Dantik

Members
  • Content count

    86
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    6

Dantik last won the day on July 16

Dantik had the most liked content!

7 Followers

About Dantik

  • Rank
    Tidak Baru Lagi
  • Birthday 11/06/1983

Profile Information

  • Gender
    Female
  • Location
    Batam

Recent Profile Visitors

1,458 profile views
  1. Santorini Day 1

    maaf ya baru sempet bikin FR
  2. Hari 1, 05 Mei 2018 : Athena Hari 2, 06 Mei 2018 : Roma Day 1 Hari 3, 07 Mei 2018 : Venice Hari 4, 08 Mei 2018 : Roma Day 2 Hari 5, 09 Mei 2018 : Roma Day 3 Hari 6, 10 Mei 2018 Setelah bermalam di Athena karena penerbangan kami ke Santorini transit di Athena beberapa jam, tibalah kami di Santorini. Perjalanan hanya sekitar 50 menit dari Athena ke Santorini. Setelah tiba di Santorini kami dijemput oleh staff penginapan kami, karena kami meminta extra layanan penjemputan. Kami menginap di Antonia Apartments, penginapan ini menyediakan layanan antar-jemput bandara dengan harga yang wajar yaitu 5 euro sekali jalan/orang. Mereka juga menawarkan paket one day tour dll. Antonia Apartments menurut kami penginapan yang recomended karena pelayanan yang memuaskan, bersih, nyaman dan yang terpenting adalah lokasi yang strategis. Dari sini tidaklah susah jika kita ingin mencari makan atau ke Terminal Bus Fira karena berada di tengah-tengah pusat Fira. Itinerary hari pertama kami di Santorini adalah berjalan kaki dari Fira ke Firostefani. Sebelumnya kami pergi ke Kamari Beach menggunakan bus umum dari Terminal Bus Fira. Rencana kami ingin menyewa kendaraan bermotor disini, sayang tidak bisa karena tidak mempunyai SIM Internasional maka tidak ada pilihan selain menggunakan Bus. 1. Kamari Beach Kamari Beach adalah pantai dengan pasir hitam, dibalik tebing yang tinggi itu terdapat Perisa Beach yang juga berpasir hitam. Setelah dari Kamari Beach kami kembali lagi ke Terminal Bus Fira, kemudian kami mulai berjalan kaki menuju Firostefani. 2. Hypapante Cathedral Walking tour di Santorini bisa menjadi pilihan yang bagus jika kalian tidak menyewa kendaraan bermotor, atau yang hanya ingin menikmati Santorini dengan berjalan di sepanjang kaldera sambil melihat pemandangan laut. Tetapi medannya yang menanjak & menurun cukup menguras tenaga, pastikan kita selalu membawa minum. Tempat pertama yang kami lewati adalah Hypapante Cathedral. 3. Donkey trail & walkway entrance/exit Bagi yang ingin hiking bisa mencoba donkey trail & walkway entrance/exit yaitu 588 anak tangga dengan zig-zag trails. 4. Catholic Church Catholic Church yang berada di tepat sebelah cable car. 5. Firostefani Firostefani adalah salah satu gereja yang paling banyak difoto dari Santorini. Inilah itinerary kami hari pertama di Santorini.
  3. Klo di Trevi Fountain hujan ga hujan tetep rame, tp klo di Spanish Step cuman pas hujan aja yg sepi
  4. Hari 1, 05 Mei 2018 : Athena Hari 2, 06 Mei 2018 : Roma Day 1 Hari 3, 07 Mei 2018 : Venice Hari 4, 08 Mei 2018 : Roma Day 2 Hari 5, 09 Mei 2018 Hari ini adalah hari terakhir kami di Roma setelah 2 hari di sini. Setelah semalam kami merasakan kehujanan di Roma, tidak sama dengan cuaca hari ini yang cerah. Pagi ini kami berkemas dan langsung check out dari penginapan. 1. Piazza della Repubblica Piazza della Repubblica tidak begitu jauh dari Termini. Berjalanlah ke utara disana kita akan melihat gereja Santa Maria degli Angeli. 2. Piazza Barberini Dari Piazza della Repubblica kami berjalan lagi ke Piazza Barberini. Rencana mau ke Villa Borghese dulu sebelum ke Piazza di Spagna. Ternyata lumayan jauh juga kalo jalan kaki dan jalanannya pun menanjak, jadi sesudah sampai Porta Pinciana kami balik lagi. 3. Piazza di Spagna Semalam kami sempat kesini juga pas hujan, sepi sama sekali ga serame kayak di Trevi Fountain meskipun hujan. Tetapi siang ini ternyata lebih rame dibanding di Trevi Fountain. Lihat saja wisatawan yg datang kesini udah kayak semut saking ramenya. Kemudian dari Piazza di Spagna kami berjalan lagi ke Piazza Venezia melewati Trevi Fountain. Setelah sampai di Piazza Venezia rencana kami ingin masuk ke Capitoline Museums, tetapi kami berubah pikiran untuk beli oleh-oleh karena nanti malam kami sudah kembali lagi ke Athena untuk melanjutkan perjalanan ke Santorini. Mungkin next time jika kami kembali ke Roma lagi akan kami sempatkan untuk mengunjungi Vatican Museums, Colosseum dan Capitoline Museums. Seperti pertama kali datang kami menggunakan Metro A turun di Cinecitta, kemudian naik bus 520 kembali ke Ciampino Airport. Goodbye Roma!
  5. resmi, kyk travel agen gitu... mayan juga bisa buat beli oleh2, next klo ksna lg pingin masuk ke vatikan museumnya.
  6. normal price 18 euro
  7. Hari 1, 5 Mei 2018 : Athena Hari 2, 6 Mei 2018 : Roma – Day 1 Hari 3, 7 Mei 2018 : Venice Hari 4, 8 Mei 2018 Pagi ini kami sudah berada kembali di Roma. Setelah perjalanan selama 6,5 jam menggunakan kereta Trenitalia dari Venice S. Lucia ke Rome Termini. Naik kereta jauh lebih nyaman dibandingkan naik bus, walaupun hanya kelas ekonomi. Kita masih bisa mendapatkan harga murah jika memesan jauh-jauh hari, biasanya 3 bulan sebelum keberangkatan tiket sudah bisa dipesan. Tidak seperti pembeli yang kami temui di Stasiun dengan kelas yang sama tetapi harganya jauh lebih mahal karena membeli on the spot. Dari Rome Termini kami ke penginapan dulu untuk cek-in. Kami menginap di Marghera House dekat sekali dengan Stasiun Rome Termini, hanya berjarak sekitar 50 meter. Penginapan yang awalnya menurut kami kurang menyakinkan, tetapi setelah masuk kami merasa “feel like home”. 1.Vatican City Itinerary hari ini adalah Vatican City, kami menggunakan Metro Line A Termini – Ottaviano-San Pietro. Waktu kami berjalan menuju Vatican Museum,banyak sekali yang menawarkan jasa Skip the Line. Memang Vatican City adalah tujuan “Must See” klo ke Roma, makanya ga heran klo banyak yang menawarkan jasa Skip the Line. Setelah tawar-menawar rata-rata mereka memberikan harga yang sama yaitu 2x-3x lipat harga normal. Tapi kalo mau mengantri harus siap-siap mengantri lama karena antrian yang panjang. Akhirnya kami hanya foto-foto di St. Peter’s Square. 2. Castel Sant’ Angelo Setelah itu kami berjalan menuju Castel Sant’ Angelo, yang berada tidak jauh dari Vatican. 3. Chiesa Nuova Dari Castel Sant’ Angelo kami berjalan ke Chiesa Nuova. 4. Piazza Navona Kemudian kami ke Piazza Navona melewati Palazzo della Cancelleria. Di sini ada 3 fountains, di tengah adalah yang terbesar. Sayang, cuaca hari ini kurang mendukung karena langit mendung dan sudah mulai gerimis. 5. Santa Maria ad Martyres Pantheon Saat perjalanan ke sini hujan sudah mulai sedikit deras. Beruntung kami berada di sini sehingga kami bisa berteduh walau sebentar. Pantheon mendapat cahaya dari sinar matahari yang masuk melalui atap. Tepat di atas kubah ada bukaan bulat. Jika hujan, air yang turun dari bukaan mengalir ke dalam lubang di lantai. 6. Trevi Fountain Tidak akan lengkap kunjungan kita ke Roma bila tidak mengunjungi air mancur yang terkenal ini. Walaupun hujan, tidak mempengaruhi wisatawan yang ingin berfoto di depan Trevi Fountain. Pada dahulu kala diadakan kontes untuk merancang air mancur baru. Banyak arsitek penting yang berpartisipasi, tetapi pada akhirnya desain air mancur inilah yang memenangkan kontes. Trevi Fountain adalah air mancur terbesar di Roma. Ada di Piazza di Trevi. Konon katanya bahwa “Jika Anda melempar koin ke dalamnya air mancur dengan punggung Anda berbalik, Anda akan datang kembali ke Roma ”. Untuk alasan inilah banyak turis melempar koin ke dalam air mancur dan air mancur selalu penuh dengan koin. Koin-koin ini kemudian dikumpulkan dan digunakan untuk amal. 7. Quirinale Karena hujan yang tidak berhenti, tidak banyak yang bisa kami kunjungi lagi. Kami sudah menunggu sampai malam, dan akhirnya harus pulang kembali ke penginapan.
  8. Lost in Venice

    iya nyebrang doang
  9. Lost in Venice

    canon eos hahahaha... iya, hrs kuat jalan klo mau irit soalnya transportasi di sono mahal banget.
  10. Hari 1, 5 Mei 2018 : Athena Hari 2, 6 Mei 2018 : Roma Hari 3, 7 Mei 2018 Setelah perjalanan selama 6,5 jam dari Roma menuju Venice, akhirnya kami turun di Venezia (Tronchetto) – P.le People Mover Isola Nova. Tronchetto ini adalah tempat Bus and Car parking. Jadi seandainya kita sewa mobil pribadi dari Roma ato daerah lain ke Venice, kita harus parkir di tempat ini. Pengalaman naik Bus Center tidak seenak naik Flix Bus. Menurut kami Flix Bus lebih nyaman dari Bus Center. Dari segi tempat duduk, wifi, charger maupun toilet. Untung pulangnya naik kereta. Sebelumnya kami ke WC dulu untuk cuci muka dll karena People Mover baru buka pukul 08.00. People Mover menghubungkan Tronchetto dan Piazzale Roma. Harga tiket untuk sekali jalan 1.50 euro. Setelah People Mover beroperasi, kami adalah orang yang pertama karena di Tronchetto ini belum banyak orang seperti di Piazza Roma. 1. P.Le Roma Tronchetto dan Piazzale Roma adalah satu-satunya tempat di Venice yang dapat diakses oleh mobil, bus dan trem. Di sini juga terdapat Vaporetto Piers yang bisa membawa kita kemana saja menggunakan Vaporetto (bus air). Piazzale Roma termasuk tempat yang tersibuk di Venice. Calatrava bridge adalah jembatan pertama yang kami lewati. Jembatan ini adalah salah satu dari 4 jembatan yang melintasi Grand Canal di Venice, yang menghubungkan Stasiun Kota dengan Piazza Roma. Dulu saya pernah nonton di NatGeo bahwa jembatan ini merupakan salah satu kesalahan konstruksi yang fatal karena panel kaca yang licin. Akibatnya pemerintah setempat harus merogoh kocek lagi untuk merenovasi jembatan tersebut. 2. Basilica Dei Frari Dari Piazza Roma kami berjalan melewati Stasiun Santa Lucia menuju jembatan kedua yaitu Scalzi bridge. Sepanjang jalan kami melihat orang-orang lokal yang saling menyapa satu sama lain. Setiap gang-gang kecil yang kami lewati belum terlihat toko-toko yang buka hanya beberapa saja yang baru mulai menata barang-barangnya. Banyak juga toko yang menjual pernak-pernik karnaval, kain, hiasan kaca dan lain2. Akhirnya kami sampai di Basilica Dei Frari. 3. Galleria Dell’Accademia Dari Basilica Dei Frari kami berjalan ke Galleria Dell’Accademia melewati Scuola Di S.Rocco dan Ca’Rezznico. Setelah sampai di Galleria Dell’Accademia, kami melihat jembatan ke 3 yaitu Accademia bridge sedang di renovasi. Sayang, kami tidak bisa mengambil foto di depan jembatan Accademia. 4. Santa Maria Della Salute Kemudian kami berjalan menuju Santa Maria Della Salute. Dari kejauhan gereja ini sudah terlihat dengan kubah hijau yang besar. Ga kebayang klo kami sedang berada di Venice, hihi… macam mimpi aja (sambil saling memandang). 5. Basilica Di S.Marco Dari Santa Maria Della Salute kami menyeberang menggunakan Traghetto. Klo kamu ingin coba naik gondola tapi ga ingin bayar mahal, mungkin naik Traghetto bisa menjadi pilihan. Traghetto adalah kapal penumpang yang melintasi Grand Canal di Venice. Traghetto itu adalah gondola besar tanpa hiasan busur, kursi yang dirajut, dan hiasan mewah lainnya. Mereka didayung oleh dua pendayung: orang yang berdiri di belakang penumpang seperti pendayung gondola tradisional, yang lain lebih dekat ke haluan. Carilah Traghetto Pier terdekat, biaya 2 euro per orang. Setelah menyeberang kami menuju Basilica Di S.Marco. Masuk melalui Correr Museum di sini banyak sekali wisatawan, baik yang mengantri untuk masuk ke dalam Basilica Di S.Marco maupun hanya berfoto di Piazza S.Marco. 6. Ponte Dell’Arsenale Sebelum sampe di Ponte Dell’Arsenale kami melewati Chiesa S.Zaccaria, Chiesa Di S.Giovanni In Bragora dan Ca’ Di Dio. Akhirnya kami sampe juga di Ponte Dell’Arsenale setelah berjalan seharian dan tidak tahu sudah seberapa jauh kaki ini melangkah. 7. Chiesa S. Maria Formosa Ponte Dell’Arsenale adalah titik terjauh perjalanan kami, kemudian kami kembali ke arah barat yaitu perjalanan pulang ke Stasiun Santa Lucia. Kami berjalan melewati Chiesa Dei Greci, Chiesa Di San Lorenzo. Karena kaki sudah keriting ada beberapa yang kami skip diantaranya Chiesa Di S.Giovanni E Paolo dan S.Maria Nova Church. 8. Ponte di Rialto Ponte di Rialto adalah jembatan ke 4 di Venice. Jembatan yang paling terkenal dan pertama kali dibangun menyeberangi Grand Canal. Jembatan ini sudah mengalami renovasi dari bentuk awalnya yang terbuat dari kayu. Ponte di Rialto ini adalah last trip kami sebelum kami kembali ke Stasiun Santa Lucia. Dari sini lah kami merasa “Lost in Venice” karena banyak sekali marka jalan menunjuk arah yang sama. Sudah beberapa kali salah jalan, karena wisatawan menyebar ke segala arah membuat kami tidak bisa berpatokan pada arah yang kami tuju. Akhirnya kami menemukan jalan yang sama pada waktu kami berangkat. Dari situ segalanya mudah sampai kami ketemu Scalzi Bridge, lalu Stasiun Santa Lucia. Kami menunggu di depan Stasiun Santa Lucia sampai jadwal keberangkatan kereta kami tiba. Kami menggunakan Trenitalia dari Venice S. Lucia ke Rome Termini dengan harga 19.90 euro.
  11. ke vatican jg mbak, tunggu FR nya yah... visa schengen ga masalah mbak, saya jg masuk dr athena keluar dr athena juga.
  12. iya, sayang sekali padahal kami dtg udh ga pas winter thank you for reading
  13. padat nya di daerah Colosseum-Roman Forum, klo yg lainnya kgk terlalu padat tp tetep aja ada antrian masuk di Roma ini malah menurutku yg agak santai
  14. Hari 1, 5 Mei 2018 : Athena Hari 2, 6 Mei 2018 Pagi ini kami berangkat dari Athena menuju Roma menggunakan Ryan Air. Perjalanan selama 2 jam berjalan tepat waktu. Ryan Air adalah budget airlines yang cukup ketat dalam masalah kabin bagasi. Hanya diperbolehkan satu tas jinjing atau backpack yang muat dibawah kursi jika tidak membeli kabin bagasi. Mendarat di bandara Roma Ciampino, ada 3 pilihan transportasi dari bandara menuju kota. Pertama menggunakan taksi tarif flat 30 euro. Kedua menggunakan airport shuttle bus tarif 5-6 euro. Dan yang terakhir menggunakan bus + metro tarif 1.50 euro. Kami menggunakan pilihan ketiga yaitu dari Ciampino Airport menggunakan bus 520 turun di Cinecitta. Kemudian naik Metro A turun di Termini Station. Metrebus tiket 24 jam harga 7 euro. 1.Santa Maria Maggiore Dari Termini Station kami mulai mengeksplore kota Roma. Pertama kami menuju Santa Maria Maggiore, sudah mulai terlihat antrian masuk gereja pada saat itu. 2.San Giovanni Kemudian kami pergi ke San Giovanni menggunakan Metro A dari Vittorio Emanuele Station turun di San Giovanni Station. 3.Colosseo Dari San Giovani kami pergi ke Colosseo menggunakan Tram 3. Di sini terlihat banyak sekali wisatawan, terlihat juga antrian yang panjang. Banyak orang yang menawarkan jasa Skip The Line untuk masuk ke Colosseum. Ada 3 objek wisatawan yang bisa kita lihat di sini. Pertama Coloseum itu sendiri, kedua Arch of Constantine, dan yang ketiga Roman Forum. 4.Piramide Dari Coloseum kami pergi ke Piramide menggunakan Tram 3 yang sama turun di Porta S. Paolo. Mungkin ga banyak orang yang tau kalau di Roma itu ada Piramida juga. 5.Circo Massimo Dari Piramide kami kembali ke Circo Massimo menggunakan Tram 3 arah balik turun di Aventino. Circo Massimo ini adalah lahan luas yang dulunya dipakai untuk arena sirkus seperti pacuan kuda dll. Kemarin saya lihat di sini kalau sore banyak juga yang jogging. Sebelah Circo Massimo adalah Palatine Hill. 6.Bocca della Verita Dari Circo Massimo kami mulai berjalan menuju Bocca della Verita. Ternyata banyak orang mengantri untuk berfoto di Bocca della Verita. Bocca della Verita nama lainnya adalah Mouth of Truth. Konon katanya jika kita memasukan tangan kita ke dalam mulut batu kuno ini dan ketahuan berbohong, maka batu ini akan menggigit tangan kita sampai putus. Sayang, kami tidak sempat mengambil foto batu itu karena antrian yang panjang. 7.Isola Tiberina Dari Bocca della Verita kami berjalan lagi menuju Isola Tiberina. Isola Tiberina adalah sebuah pulau kecil di tengah sungai Tiber. Di pulau ini ada gereja San Bartolomeo dan juga taman untuk duduk-duduk di pinggir sungai. 8.Palazzo Farnese Setelah makan es krim di sini kami naik Bus 280 ke Palazzo Farnese. 9.Campo dè Fiori Dari Palazzo Farnese ini kami berjalan ke Campo dè Fiori. Di sini banyak sekali orang berjualan, mungkin seperti pasar kaget kali yah. 10.Capitoline Museums & Piazza Venezia Lalu kami berjalan lagi ke Capitoline Museums & Piazza Venezia melalui jalan Botteghe Oscure. Ini adalah tempat terakhir yang kami kunjungi sebelum kami berangkat ke Terminal Bus Tiburtina untuk melanjutkan perjalanan kami ke Venice dengan bus malam. Itulah itinerary hari pertama kami di Roma. Kami menggunakan Metrebus tiket 24 jam harga 7 euro untuk semua transportasi kami dalam satu hari. Dari Terminal Bus Tiburtina kami menggunakan Bus Center ke Venice harga tiket 21 euro. Hari 3, 7 Mei 2018 : Venice