baihaki1985

Members
  • Content Count

    770
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    15

Everything posted by baihaki1985

  1. Sebagai kota surganya kuliner, tentu Guangzhou menyediakan berbagai jenis makanan lokal yang bisa dikonsumsi oleh siapapun. Termasuk tentunya bagi traveler muslim yang tentu tidak diperbolehkan untuk makan makanan tertentu. Para traveler muslim pun dalam kesehariannya harus mengkonsumsi makanan halal. Dan untungnya, sebagai salah satu kota terbesar di Cina, Guangzhou mempunyai fasilitas untuk para traveler muslim. Restoran Muslim Xinyue Restoran yang satu ini merupakan salah satu tempat makan halal yang popularitasnya tinggi di kota Guangzhou. Namun Restoran Muslim Xinyue ini tidak menyediakan kuliner khas Kanton. Restoran ini pun biasanya menyediakan menu dari suku Xinjiang yang dikenal sebagai suku dengan mayoritas masyarakatnya beragama Islam. Restoran Muslim Xinyue (kredit: thatsmags) Restoran Xinyue pun tak hanya berdiri di kota Guangzhou. Restoran ini juga bisa dijumapi di kota lain seperti Foshan, Shenzhen, Zhuhai, Zhongshan serta Nanhai. Menu yang disajikan di restoran ini sepenuhnya adalah makanan halal. Untuk alamatnya, restoran ini berada di Lantai tiga Xinjiang Mansion, 76 Tianhe North Road, Tianhe District. Restoran Nur Bostan Masih berada di Distrik Tianhe, tepatnya di alamat Unit 7, Lantai 1 Tianhehui, 160 Tianhe Straight Street adalah Restoran Nur Bostan. Seperti halnya Xinyue, Restoran Nur Bostan ini juga tidak menyediakan makanan Kanton. Namun tempat ini menyediakan makanan ala Arab dan Xinjiang. Restoran Nur Bostan (kredit: Nur Bostan) Selain menyajikan menu makanan halal, restoran ini juga menghadirkan suasana ala Timur Tengah. Desain interior ruangan pun dibentuk dengan dekorasi ala Turki. Selain itu, tempat ini juga memberikan hiburan berupa musik Arab yang diadakan setiap malam. Restoran Bogda Paradise Restoran Bogda Paradise ini terkenal dengan olahan makanan daging kambingnya. Masakan yang disajikan di tempat ini pun merupakan masakan ala Xinjiang. Untuk alamatnya, restoran ini berada di Lantai 2 Xinjiang Mansion, 76 Tianhe North Road, Distrik Tianhe. Restoran ini lokasinya strategis berseberangan dengan Masjid Hua Sheng yang merupakan salah satu masjid tertua di dunia berusia lebih dari 1300 tahun. Restoran Brother Muslim Tempat ini mempunyai sajian utama berupa kambing guling serta sajian ayam ala Xinjiangnya. Selain itu, Restoran Brother Muslim ini juga dikenal mempunyai sajian yogurt yang enak. Lokasi restoran ini berada di Unite 65 Dongdu Big World Office Building, 475 Huanshi East Road, Yuexiu District. Restoran Huimin Fandian Huimin Fandian atau juga dikenal dengan nama Restoran Muslim. Restoran ini pun dikenal sebagai tempat makan yang mempunyai banderol tidak terlalu mahal serta opsi makan malam yang cukup banyak. Dan di kota Guangzhou, Huimin Fandian ini dikenal sebagai salah satu restoran halal yang sangat populer. Bahkan tempat ini kerap dijadikan lokasi berkumpulnya komunitas muslim di kota Guangzhou. Restoran Huimin Fandian (kredit: Canyin88) Restoran ini pun mempunyai sejarah yang cukup panjang dan telah berdiri selama lebih dari 45 tahun. Berbagai sajian makanan pun bisa diperoleh di sini. Tak hanya berbagai jenis sajian daging sapi, Restoran Humin Fandian ini juga menyediakan menu seafood serta makanan Kanton. Untuk alamatnya, Huimin Fandian ini berlokasi di alamat 325 Zhongshan Liu Lu. Selain restoran halal, tentunya informasi yang dibutuhkan kala berada di Guangzhou adalah tentang restoran untuk para vegetarian. Kurang begitu tahu sih apakah makanan yang disajikan di restoran vegetarian mesti adalah makanan yang halal. Secara sih bahan-bahan yang digunakan mestinya adalah bahan nabati yang saya rasa semuanya halal deh. Tapi harus ada informasi lebih lanjut tentunya mengenai halal atau tidaknya makanan di restoran vegetarian. Keberadaan restoran vegetarian di Guangzhou pun cukup banyak, lebih banyak dibandingkan dengan restoran halal. Secara khusus sih, Jinghui Lu menjadi lokasi pusatnya kuliner vegetarian di kota Guangzhou. Berikut ini adalah beberapa restoran vegetarian yang ada di kota surganya wisata kuliner Cina tersebut: Shui Yun Tian Restoran vegetarian yang satu ini merupakan salah satu tempat makan yang terkenal di Jinghui Lu. Dan di sini, para pengunjung pun bisa menikmati sajian makanan vegetarian yang dibentuk sehingga mirip dengan daging. Sebagai tambahan, restoran ini tak menggunakan bahan telur ataupun susu. Jadi pure vegetarian. Alamatnya, restoran ini berada di 38-42 Jinghui Lu, Yuexiu District Guangzhou. Ci Sheng Sama halnya seperti Shui Yun Tian, restoran ini berada di Jinghui Lu, tepatnya di alamat 76 Jinghui Lu. Dari luar, restoran ini akan nampak seperti sebuah guest house. Harga makanan di tempat ini pun cukup murah, berkisar dari 8 RMB hingga 46 RMB. Big Buddha Temple Vegetarian Restaurant Seperti namanya, restoran ini merupakan tempat makan yang mengambil tema Buddha. Bahkan pada saat pelayan memberikan daftar menu, mereka akan melakukannya dengan disertai ucapan 'amitabha'. Sebagai pelengkap, pelayan yang ada di restoran ini berpenampilan layaknya seorang biksu yang ada di kuil. Tentu dengan kepala plontos serta atribut pakaiannya. kredit: dafosi.org Mengenai makanannya, tentu saja menu di sini disesuaikan dengan selera para vegetarian. Bahkan ada yang menyebutkan, meski menunya vegetarian namun rasanya hampir mirip dengan rasa daging ataupun ikan. Namun kekurangannya, makanan di sini cukup berminyak. Oh iya, untuk alamatnya, Big Buddha Temple Vegetarian Restaurant ini berada di Floor 3 of the Big Buddha Temple, 27 Xihu Road, Yuexiu District.
  2. India merupakan negara yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan. Selain dikenal sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak dunia, India juga merupakan negara yang menyimpan banyak tempat indah. Tak heran kalau banyak pasangan baru yang mencari tempat paling romantis untuk bulan madu di negara ini. Dari sekian banyak tempat wisata, terdapat 10 tempat yang menjadi destinasi wisata menarik untuk pasangan baru. Nah, bagi traveler yang mungkin berencana untuk menghabiskan waktu honeymoon di negara India, 10 destinasi wisata ini pun bisa dijadikan pertimbangan. Srinagar, Jammu & Kashmir Negara bagian Jammu & Kashmir pun tentunya tak bisa dilewatkan kalau ingin mencari destinasi wisata romantis untuk menghabiskan masa honeymoon. Terlebih Kashmir kerap memperoleh sebutan sebagai "Surga di dunia", terlepas status konflik yang terjadi di sini. Dan tempat yang tak bisa dilepaskan dari negara bagian Jammu & Kashmir tentu adalah Srinagar, kota terbesar yang ada di negara bagian tersebut. Suasana di Danau Dal di Srinagar (kredit: Wikipedia) Mereka yang mencari tempat romantis pun bisa dengan mudah menemukannya di Srinagar. Dan yang paling populer di Srinagar adalah rumah kapal yang bisa dijumpai dengan bebas di Danau Dal dan Danau Nagin. Tak sedikit pula terdapat rumah kapal yang menawarkan honeymoon suite di dalamnya. Selain suasana romantis yang ada di Danau Dal dan Danau Nagin, Srinagar menawarkan berbagai tempat menarik lainnya untuk bisa ditelusuri. Terdapat di pinggir Danau Dal, traveler bisa menjumpai Nishat Bagh, sebuah taman dengan pemandangan menakjubkan yang dibangun oleh Asaf Khan pada tahun 1633. Terdapat pula Shalimar Bagh, sebuah taman Mughal cantik yang dibangun oleh Kaisar Jahangir, juga berada di area sektiar Danau Dal. Untuk aktivitas lainnya yang bisa dilakukan adalah melakukan paragliding. Hal ini sangat cocok bagi pasangan yang ingin mencari aktivitas menantang adrenalin. Pemandangan yang bisa disaksikan pada saat melakukan aktivitas paragliding di Srinagar ini pun sangat fantastis. Para traveler pun tak perlu keahlian khusus, karena bisa melakukan penerbangan secara tandem dengan seorang pilot terlatih. Goa Lokasi honeymoon berikutnya adalah Goa yang merupakan negara bagian terkecil yang ada di negara India. Berada pesisir pantai barat India, Goa disebut sebagai surganya para wisatawan. Tempat ini menjadi lokasi yang tepat untuk menghabiskan bulan madu bagi para pasangan baru. Tak lain karena Goa dikenal mempunyai pantai-pantai yang indah. Suasana makan malam romantis di Goa (kredit: GoaTrip) Pantai indah yang kerap dijadikan destinasi wisata untuk para pasangan baru di Goa adalah Pantai Colva yang ada di Goa bagian selatan. Pantai lain yang bisa dijumpai di Goa antara lain adalah Pantai Arambol, Pantai Anjuna, Pantai Palolem dan lain-lain. Tak hanya keindahan alam berupa pantai, Goa juga dikenal mempunyai budaya yang unik dan pengaruh budaya Portugal pun sangat kentara di negara bagian yang satu ini. Shimla, Himachal Pradesh Koa Shimla yang merupakan ibukota dari negara bagian Himachal Pradesh pun bisa dijadikan destinasi wisata romantis berikutnya di negara India. Terlebih lagi jika berkunjung ke tempat ini pada musim dingin. Tempat ini pun jadi destinasi yang sangat cocok untuk para pasangan baru, karena musim dingin tidak terlalu ramai. Suasana di Shimla saat musim dingin (kredit: Wikipedia) Namun lain halnya kalau berkunjung ke tempat ini pada musim panas. Jangan harap bisa memperoleh ketenangan. Saat musim panas merupaka peak season di Shimla. Kota ini pun bakal dibanjiri oleh para raveler dari berbagai penjuru dunia. Jakhu Hill, lembah dengan pemandangan indah berjarak sekitar 2 kilometer dari pusat kota Shimla banyak dikunjungi para wisatawan. Terlebih lagi pada saat musim dingin, pemandangan di sini pun bakal semakin cantik. Di atas bukit ini, berdiri sebuah patung Dewa Hanoman setinggi 33 meter. Lakshadweep Islands Negara bagian Lakshadweep yang beribukota di Karavatti pun menawarkan suasana bulan madu yang tak kalah romantisnya di negara india. Sebagai wilayah kepulauan, Lakshadweep ini memiliki banyak pantai romantis yang bisa dijadikan lokasi honeymoon. Terlebih lagi, Lakshadweep ini memang dikenal sebagai negara bagian yang gencar mempromosikan keindahan alamnya sebagai destinasi wisata. Pemandangan di salah satu pantai di Lakshadweep Islands (kredit: holidify) Menghabiskan waktu di pantai-pantai yang ada di Lakshadweep pun bakal sangat menyenangkan untuk mereka yang tengah honeymoon. Tidak perlu khawatir mengenai keramaian, karena pantai-pantai di sini tak terlalu ramah dikunjungi wisatawan. Selain memiliki pantai yang indah, Lakshadweep juga memiliki keindahan alam lain di dunia bawah lautnya. Aktivitas yang bisa dilakukan selama menghabiskan waktu di Lakshadweep pun beragam. Mulai dari melakukan aktivitas snorkeling, scuba diving, wind surving, kayaking, canoeing, ski air hingga sport fishing. Mengitari perairan pada malam hari juga menajdi aktivitas yang sangat populer dilakukan para traveler di sini. Kepulauan Andaman dan Nicobar Destinasi selanjutnya yang menawarkan tempat wisata romantis di negara India adalah Kepulauan Andaman dan Nicobar. Kepulauan ini berjarak sekitar 150 kilometer dari Provinsi Aceh dan mempunyai dua wilayah kepulauan besar yakni Kepulauan Andaman dan Kepulauan Nicobar. Dan kota terbesar sekaligus ibukota dari negara bagian ini adalah Port Blair. Port Blair di Andaman (kredit: getawaymemoires) Selama di Andaman dan Nicobar ini, berbagai aktivitas menarik nan romamentis pun bisa dilakukan bersama. Di antaranya adalah snorkeling ataupun sea walking. Bisa pula menghabiskan waktu untuk menikmati pemandangan matahari terbenam di Corbyn's Cove.
  3. Para traveler biasanya menghabiskan waktu traveling-nya untuk berkunjung ke tempat-tempat yang dianggap menarik. Mulai dari sebuah tempat dengan pemandangan alam yang fantastis, hingga tempat dengan aktivitas budaya yang turun temurun terjaga dengan baik. Namun siapa sangka, sebuah perkampungan kumuh di kota Mumbai, India ternyata juga menjadi daya tarik yang tinggi bagi para traveler dunia? Kondisi perkampungan kumuh Dharavi di kota Mumbai (kredit: jonasbendiksen) Tempat pemukiman kumuh tersebut adalah Dharavi yang sempat disebut-sebut sebagai area pemukiman kumuh terbesar di Asia. Pemukiman kumuh Dharavi ini juga dikenal sebagai tempat yang menginspirasi film populer India, Slumdog Millionare. Dan berkat film Slumdog Millionare itu pulalah, tempat ini pun kini menjadi sebuah tempat yang banyak dikunjungi oleh para traveler. Aktivitas wisata berkunjung ke area kumuh seperti Dharavi ini bukanlah sebuah hal yang baru. Pada tahun 1800an, mereka yang termasuk dalam kategori orang kaya di kota London biasanya menghabiskan waktu untuk berkunjung ke pemukiman kumuh yang ada di sekitarnya. Aktivitas seperti ini pun kemudian berlanjut ke wilayah lain. Dan di negara India, Dharavi menjadi wisata poverty tourism yang banyak didatangi. Kondisi rumah-rumah di Dharavi (sumber gambar: archidev) Keberadaan wilayah pemukiman kumuh Dharavi di kota Mumbai ini memang menjadi sebuah fenomena tersendiri. Bagaimana tidak, sekitar 55 persen penduduk kota Mumbai berada di wilayah ini. Di samping itu, kota Mumbai dikenal sebagai kota metropolitan dan kota terbesar di negara India. Kota ini pun menjadi tempat tinggal para selebritis serta orang-orang kaya di India. Dan agen travel yang menawarkan wisata kemiskinan di area pemukiman kumuh Dharavi ini adalah Reality Tours & Travel. Mereka pun beralasan kalau aktivitas traveling yang mereka tawarkan ini ditujukan untuk membantu keseharian hidup mereka yang tinggal di Dharavi. Bahkan agen travel ini juga menyediakan paket traveling merayakan festival Holi di Dharavi. Selain merupakan sebuah area perkampungan kumuh, Dharavi dikenal sebagai pusat daur ulang sampah di kota Mumbai. Namun hal ini juga berimbas pada tingkat polusi yang sangat tinggi di perkampungan tersebut. Terlebih mereka yang tinggal di perkampungan ini mencapai angka lebih dari 1 juta orang, dalam area seluas 217 hektare. Pembuatan pot tanah liat di Dharavi (kredit: Wikipedia) Tak hanya dikenal sebagai wilayah industri daur ulang sampah, Dharavi ini juga banyak dihuni oleh mereka yang mempunyai usaha dalam pembuatan pot tanah liat serta tekstil. Bahkan di tempat ini terdapat kurang lebih 5000 tempat usaha dan 15 ribu industri rumahan yang berkembang. Dan tentunya, mereka yang tinggal di sini adalah orang-orang dengan kemampuan ekonomi yang rendah. Terlebih biaya sewa rumah di sini sangat murah, yakni 500 rupee (setara 100 ribu rupiah) per bulan, jauh lebih murah dibandingkan dengan sewa kos mahasiswa di Indonesia ya Dhobi Ghat di Dharavi (sumber gambar: 011now) Namun keberadaan wisata kemiskinan di Dharavi ini menuai pro dan kontra. Tak sedikit yang beranggapan kalau tur wisata yang ditawarkan ini merupakan bentuk ekspoitasi terhadap para penduduk Dharavi. Dan aktivitas tur seperti ini pun dianggap sebagai bentuk pembiaran terhadap masalah sosial yang ada di wilayah Dharavi. Di sisi lain, pihak travel agent mengatakan kalau sebagian besar keuntungan yang mereka peroleh diberikan kepada komunitas warga Dharavi. Sekitar 80 persen pendapatan, setelah dipotong pajak dan gaji pegawai, kabarnya menjadi milik warga Dharavi. Ditambah lagi, bisnis yang dilaksanakan oleh agen travel ini cukup menguntungkan. Pada peak season, seperti Desember dan Januari, setidaknya terdapat 22 traveler berkunjung ke Dharavi setiap harinya. Lalu tur seperti apa sih yang ditawarkan oleh Rality Tours and Travel di Dharavi ini? Para traveler akan diajak untuk berkeliling di wilayah Dharavi dan berkesempatan untuk melakukan interaksi secara langsung dengan masyarakat setempat. Selama 2 jam setengah, traveler bisa mengunjungi Dhobi Ghat ( laundry terbuka ) yang ada di Dharavi ataupun dapat pula menghabiskan waktu makan siang bersama dengan penduduk Dharavi. Betewe, tur seperti ini sepertinya juga pernah ada di Indonesia. Kalau tidak salah, pernah salah satu televisi swasta nasional di tanah air menayangkan aktivitas wisata kemiskinan yang dilaksanakan di kota Jakarta. Dan mereka yang turut serta dalam aktivitas ini kebanyakan adalah para traveler bule, yang mungkin bagi mereka sangat sulit untuk menemukan pemukiman kumuh di dekat tempat tinggalnya kali ya?
