Sundel Bolong

Members
  • Content Count

    86
  • Joined

  • Last visited

About Sundel Bolong

  • Rank
    Tidak Baru Lagi
  1. Sundel Bolong

    Serba-serbi Wisata di Sumatra Barat

    Jika kita punya banyak waktu luang, jalan – jalan ke Bukittinggi merupakan sesuatu yang mengasyikan. Kita bakal disuguhi beragam objek wisata meliputi tradisi adat setempat, kulinernya, lokasi – lokasi wisata serta yang tak kalah penting untuk kita jelajahi adalah sisa – sisa peninggalan sejarah perjuangan bangsa Indonesia dari penjajah di kota yang terletak di provinsi Sumatera Barat ini. Hawa yang sejuk karena berada di dataran tinggi, tepatnya sekitar 930 meter dari permukaan laut membuat kita bakal merasa rileks dan nyaman di Kota Bukittingi ini. Kota yang bisa ditempuh jarak kurang lebih 90 Km dari pusat Kota Padang ini pada masa penjajahan adalah salah satu kota paling penting dan strategis di Indonesia. Bagi rakyat Indonesia, kota ini tidak akan asing karena Bukittingi merupakan tempat kelahiran Bapak Proklamator kita Drs Mohammad Hatta. Tak hanya itu, pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia, kota Bukittingi dijadikan sebagai ibukota Negara Indonesia menggantikan Jakarta yang kondisinya masih kurang stabil. Nah, tentu saja. Sebagai salah satu kota bersejarah di Negara ini, Bukittingi menyimpan banyak sekali lokasi bersejarah, salah satunya di atas bukit Jirek yakni benteng Fort de Kock. Benteng Fort de Kock didirikan oleh Kapten Bouer pada tahun 1825 pada masa Baron Hendrik Merkus de Kock sewaktu menjadi komandan Der Troepen dan Wakil Gubernur Jenderal Hindia Belanda. Nama benteng ini diambil dari nama penguasa Belanda pada saat itu. Benteng ini digunakan oleh Tentara Belanda sebagai kubu pertahanan dari gempuran rakyat Minangkabau terutama sejak meletusnya Perang Paderi pada tahun 1821-1837. Di sekitar benteng masih terdapat meriam - meriam kuno periode abad ke 19. Setelah membangun benteng tersebut, beberapa masa kemudian di sekitar benteng ini berkembang sebuah kota. Kota ini awalnya diberi nama Fort de Kock. Kota ini kemudian berubah nama menjadi kota Bukittinggi dan terus berkembang hingga saat ini. Kini, sejak pemerintah daerah setempat merenovasi di tahun 2002, kawasan benteng Fort de Kock ditetapkan sebagai Taman Kota Bukittinggi (Bukittinggi City Park) dan Taman Burung Tropis (Tropical Bird Park). Kondisi hingga saat ini, Benteng Fort de Kock masih ada sebagian bangunan yang masih bercat putih-hijau dengan tinggi sekitar 20 meter. Meriam kecil yang melengkapi kekhasan benteng Belanda ini masih terletak di keempat sudutnya. Di sekitar area benteng juga sudah dipugar dan diperbaiki oleh pemerintah daerah menjadi sebuah taman dengan banyak pepohonan rindang dan dilengkapi dengan berbagai wahana permainan anak-anak. Benteng Fort de Kock ini berdekatan dengan Kebun Binatang Bukittinggi dan Museum Rumah Adat Baanjuang. Untuk menuju kawasan benteng, kita menuju bukit di sebelah kiri pintu masuk. Sedangkan kawasan kebun binatang dan museum berbentuk rumah gadang itu terletak di bukit sebelah kanan. Keduanya lokasi wisata ini dihubungkan oleh Jembatan Limpapeh. Di bawah jembatan ini terdapat jalan raya dalam kota Bukittinggi. Kawasan ini sangat dekat jika ditempuh dari pusat kota Bukittinggi, yakni hanya sekitar satu kilometer dari kawasan Jam Gadang, tepatnya di terusan jalan Tuanku nan Renceh. Benteng Fort de Kock ini merupakan satu dari dua benteng belanda yang ada di Sumatera Barat. Benteng yang lain terdapat di Batusangkar dengan nama benteng Fort Van der Capellen. Konon menurut penduduk asli Bukittinggi dan beberapa ahli sejarah pernah menyebutkan jika dua kota ini pada jaman dahulu yang paling susah ditaklukan Belanda saat Perang Paderi.
  2. Sundel Bolong

