Sign in to follow this  
Followers 0
desmaster

Museum Bandai, Jepang

7 posts in this topic

Bandai_logoRGB.jpg

hayo-hayo... siapa yang tau logo di atas? buat yang penggemar acara-acara Jepang waktu kecil, pasti tau dech.. Kalau masih belum tau, nich saya sebut beberapa merek dari bandai: Ultraman, Gundam, Kamen Rider (Ksatria Baja Hitam), Sentai (power rangers).

Seneng ga sama semua itu? kalau seneng, pasti penasaran sama tempat ini... Museum Bandai! Di tempat ini kita bisa melihat segalanya tentang bandai, mulai dari action figure, mainan dari kecil sampai gundam ukuran asli, kostum-kostum kamen rider, dan lain sebagainya. Suatu tempat yang benar-benar menarik untuk dikunjungi... ada yang sudah pernah pergi?

8d0d1f306e000f52f99e848a636121e2.jpg

gundam-bandai-museum.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

bagus nih ke museum ini buat inget2 masa kecil dulu. Kamen Rider favorit saya dulu :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Bandai itu kalo gak salah yang produksi anime naruto juga bukan ya? kan saya kadang kalo beli kaset naruto suka pas abis ada tulisan sama logo bandai nya gitu

Share this post


Link to post
Share on other sites

gundam mania hahahah udah jelas bandai itu gundam banget dah hehehe katanya mereka lagi bikin gundam versi live jadi bikin robot asli gitu

Share this post


Link to post
Share on other sites

waw.. pecinta gundam pasti seneng banget nih kalo main disini :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

bagus nih ke museum ini buat inget2 masa kecil dulu. Kamen Rider favorit saya dulu :D

iya sama saja juga.. dulu hampir ga pernah lewat satu episode pun waktu jamannya kamen rider black.

Bandai itu kalo gak salah yang produksi anime naruto juga bukan ya? kan saya kadang kalo beli kaset naruto suka pas abis ada tulisan sama logo bandai nya gitu

oh ya? bisa jadi.. perusahaan gede banget sich dia.

gundam mania hahahah udah jelas bandai itu gundam banget dah hehehe katanya mereka lagi bikin gundam versi live jadi bikin robot asli gitu

iy emang andalan utamanya itu kaya gundam, power rangers, ultraman, sama kamen rider... uda mendunia semua tuh.

waw.. pecinta gundam pasti seneng banget nih kalo main disini :D

yoiii betul.. saya aja yang bukan penggemar berat gundam pengen banget ke sini.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0

  • Similar Content

    • Pengalaman Menggunakan Maskapai Low Cost Fly Peach
      By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Saya masih menahan diri untuk menulis Cerita Perjalanan ke Korea Selatan 11-15 Mei 2016 lalu, karena tulisan nya jelas panjang, jadi akan butuh waktu lama untuk merangkumkan nya. Maka dari itu saya akan beri sedikit informasi tentang Maskapai yang saya gunakan untuk Trip waktu itu.
      FYI perjalanan saya ke Korea Selatan ini adalah yang pertama kali, dan ini adalah perjalanan lanjutan dimana pada tanggal 7-11 Maret 2016 sebelum nya saya berangkat ke Kansai Jepang yaitu Osaka - Kyoto - Nara
      Nah hari terakhir di Kansai tepatnya tanggal 11 Maret 2016 saya melakukan perjalanan udara dari Kansai International Airport (KIX) menuju Seoul Incheon International Airport menggunakan maskapai FLY PEACH

      Credit: http://www.nipponoob.fr/
      FYI Fly Peach atau Peach Aviation ini salah satu maskapai Low Cost yang dimiliki oleh Jepang yang berdiri sejak 1 Februari 2011. Mungkin kasar nya Air Asia ala Jepang nya. Jadi tarif murah (walaupun tak se murah air asia) dengan pelayanan yang baik.
      Fly Peach melayani beberapa rute Luar Negeri dari Jepang, dan juga banyak rute Domestik. Jadi salah satu pilihan kalian jika mau Explore Jepang Domestik loh.
      Nah pengalaman saya menggunakan Fly Peach ini, mereka juga mempunyai sistem Tiket Promo layak nya Air Asia. Dimana jika ada Event tertentu harga nya sangat murah atau juga jika membeli dari jauh hari harga nya juga relatif murah dari reguler. Saya kebetulan membeli tiket Kansai - Incheon ini, 1 bulan sebelum keberangkatan jadi tidak mendapatkan tiket Promo, mendapatkan Harga Reguler yaitu Rp. 860.000
      Saya pernah nge cek sebelum nya ketika 4 bulan sebelum hari H mendapatkan harga yang sangat murah yaitu Rp. 420.000. Sayang banget saya waktu itu tidak memutuskan untuk membeli nya. 
      Tiba di Kansai International Airport sekitar pukul 16.15 WIT, saya langsung menuju ke lantai 2 karena Train Station berada di Underground. Untuk keberangkatan Internasional berada di Lantai 2. Tapi unik nya untuk Keberangkatan Internasional pesawat LCCT atau Low Cost Carrier, kita tidak langsung berada di Gate Keberangkatan di gedung yang sama loh.
      Kita harus di transfer terlebih dahulu ke Terminal 2 menggunakan Shuttle Bus khusus dari Gedung Utama KIX ini ke Gedung Keberangkatan untuk LCCT, dan proses ini memakan waktu cukup lama perjalanan sekitar 30 - 45 menit. Ikuti saja tanda panah menuju Terminal 2. Jadi kalian yang menggunakan pesawat LCCT untuk pulang atau pergi dari Kansai seperti Air Asia atau Fly Peach. Harap spare waktu lebih sekitar 2-3 jam untuk di bandara ini ya
      Spoiler
      Tiba di Terminal 2 pukul 16.50 WIT sudah ada banyak yang antri untuk Self Check in, yup di Terminal 2 untuk flight dari Fly Peach ini menggunakan mesin Self Check In tidak ada Counter Check In seperti di Indonesia loh. 
      Apa itu Self Check In ? Check In dengan menggunakan mesin Check In mirip mesin ATM dimana kita melakukan penginputan data Kode Booking secara Sendiri. Kode Booking bisa di input atau di scan melalui Bar Code yang ada. 
      Petugas untuk Check In ini sedikit sekali dan hampir di bilang tidak ada, hanya ada beberapa petugas di bagian Scan Bagasi saja, jadi sebelum nya kalian harus paham sistem Self Check In ini ya. Atau jika ragu bisa tanyakan ke petugas yang ada di bagian Scanner Bagasi. 

