val_3373

Members
  • Content count

    91
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    5

val_3373 last won the day on April 20

val_3373 had the most liked content!

2 Followers

About val_3373

  • Rank
    Tidak Baru Lagi

Profile Information

  • Location
    Jakarta

Recent Profile Visitors

1,380 profile views
  1. @HarrisWang..... hahahaha gawat dong kl galau seharian mungkin rutenya jg beda mod....
  2. @deffa.... tgl 15 juni sd 5 juli 2017 .. mau gabung.... barat dan timur nih... ngga ada tour yg bikin trip ini.... hahahaha
  3. @deffa... hahahaha lg sibuk bikin itin utk explore eropa barat dan eropa timur lebaran nanti....
  4. @deffa.... nulis FR lg dong... liat mood deh hahahaha
  5. @deffa.. . iya nembus hutan.. setelah itu trekking 1.5km nanjak... lumayan deh .... tp slrg bs naek perahu jd ngga perlu trekking lg. siapin kendaraan yg prima aja krn jalqman yg nembus hutan msh jelek bgt
  6. @deffa... kemaren ke pulau merah dan teluk ijo(green bay). teluk ijo keren bgt deh..... kl ngga kuat trekking kayak,aku bs naek perahu aja... Rp 35ribu pp
  7. mantap bgt deh trekkingnya... hahahaha @deffa..... beda dong... banyuwangi ajib bgt kl ke teluk ijonya....
  8. @deffa.. aku ngga ikut ama maya ke krakatau... aku tanggal segitu lg explore banyuwangi.. hehehheheee
  9. @deffa ngga bareng maya...... maya ke krakatau tgl 7-9 april kemaren @deffa ngga bareng maya...... maya ke krakatau tgl 7-9 april kemaren
  10. @kyosash iya biaya ferry itu hitung permobil termasuk orang yang ada di dalamnya. kalau 1 org harganya juga segitu
  11. Hai Jj'ers Kali imi saya ingin membagikan pengalaman menjelajah Lampung selama 4 hari ( 13-16 April 2017) kemaren. Selama ini Lampung hanya terkenal degan Pulau Pahawangnya, terus terang saya juga belum pernah ke Pahawang tetapi karena sudah banyak orang2 yang ke sana, ingin mencari sesuatu yang berbeda, akhirnya dipilihlah target utama trip kali ini yaitu Pantai Gigi Hiu yangterletak di daerah Kelumbayan, Tanggamus Lampung. Belum trlalu banyak orang pergi ke tempat ini dikarenakan akses jalan yang masih parahdan rusak. Akses jalan yang rusak tidak menyurutkan semangat untuk mendatangai tempat ini. Rencana dengan mobil pribadi dan kebetulan ada teman ngetrip yang bisa brgabung, maka saya bersama @Fu Cen serta suami dan anaknya ikut dalam trip ini. Kami berlima termasuk supir menuju ke Lampung Berikut itinerary perjalanan kami : Day 01. 13 April 2017 - Jakarta - Lampung Jam 10 pgi kami start menuju Lampung dimulai dari Mepo Rumah Sakit awal Bross di Cikokol dengan kendaraan pribadi mobil terios. Jalanan lumayan lancar, tiba di pelabuhan mrah sekitar jam 11.45 langsung dapat kapal erry sehingga kami tidak perlu menunggu, beli tiket ferry seharga Rp 325ribu/mobil, mobil lsg masuk ke dalam ferry. Sekitar jam 12.15 Ferry berangkat menuju Pelabuhan Bakauhueni Lampung. Kami beruntungmendapat Ferry yang bagus dan sepi serasa milik pribadi hehehehhee. Begitu dduk, lagsung menyantap bekal yang sudah disiapkan oleh Fu cen dai rumah yaitu nasi liwet dan ayam taliwang.... hmmmmm sedap deh. Sekitar jam 2.55 sore akhirnya ferry kami merapat juga di Pelabuhan bakauhueni.... Lampung, We are coming.... Kondisi jalan dari Bakauhueni menuju kota Bandarlampung agak rusak sehingga kendaraan tidak bisa melaju dengan kencang, kami tiba di Teluk Betung sekitar jam 5.30 langsung menuju