pejalankaki

Members
  • Content count

    11
  • Joined

  • Last visited

About pejalankaki

  • Rank
    Baru Bergabung
  1. Jepang bukan hanya terkenal dari sisi pariwisata dan teknologi saja, tetapi juga dari sisi kulinernya. Nyatanya, kuliner Jepang tidak melulu soal sushi, sashimi dan takoyaki. Ada juga makanan lain yang paling populer dan digemari di Jepang lho! Namanya adalah ramen yang terkenal memiliki banyak variasi jenis hidangan ramen. Mulai dari pedagang kaki lima sampai restoran bintang lima semua menyajikan ramen. Ramen ini dapat dan cocok dimakan di segala waktu. Travel Mates dapat memakannya di pagi hari, siang, malam dan dalam cuaca apapun. Meski komposisi isinya kurang lebih sama, tapi varian kuah jenis hidangan ramen satu dengan lainnya bisa berbeda. Itulah yang membuat ramen menjadi spesial. Ramen merupakan mie dengan sajian kuah kaya rasa. Mie yang telah ada lebih dari 100 tahun yang lalu ini ternyata awalnya bukan dibuat oleh orang Jepang. Pada mulanya, ramen merupakan sajian yang mulai dikenalkan pada tahun 1910 oleh dua orang koki asal China di restoran Rairaken, Tokyo. Kedua koki tersebut meperkenalkan sebuah sajian mie dengan kuah kaldu. Mereka menyebutnya Soba atau Shina Soba (Mie China). Shina memiliki arti merujuk kepada China. Sedangkan Soba adalah mie yang terbuat dari tepung yang merupakan bahan pokok makanan Jepang. Setelah melalui beberapa modifikasi, akhirnya Shina Soba berubah menjadi ramen. Mie yang saat ini kita ketahui adalah sajian khas Jepang. Inilah sebab mengapa ramen paling banyak menggunakan campuran Chasiu (daging babi panggang merah). Namun seiring berkembangnya zaman, kini daging yang digunakan sebagai campuran dalam ramen tidak hanya daging babi saja, tetapi digantikan dengan variasi daging lainnya seperti daging sapi, ayam bahkan ikan. Travel Mates suka dan sering makan ramen? pasti tidak asing lagi dengan jenis-jenis ramen yang akan kami jelaskan! Namun, bagi Anda yang belum tahu tentunya tak perlu merasa minder. Sebab, Artikel yang dibuat oleh HIS Travel memberikan anda sedikit bocoran mengenai 4 jenis hidangan ramen paling populer dan digemari di Jepang. Yuk simak terus ya! 1. Shio Ramen, Jenis Hidangan Ramen Paling Populer dan Digemari di Hakodate image source : https://www.flickr.com/photos/cityfoodsters/15961045390 Untuk jenis hidangan ramen yang pertama ada shio ramen. Shio memiliki arti garam. Dinamakan shio ramen sebab ramen inimemiliki kuah dengan bumbu utama garam laut. Kuah ini terinspirasi dari daerah asalnya, yakni Hakodate, Hokkaido. Tidak dapat dapat dipungkiri bahwa pulau Hokkaido terkenal dengan hasil lautnya yang melimpah. Inilah sebabnya garam laut menjadi bahan dasar utama dalam kuah ramen. Konon, shio ramen adalah ramen tertua yang pernah ada.Ramen ini memiliki ukuran mie yang panjang, lurus dan tebal. Kuah ramennya berwarna kuning jernih yang memiliki rasa cenderung asin. Biasanya, shio ramen disajikan dengan irisan daging, sayuran, daun bawang, telur rebus dan rumput laut kering (nori). 