung mana yang harus saya tuju untuk dapat lokasi yang keren nya. Dan menurut mone lokasi utama dari Cheong Gye Cheon Stream ini adalah dekat dengan Gwanghamun Gate. Ya sudah dari Unhyeongung Palace saya berjalan kaki ke arah Selatan dan akhirnya bertemu juga dengan aliran sungai ini, yang memang cukup panjang jadi tidak akan terlewatkan. Karena saya berada di sisi timur dari Gwanghamun jadi saya berjalan menyusuri sungai ini ke arah Barat. Dan selama berjalan di sisi sungai ini saya melihat memang aliran sungai nya sangat bersih. FYI sungai ini pada awal nya hampir sama parah nya dengan sungai di Indonesia sebut saja Citarum di Jakarta, kotor banyak tempat pemukiman kumuh dll. Namun pada tahun 2003 Walikota Seoul saat itu melakukan Restorasi Cheong Gye Cheon selama 3 tahun dan akhirnya menjadi seperti sekarang ini, air nya bersih dan sekitar nya juga sudah nyaman sekali. Restorasi bukan hanya dari infrastruktur nya saja, namun juga moral masyarakat nya agar ikut menjaga dan tidak membuang sampah sembarangan. Semoga saja bisa di tiru oleh masyarakat Indonesia umumnya dan khusunya warga Jakarta Akhirnya tiba juga ke area Cheong Gye Cheon Fountain merupakan area utama dari sungai ini. Disini terdapat sebuah air terjun mini buatan yang sangat cantik. Katanya kalau malam juga terdapat permainan lampu disini, jadi menambahkan kecantikannya INSADONG Lanjut dari Gwanghamun Station yang dekat Cheong Gye Cheon Stream menuju ke Jongno 3(sam-ga) Station yang dekat dengan Insadong. Insadong merupakan sebuah jalan Raya yang di kiri kanan jalan di bagian Pedestrian Walk banyak sekali pedagang baik itu Souvenir, Baju dan Makanan. Jadi salah satu sentra Shopping dan Kuliner di Seoul ini. Satu hal yang saya penasaran untuk coba di Seoul ini adalah Tteokbokki, pasti kalian udah tahu kan apa itu, yap salah satu jajanan khas Korea di setiap DraKor pasti nongol terus neh jajanan berupa Kue Beras dengan saos pedas nya itu. Inin sangat bikin saya penasaran banget. Kebetulan di Insadong ini banyak dan harga nya per cup 3000 won Makannya pun ala-ala DraKor berdiri dekat Ahjuma (Bibi penjual), dan di makan selagi panas, karena Seoul ini dingin dan gue langsung berasa Lee Min Ho hahahahha Karena kebetulan sudah jam makan siang sekitar pukul 12.30 WIT sudah saat nya untuk mencari makan dan saya putuskan untuk mencoba makanan khas Korea, tetap di area Insadong ini. Saya mencoba masuk ke beberapa gang nya dan menemukan satu restoran dengan menu makanan Korea Otentik namanya Tidak Tahu, karena huruf Hangeul Korea hahaha Tapi menu yang di tawarkan seperti Bulgogi, Gopchang Jeonggol, Yang Gomtang, dll. Jadi saya pilih lah di sini, namun jika saya di suruh tunjukkan alamat nya lagi, saya rasa akan sulit ketemu. Karena saya masuk ke salah satu gang / alley nya secara random saja. Tapi saya rasa di sekitar Insadong ini banyak kok Menu Restoran Korea Otentik. Ok saya mencoba untuk makan disini, restoran nya ternyata di dalam nya cukup luas dengan di bagi 2 area, area pertama meja dan kursi biasa dan area kedua Seperti Lesehan tapi ala Korea tentu nya. Saya memilih yang lesehan. Menu yang saya pilih adalah Bulgogi, dan Myeolchi Bap. Bulgogi adalah Makanan tradisional Korea berupa daging sapi panggang, sedangkan Myeolchi Bap adalah campuran sayuran. Tentu saja dengan pendamping Kimchi yang terkenal itu, kali ini saya makan Kimchi nya di Korea Selatan langsung Pertama ketika makanan nya datang, waduh banyak banget ini porsi untuk makan 4 orang sebenar nya. Apakah orang Korea Selatan kalau makan memang sebanyak ini kah hehehe. Yowes mubazir kan kalau gak habis. Yang saya coba pertama kali nya adalah Kimchi yang pasti karena saya penasaran, pernah coba di Bandung tapi ternyata agak beda rasanya Kimchi di Bandung lebih pedas, sedangkan yang di Korea Selatan ini lebih menonjolkan rasa Asam Manis, walaupun ada pedas nya. Untuk Bulgogi nya daging sapi nya enak di panggang merata, oh ya ada kuah nya yang ketika saya rasakan mirip kuah Mie Yamin Bandung heheh. Untuk Myeolchi Bap nya awal nya saya bingung bagaimana cara makan sayuran ini apakah satu persatu, ternyata kata pelayan nya harus di aduk dulu dan tambahkan Kimchi biar makin enak. Memang enak deh kalau tiap hari Salad nya seperti ini saya mau deh jadi vegetarian hehehe Untuk Harga Bulgogi Set 8000 Won, Myeolchi Bap 7000 Won. Jadi total 15.000 Won sekali makan, ini mungkin makan saya paling mahal selama trip ini. Tapi ya gak papa lah kapan lagi makan otentik hidangan Korea TAMIYA PLAMODEL FACTORY SEOUL Salah satu alasan kuat akhirnya saya mau ke Seoul juga adalah karena satu kata yaitu TAMIYA. Hahaha bagi kalian yang lahir jaman TVRI dan Dunia Dalam Berita, ada satu serial kartun Jepang yang sangat populer pada saat itu yaitu Dash Yonkuro, dan permainan yang di mainkan adalah balapan mobil Mini 4WD yang disebut Tamiya. Dan dari kecil saya sudah hobby dan mengumpulkan beragam jenis Tamiya ini, dan ketika sudah dewasa sekarang akhirnya saya punya kesempatan langsung datang ke Pusat Tamiya itu berada yaitu di Jepang. Nah Tamiya ini mempunyai toko Official yang di sebut Tamiya Plamodel Factory. Ada di beberapa negara salah satu nya Korea Selatan di Seoul. Saking ngebet nya kesini saya sampai konsultasi dengan petugas di Tamiya Plamodel Factory Seoul untuk arah nya dan di pandu oleh @mega_yoora tentu nya, kalau lokasinya ini di Gangnam tapi pinggiran nya heheh. Tapi apapun itu saya sempatkan kesini. Alamat lengkap Tamiya Korea Head Office nya berada di 215, Baumoe-ro, Seocho-gu, Seoul. Yang gampang nya adalah dari Yang-Jae Station (Line3) keluar Exit 8 ikutin Google Maps ke arah Showroom Chevrolet. Karena gedung nya bersebelahan Sebenarnya ada yang lebih mudah di In Yong-San I'Park Mall tapi itu cabang nya, mending saya ke pusat nya hehehe. Singkat cerita dari Insadong ke Yang Jae Station menggunakan Subway yang biayanya tetap 1250 won di cover oleh T-Money. Disini saya sempatkan belanja sekitar 35.000 Won, heheh borong soal nya kapan lagi ya kan LINE FRIENDS CAFE & STORE Katanya kalau udah di daerah Gangnam sekalian aja mampir ke Line Friends Store Garosu-Gil (Flagship), sebenarnya seh kesini gak sengaja tadi nya mau ke Rodeo Street yang katanya tempat Luxury and High End Fashion sekaligus tempat beberapa Agency Artis Korea. Tapi apa daya salah turun Station, harusnya di Apgujeong Rodeo Station, saya turunnya di Apgujeong Station heheh. Btw di tengah jalan menuju Line Cafe ini ketemu satu Clinic yang bagi saya unik seh, tpai mungkin bagi orang Korea Selatan biasa saja, yaitu Klinik Bedah Plastik, hahahha. Ya ternyata memang benar area Gangnam ini banyak sekali Clinic Plastic Surgery. Dan istilah "Permak Wajah" itu berlaku banget disini. Btw gue gak masuk ya, muka masih asli loh Ya sudah lah terlanjur sudah di sini, search google ada apa di sekitar Apgujeong Station dan ketemu lah ada Line Cafe salah satu nya di Seoul ini. Yowes saya jalan kesana sekitar 15 menitan tidak terlalu jauh ikuti saja jalan utama ini. Alamat lengkap nya di Gangnam-gu, 15 현대맨션, 535-. Google Maps KLIK Oke ada apa aja di dalam Line Friends Cafe & Store ini, ya sesuai namanya sudah jelas ada cafe dan toko souvenir ya hahah. Tapi kata Friends disini unik juga karena Line Friends disini kumpulan dari semua Karakter yang ada di aplikasi Line seperti Brown, Cony, dll. Ya semua tema dari Aplikasi Line ada disini dari suvenir sampai ke sajian makanan yang ada di Cafe. Hal yang paling pertama akan terlihat ketika masuk, kalian akan langsung bertemu sebuah boneka Brown, yang sangat besar. Jadi satu spot foto wajib pertama kalian. Lalu masuk ke dalam nya, mungkin bagi kalian pengguna aplikasi Line karakter-karakter yang ada disini familiar ya, tapi karena saya jarang menggunakan Line jadi agak asing. Dan saya rasa memang lucu dan unik saja seh. Ada 3 lantai di mana lantai 1 adalah Toko Souvenir, lalu Lantai Underground adalah Cafe, sedangkan lantai 3 Kantor. Saya penasaran dengan Line Cafe nya jadi langsung ke lantai bawah nya, ternyata cafe nya tidak terlalu besar malah kalau di bilang hanya 1/3 bagian dari lantai bawah ini, yang sisa nya juga di peruntukkan untuk Etalase Souvenir. Tapi akhirnya saya putuskan untuk mencoba satu Cake nya yang paling murah hahahah. Yaitu Brown Cheesecake seharga 12000 Won Sebenarnya seh Cheesecake biasa hanya saja pembungkus nya ada gambar karakter Brown nya dan rasa nya sama saja seperti Cheesecake biasa, mahal ya 12000 Won sekitar IDR 135.000 an. Tapi ya sudah lah namanya juga penasaran hehehe Tidak lama di sini karena saya juga memang sambil ngisi waktu sebelum janjian ketemu ama member Forum Komunitas Jalan2 Indonesia yang kebetulan tinggal di Seoul yaitu @mega_yoora dan @uphe. Kita janjian di Resto Imone Pajeon malam sekitar jam 7 an, Jadi sekarang sudah pukul 18.00 WIT jadi cukup waktu lah kesana PAJEON STREET Paling seru kalau ke luar negeri dapat teman baru ya kan, tapi lebih seru lagi kalau ke luar negeri ketemu teman yang di kenal baru via online dan akhirnya bisa janjian ketemuan di Negara Orang pula. Yup inilah yang terjadi dengan saya dan @mega_yoora kami kenal ya di Forum Komunitas Jalan2 Indonesia ini. Sedangkan dengan si @uphe judul nya ketemu lagi setelah bertahun-tahun gak ketemu, yang terakhir ketemu pas Jalan2 Bareng ke Malang-Batu acara Gathering Komunitas Jalan2 Indonesia sekitar tahun 2015 Dan tempat yang di rekomendasi ini Mega adalah Pajeon Street berawal dari chatting sebelum berangkat ke Seoul : A : Meg, ketemuan yuk tar di Seoul sambil kongkow dimana gitu Soju yang asik heheh B : Soju ya, ayo aja asal pas weekend, karena kalo weekdays kan besok nya kerja A : Nah pas tuh kan gue nyampe Jumat, Sabtu nya aja tuh B : Boleh lah, gimana kalo Pajeon aja di mix dengan Makgeolli ? A : Mak apaan ? Ya udah bebas aja yang penting enak aja hahah B : Oke tar meet up di Hoegi Station Line 1 Exit 1 ya Ya begitulah chit-chat singkat via Kakao Talk itu. Dan akhirnya saya pun menuju Hoegi Station dari Apgujeong Station - Oksu Station (Line 3). Pindah ke Line 1 menuju Hoegi Station. Tetap 1250 Won di cover T-Money Nah ternyata kalau mau ketemuan di Station itu memang harus detil seperti yang ditulis Mega "Hoegi Station Line 1 Exit 1". Ok Hoegi Station nya benar, Line 1 nya udah benar, nah yang saya gak cermati adalah Exit nya, karena saya pikir ya exit sama saja deh dekatan ini masih satu area. Ya sudah saya keluar Exit 2. Padahal si Mega sudah nungguin di depan Exit 1. Saling mencari, akhirnya saya ditelepon via Kakao Talk, untuk kembali ke Exit 1 hehehe Ketemu lah dengan Mega dan temannya Ivan orang Indonesia juga tepatnya Lampung, sedangkan Mega dari Jakarta yang asli Medan, berarti semua nya orang Sumatera termasuk saya lahir di Palembang hahaha. Jauh ya orang Sumatera rantauan nya ke Negeri Orang demi sesuap Pajeon dan seteguk Makgeolli hahhaha Yowes tidak lama si @uphe dan temannya pun datang dari "Luar Kota" Seoul. Akhirnya kami langsung menuju ke sebuah Restoran langganan Mega yang ternyata dekat Kosan dia juga hahah, yaitu IMONE PAJEON di Pajeon Street. Bagi kalian yang bingung cara menuju Pajeon Street (Pajeon Alley) / Nakseo Pajeon (Hangeul). Cukup menuju Hoegi Station Line 1, keluar Exit 1. Ketika keluar dari stasiun berjalan lah ke arah kiri sekitar 200 meter kalian akan menemukan banyak sekali Restoran bertemakan Pajeon. Kenapa di sebut Pajeon Alley (Street) ? Ya karena banyak Restoran Pajeon disini dan salah satu yang terkenal adalah IMONE PAJEON. Bagaimana penampakan Restoran atau lebih tepatnya di sebut Warung Makan / Warung Minum ala Korea ? Ya seperti bayangan saya dan banyak lihat di Drama Korea. Dimana tempatnya tidak terlalu luas, rame pengunjung, dan suara berisik dari para pengunjung heheh. Tapi memang inilah yang saya cari, merasakan jadi Anak Nongkrong Korea hahahah Kami pun pesan Paket Pajeon + Tteokbokki + Cheese Corn + Jjampong + Snack = 18.000 Won, lalu Makgeolli 4000 Won jadi total 22.000 Won, ini porsi buat ber 8 mungkin sedangkan kami saat itu ber 6, jadi jika di bagi 6 perorang jadi 3666 Won. Murah banget kan porsi nya juga banyak banget neh. Pajeon adalah makanan khas Korea yang berupa Pancake dengan berisikan Seafood di dalam nya, sedangkan Makgeolli adalah minuman beralkohol sekitar 6-8% hasil dari beras yang di kukus lalu di fermentasi, kalau kata Mega si air tajin hahah. Lalu ada Jjampong merupakan Mie Seafood dengan kuah pedas Anyway Pajeon dan Makgeolli nya emang juara banget, memang benar Pajeon pas banget minum nya Makgeolli loh. Seafood di Pajeon nya juga banyak banget campuran dari Udang dan Cumi gede-gede juga. Belum lagi makanan yang lain nya kenyang abis dah. Ini muka-muka para pelahap hahaha Akhirnya kami pun kenyang dan menyudahi acara makan-makan di negeri orang ini hahaha. @uphe dan temannya memutuskan untuk pulang ke asrama nya karena berada di "Luar Kota" Seoul dan ada jam malam, jam 11 malam pintu di tutup susah untuk masuk katanya. Sedangkan saya dan yang lainnya masih jalan menuju kampus tercinta @mega_yoora yaitu Kyunghee University. Yup dia sedang mengejar S2 disini jurusan nya saya lupa mungkin Sastra Korea, karena bahasa Korea nya fasih banget heheh Karena sudah malam tidak banyak yang di lihat dari Kyunghee University ini, tapi sepanjang jalan ke Kyunghee, Mega menjelaskan kalau toko-toko di sini tergolong murah karena harga pelajar. Dari makanan sampai ke fashion Ya akhirnya kami memutuskan cukup sampai disini untuk meet up kali ini, saya dan Ivan akhirnya pulang bareng menggunakan Bus yang memang searah ke Kosan dia dan penginapan saya di Dongdaemun (tapi saya harus naik Subway lagi). Bus juga di cover oleh T-Money dan keren nya harganya tetap 1250 won, dan ketika naik Kereta juga tidak di potong lagi loh. Jadi 1250 Won tadi Bus + Kereta Subway. Memang bagus sekali mekanisme sistem transportasi nya Akhirnya menyudahi hari kedua ini dengan istirahat di Yakorea Dongdaemun Hostel karena sudah malam sekali. Dan besok adalah Hari Ketiga untuk explore Seoul lagi. Ditunggu lanjutannya ya PENGELUARAN DAY 2 LANJUT KE My Best Moments 5 Days in Seoul : Part 2
  40. 8 points
    deffa

    3 Hari di Osaka Itu Seru Loh

