braska

Members
  • Content Count

    71
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    1

braska last won the day on December 21 2018

braska had the most liked content!

4 Followers

About braska

  • Rank
    Tidak Baru Lagi

Profile Information

  • Gender
    Male
  • Location
    Earth
  • Interests
    Travelling

Recent Profile Visitors

2,225 profile views
  1. Foto diambil dari Tokyo Tower - (k) Hallo semua, Tahun ini saya berkesempatan mengunjungi Tokyo beberapa kali. Kebanyakan bersama teman2 (thx untuk teman2 II dan IV) dan beberapa kali dengan partner. Banyak yang bertanya ke saya tentang itinerary selama di Tokyo, jadi saya pikir lebih baik saya buatkan dalam satu Thread yang nantinya tinggal di share URL nya. Thread ini akan saya buat dalam beberapa tahap, dan diharapkan sudah bisa selesai sebelum bulan Desember 2018 berakhir. Beberapa pokok bahasan yang akan diulas dalam Thread ini antara lain I Persiapan II Itinerary III Kereta di Tokyo IV Shopping V Tempat Wisata Gratis VI Tempat Wisata Berbayar VII FAQ PERNYATAAN : FOTO Semua Foto yang tidak ada tanda dalam Thread ini berarti di ambil dari Google dan Screenshot, sedangkan foto yang bertanda merupakan hasil jepretan dari (i) I Edy S (a) Adhitya A W (k) R CJatmiko WEBSITE Saya tidak memiliki kepentingan apapun dengan website yang ada dalam thread ini. Moderator dapat menghapus link jika di perlukan MUSIM Yang di bahas dalam Thread ini hanya untuk keberangkatan pada Musim Dingin di Tokyo dan sekitarnya, anda dapat tetap membaca thread ini dengan melakukan beberapa penyesuaian jika ingin bepergian di Musim lain. STYLE Khusus Perjalanan ke Tokyo, perjalanan saya bukan perjalanan Backpacker, saya selalu membawa Koper, naik penerbangan Full Service, Tinggal di Hotel, tetapi mencari harga paling murah yang bisa di dapatkan I Persiapan Saya selalu menikmati Tokyo (sama halnya dengan saya menyukai Bangkok) Kota ini sangat hidup, penuh dengan budaya Jepang yang kental di satu sisi dan teknologi modern di sisi lain. Khusus untuk Musim dingin, saya menyukainya karena 1. Musim dingin tidak ada di Indonesia, 2. Tidak terlalu berkeringat, 3. Ada banyak foto indah yang bisa di peroleh di musim dingin, 4. Salju, 5. Harga Tiket dan Hotel lebih murah...(ya, bandingkan jika anda pergi ke Jepang untuk melihat Sakura mekar) Jika kalian ingin mencoba musim dingin di Tokyo ayo kita mulai persiapannya. 1. Passport dan Visa Untuk keluar negeri tentu saja kita harus mempunyai Passport dan untuk bisa ke Jepang kita juga harus mempunyai Visa. Ada banyak cara membuat passport yang bisa di temui di Google karena itu saya tidak akan mengulas lebih lanjut. Silakan masuk ke www.google.co.id lalu ketikkan "cara membuat e paspor" dan kalian akan menemukan lebih dari 100.000 tautan. Yang ingin saya sampaikan disini adalah BUATLAH E-PASSPORT, jangan membuat Passport biasa. Membuat passport biasa untuk bepergian ke Jepang sangatlah menyusahkan, karena artinya kita harus mengurus Visa. Sedangkan jika menggunakan E Passport kita tinggal mengurus Visa Waiver. Berikut saya tunjukkan perbandingannya : Dari perbandingan di atas terlihat kan, mempunyai E Passport berarti anda mengurangi keribetan mengurus Visa, jika visa di tolak anda terpaksa harus merelakan tiket pesawat PP dan (mungkin) hotel yang hangus. Sebaliknya jika anda mempunyai E Passport anda tinggal mengurus Visa Waiver terlebih dahulu baru melakukan pemesanan tiket pesawat, hotel, dll sesudah Visa Waiver