2. Shoyu Ramen, Jenis Hidangan Ramen Paling Populer Dan Digemari di Kanto image source : https://www.flickr.com/photos/annahaight/14230697602/ Selanjutnya ada shoyu ramen. Travel Mates pasti sudah tidak asing lagi ya dengan kata “shoyu” kan? Yap! Shoyu ramen memiliki kuah dengan bumbu utama saus kecap asin! Awal mula digunakannya shoyu sebagai kuah ramen adalah karena shoyu merupakan bumbu yang paling banyak digunakan di daerah Kanto, Yokohama. Shoyu ramen yang memiliki julukan ramen klasik ini memiliki kuah yang berwarna hitam kecokelatan jernih. Mie yang digunakan berbentuk panjang dan lurus namun lebih tebal dari mie pada shio ramen. Shoyu ramen biasa disajikan dengan topping berupa daging, ikan kue, telur rebus, daun bawang, nori dan tauge. 3. Miso Ramen, Jenis Hidangan Ramen Paling Populer Dan Digemari di Hokkaido image source : https://www.flickr.com/photos/mattmendoza/8410725406 Bila di Indonesia ada tauco, maka di Jepang ada miso! Miso merupakan hasil fermentasi dari rebusan kedelai atau beras yang dicampur sedikit garam. Hasil fermentasi ini memberikan rasa yang manis dan gurih. Nantinya hasil fermentasi akan dicampur dengan kaldu daging ayam, ikan atau babi untuk menjadi kuah miso. Miso ramen yang berasal dari Hokkaido ini mulai populer pada tahun 1960an. Kuah kental berwarna kuning kecokelatan yang berasal dari berbagai macam perpaduan membuat ramen ini memiki rasa yang kuat. Namun, mie yang digunakan tidak sama seperti pada shio dan shoyu ramen. Mie pada miso ramen cenderung berbentuk keriting, tebal dan tidak terlalu kenyal. 4. Tonkotsu Ramen, Jenis Hidangan Ramen Paling Populer Dan Digemari Di Fukuoka image source : https://www.flickr.com/photos/nicknamemiket/16532435721/ Berada di urutan terakhir namun tidak ketinggalan, ialah tonkotsu ramen. Pertama kali dikenalkan di daerah Fukuoka, ramen yang satu ini memiliki ciri khas yang paling beda dengan ramen lainnya. Ciri yang paling mencolok dari tonkotsu ramen adalah kuahnya. Tonkotsu ramen memiliki kuah ramen yang berasal dari rebusan tulang babi. Tulang babi direbus selama berjam-jam lamanya untuk menghasilkan lemak dari tulang tersebut. air rebusan tulang dan lemak yang ada menghasilkan kuah yang kental dan berwarna putih gading. Untuk mie yang digunakan sama seperti pada ramen. Bagaimana? Dari semua jenis ramen yang ada pastinya tidak mungkin jika tidak satupun yang membuat anda ingin untuk segera mencicipinya kan? Nah, untuk Anda yang muslim atau tidak mengkonsumsi daging babi pun tak perlu khawatir. Kini baik di Indonesia maupun di Jepang sendiri sudah banyak restoran halal yang menyajikan berbagai jenis ramen halal. Tentunya dengan komposisi yang telah disesuaikan. Oke, itulah 4 jenis hidangan ramen paling populer dan digemari di Jepang. Semoga artikel ini bermanfaat ya bagi anda yang sedang mencari informasi tentang tour ke Jepang . Sampai bertemu di artikel lain dan selamat berburu ramen!
  2. ini ada rekomendasi tempat cari batik di semarang ndak ?
  3. pejalankaki