    Serba-serbi Wisata di Sumatra Barat

    Lembah Anai Apabila kita kota kota besar metropolitan, yang tiap hari di jalan raya berpapasan dengan kendaraan bermotor dan di kelilingi gedung – gedung pencakar langit, pasti bosan dan menjenuhkan rutinitas demikian itu. Ada kalanya kita membutuhkan refreshing atau melihat panorama yang menyejukkan mata kita. Lantas, bagaimana kalau gedung – gedung bertingkat yang membosankan dan seringkali kita lihat itu tergantikan dengan panorama hijaunya hutan di pinggir jalan raya, diselingi dengan aliran sungai Batang hingga sampai pada pancuran air terjun yang menyegarkan? Kalau kalian menginginkan suasana seperti itu, berkunjunglah ke kawasan Lembah Anai di provinsi Sumatera Barat. Lembah Anai merupakan deretan tebing curam dihiasi rimbunnya pepohonan hijau dan lebat yang terletak di Padang Panjang. Persisnya membentang di samping jalan utama antara Kota Padang dengan Bukittinggi provinsi Sumatera Barat. Kawasan hutan yang eksotis itu bernama kawasan hutan lindung Lembah Anai sangat memukau dan eksotis menebar kesejukan. Salah satu daya tarik keindahan Lembah Anai adalah karena air terjun ini terletak persis di pinggir jalan, jadi sambil lalu lalang pun, kita seakan dapat terapi kesegaran dan kesejukan air terjun Lembah Anai. Pelancong yang mendarat di Bandar udara Minangkabau dan hendak menuju ke Bukit Tinggi akan dapat menyaksikan keindahan air terjun Lembah Anai di pertengahan jalan. Air terjun Lembah Anai dan air sungai Batang Anai di antaranya berasal dari Gunung Singgalang yang terletak di bagian utara dan anak-anak sungai dari Gunung Merapi yang mengalir melalui Kota Padang Panjang. Airnya mererobos Bukit Barisan yang menjadi air terjun Lembah Anai. Batang Anai juga menampung hampir semua air yang datang dari lereng bagian barat bukit barisan. Air terjun Lembah Anai ini terletak di tepi jalan raya yand dibelah dengan jembatan dan landasan kereta api lama yang tidak lagi digunakan. Dahulu, saat lintasan kereta api ini masih aktif, penumpang akan disuguhkan dengan pemandangan luar biasa dari kursi penumpang. Selain karena lintasan kereta api yang tidak lazim, yang biasanya membelah jalan raya sehingga pengendara motor pengguna jalan diminta untuk berhenti terlebih dahulu, di lintasan ini baik kereta api maupun pengendara motor maupun mobil pun boleh lewat secara bersama – sama. Hal ini karena lintasan kereta api dibuat “menggantung†atau di atas jembatan. Tentu saja, penumpangnya bakal disuguhi panorama lembah anai dari ketinggian lintasan. Selain melihat dapat melihat jalur jalan raya yang berkelok dihias kendaraan yang melintas di atasnya, mereka juga bisa menikmati pemandangan air terjun, lembah, sungai dan hutan lindung yang eksotis dan menyegarkan. Lintasan kereta api ini diresmikan pada akhir tahun 1800 dahulu. Kita juga dapat melihat kera hutan yang jinak sepanjang Lembah Anai, yang hidup bebas ditemani beberapa satwa lain yang benar – benar menikmati habitatnya. Udaranya disana sangat sejuk, tak terbayang betapa lebih indahnya pemandangan hutan lindung beserta jalur kereta tersebut. Sekitar dalam waktu satu setengah jam perjalanan dari Padang, kita akan melewati kawasan Lembah Anai yang benar-benar menyejukkan mata ini. Masyarakat dan wisatawan mengenal lembah anai dengan kawasan bukit dan jurangnya yang terjal, serta air terjun dan sungai Batang Anai yang cantik. Pohon-pohon besar di kawasan hutan lindung ini pun menutupi bukit barisan di sekelilingnya. Untuk menikmatinya, berhentilah sejenak di tepian air terjun, karena kawasan inilah yang menjadi favorit pengunjung. Banyak yang sekadar mencuci muka dan merendam tangan dan kaki untuk menikmati kesegaran airnya yang jernih dan dingin.
  3. Sundel Bolong

