ko Acong

Members
  • Content Count

    835
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    17

ko Acong last won the day on June 14

ko Acong had the most liked content!

About ko Acong

  • Rank
    Petualang
  • Birthday 06/15/1958

Profile Information

  • Gender
    Male
  • Location
    Bandung

Recent Profile Visitors

6,140 profile views
  1. iya dingin anginnya Morning Bandara Prancis ,ada apa di kota Paris https://www.tokopedia.com/blog/travel-tempat-wisata-di-paris-perancis/ jawabnya ok google tunjukan cara ke lauvre museum klik petujuk terpampang pilihan jam nya klik pilihan jam terdecepat klik mulai jadi deh guide perjalanan mandiri layaknya kita pesan Gocar/Grab Masih ragu2 dengan kendala bahasa ? jamin sukses deh kesemua destinasi asal kita sudah pasti yang akan dituju dari satu titik ke lainnya tinggal ok google dunia dalam genggaman tangan kita sekarang tiket2 one day pass kisaran 8 sd 14 euro kalo bisa bhs inggris pasti pilihannya yang termaksimal makan di paris karena perdana masuk saya makan pastri2 plus kopi kisaran 7 euro sore makan di cafe biar kenyang kisaran 12 euro free WC wc kebanyakan berbayar ada juga yang free di alun2 biasanya cuma minim air kejahanan di mulai bandara sudah nampak modus nya datang sekeluarga sok kenal bisa multi bahasa seperti kesaya mulai ngomong mandarin, saya jelaskan dari indonesia, langsung pake bahasa merreka bilang, ini anak saya ingin sekali lihat /koleksi uang negara anda sambil memperlihatkan dompetnya yang penuh euro terus di kacaukan perhatian kita oleh 2 atao tiga orang bila bisa dicopet dicopet ,bila perlu hipnotis seperti saya lihat perempuan dari bogor, yang sudah kena sampe memberikan dompetnya dan hp nya segera saya tereak 378 segera kamu sadar hahaiii terlepas juga tu cewe manis jangan pernah menerima tawaran seuntai tali gelang pasti berlanjut pemererasan dengan intimidasi voodo dari solomon lah dari konga lah dlsb kalo sayamenjawab kemereka saya backpacker sudah paham modus tipu2 ay no mani hehe buyar semua jangan takut ancaman kekerasan sekeliling kita di jaga tentara
  2. Catatan nanti akan Di ulas pernegara nya Menyusul plus Trik Tip mengatasi penipuannya
  3. https://photos.google.com/photo/AF1QipOBhfw5jah5EcN446Wl8zIUjgYwQEpwlTtUY_aj?hl=id ini yang wajib bila ke malaka jangan salah pilih yang 5 RM
  4. sip pas jumat malam jangan lupa beli tiket bus buat pulangnya soalnya Orang kl banyak yang PP juga sangat Hemat main Di malaka irit diongkos namun Kaki pegel kemana mana jalan kaki dan cuacanya panas namun anak muda pasti lebih jago dibantu Grab ??? entah sesuai kah karena destinasinya berdekatan semua yang terkenal
  5. Bagi yang bosan di Kuala Lumpur boleh melipir ke Melaka cuma 2 jam perjalanan loh. Berapa uang yang saya habiskan selama main ke Malaka? Normalnya tiket pesawat PP 1 jutaan. Yang pasti tiket PP Indonesia-Kuala Lumpur kemarin saya dapat Rp 169.000 saja Malaysia Airlines Business Class (Promo). Mari kita hitung pengeluaran saya selama 2 malam 3 hari di Melaka: Tiket Bus, via Terminal BTS (Bandar Tasik Selatan) cukup 24 x 2 = 48 RM Jika langsung bus PP harganya 70 Rm, perbedaan waktu hanya 1 jam. Kelebihan transit di BTS setiap 30 menit ada Bus. Kekurangannya, jika ketingalan jadwal bus harus buang waktu selama 3 jam. Hotel Saya Pake Hotel Hong https://goo.gl/maps/fhwLNd6fmzp yang terkenal buat Backpackers, karena serasa Hotel Keluarga ada di antar jemput di terminal bus dan ketika diantar mereka melepas kita satu persatu, sampai aman di terminal bus dan mengarahkan ke platform yang seharusnya. Terima kasih Ci Amey dan karyawan hotelnya yang bersih. Harga selama 2 malam kisaran Rp 550.000. Tranportasi di Melaka semua ditempuh dengan berjalan kaki. Estimasi makan minum, cukup Rp. 100000 perhari, di tiap menu makanan perhari ada daging nya lumayan wah juga sih. Tinggal kita hitung oleh2 jajan yang aneh-aneh dan lainnya, jadi estimasi main di Melaka selama 2 hari: Bus 48 Rm = Rp 175.000 Hotel 2 malam = Rp 550.000 Biaya makan minum = Rp. 300000 Jumlah Rp 1.025.000.- sesuai Hitungan awal budget cukup 1 jutaan. Hehehe namun belum termasuk Cendol Musang King dan oleh-oleh Durian Jam San Shu Gong yang legenda, Wueeenak lembut banget. Nah bila mau lanjut main di Kuala Lumpur, cuma tinggal nambah hotelnya sekitar Rp 500.000 per malam. ____________________________________________________________________________________________________________
  6. Tgl 8 Nov 2018 Kangen Cendol Kacang merah Durian dulu Di malaka Mod
  7. Giliran Ko Acong Penasaran Dimusim Snow nya Musim Autum Sudah Alpine Route musim snow dan Autum Sudah tinggal musim Semi ingin Lihat juga
  8. ko Acong

