Sign in to follow this  
golek

Zotter Edible Zoo

6 posts in this topic

Saya tadi pas lagi googling ketemu tempat di Austria yang namanya the Edible Zoo.

Ini namanya edible zoo karena di tempat ini kita bisa berinteraksi dengan binatang2 sebelum kita makan binatangnya.

Tempat ini sebesar 27 hektar dan ini sebenarnya seperti taman gitu tapi ada restoranya. Restoran namanya the Farm Restourant, dan di sini kita bisa pesen makanan yang organik dari taman ini sendiri. Iya jadi kalo kita mau makan ayam atau kambing, kita pilih terus nanti sama mereka di potong jadi fresh dagingnya. Ada juga Chocolate Milking Machine, tempat di mana kita bisa minum susu dari binatang2 yang ada di taman ini. Tapi ga semua binatang bisa dimakan. Ada petting zoo yang ada semua binatang di taman ini, tetapi binatang seperti keledai, kuda, llama dan tikus hitam ga boleh di makan.

Di sini kan ada tempat seperti ini tapi setau saya tempat makan seafood yang kita ambil dari aquarium. Kira2 kalo tempat yang seperti ini ada ga ya di Indonesia?

Zotter-panorama-4-bearb.jpg

NNM_7978.jpg

zotter-tiergarten5.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

makanannya apa dulu nih? bebek? kerang? sapi?ayam?

hehehe. kalo itu mah , ane ga usah interaksi aja deh gan. mending langsung am aja. abis kalo udah liat muka, langsung ga enak hati terus galau, ga jadi deh makannya.

tapi btw, di kita mah paling seafood doang kan gan.

kenapa disebut edible zoo ya? apa kanre binatangnya edible? hehe.

Share this post


Link to post
Share on other sites

haha setuju sama yang di atas nih, kalo mau di makan berinteraksi dulu sama binatangnya jadi ilfeel nanti makan nya hahaha cuma enak juga sih kalo makan yang fresh gitu

Share this post


Link to post
Share on other sites

waduh, kalau saya kesana, jadinya vegetarian neh. ga mungkin tega makan sama hewan yang udah berinteraksi.

Bisa kebawa mimpi kali, bukan karena saya orangnya sensi yah,tapi mayoritas orang pasti gitu

Share this post


Link to post
Share on other sites

waduh, kalau saya kesana, jadinya vegetarian neh. ga mungkin tega makan sama hewan yang udah berinteraksi.

Bisa kebawa mimpi kali, bukan karena saya orangnya sensi yah,tapi mayoritas orang pasti gitu

mungkin itu tujuannya tempat nya..

mau buat manusia jaga kelestarian hewan mungkin :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Gulali56
      Guten Tag!
      Ini lanjutan dari trip 14 hari -6 negara: Belanda-Perancis-Belgia-Jerman-Swiss-Italy.
      Day 1-2 di Belanda:  http://jalan2.com/forum/topic/22562-fr-amsterdam-zaanse-schans-volendam-marken-20-22-sep-2016/
      Day 3-5 di Paris: http://jalan2.com/forum/topic/22578-fr-3-malam-di-kota-paris/
      Day 6 - Brussels: http://jalan2.com/forum/topic/22617-satu-malam-di-brussels-25-sep-2016/
      Day 7 – Frankfurt: http://jalan2.com/forum/topic/22627-fr-15-jam-di-frankfurt/
      Day 8 – Oktoberfest Munich : http://jalan2.com/forum/topic/22642-merayakan-oktoberfest-di-münchen-27-sep-2016/
      Day 9 – Rabu, 28 Sep 2016
      Hmm berarti saya perginya 7negara ya.. Austria  ah tp sudahlah, krn Salzburg sendiri berasa masih di wilayah Jerman. Bahkan kalau kemari pun bisa dicover oleh Bayern Ticket (Bavaria Ticket) semacam tiket pass unlimited regional, S-bahn, tram dan bus yg bisa dipakai sampai dengan 5org (hrg start from € 23, add € 5 per org) didaerah Bavaria.
      Untuk lebih lengkapnya silahkan klik link ini:http://www.vgn.de/en/bavaria-ticket
      Sayangnya kelemahan tiket ini utk weekday (senin-jumat) baru valid diatas jam 9pagi. Berhubung perjalanan dengan kereta dari München sktr 1.5-2jam. Schedule terpagi diatas jam 9 adlh  09.34 sampai di Salzburg jam 11.02.
       Krn banyak obyek wisata yg mo kita lihat, akhirnya dengan berat hati kami memutuskan naik Flixbus jam 7pagi.Pesen 2.5bln sblmnya diharga € 18 (PP).Dari schedule bus:07.00-08.50 München Hackerbrücke Stn - Salzburg HB. Idealnya…
      Tapi ternyata 20menit menjelang kota Salzburg, bisnya mogokkk donk. Bunyi mendecit2 kyk mo putus v-belt nya (macam ngerti mesin) dan terdamparlah kami dengan cakepnya di pinggir tol selama sejam, menunggu bis bantuan. So, dari perfect plan sampai Salzburg jam 9, kami dengan gagalnya tiba di Salzburg jam 10pagi.Hiks.. Menghibur diri, krn setidaknya sejam lbh awal apabila naik kereta dengan Bavaria tiket yg murmer (€ 23+5+5/3org= € 11/org).



