jajaq

Members
  • Content count

    147
  • Joined

  • Last visited

About jajaq

  • Rank
    Tidak Baru Lagi
  • Birthday 06/14/1986

Profile Information

  • Gender
    Female
  • Location
    jakarta

Contact Methods

  • Yahoo
    my_chall5
  • Website URL
    http://jejalanjajan.wordpress.com/

Recent Profile Visitors

1,736 profile views
  1. @kyosash iyah mas.... mirip2 gt teksturnya... hehehe..... yummy
  2. @kyosash nggak.. klo itu kan masih empuk... kenyal gtu... agak2 kayak ngunyah karet.... hmm kayak cumi yg kelamaan dimasak gt teksturnya
  3. jajaq

    Snorkeling Di Bunaken

    @thoxy ho oh... bisa ganggu ekosistem katanya... ngurangin kejernihan air jg..... ga bagus utk pertumbuhan karang
  4. jajaq

    Snorkeling Di Bunaken

    @thoxy ikan yg di bagian barat kelakuannya uda beda deh... dikasi biskuit pada dtg untuk makan.... klo ikan d tempat laen, mana ada yg mau ah jadi kangen kesana lg euy.... btw foto underwaternya ciamikkkkkkk..........
  5. @deffa 17 mei yaaa... liat jadwal duluuu
  6. kenyol2 teksturnya.... hahaha...tp enak sihhh
  7. hahahahhaha... brarti cocok tuh nyobain sate kolombi nya
  8. hooooo... gt ya... yg pasti katanya org2 disana ramah bgt td barusan cek.... sekali jalan 399 ribu... masi make sense tp katanya perjalanan daratnya juga oke.... bis nya bagus plus pemandangan keren
  9. hehe...iyah... leh uga tuh sunset nya sate kolombi...yg pasti dibumbuin pedes... teksturnya kenyal2 gt
  10. ahh jd makin mupeng... hooo uda ada flight kesana ya skarang,,,,,,
  11. Setelah hampir 2 tahun bermukim di Manado, kurang afdol kalau belum pernah tawaf 1 putaran di danau terbesar di pulau nyiur melambai ini. Danau Tondano yang besar tak hanya indah, namun juga menjadi sumber mata pencaharian penduduk di desa-desa pinggir danau Tondano. Airnya untuk pengairan, lalu nelayan mencari ikan, karamba-karamba untuk budidaya ikan air tawar ada disini. Gereja Bungalow Mengelilingi danau Tondano memerlukan waktu kurang lebih satu jam, belum termasuk singgah untuk makan jagung bakar dan sate kolombi (sejenis moluska yang hidup di sawah) di Boulevard Tondano atau di restoran yang ada di pinggir danau. Udara sejuk, langit biru, keramahan penduduk melengkapi perjalanan di atas roda dua. Sebelumnya saya hanya mengagumi 2 macam tenggelamnya matahari, tenggelamnya matahari di antara langit dan air laut, matahari yang hilang diantara hiruk pikuk ibukota. Sekarang bertambah satu lagi, matahari yang tenggelam pelan dibalik bukit, sisa sinarnya berpendar melewati awan dan memantul di atas air danau. ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Sedikit informasi, untuk makan di Boulevard Tondano tidak mahal. Harga standar makanan di Manado, untuk cemilan dan minum tidak akan menghabiskan lebih dari Rp. 50.000,-/ 2 orang. Jangan takut bertanya tentang harga ke penjualnya. Sedangkan untuk makan siang di restoran yang ada di pinggir danau Tondano, cukup siapkan uang sekitar Rp. 100.000,- untuk dua orang, harga sudah ada di menu. Karamba Ikan Sate Kolombi (sejenis moluska) di Boulevard Tondano Senja di Tondano Pencari ikan Senja di Desa Eris masih ambil dari blog saya di http://jejalanjajan.com/satu-putaran-di-danau-tondano/
  12. hooo Kiluan termasuk kampung Bali ya... aku sih ngebayanginnya wisata sejarah n budaya sih...
  13. coba dibikin tempat wisata apaaa gt.... pasti seru...
  14. iya.... dari cerita yang di Sulut ini... ada 2 kampung Bali yang besar. Di Sulut ama di Lampung..... jadi mereka ditawarin transmigrasi setelah gunung meletus. beberapa tahun sekali... mereka (yg di Lampung dan di Sulut) kumpul ke Bali untuk ketemu sanak saudara. mereka cerita, dulu pindahannya pake kapal dan dulu kampungnya masih berupa hutan, jadi harus babat alas. waktu pindah juga bawa taneman dan hewan peliharaan.