    Tempat2 Belanja & Kuliner di Semarang

    kalo weekday ndak ada ya pasarnya ?
  4. mas klatennya dimana? ini bisa pakai kereta ndak kalo mau ke jogja?
  5. pejalankaki

    Teluk Penyu

    pantainya masih asri banget, pernah mampirr kesini. tapi kayaknya tempatnya sedkit beda
  6. Destinasi di Eropa Yang Pas Untuk Liburan Musim Semi Biasanya orang-orang pergi ke Eropa pada musim panas, tapi mengunjungi beberapa destinasi wisata Eropa pada bulan Juli atau Agustus identik dengan antrian yang panjang, kerumunan orang dimana-mana, dan berdesak-desakan. Sebagai gantinya, kamu bisa mengunjungi Eropa pada bulan April sampai Juni, yakni ketika musim semi, musim pergantian antara musim dingin dan musim panas. Banyak yang mengatakan mengambil paket wisata ke Eropa selama musim semi tidak akan membuat kamu frustrasi. Musim semi adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Eropa! Yang jelas, musim semi terlihat sangat indah, kamu bisa melihat lanskap putih keabu-abuan berubah menjadi hamparan bunga warna-warni nan cantik. Kamu akan melihat pepohonan yang hijau, angin sepoi-sepoi, harga hotel yang lebih murah, dan tidak banyak wisatawan yang menghalangi foto selfie Anda di pusat-pusat keramaian! Kamu juga tidak akan menjumpai banyak turis asing di sana dan harga tiket pesawat akan jauh lebih murah, tetapi hujan pada musim semi tidak bisa diprediksi. Jadi, kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Eropa, berikut ini empat destinasi wisata Eropa yang pas untuk liburan musim semi: Amsterdam Kincir angin, sepeda, dan bunga tulip... Amsterdam nampaknya dibuat untuk musim semi. Pusat jalan-jalan, wisata perahu atau bersepeda di sepanjang kota pada dasarnya merupakan ciri khas Amsterdam. Amsterdam selalu terlihat menakjubkan sepanjang tahun. Namun, akan lebih berkesan jika kamu berkunjung pada bulan April, terutama saat kamu mengunjungi Keukenhof, festival tulip yang terkenal di dunia. Jika pergi pada akhir bulan April kamu juga bisa merasakan King’s Day, hari perayaan besar-besaran berupa pawai atau parade pinggir jalan yang berlangsung pada tanggal 27 April. Image source : tripsavvy.com Sayangnya cuaca Amsterdam pada bulan April tidak bersahabat. Beruntungnya, kalau hujan turun kamu masih bisa mengunjungi beberapa museum terkenal di Amsterdam seperti Museum Van Gogh, Rijksmuseum, dan Museum Houseboat. Kamu juga bisa menikmati kopi, dan bir di beberapa kafe di kota ini. Amsterdam adalah adalah salah satu destinasi wisata eropa terbaik pada musim semi! Paris Paris menawarkan bergam aktivitas, salah satunya adalah mengunjung taman kota pada musim semi. Kota ini menghabiskan jutaan dolar setiap tahun untuk membangun taman yang cantik. Kamu harus mempertimbangkan untuk melihat bunga tulip di taman Luxembourg dan Parc Monceau serta taman-taman yang terpahat rapih seperti Palais Royal atau Jardin des Tuileries. Selain itu, 20 menit perjalanan menggunakan kereta api dari pusat kota, kamu bisa melihat hamparan bunga sakura di Parc de Sceaux. Image source : luxos.com Duduklah di kafe sambil melihat orang berlalu-lalang di Marais atau menyeruput kopi layaknya eksistensialis di Les Deux Magots dan Café de Flore di St-Germain. Apa pun yang kamu lakukan, nuansa klasik Eropa akan lebih terasa saat musim semi tiba. Paris juga merupakan destinasi wisata Eropa pada musim semi yang wajib masuk itinerary kamu! Budapest Budapest menawarkan banyak hal kepada wisatawan. Pertama, Budapest adalah kota spa, sehingga sehingga kamu bisa merasakan perawatan spa, kesehatan, kecantikan dan lainnya di seluruh penjuru Budapest. Selain itu, Budapest juga merupakan kota budaya. Bahkan, tepi sungai Donau dan distrik Castle di Buda tercatat sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO. Musim semi di Budapest mengakibatkan waktu malam yang lebih panjang. Sehingga cocok digunakan untuk berendam air panas di Szechenyi Baths, berjalan ke Pulau Margaret dan berjalan-jalan di sekitar jalan berbatu di Buda yang juga menawarkan pemandangan terbaik berupa bangunan Parlemen yang megah. Image source: szechenyispabaths.com Saat musim semi tiba, Budapest ditumbuhi oleh pepohonan, teras kafe juga mulai dibuka dan udara segar terasa sekali saat bersantai di salah satu pemandian air panas yang terkenal di Budapest. Seville Jika kehangatan yang Anda cari, Spanyol bagian selatan, khususnya Andalusia memiliki cuaca musim semi terpanas di Eropa, meski