• agoda-hemat.png

  • 0
Sign in to follow this  
addylado

Hostel Murah Di Singapore (Merayakan Tahun Baru Di Sg)

Question

Salam Sobat Jalaners yang diberkati,

Addy posting lagi neh..

kali ini tujuannya mau tanya2 soal penginapan murah di singapore. :P

Tahun depan saya akan berangkat ke Singapore tgl 6-10 Januari.

Sengaja saya ambil hari itu karena masih bisa curi waktu dan menghindari kesibukan saat Natal dan Tahun Baru di Tanah Air tercinta. Lol

Yaahh. Semoga aja di SG tgl segitu, saya masih bisa kebagian suasana perayaan Natal n Tahun Barunya #Ngarep!!!

Oia, back to topik (dri tadi ngoceh mulu)

Apakah teman2 punya info tentang HOSTEL murah dan recomended di Singapore?? Yah paling gak yang sesuai dengan kantong mahasiswa. :D

Kalo ada, mohon infonya sobat..

yang mau ikutan juga boleh.. biar makin seru. Hahaha

thanks a billion!

Salam sejahtera.

Share this post


Link to post
Share on other sites

20 answers to this question

  • 0

Hallo mas bro @deffa. Sumpah tu link keren amat dan sangattt membantu riset awal saya ttg SG. Baru ngerti kalo mimin jalan2 org SG :D

makasi ya min @Jalan2. Info hostelnya bisa jadi list yg akan di tuju :D

mau tanya, kalo tiket Universal Studio kalo beli on the spot harganya brapa ya? Pasti saya kesana pas weekdays kog.

makasi min. Maaf ya bnyak tnya.

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

@ino09

kalo untuk biaya makan dan transportasi selama 4 hari itu sekitar 600 ribuan

tiket wisata USS 750 ribu

hotel 3 malam x 600 ribu = 1,8 juta

ya kira2 segitu rinciannya :D

 

sebenrnya bisa lebih murah di penginapan

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

wkwkwk maunya seh..tapi aku ga jago cerita ni haizz...kemarin seh rada2 backpacker gitu..cuma karna rame2 aku nanggung bayar 3 orang tuh satu orang 3oo ribuan utk hostel gitu jatoh2nya mending sewa satu kamar hotel di isi bertiga lebih nyaman

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

adoh i lupa lagi namanya di jln upperweld ranjangnya kaya di asrama geto susun dua lol...tar i tanya kakak saya, perginya juga kmaren 1 malam di johor satu malam di sing, bener2 sinkat deh..dadakan pula

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Bondan1990
      Hi Guys, saya cari teman mau backpacker ke Singapore tanggal 10-13 Juni 2019 Pas Libur Lebaran.
      Kemarin browsing di traveloka berikut rinciannya:
      Saya akan bagi menjadi dua, Yang pertama adalah uang yang dipersiapkan sebelum berangkat dan yang kedua Uang setelah sampai Tujuan.
      1. Uang yang dipersiapkan Sebelum Berangkat
      Berangkat dari Surabaya to Singapore naik pesawat Jetstar  sekitar 900 ribuan
      Hotel Capsule selama 4 hari 3 malam sekitar 1 jutaan (include breakfast)
      Pesawat pulang sekitar  1,1 juta
      Total sekitar 3 jutaan
      2. Uang yang dipersiapkan sampai lokasi tujuan
      Kalau berangkat ramai-ramai bisa berhemat untuk perjalanan ke tempat wisata menggunakan Go-Car
      Estimasi uang saku selama 4 hari 3 malam di singapore 1-2 juta tergantung kebutuhannya (Mau belanja / hanya jalan2)
      Jadi Uang sebelum dan sesudah totalnya 4-5 juta
      Lebih detailnya saya buat itenarynya (masih progress)
      Bila berminat hubungi WA 081331817975
      Maksimum booking pesawat dan hotel akhir april 2019 so yang minat segera hubungi saya
      Terima Kasih
       
    • By Ahook_
      Tanggal 16 Mei 2018.
      Setelah trip Eropa berakhir di Italy, aku terbang dari Roma ke Kuala Lumpur dengan menumpang Emirates. Maksud hati istirahat 2 malam di Kuala Lumpur untuk menyesuaikan jam biologis yang terpaut 6 jam antara Malaysia dengan negara Eropa yang aku kunjungi. Sombong... Istirahat saja harus di Kuala Lumpur... Bukan begitu brosis, aku punya trip selanjutnya ke Cina tanggal 18 Mei 2018, yang akhirnya aku batalin di jam- jam terakhir. Untungnya, rencana trip 10 hari di China belum ada booking apapun. Walaupun sayang, mau bagaimana lagi, toh harus ada yang diutamakan...
      Nah, selama 2 malam, aku pilih menginap di daerah KL Sentral. Supaya tidak terlalu repot kalau mau bolak- balik KLIA. Dan kali ini, aku pilih POD - The Backpacker`s Home. Letaknya belokan pertama kalau kita turun dari Monorail. Kalau kamu naik bus dari KLIA ataupun naik kereta, ya dekat banget. Kalau yang cari penginapan, yang pertimbangkan masalah jarak dekat, hostel ini boleh-lah. 

