budhi sugeng

Members
  • Content Count

    318
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    3

budhi sugeng last won the day on April 13 2015

budhi sugeng had the most liked content!

About budhi sugeng

  • Rank
    Senang Jalan Jalan
  • Birthday 09/01/1981

Profile Information

  • Gender
    Male
  • Location
    bekasi
  • Interests
    jalan-jalan, camping, membaca dan menulis , tiduuurrrr

Recent Profile Visitors

3,639 profile views
  1. budhi sugeng

    Menikmati Sunset di Pantai Kuta

    banyak bule bule yang bikin aduhayyyyy...
  2. budhi sugeng

    Opsih Dan Pipanisasi di Gunung Lembu

    Langkah -langkah kecil kaki ku mulai menapaki tanah terjal jalur pendakian menuju Pos Saung Ceria gunung Lembu, di sore hari dengan semilir angin gunung menerpa wajah-wajah lelah kami, Mulai mengatur ritme nafas yang mulai terasa berat sambil sesekali istrahat untuk sekedar mengurangi rasa letih yag mendera. Perjalan ku kali ini untuk mengawali dan mempersiapkan acara besok pagi (5nov2016) berupa kegiatan pemasangan pipa dan bersih gunung yang dilaksanakan bekerja sama tim CSR PT.NSK, PUK/PT.NSK dan Aryapala(tim pencinta alam NSK) Dari pos satu ke pos lainya kami melangkahkan kaki, memasang tali pegangan pada tanjakan curam, memastikan keselamatan buat para peserta yang ikut kegiatan. Gunung Lembu terletak di Desa Panyindangan, Sukatani-Purwakarta merupakan gunung yang tidak terlalu tinggi(700mdpl), dengan jalur pendakian yang lumayan terjal namun pos satu dengan pos lainya tidak terlalu jauh, hal ini cocok untuk pendakian bagi pendaki pemula. Walau begitu keselamatan dan keamanan harus menjadi hal yang utama dimanapun berada tidak memandang gunung itu tinggi atau pendek, mengingat terjalnya dan sempitnya medan pendakian terutama setelah melewati Pos 2. Setelah melewati pos 2 , dari sini pandangan terlihat begitu indah , terlihat hamparan luas Waduk Jatiluhur dengan sampan dan karamba yang terlihat kecil.dan tempat ini menjadi salah satu tempat untuk berfoto. Cuaca sore ini cukup bersahabat, terik matahari yang mulai redup, semilir angin pegunungan membawa rasa ini ingin terus mendaki. Sekawanan monyet mengawasi perjalanan ku, sesekali berusaha untuk mendekat dan mencuri sesuatu yang dibawa. Monyet monyet ini menjadi satwa yang masih bisa dijumpai di kawasan gunung Lembu terutama di area hutan puncaknya. Batu Lembu merupakan tempat favorit dari keseluruhan perjalananan pendakian di gunung Lembu, yaitu berupa hamparan batu luas yang menjorok menempel dinding puncak gunung dan menjadi icon dari Gunung Lembu sebagi tempat untuk melihat pemandangan dibawahnya dan berselfi. Dari sini juga terlihat luasnya waduk jati luhur dengan keramba-keramba milik nelayan yang terlihat kecil dari ketinggian. Kami duduk berlama-lama di sini melihat senja dan menikmati datangnya malam, hamparan lampu dibawah layaknya kunang-kunang terlihat gemerlip indah menambah suasana semakin berkesan. Gunung Lembu tidak begitu tinggi hanya butuh waktu 2-3 jaman untuk mendakinya, dan kali ini pendakianku merupakan persiapan membuat jalur aman dengan memasang plang nama pos, dan pemasangan tali pegangan pada area turunan atau tanjakan yang sekiranya berbahaya untuk acara operasi bersih besoknya. Selepas isya, setelah tugas selesai dan puas menikmati keindahan malam di Batu Lembu, kami turun untuk kembali ke base camp, beristirahat dan menunggu besok untuk acara inti opsih dan pipanisasi pemasangan tendon air untuk keperluan warga setempat. @genk's foto opsih m Pipanisasi
  3. belum nulis-nulis di blog jalan2 lagi, belum sempat piknik soalnya :terharu

  4. budhi sugeng

    Catatan Dieng Culture Festival 2016

    berasa bintang-bintang lampionnya kerennnn
  5. welcome.....bu rt ehh salahhh :melambai

    1. deffa

      deffa

      wuih ada @Hyde Chester disini hahah :D 

  6. budhi sugeng

    salam kenal dari jogja

    ditunggu field reportnya dab...? jogjane ngendi mas dab? aku jga jogja ning golek upo nang ibukota
  7. budhi sugeng

    Rumah Si Pitung dan Sajak Kerinduan

    wkwkwkw...dah deket ma rusun mah..tinggal jalan aja...bisa jadi..gitu mas, lagian rumah pitung gak cocok buat dua-duan hihi , pasti gebetann ngajakinya ke pantai ancol...itu baru bener wkwkwkw...dah deket ma rusun mah..tinggal jalan aja...bisa jadi..gitu mas, lagian rumah pitung gak cocok buat dua-duan hihi , pasti gebetann ngajakinya ke pantai ancol...itu baru bener wkwkwkw...dah deket ma rusun mah..tinggal jalan aja...bisa jadi..gitu mas, lagian rumah pitung gak cocok buat dua-duan hihi , pasti gebetann ngajakinya ke pantai ancol...itu baru bener
  8. budhi sugeng

