Jump to content
Forum Jalan2.com - Silahkan Berbagi & Bertanya Tentang Tujuan Wisata Anda

baehaki

Members
  • Content Count

    521
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    8

Everything posted by baehaki

  1. Biasanya, ketika kita melihat sumber air berwarna biru tentunya akan langsung terpesona dengan kecantikannya. Warna biru tersebut pun akan mengingatkan suasana di pantai yang indah di dunia. Namun jangan langsung terpesona dengan warna biru yang ada di sebuah sumber air. Salah satu contohnya adalah di sebuah tempat bernama Harpur Hill, Buxton di Inggris. Di sini terdapat sebuah sumber air yang oleh warga setempat diberi nama Blue Lagoon dengan pemandangan yang indah. Namun, seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, jangan tertipu dengan pemandangan air biru yang indah di sini. Penampilan Blue Lagoon tersebut benar-benar menipu. Birunya air di sini bukan karena kealamiannya. Alih-alih warna biru tersebut disebabkan tingginya polusi. Pemerintah setempat pun sudah memasang papan peringatan yang mengungkapkan bahwa Blue Lagoon ini terpolusi berbagai jenis zat kimia, bangkai hewan, kotoran manusia hingga bekas mobil. Namun peringatan tersebut ternyata tidak menghentikan warga setempat untuk mendatangi Blue Lagoon. Yang paling banyak mengunjungi tempat ini biasanya adalah anak-anak kecil beserta keluarganya. Mereka pun biasanya memilih Blue Lagoon ini sebagai tempat yang tepat untuk piknik. Terlebih suasana di sini mirip dengan sebuah pantai. Air di Blue Lagoon ini juga memiliki tingkat pH 11.3, lebih rendah dibanding pantai (12.6) dan amonia (11.5). Dengan kondisi tersebut, air di Blue Lagoon ini pun bisa mengakibatkan iritasi pada kulit dan mata, sakit perut serta infeksi tenggorokan. Pada Juni 2013 kemarin, pemerintah setempat menuangkan tinta berwarna hitam di Blue Lagoon ini. Tujuannya ya agar 'kecantikan' tempat ini berkurang. Dan hal tersebut cukup berhasil, terbukti pengunjung yang datang ke tempat ini kini tidak mencoba untuk berenang. Namun tetap saja masih ada yang tertarik dengan Blue Lagoon ini. Seorang pengunjung mengatakan bahwa dirinya sangat tertarik dengan kecantikan tempat tersebut. Dan dirinya pun mengaku tidak apa-apa kalo bermain di dalam air, asalkan dia tidak berdiri di tempat dengan kedalaman melebihi leher. Kalau melihat fenomena Blue Lagoon ini, jadinya mikir, ternyata ada juga ya orang oon di luar negeri. . Tapi kalo tempat kek gini ada di Indonesia, nampaknya juga bakal ramai hehehe... paling tidak bagus nih buat poto-poto sumber http://www.amusingplanet.com/2013/07/the-poisonous-blue-lagoon-of-harpur.html
  2. wah @hanung, sori-sori bangeettt.... sepertinya ane nggak jadi ikutan.... ada hal mendesak yang mengharuskan duit untuk liburan harus dihilangkan....
  3. kalo saya sih buat beli novel, Eldest... hehehe
  4. Denver International Airport Bandara Internasional Denver merupakan bandara paling luas yang ada di Amerika Utara. Bandara yang dibuka pada tahun 1995 ini memiliki panjang landasan 16 ribu kaki dan mampu menampung pesawat Airbuss A380s. Bandara ini juga memiliki keunikan tersendiri pada desainnya. Pemerintah Amerika Serikat membangun bandara ini dengan teknologi ramah lingkungan dan menyematkan 9200 panel sel surya yang mampu menghasilkan listrik sebesar 3 juta kwh per tahun. Jumlah tersebut pun mengalami penambahan pada tahun 2009. Macau International Airport Macau yang saat ini merupakan bagian dari Cina memiliki wilayah yang sempit. Oleh karena itu, membangun sebuah bandara yang memiliki ukuran luas menjadi permasalahan tersendiri. Oleh karena itu pihak Macau memutuskan untuk melakukan reklamasi yang ditujukan untuk membangun sebuah bandara. Alhasil, Bandara Internasional Macau pun dibuka pada tahun 1995. Don Muang International Airport Bandara dengan bentuk yang unik berikutnya tidak jauh dari Indonesia, tepatnya Bandara Internasional Don Muang di Thailand. Sekilas bandara ini terlihat biasa-biasa saja dengan ukuran yang juga tidak terlalu besar. Namun keunikan bandara ini terletak pada lapangan golf 18 lubang yang terletak di tengah-tengah dua jalan raya. Namun bandara ini tidak hanya mempunyai keunikan. Don Muang juga menawarkan hal yang cukup merepotkan bagi para traveler yang mendarat di sini. Terlebih bagi traveler yang memilih untuk menggunakan taksi, di mana terminal taksi tersebut terletak di ujung jalan raya. Copalis State Airport Bandara ini terletak di Grays Harbor County, Washington Amerika