di kabulkan. Anda juga bisa melewatkan ketakutan yang paling banyak di bicarakan orang saat membuat Visa "HARUS PUNYA DUIT MINIMAL SEKIAN PULUH JUTA", karena penguruan Visa Waiver hanya memerlukan E Passport anda. Peluang untuk mendapatkan Visa Waiver juga sangat besar, jika anda orang baik2 tidak punya catatan kriminal, tidak pernah ditangkap di Jepang, maka saya bisa bilang Anda pasti dapat Visa Waiver. Cara mengurus visa waiver Jepang bisa di dapatkan dengan mengetikkan "cara membuat visa waiver jepang" di Google. 2. Tiket Saya bukan orang yang anti dengan penerbangan Low Cost, pada dasarnya saya malah lebih sering menggunakan Maskapai Low Cost ketimbang Full Service, tapi mari saya tunjukkan kenapa saya lebih memilih penerbangan Full Service untuk pergi ke Tokyo Maskapai Low Cost hampir selalu menggunakan transit flight dari Jakarta ke Tokyo. Efeknya sangat berbahaya, saya sudah 2x mengalami kejadian tidak mengenakkan. Waktu transit biasanya hanya 1,5 - 2 jam. Akibatnya jika penerbangan dari Jakarta delay maka (hampir) dapat dipastikan (walaupun kita tidak ketinggalan pesawat menuju Tokyo) tidak cukup waktu untuk memindahkan bagasi kita. Kejadian paling parah yang saya alami adalah berada di musim dingin tanpa jaket tebal (yang tertinggal di Kuala Lumpur). Saat itu perlu 2 hari untuk bagasi saya sampai di hotel. Alhasil liburan sudah tidak lagi menyenangkan, dan saya harus rela kehilangan suara selama 2 minggu karena terkena radang tenggorokan (kupluk, syal dan semua baju ganti ada dalam koper di bagasi). Sekarang bagaimana jika waktu transitnya lama, misal 16 jam. Anda mau tidak mau harus mengeluarkan uang lagi untuk membayar hotel di lokasi transit. Tentu saja ada pilihan untuk tidur di bandara. Tapi sebagaimana telah saya tuliskan di atas style perjalanan saya bukan backpacker. Jam kedatangan dan keberangkatan Maskapai Low Cost sering mengakibatkan anda kehilangan 1 hari di Hotel. Begini contohnya : Jika anda Tiba di Tokyo Pukul 23.00 maka sesudah proses imigrasi, pengambilan bagasi, transportasi dll maka kemungkinan anda akan tiba di hotel Pukul 01.00. Waktu Check in hotel biasanya adalah pukul 14.00 sehingga mau tidak mau anda telah kehilangan 1 hari di hotel yang telah anda bayar. Selain itu waktu keberangkatan juga seringkali jadi masalah. Maskapai Low Cost sering berangkat di jam-jam malam seperti 23.50, padahal waktu Check Out hotel Tokyo adalah 11.00 akibatnya ada waktu lebih dari 12 jam luntang lantung tanpa tempat istirahat. Ada biaya tambahan untuk bagasi di penerbangan Low Cost. Biasanya berkisar 400 - 700 ribu tergantung beratnya. Berarti kalau PP bawa bagasi maka ada tambahan biaya sekitar 1 juta dari harga tiket. Penerbangan ke Tokyo memakan waktu lama, direct flight saja bisa lebih dari 7 jam. Lalu di pesawat kita mau ngapain? duduk, diem, merenung dan tidur? jika anda memilih untuk mengisi perut maka ada biaya lagi yang harus di keluarkan untuk pemesanan makanan. Ok, jadi kita akan memilih penerbangan full service yang menyediakan makanan dan minuman, entertainment flight, jarak antar kursi yang lapang, jam penerbangan yang tepat dengan kebutuhan, free bagasi, dan semua fasilitas lain yang tidak di dapatkan di penerbangan low cost. Mahal dong? Jawabnya TERGANTUNG. Ini contoh penawaran maskapai low cost Dan ini tiket yang saya beli Saya terbang menggunakan JAL yang masuk dalam daftar 5 Star Airlines. Bagasi 46 kg FREE, Full Service, dengan Jam kedatangan 15.45 dan Jam keberangkatan 