    Hola Deffa Here !!! Akhirnya saya mulai menulis Cerita Perjalanan Explore Kansai selama 5 hari dari perjalanan saya kemarin 7-11 Maret 2016. Perjalanan yang sangat menyenangkan dan juga menegangkan. Kok menegangkan ? Karena saya harus berhadapan dengan Last Minute Call, bukan hanya sekali namun 3 kali hahahah Yup rute perjalanan saya yaitu 2 hari di Osaka dan 2 hari di Kyoto - Nara. Jadi kali ini saya akan membahas tentang perjalanan saya ke Osaka dulu agar tidak terlalu panjang membaca nya ya. Semoga tulisan saya ini bisa menjadi informasi buat kalian nanti Word of Advice tulisan ini sangat panjang semoga kalian tidak bosan membaca nya ya, tapi harus di baca dengan seksama kalau kalian mencari info yang detil loh DAY 1 : 7 Maret 2016 Itinerary Day 1 : Bandara Hussein Sastranegara Bandung Bandara KLIA2 Makan Siang di Restoran Nyonya Colors KLIA2 Bandara Kansai International Airport Menginap di Kansai International Airport Akhirnya hari yang di nanti pun tiba setelah hasil hunting tiket promo Air Asia tahun lalu, saya mendapatkan harga tiket ini One Way Bandung - Kuala Lumpur - Osaka sebesar Rp, 1.400.000 atau 1,4 juta rupiah. Untuk pulang nya saya dari Seoul jadi nanti kita bahas itu. Pesawat pukul 08.30 WIB berangkat dari Bandara Hussein Sastranegara Bandung menuju KLIA2 Malaysia. Saya sudah tiba di bandara sejak pukul 07.00 WIB. Karena belum sarapan saya putuskan untuk membeli roti di Circle K terdekat. Ketika mau membayar saya cek dompet, baru lah teringat Uang Yen Jepang dan Won Korea Selatan saya tidak ada. Sontak lah saya kaget dan panik. Saya baru ingat jika uang tersebut masih tersimpan di Lemari pakaian saya di rumah. Tanpa pikir panjang saya langsung mencari Ojek untuk kembali ke rumah, jarak dari Bandara ke Rumah itu sekitar 1,5 jam dan di tambah lagi ini hari Senin. Saya hanya bisa berdoa dan minta tolong ke tukang Ojek untuk melaju dengan sangat cepat. Di jalan menuju balik ke rumah ini saya sempatkan untuk Web Check In dan berhasil, singkat cerita, ketika saya sudah tiba lagi di bandara pukul 08.30 WIB pas, dan ketika saya tiba di dalam Bandara dari petugas bilang saya sudah tidak bisa masuk ke pesawat : Saya : Pak mohon saya untuk naik pesawat masih ada kan Petugas : Sudah ditutup pintu pesawat nya, sudah tidak bisa naik Announcer : Panggilan terakhir untuk bapak Deffa Utama Saya : Tuh pak masih ada tuh Last Call tolong pak Petugas : Bentar saya tanya dulu......... ok masih bisa katanya belum di tutup Saya : Wah terima kasih banyak pak Petugas : Ya sudah santai saja gak usah panik lagi, ditunggu kok sudah di kasih ijin Dan tepat pukul 08.40 WIB pesawat pun tinggal landas, dengan saya duduk di kursi di dalam pesawat dengan keringatan dan rasa panik yang masih melanda, dalam hati "Terima kasih tuhan, semoga tidak terjadi lagi kebodohan seperti ini" KUALA LUMPUR INTERNATIONAL AIRPORT 2 Di dalam pesawat saya pun akhirnya tertidur sebentar karena lama perjalanan ini sekitar 1 jam 30 menit. Dan ketika terbangun sudah landing di bandara KLIA2. Waktu menunjukkan pukul 11.00 WITA beda 1 jam lebih cepat dari Bandung. Karena penerbangan berikut nya adalah pukul 15.00 WITA tujuan Osaka Kansai International Airport jadi saya putuskan untuk mengisi perut yang sudah berteriak karena beban dari belum sarapan dan masih panik karena kejadian Last Minute Call tadi di Bandung. Saya pun memilih untuk makan di area Lantai 3 KLIA2 yaitu di dekat Terminal Keberangkatan. Makan di Bandara kalian pasti tahu donk yaitu Mahal. Tapi saya menemukan satu Restoran yang mempunyai menu enak dan Harga nya murah yaitu Nyonya Colors. Nasi Lemak Pandan nya cuma seharga RM 3.71 loh. Untuk review lengkap nya baca DISINI Jreng jreng disini malapetaka kembali terjadi, apa yang saya doa kan untuk tidak terjadi lagi akhirnya kejadian lagi. Dikarenakan saya terlalu santai di Restoran ini. Tidak saya sadari waktu sudah menunjukkan pukul 14.00 WITA. Kalian harus tahu jika penerbangan Internasional itu maksimal Check In adalah 1 jam sebelum keberangkatan. Dan saya sudah melewati waktu Check In Dengan kaget saya pun langsung buru-buru ke Counter Check In Air Asia, dan kondisi sedang sangat penuh. Saya bertanya kepada petugas yang ada disana Saya : Where can I check in my flight to Kansai ? Petugas : What time your flight is ? Saya : 3 pm Petugas : Its already closed, you should checked in 1 hour before you departure Saya : What, oh no, please can you help me there is still time before the flight Petugas : Ok why don't you go to counter 16 over there and try to check in Saya : Thank you Dan untung lah saya masih bisa check in, namun saya di suruh lari karena waktu hanya tinggal 50 menit lagi. Malapetaka lagi ketika masuk area Imigrasi. Kalian harus tahu bagian Imigrasi di bandara KLIA2 ini salah satu yang terlama di dunia. Kinerja petugas Imigrasi nya lambat sekali. Jika di perhatikan 1 orang bisa sampai 5 menit untuk di periksa. Sedangkan antrian sudah mengular. Disini saya sudah Hopeless. Namun tiba-tiba di belakang saya ada orang Indonesia juga yang bertanya : Orang : Mas mau ke Jakarta juga ? Saya : Gak mas saya mau ke Osaka Jepang Orang : Oh gitu, lambat banget ya ini, padahal saya flight Lion 15.30 WITA neh bisa telat Saya : Wah saya lebih parah mas 15.00 WITA dan sekarang udah 14.10 WITA Orang : Ya sudah kita berdoa saja ya mas, mudah-mudahan di kasih jalan Dan tiba-tiba saya melihat gerak-gerik petugas Imigrasi yang hendak membuka barisan baru untuk Counter di sebelah rombongan saya. Saya pun langsung dengan cepat pindah barisan dan berdiri paling depan. Pertolongan Tuhan masih ada. Saya pun melewati Imigrasi ini lebih cepat. Dan akhirnya saling tos dengan orang Indonesia yang saya ajak ngobrol Dari Imigrasi ini saya lari sekuat tenaga, untuk menuju Gate saya di P12 yaitu paling ujung. Kalian harus tahu jarak dari Imigrasi ke Gate itu sekitar 30 menitan jalan biasa. Dan waktu sudah 14.30 WITA gak mungkin saya jalan biasa. Lari lah saya sekuat tenaga dengan menggendong Backpacke seberat 10 kg mungkin. Tiba di area Gate sebelum di P12 di KLIA2 ini ada pengecekan Scanner lagi yang sangat ketat semua yang bematerialkan logam harus di lepas. Kacamata, Belt, Dompet dll. Akhirnya saya lepas Belt saya karena ada besi nya dan membuat celana panjang saya agak melorot. Petugas bertanya Petugas : Terbang jam berape ? Saya : Jam 3 pak Petugas : Sekarang 2:57 PM. ya sudah lari lari Saya : Iya pak terima kasih Dengan memegang celana panjang yang kedodoran karena belum sempat memasang Belt saya pun berlari. Dari kejauhan saya sudah mendengar "Kansai Last Call, Kansai Last Call". Saya pun berteriak dari jarak sekitar 100 meter mungkin "Kansai, Kansai". Untung petugas itu mendengar dan melihat saya berlari. Dia segera menghubungi rekan nya. Dan segera membantu saya membawakan tas dan memeriksa dokumen. 15.00 WITA akhirnya saya sudah duduk di kursi Air Asia X. Dan pukul 15.10 WITA pesawat pun berangkat. Dan dalam hati "Ya Tuhan 2 kali saya melakukan kebodohan ini, semoga tidak ada yang ketiga". Perjalanan sekitar 6 jam dari KLIA2 ke Kansai International Airport, kebetulan di dekat saya juga ada orang Indonesia yag mau liburan ke Jepang jadi ada teman ngobrol. KANSAI INTERNATIONAL AIRPORT Selama perjalanan ini saya tidak bisa tidur antara Excited dan masih Parno akan Last Minute Call tadi. Tidak terasa ternyata sudah landing saja di Kansai International Airport sekitar pukul 22.00 WIT (beda 2 jam lebih cepat dari Indonesia). Rencana saya malam ini menginap di Bandara Kansai International Airport untuk menghemat biaya menginap semalam. Untuk maskapai Low Cost biasanya mendarat di Gate yang agak terpisah dari Bandara jadi ketika kalian turun dari pesawat akan menggunakan semacam Shuttle Train menuju Terminal Kedatangan Bandara KIX. Sedangkan maskapai yang tidak Low Cost seperti Garuda, langsung mendarat di Gate Terminal Kedatangan. Menginap di Bandara Kansai International Airport emang bisa ? Bisa donk dan sudah banyak yang mencoba, akhirnya saya pun merasakan nikmat nya Kursi Sofa di Bandara KIX ini saya pilih di Lantai 2 Terminal Keberangkatan. Untuk info lengkap Cara Menginap di Bandara Kansai International Airport baca DISINI Malam itu saya tidak bisa tidur jadi saya putuskan untuk membuat Itinerary. Heheh saya memang tipe yang Berangkat dulu Itinerary belakangan. Jadi selalu membuat itinerary ketika sudah tiba di TKP. Saya pun membeli Onigiri seharga 100 yen di Family Mart terdekat, karena sedikit lapar Sekian untuk Hari Pertama yang melelahkan. Ingat jangan sampai kalian mengalami Last Minute Call ya, karena itu melelahkan Jasmani dan Rohani loh PENGELUARAN DAY 1 DAY 2 : 8 MARET 2016 Itinerary Day 2 : Universal Studios Japan The Wizarding World of Harry Potter Osaka Castle Takoyaki Making J-Hopper Osaka Guesthouse Masih di Kansai International Airport dan pukul menunjukkan 05.00 WIT, saya putuskan untuk berangkat karena menggunakan kereta pertama dari bandara KIX ini. Dan saya sebelum nya sudah membeli Kansai Thru Pass dari Indonesia secara online, yang berguna untuk menggunakan semua Transportasi umum yang ada di Kansai ini selain dari Perusahaan JR, seharga 5200 Yen untuk 3 hari penggunaan. Info lengkap cara membeli dan penggunaan nya Baca DISINI Saya tinggal menukar bukti pembelian ke bagian Counter dari Nankai Train Railways yang berada di bandara KIX ini, dari Terminal Keberangkatan tersebut tinggal keluar saja menuju pintu utama tetap di lantai 2 dan setelah di luar akan melewati semacam jembatan. Lalu kita akan bertemu dengan semacam Gerbang di sebelah Kanan untuk menuju ke Stasiun Kereta JR dan di sebelah nya Nankai Line Sebelum nya saya ke kantor Nankai dulu untuk menukar bukti pembelian menjadi kartu Kansai Thru Pass. Karena saya yang duluan dan pertama jadi proses cukup cepat. Oh ya saya juga memutuskan untuk menggunakan kartu ICOCA yang fungsi nya di gunakan untuk semua moda Transportasi dari perusahaan JR. Di Ticket Vending Machine di dekat sini. Harga kartu nya 500 yen dan Saldo saya isi 2000 yen jadi total 2500 yen Tapi jika kalian sudah mempunyai kartu PASMO dari kunjungan di Tokyo, tidak perlu lagi membeli kartu ICOCA karena fungsi nya sama saja dan PASMO CARD bisa di gunakan di Kansai untuk transportasi dari JR. Oh ya saya sempat membeli Onigiri lagi di Family Mart 2 buah seharga 220 yen untuk sarapan heheh Langsung menuju Nankai Line dan menggunakan Kansai Thru Pass ini. Tujuan saya adalah ke Fukushima Station jadi saya harus berkali-kali ganti Kereta di beberapa Station. Kereta pertama Nankai Airport Line Rinku Town Station. Lalu ganti Nankai Main Line menuju Namba Station, lalu Hanshin Namba Line menuju Amagaski Station, terakhir Hanshin Main Line menuju Fukushima Station. Atau bisa coba rute berikut Perjalanan dengan rute ini cukup panjang dan lama, total menghabiskan waktu sekitar 2 jam, namun karena semua di cover oleh Kansai Thru Pass jadi tidak perlu membayar lagi. Tujuan saya yang pertama ini ke penginapan untuk mandi dan menaruh tas yaitu di J-Hoppers Osaka Guesthouse J-HOPPERS OSAKA GUESTHOUSE Letak nya memang dekat dengan Fukushima Station namun yang JR Fukushima Station bukan yang Hanshin Fukushima Station. Karena saya di Hanshin Fukushima Station harus jalan sekitar 10 menit ke JR Fukushima Station lalu 3 menit ke penginapan nya. Cukup mudah di cari kok. Dan penginapan ini worth sekali. Untuk pengalaman menginap di J-Hoppers Osaka Guestouse baca DISINI Semalam untuk Private Room nya seharga 6000 yen Setelah check in dan mandi saya pun beranjak untuk ke destinasi pertama yaitu ke Universal Studios Japan. Yup salah satu impian saya adalah bermain di Theme Park di seluruh dunia jadi salah satu nya disini, apalagi di sini ada Wizarding World of Harry Potter salah satu favorit saya. Saya sebelum nya sudah membeli tiket Universal Studios Japan dari Indonesia membeli nya dari Jalan Tour Travel Agent seharga 7400 Yen sudah termasuk Pajak. Untuk cara pembelian nya Tiket Universal Studios Japan di Indonesia baca DISINI Rute saya kali ini menuju UniversalCity Station karena terlalu jauh dan makan waktu jika menggunakan Hanshin Main Line (Kansai Thru Pass). Saya putuskan menggunakan JR Fukushima Station saja jadi menggunakan ICOCA,. Rute nya adalah JR Fukushima Station (JR Kansai Airport Rapid Service for KANSAI AIRPORT) - NISHIKUJO Station (JR Yumesaki Line for SAKURAJIMA) - UNIVERSALCITY. Total seharga 160 yen UNIVERSAL STUDIOS JAPAN Ok tiba lah di Universal Studios Japan sekitar pukul 10.00 WIT, ternyata sudah rame gak ngaruh walaupun datang pas Low Season dan Weekdays tetap saja ramai. Dari Universal City Station saja sudah mulai rame nya. Dan kebetulan hari ini di buka penjualan Annual Pass USJ sebesar 10000 yen murah banget. Karena saya sudah membeli tiket sebelumnya jadi tinggal masuk saja dan tidak lupa mengambil Map USJ yang luas ini. Karena gerbang utama nya sedang di renovasi jadi background nya agak kurang bagus hehe, tapi bola dunia khas Universal Studios tetap ada Karena disini sangat ramai jadi ya saya sudah maklum tidak akan banyak mengunjungi wahana nya, karena destinasi utama saya kesini yaitu Harry Potter jadi saya langsung antri untuk mengambil Timed Entry Ticket di dekat Gerbang masuk Harry Potter. Kebetulan dapat di pukul 12.30 WIT, jadi masih ada waktu. Universal Studios Japan sendiri di bagi beberapa wilayah : New York Hollywood Parade San Francisco Jurassic Park Amity Village Universal Wonderland Water World Yang pertama saya temui dari pintu masuk adalah area Hollywood disini kita bisa melihat bangunan-bangunan ala abad pertengahan dan juga beberapa Cosplay dari film-film hollywood Karena bingung mau kemana, saya langsung menuju ke wahana Back To The Future. Karena ya saya pernah mengalami masa kejayaan Film ini jadi bernostalgia dulu Disini sebenarnya ada wahana Ride nya yang 4D tapi karena malas antri jadi saya gak ikutan, gila antri nya sampai 2 jam loh. Di sekitar sini juga ada wahana The Amazing Adventures of Spiderman berupa wahana Ride 4D yang kebetulan antrian untuk Single Ride nya tidak terlalu lama sekitar 20 menitan ya sudah saya ikut disini dulu deh Di The Amazing Adventures of Spiderman The Ride ini mirip dengan Transformer 4D Ride nya Universal Studios Singapore loh. Jadi kalian naik di semacam Jet Coaster gitu lalu menggunakan kacamata 4D untuk menonton aksi Spiderman menyelamatkan dunia melawan musuh-musuhnya. Cukup tegang karena jet coaster nya yang jungkir balik. Sambil menunggu waktu lagi saya menghabiskan dengan berkeliling di area San Francisco. Disini ada wahana Jaws namun karena sedang di Maintenance jadi tidak buka, cukup untuk foto-foto saja deh di area Wharf nya. Dan ternyata di USJ ini lagi demam Minions, sampai ada makanan berbentuk seperti bakpau di hias warna kuning mirip Minion, namun sayang Tidak Halal jadi saya tidak mencoba. Oh ya di area San Francisco ini banyak bangunan yang kece-kece loh untuk background foto-foto seru. Jadi jangan sampai di lewatkan ya heheheh Dan akhirnya Pukul 12.30 WIT pun tiba saya langsung bergegas ke Gerbang The Wizarding World of Harry Potter dan menunjukkan Timed Entry Ticket kepada petugas di persilahkan masuk. Yes akhirnya bisa merasakan dunia nya Harry Potter juga. THE WIZARDING WORLD OF HARRY POTTER Masuk area Harry Potter kita akan melalui jalan dengan rimbunan pohon pinus di kiri dan kanan ditemani dengan suara kodok jadi semacam kesan mistis gitu, tidak jauh kita akan bertemu dengan Weasley Flying Car, itu loh Mobil Terbang yang ada di Buku Kedua Harry Potter, pas Ron Weasley jemput (menyelamatkan) Harry di rumah nya Uncle Vernon, karena gak boleh lagi sekolah di Hogwarts. Oh ya antri ya poto nya, seperti biasa Turis dari Cina Tiongkok bikin ulah gak mau antri heheh Lanjut kita akan bertemu Gerbang Utama dari The Wizarding World of Harry Potter ini, kalau di Film ini adalah gerbang nya Desa Hogsmeade. Jadi yang pertama kita masuki adalah memang Desa Hogsmeade seperti yang di film nya. Masuk ke Gerbang Hogsmeade kalian tidak akan pernah bisa melepaskan pandangan dari satu bentuk yang ikonik yaitu Kereta Hogwarts Express, yup kereta yang muncul di tiap Buku dan Film Harry