Agus Bolang Setiawan

Members
  • Content count

    779
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    6

Everything posted by Agus Bolang Setiawan

  1. Berada di ketinggian 2400 Mdpl, ranu kumbolo nampak begitu mempesona, dikalangan para pendaki ranu kumbolo laksana pengobat lelah atau penyemangat untuk terus mendaki mencapai puncak tertinggi pulau jawa, Gunung Semeru. Ranu Kumbolo adalah sebuah danau gunung yang berada di kawasan lereng gunung semeru dan masih berada di dalam kawsanan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). ranu kumbolo berjarak sekitar 10,5 Km dari pos perijinan ranu pane. biasanya saya tempuh sekitar 5-6 jam perjalanan. selah melewati 4 pos peristirahatan. dan beberapa lokasi antara lain : Ladengan Dowo, Watu Rejeng, Ranu Kumbolo. boleh di bilang untuk mencapai ranu kumbolo tidak begitu susah, ikuti jalur pendakian dan tak terlalu banyak tanjakan hanya saat setelah melewati jembatan sebelum pos 3. kemudian selepas pos 3 juga cukup menanjak dan sebelum sampai ranu kumbolo. Ranu Kumbolo menjadi sebuah tempat peristirahatan bagi para pendaki gunung semeru, sebelum atau seduah muncak (mencapai puncak) lokasi ini adalah lokasi favorit para pendaki untuk berkemah sekaligus beristirahat. selain panorama alam dengan kecantikan yang indah, Ranu Kumbolo masih menyimpan banyak misteri. Panorama alam sekitar ranu kumbolo sangat indah, apa lagi saat bukan musim pendakian. sehingga tidak terlalu banyak pendaki yang camping di ranu kumbolo, sehingga menambah ketenangan ranu kumbolo. malam hari langit di atas ranu kumbolo akan menjadi lebih mempesona dengan penuh bintang bintang. menghiasi malam dengan sinar rembulan. di kala sang mentari akan menampakan wujudnya, saat saat itu lah yang biasanya di tunggu tunggu, keindahan sunrise ranu kumbolo begitu indah dan ceminan di permukaan ranu kumbolo yang cantik. sambil menunggu kehanggatn sinar mentari untuk menghangatkan tubuh yang mengigil kedinginan semalaman. karena ranu kumbolo begitu dingin bahkan bisa sampai suhu minus dan ber embuh es. jadi extra pakaian yang tebal untuk menghangatkan tubuh saat berada di ranu kumbolo. Masyarakat sekitar pun biasanya mencari sensai lain di ranu kumbolo dengan cara memancing, yaw memang harus extra sabar bahkan butuh berhari hari untuk bisa mendapatkan ikan di raku kumbolo, ya semua kembali pada faktor keberuntungan. Sekilas tentang ranu kumbolo, dan berikut adalah beberapa gambar yang pernah saya ambil saat menikmati keindahan ranu kumbolo.
  2. Menikmati Indahnya Ramadhan Dalam Hangatnya Ranukumbolo Part 1 Sebelum bulan ramadhan tiba, saya memang bercita cita jika saat ramadhan nanti ingin menikmati saat saat berbuka dan sahur di kampung halaman (ranukumbolo). seperti puasa (ramadhan) 2 tahun yang lalu. saat itu kami bertiga (Bang Ardi, Teteh Fitri dan Saya) dan di ramadhan kali ini pun saya ingin kembali menikmati indahnya ramadhan dalam hangatnya ranukumbolo. Team Ngebolang Ramadhan Ranukumbolo 2015 Memang tidak ada