      Living Room.
      Eh, hostel ini sekaligus ada cafe-nya. Karena itu, ada live music kalau malam hari. Penyanyinya, ya, penghuni hostel kali, yang punya bakat. Kurang jelas juga sih. Karena, selama 3 malam di sini ( perpanjang 1 malam karena batal ke Cina ), yang nyanyi ya penghuni hostel. Seru sih, bisa request lagu.
      Per malam, aku bayar Rp 100.000,- ya, masih lebih mahal dibanding Flip Bunc, yang letaknya juga disekitaran KL Sentral, tapi masih agak jauh. Free wifi kencang baik di living room maupun di kamar sampai kamar mandi sekalipun. Kebetulan, aku nginap di lantai 4. Eitss, ada lift kok. Lift-nya lega, tidak seperti lift pada umumnya di Hongkong. Oh ya, harga segitu untuk 4 beds mixed dorm ya. Masing- masing dapat loker dan handuk mandi. Dan sudah termasuk sarapan. Aku sendiri tidak pernah bangun pagi, jadi tidak pernah sarapan. Lha, baru bisa tidur jam 5 pagi. Masih belum bisa move on dari Eropa. Jam 5 pagi Malaysia, di Eropa baru jam 11 malam shayyyy...

      Kamar 4 beds..
      Lainnya, bersih. Soalnya nyaman, tergantung masing- masing orang. Kalau aku sih nyaman. Tenang. Kamar mandi juga lega, shower air panas ( airnya tidak terlalu panas ), wc pisah. Memang, untuk kamar isi 4 beds, agak sempit. Kamar sebelah, kamar isi 10 beds, aku lihat sih lega banget.
      Staff-nya ramah dan informatif sih. Ada deposit kunci 20 RM dan dikembalikan saat check out. Sepertinya hostel ini 24 jam. Staff-nya standby terus. Malam terakhir, aku sampai jam 3 pagi, duduk nyantai sambil nge-youtube di living room.

       
      Aku kasih nilai 7,5 ya untuk hostel ini. Mungkin, aku akan kembali lagi ke hostel ini kalau ada main ke KL. Ya, kalau ingin menginap sekitaran KL Sentral sini.
      Tambahan,
      Setelah kali pertama itu aku nginap disini, aku masih beberapa kali balik ke hostel ini jika ada transit di KL. Pasalnya ya itu, karena dekat banget dengan KL Sentral, akses paling cepat ke KLIA. 
      Tapi, terakhir kali, sebelum terbang ke London Oktober 2018 dan Casablanca Desember 2018 lalu, ada kejadian yang kurang menyenangkan buat aku. Parah.
      Ceritanya, yang waktu transit ke London, aku memang booked kamar dorm isi 10 orang. Aku dapat ranjang dekat pintu di kamar lantai 3. Saat sedang tidur sih tidak ada kendala apapun. Setelah checked out pun begitu. Tapi setelah di airport, badanku mulai keluar bintik- bintik merah. Gatal. Dan makin lama, makin banyak dan semakin besar bentolannya. Jadinya, sepanjang penerbangan ke London garuk terus. Dan baru sembuh, setelah 1 minggu di London. Aku cuma kasih minyak oles saja. Dan aku tidak bisa memastikan, sumbernya itu dari hostel ini apa bukan? Karena kan, baru mulai gatal, setelah di airport. Setelah checked out, aku masih ada pergi ke pasar. Asumsiku ya mungkin digigit serangga dari pasar. Aku diam dan tidak komplain. Setelah dari London, aku masih nginap di sini, tapi ranjangnya bagian atas dan dekat jendela, kamar yang sama. 

      Ini yang pertama.. Bentolan sekitar pundak sampai ke lengan.
      Ketika mau transit ke Casablanca Desember 2018 lalu, kali ini sudah confirmed dari ranjangnya yang penuh serangga. 1 jam-an gitu setelah rebahan, badanku terasa gatal- gatal. Aku masih berpikir positif, aku bersihin spreinya sendiri. Tapi, kok semakin gatal ya. Terkejut, ketika melihat bentolannya sudah gede- gede banget. Tidak tahan lagi, langsung protes ke staffnya tengah malam itu juga. Aku minta pindah ranjang. Aku kasih lihat dong bentolan- bentolannya. Ya staffnya, minta maaf ( doang ). 
      Keesokan paginya, ya ampun, bentolannya semakin banyak. Merah kayak delima. Aku kasihkan lihat lagi ke mereka. Dan staffnya bilang, memang sih, sudah saatnya semprot anti serangga. Buset. Oh ya, itu ranjang yang sama dengan ranjang yang aku tempati saat mau ke London sebelumnya, kamar lantai 3, dekat pintu, ranjang bagian bawah.