  4. Setiap berkunjung ke sebuah kota, ada sangat banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi. Terlebih untuk sebuah kota besar seperti Mumbai di India. Di tempat ini, tak hanya destinasi wisata populer yang banyak dikunjungi para wisatawan. Pasar tradisional yang menjadi tempat transaksi jual beli masyarakat lokal pun tak kalah menarik untuk didatangi. Ada cukup banyak pasar tradisional yang berada di kota Mumbai. Di antara pasar-pasar tradisional tersebut, tiga pasar tradisional berikut di bawah ini menjadi pilihan yang banyak dikunjungi oleh para traveler. Chor Bazaar Kalau di Surabaya, ada daerah julukannya Pasar Maling, tepatnya di sekitar Wonokromo. Nah di kota Mumbai, ada tempat serupa yang mempunyai julukan Pasar Maling. Tempat tersebut adalah Chor Bazaar yang kalau dalam bahasa India, artinya memang adalah Pasar Maling. Pasar Maling Chor Bazaar di Mumbai (kredit: Flickr/santosh_sinha) Pada awal kemunculannya, nama pasar tradisional yang satu ini bukanlah Chor Bazaar, melainkan Shor Bazaar yang artinya Pasar Ribut. Namun lama kelamaan, karena kesalahan pelafalan oleh orang-orang Inggris yang ada di India, tempat ini pun kerap disebut dengan nama Chor Bazaar. Walhasil, tidak heran kalau pada akhirnya para pencuri pun menjual barang hasil curiannya ke sini. Barang yang dijual di Chor Bazaar Mumbai (sumber gambar: happytrips) Barang-barang yang bisa dijumpai di Chor Bazaar ini tak ubahnya seperti yang ada di Pasar Gembong Surabaya ya. Mulai dari barang-barang bekas tidak berguna alias rongsokan, barang-barang antik hingga barang-barang kuno. Jadi harus pintar-pintar memilih kalau berbelanja di tempat ini. Dan kalau beruntung, mungkin bisa memperoleh barang berharga di tempat ini. Chor Bazaar ini pun dikenal sebagai pasar tradisional yang sudah berusia lebih dari 150 tahun di kota Mumbai India. Pasar ini buka setiap hari mulai dari pukul 11 pagi hingga pukul 7.30 malam, kecuali hari Jumat, karena digantikan Juma Market. Lokasi Chor Bazaar ini berada di Mutton Street yang berdekatan dengan Mohamma Ali Road di South Mumbai. Colaba Causeway Colaba Causeway atau juga dikenal dengan nama Shahid Bhagat Singh Road merupakan sebuah area jalanan komersial yang sangat terkenal di kota Mumbai. Terlebih Colaba Causeway ini lokasinya sangat berdekatan dengan destinasi wisata populer di kota Mumbai. Mulai dari Fort, Gateway of India hingga Hotel Taj Mahal Palace & Tower yang sama-sama berlokasi di South Mumbai. Produk perhiasan yang dijual di Colaba Causeway (sumber gambar: mapsofindia) Colaba Causeway memperoleh julukan sebagai Culture Square-nya kot Mumbai. Di sini para traveler pun akan bisa menjumpai banyak bangunan tua dengan arsitektur uniknya. Mulai dari bangunan National Gallery of Modern Art (NGMA), Regal Cinema, Museum Chhatrapati Shivaji Maharaj dan lainnya. Secara khusus, area ini memang lebih banyak dikenal sebagai pusatnya galeri seni di kota Mumbai. Sebagai sebuah jalanan komersil, tentu saja para traveler pun akan dapat menjumpai berbagai jenis toko di Colaba Causeway ini. Ada anekdot masyarakat India terkait Colaba Causeway ini, "sab kuch milega" yang artinya Anda dapat menemukan segalanya di tempat ini. Di tempat ini, para traveler bisa menjumpai berbagai jenis produk, mulai dari kerajinan tangan, hasil karya seni, buku, perhiasan, baju dan lain-lain. Sembari menikmati suasana kultural yang ada di Coloba Causeway, ada banyak destinasi wisata yang tak kalah menariknya di area ini. Terutama sih bakal menarik bagi mereka yang suka dengan bangunan tua. Seperti di antaranya adalah Gereja St John the Evangelist ataupun Sassoon Docks yang saat ini dikenal sebagai pasar ikan terbesar di kota Mumbai. Crawford Market Pasar tradisional yang satu ini merupakan pasar tradisional paling populer di kalangan masyarakat lokal di kota Mumbai. Terlebih karena Crawford Market ini dikenal sebagai pasar buah dan sayuran terbesar yang ada di kota Mumbai. Tak hanya itu, di pasar ini para pengunjung juga dapat menjumpai para penjual yang menjajakan produk daging unggas serta hewan peliharaan. Bangunan Crawford Market (kredit: mapsofindia) Namun daya tarik tempat yang juga dikenal dengan nama Mahatma Jyotiba Phule Mandai adalah desain bangunan klasiknya. Bangunan Crawford Market ini merupakan sebuah bangunan tua yang didirikan pada tahun 1869 oleh seorang arsitek bernama William Emerson. Nama Crawford Market pun diambil dari nama Komisaris Kota pertama di Mumbai, yakni Arthur Crawford. Lokasi dari Crawford Market ini pun sangat strategis dan dapat dengan mudah dikunjungi oleh para traveler. Pasar tradisional yagn satu ini berada bersebelahan dengan stasiun kereta Chhatrapati Shivaji Terminus. Kalau ingin melihat kondisi keramaian sehari-hari di pasar ini, jangan datang di hari Minggu, karena sebagian besar toko tutup.
  5. Fenomena alam yang unik kerap menjadi daya tarik yang tinggi bagi para traveler. Di negara India, ada fenomena menarik yang membuat para traveler dari berbagai penjuru dunia pun berkunjung ke sana. Fenonema menarik tersebut adalah keberadaan floating island atau pulau melayang. Tak tanggung-tanggung, terdapat dua floating island yang bisa dijumpai di negara India. Danau Loktak Fenomena floating island yang pertama di negara India bisa dijumpai di Danau Loktak yang terletak tidak jauh dari kota Moirang di negara bagian Manipur. Danau ini pun dikenal sebagai danau air tawar terbesar di kawasan timur laut India. Danau ini mempunyai luas mencapai 287 kilometer persegi dengan kedalaman rata-rata sejauh 2,7 meter. Titik terdalam di danau ini bisa mencapai 4,6 meter. Menelusuri Danau Loktak (sumber gambar: theincredibleindia) Yang membuat unik danau ini tentu tak lain adalah keberadaan floating island. Menariknya lagi, floating island yang ada di tempat ini tidak hanya satu, melainkan terdapat beberapa. Floating island terbesar yang ada di Danau Loktak ini mempunyai luas mencapai 40 kilometer persegi. Pulau melayang yang terletak di danau ini tercipta berkat keberadaan apa yang disebut dengan phumdi. Phumdi ini merupakan sekumpulan tanaman, tanah dan materi organik lainnya yang melayang di atas permukaan air. Keberadaan phumdi ini pun sudah berlangsung sejak ratusan tahun. Namun keberadaan phumdi tersebut baru diketahui pada tahun 1886. Phumdi yang berada di Danau Loktak ini pun menjadi sumber penghidupan masyarakat lokal yang tinggal di sekitar danau. Di sekitar danau ini, setidaknya terdapat 55 kampung kecil dengan total populasi mencapai 100 ribu orang. Masyarakat sekitar pun biasanya menggunakan phumdi di Danau Loktak ini sebagai lokasi memancing yang strategis. Floating island yang ada di Danau Loktak India (kredit: Flickr/Ingudam Manoranjan) Tak hanya terkenal karena fenomena unik floating island, Danau Loktak di Manipur ini juga mempunyai kekayaan hayati yang beragam. Phumdi yang terletak di danau ini pun menjadi habitat dari salah satu rusa yang terancam punah, rusa eld. Untuk itu, area tempat tinggal hewan langka tersebut dijadikan sebagai taman nasional, disebut dengan Taman Nasional Keibul Lamjao. Selain rusa langka, phumdi di Danau Loktak ini juga terkenal sebagai habitat hewan langka lainnya. Seperti di antaranya adalah ular piton india ataupun sambhar. Total spesies hewan yang diketahui tinggal di phumdi Danau Loktak ini mencapai 425 spesies, ( termasuk di antaranya adalah 249 vertebrata dan 176 lainnya hewan invertebrata ). Lokasi danau ini pun juga dikenal sebagai wilayah yang memiliki pemandangan fantastis. Mayoritas area di Manipur merupakan daerah yang berada di ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut. Sementara Danau Loktak ini merupakan salah satu area terendah yang ada di Manipur. Dan danau ini pun dikelilingi oleh dataran tinggi hijau yang semakin membuat tempat ini indah. Bagi para traveler, fasilitas yang disediakan di tempat ini pun cukup lengkap. Bahkan terdapat sebuah tourist house yang ditempatkan di salah satu phumdi yang ada di tengah Danau Loktak. Selain itu, para traveler pun bisa berkeliling danau menggunakan perahu yang disewakan oleh masyarakat lokal setempat. Berkeliling Danau Loktak dengan floating island-nya menggunakan perahu (sumber gambar: manipurvacations) Untuk urusan tempat menginap, di area Danau Loktak tersedia dua penginapan yang bisa dimanfaatkan. Keduanya adalah Forest Lodge Phubala dan Sendra Tourist Home. Dengan keberadaan kedua tempat menginap tersebut, traveler pun tidak perlu kesulitan mencari tempat tidur saat berkunjung ke danau dengan floating island ini. Tourist Home yang ada di salah satu floating island (kredit: Flickr/Kishalaya Namaram) Lalu bagaimana dengan akses transportasi menuju ke Danau Loktak ini? Untuk yang satu ini, traveler pun tidak perlu kerepotan. Danau Loktak mempunyai jalur transportasi yang lancar menuju ke kota Imphal yang merupakan ibukota negara bagian Manipur. Jarak dari Imphal menuju ke Loktak sejauh 50 kilometer. Dan untuk kemudahan sarana perjalanan ke tempat ini, Kantor Pariwisata Manipur juga menyediakan layanan travel menuju ke sana. Lalu kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke Danau Loktak ini? Musim dingin yang jatuh pada rentang antara bulan November hingga awal bulan Maret pun bisa jadi waktu yang menarik. Di momen ini, para traveler bisa berkesempatan untuk menengok keberadaan rusa langka. Selain itu, dapat pula berkesempatan untuk melihat migrasi para burung. Sebagai tambahan, pada bulan Februari atau Maret, di tempat ini juga dilaksanakan festival bulan purnama Yaosang.
  6. Dari deretan beberapa negara di Asia, India banyak menjadi tujuan wisata para backpacker. India pun dikenal mempunyai banyak destinasi wisata yang menarik. Tak hanya itu, negeri bollywood ini juga banyak menjadi pilihan tujuan wisata para backpacker yang ingin mencari tempat wisata murah. Nah, dari banyak kota besar yang ada di negara India, ada satu tempat yang tak bisa dilewatkan begitu saja. Kota tersebut adalah Kota Jaipur yang merupakan ibukota dari negara bagian Rajashtan. Kota Jaipur ini juga merupakan kota terbesar yang ada di negara bagian Rajashtan dan dikenal dengan sebutan Pink City of India. Kemegahan City Palace Jaipur dilihat dari luar (kredit: PD Photography) Kota Jaipur ini terletak sejauh 260 kilometer dari Ibukota India New Delhi. Kota Jaipur ini juga merupakan gerbang menuju kota-kota wisata lain yang ada di Rajashtan, seperti Jodhpur, Udaipur dan Jaisalmer. Dan tentunya, kota Jaipur sendiri juga merupakan destinasi wisata yang populer di negara India. Ada alasan kenapa Jaipur disebut dengan nama Pink City of India. Sebutan ini bermula sejak peristiwa kedatangan Queen Victoria dan Pangeran dari Wales pada tahun 1876. Dalam rangka menyambut kedatangan rombongan keluarga Inggris tersebut, Maharaja Ram Singh pun mengecat seluruh kota dengan warna pink. Dan sejak itu, tradisi penggunaan warna pink pun terus berlanjut di kota Jaipur. Bahkan tradisi ini tak hanya dilakukan oleh pihak kerajaan. Namun tradisi ini juga diikuti oleh masyarakat kota Jaipur. Daya tarik utama yang bisa ditengok dari kota Jaipur di India ini adalah keberadaan bangunan megah istana kuno yang hingga kini masih terjaga dengan baik. Bangunan istana yang ada di Jaipur ini pun beberapa masih menjadi tempat tinggal keturunan keluarga kerajaan. Selain itu, ada pula yang beralih fungsi menjadi sebuah museum dan bahkan hotel. City Palace Istana megah yang bisa disinggahi saat berkunjung ke kota Jaipur adalah City Palace. City Palace ini merupakan sebuah kompleks kerajaan yang di dalamnya terdapat bangunan - banguna istana lain, seperti Mubarak Mahal, Maharani Palace dan lain-lain. Saat ini, sebagian ruangan di City Palaces difungsikan menjadi sebuah museum. Namun sebagian besar ruangan yang ada di City Palaces ini masih berfungsi sebagai royal residence. Suasana City Palace dilihat dari atas (kredit: mikesox) Bangunan istana ini dibangun dalam rentang antara 1729 hingga 1732 oleh Maharaja Jai Singh II. Desain istana ini merupakan perpaduan kreasi dua orang arsitek, yakni Vidyadhar Bhattacharya dan Samuel Swinton Jacob. Jadi tidak heran kalau desain bangunan ini merupakan kombinasi antara arsitektur India yang dibumbui dengan gaya bangunan ala Eropa. Menariknya, bangunan istana ini dibuat dengan menggunakan pasir dan batuan yang berwarna pink serta merah, senada dengan sebutan Jaipur sebagai Pink City of India. Secara keseluruhan, City Palaces ini merupakan sebuah kompleks bangunan yang di dalamnya terdapat beberapa bangunan unik dengan desain tersendiri. Mubahak Mahal Mubarak Mahal ini merupakan bagian dari kompleks City Palaces yang kini telah berubah fungsi menjadi sebuah museum. Bangunan ini ditambahkan ke kompleks City Palaces oleh Maharaja Madho Singh II pada sekitar tahun 1900an. Pada awal pembuatannya, Mubarak Mahal ini merupakan sebuah guesthouse dan sempat berubah fungsi menjadi ruang sekretariat kerajaan. Mubarak Mahal (kredit: Tripadvisor) Mubarak Mahal yang mempunyai desain bangunan perpaduan antara arsitektur Rajput dan Eropa juga dibumbuhi dengan corak arsitektur khas muslim. Tempat ini pun saat ini menyimpan banyak koleksi kain yang biasa digunakan oleh keluarga kerajaan. Salah satu koleksi penting yang ada di tempat ini adalah satu set baju berukuran besar dengan lebar mencapai 1,2 meter dan berbobot 250 kg milik Maharaja Madhosingh I. Menariknya, Maharaja Madhosingh I ini merupakan sosok raja yang punyai istri banyak. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 108 wanita menjadi istrinya. Chandra Mahal Berikutnya adalah Chandra Mahal atau juga disebut dengan nama Chandra Niwas. Bangunan ini merupakan bangunan utama yang ada di kompleks City Palace Jaipur. Saat ini, Chandra Mahal pun masih difungsikan sebagai tempat tinggal keturunan raja-raja terdahulu dari kota Jaipur. Chandra Mahal (sumber gambar: remotetraveler) Keberadaan Chandra Mahal di kompleks City Palaces pun bisa ditengok dengan mudah. Selain mempunyai ukuran yang tinggi, bangunan ini juga dapat dengan mudah dikenali dengan adanya bendera kerajaan yang terpasang di lantai rooftop istana tersebut. Chandra Mahal dalam foto jadul (kredit: Wikipedia) Meskipun begitu, para traveler masih bisa diperbolehkan berkunjung ke Chandra Mahal. Namun akses para traveler tersebut terbatas hanya pada lantai terbawah yang difungsikan sebagai sebuah museum. Di tempat tersebut terdapat koleksi berupa manuskrip, karpet serta barang-barang lain milik kerajaan. Maharani Palace Ada pula Maharani Palace yang masih berada di dalam kompleks City Palace. Bangunan ini dulunya merupakan tempat tinggal ratu dan kini telah berubah fungsi menjadi museum. Di sini pun para traveler bisa menyaksikan koleksi senjata yang digunakan oleh anggota kerajaan pada masa perang. Di sini juga terdapat pedang yang merupakan hadiah dari Ratu Victoria kepada Maharaja Ram Singh.
  7. Wisata tak melulu tentang berkunjung ke tempat dengan pemandangan yang indah. Berkunjung ke sebuah perayaan festival menjanjikan suasana yang tak kalah menariknya. Dan sebagai sebuah bangsa yang menyimpan banyak budaya, India pun menjadi tempat kunjungan wisata menarik. Dan salah satu festival yang ramai dikunjungi para traveler di India adalah Perayaan Diwali. Lampu hias dalam perayaan Diwali di India (kredit: Naviwall) Secara bahasa, Diwali mempunyai arti sebagai Festival Cahaya. Festival ini dikenal sebagai salah satu upacara perayaan yang penting bagi para pemeluk agama Hindu. Dan di negara India, perayaan Diwali merupakan salah satu hari libur resmi. Perayaan dilakukan sebagai bentuk kemenangan cahaya atas kegelapan, kebaikan atas kejahatan dan harapan atas keputus asaan. Perayaan ini pun tak hanya dilakukan di negara India. Namun juga dirayakan oleh warga keturunan India yang bermukim di negara lain. Bahkan perayaan Diwali di beberapa negara lain juga termasuk hari libur, di antaranya di Malaysia, Pakistan, Myanmar, Nepal, Singapura, Sri Lanka, Suriname dan lain-lain. Namun sepertinya, Diwali tidak dirayakan di Indonesia ya. Diwali merupakan festival terbesar yang dirayakan oleh umat Hindu di India. Tak hanya itu, festival ini ternyata juga dirayakan oleh para pemeluk agama lain di India. Termasuk di antaranya adalah orang-orang beragama Sikh. Dan ada banyak mitos serta kisah yang berkaitan dengan perayaan Diwali ini. Rumah yang penuh hiasan saat Diwali (kredit: Panoramio) Bagi yang suka dengan film-film berbau India kemungkinan bakal paham dan mengerti betul kisah-kisah yang berkaitan dengan perayaan Diwali ini. Terlebih kisah-kisah tersebut memperlihatkan tentang keberadaan tokoh seperti Rama, Krishna ataupun Pandawa Lima yang keberadaannya cukup populer di Indonesia karena kerap muncul dalam film-film India. Pertama adalah terkait dengan kisah Ramayana, di mana Rama berhasil mengalahkan Rahwana dan menyelamatkan Sita. Rakyat Ayodhya pun kemudian merayakan kemenangan tersebut dengan menyalakan lampu di kota Ayodhya. Perayaan Diwali ini juga dipercaya merupakan momen perkawinan antara Dewi Laksmi dengan Dewa Wisnu. Tak hanya itu, Diwali juga dikenal sebagai hari kelahiran dari Dewi Laksmi. Di hari yang sama, Krishna berhasil menyelamatkan 16 ribu wanita dari cengkraman Raja Setan Narakaasura. Ada pula cerita terkait Mahabarata yang dipercaya terjadi pada hari perayaan Diwali. Selain itu, masyarakat Hindu di India juga mempercayai kalau pada perayaan Diwali, Dewa Ganesha yang dikenal sebagai dewa penuh kebijaksanaan turun ke bumi dan mendatangi ke rumah-rumah. Perayaan Diwali di India berlangsung selama lima hari, biasanya terjadi pada bulan Oktober atau November. Dan pada perayaan lima hari tersebut, masyarakat India pun mempunyai kebiasaan tersendiri. Tidak heran kalau lima hari perayaan Diwali di India bakal terasa sangat meriah. Hari pertama perayaan Diwali disebut dengan nama Dhanteras. Pada perayaan pertama ini, masyarakat India pun bakal melakukan renovasi sekaligus mempercantik rumahnya. Pintu rumah pun dihiasi dengan motif tradisional Rangoli yang bertujuan sebagai bentuk sambutan selamat datang untuk Dewi Laksmi. Hari kedua disebut dengan nama Narak Chaturdasi yang merupakan peringatan kemenangan Dewa Krisna dalam pertempuran melawan Raja Setan Narakasura. Pada hari kedua ini, masyarakat India mempunyai kebiasaan untuk melumasi tubuhnya dengan minyak yang bertujuan untuk menghilangkan rasa letih dan capek. Hari ketiga pada perayaan Diwali di India adalah prosesi Puja Lakshmi. Puja Lakshmi ini dilakukan bersama dengan seluruh anggota keluarga dan didampingi oleh Pandit agar bisa memperoleh berkah dari Lakshmi yang merupakan Dewi Kemakmuran. Hari berikutnya adalah Padwa dan Puja Govardhan. Gudi Padwa merupakan simbol dari rasa cinta dan kesetiaan. Dan pada hari ini, mereka yang merupakan pasangan suami istri yang baru menikah pun akan diundang makan-makan dan diberi hadiah. Sementara itu Puja Govardhan merupakan acara yang dilangsungkan untuk memperingati kejadian diangkatnya Gunung Govardhan oleh Krishna. Kalo yang suka nonton film kartun Krishna, mungkin akan ingat dengan cerita yang satu ini. Di mana Krishna menyelamatkan penduduk Govardhan dari amukan Dewa Indra dengan cara mengangkat Gunung Govardhan. Dan hari terakhir dalam sesi perayaan Diwali adalah Bhai Duj. Inti dari perayaan Bhai Duj ini adalah memperkuat hubungan persaudaraan antara kakak dengan adik. Mereka yang punya hubungan kakak adik dalam festival ini pun akan memberikan hadiah satu sama lain.