17.45. Harga yang saya dapatkan lebih murah daripada maskapai Low Cost. Jadi bagaimana caranya? Saya menggunakan SkyScanner (silakan Googling). Dengan SkyScanner kita dapat melihat kapan, maskapai mana, dan website mana yang memberikan tiket paling murah. Tentu saja jika kita membeli dari jauh2 hari kita memiliki lebih banyak pilihan harga yang mungkin dapat berubah. Oh ya, sekali kita melakukan pencarian lewat SkyScanner maka saat membuka email, googling dan menggunakan media sosial iklan yang ditampilkan biasanya adalah iklan harga tiket yang paling murah. Rajin2lah mengecek harga tiket lewat SkyScanner karena FYI, harga tiket JAL biasanya 16juta sekali jalan. Harga 7,3juta PP saya dapatkan menggunakan Fasilitas "Dapatkan Info Harga" yang ada di situs SkyScanner. Fasilitas ini memungkinkan kita mendapatkan harga terbaru dari rute yang kita tuju. Sekedar tambahan, Tiket penerbangan dari Jakarta - Paris PP untuk Maret 2019 saya dapatkan dengan harga lebih murah daripada tiket ke Jepang. Lagi2 dengan SkyScanner. 3. Hotel Rata-rata hotel di Jepang memiliki kamar yang kecil tapi harga yang "besar". Tokyo pun termasuk. Harga properti di Tokyo yang sangat mahal membuat Tarif Hotel juga tinggi untuk ukuran Indonesia. Walaupun demikian tetap saja jika bersedia susah sedikit masih ada kamar2 kapsul dan dormitory yang berharga di bawah 500ribu permalam. Menyesuaikan style jalan-jalan, saya memberikan beberapa kriteria untuk memilih Hotel di Tokyo. Carilah hotel yang dekat dengan stasiun kereta. Kereta adalah transportasi nomor 1 di Tokyo. Dalam kondisi cuaca yang dingin akan lebih baik jika Hotel dekat dengan stasiun kereta sehingga kita tidak perlu berlama2 diluar. Hotel yang dekat dengan stasiun kereta juga memudahkan anda untuk menepati jadwal itinerary. Bawaan anda cenderung banyak, karena musim dingin membuat pakaian yang harus disiapkan berlapis2. Jika mendapatkan kamar hotel yang terlalu kecil maka anda akan kesulitan sendiri dalam meletakkan koper dan barang belanjaan Pastikan hotel anda memiliki sistem penghangat ruangan yang baik dan air panas yang mengalir 24 jam non stop. Saya tidak bisa membayangkan jika di tengah suhu 0 derajat lalu harus mandi pagi dengan air yang tidak terlalu panas karena sistem air panas dipakai beramai-ramai. Akan lebih baik jika Hotel menyediakan sarapan pagi. Buat anda yang terbiasa mengisi perut di pagi hari, tentu akan runyam jika harus jalan dulu mencari sarapan di tengah udara dingin. Hotel di sekitaran Tokyo memang lebih mahal daripada yang mengarah ke luar kota. Tetapi anda akan lebih mudah menentukan jalur tujuan jika berada di dalam kota. Dalam beberapa kesempatan, saya selalu memilih hotel yang sama untuk tempat menginap. Hotel Villa Fontaine Hatchobori. Hotel ini merupakan salah satu hotel dari jaringan Villa Fontaine yang tersebar di seantero Jepang. Saya memilih hotel ini karena semua kriteria yang saya sebutkan di atas dapat diakomodir. Harganya pun menurut saya termasuk murah. Sekitar 1,2 juta permalam, yang kalau di share bersama teman sekitar 600 ribuan permalam (sudah include sarapan), ukuran kamarnya juga sedikit lebih besar dari ukuran kamar di daerah Shinjuku dengan harga yang lebih mahal. Hotel ini hanya sekitar 1 menit jalan kaki dari Stasiun Kayabacho (uniknya Hotel Villa Fontaine Kayabacho justru sedikit lebih jauh dari stasiun Kayabacho, jadi jangan sampai salah hotel). Stasiun Kayabacho hanya berjarak 3 stasiun dari Ginza, 2 stasiun dari Otemachi, 3 