      Dari halte dkt Salzburg Hauptbahnhof, kami jalan kaki 15menitan ke Mirabell Schloss dan Mirabellgarten.
      Schloss/Palace ini free of charge, tp terus terang yg dibuka utk umum hanya lantai 1, dan gak byk yg bisa dilihat di dlmnya. Akhirnya kami memang lebih banyak foto2 di tamannya terutama dengan view Pegasus statue fountain tempat salah 1 scene terkenal dari Maria & von Trapp children menyanyikan “Do-re-mi” dari film Sound of Music.

      pegasus statue yg memorable


      Mirabell Schloss sendiri buka dari jam 8am-6pm. Sedangkan tamannya dari jam 6pagi sampai mlm.

      Disini objek wisatanya serba walking distance dan sekitarnya cantik2, jadi memang naik public transportation bakalan kagok.
      Dari Mirabell kami jalan kaki ke Mozart Wohnhaus,rumah keluarga Mozart seblm pindah ke sebrang sungai di area Markartplatz .
      Mozart's Residence (Mozart Wohnhaus)
      Address: Makartplatz 8, 5020 Salzburg.
      Open: 9 am-5.30pm. Ticket: € 10.
      Combine ticket with Mozart Geburthaus € 17.
      Seblm kami menyebrangi sungai utk ke Mozart Geburthaus, kami sempatkan makan siang dulu di Salzachgrill, yang merupakan restoran se group dengan café Sacher , salah 1 café yg terkenal dengan cake Sacher khas kota ini.
      Berhubung yg paling murah adlh burger nya , hahaha, jadi pesen burger (The Salzburger  € 13) sama lokal bir (€ 3.40) plus dessert cake Sacher (Sacher torte-€ 5.60).

      Biarpun bentuk nya nampaknya kecil, burger ini mengenyangkan juga, cakenya untung bagi 3, basically cake coklat dengan layer rasa buah apricot. Jadi manis dan ada sedikit asem nya, enak gak bikin eneq.
      Kalo birnya, pait..haha maap gak suka bir, cuman ini sama dng hrg teh jadi dipesen deh.
      Kelar maksi kita lanjut jalan lagi melewati jembatan yg ada love lock nya (so far setiap Negara kyknya ada deh jembatan cinta gini, org doyan bgt yak, buang2 gembok).


      Dari situ ke:
      Mozart's Birthplace (Mozart Geburthaus)
      Address: Getreidegasse 9, 5020 Salzburg
      Open: 9 am-5.30pm. Ticket: € 10.