    Serba-serbi Wisata di Sumatra Barat

    Banyak tempat wisata yang ada di Provinsi Sumatra Barat. Berada di belahan barat Indonesia, Sumatra Barat memiliki kekayaan alam yang tak kalah dibandingkan dengan wilayah lain. Berikut ini adalah beberapa tempat wisata yang ada di provinsi ini. Pulau Cubadak, Sumbar Berkunjung ke provinsi Sumatera Barat, rugi kalau tidak berwisata ke pulau Cubadak. Pulau Cubadak yang namanya terkenal hingga pelosok dunia ini menjadi ikon dan kebanggan masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan karena potensi pariwisata bahari yang melimpah ruah dengan pesona keindahannya yang terpancar sehingga menarik minat wisatawan. Pulau ini memiliki luas wilayah sekitar 5750 km persegi dan berada 0-1.000 meter di atas permukaan laut. Pulau cubadak terletak dengan posisi memanjang dari utara ke selatan di bagian barat Sumatra Barat. Panjang pantainya lebih 1,5 km dan lahan yang dikuasai pengelola Cubadak adalah sekitar tujuh hektar. Kawasan Pulau Cubadak pada mulanya adalah bekas kawah dengan luas sekitar 40 km persegi. Pulau ini tidak berpenduduk, kecuali hanya segelintir rumah nelayan sebagai tempat persinggahan saat kemalaman melaut, dan dipenuhi hutan lebat. Sejumlah satwa burung dan binatang liar seperti monyet, rusa, babi hidup di sini. Cubadak merupakan salah satu dari puluhan pulau kecil di lepas pantai Sumatra Barat. Namun kini, setelah tahu kondisi alam dan keindahannya yang potensial, pemerintah daerah mulai menggarap pulau ini dengan serius. Terbukti, hasil garapan itu menjadikan pulau Cubadak mendapat julukan Paradiso Village oleh orang – orang Eropa. Jarak pulau Cubadak dari kota Padang sekitar 60 km. Untuk bisa mencapai pulau ini, setiba di bandara Minangkabau, wisatawan dapat menuju dermaga di pantai Corocok di ibukota Painan, kabupaten Pesisir Selatan. Perjalanan pulau Cubadak perjalanan sendiri kurang dari 2 jam. Pihak pengelola akan menawarkan jemputan dari bandara kepada tamu yang berkunjung dengan syarat pengunjung bermalam tiga hari atau lebih di resort mereka. Meski demikian, penataan resort mereka tidak main – main, benar benar tertata apik. Kondisi lau yang tak langsung berbatasan dengan Samudera Hindia membuat ombak yang menghempas pantai dengan lembut menjadi relaksasi tersendiri bagi wisatawan yang ingin dimanjakan oleh sejuknya suasana pantai ini. Apabila kita ingin menyelam, terdapat 18 titik penyelaman di sekitar kawasan ini, dengan keberagaman biota bawah laut. Pulau ini menurut penyelam dari berbagai Negara merupakan titik terbaik di dunia. Ibaratnya begini, jika Mentawai adalah surga para peselancar, maka Cubadak adalah surga para penyelam karena dasar laut yang mengelilingi pulau ini ditumbuhi terumbu-terumbu karang yang indah dan ikan hias warna-warni. Aktivitas lain yang bisa kita lakukan adalah kanoing atau berlayar. Pelayaran bisa kita lakukan dengan menggunakan jukung atau sebutan untuk perahu nelayan di masyarakat sekitar. Perahu ini memiliki dua lambung, kapasitas penumpang sendiri dapat dinaiki 3 hingga 4 orang. Ombak di pesisir tak begitu terasa membuat olahraga satu ini menjadi menyenangkan. Wisatawan juga dapat melakukan ski air (knee boarding) dan kegiatan lainnya tapi akan dikenakan biaya tambahan oleh mereka. Bagi yang menyukai trekking, kegiatan ini dapat dilakukan dengan jalur yang telah di tentukan di seputaran hutan Pulau Cubadak. Jalur yang akan dilewati tergolong menantang basah lembab. Jika beruntung, kita bisa menemukan fauna asli pulau ini diantaranya rusa, kera, babi, biawak dan burung, kegiatan selanjutnya yang cukup unik yang mereka tawarkan seperti melakukan camping akan diadakan. Bagi anda yang menginginkan suasana tenang dan jauh dari bisingnya kota kota besar, relaksasi sejenak untuk beberapa hari di pulau ini sangat begitu disarankan, apalagi dengan segala fasilitas yang tersedia lengkap memanjakan diri anda.
  4. Sundel Bolong

