chrizz_msweb

Members
  • Content count

    549
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    1

chrizz_msweb last won the day on August 16 2017

chrizz_msweb had the most liked content!

About chrizz_msweb

  • Rank
    Petualang

Recent Profile Visitors

7,636 profile views
  1. 9 hari kemarin, termasuk semalam di waisai sebelum balik jakarta
  2. Ud kapan lalu sih, tapi baru sekarang sempet bikin FR nya. he he Kena mahal tiket nya, peak season soalnya. lupa berapa tepat nya Ga pake trip sih, cari penginapan di internet aja. Jadwal nya aja ga ada, bener2 terserah hari ini mau ke mana. Sering nya sih tanya tetangga2, hari ini/ besok mau join ke mana buat patungan kapal buat snorkeling. Harga bensin nya kerasa banget soalnya klo ga patungan sm tamu lain.
  3. Raja Ampat adalah salah satu tempat wisata bahari terbaik di dunia. Menurut CNN Travel, Raja Ampat adalah tempat diving terbaik nomor lima di dunia. Untuk menuju Raja Ampat, jalur nya dari Jakarta lumayan jauh. Dari Jakarta, penerbangan harus melewati Makassar, lalu dilanjutkan ke bandara Domine Eduard Osok di Sorong. Dari Sorong, terdapat dua pilihan, yaitu langsung terbang menggunakan pesawat kecil ke Waisai, atau dengan menggunakan perahu. Jarak dari bandara Sorong ke pelabuhan sekitar 10 menit dengan taksi. Untuk penginapan, biasanya turis menginap di salah satu dari empat pulau : Waigeo, Gam, Kri, dan Arborek. Pemilik penginapan bisa diminta menjemput kita di Waisai. Dalam trip ini, saya menginap di pulau Gam. Harga penginapan di sini sekitar 700 ribu per malam termasuk makan 3x. Kebanyakan penginapan di sini sudah termasuk dengan makan karena agak susah mencari warung atau restoran di Raja Ampat. Listrik juga agak susah, genset hanya menyala dari sore sampai tengah malam. Penginapan di pulau Gam dan kebanyakan penginapan lain berupa gubuk yang menjorok ke laut. Dari depan kamar, bisa langsung loncat ke air untuk snorkeling. Bahkan kadang saya melihat ikan hiu dan Lion Fish lewat persis di depan kamar, tidak perlu jauh jauh ke tengah laut. Jangan khawatir dengan hiu, hiu yang lewat adalah hiu kecil yang justru langsung kabur begitu ada seseorang masuk ke air. Saya tidak mendapatkan foto hiu di sini, mereka kabur sangat cepat. Foto Lion Fish saya dapatkan hanya di depan kamar. Sedangkan Mooray sekitar 20 meter dari penginapan. Kegiatan yang saya lakukan tiap hari adalah freediving. Saya jarang melihat orang diving di sini, hanya di sekitar dermaga Arborek. Mungkin diving dilakukan di lokasi tersendiri. Dermaga di Arborek cukup ramai, tidak seperti di Gam. Banyak yang berenang di pantai, baik turis lokal ataupun asing. Banyak juga anak-anak warga lokal yang berenang dan bermain kano. Pengalaman baru yang saya dapatkan di Raja Ampat adalah berburu foto Manta. Kenapa saya sebut berburu ? Karena untuk melihat Manta ternyata tidak mudah. Guide kita mengatakan hal tersebut karena ikan Manta tersebut tidak sedang makan, jadi mereka bergerak terus. Di sekitar Manta Point, kita berputar2 dahulu mencari ikan Manta. Setelah menemukan Manta, tidak bisa langsung masuk ke air, namun perahu harus cepat-cepat ke depan Manta tersebut, masuk ke air perlahan-lahan, baru menunggu Manta tersebut lewat. Kalau ikan Manta nya ternyata berubah arah, kita harus cepat cepat naik ke perahu lagi, lalu ke depan ikan Manta lagi, lalu turun lagi. Hal ini dilakukan berkali-kali sampai dapat. Agak melelahkan memang. Namun kita mendapatkan bonus. Saat sedang asik berburu Manta, tiba2 ada lumba-lumba yang lewat. Langsung kapten kapal mematikan mesin agar lumba-lumba tersebut tak takut mendekat. Bahkan mereka sampai menempel2 ke kapal seperti sedang memeriksa. Binatang laut unik yang saya temukan adalah Spider Jellyfish dan Hammerhead Fish. Saya tidak pernah melihat dua binatang itu di tempat lain. Yang paling terkenal di Raja Ampat adalau pulau Wayag. Bila melihat iklan wisata Raja Ampat di televisi atau di papan iklan, itu adalah pulau Wayag. Ada bukit yang cukup tinggi di Wayag yang dari sana bisa melihat gugusan pulau unik sekitar Wayag. Sayang lokasi nya sangat jauh dan biaya nya mahal. Saya memutuskan tidak ke Wayag untuk menghemat waktu dan biaya. Gantinya, kita ke pulau Pianemo. Pianemo disebut juga little Wayag, terdapat bukit juga yang bisa melihat kepulauan sekeliling, walaupun tidak setinggi Wayag. Selain kaya akan alam bawah laut, di raja Ampat juga terdapat binatang darat yang cukup unik. Ada Kuskus yang mencuri makanan yang kami letakkan di luar kamar. Saya juga melihat kadal, kepiting, dan laba-laba yang ukurannya lebih besar dari yang biasa ada di tempat lain. Foto lengkap: https://chrizz-photography.blogspot.co.id/2018/05/keindahan-bawah-laut-raja-ampat.html
  4. Ancang-Ancang Biaya Ke Belitung 3H2M Tanpa Tur