      Lagi2 cuma numpang foto aja, temen2 saya sudah kebanyakan masuk museum di Paris yg berbayar, jadi skip dulu.
      Salzburg itu kotanya memang cantik, jd memang kita jalan saja mengikuti langkah kaki kemana. Yg pasti tujuan akhir kami adalah ke Benteng/Festung Hohensalzburg yang dari jauh udh keliatan diatas bukit.



      Ketemu Café Konditorei Fürst , café yang menjual bola2 coklat (Mozart Kugel) dengan bungkus muka Mozart. Ini coklat originalnya, alias coklat pertama yg mengembangkan ide coklat bungkus muka Mozart, hrgnya € 1/pcs. Tapi kalo packaging nya cantik2, hrgnya bisa € 1.4-an.

      Mozart Kugel abal2 juga banyak, bahkan di supermarket di München juga jual dan murmer. Entah rasanya apa.Gak beli jg. Sekotak isi 10 gak sampai €5. Tips saya.. kalo mo buat oleh2 coklat murmer sering2 aja tengok2 supermarket lokal, jgn yg buka 24jam ya, biasa lbh mahalan.

      Café Konditorei Fürst (Mozart Ball),8am-8pm
      Address: original store: Brodgasse 13 - 5020 Salzburg / Ritzerbogen, Sigmund Haffner Gasse - 5020 Salzburg / Mirabellplatz 5 - 5020 Salzburg
      Stlh puas mengitari Domplatz dan platz2 lainnya baru deh kami sampai di funicular/festungbahn alias lift yang membawa ke Festung Hohensalzburg.
      Disini tiketnya sudah termasuk two way lift, jadi kyknya memang gak ada pilihan utk yg doyan jalan kaki ke bukitnya.
      Festung Hohensalzburg (fortress). 09.30am-5pm.
      Standard ticket € 15.20 (incld two way lift, audio guide, regency chamber, fortress museum,rainer regiments museum,marionette museum).
      Basic ticket not incld Regency room and magical theather (€ 12)

      Kami belinya yg standard ticket € 12. Later on memang bedanya yg mahalan bisa liat museum dimana dipajang barang2 perabotan dan pajangan asli dari jaman castle ini berdiri. Kyk baju zirah dll.

      Castle ini gede bgt, dan kami puas2in didlmnya walo museum2 didlmnya rada absurd gak nyambung. Basically ada museum boneka (Marionette museum) yg isinya  histori boneka2 . Ada museum history Salzburg, dari jaman perang, sampai skrg. Museum berdirinya castle ini. Udah gt aja. Yg stunning memang pemandangan dari atas castle ini. Cantiiiikkk bangettt.. Gak bikin rugi deh.









      Berhubung sudah cukup sore, dan kaki mulai berasa gempor, akhirnya kami turun, di exit funicular ketemu makam tua dari gereja kecil St.Peter. Ada catacomb nya juga. Makamnya cantik2 dan krn kecil jadi 10menitan juga sudah cukup foto2 disini. Kalo kata temen saya lbh cantik dari makam Père Lachaise di Paris.




      Di sktr funicular ada tempat foto2 dgn baju era jaman dulu. Nyaris pengen tp akhirnya sayang duit dan mendingan beli souvenir aja di toko depannya.


      Di Salzburg ini jual magnet bentuk cuckoo clock cuma sktr € 5-an later on nyesel gak beli, krn ternyata yg mirip2 gini juga di Swiss hrgnya € 11.End up beli magnet murah € 5 dpt 2. Hahaha..  
      Flixbus kami ke Münich itu berangkat jam 20.45, jadi kami jam 6an sudah harus jalan kaki balik kea rah stasiun dan bermaksud cari makan sekitar stasiun saja.
      Berhubung halte bis Flixbus di Salzburg HB itu ada di pinggir jln ,jadi kami memutuskan makan di Burger King dekat situ dan baru jalan jam 20.30 ke halte.