      Setelah selesai Self Check In kita akan menuju untuk tempat Scan Bagasi, bagi kalian yang membeli Tiket Fly Peach include Bagasi dan Tanpa Bagasi juga harus melewati Scan ini. Untuk Penerbangan Include Bagasi berat Bagasi per penumpang maksimal 20 kg. Dan untuk yang Tanpa Bagasi per orang Hanya Boleh Membawa 1 Tas maksimal 10 Kg
      Perhatikan yang di Bold di atas HANYA BOLEH MEMBAWA 1 TAS ini secara harfiah ya, jadi jika kalian membawa 1 Tas Backpack dan 1 keranjang oleh-oleh itu dianggap 2 Tas. Atau 1 Tas Backpack dengan 1 Tas Make Up dan 1 Tas Laptop itu di anggap 3 Tas.
      Mungkin Tas Laptop bisa di masukkan dalam Tas Backpack agar tetap di anggap 1 Tas, namun berat maksimal 1 Tas ini hanya 10 kg. Jadi saya waktu itu kelebihan berat 10.2 kg atau sebesar 2 ons. Tidak di perbolehkan masuk. Jadi apa boleh buat saya membuka beberapa baju dari Tas dan saya kenakan. Jadi saya menggunakan Triple Baju dan Double Jaket pada saat itu, cukup mengurangi jadi total berat 9.8 kg
      Untuk penimbangan ini mereka sangat Ketat bahkan 2 kali di timbang, pertama di bagian Scan Bagasi tersebut, kedua ketika mau masuk bagian Imigrasi akan di timbang kembali. Jadi jangan lepas kan baju nya dulu ya jika kalian seperti saya. Setelah melewati Imigrasi baru lah saya lepas kan kembali pakaian tersebut dan masukkan kembali ke Tas. 
      Untuk bagian Imigrasi juga cukup ketat hampir sama dengan KLIA2 dimana semua hal yang berhubungan dengan Logam harus di buka untuk di scan. Dan juga untuk Cairan berupa Botol hanya maksimal 100 ml. 
      Lalu masuk ke dalam pesawat space kaki dan kursi juga sama persis dengan ukuran Space Air Asia yang cukup sempit dengan tipe Reclining Seat yang juga sama, namun dengan nuansa warna Pink
       
      Credit : http://washimo-web.jp/
      Pesawat on time karena Fly Peach memang terkenal maskapai On Time walaupun Low Cost. Karena saya memilih Tiket tipe Happy tidak mendapat kan bagasi dan makanan jadi saya tidur saja perjalanan sekitar 1,5 jam. Tidak ada entertainment apapun di dalam pesawat. Namun pelayanan dari Pramugari dan Pramugara nya cukup baik dan murah senyum
      Sekian pengalaman saya menggunakan Fly Peach bisa menjadi pilihan kalian jika mau explore Jepang Domestik ataupun ke Internasional dari Jepang seperti ke Korea Selatan, Taiwan dan Hongkong

      Credit: http://i.telegraph.co.uk
      Note :
      Untuk Booking Fly Peach bisa langsung ke website nya klik di SINI Ingat sistem check in nya Self Check In di Mesin Check In jadi minimal kalian sudah pernah menggunakan Mesin seperti itu Air Asia Indonesia juga punya sistem Self Check In jadi bisa di coba jika sempat menggunakan Air Asia Promo biasanya 3 - 6 bulan sebelum tanggal keberangkatan Baca Juga : Rangkuman Itinerary dan Biaya Selama 5 Hari Explore Kansai Jepang
      IG / Twitter / Steller: @Deffa_Utama
      Facebook : Deffa Boys N Root
       
       
    • Rangkuman Itinerary dan Biaya Selama 5 Hari Explore Kansai Jepang
      By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Karena masih banyak yang bertanya tentang biaya yang saya keluarkan selama Explore Kansai Jepang 7 - 11 Maret 2016 kemarin. Kali ini saya akan posting Rangkuman nya langsung beserta Itinerary nya, jadi kalian bisa langsung pelajari dan pahami ya.
      Sebelum nya perjalanan saya ini inti nya di Kansai adalah Osaka - Kyoto - Nara. Jadi hanya 3 kota tersebut. Dengan masuk dari Bandara Kansai International Airport dari Bandung. Lalu pulang nya saya menuju ke Incheon International Airport di Seoul Korea Selatan. Jadi saya tidak pulang ke Indonesia langsung. Pesawat yang saya gunakan adalah Air Asia dan Fly Peach
      Saya melakukan perjalanan Solo Traveling ya jadi semua biaya ini perhitungan sendiri
      Lalu untuk rincian Cerita Perjalanan masing-masing kota tersebut bisa di baca di sini :
      OSAKA KYOTO NARA  Berikut rincian nya semoga berguna ya. Pada waktu saya berangkat Kurs 1 yen = 110 rupiah

       
      OSAKA
      Itinerary Osaka

      Pengeluaran Osaka

      Cerita Lengkap nya baca di SINI
       
       
      KYOTO
      Itinerary Kyoto

      Pengeluaran Kyoto
       

      Cerita lengkap nya baca di SINI
       
      Nara
      Itinerary Nara

      Pengeluaran Nara

      Cerita lengkap nya baca di SINI
      Jadi Total keseluruhan Biaya Perjalanan Saya selama 5 Hari di Kansai adalah Rp,  7,545,200
      Note :
      Selama perjalanan ini untuk transportasi selama di Kansai saya di cover oleh Kansai Thru Pass dan ICOCA Card. Kedua kartu sakti ini meng cover semua jenis Transportasi yang ada di Kansai yang saya gunakan Untuk makan, saya jarang sekali makan siang jadi biasa nya cuma nyemil aja jadi biaya makan siang bisa di potong Tiket Air Asia itu saya mendapatkan promo 6 bulan sebelum berangkat ketika ada Air Asia Carnival. Namun Tiket Fly Peach ini tidak promo atau harga reguler karena saya telat membeli tiketnya 1 bulan sebelum keberangkatan, karena lupa. Kalau promo biasanya Fly Peach itu di 300 - 500 ribuan Untuk kurs Yen saat saya berangkat itu sekitar 110 yen, untuk Ringgit saya lupa jadi saya hitung sesuai Kurs Google per hari ini tanggal 13 May 2016 Total biaya pengeluaran perjalanan ini Rp. 7,545,200. Sebenarnya masih bisa di perkecil lagi jika saya memilih kamar yang Dorm bukan Private room. Lumayan bisa menghemat 1 - 2 juta Sekian Semoga Berguna ya dan Silahkan di Bagikan jika berkenan :) 
      Baca Juga : 
      3 Hari di Osaka Itu Seru Loh Awesome 3 Days In Kyoto Nara in a Glance IG / Twitter / Steller: @Deffa_Utama
      Facebook : Deffa Boys N Root

    • Jalan Jalan ke Jepang versi Ogie
      By min0ru
      Hai hai hai! Ini dia cerita jalan jalan ke Jepang bagian 1. Tulisan ini bakalan panjang dan mungkin sedikit membosankan cuma sabar2 aja siapa tau ada informasi yang kalian butuhkan disini.
      Hari 2: Nagoya - Kyoto - Kiyomizu-dera
      Cerita ini akan saya mulai dihari berikutnya setelah Menginap di Bandara Haneda. Pagi itu sekitar jam 09.00 saya sudah siap untuk keluar dari bandara haneda dan dihari itu saya berencana langsung ke Hiroshima! Kebetulan ada teman yang sudah duluan ke Jepang dan ada lebihan SUICA akhirnya saya pakai aja untuk ke Tokyo Station. Haneda ke Tokyo Station hanya memakan waktu kurang lebih 30-40 menitan dan sesampainya disana langsung ke JR Office untuk menukarkan JRPASS yang sebelumnya sudah dibeli melalui travel agent di Jakarta, ternyata cukup antri dan udah panik lirik2 jam terus. 5-8 menit mengantri tiba juga giliran saya dan proses penukaran hanya memakan waktu 5 menit. Ngacir deh ke peron yang menuju ke Hiroshima.