Serikat. Bandara ini merupakan satu-satunya akses untuk menuju Griffiths-Priday Ocean State Park. Bandara ini mempunyai landasan sepanjang 4500 kaki di sepanjang pantai. Dan karena terletak di pantai, landasan di bandara ini tidak terbuat dari aspal. Alih-alih bandara ini hanya mempunyai penanda berwarna merah yang digunakan untuk memudahkan para pilot pada saat landing. Lokasi landasan tersebut juga berada di antara sungai Copalis dan bebatuan, cukup menarik sepertinya. Pemerintah setempat juga memberikan warning kepada para pilot yang ingin mendarat di sini untuk melakukan fly-over sebelum landing. Hal tersebut dilakukan agar landasan terbebas dari bebatuan kecil yang bisa berbahaya. Tak hanya itu, pemerintah setempat juga menyarankan agar para pilot memilih landasan berupa pasir berwarna hitam dan basah yang lebih stabil dibandingkan pasir berwarna terang.
  5. Barra Airport Bandara yang satu ini bisa dibilang bandara yang cukup aneh. Barra Airport ini tidak memiliki landasan aspal seperti halnya bandara lain di dunia. Alih-alih pesawat yang mendarat ke sini langsung landing di pantai. Meskipun begitu, bukan berarti ini bukan bandara. Karena Barra Airport yang terletak di Skotlandia ini mempunyai sebuah menara kontrol. Bahkan tercatat terdapat 1000 penerbangan per tahun di sini. Yang menjadi kesulitan mendarat di bandara ini ya lokasinya tersebut. Karena terletak di pantai, pilot harus mengurungkan niatnya untuk mendarat saat terjadi air pasang. Hal ini karena landasan menghilang saat terjadi air pasang. Tak hanya itu, pasir di bandara ini juga berakibat buruk pada mesin pesawat. Hong Kong International Airport http://www.popularmechanics.com/cm/popularmechanics/images/mo/airports-12-500x375-0210-xln.jpg Hong Kong sebenarnya memiliki sebuah bandara bernama Kai Tak. Namun karena lokasinya yang kini dikelilingi oleh gedung-gedung tinggi, pemerintah setempat pun memutuskan untuk membangun bandara baru. Dan bandara tersebut adalah Hong Kong International Airport yang dibangun pada tahun 1991. Akhirnya, mereka pun membangun sebuah pulau dengan luas 3.2 mil persegi dan menggabungkan dua pulau kecil dengan melakukan reklamasi. Bandara ini pun memiliki keunikan tersendiri karena memiliki golf course yang mewah serta expo center besar yang tidak jauh dari jalan raya. Tak hanya itu, bandara ini juga tercatat sebagai bandara tersibuk di dunia pada tahun 2009. Toncontin International Airport Bandara ini terletak di ibukota Honduras, yakni Tegucipalga. Bandara ini juga dianggap sebagai salah satu bandara yang berbahaya di dunia karena kerap terjadi kecelakaan di sini. Termasuk di antaranya adalah kecelakaan pesawat yang merenggut 5 nyawa manusia pada tahun 2008. Bandara yang dibuka pada tahun 1934 ini memiliki landasan pesawat dengan panjang hanya 7000 kaki. Lokasi bandara ini terletak di sebuah lembah yang dikelilingi oleh gunung. Dan bandara ini juga kerap digunakan sebagai pendaratan oleh pesawat besar seperti Boeing 747. Padahal untuk sebuah pesawat besar seperti 747, landasan 7000 kaki terbilang sangat kurang. Qamdo Bangda Airport Qamdo Bangda merupakan bandara tertinggi yan gada di dunia, terletak di Tibet dengan ketinggian 14 ribu kaki di atas permukaan laut. Tak hanya berlokasi di ketinggian, bandara ini pun memiliki ukuran yang sangat panjang, yakni sekitar 3.5 mil atau kurang lebih 5 kilometer. Lintasan yang sangat panjang tersebut menjadi sangat penting bagi sebuah bandara yang terletak di ketinggian seperti Qamdo Bangda. Seorang pilot veteran mengatakan bahwa pada ketinggian setara permukaan laut, pesawat membutuhkan kecepatan 150 mph dan butuh landasan 5000 kaki untuk berhenti. Namun pada ketinggian 14 ribu kaki, kecepatan yang dibutuhkan masih tetap 150 mph, namun membutuhkan landasan dengan panjang mungkin lebih dari 10 ribu kaki untuk berhenti. Dammam King Fahd International Airport Jika kita ngomongin bandara dengan ukuran yang paling besar, salah satunya adalah Dammam King Fahd International Airport. Bandara ini memiliki ukuran lebih dari 300 mil persegi. Bahkan ukuran bandara ini pun lebih besar dibandingkan negara tetangga Arab Saudi, yakni Bahrain. Sebagai sebuah bandara yang berukuran besar, di sini pun fasilitas yang disediakan cukup lengkap. Di antaranya adalah sebuah masjid yang mampu menampung ribuan orang. Tak hanya itu, di sini juga terdapat Royal Terminal yang dikhususkan untuk melayani keluarga kerajaan. Tentu saja terminal ini memiliki ruang yang mewah.