stasiun dari Akihabara, bahkan hanya 5 stasiun dari Ueno dimana kita bisa melanjutkan perjalanan dengan Shinkansen. Posisinya sangat strategis. Suasana luar hotel - (a) Lobby - (a) Lift - (a) 4. Pakaian Tidak bisa dielakkan Pakaian Musim Dingin pasti lebih tebal dan berlapis dibandingkan jika kita ke Jepang di musim panas. Suhu udara di Tokyo sepanjang musim dingin berkisar di angka -2 sampai 7 derajat celcius. Demi kenyamanan anda saya menyarankan untuk menggunakan 3-5 lapis baju. Tentu saja hal ini bergantung dari ketahanan tubuh anda terhadap udara dingin. Berikut list pakaian yang perlu dibawa : Kupluk Syal Long John Jaket / Sweater / Vest Mantel / Jaket Salju Celana Panjang (bahan cordoray lebih bagus) / Celana Insulated Sarung tangan Jika ada rencana untuk bermain salju saya sarankan dari awal bawalah celana insulated, celana ini memiliki beberapa lapisan, bagian paling luar memiliki jenis parasut sehingga tidak mudah kemasukan air, dan bagian paling dalam merupakan lapisan yang menghangatkan kaki. Hindari bermain salju dengan celana jeans, karena dapat merembes dan membasahi kaki. Oh ya, harga barang2 di atas sangat bervariasi tetapi ada beberapa lapak di tokopedia yang menjual Perlengkapan musim dingin dengan harga sangat murah tetapi kualitasnya bagus. Sebagai contoh saya mendapatkan mantel dengan harga 400 ribuan dan celana insulated dengan harga 100 ribuan. Nyaman saat di gunakan. Coba saja di searching. 5. Komunikasi Sebenarnya Tokyo adalah kota yang ramah Wifi, kira-kira kalau diterjemahkan banyak Free Wifi bertebaran dimana-mana, di dalam bus, di tempat2 wisata, di stasiun kereta, dan pastinya di hotel. Hal ini memudahkan anda untuk berkomunikasi baik via media sosial maupun aplikasi chatting. Fasilitas free wifi ini dapat di peroleh dengan melakukan sign in ke salah satu jaringan wifi yang akan meminta anda untuk mengklik tautan yang di kirimkan ke email anda. Biasanya anda akan mendapat kesempatan 5 menit free yang dapat digunakan untuk membuka email dan mengklik tautan untuk mengkonfirmasi penggunaan free wifi. Walaupun demikian saya tidak menyarankan anda untuk bergantung pada fasilitas Free Wifi. Saya tetap menyarankan untuk mempergunakan jaringan komunikasi sendiri. Ada beberapa alternatif yang bisa anda lakukan : Beli SIM Card di Jepang Beli SIM Card dari Indonesia Sewa Paket Wifi Bagi yang berangkat dalam rombongan, saya lebih menganjurkan untuk menyewa paket Wifi. Dalam 1 router biasanya bisa dikoneksikan untuk 6-8 alat. Sehingga jika di share biaya sewanya jadi lebih murah. Contoh untuk router unlimited 4G yang saya sewa dari QL Liner (via Klook.com) saya hanya perlu membayar Rp 115.000 per hari. Alat ini dapat dipergunakan untuk 14 alat sekaligus. Sehingga jika di share biaya ke 7 orang (masing2 mempergunakan 2 alat), 1 orang hanya perlu membayar Rp 16.500 per hari. Harga ini jauh lebih murah daripada membeli SIM Card dari Indonesia atau membeli di Jepang. Tetapi wajib diingat, kelemahan Wifi adalah jika pembawa router terpisah lebih dari 10 meter maka teman2nya yang lain tidak lagi mendapat sinyal. Kemudian jika alat hilang atau rusak ada denda yang lumayan besar sekitar 42.000 yen. Selain itu jangan lupa untuk membawa Power Bank sebab jika router kehabisan batrei maka komunikasi anda juga akan terputus. Jika anda memilih menggunakan SIM Card maka anda akan terhindar dari keribetan menenteng router kemana2. Selain itu anda tidak perlu harus selalu berada di dekat router untuk