      Karena terburu2 akhirnya agak salah naik kereta, harusnya via Shin-Osaka tetapi naiknya yang Shin-Kobe sebenarnya sama saja kok.

      Ditengah perjalanan menuju ke Hiroshima ternyata baru kerasa badan cape dan lapar karena kurang istirahat dan makan keliatannya lalu diputuskan secara random untuk berhenti di Nagoya dan cari makan disana. Sibuk tanya2 ke mbah Google bingung akhirnya nanya ke petugas di Stasiun yang menunjukkan arah ke bawah tanah dan ternyata banyak makanan dibawah mulai dari Ramen, Curry Rice dan lainnya.

      Ini makanan kalo ngga salah pork curry yang rasanya lumayan enak (namanya juga lagi laper apa juga enak ) seharga ¥800an kayaknya . Udah kenyang? Yuk lanjut! Setelah berunding dengan rekan seperjalanan akhirnya diputuskan untuk langsung aja ke penginapan di Kyoto lah, kita cancel aja Hiroshima karena memang waktu itu sudah menjelang sore.
      Perjalanan dilanjutkan ke Kyoto dan berhenti di Kyoto Station! Nah menurut teman yang sebelumnya pernah menginap di guest house yang sama akan lebih mudah jika kita naik bus ke guest house. Halte bus letaknya disebelah kanan ketika keluar dari pintu stasiun Kyoto, kita naik bus nomor 206 yang berhenti langsung di Higashiyama Sanjo dan jalan dikit menuju ke Guest House Gajyun. Review Guest House Gajyun bisa dibaca disini.
      Selesai check-in dan masukkin koper ke kamar, saya pun lanjut jalan lagi ke Kiyomizu-dera temple yang terletak ngga jauh dari situ. Walaupun dekat kita tetap harus naik bus lagi sekalian memanfaatkan one day bus pass yang udah kita beli sebelumnya.

      Jalanan sekitar guest house sangat menyenangkan sekali atau mungkin memang beginilah Kyoto! Hmmm...
      Naik bus sekitar 5 menitan eh sudah sampai di halte dekat Kiyomizu-dera temple, lanjut jalan kaki 10 menitan untuk mencapai templenya. Jalanannya sangat crowded sekali, mungkin karena waktu itu hari sabtu. Sepanjang jalan menuju ke temple banyak sekali penjual makanan, eskrim, oleh2 dan banyak lagi, sehingga banyak orang yang banyak berjalan pelan dan bahkan mampir untuk berbelanja. Sampai di Kiyomizu-dera ternyata keren banget bangunan dibalut warna orange yang pekat dipadu dengan background langit yang biru. Sayangnya saat itu bunga sakura banyak yang belum sepenuhnya mekar dan ngga banyak yang bisa difoto.

      Selesai foto2 di Kiyomizu-dera gw kembali turun mengarah pulang lalu tak lama terlihat sign "Kodai-ji Temple" ya udah iseng ngikutin arah panah itu mumpung memang searah ke guest house. Ternyata dijalanan yang menurun itu terdapat 1 pohon sakura yang sangat bagus sekali, bunganya mekar penuh! Keren! Berhenti untuk foto2 sebentar! Jalanan menuju ke Kodai-ji Temple ini sama dengan jalanan sebelumnya yang ada pedagang snack dikanan-kiri jalannya. Saya pun terhenti di toko yang menjual roti goreng, yakkk roti goreng! terlihat sangat enak walaupun rasa aslinya biasa saja haha well, yang penting nyobain deh karena harganya juga ga mahal sekitar ¥100 / 6 pcs.

      Sampai di gerbang Kodai-ji Temple eh udah gelap! Kaki juga udah lumayan capek, ah ya sudah pulang aja deh ke penginapan. Makan malem kali ini dipersembahkan oleh Lawson yaitu Bento berisi Mie, Nasi dan Katsu2an seharga ¥480.
      Day 3: Hiroshima
      Makan pagi di guest house dimulai teng jam 07.00 lalu mandi dan bersiap melakukan perjalanan ke Hiroshima, yes akhirnya jadi juga jalan ke Hiroshima secara dadakan. 09.30 sudah meluncur via Kyoto Station dan naik Shinkansen ke Hiroshima Station. Wooofff wooffff *eh berasa naik kereta uap aja* Perjalanan ini ditempuh selama sekitar 110 menit. Di kereta saya ketiduran dan menyebabkan telat turun di Hiroshima Station, padahal sudah cepat2 berdiri eh begitu mau turun kereta, pintunya nutup karena saya pikir dekat, akhirnya saya berdiri di dekat pintu tapi kok lama ngga sampe2 ya di stasiun berikutnya tetiba dicolek sama ibu2 orang jepang yang memberikan saya duduk, antara ga tega atau saya menghalangi pintu antar gerbong yah :p. Ya sudah deh akhirnya duduk dan sekitar 10 menitan tiba di Yamaguchi Station! Kelewatnya lumayan jauh sekitar 20 menitan ternyata :(. Turun dan pindah jalur untuk arah sebaliknya dan lagi2 menunggu kereta datang sekitar 5 menit. Untungnya disepanjang jalan pemandangannya bagus dan ngga membosankan jadi bisa dinikmati. Melongok keluar Yamaguchi Station ada jalur private dengan kereta berwarna warni berjalan senada dan menurut saya menarik untuk difoto, cuaca pun sedang bagus awan biru.

      Shinkansen yang saya naiki menuju Hiroshima terasa aneh, kok lebih bagus rapih ya? ternyata salah naik, saya naik yang Nozomi (tidak tercover oleh JRPASS) dan naik di gerbong reserved! 2x salah kalau begini sih. Dengan pede saya jalan dari gerbong nomor 14 ke gerbong nomor 1 dan setiap ketemu kondektur *bener ga sih namanya* saya nyapa aja sambil jalan buru2. Emang rejeki anak sholeh, kondekturnya ga memeriksa tiket atau pun JRPASS saya, alhasil aman turun di Hiroshima! :p.
      Tiba di Hiroshima sudah pukul 13.00 lewat dan genderang perang di perut sudah berbunyi kencang. Karena ngga tau harus makan apa, saya pun memutuskan menuju ke Atomic Bomb Dome dan mencari makanan disekitar sana saja. FYI di Hiroshima ada city tour bus bernama Mei Puru~pu yang bisa kita naikin secara gratis jika memiliki JR PASS. Informasi lengkapnya disini. Naik bus tersebut memakan waktu 10 menit untuk sampai ke Atomic Bomb Dome.
      Begitu turun dari bus clingak clinguk cari tempat makan, mau masuk mall tapi kok bosen ya sama makanan mall. Iseng jalan ke gang2 kecil dan nemu tempat tersembunyi didalam gedung lantai 2F, karena di depan gedung tersebut sudah tulis perkiraan harga untuk makan dan masih masuk dengan budget makan harian :p. Lets give it a try! Saya pesan Okonomiyaki dan satu lagi adalah daging sapi yang lupa banget namanya apa but it's suprisingly DELICIOUS! you guys should try when you go to Hiroshima.