    thank you banget info nya. lagi cari2 tujuan buat akhir tahun nih
  5. Mba diyan,  bisa bantu cariin penginapan di dieng yang bisa membawa anjing kecil ?

  6. Ancang-Ancang Biaya Ke Belitung 3H2M Tanpa Tur

    ok2, thax info nya. Susah dah berarti buat hunting sunrise
  7. Ancang-Ancang Biaya Ke Belitung 3H2M Tanpa Tur

    Di pulau Lengkuas ada penginapan kah ? Atau info pulau kecil lain yang ada hotel nya.
  8. 4 ekor yah. Pengen banget ngefoto ini. Ada di sini dan di Derawan klo ga salah
  9. Freediving di Bunaken

    Boleh. Dokter nya nakut2in doank kek nya. Waktu buka jaitan katanya gapapa, ha ha
  10. Yogyakarta Menyapa

    Asekk.. Jogja yah.. Salam kenal
  11. Bunaken adalah taman laut pertama di Indonesia, keindahan bawah lautnya terkenal sampai manca negara. Saya telah membuktikannya sendiri, selama freediving beberapa kali di Indonesia, yang terbaik menurut saya adalah di Bunaken. Sayang keindahan Indonesia ini tampaknya lebih banyak dinikmati orang asing daripada orang Indonesia sendiri. Terutama sejak Cina membuka penerbangan langsung ke Menado. Sepanjang saya di sana, hanya satu rombongan turis lokal yang saya temui. Sisanya adalah orang asing. Maklum kegiatan yang menarik di Bunaken adalah diving, bahkan snorkeling seperti dianggap kegiatan nomor dua di sini. Mungkin olahraga diving masih terlalu mahal untuk ukuran kantong orang2 Indonesia. Karena tujuan utama saya adalah untuk freediving, susah susah gampang di Bunaken. Kapal dari operator diving hanya mau mengantarkan turis yang diving. Seperti nebeng turis lain yang diving ceritanya. Saat saya sedikit memaksa, mereka mengatakan mau mengantarkan tapi tetap dengan tarif diving. Rugi, saya membawa perlengkapan seperti snorkel dan fin sendiri, juga tidak memerlukan BCD atau regulator seperti orang diving. Tidak kehabisan akal, saya mencari penduduk lokal di warung yang bisa menyewakan kapal unuk snorkeling. Tak lupa juga mengajak turis lokal lain (satu-satunya rombongan turis lokal yang satu hotel dengan kami) untuk patungan. Mereka juga tidak diving, tentu saja mereka lebih senang dengan kapal penduduk lokal ini daripada kapal dari diving operator yang harganya gila gila an bila tidak dibarengi turis yang diving. Lumayan, kami mendapatkan harga 500 ribu untuk 5 orang. Tentu saja kapal nya kalah jauh dengan kapal dari diving operator, tapi inilah yang lebih pas di kantong. Banyak sekali spot yang menarik untuk snorkeling atau diving di bunaken. Keunggulan utamanya adalah jenis terumbu karang yang berbentuk wall. Di tempat lain jarang saya menemukan wall sebagus di Bunaken. Yang terbaik menurut saya adalah spot bernama Cela Cela. Disebut Cela Cela karena banyak terdapat lubang atau celah di kumpulan terumbu karang, di celah ini saya menemukan Lion Fish. Agak susah mengambil gambar nya, saya harus sedikit masuk ke celah tersebut, dan harus berhati-hati juga jangan sampai terkena Lion Fish tersebut. Lion