Verth

Members
  • Content count

    7
  • Joined

  • Last visited

2 Followers

About Verth

  • Rank
    Baru Bergabung
  • Birthday January 22

Profile Information

  • Gender
    Female
  • Location
    Tanjung
  1. Mbak Diy, itu rumput2 rawa gitu, tapi lumayang tinggi dari permukaan air.. mungkin ini khas nya area sini yang kebanyakan area nya berupa rawa. soalnya kalo jawa kan sawah membentang dimana2.. kalo disini rawa yang membentang dimana,, :) Waduh.. Ngebayangin perjalanannya gak bakal jalan deh.. medan-banjarmasin-tanjung-amuntai-danau panggang. gak tau deh kalo ada jalan potongnya.. kalo pas mampir ke Kalsel, maen2 kesini aja.. Bukan Joki kali ya? lebih kayak penggembala atau yg punya kebo nya.. pagi2 gitu di bukain kandangnya, abis itu sore di giring masuk kandang. kalo kata tukang perahunya, kerbaunya balik sendiri, tinggal di tutup aja kandangnya (gak tau bener atau gak, gak liat langsung sih). tapi waktu kemaren, tukang perahunya sempet jatuh dari perahu.. Bapaknya berdiri cuma sepinggang dalamnya, jadi gak tenggelam deh. kalo dalam, Danau beneran namanya =D thanks :) yang pasti semua perjalanan menuju hal-hal baru akan selalu menyenangkan.. *IMHO
  2. @mick oh iya.. maaf ya.. kesalahan penulis.. selama ini saya bacanya AMungtai sih.. hehhee makasih ya koreksinya.. langsung di revisi
  3. Danau Panggang adalah sebuah kota yang berada di area rawa dengan luas sekitar 38 Hectare. Kecamatan Danau Panggang merupakan wilayah terluas dari kabupaten Hulu Sungai Utara. Perjalanan kami menuju Danau Panggang berawal dari kota Tanjung, tempat dimana saya tinggal. Dari Tanjung kami menuju ke Arah Amuntai yang terkenal dengan Itik Alabio nya. Perjalanan Tanjung - Amuntai kurang lebih 2 jam. Makanan yang terkenal di Amuntai adalah itik bakar tanpa tulang, sayang makanan ini tidak kami foto karena sudah terlalu lapar. Sekedar tips, jika kondisi kantong agak2 pas2an, cukup pesan itik panggang saja. harga itik panggang seporsi Rp 20,000.- dan harga udang seekor di kisaran Rp 80,000.- s/d Rp 100,000.- Dari Amuntai ke Danau Panggang kami agak kesulitan karena keterbatasan bahasa dengan warga sekitar. agak2 gak ngerti sama yang di sampein oleh penunjuk jalannya tiap nanya arah. berbekal nekat aja, kami meneruskan perjalanan ini. Pokoknya dari Amuntai kita berjalan menuju arah Alabio. Sepanjang perjalanan menuju Danau Panggang, jalannya lumayan kecil dan di kebanyakan berupa rawa (terutama ketika sudah semakin dekat dengan tkp). Perjalanan dari Amuntai sampai ke Danau Panggang kurang lebih 2 jam. Di Danau Panggang nya, yang kita tuju adalah Pasar Danau Panggang, karena di pasar tersebut ada dermaga kecil tempat kita melanjutkan perjalanan dengan perahu. Saat itu kami tiba di sana sekitar jam setengah 5 sore. Harga sewa perahu nya bervariasi tergantung jenis perahunya yang akan kita gunakan. Sewa perahu biasa harganya Rp 250,000.- s/d Rp 350,000.- (tergantung kemampuan nawar kayaknya) dan harga speedboat Rp 500,000.-. Perahunya kira-kira bisa membawa sampai 8 orang (10 orang bisa sih, tp jadinya kurang leluasa gerak2nya ntar). Dan sebagai catatan, kita dah harus mempersiapkan uang tunai dari Amuntai. (jembatan di atas rawa) Karena kami tiba sudah cukup sore, Paman yang menyewakan perahu mengajak kami ke tempat yang lebih dekat jarak perjalanannya, Sebelum matahari terbenam dan hujan mengguyur (saat itu agak2 mendung).Sepanjang perjalanan (kurang lebih 1 jam), kita melihat rumah2 penduduk setempat yang dibangun di atas rawa. bahkan ada tiang listrik di sepanjang rawa yang kami lewati. Penduduk setempat masih menggunakan perahu sebagai sarana tranportasi utama (kecuali di darat, menggunakan mobil dan motor). Tempat yang di tuju adalah kandang Kerbau yang terdekat. Danau Panggang terkenal dengan Kerbau rawa nya, Kerbau yang di ternakan di area rawa. Kerbau-kerbau rawa ini diternakan oleh masyarakat setempat, sehari-harinya setiap pagi keluar kandangnya untuk mencari makan rumput di atas air rawa. Kerbau rawa ini sangat unik dan menarik dan pandai berenang hingga 1 km. Pada petang hari kerbau ini kembali ke kandangnya, kandang yang terbuat dari kayu disusun di atas rawa-rawa. Kerbau Rawa mempunyai tanduk yang melingkar dan panjang, bentuk tubuhnya agak gempal, padat dan berisi. Sedangkan Kerbau biasa yang hidup di darat mempunyai tubuh yang berwarna kehitam-hitaman, tanduknya sedikit melingkar dan juga pendek. (Kandang dan Kerbau Rawa) Di lokasi ini kita dapat menyaksikan atraksi unik dan menarik yaitu lomba Kerbau Rawa, yang dapat berenang sampai 1 km, yang digelar pada sekitar bulan Agustus, siapa tau ada yang berminat. Karena tujuan utama wisata di Danau Panggang ya Kerbau Rawa ini, selesai foto2 dengan Kerbau kami langsung kembali ke dermaga, Perjalanan ini berakhir disini (gak lupa foto narsis nya ) *foto2 lokasinya sedikit karena batre kamera dan HP semuanya pada sekarat *
  4. Verth