      Dan terparah adalah ketika mau ke Casablanca. Kaki kiri bengkak, bentolan juga ada di pundak, lengan dan paha. 
      Dan sekarang, nilai yang pernah aku kasih 7,5 sepertinya tinggal 5 sih. Seharusnya, aku tidak mau balik lagi ke hostel ini, jika memang ada transit lagi di KL. Harga dorm isi 10 orang lebih murah, sekitar Rp 80.000 dan sudah termasuk dapat sarapan juga.
      Artikel ini bukan untuk menjelekkan hostel ini. Hanya sekedar bagi pengalaman tidak menyenangkan saja. Karena tidak berlaku untuk semua, karena kebetulan ( juga bisa saja ). Karena itu, mau nginap di hostel manapun, lebih waspada saja. Baca dengan seksama reviews dari yang sudah pernah nginap sebelumnya. Baik dari sisi kebersihan maupun keamanannya. Ini adalah pengalaman aku. 
      Ada baiknya, sebelum rebahan diranjang, bersihkan dulu sejenak. Atau bawa sprei cadangan, kalau perlu...
      Sebetulnya, aku cocok sama hostel ini. Oke- oke saja. Karena memang sesuai harganya lah. Asik, santai dan paling penting karena lokasinya strategis banget. 
      Tapi, pengalaman digigit serangga di hostel ini bukan yang pertama kali dan bukan yang terparah. Next, aku akan bagi pengalaman, bagaimana digigit serangga sampai harus ke 4 dokter baru sembuh. Dan itu gigitannya, aku dapat dari Sydney, Australia. 
      With Love,
       
      @ranselahok
      www.ranselahok.com
      ---Semua mahluk hidup berbahagia---
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By Ahook_
      Tanggal 16 Mei 2018.
      Setelah trip Eropa berakhir di Italy, aku terbang dari Roma ke Kuala Lumpur dengan menumpang Emirates. Maksud hati istirahat 2 malam di Kuala Lumpur untuk menyesuaikan jam biologis yang terpaut 6 jam antara Malaysia dengan negara Eropa yang aku kunjungi. Sombong... Istirahat saja harus di Kuala Lumpur... Bukan begitu brosis, aku punya trip selanjutnya ke Cina tanggal 18 Mei 2018, yang akhirnya aku batalin di jam- jam terakhir. Untungnya, rencana trip 10 hari di China belum ada booking apapun. Walaupun sayang, mau bagaimana lagi, toh harus ada yang diutamakan...
      Nah, selama 2 malam, aku pilih menginap di daerah KL Sentral. Supaya tidak terlalu repot kalau mau bolak- balik KLIA. Dan kali ini, aku pilih POD - The Backpacker`s Home. Letaknya belokan pertama kalau kita turun dari Monorail. Kalau kamu naik bus dari KLIA ataupun naik kereta, ya dekat banget. Kalau yang cari penginapan, yang pertimbangkan masalah jarak dekat, hostel ini boleh-lah. 

      Living Room.
      Eh, hostel ini sekaligus ada cafe-nya. Karena itu, ada live music kalau malam hari. Penyanyinya, ya, penghuni hostel kali, yang punya bakat. Kurang jelas juga sih. Karena, selama 3 malam di sini ( perpanjang 1 malam karena batal ke Cina ), yang nyanyi ya penghuni hostel. Seru sih, bisa request lagu.
      Per malam, aku bayar Rp 100.000,- ya, masih lebih mahal dibanding Flip Bunc, yang letaknya juga disekitaran KL Sentral, tapi masih agak jauh. Free wifi kencang baik di living room maupun di kamar sampai kamar mandi sekalipun. Kebetulan, aku nginap di lantai 4. Eitss, ada lift kok. Lift-nya lega, tidak seperti lift pada umumnya di Hongkong. Oh ya, harga segitu untuk 4 beds mixed dorm ya. Masing- masing dapat loker dan handuk mandi. Dan sudah termasuk sarapan. Aku sendiri tidak pernah bangun pagi, jadi tidak pernah sarapan. Lha, baru bisa tidur jam 5 pagi. Masih belum bisa move on dari Eropa. Jam 5 pagi Malaysia, di Eropa baru jam 11 malam shayyyy...

      Kamar 4 beds..
      Lainnya, bersih. Soalnya nyaman, tergantung masing- masing orang. Kalau aku sih nyaman. Tenang. Kamar mandi juga lega, shower air panas ( airnya tidak terlalu panas ), wc pisah. Memang, untuk kamar isi 4 beds, agak sempit. Kamar sebelah, kamar isi 10 beds, aku lihat sih lega banget.
      Staff-nya ramah dan informatif sih. Ada deposit kunci 20 RM dan dikembalikan saat check out. Sepertinya hostel ini 24 jam. Staff-nya standby terus. Malam terakhir, aku sampai jam 3 pagi, duduk nyantai sambil nge-youtube di living room.