rencana kapan tepatnya buat ke ranukumbolo, saat acara buka bersama crew Bolang Adventure di surabaya waktu itu sempat ada obrolan antara saya dan bang ardi. cuma kami masih belum menentukan tanggalnya, karena saya juga ada jadwal plesiran ke ibu kota (jakarta). untuk tanggalnya saya flexibel karena menyesuaikan jadwal libur bang ardi akhirnya keberangkatan saya serahkan ke bang ardi. Setelah pulang dari jakarta selasa 7 juli 2015 bang ardi menghubungi saya lewat whatsapp kalau jadi ke rakum kamis 9 Juli 2015, karena tak perlu banyak yang di persiapkan lagi (sudah siap sebelumnya) jadi ya saya oke oke aja. Akhirnya kami pun berangkat Berempat (saya, bang ardi, mbak aiun, dan mbak aris) setelah janjian dengan bang ardi di sidoarjo dan langsung ke malang ketemu mbak aris dan langsung di lanjut ke ranupane. setelah mengurus perijinan dan kamipun menuju ranukumbolo. Alhamdulillah kami semua masih berniat menunaikan ibadah puasa, kerena memang itu niatnya. berpuasa ramadhan di ranukumbolo agak saat berbuka dan sahur semakin nikmat dalam baluta hangatnya ranukumbolo. memang pos perjininan ranupane tak seramai biasanya (saat bukan bulan ramadhan) tapi tetap saja ada beberapa pendaki yang naik, entah itu hanya sampai ranukumbolo seperti yang kami lakukan bahkan ada juga yang ke puncak semeru. tapi rata rata mereka mengorbankan puasa mereka. dalam perjalanan kami melihat mereka minum, makan dan ada juga yang sambil merokok. dalam hati sayang bener ya puasanya harus dikorbankan. ya sudahlah itu urusan mereka dengan tuhan. saya nikmati saja perjalanan saya. karena saya sendiri juga belum tau kuat apa tidak, tapi yang penting saya niat terlebih dahulu untuk berpuasa. Perjalanan santai, melangkah setapak demi setapak. istirahat jika merasa lelah dan menikmati heningnya alam. karena sambil berpuasa jadi harus pula menghemat tenaga, mengatur ritme perjalanan biar tetap kuat tanpa membatalkan puasa. hampir 2 jam akhirnya sampai di pos 1, saya dan bang ardi jalan duluan, sedangkat mbak aiun dan mbak aris masih santai di belakang, setelah istirahat cukup lama di pos 1 dan bercengkerama dengan bapak pernjual gorengan dan buah di pos 1. ternyata bapaknya yang jualan juga baru 2 hari yang lalu mulai jualan, sejak awal puasa beliau tidak berjualan. dan selang beberapa saat datang rombongan lain yang mau ke rakum juga. Kami Berdua pun melanjutkan perjalanan setelah mbak aris dan mbak aiun sampai di pos 1, dan sampai di pos 2 pun kami rehat sejenak, tak lama kami pun melanjutkan perjalanan, dan setelah sampai di pos 3 kami menunggu 2 cewek itu. hampir 1 jam lebih kami menunggu, ternyata mereka lebih santai dari kami. sampai kami pun tidur tiduran di pos 3 sambil menunggu 2 cewek itu. setelah mereka sampai pos 3 dan mereka istirahat kami berdua lanjut menuju ranukumbolo. bang ardi langsung meluncur dengan cepat dan saya santai di belakangnya bersama rombongan lain yang ketemu di perjalanan. setelah saya sampai pos 4, bang ardi sudah di camp ground rakum dekat