      Perut kenyang hati senang dan siap explore si Atomic Bomb Domenya. Jalan kaki ngga sampai 10 menit kok dari restoran itu ke Bomb Domenya. Sight-seeing di Hiroshima memberikan pengalaman yang sangat menyenangkan untuk saya. Tempat ini bisa dibilang hampir ngga ada turis, semuanya yang saya lihat sebagian besar adalah warga kota tersebut. Mereka menikmati kota dengan hanya duduk2 ditaman, ngobrol dengan teman, ada yang foto2, melukis, naik sepeda dan sesekali ada turis tetapi secara garis besar lokasi ini sepi dan enak dikunjungi.

      Atomic Bomb Dome ini ternyata sangat dekat dengan Peace Memorial Park, tinggal nyebrang jembatan aja sampai adanya dikiri jalan. Tamannya pun sangat bagus dan tertata rapih. Saya menyempatkan diri untuk berfoto dibangku taman dan menikmati pemandangan sekitar taman.

      17.30 waktunya pulang kembali ke Kyoto. Depan Bomb Dome persis ada halte tram, dengan PEDEnya saya ngantri dan siap naik, begitu tram datang dan mau masuk eh eh di tap pake SUICA ngga bisa! begitu lihat logo2 di badan tram ternyata harus menggunakan ICOCA. hahaha. Udah deh, nyebrang balik ke halte bus yang sebelumnya kita naikin dan untungnya lagi saya masih kebagian bus slot terakhir yaitu 17.59 hebat bener deh ontimenya negara ini. fyuuhhhh.

      Bersambung kesini
       
       
    • Sharing pengalaman wisata halal ke Jepang 24 - 29 Maret 2016, membawa anak umur 3 tahun (Bagian 1: Tiket pesawat, akomodasi, itinerary dan biaya)
      By Iman_firman
      Halo semua,
      Saya bersama istri dan anak kami yang berumur 3 tahun baru kembali dari Jepang tanggal 29 Maret 2016 kemarin, sudah cukup lama memang baru sharing sekarang, tapi tidak apa-apa, siapa tau dapat berguna bagi orang lain karena kami pun banyak mendapat inspirasi melalui forum ini dalam menyusun rencana perjalanan kami. Tulisan saya pada bagian 1 ini adalah mengenai tiket pesawat, akomodasi serta itinerary dan biaya. Selanjutnya rencananya bagian 2 saya ingin menulis tentang field report per harinya dan bagian 3 mengenai pengalaman anak sakit di Jepang.
      Mari kita mulai..
      TIKET PESAWAT
      Sudah sejak awal 2015 kami berniat berburu tiket murah ke Jepang dengan cara menginstall aplikasi maskapai AA di android. Lalu tanggal 18 Mei 2015 pagi mendapat sebuah notifikasi yang muncul di layar android dari AA tentang promo tiket murah, bunyinya kurang lebih pesan tiket dalam waktu tertentu (lupa) untuk jadwal terbang dari (lupa) hingga akhir Maret 2016. Langsung saja kami buka situs AA dari PC agar lebih mudah dan memesan tiket sebagai berikut : Jakarta – Kualalumpur – Osaka untuk tanggal 23 Maret 2016 dan Tokyo (Narita) – Kualalumpur – Jakarta untuk tanggal 29 Maret 2016.
      Jadwal tiket dengan harga promo ini ditaruh di waktu yang tidak menguntungkan, seperti waktu transit yang lama atau penerbangan pagi. Tiket Jakarta – Kualalumpur – Osaka awalnya jadwal berangkat dari Jakarta sekitar pukul 13.00 WIB dan jadwal tiba di Kualalumpur pukul 16.00 waktu kualalumpur, terbang lagi dari Kualalumpur pukul 01.00 tanggal 24 Maret 2016, sehingga waktu transit adalah 9 jam, sehingga kami berniat untuk check in hotel transit saja sekedar untuk meluruskan punggung selama 9 jam, namun beberapa bulan kemudian kami mendapat email bahwa jadwal keberangkatan kami dari Jakarta dimundurkan menjadi pukul 18.50 wib sehingga waktu transit kami hanya 3 jam saja menuju jam 01.00 (alhamdulilah).
      Tiket Tokyo (Narita) – Kualalumpur – Jakarta awalnya berangkat 29 Maret 2016 pukul 08.30 waktu Tokyo, artinya kami pukul 06.30 waktu Tokyo sudah berada di bandara untuk cek in ditambah di kemudian hari kami baru tahu bahwa transportasi masa (bus dan kereta) ke bandara Narita berakhir pukul 20.00 karena tidak ada penerbangan tengah malam dari bandara Narita yang artinya kami mesti menginap di bandara Narita dan sudah mesti siap-siap ke bandara sejak pukul 20.00 kurang. Karena terburu-burunya memesan tiket, kami tidak tahu bahwa akan lebih baik berangkat dari bandara Tokyo (Haneda) karena berada dalam kota dan ada penerbangan hingga tengah malam. Namun lagi-lagi puji syukur kami ucapkan kepada Allah swt, kami mendapat perubahan jadwal tiket pulang, jadwal keberangkatan kami dipindahkan ke bandara Haneda dan dimundurkan menjadi pukul 23.50 waktu Tokyo, artinya kami mendapat bandara yang lebih dekat dan mendapat tambahan 1 hari di Tokyo (alhamdulilah).
      Berapa sih harga tiket yang kami dapatkan, berikut detailnya :
      Jakarta - Kualalumpur - Osaka
       
      Basic untuk 3 orang + pajak
       
      Rp4.588.461
       
       
       
      Bagasi untuk 2 orang
       
      Rp1.030.000
       
      Tokyo - Kualalumpur - Jakarta
       
      Basic untuk 3 orang + pajak
       
      Rp4.951.800
       
       
       
      Bagasi untuk 2 orang
       
      Rp1.368.000
       
       
       
      TOTAL
       
      Rp11.938.261
       
       
       