suhunya tidak terlalu panas untuk bepergian. Ada banyak tempat yang bisa kamu pilih sesuai keingingan, mulai dari Seville, Cordoba, Granada, ditambah kamu juga bisa mengunjungi Gibraltar dan bahkan melakukan perjalanan singkat ke Maroko. Sevilla bukan hanya tentang jeruk, flamenco dan adu banteng saja. Ibukota dari Andalusia yang terletak di tepi Sungai Guadalquivir memiliki peran penting dalam sejarah Eropa. Sevilla memiliki istana kerajaan tertua di Eropa yang masih digunakan hingga saat ini (Alcazar) dan katedral Gothic terbesar di dunia. Image source : wikimedia.com Nikmati kehangatan matahari di kawasan Yahudi tua Barrio Santa Cruz. Kamu juga bisa merasakan panorama kota dari Torre de los Perdigones. Rasakan kehidupan malam yang menyenangkan di Seville. Kota bersejarah di Spanyol ini tidak akan mengecewakan, terutama jika kamu mengunjunginya saat musim semi tiba. Sumber
  7. Belanja memang sudah menjadi hal yang tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari. Berbelanja barang murah meriah memang menyenangkan, tetapi berbelanja barang-barang branded dengan harga tinggi, siapa yang tidak mau? Belum lagi kepuasan yang didapat ketika berhasil membeli barang yang Kamu inginkan. Untuk Kamu yang ingin berbelanja barang-barang branded, Jepang merupakan salah satu surganya. Selain koleksi produk yang lebih bervariasi dan lebih lengkap dibandingkan dengan yang ada di Indonesia, para penikmat belanja tanah air juga bisa mendapatkan harga yang lebih murah apabila Kamu menunjukkan paspor-mu, alias tax free. Nah, kira-kira di mana saja kah, tempat belanja barang branded di Jepang? Gotemba Premium Outlet Image source : https://taiken.co/ Gotemba merupakan pusat berbelanja dan tempat yang menyenangkan untuk menghabiskan waktu. Memiliki citra jalan-jalan bersejarah di Amerika Utara, Gotemba Premium Outlet merupakan outlet domestic dengan area toko terbesar. Di sini terdapat lebih dari 200 toko dan merek mewah, sehingga kegiatan belanja bisa Kamu puaskan di sini. Karena lokasi yang dekat dengan gunung Fuji, Kamu bisa menikmati berbagai optional tour yang akan membawamu mengunjungi Gotemba Premium Outlet serta Gunung Fuji. Ginza Ginza yang berada di pusat kota Tokyo ini memang sudah sejak dulu menjadi pusat perbelanjaan, terutama untuk barang-barang bermerek. Sebagai salah satu distrik hiburan yang terkenal di Jepang, terdapat deretan toko-toko mulai dari toko yang sudah ada berpuluh-puluh tahun hingga pusat perbelanjaan dan butik fashion terkini. Selain itu, tempat ini juga mulai marak dibuka toko-toko untuk para kawula muda berbelanja, tentunya dengan harga yang rasional. Venus Fort Image source : https://www.flickr.com/ Selain banyaknya toko yang ada di sini, tempat ini juga menjadi tempat yang banyak dikunjungi wisatawan karena desain bangunannya yang bernuansa taman bermain. Karena fasilitas hiburan yang cukup banyak di sini, tempat ini merupakan tempat yang sangat cocok untuk dihabiskan bersama dengan seluruh keluarga. Lokasinya yang sangat dekat dengan Bandara Haneda, hanya sekitar 15 menit (dengan bus) ini juga menjadi salah satu nilai plus lho. Kalau Kamu sudah akan kembali ke tanah air melalui Bandara Haneda, tidak ada salahnya mencoba menghabiskan waktu di sini. Takashiyama Times Square Image source : https://en.japantravel.com/ Mall yang berlokasi di Shibuya ini merupakan salah satu tempat terbaik untuk berbelanja barang-barang, tidak hanya barang mewah, tetapi juga berbagai macam barang lainnya. Selain karena lokasinya yang berada di pusat kota, koleksi barang yang ada di sini dijamin akan membuatmu menghabiskan waktu berjam-jam karena banyaknya toko yang bisa Kamu lihat. Mall ini juga merupakan salah satu mall yang paling terkenal di Tokyo, jadi mall ini selalu ramai pengunjung. Meski begitu, kemungkinan Kamu akan lebih banyak menemui wisatawan asing apabila berbelanja di sini pada hari kerja, karena kebanyakan penduduk lokal lebih memilih mengunjungi mall ini di akhir pekan. Itulah beberapa tempat yang bisa Kamu kunjungi untuk berbelanja barang branded ketika melakukan tour ke Jepang. Oh ya, sedikit tips agar budget belanja Kamu mencukupi, jangan ragu untuk mencari promo tiket ke Jepang sebelum Kamu berangkat. Jika Kamu bisa menghemat biaya tiket, uang yang bisa disisihkan untuk berbelanja pun jadi semakin banyak. Temukan berbagai info promo ke Jepang selengkapnya disini. SUMBER
  8. pejalankaki