Fish memiliki racun di duri nya yang indah. Spot lain yang saya rekomendasikan adalah Lekuan. Di sini banyak terdapat penyu. Mereka suka bersarang di celah terumbu karang yang berbentuk wall. Guide kita menunjukkan ada penyu sedang tidur di sarangnya. Mungkin ini pengalaman sekali seumur hidup memotret penyu di sarang nya yang alami, biasa saya melihat penyu di perarian saja. Di spot yang dangkal, lebih banyak ikan berwarna-warni. Salah satu yang menarik adalah Trumpet Fish berwarna kuning. Tidak setiap tempat bisa menjumpai Trumpet Fish. Tidak seperti Nemo (Clown Fish) yang bisa dijumpai di hampir semua tempat yang banyak Anemon nya. Sayang tidak terdapat ikan besar di Bunaken. Tidak ada Manta atau Whale Shark seperti di Lombok atau Kalimantan. Memang di Bunaken lebih terkenal dengan sususan terumbu karang nya. Namun yang menarik difoto bukan cuma ikan, banyak juga jenis tanaman yang menarik. Selain ikan, penyu, dan tanaman, yang menarik difoto tentu saja turis lain yang sedang diving. Di Bunaken banyak orang belajar diving atau sekedar Fun Diving. Fun Diving adalah diving ditarik oelh instruktur, tidak perlu sertifikat, namun di kedalaman maksimal sekitar 6 meter. Fun Diving inilah yang paling gampang difoto. Ingat bahwa semakin dalam maka cahaya matahari makin sedikit dan warna makin cenderung kebiru- biruan. Tidak banyak saya melihat turis yang freediving seperti saya. Freediving adalah kegiatan diving tanpa menggunakan tabung oksigen. Hanya mengandalkan fin, masker, dan kekuatan tahan nafas. Cara ini lebih praktis untuk saya, tidak perlu pusing memikirkan tetek bengek seperti safety stop, decompression time, license, dan lain lain. Dan tentunya, lebih bersahabat di kantong. Di kedalaman sekitar 6 meter saya menemukan kerang. Apa yang bisa kita nikmati di Bunaken selain pemandangan bawah laut nya ? Jujur, tidak banyak. Hampir tidak ada apa-apa di sini. Bila tidak ada rencana basah-basahan, tidak disarankan untuk ke Bunaken. Beruntung saya mendapatkan foto sunset yang lumayan. Foto Lengkapnya : http://chrizz-photography.blogspot.co.id/2017/08/freediving-di-bunaken.html
  12. Merbabu, 3142 mdpl

    Candi Gedong Songo, Gunung Andong, sama ini Merbabu. Pengen ajakin dia ke pantai sih next nya
  13. Oh. Klo Mali sih nurut banget. Di mobil duduk anteng dipangku atau di kursi sebelah. Diajak jalan2 juga ga perlu leash. Dia suka nya jalan di depan, tapi kalo ada persimpangan dia nungguin kita buat mastiin mau belok kanan atau kiri. Tapi ya itu, kalo cape dia ngejongkrok ga mau jalan lagi. Jarang banget sih, sering nya dia yg lebih kuat dr kita
  14. Merbabu, 3142 mdpl

    Klo cape mogok, berenti jalan. Jadi dimasukin tas. Eh, malah gemeteran. Tapi selama kemping di Sabana ok sih, ga nakal. Tidur di tenda, mau pipis bisa bangunin pula buat pipis di luar.
  15. Filo umur berapa ? Cocok tuh buat diajak traveling sama Mali: https://www.instagram.com/malitheexplorer/