    Rumah Si Pitung dan Sajak Kerinduan

    ha ha iya mas diajakin temen, ., dah mendingan bagus dari padapertama datang dulu....., jyahhh duduk dipinggir laut tetiba dapat inspirasi nulis sajak itu.. thanks mas
  9. budhi sugeng

    Rumah Si Pitung dan Sajak Kerinduan

    kayaknya replika mas, dah agak bagus dari saat pertama datang duluu....soalnya
  10. budhi sugeng

    Rumah Si Pitung dan Sajak Kerinduan

    Sekali lagi bukan jauh jarak perjalanan yang dilalui melainkan makna dan bagaimana perjalanan itu dimulai. Ada keseruan saat melakukan perjalanan bersama sahabat , dan perjalanann kali ini aku ditemani seorang sahabat baik ku Sony, Sehabis sholat jumat kami memulai perjalanan ini, Tujuan ke utara Jakarta tepatnya rumah Pitung di daerah Marunda. Mengandalkan ingatan Sony yang katanya pernah ke rumah Pitung waktu kecil maka motor kesayanganya melaju mulus meninggalkan kosan. Kami melewati kota Harapan Indah belok kiri kearah Banjir Kanal Timur dan terus melaju mengikuti jalur BKT hingga mentok selanjutnya belok kiri menuju arah Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran, dari situ sudah dekat menuju ke lokasi. Rumah Pitung terletak di Jalan Kampung Marunda Pulo, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, rumah panggung bercet coklat ini konon katanya merupakan tempat tinggal si Pitung sang legenda Batavia. rumah Pitung Setelah memarkir motor dan bayar tiket masuk 5k/org kami mulai melihat-liat rumah Pitung, berupa rumah panggung terbuat dari kayu, di dalamnya tidak banyak peninggalan yang bisa dilihat, beberapa lukisan, meja kursi, dan temapat tidur serta lampu gantung kuno. Bagian dalam Si Pitung adalah salah satu pendekar betawi berasal dari kampung Rawabelong Jakarta Barat. Selain itu Si Pitung menggambarkan sosok pendekar yang suka membela kebenaran dalam menghadapi ketidakadilan yang ditimbulkan oleh penguasa Hindia Belanda pada masa itu. Kisah pendekar Si Pitung ini diyakini nyata keberadaannya oleh para tokoh masyarakat Betawi terutama di daerah Kampung Marunda di mana terdapat Rumah dan Masjid lama(Wikipedia). Banyak versi cerita tentang keberadaan si pitung jawara betawi ini, yang pasti ia telah menjadi legenda khususnya bagi warga betawi. Selepas dari rumah si Pitung saya melanjutkan perjalan, motor melewati gang-gang kecil becek menuju sebelah timur di sana salah satu peninggalan si pitung juga masih terjaga yaitu berupa masjid. masjid pitung Masjid kecil itu bercet coklat disisi depannya plang nama memberikan informasi kalau masjid ini bernama Masjid al Alam Marunda. Saya sempat menunaikan sholat ashar saya di keheningan dalam masjid. Tiang-tiang terlihat kokoh berdiri tegak , beberapa jamaah juga khusuk dalam doa-doa panjangnya. Sebelum pulang , kami menengok pantai marunda yang letaknya tak begitu jauh hanya berjalan sebentar melewati gang kecil di lapak penjual makanan. Kapal-kapal besar terlihat banyak bersandar, terlihat juga beberapa orang sedang memancing, hamparan luas laut Jakarta dengan ombak kecil yang sesekali menghantam kokoh tembok . merenung Duduk merenung, memandang lalu lintas kapal , Menikmati angin laut dan menikmati senja yang sore ini tertutup oleh polusi jakarta. Dan terciptalah sajak akan kerinduan " Dari ombak yang menderu...ku dengar rindumu Dari camar yang bernyanyi ku rasa kasihmu Dari pasir yang berbisik kularut dalam cintamu Satu waktu kita kan bertemu Menunggu dalam ujung waktu yang jenuh Bercerita tentang mimpi , tentang cinta dan kerinduan Aku rindu laut Aku rindu pantai Dan aku rindu hadirmu Menemani waktu sendiriku Dalam sunyi Dalam bosan yang tak berujung. Untukmu sayang ku tuliskan sajak ini Sajak kerinduan Jagan pernah kau tanya tentang cintaku Karena dalam diamku, sepenuh hatiku untuk mu..." dipost juga di : http://www.aozora-aiko.tk/
  11. budhi sugeng

    Larut Dalam Alunan Keroncong di Solo Keroncong Festival 2016

    kalau didenger-deneger enak juga musik keroncong..., pa lagi suasananya tradisional gitu..beughhhh kalau didenger-deneger enak juga musik keroncong..., pa lagi suasananya tradisional gitu..beughhhh
  12. nyimak dulu mbk adel...kalau waktu nya pas insha alloh merapat besok pas hari H
  13. telattt nihh bikin tulisannya ..hihihi baru sempaet nulis ya mbk titi..
  14. budhi sugeng

    Mengejar Sunrise di Gunung Lawu

    wuihh dah ada tugunya yahh dulu cuma tumpukan batu tuhh..., papasan ma sepasang cowo cewek pakai pakaian pengantin jawa nih waktu gw turun dari lawu.....
  15. budhi sugeng

    SEAFOOD "BAHARI 52" - MANGGA BESAR

    kok tiba-tiba habis baca langsung laperrr..ya mbak @eka wibisono namun apa daya yg deket cuma warteg adanya ha ha ha ... usap iler