selter. saya masih santai di pos 4 sambil menikmati cantiknya ranukumbolo. dan sekitar jam 15:00 WIB saya pun sampai di tenda. tapi 2 cewek itu masih jauh di belakang, sekitar jam 16 mereka baru sampai di tenda. saya dan bang ardi memilih rehat dan tidur di dalam tenda, sedangkan mbak aiun dan mbak aris menyiapkan santapan untuk berbuka puasa. Dan Alhamdulillah saatnya berbuka pun tiba, rasanya nikmat sekali. walaupun hanya roti bakar, kurma, dan susu. indahnya ranukumbolo serta hangatnya pelukan dingin dari ranukumbolo membuat suasana berbuka puasa kami terasa semakin nikmat. setelah semua beres kamipun memilih istirahat dan bersambung di part 2. http://www.sibolang.web.id/2015/07/menikmati-indahnya-ramadhan-dalam.html
  3. kali ini perjalanan saya menuju sebuah kabupaten lumajang, tepatnya di desa sidomulyo kecamatan pronojiwo. ada apa disana?? ada serpihan surga disana, surga itu bernama Tumpak Sewu, begitu orang setempat menyebutnya. air terjun tumpak sewu dengan jargo serpihan surga itu memang ada. memang benar benar melihat serpihan surga ketika melihat keindahan panorama air terjun tumpak sewu ini salah satu mahakarya tuhan Yang Maha Esa yang di tunjukan di bumi ini, memang objek yang satu ini baru baru saja booming. bahkan sempat ada kejadian buruk menimpah salah seorang pengunjung yang terpeleset dan akhirnya jatuh kedalam jurang. tapi di balik semua itu Tumpak Sewu menawarkan pesona alam yang luar biasa. meskipun objek yang satu ini baru di kelola oleh karang taruna desa sidomulyo dan sarana penunjangnya pun masih terbilang minim, sepanjang jalur menuju air terjun ini juga di buat dari bambu bambu dengan di ikat kawat dan bantuan tali tambang serta ban bekas, tapi insya allah sudah cukup aman untuk kita lewati, tapi tentunya di samping itu kita juga harus tetap berhati hati dan waspada. untuk menikmatinya kita bisa juga turun dan menuju jatuhnya air tersebut, tetapi kita terlebih dahulu melimpir melewati tebing tebing yang cukup curam dan ada juga yang di bantu dengan tangga bambu, bahkan kita juga harus melewati aliran air sungai sebelum sampai ke tujuan. untuk masuk lokasi ini cukup dengan membayar 3rb saja dan parkir motor 3rb , Mobil 5rb, cukup murah sekalikan. di desa ini juga merupakan desa wisata penghasil salak, durian, kopi dan cengkeh. sungguh lokasi yang subur, mengingat kawasan ini masih di daerah kaki gunung semeru. tunggu apalagi, silakan datang, nikmati dan jaga kelestariannya ya guys. berikut penampakanynya :
  4. Setelah dari pulau lombok yang saat itu masih binggung entah kemana, dan kamipun akhirnya memilih untuk menyebrang ke pulau sebelah, pulau sumbawa tepatnya. dan setelah makan siang kami berangkat dari mataram menuju pelabuhan khayangan, dan menuju pelabuhan poto tano. sekitar jam 16 kami sampai di poto tano dan kami langsung menuju tempat penyebrangan untuk menuju pulau kenawa. Sebelumnya kita negosiasi biayanya, awalnya mereka minta 250rb perkapalnya untuk mengginap di pulau kenawa, setelah nego