      Harga tiket per orang PP + pajak tanpa bagasi
       
      Rp3.180.087
       
      Tiket tersebut saya issued tanggal 18 Mei 2015 sekitar pukul 09.00 WIB dengan pembayaran menggunakan kartu kredit. Sore hari sekitar pukul 15.00 WIB saya ingin menunjukkan promo tersebut ke teman saya dan ternyata promo tersebut telah habis. Jadi menurut saya, setelah mendapat notifikasi tersebut segeralah memesan tiket sebelum kehabisan.
      AKOMODASI
      Kenapa sih kami datang ke Osaka dan pulang melalui Tokyo, alasan awalnya sederhana karena kami ingin mencoba kereta Shinkansen, jadi ke Tokyo itu hanya untuk ke bandara saja, namun ternyata sayang juga jika kami ke Tokyo hanya untuk ke bandara saja, apalagi anak kami penggemar Donal Bebek dan selalu tertarik untuk berkunjung ke kebun binatang, belum lagi masa tidak mengunjungi Shibuya Crossing dan patung Hachiko.
      Kami sebisa mungkin memilih hotel yang tidak jauh dari stasiun Kyoto dan stasiun Tokyo agar tidak usah terlalu jauh mendorong koper kami selain juga harga yang relatif dapat kami jangkau dan fasilitas yang ditawarkan. Awalnya kami menginginkan menginap di ryokan dengan mencarinya di airbnb, namun tidak ada yang memenuhi kriteria di atas, lalu kami mencoba mencari penginapan berupa rumah ataupun apartemen juga dari airbnb namun juga tidak mendapatkan sesuai dengan kriteria di atas. Akhirnya kami memilih hotel melalui tripadvisor dan memesan melalui hotels.com dengan alasan harga kami dapatkan paling murah melalui situs pemesanan hotel tersebut dan bermaksud mengumpulkan point dengan penawaran menginap 10 malam gratis 1 malam, kalau memang benar kan lumayan.
      Rincian hotel yang kami dapatkan adalah sebagai berikut :
      Sakura Terrace 1-1 Karasuma-cho, Higashi-kujo Minami-ku Kyoto JP +81756921112
       
      Kamis, 24 Maret 2016
       
      Rp2.064.734
       
      2 orang dewasa + 1 anak 3 tahun (gratis), tanpa sarapan
       
      Jumat, 25 Maret 2016
       
      Rp2.282.075
       
      Sabtu, 26 Maret 2016
       
      Rp2.282.075
       
      Dormy Inn Tokyo-Hatchobori 2-20-4 Shinkawa Tokyo 104-0033 JP +81355416700
       
      Minggu, 27 Maret 2016
       
      Rp1.231.809
       
      2 orang dewasa + 1 anak 3 tahun (gratis), tanpa sarapan
       
      Senin, 28 Maret 2016
       
      Rp1.319.885
       
      Pajak
       
      Rp479.718
       
       
       
      TOTAL
       
      Rp9.660.296
       
        Hotel-hotel tersebut tidak benar-benar dekat dengan stasiun Kyoto dan stasiun Tokyo namun berjarak satu stasiun menggunakan subway, namun harga tersebut yang dapat kami jangkau dengan beberapa fasilitas yang ditawarkan. Jangan lupa, harga hotel di Jepang adalah per orang dan setiap kamar ada kapasitas maksimum, sehingga parameter lain yang kami cari waktu itu adalah kapasitas maksimum 3 orang dan anak 3 tahun gratis.
      Hotel kami di Kyoto, Sakura Terrace, sebenarnya sangat bisa dicapai dengan berjalan kaki, namun untuk mendorong koper kami yang super besar kami memilih menggunakan kereta. Detail lokasi hotel silahkan lihat di
      https://www.google.com/maps?q=sakura+terrace+kyoto&um=1&ie=UTF8&sa=X&ved=0ahUKEwi6866ev5jMAhXLmZQKHXOSCm8Q_AUIBygB
      Sakura Terrace cukup mendapatkan rekomendasi pada situs trip advisor, menawarkan fasilitas onsen gratis, 1 kali welcome drink gratis, gratis kopi dan teh di caffe setiap malam setelah waktu makan malam selesai, mesin cuci dan pengering menggunakan koin serta mesin es batu gratis. Chek in pukul 15.00 dan check out pukul 10.00 dan menerima titipan koper gratis jika kita datang terlalu cepat ataupun penerbangan kita larut malam namun masih ingin jalan-jalan. Secara subjektif kami sangat puas dengan hotel ini, detailnya silahkan lihat di situs trip advisor ya, oh ya front desk officernya cukup ramah dan dapat berbahasa inggris.
      Dormy Inn Tokyo tidak mendapat rekomendasi di situs trip advisor, namun masuk ke dalam kriteria yang kami tetapkan, menawarkan fasilitas onsen gratis, menawarkan ramen gratis tengah malam, mesin cuci dan pengering gratis (kunci minta di front desk), terdapat dispenser air panas di dekat front desk beserta teh dan kopi sachet namun sudah dibereskan pada saat kami datang ke hotel pada pukul 22.00. Kalah kelas memang dengan hotel kami di Kyoto, tapi secara umum kami puas dengan hotel ini. Menerima titipan koper pula secara gratis dan melalui situs hotels.com kami mendapat penawaran late check out hingga pukul 13.00, ini sangat memberikan manfaat bagi kami daripada kami early check in. Detail lokasi hotel silahkan lihat di
      https://www.google.com/maps/place/Dormy+Inn+Hatchobori+Tokyo/@35.6744503,139.7785453,17z/data=!3m1!4b1!4m2!3m1!1s0x6018895d74377709:0x42552eb6466720ab
      ITINERARY DAN BIAYA
      Berikut kami lampirkan excel itinerary kami beserta biayanya, diluar makan, jajan dan oleh-oleh. Total pengeluaran kami silahkan dilihat pada itinerary tersebut ya. Pemesanan online terbukti memberikan potongan harga dan yang pasti menghemat waktu. Kami melakukan pemesanan online dari Jakarta untuk Tokyo Disneyland dan tiket kereta Haruka Osaka – Kyoto serta Icoca card. Kenapa kami memutuskan memakai icoca card, dapat dilihat pada lampiran excel dimana kami mengelompokkan layanan tiket kereta JR dan non JR dimana kesimpulan akhirnya membeli tiket Haruka + Icoca card + tiket Shinkansen Nozomi tersendiri lebih murah daripada membeli JR Pass ditambah harus membeli tiket subway lagi. Harga tiket terusan bis di Kyoto lebih murah, yaitu 500 yen per hari, namun untuk keluarga yang membawa anak kecil dan stroller ke dalam bus yang penuh sesak tidak menjadi pilihan kami.
      Ada beberapa yang ingin saya tambahkan di tulisan ini, sekedar tips dari kami mengenai membuat itenerary, layanan internet, panduan dan menukar uang.
      MEMBUAT ITINERARY

      Bagaimana kami membuat itenerary? www.hyperdia.com sangat membantu sekali untuk mengetahui layanan kereta yang perlu kami gunakan untuk mencapai tempat yang kami inginkan, jadwal kereta dan estimasi lama perjalanan terbukti sangat tepat sekali, info mengenai tarif juga dapat diketahui, sehingga kami dapat mengetahui dengan pasti berapa top up yang mesti kami lakukan terhadap icoca card (electronic money) untuk keperluan tiket kereta. Sebagai info anak di bawah 6 tahun, tiket kereta dan bus gratis ya.