Potter ini nongol juga disini. Lengkap dari Lokomotif sampai Gerbong nya. Bahkan di Gerbong nya kita bisa berfoto mengenakan pakaian Hogwarts dan di dalam Kompartemen khusus seperti di Film. Harga sewa dan poto nya 3000 Yen. Jalan lagi di dekat sini ada Zonko Jokes & Tricks Shop lalu di sebelahnya ada Honeydukes. Di dalam Zonko kalian bisa menemukan semua alat kejahilan yang sering di bawa oleh Fred & George Weasley. Seperti Puking Pastilles, Screaming yo-yo dll. Sedangkan di Honeydukes kalian akan menemukan yang paling terkenal adalah Bertie Bott's Every Flavour Beans. Dan dijual dengan harga 3000 yen Nah yang paling saaya tunggu-tunggu juga untuk datang kesini adalah mencoba Butterbeer, oh kalian penggemar Harry Potter pasti penasaran kan gimana seh rasa Butterbeer itu ? Apakah beer ? Apakah Butter ? Apakah Es Krim ? hahahah. Akhirnya saya mencoba nya dan ini momen yang sangat priceless banget dah Ada stand atau lebih tepatnya Barrel Stand di depan Honeydukes ini yang menjual Butterbeer seharga 900 yen dan 1200 yen. Jika 1200 yen kalian juga mendapatkan gelas / mug khas Butterbeer seperti di film, jika 900 yen hanya menggunakan mug biasa. Saya pilih donk yang 1200 yen buat kenang-kenangan hehehe Mau tahu rasa nya kayak apa ? Bilang aja penasaran ye kan ? hahahahaha (devil smile / gak ada emot nya ). Ok jadi gini Butterbeer ini terdiri dari 2 komposisi Butter dan Beer. Butter itu sendiri yang berada di atas seperti buih warna putih itu, rasanya manis seperti krim Susu Vanilla. Lalu untuk Beer nya rasanya berupa Root Beer yang kayak di A&W itu loh atau kalau jaman dulu Sarsaparila hahah Pokoknya enak banget, saya minum nya pun dikit-dikit takut cepat habis hahah, biarin katro jalan-jalan sambil megang minuman. Oh ya di tempat saya bersantai sejenak sambil minum Butterbeer ini adalah Barvish Banges, disini ada Owl, yup kalian tahu kan di serial Harry Potter, Owl (burung hantu) juga memegang peranan penting. Apalagi di buku terakhir Deathly Hallows, Hedwig lah salah satu yang menyelamatkan Harry Potter Nah disini kita bisa bertemu dengan Live Hedwig well at least ada putih-putih nya lah ya, kalo Hedwig kan Snow White banget putih semua se badan-badan hahah. Tapi gak boleh mendekat jadi poto nya harus dari jauh Three Broomsticks nah kalau yang ini saya tidak sempat masuk karena di sini berupa Restoran, ya mirip seperti di film dan buku seh berupa tempat makan, tapi yang unik adalah satu papan pengumuman yang bertuliksan "Have You Seen This Wizard?". Di depan restoran ini, karena seperti yang kalian bisa tebak di ambil dari film ketiga Harry Potter and The Prisoner of Azkaban yaitu ada Sirius Black disana Selanjut nya kita akan bertemu dengan Restoran Hog's Head. Kalau di serial nya di sini restoran underground yaitu restoran nya para penjahat atau orang-orang yang di Blacklist. Jadi kesan nya agak suram gitu. Nah di depan ini ada satu gedung yang unik yaitu Owl Post, yup disini tempat semua Post dari Owl di kumpulkan, banyak sekali Owl disini walaupun bukan Owl asli tapi nuansa nya seperti di kandang burung hantu. Lengkap dengan surat-surat dan lain sebagai nya. Oh ya di bagian tengah ruangan ini ada The Monster Book of Monster yang di kasih Hagrid ke Harry Potter, di sini juga dia bisa bergerak loh Oh ya di sini juga jual souvenir khas Harry Potter dan yang paling keren adalah disini jual Jubah sekolah Hogwarts dari masing-masing House Grtffindor, Slytherin, Hufflepuff, Ravenclaw. Tapi mahal banget 12000 yen Lanjut di depan dari Owl Post ini ketemu dengan Ollivanders Maker of Fine Wand Since 382 BC. Yup ini Ollivanders Shop yang terkenal itu, dimana Harry mendapatkan Wand pertama nya disini. Dan di sini juga ternyata ada atraksi nya loh, antrian nya tidak panjang hanya menunggu sekitar 20 menitan. Kita akan masuk ke Ollivanders Shop dan akan menyaksikan suatu teatrikal seorang Shopkeeper yang di tunjuk oleh Ollivanders untuk membantu kami para Murid Baru memilih Wand. Dan dalam teatrikal ini ada satu yang di panggil secara Random, untuk memilih Wand nya. Dan adegan berikut nya persis seperti pertama kali Harry memilih wand dimana ruangan menjadi berantakan karena salah Wand. Dan akhirnya ketika Wand yang di pilih sudah ditemukan, dia yang di tunjuk untuk maju itu bisa mendapatkan Wand tersebut secara Gratis. Enak banget ya, padahal gue udah sengaja berdiri paling depan tapi gak di tunjuk huhu, harganya kalau beli 3.800 yen Keluar dari Ollivanders Wand Shop ini kalian akan langsung melihat kemegahan Hogwarts Castle dari jauh. Wuih keren abis dah, apalagi di tambah danau di sekitar nya itu loh keren juga. Tenang dan adem rasanya Nah di jalan menuju Hogwarts Castle ini kalian akan menemukan suatu pertunjukkan dari akademi Beauxbatons dan Durmstang Institute yang memperagakan tarian nya seperti di film Harry Potter ke empat Goblet of Fire. Bagus loh sayang jika di lewatkan Dari sini juga kita sudah bisa melihat kemegahan dari Hogwarts Castle, disini sebenarnya ada wahana unggulan nya yaitu Harry Potter The Ride 4DXD, namun kalian bisa bayangkan berapa lama antrian nya 1 - 2 jam ? Wah itu sih biasa, ini seh antrian nya 5 jam dan masih naik lagi. Gila gak tuh, saya pass deh. Saya pilih untuk mengelilingi Hogwarts Castle nya saja dan menelusuri ruangan dalam Castle. Masuk ke Castle nya dengan penerangan cukup gelap jadi kurang bagus untuk poto namun saya bisa gambarkan, disini kita akan menjelajahi dari Ruang Kelas, Ruang Kelas Potion nya Professor Snape, Ruang Poto Headmaster terdahulu, Ruang Headmaster Dumbledore lengkap dengan Pensieve nya, dan Ruang Defends Against Dark Arts Magic Gggiilllaaa puas banget muterin ini Castle, dan setelah keluar Castle ini pun kita bisa berfoto ria di dengan bendera ke 4 House of Hogwarts. Saya pilih Slytherin karena saya rasa, saya emang cocok dengan filosofi Salazhar Slytherin ahahahah Di dekat sini juga ada penjual Souvenir saya sempatkan untuk membeli Gantungan Kunci berbentuk Deathly Hallows, lumayan harganya 1200 yen. Sudah puas lalu saya pun putuskan untuk menyudahi kunjungan di sini, selama jalan keluar saya memilih untuk mengambil jalan Diagon Alley. Disini bisa melihat Quidditch Shop dan Wiseacres Wizarding Equipment Akhirnya saya keluar dari The Wizarding World of Harry Potters karena lapar saya mencoba mencari makanan ringan dan menemukan Hot Dog seharga 800 yen, dan saya makan di pinggir Wharf sambil menyaksikan wahana Jet Coaster yang sedang lewat. Dan akhirnysa saya keluar dari Universal Studios Japan sekitar pukul 16.00 WIT dan masih ada cukup waktu saya putuskan untuk menuju ke Osaka Castle. Niat hati ingin melihat Sakura semoga sudah ada yang Early Bloom. Rute yang saya lalui adalah Universal City Station - Nishikujo Station - Bentencho Station - Tanimachiyoncome Station, seharga 400 yen di cover oleh ICOCA OSAKA CASTLE Untuk menuju Osaka Castle kalian di sarankan untuk melalui Otemon Gate itu berada di area South West dari Osaka Castle jadi Station terdekat adalah Tanimachiyonchome atau Tanimachi-4-Chome. Karena jika melalui Otemon Gate ini kalian akan langsung bertemu dengan Nishinomaru Garden. Taman yang sangat cantik apalagi jika musim semi dengan bunga Sakura Namun sayang karena saya tiba sudah sore dan lagi Sakura belum mekar, jadi saya tidak bisa masuk kesana. Saya langsung menuju ke Tower Utama saja. Namun lagi-lagi karena sudah sore Tower Utama di tutup Puku; 17.00 WIT dan tidak bisa masuk ya sudah poto di depan saja Di area ini juga terdapat Museum Osaka Castle yang juga tutup pukul 17.00 WIT jadi hanya bisa di poto dari luar saja. Oh ya jika kalian mau bermain kano di sekitar Osaka Castle ini bisa loh dengan menyewa kano seharga 200 yen. Apalagi jika pas musim Sakura bagus banget pasti Dan akhirnya saya sudahi hari kedua di Osaka ini dengan berkunjung ke Osaka Castle. Namun malam nya saya sudah ada acara di penginapan saya yaitu J-Hoppers Osaka Guesthouse dimana kami akan di ajak untuk membuat Takoyaki seru tuh. Rute pulang nya saya menggunakan Kansai Thru Pass. Tanimachiyonchome Station - Hiasghiumeda Station - Umeda Hanshin Station - Fukushima Hanshin Station di cover oleh Kansai Thru Pass J-HOPPERS OSAKA GUESTHOUSE Pukul 07.00 WIT saya sudah berkumpul di Lobby Hostel bersama tamu yang lain yang mau ikut event Membuat Takoyaki bersama dan bertemu dengan Mr. Yano selaku Manager dari j-Hoppers Osaka ini yang akan mengajak saya dan beberapa tamu lain yang ikut untuk membuat Takoyaki. Ada sekitar 5 orang yang gabung dari berbagai negara, Saya, Momo Hanada dan Yuki Yamamoto dari Okayama Jepang, Andrew Voegel dari United States dan Eric Chen dari Taiwan Untuk cerita lengkap keseruan Acara Takoyaki ini kalian bisa baca DISINI Untuk biaya acara Takoyaki ini perorang 600 yen Demikian lah petualangan Hari Kedua ini yang sangat seru akan di lanjut di Hari Ketiga nanti ya, tunggu saja keseruan berikutnya PENGELUARAN DAY 2 DAY 3 : 9 MARET 2016 Itinerary Day 3 : Umeda Sky Building Shitennoji Temple Shinshaibashi Daisho KitKat Store Curry House CoCo Ichibanya Bangun pagi sekitar pukul 06.30 WIT kondisi di luar ternyata hujan, dan setelah mengecek prakiraan cuaca hari ini, Kansai Area di selimuti hujan seharian. Ya sudah jadi memang itinerary harus rubah dan mungkin akan mengecil Saya awali dengan sarapan membeli Cup Noodles rasa Kare + Onigiri Salmon dari Seven Eleven terdekat. Seharga Cup Noodles 280 yen dan Onigiri Salmon 120 yen, total 400 yen. Memang mahal ya hanya untuk sarapan saja, ya beginilah di Jepang. Karena hujan jadi saya agak santai pukul 07.00 WIT saya sudah ready namun saya habiskan waktu dengan mengadakan Mini Concert di Lobby Guesthouse, karena ada gitar disana. Dan kebetulan teman baru saya Eric Chen suka mendengarkan musik, dia request beberapa lagu dari saya, lalu di ikuti juga Meg dan Keiko Yang paling saya ingat ketika membawakan lagu dari Meteor Garden - Qing Fei De Yi, mereka semua tahu loh lagu ini. Eric Chen dari Taiwan jelas tahu karena F4 Meteor Garden berasal dari sana, namun Meg dan Keiko yang asli Jepang mereka juga tahu hahahaha. Sekitar 10 lagu saya bawakan dan tidak terasa sudah pukul 10.00 WIT, saya putuskan untuk memulai perjalanan. Destinasi pertama saya putuskan ke Umeda Sky Building UMEDA SKY BUILDING Umeda Sky Building ini ternyata lokasi nya dekat dari J-Hoppers Osaka Guesthouse, bisa berjalan kaki sekitar 15 menitan. Dan tiket masuk nya pun bisa di beli disini lebih murah. Harga Tiket Umeda Sky Building 700 yen, namun beli di J-Hoppers Osaka Guesthouse seharga 650 yen, lumayan irit 50 yen Saya pinjam payung dari guesthouse dan memulai perjalanan 15 menit yang butuh perjuangan, karena selain hujan, cuaca dingin nya itu sangat menyulitkan. Berkali-kali saya mampir dulu di Seven Eleven atau Family Mart terdekat untuk menghangatkan badan. Rute untuk ke Umeda Sky Building sangat mudah kalian tinggal search di Google Maps Umeda Sky Building, dan ikutin saja petunjuknya. Namun setelah saya tiba di titik yang ditunjuk, belum menemukan Bangunan yang khas Umeda Sky Building. Malah berada di depan Hotel The Westin. Baru setelah bertanya-tanya ternyata Umeda Sky Building ini ada di area dalam dari The Westin, jadi memang harus masuk dulu Umeda Sky Building adalah bangunan tertinggi ke 19 yang berada di Osaka ini. Dan mempunyai Floating Garden yang berada di Roof Top setelah lantai 46. Terdapat observation deck di lantai 40. Naik dari Entrance West, kalian harus menuju lantai 39 untuk membeli Tiket Masuk. Dan lanjut lagi ke lantai 46 untuk ke Floating Garden nya. Sepanjang lantai ini kalian akan menemukan maket dari Umeda Sky Building ini juga, dan ada toko souvenir, serta semacam Kuil Kecil untuk berdoa Tiba di lantai 46 kalian akan mulai bisa melihat betapa tinggi nya bangunan ini karena akan menaiki elevator yang beralaskan kaca, jadi kita bisa melihat ke bawah, ngeri-ngeri sedap gitu heheh. Lalu naik lagi ke Roof Top untuk menuju Floating Garden nya. Di Roof Top ini kita bisa melihat kota Osaka secara 360 derajat dan juga terdapat area Gembok Cinta loh Namun karena hujan jadi saya tidak berlama-lama disini, angin nya juga kencang sekali. Saya putuskan untuk kembali lagi ke guesthouse untuk Check Out karena perjalanan saya dari Osaka ini akan langsung ke Kyoto, namun akan mampir dulu di beberapa destinasi terlebih dahulu. Destinasi selanjutnya ke Shitennoji Temple SHITENNOJI TEMPLE Saya sudah mendengar jika Shitennoji Temple ini sedang ada renovasi dan hari itu kondisi sedang hujan tapi saya tetap ingin mencoba kesana. Karena selain temple nya saya ingin coba kue Dorayaki yang khas, yang katanya ada di area Shitennoji Temple ini. Berangkat lah saya sekitar pukul 12.00 WIT dari penginapan Rute yang saya lalui menggunakan Kansai Thru Pass menuju ke Shitennoji Temple adalah sebagai berikut : Fukushima Hanshin - Umeda Hanshin - Higashi Umeda - Shitennojimae Yuhigaoka. Total 380 yen di cover oleh Kansai Thru Pass Dari Shitennojimae Yuhigaoka Station masih harus jalan kaki sekitar 10 menitan, di kala hujan itu jalan sepi seh namun dingin sangat terasa, jadi jalan pelan saja. Tapi enak seh jalan kaki di Jepang itu aman dan nyaman, jalan nya memang Pedestrian Friendly. Oh ya saya menitipkan Tas di Coin Locker di Shitennoji Station ini. Penggunaan nya sangat mudah kok tinggal ikuti saja cara nya dan ada bahasa Inggris nya dan juga harganya berbeda berdasarkan ukuran saya pilih ukuran yang sedang seharga 500 yen perhari Untuk cara penggunaan Coin Locker di Jepang baca DISINI Tiba di Shitennoji Temple tidak ada Tiket Masuk alias GRATIS dan suasana agak sedikit sepi, dan memang terlihat sedang ada renovasi, saya masuk dari gerbang utama. Terlihat gerbang dari Shitennoji ini cukup besar dan megah, mirip gerbang nya Sensoji Temple di Asakusa Tokyo Masuk ke area dalam nya langsung terlihat renovasi Temple utama di tengah-tengah yang sedang di kerjakan, jadi tidak bisa masuk ke area utama nya. Namun tetap bisa mengitari area Temple lain nya. Jika tidak sedang hujan pasti lah sangat indah. Saya masuk ke area semacam taman nya ini, terdapat beberapa temple kecil yang di hiasi pohon Sakura, namun belum berbunga Masuk lagi ke area Temple nya yang cukup besar di mana di bagian depan nya terdapat sebuah kolam yang sangat indah, menurut info petugas, di area ini lah ada beberapa toko souvenir termasuk juga penjual Kue Dorayaki khas Sitennoji, namun di karenakan hujan dan mungkin juga weekdays hanya sedikit yang buka, dan Kue Dorayaki tidak buka. Ya tidak apalah saya menikmati keindahan Temple nya saja Oh ya di dalam Temple ini juga sedang ada Biksu atau Pendeta atau apa pun sebutannya sedang berdoa.Jadi jika kalian kesini jangan ribut-ribut ya Pukul 15.00 WIT saya sudahi kunjungan saya di sini dan kembali menuju Shitennojimeu Yuhigaoka Station untuk menuju destinasi berikut nya area Shopping Center Shinshaibashi SHINSHAIBASHI Rute saya dari Shitennoji ini ke Shinsaibashi adalah sebagai berikut : Shitennojimae Yuhigaoka - Tennoji - Shinshaibashi, sebesar 240 yen dan di cover oleh Kansai Thru Pass. Cukup dekat kan ya rute nya Sebenarnya gak niat kesini tapi karena ada titipan untuk membeli Benang Rajut di Daisho