hotel yang sudah kami booking sebelumnyayaitu Jazz Guest house seharga Rp 172ribu/kamar. Istirahat dan mandi sebentar setelah itu kami keluar hotel untuk makan malam dan mencari oleh2, karena hotel dekat dengan pusat oleh2 di lampung yaitu Yenyen yangterkenal itu. Sambil membeli oleh2, kami juga bertanya2 dimana gerangan lokasi Panta Gigi Hiu yang menjadi target utama kami itu berada. Selesai beli oleh2, kembali ke Hotel untuk beristirahat karena subuh2 kami akan brangkat ke Gigi Hiu Day 02 14 April 2017 Teluk Betung-Gigi hiu Jam 2 subuh kami berangkat menuju Kiluan karena untuk sampai ke Gigi Hiu kami harus ke Kiluan terlebih dahulu, jadi sekalian ingin melihat Lumba-Lumba yang berada di teluk Kiluan. Target harus sampai di Teluk Kiluan paling lambat jam 6 pagi jika ingin melihat lumba-lumba. Arah menuju Teluk Kiluan searah dengan yang menuju Ke Pahwang, patokan yag kami ambil taitu jalan menuju padang cermin, sesampai perempatan padang cermin ke kanan, kami mengambil arah yang ke kiri, ikuti saja jalan tersebut. Kondis jalan sampai ke pelabuhan Ketapang untuk menyebrang ke pahawang sudah cukup bagus dari ketapang masih lurus saja untuk menuju ke teluk kiluan.... masih ada beberapa ruas jalan yang rusak. semakin mendekati teluk Kiluan kondisi jalan lebih banyak yang rusak. Kita akan menemukan gerbang selamat datang di Kiluan yang berda di sebelah kiri, masuk ke dalam gerbang tersebut dan ikuti saja jalannya sampai menuju ke arah pantai... jalanan sudah bagus karena sudah di cor beton, tetapi sayang masih kurangnya papan petunjuk untuk menuju lokasi penyewaan perahu di teluk kiluan. Kami berhenti disembarang tempat karena tidak mengetahui arah dan lokasi yang dituju, kalo orang bilang traveller nekat... hahahahahaa tapi keberuntungan masih bersama kami, tempat kami berhenti teernyata slaha satu homestay di Teluk Kilian aitu Homestay "Pak Rusdi" kami tiba di teluk Kiluan jam 4.45 pagi dan hujanpun turun pada saat itu yang sempat menyurutkan semangat untuk melihat lumba-lumba. Kami nego harga untuk sewa jungkung jika ingin melihat lumba2. Sewa Jungkung Rp 300ribu/Jungkung. 1 jungkung max 3 org, karena kami berlima maka kami harus menyewa 2 jungkung. Sambil menunggu kami juga menanyakan bagaimana caranya jika ingin menuju ke pantai Gigi Hiu. dikarenakan akses jalan, kendaraan roda 4 belum bisa menuju ke sana. Untuk ke sana bisa dengan berjalan kaki atau sewa ojek sebesar Rp10ribu/ojek pp termasuk biaya masuk ke Gigi Hiu. Tepat jam 6 pagi, kami menuju ke Jungkung untuk berperahu melihat lumba2. Dari homestay kira2 memakan waktu 30 menit menuju lokasi pemburuan melihat lumba2. Tidak banyak yang berkunjung ke Kiluan pada saat itu, hanya 2 jungkung kami saja dan lumba2nya tidak banyak, tetapi Puji Tuhan kami masih bisa melihat lumba-lumba tersebut. setelah puas melihat lumba-lumba kami menuju Pulau Kelapa (Kiluan) untuk berphoto di pantaunya yang berpasir putih dan halus serta irnya yang sangat jernih dengan degrasi warna hijau tosca yang menyegarkan mata. Ingin rasanya brlama-lama di pulau ini, tetapi kami diingatkan oleh Pak Rusi karena ingin menuju Gigi Hiu, maka harus segera kembali ke homestay. SEsampainya di homestay, kami berisitirahat sebentar sambil mengganti pakaian yang basah karena percikan air laut serta hujan, tepat jam 10 kami berlima naik ojel menuju Gigi Hiu. Belum ada bayangan mengenai kondisi