       
      Aku kasih nilai 7,5 ya untuk hostel ini. Mungkin, aku akan kembali lagi ke hostel ini kalau ada main ke KL. Ya, kalau ingin menginap sekitaran KL Sentral sini.
      Tambahan,
      Setelah kali pertama itu aku nginap disini, aku masih beberapa kali balik ke hostel ini jika ada transit di KL. Pasalnya ya itu, karena dekat banget dengan KL Sentral, akses paling cepat ke KLIA. 
      Tapi, terakhir kali, sebelum terbang ke London Oktober 2018 dan Casablanca Desember 2018 lalu, ada kejadian yang kurang menyenangkan buat aku. Parah.
      Ceritanya, yang waktu transit ke London, aku memang booked kamar dorm isi 10 orang. Aku dapat ranjang dekat pintu di kamar lantai 3. Saat sedang tidur sih tidak ada kendala apapun. Setelah checked out pun begitu. Tapi setelah di airport, badanku mulai keluar bintik- bintik merah. Gatal. Dan makin lama, makin banyak dan semakin besar bentolannya. Jadinya, sepanjang penerbangan ke London garuk terus. Dan baru sembuh, setelah 1 minggu di London. Aku cuma kasih minyak oles saja. Dan aku tidak bisa memastikan, sumbernya itu dari hostel ini apa bukan? Karena kan, baru mulai gatal, setelah di airport. Setelah checked out, aku masih ada pergi ke pasar. Asumsiku ya mungkin digigit serangga dari pasar. Aku diam dan tidak komplain. Setelah dari London, aku masih nginap di sini, tapi ranjangnya bagian atas dan dekat jendela, kamar yang sama. 

      Ini yang pertama.. Bentolan sekitar pundak sampai ke lengan.
      Ketika mau transit ke Casablanca Desember 2018 lalu, kali ini sudah confirmed dari ranjangnya yang penuh serangga. 1 jam-an gitu setelah rebahan, badanku terasa gatal- gatal. Aku masih berpikir positif, aku bersihin spreinya sendiri. Tapi, kok semakin gatal ya. Terkejut, ketika melihat bentolannya sudah gede- gede banget. Tidak tahan lagi, langsung protes ke staffnya tengah malam itu juga. Aku minta pindah ranjang. Aku kasih lihat dong bentolan- bentolannya. Ya staffnya, minta maaf ( doang ). 
      Keesokan paginya, ya ampun, bentolannya semakin banyak. Merah kayak delima. Aku kasihkan lihat lagi ke mereka. Dan staffnya bilang, memang sih, sudah saatnya semprot anti serangga. Buset. Oh ya, itu ranjang yang sama dengan ranjang yang aku tempati saat mau ke London sebelumnya, kamar lantai 3, dekat pintu, ranjang bagian bawah.

      Dan terparah adalah ketika mau ke Casablanca. Kaki kiri bengkak, bentolan juga ada di pundak, lengan dan paha. 
      Dan sekarang, nilai yang pernah aku kasih 7,5 sepertinya tinggal 5 sih. Seharusnya, aku tidak mau balik lagi ke hostel ini, jika memang ada transit lagi di KL. Harga dorm isi 10 orang lebih murah, sekitar Rp 80.000 dan sudah termasuk dapat sarapan juga.
      Artikel ini bukan untuk menjelekkan hostel ini. Hanya sekedar bagi pengalaman tidak menyenangkan saja. Karena tidak berlaku untuk semua, karena kebetulan ( juga bisa saja ). Karena itu, mau nginap di hostel manapun, lebih waspada saja. Baca dengan seksama reviews dari yang sudah pernah nginap sebelumnya. Baik dari sisi kebersihan maupun keamanannya. Ini adalah pengalaman aku. 
      Ada baiknya, sebelum rebahan diranjang, bersihkan dulu sejenak. Atau bawa sprei cadangan, kalau perlu...
      Sebetulnya, aku cocok sama hostel ini. Oke- oke saja. Karena memang sesuai harganya lah. Asik, santai dan paling penting karena lokasinya strategis banget. 
      Tapi, pengalaman digigit serangga di hostel ini bukan yang pertama kali dan bukan yang terparah. Next, aku akan bagi pengalaman, bagaimana digigit serangga sampai harus ke 4 dokter baru sembuh. Dan itu gigitannya, aku dapat dari Sydney, Australia. 
       