dan sekalian mau coba Nasi Kare yang enak katanya ada di sini jadi ya saya kesini deh iseng-iseng berhadiah hahaha. Dan ternyata banyak sekali exit nya loh jadi jika tujuan kalian ke Shinshaibashi-Suji. Gunakan exit Crysta ya. Patokannya ada Uniqlo di bagian depan Gerbang Shinshaibashi nya Shinshaibashi ini sangat lah panjang Shopping Center Complex terbentang dari Shinshaibashi Station sampai ke Yodoyabashi Station kebayang kan berapa panjang nya. Jadi dia hanya semacam jalan mirip lorong / gang yang di kiri kanan nya terdapat banyak toko baik yang Branded atau pun biasa, bahkan ada yang Toko menjual Barang Bekas juga. Rata-rata barang Fashion disini tapi ada juga restoran kok Bagi cewek pasti di sini adalah Surga ya, jujur saya tidak tahu apakah disini harga nya Murah atau Mahal tidak terlalu memperhatikan dan tidak tahu juga beda nya apa ahahahha. DAISHO JAPAN Jadi saya langsung menuju ke Daisho saja mencari Benang Rajut. Ceileh cowok kok maenan nya rajutan hahaha. Pasti kalian yang anak Komunitas Jalan2 Indonesia atau Forum Jalan2 udah tahu donk siapa member yang doyan merajut. Yup dia lah uni Vera @kimonoku dan dalam perjalanan ke Jepang kali ini saya kebetulan di bikinin Syal Rajutan nya loh, jadi lumayan menghangatkan leher di kala dingin begini hehehe . Daisho Japan ini One Stop Shopping with One Fix Price yaitu harga nya semua nya sama 100 yen kurang lebih. Yup jadi saya belikan uni Vera 3 buah benang rajutan yang saya gak tahu apakah udah benar atau belum hahaha. Total 300 yen, cukup murah kan. Kemarin saya ke Jakarta di Kemang ada juga Daisho tapi semua harganya lebih tinggi Rp. 25.000 atau 220 yen. KITKAT STORE Beres dari Daisho eh ketemu Toko KitKat. Wah kayak nya kalau ke Jepang gak bawa KitKat Green Tea gak afdol ya, yowes saya beli satu pak KitKat Green Tea seharga 800 yen. Lumayan lah sebenarnya buat ngemil selama di kereta hehehe. Beres dari KitKat Store saya sudah lapar soal nya sudah pukul 16.30 WIT dan belum makan siang, tapi saya sengaja seh belum makan siang karena mau mencoba Nasi Kare yang cukup terkenal di Shinshaibashi ini yaitu Curry House CoCo Ichibanya. CURRY HOUSE COCO ICHIBANYA Alamat nya rada bingung karena bahasa Jepang, pokok nya dari Gerbang Shinshaibashi-Suji lurus aja sekitar 300 meter (perempatan kedua) belok kanan nah dia ada di sana. Keliatan kok dan ada beberapa Plang petunjuk nya di area Shinshaibashi ini. Saya mencoba yang Shrimp and Asari Clam Curry with Cuttlefish dan dengan tingkat kepedasan Level 2 lalu kekentalan kuah karenya Mild level 3, dan juga nasi 300 gram. Oh ya disini unik setelah memilih Kare nya kita harus memilih ukuran nasi, tingkat kepedasan dan juga kekentalan dari kuah Kare nya yang tiap level nya berbeda harganya, semacam add on gitu. Jadi total 800 + 42 +63 = 905 Yen Ini pengalaman saya memakan Nasi Kare dan saya lakukan di Jepang. Dan saya bisa katakan ini enak banget banget banget hahah, saya nagih banget nasi Kare ini. Gak percuma saya sempatkan waktu ke Shinshaibashi ini. Rasa seafood nya yang di bakar terlebih dahulu enak banget terasa daging nya yang lembut. Lalu kuah nya itu loh di tenggorokkan hangat dan pedas nya ya tidak terlalu pedas seh tapi pas. Pokok pol deh, kalau kalian ke Jepang wajib coba Nasi Kare. Untuk review lengkap nya nanti saya tulis di topic berbeda ya Oh ya saking enak nya saya akhirnya beli Beef Curry Instant nya seharga 550 yen untuk di bawa ke Indonesia. Masih belum saya makan seh karena sayang hahahaha. Dan karena waktu sudah menunjukkan pukul 17.30 WIT dan hujan pun masih mengguyur, saya sudahi kunjungan saya di Osaka kali ini, dengan mengambil train dari Shinshaibashi menuju ke Kyoto dengan menggunakan Kansai Thru Pass dengan rute sebagai berikut : Shinshaibashi - Umeda - Osaka - Kyoto. Seharga 800 yen di cover oleh Kansai Thru Pass Yup demikian lah perjalanan 3 hari di Osaka ini tunggu lanjutannya perjalanan di Kyoto - Nara ya. Semoga info yang saya berikan ini berguna dan silahkan di Share jika berkenan PENGELUARAN DAY 3 INFO DAN TIPS TAMBAHAN Beberapa info dan tips tambahan yang kalian harus tahu mengenai Osaka : Jika kalian ingin melihat Sakura di Osaka paling bagus memang di Osaka Castle, harus di cocok kan waktu kunjungan dengan tanggal berbunga, sekitar Akhir Maret - Awal April Penggunaan Internet Smartphone di Jepang saya sarankan gunakan Sim Card Jepang seperti B-Mobile Visitor Sim 14 hari 2500 yen KLIK Antara Kansai Thru Pass dan ICOCA Card penggunaan nya berdampingan, karena ada wilayah yang tidak di cover oleh Kansai Thru Pass, begitu pula dengan ICOCA / PASMO Card Jika ingin ke Universal Studios Japan, lebih baik beli tiket di Indonesia baca caranya DISINI Jika ingin bermain di semua Wahana Ride di Universal Studios Japan termasuk Harry Potter The Ride, disarankan membeli juga tiket Express Pass agar tidak terlalu lama antri nya, namun harga tiket Express Pass dan tiket masuk Universal Studios Japan berbeda ya Selalu update tentang ramalan cuaca di Jepang, dari Smartphone karena prakiraan cuaca di Jepang cukup akurat Jika kalian tinggal di Guesthouse / Hostel cobalah ikuti Event-Event di penginapan tersebut untuk mendapatkan kenalan baru Baca Juga : Perjalanan Unik 5 Hari di Tokyo Jepang
  41. 8 points
    Hola Deffa Here !!! Wilujeng Sumping ka Bandung Sadayana :) Karena Bandung sekarang udah makin menjadi primadona wisata khusus nya area Jawa Barat, di karenakan sudah makin bagus nya infrastruktur yang ada di Kota dan Kabupaten Bandung. Maka saya akan bantu untuk membuat itinerary yang pas untuk kalian mengunjungi Bandung. Mengunjungi Bandung paling enak itu minimal 2 hari, namun paling enak dan santai itu 3 - 5 hari, karena biar tidak terburu-buru, apalagi weekend Bandung itu bakalan rasa Jakarta. Ya macetnya kendaraan dan juga orang-orang nya yang mungkin akan kalian temui orang Jakarta lagi heheh. Berikut Itinerary yang sebenar nya saya sadur dari tulisan Facebook Rommy Budax Badeur yang sedikit saya edit menurut pandangan saya : ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ITINERARY 2 HARI Day 1 Bandung Utara (Lembang) : Dusun Bambu Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch The Lodge Maribaya Floating Market Lembang Farmhouse Day 2 Kota Bandung : Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Cihampelas atau Jalan Riau (Wisata Belanja) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun Bandung ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ITINERARY 3 HARI Day 1 Bandung Selatan (Ciwidey) : Kawah Putih Curug Cipanji Situ Patenggang Ranca Upas (Penangkaran Rusa dan Camping Ground) Pemandian Air Panas Ciwalini / Cimanggu Perkebunan Teh Ciwalini Day 2 Bandung Utara (Lembang) : Dusun Bambu Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch The Lodge Maribaya Floating Market Lembang Farmhouse Day 3 Kota Bandung : Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Cihampelas atau Jalan Riau (Wisata Belanja) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun Bandung ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ITINERARY 4 HARI Day 1 Bandung Selatan (Ciwidey) : Kawah Putih Curug Cipanji Situ Patenggang Ranca Upas (Penangkaran Rusa dan Camping Ground) Pemandian Air Panas Ciwalini / Cimanggu Perkebunan Teh Ciwalini Day 2 Bandung Utara (Lembang) : Dusun Bambu Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch The Lodge Maribaya Floating Market Lembang Farmhouse Day 3 Kabupaten Bandung Barat (Padalarang) : Stone Garden Gua Pawon Day 4 Kota Bandung : Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Cihampelas atau Jalan Riau (Wisata Belanja) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun BandungSpoiler ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ITINERARY 5 HARI Day 1 Bandung Selatan (Ciwidey) : Kawah Putih Curug Cipanji Situ Patenggang Ranca Upas (Penangkaran Rusa dan Camping Ground) Pemandian Air Panas Ciwalini / Cimanggu Perkebunan Teh Ciwalini Day 2 Bandung Utara (Lembang) : Dusun Bambu Gunung Tangkuban Perahu Kawah Domas De Ranch The Lodge Maribaya Floating Market Lembang Farmhouse Day 3 Kabupaten Bandung Barat (Padalarang) : Stone Garden Gua Pawon Day 4 Kota Bandung : Tebing Keraton Cafe D'Pakar Goa Jepang, Goa Belanda dan Curug Maribaya (THR Juanda) Taman Film atau Taman Tematik lain nya di Dago Gedung Sate Jalan Braga Gedung Asia Afrika Alun-Alun Bandung Day 5 Kota Bandung Wisata Belanja Dan Kuliner : Saung Angklung Udjo Bukit Moko Cihampelas (Oleh-Oleh) Jalan Riau (Factory Outlet) Kuliner Batagor Kingsley di Jalan Veteran Jalan Cibaduyut (Belanja Sepatu) Kuliner Bu Imas di Kebon Kalapa Kuliner Ceu Mar di Cikapundung Taman Cikapundungiler ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Info Harga Tiket Masuk Beberapa Tempat Wisata di Bandung Harga Tiket Gunung Tangkuban Perahu Harga Tiket Kawah Putih ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Itinerary di atas bisa berubah secara flexible sesuai yang kalian mau, tapi di atas itu di bikin searah agar perjalanan nya tidak pulang pergi. Masih banyak tambahan itinerary lain seperti Kuliner, Wisata Budaya dll. Kalian bisa konsultasi ke saya langsung jika perlu bantuan itinerary tambahan. Karena seperti Saung Angklung Udjo ataupun Kuliner Street Gourmet itu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk di lakukan. Dan juga beberapa Taman Tematik Bandung yang makin kece juga bisa kalian selipkan di sela-sela waktu itinerary di atas Ya silahkan di coba itinerary nya, karena itinerary yang di bikin ini sudah searah dan bisa di lakukan sesuai hari yang di tempuh. Thx to bro Rommy Budax Badeur atas info sumber nya. Jika perlu SEWA MOBIL MURAH Di BANDUNG cek ke SINI Wilujeng Sumping ka Bandung IG / Twitter / Steller: @Deffa_Utama Facebook : Deffa Boys N Root
  42. 8 points
    deffa

    Kuala Lumpur Melayu Yang Modern

    Hola Momod Here !!! Kali ini mau nulis Field Report, perjalanan 10 hari saya ke 3 Negara : Malaysia-Thailand-Singapore Karena banyak jadi akan saya pecah menjadi 3 bagian cerita. Semoga bermanfaat bagi yang mau kesana untuk pertama kali, karena saya akan tulis se detil mungkin 13 Februari 2014 Dengan berbekal tiket Promo Air Asia 100 ribu rupiah Jakarta-Kuala Lumpur saya berangkat pukul 16.35 WIB Pesawat take off Soekarno Hatta - Kuala Lumpur International Airport (LCCT). Karena merasa lapar saya pesen lah Nasi Goreng Teri di Onboard Flight seharga 10 RM. Lumayan lah 19.35 WITA sampai di LCCT Kuala Lumpur disini cek imigrasi. Ya namanya juga Low Cost Carrier Terminal (LCCT) jadi agak kurang bagus penampakannya. Selesai imigrasi langsung menuju ke Terminal SKY BUS untuk berangkat ke KL Sentral. Oiya harga tiketnya 10 RM tapi kalo kalian booking via Air Asia jadi cuma 7.50 RM lumayan kan. Perjalanan sekitar 1 jam lebih akhirnya sampai di KL Sentral sekitar pukul 21.20 WITA. Oiya KL Sentral ini terdapat beberapa Train (LRT. KOMUTER, KLIA Express, MRT, KTM, MONORAIL) semuanya itu ter integrasi oleh 1 perusahaan yaitu RAPID KL termasuk BUS dalam kota nya. Nah khusus untuk KL MONORAIL kita harus keluar dari KL Sentral nyebrang jalan, perkiraan sekitar 300 meter untuk sampai ke KL MONORAIL. Penginapan saya sudah book via Agoda di Funky Guest House di Jalan Rembia dekat Jalan Alor seharga 133 RM untuk 2 malam. Jadi permalam 66.5 RM lebih murah daripada walk in yang 80 RM Lanjut dari KL SENTRAL MONORAIL - BUKIT BINTANG MONORAIL tiket seharga 2.10 RM. Turun di BUKIT BINTANG STATION MONORAIL, jalan ke arah Alor Street sekitar 500 meter sudah rame dengan pedagang makanan, Yup karena disini adalah surga Kulinernya KL. Saya putuskan untuk check ini dulu. Penampakan Guest House yang seperti guest house biasanya dan pemilik nya adalah Muslim India jadi ya begitulah. Kamar nya cukup, AC dingin, Kamar mandi kecil tapi bersih, tidak ada TV dan Breakfast. Sekitar pukul 22.30 WITA saya langsung cari makan di Jalan Alor karena sudah lapar, akhirnya saya putuskan untuk makan di salah satu kedai disana menu nya Nasi Lemak + Es Teh Tarik = 7.5 RM. FYI disini kebanyakan Chinese Food yang belom tentu HALAL bagi Muslim tapi ada beberapa kedai yang HALAL biasanya penjual nya keturunan India bisa dicoba. Untuk harga rata2 disini sama saja start dari 5 - 20 RM. Udah kenyang sekitar pukul 23.40 WITA saya putuskan untuk balik ke Guest House istirahat 14 Februari 2014 Yiha Valentine Days hahahahah iya keles yup ini hari kedua di KL planning udah mantap dengan itinerary. Oiya karena di Guest House gak ada sarapan jadi beli Sarapan Roti + Air Mineral di Sevel = 3.20 rm Pukul 11.00 WITA target pertama saya udah jelas kemana lagi kalo bukan PETRONAS TWIN TOWER, ke KL gak kesini kayaknya gak lengkap kan. Cek dan ricek ternyata dari BUKIT BINTANG bisa jalan kaki dan gak jauh juga. Yaudah saya jalan ditengah jalan lagi ada parade Barongsai mungkin masih dalam suasana Imlek disini Patokan untuk ke PETRONAS TWIN TOWER dari BUKIT BINTANG MONORAIL kita ambil jalan ke arah PAVILION MALL nah didepan Mall ambil jalan sebelah kiri tar ketemu jalan khusus penghubung antara Pavilion-KLCC-Petronas Twin Tower Spoiler Ok selama di dalam Pavilion Walk tersebut saya cukup terkesima dengan pembangunan Kuala Lumpur, saya kepikiran kalo ada terowongan dengan banyak orang lalu lalang gini di Indonesia pasti udah penuh dengan Jualan dan Pengemis Akhirnya sampai di ujung Pavilion Walk yang ternyata langsung tembus di depan KLCC, ada petunjuk yang mengarah ke PETRONAS TWIN TOWER harus lewat KLCC yaudah saya masuk. Di KLCC ini ya semacam mini mall lah ada Food Court dan ada KLCC Aqua Park nya juga. Tembus dari KLCC Tower ternyata langsung ke KLCC PARK dari sini udah keliatan jelas tuh PETRONAS TWIN TOWER nya tinggal jalan dikit aja. Oiya di depan KLCC PARK ini ada air mancur buatan yang tiap beberapa menit sekali melakukan manuvernya Spoiler Puas poto2 di depan air mancur saat nya masuk ke PETRONAS TWIN TOWER. Pertama kali saya masuk ke dalam gedung nya ya kayak gedung kantoran + mall dah, ada penampakan Formula 1 Petronas juga. Lurus terus akhirnya keluar dari Petronas Building dan sampe di depan PETRONAS TWIN TOWER nya poto2 bentar biar lengkap hehehe Spoiler Lanjut masuk ke Petronas Building nya untuk cari tahu naik ke atas TWIN TOWER nya. Ternyata ticketing nya ada di Lantai Bawah dan setelah saya cek Tiket untuk hari itu Sold Out jadi cuma bisa untuk besok, karena saya besok udah ada plan ya udah gak papa deh poto2 di dalam Booth Twin Tower aja + beli Es Krim Milo yang terkenal itu seharga 1.60 RM. Oiya untuk tiket naik Twin Tower nya perorang 80 RM. Spoiler Pukul 13.30 WITA udah mulai kelaparan neh kayak nya asik kalo cari kulineran ke daerah PETALING STREET Chinatown nya Kuala Lumpur cus berangkat. Oops disini saya lagi2 sok tau dan akhirnya nyasar, saya pikir Petaling Street itu di PETALING jadi saya ambil monorail Raja Chulan - KL Sentral 2.10 RM terus lanjut ambil Komuter dari KL Sentral - Petaling 1 RM. Dan apa yang terjadi pemirsa ternyata ini adalah Petaling Sub Districtnya Kuala Lumpur, yang saya tuju adalah Jalan Petaling yang tinggal turun 2 station aja dari Bukit Bintang damn Spoiler Ok akhirnya balik lagi ke KL Sentral pake Komuter dengan 