  6. Courchevel International Airport Bandara Courchevel yang terletak di Pegunungan Alpen bisa jadi merupakan salah satu bandara yang paling berbahaya di dunia. Bagaimana tidak, bandara ini memiliki panjang landasan 1700 kaki. Parahnya, di tengah-tengah landasan tersebut ada semacam bukit yang harus dilalui. Bukit tersebut mempunyai kemiringan 18.5 persen. Kemiringan tersebut pun cukup curam untuk sebuah pesawat kecil yang bisa saja tidak memperoleh memontum yang cukup dan mengakibatkan terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu, bagi pilot yang mendarat di bandara ini memerlukan sebuah sertifikasi khusus agar terhindar dari bahaya. Princess Juliana International Airport Bandara yang satu ini terletak di kepulauan Karibia yang terkenal sebagai tempat dengan pemandangan pantai yang indah. Nah, bandara ini sendiri menjanjikan pemandangan yang menarik, di mana di sini lokasi bandara tidak jauh dari pantai. Dengan lokasinya tersebut, para turis yang tengah berjemur di pantai pun bisa melihat dengan jelas pesawat yang tengah landing. Sebuah pemandangan yang jarang ditemukan tentunya. Svalbard Airport Bandara ini terletak kepulauan yang ada di Norwegia, tepatnya di perairan Arctic. Bandara yang satu ini bisa jadi merupakan bandara yang paling mengganggu bagi para insinyur yang membangunnya. Bagaimana tidak, perubahan suhu yang ada di tempat ini. Bandara ini selesai dibangun pada tahun 1975 dengan suasana yang sangat dingin. Namun karena perubahan musim di waktu itu, permukaan landasan bandara ini pun menjadi tidak rata dan tentu saja cukup berbahaya. Pada tahun 1989, pemerintah setempat pun memperbaikinya dan berhasil. Dan, sebuah penelitian pada tahun 2002 mengungkap bahwa perubahan suhu di tempat ini kemungkinan besar akan meningkatkan kebutuhan akan perawatan landasan bandara. Juancho E. Yrausquin Airport Bandara yang satu ini memiliki landasan yang terbilan pendek, yakni 1300 kaki. Karena landasannya tersebut, pesawat besar pun tidak bisa mendarat di sini. Hanya jenis pesawat kecil seperti Cessna dan sejenisnya yang bisa mendarat di sini. Untuk memperingatkan para pilot, terdapat sebuah tanda X kecil yang berarti jangan landing di situ. Landasan yang pendek pada bandara ini karena lokasinya yang ada di sebuah pulau kecil bernama Saba yang merupakan wilayah dari Kerajaan Belanda dan terletak di Kepulauan Karibia. Pilot yang mendarat di sini pun akan merasakan tantangan tersendiri, berkat landasannya yang pendek itu.