    Jalur Sutra Bagian 2

    Betul Halus dan Anti kusut kalo Yang Adidas Asli 500 yuan
  9. ko Acong

    Jalur Sutra Bagian 2

    Kemarin Pada Beli 40 Yuan Panas Menyejukkan Angin Dingin Menghangatkan
  10. ko Acong

    Jalur Sutra Bagian 2

    Betul sekali Dan Kini Semua Cerita Perjalanan Bhiku Buddhis Menuju Barat Ada Gedung Meseumnya Yaitu Gaozheng Musium sayang Saya dan Teman2 belum ada Persiapan Tidak Tahan dengan Suhunya 41 derajat begitu Buja Pintu Mobil Nanti mah Harus Di buka Kaca biar sesuai Suhu udara Luar sejak Dari Houyan Shan (flaming Mountain) Iya Foto2 saya Akibat Gabtek HP minta kosongkan ruang Main Klik Jadi Terhapus deh
  11. ko Acong

    Jalur Sutra Bagian 2

    Terima Kasih Deffa selalu Dibatu
  12. ko Acong

    Sibocah tua nakal

    Rute Lengkapnya Xian Zhangye Fast Train Tujuan Danxia Park + Phinsan Grand Cnyon + Mati Tempel Kuil tapak kuda /hangging tempel ( Xian sd Jiayuguan Sudan tersambung Fast Train ) Lanjut jiayuguan Pass diteruskan Ke dunhuang pake Mobil 400km Sore pake reguler train 800km Pagi tiba Di Turpan nah Diturpanlah adanya Goacheng Museun kisah perjalanan Suhu yang Dikawal Sungukong terhalang kota api didepannya dan hampir Gagal misinya menuju barat Setelah Sungokong Terbang ternyata Didepan ada Gunung api membara Hou yan Shan lalu sungokong pinjam Kipas sakti ke dewa langit sekali kibas Padamlah dan ternyata ini ulah Silumat Kerbau Baca jalur sitra Bagian 2 Perjalanan yang Super Cepat kali ini semoga nanti dipuas puaskan menikmati Destinasinya @Kyossh Sayang Banyak yang Bio liang dilewatkan
  13. Terima Kasih Thien Qung telah menjaga kami semua sehingga dalam kedaan Sehat Semua. Yuk kita lanjut napak tilas Jalur Sutra sesi 2. Setelah kami menikmati keindahan Crescent Lake terutama adanya oase alami di Gurun Gobi, waktunya kami diantar ke stasiun Dun Huang untuk pindah kabupaten yang jaraknya kurang lebih 800 km, memakai kereta sleeper train. Kami sepakat pakai tidur lunak, sekamar 4 tidur susun. Untuk antisipasi kebiasaan yang kurang bersahabat bagi kita, bila tidur keras 1 row isi 6 tempat tidur dan tidak berpintu. Nah, kami pakai tidur lunak, diperjalanan kami pun jadi tidur dengan nyaman, tak terasa alarm alam membangunkan kami. Lalu kami siap2 ke restroom. 1 jam kemudian sampailah kami di stasiun Turpan. Ternyata kami sudah mulai memasuki daerah istimewa Tiongkok. Lalu hal pertama yang kami hadapi adalah petugas imigrasi, dengan wajah yang khas dan penuh curiga kepada kami. Oh ya, penduduk Turpan sudah berbeda jauh wajahnya, yang mana tidak oriental lagi. Beres urusan imigrasi, kami pun mencari sarapan, dengan berbagai menu yang lumayan bersahabat dengan lidah kita dan halal. Setelah keluar imigrasi, nah disini lah kami mulai dikerubuti oleh para driver dengan memegang gambar-gambar destinasi wisata, sementara kami abaikan