1 RM kali ini langsung menuju Monorail KL Sentral - Maharajalela 1.60 RM. Sempet moto Sri Mariaman Temple dari atas Monorail keren juga. Jalan dikit ke arah penunjuk jalan Chinatown sampe deh di Petaling Street lagi pada siap2 buka toko nya kayaknya neh, jadi saya cari aja langsung makanan Food Courtnya disini. Saya makan yang prasmanan Nasi + Ayam + Sayuran + Chinese Tea = 6 RM. Agak lebih murah dari Jalan Alor. Oiya karena Petaling Street ini deket dengan Central Market jadi saya melipir bentar untuk cari tempelan Kulkas Petronas Twin Tower lumayan 2 biji 10 RM Spoiler Next sekitar pukul 16.00 WITA saya jalan kaki menuju ke MEDAN SQUARE (Dataran Medan), karena ya tidak begitu jauh dari Petlaing Street ini. Sampai di Medan Square langsung menuju Kuala Lumpur City Gallery (Free Entry) disini kita dapet semua info tentang Kuala Lumpur dan mereka juga punya maket kota Kuala Lumpur serta panduan2 wisata2 di KL GRATIS. Spoiler Di sebelah nya KL City Gallery ini ada MEDAN SQUARE, BANGUNAN SULTAN ABDUL SAMAD, ST MARY'S CATHEDRAL, VICTORY FOUNTAIN. Spoiler Sekitar pukul 16.30 WITA mas @samsudinzn dari Purwokerto kebetulan juga berada di KL dan kita janjian di Mesjid Jamek, langsung saya jalan kaki kesana karena deket saja. Dan sampe disana langsung bertemu beliau sambil nenteng minuman Orange Juice yang bikin saya ngiler akhirnya beli juga yang Blackcurrant dari penjaja makanan di deket situ seharaga 2 RM Spoiler Pukul 17.00 WITA akhirnya saya dan mas Samsudinzn putuskan untuk berangkat langsung ke Batu Caves biar gak ke malaman. dari LRT Mesjid Jamek - KL Sentral 1.30 M sajo. Lanjut pake Komuter KL Sentral - Batu Caves 2 RM. Perjalanan sekitar 20 menitan lebih lah. Pas sampe ternyata Batu Caves nya pas di depan Train Station, disana langsung kita putuskan untuk mendaki itu tangga sampe Puncak, tes fisik bahahahahah Spoiler Setelah menaklukan Batu Caves sampai puncak (Gua) akhirnya kita putuskan untuk pulang ke Bukit Bintang Pukul 19.00 WITA perjalanan Batu Caves - KL Sentral 2 RM Lanjut Monorail KL Sentral - Bukit Bintang 2.10 RM. Mas Samsudinzn ternyata stay di Hotel deket Monorail Bukit Bintang dan kita berpisah disini saya menuju Penginapan saya Beres istirahat mandi pukul 21.00 WITA perut lapar saatnya wisata kuliner lagi di jalan Alor. Kali ini saya cobain Nasi Goreng Kampung + Es Teh = 7.5 RM. Enak Pedas Gurih itu rasanya hehehe. Kebetulan di Jalan alor ini lagi ada festival Imlek nampaknya ada Barongsai Naga, Kembang Api dll. Spoiler Pukul 23.30 WITA saya akhirnya balik ke hotel dan istirahat buat besok prepare Day 3 di Kuala Lumpur 15 Februari 2014 Yup bangun pagi agenda terbesar hari ini adalah ke Bandara LCCT buat flight ke Bangkok pukul 19.00 WITA. Namun ada kesialan terjadi adaptor Laptop saya rusak kayak nya korslet, ya akhirnya saya putuskan untuk beli adaptor dlo di Electronic Mall deket Bukit Bintang namanya Low Yat Plaza, masuknya daerah Imbi seh tapi deket dari penginapan saya, jadi jalan kaki saja. Sampe di Low Yat Plaza pukul 12.30 WITA hunting2 adaptor akhirnya dapet yang lumayan murah 65 RM original. Sambil ngabisin waktu saya putuskan makan siang dlo aja kebetulan di KFC ada Lunch Treat (12 - 3 PM) paket kombo nya Nasi Kuning + Ayam + Salad + Cola = 6.50 RM Spoiler Beres makan siang sekitar Pukul 13.30 WITA saya putuskan untuk ke ISTANA NEGARA, berangkat monorail Bukit Bintang - Tun Sambanthan 1.60 RM. Nah dari sini saya dikasih tau oleh salah satu security Monorail yang baik hati kalo kita harus jalan kaki sekitar 15 menitan untuk ke ISTANA NEGARA. Berangkat jalan kaki lah saya, sampe disana ternyata lagi ada semacam upacara atau apalah jadi ISTANA NEGARA gak bisa di masukin. Tapi cukup lah poto2 di depan nya, oiya untuk tiket masuk ISTANA NEGARA dan Kompleks nya 50 RM Spoiler Ok udah pukul 16.00 WITA nampaknya udah cukup lah buat ke airport. Jalan lagi ke Monorail Tun Sambanthan tapi kali ini saya lanjutin jalan kaki ke KL Sentral karena emang deket cuma beda 1 blok doank. Beli tiket SKYBUS ditempat 10 RM sekali jalan. Sampe di Airport LCCT sekitar pukul 17.30 WITA lumayan lah killing time makan French Fries + Cola di Mc Donald seharga 5 RM. Pukul 19.00 WITA Boarding Air Asia menuju Negara kedua yaitu Thailand kota Bangkok Ditunggu lanjutannya Thailand - Singapore ya Kesan saya di Kuala Lumpur, kota yang mayoritas Muslim dan mengikrarkan sebagai negara Islam namun menghormati setiap agama, budaya yang berbeda. Sampai ke hal makanan / etnic yang berbeda. Kuala Lumpur kota yang modern dan sangat memudahkan warga dan turis akan sarana dan prasarana nya. Tips di Kuala Lumpur, biasakan untuk berjalan kaki dan untuk menghemat biaya biasakan naik MRT / Bus My Rapid yang sangat ter integrasi dengan baik satu sama lain. Selalu bawa minum karena udara di KL hampir sama panasnya dengan Jakarta namun tidak bikin lengket kulit. Air minum botolan yang pas dan murah merk Spiritizer dijual di Seven Eleven seharga 1.60 RM. Untuk internet kalo kalian jalan2 cuma 3 hari di KL cukup pake provider XL, tapi harus di aktifin dlo paket internet 1 bulan yang 50 ribu juga gak papa di Indonesia ya. Nanti dapat free internet selama 3 hari Kalo lebih dari 3 hari mending beli Provider lokal Digi ada paket 35 RM isi nya internet quota 1,5 giga untuk 2 bulan, bisa di beli di Airport, Sevel dll
  43. 8 points
    Tangkahan, The Hidden Paradise di Sumatera Utara merupakan julukan yang cocok untuk tempat yang satu ini. Sebagian besar kita tidak banyak yang tahu dan Tangkahan ini sudah lama dikenal oleh turis mancanegara, terutama bagi mereka yang berada di luar Pulau Sumatera. Tangkahan terletak di antara dua desa yaitu Namo Sialang dan Sei Serdang. Bagi orang Medan mendengar kata Tangkahan pasti akan terngiang dengan “Gajah”. Ya, memang karena tangkahan dikenal sebagai tempatnya gajah-gajah liar dan sungai yang berada di sini sangat jernih dan masih terjaga kebersihannya. Ekowisata Tangkahan hadir di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser yang terletak di Kabupaten Langkat Propinsi Sumatera Utara. Tangkahan mulai ramai dikunjungi karena panorama alamnya yang menakjubkan dan kesegaran udara yang disuguhkan membuat siapa saja betah berlama-lama di sini. Hutan Tangkahan umumnya sangat lebat di mana terdapat sungai, air terjun, air panas, lembah bahkan tumbuhan langka seperti Raflessia juga ada di tempat ini. Tak heran jika turis mancanegara mulai melirik Tangkahan The Hidden Paradise di Sumatera Utara sebagai tujuan wisata sejak dahulu kala. Objek wisata Tangkahan seolah menjadi daya magnet para pecinta keindahan alam, seolah tidak mau ketinggalan dengan yang lain, Komunitas Jalan2 Indonesia (Jalan2.com) Regional SUMUT pun mengawali kegiatan perdananya dengan mengadakan “ Gathering Regional SUMUT pada tanggal 25-26 Maret 2016 dengan spot wisata “ Tangkahan “. Yuk kita lihat apa saja yang di lakukan dalam kegiatan Gathering Regionl SUMUT untuk yang perdana ini. Peserta Gathering ; Sebenarnya kami sangat berharap jika semua member Jalan2ers yang ada di regional sumut bisa ikut bergabung dalam Gathering perdana ini. Di awal rencana yang kami bahas di Kopdar 1 dan kopdar 2, peserta Gathering perdana ini harusnya sekitar 15-20 orang, baik yang sudah join di forum Jalan2.com maupun yang belum join. Namun menjelang hari H, beberapa peserta batal ikut dengan alasannya masing-masing, bahkan salah satu peserta inti @pancaiwa terpaksa tidak bisa ikut gabung karena sakit dan harus opname di Rumah sakit ( GWS ya bro Panca …) sehingga sampai hari H peserta hanya tinggal 5 orang saja yakni : Kenzie @Dhistiraz, Aufa @Muhammad Al Aufa, Vean @Vean Tristan, Anjas @just0682, Arie @arie arhen lingga. Gathering Must Go ON, Hanya ber- 5 ? nggak papa…!! Rencana tetap harus berjalan… Akhirnya pada Jum’at, jam 6 pagi kami berangkat dari Medan menuju Tangkahan menggunakan mobil Avanza miliknya @Dhistiraz, lhoo kok pake mobil pribadi ? iyalah ..secara lebih hemat, wong cuman 5 orang kok .. Karena pada belum sarapan, kami singgah dulu mencari sarapan lontong sayur di samping Pom Bensin dekat kawasan Tomang elok sekalian isi full bahan bakar, setelah perut terisi kami lanjutkan kembali perjalanan. Selama perjalanan selalu aja ada yang jadi bahasan, apapun itu !! … Rute Perjalanan ; Rute perjalanan menuju tangkahan, Dari Medan – Binjai ( bisa dari kota binjai atau bisa juga ambil jalan pintas Jl. Megawati ) menuju Stabat, setelah melewati jembatan panjang sampailah kami di Simpang 3 Hinai, ini adalah patokan awal kita untuk menuju tangkahan. Dari simpang 3 Hinai ini belok ke kiri menuju tangkahan, Bagi yang belum pernah kesana ikuti aja terus jalan besarnya meskipun akan ketemu beberapa persimpangan jalan, karena jalan menuju ke Tangkahan lebih besar dan lebih baik dari jalan-jalan yang lain. Jika Anda bingung menentukan arah jalan, silahkan tanya saja ke penduduk setempat arah menuju Tangkahan, semua pasti tau…hahaha.. Sekitar 1 jam perjalanan sampailah kami di desa Cinta Raja, nah buat agan-agan tidak membawa perbekalan makanan ada baiknya singgah ke Warung Nasi dulu disini untuk isi perbekalan meskipun ditempat tujuan sebenarnya juga ada. Seperti kami, kami membeli nasi bungkus + cemilan pisang goreng di sini. Rumah makan yang kami singgahi, ternyata juga menjadi pavorit para wisatawan yang akan menuju tangkahan, karena biasanya wisatwan sering mampir kemari untuk mengisi perut sebelum melanjutkan perjalanan, bahkan beberapa diantaranya adalah temen-temen dari media televisi dan artis yang berkunjung ke Tangkahan, begitu kata pemilik warung nasi. Hemm… Yuk lanjutt perjalanan, setelah beli nasi bungkus kami melanjutkan perjalanan, nah di ujung desa cintaraja ini jalan Aspal yang muluspun selesai …ahhaha , dan kami pun harus menempuh perjalanan sepanjang 15 km dengan kondisi jalan berbatu dan berdebu dengan pemandangan kanan kiri pohon sawit. Oops jangan bilang aduuh dulu gan…. Meski bukan aspal, berbatu dan berdebu kondisi jalan bagus tidak ada lubang , mungkin baru di perbaiki kali ya.. Nah selama perjalanan yang melewati perkebunan kelapa sawit ini akan ketemu banyak persimpangan jalan perkebunan, pastikan agan-agan memperhatiakan Papan petunjuk arah menuju Tangkahan. Biar nggak salah belok ya gan..hehehe Tapi jangan takutlah..di setiap simpang pasti ada kok Papan Petunjuknya. Dan sekitar 45 menit dari warung nasi tadi dengan kecepatan 10-20km /jam ( jalan santai ) sampailah kami ke tempat yang di tuju, TANGKAHAN !! Jadi total perjalanan dari Medan – Tangkahan sekitar 3 jam sudah termasuk berhenti untuk jepret” dan pipis hiks.. Cek Point TANGKAHAN; begitu memasuki wilayah wisata petugas wisata sudah menunggu di depan dan kamipun harus menghentikan mobil, dan membayar tarif masuk per orang dan parkir mobil ( Rp. 3.000.-/orang dan Rp. 10.000 parkir mobil ) Murah kaaaann… Penginapan di TANGKAHAN; Setelah memarkirkan mobil kami pun turun untuk mencari penginapan. Sebenarnya kami sudah booking sebulan sebelumnya untuk 7 kamar, namun karena perubahan peserta kami memutuskan untuk membatalkannya dan memilih untuk go show aja, dan setelah bertanya ke abang-abang ( panggilan khas medan ) yang lagi duduk di warung nasi, dan ternyata dia juga seorang Guide kami pun di tunjukan ke penginapan yang paling ujung namanya Green Lodge , biar pun paling ujung tapi punya kelebihan lhoo .. Yaitu penginapan kami berada persis di samping penangkarang Gajah dan tempat pemandian Gajah dengan tarif Rp. 150.000 / kamar utk 2-3 orang. Fasilitas kamar mandi di dalam. Kegiatan Hari Pertama ; setelah makan siang ( makan nasi bungkus ) si Guide yang menunjukan penginapan tadi pun mendatangi kami dengan senyuman yang ramah sambil menawarkan ke kami Paket Tubbing, dan setelah tawar menawar harga akhirnya kami sepakat untuk Ikut paket Tubing dengan biaya Rp. 110.000 /orang, dan kamipun turun ke bawah menuju sungai, tepatnya pas di area pemandian Gajah, dan sampai sana Ban-ban besar sudah di persiapkan dan dirakit menjadi satu. Paket tubbing yang kami ikuti adalah paket sedang, dengan spot point Pemandian Gajah- Air terjun kecil-Batu Loncat- Hot Spring, Taman kupu-kupu – Air terjun besar. Kegiatan Hari Kedua; Jam 6 pagi kami sudah bersiap-siap untuk menikmati mandi pagi di sungai yang berair sangat jerniih dan suegerrr..!! Sekitar 2 jam kami bermain air, perut pun bunyi minta di isi.. Sarapan sarapan… untuk sarapan kami makan POP Mie aja + Teh manis panas, sambil menunggu acara yang paling di nanti yaitu acara Memandikan Gajah…. Sekitar jam 8.30 an Gajah-gajah sudah mulai dikeluarkan dari kandangnya dan berbaris teratur menuju ke pemandian. Nah sebagai info; untuk mengikuti acara memandikan Gajah hanya sudah membeli tiket memandikan gajah seharga Rp. 150.000 saja yang boleh masuk ke lokasi pemandian, padahal sangat banyak orang yang ingin menyaksikan acara sakral tersebut, sampai ada anak-anak lucu yang nyletuk “ Loh masa kita yang memandikan gajah, menggosok-gosok badannya kok kita yang bayar? Harusnya kitalah yang dibayar ..” heheheh dan kami pun ikut ketawa.. Sempat juga kami bertanya kepada petugas informasi “ mengapa kami yang tidak membawa tiket nggak boleh masuk? Kan pingin juga sih lihat…. Dan petugas dengan kesopanan dan keramahannya pun menjelaskan kepada kami, bahwa hal itu memang terpaksa di lakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan, misalnya karena terlalu rame orang apalagi para pengunjung biasanya gemes liat baby gajah yang sangat imut terus ngelus-ngelus di khawatirkan induk gajah akan marah atau panik, nah jika sudah kejadian gini akan repot karena gajah bisa tidak terkendali… it’s OK.. we know lahh….. Ya sudahlah Jepret” dengan background Gajah pun sudah memuaskan hati….hiks… Nah Bagi Anda yang pingin Trekking Naik Gajah silahkan membeli tiketnya seharga Rp. 800.000/orang ( baik Turis asing maupun Domestik ) pada musim normal ( Low Season ), dan Rp. 1.000.000.- / orang ( Asing /Domestik) pada musim Liburan ( High Season ). Perlu di ketahui bahwa; sebagai patokan musim libur adalah masa liburan Eropa buka Indonesia, yakni bulan Mei – Oktober, di bulan ini turis dari eropa sangat banyak, dan biasanya mereka sudah booking jauh hari utk trekking Gajah. Sehingg bulan Mei-Oktober di tetapkan sebagai High Seasion dan selain bulan itu di anggap sebagai Low Seasion. Bagi Anda yang hanya ingin menaiki Gajah, Anda bisa beli tiket Naik gajah keliling penangkaran seharga Rp. 30.000.- Namun kondisi ini hanya jika Gajah sudah kembali dari Trekking normal, atau ada Gajah yang menganggur, mengingat jumlah gajah yang terbatas. Note : Hari Jum’at tidak ada kegiatan Gajah. Hunting Penginapan; mengapa kami hunting penginapan padahal kami sudah mau pulang ? jawabannya adalah “ Untuk Anda !! “ Ya benar untuk Anda.. Dari pengalaman kami ketika merencanakan perjalanan ke mari, kami tidak memiliki referensi penginapan yang lengkap. Sehingga kami sepakat untuk mencari info ini secara lengkap, dengan tujuan agar kunjungan berikutnya bisa lebih jelas dan buat Anda yang belum pernah kemari juga bisa booking penginapan. Berikut Penginapan yang Ada di Tangkahan; MEGA INN Kontak Person : Bpk. MEGA DEPARI ( Owner ) – 085371122213 Posisi Paling Strategis terletak di area persimpangan sungai ( pusat pemandian ) Jumlah kamar : 19 kamar, 4 kamar berada di tepi sungai ( River view ), 2 Family Room ( Rp. 30.000/orang ) Rate : Rp. 100.000.