  8. Seperti halnya di negara lain, sebuah perayaan atau festival menjadi ajang yang sangat menarik untuk dikunjungi para traveler. India pun terkenal dengan beberapa festival yang dilaksanakan setiap tahunnya. Festival yang paling terkenal di India tak lain adalah Diwali yang dikenal sebagai Festival Cahaya. Namun ada pula festival lain yang tak kalah menariknya di India, yakni Holi yang dikenal sebagai perayaan penuh warna. Perayaan penuh warna, Festival Holi (kredit gambar: greetingseveryday) Holi merupakan sebuah perayaan yang biasa dilakukan di India dan Nepal dan dirayakan oleh para pemeluk agama Hindu. Perayaan Holi ini dilakukan selama dua hari, dimulai pada hari munculnya bulan purnama di bulan Falgun pada penanggalan Vikram Samvat Hindu. Perayaan ini biasanya jatuh antara akhir bulan Februari hingga pertengahan bulan Maret. Di tahun 2016 ini, perayaan Holi bertepatan dengan tanggal 24 Maret. Sementara di tahun depan, perayaan Holi akan dilaksanakan pada tanggal 13 Maret. Hari pertama perayaan Holi ini dikenal dengan nama Chhoti Holi atau Holika Dahan. Sementara hari kedua festival Holi dikenal dengan sebutan Rangwali Holi, Dhuleti, Dhulandi atau Dhulivandan. Pada zaman dahulu, perayaan ini memang hanya dilakukan oleh para pemeluk agama Hindu. Namun seiring dengan perkembangan zaman, mereka yang bukan pemeluk agama Hindu pun turut menyemarakkan perayaan Holi. Tak hanya mereka yang tinggal di Benua Asia, namun juga dirayakan oleh komunitas yang berdomisili di luar Benua Asia. Festival Holi dilakukan oleh masyarakat India sebagai bentuk perayaan kemenangan kebaikan atas kejahatan. Tak hanya itu, Festival Holi ini juga menjadi penanda berakhirnya musim dingin dan dibarengi dengan kedatangan musim semi. Festival Holi ini juga dikenal dengan sebutan Festival Warna-warni, karena pada hari itu orang-orang akan saling melemparkan tepung berwarna satu sama lain. Saling melemparkan bubuk berwarna (sumber gambar: vergecampus) Aksi saling melempar tepung berwarna itulah yang membuat Festival Holi ini jadi sebuah perayaan yang banyak dikunjungi oleh para traveler. Terlebih, mereka yang turut serta pada perayaan ini juga biasanya sekaligus merayakan pesta serta berdansa di bawah guyuran air. Sangat pas untuk mereka yang suka dengan keramaian dan bermain basah-basahan. Festival warna pada perayaan Holi ini memperoleh namanya dari aktivitas yang biasanya dilakukan oleh Krishna. Krishna yang dikenal sebagai reinkarnasi Dewa Wisnu merupakan sosok yang suka bermain-main dan cukup jahil. Hampir mirip dengan sosok jahil Krishna yang digambarkan dalam film kartun yang biasa ditayangkan di televisi tanah air. Lalu kenapa aksi yang dilakukan pada Festival Holi ini merupakan aktivitas yang biasa dilakukan oleh Krishna? Tak lain karena sosok yang berhasil mengalahkan sosok Raja Hiranyakashipu yang dikenal sebagai sosok raja setan yang berkuasa di wilayah Multan, Punjab. Api Holika (kredit: Wikipedia) Perayaan Holi dimulai pada malam hari dengan dinyalakannya api unggun Holika. Orang-orang pun bakal berkumpul dan mengerubungi api unggun tersebut. Ritual ini pun berjalan dengan khusyuk, di mana orang-orang akan berdoa agar kejahatan yang ada dalam diri masing-masing akan hilang seiring dengan dinyalakannya api unggun Holika. Selanjutnya, hari kedua Festival Holi merupakan waktu yang dinanti-nanti. Orang-orang pun akan berpesta dalam sebuah festival penuh warna. Mereka pun akan saling melemparkan tepung berwarna satu sama lain. Bahkan tak sedikit pula yang membekali dirinya dengan membawa mainan senapan air. Biasanya, perang penuh warna ini akan berlangsung di jalan umum, di luar kuil bahkan di taman dan tempat terbuka lainnya. Di berbagai tempat, perayaan Holi pun dilakukan dengan cara yang berbeda. Bahkan termasuk tentunya adalah perayaan Holi yang dilaksanakan di negara luar Asia seperti Amerika, Jerman, Brazil, Belanda dan lain-lain. Namun sebagian besar, festival warna yang dilakukan di luar India tersebut dilaksanakan tanpa ada kaitan apapun dengan Festival Holi. Waktu pelaksanaannya pun terkadang berbeda. Perayaan Festival Holi di Utah, Amerika Serikat (kredit: Wikipedia) Tepung berwarna yang digunakan pada perayaan Holi ini merupakan bubuk yang menggunakan warna yang berasal dari tanaman. Warna-warna yang digunakan pun beragam. Mulai dari warna warna oranye, merah, hijau, kuning, biru, ungu, magenta, cokelat bahkan hitam. Dan masyarakat India pun percaya kalau bubuk berwarna yang mereka tebar akan membuat penyakit ataupun jamur yang berasal dari musim dingin menyingkir. Bubuk berwarna yang dijual jelang Festival Holi (kredit: Wikipedia)
  9. Di Indonesia, sangat banyak bangunan tua bersejarah yang pada akhirnya berubah fungsi menjadi sebuah pemukiman kumuh dan bahkan beberapa di antaranya sudah hilang tak berbekas. Namun kondisi seperti ini tak hanya terjadi di Indonesia. Di negara lain pun hal tersebut cukup banyak terjadi. Terlebih di negara India yang notabene kondisinya tak jauh berbeda dengan di tanah air. Kondisi Hotel Watson dalam sebuah lukisan (sumber gambar: victorianweb) Di kota Mumbai, ada sebuah bangunan yang dulunya dikenal dengan nama Hotel Watson dan merupakan salah satu hotel termewah di India. Namun siapa sangka, selang beberapa puluh tahun kemudian, bangunan Hotel Watson tersebut berubah 180 derajat menjadi sebuah pemukiman kumuh dan kini dikenal dengan nama Esplanade Mansion. Salah satu foto jadul tampilan Watson Hotel di masa lalu (sumber gambar: oldindianphotos) Bangunan ini terletak di area Kala Ghoda di Mumbai dan dikenal sebagai bangunan dengan besi tuang tertua yang ada di negara India. Bangunan ini difabrikasi di negara Inggris pada rentang waktu antara tahun 1867 hingga 1869 menggunakan komponen frame besi tuang dan selanjutnya dirakit sekaligus didirikan di Kala Ghoda di India. Kondisi Watson Hotel saat ini (kredit: Schels Lanz) Bangunan Hotel Watson ini pun memiliki kemiripan sangat tinggi dengan Crystal Palace di London. Terutama karena bangunan ini menggunakan frame besi tuang pada bagian luarnya. Bahkan arsitekt yang mendesain bangunan ini, Rowland Mason Ordish merupakan sosok yang berlibat dalam pembangunan bangunan St. Pancras Station di London. Gedung Hotel Watson ini pun benar-benar telah menjadi sebuah bangunan super kumuh. Bahkan sempat terjadi kecelakaan akibat dua balkon yang runtuh, mengakibatkan satu orang korban meninggal dan enam lainnya terluka. Hal ini pun memperlihatkan bagaimana buruknya kondisi bangunan yang pernah menjadi ikon dari kota Mumbai di masa lalu ini. Hotel ini didirikan oleh pria asal Inggris bernama John Watson yang menginginkan untuk membangun hotel mewah di kota Mumbai. Hotel ini pun dikenal sebagai sebuah hotel 'white only'. Sebuah fenomena rasis yang sangat biasa terjadi di masa lalu. Terlebih India merupakan daerah koloni Inggris, jadi tidak mengherankan kalau praktek tersebut pun dianggap cukup normal. Namun kebijakan hotel 'white only' ini juga cukup kontradiktif dengan kondisi bangunan tersebut saat ini. Konon di masa lalu, Jamsetji Nusserwanji Tata yang dikenal sebagai pendiri Tata Group pernah ditolak masuk hotel. Alhasil, dia pun membangun sebuah hotel sendiri yang tak kalah mewah, yakni Taj Hotel yang hingga kini masih berdiri dengan megah. Pada masa kejayaannya, Hotel Watson ini memang dikenal sebagai hotel ekslusif untuk orang kulit putih. Bahkan para waiter yang bekerja di hotel ini pun merupakan orang-orang kulit putih. Namun pada akhirnya, hotel ini mengalami kemunduran drastis seiring dengan berjalannya waktu. Bahkan pada tahun 1960an, hotel ini akhirnya tutup. Suasana di dalam Watson Hotel di tahun 2010 (kredit: Schels Lanz) Hotel ini mempunyai total lima lantai dengan jumlah kamar mencapai 130 ruangan. Pada area ground level, hotel ini mempunyai lobi, restoran serta bar yang diperuntukkan bagi para tamunya. Tak hanya itu, terdapat pula sebuah atrium berukuran 30 x 9 meter yang menggunakan pencahayaan berupa atap kaca. Bangunan hotel ini pun berubah menjadi petak-petak kecil yang ditujukan untuk pemukiman warga setempat. Meski digunakan sebagai pemukiman, ternyata bangunan ini mengalami kondisi yang terus memburuk. Bahkan atrium mewah yang pada awalnya berguna sebagai area ballroom, sudah berubah fungsi menjadi petak-petak kecil yang menjadi kantor pengacara. Atrium Hotel Watson (kredit: Flickr/Ben Lepley) Sepeninggal John Watson, bangunan ini pun berulang kali berpindah kepemilikan. Saat ini, total terdapat 130 tenant di bangunan tua unik tersebut. Dari total 130 tenant tersebut, 45 di antaranya adalah difungsikan sebagai rumah tempat tinggal. Sementara sisanya difungsikan untuk kepentingan komersial, baik berupa toko ataupun perkantoran. Plakat yang terpampang di Watson Hotel (kredit: Flickr/Lecerce) Ekonomi menjadi alasan utama kenapa pihak pemilik gedung enggan memperhatikan kondisi bangunan bersejarah ini. Sempat pula ada beberapa aksi agar pihak berwenang memperhatikan nasib bangunan ini. Bangunan ini pun pernah dimasukkan dalam daftar 100 Monumen Terancam Punah Dunia oleh World Monument Fund. Meski begitu, ada banyak kendala yang dihadapi. Terutama adalah mereka yang menghuni tenant-tenant di dalam bangunan ini. Padahal kalau bangunan ini masih bisa terjaga dengan baik, bakal menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi para traveler. Terlebih bangunan ini juga menyimpan nilai sejarah yang cukup menarik, dan merupakan sebuah bangunan hotel termewah di zamannya.
  10. Ada banyak hal yang menarik bisa ditelusuri ketika berbicara tentang negara India. Tak hanya perbincangan menarik terkait film bollywood, tapi juga mengenai kondisi kehidupan masyarakatnya. Dan untuk hal yang satu ini, akan cukup menarik untuk menengok kondisi dari kota Mumbai yang dikenal sebagai kota dengan jumlah milyuner dan bilyuner terbanyak di India. Suasana malam hari di kota Mumbai India (sumber gambar: makemytrip) Mumbai memang bukanlah ibukota negara India. Namun Mumbai merupakan kota terbesar yang ada di negeri Bollywood tersebut. Tak hanya itu, Mumbai juga dikenal sebagai pusat komersial, ekonomi serta hiburan di negara India. Dengan kondisi tersebut, tidak mengherankan jika Mumbai pun menjadi tempat tinggal para orang kayak di India. Menurut data dari New World Wealth Mumbai merupakan kota dengan tingkat perkembangan ekonomi yang sangat pesat di kawasan Asia Pasifik. Kota ini pun berhasil memperoleh posisi ke 12 untuk kategori jumlah orang kaya terbanyak di kawasan Asia Pasifik. Jumlah orang kaya yang mempunyai aset mencapai 1 juta USD ataupun lebih dari 10 juta USD pun bertebaran di kota ini. Masih menurut data yang sama, jumlah orang kaya dengan aset mencapai lebih dari 10 juta USD atau lebih di kota Mumbai mencapai angka 2690 orang. Dan angka ini termasuk sebanyak 26 orang bilyuner yang mempunyai kekayaan lebih dari 1 miliar USD, seperti yang terhimpun dalam data dari The Guardian di tahun 2013 lalu. Suasana yang ada di kota Mumbai ini pun nampaknya tidak jauh berbeda dengan yang ada di kota Jakarta. Sebuah kota yang penuh dengan mimpi. Dan seperti halnya Jakarta, Mumbai mempunyai standar biaya hidup yang lebih tinggi dibandingkan kota-kota lainnya di India. Terlebih Mumbai menjadi pusat industri film Bollywood serta Marathi. Nah, bagi para traveler, kota Mumbai ini juga menyimpan daya tarik yang sangat menarik. Portugis dan Inggris pun pernah menjejakkan kaki serta mempunyai banyak peninggalan bersejarah di kota ini. Jadi tidak mengherankan kalau para traveler pun bisa menyaksikan banyak bangunan bergaya klasik yang sudah berusia ratusan tahun di kota ini. Taj Mahal Palace Hotel Kalau berbicara tentang kota Mumbai di India, ada satu hotel megah yang menjadi landmark dari kota ini. Hotel tersebut tak lain adalah Taj Mahal Palace Hotel, sebuah hotel yang dibangun oleh Jamsetsji Tata (founder dari Tata Group) di tahun 1903. Konon sih, bangunan hotel ini didirikan oleh Jamsetsji karena dirinya tidak diperbolehkan masuk ke Hotel Watson yang punya kebijakan sebagai hotel 'white only'. Taj Mahal Palace Hotel yang berdekatan dengan Gate of India (kredit: Taj Mahal Palace Hotel) Bangunan dari Taj Mahal Palace Hotel ini pun tak ubahnya seperti sebuah istana. Tidak mengherankan, karena hotel ini memang merupakan hotel bintang lima yang kerap disebut sebagai hotel terbaik yang ada di kota Mumbai dan India. Hotel ini pun mempunyai dua bangunan berbeda, dibangun pada era yang berbeda serta mempunyai desain arsitektur yang jauh berbeda. Total hotel ini mempunyai sebanyak 550 ruangan mewah yang disediakan untuk para tamunya. Banyak pesohor dunia yang memilih untuk menginap di hotel ini saat tengah berkunjung ke Mumbai. Termasuk adalah Kate Middleton dan Prince Williams dari Inggris. Tak hanya mempunyai desain bangunan yang sangat menarik. Taj Mahal Palace Hotel ini juga mempunyai lokasi yang sangat strategis. Para tamu hotel pun bisa menyaksikan langsung pemandangan Laut Arab dari bangunan hotel. Selain itu, traveler juga bisa menyaksikan kemegahan landmark kota Mumbai lainnya dari sini, yakni Gateway of India. Chhatrapati Shivaji Terminus Berikutnya adalah Chhatrapati Shivaji Terminus yang dikenal sebagai salah satu stasiun kereta paling sibuk di negara India. Stasiun kereta ini dulunya dikenal dengan nama Victoria Terminus dan merupakan salah satu stasiun bersejarah yang ada di negara bagian Maharashtra. Sebagai informasi lainnya, Chhatrapati Shivaji Terminus ini juga merupakan salah satu bangunan yang memperoleh pengakuan sebagai Situs Warisan Bersejarah Dunia oleh UNESCO. Kondisi Chhatrapati Shivaji Terminus di malam hari (sumber gambar: Trover) Bangunan stasiun kereta ini didirikan pada tahun 1878 dan selesai di tahun 1888. Biaya yang dibutuhkan untuk membangun stasiun kereta megah ini mencapai angka 24 ribu USD (menurut nilai pada waktu pembangunannya), yang kalau saat ini nilainya setara 30 juta USD. Stasiun ini pun mempunyai desain yang sangat mirip dengan stasiun kereta St Pancras di London dan dibangun menggunakan arsitektur bergaya Victorian Gothic. Stasiun kereta bersejarah ini total mempunyai sebanyak 18 peran. 11 peron di antaranya digunakan untuk melayani perjalanan kereta jarak jauh. Sementara 7 peron lainnya dipakai untuk melayani transportasi kereta lokal. Sebagai fasilitas tambahan, Chhatrapati Shivaji Terminus ini juga mempunyai dorm ber-AC yang bisa digunakan oleh para traveler. Total terdapat 58 tempat tidur untuk laki-laki dan 20 tempat tidur untuk perempuan. Bersama dengan fasilitas erupa di Lokmanya Tilak Terminus, fasilitas seperti ini merupakan yang pertama kalinya di India. Tarif untuk menginap di dorm yang ada di Chhatrapati Shivaji Terminus ini pun tidak mahal. Untuk durasi 12 jam, dikenakan biaya 150 rupee (30 ribu rupiah) dan untuk 24 jam dikenakan biaya 250 rupee (50 ribu rupiah). Namun mereka yang menginap di dorm ini harus mempunyai tiket kereta yang valid.
