Hartono Hasian

Members
  • Content count

    1,563
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    17

Hartono Hasian last won the day on August 19 2017

Hartono Hasian had the most liked content!

About Hartono Hasian

  • Rank
    Petualang Sejati

Profile Information

  • Gender
    Male

Contact Methods

  • Website URL
    balebaleku.wordpress.com

Recent Profile Visitors

3,729 profile views
  1. Belum puas, heehheheh, bosan nga, panjang amat tulisannya
  2. (Jakarta) pengalaman perpanjang paspor di DKI

    Itu jakarta pusat, jakarta selatan kurang tahu juga
  3. Paket perjalanan yang di namakan beautiful inner mongolia + rainbow ini awalnya diajak teman grup backpacker untuk sama sama kesana, perjalanan adalah sebelum lebaran dengan harga Rp.11 jutaan + ppn 1 persen + visa Rp.575 ribu, akan tetapi tidak ada permintaan untuk bayar dp atau kepastian lainnya, di tengah ke tidak pastian, datanglah tawaran dari teman yang dulu sama sama 1 angkatan waktu smp di kampung, untuk ke daerah yang sama persis, tapi berangkat pada hari pertama lebaran. harga penawaran yang berangkat lebaran adalah lebih mahal 3 jutaan yaitu Rp.14 jutaan + ppn 1 persen = visa Rp.575 ribu, akhirnya saya gabung ke grup ini, sekalian reuni, paling tidak bisa kenal dengan keluarga teman temanku ini, selain itu, dari grup ini langsung minta DP, jadi saya yakin pasti berangkat. tidak lama setelah DP, langsung di minta untuk lunasi, karena kebetulan ada kerja sama dengan kartu kredit bank mega untuk dapat diskon 5 persen, akhirnya kami yang punya kartu kredit bank mega, bela belain ke pameran yang berada di gandaria city, supaya dapat diskon 5 persen. Paket perjalanan beautiful inner mongolia ini adalah dapat subsidi dari pemerintahan Tiongkok, sehingga harga nya bisa murah, untuk tiket pesawat saja kalau berangkat sendiri, sekitar Rp.10 juta, belum penginapan, transportasi, tiket wisata , makan dan lain lain sekedar informasi, saat ini negeri tiongkok sedang mengiatkan kunjungan wisata dari Indonesia kesana, yang saya tahu, ada 3 paket yang sedang di promosikan , yaitu Hainan Island, Inner mongolia ++, dan Guiling, jadi jika anda punya waktu, boleh lah ikut salah satu dari paket ini, harga yang di tawarkan sangat murah, tapi perlu di ingat, carilah tour and travel yang ada kerja sama dengan negeri tiongkok, biar harganya murah, karena untuk tour and travel yang tidak ada kerja sama, ada beberapa yang menaikan harga sendiri, sehingga harga lebih mahal daripada yang di jual oleh tour and travel yang ada kerja sama. kami mengikuti paket tour ini dengan daftar di Antavaya tour, Dengan Marketing yang pelayanannya sangat memuaskan, nama Marketing adalah odji, awalnya paket yang kami beli adalah 9 hari 7 malam, dengan pesawat citilink (yang katanya di charter) dengan penerbangan dari jakarta ke batam (transit) , lalu dari batam ke Ordos (inner mongolia) , kami digabung dengan grup lain dengan satu grup adalah jika tidak salah 50 orang, sedangkan grup kami hanya 18 orang (saat mau berangkat, tinggal 17 orang, karena salah satu tidak bisa berangkat, karena kantor ada pekerjaan penting, dan tidak libur). tetapi tidak tahu apa yang terjadi, saat-saat mendekati tanggal keberangkatan , kami di beritahukan bahwa : kami berangkat memakai pesawat air china (keberuntungan 1 dari citilink ke air china), kami jadi 10 hari 8 malam (keberuntungan 2), transit tidak di batam, tapi di beijing (keberuntungan 3), di kasih bonus jalan jalan ke great wall beijing + stop photo di bird nest gedung olimpiade (keberuntungan 4) , grup kami di private kan , tidak gabung dengan grup lain, artinya kami 1 grup jalan sendiri dengan menggunakan mobil sendiri (keberuntungan 5) memang sungguh beruntung perjalanan ini, tapi kenapa kok visa belum jadi jadi saat mendekati hari H, jantung deg deg an juga, ternyata visa belum di proses, saya sudah kesal dan marah marah, ternyata akhirnya saya simpulkan sendiri, keterlambatan proses visa , karena tunggu kepastian tiket pesawat untuk keberangkatan, tapi akhirnya bersyukur, karena saya mendapat visa double entry , jadi waktunya lebih panjang kalau kalau ada waktu dan duit ke tiongkok lagi, inilah keberuntungan saya yang ke 6, dapat double entry visa , walau ngak tahu, masih bisa kesana lagi dalam waktu 6 bulan ini ngak. kenapa ganti air china, kenapa dapat bonus bonus keberuntungan, menurut informasi yang saya dengar, karena pesawat citilink sudah penuh, sehingga harusnya grup kami batal berangkat,tetapi karena antavaya tour bertanggung jawab untuk perjalanan ini, sehingga berusaha kami tetap berangkat , kami sempat ketemu grup yang pakai citilink sebanyak 4 bus kali 50 orang (200 orang) di salah satu hotel tempat kami menginap. informasi yang saya dengar dari mereka adalah sangat capek, tempat duduk sempit, dan bus yang isi 50 orang juga sempit dan lain lain yang kami rasakan, kami sungguh beruntung, dan saya juga mendapat informasi, bahwa ada yang dibatalkan keberangkatan, karena pesawat yang akan ke inner mongolia sudah penuh. jadi sungguh beruntung daftar di tour yang TOP, bertanggung jawab, akhirnya bisa berangkat. akhirnya tibalah saat kami akan berangkat, disuruh kumpul jam 21.15 di bandara sukarno hatta, umumnya kami sudah datang, dan ternyata tour guide yang bernama david sudah stand by di bandara, walau saya tiba sekitar jam 20.00. pesawat kami berangkat ontime, tiba pun ontime sebelum berangkat, saya membaca ramalan cuaca, bahwa pada hari kedua kami di tiongkok, di daerah ordos, akan turun hujan dengan lebatnya, ada kekwatiran di diri saya, tetapi saya tidak menceritakan ke teman teman, ternyata pas hari H, hanya mendung dan tidak hujan, tambah lagi keberuntungan perubahan cuaca di daerah barat laut tiongkok memang selalu berubah dengan cepat, seperti kejadian tour guide di sana yang memang orang lokal, ada 1 hari saat kami berkunjung ke salah satu padang pasir, dia tidak membawa jaket turun dari bus, karena cuaca sangat panas dan ssesuai ramalan cuaca, hari itu sangat panas dan tidak ada hujan, disaat kami sedang wisata, turunlah hujan dan angin kencang, anginnya dingin pula, sehingga dia kedinginan, padahal dia orang lokal loh. selama perjalanan , kami mendapatkan tour leader yang memuaskan yang menemani kami dari Jakarta, tour guide selama di china barat laut juga memuaskan, tour guide di beijing pada saat pertama tiba agak kurang puas, tetapi ketemu cuma sebentar, jadi masih ok lah, tour guide beijing saat akan pulang masih ok lah selama perjalanan, daerah tujuan wisata sebenarnya sudah mulai memasuki musim kemarau, udara tentu akan sangat panas, tetapi selama perjalanan kami, umumnya mendung atau gerimis, sehingga nyaman untuk perjalanan saat ke padang pasir, kami disambut hujan dulu, dan itu adalah yang di harapkan, karena dengan adanya hujan, padang pasir akan memancarkan warna yang lebih bagus, dan pasirnya tidak berterbangan, sehingga wisata pun lancar makanan sepanjang perjalanan boleh di katakan ok lah, penginapan juga ok ok, lumayan puas pengemudi bus juga membawa bus dengan lancar dan aman, pengemudi juga rajin membantu masukin koper ke bus dan keluarin dari bagasi bus. memang sih, ada beberapa kejadian tidak menyenangkan seperti saya terjatuh di mall waktu jalan sendirian , waktu mau pulang, ada masalah dengan bagasi mau masuk pesawat, ternyata 1 orang cuma boleh satu bagasi dengan maksimal 23 kg, tidak boleh di gabung, dan saat pulang, pesawat delay 2 jam karena ada kabut yang mengakibatkan pesawat tidak bisa terbang , tapi itu hanya kerikil di semua kenyamanan untuk cerita lebih lengkapnya , tunggu cerita serial selanjutnya ya, ini hanya pembuka ------ Perjalanan terasa nikmat dengan di awali oleh berkumpulnya peserta yang tepat waktu, malah sebelum waktu yang ditentukan untuk berkumpul, sehingga memudahkan check in, boarding dan koordinasi, boleh sombong dikit, ketepatan waktu ini sangat membanggakan, apalagi peserta yang ikut adalah boss boss bisnis, tapi komitmen mereka untuk ketepatan waktu ini sangat luar biasa, kecuali tentunya saya sendiri yang selama ini adalah karyawan dan saat ini sudah pensiun dini (bahasa kerennya), aslinya karena sudah berumur, sehingga tidak ada lagi yang mau pakai tenagaku, hehehehee, kalau ada lowongan , boleh lah ketepatan waktu bukan saja pada saat berangkat, tetapi di sepanjang perjalanan dari awal sampai akhir , para peserta selalu tepat waktu, seperti turun sarapan, saat berangkat dari hotel, saat waktu berkumpul, dan saat akan berpindah dari satu lokasi ke lokasi yang lain sekedar informasi, yang ikut rombongan ini adalah rekan rekan yang sudah sangat sering berwisata keliling dunia, saya yang termasuk cukup sering (termasuk gaya backpacker dan solo travelling), masih kalah dengan mereka yang biasa ikut perusahaan tour and travel. setelah kumpul semua, melalui proses pembagian boarding pass oleh tour leader, memasukan bagasi , masuk ruang tunggu, sampai naik pesawat yang sangat tepat waktu yaitu jam 23.15 dan pesawat terbang pada jam 00.15 , semua berjalan sangat lancar , ini adalah awal yang baik kursi pesawat adalah 2-4-2 , dan saya mendapat kursi di bagian tengah , hal tersebut akan sangat menyiksa sepanjang perjalanan, karena body saya yang oversize, dan penerbangan selama 7 jam untuk sampai beijing tentunya sangat mungkin ada ke toilet pesawat yang akan menganggu penumpang sebelahku. karena penerbangan air china adalah penerbangan full service (harusnya kami pakai citilink, tapi di ganti air china, ini adalah bonus dari antavaya tour, silakan baca tulisan 1) , baru saja terbang dan stabil, kami sudah di tawarkan minuman, akhirnya saya memilih anggur merah, supaya saya bisa tidur nyenyak, ternyata keputusanku tepat, karena hampir sepanjang perjalanan, saya tidur nyenyak. saya hanya terbangun saat di tawarkan makanan dan saat sudah hampir mendarat, saat sudah hampir mendarat, ternyata rekan sebelahku pindah ke kursi deretan paling depan , sehingga saya agak lega, akhirnya saya gunakan waktu itu untuk ke toilet penerbangan sampai ke beijing pun tepat waktu, kami mendarat tepat seperti rencana yaitu jam 08.20, saat mendarat hujan gerimis seakan menyambut kedatangan kami ke negeri naga tiba di bandara, sebelum sampai ke imigrasi , kita akan melewati mesin scan untuk scanning paspor dulu, dan mescan sidik jari kami, dari 4 jari tangan kiri, 4 jari tangan kanan dan 2 jempol kiri kanan, dan dari mesin akan keluar 1 struk OK, untuk yang sudah pernah scanning sidik jari, tidak perlu lagi, karena saat kita scanning paspor , akan langsung keluar kertas tersebut, tetapi ada beberapa teman yang sudah pernah scanning, harus scanning lagi. dari mesin scanning kita baru menuju ke imigrasi, seperti biasa , tentunya pakai antri dulu, saya dan teman teman perjalanan tidak mengalami masalah yang berarti , mungkin karena sudah sering melakukan perjalanan wisata atau mungkin karena muka kami yang baik baik, hehehehe, sampai di meja imigrasi, kita akan diminta untuk scanning sidik jari lagi, tentunya sesuai yang di minta, ada yang diminta 4 jari kiri, atau 4 jari kanan, tapi biasanya pakai 2 jari jempol, ada juga yang diminta ke tiga tiga nya, ikuti saja bahasa tubuh orang imigrasi jika tidak mengerti bahasanya. setelah melewati imigrasi, kami menunggu tour guide lokal beijing yang menjemput kami, tour leader yang