-/malam utk 2-3 orang , extra bed : Rp. 50.000.- Fasilitas hotel : Restoran dan Aula pertemuan Fasilitas Kamar : Kamar mandi didalam, meja kursi, Hammock ( tempat tidur ayunan didepan kamar ) Cek out : Jam 12 siang, atau jam berapa cek in jam segitu pula cek out nya, tapi mereka bilang itu hanya lihat kondisi aja, kalo nggak rame yang boleh aja jam cek outnya molor… Rate Restoran : lihat Menu Parkir kendaraan :silahkan parkir di Parkir Umum di samping Cek Point, banyak tempat dan aman GREEN LODGE Kontak person : Fernando / Novita - 081370084859 Posisi : Paling Ujung / hulu sekitar 500 meter dari Cek Point, Disamping Penangkaran Gajah, dekat dengan tempat pemandian Gajah. Jumlah Kamar : 15 kamar, 4 kamar river view ( pemandangan sungai ) Rate : Rp. 150.000 / malam utk 2-3 orang, extra bed. Rp. 50.000.- Fasilitas Hotel: Restoran, Parkir speda motor / Mobil di depan penginapan. Fasilitas kamar : Kamar mandi, sower, dan meja kursi ( air langsung dari sumber mata air yang di alirkan ke hotel ) Rate makanan : Nasi Putih 1 porsi : Rp. 5.000.- / Indomie rebus – Rp. 13.000.- Popmie Rp. 8.000.- Nasi+ayam Rp. 20.000, Nasi + Ikan Laut Rp. 17.000, Kopi Tubruk Rp. 5.000 yang lain gak sempet nanya hehehe TANGKAHAN INN Kontan Person : Darwin ( Owner) – 085206408090 Posisi : sebelum Green Lodge Jumlah kamar : 10 kamar, 4 kamar view sungai ( 2 kamar diantaranya Harga : Rp. 200.000 ) Rate : Rp. 150.000 / malam 2-3 orang, extra bed Rp. 50.000.- Cek Out : jam 2 siang, atau lihat kondisi Fasilitas : Restoran luas, parkir kendaraan MOUNTAIN VIEW COTTAGES & RESTAURANT Contak : 082360437146, 08126579113, 081263520408 Posisi : sebelum Tangkahan Inn Rate : Rp. 150.000/ malam 2-3 orang, extra bed Rp. 50.000.- Fasilitias : Restauran, parkir kendaraan DREAM LAND RESORT Reservasi: 081269631400 or 081269699057 ( Ucok ), 081260611218 ( Suka ) Posisi di pinggir sungai, sebelah MEGA INN, Jumlah kamar : 3 kamar Rate : Rp. 150.000/malam 2-3 orang, extra bed Rp. 50.000.- Fasilitas : Restauran JUNGLE LODGE Contact : Sitepu - 081376334787 Posisi belakang Megga Inn Jumlah kamar : 9kamar Rate : Rp. 150.000/malam 2-3 orang, extra bed Rp. 50.000.- Fasilitas : Restauran BAMBOO RIVER ( Black Tiger Lodge ) Contact : Wak Youn - 085358676372 Posisi belakang Megga Inn Jumlah kamar : 9 kamar Rate : Rp. 150.000/malam 2-3 orang, extra bed Rp. 50.000.- Fasilitas : Restauran LINNEA RESORT Contact : Benny – 081260463071, 081370531176(kinul), Posisi belakang Megga Inn Jumlah kamar : 8 kamar Rate : Rp. 150.000/malam 2-3 orang, extra bed Rp. 50.000.- Fasilitas : Restaurant, Aula meeting Wisata Kota Binjai ; Sekitar jam 2 siang kami pulang dari tangkahan, dan mampir ke Kota Binjai untuk menikmati ES Krim di HAWAII resto & ICE Cream Café, es krim di sini adalah yang paling favorit di kota ini. Setelah puas makan es krim, kami jalan sebentar mengitari kota binjai, dan mampir ke area wisata kuliner di Jl. Bangkatan. Disini kulinner macem-macem, nggak kalah dengan yang ada di kota medan. Udah kenyang ???...yuk lanjut Mampir ke Binjai Super Mall, dengan langkah cepat kami menuju ke CINEMA 21 Nontooon… ?? Yups.. “ SPIDERMAN vs BATMAN Mungkin masih panas kali yee itu film, jadi semua studio full seat, akhirnya kami dapat yang jam 21.15, nggak papalah meski udah malem, …tapi tetep aja kami dapet seat di baris ke 5 dari depan. Nah mungkin karena pada kecapean dari siang muter-muter pas kena ademnya ruangan studio langsung ada yang ngorok hisk…, malah si @arie arhen lingga , ampe pules dan kebangun pas film udah mo abis, pas ada adegan Superman terbunuh, Arie (sambil ngucek mata): “ Tadi Superman mati kena apa ya …?? Dan tidak berapa lama pintu EXIT studio pun terbuka…… yups kami melajutkan perjalan pulang ke Medan, dengan hati yang senang…………… OK lah… itu adalah acara Gathering Regional Sumut yang perdana Kami berharap untuk Gathering Regional kedepan peserta bisa lebih banyak lagi….Amiinn.. Setelah Agan-agan membaca rentetan kegiatan kami di atas, berikut adalah Tips dan info tambahan yang mungkin berguna buat agan : Transportasi : - BUS Pembangun Semesta ( Anda naik dari terminal Pinang Baris ) dan akan berhenti pas di pemberhentian terakhir di Cek Point Tangkahan. Saya lupa tarifnya: tapi sekitar Rp.15.000- Rp. 20.000 gitu… - Taxi ( travel ), Mini bus, Kendaraan pribadi. - Untuk Sedan, kurang di sarankan, karena ada beberapa bagian jalan yang berlubang ( sayang lecet gan..) - Jika Anda menggunakan Speda Motor, sebaiknya gunakan perlengkapan yang cukup ( Helm, masker, dan sebaiknya membawa perlengkapan tambal ban, mengingat di 15km terakhir adalah jalan berbatu dan disarankan Agan berangakat tidak sendirian, mana tau ada masalah dengan speda motor anda jadi ada yang standby. Pergi bersama rombongan mungkin lebih asik… - Bahan bakar : untuk mobil sejenis Avanza bajet Rp. 150.000 sudah cukup untuk PP, karena hanya di pakai untuk pergi dan pulang saja, selama disana mobil hanya terparkir. Rute : Tangkahan Dari Jalan raya Medan – Stabat – Terminal Bus Hinai (bukan terminal besar, tapi disimpang ini biasanya bus ngetem ) dari simpang ini Belok Kiri menuju Sawit Sebrang – Batang Serangan-Simpang Robet – Tangkahan. Jangan khawatir di setiap persimpangan akan ada papan petunjuk arah ke Tangkahan. Tarif Masuk & Parkir : - Biaya masuk Rp. 3000.-/ Orang - Parkir Roda 2 Rp. 5000.- - Parkir Roda 4 Rp. 10.000 - Biaya nyebrang jembatan gantung Rp. 3000.-/orang jika agan ingin menyebrang lewat jembatan, tapi jika agan pobia ketinggian yang nyebrang naik getek( prahu penyebrangan ) aja, ongkos suka rela aja. Kalo nggak mau ya nyebrang aja wong nggak dalam kok sungainya…keliatan dasarnya, paling hanya se pinggang… Paket Wisata : a. Mandi di sungai sepuasnya Nggak bayar b. Paket Wisata Goa ( Domestik ), Goa Kambing Dan Goa Kelelawar + Makan Siang & Peralatan+ Tubbing (pulang nganyut lewat sungai) hinggak ke Air terjun Besar Rp. 300.000.-/orang, Guide : Darwin ( owner Penginapan Tangkahan Inn ) - 085206408090 c. Paket Camping di dalam Goa Air Terjun 2Hari 1 Malam Include : Tenda, makan, perlengkapan lain2 + Tubbing ( pulang nganyut lewat sungai ) pokoknya terima beres Rp. 800.000.-/orang, Guide : Darwin ( owner Penginapan Tangkahan Inn ) - 085206408090 d. Paket Camping di area camping / luar goa 2hari 1 malam include : makan, tenda, peralatan lain2 + Tubbing ( Pulang nganyut lewat sungai ) pokoknya terima beres : Rp. 650.000.-/orang, Guide : Darwin ( owner Penginapan Tangkahan Inn ) - 085206408090 e. Paket Tubing sedang, dari pemandian Gajah- sampai ke air terjun besar (Spot terakhir ) Include Makan siang Rp. 135.000.-/orang. Dan Jika tanpa makan siang Rp. 90.000.-/orang – paket ini di pandu oleh Guide : Darwin ( owner Penginapan Tangkahan Inn ) - 085206408090 f. Paket Tubing Sedang , dari pemandian Gajah - sampai ke Air terjun besar (spot terakhir) Tanpa makan siang Rp. 120.000 / orang . khusus yg ini kami maren nego jadi Rp. 110.000/orang, Paket Tubing ini dengan Guide : Boy – 082277158251 g. Paket e & f rutenya sama, hanya harga yang beda, karena kebetulan kami ketemu dengan guide pertama ( boy ) ya ikut harga yang Rp. 110.000/orang udah nego. Coba ketemu yang Guide Darwin kan hanya Rp. 90.000.- kan bisa hemat 20 rebu ..hiksss, So Guys…pandai pandailah nawar harga… h. Paket Trekking Gajah – Low Seasion Rp. 800.000.-/orang dan High Season Rp. 1.000.000.-/orang, *high seasion ikut liburan eropa yakni bulan Mei – Oktober, selain itu di anggap Low sesion, meskipun di indonesia sedang musim liburan. Tips: - Sebaiknya agan-agan membawa sendal gunung, jangan sendal jepit bakal putus gan.dan jangan nggak pake alas kaki, soalnya selama kegiatan tubbing kita akan banyak berjalan di bebabutan di dasar/pinggir sungai, dan membawa sepatu gunung jika agan-agan memang mau ikut paket wisata goa, karena agan-agan akan berjalan menyusuri jalan setapak di hutan, pacet gan paceet…hiks - Jika agan punya Kamera anti air itu lebih baik, jika tidak ya udah pake kamera HP juga bisa tapi di bungkus plastik anti air ya gan… pastikan memory agan cukup, karena selama perjalan baik tubbing maupun trekking agan akan di manjakan dengan pemandangan yang indah nan menawan. - Bawalah Tas punggul kecil jika ada, ini untuk menyimpan barang-barang berharga agan, dompet,Hp, masukan aja ke dalam tas jangan tinggalkan di penginapan, Maaf untuk masalah keamanan kamar kami nggak menjamin. Meskipun menurut pemilik penginapan nggak masalah di tinggal di kamar, tapi untuk jaga-jaga ya sebaiknya di bawa saja. - Tidak perlu membawa pakaian yang terlalu banyak, karena selama di sini agan akan banyak bermain air, jadi satu stel pakaian bermain air bisa dipakai lagi untuk besoknya…di cuci dulu ya gan… Nggak perlu membawa jaket tebal, meskipun Tangkahan berada di kaki gunung Leuser tetep aja udaranya nggak sedingin di brastagi atau puncak, alias suhu normal namun udaranya sangat segar. - Untuk menghemat biaya konsumsi, agan tidak harus membawa Rice Cooker, karena kondisi kelistrikan yang nggak stabil. Tapi ada baiknya agan membawa stok lauk semisal ayam goreng dan sambal teri dari rumah, jadi agan tinggal beli nasi putihnya aja paling + mie kuah atau sayur , coz lauk rada mahal disana, tapi ya tetep terjangkau sihh.. - Bagi yang Pobia kegelapan, bawalah lampu emergency atau lampu senter jika punya, tapi yang kecil” aja, mana tau mati lampu,atau agan mau jalan-jalan malam/ mancing ikan di malam hari. - Jika agan hoby mancing, bawa pancing akan lebih asik , ikan jurung paling banyak disana… - Bawalah Power bank yang cukup, jika tidak ingin gadget agan lowbat, tapiii…disana untuk urusan paket data ( internet rada susah ) jadi hanya bisa mengandalkan jaringan telpon aja. - Tidak suka dengan kesunyian di malam hari ? bawalah poket mp3 agan, biar seru. - Owh yaaa…. Jika agan-agan tidak ingin menginap alias pulang hari, sebaiknya pergilah pagi-pagi dari medan, agan bisa pergi sekitar jam 4 atau jam 5 pagi, atau bisa lebih pagi lagi, karena jika agan sudah sampai sana dikisaran jam 8 pagi, agan masih sempet untuk wisata memandikan Gajah di penangkaran, kemudian agan masih sempet untuk tubbing, mengingat tubing akan memakan waktu sekitar 3 jaman, tapi itu bisa lebih lama atau lebih cepat tergantung sport yang mau kita kunjungi aja. - Untuk urusan Guide, silahkan agan bertanya aja biasanya para guide suka duduk di warung, bahkan jika agan menginap di hotel agan bisa minta cariin guide, guide disana ramah–ramah, penyabar dan bertanggung jawab. Tapi kalo mau cepet ya diatas ada 2 nama guide yang bisa agan hubugi. Guide Darwin mungkin akan jadi pilihan… ( secara paket wisatanya murah” ). Tips bagi yang suka selfie ; pakailah pakaian yang full color biar nambah jreng, karena background kebanyakan berwarna hijau gelap, dan bebatuan berwarna gelap, jadi kalo pake baju gelap ya nggak keliatan ahahahhah… Next gathering colek : @thepo, @dhiedhut, @pancaiwa, @Weny Woyla, @Arrizqi Fadhilah, @Gempur Pranata Sumitro
  44. 8 points
    Hola Deffa Here !!! Akhirnya kita kembali akan mengadakan Gathering Nasional berupa Jalan2 Bareng ke beberapa daerah di Indonesia, untuk kali ini yang ke 10 kali nya diadakan. Dah lumayan banyak juga ya hehehe Adapun rencana awal tanggal yang kita pilih adalah 25 - 27 Maret 2016. Karena itu adalah Long Weekend di harapkan tanggal 25 sudah berada di TKP destinasi yang terpilih ya Untuk destinasi nya di ajukan ada 3 nama daerah yaitu Balikpapan, Karimun Jawa (Jepara) dan Bangka / Belitung. Jadi seperti biasa kita akan polling untuk destinasi wisata nya sampai tanggal 1 Januari 2016. Dan juga di harapkan untuk Rekomendasi tempat wisata dari masing-masing kota tujuan yang ada di Destinasi tersebut, juga kesediaan nya member Komunitas Jalan2 Indonesia yang berada atau mengenal dengan baik daerah di Destinasi tersebut untuk menjadi Ketua Panitia secara Sukarela (tidak di bayar). Sistem yang biasa kita lakukan adalah SHARING COST Polling ini juga akan diadakan di Facebook Groups Komunitas Jalan2 Indonesia dan hasil nya akan di Akumulasikan Note : Untuk Bangka / Belitung, sesuai kondisi disana aja tar, jika memungkinkan kedua pulau itu ya gak masalah, tapi jika tidak memungkinkan ya akan di pilih salah satu saja :) Hasil Akhir Polling : Bangka / Belitung = 11 + 67 = 78 Balikpapan = 25 + 21 = 46 Karimun Jawa = 8 + 30 = 38 POLLING DITUTUP PEMENANG NYA BANGKA / BELITUNG
  45. 8 points
    chrisvild

    Amazing Flores - From East to West

    Amazing Flores - From East to West Halo semua, mau berbagi cerita perjalanan saya ke Flores beberapa waktu yang lalu nih. Tulisan dan foto saya ini sebenernya udah pernah dimuat di majalah LionMag bulan April 2012 (Inflight magazine dari Lionair), cuman pasti ga semuanya pernah baca dan oleh karena itu saya share disini ya. Peta Flores: Saya mulai ya: Perjalanan ini dimulai ketika salah satu teman meng- EMAIL saya untuk menyelusuri keindahan alam Flores, NTT. Memang saya sudah merencanakan untuk menyambangi alam di Timur Indonesia yang terkenal eksotis, namun entah mengapa, Flores tidak pernah terpikir di benak saya. Papua, Ambon, Maluku memang lebih dahulu mengisi daftar perjalanan yang sudah saya siapkan sebelumnya. Setelah melihat itenerary serta budget yang harus disiapkan, akhirnya saya menyetujui ajakan itu sambil membaca tulisan kecil dibawahnya, "This gonna be our amazing journey." BERAWAL DARI MAUMERE Dua minggu berselang dan tiba saatnya untuk berangkat ke tempat tujuan, Flores, NTT. Perjalanan dimulai dengan rute: Jakarta - Kupang - Maumere. Siang hari sesampainya di Maumere, saya menuju ke Patung Kristus Yesus yang berada di tengah kota. Patung setinggi 4 meter ini merupakan simbol kepercayaan masyarakat flores yang mayoritasnya beragama Khatolik. Dibangun pada tahun 1926 oleh raja Don Thomas da Silva namun sempat mengalami kerusakan sehingga pada tahun 1989, patung ini dipugar kembali dan diberkati oleh Paus Yohannes Paulus II ketika berkunjung kesana. Setelah itu perjalanan dilanjutkan ke Desa Moni, desa terdekat yang berada di bawah kaki G. Kelimutu yang tersohor akan kawah 3 warnanya. KEINDAHAN KAWAH 3 WARNA GUNUNG KELIMUTU Waktu menunjukan jam 04.30 WITA, saatnya bergegas untuk melihat sunrise di G.Kelimutu. Jalanan berkelok-kelok serta udara dingin yang menusuk tulang tidak mengurungkan niat saya untuk mengabadikan gambar di Gunung yang pernah masuk di dalam mata uang Indonesia nominal 5000 Rupiah ini. Sesampainya di pos pertama, saya masih harus trekking lagi selama 1 menit untuk sampai ke puncaknya. Jalan setapak yang bercampur dengan jalan beton sangat membantu turis untuk dapat mencapai puncaknya. 