  7. Bandara memang mempunyai fungsi utama sebagai terminal bagi pesawat terbang. Namun ada pula beberapa bandara di dunia yang menawarkan lebih dari itu. Kelebihan bandara-bandara tersebut terletak dari desain bangunannya. Nah, berikut ini adalah beberapa bandara di dunia yang mempunyai desain unik dan bahkan terkesan aneh. Cekidot. Kansai International Airport Bandara yang satu ini terletak di sebuah pulau buatan. Bukan rahasia lagi, tanah di Jepang merupakan sesuatu yang sangat mahal. Oleh karena itu pemerintah Jepang memutuskan untuk membuat sebuah pulau buatan pada tahun 1987 dan selesai pada tahun 1994. Dari pulau buatan ini, para traveler bisa meneruskan perjalanan baik menggunakan kereta, mobil ataupun kapal cepat ke pulau Honshu. Pulau ini pun memiliki ukuran yang cukup luas, dengan panjang 2.5 mil (sekitar 4km) dan lebar 1.6 mil (2.5 km), pulau ini pun bisa dilihat dengan jelas dari udara. Pulau buatan ini pun dibuat agar tahan terhadap berbagai macam bencana alam. Namun dalam rencana pembuatannya, nampaknya desainer bandara ini tindak memperhitungkan perihal global warming. Para ahli aviasi pun memperkirakan bahwa bandara ini akan tenggelam dalam kurun 50 tahun mendatang. Airport Gibraltar Kalau melihat gambar bandara yang satu ini, saya jadi inget dengan film-film Hollywood, di mana sering diperlihatkan pesawat yang mendarat menggunakan jalan raya. Nah bandara yang satu ini memiliki desain persis seperti itu. Bandara ini didesain pada saat terjadi perang dunia kedua dan menjadi base tentara Inggris. Bandara Gibraltar ini mempunyai desain yang unik karena landasan pesawat memotong salah satu jalan tersibuk di Gibraltar, yakni Winston Churchill Avenue. Jadi, kalau di Indonesia itu banyak yang namanya penghalang di setiap ada lintasan kereta api, maka di Gibraltar terdapat persimpangan antara lintasan pesawat dengan jalan raya. So, kalau-kalau ada yang suka menyerobot, maka risikonya ya tertabrak pesawat. Sebuah kejadian yang sangat langka tentunya. Madeira International Airport Madeira, tempat yang satu ini mungkin sangat familier bagi para pecinta Cristiano Ronaldo. Ya, Madeira merupakan tempat lahir dari pesepakbola terbaik dunia ini. Namun Madeira tak hanya itu, tempat ini juga mempunyai sebuah bandara yang unik. Madeira sendiri merupakan sebuah pulau kecil yang ada di Portugal. Dan bandara Madeira merupakan salah satu bandara yang memiliki risiko kecelakaan yang tinggi. Bagaimana tidak, bandara ini mempunyai landasan sepanjang 9000 kaki atau sekitar 2.7 kilometer. Dulunya, bandara ini hanya mempunyai landasan sepanjang sekitar 5000 kaki atau 1.5 kilometer. Namun pemerintah setempat kemudian membangun sebuah jembatan dengan panjang sekitar 3000 kaki dengan lebar 590 kaki. Jembatan ini pun dibangun dengan memakai 200 pilar penyangga. Dengan desain seperti itu, jembatan tersebut pun mampu menampung pesawat Boeing 747 atau sejenisnya. Dan berkat desainnya tersebut, bandara ini juga pernah memperoleh penghargaan Outstanding Structure Award dari International Association for Bridge and Structural Engineering pada 2004. Ice Runway, Antartika Biasanya, sebuah bandara tentunya mempunyai dilengkapi dengan menara ataupun landasan aspal. Namun tidak dengan Ice Runway di Antartika. Sesuai namanya, bandara yang satu ini hanya berupa bongkahan es yang tebal. Bandara ini pun mampu menahan pesawat besar seperti C-130 Hercules dan C-17 Globemaster III. Congonhas Airport Bagaimana jika sebuah bandara ada di tengah-tengah kota? Salah satunya adalah Congonhas Airport yang terletak di Sao Paulo, Brazil. Bandara ini hanya terletak 5 mil atau 8 km dari pusat kota. Namun hal ini tidak dilakukan dengan sengaja, karena pembangunan bandara ini diselesaikan pada tahun 1936. Jadi, lokasinya yang tidak jauh dari pusat kota merupakan dampak dari pembangunan yang tidak terkontrol. Salah satu kesulitan karena lokasinya yang tak jauh dari pusat kota adalah tingkat stress yang tinggi bagi pengendali traffik udara dan pilot. Bagaimana tidak, dengan lokasinya tersebut, bandara ini mempunyai noise yang sangat tinggi. Untungnya, kesulitan tersebut tidak ditambah dengan adanya gedung-gedung pencakar langit yang ada di dekat bandara. (lanjut bawah)