      Standard menurun kalo udh mulai miskin.cheese burger dan susu coklat gak lebih dari € 5.
      Flixbus: 20.45-22.35 Salzburg HB -  München central bus stn /München Hackerbrücke Stn
      Kami tiba jam 10.30mlm, jalan kaki ke hotel 20menitan, dan banyak ketemu bubaran org dari Oktoberfest yang mabok dan riang gembira..hahahaha
      So rada gak recommended cewe jalan sendirian sih, we never know rite.. at least cakep2 yg mabok2 itu..hahahaha
      Bersambung di post Füssen - Neuschwanstein Castle
       
    • By Vara Deliasani
      Mumpung kantor sepi waktu memenuhi janji posting soal Vienna.
      Vienna atau biasa disebut Wien, merupakan ibukota negara Austria. Vienna merupakan kota yang cantik yang nyaman untuk dijelajahi dengan berjalan kaki. Sebenarnya transportasi umum di Vienna cukup beragam dan mudah untuk digunakan, namun menurut gw pribadi jalan kaki merupakan cara yang paling menarik untuk menikmati keindahan kota Vienna.


      Seluruh tempat wajib di Vienna sebenarnya terletak di pusat kota, hanya 1 tempat saja yang memang harus ditempuh menggunakan kereta, yaitu Schönbrunn Palace. Sisanya benar-benar berada di Innere Stadt yang bisa dijangkau dengan berjalan kaki. 
      Gw memulai perjalanan dari Hotel dengan Metro ke stasiun the Karslplatz di seberang the Opera building, dari sana menyeberang ke arah gedung Opera lalu menuju Hofburg Palace, jangan lupa berenti di Burggarten sambil berfoto dan menikmati taman di depan gedung yang sekarang berfungsi sebagai museum.. Berjalan ke arah kanan gedung terdapat sebuah cafe lucu bergaya vintage di dalam sebuah lorong, sayang gw ga smpat foto mengingat waktu yang sudah siang. Setelah menyusuri Hofburg Palace jalan ke Volksgarten, salah satu taman lainnya yang berada di komplek Hofburg Palace.
       



      Keluar dari komplek Hofburg Palace berjalanlah ke arah kiri dan menyebrang ke Museum Quartier, buat yang tertarik mengunjungi museum bisa mencoba memasuki museum-museum yang berada disana. Namun lagi-lagi karena hanya punya 1 hari untuk mengelilingi Vienna, gw cuma mampir untuk istirahat dan berfoto sejenak. 
      Dari sana perjalanan dilanjut lagi... ga jauh dari sana terdapat gedung Parlement dan Rathaus, yang merupakan salah satu ikon Vienna. Pada saat musim dingin area di depan Rathaus biasanya ditutup dan diubah menjadi area ber-ice skating. kebetulan pada saat kesana area baru aja di bongkar. aaaaaaaaaaahhhh kecewaaaaaaaaaa.... padahal udah kebayang mau ice skatingan di tengah kota Vienna yang kece.... 






      Puas muter-muter di sekitar Rathaus tinggal nyeberang sampailah di Burgtheater. Kalo masih kuat jalan boleh lanjut jalan lagi ke daerah Graben. Gw udah nyeraaaaahhh.. kaki sakit banget... akhirnya naik metro turun di Graben. Graben sendiri merupakan "surga" belanja di Vienna, berbagai macam merk terkenal berada di seputaran area ini. Mau nyobain naik kereta kuda keliling pusat Vienna? Di lapangan sebelum Graben merupakan tempat yang pas. Gw sendiri ga nyobain, maklumlah turis kere. hahaha

       


       
      Menyusuri Graben sambil cuci mata dan nyemil emang paling asik, ga perlu masuk ke toko, udah jelas gw ga akan sanggup belanja apapun. hahaha. Perjalanan dilanjut lagi, ga jauh dari Graben persis diujung jalan terdapat Stephansdom. Ini nih tujuan utama gw ke Vienna. Sampe Stephansdom ternyata bagian kanan gedung lagi di renovasiiii.. AAAAAAAAAAKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK.... KECEWAAAAAAAAAA... manalah di hari menjelang sore jadi area di depan Stephansdom rame bangeeeeeeetttt.. susah mau nyari spot foto, 
       