15 menit saya lalui, kantuk dan lelah terbayar lunas ketika matahari terbit di ufuk timur dan memperlihatkan cantiknya alam Indonesia ini. Kelimutu dalam bahasa setempat berarti: Keli = gunung dan Mutu = mendidih, dimana pada awalnya merupakan gunung berapi aktif dan meletus sehingga menghasilkan kawah 3 warna seperti sekarang ini. Masyarakat setempat percaya bahwa setelah meninggal dunia, jiwa orang tersebut akan tinggal di kawah untuk selamanya. Namun para arwah tersebut terlebih dahulu menghadap Konde Ratu selaku pintu masuk di Pere Konde untuk ditentukan untuk masuk ke salah satu kawah berdasarkan perbuatan dan usianya. Kawah Tiwu ata Mbupu untuk roh orang tua, kawah Tiwu Nuwa Muri Koo untuk arwah muda-mudi, dan kawah Tiwu Ata Polo untuk arwah orang yang sering melakukan kejahatan selama hidupnya. Uniknya lagi, warna dari kawah Kelimutu ini adalah airnya yang sering berubah-ubah seiring waktu dan material yang terkandung di dalamnya. BERCENGKRAMA DENGAN PENDUDUK DESA WOLOGAI Setelah puas menikmati keindahan kawah Kelimutu, perjalanan dilanjutkan ke Ende, tepatnya menuju desa adat Wologai. Dibutuhkan waktu sekitar 3 jam untuk mencapai desa ini. Desa Wologai terletak di Kecamatan Detusoko, 40 Km arah Timur Kota Ende. Wologai merupakan desa yang belum tersentuh oleh modernisasi. Penduduknya sangat ramah kepada turis, sampai-sampi seorang penduduk disana menyuruh memanggil dirinya dengan sebutan "mama". Di tengah desa terdapat bangunan tempat berlangsungnya upacara keagamaan dan di dalam bangunan itu terdapat gendang yang terbuat dari kulit manusia. Tidak semua turis dapat melihat gendang tersebut, hanya mereka yang menyerahkan persembahan seperti sapi atau kambing yang dapat melihatnya. Keunikan lain dari desa ini adalah adanya batu yang dikeramatkan oleh pendududk, karena menurut mereka, siapa saja yang menyentuh batu itu, desa mereka akan hancur seketika. BAJAWA, TEMPATNYA KAMPUNG BENA Perjalanan saya lanjutkan lagi dan hari ini saya menuju ke Bajawa. 45 menit dari Bajawa, tepat di kaki gunung Inerie, terletak kampung wisata bernama Kampung Bena. Kampung Bena ini sendiri terletak di Desa Tiworiwu, Kecamatan Aimere, Ngada. Mayoritas penduduk disini bekerja sebagai peladang dan tukang tenun. Dibandingkan Wologai, kampung Bena nampak lebih komersil. Hal ini dibuktikan dari setiap rumah yang saya sambangi, selalu menawarkan souvenir berupa kain ikat, kain lilit, maupun ikat kepala. Ciri khas dari kampung Bena ini adalah rumahnya yang beratap tinggi dan terbuat dari ilalang, di tengah kampung terdapat halaman yang luas bernama Kisanatha dan digunakan untuk ritual keagamaan. Di kampung ini hidup 9 klan dimana ditandai dengan Ngadu dan Bagha yang berfungsi sebagai penghubung antara masyarakat dengan roh leluhurnya. MENGUNJUNGI TAMAN NASIONAL PULAU KOMODO Dari Bajawa saya menyempatkan diri untuk mengunjungi Sawah Lingko dan air terjun Cunca Wulang, namun karena keterbatasan space :) langsung saya menuju ke Labuan Bajo, dan menginap di Wae Cicu, sebelum akhirnya saya ke Pulau Komodo. Pagi hari setelah mempersiapkan segala peralatan, saya menuju ke dermaga untuk menuju pulau Komodo. Perjalanan ke Pulau Komodo dapat ditempuh salam waktu 2-3 jam. Taman Nasional Pulau Komodo dibagi atas 3 pulau besar yaitu Rinca, Komodo, dan Padar dimana Pulau Komodo adalah pulau terbesar. Pulau Komodo juga masuk kedalam UNESCO World Heritage Site pada tahun 1986. Sesampainya di Dermaga Loh Liang, Pulau Komodo saya segera disambut Ranger yang berjaga di pulau. Mereka memberi pengarahan di pos jaga serta memberi tahu larangan yang harus dipatuhi oleh pengunjung pulau. Banyak hal yang harus dipatuhi seperti tidak boleh memakai benda yang terjuntai seperti tas, larangan untuk wanita yang sedang datang bulan, sampai larangan untuk membawa makanan ke dalam pulau. Selesai pengarahan, saya diberi pilihan untuk trek yang ingin saya lalui, karena keterbatasan stamina, saya memilih medium track. Sepanjang perjalanan di pulau ini, para Ranger memimpin dengan membawa tongkat bercabang diujungnya, yang digunakan untuk menghalau komodo ketika mau menyerang. Sampailah saya pada pos pertama bernama "Water Hole". Beruntungnya saya karena baru sampai pos pertama, saya dapat melihat banyak sekali komodo disini. Karena perlu diketahui, komodo tidak selalu dapat dilihat di suatu tempat karena kondisi pulau yang sangat besar, dan pergerakan mereka yang selalu berpindah pindah. Saya terus mendaki sampai tiba di suatu tempat bernama "Sulphurea Hill Top", ini merupakan tempat tertinggi jika melalui medium trek. Disini saya dapat melihat Pulau Komodo dari ketinggian dan laut jernih bewarna biru hijau di kejauhan. Sungguh pemandangan yang indah dengan dominasi warna krem bercampur dengan warna biru yang membuat saya berpikir untuk terus mensyukuri betapa kaya dan indahnya alam Indonesia ini. http://i1100.photobucket.com/albums/g413/chrisvild/Travelicious/3_zps7acccf4d.jpg http://i1100.photobucket.com/albums/g413/chrisvild/Travelicious/2_zps6bf19593.jpg Tak lama saya menuruni bukit untuk kembali ke dermaga, saya menemukan beberapa penjual souvenir khas pulau Komodo, seperti kaos, gantungan kunci, asbak, sampai patung kayu berbentuk "naga raksasa" ini. Dari pulau Komodo ini perjalanan saya teruskan ke Pink beach yang terkenal akan pasirnya yang bewarna merah jambu. Warna merah itu sendiri terbentuk akibat pecahan koral merah yang terkena abrasi yang waktu terdahulu banyak terdapat di sekitar perairan pulau Komodo. Air lautnya yang menurut saya "superbening" memaksa saya untuk snorkling serta melihat keindahan bawah lautnya. Hari mulai sore dan saya mendapat intruksi untuk bergegas pulang ke Wae Cicu. Sungguh pengalaman yang luar biasa bisa menyaksikan keindahan alam Pulau Flores, "This is very amazing journey." http://i1100.photobucket.com/albums/g413/chrisvild/Travelicious/1_zps38ab122b.jpg Sekian cerita dari saya, semoga bermanfaat!! NB: Sorry jika fotonya saya kasih watermark n kalo ada yang butuh itenerarynya bisa contact saya. cheers!
  46. 8 points
    Hola Momod Here !!! Seperti kalian tahu kalo tanggal 19 July 2014 kemaren Regional Jabodetabek mengadakan acara Bakti Sosial dengan tema Berbagi Kisah Kasih Bersama Veteran Indonesia Panitia yang terdiri dari : @adel_lia (Ketua Pelaksana) @ikasaroma (Sekretaris) @qonitash (Humas) @giesaka (Acara) @Mio Perdani (Acara) @KucingPintar (Konsumsi) @Yessi Febrianty (Logistik) @Arda Fauzi Fabriano (Perlengkapan) @Riduwan (Perlengkapan) @Okky Kusumah dkk (Tim Medis) @deffa (Dokumentasi) Telah berhasil merampungkan acara ini dengan sedemikian rupa agar terlaksana dengan baik Begitu juga bantuan kooperatif dari pihak Legiun Veteran Indonesia (LVRI) Acara yang bertempat di Gedung LVRI di Gedung Wira Purusa LVRI DKI Jl. Radin Inten II No. 2 Duren Sawit, Jakarta Timur Dimulai pukul 16.00 WIB sambil menunggu para veteran dan member komunitas jalan2 indonesia kumpul mengisi buku absen terlebih dahulu yang dijaga oleh @rara indrawaty @zeekyuryu @giesaka Lalu sekitar pukul 16.30 WIB acara pun dimulai dengan dibuka oleh MC dadakan Bogor Group yaitu @adriepn dan @Yessi Febrianty Dan juga dilanjutkan sambutan dari ketua pelaksana ibu Lia Maya Sari aka @adel_lia dan perwakilan dari LVRI yaitu bapak Siswanto selaku Wakil Ketua I DPD LVRI Jakarta Timur ini Acara berjalan dengan ramah tamah dan cerita perjuangan dari salah satu veteran indonesia ini yang salah satunya pernah menjemput Bung Karno dalam misi di Makassar, Panitia juga mengadakan kegiatan Medical Check Up yang dipimpin oleh Dokter Rian Tong Fang aka @Okky Kusumah beserta tim dari Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk (Astrid, Fadly, Pipit, Tresna dkk) Menjelang bedug magrib pukul 17.30 WIB untuk berbuka puasa hidangan sudah tersedia hasil dari donasi teman2 semua baik dari Komunitas Jalan2 Indonesia maupun dari luar. Dan pembacaan Al-Quran dari mas @Albin dan @vidya nurina Dan ketika bedug magrib sudah berkumandang waktunya untuk Sholat Magrib berjamaah dan dilanjutkan makan malam Sambil santap malam Veteran disuguhkan dengan penayangan film Nagabonar Pukul 19.30 WIB dilanjutkan dengan acara simbolik penyerahan Goodie Bag untuk para Legiun Veteran beserta hasil Medical Check Up yang dilakukan oleh Dokter Okky dan tim, yang di wakilkan oleh ibu Lia Maya Sari aka @adel_lia dan diterima oleh Perwakilan dari LVRI Dan acara ditutup dengan poto bersama dengan Spanduk kebanggan jalan2.com uye Terima kasih atas Partisipasi berupa donasi dan kehadiran member Komunitas Jalan2 Indonesia : @Jalan2 @yusuf gembel ea @riekashadrina @onnel @sisil prisilia "QC" @jane_chan @Detrile @handoko89ndok @d_iis @Shei Layla @Albin @zeekyuryu @zaqi @HeryRyanto @andi darmawan @Kingson Sagala @_TYA_ @desi asiah dll yang belum disebutkan dan special thx untuk tim medis Dokter Rian Tong Fang @Okky Kusumah Astrid, Fadly, Pipit, Tresna dkk Banyak cerita yang kita ukir disini dari yang Kepo sampe yang Modus tapi semuanya satu dalam kebersamaan Bakti Sosial Bonus Silahkan yang puya poto2 lainnya di tambahkan ya
  47. 8 points
    Hola Jalan2ers TS mau kasih pengumuman penting bingit nih Berhubung rencana kopdaran wisata malam keliling museum sepertinya tidak memungkinkan karna berbagai hal, dan dianggap kurang cihuy maka dari itu kita2 bikin kopdaran yang insya allah dijamin cihuy Emangnya mau ngapain sih? Hmmm... Ada yang pernah denger atau pernah tau games Amazing Race? Kalo blom tau, googling bentar lahhh Nah, terinspirasi dari games tsb makanya kita namain "Batavia Amazing Race". Kebayang kan.. serunya *ngga ikutan nyesel* TS kasih bocoran deh, games-nya ngapain aja.. 1. Peserta dibagi per kelompok. Iya donkkk biar kamu ngga sendirian 2. Peserta harus menyelesaikan misi dengan cara mendatangi tempat2 wisata sesuai clue yang diberikan. Tenang..cuman Jakarta Pusat kok..deket2 pula. 3. Udah segitu aja bocorannya, kalo dibocorin semuanya bisa rubuh dan kebanjiran rumahnya *lhoh Terus tujuan dari kopdar yang kayak gini nih apaan sih? 1. Memperat silaturahmi dan keakraban sesama member. Biar ndak ada gap gitu.. 2. Ngelatih kekompakan (teamwork) 3. Ngelatih quick thinking. Atur strategi yang cihuy 4. Budgeting 5. Awareness sama lingkungan sekitar 6. Kesetiaan 7. dan beberapa manfaat lainnya yang akan didapat ketika Jalan2ers udah ikutan Kapan? Minggu, 8 Desember 2013 Masih lama..jadi kalo yg ad janji bisa dipending ato dicancel dulu lahhh Yg mau pacaran yaa sekalian ajalah ajakin si pacar ikutan daripada pacaran cuman gitu2 doank.. kan bisa skalian tes kekompakan dan kesetiaan Meeting Point? Start from Kota Tua at 08.00 am (WIB) s.d selesai Finish-nya di mana? Kalo mau tau, ikutan duluuu... it surprise! Biaya? Rp 125.000 *kalau ada sisanya nanti kita bagiin lagi Include : 1. T-shirt Keren 2. Games (perlengkapan) 3. Doorprize 4. Transport lokal 5. Makan siang & air mineral 6. Snack 7. Ada games udah pasti ada hadiah donk* Bonus! foto bareng sama panitia Kalo mau ikutan gimana nih? PM/WA: nama, kontak, ID di forum Jalan2.com, ukuran kaos, dan bukti transfer ke 081319808989 (Adel) atau 087880994415 (Diyan) Transfernya ke BCA 4212513591 a/n Diyan Purwantini Batas akhir pendaftaran dan pelunasan tgl 5 Desember 2013 Dresscode: 1. Pakaian bebas (santai) 2. Bawa payung takut bleachingnya luntur ato takut tiba2 jadi putri duyung kalo kena air (optional) 3. Kamera atau HP buat poto2 narsis 4. Cemilan buat dibagi2in (optional) 5. Obat2an (optional) ditambah bawa sunglasses buat gaya2an juga boleh Siapkan fisik dan mental buat seru-seruan bareng regional Jabodetabek yaa Berangkat ngga kenal, pulang dapet pacar! minimal gebetan deh Panitianya juga jomblo2 kok *ehh Panitia: @adel_lia @diyanamatir @aprilian_teja cc: Mimin @Jalan2 Momod @deffa Daftar peserta (warna HIJAU dan BOLD u/ yg sudah TRANSFER+PM): 1. @deffa 2. @d_iis 3. @handoko89ndok 4. @Yessi Febrianty 5. @KABULRIYANTO 6. @daviduckid 7. @Arda Fauzi Fabriano 8. @sisil prisilia 9. @chell 10. @adriepn 11. @hanung 12. @Bintang 13. @Okky Kusuma 14, @Mio Perdani 15. @jane_chan 16. @Suyosan Arken 17. @eka_uca 18. @Sari Suwito 19. Temennya Panitia 20. CLOSED
  48. 8 points
    Triyas

    Indahnya Teluk Kiluan, Lampung

    Berawal dr kesukaan pada dophin gara2 dulu ada film korea judulnya "at the dolphin bay" :) jadilah suka browsing dan download foto2 dolphin eh ternyata bbrp foto pas aku klik berasal dr blog paket wisata lampung gt.. akhirnya aku searching paket wisata murah dehh.. ternyata wisata dolphin nya di kiluan lampung, lebih spesifik aku search ehh nemu paket wisata yg murah diantara paket2 wisata lainnya.. yaitu @kiluandolphin mereka kasih paket paling murah dan ga perlu kuota jd solo traveler diterima jg kok akhirnya aku ambil paket tenda 395rb udh transport PP St. Tanjung Karang-Kiluan, makan 4x, perahu jukung untuk ke lokasi penginapan, tour dolphin, tour P. Kelapa. kalo mau paket pondok 425rb tp min 5org.. tp di tenda jg nyaman ko.. trus klo transport PP JKT-Lampung aku naek damri dr gambir jm9 malam untuk Royal class 175rb, executive 150rb, bisnis 115rb.. berhubung untuk kenyamanan perjalanan mengingat lumayan jauh jd aku pake royal class.. sangat nyaman, kursi lega, wifi, listrik(buat ngecas hp),toilet,snack.. nih fotonya. Aku berangkat jumat malem 7 Juni 2013 jm9 dr gambir sampe di merak jam11an dan sampai masuk kapall jm12an.. awalnya aku dan suami ingin menikmati suasana malam di atas kapal tp ternyata angin kencang sekali jd ga kuat hihihi akhirnya kita turun untuk masuk ke ruangan yg katanya executive.. padahal isinya cm ac yg ga terlalu dingin dan beralaskan karpet jd bobonya lesehan kaya ikan asin klo mau masuk sini bayar 8rb tp klo vip 10rb (ada tempat duduk empuk gt). akhirnya kita pun tertidur lelap sampai abk membangunkan kami semua bahwa kapal sudah sampai di bakaheuni. jam2anlah.. kitapun turun ke parkiran dan masuk ke bus lagi dan melanjutkan perjalanan ke st. tanjung karang.. sampe stasiun jm4a.. sesampainya di stasiun aku langsung cari agen tiket damri untuk membeli tiket balik ke jkt lg tp ternyata blm buka aku jg sms org yg mau jemput aku dan katanya nunggu rombongan lain.. okelah aku dan suami akhirnya cari masjid untuk subuhan dan kita ke Masjid Taqwa.. Alhamdulillah setelah selesai sholat ada ibu2 yg nyamperin aku dan ngasih segelas teh susu hangat.. abis itu duduk2 dpn masjid sambil ngemil ciki dan roti dpt dr bus trus kita pun kembali ke agen damri ternyata blm buka jg yaudahlah akhirnya aku tiduran aja di bangku tamu ngantukkk... ga lama org yg jemput sms klo dy udh sampe akhirnyaaaa..... kita semobil bareng 4org dr jkt jg jd b6+supir.. jm7 tepat brangkut ke kiluan dan sampai ke kiluan jm 10.. cihuyyyyyyyyyy langsung eksisssss....... aku kira udh sampe pas liat gapura ternyata masih masuk lagi tp ga jauh sih.. trus sesampainya di pemukiman penduduk kita sambil foto2.. untuk ke lokasi penginapan @kiluandolphin ga sampe 15menit sampe dehhh... langsung deh ganti baju, makan siang dan bersiap menikmati keindahan pantainya.. tidak lupa mengabadikannya donk.. hmm.. kata kang Tatang hari ini ga kmn2 harusnya sih ke pulau kelapa tp disuruh istirahat aja.. okelahhh... trus kita dikasih kelapa metik langsung dr pohonnya.. dan itu free lhoo... malahan klo mau banyak tinggal ambil aja sendiri manjat pohonnya.. hahha.. udh cape foto2 kita tidur di tenda krn ngantukkkk... sorenya kita bangun dan mau liat sunset tp krn tertutupi awan jd ga jelas gt sunsetnya gelap pun tiba.. makan malam sudah tersaji.. dengan