melakukan komunikasi. Kapan saja anda ingin menghubungi teman, atau upload instagram dapat dilakukan langsung. Untuk SIM card tidak ada salahnya anda melihat2 di website GlobalKomunika, mereka memberikan banyak pilihan paket SIM Card (Paket Data SAJA). Dengan membeli SIM Card langsung dari Indonesia anda bisa langsung mengaktifkan HP Anda saat berada di Bandara Narita / Haneda. Sayangnya ada batasan Quota 4G yang harus anda perhatikan saat memilih menggunakan SIM Card. Untuk SIM Card seharga Rp 195.000 anda bisa mendapatkan Quota 4G sebanyak 3GB untuk waktu 8 hari. Setelah itu jika Quota habis maka kecepatan akan turun menjadi 2G. Jadi jangan terlalu sering melakukan Video Call atau berselancar di Youtube jika anda menggunakan SIM Card. Jika anda memutuskan menggunakan SIM Card harap di baca baik2 petunjuk penggunaannya (sudah disertakan bersama SIM Card), karena tidak semua HP secara otomatis melakukan pengaturan APN. 6. Tiket Wisata Kepada siapapun yang ingin ke Jepang saya selalu menyarankan untuk mempersiapkan Itinerary dengan sebaik-baiknya. Sejak awal pastikan tempat-tempat yang ingin anda tuju. Lalu lakukan survey untuk melihat apakah tempat2 tersebut membutuhkan tiket masuk. Kenapa hal ini penting : karena banyak tempat wisata di Tokyo yang memberikan Harga Tiket lebih murah saat pemesanan di lakukan di awal ketimbang saat anda datang dan membeli langsung di loket. Selain itu anda dapat menghemat waktu untuk melewatkan antrian orang2 yang ingin membeli tiket pada waktu bersamaan. Beberapa tempat wisata bahkan TIDAK MENJUAL TIKET DI TEMPAT. Jika anda ingin mengunjungi Fujiko F Fujio Museum, atau Ghibli Museum maka anda harus melakukan pemesanan dari sebulan sebelumnya. Karena jika anda langsung datang ke tempat tersebut tanpa memiliki tiket maka bersiaplah untuk kecewa. Anda tidak akan bisa masuk. Ada banyak situs yang menjual tiket wisata secara online, saya secara pribadi lebih sering memesan lewat Klook. Silakan lakukan pengecekan apakah Tiket tempat wisata yang ingin anda tuju tersedia di website mereka. Tapi sekali lagi lebih baik anda membeli tiket lewat online karena harga yang di dapat sering lebih murah daripada membeli langsung, sekaligus memastikan rencana liburan anda tidak berantakan karena gagal mendapat tiket.
  2. @non_sarii Sepertinya itu memang mantra...hehehehehe Thx, cuman saya sedang mempertimbangkan untuk merevisi beberapa bagian karena sudah ga update. Mudah2an kesampean
  3. @deffa Jepang?! Wah T O P. Kalau threadnya sudah keluar minta tolong di copas linknya ke saya ya.
  4. @Devilioneeng Ke Pattaya berapa orang neng? Bawa Koper gede atau cuman manggul ransel Kalau cuman manggul ransel, mendingan ambil shuttle bus dari DMK ke BTS Mo Chit - Naik BTS ke Ekkamai Station - Trus naik bis ke Pattaya dari Ekkamai Bus Station yang ada persis disamping Ekkamai BTS Station. (jadi ga perlu lagi pake taxi) Tapi kalau datangnya rombongan, trus barang bawaannya lumayan banyak coba deh dihitung2 pakai Taxi atau sewa mobil ke Pattaya. Biayanya bisa di share dan kalian bisa punya waktu untuk istirahat disepanjang perjalanan. Naik turun tangga BTS dengan Koper gede cukup menyiksa lho (BACA : Sangat merepotkan) karena ga semua pakai eskalator. Selamat jalan2, jangan sungkan untuk bertanya lagi kalau ada yang belum jelas. @deffa Trims mod, kaosnya sudah datang. Hari ini tanggal 24 baru kembali dari Jogja dan di atas meja kerja sudah ada kiriman dari forum jalan2 :) thx sekali lagi.
  5. braska