  11. Keadaan kota Jaipur di negara India memang sangat menarik untuk dikunjungi. Terutama bagi mereka yang suka dengan cerita bangunan-bangunan bersejarah. Kota ini menyimpan banyak bangunan istana peninggalan raja-raja terdahulu, dan sebagian besar di antaranya terjaga dengan baik. Beberapa di antaranya bisa ditengok di topic yang satu ini. Seperti yang tertulis di situ, beberapa bangunan istana yang ada di Jaipur memang telah berubah fungsi menjadi sebuah hotel. Dan menariknya, tak hanya hotel mewah dengan banderol mahal yang bisa didapatkan kalau ingin memperoleh sensasi menginap di hotel heritage yang menawarkan pengalaman tinggal di bangunan ala istana India. Traveler pun bisa pula menemukan hotel heritage di Jaipur yang mempunyai tarif cukup murah. WelcomHeritage Sirsi Haveli Hotel WelcomHeritage Sirsi Haveli Hotel ini merupakan sebuah bangunan tua yang terletak di Desa Sirsi. Bangunan yang digunakan oleh WelcomHeritage Sirsi Haveli Hotel pun kini sudah berusia lebih dari 100 tahun. Tentu saja pihak hotel telah memberlakukan renovasi sehingga kondisi bangunan ini layak untuk ditinggali. Tak hanya itu, fasilitas yang tersedia juga telah disesuaikan dengan zaman sekarang. WelcomHeritage Sirsi Haveli Hotel (kerdit: WelcomHeritage Sirsi Haveli) Berlabel hotel bintang tiga, fasilitas yang dimiliki oleh WelcomHeritage Sirsi Haveli Hotel ini pun terbilang cukup lengkap. Pihak hotel menyediakan fasilitas hiburan berupa kolam renang untuk para tamunya. Ditambah lagi, hotel ini mempunyai lokasi yang cukup strategis, berjarak kurang lebih 15 kilometer dari pusat kota Jaipur. Untuk tarif menginap di hotel ini, bisa diperoleh dengan banderol paling murah sebesar 500 ribuan per malam. Kolam renang di WelcomHeritage Sirsi Haveli (kredit: WelcomHeritage Sirsi Haveli) Bissau Palace Jaipur Hotel heritage berikutnya yang dipatok dengan harga tidak terlalu mahal di kota Jaipur India adalah Bissau Palace Jaipur. Bangunan hotel ini dulunya merupakan sebuah istana yang dibangun dan diperuntukkan bagi seorang bangsawan Jaipur bernama Raghubir Singhji. Bangunan hotel ini terletak tepat di luar city wall kota tua jaipur. Bissau Palace Jaipur (kredit: Bissau Palace Jaipur) Bangunan istana ini didirikan pada abad ke 19 pada masa pemerintahan Maharaja Sawai Jagat Singh. Di sini pun terdapat lukisan Maharaja Bissau yang terpampang di dinding istana. Di tempat ini juga terdapat koleksi milik istana berupa berbagai jenis perhiasan, senjata, patung gajah dan lain-lain. Inteior Bissau Palace Jaipur (sumber gambar: Agoda) Hotel Bissau Palace ini mempunyai total kamar sebanyak 52 unit. Para traveler yang ingin menginap di hotel ini bisa memperoleh kamar termurah dengan biaya sewa sebesar 400 ribuan per malam. Sementara untuk maar yang paling mahal berupa Royal Chamber dipatok dengan banderol berkisar di angka 1,2 jutaan per malamnya. Kolam renang di Bissau Palace Jaipur (sumber gambar: Agoda) Castle Kanota Castle Kanota menjadi pilihan berikutnya kalau ingin memperoleh akomodasi unik dengan harga yang tidak terlalu mahal di kota Jaipur India. Castle Kanota ini merupakan sebuah istana klasik India yang didirikan pada tahun 1872. Tak hanya sebagai sebuah tempat menginap unik ala istana, Castle Kanota ini juga dilengkapi dengan sebuah museum dan perpustakaan. Di sana pun terpampang koleksi buku langka serta benda-benda unik. Castle Kanota (sumber gambar: heritagehotelsofindia) Desain arsitektur Castle Kanota ini terlihat sangat mewah dan menjadi representasi kehidupan para anggota keluarga bangsawan di masa lalu. Dan furnitur yang ada di hotel ini juga masih terjaga dengan baik. Sebagai tambahan, hotel heritage yang satu ini juga lokasinya cukup berdekatan dengan pusat kota Jaipur, berjarak kurang lebih 15 kilometer. Interior Castle Kanota Hotel (sumber gambar: jaipurweddings) Untuk tarif menginapnya, Castle Kanota Hotel ini merupakan sebuah hotel bintang tiga. Tarif menginapnya pun cukup standar untuk sebuah hotel bintang tiga, dengan biaya menginap per malam termurah adalah sebesar 600 ribuan. Chirmi Palace Hotel Berikutnya adalah Chirmi Palace Hotel yang merupakan bekas kediaman Keluarga Chomu yang merupakan salah seorang bangsawan di Jaipur. Bangunan istana Chirmi Palace Hotel ini pun sudah berusia sangat tua, mencapai 150 tahun. Pada awal pendiriannya, Chirmi Palace ini menjadi milik seorang bangsawan bernama Thakur Mohan Dasji. Saat ini, Chirmi Palace ditangani oleh Vikram Singhji yang merupakan keturunan dari Thakur. Suasana di dalam Chirmi Palace Hotel (kredit: Chirmi Palace Hotel) Chirmi Palace Hotel ini sebanyak 24 ruangan untuk para tamunya. Para traveler bisa menginap dan memperoleh kamar termurah dengan biaya sebesar 200 ribuan per malamnya di hotel ini. Sementara untuk opsi Royal Suite yang merupakan salah satu jenis kamar termewah di Chirmi Palace, banderolnya juga tidak terlalu mahal. Berkisar di angka 500 ribuan per malam. Chirmi Palace Hotel (kredit: Chirmi Palace Hotel) Terbilang cukup murah, hotel ini menawarkan fasilitas yang cukup lengkap. Para tamu yang ada di hotel ini pun bisa menggunakan sarana hiburan berupa kolam renang outdoor ataupun bisa pula bersantai di dalam taman hotel. Dan tentu saja, pihak hotel juga menyediakan sarana berupa internet WiFi gratis untuk para tamunya. Hari Mahal Palace Tampilan luar Hari Mahal Palace Hotel (kredit: Hari Mahal Palace Hotel) Berikutnya adalah Hari Mahal Palace yang merupakan sebuah istana yang menjadi tempat tinggal keluarga bangsawan Achrol di Jaipur. Keluarga bangsawan Achrol ini pun dikenal sebagai salah satu anggota dari 12 petinggi yang ada di Jaipur. Keluarga bangsawan ini juga dikenal sebagai keturunan dari Maharaja Prithvi Raj dari Amber. Taman di Hari Mahal Palace Hotel (kredit: Hari Mahal Palace Hotel) Istana Hari Mahal Palace ini mempunyai desain arsitektur yang merupakan perpaduan antara gaya Inggris, Mughal serta Rajputana. Setelah berubah fungsi menjadi sebuah hotel, Hari Mahal Palace ini merupakan hasil kerjasama joint venture antara keluarga Achrol dan Pachar yang juga adalah sama-sama keluarga bangsawan di Jaipur. Dan untuk kenyamanan para tamunya, hotel ini juga dilengakapi dengan keberadan kolam renang indoor. Interior Hari Mahal Palace Hotel (kredit: Hari Mahal Palace Hotel) Usia bangunan hotel ini juga terbilang tidak terlalu tua, terlebih jika dibandingkan dengan istana lain yang ada di kota Jaipur. Istana Hari Mahal Palace ini didirikan pada tahun 1930. Dari hotel ini, para traveler pun bisa berkunjung ke destinasi wisata populer yang ada di kota Jaipur. Kolam renang di Hari Mahal Palace Hotel (kredit: Hari Mahal Palace Hotel) Pihak hotel pun mempunyai sebanyak 11 kamar suite royal yang dulunya merupakan kamar yang menjadi tempat tidur anggota keluarga bangsawan. Selain itu, ada pula sebanyak 36 kamar lainnya yang mempunyai desain tak kalah mewah. Kalau ingin menginap di sini, biaya termurahnya adalah sebesar 400 ribuan per malamnya. Lanjut di sini ye
  12. Nah, setelah sebelumnya saya jabarkan lima hotel heritage murah yang ada di kota Jaipur India, ini tambahan enam lainnya. Hotel-hotel heritage ini tak hanya menawarkan sarana akomodasi yang tak membebani isi kantong, tapi juga memberikan suasana menarik ala istana tradisional India. Umaid Bhawan Hotel Umaid Bawan ini merupakan sebuah hotel heritage bintang tiga yang ada di kota Jaipur India. Hotel ini hadir dengan desain arsitektur tradisional India yang dilengkapi dengan balkon yang penuh dengan ukiran-ukiran. Tak hanya itu, Hotel Umaid Bhawan ini mempunyai halaman yang menarik dengan teras terbuka serta ruangan kamar yang dipeuhi dengan furnitur antik. Eksterior Hotel Umaid Bhawan (kredit: Umaid Bhawan) Rooftop Umaid Bhawan (kredit: Umaid Bhawan) Para traveler yang menginap di sini pun akan diajak untuk merasakan suasana tradisional dari masyarakat Rajashtan. Pihak hotel pun menyediakan menu makanan tradisional India untuk para tamunya. Dan meskipun hotel ini adalah hotel bintang tiga, namun para tamu yang menginap di dalamnya bisa menggunakan fasilitas yang cukup lengkap, termasuk di antaranya adalah keberadaan sebuah kolam renang. Interior kamar di Umaid Bhawan (kredit: Umaid Bhawan) Mengenai tarif menginap di hotel ini, biayanya juga tidak terlalu mahal. Kamar paling murah yang bisa dijumpai di Umaid Bhawan Hotel ini adalah kamar Royal Deluxe yang ditawarkan dengan banderol sebesar 600 ribuan per malamnya. Khandela Haveli Seperti halnya hotel heritage lain di India, Khandela Haveli ini dulunya merupakan sebuah istana milik bangsawan India. Dulunya, istana ini pun merupakan tempat kediaman dari Raja Faisal dan saat ini masih menjadi kepemilikan dari para keturunan Raja Faisal. Arsitektur Khandela Haveli (kredit: Khandela Haveli) Bangunan dari Khandela Haveli ini pun masih terjaga keasriannya, sehingga mereka yang menginap di sini masih dapat merasakan suasana ala bangsawan di dalam hotel. Dan yang paling mencolok terutama adalah pada gerbang kayu yang penuh dengan ukiran yang menjadi pintu masuk hotel. Interior Khandela Haveli (kredit: Khandela Haveli) Hotel ini menawarkan sebanyak 22 ruangan kamar yang bisa digunakan oleh para tamunya. Dan tarif menginap di hotel heritage ini juga sangat murah, bahkan lebih murah jika dibandingkan dengan hotel heritage lainnya di kota Jaipur, yakni sebesar 300 ribuan per malamnya. Khandela Haveli (kredit: Khandela Haveli) Fort Chandragupt Hotel Pilihan hotel heritage murah berikutnya yang ada di kota Jaipur India adalah Fort Chandragupt Hotel yang beralamat di Malsisar House,Sindhi Camp, Station Road, Sindhi Camp, Jaipur. Para traveler pun bisa menginap di bangunan berdesain ala istana ini dengan biaya termurah mulai dari 400 ribuan per malamnya. Fort Chandragupt Hotel (kredit: Fort Chandragupt) Berada di pusat kota Jaipur, Fort Chandragupt Hotel ini pun memberikan pilihan menginap ala bangsawan yang cukup menarik. Terlebih sebanyak 67 kamar dan 9 suite yang ada di hotel ini mempunyai desain interior tradisional bergaya Rajastani. Dan tak ketinggalan, setiap kamar yang ada di hotel ini juga dilengkapi dengan lukisan dari era bangsawan. Interior Fort Chandragupt (kredit: Fort Chandragupt) Sugan Niwas Palace Di film India, kerap muncul yang namanya tuan Takur. Nah Sugan Niwas Palace ini merupakan sebuah hotel yang juga dimiliki oleh orang yang namanya tuan Takur. Nama lengkapnya adalah Thakur Arun Singh yang dikenal sebagai keturunan dari bangsawan India yang bernama Thakur Bhagirath Singhji dari Khatipura. Sugan Niwas Palace (kredit: Sugan Niwas Palace) Kalau hotel heritage lainnya banyak yang hadir dengan desain arsitektur tradisional India, maka lain halnya dengan Sugan Niwas Palace ini. Bangunan hotel ini banyak mendapatkan pengaruh arsitektur barat. Terlebih pembangunan hotel ini memang terjadi pada saat India berada di bawah pengaruh negara Inggris. Kolam renang dan interior Sugan Niwas Palace Hotel (kredit: Sugan Niwas Palace) Hotel milik tuan Thakur ini pun memberikan pilihan tempat menginap murah di bangunan istana yang ada di kota Jaipur. Para traveler cukup bisa mengeluarkan dana sebesar 450 ribuan untuk bisa menginap di bangunan istana Sugan Niwas Palace ini. Dengan tarif tersebut, hotel ini memiliki lokasi yang strategis berada di area Bani Park, Jaipur. Traveler yang menginap di sini pun bisa mengakses ke berbagai destinasi menarik di kota Jaipur dngan mudah. Terlebih akses menuju ke Jaipur Railway Station hanya berjarak sejauh 1 kilometer. Laxmi Palace Jaipur Ini lagi nih, hotel heritage super murah di kota Jaipur. Bagaimana tidak super murah, lha wong tarif menginap di sini paling murahnya adalah sebesar 200 ribuan! Sementara kalau ingin memperoleh kamar dengan desain yang paling mewah, pihak hotel mematok dengan biaya sewa sebesar 1 jutaan per malamnya. Suasana di dalam Hotel Laxmi Palace (sumber gambar: Agoda) Hotel ini merupakan bekas bangunan rumah yang hadir dengan desain Mughal. Lokasi hotel ini cukup strategis, berjarak sekitar 2 menit berjalan kaki kalau ingin menuju ke Sindhi Camp Bus Station. Ditambah lagi, hotel ini juga menawarkan fasilitas yang cukup komplet, mulai dari keberadaan internet WiFi gratis ataupun layanan freebies seperti sarapan dan shuttle bus. The Heritage Palace The Heritage Palace menjadi pilihan rekomendasi hotel heritage murah beirkutnya yang ada di kota Jaipur, India. Hotel ini merupakan sebuah hotel yang baru saja direnovasi. Jadi fasilitas yang ada di dalamnya pun masih dalam kondisi yang sangat baik. Dan semua kamar yang ada di hotel ini pun telah dilengkapi dengan fasilitas modern. The Heritage Palace Hotel saat malam hari (sumber gambar: Agoda) Pihak hotel mempunyai total kamar sebanyak 52 ruangan. Termasuk di antaranya adalah delapan suite famili yang mempunyai desain lebih mewah dan kapasitas tempat tidur lebih banyak. Tarif menginap di hotel heritage ini juga tidak terlalu mahal. Paling murah, bisa diperoleh dengan banderol berkisar di angka 500 ribuan per malamnya. Staf hotel yang berpakaian layaknya prajurit istana di India (sumber gambar: Agoda) Kondisi kamar di The Heritage Palace (sumber gambar: Agoda)
  13. Danau Prashar Danau Loktak bukanlah satu-satunya danau yang mempunyai pulau melayang atau floating island di India. Danau lainnya di India yang mempunyai fenomena unik dan menarik serupa bisa dijumpai di Danau Prashar. Danau ini berlokasi sekitar 49 kilometer dari kota Mandi di negara bagian Himachal Pradesh, India. Danau Prashar dengan floating island-nya (kredit: Wikipedia) Danau Prashar ini memiliki ukuran yang jauh lebih kecil kalau dibandingkan dengan Danau Loktak. Danau ini pun hanya memiliki satu buah floating island, berbeda dengan Loktak yang terdapat cukup banyak floating island. Danau Prashar ini mempunyai keliling hanya 1,5 kilometer. Sumber air Danau Prashar ini mayoritas berasal dari air hujan dan gletser. Meskipun mempunyai ukuran yang jauh lebih kecil dibandingkan Danau Loktak, Danau Prashar ini memiliki pemandangan yang tak kalah fenomenal. Berlokasi di ketinggian 2730 meter di atas permukaan laut, danau ini pun menyuguhkan pemandangan yang fantastis. Mereka yang berkunjung ke Danau Prashar ini kebanyakan adalah para traveler yang suka dengan aktivitas penuh petualangan. Berasa seperti negeri di atas awan (kredit: tripoto) Seperti yang telah ditulis di atas, danau ini memang berukuran kecil. Meskipun begitu, Danau Prashar ini terbilang merupakan sebuah danau yang cukup misterius. Konon kedalaman danau ini sangat dalam, hingga tidak ada yang mengetahui kedalamannya secara pasti. Dan tempat ini pun menjadi sebuah lokasi yang dianggap kramat bagi masyarakat setempat dan merupakan lokasi bermeditasinya sage Prashar. Memilih Danau Prashar sebagai lokasi meditasi memang cukup masuk akal. Lokasi tempat ini memang cukup terpencil. Danau ini dikelilingi oleh perbukitan dan merupakan area yang jarang penduduk. Di sini hanya terdapat sebuah pagoda tiga lantai yang dijadikan sebagai lokasi bermeditasi untuk sage. Pagoda ini kabarnya dibangun pada abad ke 13 Masehi. Lokasinya yang terpencil pun membuat Danau Prashar ini memberikan suasana yang tenang dengan udara yang bersih. Dengan begitu, sage Prashar yang bermeditasi di sini pun bisa melakukan aktivitas semedinya dengan tanpa ada gangguan. Sementara itu, bagi para traveler bisa merasakan pengalaman yang berbeda, jauh dari suasana riuh di perkotaan. Meskipun air danau ini bersumber dari air hujan dan gletser, Danau Presher ini tidak pernah kering lho. Sepanjang tahun terus terisi air. Selain itu, lembah tempat berlokasinya danau ini juga ditumbuhi tanaman hijau setiap waktu. Pada saat musim dingin, danau ini pun berubah menjadi sebuah danau yang misterius, putih tertutupi oleh salju. Danau Prashar saat musim dingin (sumber gambar: sonaligrng) Mereka yang berkunjung ke tempat ini pun bisa datang sepanjang waktu. Baik di musim panas, musim semi ataupun musim dingin. Namun tentu saja, untuk berkunjung ke tempat ini harus menyiapkan kondisi fisik. Terlebih jalur yang dilewati selama menuju ke tempat ini tidaklah gampang. Jalur trekking menuju ke Danau Prashar ini harus melintasi hutan serta sungai. Selain itu, lokasi Danau Prashar ini juga terletak cukup dekat dengan kota-kota besar di sekitarnya seperti Delhi ataupun Chandigarh. Meskipun saya tulis dekat, jarak Delhi dengan tempat ini mencapai 430 kilometer yang mempunyai waktu tempuh sekitar 10 hingga 12 jam perjalanan. Bagi mereka yang melakukan aktivitas trekking menuju Danau Prashar, biasanya memulai dari desa terdekat, yakni Desa Bagi. Desa ini berjarak sekitar 7,5 kilometer dari Danau Prashar. Berjalan kaki dari Desa Bagi menuju ke Danau Prashar dengan pagoda di atas awannya membutuhkan waktu selama kurang lebih 4 hingga 5 jam. Danau Prashar (sumber gambar: indirover) Untuk masalah tempat menginap, Desa Bagi juga juga mempunyai penginapan yang bisa digunakan. Penginapan di Desa Bagi tersebut dilengkapi dengan sarana listrik yang bisa digunakan. Namun tentu saja jumlah kamar yang disediakan sangat terbatas. Dan ada baiknya untuk meminta informasi mengenai penyediaan makanan sebelum menginap di sana. Pilihan lainnya, bisa juga tanpa harus menginap di Desa Bagi dan camping di area Danau Prashar. Dan untuk persediaan makanan, bisa diperoleh di Kataula yang notabene merupakan desa utama di area sekitar Prashar. Dan perlu juga diperhatikan untuk membawa minuman yang cukup. Terutama karena tidak ada sumber air selama di jalur trekking, ditambah lagi jalur trekking yang dilalui adalah jalur menanjak. Meskipun punya jalur yang cukup menguras tenaga, namun pemandangan di Danau Prashar benar-benar layak untuk diperjuangkan. Di sana, traveler dapat menyaksikan pemandangan Pegunungan Dhauladhar. Suasana sunset dan sunrise pun dapat dinikmati selama berada di danau ini. Dan kalau mau, traveler juga bisa berkesempatan untuk melakukan semedi di tempat ini.