      Disaat yang lain sibuk nyari cemilan dan coklat gw masih sibuk foto2, sampe akhirnya yaaa lumayanlah dapet foto yang agak layak. hahaha. daripada pulang ga bawa foto trus kebawa mimpi ya kaaaaannn...
      Beres dari Stephansdom beres lah perjalanan jalan kaki menyusuri pusat kota Vienna. Persis di area ini terdapat U-Bahn untuk menuju kembali ke hotel. Waktu yang gw dan teman2 butuhkan untuk mengexplore kota Vienna sekitar setengah harian. Pengennya sih lanjut ke Schönbrunn Palace tapi apa daya,,, kaki udah nyut-nyutan ditambah hari udah menjelang malam. Mungkin nanti bisa jadi alasan untuk balik lagi ke Vienna 
      Butuh peta dan panduan jalan kaki? silakan cek link berikut.
      Vienna-Walking-Tour-Center.pdf
      Vienna-Attractions.pdf
       
      Selamat Menjelajah Vienna!!!!
       
       
    • By urat
      Halo semua...ngelanjutin lagi sharing cerita setelah dari Budapest. Kami pergi dari terminal Nepliget dengan naik bus eurolines. Perjalanan dari Budapest ke Wina tidak terlalu lama jika dibandingkan perjalanan sebelumnya, hanya sekitar 3 jam perjalanan.
      Dari terminal bus di Wina kami naik metro menuju Stephansdom, salah satu objek wisata di Wina. Stephansdom (St. Stephen Cathedral) ini terletak di pusat kota, dan di sana cukup banyak objek wisata lainnya yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Berikut ini penampakannya
      Stephansdom

      Graben, salah satu jalan yg cukup terkenal di Wina

      Spanish Riding School

      Bangunan utama Hofburg Palace―istana kediaman musim dingin keluarga kekaisaran Austria

      Menyeberangi jalan Burgring, terdapat patung Maria Theresa (salah satu tokoh utama dalam Pragmatic Sanction dan War of Austrian Succession—lebih jelasnya silahkan googling atau baca di wiki)

      Patung ini diapit oleh dua museum, yaitu Kuntz Natural History Museum di sebelah kiri dan Art History Museum di sebelah kanannya

      Menyusuri jalan kami sampai di depan Gedung Parlemen Austria.

      Setelah puas jalan-jalan malamnya kami menonton konser musik klasik (bukan konser musik klasik yg berjam-jam di opera house-nya ya.. ini cuma versi singkat yg ga terlalu mahal)
      Setelah selesai kami makan malam di McD dan pergi ke hostel
      Keesokan harinya dari hostel kami naik tram menuju Schonbrunn Palace―istana kediaman musim panas keluarga Kaisar. Istana Schonbrunn ini memiliki taman yang sangat luas...mungkin bisa dibilang menyerupai istana Versailles. Dikenakan tiket masuk ke dalam bangunan utamanya (kami tidak masuk). Selain itu kami tidak sempat mengeksplor tamannya yg cukup luas karena waktu yg cukup mepet utk mengejar kereta ke Frankfurt.

      Perjalanan kereta dari Wina ke Frankfurt memakan waktu sekitar 7-8 jam. Tiketnya mengharuskan kami untuk 2 kali transit, yaitu di Salzburg dan Munich. Sayangnya karena waktu transitnya benar2 hanya untuk pindah kereta (2-3 menit) kami tidak sempat menjelajahi kedua kota ini.
      Salah satu view yang paling berkesan saat naik kereta adalah dalam perjalanan antara Wina-Munich. Suasana alam Eropa di seputaran pegunungan Alpen...bagus banget.