dulu, ngudud dulu, cari sasaran driver yang sreg dengan kita. Setelah terpilih, kami panggil driver tersebut ke pinggiran, dan terjadilah tawar menawar. Sambil saya tunjuk saya mau ke destinasi wisata yang ada di brochure tersebut, satu paket 5 destinasi dengan harga 300 RMB (kalau tidak salah). Kami sewa 3 mobil, jadi per kepala kena charge 90 RMB, durasi tour 8 jam dengan jarak kurang lebih 180 km sampai kami diantar ke hotel. Oh ya, jarak stasiun ke downtown kurang lebih 40 km, dan bila memakai antaran taksi 120 RMB, jadi kami mending pilih langsung sekalian tour. Semua komunikasi kami mempergunakan google translate yang ada suaranya, jadi lebih mudah berkomunikasi dengan driver. Pertama, kami diantar ke hotel dulu untuk check in dan bersih-bersih karena cuaca Turpan sangat panas, namun dingin sekali anginnya. Kedua, kami tadinya mau ke benteng gurun center kota, Bazeli Ten Thousand Buddha Monastery, namun hanya ditunjukan dan lewat karena waktu tidak mencukupi. Ketiga, kami diantar ke gunung api (Flaming Mountain) dan itupun hanya dilewati karena kami masih belum move on. Keempat, kami diantar ke gurun pasir Turkistan Shansan Countri, nah disinilah kami baru move on, karena tantangan pemandangan di depan seperti layaknya paris dakar rally. Kami ber-10 memakai kendaraan gurun pasir langsung menuju puncak gurun pasir, ternyata kami hanya diantar sampai tengah dengan harga 250 RMB per mobil. Setelah sampai kami main di tengah puncak, mulailah modus mereka keluar, maukah kalian kami antar ke puncak teratas gurun pasir dengan harga 400 RMB/mobil. Tentu kami semua menolak. Tapi, khusus kendaraan yang dipake saya, saya nego sampai dapat harga 200 RMB. Kami diantar ke basecamp, nah disini lah tantangan adrenalin kami diuji ternyata kita turun dari puncak itu langsung melompat lurus ke bawah bagai mobil meluncur lurus jatuh ke dasar jurang, mungkin lebih menantang dibanding naik jet coster. Setelah sampai khusus kendaraan yang dipake saya langsung naik ke puncak teratas gurun pasir. Disinilah pemandangan yang paling aduhai. Kami semua dalam keadaan bersuka ria, mulai tuh keluar semangat kita. Kelima, kami diantar ke musem Gaochang, begitu buka pintu mobil kami semua terkejut karena sinar matahari sangat menyengat, tapi tetap kami berfoto dulu sebentar dan tidak sanggup melanjutkan menuju gedungnya. Setelah sampai mobil saya tanya destinasi apa ini sebenarnya, para driver menjelaskan bahwa disinilah tempatnya suhu Gaocheng. Dalam misi menuju barat hampir menyerah dalam melaksanakan misinya dan terlihat table temperature menunjukan 41 derajat celcius berarti kalau di air setengah mateng. Wah kata driver coba tadi kalau berhenti di gunung api lebih lengkap ini ceritanya, semangat kita jadi on fire lagi. Lalu kita minta datang ke gunung api yang tadi sudah kita lewati, ternyata setelah turun