  8. wah dulu pernah baca juga di kaskus.... kirain belum muncul novelnya.... kapan2 perlu hunting nih
  9. mantau disek ae aku.... , bekne ono kopdar tak usahakno melu :)
  10. wah, ane cuman ikutan jadwalnya @halimun
  11. Bagi pemerintahan sebuah kota, iklan yang biasa mejeng di pinggir jalan merupakan sebuah pemasukan yang sangat potensial. Tidak heran kota-kota besar seperti Surabaya ataupun Jakarta dipenuhi dengan baliho serta papan raksasa yang menampilkan berbagai jenis iklan. Jumlah iklan tersebut pun akan terus meningkat, terlebih jika mendekati pilkada. Pun halnya ketika bermunculan berbagai iklan selamat hari besar dari partai-partai. Apalagi kalau iklannya kaco kek gini. Di satu sisi, iklan yang mejeng di pinggir jalan tersebut memberikan nilai yang positif bagi kas pemerintah. Namun di sisi lain, hal tersebut juga merusak pemandangan. Terlebih jika tidak dilakukan penataan secara jelas. Dan khusus di Indonesia, iklan di pinggir jalan tersebut juga kerap memberikan kontribusi kerusakan. Berbagai kejadian runtuhnya papan iklan pun kerap terjadi yang diakibatkan oleh angin kencang dan konstruksi penyangga papan iklan yang kurang bagus. Lalu bagaimana jika sebuah kota tidak memiliki papan iklan yang ada di pinggir jalan? Jawabannya adalah sebuah kota di Brazil, yakni Sao Paolo. Bahkan pemerintah kota setempat secara gamblang melarang adanya iklan yang dipajang di outdoor, termasuk di antaranya adalah billboard ataupun iklan di depan toko. Kebijakan tersebut telah diberlakukan di kota ini pada September 2006. Saat itu, gubernur kota ini menerapkan sebuah hukum yang disebut "Clean City Law" yang mengharamkan adanya segala jenis iklan outdoor. Akibat adanya hukum tersebut, sebanyak 15 ribu billboard pun dicopot oleh pemerintah setempat. Selain itu, iklan berupa video serta iklan pada bus pun dihapus. Bahkan memasang pamflet di ruang publik pun merupakan kegiatan yang ilegal. Pada awal pemberlakuan hukum ini, banyak pihak yang melakukan kecaman dan perlawanan. Pihak yang kontra tersebut beralasan bahwa pemerintah akan berpotensi kehilangan pendapatan sebesar 133 juta USD dan 20 ribu orang akan kehilangan pekerjaan. Selain itu, ada juga yang beranggapan bahwa kota tanpa iklan akan menjadi hutan beton tanpa warna. Ada juga anggota DPRD setempat yang berinisiatif untuk melawan hukum tersebut. Namun pria bernama Dalton Silvanom tersebut berjuang sendirian. Dan usut punya usut, ternyata Silvanom memiliki sebuah bisnis di bidang periklanan. Namun prediksi negatif tersebut ternyata tidak terbukti. Pada sebuah survei yang dilakukan pada 2011, dari 11 juta penduduk Sao Paolo 70 persen di antaranya merasakan keuntungan dengan adanya hukum tersebut. Dengan tidak adanya iklan-iklan outdoor, ternyata mampu memunculkan kecantikan urban kota ini. Hal tersebut pun diungkapkan oleh seorang reporter koran terbesar Brazil Folha de Sao Paolo bernama Vinicius Galvao. Dia pun mengaku kagum dengan sebuah bangunan berdesain art deco yang sebelumnya tertutup oleh iklan billboard Panasonic berukuran besar. Metamorfosis kota ini dari kota penuh iklan menjadi sebuah kota yang bebas iklan pun diungkapkan secara gamblang dalam album Flickr milik Tony de Marko. Dia pun menampilkan foto kota ini dari tahun 2007. Sao Paolo juga ternyata bukan satu-satunya kota yang mempunyai hukum melarang adanya iklan outdoor. Beberapa kota yang mempunyai hukum serupa antara lain adalah Vermont, Alaska, Hawaii serta Maine yang ada di Amerika Serikat. Tak hanya itu, kota Bergen yang ada di Norwegia juga memiliki hukum serupa. Mungkin bagi yang 2014 nanti datang ke Brazil untuk nonton pertandingan Piala Dunia sekalian bisa jalan-jalan ke kota ini. Ngerasain sekaligus membuktikan, apa emang ini kota seperti yang digambarkan di atas. Jadi bertanya-tanya, kira-kira Indonesia bakal punya kota seperti ini nggak ya? Kayaknya hampir impossible deh, terlebih iklan memberi pemasukan yang besar, baik pemasukan resmi ataupun pemasukan tak resmi Btw, kalo ada yang nanya sumbernya mana, ini ane kasih linknya http://www.amusingplanet.com/2013/07/sao-paulo-city-with-no-outdoor.html
  12. hehehe masih lama kalo saya mah. masih pengen yang di indonesia dulu