      With Love,
       
      @ranselahok
      www.ranselahok.com
      ---Semua mahluk hidup berbahagia---
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By D_GUNN3R1
      lagi ada festival keren nih di Singapura. jadi untuk merayakan mid autum festival, atau festival kue bulan, di Vivocity Mall Singapore ada membuat Mid Autum festival Disney Tsum2.
      jadi ada lebih dari 2000 lampion tsum2, menghiasi lantai atas mall ini.
      keren banget deh, apalagi kalau kalian fans banget sama karakter disney Tsum2, seperti yang ada di game nya.
      karakter mulai dari Cinderella, mulan, putri salju, nemo sampai ke yang baru2 seperti dari frozen, olaf dan Anna, ada semuanya.
      Cocok banget buat foto2 untuk instagram.
      saya datangnya waktu hari pertama dan weekday, itu aja uda ramai dan harus antri. waktu weekend saya ada pergi lagi dan antriannya parah banget harus nunggu sekitar 30mnt utk masuk.
      Setelah masuk juga harus sempit2an untuk foto.
      buat videonya bisa dilihat dibawah. enjoy yah.
       
       
       
    • By Nindy Ratri K
      Hallo semuanya, selamat sore menjelang berbuka 
      dalam rangka memenuhi janji saya sama mas @deffa berikut saya sampaikan tabel itinerary saya selama 5D 4N singapura-johor. adapun yg jadi highlight saya kali ini sbb:
      D1: Johor
      D2: Chinatown, Chinese Garden, Universal, handerson, MBS, Garden by the Bay
      D3: Jalan nyusuri Downtown, Merlion, Orchad
      D4: Bugis, Little India, Kampong Glam
       
      pencapaiannya kali ini masih 80% dari rencana, tapi kalau nggak ada aral melintang seperti dalam perjalanan saya kemarin, saya optimis bisa 100% niih ite 
      kali ini saya nginepnya di the pod hostel, beach road. jadi titik berangkat dari beach road sana 
      semoga bisa menginspirasi dan membantu teman2 jalan2 sekalian 
       
      Waktu
      Lokasi
      Kegiatan
      Keterangan
       
       
      DAY 1
       pastikan tidak punya barang yang ditaruh di bagasi, krn ada setelah imigrasi
      15.00
      Kantor
      Sudah kumpul untuk berangkat ke bandara
      Dijemput Papa
      18.00
      Bandara Jkt
      Sudah sampai bandara
      Terminal 2D?
      18.30
      Bandara Jkt
      Persiapan dokumen dan check in
      Masuk bareng ke terminal check in
      19.00
      Bandara Jkt
      Sudah beres check in, persiapan imigrasi
      Paspor, boarding pass, pasang senyum ramah tjantik-tjantik
      19.30
      Dept Terml
      Sudah siap di terminal keberangkatan
      Makan malam, sholat,  isi air, pipis2
      21.35
      Pesawat
      Berangkat!!!
      Baca Doa, enjoy the flight
      00.25
      Pesawat
      Landing di Singapura (bukan singgah di dapur)
      Alhamdulillah
      00.40
       Changi
      Baru turun dari Pesawat
      Terminal 1
      01.00
      Changi
      Sudah selesai bersih2, siap2 tidur , Cari tempat tidur
      T1: Snooze Lounge, Transit East, Level 3, Transit Hall
       
       
      Terminal 2
      Sanctuary Lounge, Transit North Pier, opp E5, Transit Hall
      Oasis Lounge, Transit North Pier, Opp E11, Transit Hall
       
      Terminal 3
      Snooze Lounge, Transit North Mezzanine, near to Singapore Food Street, Transit Hall
       
      Terminal 4
      Snooze Lounge, Departure Transit, Level 2M, Transit Hall
       
       
      DAY 2
       
      2.00
      Changi
      Bangun, pasang penjagaan, kalo2 diusir
      Beresin barang. Yang cakep.
      2.30
      Changi
      Kalao ngga ada pemeriksaan tidur lagi
      Zzz
      6.00
      Changi
      Bangun, ganti baju yang cakep, bersih2.
       
      Operasi Skytrain: 5.00 am-2.30am
      Mandi nya di toilet ajaaahh… yang pojok (kloset jongkok) sabii
       
      6.30
      Imigrasi
      Cari yang waktunya bareng pesawat landing
      Pasang senyum dudul n manis
      7.00
      Staff Canteen
      Makan pagi (Buka jam 7.00am-9.00pm)
      Budget S$5
      8.00
      MRT
      Lewat Nicols highway
      Jam buka counter: 8.00am
      Dari Changi naik MRT, tuker di tanah Merah CG2 (jalur hijau), tuker ke biru.
      Transit di MacPherson, tuker ke orange.
      Turun di Nicoll Highway
      8.30
      The Pod
      Titip tas di hostel, dan Jalan ke Queen Street Terminal. Naik Causeway Link 2 warna kuning
       