      Tempat makan dan solat menjadi yang prioritas buat kami, sebisa mungkin kami mencari tempat makan yang memiliki sertifikat halal, syukur-syukur menyediakan tempat solat sehingga kami tidak perlu kembali ke hotel untuk solat. www.halalgourmet.jp sangat membantu kami sekali, dilengkapi dengan posisinya di peta serta keterangan jika menyediakan tempat solat.



      LAYANAN INTERNET
      Kami membeli simcard nano docomo di tokopedia, 200 mb per hari untuk 14 hari seharga Rp. 350.000,-. Awalnya saya bermaksud membawa router portable tapi di beberapa tempat penyewaan yang saya cari di Jakarta ternyata habis, selain itu diperlukan deposit 1 juta rupiah yang membuat saya juga agak keberatan. Bisa juga pesan online via website memakai kartu kredit nanti kita tinggal mengambil di kantor pos yang berada di bandara kedatangan, namun kami memutuskan tidak memakai cara tersebut. Layanan simcard docomo cukup baik di semua tempat yang kami datangi di Osaka, Kyoto dan Nara, namun hari pertama di Tokyo entah mengapa sinyal hilang, namun hari berikutnya normal kembali. Kami sendiri akhirnya tidak memakai layanan internet tersebut untuk menunjukkan jalan, karena sejak awal kami sudah mencetak semua petunjuk yang kami anggap butuhkan, namun untuk fungsi lain seperti keep in touch dengan keluarga di tanah air, mencari informasi dalam keadaan darurat serta posting di medsos tentunya.



      RESERVASI TIKET ONLINE
      Kami berupaya sebisa mungkin untuk melakukan reservasi tiket online, tujuannya untuk menghemat waktu. Namun memang tidak semua tempat wisata di Jepang bisa dilakukan reservasi tiket online, kami melakukan reservasi tiket online untuk Tokyo Disneyland, tiket Haruka Bandara Kansai – Kyoto  dan icoca card. Jangan lupa dicetak ya tiket Tokyo Disneyland dan bukti reservasi tiket Haruka Bandara Kansai – Kyoto  dan icoca card nya.

      PANDUAN

      Semua panduan yang kami butuhkan kami copykan dalam format PDF ke gadget yang kami bawa, selain itu kami juga mencetaknya siapa tau gadget tersebut kehabisan daya. Panduan yang kami siapkan adalah sebagai berikut : itinerary, jalur kereta api area Kansai, jalur kereta api area Tokyo, denah bandara Kansai, denah stasiun Kyoto, denah stasiun Tokyo serta semua tiket elektronik serta bukti pemesanan online. Saran saya sih pelajari sebelum tiba di sana, karena pengalaman kami perlu beberapa saat untuk memahami bagaimana itu struktur bandara Kansai,  stasiun Kyoto apalagi stasiun Tokyo walaupun kami sudah memegang peta denahnya. Yang krusial bagi kami adalah posisi elevator karena kami menggunakan stroller.

      MENUKAR UANG

      Kami menukar rupiah ke yen hanya yang diperlukan untuk membayar tiket kereta Haruka Osaka – Kyoto serta icoca card di bandara Kansai, dilebihkan sedikit lah untuk makan di bandara Osaka. Rencananya kami akan menarik tunai yen di mesin ATM yang berlogo cirrus yang terdapat di seven eleven. Kami menukar yen di indonesia dapat kurs 117 poin sekian, sedangkan ketika menarik tunai di mesin ATM kami mendapatkan kurs 118 poin sekian plus biaya administrasi 12 ribu rupiah sekali penarikan. Oh ya mesin ATMnya ada pilihan bahasa Indonesia lho, kami juga masih bingung kok bisa.
      Baik teman2, cukup dulu untuk bagian 1, sampai jumpa di bagian 2 dan 3, terima kasih untuk yang sudah membaca dan semoga bermanfaat.
       
      Salam,
      Iman Firman S.
       
      Itinerary Japan 24-29 Maret 2016.xlsx
    • Menginap di Bandara Kansai International Airport Bisa Banget
      By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Saya sudah tahu pasti kalian semua sudah menunggu kan tulisan Field Report perjalanan 5 hari saya di Kansai Jepang 7-11 Maret 2016 kemarin hehehe. Tapi saya tahan dulu deh karena ada beberapa perintil-perintil yang saya rasa juga sangat penting untuk di bagikan.
      Seperti hal nya tulisan kali ini saya mau berbagi pengalaman ketika mendarat di Bandara Kansai International Airport menggunakan maskapai Low Cost Airlines tercinta yaitu Air Asia. Pasti kalian penggemar Air Asia sudah tahu jika jadwal keberangkatan Air Asia ke Jepang tiap hari nya itu dari Kuala Lumpur berangkat pukul 15.00 WITA jadi pasti tiba nya di Jepang itu tengah malam sekitar 23.00 WIT.
      Nah sayang kan jika harus booking kamar hotel, belum lagi jika kalian yang harus mengurus bagasi terlebih dahulu, sedangkan Last Train dari Bandara ke Osaka ini pukul 24.00 WIT jadi terlalu mepet waktu nya. Jadi alternatif nya adalah menginap atau menunggu di Bandara saja.
      Menginap di Bandara emang bisa ? Bisa kok apalagi Bandara Kansai International Airport ini sangat bisa dan mudah sekali. Saya akan jabarkan langkah-langkah nya dari awal mendarat sampai menemukan spot yang pas untuk tidur.

      Langkah - Langkah Menginap di Bandara Kansai International Airport :
      01. Jika kalian tiba menggunakan Maskapai Low Cost seperti Air Asia, pasti kalian akan tiba sekitar pukul 22.00 - 23.00 WIT mendekati tengah malam. 
      02. Untuk maskapai Low Cost biasanya mendarat di Gate yang agak terpisah dari Bandara jadi ketika kalian turun dari pesawat akan menggunakan semacam Shuttle Train menuju Terminal Kedatangan Bandara KIX. Sedangkan maskapai yang tidak Low Cost seperti Garuda, langsung mendarat di Gate Terminal Kedatangan.
      03. Jarak tempuh dari Gate Pendaratan sampai ke Terminal Kedatangan sekitar 20-30 menit (jalan santai), sedangkan Shuttle Train nya tersedia setiap 5 menit sekali. Cukup ikuti tanda panah atau rombongan lain.
      04. Bandara Kansai International Airport terdiri dari 2 lantai, Lantai 1 Kedatangan, Lantai 2 Keberangkatan. Begitu tiba di Terminal Kedatangan yaitu di Lantai 1 dari Bandara Kansai International Airport. Kalian bisa langsung memilih spot untuk tidur bisa di Sofa atau di Lantai secara Bebas.
      05. Saran saya adalah dengan memilih di Lantai 2 atau Terminal Keberangkatan, karena di Lantai 2 ini terbagi dua sektor dimana sektor Barat berisi Restoran dan Sektor Timur berisi Convinience Store seperti Family Mart. Kedua sektor ini terdapat banyak Sofa untuk tempat tidur
      06. Saya pribadi memilih di Lantai 2 Sektor Timur dekat dengan Family Mart dan dekat dengan Information Center. Jadi saya bisa sambil membaca Pamflet dan Map informasi wisata tentang Kansai secara Gratis
      07. Di tiap sudut Sofa ini terdapat colokan listrik kepala tiga khas Jepang jadi kalian jangan khawatir dan juga di Bandara terdapat Free Wifi KIX. 
      08. Untuk keamanan jangan khawatir ada petugas security yang patroli mengelilingi bandara, yang mungkin sesekali akan mengecek kalian, cukup siapkan Passport saja.
      09. Di Sektor Barat ada beberapa Restoran yang buka 24 jam, sedangkan di Sektor Timur Family Mart buka 24 jam
      10. Spot lain yang menarik untuk tidur adalah di bawah Eskalator atau di dekat Penyewaan Locker karena disini lebih sepi
      11. Saya pilih tidur di Sofa karena Sofa nya empuk banget hahahah