akhirnya kena 200rb, dan setelah melengkapi logistik kami pun langsung berangkat menuju pulau kenawa, air laut mulai surut jadi kami naik dari pelabuhan poto tano, tak lama waktu berselang, perjalanan dengan air laut yang tenang, sekitar 20 menit kamipun tiba di pulau kenawa. setelah janjian besok minta di jemput jam berapa kami pun menginjakan kaki di pulau kenawa. Tak ada seorangpun selain rombongan kami, berasa pulau pribadi ini, dan tak pakai berfikir lama, seakan merasa kegirangan (senang sekali) kami seolah kembali seperti anak kecil yang berlari lari, karena sore menjelang tengelam, sang surya pun hampir bersembunyi di balik gunung rinjani, kami pun bergesas menuju bukit kecil yang ada di pulau ini untuk menikmati sunset. Setelah matahari bersembunyi di balik gunung rinjani, kami pun mulai turun dari bukit itu, meskipun bukit kecil, tapi lumayan juga bikin ngos2an. kami tak membawa tenda kali ini, tapi di sini banyak gazebo gazebo, meskipun sudah banyak yang mulai rusak sih, mungkin karena tidak terawat. hanya bermodal matras dan sleeping bags saja sudah cukup. malam itu dari pulau ini nampak banyak kapal kapal pesiar yang lewat, mungkin itu kapal pesiar paket LOB lombok - komodo - labuhan bajo. Makan malam dengan bekal nasi bungkus yang kita beli di poto tano menjadi santapan yang nikmat, dengan hening sepi pulau kenawa. dan kebersamaan. bersendau gurau sambil mengisi malam sebelum istirahat. sang mentaripun mulai bersinar, menghangatkan penghuni pulau kenawa. meskipun kami tak bermain air di pulau ini, kami hanya menhabiskan waktu untuk santai dan berfoto foto di pulau ini, sambil menunggu jemputan perahu yang akan mengantarkan kami kembali ke sumbawa, kami makan pagi dengan di temani mie instan (hehehe). dan sekitar jam 9 kami kembali ke sumbawa.
  5. Awalnya penasaran, saat berkunjung ke makam bung karno blitar. saya melihat papan petunjuk wisata omah djadoel. saking penasaranya tak perlu banyak berfikir, saya langsung menuju kesana. dengan mengikuti petunjuk akhirnya ketemulah omah djadoel yang berada di Jl.Borobudur 101, Desa Bendogerit – Kota Blitar. tempatnya tak jauh kok dari makam bung karno.Omah Djadoel dikelolah oleh ibu Ida Suhardja, ibu dengan usia 65 tahun ini sangat gemar mengoleksi benda benda antik. memang awalnya kolesi koleksinya merupakan warisan keluarga, tetapi karena kegemaranya itu ibu ida juga mencari atau mengumpulkan barang barang antik dari tempat tempat lain. semua yang ada di Omah Djadoel merupakan koleksi pribadi yang di pamerkan dalam satu rumah. kolesinya hampir ribuan benda benda antik, yang bukan hanya berasal dari indonesia saja, tetapi ada juga yang dari cina, belanda dan jepang. Untuk Masuk ke omah djadoel ini hanya cukup membayar 10rb saja, pemiliknya sangat ramah. banyak menjelaskan tentang sejarah benda benda yang ada disana. bahkan di tunjukan beberapa benda benda yang unik, misakan guci yang bisa berbunyi, cawan air yang bisa bergetar, dan guci gentong yang di dalamnya terdengar suara