  14. Mendengar nama Samsung, tentu pertama yang terlintas di pikiran adalah sebuah smartphone Android. Tidak heran, karena saat ini Samsung memang dikenal sebagai produsen smartphone Android nomor satu dunia. Selain itu, Samsung juga dikenal sebagai produsen produk elektronik lain, seperti mesin cuci, televisi dan lain-lain. Everland Samsung (Kredit: bigcounter) Namun siapa sangka, ternyata Samsung juga dikenal sebagai pemilik theme park terbesar yang ada di Korea Selatan lho! Theme Park tersebut adalah Everland yang merupakan sebuah theme park di Everland Resort yang ada di Yongin, sebuah kota di Provinsi Gyeonggi-do, Korea Selatan. Thema park Everland ini pun dikenal sebagai theme park terbesar yang ada di Korea Selatan. Pada tahun 2014, Everland pun bahkan dikenal sebagai taman hiburan dengan jumlah pengunjung terbanyak keenam dunia dengan jumlah pengunjung mencapai 7,3 juta orang. Roaller coaster kayu pertama di dunia Namun Everland ini tidak secara langsung dijalankan oleh Samsung. Terdapat sebuah anak perusahaan Samsung yang bernama Samsung C&T Corporation yang setiap harinya mengurus theme park ini. Dan tentunya, sebagai sebuah theme park yang dipunyai oleh perusahaan teknologi terkemuka dunia, Everland ini pun dilengkapi dengan teknologi yang canggih. Roller coaster T Express di Everland (kredit: themeparkreview) Roller coaster bernama T Express pun jadi salah satu bukti kecanggihan teknologi yang ada di Everland milik Samsung ini. T Express yang dibuka pada tahun 2008 ini merupakan roaller coaster paling tinggi, paling cepat serta yang paling curam di Korea Selatan. Selain itu, T Express ini juga dikenal sebagai sebagai roller coaster kayu pertama di negeri ginseng. Reputasi T Express pun tak hanya berhenti di situ. T Express ini juga dikenal sebagai roller coaster kayu yang paling curam di dunia, dengan kemiringan mencapai 77 derajat. Dan pada tahun 2008 serta 2010, dalam poling online Mitch Hawker, T Express ini mempunyai label sebagai roller coaster kayu terbaik dunia. Selain roller coaster kayu T Express, Everland ini juga mempunyai roaller coaster lain yang bisa digunakan oleh para pengunjung. Pertama adalah Rolling X Train yang dibangun pada tahun 1988. Selanjutnya ada pula roller coaster keluarga yang disebut dengan nama Herky & Timmy's Racing Coaster. Lalu ada Dragon Coaster yang sudah berusia cukup tua, dibangun pada tahun 1987. Jigu Maul aka Global Village Seperti halnya di Disneyland Park California yang mempunyai atraksi berupa Small World, Everland di Korea Selatan ini pun mempunyai tempat hiburan serupa. Namanya adalah Jigu Maul atau Global Village. Sesuai dengan namanya, Jigu Maul ini merupakan tempat di mana para pengunjung Everland bisa menyaksikan budaya, tradisi, pemandangan yang dilengkapi dengan miniatur boneka dan ikon 18 negara di dunia. Di sini, para pengunjung pun bisa merasakan sensasi berkeliling dunia. Bagaimana tidak, di tempat ini para pengunjung Everland dapat menyaksikan beberapa bangunan yang menjadi landmark di negara lain. Namun tentunya dalam versi miniatur. Bangunan-bangunan dunia yang bisa dijumpai di sini antara lain adalah Temple of Heaven Beijing, Golden State San Francisco, Patung Liberty dan Times Square di New York ataupun boneka binatang liar dari Afrika. Tempat hiburan keluarga Everland ini pun bisa jadi lokasi kunjungan wisata yang cukup menarik, terlebih ketika berwisata ke Korea Selatan bersama keluarga. Tak lain karena Everland ini dilengkapi dengan fasilitas hiburan yang cocok untuk anak-anak. Terlebih lagi, Everland juga mempunyai kebun binatang yang mereka sebut dengan nama Zootopia. Hewan-hewan yang bisa dijumpai saat berada di Zootopia pun beragam. Anak-anak pun bakal merasa senang pada saat dibawa untuk melihat atraksi anjing laut. Selain itu, bisa pula melihat bagaimana kehidupan seekor beruang kutub yang hidup di Zootopia ini. Tak ketinggalan juga, di sini anak-anak pun bisa diajak untuk menengok Harimau si raja hutan. Taman air terbesar dunia Theme park milik Samsung ini juga dikenal sebagai lokasi dari taman air terbesar dunia, baik untuk kategori indoor ataupun outdoor. Taman air tersebut bernama Caribbean Bay yang mempunyai luas mencapai 202,6 kilometer persegi. Dan Caribbean Bay ini pun dibagi menjadi beberapa zona di antaranya adalah Aquatic Center, Sea Wave, Bay Slide , Fortress serta Wild River. Caribbean Bay di Everland (kredit: whitewaterwest) Sea Wave, sebuah arena permainan di Caribbean Bay ini memberikan pengalaman yang unik. Meskipun Caribbean Bay bukanlah sebuah pantai yang berada di laut, namun tempat ini punya ombak lho, ombak buatan tentunya. Ombak buatan ini bisa dijumpai di Sea Wave dengan ketinggian mencapai 2,4 meter. Selain itu, di Bay Slide terdapat enam tube slide yang bisa dijadikan permainan. Untuk bisa menikmati semua permainan yang ada di Everland ini, pengunjung pun dikenakan biaya masuk sebesar 42 ribu won atau setara 420 ribu rupiah. Sementara untuk anak-anak, diharuskan untuk membayar tiket masuk sebesar 33 ribu won atau setara 330 ribu rupiah.
  15. baihaki1985

    Yang Gratis-gratis di Seoul Korea Selatan

    Traveling ke sebuah negara maju seperti Korea Selatan tentunya bakal sangat jauh berbeda kalau dibandingkan bepergian di dalam negeri. Traveler pun akan menemukan banyak hal yang gratis-gratis selama di sana. Hal ini pun sangat kontras dengan kondisi di tanah air, di mana terbilang cukup sulit untuk menemukan hal yang gratis. Bahkan toilet gratis pun sangat sulit. Yang gratis-gratis (kredit: aerofs) Nah di kota Seoul dan kota-kota besar di Korea Selatan, ternyata menemukan fasilitas yang gratis bisa dibilang cukup mudah. Dan fasilitas gratis tersebut pun memberikan dampak yang sangat positif bagi para traveler. Penasaran bukan fasilitas gratis seperti apa saja sih yang bisa dijumpai selama bepergian ke kota Seoul ataupun kota-kota besar lainnya di Korea Selatan. Panggilan telepon gratis Kalau tengah bepergian ke Seoul, ada fasilitas gratis berupa panggilan telepon yang bisa dimanfaatkan oleh para traveler. Dengan adanya fasilitas melakukan panggilan telepon gratis ini, traveler pun tidak perlu dipusingkan untuk membeli SIM card ataupun menyewa ponsel. Terlebih ketika terjadi musibah dan kehilangan ponsel saat traveling. Antre menggunakan Digital View (kredit: janchipchase) Di kota Seoul, terutama pada stasiun subway terdapat fasilitas yang bernama Digital View. Perangkat ini pun tak ubahnya seperti sebuah ponsel, namun ukurannya besar gitu sih. Dan yang paling penting, semua orang pun bisa dengan bebas menggunakan Digital View ini. Dan dengan memanfaatkan Digital View, traveler pun bisa melakukan panggilan domestik secara gratis. Tidak hanya bisa digunakan untuk melakukan panggilan suara domestik secara gratis, Digital View ini juga memiliki kemampuan seperti selayaknya sebuah smartphone biasa. Kemampuan tersebut di antaranya adalah keberadaan layar sentuh yang bisa digunakan untuk menampilkan daftar film yang tengah dimainkan di bioskop, kupon gratis, informasi cuaca hingga berita terupdate. Nggak bisa dibayangkan kalau fasilitas seperti ini ada di stasiun kereta di tanah air ya. Bakal nggak tahan lama deh... hahahaha. Tapi semoga aja sih ke depannya bakal bisa diperbaiki kondisi stasiun kereta di tanah air. Oh iya, sebagai informasi tambahan, tak semua stasiun subway di Seoul dilengkapi dengan fasilitas Digital View. Namun yang pasti, untuk stasiun-stasiun yang ramai, sudah disertai dengan Digital View. https://www.youtube.com/watch?v=6V0799gA9JA (Btw, nampilin video di topic gimana ya? >.<) Belajar bahasa Korea gratis Nah, kalau tertarik untuk tinggal beberapa lama di Korea Selatan namun masih belum fasih menggunakan bahasa setempat, bisa pula memanfaatkan layanan belajar bahasa Korea secara gratis yang ada di sana. Tak jarang ada para volunteer yang menyediakan waktunya untuk membuka sebuah kelas pembelajaran bahasa Korea secara gratis. Bahkan tak jarang pula volunteer tersebut merupakan seorang pengajar bahasa Korea profesional. Panduan informasi travel gratis Kalau ingin memperoleh informasi tentang segala sesuatunya di Korea Selatan, ada layanan hotline yang bisa digunakan. Caranya adalah tinggal menghubungi nomor 1330 melalui telepon. Dan menariknya lagi, nomor 1330 ini tak hanya bisa dihubungi pada saat berada di Korea Selatan, namun juga dapat dihubungi selagi berada di luar Korea Selatan. Hotline travel Korea (kredit: Korea Tour Video Guide) Banyak informasi yang bisa diperoleh dari nomor hotline travel yang satu ini. Misalnya, kalau ingin mengetahui restoran yang bisa direkomendasikan, atau aktivitas wisata yang bisa dilakukan selama berada di kota Seoul dan lain-lain. Ditambah lagi, layanan hotline ini juga merupakan layanan yang dijalankan dengan menggunakan bahasa Inggris. Layanan ini pun sebenarnya tidak terbatas ditujukan untuk para turis dari luar negeri. Masyarakat lokal Korea Selatan pun juga tidak dilarang kalau ingin menggunakan layanan ini. Dan layanan ini tidak hanya terbatas untuk informasi terkait di kota Seoul, namun juga beberapa kota besar yang ada di Korea Selatan lho. Shuttle bus gratis Khusus saat berada di Seoul, traveler bisa memanfaatkan layanan shuttle bus gratis yang disediakan oleh pemerintah setempat. Dan shuttle bus gratis ini memang sengaja ditujukan untuk para turis luar negeri. Shuttle bus gratis ini bisa mengantarkan para traveler dari Seoul menuju ke Jeonju. Dan untuk menggunakan layanan ini, diharuskan untuk melakukan reservasi terlebih dulu dan menunjukkan paspor. Shuttle bus ini berangkat dari Seoul pada pukul 8 pagi. Selanjutnya, untuk perjalanan pulangnya, berangkat dari Jeonju pada pukul 17:00. Boarding place untuk naik shuttle bus ini bisa menuju ke Gwanghwamun di Seoul. Sementara untuk boarding place di Jeonju, terletak di area parkir National Intangible Heritage Center. City tour gratis Kalau bingung dan belum menyusun itinerary padahal sudah berada di Korea Selatan, traveler tidak perlu khawatir. Pemerintah Korea Selatan memberikan layanan city tour yang bisa dimanfaatkan oleh para traveler secara gratis. Dan layanan city tour gratis ini pun dilengkapi dengan sosok guide profesional. Oh iya city tour gratis ini adalah walking tour ya, rata-rata menghabiskan waktu kurang lebih 3 jam. Salah satu destinasi city tour gratis di Seoul, Jongmyo Shrine (kredit:onedaykorea) Layanan city tour ini berlaku di kota Seoul. Dan untuk memanfaatkan fasilitas gratis ini, traveler pun sebelumnya harus melakukan reservasi terlebih dahulu. Terdapat 9 destinasi yang bisa dipilih. Dan guide yang menemani para traveler dalam city tour gratis ini pun mempunyai kemampuan untuk berkomunikasi dengan empat bahasa sekaligus, yakni Korea, Inggris, Jepang serta Mandarin. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat pada link berikut.
  16. Kalau berbicara tentang tempat wisata di Korea Selatan, tentunya tidak bisa lepas dari yang namanya Pulau Jeju. Di negeri ginseng tersebut, Pulau Jeju memang dikenal sebagai destinasi wisata yang paling populer. Terlebih lagi kekayaan alam Pulau Jeju kerap ditampilkan dalam drama korea. Sebagai tempat wisata paling populer di negara Korea Selatan, tentunya lokasi menginap pun banyak tersedia di pulau indah satu ini. Tak hanya hotel dengan suasana mewah serta fasilitas lengkap. Di Pulau Jeju ini juga tersedia sarana tempat menginap murah yang tentunya sangat menarik perhatian para backpacker dunia. Sebagaimana murahnya sih? Sangat murah malah. Terdapat beberapa hotel yang menyewakan kamarnya dengan tarif berkisar di angka 500 ribuan. Bahkan tak jarang pula penginapan murah berupa guesthouse ataupun hostel yang menawarkan tempat tidur jauh lebih murah lagi. Art House Sesuai dengan namanya, Art House ini menawarkan tempat menginap murah yang didesain dengan penampilan unik. Desain interior dari bangunan penginapan ini memang sangat eye catching. Dengan desain interior yang menarik tersebut, tak heran kalau banyak tamu hotel yang merasa nyaman pada saat menginap di tempat ini. Art House (kredit: Art House) Untuk tarif menginapnya sendiri, Art House memberlakukan biaya menginap yang sangat murah. Traveler bisa memperoleh kamar yang bisa diisi untuk dua orang dengan tarif berkisar di angka 500 ribuan. Dan keuntungannya lagi, staf hotel Art House juga mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Suasana di dalam Art House (Kredit: Agoda) Lokasi hotel ini juga cukup memberikan kenyamanan. Berada cukup jauh dari pusat kota, para traveler pun bisa beristirahat dengan nyaman di dalam kamar hotel. Selain itu, ada pula fasilitas pendukung seperti internet Wifi Gratis yang bisa digunakan oleh para tamu. Feliz Telcon Hotel Nah, kalau Art House menawarkan desain bangunan yang unik, lain lagi dengan Feliz Telcon Hotel. Tempat menginap yang satu ini juga memberikan sarana akomodasi yang murah. Di hotel ini, para traveler bisa menginap dengan tarif yang murah. Kamar paling murah di sini bisa diperoleh dengan harga berkisar di angka 500 ribuan per malamnya. Feliz Falcon Hotel (Kredit: Agoda) Keuntungan lainnya dari hotel ini adalah lokasinya yang sangat strategis. Lokasi dari hotel ini sangat berdekatan dengan Seogwipo Maeil Olle Market . Selain itu, hotel ini juga mempunyai tempat yang tidak jauh dari food street market. Jadi cukup memudahkan kalau ingin berburu makanan khas Jeju. Terlebih lagi akses menuju ke tempat tersebut bisa dilakukan hanya dengan berjalan kaki sekitar 5 menit. Selain itu, lokasi hotel ini juga mempunyai jarak yang cukup berdekatan dengan Jeongbang Waterfall. Cukup berjalan kaki pun sudah bisa, butuh waktu kurang lebih 15 menit. Sebagai informasi, Jeongbang Waterfall dikenal sebagai salah satu dari tiga air terjun terkenal di Jeju. Selain itu, air terjun ini dikenal sebagai satu-satunya air terjun di Asia yang airnya langsung jatuh menuju ke lautan. Mengenai fasilitas yang disediakan sih, hotel ini terbilang cukup standar. Ada sarana internet WiFi gratis, selain itu pihak hotel juga menyediakan ruang berkumpul serta terdapat bar. Sebagai tambahan, staf di hotel ini juga mampu berkomunikasi baik menggunakan bahasa Mandarin, Inggris ataupun Korea. Hotel JM Masih berkisar tentang hotel murah di Pulau Jeju yang bisa ditempati dengan tarif menginap di angka 500 ribuan rupiah. Hotel JM ini menawarkan lokasi yang tak kalah strategis kalau dibandingkan dengan Feliz Telcon Hotel. Hotel JM berada di pusat kota Jeju. Dari hotel, para tamu pun cukup berjalan kaki sekitar 500 meter untuk bisa menuju ke pusat kota. Hotel JM (Kredit: Agoda) Dari hotel ini, akses menuju ke tempat-tempat ramai di Jeju sangatlah mudah. Bahkan dari sini, para tamu bisa berjalan kaki secara langsung menuju ke destinasi wisata di Jeju seperti Paradise Grand Casino ataupun Shilla Duty Free Jeju yang dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan di Pulau Jeju. Pihak hotel juga menyediakan beberapa sarana pendukung sebagai bentuk pemberian rasa nyaman kepada para tamunya. Untuk kebutuhan akses internet, pihak hotel menyediakan sarana internet WiFi gratis. Ada pula unit komputer PC yang bisa digunakan secara gratis oleh para tamu. Selain itu, staf di hotel ini juga mampu berkomunikasi dengan bahasa Inggris, Jepang serta Mandarin. Hotel Daedong Hotel Daedong yang terletak di Jeju City juga tak mau ketinggalan dalam menawarkan sarana tempat menginap murah di Pulau Jeju. Di hotel yang satu ini, para traveler bisa memperoleh kamar dengan tarif paling murah di kisaran 500 ribu rupiah per malamnya. Hotel Daedong (Kredit: Agoda) Secara lokasi, hotel ini pun mempunyai letak yang sangat strategis. Hotel Daedong ini berjarak hanya sejengkal kaki dari Dongmun Market ataupun Black Pork Street. Selain itu, lokasi hotel ini juga cukup berdekatan dengan Underground Market. Tak ketinggalan, Hotel Daedong ini juga memiliki posisi yang cukup berdekatan dengan tempat pemberhentian bus. Bangdigareum B&B Kalau tempat menginap yang satu ini memberikan akomodasi berupa hotel B&B yang murah meriah. Bagaimana tidak, traveler bisa menginap di penginapan ini dengan berbekal biaya tak kurang dari 300 ribu rupiah per malamnya. Tentu saja fasilitas yang disediakan oleh pihak penginapan disesuaikan dengan harganya. Bangdigareum B&B (Kredit: Agoda) Tarif menginap di bawah 300 ribu rupiah per malam tersebut tentunya bukanlah sebuah kamar. Melainkan dorm yang berkapasitas untuk 4 hingga 6 orang. Masing-masing tamu pun memperoleh loker sebagai sarana untuk menyimpan barang-barang pribadi. Selain itu, pihak penginapan juga menyediakan sarana lainnya berupa dapur bersama serta TV area. Tak ketinggalan tentunya adalah fasilitas berupa internet gratis. Tentunya tak mau kehilangan momen untuk tetap eksis di dunia maya dong? Terlebih ketika berada di Pulau Jeju yang terkenal keindahan alamnya. Untuk lokasinya sendiri, Bangdigareum B&B berada di Distrik Seongsan di Seogwipo. Hotel ini mempunyai jarak sekitar 3,1 kilometer dari Seongsan Ilchulbong. Selain itu, hotel ini juga berjsarak sekitar 15 kilometer dari Pyoseon Beach serta berjarak 30 kilometer dari Hueree Park. Kalau dari bandara Internasional Jeju, jaraknya mencapai 39 kilometer. Terkait fasilitas yang diberikan, para staf Hotel Daedong mampu berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Jadi para tamu tidak perlu repot-repot menggunakan bahasa tarsan selama di tempat ini. Tentu saja ada pula sarana berupa internet WiFi. Tak ketinggalan, hotel ini juga menyediakan tempat parkir mobil kalau-kalau dibutuhkan.