    Terima Kasih Kepada Temen2 :)

    @Jalan2 @deffa Hehehe Terima kasih banyak, Padahal saya ga banyak berkontribusi tapi dapat juga. Oh ya, selain kaos forum jalan2 apakah punya merchandise lagi? Jika ada saya bersedia membeli
  6. @ Mungkin temannya punya visa Jepang yang masih berlaku. Jadi dia udah ga ngurus visa Korea lagi. Makanya bisa di ke Korea dengan saldo tabungan 1 juta.
  7. Tengkyu... Semoga berguna buat yang pengen ke Bangkok
  8. @Indri Calvel Pilihan ada banyak mbak, Coba cek di booking.com, agoda, atau asiatravel. Harga tergantung dr tempat, fasilitas, dan tipe kamar. Kalau pergi rame2, akan lebih murah kalau pake dorm yang muat 4 - 8 orang. Kalau pergi berdua, pilihan sekamar berdua kayaknya lebih pas. Temen saya yang dulu nginep di Khaosan memuji2 Sakul House. Salah satu hostel di Khaosan Saya coba cek harganya pada tanggal keberangkatan Mbak, Rp 2 juta untuk tanggal 20 - 23 Mei. Mbak budget berapa? Rp 2 juta untuk 3 malam disebuah Hostel menurut saya..... sungguh T E R L A L U! Sebagai fans berat Sukhumvit saya bisa dapat hotel bintang 4 untuk harga segitu. (tentu saja dengan syarat dan ketentuan berlaku) Btw kalau mau yang harga Rp 100.000an / malam sebenarnya banyak. Coba lihat2 : Rest Inn Badaka atau 3Howw 3 Howw sedikit agak jauh dari Khaosan tapi tempatnya OK. Oh ya, mod @deffa sepertinya cukup familiar dengan penginapan2 di Khao San. Mungkin ada tempat yang lebih ok yang dia tahu. Silakan di Kontak.
  9. @deffa Mod, sudah sampai di Food Festival? nah Food Court satu lantai di atasnya Persis depannya Food Festival ada eskalator, naik dan turun Ambil eskalator naik, begitu sampai di lantai atas langsung berbalik 180 derajat. Sudah sampai di Food Court. Kalau lewat eskalator yang lain, nanti akan ketemu dengan toko2 yang jual kaos2 dan cenderamata. Agak lebih susah nyarinya.
  10. VIII. BANGKOK MEI 2014 - LAST VISIT Bulan Mei kemarin Bos dan beberapa teman berminat untuk pergi ke Bangkok. Supaya tidak usah pakai travel agent saya diminta untuk menyusun itinerary, booking pesawat, booking hotel dsb. Sesudah di kalkulasi untuk Tiket Pesawat PP dan Hotel per orang habis Rp 3,3 juta. Sebenarnya angka tersebut bisa di tekan lebih rendah lagi, tapi karena ga ada yang mau backpacker di hostel akhirnya dicarikan hotel bintang 4 di (tentu saja) Sukhumvit. Beruntungnya, sebagai "guide" dadakan saya cukup nyetor Rp 1 juta. Ada beberapa informasi dan update tambahan yang bisa saya share terkait kunjungan terakhir ke Bangkok : 1. Per 1 Juni 2014 AirAsia sudah tidak lagi melayani penerbangan Surabaya - Bangkok. Kalau kalian mencari di Website AirAsia, rute ini masih ada, hanya saja semua pilihan tanggal mencantumkan kalimat "Tidak Tersedia" pada harga tiket. Sebenarnya wajar juga, saat keberangkatan dan pulang Pesawat dalam kondisi terisi separuh. Bahkan pada saat berangkat penumpang kurang dari 50 orang. Mungkin karena banyak yang takut ke Bangkok karena situasi politik disana. 2. Makan di MBK Food Court, sekarang sudah tidak lagi menggunakan Kupon. Buat yang belum pernah berkunjung ke Bangkok, kalian harus tahu, MBK Food Court adalah tempat terbaik menurut saya untuk urusan makan. Berikut alasannya : - Pilihan counter makanan sangat beragam - Buat yang ingin makanan halal dapat di temukan disini - Lokasi mudah di jangkau, karena terletak di MBK, "mangga dua" nya Thailand - Harganya murah - Habis makan bisa langsung jalan2, beli oleh2 di MBK - Karena sekarang sudah tidak menggunakan Kupon tetapi Card, maka Card nya bisa dipake buat kenang2an. Sistem di MBK FoodCourt tidak terlalu rumit. - Datang ke Cash Card Counter, tukarkan uang dengan Card bersaldo sesuai keinginan Anda. FYI, dengan 180 baht saya sudah bisa makan kenyang dengan 2 menu makanan berbeda berupa nasi dengan potongan daging goreng dan telur, di tambah 1 mangkok besar tom yam, plus 1 gelas jumbo pepsi, ditambah pencuci mulut berupa "kolak durian". Jangan ikuti pesanan saya, ANDA AKAN MENJADI TERLALU KENYANG (Saya sudah memberikan peringatan hehehe) - Pilih makanan yang anda sukai, anda banyak sekali Counter disana. - Serahkan Card anda, penjual akan menggesekannya pada semacam mesin mirip mesin absen. Struk akan keluar menampilkan jumlah pesanan anda, dan sisa saldo pada Card - Selamat makan - Jika sudah selesai makan dan ingin menguangkan kembali sisa saldo Anda, tinggal mengunjungi Counter Refund. Atau, simpan Card Anda untuk kenang2an. 3. Stasiun BTS Bang Wa sudah jadi. Kalau dulu BTS Silom Line hanya sampai di Wongwan Yai, sekarang sudah bertambah 4 stasiun. Berhubung saya selalu menggunakan One Day Pass Ticket, tentu saja kesempatan jalan2 dengan BTS sampai ke Bang Wa tidak di lewatkan. Toh, bayarnya sama saja kan. Tapi keuntungannya sudah bisa melihat sisi lain kota Bangkok yang belum pernah di jangkau. 