menu oseng2 sayur yg aku ga tau itu daun apa jd aku ga makan hahha.. sayur cumi dan ga tau nama masakannya apa tp enak kokk udh gt gede2 bgt potongannya,sambel,kerupuk, setelah makan santai2 lagi merasakan suasana keramaian tamu di malam hari ada yg ngobrol2, ada yg nyanyi2, dan aku cm bisa ngeliatin dan sambil komentar brg suami hahaha... jm8an udh terasa ngantukkk.. entah kenapa kita ngantuk mulu disana hahhaa... krn bsk jm6 harus udh siap untuk tour dolphin akhirnya kita masuk tenda dehh bobo manis... parahhhhh aku kebangun pas liat jam tangan jm6 dan aku langsung buru2 bangun dan bangunin suami dan ternyata suami liat jamnya dan u knoww?? ternyata msh jm12mlm hahhaha aku liat jam kebalik dan saking pengennya liat dolphin.. jadinya kita tidur lg deh.. jm5 pagi bangun subuhan dan jalan2 menikmati udara pagi uhhh sejuknya dan dingiiinnn... tdk lupa foto2 lagiii hahaha selagi dsini jd narsis mulu.. sambil menunggu sarapan dan tour dolphin sarapan udah siap jd kita sarapan dulu dan udh jm6an ga jalan2 baru jalan jm7 dan langsung hmm kita brg yg lainnya jg kira2 10perahu lah.. rameee.. udh gt padahal aku yg mau duluan malah jd terakhir kira2 45menitan kita smpe ke lokasi dolphin.. ahhhh bahagianya bisa liat langsung.. tp sebelnya klo ada dolphin lgs di serbu perahu2 jadinya dolphinnya takut trus ilang dehh.. tp Alhamdulillah dpt jg momen2 liat dolphin banyaaakkk liat aj tuh video aku dibawah ini.. ga sampe 1jam aku hunting dolphin ehh udh balik lagi.. blm puasss tp yasudahlah yg penting ketemu sm si dolphin.. balik2 ke tenda tidur lagi hahaha molor mulu.. siang abis makan siang kita nyebrang ke pulau kelapa yg letaknya depan2an sm penginapan.. dan dsna kayanya official Pulau kiluan deh soalnya ada plang bertuliskan pulau kiluan.. aku dan suami langsung jalan2 lagi ke pinggiran pantai indahnyaaa melihat kuasa Allah SWT tp matahari terik sekali tp tak mengurangi niatku untuk bermain2 dan berfoto2 ria.. udah puas jalan2nya balik lagi ke penginapan.. dan istirahat.. krn mau lanjut ke laguna.. dna salah bgt kang Tatang baru ngabarin udh siang krn seharusnya kita udh siap2 pulang tp berhubung kapan lagi kesana kita memutuskan untuk ke laguna dan mengambil resiko ga dapet tiket bus damri.. hmmm kita naek perahu lagi ke pemukiman awal kita sampe dan kita di pandu sm pak rt untuk ke laguna kita jalan kaki dr situ sekitar +- 1jam wowww engabbbbb pemirsahhhh soalnya naik turun bukit pas sampe pantai aku cm blg lahh kaya gini doank dan ternyata kata pak rt masih jalan lagi ngelewatin batu karang gede2.. nah ini bahaya krn harus melewati jembatan yg cm terbuat dr 2 bilah bambu yg diiket pake tali tambang.. akhirnya sampe jugaaa..... capeeeeee... ngos2an.. gerahhh... dan alhasil aku langsung nyempluuungggg dan ternyata ga dalem.. asikk... hehehe segerrr dingiinnn.. ga terasa udh jm stgh4 jadi kita harus buru2 balik mengingat perjalanan pulang yg cukup jauh.. aku lgs balik ke penginapan mandi dan langsung cussss ke kota lampung.. sepanjang jalan aku nelepon agen damri untuk booking tp payahhh sinyal naik turun dan selagi nyambung ga diangkat2 malah ada yg dimatiin sesampainya di stasiun tanjung karang kira2 jm8 mlm kita langsung ngibrit ke agen damri dan lgs nanya tiket msh ada atau ga dan ternyata Royal class udh abis tp Alhamdulillah executive msh ada langsung aja sikattt 6 tiket itupun mencar2 sampe smoking room pun jadi... aku bareng sm tmn2 yg dr awal penjemputan.. drpd ga dpt itu pun last ticket.. bus berangkat jm10mlm jd msh ada waktu untuk cari makan krn laper.. oiya aku sempet muntah2 hahhaa mabokkkkk... aku dan suami cari tempat makan yg bisa ngecas jg krn bus executive ga ada listrik apalagi wifi akhirnya kita nemuin rumah makan padang.. hahaha tetep padang2 juga.. tp harga sama aja ko kaya di dkt rmh gw dan enak ko.. jd tak merasa rugi... jm 9.15 kita balik ke agen damri nya lagi.. tp sblm itu aku cari oleh2 dulu.. ada toko oleh2 didepan indomaret stasiun.. tiba2 ada telepon disuruh buruan naek bus.. kita langsung cpet2 ke bus.. dan ternyata bus nya tinggal nunggu kita krn kita duduk langsung jalan... sampe bakaheuni matot pas mau masuk kapalnya.. gila 2jam ngantri ituuu... sampe merak jm4 kali yaa.. trus diperjalanan sempet mogok tuh bus.. bikin lama aja padahal kan perkiraan sampe jm6pagi trus pas sampe rest area tangerang-banten kali yah itu mogok lagi.. lamaaaaaaaaa kesel bgt aku krn udh jm7 ga jalan2 mau sampe jm brp coba karena aku dan suami kan msih harus kerja!! akhirnya aku keluar dan liat banyak patas yg arah ke senen,gambir,sudirman dll. dan aku memutuskan untuk turun dan naek patas arah sudirman.. agak macet sih krn jm brngkt kantor.. sampe di benhil jm 8an..langsung naek ojek ke rumah mertua di karet.. nyampe langsung mandi siap2 dan dianter suami sampe fx dan aku nyebrang krn kantor aku di menara sudirman wakkk sudah jm stgh10 dan sampe kantor si bos udh di ruangannya Alhamdulillah sampe jg.. tp suami telat banget masuknya jm11an.. Yahhh begitulahh ceritanya seruuuuu...... dan tak akan terlupakan.. dan Insya Allah 5thn lagi mau kesana lagi sambil bawa anak Okk... terimakasih sudah bersedia membaca cerita aku.. tunggu cerita lainnya yaaa...
  49. 8 points
    great mas facebook kita disini yok saling berbagi hehe like fanpage kita ya Jalan2.com - Komunitas Sharing Jalan2 & Bertanya Orang Indonesia add FB kita juga Komunitas Jalan Jalan follow twitter kita @Jalan2com karna semua nya update info2 terbaru t4 wisata yang keren mas albert sudah saya add ya
  50. 7 points
    Di penghujung tahun 2015, saya memutuskan untuk mengajak si emak untuk backpackingan ke Maldives selama 5 hari 4 malam. Awalnya si emak bahkan ngga tau apa dan dimana Maldives itu, saya cuman cerita kalo Maldives itu sebuah negara yg isinya pantai, sampai akhirnya si emak bisa merasakan sendiri keindahan dan kehangatan negara ini. Sesuai dengan judulnya "backpacker", selama disana kami tidak menginap di resort-resort yg mahal itu, namun menginap dan membaur di pulau tempat masyarakat lokal tinggal. Mengapa Maldives ? Pertama saya ingin tempat liburan yang suhunya bersahabat dengan emak saya yang notabene tidak tahan suhu dingin, kedua saya belum pernah ke Maldives jadi lumayan buat nambah referensi Indonesia Raya Project saya. Akhirnya Indonesia Raya bisa berkibar di Maldives Kondisi Umum Maldives adalah negara kepulauan mirip dengan Indonesia tapi jauh lebih kecil. Letaknya kira-kira di bawah India & Srilanka. Transportasi utama di sana adalah Pesawat Laut dan kapal. Untuk Kapal ada dua pilihan Ferry Lokal punya pemerintah atau Private Boat Swasta / Punya Hotel. Pada jaman dahulu kala (jaman dimana saya masih bersama sang mantan), jika ingin berkunjung ke Maldives kita wajib nginap di resort-resort yang mahal itu, seiring bertambahnya waktu pulau lokal (yang punya pantai tidak kalah cantiknya) pun berlomba-lomba membuka diri. Mereka mulai membangun hotel dan guest house dengan harga terjangkau bagi para wisatawan yang ingin merasakan sensasi berlibur di Maldives. Pulau lokal ini adalah pulau tempat masyarakat asli Maldives tinggal. Untuk pemegang pasport Indonesia kita bisa masuk free ke Maldives 30 hari tanpa visa, jadi semuanya serba mudah. Rute penerbangan bisa ditempuh via Jakarta-Kuala Lumpur-Male ato Jakarta-Singapore-Male tergantung kebutuhan jam penerbangan yang diinginkan. Bahasa yang mereka gunakan disana adalah bahasa Divehi, terdengar sih kaya mirip-mirip bahasa India (hanya mirip menurut telinga saya). Namun jangan khawatir, selama saya disana mereka kebanyakan sangat fasih berbahasa Inggris dan beberapa dari mereka berbicara dengan nada suara yg terdengar halus. *udah berasa kaya di Solo nih :D. Mata uang disana menggunakan Maldivian Rufiyaa (MVR) yang kalo kita google itu mata uang bisa stabil banget dari tahun ke tahun, selain itu mereka disana juga menerima pembayaran berupa USD. Bawalah uang USD secukupnya, begitu sampai di airport ada beberapa money changer yang siap membantu kamu, mesin ATM juga ada jadi bisa buat tarik tunai. Sebelum berangkat perkirakan dahulu pengeluaran kamu selama disana, sehingga kamu ga over uang Maldives (takut susah buah tukar lagi). Biaya hidup di Maldives tergolong lumayan tinggi, untuk sekali makan dengan menu standard (Nasi, Ikan, Salad/Acar, Air Mineral) adalah sekitar 70-150 MVR. Tergantung apa yang dimakan dan di daerah mana kita makan. Di Male jauh lebih murah dibandingkan dengan di Maafushi. Male Ibukota Maldives adalah Male. Airport dan Kota Male adalah dua pulau yang terpisah, jadi habis kamu landing kamu keluar airport menuju pelabuhan ferry ke Kota Male (Hulhumale Ferry Terminal). Tarif Ferry dari Airport ke kota Male adalah 10 MVR dengan lama perjalanan sekitar 10 menit. Dari Male barulah kamu ke pelabuhan Ferry satunya (Vilingili Ferry Terminal) untuk menuju ke pulau lokal tujuan kamu (Gulhi / Maafushi / Guraidhoo) Ferry Lokal menuju pulau lokal memiliki jam operasional tersendiri (bisa liat di download di itinerary) jadi kamu bisa sesuaiin aja dengan jadwal penerbanganmu, jika tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan lagi ke pulau lokal maka kita harus menginap di kota Male. Ada banyak penginapan di kota Male, dari yang ratusan ribu sampe jutaan rupiah, semua tergantung lagi dengan spesifikasinya. Tapi biasanya kota Male cuman sekedar dijadikan tempat transit sebelum menuju pulau yang dikehendaki. Kota Male hanya seluas 1 Km2, jadi lumayan kecil untuk ukuran sebuah ibukota. Kota Male dan Airport adalah dua daratan yang terpisah MVR : Maldivian Rufiyaa Salah satu sudut kota Male Laze Hotel - Male Kalo di Indo mungkin Ace Hardware Pelabuhan Niaga di kota Male Ruang tunggu Lokal Ferry - Male Suasana di dalam Ferry Lokal Pemberitahuan Ala Manual Maafushi Ada 3 pulau lokal terkenal di Maldives yang biasa dijadiin tempat wisata "murah" buat kaum wisatawan : Gulhi, Maafushi, Guraidhoo, meskipun masih ada banyak lagi pulau-pulau yang asyik untuk dikunjungin. Sejauh pengamatan saya selama disana, Maafushi adalah pulau yang paling ngehits diantara dua pulau lainnya. Untuk menuju pulau ini kamu bisa menggunakan Ferry Lokal (22 MVR /person) atau dengan jasa private boat punya hotel (20-25$ / person ato 100$ / boat). Ferry lokal beroperasi setiap hari kecuali hari Jumat. Kalo menggunakan Ferry Lokal berarti kamu harus berangkat dari kota Male dan jika kamu menggunakan private boat bisa langsung dari airport. Jangan khawatir untuk menemukan hotel tempat tinggal kita karena begitu tiba di Maafushi kita sudah disambut dengan crew hotel sambil megang papan nama hotel kita (dah kaya di Macau kan yah?? :D) Crystal Sands, Kaani Beach Hotel, White Shell Beach inn adalah 3 hotel yang menurut saya paling OK dan harga yang 'lumayan' (silahkan membaca reviewnya disini). Sekali makan di pulau Maafushi berkisar 100 MVR ato 100 ribuan (nasi + ikan + salad + air mineral), menurut hemat saya semakin jauh dengan pantai harga agak sedikit lebih murah tapi kalo lagi males terpaksa makan sebelah hotel. Ow iya, butuh waktu yang lumayan (sekitar 30mnt lebih) untuk menu kamu bisa tersaji setelah kamu order, jadi pastikan kamu disana pada saat kondisi lapar-sedang dan jangan pada kondisi lapar-banget, ntar pingsan Ada beberapa vendor / penyedia jasa layanan hiburan air untuk kamu bisa bermain-main asyik disekitar pantai kaya Jet Ski, Kayaking, Diving, Day Tour, dsb. Day tour juga bermacam-macam, sesuai aktivitas yang kamu senangi, ada half day snorkling, special day tour, night fishing, dll. Untuk night fishing (30$/person) pastikan kamu tahan dengan gelombang laut karena kondisinya kita akan mancing di tengah laut dengan gelombang yang lumayan kuat. Kalo kamu suka pusing dengan gelombang laut, mending jangan. Aktifitas tersebut dimulai sekitar jam 5.30pm sampai dengan 8 pm, ada dua keuntungan yang kamu dapat disini, kamu bisa liat sunset cantik plus dapat makan malam gratis berupa ikan fresh hasil tangkapan kamu tadi yang akan dimasak oleh pihak hotel, semuanya sudah included di paketnya. Bagi kamu (dan juga saya) yang punya budget pas-pasan tapi tetep pengen ngerasain gimana enaknya Resort Mahal itu, kamu bisa ambil one day tour untuk mengunjungi resort mahal tersebut. Berangkat pagi dan pulang sore dengan biaya sekitar 100-150$ , tergantung resort yang kamu inginkan. Biaya tersebut termasuk biaya fasilitas resort seperti fitness, snorkling di pantai sekitar resort, makan siang buffet, dsb. Kecuali numpang tidur siang di kamarnya itu tidak termasuk yah. Jadi lumayan kan bisa buat pamer poto selfie2 hedon Maldives adalah negara mayoritas penduduk Muslim, jadi kita tidak diperbolehkan pake bikini jalan-jalan di pantai seenaknya. Ada area pantai tertentu yang diberi pagar pembatas untuk area kita bisa bebas berbikini. Harap diingat bikini hanya untuk wanita, laki2 jangan ya, cukup saya aja yang melakukan kesalahan itu. Bagi kamu yang Muslim jangan khawatir ga bisa Sholat Jumat karena disana ada beberapa mesjid dan selama jam Sholat Jumat biasanya semua toko dan tempat makan tutup dan buka lagi setelah jam Sholat berakhir. Tidak ada minuman beralkohol di pulau lokal ini dan bawa dari luar pun adalah tindakan yang dilarang jadi yaa lumayan juga kan jadi hidup sehat. Disana kami menghabiskan malam tahun baru bersama seluruh wisatawan lainnya dengan acara "jingkrak bareng" diiringi musik dari abang DJ di pinggir pantai dan diakhiri dengan pesta kembang api yang cukup OK. Suasana penjemputan oleh staf hotel di pelabuhan Maafushi Peta Letak Pantai bermain di pulau Maafushi Kaani Beach Hotel Sun Deck Hotel Kaani Beach Pembangunan hotel-hotel di pulau lokal yang kini mulai pesat Pagar Khusus Bikini Area Begini kira-kira ketika kita masuk area dalem pagar tadi... Bersiap untuk Night Fishing Tangkapan Night Fishing hari itu, tapi kok yang dimasak sedikit ya ? Makan siang di Sandbank aka Gusung Harus di coba "Maldives Hammock" Pesta Tahun Baruan di Maafushi Kesimpulan Jika ditanya apa bedanya Maldives dengan Bali / Lombok / Derawan ? Di Indo kan juga punya tempat dan resort yang ga kalah ama Maldives, jadi untuk apa kesana? Sejauh pengalaman saya, Indonesia memang tak kalah dengan negara lain dalam hal destinasi, tapi terkadang perjalanan tidak melulu hanya masalah tujuannya semata, tapi proses perjalanan dan pengalaman selama prosesnya memiliki sensasi yang berbeda-beda dan hal itu tidak bisa kita dapatkan di satu tempat dan perjalanan yang sama. Saya masih teringat perkataan salah seorang traveller favorit saya, Bill Weir : Travel before they change, forever. Seiring bertambahnya waktu dan perkembangan zaman, pulau lokal di Maldives kini telah mengalami kemajuan yang pesat. Hotel-hotel mulai semakin tumbuh menjamur dan tentunya akan semakin mengundang lebih banyak wisatawan untuk berkunjung kesana. Hal ini tentu sedikit banyak akan mempengaruhi alam sekitarnya. Jadi ketika ditanya apakah perjalanan ke sana worthed it atau tidak ? maka jawabannya adalah iyess, Its Worthed It ! Travel now, before they change... Bagi kamu yang perlu data rincian perjalanan serta itinerary lengkap bisa di download di sini Semoga bisa bermanfaat, dan Never Stop Travelling. ~AMANK~