       
       
      Sesuai tulisan saya sebelumnya berikut ini sy tuliskan rangkuman perjalanan kami:
      Setelah selesai urusan pekerjaan, kami memiliki waktu bebas sekitar 3 hari. Berbekal visa schengen, sayang rasanya jika tidak mengunjungi negara lain selain Jerman. Jadi utk bisa menjejakkan kaki di sebanyak mungkin kota/negara...pada akhirnya terbentuklah rute Frankfurt-Praha-Budapest-Wina-Frankfurt. Ini peta dan itinerary perjalanannya:
       

      Route
      Date
      Hour
      Note
      Frankfurt - Praha (Czech Transport/bus)
      Sabtu
      Dep: 22.35
      Arr: 06.30
      €       65.00
       
       
         
      Praha-Budapest (Orange Ways/bus)
      Minggu
      Arr: 05.20
       €      25.00
       
       
         
      Budapest-Vienna (Eurolines/bus)
      Senin
      Dep: 10.30
      Arr: 13.30
       €      30.00
       
       
         
      Vienna - Frankfurt (ICL/train)
      Selasa
      Dep: 09.30
      Arr: 17.04
       €      70.00
       
       
         
      Penginapan selama di Vienna:
      Wombat Hostel, the Base
      Grangasse 6, A-1150
      43 1 897/23/36
         €      20.00
          TOTAL
       €      210.00
                 
      NB: Angka2 ini dibulatkan ke atas...biar gampang ngitungnya aja. Kalo harga tiket aslinya umumnya lebih rendah.
      OK
      Tips:
      Utk mencari tiket dgn harga dan waktu yg sesuai, sy banyak menggunakan website travelsearch seperti goeuro.com. Selain itu kita juga perlu mencari tahu fakta2 mengenai tempat yg ingin kita tuju seperti jarak & transportasi, cuaca, kondisi kemanan dsb. Website2 seperti tripavisor, lonelyplanet dll sangat membantu. Kami memilih tidur dlm perjalanan utk menghemat waktu dan biaya penginapan. Kami sengaja memilih jadwal keberangkatan terakhir sehingga waktu perjalanan yg cukup panjang bisa digunakan utk tidur dan sampai ke tempat tujuan pagi dalam keadaan fresh. Sesuai tujuan, sebisa mungkin kami hanya sekadar sightseeing. Ga masuk2 museum atau objek wisata yg ada tiket masuknya. Additional cost selain tiket di atas umumnya utk makan, transportasi dlm kota, tip saat free tour, dan pengeluaran pribadi utk suvenir. Utk urusan makan kami mengandalkan restoran fastfood (McD) dan makanan di kios2 terminal/stasiun, biasanya roti/kebab. Harga fastfood biasanya standar, ada daftar harganya, meminimalisir kena getok harga makanan. Trip kami ini merupakan trip kelas hemat―backpacker. Koper kami titipkan di tempat penitipan bandara Frankfurt. Karena saat itu suhu masih bersahabat (ga terlalu panas/dingin), kami tidak terlalu banyak membawa baju ganti (ga keringetan....jadi ga mandi juga, hehehe....sy sendiri baru mandi setelah kami menginap di hostel di Wina) Rata2 toilet harus bayar...sktr 0,5 euro. Kalo mau agak2 hemat coba aja bayar 1 bwt berdua kalo bisa (cuma emang menyalahi aturan sih). Selain itu toiletnya biasanya toilet kering...Jadi kalo emang ga biasa, siapin aja botol air mineral kosong utk bawa air buat bilas abis “setoran”. Satu tip lg yg cukup umum adalah utk selalu waspada terutama thd barang2 berharga spt kamera, hp, serta dompet  dan surat2 spt paspor & tiket. Penggunaan travel pouch cukup membantu. Fakta2 yg mungkin berguna:
      Ceko dan Hungaria belum masuk zona euro, jadi kita harus menukarkan euro ke kron (Ceko) dan forint (Hungaria). Utk urusan komunikasi, sepertinya cukup banyak warga di Praha dan Wina yang bisa berbahasa Inggris, kalo Budapest agak kurang. Dari rute ini ada beberapa kota menarik yg sayangnya kami cuma sekedar numpang lewat seperti Bratislava (Praha-Budapest) serta Salzburg dan Munich (Vienna-Frankfurt). Ok, sekian sharing soal Wina dgn penutup rangkuman keseluruhan rute backpacking kami. Smoga ada info yg berguna.
       