    Kuliner Para Pecinta Kopi di Jalan Roda Manado

    Minum kopi tentunya paling enak kalau sembari ditemani makanan yang tepat. Dan, makanan pendamping kopi, bagi sebagian besar orang tentunya adalah pisang bukan? .Pisang di daerah tropis seperti di Indonesia merupakan komiditi buah yang cukup besar. Tak ayal, pisang menjadi buah favorit keluarga di saat santai. Kini, pisang diolah dalam berbagai macam sebagai camilan sehat keluarga, seperti kolak pisang dan yang paling sering pisang goreng. Tentunya hal ini juga termasuk di Manado. Siapa yang tidak tahu camilan ringan pisang goreng? Camilan satu ini kerap kali disuguhkan pada saat santai bersama keluarga, kerabat dan teman diiringi obrolan – obrolan ringan. Namun, di Manado Provinsi Sulawesi Utara, pisang goreng tidak disajikan tersendiri, tapi selalu ada sambal yang mengiringi. Sambal dabu – dabu namanya. Sambal ini khas daerah Minahasa karena racikan dan cara pembuatannya jarang bisa ditemui di daerah lain. Sambal dabu – dabu yang biasa dihidangkan bersama dengan pisang biasanya disebut dabu – dabu roa. Pisang gorengnya pun terkenal dengan nama pisang colo-colo. Kadang juga dikenal dengan nama pisang goreng roa, diambil dari nama sambalnya. Masyarakat menamai pisang goreng ini pisang goreng colo – colo karena cara makannya. Colo dalam bahasa Manado artinya dicolekkan (dicocol). Artinya, memakan pisang goreng tidak sekedar langsung sikat saja, tapi lebih nikmat kalau kita colekkan ke sambal dabu – dabu roa yang segar dan pedasnya khas ini. Pisang goreng ini memang berbeda dengan kebanyakan pisang goreng di daerah Jawa yang terasa manis. Pisang colo-colo ini tidak banyak terasa manis, namun gurihnya tidak ada duanya. Cara menikmati pisang ini, yakni dengan cara dicolo-colo (dicocol kata orang Manado) ke sambal roa. Kegurihan ditambah rasa pedasnya sambal roa menjadikan suasana santai makin nikmat, apalagi tersaji masih dalam keadaan panas. Kekhasan camilan ini juga membuat penikmatnya ketagihan untuk terus mencocol pisang dengan sambal, tidak membuat mereka yang menyantap menjadi eneg karena terlalu manis. Resep rahasia pisang goreng ini terletak pada adonannya. Pisang ini digoreng dengan adonan tepung terigu ditambahkan dengan sedikit mentega, inilah yang membuat aroma serta rasa pisang semakin gurih. Biasanya, adonan ini jarang menggunakan tepung beras, karena bila dingin pisang goreng akan mengeras. Pisang yang dipilih adalah pisang kepok yang sedikit mengkal, tetapi sudah mulai matang. Pisang kepok kemudian diiris-iris menyerupai kipas dan dicelupkan ke adonan tepung lalu digoreng dengan minyak yang panas. Di Manado, pisang colo-colo dan sambal roa mudah ditemukan di daerah Pantai Malalayang. Setiap hari, pantai Malalayang ramai dikunjungi orang. Baik yang sekedar melepas penat dari rutinitas kerja maupun yang sengaja datang untuk mencicipi pisang goreng. Biasanya orang yang datang di sore hari sambil mengabadikan momen terbenamnya matahari di horizon lautan luas. Lokasi berjualan ini oleh kecamatan Malalayang dinamai dengan lokasi Pedagang Lapangan Kreatif, dan pantai Malalayang masuk nominasi Desa Wisata Nasional. Kini, di Pantai Malalayang bukan hanya dapat dinikmati pisang goreng saja, tetapi sudah disajikan beragam kuliner tradisional tersedia. Selain tinutuan, ada pula milu siram, mie cakalang, jagung rebus dan beragam menu khas lainnya. Lengkap pula dengan dabu-dabu bakasang dan dabu-dabu roa. Jalan di samping pantai Malalayang merupakan rute jalan Trans Sulawesi. Tak ayal apabila hari Sabtu / Minggu atau hari libur, pantai Malalayang akan dipadati ribuan orang, dan tentu saja memacetkan ruas jalan ini hingga berkilo – kilometer. Dulu memang daerah ini terkenal karena pisang colo – colonya, namun sekarang Pantai Malalayang jadi wahana rekreasi warga sekitar baik pesona alam dan khas kulinernya.
  5. Sundel Bolong

    Tempat-tempat Pemakaman Mewah di Beberapa Negara

    ya mungkin orang kaya itu pikirannya bingung kali yak... bingung ngabisin duitnya... makanya dihambur-hamburin kayak gini...
  6. Sundel Bolong