gamelan. dan benda benda bersejarah lainnya. Semangat ibu ida tak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi dengan di bukanya omah Djadoel ini ibu ida mengajak kepada Generasi Muda untuk lebih mencintai budaya dan sejarah. dengan semboyan “Dari Omah Djadoel Indonesia di Kota Blitar mengenalkan Gerakan Jas Merah yakni 5 langkah menuju Nasionalisme, yaitu Mengenali, Menghargai, Menyelamatkan, Merawat dan Melestarikan maha karya lelulur bangsa" memang tidak mudah mengajak generasi muda sekarang untuk memahami arti benda bersejarah, tetapi dengan semangat yang kuat pasti bisa untuk memahaminya, dengan begitu maka timbulah rasa cinta dan akan medorong kita untuk mengenali sejarah. bangsa yang besar adalah bangsa yang mencintai budayanya. begitu alasan ibu ida mendirikan museum omah djadoel. berikut beberapa penampakan koleksi di Omah Djadoel :
  6. Kawah Ijen terletak di antara kabupaten bondowoso dan banyuwangi, tepatnya di Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi dan Kecamatan Klobang, Kabupaten Bondowoso, Propinsi Jawa Timur. kawah ijen menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun asing dengan fenomena api birunya (blue fiere) dan danau kawah yang berwarna hijau tosca. Kawah ijen yang berada di ketinggian 2.386 mdpl, merupakan kawah danau terbesar dipulau jawa, kawah berbentuk elips dengan ukuran kurang lebih 960 x 600 m dengan ketinggian permukaan air danau kurang lebih 2140 mdpl dengan kedalaman danau kurang lebih 200 m serta merupakan danau terasam didunia dengan ph 0,5. Pemandangan menjadi sangat unik ketika dari celah celah tebing curam terlihat begitu banyak para penambang belerang yang naik turun di sela-sela lereng kawah. dengan membawa beban antara 90 Kg - 120 Kg dengan di bantu sebuah keranjang bambu yang di pikul (engkrek). Mereka harus meyusuri jalan setapak dengan bebatuan yang tidak merata. Dari atas puncak, kita dapat melihat pemandangan yang menghampar luas kearah selat bali, serta pemandangan gunung lain yang ada di sekitar gunung ijen. Gunung ijen memiliki tetangga lain yaitu Gunung Merapi, Gunung Widodaren, Gunung Ranti dan Gunung Papak. Yang dapat dilihat dari pos paltuding. Bunga edelweis juga dapat ditemui di sepanjang bulan juli sampai september, dibulan-bulan ini bunga abadi ini mulai tumbuh dan bersemi. Dari Paltuding berjalan kaki dengan jarak kurang lebih 3 km. Lintasan awal sejauh 1,5 km cukup berat karena menanjak. Sebagian besar jalur dengan kemiringan 25-35 derajat. Selain menanjak struktur tanahnya juga berpasir sehingga menambah semakin berat langkah kaki karena harus menahan berat badan agar tidak merosot ke belakang. Setelah beritirahat di Pos Bunder ( pos yang unik karena memiliki bentuk lingkaran) jalur selanjutnya relatif agak landai. Selain itu wisatawan/pendaki di suguhi pemandangan deretan pegunungan yang sangat indah. Untuk turun menuju ke kawah harus melintasi medan berbatu-batu yang lumayan terjal sejauh 250 meter.
  7. Kawah Ijen, Danau Kawah Terasam Di Dunia