       
       
    • By zeekyuryu
      Anda pernah merasakan naik flying fox? Apa yang anda rasakan? Naik Flying Fox akan memberikan anda kesegaran yang tak ternilai tentunya. Melucur di lintasan tertentu dengan tali pengaman sambil menikmati udara segar serta pemandangan yang menarik. Lokasi Flying fox biasanya di pegunungan atau lokasi yang hijau. Pemandangan tersebut tentunya menjadi pemandangan indah  yang memanjakan mata.
       
      Jika anda menginginkan sesuatu yang berbeda dan lebih menantang, anda bisa mencoba flying fox satu ini. Flying fox berikut ini berbeda dai flying fox yang biasa anda naiki di berbagai outbond yang pernah anda kunjungi. Tentu saja berbeda, karena flying fox ini adalah flying fox yang memiliki predikat sebagai flying fox terpanjang dan tercepat di dunia, wow!
       
      Flying Fox XXL Leogang, Autria, adalah nama sebuah flying fox yang bisa anda kunjungi jika sedang berada di negeri tersebut. Flying Fox tersebut akan memberikan anda sensasi baru yang mendebarkan dalam menikmati flying fox.
       
      Predikat terpanjang dan tercepat flying fox ini bukan main-main. Flying Fox XXL Leogang berada di ketinggian sekiat 140 meter di atas permukaan laut. Dari atas sana, anda akan bisa menikmati pemandangan yang luar biasa indahnya. Bukan Cuma barisan bukit dan pegunungan yang indah, tapi juga gunung es yang sangat indah. Jika melihat ke bawah, tentunya anda bisa melihat panorama yang begitu menyegarkan.
       
      Flying Fox XXL Leogang juga merupakan flying fox terpanjang di dunia. Panjang fyling fox yang akan anda susuri adalah sekitar 1,6 km. Wow, panjang kan?? Lintasannya membentang begitu panjang dan anda akan merasakan sensasi terbang sejauh 1,6 km.
       
      Tak cukup sampai di sana, Flying Fox XXL Leogang adalah flying fox yang memiliki kecepatan melucur tercepat dari semua flying fox yang ada di dunia ini. Berapa kecepatannya? Anda akan meluncur dengan kecepatan 140 km/jam. Bayangkan, 140 km/jam adalah kecepatan yang sangat cepat bahkan ketika anda meluncur di jalan raya dengan kendaraan. Jadi, jika anda memutuskan ingin naik Flying Fox XXL Leogang ini, anda akan meluncur di atas 140 meter di atas permukaan laut, dengan panjang sejauh 1,6 km dan kecepatan super cepat, yaitu 140 km/jam, luar biasa!
       
      Mencoba petualangan ini adalah sebuah pengalaman yang tentunya tidak akan pernah terlupakan selama hidup anda. Tapi tunggu dulu, demi keamanan anda, diperlukan syarat-syarat yang harus terpenuhi agar anda bisa mencoba sensasi meluncur Flying Fox XXL Leogang ini. Tak ada syarat khusus yang memberatkan memang, tapi tentu aja, peraturan ini harus anda patuhi.
      Berat Badan, untuk menaiki flying fox XXL Leogang ini, berat badan anda harus berada di kisaran 35 -120 kg. Tidak kurang dari 30 kg dan tentu saja tidak melebihi 120 kg! Tidak memiliki penyakit, artinya, anda harus dalam kondisi sehat. Petualangan seperti ini memacu adrenalin, pastikan anda sehat lahir dan juga batin untuk naik Flying Fox XXL Leogang ini. Usia di atas 18 tahun, anda harus berada di usia 18 tahun  untuk mencoba petualangan ini. Jika usia anda belum cukup, tentunya harus ada izin dari orang tua terlebih dahulu. Tidak hamil, untuk anda  wanita hamil, anda tidak diperkenankan untuk menaiki flying fox ini. Selain peraturan khusus yang harus anda taati di atas, anda juga akan tergantung dengan cuaca atau kondisi dari lokasi flying fox tersebut. Tentunya, anda baru boleh menaiki flying fox ini jika keadaan cuacanya cerah. Semua peraturan tersebut tentu harus anda taati.
       