    Rute Perjalanan Kereta Paling Indah di Dunia

    wah ada yah...
  7. Sundel Bolong

    Kuliner Para Pecinta Kopi di Jalan Roda Manado

    wah, kalau susu saya juga suka mas deffa....
  8. Kopi memang merupakan minuman hangat favorit yang hampir dinikmati seluruh kalangan di dunia. Bahkan di Indonesia, hampir di tiap kota memiliki tempat – tempat favorit untuk menikmati sajian hangatnya kopi ini . Nah, jika anda merupakan salah satu penikmat kopi dan sedang berada di kota Manado Sulawesi Utara, maka anda harus menjajal cita rasa kopi di kawasan kuliner Jalan Roda ini. Letaknya berada di pusat kota, berada di kawasan Pasar 45, hanya beberapa meter saja dari titik nol kota Manado ini. Jalan Roda, atau lebih dikenal masyarakat sekitar dengan sebutan Jarod. Kawasan ini sebenarnya sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda, jauh sebelum tercetus Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Sebenarnya kawasan ini dulunya merupakan pusat moda transportasi yang ditarik oleh sapi atau kuda. Konon, wilayah ini dari jaman dulu menjadi tempat ngobrol, ngopi dan tempat makan para penarik pedati dengan roda kayu besar ini. Mereka dahulu menyebut kawasan ini sebagai stasiun pedati. Ketika kota Manado sudah mulai ramai dan dipadati dengan berbagai kendaraan bermotor, semua pedati dilarang memasuki pusat kota lagi. Sampai saat ini, tidak lagi terlihat pedati di lokasi ini. Tetapi, nama Jarod tetap melekat abadi dan aktivitas warga di tempat ini tetap berjalan sebagaimana biasanya, bahkan berkembang seiring dengan kemajuan zaman dan masyarakat. Kini, kawasan Jalan Roda telah direnovasi oleh pemerintah Kota Manado dan dijadikan sebagai salah satu objek wisata kuliner di kota Manado, terutama sajian khas kopi Jarod. Selain kopi, di Jalan Roda ini juga dijual berbagai masakan – masakan olahan khas Manado, warung – warung nasi hingga camilan ringan pisang goring Roa serta mie cakalang. Uniknya, semua yang dijual di Jalan Roda ini halal, sehingga menjadi tempat favorit muslim di Manado untuk makan siang. Tentu semua dijual dengan harga yang relatif terjangkau dari biasanya. Dari dulu hingga kini, Jalan Roda menjadi tempat berkumpulnya hampir semua komunitas yang ada di Sulawesi Utara, mulai dari suku, agama maupun profesi. Orang – orang pedagang dari Minahasa, Gorontalo, Ternate, Bugis, Makassar bahkan juga dari Jawa tak lupa untuk sekadar menyeduh kopi disini. Masyarakat yang datang pun memiliki profesi beragam. Mulai dari kalangan akademisi, pedagang, karyawan, politikus, karyawan, birokrat maupun pegawai negeri sipil, hampir memadati kawasan ini pada jam – jam istirahat kantor. Untuk menuju kawasan Jalan Roda ini sangat mudah, karena ini masih dalam kompleks pusat kota Manado. Cukup dengan menaiki kendaraan umum, kita bisa memilih untuk turun di kompleks Pasar 45. Biasanya supir angkot akan menurunkan kita di Taman Kerukunan Bangsa (TKB). Kita perlu berjaan kaki sekitar 200 meter saja untuk sampai di gapura jalan Roda ini. Kalau anda membawa sepada motor, anda bisa memarkir motor anda di depan gang jalan ini. Kalau membawa kendaraan mobil, maka kita harus mencari tempat parkir di pertokoan di sekitar jalan ini, yang terkadang sulit untuk didapati karena padatnya aktivitas di sekitar Pasar 45 dan Jalan Roda. Jalan roda memang benar – benar unik. Semua aktivitas dan transaksi terus berputar disini, bak roda tanpa pedulu status, suku dan agama kita. Inilah wujud dari kenyamanan dan kedamaian hidup bermasyarakat yang sesungguhnya, yang bisa ditemui di kota Manado.
  9. Sundel Bolong

    Desa.id, Domain Khusus untuk Daerah Pedesaan

    wah bagus nih... tapi apa iya kemampuan seorang perangkat desa bisa selevel ini ya? mksudnya, kayaknya hampir sebagian besar desa di indonesia terjamah internet aja belum...
  10. Sundel Bolong