bener-bener ini daerah panasnya bagaikan kita dengan dapur pemanggangan. Banyak relief yang menggambarkan Sun Go Kong yang menuju langit untuk meminjam kipas sakti para dewa dan Flaming Mountain yang sedang membara sekali kipas langsung hilang apinya. Keenam, kota Turpan sepanjang kami lihat dari kereta api tadi mungkin juga ratusan kilometer hanya terlihat gurun pasir tak terbatas. Ternyata kota Turpan adalah salah satu yang penghasil anggur dan buah-buahan serta perternakan terbesar untuk Tiongkok mainland. Kami semua heran, dimana datangnya kehidupan kalau tanpa air dan semua terjawab di museum Turpan Karez Underground Water System, harga tiket masuk 40 RMB. Yang dengan hanya melihat teorinya pun sudah menjawab keheranan saya, si Bocah Tua Nakal kan pinter. Dan jawaban keheranan saya makin terjelaskan pada esok harinya di Heavenly Lake. Tur akan dilanjut ke Grand Bazarnya Turpan, namun teman 2 orang terserang Dehidrasi. Ibarat kataa kalau mau manggang roti dikota turpan tak perlu pake oven cukup ditempel didinding disinari matahari bisa mateng tuh. Kami semua ingin buru-buru masuk Hotel dan Mandi. Namun setelah segar, sebagian teman-teman kabur juga tuh menikmati barbeque dan sop kambing nan lezat. Pastinya gak lupa cuci mata lah, secara disini orang-orangnya cantik dan garanteng Uhuuuiiii Prikitiwww. Malam terus berlalu walau jam 22.00 masih terang benderang, tapi kami harus segera tidur, mengingat esok hari harus pindah kota lagi dengan jarak tempuh 180 km menuju Heavently Lake. Heavently lake adalah danau raksasa dipuncak gunung diketinggian 2200 Mpdl, yang mana sejauh perjalanan kami hanya disuguhi gurun pasir nan gersang sejak dari Turpan. Namun ketika sudah sampai puncaknya dan kami tembus tunnel Kaki Gunung Himalaya, baru pemandangan berubah drastis. Sepanjang mata dimanjakan oleh pohon-pohon nan indah dan udara yang tiba-tiba bisa berubah drastis menjadi dingin menusuk tulang. Danau Thian Shan benar-benar danau yang sangat indah. Setelah puas didanau kami turun gunung sejauh 602 km lagi menuju Hotel. Namun ada trouble, kita berganti Hotel dan malam sudah tiba kami semua tidur. Nah keesokan harinya teman-teman sudah tidak tahan untuk kabur menuju Grand Bazarnya Urumgi, secara Urumgi adalah kota modern dan wisata budaya dan juga surga kuliner, sangat perlu diekplor dengan agak santai. Sore telah tiba kami semua akan mengakhiri napak tilah Silk Road “Middle” ini dan akan dilanjut bonus trip petualangan ektra cepat menuju Asalamuaikum Beijing. Di tunggu yah Field Reportnya Mohon Maaf, pasti bacanya capek kepanjangan cerita namun itu lah ceritanya apa adanya.
  14. ko Acong

    Sibocah tua nakal

    Nuhun Momod Deffa aku dibantu selalu Gampang loh sistim transportasinya. Dan google bisa diatasi juga aslinya bisa nembus SD Khazaktan. Tidak rugi deh cuma siapkan stamina yang fit