jalan yang akan kami lalui. Dalam benak saya hanya kondisi jalan yang rusak saja ternyata akses untuk menuju ke gigi Hiu bukan hanya rusak tetapi cukup extreme. Motor harus melewati tanjakan dan turunan tajam yang cukup panjang dengan kondisi jalan yang masih bebatuan atau tanah merah saja, kondisi jalan cukup lcin dikarenakan semalam hujan. Bettambah lagi deh tantangan yang harus kami lewati.... pada saat itu semua orang menjadi sangat religius karena berdoa sepanjang perjalanan semoga motor tidak jatuh Kali ini saya benar2 pasrah mengandalkan keahlian abang ojek dalam mengendalikan motornya.... hahahahahahaa. Perjalanan dari teluk kiluan mnuju Gigi Hiu kira2 memerlukan waktu 1.5 jam dengan ojek (=/-5km) Jikakondisi jalan bagus mungkin hanya 45 menit. Perjalanan yang panjang dan menegangkan terbayarkan dengan keindahan alam yang terhampar di depan mata kami.... hanya 1 kata yang trucap "WOW". Sayang sekali tempat yang begitu indah tidak dikelola dengan baik oleh Pemda setempat. Jika akses jalan baik, kami percaya bahwa gigi hiu akan menjadi salah satu Icon pariisata di Lampung Dari tempat parkir untuk menuju gugusan karang2nya memerlukan waktu =/- 20 menit berjalan kaki. Segala keepenatan dan ketegangan yang dialami hilang dalam hitungan detik melihat keindahan Gigi Hiu. Sayang sekali ombak lg tinggi sehingga kmi tidak bisa menyebrang untuk masuk ke tengah2 gugusan karangnya. Setelah puas menikmati keindahan Gigi Hiu, kami kembali ke homestay dan mengulang kembali ketegangan engan ojek hahahahaha ternyata pulang lebih menyeramkam daripada perginya, motor yang saya tumpangi sempat tergelincir karena tidak kuat menanjak. PujiTuhan tidak terjadi kecelakaan. Sampai di Homestay jam 14.15, kami sudah disediakan makan siang oleh pak Rusdi berupa ikan goreng, tempe goreng, sayur asem dan sambal. Makan siang dihitung Rp 20ribu/org. Sebenarnya setelah makan siang yang telat, masih ada 1 tempat yang bisa dikunjungi di teluk kiluan yaitu pantai Laguna, dikarenakan kecapean karena ke Gigi hiu maka kami memutuskan untuk tidak ke sana. menggunakan waktu untuk berisitahat sambil meluruskan kaki yang pegal2 selama naik ojek. Jam 15.00 kami cabut dari Kiluan menuju Pringsewu dengan mengandalkan Gooegle map yang menuntun perjalanan kami. Tiba di Prinsewu jam di Regensy Hotel Pringsewu.jam 19.30. Harga kamar Rp 250ribu/kamar. Kami berisitiraht setelah perjalanan yang melelahkan. Day 03: 15 April 2017 Pringsewu-Kota Agung Selesai sarapan di hotel, tepat jam 8.00 kami menuju kota agung untuk melamjutkan perjalanan ke air terjun way Lalaan yang berada di Kota Agung dengan mengandalkan gooegle map kembali. Perjalanan dari hotel keWay Lalaan +- 1 jam perjalanan. Cukup mudah untuk mencapai air terjun ni karena berada tepat dipinggir jalan raya dari pringsewu menuju kota agung. HTM Rp 5ribu/org + parkir roda 4 Rp 5ribu Air terjun way lalaan mempunyai 2 air terjun aitu way lalaan 1 dan way lalaan2. Akses menuju ke way lalaan sangat bagus sdh dibuatkan tangga dari semen . dari parkiran menuju air terjun way lalaan1 +- 10 menit. Dikarenakan musim hujan maka air di way lalaan keruh. menurut penjual warung2 di sana, jika musim kemarau, air di way lalaan sangat jernih. Setelah puas di way lalaan kami menuju Pantai Terbaya, hasil dari bertanya-tanya dengan ibu penjual makanan dan minuman di way lalaan. Pantai ini jugaa sangat mudah untuk