  13. Pengen tau mobil yang paling mahal di dunia? Jawabannya adalah sebuah mobil balap asal Jerman, Mercedez-Benz Silver Arrow W196R yang berhasil dijual di Rumah Lelang Bonhamps di Inggris pada 12 Juli lalu dengan harga sebesar 20.89 juta poundsterling atau 31.6 juta USD atau sekitar 316 miliar rupiah (btw ini konversinya betul pa gak ya? heheh kadang suka salah kalo masalah angka-angka). Sebenarnya mobil ini berhasil dilelang dengan banderol sebesar 17.5 juta poundsterling. Namun seorang bidder yang belum terindentifikasi membayar mobil tersebut seharga 20.89 juta poundsterling, dengan penambahan komisi serta premium. Rekor penjualan mobil ini pun mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh prototype mobil Ferrari Testa Rossa seharga 10 juta poundsterling. Mesin W196R yang tersemat pada mobil ini pun sangat ekslusif. Bayangkan saja, hanya ada 14 mesin jenis ini yang saat ini ada di dunia. Di antara 14 mesin tersebut, saat ini hanya ada 10 unit, 3 di antaranya dipajang di museum serta enam unit ada di Mercedez-Benz. Dan mobil Silver Arrow menjadi satu-satunya mobil bermesin W196R yang menjadi kepemilikan pribadi. Mobil ini pun tercatat sebagai mobil F1 pertama yang menggunakan injeksi bahan bakar. Pihak Mercedez-Benz bekerja sama dengan perusahaan Jerman lainnya, Bosch untuk melakukan hal tersebut. Selanjutnya, inovasi tersebut pun menjadi standar dalam mobil F1. Silver Arrow W196R ini pun memiliki frame yang sangat ringan, yakni hanya 36 kilogram. Frame tersebut sangat mirip dengan yang digunakan Silver Arrow W125 pada tahun 1937. Adalah seorang desainer bernama Rudolf Uhlenhaut yang mendesain frame tersebut. Dan memang desain Silver Arrow W125 digunakan sebagai basis utama pengembangan W196R. Dalam ajang Grand Prix, Silver Arrow W196R ini berhasil mengikuti sembilan balapan dari 12 sesi yang diikutinya. Dengan catatan tersebut, mobil ini pun menjadi salah satu yang tersukses sepanjang sejarah. Catatan tersbut pun hanya mampu disaingi oleh beberapa pembalap, seperti Ayrton Senna dan Alain Prost dengan mobil McLaren Honda MP4/4 ataupun Michael Schumacher serta Rubens Barrichello dengan mobil Ferrari F2002nya. sumber
  14. bahasa sunda yang paling saya inget.... Sok kumaha sia we lah...
  15. waduuuh... agustusan di bromo jeeh.... berangkat tanggal 15 agustus
  16. woke... woke di gubeng baru yak... bntar, handphone ane lagi bermasalah n g inget nomornya... . entar ane kasih kalo handphonenya dah beres
  17. Bagaimana rasanya jika kita bisa mengunjungi dua benua yang terpisah oleh lautan dengan cara yang singkat? Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengunjungi sebuah tempat bernama Silfra yang berada di Taman Nasional Thingvellir, Islandia. Silfra ini merupakan sebuah bagian dari retakan Atlantik yang memisahkan benua Eropa dan benua Amerika. Jika di tempat lain retakan Atlantik tersebut tidak bisa dilihat secara langsung, maka beda halnya dengan di Silfra. Air di retakan ini sangat jernih sehingga memungkinkan para diver untuk menikmati pemandangan di retakan ini. Sebagai sebuah tempat yang memisahkan dua benua, retakan di Silfra ini terus membesar. Setiap tahunnya, retakan tersebut bertambah lebar dengan kecepatan dua sentimeter. Hal tersebut terjadi karena adanya pergeseran lempeng masing-masing benua. Air yang sangat jernih di retakan Silfra ini dipengaruhi oleh dua hal. Faktor pertama adalah karena suhunya yang sangat dingin dan konstan setiap tahun. Suhu air di retakan ini berkisar antara -2 derajat celcius dan 4 derajat celcius. Dengan suhu yang dingin tersebut, jumlah makhluk hidup di sini pun sangat terbatas. Faktor kedua adalah karena air di retakan berada dalam bentuk yang paling murni. Hal ini karena air tersebut berasal dari lelehan gletser dari gunung Hofsjokull yang terletak 50 km dari Silfra. Air tersebut mengalir melalui bawah tanah melewati batuan lava dan akhirnya muncul di taman nasional Thingvellir. Berkat airnya yang sangat jernih tersebut, Silfra menjadi spot yang menyenangkan bagi para snorkeler ataupun diver. Terlebih dengan berada di retakan ini, para snorkeler dan diver bisa menyentuh secara langsung dua benua. So, ada yang tertarik untuk jalan-jalan ke Islandia dan snorkeling atau diving di Silfra ini? XD
  18. siappp.... ketemuannya di mana nih? di sby atau gimana? nubie niih... nggak pernah ke bromo soalnya....