    Cara Mudah Menggunakan Suica dan PASMO

    Istimewa
  9. pejalankaki

    Cara Mudah Menggunakan Suica dan PASMO

    Tour ke Jepang memang lebih enak kalau mengunjungi ke berbagai kota di sana. Namun ada kalanya kamu hanya mengunjungi satu kota saja, seperti ketika sedang melakukan perjalanan bisnis. Ketika kamu ingin menggunakan kereta api di Tokyo, kita harus membeli karcis ataupun menggunakan kartu tiket prabayar. Jika kamu menggunakan karcis, kamu harus membeli karcis di stasiun dan kamu harus bisa membaca kanji nama stasiun yang menjadi tujuanmu. Belum lagi ketika kamu salah turun dan kamu kurang bayar, maka kamu harus membayar kekurangannya di mesin fare adjustment. Kamu juga harus membeli tiket yang berbeda apabila terdapat transit dalam satu perjalanan. Tentunya hal-hal tersebut akan merepotkanmu yang ingin berjalan-jalan dengan nyaman di Jepang, khususnya di kota-kota besar seperti Tokyo. (image source : http://www.japan-guide.com/) Suica adalah kartu yang digunakan sebagai pengganti tiket kereta yang dikeluarkan oleh JR Higashinihon yang dapat diisi ulang dan digunakan pada jalur kereta api di Jepang. Cukup dengan melakukan deposit uang elektronik ke dalam kartu ini maka calon penumpang tidak perlu membeli tiket setiap kali hendak naik kereta. PASMO juga sama seperti Suica, yaitu IC Card yang digunakan untuk transportasi selain dari JR, terutama untuk kereta dan subway nya. Tidak hanya digunakan di kereta, IC Card juga dapat digunakan pada sarana subway di kota-kota seperti osaka, Kyoto dan tempat-tempat lain di Jepang (*meski masih ada beberapa tempat yang belum bisa menggunakan jenis kartu ini). Selain Kereta dan subway, IC Card tersebut juga bisa digunakan sebagai pengganti uang elektronik untuk membayar bus, taksi di Tokyo, berbelanja di Mall, membeli makanan atau minuman di toko, kios atau mesin otomatis yang ada di stasiun. Selain itu saat IC Card juga sudah bisa digunakan untuk membayar koin loker yang ada di dalam stasiun yang harga sewanya bervariasi mulai dari 300 sampai 600 yen per hari tergantung besar lokernya. Bagaimana sih cara menggunakan Suica dan PASMO? Tentu saja sebelum menggunakannya kamu harus terlebih dahulu mengisi debit kartu tersebut. Katu Suica atau PASMO bisa diisi ulang di setiap mesin penjual tiket di stasiun-stasiun dan di tempat-tempat yang berlogo “bisa isi ulang PASMO/Suica”. Saat pertama kali membeli, kamu diwajibkan untuk memasukkan uang 2000 yen di mesin pembelian PASMO dan Suica. 500 yen sebagai biaya pembuatan kartu sedangkan 1500 yen sisanya menjadi deposit kartu. Berikut ini langkah-langkahnya. Pilih opsi bahasa Inggris yang terletak di ujung kanan atas pada layar, Pilih “Purchase New”, Layar akan menampilkan jumlah biaya, kamu tinggal memasukkan uang dan kartu akan keluar. Sedangkan untuk isi ulang, nanti akan ada pilihan berapa jumlah uang yang akan kamu masukkan ke kartumu. Pilihannya mulai dari 1000 sampai 10.000 yen. Kamu tidak perlu khawatir kamu akan kesulitan untuk membelinya