dicapai karena tebat berada di pinggir jalan raya. dari way lalaan hanya sekitar 20 menit perjalanan dengan mobil. HTM Rp 7500/org parkir mobil Rp 12.500. Berdasarkan info dari pendududk setempat terdapat lagi salah satu tujuan wisata di darah Kota Agung yaitu Bendungan Batu Tegi . Jarak dari pantai terbaya ke batu Tegi sekitar 1.5 jam perjalanan, kali ini kami juga mengandalkan google ma untuk menuju ke sana. HTM Rp 3000/org. Biaya parkir sukarela. Ada2 tempat yang bisa kita kunjungi di Batu Tegi yaitu Demaga/Jetty dan Bendungannya. Di dermaga kita bisa berkeliling bendungan dengan menyewa prahu Rp 75ribu/perahu. Di sekitar danau yang terbentuk karena bendungan ii terdapat 2 air terjun yang bisa dikunjungi tetapi saat ii ditutup karena ada siswa SMA yang meninggal dunia tenggelam di ar terjun ersbut dan 1 lg air terjun yang aliran airnya sangat kecil langsung menju ke danau. Hanya air terjun ini daoat kami lihat dari perahu. Sayang sekali banyak sampah di sekitar air terjun tersebut yang mengurangi keindahannya. Kotajuga bisa melihat bendungan ini dari atas di gardu pandang yang sudah disediakan, pemandangan dari atas sangat indah. Setelah puas di Batu tegi, kami kembali menuju kota Lampung untuk berisiirahat. Tiba di hotel Jazz Guest House sekitar jam 7.30 sebelumnya kami makan malam dengan menyantap Bakso J=Haji Son Sonny yangt terkenal di lampung. kata Fu Cen blm ke lampung kalo belum mencoba bakso Sony.... day 04 16 April 2017 Lampung-Jakarta Setelah sarapan, kami kembali ke Jakarta tepat jam 8 pagi. Sebelumnya kami memuttuskan untuk ke tempat wisata yang dilalui dalam perjalanan pulang kami ke jakarta, akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke Pulau Mengkudu dan Pantai Batu lapis yang beradadi Kalianda.. Kembali mengandalkan google map untuk sampai ke tempat ini. Kami harus menuju pantai kahay terlebih dahulu, dari pantai Kahay kemudian menyewa perahu untuk sampai ke Pulau mengkudu dan Batu Lapis. Sewa perahu Rp 30ribu/org ke dua spot wisataini. Perjalanan dari pabtai kahay ke batu lapis sekitar 15menit berperahu. Batu lapis merupakan pantai dengan batu karang yang berlapis-lapis sehingga di sebut dengan pantai batu Lapis. HTM Rp 5000/org Setelah puas di bayu lapis kami melanjtkan perjalanan dengan perahu ke Pulau mengkudu selama 10 menit. Pulaumengkudu merupakan 2 pulau yang terhubungkan dengan gugusan pasir putih yang terbentang menyambungkan dua pulau yang terpisah. Sauang sekali banyak sekali sampah di sekitar pulau sehingga keindahan air laut yang berwarna hijau tosca tertutup dengan sampah yang berserakan. Jika kita hendak mandi2 dan lama di pulau mengkudu maka Tukang perahu akan kembali ke Pantai kahay terlebih dahulu dan kembali setelah kita puas bermain. Tukang perahu akan meninggalkan no Hpnya untukk kita hubungi. Tetapi karena kondisi pantai yang kotor, maka kami meminta tukang perahu untuk menunggu sebentar saja. HTM Rp 5000/org . setelah itu kami kembali ke pantai kahay melanjutkan perjalanan pulang ke Jakarta..... Bye2 lampung..... Salam Jalan-jalan
  12. @deffa... kurang tau jg.. coba kontak arai atau maya..
  13. @Rawoniste kalo untuk beremdam sih bisa lah.. berenang kayaknya ngga bisa karena berbatuan curugnya
  14. masih bersih banget @deffa... kebersihannya sih masih terjaga banget.. airnya sejuk @kyosash iya bisa gaya titanic.... sesekali gaya alay... hahahahaa