    Rute Perjalanan Kereta Paling Indah di Dunia

    hhahah betuuull... kalao kayk gini mah semua juga bakal seneng naek kereta :)
  11. Hayoo, sapa di sini yang suka jalan-jalan dengan kereta? Saya bisa dibilang adalah salah satu pecinta kereta. Ada bebrapa alasan kenapa saya memilih kereta sebagai moda transportasi favorit. Alasan pertama adalah ini kendaraan anti macet. Faktor penghambat paling biasanya adalah faktor teknis, seperti kereta yang mengalami permasalahan atau sejenisnya. Selain itu, mungkin biasanya harus menunggu kereta lain lewat kalau tiba di stasiun persimpangan, ini biasanya berlaku untuk kereta ekonomi. Alasan kedua, perjalanan menggunakan kereta bisa dibilang lebih murah, terutama dengan memakai kereta ekonomi. Dan yang ketiga n penting adalah saya nggak mabuk kendaraan ketika naek kereta. Beda kalau naik bus atau mobil. Pengalaman pernah di kelok 44 dalam perjalanan menuju Maninjau. Hasilnya, perut saya kasihan bangeettt. Di samping tiga alasan tersebut, ada pula yang mengatakan bahwa perjalanan dengan kereta juga memberikan kesempatan lebih untuk menikmati pemandangan. Cukup beralasan, karena biasanya rel kereta melewati daerah yang tidak ramai penduduk dan memiliki pemandangan indah. Nah untuk yang satu ini, terdapat beberapa kereta di dunia yang menawarkan perjalanan berpemandangan paling indah. Dengan perjalanan yang indah tersebut, para penumpangnya pun tidak akan merasa bosan untuk menaikinya. Glacier Express Nama kereta ini cukup ironis dengan kenyataan sebenarnya. Meskipun berlabel express, kereta ini memberikan perjalanan yang cukup lambat. Bagaimana tidak, perjalanan sejauh 180 mil atau sekitar 288 kilometer ditempuh dalam kurun 8 jam. Namun jangan salah mengenai pemandangan yang ditawarkan. Kereta ini menghubungkan dua gunung dari St. Moritz menuju Zermat yang ada di Swiss. Dalam perjalanannya, kereta ini pun melewati sebanyak 291 jembatan, 91 terowongan dengan ketinggian 6670 kaki sekitar 2033 meter di atas permukaan laut. Venice Simplon-Orient-Express Kereta Venice Simplon-Orient-Express memberikan perjalanan menuju kota-kota paling indah di Eropa. Rute kereta ini melewati kota London, Venice, Roma, Budapest hingga Praha. Kereta ini pun juga menawarkan kemewahan tersendiri bagi para penumpangnya. Pride of Africa Bagi yang ingin berkeliling Benua Afrika, tentunya akan sangat senang dengan kereta yang satu ini. Kereta Pride of Africa ini setiap tahunnya menawarkan sebuah perjalanan selama 14 hari dari Cape Town, melewati kota-kota seperti Dar Es Salaam, Kimberley, Pretoria, Kruger National Park, Beit Bridge, Bulaway, Victoria Falls, Lusaka, melewati Tanzania dan berakhir di Dar Es Salaam. Flam Railway http://www.hotelclub.com/blog/wp-content/uploads/2009/02/flam-railway_1.jpg Jika brjalan-jalan ke Norwegia, maka alangkah sangat menyenangkan kalau Anda dibawa dengan kereta untuk menyusuri fjord paling panjang di dunia, Sognefjord. Fjord ini memiliki panjang 20 kilometer dengan ketinggian sekitar 3000 kaki. Trans-Siberian Railway Perjalanan yang ditempuh oleh kereta Trans-Siberian ini bisa dikatakan merupakan perjalanan kereta paling panjang di dunia. Bagaimana tidak, lama perjalanan yang harus ditempuh kereta ini mencapai 19 hari di mana rutenya dimulai dari Vladivostok di Siberia menuju Moskow dan selanjutnya diteruskan ke St. Petersburgh. Perjalanan dengan kereta ini pun diusahakan senyaman mungkin dengan fasilitas yang lengkap. Tentunya kenyamanan menjadi syarat mutlak, bagaimana tidak, perjalanan kereta ini mengharuskannya untuk melewati tujuh zona waktu berbeda.