  19. Semua orang tentu tahu dong mengenai peristiwa bersejarah Neil Armstrong yang mendarat di bulan pertama kali. Terlepas banyak juga yang mengatakan bahwa pendaratan tersebut hanyalah sebuah rekayasa, namun tak kalah banyak juga yang mempercayainya. Nah minggu ini merupakan ulang tahun ke-44 pendaratan yang dilakukan oleh Armstrong tersebut. Kurang begitu ngeh sih, tapi ada info yang cukup menarik mengenai pendaratan Neil Armstrong tersebut. Info tersebut adalah mengenai komputer yang dipakai oleh Armstrong di pesawat Apollo 11 saat mendarat di bulan. Percaya atau tidak, komputer yang ada saat ini jauh lebih canggih dibandingkan komputer di pesawat Apollonya Neil Armstrong. Bahkan komputer JJners di rumah atau mungkin laptop juga lebih canggih. Nggak percaya? Komputer di pesawat Apollo tersebut bernama Apollo Guidance Computer (ACG). Komputer ini menggunakan prosesor dengan kecepatan sebesar 1024 MHz atau 1GHZ. Selain itu, komputer ini memiliki memori hanya 74kb dengan 4kb di antaranya berupa RAM. Komputer AGC ini juga dilengkapi dengan sebuah sistem bernama DSKY yang memiliki sebuah display dan keyboard. Perintah sederhana pun dimasukkan oleh para astronot dengan menggunakan keyboard sederhana tersebut. Keyboard ini pun terdiri dari pasangan kata sifat dan kerja dengan nomor. Komputer tersebut pun memiliki kemampuan sistem operasi real time yang memungkinkannya untuk melakukan multitasking. Selain itu sistem operasi tersebut juga memiliki kemampuan untuk menaruh prioritas tugas yang dilakukan terlebih dahulu. Berkat kemampuannya tersebut, komputer AGC ini pun berhasil menyelamatkan misi pendaratan di bulan. Penggunaan komputer tersebut pun menunjukkan kecanggihan teknologi yang dimiliki oleh Amerika Serikat saat itu. Bagaimana tidak, dengan sebuah komputer yang terbilang sangat sederhana, Neil Armstrong bisa dibawa hingga ke bulan. Bahkan spesifikasi komputer tersebut tidak lebih tinggi dibandingkan smartphone yang ada sekarang. Jadi seharusnya para pemilik smartphone bisa juga dong jalan-jalan ke bulan kayak opa armstrong
  20. wah udah ada yang bikin... siipp... mantau dulu mas bero
  21. Light Novel, frasa yang satu ini sangat asing di telingaku. Namun akhir-akhir ini ada satu judul light novel yang cukup menyita waktu, yakni Sword Art Online. Judul yang satu ini saya pertama kali tahunya dari sebuah anime dan juga manga. Dan ternyata, manga serta anime tersebut dibuat berdasarkan light novel dengan judul yang sama. Jadi nggak heran saya pun tertarik untuk membaca light novel yang satu ini. Cerita Sword Art Online atau yang disingkat SOA ini mengenai seorang gamer RPG online bernama Kirigaya Kazuto. Dalam dunia online, Kazuto biasa menggunakan username Kirito yang merupakan kependekan dari namanya. Nah petualangan Kirito di dunia online bermula ketika dia bermain sebuah game virtual Realistic Massive Multiplayer Online Role Playing Games (VRMMORPG) berjudul Sword Art Online. VRMMORPG sendiri adalah sebuah game online yang memungkinkan pemain untuk secara langsung merasakan dunia lain dengan tubuhnya. Dalam artian, pemain kayak dibawa ke dunia lain gitu. Ternyata bermain Sword Art Online memberikan petualangan tersendiri bagi Kirito. Hal ini karena game online tersebut ternyata membawa petaka bagi para pemainnya. Sebuah bencana yang memang sengaja dibuat oleh pembuat game tersebut, di mana para pemain tidak bisa logout dari game. Pembuat game bernama Kayaba Akihiko tersebut pun sempat memunculkan diri dalam game tersebut. Di situ, dia mengumpulkan semua gamer Sword Art Online dan mengatakan bahwa game tersebut dibuat dengan mengorbankan nyawa pemain. Jadi, kalau pemain tersebut tewas dalam sebuah pertarungan, maka dalam dunia nyata dia juga meninggal. Satu-satunya cara untuk keluar dari game tersebut adalah dengan cara menamatkannya. Dalam