      Jadi inti nya kalian bisa menginap di Bandara Kansai International Airport di mana pun lokasi nya. Ketika saya menginap di lantai 2 nya juga sudah banyak sekali Passenger lain yang menginap. Dan juga banyak orang Indonesia nya saya bertemu beberapa orang.
      Tidak perlu takut dan ragu ya untuk menginap di Bandara Kansai International Airport, karena selain berhemat juga jadi pengalaman berharga bukan. Btw ini pengalaman kedua saya menginap di Bandara di Jepang, yang pertama di Bandara Haneda Tokyo
      Kalian bisa melihat situasi selama saya menginap di Bandara Kansai International Airport di video berikut dari menit pertama
       
       
    • Mohon saran itinerary & transportasi di Jepang
      By gto2016
      Mohon Saran untuk Itinerary dan Transportasi Di Jepang (Tokyo)
      Saya berangkat tgl 4 Mei dan kembali ke Indonesia tgl 8 Mei 2016
      Saya hanya memiliki waktu keliling tokyo 3 hari, tanggal 5 , 6 dan 7 Mei
      Tempat yang ingin saya kunjungi :
      Gala Yuzawa (saya sudah searching, Gala Yuzawa buka sampai tanggal 8 Mei)
      Meneropong Gunung Fuji via Kawaguchiko Lake
      Berburu sakura di Ueno Park
      Tokyo sky tree
      Asakusa
      Tokyo tower dan Shibuya Crossing & Patung Hachiko
      Akhihabara
      Selama di jepang saya rencana membeli JR TOKYO Wide Pass karena :
      Ada promo tiket untuk ke Gala Yuzawa
      JR Tokyo Wide menjangkau Gala Yuzawa, Kawaguchiko Lake, Ueno Park
      JR Tokyo wide pass berlaku 3 hari. Jadi rencana saya gunakan untuk tanggal 5 – 7 mei.
      Berhubung saya mendarat di narita malam hari, saya ada rencana beli tiket NEX (round trip) dikarenakan lebih murah untuk tanggal
      4 Mei : Narita – tokyo station
      8 mei : tokyo stasion – Narita
      Apa perlu saya membeli kartu pasmo / suica lagi ya?
      Karena saya sangat bingung sekali melihat map tokyo yang sangat rumit dan harga transportasi yang mahal.
       
      Itinerary yang saya buat (belum detail dan maksimal)
      Hari 1 (4 mei) : Sub – Tokyo
      Saya mendarat di narita pukul 20.30.
      Hari 2 (5 mei) : Gala Yuzawa
      Hari 3 (6 mei) : Meneropong Fuji via Kawaguchiko Lake
      Hari 4 (7 mei) : Disneyland / Disney Sea
      Dari 2 pilihan diatas lebih baik saya mengunjungi mana ya? Kebetulan saya sudah pernah mengunjungi Disneyland HK. Mohon saran nichh.. Hehehehe
      Hari 5 (8 mei) : Tokyo – Sub
      Flight pkl 10.00
      Saya masih bingung menempatkan kunjungan ke ueno park, tokyo sky tree, asakusa, tokyo tower, akhihabara, Asakusa. Apa bisa di bantu untuk arrange harinya ya?
      Kalau memang perlu yang dihapus, saya rela dech. Hikx
       
      Mohon sarannya ya ...
       
      Terimakasih
    • Pengalaman Menggunakan Kansai Thru Pass
      By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Sebelum nya sedikit intro dahulu bahwa sanya (bahaha bahasa gue), well tanggal 7-15 maret 2016 kemarin saya baru saja melakukan perjalanan dari Osaka - Nara - Kyoto - Seoul. Jadi perjalanan lintas 2 Negara, yang 2 negara ini Jepang dan Korea Selatan merupakan salah dua Bucket Travel Wishlist saya dari sejak lama.
      Namun disini saya mau memberikan sedikit cerita pengalaman saya menggunakan satu alat / media Tranportasi berupa Kartu yang disebut KANSAI THRU PASS

       
      Apa Itu Kansai Thru Pass ?
      Seperti kalian tahu di Jepang ini banyak sekali pass pass atau kartu kartu yang di peruntukkan untuk kemudahan Turis berwisata di Jepang. Sebut saja Pass seperti JR Rail Pass, Kanto Wide Pass, JR West Rail Pass, Kansai Thru Pass dan Pass Lainnya. Yang biasanya di bedakan akan Perusahaan dan Jalur dari Transportasi yang akan di gunakan, baik itu Subway, Kereta Listrik, Bus ataupun lainnya yang di cover oleh Pass tersebut.
      Nah untuk perjalanan ke area Osaka - Nara - Kyoto kali ini saya menggunakan Kansai Thru Pass. Karena Osaka - Nara - Kyoto ini berada dalam kawasan KANSAI. Masih ada 1 Pass lagi untuk area Kansai ini yaitu JR West Rail Pass, sesuai nama depan nya di operasikan oleh perusahaan JR (Japan Rail). Sedangkan Kansai Thru Pass atau disebut juga Surutto Kansai ini di bawah naungan perusahaan Nankai Travel International Co.
      Lebih gampang nya
      Kalian harus pahami maksud dari Selain Moda Transportasi Dari Perusahaan JR, karena ada beda nya dan juga untuk Subway dan MRT, Stasiun nya pun berbeda (walaupun ada Stasiun yang ter Koneksi). Biasa nya Moda Transportasi dari Perusahaan JR ini ada tulisan JR di depan nya. Misal stasiun JR Nara, JR Kyoto. Atau kereta JR Shinkansen, dll
      Nah selain dari Moda Transportasi JR tersebut kalian bisa gunakan dengan Kansai Thru Pass, biasa di singkat jadi KTP (baca kei, ti, pi). Karena cukup banyak Moda Transportasi selain JR di area Kansai ini. Jadi kalian bisa gunakan KTP ini.
       