      S$3.4 ajah
      9.20
      To JPO
      Malaysia-Johor
      Jalan ke queen street. Naik CW2 bis kuning. US$3,4
      16.00
      To SG
      Dalam perjalanan, nanti turun di Bugis lagi
       
      19.30
      SG
      Turun di terminal. Bisa ke Bugis, atau ke little india, atau ke kampong glam, bebas
       
      20.30
      Hostel
      Jalan kaki bets
      Bobok dehh
       
       
       
       
       
       
      DAY 3
       
      07.00
      Hostel
      Siap2 kita jalan
       
      08.00
      Chinatown
      Explore CT. lewat smith st.
      Naik Bis No. 961 dari Plaza Parkroyal. 8 Stop.
      Berenti di New Bridge Ctr.
      08.20
      Chinatown
      Rutenya: Buddha Tooth Relic, Sri Mariarman, Masjid Jame chulia. Belok ke Pagoda st. ada Tintin Shop Singapore, Chinatown heritage center.
       
      10.00
      Chinese Garden
      Perjalanan.
      MRT dari Chinatown. 9 Stop. Berenti di
      MRT Chinese Garden (EW25)
      11.00
      Chinese Garden
      Keliling disini. Foto2. siapkan kaki.
       
      12.30
      MRT
      Perjalanan ke vivo
      MRT Jalur Hijau. 4 stop. Turun di Buona Vista. Transit.
      MRT Jalur Kuning.
      13.30
      Vivo
      Ke Vivo City. Maksi dulu di Foodcourt
      Food Society
      14.00
      Sentosa
      Eksplore Sentosa: Bola Dunia, Merlion
       
      15.30
      Vivo
      Ke Henderson Bridge
      Naik 131 - Harbour Front Station Exit B. 14141. 5 stop. Turun di Aft Telok Blangah Hts  (14051)
      Bef Telok Blangah Hts (14059)
       
      16.30
      Henderson
      Abis foto2 disini, kita ke Supertree
       
      Naik 131. 10 stop. Turun di Intl Plaza
      Naik 400. 6 stop. Turun di Garden by the Bay
      17.15
      Supertree
      Garden By The Bay. Foto2 disini yang cakep
       
      18.30
      MBS
      Jalan kaki nyeberang. Kita audit MBS, ke Kasino. Makan Malam disini aja
      1983 A Taste of Nanyang
      Rasapura (B2)
      21.00
      Hostel
      @The Pod, Beach Road
      Naik Jalur Biru 2 Stop, Turun Bugis
      Naik Jalur Kuning 2 Stop, Turun Nicolls Highway
       
       
       
       
       
       
      DAY 4
       
      9.00
      Hostel
      YEP! BOLEH BANGUN SIANG #Paham
      Sarapan yaa, jangan lupa mandi
      Prepare for today's trip
      10.00
      Hotel Raffles
      Bisa Ekspolore sepanjang jalan selain raffles hotel, ada war memorial Park, Fountain of Wealth (Temasek Building, tp Agak ngalang), National Gallery, Supreme Court (aku mo foto disini), Parliament, Raffles Landing Site. Kalo mau eksplore Taman, ada Raffles House di Fort Canning.
      Nyeberang ke Plaza Par Royal
      Naik 107 atau 961 (3 Stop)
      Turun di Beach Rd - Opp Raffles Hotel
       
      Jalan Kaki yaa, menurut gugel 2,5 kilo, waktu tempuh 32 Menit termasuk Fountain of wealth (yang ngalang).
       
      Tanpa Fountain 1,2 kilo waktu tempuh 15 Menit.
      Jalan sante wae
       
       
       
      KURASU PLS
      Abis dari Raffless ke belakangnya. Cari Kurasu.
      Cari Odeon Tower. Lantai 2. District 6
      Kalo Skip Merlion, Naik 167 Dari Victorian Concert Hall. 8 Stop. Turun di Orchad Stn.
      11.15
      Merlion
      Foto2 lagi. Bidik esplanade, MBS dan Ferris Wheel nya
       
      12.00
      Esplanade
      Lihat2 aja. Siapa tau ada pertunjukkan yg bs ditonton.
       
      13.00
      Orchad
      Maksi di wisma Atria - Food Republic Andalan. Atau nanti cari food court lain di ion. Foto2
      Naik 36 dari The Esplanade (02061). 14 Stop. turun di  Tang Plaza (09047)
       
      14.00
      Botanic Garden
      Masuk dari Tanglin Entrance
      - Sun Garden
      - Anggrek Vanda Miss Joaquim
      Masuk dari Nassim Entrance
      - Evolution Garden (Pakis)
      - Palm Valley
      Tanglin bisa naik 174 dari Op Orchad Stn (belakangnya Ion). 5 stop. Turun di Opp Botanic
       