    Salam Newbie Di Perantauan

    @Jalan2 banyak tipe nya kalo kerja d tambang. Ada juga loh yg 4/8/16/24 hari kerja berturut2 dengan off nya 2/4/8/12 hari.. @deffa iya nie, bagian di office aja.. :) Kalo @Jalan2 dan @deffa kerja dimana? Kayaknya kalo berdasarkan lokasinya kerja di kota deh.. :)
  5. Verth

    Salam Newbie Di Perantauan

    @deffa itu air terjun di jaro. Tempatnya dekat dengan tempat tinggal saya, di tanjung, kalimantan selatan.. Tracknya medium, menyebrangi sungai yg sama berkali kali (berhasil menghitung sampai 7x menyebrang, sisanya dah lepas, lepas daro ingatan) manjat2 batu2 dan pohon2 besar. Karena dekat, rugi kalo belum nyobain.. :) @_TYA_ salam kenal juga :) @Jalan2 bukan kapal.. tapi di tambang batu bara, meskipun bukan org tambangnya sih.. @kang EN perhari 11 jam kerja, tp kalo dah termasuk sama waktu perjalanan, total 12 jam, 6 hari kerja dalam seminggu. Dan tidak mengenal tanggal merah.. :) Jadi kalo ada long weekend gt, gak bakal ngaruh apa2.. hehehehehe.. ayo sini ke kalimantan, ini aja nekat kkok mencoba kerja di kalimantan :)
  6. Verth

    wisata pertambangan emas

    Wah, saya saat ini lagi tinggal di Tanjung, kurang lebih 4 jam perjalanan kalo ke Banjar. Lokasinya dimana ya mbak? jadi pengen coba kesana. kan rugi banget dah ke kalimantan tp belum "nyicip" wisata lokal di sini.. :) :)
  7. Halo semua, salam kenal ya.. Nama saya Gina, atau bisa di panggil Gina.. :) Saat ini karena pekerjaan, saya merantau di pulau kalimantan, tapi saya asli dan besar di Jakarta. Karena hari kerjanya khusus, maka setiap bekerja 8 minggu, maka mendapat hari off 2 minggu. saking seringnya "libur", tanpa sengaja, saya mulai jatuh cinta dengan traveling.. Baru beberapa area yang saya jelajahi, dan harapannya dengan bergabung dengan forum ini dapat info2 dan juga ajakan2 untuk travel bareng.. :) *ngarep* Salam kenal