karena di mesin pembelian Suica dan PASMO sudah tersedia menu berbahasa inggris. Yang pasti mudah kok cara pembeliannya. Selain di stasiun, kamu juga bisa mengisi ulang IC card-mu di minimarket. (image source : http://anakjajan.com/) Berikut ini langkah-langkahnya. Masukkan IC Card, Pilih opsi bahasa Inggris yang terletak di ujung kanan atas pada layar, Pilih “Charge” Pilih jumlah uang yang kamu inginkan, Masukkan uang dan ambil kartumu. Nah, setelah kamu mendapatkan kartu, kamu bisa langsung menggunakannya. Kamu harus selalu tap kan kartu di pintu masuk dan keluar stasiun yang kamu tuju ya! Sama seperti tiket biasa yang setiap 1 kali perjalanan harus dimasukkan ke lubang yang ada di gate otomastis lalu dimasukkan kembali di gate keluar saat kamu sudah sampai di stasiun tujuan. Untuk men tap kartunya, cari di pintu bertanda huruf “Suica” atau yang bertuliskan “IC” yang menyala berwarna biru. (image source : http://banwis.blogspot.com/) Kalau kamu ingin menggunakan IC Card untuk membayar ketika menaiki bus, kamu hanya perlu menempelkan kartumu ketika akan naik dan turun di tempat yang telah tersedia. Ketika kembali ke tanah air, kartu Suica atau PASMO dapat diuangkan kembali. Kamu hanya perlu datang ke “Midori Madoguchi” atau tempat informasi di stasiun-stasiun besar, kamu dapat menukarkan deposit dengan uang tunai dan kembali. Jika kamu berencana berpindah kota seperti dari Tokyo-Osaka, akan lebih praktis lagi jika kamu memadukan Suica atau PASMO dengan Japan Rail Pass (JR Pass), tiket terusan kereta Jepang yang bisa digunakan untuk perjalanan luar kota. SUMBER
  10. Halo Jalan2.com! Siapa yang tidak tahu dengan Universal Studio Jepang? Tempat yang satu ini wajib kamu kunjungi saat liburan ke Jepang. Di lokasi wisata yang ikonik ini, Travel Mates akan bertemu banyak karakter film yang pasti sudah nggak asing lagi deh! Tapi kalau kamu masih bingung mau ke mengunjungi spot yang mana dulu, Artikel HIS Travel rekomendasikan kamu ke spot Harry Potter yang super duper fantastis dulu, Travel Mates. Karena tempat yang satu ini menjadi para incaran para wisatawan manca negara yang ingin melihat langsung kastil atau bangunan yang mirip seperti di film Harry Potter. Setelah puas mengunjungi spot-spot yang seru, pastinya perut kamu butuh asupan kan? Selain karakter dan filmnya yang terkenal, Universal Studio Jepang juga memiliki menu kuliner yang wajib kamu cicipi ketika mengunjunginya. Pasti Travel Mates penasaran kan apa aja sih kuliner yang wajib dicicipi ketika mengunjungi Universal Studio Jepang? Yuk simak di bawah ini! Restoran The Three Broomsticks Sumber gambar: squarespace.com Buat kamu pecinta buku atau film Harry Potter pasti sering mendengar nama restoran yang satu ini. Ternyata beneran ada di dunia nyata lho, Travel Mates. Kalau kamu sedang mengunjungi Universal Studio Jepang, restoran ini ada di pintu Hogsmeade dengan tanda tulisan "Please Respect the Spell Limits". Dari pintu masuknya aja udah keren dan Harry Potter banget ya, Travel