      Kalo mau ke Nassim, masuknya agak susye kl kendaraan umum. Naik Grab aja
      16.00
      To Bugis
      Beli jus, beli kaos2, beli egg tart buat mama. Early Dinner di belakang Bugis Street.
      Kita Naik Taksi lagi aja pake Grab. Sekitar SGD17. #mulaiborosh
       
      17.00
      Ke Merlion
      Kita nunggu sampe dapet pertunjukkan laser sambil foto2 lagi. (btw, kalo merlionnya mau disimpen buat sore aja jugak gpp. Liat sikon aja)
      Halte Bugis Junction. Naik 130. 4 Stop. Turun di UOE Bayfront.
      18.00
      Makan Sutra
      Coba cari makanan lucuk2 disini. Nyobain makan disini. Kalo mau jajan ajaa…
      Jalan aja
      20.00
      To Hostel
      @The POD
      Op Fullerton Naik 100. 5 Stop. Turun Op Plaza Parkroyal langsung Hostelnya
       
       
       
       
       
       
      DAY 5
       
      8.30
      Hostel
      Siang lagi??? YEP! Ga dilarang bangun siang kok. Kalo mau bangun pagi juga boleh
      Siap2
      9.30
      Hostel
      Udah selesai sarapan dan beberes buat check out
      Mantepp. Tas nya titip aja dulu
      9.30
      To Little India
      Sri Veeramakaliamman Temple
      Sri Srinivasa Perumal Temple Singapore
      Tan Teng Niah
       
      Sakya Muni Buddha Gaya Temple Read more at:
       
       
      Nyeberang ke Plaza Parkroyal
      980Sembawang Int (5 stop)
      Turun di Rochor Stn ganti sama
      23Rochor Canal Rd (2 stop)
      Turun di broadway hotel
       
      11.00
      To Bugis
      Kalok2 masih ada yg mau diliat and or dibeli. Yg jelas kita jugak keliling kampong glam. Foto2 disini. Nyobain café hitz bats disini.
      Naik dari Tekka Ctr
      67Tampines Int (3 stop)
      Turun di Opp Eminent Plaza ganti ke
      133Shenton Way Ter (5 stop)
      Turun di Opp Stamford Pr Sch
       
      11.20
      Kampong Glam
      Liat2 masjid, mural2, keliling2 deh
       
      12.30
      Bugis
      Ojo lali coba Route 12
       
      13.30
      Ke Hostel
      @The POD
       
      14.00
      GO
      To airport naik MRT
      Waktu tempuh +/- 1.20"
      15.00
      Changi
      Sampe di Changi
      Cece
      16.00
      Changi
      Monggo berburu Disini. Masuk Imigrasi dulu ojo lali. Bisa pijet2 jugak, ke bioskop
      Inget, XX Take off. Perhatikan waktu boarding. Biasanya 10-30 menit sebelumnya.
      18.00
      Changi
      Makan di Staff Canteen/Mc D
       
      20.00
      Pesawat
      Take off
      Bye SG
      21.00
      Pesawat
      Landing @soetta
      Hello Jakarta dan kerjaan
      21.30
      Soetta
      Selesai ambil bagasi, markipul
      Besok jalan2 lagii yaa amu amu dan amu ummaa
    • By Nindy Ratri K
      Hallo,
      saya berencana pergi 5 hari 4 malam ke singapura,  rencana pengen beli Singapore Tourist Pass. tapi adanya yg 1, 2 atau 3 hari
      untuk trip 4 hari ini apakah saya bisa split 3 dan 1 yaa... dan apa memang bisa dipakai demikian? saya udah coba tanya sama penerbitnya, si EZ belum dijawab2 
      mohon kalau ada yg bisa membantu atau sumbang saran, monggo..
      terimakasih
    • By Ahook_
      Tanggal 22 Juni 2017.
      Sebelumnya, baca dulu ini, Keliling New Zealand dari Utara ke Selatan. 
      Okey, setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan dari Jakarta, akhirnya landed di Auckland, liburan sesungguhnya baru akan dimulai. Terlebih lagi, setelah melewati pihak imigrasi yang ramah dan tidak merepotkan, terus melewati bagian declare. Hati ini lebih plong...

      Auckland city..
      Hal pertama yang dilakukan ketika sudah keluar pintu utama, cari simcard. Sepertinya, waktu itu, random saja deh masuk ke salah satu store yang ada disana. Intinya sih, supaya bisa terhubung dengan pekerjaan sih. Itu dijadikan alasan, padahal ya ingin pamer dan eksis doang. Hahahaha.. Beli kartu Vodaphone, bayar NZD 49 untuk 3 GB. Buat kamu yang ingin pakai simcard, mungkin pakai Spark bisa lebih bagus deh signalnya, dibanding Vodaphone. Salah satu diantara kami, pakai Spark, ketika terjebak salju di Lake Tekapo, hanya dia saja yang dengan santai bisa melanglang buana didunia maya. 
      Hampir jam 8 malam juga, baru benar- benar melangkah keluar dari airport. Saatnya cari taxi menuju ke hotel. Kenapa taxi? Sederhana, taxi lebih murah jika dibanding dengan naik bus. Hitungannya, per orang naik bus kena NZD 18, untuk berempat sudah NZD 72, sedangkan kemaren itu naik taxi dan sudah diantar sampai didepan hotel, bayar NZD 58 untuk berempat. Kalau kamu hanya sendiri, ya okelah, naik bus. 
       