menemani dari jakarta mencari cari tour guide lokal , bolak balik kesana kemari, telepon dan whatsapp, yang katanya sudah di depan gerbang tapi yang mana, saya yang bantu cari, juga tidak menemukan kerta tulisan David (tour leader) atau antavaya tour, akhirnya ketemu juga tour guide lokal tersebut, ternyata kertasnya menulis nama cewek yang setelah saya tanyakan, adalah orang antavaya juga, asumsi saya mungkin tadi yang temani ke beijing adalah tour leader cewek, tapi di ganti dengan cowok. setelah kumpul semua, akhirnya kami menuju bis yang akan mengantar kami melanjutkan perjalanan sehari di beijing sebelum ke inner mongolia pada malam harinya. tour hari ini adalah bonus dari antavaya tour, karena waktu mendaftar tidak ada jadwal jalan jalan ke sini, sungguh perusahaan tour yang bertanggung jawab dan luar biasa. --- seperti tulisan sebelumnya, sebenarnya ke beijing tidak ada dalam agenda tour waktu kami melakukan pendaftaran, tetapi mungkin karena grup yang pakai pesawat citilink lewat batam sudah penuh, dan sebagai bentuk tanggung jawab tour and travel antavaya tour, kami akhirnya naik air china transit di beijing, katanya kalau tour lain , ada kemungkinan keberangkatan di cancel, dan gigit jari. seperti biasa, jika ikut tour wisata, apalagi dengan wisata murah, pemerintah yang mengsubsidi pasti ada kompensasinya, kami diantar ke tempat wisata belanja wajib yaitu tempat refleksi yang nanti anda akan di suruh beli ramuan disana, dan wisata belanja wajib kedua pada hari pertama kami sampai di beijing adalah toko giok belum jalan jalan sudah di antar ke 2 tempat shopping wajib, tetapi karena teman 1 rombongan , umumnya sudah bolak balik wisata ke tiongkok, maka tidak ada yang beli baik di toko refleksi maupun di toko permata/ mutiara, jadi belum ada yang tambah berat kopernya, heheheehe yang ada malah di tempat refleksi saya ketemu salah satu teman yang kebetulan tempat tinggalnya satu kompleks perumahan dengan saya, malah satu cluster, tetapi dijakarta ngak pernah ketemu eh, ketemunya di tiongkok, dia juga lagi ikut tour di tiongkok, tapi kelihatannya jalurnya beda, hanya beijingnya yang sama. kalau di tempat refleksi tidak terlalu lama, tapi di tempat giok lama sekali , sampai akhirnya kami tinggal saja setelah dengar ngoceh sana sini, padahal ada gantungan kayak anting gitu, buka harga 900 rmb satu buah, terakhir di tawarkan ke kami rmb 100 untuk sepasang, kami tidak ada yang tertarik, akhirnya kami tinggalkan saja tempat tersebut sebelumnya , di perjalanan, tour guide lokal beijing bagi makanan kecil ke kami untuk di coba, antara lain kacang, kwaci, dan lain lain, kami sudah menebak bahwa dia akan menjual, akhirnya kami membeli makanan kecil tersebut, memang ada beberapa yang sesuai selera, jadi ya, memang cocok jadi beli. akhirnya kami mampir ke great wall dari bagian juyongguan, pilihan lain, anda bisa naik great wall dari Badaling, Mutianyu, Jinshanling, Simatai, dan Huanghuacheng juga, jadi ke great wall banyak sekali lokasi untuk naik ke atas, tentunya dengan view masing masing, di juyongguan ini tidak terlalu ramai, naik ke atas juga tidak terlalu sulit di banding badaling yang pernah saya kunjungi. view disini juga lumayan bagus, bagi yang tidak suka naik, bisa minum kopi di dekat pintu masuk, udara yang sejuk hari ini menambah nyaman , padahal pagi nya saat kami sampai di bandara beijing dari jakarta, kami di sambut dengan hujan, tetapi hujan berbaik hati, tidak membasahi kami saat wisata di great wall ini pemandangan great wall di beijing ini hanyalah awal dari pemandangan pemandangan yang luar biasa selama perjalanan kali ini, memang perawatan, perhatian dan dukungan pemerintah sangatlah penting, sehingga dengan tiket masuk ratusan ribu jika di rupiahkan atau kadang bisa diatas 1 juta rupiah, tetap saja pengunjung dari seluruh dunia berkunjung kesana, dalam hati kecil berharap pemerintah negeri ku juga bisa memberi perhatian dan dukungan yang lebih, walau saat ini sudah dimulai seperti program 10 prioritas destinasi wisata ke Candi Borobudur, Kepulauan Seribu, Danau Toba, Pantai Tanjung Kalayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Bromo Tengger Semeru, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai, semoga secara bertahap bisa lebih baik, asal bukan hangat hangat tai ayam. setelah berkunjung ke great wall, kami diantar ke bandara untuk terbang ke inner mongolia, yang bandara nya terdapat di kota ordos, malam pertama hari kedua kami akan menginap di hotel yang berlokasi di kota ordos. lagi lagi pesawat terbang tepat waktu yaitu jam 21.10 dan sampai di ordos tetap waktu juga jam 22.45, tour guide lokal beijing yang bahasa indonesia nya sangat pas pas an dan kelihatannya kurang profesional , menemai kami sampai ke bandara, dan bye bye, beruntung, hanya sehari bersama dia, karena ternyata bukan hanya saya saja , peserta lain juga merasa kurang nyaman dengan tour guide lokal beijing ini. akhirnya terbanglah kami ke ordos, dan sampai di hotel sudah hampir jam 00.00 , kami hanya bisa buru buru mandi dan tidur, karena besok nya morning call jam 06.00 , sarapan jam 07.00 , bus berangkat jam 07.30 , dan jadwal ini hari ke hari akan selalu sama , beruntung , kami selalu on time ----- morning call jam 06.00 , sarapan jam 07.00 , bus berangkat jam 07.30, semua bisa ontime, rasanya bersyukur sekali, jam 07.30 bis segera berangkat dengan tour guide lokal baru, bukan yang antar waktu di beijing, tour guide ini semalam sudah menjemput kami di bandara ordos, yang bernama bandar udara DongSheng dengan kode DSN. oh ya, sebelum nya, waktu terbang dari Jakarta, untuk tempelan bagasi sudah kasih kode DSN, sehingga waktu mau check in di beijing, bagasi masih di hitung sebagai bagasi grup, sehingga tempelan bagasi di koper tidak seharusnya di copot, ada teman yang mencopot, tapi untung ngak dibuang, karena akan di minta saat akan masukkin bagasi sesampainya di bandara ordos, kami di jemput tour guide lokal ini, kami tidak perlu cari cari dia seperti waktu di beijing, dia sudah stand by di bandara, dan antar kami ke hotel, dan pagi ini, beliau juga akan menemani kami untuk wisata ke Mausoleum Genghis Khan. Setelah berangkat dengan tepat waktu, sampailah kami di Mausoleum Genghis Khan, lokasi ini adalah sebuah kuil yang di bangun untuk menghormati Genghis Khan, yang konon lokasi ini adalah peristirahatan terakhir dari Genghis Khan. dilokasi ini terdapat makam Genghis Khan, tetapi tidak ada yang bisa memastikan itu adalah makam Genghis Khan, karena di negara mongolia sendiri juga ada makam sejenis, dan dari catatan sejarah, tidak ada yang tahu dimanakah sebenarnya makam Genghis Khan, para ahli sejarah pun tidak bisa menemukannya kenapa Genghis Khan begitu terkenal ? Genghis Khan adalah Ksatria dari Mongolia yang menaklukan dunia dari atas pelana kudanya, hidupnya diwarnai cucuran darah, kisah cinta dan juga balas dendam, dimulai dari menaklukan negeri Tiongkok , malah sampai ke Eropa, mereka juga berusaha menaklukan ke Nusantara, tetapi pada saat ingin menaklukan Nusantara, mereka di bohongi oleh Raden Wijaya. Ceritanya Kubalai Khan pengusaha kekaisaran monggol dan kaisar dinasti Yuan mengirim utusan ke banyak negara, salah satunya ke jawadwipa, di jawa Dwipa tidak di terima dengan baik, malah utusan dari mongol tersebut dipotong telinganya dan di usir secara kasar. merasa terkejut dan marah atas perlakuan tersebut, dikirimkan lah pasukan untuk menghukum kertanegara, tetapi pada saat itu, kertanegara sudah di kalahkan oleh Jayakatwang adipati di kediri yang berasal dari kerajaan singhasari yang pada waktu itu merupakan kerajaan terkuat di daerah itu, dan menantu kertanegara yang bernama Raden Wijaya di ampuni, maka Raden Wijaya di beri tanah yag kemudian dibangun desa yang di namakan Majapahit pasukan mongol/Yuan yang sudah menaklukan sumatera dan malaya, maka sampailah di jawadwipa , di pelabuhan Tuban saat sampai di jawadwipa, Raden Wijaya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersekutu dengan pasukan mongol/yuan melawan Jayakatwang yang sudah membunuh mertuanya, sebagai imbalan, raden wijaya akan tunduk pada pasukan mongol/yuan dan membayar upeti, Raden Wijaya mengajak bersekutu dengan pasukan mongol/yuan karena selama ini tidak berhasil menyerang jayakatwang, maka saat mendengar kedatangan pasukan mongol/yuan, tentu dengan segala cara mengajak mereka bersekutu, dan strategi Raden Wijaya berhasil, Jayakatwang berhasil di kalahkan dengan strategi lanjutan, Raden Wijaya meminta izin untuk kembali ke majapahit menyiapkan upeti, tetapi dengan berbagai cara, menjebak pasukan mongol / yuan, Raden Wijaya berhasil memukul mundur pasukan tersebut, sehingga pasukan mongol/yuan tidak berhasil menguasai jawadwipa/Nusantara. setelah memukul mundur pasukan mongol/Yuan, maka majapahit menjadi negara paling kuat di Nusantara pada masa itu. akhirnya Kubalai Khan tidak berhasil menjajah nusantara, dan itulah akhir ekspansi pasukan mongol/yuan dilokasi wisata ini, anda akan menemukan kuil kuil untuk sembahyang, ada juga makam Genghis Khan , tapi sesuai info dari tour guide, itu makam imitasi, karena makam sebenarnya tidak ada yang tahu, malah di negara mongolia juga ada makam sejenis tempat wisata cukup luas, dengan udara yang mendung dan angin yang sepoi sepoi menambah nikmat wisata disini, dengan suhu sekitar 20 an drajat, maka udara seperti berada di puncak / bandung pada pagi hari waktu wisata di sini, teman teman jalan berombongan, saya nyasar sendiri , karena tertarik pada sebuah panggung untuk orang sembahyang, maka saya jalan kesana dulu, memang jiwa solo backpacker susah berubah, sudah melekat, hehehehhe, senang nya langsung mendekat untuk sesuatu yang membuat terpikat. setelah sekitar setengah jam di lokasi ini, kami segera kembali ke bus lagi untuk ke tujuan lain, ada yang agak aneh disini, waktu saya keluar lewat pintu masuk (karena lebih dekat), saya tidak di tegor, malah ada beberapa teman setelah saya, tidak di tegor juga, tetapi terakhir, rombongan teman teman yang terakhir akan keluar, tidak di perbolehkan lewat pintu itu, malah harus putar ke pintu keluar, yang tentunya lebih jauh, aturan yang biasa ketat di china, disini suka suka, hehehehe perut sudah lapar, maka segera ke bis yang akan mengantar kami makan siang, kami akan segera meninggalkan provinsi otonomi inner mongolia ke provinsi Ningxia, jadi dari beijing, ke otonomi inner mongolia dan segera ke provinsi Ningxia dengan perjalanan sekitar 6 jam ---- akhirnya kami tinggalkan innermongolia ke kota Yanchi di provinsi ningxia, perjalanan memakan waktu sekitar 6 jam , tetapi perjalanan bagi saya tidak membosankan, karena sepanjang perjalanan bisa menikmati padang rumput dan padang pasir yang sangat luas, belum lagi melihat pembangkit listrik tenaga angin yang banyak kincir angin besar besar dan pembangkit listrik tenaga matahari yang berupa solar , belum lagi melihat ada beri beri, kambing di sepanjang perjalanan, malah di sepanjang perjalanan sangat jarang ketemu manusia atau kendaraan, yang ada malah ada beberapa apartemen yang katanya tidak berpenghuni, sehingga kota disana disebut kota “setan” , daerah luas, tapi manusia jarang. selama perjalanan, sangat sulit mendapatkan toilet, umumnya toilet umum ada di stasiun pengisian bbm umum, dan umumnya setiap setor ke toilet, sebelahnya selalu ada supermarket , sehingga setelah setor, isi lagi dari minuman/makanan yang di beli di supermarket tersebut, lumayan, untuk mengisi waktu dalam perjalanan, kami ada sekali ketemu toilet di pinggir jalan, yang model lama, istilahnya dari atas, bisa melihat rudal/granat di bawah, tapi cuma sekali itu saja, karena kebelet, buru buru pipis, dan kelupaan foto wc itu, hehehehheh, padahal antik. setelah melewati perjalanan yang panjang, akhirnya kami sampai di Dongwei Ancient city, menikmati sungai kuning dan great wall dari sisi lain ternyata great wall tidak hanya di buat dari batu, yang saya lihat di dongwei ancient city ini ada yang terbuat dari tanah liat, yang kami kunjungi ini terdapat di sungai kuning jika berkunjung ke kota ini, maka akan teringat kota xi’an yang ada kota baru dan kota lama, disini juga demikian, bentuknya juga mirip, tetapi tentu dengan pemandangan yang berbeda. udara disini lumayan enak, kami disini tidak terlalu lama, karena mengejar waktu untuk makan malam dan check in hotel, seperti biasa, kalau ikut tour , kita tidak bisa puas menikmati lokasi wisata, tapi coba, kalau ke tempat belanja, wah, bisa lama lamaan, heheheheheh,makanya kenapa saya lebih suka jalan jalan ala backpacker/ solo travelling, waktu kita yang atur, cuma kalau di daerah sini, saya kurang yakin bisa solo travelling sendiri disini, kecuali mempunyai waktu yang sangat panjang, mengingat transportasi tidak terlalu mudah, tapi boleh juga, nanti kalau ada waktu dan duit, boleh , kesini lagi. disini kami hanya menikmati greatwall, sungai kuning, jembatan penyeberangan sungai, dan udara yang segar, setelah itu, kami segera ke hotel untuk check in ternyata dari sini ke hotel tidak terlalu jauh, setelah check in hotel, saya keluar jalan jalan di sekitar hotel, eh, ketemu lagi great wall di malam hari, cuma sejauh jalan kaki sekitar 10 menit sudah sampai, ya,memanfaat kan foto foto dikit. saya juga sempat keliling toko toko kecil di seberang hotel yang menjual macam macam, ada yang jual koper koper, karena koperku sudah hampir rusak semua, dan saya perlu koper ukuran besar (koperku semua 20 inch), setelah cari cari, ngak dapat, karena harga rata rata diatas 300 rmb, tidak bisa kurang, paling kurang 350 rmb disalah satu toko. akhirnya saya jalan jalan lagi ke tempat yang lain, kebiasaan jalan sore atau jalan pagi, rasanya kurang nyaman kalau ngak jalan , akhirnya ketemu sebuah pusat pertokoan yang mirip mirip pasar, karena jalan nya kecil , paling cuma bisa lewat 1 mobil, dan jalan nya tidak semulus jalan raya di sana, saya iseng masuk saja, ada salah satu toko yang jual koper, harga yang tercantum di kertas yang taruh di atas koper adalah RMB 498, secara iseng , saya tawar rmb 100, karena saya memang tidak sangat butuh, iseng saja, ukuran kopernya adalah 26 inch (kata penjual, saya ngak tahu ukuran kalau rangsel dan koper, heheheh), karena ngak ada kerjaan, saya tahan tahan saja, dia marah marah, saya cuek, akhirnya ada satu cowok yang mengaku boss nya keluar, saya bilang, beli ok, ngak beli juga ok, karena kalau beli, saya nanti bisa beli oleh oleh , kalau ngak beli, ya, nanti ngak beli oleh oleh, karena koperku masih muat. akhirnya kata yang ngaku pemilik, karena sudah malam, tokonya sudah mau tutup, ok lah kasih rmb 120, saya tetap ngotot tidak mau, akhirnya di kasih rmb 100, gila juga hehehehehhe, malah saya yang bingung, tapi untung beli koper itu sih, akhirnya kepakai juga. setelah beli koper, ya, bawa pulang ke hotel , koper 20 inch ku , ku masukin ke koper 26 inch ku. akhirnya tinggal tidur, karena besok harus bantun jam 6, sarapan jam 7, berangkat jam 7.30 *) yang ada tanda panah di foto, itulah great wall yang terbuat dari tanah liat , dibagian utara, sulit ketemu batu, jadi pakailah tanah liat ---- setelah bangun pagi, seperti biasa, morning call jam 6, sarapan jam 7 , berangkat jam 7.30 , tapi tahukah anda, kami disini, tiap hari jam 4 pagi sudah sangat terang dan baru mulai gelap di jam 9 malam, sehingga siang hari ada 17 jam, dan seperti biasa, perjalanan satu lokasi ke lokasi lain adalah sekitar 4-6 jam, dan sepanjang perjalanan masih terlihat padang pasir, padang rumput , kincir angin dan lain. hari ini kami akan berangkat ke jembatan kaca yang berada di sungai kuning dan ke shapotou yang katanya salah satu dari 5 gurun pasir yang terindah, rencana awal sebenarnya hari ini adalah ke jinsha island vanilla garden, tetapi karena katanya ada audit dari kantor pusat, sehingga hari ini di tutup, dan auditnya bukan satu hari , bisa beberapa hari, sehingga ke jembatan kaca dan shapotou yang seharusnya 2 hari lagi baru kesana, di majukan ke hari ini. jembatan kaca dan gurun pasir sebenarnya ada dalam satu kawasan, kami ke jembatan kaca terlebih dahulu, jembatan kacanya mempunyai panjang 328 meter, tidak sepanjang itu jembatan kaca bisa melihat kebawah sungai/ kebawah air, karena ada beberapa bagian di lukis 3 Dimensi, dan beberapa bagian kacanya tidak tembus kebawah, tetapi tetap saja ada yang ketakutan untuk jalan di atas jembatan tersebut, sebenarnya gampang kalau jalan diatas jembatan bagi orang yang takut ketinggian, lihat saja huruf 3 D dibagian depan, maka anda tidak akan ketakutan, seperti saya, heheheeh tetapi ada lagi , ternyata jembatan tersebut bisa goyang goyang, karena ada yang sengaja mengoyang goyang , tetapi tidak apa apa, kelihatannya masih aman, karena goyangan hanya kecil, cuma ya, karena berada diatas sungai kuning, jadi agak ngeri juga. wisatanya hanya jalan dari jembatan sampai keujung, terus balik lagi ke lokasi semula, cuma sebentar setelah dari jembatan, kami menuju ke gurun pasir, disana banyak orang sedang berseluncur dan main disana, tetapi karena udara yang sangat panas, kami tidak berminat untuk main, ditambah waktu yang terbatas, cuma foto foto, terus balik di sepanjang sungai kuning di dalam lokasi , ada rakit yang agak antik, katanya dari kulit kambing di kasih angin, terus di kasih kayu/bambu diatas nya, maka itu dijadikan rakit, untuk masuk anginnya saat ini sudah pakai mesin, zaman dulu di tiup pakai mulut, dan kami juga tidak menaiki rakit tersebut oh ya, karena hari ini hari bakcang, jadi waktu makan siang, kami di sajikan bakcang untuk dimakan sama sama, hari bakcang di tiongkok merupakan hari libur nasional setelah wisata disini, kembali lagi ke hotel di kota wuwei untuk bermalam, sampai di hotel, seperti biasa, jalan sore, karena hari masih terang, jalan jalan saja di sekitar hotel, dan matahari terbenam saat hampir jam 9 malam hotel kali ini tepatnya di seberang stasiun kereta api, jadi sekitar nya banyak penjual makanan, yang saya suka dari hotel ini adalah dari atas ranjang bisa melihat ke pemandangan di luar, salah satu tipe kamar hotel yang saya suka. ----- hari ini kita akan berangkat ke salah satu keindahan alam di dunia, yaitu gunung pelangi, atau yang lebih di kenal dengan rainbow mountain, tetapi di tempat wisatanya , tempat ini di namakan Zhangye Dangxia National Geological park. pada saat memasuki gerbang taman tersebut, kita harus naik bus lagi didalam, bus tersebut itu akan antar kita ke satu persatu lokasi untuk melihat ke indahan alam disana, saat kami sampai, sudah sangat terkesan dengan padang pasir di daerah tersebut, tetapi dimana warna pelanginya ? sama saja dengan sepanjang jalan yang kami lewati. saat kami berada disana, tiba tiba turun hujan, dan, yang terjadi adalah luar biasa, warna pasirnya langsung berubah menjadi warna warni, sungguh indah, sepanjang mata memandang, padang pasir yang berwarna warni menambah kesegaran mata dan menambah semangat untuk foto sana sini. memang sungguh indah, bahkan setelah saya posting di facebook saya dan di instagram saya (@hartono238) ada teman syang memberitahukan bahwa itu ada tertulis di Al-Quran, malah saya dikirim salah satu tulisan : “The Zhangye Danxia landform juga dikenal sebagai eye candy dari Zhangye. Banyak seniman mengagumi karya ini laksana lukisan sempurna di atas kanvas. Yang tak kalah menakjubkan, belakangan fenomena ini dikaitkan dengan salah satu surat dalam Al-Quran, tepatnya dalam Surat Al Fathir [35] ayat 27 di mana Allah Subhanahu Wata’ala telah lama mengungkap rahasia adanya gunung yang berwarna-warni. أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ ثَمَرَاتٍ مُّخْتَلِفاً أَلْوَانُهَا وَمِنَ الْجِبَالِ جُدَدٌ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَانُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌ “Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat.” [QS: Al Fathir [35]: 27] Al-Quran telah menjelaskan fenomena alam tersebut 14 abad yang lalu, bahkan sebelum para Sahabat Rasulullah datang dan berdakwah ke China. Hal ini menunjukkan bahwa al-Qur’an adalah salah satu bukti terpenting yang memungkinkan kita mengetahui keberadaan Allah. “Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?” (QS. Fushshilaat [41]: 53). ” saya hanya copy paste dari tulisan orang, mungkin ada yang bisa kasih info lebih banyak, tentu saya akan senang sekali. tapi memang keindahan padang pasir ini setelah hujan sungguh mengoda untuk lama lama disana, tapi apa boleh buat, karena harus buru buru balik ke hotel, mengingat perjalanan dari satu lokasi ke lokasi lain adalah 4-6 jam, maka tidak bisa lama lama disana, dari 7 area disini, kami hanya berhasil mengunjungi 3 lokasi di salah satu lokasi didalam ini, ada tempat buat gantung gantungan doa/permohonan, banyak sekali gantung disana, umumnya tulis bahasa mandarin, gantungan tersebut dibeli di salah satu kios dekat sana, terus kita dipinjam pen buat tulis, setelah tulis, gantung sendiri disana. akhirnya kami pulang ke hotel, setelah makan malam, saya sendiri penasaran ke pusat belanja di kota ini yang katanya 3 km dari hotel, dan suasana kayak nanjing road di shanghai, setelah berjalan cukup lama, akhirnya sampailah di lokasi tersebut, ternyata lokasinya beda bentuk dengan nanjing road, disini tetap saja ada mobil lewat, cuma trotoarnya sangat lebar, mungkin 20 meter lebarnya, jadi tidak takut tertabrak mobil. pas lagi jalan jalan di pertokoan sana, saya sempat terjatuh, karena lantai ada sedikit air dan ada pembatas antar lorong toko, saat saya jatuh, orang bolak balik, tidak ada yang membantu, seakan tidak ada kejadian apa apa, saat saya sudah berdiri, baru lah orang orang toko keluar, dan mau telepon pengelola minta saya menuntut, tetapi saya bilang urusan kecil lah, akhirnya saya berjalan pulang lagi ke hotel. jika saya tidak tahu kebiasaan orang tiongkok, maka saya akan aneh, kok orang jatuh ngak ada yang mau nolong, tetapi disana memang demikian, karena jika dia menolong, dan terjadi sesuatu pada yang jatuh, maka yang bersangkutan akan repot sendiri, terus kedua, mereka akan bisa dianggap menghilangkan barang bukti, jika terjadi sesuatu, sama halnya kalau kita bawa mobil, dan tabrakan, mau macet kayak apapun, kita ngak boleh pinggirkan mobil kita, sampai polisi datang, jika tidak, walau kita benar, kita akan dianggap salah, karena menghilangkan bukti.’ jadi waktu saya jatuh itu bukan masalah tega ngak tega, tapi mereka tidak mau ada urusan, hehehehehehehe setelah balik hotel, tinggal mandi dan tidur, karena besok pagi akan ketempat yang lain lagi. ---- hari ini kita akan menuju ke 108 pagoda, lokasi ini sebenarnya tidak dalam rencana untuk di kunjungi, tetapi karena rencana ke jinsha island vanilla garden tidak bisa di kunjungi, sehingga ada waktu yang kosong, maka waktu itu digunakan untuk kunjungan ke lokasi ini berkunjung ke pagoda ini , kami harus menaiki 1 kapal untuk menyeberang bendungan di samping sungai kuning, tadinya saya pikir 108 pagoda adalah pagoda besar besar kayak di shaolin temple, tentunya kalau 108 pagoda sungguh menarik, tetapi setiba di lokasi, ternyata 108 pagoda nya kecil kecil (lihat foto), ehhehe 108 Pagoda Buddha (nama Cina: 108 佛塔) terletak di sebelah timur Gunung Xiakou di pantai barat Sungai Kuning. Mereka adalah tempat wisata utama di Waduk Qingtongxia dekat Kota Yinchuan. Dulu bangunan candi agung, saat ini, sebagian besar kuil sudah hancur, hanya tersisa pagoda. 108 pagoda terbentuk dalam 12 baris, tata letak pagoda membentuk segitiga sama kaki, yang merupakan gaya yang unik. Pagoda khusus ini dibangun pada Dinasti Yuan (1271-1368), dengan setiap baris yang berisi jumlah pagoda aneh mulai dari atas, membentuk segitiga besar, memberi para turis pemandangan yang menakjubkan. Di bawah pagoda megah ini, Anda dapat melihat bendungan besar di seberang Sungai Kuning yang mengaum dengan danau yang dibuat oleh bendungan. Saat berlayar di danau, kami menikmati pemandangan danau yang indah serta menikmati ngarai dengan 108 pagoda di lerengnya. Selain itu, kami dapat menikmati seluruh gambar 108 pagoda dari kejauhan. 108 adalah angka idiomatis dalam agama Buddha. Buddhisme mengatakan bahwa ada 108 macam masalah dan bencana untuk hidup, untuk melenyapkan semuanya, orang-orang perlu berdoa kepada Buddha sebanyak 108 kali, mengetuk bel untuk 108 kali, dll … 108 menara itu harus menyumbang “pahala dan kebajikan “. Membangun menara di sini adalah untuk menghilangkan masalah hidup dan penderitaan. (ringkas kurang lebih seperti yang di ceritakan petugas disana) selain 108 pagoda, di lokasi ini ada juga kwan im bertangan seribu, kwan kong, maitreya, dan ada juga rumah kuno , selain itu pemandangan disini juga sangat indah, ditunjang oleh kesejukan angin yang berhembus hari ini sungguh membuat hati gembira seperti biasa, untuk mengunjungi banyak lokasi, anda tidak akan bisa lama lama di satu tempat, seperti orang kejar tayang, maka secepatnya harus kembali ke kapal , untuk mengunjungi lokasi lain --- sehabis dari 108 pagoda, kami berangkat menuju ke Yellow river tower, daerah ini dibangun belum lama, karena tower nya baru dibangun tahun 2010 (cuma 8 tahun) dengan bangunan 108 meter, tinggi sekali ya. karena bicara soal menara sungai kuning (yellow river tower) , maka saya ingin mengingatkan bahwa sungai kuning adalah sungai terpanjang kedua di negeri naga ini, tujuan dari menara ini awalnya adalah untuk memantau aliran sungai kuning, tetapi bukan asal bangun, tetapi dibangun dengan indah sekali, dan dijadikan sebagai daerah tujuan wisata saat ini, benar benar bangunan yang megah dan cantik. bangunan yang dinamakan Yellow River Tower ini berlokasi di Qingtongxia, Wuzhong, Provinsi Ningxia, karena keindahan dan kemegahan Yellor river tower ini , maka bangunan ini pun jadi landmark kota Wuzhong Saat kami sampai, kami sudah merasa megah dan cantiknya bangunan ini dilihat dari lapangan terbuka, melewati sebuah jembatan, barulah sampai di menara ini, sesuai dengan kunjungan kali ini, bangunan ini digunakan sebagai museum untuk saat ini, masuk ke museum juga merasakan suasana yang sangat nyaman, kalau seharian disini, saya pun betah, hehehehhe kami menaiki lift ke lantai 8, dari lantai 8 bisa melihat pemandangan yang sangat indah, antara lain taman taman, air, ada taman yang dibuat bagai kura kura, ada sport centre yang belum selesai di bikin, dengan warna warna yang apik, betul betul sangat indah untuk di foto, karena waktu yang terbatas, kami pun buru buru, karena akan mengunjungi kampung muslim, sekalian makan siang disana --- sehabis dari menara sungai kuning, kami segera menuju ke Wozhong Hui New Village, daerah ini merupakan perkampungan muslim, kami akan makan siang disini. perkampungan ini cukup mewah juga, terlihat dari ada mobil mobil audi yang terpakir, dan jenis bangunan juga mewah dari luarnya, kalau bagian dalam, sederhana saja sih, jadi susah di tebak, ini orang dengan status kelas atas atau kelas bawah untuk makan disini, kami dilarang untuk bawa makanan dari luar, walau makanan tersebut adalah makanan yang ada tulisan halal dari Indonesia , pasti kalian juga bisa tebak, seperti saus cabe, kecap, dan lainnya, kami di wanti wanti tour guide lokal untuk tidak membawa makanan dari luar. karena cuaca yang tidak bersahabat, dan setelah kami selesai makan, hujan turun dengan lebat, akhirnya kami tidak sempat untuk lama lama keliling disini, habis makan, langsung kabur , untuk kembali ke hotel foto fotopun hanya ada sedikit, yaitu saat sampai, karena setelah makan, hujan sangat lebat, tidak mungkin bisa foto ---- alow, selamat pagi, walau capek, tapi nikmat, hari ini merupakan hari ke 7 dalam perjalanan ke barat laut Tiongkok, daerah yang sedikit manusia tapi luas wilayahnya hari ini kita pergi ke kebon , lihat tanaman ko ki, saya tidak tahu apa nama Indonesian, kalau di bungkusnya tulis wolfberry, dalam bahasa inggeris, nah , kalau ke kebunnya tanpa belanja, rasanya tidak afdol ya, maka masuklah ke toko, hari ke 7 pada borong lah, dus dus belanjaan mulai ada, sepanjang dari hari pertama sampai hari ke 6, semua menahan diri untuk tidak shopping, dan hari ini jebol,siapa yang tidak tergoda dengan belanjaan yang sebungkus hanya puluhan ribu jika di rupiahkan, saya jadi ikutan beli, biasa yang anti belanja, ikut belanja, lumayan, dapat bonus bonus jika membeli dalam jumlah tertentu. tokonya cukup besar dan rapi, sehingga membuat nafsu siapapun yang kesana pasti tergoda untuk belanja, apalagi pas sampai di lokasi, ada spanduk tulisan bahasa Indonesia yang mengucapkan selamat datang, pasti spanduk itu buat orang Indonesia, hehehehehe belanja sana belanja sini, untung bus masih muat , karena bus nya cuma isi 17 orang, jadi ingat tanggal kebanggaan di bulan Agustus, hehehe sehabis belanja, kami lanjut ke salah satu lokasi shooting film, yang dinamakan Zhenbeibu western film studio, disini adalah lokasi pembuatan film dalam dan luar negeri, ada lebih dari 100 lokasi pembuatan film, sampai disini, rasanya wah banget, segera lah lari sana lari sini, foto sana foto sini, sungguh banyak spot untuk foto , nah, kalau dilokasi ini lumayan lama lah kita disini salah satu film yang terkenal sun go kong adalah shooting disini, dan banyak film film klasik juga shooting disini, bukan film klasik juga, ada film film modern juga shooting disini, padahal studio ini adalah milik swasta loh , Studio ini dibangun oleh sastrawan bernama terkenal Zhang Xianliang di tahun 1992. Awalnya dia membeli tanah kemudian dibangun studio untuk membuat film-film China klasik ada kehebatan orang tiongkok di tempat wisata (khususnya disini), ada teman yang kehilangan tas, pada saat foto foto , kelupaan tasnya, eh, ternyata di umumkan ada penemuan tas, akhirnya ambil ke lokasi kehilangan dan penemuan, dan luar biasa, tidak ada satupun barang yang hilang dari tas, tasnya selamat eh, pas mau pulang tiba tiba ada peserta yang kehilangan sebelah antingnya, yang harganya tentu WAH, kalau ngak wah, ngak di cari lagi, dan kita tahu , anting itu sangat kecil, dan di cari lah, eh, ternyata bisa ketemu juga di lokasi kehilangan dan penemuan, luar biasa, saya ngak berani menebak harga anting itu lah, tapi rasanya saya ngak bakal sanggup beli, hehehhehehe dari kedua kejadian tersebut, bertambahlah rasa keberuntungan grup kami dalam perjalanan kali ini, benar benar banyak ke beruntungan dari hari pertama sampai hari ke 7 ini, walau ada kejadian saya jatuh (baca tulisan sebelumnya) , tapi itu hanya bumbu dari keberuntungan keberuntungan kami yang dalam perjalanan yang penuh berkah ini. sebelumnya waktu di rainbow mountain, waktu kami mau pulang, di bus ternyata ada satu dompet yang lumayan tebal tertinggal, sama salah satu peserta anak muda langsung di berikan ke petugas, mungkin ini juga salah satu kejujuran yang mendukung keberuntungan perjalanan kami kali ini. setelah dari studio ini, kami hari ini balik ke hotel agak sore , karena malam nya akan jalan jalan ke pusat perbelanjaan, shopping mall di sekitar hotel, masa ngak ke mall, harus donk, apalagi saya yang ingin sekali membeli kebab laobeijing di KFC dan mau coba makan ajisen ramen. apa boleh buat, berhasil coba laobeijing KFC, tetapi cari sana cari sini, tidak berhasil menemukan ajisen ramen, padahal keliling hampir 2 jam, wah, kota yang tidak ramah dengan perut saya, hehehehe, tapi, ngak apa apa, masih berharap bisa makan di bandara . karena capek, akhirnya pulang hotel mandi dan tidur lah --- bagaimana kalau kita berwisata, berolah raga dan menikmati padang rumput yang sangat luas di inner mongolia ? kedamaian, ketenangan dan rasa kemewahan didaerah ini , sungguh menarik tempat ini bernama Ordos Grassland, didalam ada hotel nya, kami menginap 1 malam disini, tempatnya sangat luas, didalam selain kita bisa bersantai, menikmati padang rumput yang luas, bermain dengan permainan yang tersedia, berolah raga pada saat sampai, kami sudah di sambut dengan sambutan ala mongolia, ada segelas arak yang diberikan kepada kami, saya meminumnya, sungguh enak, tidak sekeras arak putih, tetapi sungguh nikmat. sebenarnya hari ini kami harus menganti tour guide, tetapi karena permintaan grup kami yang sudah akrab dengan tour guide tersebut, maka hari ini kami masih mengunakan tour guide yang sama , tour guide tersebut menemani kami sampai ke padang rumput ini dan sampai ke bandara sebelum kami terbang ke beijing pada saat berangkat, kami dari beijing ke kota ordos, maka saat nanti akan pulang, kami harus dari ordos ke beijing baru ke jakarta, sampai di ordos kami ke ordos grassland untuk menginap 1 malam sambil bermain disini perlu diketahui, ordos terkenal dengan kota hantu, karena banyak sekali bangunan baru dan mewah, tetapi jarang sekali menemukan manusia atau kendaraan yang lewat, luas area nya minim penduduknya. kami menginap disini, waktu sampai belum bisa check in dulu, karena kamar belum beres di bersihkan, secara akal sehat, bahwa kita mau nikmati, maka kita titip koper di resepsionis dulu, dan kita langsung pergi main main, foto sana foto sini, terasa seperti di surga, tanpa ada kata susah atau kata sedih, semua berbahagia setelah main main, kami makan malam di lokasi yang sama, restorannya ada di lokasi penginapan, selain menikmati makanan, bisa juga menikmati alunan musik khas mongolia setelah makan, kita bisa ikut menonton acara mongolia yang ada api ungun digedung yang berdekatan dengan restoran, dimana penonton bisa ikut serta untuk acaranya, ramai dan heboh sekali, di acara api ungun ini saya meminum satu gelas lagi arak mongol, enak buanget, apa karena gelas nya yang kekecilan sehingga menimbulkan kesan luar biasa, atau memang enak, ntah lah, maunya minta gelas yang gede, ehhehehe didalam juga bisa menonton akrobatik, ketangguhan berkuda , dan pertunjukan lainnya, tentunya tergantung dari tiket yang kita beli, kami membeli tiket 180 rmb terusan, tapi itu pun ngak sempat nonton semua, karena waktu yang sangat terbatas malamnya kami tidur di kamar hotel model tenda mongolia, cukup puas dan berbahagia bisa bersama sama teman satu angkatan waktu sekolah di smp, apalagi semua kompak, ngak ada yang aneh aneh, baik yang umur tua maupun muda, karena sebagian ada yang bawa anak anak nya, anak mudanya cukup independen, orang tua nya juga cukup hebat , sama sama bisa ikuti gaya masing masing, maka ngak heran , sepanjang perjalanan , keberuntungan selalu mengikuti. sampai main main seperti meriam, berpanah, main seluncur diatas padang rumput dan lainnya, setelah itu bisa duduk santai di outdoor sambil menikmati matahari tengelam, menikmati angin sepoi sepoi , menikmati suara hembusan angin yang seperti irama musik, walau tidak saling kenal, nonton kembang api serasa semua saling kenal dalam kehebohan, sungguh luar biasa dalam pikiran saya, semua berbahagia malamnya karena capek, langsung tidur, menikmati tenda mongolia --- tinggal 2 hari lagi di Tiongkok , 1 hari di luar beijing, dan 1 hari di beijing, bangun pagi di ordoss grassland , ada sebagian teman sudah bangun pagi pagi untuk hunting foto, sebagian lagi nikmati tidur sampai saat sarapan pagi jam 07.00, disini tidak ada morning call, jadi harus setting alarm sendiri pagi yang cerah dan nyaman membuat terasa berat meninggalkan lokasi ini, tetapi waktu yang terjadwal tetap harus di jalankan, jika tidak mau terlambat ke bandara ordos untuk terbang ke beijing. tetapi sebelum ke bandara, kami ada satu lagi wisata yang fantastis , yaitu wisata ke resort gurun pasir pertama di Tiongkok yaitu whistling dune bay, kami naik bus menuju lokasi ini dengan transit untuk makan siang terlebih dahulu. sesampainya di lokasi, kami harus naik kereta gantung terlebih dahulu untuk menuju ke seberang, saat sebagian teman sudah menyeberang dengan kereta gantung, sebagian lagi tertahan di lokasi keberangkatan kereta gantung, penyebab nya adalah ada laporan bakal ada hujan petir, sehingga untuk keamanan, kereta gantung harus di berhentikan. ternyata tidak lama setelah pemberhentian, hujan turun dengan lebat, dan angin sangat kencang, ditambah petir bersahutan, memang keamanan sangat penting, disaat begini, rasanya sangat kesal, dari hari pertama sampai hari ini, selalu di ikutin dengan keberuntungan, kok hari ini ketemu hujan angin plus petir, duduk menunggu sekitar 1 jam an terasa sangat membosankan. yang sudah menyeberang dulu lebih enak, mereka bisa foto foto dulu di seberang dengan foto foto yang bagus, yang belum menyeberang, duduk bosan malah ada yang tidur, hehehehhehe tetapi saat kereta gantung sudah bisa beroperasi lagi, kami menyeberang juga akhirnya, tetapi sebelum menyeberang, kami komunikasi dengan yang di seberang, kami putuskan untuk tidak makan malam, karena takut ngak keburu ke bandara, dan memang sudah ingin makan yang bebas dikit, selama 8 hari, makanan selalu sudah di atur, mau nikmati kebebasan, saya juga bermimpi ingin makan ajisen ramen (yang tetap tidak makan sampai akhir wisata pulang jakarta, heheheh, ngak apa lah, lain kali saja) setelah menyeberang dengan kereta gantung, kita mesti naik satu kereta padang pasir yang akan mengantar kita ke lokasi wisata, kereta nya di buat khusus, nah, saat dikereta ini dan selanjutnya, kita baru bersyukur bahwa hujan tadi memberikan keuntungan, bukan ketidak beruntungan, kita patut bersyukur, kenapa? karena sudah hujan, maka tidak ada pasir yang berterbangan dan padang pasir sungguh indah, ingat raibow mountain tulisan sebelumnya ? ya, disini kondisi juga sama, warna nya kerennnnnn, dan satu lagi, jalan jalan di padang pasir dan permainan permainan di padang pasir tidak membuat debu berterbangan, patut bersyukur permainan didalam yang pertama saya incar adalah nonton akrobatik, setelah itu naik onta, terus naik kendaraan padang pasir, tetapi waktu juga ngak cukup buat main semua yang ada dalam paket yang kami beli sebesar rmb 180 , oh ya, mau ke padang pasir ini kita juga di tawarkan untuk melapisi sepatu kita dengan sepatu kain , dengan harga rmb 10, grup kami pakai semua, menurut saya , memang lebih baik pakai, biar sepatu ngak masuk pasir, tapi banyak juga dari grup lain tidak pakai, terutama orang lokal tiongkok. permainan yang sangat memuaskan hati untuk saya, walau waktu naik onta , saya takut takut, maklum, ada sedikit takut ketinggian, tapi nikmati setelah dari tempat wisata ini, kami buru buru menuju ke bandara ordos untuk ke bandara beijing, disini ada keanehan, timbangan koperku ternyata overweight, sehingga satu tas kecil saya tidak bisa masuk ke bagasi, keanehan apa? nanti dibandara beijing saya akan cerita, akhirnya saya korban 1 botol parfum ukuran 150 ml yang hanya tersisa mungkin sekitar 10 ml , itu disita juga, parah ya, katanya sesuai botol 150 ml, jadi ngak boleh, karena ngak mau debat, ya, sudah lah, biar penjual parfum lebih laku, hehehehhe setelah sudah ok semua, teman teman ada yang mau pergi makan makanan barat, ada yang makan yang lain, tentunya dengan keluarga masing masing, karena saya sudah kepalang janji sama tour leader dari indonesia untuk ajak makan, soalnya kami ngak makan malam, otomatis dia harus keluarin uang lebih untuk makan malam, jadi hitung hitung traktir dia lah, akhirnya saya ajak dia makan nasi kari, oh, rasanya luar biasa, setelah sekian lama makan masakan tiongkok yang membosankan, hehehehehe penerbangan kami dari ordos ke beijing berjalan dengan lancar, saya yang sudah pesan supaya tempat duduk di pinggir jalan sama tour leader, eh, akhirnya dapat juga di tengah, dengan tubuh oversize, duduk di tengah paling tidak menyenangkan. sampai di beijing sudah tengah malam, kami hanya tidur beberapa jam, karena harus bangun lagi pagi pagi, kali ini tour guide lokal yang jemput kami di beijing lebih segar, lebih ok dan bahasa indonesia nya juga lebih ok pagi pagi kami di jemput dari hotel setelah makan pagi di hotel, hari ini jadwal kami adalah belanja wajib ke pabrik latex dan numpang foto di bird nest, kami sudah minta supaya ke bird nest dulu, tetapi alasan wajib ke pabrik latex dulu, maka kami kesana dulu, menurut saya , itu alasan, saya tidak percaya harus kesana dulu, seperti waktu pertama sampai, harus ketempat pijat dan toko permata dulu baru ke great wall, saya juga tidak percaya, tapi ikut tour ya, gitu lah, percuma berdebat ke toko latex, kami di kasih persentasi, bahwa karena grup dari indonesia, jadi dikasih diskon, tetapi karena pengalaman dari rombongan tour kami yang sudah biasa jalan jalan, akhirnya kami tawar lagi harganya, yang kami tawar dan kondisi , tetap tidak bisa ditawar, akhirnya kami ngak jadi beli, dan naik ke bus, sesampai di bus, kami dikerjar lagi sama marketingnya, katanya boleh harga yang kami minta, akhirnya belilah 3 orang, 2 dengan ukuran 200 x 200, dan 1 lagi dengan 180 x 200, harga sama tatapi yang 180 x 200 dikasih tambahan 1 bantal latex luar biasa, kasur latex yang besar gitu, bisa sama mereka di press menjadi sangat kecil, dan masing masing mendapat bonus 1 koper ukuran 24 atau 26 atau lebih besar, saya lupa, setelah belanja, ternyata bagasi bus tidak muat lagi, akhirnya sebagian taruh di dalam bus, untung grup private, sehingga masih ada tempat kosong, terus karena berat, pasti overweight, sehingga dari pabrik latex janji ke tour guide , nanti yang latex, biaya nya ditanggung pabrik latex. setelah belanja, kami di ajak foto di bird nest, karena takut terlambat ke bandara, jadi kami hanya numpang lewat saja , foto dari jembatan penyeberangan, yang penting happy semua, setelah foto ,kami langsung berangkat ke bandara beijing untung grup kami bukan orang yang suka waktu mepet dan datang dengan pas, ternyata sampai di bandara , jadi masalah, ternyata setiap orang cuma boleh 1 koper dengan berat 23 kg dari air china , ini benar benar surprise, dan sangat memakan waktu untuk urus ini, akhirnya bongkar sana bongkar sini lah, untung saya ada beli koper besar, sehingga barang saya pindahkan ke koper besar, terus sebagian ke rangselku, dan koper kecilku bisa pinjamkan ke teman nah, yang aneh disini, waktu timbangan di bandara ordos, berat tasku 26 kg , sehingga harus pindahkan sebagian ke koper kecil sehingga makan korban 1 botol parfum, tetapi disini , pas di timbang, padahal baju kotor pasti lebih berat dari baju yang belum di pakai, cuma 19,5 kg , kok bisa ya, aneh, padahal semua barang yang sama dengan di ordos saya jadi satu, kecuali parfum 10 ml yang di sita nah, yang latex, ternyata komitmen nya bagus, benar benar dibayar sama pabrik lewat tour guide, ntah berapa duit, yang jadi masalah, ada maksimal berat jika mau masuk bagasi, ternyata ada salah satu beratnya kelewat beberapa ons, akhirnya setelah lobby sana sini sama si tour guide lokal, barang tersebut di perboleh kan masuk bagasi.’ setelah hampir selesai semua, sebagian dari kami masuk dulu ke imigrasi dan masuk ke dalam, karena takut ngak keburu, ternyata beda waktu hanya beberapa menit sama yang lain, akhirnya masuk lah semua kedalam, nah, sudah buru buru, ternyata masuk ke pesawat terlambat sekitar setengah jam, wajar sih akhir nya kami masuk ke pesawat, saya karena capek semalam kurang tidur, langsung tidur, pas bangun dikira pesawat sudah mendarat di jakarta, eh, kok baru sekitar 2 jam masa sudah sampai, ternyata pesawat belum terbang, akibat kabut di beijing, akhirnya pesawat pun terbang dengan lancar sampai jakarta. pas keluar dari bandara, sebagian disuruh lewat scanning koper, sebagian lewat yang tanpa perlu scanning, saya kebagian yang tidak perlu scanning, yang scanning pun tidak masalah , karena kami ngak ada yang beli aneh aneh akhirnya semua sampai rumah dengan selamat, tetapi cerita belum selesai besoknya , ternyata kasur latex semua di bungkus yang ukuran 180 x 200, nah, komplain lah, ke antavaya tour sebagai operator tour dari indonesia, antavaya cukup tanggap, langsung komplain ke beijing dengan bukti bukti foto, akhirnya katanya tidak mungkin kirim balik kasurnya, tetapi akan diganti rugi sebuah bantal, jadi sama dengan yang beli 180 x 200, ok juga ya nah, ada cerita yang belum saya cerita, kita di kasih tahu sama tour guide di luar beijing, bahwa pemimpin Tiongkok memerintahkan untuk revolusi toilet, dimana semua toilet yang model jorok dan tidak sopan, seperti model pakai tidak langsung siram atau model yang tidak ada pintu, pokoknya model yang tidak biasa, sekarang harus di revolusi, dan harus menyamai yang ada di japan, luar biasa, dan itu agak terbukti selama perjalanan kami, toilet yang ada di setiap perberhentian, di hotel, di mall semua sudah jauh lebih maju dari pada saat saya tinggal di tiongkok, dan secara bertahap menuju standar japan bukan toilet saja, sekarang barang produksi tiongkok juga harus menuju standar japan, maka ada cerita, banyak pabrik rumah tangga yang tidak bisa mengikuti standar bagus, jadinya tutup, karena tidak ada yang mau membeli perjalanan kali ini memang penuh dengan keberuntungan, terima kasih yang ajak, terima kasih kelompok yang penuh kebersamaan, keberuntungan, dan kebaikan baik peserta, tour leader dan tour guide , semua luar biasa, pertama kali saya ikut jalan jalan yang hampir tidak ada halangan, semua peserta selalu ontime, dan selalu mendapat kebaikan dan keberuntungan, padahal disetiap perjalanan , biasa selalu ada yang menyebalkan, kali ini boleh dikata tidak sama sekali ----
  4. (Jakarta) pengalaman perpanjang paspor di DKI

    sebenarnya tidak ada istilah perpanjangan paspor sih , yang ada kalau paspor jatuh tempo, akan dibuat paspor baru lagi, tapi karena secara umum dibilang perpanjang paspor, kita ikut saja ah paspor saya akan segera jatuh tempo, ini pertama kali saya perpanjang paspor ikut aturan baru, yaitu harus ambil nomor online, sebagai orang yang agak gaptek, saya agak pusing juga, bagaimana caranya, setelah cari sana sini, akhirnya didapat bahwa saya : 1. harus install program antrian paspor dari hp android akhirnya saya ikutin cara itu, tetapi setelah saya daftar, saya klik antrian, selalu ditulis kuota habis untuk DKI jakarta, yang ada hanya untuk luar kota, kalau mesti ke luar kota, mending minta bantuan orang lain urus, toh biaya akan sama, saya tidak putus asa, dan saya ikutin terus caranya, tetapi tetap tidak mendapat kuota setelah saya sharing dengan orang yang bikin paspor waktu saya di kantor imigrasi, ternyata kuota biasa di buka pada hari minggu, sekitar jam 16.00 sore, jadi kalau anda kesulitan mendapat kuota, coba lah klik di hari minggu, boleh juga klik dari jam 12.00 , siapa tahu lebih cepat, tapi info yang didapat , biasa antara jam 16.00 sampai jam 17.00 untuk minggu berikutnya. 2. mendapat kabar bahwa untuk DKI, saya bisa whatsapp ke no.081299004406 ternyata nomor ini adalah nomor kantor imigrasi jakarta pusat yang terdapat di jl. merpati kemayoran, a. saya di suruh ketik #tgllayanan di nomor tersebut, saya ikuti saja, ternyata yang muncul adalah kuota antrian habis pula, disuruh coba lagi pada tgl yang di kasih tahu, atau apabila ada yang melakukan pembatalan sebelum tanggal tersebut maka sewaktu waktu dapat dipilih, saya iseng ketik lagi #tgllayanan pada 2 hari setelah nya, jawaban tetap sama, tetapi 2 hari kemudian, tiba tiba saya di whatsapp, bahwa ada kuota 3 hari sebelum waktu yang ditentukan untuk saya whatsapp ulang, bersyukurlah, sehingga saya pilih salah satu tanggal tersebut, cara pilih adalah #nama#tanggallahir#jadwalpilihankita b. setelah selesai, akan dapat balasan konfirmasi penjadwalan layanan paspor dengan mencantumkan no wa kita, nama kita, tgl lahir kita, dan tgl kedatangan kita, setelah itu kita harus ketik kode konfirmasi yang di whatsapp tersebut, setelah kirim kode konfirmasi, kita akan dapat balasan bahwa kita sudah terjadwal. c. konfirmasi kita sudah terjadwal akan memuat no WA, nama, tgl lahir, tgl kedatangan, jam kedatangan dan kode booking d. setelah itu kita boleh cek persyaratan dengan klik #persyaratan, akan muncul syarat syaratnya e. kita harus datang 30 menit sebelum waktu yang ditentukan, tapi walaupun begitu, sebenarnya tidak perlu 30 menit sebelumnya, anda bisa pagi pagi jam 08.00 saat buka kantor imigrasi, anda sudah boleh ikut antri, karena bagaimanapun juga, tidak di cek jadwal jam anda. f. pada hari H, saya ke kantor imigrasi tersebut, pertama sampai, ke counter yang ada satpam, kita akan dikasih sebuah map (gratis) yang didalam ada isi formulir yang harus kita isi, nah, diformulir ternyata ada isian nama ibu kandung, tempat tgl lahir ibu kandung, demikian juga ayah dan suami atau isteri, akhirnya saya whatsapp saudara untuk kepastian, takut salah isi, tapi saya hanya isi kolom ibu saja, khusus bayi dan orang lanjut usia (katanya kriteria diatas 60 tahun) tidak perlu daftar online, datang langsung bawa dokumen. g. setelah itu kita akan antri untuk diperiksa data kita, di counter belakang waktu kita ambil formulir, setelah di periksa , kita akan dikasih nomor antri, hari ini saya mendapat nomor 088, saat pemeriksaan, saya lihat banyak yang data kurang, seperti ada yang paspor ngak di foto copy atau di foto copy tapi tidak di kertas A4, demikian juga EKTP, difoto copy tapi di gunting kecil, sehingga harus foto copy ulang, semua harus dikertas A4, jangan salah, khusus untuk yang apply paspor pertama kali, saya melihat orangnya disuruh beli surat pernyataan di koperasi belakang kantor imigrasi, dan harus di tempel meterai, untuk bayi dan orang lanjut usia tidak dikasih nomor antri, dipanggil nama, karena dapat prioritas h. setelah ambil nomor, kita akan naik ke lantai 2 untuk tunggu panggilan wawancara dan foto, saya tunggu sekitar 1,5 jam untuk mendapat giliran, wawancara saya hanya di tanya no hp, mau kemana, dan tujuan apa, terus foto, ngak sampai 5 menit, terus saya dikasih sebuah nota untuk bayar ke bank saat saya sedang menunggu disini, tiba tiba ada pemberitahuan bahwa dishub sedang derek mobil yang parkir di pinggir jalan sekitar imigrasi, langsung banyak sekali yang lari ke mobil, ada yang keburu pindahin, ada yang tidak keburu pindahin, untung saya parkir di gedung gereja dekat sana, jadi tidak pusing, ternyata pinggir jalan disana tidak boleh untuk parkir mobil, setelah saya selesai, saya melihat dishub masih derek mobil disana, dan mobil dereknya banyak sekali, ada 10 lebih kayaknya. i. untuk bayar ke bank, kita harus ikut cara yang tercantum di nota tersebut , pertama kita harus kirim nomor permohonan ke no whatsapp 081310546763 (nomor ini beda dengan nomor antri), setelah kita kirim nomornya , kita akan mendapat balasan nomor permohonan, nama , no kode MPN G2 (nomor ini fungsinya untuk input bank supaya berhasil pembayaran kita), pembayaran bisa lewat ATM, tapi saya bayar langsung ke bank, karena takut tiba tiba kertas ATM habis J. Setelah 2 hari kerja, saya bayar jumat, pada hari selasa saya di whatsapp, bilang paspor saya sudah selesai, dan boleh ambil 1 hari kerja berikutnya, k. maka pada hari H untuk ambil paspor yang sudah jadi, saya ke lantai 2 kantor imigrasi yang sama, saya ambil nomor antri dari mesin yang ada, mudah sekali, kita cuma ketik 6 angka dari belakang untuk nomor kita, maka akan keluar kertas berisi nomor antri kita, saya tunggu tidak sampai 5 menit, langsung di panggil, terus di kasih paspor baru dan paspor lama, terus disuruh tanda tangan di map foto copy data, dan buku register yang kolom kolom nya sudah ada, tinggal ikutin saja, seperti nama, no paspor dan lainnya (saya lupa apa lagi ya, hehehe) pendaftaran lewat whatsapp lebih mudah, karena jika ada kuota, kita langsung di kasih tahu, dan setiap kali iseng, kita bisa klik #tgllayanan, siapa tahu tiba tiba muncul, menurut info yang saya dapat, katanya coba hari minggu juga, akan lebih gampang. sangat mudah membuat paspor khan ? tidak perlu pusing pusing lah
  5. Sudah ada di balebalekuwordpresscom , tunggu selesai, baru kirim kesini, ehhehhee,
  6. betul, tapi perjalanan @daniel jauh lebih menarik ni, boleh dicoba lain kali
  7. Wisata Putuk Setumbu

    sorry, baru join lagi, sudah di jawab aa deffa, bagaimana hasilnya ? dapat sunrise yang bagus ?
  8. selama di bangkok, memang makan di food court terminal 21 adalah yang paling murah di banding dengan tempat lain, tetapi memang agak sulit cari tempat duduk di terminal 21, karena tempatnya tidak terlalu luas, dan yang makan ramai terus, mau jam makan ataupun diluar jam makan, mungkin karena murah, jadi banyak yang makan disana tetapi food court di MBK dan siam center juga bisa dijadikan sebagai pilihan, saya juga sempat makan di kedua food court ini, walau harganya lebih tinggi , tetapi orang Indonesia yang makan disana, biasa nya omong murah ya, murah ya, sama kayak orang Tiongkok kalau belanja di bali, dikit dikit murah , hehehhee, walau di ketok, tetap murah, untung ini food court dengan harga pas, jadi walau dibilang murah sama orang Indonesia, harga tetap sama saja, tidak bisa di ketok, paling porsi di sedikit kan kali ya (mungkin), hehehhee, jika mau lihat harga makanan, silakan lihat foto ya hari ini , tanggal 1 nov 2017, siap siap pulang ke Jakarta, hari ini bangun agak siangan, karena penerbangan malam hari, dan pagi hari terakhir di bangkok, turunlah hujan pagi pagi, seakan mengucapkan selamat jalan dan selamat menikmati perjalananku kembali ke jakarta, akhirnya rapi rapi lah barang yang akan dibawa ke jakarta, sebenarnya bingung apa yang akan di rapikan, karena pakaian yang di bawa dari jakarta sudah berkurang, tidak beli oleh oleh, tadinya 1 rangsel, 1 koper, sekarang barang sudah muat di 1 koper, rangsel cuma buat sedikit barang saja, akhirnya turun dapur hostel, ini pertama kali saya sarapan pagi di hostel dari 8 malam nginap disini, makanan biasa saja, cuma roti + selai, itu saja, tapi lumayan buat menganjal perut. sambil malas malasan, akhirnya jam sudah menunjukkan jam 12, saatnya harus check out dari hostel, sambil menenteng koper dan backpack, kembalikan kunci, ambil jaminan 50 bath, meluncurlah ke BTS untuk menuju stasiun mochit, memang, kepagian sih, soalnya pesawat malam, tetapi ngak apa apalah, bingung juga mau kemana lagi, di saat cuaca di kota bangkok hujan. cuma butuh waktu 1,5 jam , dari naik BTS pindah ke bus A1, sampailah di bandara bangkok, jam sudah menunjukkan hampir 14.00, perut sudah lapar, maka kelilinglah saya mencari makanan, tapi bingung juga mau makan apa, akhirnya mata melihat satu counter Bon Chon Chicken, karena penasaran, masuk lah saya ke counter ini, kenapa penasaran ? karena sepanjang di bangkok, selalu melihat di mall mall bangkok , kondisinya adalah antri , dan antri, karena antri, saya malas untuk coba, kebetulan di bandara tidak antri, jadi saya mampir membeli sebenarnya di Jakarta, di lippo mall, di food avenue, saya sudah pernah coba , tetapi kurang sesuai dengan lidahku, malah terakhir , saya cari cari, kayaknya sudah tutup deh, atau saya kelewat, kurang tahu juga. setelah beli dan makan, ternyata tetap saja, tidak sesuai selera saya, hahahha, jadi makan saja lah, sudah beli ini, atau di bandara rasanya beda sama di mall, perasaan ngak mungkin lah. habis makan keliling keliling bandara, pertama sekali melihat ada perubahan soal waktu bawa masuk bagasi ke counter check in, sebelumnya , waktu masukin barang, harus lewat security scan dulu, terus di tempel sticker security, yang jadi masalah, stickernya sering robek, dan harus balik lagi untuk scanning berulang ulang, kali ini , tidak melihat lagi ada security scanning, jadi langsung antri ke counter check in,karena kepagian , ya, saya ngak ikut antri, keliling keliling dulu ah. saya melihat papan pengumuman, selain bahasa thailand, bahasa inggris, juga ada bahasa mandarin, thailand memang sangat memanjakan wisatawan dari tiongkok, sampai sampai pengumuman di bandara juga menggunakan 3 bahasa, thailand, inggris dan mandarin, saya maklum sih, karena selama di bandara, boleh dikatakan lebih dari separuh orang tiongkok, kiri kanan ketemu yang omong mandarin, selama wisata di kota bangkok juga, selalu ketemu yang omong mandarin logat dari RRT. sekedar informasi, omong mandarin juga ada banyak logatnya, jika kita sering mendengar, kita bisa mengira gira yang lagi omong mandarin itu dari negara apa, seperti halnya kita mengira gira orang omong bahasa Indonesia yang berlogat dari daerah mana. saat keliling bandara, melihat ada 2 ibu ibu sedang membongkar koper mereka, sampai sampai dus yang sudah di solatif, mereka bongkar juga, bingung juga , mereka lagi ngapain, awalnya kirain mereka kelebihan berat, jadi sedang membongkar bongkar, tetapi ternyata bukan, saat mereka sedang membongkar itu, ada pengumuman soal ditemukan paspor atas nama orang yang pakai nama mandarin, waktu pengumuman pakai bahasa thailand, mereka masih sibuk, waktu pengumuman pakai bahasa inggris mereka masih cuek, waktu pengumuman pakai bahasa mandarin, mereka baru tersadar, bahwa paspor mereka ketinggalan di daerah mana gitu, akhirnya buru buru mereka masukkin barang barangnya kembali, dan salah satu pergi mengambil paspor itu, satunya lagi menunggu, oh, ternyata mencari paspor yang hilang. namanya orang kepo, kurang kerjaan di bandara , keliling lagi, hehehhee, ketemu lagi hal yang tidak biasa, ada nci nci , kelihatannya seperti orang tiongkok, menenteng banyak sekali kantong plastik, bawanya juga agak susah, saya pikir, ini orang mau naik pesawat, atau pengungsi, tebakan saya, pasti waktu mau tukar boarding pass, barangnya overweight, ngak mau bayar, akhirnya di masukkin ke plastik itu, kalau bilang barang di plastik itu baru beli, kelihatan ngak mungkin, karena isinya brantakan, eh, malah dia duduk di depan saya, langsung kamera beraksi lah. pas lagi duduk, ada cowok datang,ngoceh ngoceh, ternyata kali ini saya betul, pertama mereka pakai mandarin ala negara RRT, kedua , suami nya ngoceh soal beli barang kebanyakan, (tapi itu suami sah dia bukan ya,ngak sempat tanya, hehehe), karena malas dengar ocehan mereka, saya jalan saja keliling lagi, dalam hati, belum tentu barang itu bisa naik ke pesawat, karena barang yang naik ke cabin juga ada aturannya, tapi sebodoh ah, ngak kenal ini, hehehe kita keliling lagi, sampai 3 jam sebelum penerbangan, kita ikut antri untuk ke meja counter, ternyata counter thailion antri sangat panjang, antrinya luar biasa, dan kelihatan tidak rapi, tapi saya tetap ikut antri, ternyata di saat antri, ada pengumuman untuk prioritas yang ke kota kota yang penerbangan sudah mepet, mereka dikasih prioritas, antrinya saja 1 jam lebih, jantung deg deg an juga, akhirnya ada yang mengarahkan ke counter lain yang baru di buka, dan kebetulan saya yang urutan pertama yang di suruh pindah, syukur, beruntung lagi , akhirnya tukar boarding pass, terus bagasi bawa ke tempat drop bagasi. di bangkok , habis timbang bagasi di counter, akan di kasih sticker tempel di koper, terus bagasi kita bawa ke tempat drop bagasi untuk drop bagasi kita, bukan kayak di jakarta yang selama ini saya alami, langsung drop di counter. terus buru buru saya ke imigrasi, lagi lagi beruntung, pas sampai, saya di arahkan ke counter yang kelihatan baru buka, sedang, counter lain, orang orang sedang antri lumayan panjang, tanpa kesulitan, saya masuk melewati counter imigrasi, langsung cari tempat buat naik pesawat. wah, ternyata kayak pasar malam di ruang tunggu, ramai banget, kursi tidak ada yang tersisa, duduklah saya di lantai, ikut dengan orang lain, sambil menunggu yang sedang duduk dikursi bangun karena mau naik pesawat, ternyata saat orang bangun, rebutan lah yang tadinya berdiri untuk duduk di kursi, ya, sudah, saya tetap duduk di lantai akhirnya penerbangan kami di panggil, dan dengan lancar masuk ke bus yang antar kami ke pesawat, ya, disini pakai bus juga, bukan belalai langsung, heheheh, tapi , biarin saja lah, yang penting pulang sampai di pesawat, tinggal duduk , sambil tunggu penumpang lain masuk, pesawat terbang telat 15 menit, tapi itu wajar lah, saat pesawat sudah terbang dan stabil, kita dibagi kertas beacukai khas Indonesia, saya tinggal isi form itu, ngak ada masalah selanjutnya jual makanan datang, saya pesan makanan di pesawat, berupa nasi dan daging cincang, tidak enak , tapi lumayan buat ganjal perut, habis makan, langsung tidur, ngak apa apa kan, katanya habis makan ngak boleh langsung tidur, tapi ini khan duduk, bukan berbaring, hehehehe tahu tahu bangun, pesawat sudah mau sampai jakarta, tinggal lap muka pakai tissue basah yang sudah saya sediakan sendiri, ternyata sampah yang di kursi saya sudah diambil, maklum, duduk di sisi jalan, jadi lebih gampang sisa sampah di ambil pramugari. akhirnya pesawat mendarat dengan sempurna, keluar dari imigrasi juga tidak ada masalah, hanya waktu mengambil bagasi, wow, tunggu hampir 1 jam , hahahaha, salah sendiri, tadinya pikir ngak mau masukin bagasi, tahu tahu godaan supaya ngak repot, akhirnya dimasukkin bagasi juga. habis ambil bagasi, keluar menunggu bluebird, sekarang antrian lumayan rapi, walau antrian panjang, tetapi cepat sekali giliran kita, saat sampai tempat taxi, ambil nomor dulu di mesin, ada bluebird sama non blue bird, saya ambil yang blue bird, liat di monitor, masih ada sekitar 60 orang antri, pikir ke toilet dulu ah, masih lama, habis balik dari toilet, ternyata giliran saya sudah lewat, untung boleh langsung naik akhirnya sampailah dirumah, masak mie instant, makan dulu, mandi, dan langsung tidur, nah, kali ini melanggar lagi, habis makan langsung tidur, habis mandi langsung tidur, katanya ngak boleh, tapi ngak apa apa lah, sudah kangen kasur sendir, see you, mungkin segera akan ke thailand lagi, tapi kapan ya, enak juga thailand, yang tadinya selalu di takut takuti , susah bahasa inggris disana, akhirnya bisa puas disana, dan boleh dikatakan jarang nyasar, malah dapat pengalaman pengalaman baru yang tidak dimiliki oleh orang lain.
  9. (Thailand) summer palace ala Thailand : edisi bangkok 24102017to01112017 (19)