    iya lumayan sih, ya bgtulah untuk mendapat kan sesuatu yg indah pastinya harus di perjuangkan
  8. Omah Djadoel, Salah Satu Tujuan Wisata Sejarah Di Blitar

    hehehehe, maklum sudah tua, jadi udah masuk musium
  9. Omah Djadoel, Salah Satu Tujuan Wisata Sejarah Di Blitar

    @deffa : iya mod, apalagi semua itu koleksi pribadi
  10. Omah Djadoel, Salah Satu Tujuan Wisata Sejarah Di Blitar

    Sepertinya gk mbak sama2 sama2
  11. HALO

    salam kenal
  12. Pesona alam kabupaten tulungagung belum ada habisnya, kali ini sebuah lokasi bekas tambang tembanga dan watu ijo (batu hijau) yang sudah terbengkalai kini menjadi salah satu objek wisata yang banyak di kunjungi oleh wisatawan. Danau Warna ini berada di desa Panggunguni, Kecamatan Pucang laban - Tulungagung. Ada 3 Danau dengan warna yang berbeda, danau pertama berwarna hijau tosca, Danau Kedua berwarna hitam kecoklataan, Danau Ketiga Berwarna hijau. fenomena ini terjadi pada bekas bekas galian tambang yang terisi oleh air hujan dan akibat zat zat yang terkandung dalam tanah serta bebatuan membuat warna air hujan berubah. Didalam kawasan ini merupakan kawasan yang cukup berbahaya, kerena banyak mengandung zat zat yang sangat beracun. jadi harus berhati hati saat mengunjungi lokasi ini, meskipun menarik buat berfoto foto. tidak diperkenankan mandi di lokasi danau ini, apalagi mengkonsumsi air dari danau ini. Cukup murah untuk masuk kawasan ini, kita cukup membayar parkir saja. untuk aksesnya masih lebih mudah jika dijangkau dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau motor. bisa juga menggunakan mobil, tetapi akses untuk ke sini jalanya masih belum terlalu bagus, dan lebar jalan juga tidak terlalu lebar. Untuk Rute ke lokasi ini dari surabaya / Gresik langsung menuju arah ke sidoarjo (krian) lanjut ke mojowarno - Pare - wates - ponggok - blitar - kademangan - rejotangan - ngunut (sesampai di ngunut ketemu pertigaan langsung ke arah kiri menuju ke pantai molang) - setelah mentok ambil ke arah kanan dan saat ketemu perempatan ambil ke arah kiri, setelah mentok ada per3an ambil ke kiri, nanti ada pertigaan ambil ke kanan, setelah melewati jalan yang berbelok belok (Luk Songo) maka akan masuk ke kecamatan pucang laban, lurus aja terus sampai pasar puser, dan belok ke kanan, setelah itu lurus aja sampai mentok dan belok ke kiri, nanti ketemu gardu (pos) ada plang danau biru. makan anda sudah smpai di kawasan danau warna ini. Lokasi ini mengingatkan saya akan danau kelimutu yang ada di ende - flores - NTT yang memiliki 3 warna yang hampir sama. semoga tulisan ini membantu, tetap cintai wisata indonesia dan jaga selalu kelestarianya. Danau Hijau Tosca Danau Hitam Kecoklatan Danau Hijau http://www.sibolang.web.id/2015/08/phutuk-bukit-krebet-miniatur-kelimutu.html
  13. Phutuk (Bukit) Krebet Miniatur Kelimutu Ala Tulungagung - Jawa Timur

    @gung yupssss, banyak kandung arsenik, dan zat zat berbahaya lainnya
  14. INFO KULINER TENGAH MALAM DI SURABAYA

    om @aRai itu rajanya makan
  15. Hi..

    salam knl mbak @hijrotul, gresik mana?
  16. Assalamu'alaikum, lam kenal..

    hehehe, iya mbak @isti sweet orang gresik mod, cm sepertyinya dia tinggal di situbondo deh
  17. OPEN TRIP Mbolang ke Green Canyon - Pangandaran 14-16 Agustus 2015 BIAYA : 650rb / Orang Tujuan : 1. Pantai Pangandaran 2. Pantai Batu Karas 3. Pantai Batu Hiu 4. Penangkaran Penyu 5. Green Canyon (Full Body Rafting) Start : Depan Dunkin Donut Plaza Semanggi 14 Agustus Jam 19.30 WIB Finish : Depan Dunkin Donut Plaza Semanggi 16 Agustus Jam 22.00 WIB Fasilitas : 1. Transport ELF / BUS (menyesuaikan jumlah peserta) standart pariwisata AC 2. Full Body Rafting Green Canyon 3. Sertifikasi Full Body Rafting 4. Makan 4x 5. Penginapan AC (1 kamar 4 Orang) 6. Tiket Masuk Wisata 7. Tour Leader Info : Agus Setiawan +628993811923 (Sms/Whatsapp/telpon) +6282139723766 (Call Only) PIN BBM : 550A6DA4 http://bolang.adventure.web.id/2015/06/open-trip-mbolang-ke-green-canyon.html
  18. Ceria Ala Serdadu Kumbang di Pulau Kenawa Sumbawa Barat

    @deffa hehehe, asyikk mod @juragankoppi semoga cepat bisa kesana @kyosash bener banget, semua punya sudut keindahan tersendiri
  19. Salam kenal..

    waalaikumsalam, salam knl juga mbak @Suci Widiawaty
  20. Assalamu'alaikum, lam kenal..

    salam knl mbak @isti sweet
  21. Butuh Info Pendakian Gunung Semeru

    lagi hari raya mod, kuningan hehehe