      Nantinya, anda akan digantung dan akan terbang dalam posisi telungkup. Kaki anda nantinya akan diikat begitu juga dengan tangan anda. Pokoknya, anda akan diajak seperti terbang melayang di atas pegunungan. Anda pun akan dibekali dengan jaket pelindung, kaca mata, dan juga helm.
      Pastikan anda tidak menutup mata ketika meluncur. Karena pemandangan yang menakjubkan sayang untuk dilewatkan.
       

       
      Untuk mencoba Flying Fox XXL Leogang ini, anda akan dipungut biaya sekitar 59 Euro untuk anak-anak dan 79 Euro untuk dewasa. Saat ini, sekitar Rp 750.000 hingga Rp 1.000.000. Tertarik untuk mencoba Flying Fox XXL Leogang ini??
       

    • By Luwaks
      Jia Jia dan Kai Kai, benar ini adalah nama, tapi bukan nama orang. Ini adalah nama Panda yang beberapa saat lalu datang ke Singapore dari China. pasangan panda ini akan tinggal di Singapore untuk beberapa tahun di Singapore zoo.

      Akhir2 ini memang beritanya sangat tersebar luas di Singapore. Karena jarang ada yang pernah lihat panda secara langsung.
      tanggal 29 November 2012 ini, Ketika datang ke Singapore Zoo, kita sudah dapat melihat panda ini. dengan membayar tambahan SGD5 (dewasa) dan SGD3 (anak2). Tiket masuk ke Singapore zoo seharga SGD20(dewasa) SGD 13(anak2)

      Untuk informasi lebih lanjut bisa dilihat di website dibawah ini.
      http://pandas.riversafari.com.sg/



    • By lictan
      Green lake adalah salah satu fenomena alam yang unik di dunia. Danau ini terletak di kaki pegunungan Hochschwab, di Tragoess, Styria, Austria. Saat musim dingin atau musim gugur tempat ini sangat kering dan banyak di kunjungi orang untuk berlibur. Danau nya juga dangkal dan terkadang di tutupi salju. Tapi saat musim panas atau musim semi, daerah ini di banjiri sama salju-salju yang mulai mencair dan akhirnya terbentuk taman bawah air di bawah danau yang air nya bening itu. Pas nyelam di bawahnya ada kursi taman, pepohonan bahkan ada jalan setapaknya juga.

      sebelum mencair



      habis mencair



      http://www.anothermag.com/filestorage/230/6/236087.jpg

      http://www.whatuknow.org/wp-content/uploads/2012/07/Green-Lake-Tragoess-Austria-10.jpg
    • By iwinzki
      Tau kangguru kan? Khas banget ya sama australia..
      Kalo dateng ke aussie jangan dilewatkan buat liat kangguru. Tau kan hewan yg ada kantong di perutnya kayak doraemon hehehe

      Selama di Indonesia rasanya aku sih belum pernah liat kangguru..
      Juga koala.. wah keren sekali loh liat mereka..
      Jadi coba dateng ke WILD LIFE SYDNEY, yg ada di jantung kota sydney... di pusat kota.. gampang aksesnya, cuma buat kantong orang indonesia tiketnya cukup mahal. Sekitar $35 jadi ya sekitar 350.000an per orang satu kali masuk.. lumayan mahal ya..
      Tapi disana banyak wahana2, juga hewannya tentunya.. ada kangguru, koala itu pastinya.. ada juga beberapa jenis burung australia, ada wallabi. Banyak deh...
      coba searching juga, karena biasanya waktu tertentu mereka ngadain pertunjukan yg penuh atraksi2 gt . KEREEENN !

      Yg jelas kalo kesana siapin kamera biar bisa foto2, usahakan gak usah pake blitz biar gak pada kabur hehehehe