perjuangan untuk menamatkan game Sword Art Online, ribuan orang dinyatakan meninggal. Dari 10 ribu orang yang awalnya memainkan game ini, hanya 6000 yang mampu bertahan hingga akhir. Light novel ini pun tidak hanya menceritakan tentang usaha Kirito dalam menamatkan game tersebut. Sword Art Online juga menceritakan kisah romantisme yang melibatkan Kirito dengan tokoh wanita bernama Asuna. Selain itu, light novel ini juga memiliki kisah memilukan di akhir ceritanya. Tentang seorang penderita AIDS yang setiap harinya harus berkutat dalam VRMMORPG. Tentang perjuangannya baik di dunia nyata ataupun di dunia game. Bagi yang pernah memainkan game online ataupun pecinta anime, mungkin akan suka dengan light novel ini. Terlebih di dalamnya menceritakan kehidupan penuh fantasi dalam dunia game, di mana di dalamnya banyak terdapat monster yang harus ditaklukkan. Sayangnya saya nggak tahu apakah light novel ini sudah dijual di Indonesia apa tidak. Pembuatan light novel ini sendiri sudah cukup lama, tepatnya pada tahun 2002 oleh seorang pengarang asal Jepang bernama Kawahara Reki. Kalau ada yang tertarik untuk membacanya, bisa dilihat di bakatsuki.org. Atau mungkin ada yang punya informasi apakah light novel ini udah ada di indonesia? http://www.baka-tsuki.org/project/index.php?title=Sword_Art_Online_Bahasa_Indonesia
  22. Pernah cukup bingung kala berkunjung ke kota Cirebon beberapa bulan kemarin. Bingungnya ya itu, ini kota yang enak dikunjungi apa saja ya? Sedikit searching-searching di internet, muncullah nama Keraton Kasepuhan yang merupakan istana tertua di kota ini. Pertama yang saya bayangkan adalah sebuah istana dengan kondisi yang masih bagus. Paling tidak seperti Keraton Jogja yang terawat dengan baik. Namun anggapan awal tersebut berubah seratus delapan puluh derajat setelah saya memasuki area keraton. Untuk masuk ke area keraton, wisatawan diwajibkan untuk membayar tiket sebesar 5 ribu rupiah. Selain itu, kita juga akan ditawarkan jasa guide untuk menemani selama berada di dalam keraton. Kebetulan waktu itu saya dapat guide anak SMK yang lagi magang. Lokasi pertama yang dimasuki adalah bagian utama keraton. Di sini kondisi bangunannya masih sangat bagus dan juga bersih. Di sini kita akan diperlihatkan dengan beberapa benda yang memperlihatkan adanya keterkaitan antara kerajaan Cirebon dengan kerajaan dari luar negeri, terutama Cina. Setelah itu saya pun dibawa ke area lain di lingkup keraton. Di antaranya adalah Sumur Kejayaan yang tidak boleh dimasuki oleh perempuan. Di sini pun wisatawan akan ditawari untuk mandi di dalamnya. Katanya sih mandi di situ akan memberikan manfaat tersendiri, saya lupa sih si guidenya ngomong apaan . Lalu pada bagian lainnya, saya memasuki gedung yang di dalamnya berisi koleksi peralatan perang pasukan portugis. Selain itu, saya juga berkesempatan untuk menengok kereta Singo Barong yang merupakan salah satu ikon dari Istana Kasepuhan. Kereta tersebut pun saat ini diistirahatkan dan hanya diperlihatkan kepada publik berupa replikanya. Selain itu, peralatan di sini juga akan dimandikan dengan air kembang setiap tanggal 1 syuro. Overall, suasana di Keraton Kasepuhan ini sangat berbeda dengan ketika kita berkunjung ke Keraton Jogjakarta. Terutama dalam masalah kebersihan. Di beberapa tempat bahkan terbilang sangat kotor, terutama di bagian koleksi. Dan yang cukup miris, di dalam areal keraton ada semacam kayak pengemis gitu. Emang dia nggak minta uang secara langsung. Tapi mereka (entah itu berpura-pura atau tidak) akan bersikap seolah tengah bersih-bersih dan selanjutnya akan meminta sedikit rupiah kepada pengunjung. Sangat disayangkan sih. Btw, sori foto-fotonya kagak ada. Soalnya di komputer lama dan udah ilang sepertinya, soalnya dulu nggak sempet mindahin. Ada cuman satu foto... soalnya ditaruh di pesbuk
×
×
  • Create New...