  17. Traveling ke negara tetangga di Asia Tenggara memberikan pengalaman unik yang berbeda jika dibandingkan dengan traveling ke dalam negeri. Dan salah satu negara yang mempunyai daya tarik tinggi di Asia Tenggara bagi para traveler adalah Vietnam. Ditambah lagi, Vietnam dikenal sebagai salah satu negara yang ramah terhadap para backpacker. Pada saat traveling ke Vietnam, sarana transportasi yang bisa dijumpai di negara tersebut pun cukup beragam. Dan informasi terkait berbagai jenis transportasi di Vietnam ini pun bakal menjadi hal yang penting saat ingin berkeliling negara tersebut. Pengen tahu apa saja jenis transportasi lokal yang ada di negara Vietnam ini? Xe Om Xe Om atau kalau di Indonesia disebut dengan nama ojek. Transportasi yang satu ini pun memberikan kemudahan untuk berkeliling ke tempat-tempat yang terpencil. Dan seperti halnya ojek di tanah air, tidak ada standar mengenai tarif yang dikenakan untuk xe om ini. Ada lho pengendar xe om seperti ini di Vietnam (sumber gambar: eurekavietnamtour) Namun kalau ingin mencari layanan xe om yang mempunyai tarif pasti, bisa menggunakan berbagai layanan xe om aplikasi. Salah satu layanan xe om aplikasi di Vietnam adalah Grab Bike. Layanan xe om GrabBike ini mempunyai banderol 12 ribu hingga 18 ribu dong untuk jarak 3km pertama. Selanjutnya, dikenakan biaya 4.500 dong per kilometer. Cyclo Kalau di Indonesia ada sarana transportasi becak, maka di Vietnam ada pula transportasi serupa yang mempunyai nama cyclo. Jenis transportasi yang satu ini memang mulai mengalami penurunan popularitas, terlebih di tengah munculnya berbagai jenis transportasi yang lebih modern. Penarik cyclo di kota Hanoi Vietnam (sumber gambar: ronwalker) Tarif yang dikenakan oleh para penarik cyclo di Vietnam pun bisa ditawar seperti layaknya seorang penarik becak di Indonesia. Untuk jarak dekat, biasanya tarif cyclo berkisar antara 10 ribu hingga 20 ribu dong. Namun para traveler harus berhati-hati kalau menggunakan sarana transportasi ini, terutama ketika di Ho Chi Min City. Terlebih ada beberapa kasus perampokan yang melibatkan para penarik cyclo di kota tersebut. Sewa skuter Tips transportasi lokal berikutnya yang bisa digunakan di Vietnam adalah dengan cara menyewa skuter. Terlebih jika ingin menelusuri kota-kota di Vietnam secara menyeluruh dan ingin menghemat budget. Menyewa skuter di Vietnam pun bakal menguntungkan, terlebih ketika berencana untuk menjelajahi Vietnam dalam jangka waktu yang cukup lama. Sewa skuter di Vietnam (sumber gambar: citypassguide) Namun perlu juga memperhatikan masalah keamanan jika menggunakan skuter selama berkeliling Vietnam. Meski memang sepertinya kondisi lalu lintas di Vietnam bakal tidak jauh berbeda sih jika dibandingkan dengan kondisi lalu lintas yang ada di tanah air. Pastikan untuk selalu menggunakan helm dan terus menaati aturan lalu lintas setempat. Menemukan tempat penyewaan skuter ataupun sepeda motor di Vietnam pun bakal cukup mudah. Terlebih banyak pengelola hotel yang menyediakan rental sepeda motor untuk para tamunya. Meski biasanya, tarif sewa yang mereka patok bakal lebih mahal jika dibandingkan dengan tarif menyewa skuter di tempat lain. Dan untuk menyewa skuter, traveler pun diharuskan untuk meninggalkan paspor sebagai jaminan. Kereta Untuk transportasi jarak jauh, terdapat kereta sleeper yang bisa digunakan. Dan di Vietnam, terdapat kereta soft sleeper ataupun hard sleeper. Untuk kereta soft sleeper, biasanya dilengkapi dengan empat tempat tidur. Sementara untuk kereta hard sleeper, mempunyai enam tempat tidur. Soft sleeper train di Vietnam (sumber gambar: vietnam.com) Memesan kereta sleeper pun biasanya harus dilakukan pemesanan terlebih dahulu. Terlebih biasanya kereta sleeper selalu habis. Dan untuk memesan tiket kereta sleeper di Vietnam pun bisa secara langsung dilakukan di stasiun kereta. Taksi Di Vietnam, terdapat dua perusahaan taksi yang reputasinya dikenal luas. Dua perusahaan taksi tersebut adalah Mai Linh dan Vinasun. Dengan menggunakan sarana transportasi taksi yang dikenal luas, paling tidak mempunyai tingkat keamanan yang lebih menjamin. Selain itu, biasanya terdapat dua jenis taksi yang ditawarkan, yakni ukuran kecil dan sedang. Taksi ukuran sedang tentu saja mempunyai tarif lebih besar. Taksi Mai Linh di Vietnam (sumber gambar: tuoitre) Pada saat naik taksi di Vietnam, pastikan kalau argo meter dimulai dari angka 10 ribu dong. Selanjutnya, rata-rata tarif per kilometer taksi di Vietnam adalah berkisar antara 12 ribu hingga 15 ribu dong. Dan seperti halnya di Indonesia, hati-hati dengan adanya praktek taksi gelap. Bus umum Jika dibandingkan dengan kereta, transportasi menggunakan bus menawarkan tarif yang jauh lebih murah. Beberapa perusahaan bus terkenal di Vietnam antara lain adalah Phoung Trang, Mai Linh, Tam Hahn dan yang terakhir adalah Sinh Tourist. Dan perlu diperhatikan saat naik bus umum, masalah keamanan menjadi hal yang rawan. Keamanan di bus pun lebih rawan jika dibandingkan dengan keamanan di kereta.
  18. Umumnya, harga sebanding dengan pelayanan yang diberikan. Meski begitu, kata-kata ini tidak sepenuhnya berlaku lho. Bahkan tak jarang, traveler pun bisa menemukan hotel murah yang memberikan pelayanan tak kalah berkualitas serta tak kalah ramah jika dibandingkan dengan hotel mewah. Di kota Hanoi yang merupakan ibukota negara Vietnam, ada cukup banyak hotel murah dengan tingkat pelayanan yang memuaskan. Pelayanan memuaskan ini pun bisa dilihat dari review yang diberikan kepada pihak hotel oleh mereka yang pernah menginap di dalamnya. Nah, berikut ini adalah 11 hotel yang mempunyai review memuaskan di dua layanan pemesanan hotel online. Dan tentunya, hotel-hotel yang ada di bawah ini merupakan hotel dengan tarif tidak terlalu mahal, dan cukup ramah untuk para backpacker. One Hotel Hanoi Tampilan luar One Hotel Hanoi (sumber: Agoda) Pertama adalah One Hotel Hanoi yang bisa ditempati dengan tarif per malam mulai dari 400 ribuan. Hotel ini pun memberikan fasilitas yang modern kepada para tamunya. Ditambah lagi, hotel ini juga mempunyai tingkat pelayanan yang ramah dengan desain interior yang cukup bagus dan enak dipandang. Dan hotel ini juga dikenal sebagai penginapan yang memberikan pelayanan ramah kepada para tamunya. Area lobi hotel (sumber: Agoda) Nilai plus lainnya dari hotel murah ini adalah lokasinya yang cukup strategis berada di Distrik Cau Giay, Hanoi. Sebagai tambahan, hotel ini pun menyediakan berbagai sarana bagi para traveler kalau ingin berkeliling Hanoi. Mulai dari persewaan sepeda hingga sewa mobil, bisa dipiliha sesuai dengan kebutuhan. Noble & Swan Boutique Hotel Berlokasi di area Old Quarter Hanoi, Noble & Swan Boutique Hotel ini juga memberikan sarana akomodasi murah yang nyaman bagi para traveler. Tarif menginap di tempat ini bisa dibilang nggak murah-murah amat sih, terlebih hotel ini merupakan hotel bintang tiga. Berkisar mulai dari 550 ribuan per malamnya. Tampilan luar Noble & Swan Boutique (kredit: Noble & Swan Boutique) Setiap kamar yang ada di hotel ini pun dilengkapi dengan jendela. Jadi bisa langsung melihat kondisi di luar dari dalam kamar. Selain itu, hotel ini juga menyediakan tempat menginap yang bisa memberikan kenyamanan untuk beristirahat. Terutama karena hotel ini tidak secara langsung berada di pinggir jalan raya. Interior kamar Noble & Swan Boutique (kredit: Noble & Swan Boutique) Tingkat pelayanan yang diberikan oleh para staff hotel juga membuat nyaman para tamunya. Terlebih lagi, para staf hotel memastikan kebersihan kamar dan suasana di dalam hotel. Akses ke tempat-tempat strategis di Hanoi juga gampang. Dari hotel, cukup berjalan lima menit untuk menuju ke Hang Gai. Selain itu, dari sini juga bisa berjalan kaki selama 10 menit menuju ke St. Joseph Cathedral. Zephyr Hotel Nggak begitu mahal, tapi juga nggak bisa disebut murah juga, Zephyr Hotel menyediakan sarana akomodasi yang memuaskan di kota Hanoi. Tarif termurah untuk menginap di hotel yang berada di kawasan Distrik Hoan Kiem ini mulai dari 600 ribuan per malamnya. Zephyr Hotel (kredit: Zephyr Hotel Hanoi) Bangunan yang dipunyai oleh Zephyr Hotel Hanoi ini juga menarik, dengan sentuhan desain artistik Prancis. Ditambah lagi, suasana yang bisa diperoleh di hotel ini juga menyenangkan. Tak lain karena lokasi Zephyr Hotel Hanoi berdekatan dengan Danau Hoan Kiem, cukup menyeberang jalan saja. balkon kamar (kredit: Zephyr Hotel Hanoi) Meskipun berada di tengah kota Hanoi, Zephyr Hotel ini menyediakan sarana menginap yang nyaman untuk dibuat istirahat. Para tamu yang menginap di sini pun mengungkapkan kalau suasana di malam hari tidak terlalu bising. Plus, hotel ini juga menyediakan kamar yang mempunyai ukuran relatif cukup luas. interior kamar (kredit: Zephyr Hotel Hanoi) Dao Anh Khanh Studio Homestay Berikutnya adalah sebuah homestay yang bernama Dao Anh Khanh Studio Homestay di kota Hanoi. Penginapan yang satu ini menawarkan akomodasi yang tak kalah nyaman jika dibandingkan dengan hotel mewah di kota tersebut. Tarif menginap di homestay ini berkisar mulai dari 650 ribuan per malamnya. Kamar rumah pohon di Dao Anh Khanh Studio Homestay (kredit : Dao Anh Khanh Studio Homestay) Ada pilihan kamar unik yang bisa dipilih kalau berkesempatan untuk menginap di Dao Anh Khanh Studio Homestay. Pilihan kamar tersebut adalah Stone House yang merupakan sebuah kamar di atas pohon alias tree house. Unikdan memberikan kesan menginap tersendiri bagi para tamunya. Suasana di dalam kamar rumah pohon (kredit: Dao Anh Khanh Studio Homestay) Pihak penginapan pun mengklaim kalau mereka merupakan satu-satunya penginapan di Vietnam yang menyediakan kamar rumah pohon. Jadi tidak heran kalau banyak traveler yang tertarik untuk merasakan suasana unik dan berbeda yang diberikan oleh pihak homestay. Suasana di dalam kamar pohon (kredit: Dao Anh Khanh Studio Homestay) Secara umum, homestay ini juga memberikan kesan penginapan tradisional. Meski begitu, jangan khawatir, para tamu yang menginap di sini masih tetap bisa terhubung dengan dunia luar karena terdapat sarana internet WiFi yang disediakan oleh pihak penginapan. Recomended bagi yang suka dengan suasana menginap alami dan artistik. Suasana alami yang ditawarkan (kredit: Dao Anh Khanh Studio Homestay) Hanoi Graceful Hotel Kawasan Old Quarter di Hanoi memang menyediakan banyak pilihan tempat menginap murah bagi para traveler. Salah satunya yang cukup recommended adalah Hanoi Graceful Hotel ini yang beralamat di Hang Phen Street 21. Terlebih lagi, tarif menginap di hotel ini juga terbilang murah, mulai dari 300 ribuan per malamnya. Hanoi Graceful Hote (kredit: Hanoi Graceful Hote) Dari hotel ini, para traveler pun bisa dengan mudah menjelajahi daya tarik yang dimiliki oleh Old Quarter. Bagi yang suka kelayapan mencari makanan enak, hotel ini lokasinya berdekatan dengan night market. Jadi bisa sekalian berburu kuliner Vietnam saat menginap di sini. Dari hotel, traveler juga bisa langsung menjangkau dan menikmati keindahan Danau Hoan Kiem. Suasana kamar (kredit: Hanoi Graceful Hote) Nilai plus berikutnya yang dipunyai oleh hotel ini adalah pada pelayanan yang diberikan. Hotel ini dikenal sebagai salah satu hotel dengan tingkat pelayanan yang bagus kepada para tamunya. Staf hotel pun memberikan pelayanan dengan sikap yang ramah. Meskipun begitu, bukan berarti hotel ini mempunyai nilai minus. Hal yang cukup dikeluhkan oleh para traveler saat menginap di tempat ini adalah kondisi bangunan yang sudah berusia cukup tua. Untungnya, masalah kebersihan menjadi perhatian tersendiri bagi pihak hotel. Staf hotel pun melakukan tugas untuk menjaga kebersihan hotel dengan cukup baik.
  19. Asia Tenggara secara umum memang menjadi destinasi wisata yang sangat menarik. Setiap tahunnya, traveler pun berburu tempat-tempat indah serta mencari suasana baru di Asia Tenggara. Tidak heran karena Asia Tenggara memang cukup banyak menyimpan lokasi yang layak disebut sebagai pemandangan terindah di dunia. Salah satunya yang sayang untuk dilewatkan adalah Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang. Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang (kredit: hobosapient) Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang ini bakal menjadi destinasi wisata yang sangat menarik bagi mereka yang suka bertualang. Secara khusus sih, taman nasional ini menyimpan banyak gua yang mempunyai pemandangan fantastis. Jadi sangat cocok untuk mereka yang doyan menelusuri gua-gua penuh misteri. Taman nasional yang satu ini memang dikenal karena sistem formasi gua di dalamnya. Kabarnya sih, taman nasional yang terletak di Provinsi Quang Binh Vietnam ini menyimpan sebanyak 300 gua di dalamnya. Aktivitas eksplorasi di tahun 2009 pun mengungkapkan kalau total panjang gua yang ada di Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang ini mencapai angka 126 kilometer. Itupun belum semuanya tereksplorasi. Sebelum masuk lebih jauh ke informasi terkait gua-gua yang ada di dalamnya, Phong Nha-Ke Bang ini merupakan sebuah taman nasional yang namanya diambil dari dua suku kata. Yakni Gua Phong Nha dan Hutan Ke Bang. Tempat ini pun dikenal sebagai taman nasional yang masuk dalam daftar situs warisan dunia oleh UNESCO, terutama karena struktur geologi di dalamnya. Nggak semua gua yang ada di Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang bisa dikunjungi oleh para wisatawan. Namun beberapa di antaranya diperbolehkan. Pengen tahu kan bagaimana sih penampilan gua-gua indah yang ada di Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang ini? Cekidot! Gua Phong Nha Gua pertama yang bisa ditelusuri di Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang tentunya adalah Gua Phong Nha. Gua ini pun dikenal sebagai gua dengan pemandangan yang indah di Taman Nasional Phong Nha - Ke Bang. Tak heran kalau formasi batuan yang ada di gua ini mempunyai banyak sebutan. Mulai dari Gua Peri, Royal Court, Buddha hingga Singa. Stalagtit dan stalagmit di Gua Phong Nha (sumber gambar: phongnhacave) Gua Phong Nha ini mempunyai total panjang mencapai 7.729 meter dan memiliki sebanyak 14 ceruk atau gua-gua kecil di dalamnya. Penelusuran gua ini pun masih terus dilakukan oleh para peneliti. Total gua-gua kecil yang sudah ditelusuri oleh para peneliti di Gua Phong Nha ini mempunyai panjang sejauh 44,5 kilometer. Namun para traveler yang berkunjung ke sini terbatas hanya bisa masuk hingga kedalaman 1500 meter. Sungai bawah tanah di Gua Phong Nha (sumber gambar: tourindanang) Gua Phong Nha ini juga dikenal mempunyai sungai bawah tanah. Jadi bisa dibayangkan bagaimana pemandangan indah yang bisa dijumpai di gua ini. Sungai bawah tanah tersebut memiliki panjang mencapai 13.969 meter. Dan seperti halnya di gua lain, di tempat ini pun bisa dijumpai stalagtit dan stalagmit. Uniknya, stalaktit dan stalagmit yang ada di gua ini mempunyai bentuk mirip sebuah pohon aneh. Gua Vom Selanjutnya adalah Gua Vom yang merupakan sebuah sistem gua yang di dalamnya terdapat beberapa gua kecil. Gua-gua kecil yang ada di Gua Vom ini pun terhubung satu sama lain. Dan masing-masing ceruk atau gua kecil mempunyai bentuk dan panjang yang berbeda. Di sini juga terdapat sebuah lubang bernama Lubang Tang terletak yang dikenal sebagai lubang terdalam di Vietnam dengan kedalaman mencapai 255 meter. Selain itu, salah satu gua kecil yang ada di Gua Vom, yakni Hang Ruc Caroong merupakan habitat tempat tinggal dari salah satu suku etnis Vietnam, yakni Suku Arem. Suku etnis yang satu ini pun menjadi salah satu suku tradisional di Vietnam yang melakukan aktivitasnya di dalam gua. Termasuk di antaranya adalah aktivitas mencari makan ataupun berburu. Hang En Ini nih salah satu gua yang menjadi landmark dari Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang. Gua Hang En pun dikenal sebagai salah satu gua terindah dan merupakan gua terbesar ketiga sedunia. Keindahan alam di dalam Gua Hang En ini diakui dunia karena tempat ini seolah merupakan dunia lain yang terpisah dari alam luar. Suasana di dalam Gua Hua En (kredit: Caters News Agency) Gua Hang En dikenal sebagai sebuah gua yang memiliki iklimnya tersendiri. Sebagai salah satu gua terbesar dunia, tentu saja ukuran gua ini sangat besar. Dengan ketinggian mencapai 131 meter dan lebar 150 meter, gua ini menyimpan suasana yang jauh berbeda dengan alam di luarnya. Di dalam Gua Hang En ini, traveler pun akan menemukan sebuah sungai dengan air birunya yang jernih. Sebagai pelengkap, Gua Hang En ini juga mempunyai pantai pasir. Kondisi tersebut pun jauh berbeda jika dibandingkan dengan lingkungan luar gua yang didominasi oleh wilayah hutan yang penuh dengan pepohonan hijau. Para traveler pun biasanya mendirikan tenda di pantai ini, sembari menikmati keindahan alam di dalam gua. Pantai pasir dikombinasikan dengan sungai dengan air yang jernih (kredit: Caters News Agency) Namun akses masuk untuk menuju ke Gua Hang En ini terbilang cukup sulit. Para traveler pun diharuskan untuk berjalan kaki dengan jarak mencapai 10 kilometer untuk menuju ke sini. Selain itu, perjuangan juga harus dilakukan dengan melintasi sungai dengan kedalaman mencapai 1,5 meter. Siap-siap akan serangan lintah kalau datang ke sini. Namun setelah perjuangan tersebut, gua ini memang layak untuk dikunjungi.