  12. Teknologi yang ada saat ini benar-benar dimanfaatkan dalam segala aspek. Termasuk dalam bidang pariwisata. Untuk yang satu ini, terdapat beberapa contoh aplikasi teknologi. Dan, salah satunya yang cukup menarik perhatian adalah penggunaan teknologi dalam pembuatan air mancur. Berkat teknologi, terdapat beberapa air mancur yang memiliki desain paling mengagumkan di dunia. Dari sekian banyak, terdapat delapan air mancur yang dianggap mempunyai desain paling cantik. Di mana saja air mancur tersebut? 1. Moonlight Rainbow Fountain, Seoul Air mancur yang satu ini merupakan air mancur jembatan yang paling panjang di dunia. Air mancur ini memiliki panjang total sekitar 1140 meter. Airmancur Moonlight Raibow ini didirikan pada tahun 1009 di Jembatan Banpo. Air mancur ini pun memompa air secara berulang-ulang dari sungai Han yang berada di bawahnya. Terdapat 380 nozzle yang mampu memuncratkan air sepanjang 140 kaki secara horizontal. Sebagai kombinasi, air mancur ini juga dilengkapi dengan musik serta 10 ribu LED yang menimbulkan efek pelangi. 2. La Joute Fountain, Montreal Musim panas merupakan momen yang tepat untuk menyaksikan keindahan air mancur La Joute di Montreal, Kanada. Pada setiap malamnya di musim panas, air mancur ini memunculkan pertunjukan selama 32 menit yang diawali dengan kabut serta diakhiri dengan lingkaran api. 3. Fountains of Bellagio, Las Vegas Air mancur ini berada di Las Vegas yang mampu menyemburkan air setinggi 500 kaki ke udara. Tak lupa, air mancur ini pun dilengkapi dengan musik, yang salah satunya adalah lagu Elvis Presley yang berjudul Viva Las Vegas dan My Heart Will Go On yang dinyanyikan oleh Celine Dion. Air mancur ini pun melakukan pertunjukannya setiap 15 menit atau setiap 30 menit. 4. Swarovski Kristallwelten (Swarovski Crystal Worlds), Austria Swarovski Crystal Worlds dibuka untuk memperingati ulang tahun ke 100 Swarovski. Bagi yang suka dengan perhiasan, tentunya tahu dengan sosok Daniel Swarovski. Air mancur ini memiliki potongan kristal yang dijadikan sebagai mata dan mulut yang berfungsi sebagai tempat keluarnya air. 5. Jet d'Eau, Geneva, Switzerland Pada awalnya, air mancur Jet d'Eau ini didirikan oleh para engineer di tahun 1886 pada sebuah pabrik hidrolik untuk mengeluarkan tekanan air. Pada waktu itu, mesin yang mereka buat berhasil menyemburkan air setinggi 30 meter dan berhasil menarik perhatian masyarakat sekitar. Selanjutnya, pemerintah Genewa pun memutuskan untuk memindahkan air mancur tersebut ke lokasi publik, tepatnya di Danau Genewa. 6. The Dubai Fountain Air mancur ini merupakan salah satu yang paling fenomenal di dunia. Pemerintah Dubai rela mengeluarkan uang sebesar 218 juta USD untuk mendirikan bangunan ini di depan bangunan Burj Khalifa yang merupakan bangunan tertinggi di dunia. Air mancur ini mampu menyemprotkan air sebanyak 22 ribu galon dengan ketinggian hingga 500 kaki. Pertunjukan air mancur ini pun dikombinasikan dengan berbagai jenis musik dan lampu. Saking fenomenalnya air mancur ini, masyarakat bisa menyaksikannya dari jarak hingga 20 mil. 7. The Montjuïc Magic Fountain, Barcelona Air mancur yang satu ini pertama kali mementaskan pertunjukannya pada tahun 1929 dalam acara Pameran Internasional Bercelona. Semprotan air yang digelontorkan air mancur ini pun dibuat agar sinkron dengan musik yang dimainkan. Untuk menyaksikan 15 menit pertunjukan air mancur ini, kita bisa datang pada sore hari. 8. Trevi Fountain, Roma Yang tak bisa ketinggalan tentunya adalah Trevi Fountain yang ada di kota Roma. Air mancur yang satu ini memiliki ketinggian 85 kaki dengan lebar 65 kaki. Saat ini, pemerintah Italia berusaha untuk mengembalikan air mancur ini seperti sebelumnya. Mereka pun rela mengeluarkan uang sebesar 2.9 juta USD dan merencanakan untuk menyelesaikannya pada tahun 2015.
  13. Sundel Bolong