4. Ok, ada beberapa patung wax yang bertambah di Madame Tussaud. Saya ga itung apa saja. Saya lebih fokus ke Just Dance nintendo wii. Hehehehehe. Ya sekarang di Madame Tussaud Bangkok ada Just Dance Wii, dengan TV 52". Keren juga, well, saya mungkin terlalu tua untuk game ini. Tapi ber "Jai Ho" selama 7 menit ternyata benar2 membakar kalori. Plus, bisa sedikit so' tau ngajari orang2 yang mengira kalau Just Dance pakai sistem touch screen (padahal saya sebenarnya juga baru tahu kalau Nintendo wii itu pake motion-sensing). Game sekarang canggih juga ya 5. Semua toko di Asiatique sudah buka. Terakhir kali saya ke Asiatique, masih banyak toko yang belum jadi, beberapa masih under construction, sebagian lagi bahkan belum terisi. Tetapi sekarang sepertinya sudah full operation. Yah tetap saja. Asiatique mahal!. Apapun yang Anda beli di Asiatique bisa anda dapatkan di tempat lain dengan harga yang lebih murah. 6. Harga sewa payung pantai di Jomtien Beach, Pattaya sekarang sudah 150 - 200 baht. Udah rupiah melemah, harga payung juga tambah mahal. Tapi jangan kuatir. Harga tikar masih tetap 20 baht. hehehehe. So buat yang ga mau nyewa payung masih bisa sewa tikar yang lebih murah, ketimbang harus guling2an di pasir. 7. The Escape Hunt Experience sekarang sudah ada di Bangkok. Kayanya lagi ngetrend disana. Dimana2 dipasang poster dan balihonya. Saya sendiri baru sebatas baca ttg The Escape Hunt Experience, sepertinya menarik juga. Tapi dengar2 kabar, permainan ini juga akan segera di buka di Jakarta. Jadi kalau di jakarta nanti sudah ada, untuk apa lagi pergi ke Bangkok buat main TEHE ya?
  11. @Fakhri Fauzi ..... Mantep banget!... ini lah salah satu keuntungan hidup di Jakarta. Bisa langsung urus sendiri :) @Beatrix Liniyati Terima kasih banyak infonya, saya coba kontak dulu no 0815 13084388 ...
  12. @deffa Siaap, thx mod, nanti saya coba message sylarconan dan nightrain
  13. Sesudah mendapat banyak bantuan dari teman2 di Thread Ini : http://forum.jalan2.com/topic/10998-pertanyaan-tentang-visa-korea-selatan/ Akhirnya saya putuskan untuk berangkat ke Seoul. Tiket PP sudah di beli untuk keberangkatan 4 - 9 Januari 2015. Hotel juga sudah di booking dan (sayangnya) di bayar LUNAS. Surat keterangan dari kantor sudah di dapat. Sedangkan berkas2 lain sudah OK Nah sekarang masalahnya adalah mencari Travel Agent yang bisa membantu untuk Apply Visa Korea. Kenapa saya ga ngurus sendiri saja? Karena saat ini sampai keberangkatan saya berada di belahan timur Indonesia. Kalau harus ngurus sendiri saya terkendala dengan waktu. Lagipula hitung2 ongkos diurusin sama travel agent jauh lebih murah ketimbang harus terbang ke Jakarta. Saya sudah coba hubungi beberapa Travel Agent yang namanya tercantum di Google. Ternyata ga semudah yang saya kira. Permasalahan utamanya ada di SALDO REKENING. Walaupun sudah banyak yang menulis ttg keberhasilan mendapat visa korea dengan SALDO secukupnya, banyak travel agent yang hanya mau apply jika kita dapat menunjukkan saldo dengan nominal tertentu. Sebenarnya saya sudah mempersiapkan kemungkinan ini. Tetapi ada ternyata ada kejutan : Begini, saya akan berangkat berdua. Kalau baca-baca banyak yang bilang ttg Saldo Rp 50 juta. So, dengan mempertimbangkan pemasukan dan pengeluaran, saya memprediksi saldo di rekening yang akan saya sertakan dalam pengurusan VISA akan mencapai 100 juta lebih sedikit pada akhir Oktober 2014 (2 bulan sebelum keberangkatan). Ternyata 2 Travel Agent menyaratkan saldo 150 juta untuk 2 orang. 2 Travel Agent yang lain bersedia membantu apply Visa, jika tiket dibeli di tempat mereka. 3 Travel Agent tidak membalas email saya lagi Saya tidak akan menambah saldo hingga 150 juta pada satu rekening, karena planning keuangan saya jelas-jelas tidak memungkinkan hal itu. Ada banyak kebutuhan lain yang harus di penuhi tidak hanya VISA Korea. Saya juga tidak mungkin membeli lagi tiket pesawat atau hotel karena saya sudah memilikinya Saya tidak bisa berangkat ke Jakarta untuk mengurus sendiri VISA ini Pengetahuan saya tentang Travel Agent yang bisa bantu urus VISA hanya sebatas googling. So, adakah yang bisa membantu memberikan informasi ttg Travel Agent yang kredible, dapat dipercaya, serius membantu, tidak mensyaratkan saldo lebih dari 100 juta (utk 2 orang), dan tidak mempermasalahkan dimana kita membeli tiket penerbangan dan hotel? Thx a lot untuk bantuan teman2 semua.
  14. braska