      Bagaimana Cara Mendapatkan Kansai Thru Pass ?
      Mendapatkan nya dalam kata lain adalah Membeli nya cukup mudah dan bisa di lakukan dari Indonesia juga. Seperti yang saya lakukan kemarin. Saya melakukan pembelian secara online untuk Kansai Thru Pass ini, melalui website Resmi mereka di Nankai Travel International Co
      Langkah Membeli Online KTP sebagai berikut :
      01. Baca terlebih dahulu info lengkap Surutto Kansai Thru Pass di website INI
      02. Lalu masuk ke bagian pembelian Online ke website Nankai Travel International Co
      03. Pilih berapa hari yang kalian perlukan ada yang 2 dan 3 hari dengan harga yang berbeda pula.
      Spoiler
      04. Lalu pilih tanggal mulai penggunaan KTP sesuai yang kalian mau
      05. Isi semua data diri dengan Lengkap
      06. Pembayaran menggunakan Kartu Kredit dan mata uang Yen Jepang
      07. Print out bukti booking KTP kalian ini, yang nanti untuk di tukar di Kantor Perwakilan KTP di Jepang ada di beberapa tempat.
       
      Selain pembelian secara Online kalian juga bisa mendapatkan nya secara Offline atau membeli langsung di Kantor atau Perwakilan KTP ini di Jepang, ketika kalian sudah tiba di Jepang. Dengan harga yang sama tentu nya
      Daftar Lokasi Pembelian Kansai Thru Pass di Jepang :
      Kansai Tourist Information Center Kansai International Airport(1st Floor / 07:00 – 22:00) Nankai Electric Railway Kansai-Airport Station Ticket Office (5:00 – 23:29) Osaka Airport Information Center (1st floor, North and South Terminals / North Terminal: 8:00 – 21:00 South Terminal: 6:30 – 21:00) Kyoto Station Bus Information Center (Kyoto Station Karasuma Exit / 07:30 – 19:30) Osaka Visitors' Information Center – Namba (Inside the General Information Center Namba on the 1F of Nankai Building / 09:00 – 20:00) Kansai Tourist Information Center Shinsaibashi(11:00~19:00) Osaka Visitors' Information Center – Umeda (JR Osaka Station, Central Ticket Gate / 08:00 – 20:00) Nara City Tourist Information Center (Alight at Kintetsu Nara Station / 09:00 – 21:00) Shin-Osaka Youth Hostel (Alight at Osaka Municipal Subway Shin-osaka Station / 06:00 – 23:00) Hankyu Tourist Center Umeda Osaka (8:00 – 17:00) Kansai Tourist Information Center Kyoto (10:00 – 18:00) Kansai Tourist Information Center Daimaru Shinsaibashi (10:30 – 21:00) Tourist information Center "Kanku Machidokoro" (KANSAI AIR PORT TERMIANL2 / 11:30 – 22:00) Spoiler
      Bagi yang membeli Kansai Thru Pass secara online bisa menukar kan Print Out Booking nya di tempat-tempat di atas dan akan menerima Kartu KTP, sebagai ganti nya.
       
      Hal-Hal Yang Perlu Kalian Tahu Tentang Kansai Thru Pass
      Kansai Thru Pass ini unik karena memang penggunaan awal nya adalah untuk memudahkan traveler berkunjung ke Jepang khususnya area Kansai dengan mendapatkan berbagai potongan harga menarik baik dari Transportasi dan lain hal nya.
      Berikut hal yang kalian harus tahu tentang Kansai Thru Pass :
      01. Kansai Thru Pass hanya bisa digunakan di Area Kansai yaitu Osaka - Kyoto - Kobe - Nara - Wakayama - Hyogo - Shiga
      02. Terdapat 2 jenis KTP yang terbagi atas banyak nya hari yaitu 2 hari dan 3 hari
      03. Harga tiap hari pun berbeda, untuk KTP 2 Hari harganya 4000 Yen, sedangkan KTP 3 Hari harganya 5200 Yen
      04. Penggunaan KTP tidak harus dalam hari yang berurutan misal kan KTP 3 hari tidak harus tanggal 1-2-3. Kalian bisa gunakan bebas                 seperti tanggal 1-2-4 atau 3-5-10 dan seterusnya. Selama dalam jangka waktu 30 hari masa aktif
      05. Di Kyoto kalian akan menggunakan banyak KTP ini karena jalur nya lebih tercover oleh Bus, yang biaya nya tercover oleh KTP ini
      06. Pembelian Kansai Thru Pass disertai buku Panduan KTP berisikan Panduan lengkap wisata di Kansai, Map kereta yang menggunakan             KTP dan juga Voucher Diskon untuk beberapa Tempat Wisata yang ada di Kansai
      Spoiler
       
      Efektifkah Menggunakan Kansai Thru Pass ?
      Untuk hal ini saya sendiri pernah menanyakan dan berdiskusi dengan banyak orang sebelum memutuskan untuk menggunakan KTP ini. Dimana efektifitas nya itu dinilai akan banyak hal. Seperti Biaya, Waktu dan juga Keuntungan Lainnya.
      Untuk saya pribadi cukup terbantu dalam hal Berhemat biaya Transportasi selama 3 hari di Kansai di mana jika di hitung :
      One Way dari Kansai Internasional Airport ke Osaka itu paling murah sekitar 1100 yen, jika Pulang Pergi sudah 2200 yen. Lalu perjalanan Pulang Pergi Osaka - Kyoto paling murah sekitar 1200 yen. Kemudian Kyoto - Nara one way sekitar 710 yen. Belum lagi dengan destinasi saya lain nya seperti Area Osaka, area Kyoto (Bus) yang total bisa lebih dari 3000 yen. Jadi cukup membantu dalam soal berhemat.
      Namun untuk Efisien Waktu agak kurang bagus karena Jalur kereta dari Kansai Thru Pass ini rata-rata sangat jauh jadi cukup memakan waktu. Contoh dari Kansai Airport ke Osaka jika menggunakan JR Railways hanya perlu waktu sekitar 45 menit, namun jika menggunakan KTP ini menghabiskan waktu sekitar 2 jam lebih karena harus berganti beberapa kali Jalur Kereta di Stasiun.
      Untuk hal ini saya juga mempersiapkan diri dengan membeli ICOCA Card mirip PASMO Card yang di Tokyo, kegunaan nya hanya untuk Transportasi Perusahaan JR. Karena saya juga perlu efisien waktu tidak habis di jalan, karena hanya punya waktu sekitar 4 hari di Osaka - Kyoto - Nara.
      Jadi apakah Kansai Thru Pass ini efisien ? Bagi saya tergantun dari hal apa, jika melihat dari Biaya jelas sangat efisien karena terbantu mengurangi biaya. Namun jika dari hal waktu kurang efisien karena waktu terbuang percuma di Kereta / Subway.
      Demikian lah semoga jadi referensi buat kalian yang mungkin mau ke Kansai Jepang