    berangkattt, Hahahahaha
  10. (Thailand) summer palace ala Thailand : edisi bangkok 24102017to01112017 (19)

    ini juga naik kereta api ala KRL, Hehehehehe
  11. hari ini bangun pagi pagi lagi, rencana akan pergi ke istana musim panas (summer palace) atau dikenal dengan Bang Pa – In Palace , summer palace dari hostel saya ke stasiun MRT sukhumvit, dari sini saya beli tiket lewat loket (tidak lewat mesin), dan naik MRT menuju ke stasiun MRT Hua Lamphong. dari stasiun Hua Lamphong saya langsung menuju ke loket, saya melihat ada penumpang yang sedang antri di batasi oleh pembatas ke loket, saya tanya ke petugas sana untuk membeli tiket, langsung di arahkan ke loket, sampai di loket , saya bilang saja ke Bang Pa – In, langsung dikasih tiket ordinary seharga 12 bath (kurs 415), saya tidak tahu, yang antri itu antri apa, mungkin ada yang bisa kasih tahu ke saya , jika anda mengetahuinya. setelah beli tiket, karena belum sarapan, saya ke kantin stasiun, makan disana, menu sangat sederhana, seharga 30 bath, ok lah, yang penting bisa kenyang waktu di kantin, saya sambil searching di internet untuk kereta saya, seperti biasa, saya meng up load daftar stasiun yang akan di lewati oleh kereta yang akan saya gunakan, supaya tidak terlewati, apalagi summer palace di Bang Pa In bukanlah daerah tujuan wisatawan asing sebanyak seperti di Ayutthaya, jika di Ayyuthaya, sangat gampang dikenali jika sudah sampai, karena wisatawan terutama wisatawan asing berbondong bondong turun dari kereta, tetapi kalau di Bang Pa In, pasti tidak terlalu banyak yang turun, karena mungkin belum banyak yang tahu, apa karena kurang promosi. karena waktu beli tiket, saya sudah dikasih tahu petugas loket jalur kereta api, jadi saya tidak perlu cek lagi ke papan pegumuman di stasiun, tapi untuk lebih menyakinkan saya, saya cek sekali lagi, dan memang ngak beda dengan informasi petugas loket tiba saatnya saya ingin naik kereta api, karena waktu berangkat sudah sampai, cuma kereta api belum masuk jalur tunggu, akhirnya kereta api terlambat 15 menit, untuk naik kereta api di bangkok, jangan harap on time, makanya, saya tidak sarankan naik kereta api jika mau ke bandara don mueang, atau jika tetap mau pakai kereta api, lebih baik berangkat lebih cepat , tidak mepet waktunya tibalah kereta , maka semua penumpang berebut untuk naik kereta api, disini beda sekali di kereta api dibanding MRT, BTS atau bis kota, disini tidak ada antri yang tertib, semua berebut, apalagi di kelas tanpa tempat duduk, karena semua berebut supaya dapat tempat duduk. selain itu, tidak seperti MRT, BTS atau bis kota, orang akan bangun memberi tempat duduk kepada yang membutuhkan, di kereta api ini jangan berharap, seperti di depan saya, ada orang tua yang pakai tongkat dan cuma satu kaki, tidak ada satupun kasih tempat duduk, akhirnya saya berdiri memberi tempat duduk, malah banyak mata warga lokal melihat ke saya yang memberi tempat duduk. seperti biasa, saat berangkat sangat lega, tetapi setelah lewat beberapa stasiun, kereta menjadi sangat padat, tetapi saya berusaha untuk mengingat setiap stasiun yang terlewati , sambil coret di smartphone saya, supaya jangan terlewat stasiun Bang Pa In tujuan saya, untung akhir bulan oktober , di bangkok udara sejuk, dan ada angin sepoi sepoi masuk ke kereta yang ber ac alam, kata satu moderator sebuah web / grup besar jalan jalan, saya selalu beruntung, heheheheh didalam kereta, anda akan menemukan tukang jual keliling, sebagaimana zaman KRL dulu di jakarta, cuma tidak sebanyak waktu zaman KRL, dan tidak ada pengamen. akhirnya sampai di stasiun Bang Pa in, saya tunjukin foto summer palace ke ojek motor, saya di hargai 20 bath, ok lah, ngak mahal, berangkat lah dari stasiun ke summer palace, eh, tunggu dulu, ternyata saya di turunkan di salah satu wihara , katanya itu lokasi nya, saya turun saja, dan dia buru buru kabur, saya tanya ke salah satu pegawai wihara yang lagi membersihkan lapangan, ternyata salah, akhirnya dengan berbaik hati, dia suruh salah satu orang disana mengantar saya ke summer palace, lagi lagi, beruntung, saya mau bayar kasih 50 bath, dia ngak mau terima, dia cuma bilang thank you, terus kabur, eh, dia yang thank you, bukan saya, beruntung , anda juga bisa jalan kaki dari stasiun ke summer palace, sekitar antara setengah jam sampai 1 jam sudah sampai, ada petunjuk nya jelas. Dengan membeli tiket summer palace senilai 100 bath (kurs 415), akhirnya saya melangkah masuk ke daerah dengan luas 46 are. summer palace ini letaknya masih di provinsi ayutthaya, jika di hitung dari bangkok, jauhnya adalah 60 km, saya naik kereta api hampir 2 jam, dan kereta api terlambat setengah jam. Bang pa in royal palace atau lebih di kenal sebagai summer palace, karena pada zaman dulu, merupakan tempat berlibur para raja raja thailand, saat ini sudah tidak digunakan lagi oleh keluarga inti kerajaan, tetapi masih digunakan sewaktu waktu untuk acara ke negaraan, jadi jangan heran, jika anda menemukan tentara yang menggunakan senjata laras panjang menjaga di lokasi. lokasi ini sangat indah, dengan bangunan, jembatan, sungai, danau , dan lainnya, semua sungguh indah, total sesuai peta yang didapat saat beli tiket adalah 39 spot yang bisa di jadikan buat foto foto, tetapi jika saya keliling, harusnya lebih dari 39 spot, tetapi sayang sekali, Wat Niwet Thammaprawat yang diidesain ala kathedral dan Gothic temple ini dihiasi kaca patri dan ksatria bersenjata sedang renovasi, jadi tidak bisa masuk ke dalam. sesuai info, ada 10 bangunan utama di sini, yaitu : 1. Aisawan Thiphya-Art bangunan ini berupa pavilium yang sangat indah, dibangun di tengah tengahSebuah pavilion indah yang dibangun di tengah-tengah danau, pavilium nya berciri khas thai, mirip dengan bangunan yang ada di grand palace, bangkok, selain itu juga ada patung tembaga seukuran tubuh king rama V. 2. Warophat Phiman Throne Hall Bangunan ini merupakan bangunan paling penting, dimana didalamnya terdapat singgasana yang biasanya Raja duduk disana, bangunan ini dipengaruhi oleh yunani dan neo classical dengan pilar pilar yang menjulang tinggi. 3.Gerbang Thewarat Khanlai Gerbang ini merupakan gerbang penghubung dari bagian luar ke istana dalam yang bergaya Corinthian Neo-Classical 4. Bridges of Statues Jembatan ini terdapat banyak patung bergaya yunani berdiri di jembatan ini 5. Wehart Chamrunt Royal Mansion (Heavenly Light) Ini dibangun oleh kamar dagang cina pada tahun 1889, sehingga kenapa gedung ini sangat kental dengan orament oriental nya, gedung ini dominan dengan warna merah dan warna emas, dan dibangun untuk Raja chulalongkorn (rama V). 6. Krachom Trae Pavilion Bangunan ini bentuknya seperti trompet, jika anda untuk melihat pemandangan sekitar kompleks, maka bangunan ini adalah tempat paling pas. 7. Utthayan Phumisathian Royal Mansion Istana kediaman untuk raja dan ratu didesain sangat Eropa dalam gaya Swiss Chalet, dan terletak di sepanjang danau.. Meskipun bangunan aslinya terbakar di tahun 1938, tetapi raja Bhumibol membangunnya kembali di lokasi yang sama dan mendekorasinya dengan perabotan dari era Napoleon III 8. Withun Thasana Tower (Sages ‘Lookout) bangunan ini juga merupakan bangunan yang ideal untuk melihat pemandangan sekitar 9. Memorial to Queen Sunandakumariratana pada masa itu, hukum di Thailand melarang orang biasa menyentuk atau memegang ratu, sehingga hal itu mengakibatkan tewasnya sang ratu pada tahun 1880, dimana Ratu Sunanda yang sedang berperahu tenggelam di sungai Chao Phraya , dan tidak ada yang berani menolong ratu, termasuk penjaga istimewanya, akibat peristiwa tersebut, raja rama V mengubah hukuman tersebut, dan mendirikan obeliks marmer untuk mengenang sang ratu . 10. Wat Niwet Thammaprawat dengan design ala kathedral dan Gothic temple ini dihiasi kaca patri dan ksatria bersenjata dari petugas. selain bangunan tersebut, kita juga bisa menemukan bangunan bangunan tempat tinggal keluarga raja, tetapi sayang sekali, umumnya bagian dalam baik bangunan utama maupun bangunan lainnya tidak boleh di foto. saya mengelilingi tempat wisata ini sekitar 3,5 jam, dan sebagian besar wisatawan yang ada di dalam sini adalah wisatawan dari Tiongkok, sehingga berisik nya luar biasa, seperti biasanya didalam area ini, anda sulit mendapatkan makanan , yang ada cuma minuman ringan (kayaknya sponsor dari salah satu perusahaan minuman ringan, karena semua minuman ringan produk perusahaan tersebut), dan cuma ada makanan kecil, saya tidak menemukan makanan berat baik di counter counter maupun di tempat yang agak lega dekat pintu keluar. jam buka adalah jam 08.00 sampai jam 16.00, para pengunjung di wajibkan memakai pakaian sopan sebagaimana jika mengunjungi wat wat di thailand, jika anda tidak mau capek keliling area ini, anda bisa menyewa golf car yang tersedia. akhirnya waktu yang membuat saya harus pulang ke bangkok, tiket kereta untuk pulang saya menggunakan kereta rapid, dengan harga 20 bath, saat pulang, terjadi hal yang tidak di duga, saat akan masuk ke stasiun hua lamphong bangkok, kereta sempat berhenti sebelum masuk stasiun 1 jam lebih, (jadi ingat kalau kereta mau masuk stasiun beos/ kota jakarta) , sehingga terjadi keterlambatan hampir 2 jam. untuk anda yang ingin bertanya tanya, silakan , dan jangan lupa follow blog ku untuk mendapatkan cerita cerita lain.
  12. malam malam pas lagi ngobrol sama orang hostel, siap siap mau keluar makan, ada beberapa orang bule dekatin, tanya rencana mau kemana, saya jawab saja belum tahu, cuma mau cari makan, lalu di ajak minum ke cowboy soi, saya ok ok saja, namanya juga kelas backpacker, sama sama ngak kenal, cuma bedanya mereka nginap di dorm, yang 1 kamar 4 ranjang atau 6 ranjang , kalau saya lebih bonafid, nginap di kamar 1 orang private room, hehehehe akhirnya kami berjalan menuju cowboy soi, tidak terlalu jauh dari penginapan kami, tempatnya hanya sekitar 10 menit jalan kaki, jika terminal 21 di tengah tengah, maka hostel kami di jalan sebelah kanan mall, maka cowboy soi di sebelah kiri mall. saat kami masuk ke gang nya, banyak sekali calo calo menawarkan sambil memegang sebuah kertas/karton berisi menu, gangnya tidak terlalu panjang, kiri kanan ramai bar bar yang penuh lampu kelap kelip, didalamnya ada penari penari sedang menari, pintu bar sengaja di buka sedikit, supaya kita bisa melihat ke dalam dari depan , hehehe akhirnya kami pilih minum dan makan di salah satu bar, duduk tidak terlalu lama disana, karena diantara bule itu , ada pasangan suami isteri, akhirnya kami sepakat berpisah, saya jalan sendiri ke ujung jalan satu lagi,mereka jalan balik, ngak tahu kemana mereka. ternyata di ujung jalan , ada banyak panti pijat, sambil jalan dan lewat , melihat lihat, sedikit foto foto, karena banyak calo, takut ngak boleh, hehehe tidak terlalu jauh beda dengan cowboy soi, cuma saat ke Pat Pong, calo calonya lebih banyak, dan kelihatan lebih ketat, saya mau foto, langsung di tegor salah satu calo, cuma yang membedakan dengan cowboy soi adalah disini ada tempat belanja yang lumayan luas, saya tidak mampir, cuma sambil lewat saja sih karena tidak terlalu lama di tempat hiburan ini, jadi informasi juga tidak terlalu banyak, hehehhee