  20. Kalau berbicara tentang pantai indah yang ada di Vietnam, tempat yang terlintas pertama tak lain adalah Ha Long Bay. Tempat yang satu ini memang sudah lama dikenal sebagai destinasi wisata populer di Vietnam. Terelbih lagi, Ha Long Bay merupakan salah satu tempat yang memperoleh label situs warisan dunia oleh UNESCO. Namun jangan salah, pantai yang mempunyai pemandangan indah di Vietnam bukan hanya Ha Long Bay. Terlebih lagi Vietnam merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang mempunyai garis pantai cukup panjang. Jadi tidak mengherankan kalau para traveler pemburu pantai indah pun bakal bisa menemukan banyak pantai dengan pemandangan menarik di negara ini. Suasana salah satu pantai yang ada di Pulau Phu Quoc (kredit: vietnamcoracle) Salah satu tempat yang mempunyai banyak pantai indah di Vietnam adalah Pantai Phu Quoc. Pulau ini pun dikenal sebagai pulau terbesar yang ada di Vietnam. Phu Quoc ini pun mempunyai luas mencapai 574 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sebanyak 103 ribu orang. Dan para traveler dari berbagai negara pun bisa berkunjung ke Phu Quoc tanpa visa hingga 30 hari. Sebagai sebuah wilayah kepulauan, Phu Quoc ini pun memiliki pantai-pantai yang indah. Jadi tidak mengherankan kalau para traveler yang suka dengan wisata pantai bakal merasakan surga kalau berkunjung ke tempat ini. Lalu pantai apa saja sih yang ada di Pulau Phu Quoc ini? Long Beach Long Beach ini mempunyai nama lain Bai Truong yang dikenal sebagai pantai terpanjang yang ada di Pulau Phu Quoc. Long Beach ini terletak di pesisir barat Pulau Phu Quoc dan mempunyai panjang mencapai 20 kilometer, membentang dari selatan ke utara. Dan karena dikenal sebagai pantai terpanjang, maka tidak heran kalau pantai ini selanjutnya disebut dengan nama Long Beach. Long Beach di Pulau Phu Quoc (sumber gambar: supercoolbeaches) Bai Truong ini juga dikenal sebagai pantai yang paling mudah diakses di Pulau Phu Quoc. Dan karena mudah diakses, tidak heran kalau Bai Truong ini dikenal sebagai pantai paling terkenal yang ada di Phu Quoc. Tidak heran kalau di sini pun banyak berdiri resort-resort. Tarif menginap di resort-resort ini pun berkisar mulai dari 200 ribuan hingga yang termahal mencapai 2 juta rupiah. Long Beach ini juga dikenal mempunyai pemandangan yang eksotis. Ciri khas dari pantai ini adalah kondisi pasir berwarna kuning yang dihiasi dengan deretan pohon kelapa yang tumbuh di sepanjang garis pantai. Dan saat musim kemarau, air di pantai ini pun dalam kondisi sangat tenang jadi sangat tepat untuk dibuat berenang ataupun snorkeling. Dai Beach Pantai berikutnya adalah Dai Beach atau Bai Dai yang terletak di wilayah barat laut Pulau Phu Quoc. Dai Beach ini pun dikenal sebagai pantai yang masih terjaga keasriannya. Karena itu, kondisi pantai ini pun masih bersih. Jadi masih belum banyak resort yang berdiri di tempat ini. Dai Beach (sumber gambar: phuquocnationalpark) Akses untuk menuju ke pantai ini hanya bisa dilalui menggunakan sepeda motor dengan jarak sejauh 26 kilometer. Pantai ini pun dikenal memiliki kondisi perairan yang tenang dengan air yang jernih. Terdapat pula pulau koral yang bisa dijangkau menggunakan kano selama 10 menit. Di tempat ini juga terdapat sebuah pulau kecil yang dikenal dengan nama Turtle Island atau Doi Moi yang menjadi spot snorkeling yang sangat menarik. Di sini pun dipenuhi dengan deretan terumbu karang beserta kumpulan ikan tropis. Vung Bau Beach Berikutnya adalah Vung Bau Beach yang mempunyai panjang pantai sejauh 4,5 kilometer. Pantai ini pun menjadi pantai yang menarik dan merupakan perpaduan antara pantai berpasir kuning, pohon kelapa, dan berbagai jenis tumbuhan pantai lain. Dan pantai ini juga dikenal mempunyai pemandangan sunset yang menarik. Pantai Vung Bau (sumber gambar: phuquocislandguide) Pantai Vung Bau ini juga dikenal sebagai sebuah pantai yang cukup terpencil. Lokasinya tereltak di antara Dai Beach serta Cua Can. Dan tempat ini pun menjadi loaksi yang tepat untuk mereka yang ingin mengasingkan diri dari keramaian kota. Pada saat musim kemarau, pantai ini dikenal mempunyai kondisi air yang tenang. Ditambah lagi, pantai ini juga dikenal sebagai pantai yang dangkal. Jadi para traveler pun bisa berenang di pantai ini dengan tenang dan aman. Selain berenang, traveler juga bisa menyewa kayak yang bisa digunakan untuk menuju ke resort terdekat di Fingernail Island yang terkenal sebagai spot diving. Ong Lang Beach Pantai berikutnya yang mempunyai daya tarik alami di Pulau Phu Quoc adalah Ong Lang Beach. Pantai ini kerap dijadikan sebagai loaksi untuk snorkeling ataupun kayak. Berada di bagian barat Pulau Phu Quoc, pantai ini pun lokasinya berdekatan dengan pemukiman. Pantai ini juga memiliki struktur berupa sekumpulan pantai-pantai kecil. Dan di sini juga tersedia tempat penyewaan alat snorkeling ataupun kayak. Ong Lang Beach (sumber gambar: Phuquoc.city)
  21. Hotel dan penginapan dengan bentuk yang unik tentunya memberikan pengalaman yang berbeda saat liburan. Terlebih bagi mereka yang ingin merasakan liburan dan melepas penat dari kondisi yang biasa dihadapi sehari-hari. Menginap di sebuah penginapan yang unik dan berbeda pun dapat menyegarkan suasana liburan. Vietnam sebagai negara yang mempunyai destinasi wisata menarik dan unik di Asia Tenggara, juga cukup banyak menyuguhkan tempat menginap yang unik dan menarik. Hotel-hotel dan penginapan unik tersebut pun ditawarkan dengan berbagai variasi tarif menginap. Mulai dari yang murah hingga yang cukup menghabiskan budget liburan. Penasaran dengan bentuk dan penampilan hotel-hotel unik di Vietnam? Hotel Kaiteki Meskipun dibilang hotel unik, sebenarnya Hotel Kaiteki yang ada di Ho Chi Minh City ini tidak unik-unik juga sih. Hanya saja karena keberadaan hotel kapsul di Vietnam cukup jarang, jadi Hotel Kaiteki ini menawarkan suasana menginap yang berbeda bagi para wisatawan lokal ataupun mancanegara di Vietnam. Kamar kapsul di Kaiteki Hotel (kredit: Agoda) Hotel berdesain kapsul di negara Vietnam memang terbilang masih baru. Jadi cukup masuk akal kalau menyebut Hotel Kaiteki ini sebagai salah satu hotel unik yang ada di Vietnam. Terlebih lagi fasilitas yang ada di setiap kamar mungil di hotel ini juga terbilang cukup lengkap. Suka dengan warna pink? (kredit: buntes-leben) Kaiteki Hotel ini menyediakan dua jenis kamar kapsul. Pertama adalah kamar kapsul standar sedangkan yang berikutnya adalah kamar kapsul yang mereka sebut sebagai kamar kapsul kelas bisnis. Kedua jenis kamar ini pun bisa ditempati dengan harga yang tidak berselisih jauh. Untuk kamar kapsul standar dipatok dengan banderol 90 ribuan per malam. Sedangkan untuk yang bisnis, sebesar 100 ribuan per malamnya. Dan tentu saja, namanya juga kamar kapsul, setiap kamar hanya mampu menampung untuk satu orang. Kalaupun ingin menginap beberapa orang dalam satu kamar, Hotel Kaiteki ini juga menyediakan tipe kamar lainnya yang ukurannya lebih besar dan tentunya lebih konvensional. Coco Beach Camp Kalau ingin merasakan pengalaman menginap yang berbeda, dapat pula menginap di Coco Beach Camp yang ada di Pantai Lagi, Binh Thuan Vietnam. Alih-alih dihadapkan pada sebuah bangunan penginapan permanen, di tempat ini para traveler akan disuguhkan dengan berbagai tenda yang hadir dengan warna-warna menarik. Coco Beach Camp (kredit: Coco Beach Camp) Coco Beach Camp ini pun memberikan pengalaman yang benar-benar berbeda jika dibandingkan dengan hostel ataupun hotel lain. Di sini, para traveler diajak untuk menginap di alam terbuka, secara langsung mendengarkan deburan ombak di pantai. Terlebih lagi, terdapat pula pilihan tenda yang hanya menggunakan jaring nyamuk. Tenda-tenda di Coco Beach Camp Terdapat berbagai pilihan tenda yang bisa digunakan. Mulai dari tenda berukuran kecil yang hanya muat untuk satu orang. Hingga tenda yang mempunyai ukuran relatif jauh lebih besar dan mampu menampung untuk satu keluarga. Cukup menarik bukan? Galaxy Hotel & Capsule Hotel berikutnya adalah lagi-lagi berupa sebuah hotel kapsul, yakni Galaxy Hotel & Capsule yang merupakan sebuah hotel modern dan berada di pusat kota Ho Chi Minh City. Dan seperti halnya hotel kapsul lainnya, Galaxy Hotel & Capsule ini juga menawarkan sarana akomodasi yang murah meriah untuk para backpacker. Mereka pun menyediakan kamar kapsul yang bisa digunakan dengan tarif menginap sebesar 90 ribuan per malamnya. Area di dalam Galaxy Hotel & Capsule (kredit: Agoda) Lokasinya yang berada di pusat kota juga memberikan kemudahan lainnya bagi para traveler. Hotel ini terletak di Distrik 1 Ho Chi Minh City yang merupakan daerah populer bagi para traveler. Jarak hotel ini menuju ke pusat kota pun hanya sejauh 700 meter. Ditambah lagi, akses tempat ini menuju ke bandara bisa dijangkau hanya dalam waktu 25 menit. Kamar Kapsul di Galaxy Hotel & Capsule (kredit: Agoda) Selain menawarkan kamar kapsul, pihak hotel juga memberikan pilihan kamar lainnya. Mulai dari kamar untuk keluarga ataupun kamar yang memberikan privasi untuk dua orang. Dan tentunya, setiap kamar yang mereka tawarkan pun merupakan kamar yang murah dan tidak terlalu memberatkan isi kantong. Kamar Kapsul di Galaxy Hotel & Capsule (kredit: Agoda) Circle Hostel Berikutnya adalah hostel bernama The Circle Hotel yang ada di kota Da Lat, Vietnam. Konsepnya hampir mirip dengan hotel kapsul sih. Bedanya, kamar pada hostel ini dibentuk seperti sebuah pipa raksasa. Dibandingkan dengan sebuah kamar kapsul, sepertinya ukuran kamar di Circle Hostel ini sedikit lebih besar ya. Suasana di The Circle (kredit: The Circle) Selain itu, tiap-tiap kamar pipa pada hostel ini juga dibentuk dengan desain warna yang mencolok dan menarik. Dan sebagai tambahan, hostel ini juga mempunyai lokasi yang romantis di kota Dalat yang dikenal sebagai pusat wisata kuliner di negara Vietnam. Dan dari dalam kamar, traveler pun bisa secara langsung menyaksikan keindahan alam yang masih hijau di sekitar hostel. The Circle saat malam hari (kredit: The Circle) Pihak Circle Hostel mempunyai total sebanyak 10 kamar berbentuk tabung raksasa yang unik ini. Dan untuk setiap mereka yang menginap di sini, pihak Circle Hostel mematok tarif menginap sebesar 200 ribu dong atau setara 120 ribu rupiah per malamnya. Tidak terlalu mahal dan masih bisa dijangkau oleh para backpacker yang kerap berusaha untuk mencari penginapan murah nan unik. The Circle (kredit: The Circle) Tak hanya itu, lokasi dari Circle Hostel ini juga cukup strategis. Circle Hostel ini hanya berjarak sekitar 5 menit menggunakan sepeda motor dari Dalat Market. Selain itu, tempat ini juga berdekatan dengan terminal bus Phuong Trang. Dan kalau ingin berkunjung ke danau Tuyen Lam, hostel ini juga memberikan lokasi yang tepat, hanya berjarak sekitar 15 menit perjalanan. Coto Eco Lodge Tempat menginap yang unik berikutnya di negara Vietnam adalah di Coto Eco Lodge terletak di Pantai Hong Van dan secara langsung menghadap ke Ha Long Bay. Coto Eco Lodge ini pun menawarkan sebanyak 18 bungalow yang mempunyai desain unik dengan pemandangan langsung di depan pantai. Coto Eco Lodge (sumber gambar: traveltimes) Masing-masing bungalow yang disewakan di tempat ini pun mempunyai ukuran cukup luas, sebesar 16 meter persegi. Didesain menggunakan kayu, kesan tradisional namun tetap mewah pun bisa diperoleh di tempat ini. Untuk menginap di Coto Eco Lodge, traveler dikenakan biaya sebesar 800 ribu dong atau setara 470 ribu rupiah per malam untuk hari-hari biasa dan 1 juta dong atau setara 590 ribu rupiah per malam untuk akhir pekan. Coto Eco Lodge (kredit: Photobucket/linhmem) Namun yang perlu diperhatikan, tempat ini memang dipatok dengan banderol cukup mahal, terlebih untuk seorang backpacker. Meski begitu, bukan berarti fasilitas yang mereka sediakan juga modern, tapi diselaraskan dengan desain bangunan. Pihak penginapan pun tidak menyediakan peralatan ataupun sarana modern seperti internet WiFi, kulkas ataupun TV bagi para tamunya. (lanjut bawah ye)
  22. Hanoi dan Ho Chi Minh City memang menjadi wajah utama pariwisata di negara Vietnam. Meskipun begitu, bukan berarti kota-kota lainnya di Vietnam tidak mempunyai daya tarik bagi wisatawan lho. Ada satu kota tua yang cukup menarik untuk dikunjungi. Terlebih lagi kota ini konon di zaman dulu mempunyai kedekatan secara historis dengan Indonesia. Suasana di Kota Tua Hoi An Vietnam (kredit: Wikipedia) Kota tersebut adalah Hoi An yang juga pernah disebut dengan nama Faifo. Kota ini sudah berusia tua, lebih dari 2000 tahun dan dulunya merupakan bagian dari Kerajaan Champa. Dan kota pelabuhan ini pun menjadi tempat perdagangan rempah-rempah yang berasal dari Indonesia. Tak hanya itu, orang-orang Champa juga konon berasal dari tanah Jawa di Indonesia. Mereka awalnya adalah orang-orang yang beragama Hindu yang kemudian mendapatkan pengaruh dari para saudagar Arab dan akhirnya sebagian berpindah agama menjadi pemeluk agama Islam. Di Pulau Jawa sendiri ada pula bukti-bukti kedekatan antara Kerajaan Champa dengan orang Jawa. Salah satunya adalah keberadaan makam Putri Cempo yang ada di Gresik. Konon sih Putri Cempo ini merupakan seorang putri yang berasal dari Kerajaan Champa. Terlepas dari hal tersebut, Hoi An ini juga mempunyai kedekatan dengan budaya negara Cina. Pengaruh Cina ini berasal dari para pedagang Cina yang melarikan diri dari kejaran para Prajurit Dinasti Ming di Cina. Mereka pun sempat berdiam diri di Hoi An dan selanjutnya berpindah kembali ke Saigon yang kini dikenal dengan nama Ho Chi Minh City. Nah, saat ini kota Hoi An menjadi kawasan wisata yang terus berkembang di negara Cina. Bahkan pada tahun 1999, Kota Tua Hoi An memperoleh status Situs Warisan Sejarah Dunia oleh UNESCO. Sejak itu, para wisatawan pun datang membanjiri Kota Tua Hoi An ini. Meskipun berlabel kota tua, ternyata banyak bangunan tua yang ada di Hoi An yang sudah bertransformasi menjadi bangunan yang lebih modern. Hal ini berkaitan dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke sini. Para pemilik bangunan pun banyak yang mengubah rumah tuanya menjadi toko ataupun bangunan komersial lainnya. Para wisatawan yang berkunjung ke Hoi An pun bisa langsung memasukinya secara gratis. Namun terdapat tiket masuk yang harus dibayarkan kalau ingin masuk ke area-area bersejarah yang ada di Kota Tua Hoi An. Tiketnya bisa diperoleh dengan banderol sebesar 120 ribu dong atau setara 72 ribu rupiah. Dengan membayar tiket tersebut, maka wisatawan pun bisa memasuki lima destinasi wisata yang ada di Kota Tua Hoi An yang berupa museum, rumah tua, ruang pertemuan, workshop kerajinan tangan atau teater tradisional dan Japanese Covered Bridge atau Kuil Quan Cong. Dari tempat-tempat tersebut, beberapa di antaranya bisa disebut sebagai landmark dari Kota Tua Hoi An, yakni: Japanese Covered Bridge Jembatan yang satu ini merupakan salah satu peninggalan bangunan bergaya Jepang dari abad 18. Jembatan ini mempunyai bentuk yang cukup unik dan dulunya merupakan akses untuk menjangkau kawasan Pecinan. Jembatan ini diresmikan pada tahun 1719 Masehi. Japanese Covered Bridge (kredit: Wikipedia) Japanese Covered Bridge sempat mengalami renovasi pada tahun 1986. Meski sudah mengalami renovasi, bentuk dari jembatan ini tetap dipertahankan seperti pada bentuk aslinya. Jembatan ini pun mudah untuk dijangkau dari pusat kota dan berada di sebelah barat dari Tran Phu Street serta selalu buka baik siang ataupun malam. Japanese Covered Bridge (kredit: Wikipedia) Kuil Quan Cong Landmark berikutnya dari Kota Tua Hoi An adalah Kuil Quan Cong yang dikenal dengan nama lain Ong Pagoda. Kuil ini berada di Nguyen Hue Street dan mempunyai desain arsitektur tradisional yang unik. Bangunan kuil ini dibangun oleh orang-orang imigran Cina bersama dengan orang-orang lokal setempat. Pada tahun 1991, Kuil Quan Cong ini memperoleh status sebagai Situs Bersejarah Nasional. Kuil Quan Cong di Hoi An (kredit: Wikipedia) Terdapat dua festival tahunan yang kerap ramai dikunjungi oleh para wisatawan di Kuil Quan Cong ini. Festival pertama dilaksanakan pada hari ke 13 pada bulan pertama Lunar. Sementara festival kedua dilaksanakan pada hari ke 24 pada bulan keenam Lunar. Museum Terdapat empat museum yang bisa dikunjungi wisatawan saat membeli tiket di Hoi An. Empat museum tersebut adalah: Museum of Folk Culture Museum yang satu ini memperlihatkan bagaimana kehidupan tradisional masyarakat kota Hoi An. Tempat ini beralamat di 33 Nguyen Thai Hoc Street. Museum of Folk Culture Hoi An (kredit:bookingyourtravel) Museum of Trade Ceramics Sesuai dengan namanya, Museum of Trade Ceramics ini memperlihatkan bagaimana sejarah perdagangan zaman dahulu dari kota Hoi An. Di museum ini, para traveler pun bisa melihat bukti sejarah mengenai kedekatan kota Hoi An dengan para pedagang dari luar negeri seperti Cina, Jepang, India, Filipina ataupun Thailand. Hoi An Museum of History and Culture Museum ini menjadi tempat dipamerkannya foto-foto tua kehidupan masyarakat Hoi An yang diambil pada awal abad ke 20. Terdapat pula sisa-sisa bangunan dari Kerajaan Champa. Museum of Sa Huynh Culture Museum ini menjadi lokasi untuk menyimpan tembikar dan guci yang berasal dari abad 1 dan 2. Dulunya sih, lantai dua dari bangunan ini menjadi tempat untuk memamerkan barang-barang peninggalan perang. Termasuk adalah senjata seperti AK47 ataupun machine gun. Untuk rumah tua sendiri, saat ini tidak banyak yang masih tersisa di kota Hoi An. Terdapat tiga rumah tua yang kerap menjadi singgahan wisatawan. Tiga rumah tua tersebut adalah Phung Hung House, Quan Thang House serta Tan Ky House. Dan ada pula ruang pertemuan tua yang bisa menjadi rujukan para traveler. Termasuk adalah Hokien Meeting Hall yang dibangun pada tahun 1757.