    Tempat-tempat Pemakaman Mewah di Beberapa Negara

    San Diego Hills, nama tempat yang satu ini tentunya tidak terlalu asing di beberapa waktu terakhir ini. Beberapa artis ternama Indonesia pun berlomba-lomba untuk memesan tempat peristirahatan terakhirnya di sini. Tak tanggung-tanggung, biaya hingga miliaran rupiah pun telah mereka siapkan agar bisa dimakamkan di San Diego Hills. Konsep pemakaman mewah mirip dengan San Deigo Hills sendiri bukanlah yang pertama di dunia. Terdapat beberapa lokasi pemakaman lain yang menawarkan kemewahan serupa dan bahkan lebih tinggi lagi dibandingkan San Diego Hills. Jadi, dengan pemakaman yang berdesain mewah tersebut, kesan angker pada sebuah pemakaman pun langsung sirna. Lalu, mana saja tempat=tempat pemakaman tersebut? Green-Wood Cemetary, New York, Amerika Serikat Jika para warga menengah atas di Jakarta dan sekitarnya bermimpi untuk dimakamkan di San Diego Hills, maka warga New York di Amerika berambisi untuk bisa dimakamkan di Green-Wood Cemetary yang ada di kawasan Brooklyn, Kings County, New York. Bahkan koran terkemuka Amerika Serikat, The New York Times menuliskan bahwa warga New York menginginkan dua hal, yakni tinggal di Fifth Avenue dan dimakamkan di Green-Wood Cemetary. Tempat yang satu ini memang memiliki sejarah tersendiri, dan bahwak tercatat sebagai salah satu National Historic Landmark di Amerika serikat. Hal ini tak lain karena desainnya yang unik dan berusia sangat tua. Pemakaman ini didirikan pada tahun 1838. Tempat ini berada di atas bukit dengan ketinggian 60 meter di atas permukaan laut. Kompleks pemakaman ini memiliki luas 1.9 kilometer persegi. Tak hanya itu, Green-Wood Cemetary ini jgua tampil dengan desain yang cantik menggunakan gaya gothic pada bagian gerbang utamanya. Selain itu, beberapa makam yang ada di tempat ini juga tampil dengan desain ala Italia dan Swiss. Lalu, berapa biaya untuk bisa dimakamkan di tempat ini? Terdapat beberapa bagian di pemakaman ini. Untuk bisa dimakamkan dengan model batu nisan biasa, orang harus membayar sebesar 1.515 USD atau sekitar 15 juta rupiah. Kalau ingin lebih mewah, ada juga yang ditawarkan seharga 27.800 USD. Kalau masih belum cukup, terdapat sebuah bangunan khusus yang diperuntukkan bagi mereka yang sanggup membayar uang sebesar 300 ribu USD. An Bang Village, Vietnam Negara tetangga Vietnam juga tak ketinggalan untuk memiliki tempat peristirahatan terakhir yang mewah untuk para warganya. Di antara tempat pemakaman mewah yang ada di Vietnam, pemakaman di An Bang, Phu Vang, provinsi Thua Thien - Hue, merupakan tempat pemakaman yang paling mewah. Tempat ini sendiri memperoleh julukan sebagai kota makam atau kota hantu. Di dalamnya, terdapat banyak makam yang mana mempunyai desain yang cantik. Bahkan kalau Anda masuk ke kompleks pemakaman ini, suasana ala kuburan pun tidak akan Anda temui. Bahkan tempat ini lebih tepat disebut sebagai tempat wisata yang menarik, terlebih untuk mejeng dan foto-foto, . Untuk bisa membangun makam di tempat ini, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi. Pertama, makam harus dibuat sedalam mungkin dan pondasi yang kokoh. Selanjutnya, makam juga harus menggunakan bahan yang mewah. Tak lupa, makam harus didekorasi dengan empat binatang spiritual, yakni unicorn, kura-kura, phoenix dan naga. Tak hanya itu, syara lain juga masih ada, berupa patung naga di sepanjang tangga, ataupun tower heksagonal. Biaya yang dibutuhkan untuk membangun makam di sini pun tak kurang dari 50 ribu USD per unitnya. Cimitiere du Montparnasse, Paris, Perancis Tempat pemakaman mewah di Paris, Cimitiere du Montparnasse pun tak kalah mewah dengan makam-makam lain di dunia. Tempat ini didirikan sudah cukup lama, sejak tahun 1824, di mana dulunya pemakaman ini lebih dikenal dengan nama Le Cimetiere du Sud. Tempat ini dikenal karena di dalamnya banyak dimakamkan para tokoh-tokoh terkenal dari Perancis, terutama tokoh intelektual dan artis. Selain terkenal karena para tokoh yang dimakamkan di sini, pemakaman ini juga menarik karena terdapat sebuah taman indah yang ada di bagian tengah pemakaman. Taman ini dilengkapi dengan hiasan patung perunggu karya Horace Daillion yang dibikin pada tahun 1189. Lalu, apakah jalan-jalaners juga tertarik untuk dimakamkan di tempat-tempat mewah seperti itu? Kalau saya sih, rumah aja nggak terlalu mewah. Ngapain juga makam saya harus dibuat mewah... . Tapi ada bagusnya sih kalau makam didesain bagus kayak gini... jadinya nggak ada lagi kesan angker untuk makam. Dan yang pasti, nggak ada lagi tuh acara uji nyali...
  14. Sundel Bolong

    Milih Power Bank

    Ada yang tau gimana milih sebuah power bank nggak? Pengen cari nih, tapi nggak tau mana yang bagus. Liat di beberapa situs jual beli online, kok kadang harganya timpang jauh ya. Pernah liat yang kapasitasnya gede, sekitar 5000an mAh gitu dijual lebih murah dibandingkan merek laen dengan kapasitas lebih kecil. Nah, di sini ada yang pengalaman make power bank nggak? kali aja bisa dishare yang bagus apa? tengkyuuuu