    Itin 3D 2N Di Pattaya-Bangkok

    @Yessi Febrianty Hehehehehe .... pub di khao san hanya tutup satu kali ..... saat kiamat Bahkan saat Songkran saja pub disana tetep buka.
  15. braska

    Itin 3D 2N Di Pattaya-Bangkok

    @Yessi Febrianty Dulu pernah ada teman yang nginep disana. Dan pendapatnya sama seperti ini : Ennis, Ireland Music was INCREDIBLY loud! We were supposed to be given a more quite room but this certainly was not the case. If you stay in this location expect music all night but not when the room is supposed to be more *quite*. Kendal, United Kingdom I booked this hotel in advance through Agoda we arrived around 11pm due to our flight being delayed, they had given all the rooms including our pre paid one to backpackers who walked in off the street so we were told the only room left was a front room which was noisy but the police checked the noise level after around 3-4AM!!!! I told him I was annoyed as I had paid for a good room, we entered the room we coundnt bear the noise the room was place above the outside disco on the main road and I had never heard noise so bad Emily R Unless you are one of the drunk, hormone raging teenagers wanting to party until 3am this is not the place for you. As for Dang Derm hotel, I have never had such terrible customer service in Thailand! Not even a hello at check in. The room itself is okay, clean/comfortable, until the doof doof music starts around 6-7pm. It sounds like the party is in your room. Then renovations early in the morning. Try sleeping with that combination. WolterVL Utrecht, The Netherlands Found this hotel via an offer on Booking.com, and booked for three night with my girlfriend. Upon arrival in the late afternoon at the hotel -which looks good, clean and well airconditioned- we were given our room key. As we opened the door, the loud music from Khaosan Rd was pumping in the room -literally. The sliding doors in the room that function as curtains could be felt trembling to the beat of the music from outside. As we're a young couple on a trip through Thailand and Cambodia we were used to some noisy hotel rooms, however this was insane. Gini, hotel ini sebenarnya lumayan bagus buat di Khaosan, persoalannya Dang Derm dikelilingi begitu banyak Pub. Dan suaranya pada malam hari akan jadi sangaaaaaaat luar biasa. Mungkin untuk orang yang pertama datang ke Bangkok suara2 ini begitu menyenangkan, tapi tidak jika harus menginap beberapa malam. Kalo liat dari rencana, kamu cuman semalam aja kan di Dang Derm? Kalau gitu ga masalah. Nikmati saja :)