  23. Bagi seorang traveler, waspada merupakan sebuah keharusan. Kalau tidak, bisa jadi sasaran empuk para pelaku scam atau penipuan. Bisa-bisa uang yang mestinya dijadikan sebagai uang saku selama perjalanan, ternyata harus berpindah tangan ke orang yang tak bertanggung jawab. (kredit: telegraph.co.uk) Risiko terjadinya aksi scam selama di tempat wisata pun sangat tinggi. Bahkan di negara seperti Malaysia sekalipun yang notabene tingkat perekonomian warganya cukup tinggi ya. Terlebih dibandingkan dengan negara kita yang perekonomiannya sangat tidak merata atau negara seperti Vietnam, Laos dan Kamboja. Beberapa aktivitas scam pun cukup sering terjadi dan dialami oleh para wisatawan di Malaysia. Secara utama sih terjadi di kota Kuala Lumpur yang merupakan destinasi wisata paling populer di negara Malaysia. Scam taksi Aksi scam yang dilakukan oleh para pengemudi taksi menjadi hal yang cukup sering terjadi di kota Kuala Lumpur. Para sopir taksi tersebut enggan menyalakan argo. Alhasil mereka pun meminta tarif flat yang terkadang dan bahkan sering overprice. Taksi di Kuala Lumpur (kredit: kualalumpurtaxi) Tak jarang sopir pelaku scam di Kuala Lumpur ini juga bersikap acuh tak acuh. Bahkan ketika diminta untuk menyalakan argo, tak jarang sopir tersebut pun melakukan penolakan secara langsung. Ditambah lagi, mereka juga akan memilih jalan memutar atau jalur yang terkenal sibuk dan rawan macet. Untuk mengatasi scam yang satu ini sebenarnya cukup mudah ya. Asal bersabar dan hanya mau menumpang di taksi yang argonya dinyalakan. Atau pilihan lainnya adalah dengan membeli kupon taksi yang bisa dijumpai di berbagai tempat seperti di bandara, stasiun kereta ataupun counter taksi lainnya. Solusi lainnya untuk mengatasi scam ini juga bisa membekali diri dengan peta. Opsi lainnya juga bisa memanfaatkan aplikasi peta yang bisa dipakai pada smartphone. Pembekalan ini paling tidak dilakukan untuk berjaga-jaga kalau-kalau sopir bertindak nakal. Pencopet Aksi kejahatan yang satu ini hampir terjadi di manapun. Tak terkecuali di kota Kuala Lumpur yang dikenal mempunyai risiko kejahatan rendah. Cukup banyak wisatawan yang menjadi korban penjambretan pada saat berkunjung ke ibukota negara Malaysia ini. Jadi, perlu hati-hati pada saat membawa barang. (sumber: bisamagic) Selain itu pada saat traveling juga diusahakan untuk tidak berpenampilan yang mencolok. Tampil tetap cantik dan ganteng sih perlu ya. Tapi asal tidak berlebihan yang ujung-ujungnya malah menarik perhatian para pelaku kejahatan. Biksu palsu meminta-minta Kalau di Indonesia sangat banyak ya pengemis yang berpura-pura meminta belas kasihan agar diberi uang. Nah kalau di Kuala Lumpur ada pula aktivitas serupa. Bedanya, mereka mempunyai penampilan yang lebih elegan. Tak mau tampil jelek seperti pengemis di Indonesia, mereka memilih penampilan seperti seorang biksu. Tujuannya pun sama, biar memperoleh uang dari orang lain, secara utama adalah para traveler. Mestinya bisa dibedakan dengan mudah sih mana biksu yang asli mana biksu palsu. Seorang biksu tidak akan berkeliaran di tengah kota dan berusaha untuk meminta sumbangan. Biasanya mereka berpura-pura untuk meminta donasi bagi kuil atau untuk membeli sekedar roti. Anak kecil penjual bunga Nah scam berikutnya adalah berusaha untuk menarik rasa kasihan dari orang lain. Caranya adalah dengan memanfaatkan anak berusia sekolah dasar untuk menjual bunga dengan harga yang cukup mahal. Anak-anak itu akan secara khusus mendatangi pasangan muda-mudi yang tengah berkeliaran pada malam hari. Polisi Turis Ini scam yang juga terjadi di Kuala Lumpur dan juga kawasan lainnya di Malaysia. Pelaku scam akan mengaku sebagai seorang petugas kepolisian. Dia pun akan meminta untuk memeriksa barang yang dibawa oleh seorang traveler. Penampilan polisi palsu ini pun cukup meyakinkan, lengkap dengan atribut yang biasa dijumpai. Polis Malaysia (kredit: Flickr/rivarix) Setelah mereka berhasil memeriksa barang, di sinilah awal mula penipuan terjadi. Mereka selanjutnya akan menuduh traveler telah melakukan tindakan kejahatan. Tuduhan tersebut pun bakal semakin nyata ketika mereka menemukan barang terlarang ataupun barang curian di tas milik traveler. Dan yang terjadi selanjutnya, polisi gadungan tersebut akan meminta uang damai atau istilahnya dalam bahasa Malaysia adalah duit kopi agar tak ada proses hukum yang berikutnya. Untuk menakut-nakuti para traveler, mereka biasanya akan mengancam akan menahan paspor. Pelaku scam polisi turis ini pun biasanya menimpa para wisatawan yang datang ke Malaysia. Terlebih kalau traveler tersebut terlihat mempunyai penampilan yang wah. Dengan ancaman penahanan paspor, tentunya cukup membuat nyali ciut kan? Kalau kata bang napi yang sering muncul di televisi sih, “Kejahatan bisa terjadi bukan saja karena ada niat si pelaku, tapi kejahatan juga bisa terjadi karena ada kesempatan. Waspadalah.... waspadalah...
  24. Kalau berbicara mengenai transportasi umum, Indonesia memang jauh tertinggal dibandingkan negara lain. Baik dalam hal ketersediaan ataupun masalah variasi transportasi publik yang ada. Salah satu yang kurang adalah pada keberadaan kereta bawah tanah. Keberadaan kereta bawah tanah kalau di Indonesia sepertinya bakal sangat riskan ya. Masalah utamanya tentu saja adalah banjir. Bagaimana tidak, di atas tanah saja sudah terancam banjir, bagaimana kondisinya kalau lokasi sebuah stasiun kereta terletak di bawah tanah? Tapi kalau ngomong tentang kondisi di Indonesia memang nggak pernah habis. Meski emang, bakal lebih banyak dongkolnya ketimbang sisi positifnya sih menurut saya. Dan kondisinya pun bakal berbeda kalau kita merujuk ke bagaimana kualitas transportasi publik, dalam hal ini adalah kereta bawah tanah alias subway yang ada di luar negeri. Tak hanya mempunyai kualitas transportasi yang bagus, tak jarang stasiun subway di luar negeri juga mempunyai desain yang menarik. Dengan kondisinya yang sangat membuat mata nyaman itu, tentu diharapkan bisa membuat para pengguna layanan transportasi tersebut betah untuk menghabiskan waktu yang cukup lama di dalam stasiun. Terlebih di jam sibuk yang mana bakal banyak memberikan suasana yang tak mengenakkan. Drassanes Station Stasiun kereta yang satu ini boleh saja sudah berusia cukup tua, pertama kali dibuka untuk umum pada tanggal 14 Desember 1968. Meski begitu, desain Drassanes Station ini telah mengalami perubahan besar-besaran pada tahun 2007 karena mengalami banjir. kredit: (ki) on-a architecture lab (ka) openbuilding Dan kini, stasiun ini pun hadir dengan desain yang modern. Para traveler yang ada di dalam stasiun pun bakal merasakan sensasi yang berbeda. Karena di dalam stasiun ini, para pengujungnya diajak untuk berada seolah-oleh di dalam kereta. Candidplatz kredit: (ki)flickr/Achim Lammerts (ka)wackerart.de Pada saat pertama kali menjejakkan kaki ke stasiun U-Bahn Munich Candidplatz ini, para traveler akan mendapati ruangan yang sangat artistik. Bagian-bagian ruangan di stasiun ini memang ditutupi dengan warna spektrum cahaya. Dan menyaksikan bagaimana peralihan warna di stasiun ini bakal menjadi pengalaman yang menarik. Jiantan Station Stasiun kereta yang hadir dengan desain menarik lainnya adalah Jiantan Station yang ada di Taipei, Taiwan. Sejak dibuka tahun 1997, stasiun ini memang sudah sangat terkenal karena bentuknya yang unik. Desain bangunan stasiun ini dibuat berbasiskan pada sebuah perahu naga. kredit: (ki) wikimedia commons/yulu (ka) wikimedia commons/Yonezawa-Shi Tak hanya mempunyai desain yang unik, stasiun ini juga mempunyai lokasi yang sangat strategis. Berada di sebelah Shilin Night Market, stasiun ini bakal selalu diramaikan oleh masyarakat yang berlalu lalang, terlebih pada saat jam-jam sibuk. Burj Khalifa/Dubai Mall Station kredit: Shutterstock Burj Khalifa di kota Dubai, Uni Emirat Arab (UED) tak hanya dikenal sebagai Namun di gedung ini, JJners juga bisa menemukan sebuah staiun kereta yang hadir dengan desain menarik. Bahkan Burj Khalifa/Dubai Mall Station ini dikenal sebagai salah satu stasiun kereta tersibuk dunia dengan jumlah penumpang mencapai angka 3,180 juta jiwa pada tahun 2011. Selain mempunyai desain yang menarik, stasiun kereta ini juga dilengkapi dengan jalur pejalan kaki yang terhubung secara langsugn dengan Dubai Mall. Ditambah lagi, jalur tersebut juga dilengkapi dengan AC yang tentu memberi kenyamanan lebih untuk para traveler. T-Centralen Kalau berjalan-jalan ke Swedia, JJners bisa menyempatkan waktu untuk singgah ke ibukotanya, yakni di Stockholm. Kita tidak sedang membicarakan mengenai tempat wisata yang ada di kota tersebut, melainkan tentu saja adalah bagaimana menariknya bentuk stasiun kereta bawah tanah di kota itu. kredit: (ki) Flickr/Milton Correa (ka) Wikimedia Commons/Malter Stasiun ini benar-benar memberikan suasana yang unik. Bagaimana tidak, T-Centralen ini didesain sehingga mirip dengan penampakan sebuah gua. Meskipun penampakannya berupa sebuah gua, bukan berarti stasiun ini tidak modern lho ya. Terlebih T-Centralen ini menjadi penghubung tiga jalur kereta bawah tanah. Expo MRT Station kredit: (ki) Flickr/William Cho (ka) Wikimedia Commons/Sengkang Negara tetangga Singapura juga mempunyai stasiun kereta yang tak kalah menarik. Stasiun tersebut adalah Expo MRT Station. Di sini, para traveler akan mendapati sebuah bangunan yang mirip dengan pesawat UFO dengan adanya sebuah kanopi yang terbuat dari bahan logam. Arts et Métiers kredit: (ki) Shutterstock (ka) Wikimedia Commons/Emmanuel Broeks Berlanjut ke Paris Perancis, terdapat stasiun Arts et Métiers. Stasiun ini pertama kali dibuka untuk umum pada tahun 1904. Namun pada tahun 1994, stasiun ini didesain oleh seorang pembuat komik dari Belgia bernama François Schuiten. Dan karena yang mendesain adalah seorang pembuat komik, maka desain bangunan yang dihasilkan pun tak jauh dari kegiatan sehari-harinya. Stasiun ini dibuat dengan desain ala steampunk dalam novel fiksi hasil karya Jules Verne. HafenCity Universität kredit: (ki) Flickr/Carzten Frenzl (ka) Flickr/Jamie Moore Seperti halnya Candidplatz yang ada di kota Munich, HafenCity Universität di kota Hamburg, Jerman pun menawarkan desain yang menarik dengan variasi warnanya. Namun stasiun ini tidak menggunakan cat, tapi memakai balok warna-warni yang diletakkan pada bagian atapnya. Setiap boks tersebut berisikan sebanyak 280 lampu LED. Park Pobedy Station kredit: (ki) flickr/somebody_ (ka) Wikimedia Commons/jaimrsilva Berlanjut ke Rusia, tepatnya di Park Pobedy Station yang ada di kota Moskow. Stasiun kereta ini dibangun dengan desain yang sangat mewah menggunakan bahan marmer serta atap yang didesain melengkung. Selain itu, stasiun kereta ini juga dikenal sebagai stasiun kereta terdalam ketiga dunia dengan kedalaman mencapai 83 meter di bawah permukaan tanah. Toledo Station kredit: (ki) shutterstock (ka) flickr/Zack Rathore Nah sebagai penutup, terdapat stasiun Toledo yang ada di kota Naples Italia. Di kota yang menjadi homebase klub sepakbola Napoli ini, stasiun tersebut didesain dengan sangat cantik dengan tema kombinasi antara air dan cahaya. Tak hanya dari segi aestetik, stasiun ini juga didesain sehingga fungsionalitasnya terjaga. sumber: thrillist.com
  25. Membahas tentang Tibet memang tidak ada habisnya. Karena negeri yang menjadi wilayah otonomi khusus dari negara Cina ini memang sangat unik. Terlebih ketika berkunjung ke Lhasa yang merupakan ibukota dari Tibet. Kalau ingin pergi ke Tibet, tentu terdapat berbagai perizinan yang diperlukan selain visa. Untuk lebih lengkapnya, bisa dilihat pada tulisan sebelumnya di sini. Nah kalau tak ingin terlalu banyak mengurus perizinan, mungkin bisa mempertimbangkan untuk menjelajahi kota Lhasa secara penuh. Dengan hanya menjelajahi Lhasa, maka izin yang diperlukan hanyalah Tibet Travel Permit. Kita pun tidak perlu mengurus izin lain seperti Izin Alien ataupun Izin Militer. Terlebih lagi, terdapat beberapa tempat menarik yang bisa dikunjungi meski hanya berada di Lhasa. Istana Potala Tempat yang satu ini jadi lokasi wisata nomor satu dan wajib dikunjungi pada saat datang ke Tibet, terlebih secara khusus ke Lhasa. Ditambah lagi, Istana Potala merupakan ikon penting dari Tibet secara umum dan Lhasa secara khusus. Potala Palace malam hari (kredit: tourism-spot) Istana Potala memang terkenal sebagai sebuah bangunan kuno yang sangat megah. Dibangun dengan ketinggian mencapai 13 lantai. Bangunan yang mempunyai struktur terbagi dua, Istana Merah dan Istana Putih, ini secara total memiliki jumlah riangan mencapai 1000 ruang. Namun untuk bisa menikmati kemegahan bangunan ini, harus ekstra sabar. Terlebih kuota kunjungan per harinya sangat terbatas. Namun pengalaman yang diberikan pun bakal sangat berharga, meski memang sangat terbatas, yakni satu jam pada high season dan dua jam pada low season. Kuil Jokhang Tempat berikutnya yang tak boleh ditinggalkan selama berkunjung ke Lhasa adalah Kuil Jokhang. Kuil yang satu ini merupakan nyawa spiritual dari Tibet dan menjadi pusat kunjungan ziarah para pemeluk agama Budha Tibet. Kuil Jokhang (kredit: filmapia) Namun tentu saja, Kuil Jokhang ini bukan hanya menjadi lokasi ziarah, tapi juga terkenal sebagai destinasi wisata populer di Lhasa. Terlebih bangunan dari kuil ini memang terkenal sangat unik dan merupakan perpaduan antara gaya arsitektur wihara di India, dengan gaya ala Tibet dan Nepal. Tak hanya itu, bangunan dari Kuil Jokhang ini juga dikenal sudah berusia sangat tua, bahkan mencapai angka 1400 tahun. Di dalam kuil ini pun terdapat lebih dari 3000 patung serta gambar Buddha. Selain itu, di sini juga tersimpan artifak serta manuskrip kuno. Barkhor Kalau berkunjung ke Kuil Jokhang, tentu juga dipastikan menyaksikan suasana di Barkhor. Hal ini karena Kuil Jokhang memang berada di Barkhor Square. Di sini pun traveler bisa melihat suasana para peziarah yang tengah melakukan ritual ibadah di sekitar Kuil Jokhang. Barkhor Square (kredit: Wikipedia) Jalan Barkhor ini mempunyai panjang mencapai 1 kilometer dan berbentuk mengitari Kuil JOkhang. Dan setiap harinya, akan ada para peziarah yang berjalan searah jarum jam mengitari Kuil Jokhang di jalan ini. Hal ini dilakukan sebagai cara untuk mengekspresikan pemahaman akan ajaran agama Budha. Selain itu, di sepanjang jalan ini juga terdapat beberapa penjual yang menawarkan berbagai pernak-pernik khas Tibet. Dan tips dalam berbelanja, masing-masing penjual di tempat ini mempunyai kebijakan harga berbeda-beda, meski yang dijual adalah barang yang sama. Museum Tibet Tak jauh dari Istana Potala, traveler juga bisa menghabiskan waktunya untuk berkunjung ke Museum Tibet. Tempat ini menjadi salah satu lokasi yang menawarkan pengetahuan lebih lanjut mengenai budaya tradisional dari masyarakat Tibet. Museum Tibet (kredit: robertnufer) Bangunan ini sendiri merupakan sebuah bangunan baru, diresmikan pada tahun 1999 dan bertepatan dengan ulang tahun ke 50 terbentuknya negara Republik Rakyat Tiongkok. Dan benda-benda yang dipamerkan di sini dilengkapi dengan pengenalan yang menggunakan bahasa Jepang, Inggris, Tibet serta Cina. Sera Monastery Tempat selanjutnya adalah Sera Monastery yang lokasinya berada di pinggiran kota Lhasa. Dan Sera Monastery ini merupakan salah satu dari tiga wihara terkenal yang ada di Lhasa. Dua wihara lainnya adalah Drepung Monastery dan Ganden Monastery. Sera Monastery (kredit:vetsbeyondborders) Bangunan dari Sera Monastery ini dibangun pada tahun 1419 Masehi. Nama Sera pada bangunan ini sendiri diambil dari bahasa Tibet yang artinya adalah bunga mawar liar. Nama tersebut diambil karena di belakang bangunan, terdapat lembah yang dulunya ditutupi oleh tanaman mawar liar. Sera Monastery ini mempunyai tiga area bangunan utama yang masing-masing bernama Coqen Hall, Zhacang serta Kamcun. Coqen Hall merupakan bangunan empat tingkat yang berfungsi sebagai tempat untuk melakukan berbagai jenis ritual keagamaan. Sementara itu Zhacang merupakan merupakan pusat pendidikan agama Buddha, dan total terdapat tiga Zhacang di Sera Monastery, yakni Me Zhacang, Je Zhacang serta Ngaba Zhacang. Di antara ketiganya, Me Zhacang merupakan yang tertua dibangun pada tahun 1419. Sementara itu Kamcun merupakan asrama untuk tempat tidur para biksu.