Mates? Kalau kamu belum tau, dalam buku-buku dan film Harry Potter, Three Broomsticks ini adalah penginapan dan restoran yang berada di Hogsmeade yang biasa dikunjungi oleh murid Hogwarts, termasuk Harry Potter dan teman-temannya. Untuk menu-menu makanan di sini juga mirip seperti yang ada di buku dan film Harry Potter, lho. Seperti Butterbeer, Fire Whisky, Gilly Water, dll. Untuk harganya sendiri mulai dari $2 - $9 per tiap menunya. Delicious Me! & POP-A-NANA Sumber gambar: https://idntimes.com Kalau baca nama restoran di atas, kira-kira menggambarkan karakter apa ya, Travel Mates? Dari logonya sih dominan warna kuning. Betul, apa lagi kalau bukan Minion! Di dua restoran ini kamu bisa cobain cemilan yang seru. Delicious Me! memiliki menu sandwich snack dengan rasa fruits and cream. Dan ketika memakannya Travel Mates akan menemukan rasa beberapa buah seperti stroberi, pisang, dan anggur yang dicampur dengan cream. Kamu akan diajak merasakan perpaduan biskuit yang manis dan buah yang segar dalam sekali gigit. Penasaran 'kan? Karena tempat ini berada di satu tempat, yaitu kawasan Minion Park, selanjutnya kamu harus mencoba mengunjungi restoran POP-A-NANA yang ada disebelahnya. Hayoo, apa makanan favorit Minion? Betul, jawabannya adalah banana atau pisang. Terinspirasi dari makanan favorit minion, restoran ini memiliki menu serba pisang, lho. Salah satu menu yang paling sering dipesan adalah popcorn rasa pisang cokelat. Amity Landing Restaurant, Teror Hiu Jaws Sumber gambar: https://tdrexplorer.com Jaws, pasti kamu pernah melihat film yang satu ini. Teror hiu yang satu ini ternyata tidak hanya di film, tapi juga ada di Universal Studio Japan, Travel Mates. Tenang, teror yang satu ini bisa kamu serang balik kok, caranya dengan memakannya langsung. Seperti di filmnya, Universal Studio Jepang memiliki area Amity Village atau biasa dikenal dengan rumahnya habitat atau rumah Jaws. Pulau yang dikelilingi oleh laut ini memiliki restoran yang unik, yaitu Amity Landing Restaurant. Siapa yang tau kalau Travel Mates bisa memakan Jaws dalam bentuk dessert yang menggemaskan di restoran satu ini? Dengan harga $4 kamu bisa mendapatkan menu Jaws Cake yang dibentuk swiss roll dan dilengkapi dengan cream soda. Kalo terornya seperti ini, pasti Travel Mates maunya di teror mulu. Betul? Discovery Restaurant, Restoran bertema Jurassic Park Sumber gambar: https://www.usj.co.jp Travel Mates ingin merasakan langsung dunia Jurassic Park? Restoran ini sangat cocok untuk mewujudkannya. Dengan membuat konsep interior yang sama seperti di film dan pilihan menu bertema hutan Jurassic Park, para pengunjung akan merasakan atmosfer langsung seperti apa kehidupan di dunia Jurassic Park. Tapi kamu harus berhati-hati Travel Mates, karena di restoran ini akan ada dinosaurus yang tiba-tiba muncul dihadapan kamu ketika kamu sedang makan. Jadi sebelum kamu ke sini, lebih baik kamu berlatih dulu seperti Owen Grady di film Jurassic Park saat mengendalikan Velociraptor, ya! SUMBER