      Karena malam, tidak banyak yang bisa dilihat sih selama perjalanan dari aiport ke kota, tepatnya ke City Lodge, 150 Vincent Street. Mungkin sekitar 30 menitan kali ya. Malam itu dingin dan sedikit gerimis. Ya, bukan juga dingin - dingin sampai mengigil. Masih okey. Sejuk dan menyenangkan. Kotanya sepi. Tenang. Nyaman. Bersih. 
      Pilihan nginap disini, bukan pilihan aku. Seperti yang aku tulis dipostingan sebelumnya, trip ke New Zealand, kali ini, benar- benar buta dan tidak tahu menahu. Semuanya, diurusin oleh travelmate yang super kece dan smart, Skydworld.

      Dapur , photo by Skydworld.
      Bermalam di City Lodge untuk berempat, bayar Rp 1.107.620,- atau per orang Rp 276.905. Okey sih untuk harga segitu, menurutku ya. Walaupun kamarnya kecil, tapi masih bisa buat masak- masakan. Padahal ya, di basement ada dapur gede buat masak sepuasnya, ada perlengkapan dapur hingga alat makan, ada kulkas, kompor yang bisa kamu pakai sesuka hati kamu. Ingat, wajib bersihkan sendiri, apa yang kamu pakai. Kamar mandi didalam, ada air panas. Bersih dan nyaman sih. Kemaren itu, kalau tidak salah dapat lantai 1, ya, tenang, ada lift kok. 

      Kamar tidur
      Tidak ada wifi gratis yeahh.. kudu bayar lagi. Walaupun begitu, staff-nya oke- oke. Termasuk living room yang ada di basement juga. Ada tv gede buat nonton. Ada jadwal gitu lagi ada nobar film apa. Semuanya gratis. Kalau tidak mau nonton, kamu bisa nongkrong disalah satu sudut, entah mau baca buku, atau mau bengong tidak jelas. 
      Seberang City Lodge, ada mini market gitu. Kalau butuh cemilan, snack dan sebagainya, tinggal ngesot. Malam itu, ketika sudah taruh bagasi, kami ngacir keluar ditengah malam yang semakin dingin, ditambah gerimis yang tidak diundang. 

      Chinesse store..
      Sempat jalan kaki agak jauh ke arah keramaian bersumber. Ikutin irama dan jejak kaki. Menemukan secercah sinar yang menandakan, malam itu, Auckland masih ada kehidupannya. Walaupun sepi, walaupun, sebagaian besar toko- toko sudah pada tutup, tetap saja, ada yang bisa dilihat, masih ada beberapa mini market yang buka. Paling tidak, besok sudah pagi, sudah ada gambaran mau melangkah kemana kaki ini, selain tujuan utama adalah ambil mobil di Jucy. Disekitaran sini, ada super market ( macam Chinese store gitu ), terus ada foodcourt juga. Kalau kamu penyuka makanan Jepang, ya sudah cocok. Tinggal pilih saja, mau makan ditoko yang mana. Berjejer.
       

       
      Auckland, entahlah, buatku sih biasa saja. Tidak ada special. Mungkin, karena tidak punya kesempatan untuk menjelajah seisi kotanya juga kali ya. Jadinya, tidak menarik hati. Jadinya, biasa- biasa saja. 

      Jucy rental.
      Kami hanya 1 malam saja di City Lodge, setelah beres- beres, langsung checked out. Titip tas. Terus jalan- jalan sekenanya saja. Sembari melewati jalan yang sudah dilalui semalam, sembari melihat ada apa sih di Auckland ini, ya sejalan itu juga, kami menuju Jucy rental untuk mengambil mobil. Tidak jauh buat kamu yang suka jalan kaki. 
      Proses pengambilan mobil cukup memakan waktu. Ada 1 jam-an. Setelah kelar, untuk pertama kalinya, aku setir di New Zealand. Kali ini juga, menjadi pertama kali aku setir di negara orang lain. Deg- deg-an. Hermmm.... 

      Pasukan...
      Kembali ke City Lodge untuk ambil bagasi. Selanjutnya, langsung tancap gas menuju Waitomo. 

      Note: Foto - foto kondisi hostel tidak tahu kemana. Kehapus kali ya...  Padahal, aku fotoin detail banget setiap sudutnya...
       
      With love,
       
      @ranselahok
      www.ranselahok.com
      ---Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia---