• agoda-hemat.png

  • 0
Sign in to follow this  
noped

Ijen - Alas Purwo – Plengkung – Mangrove Bedul – Pulau Merah – Baluran

Question

Liburan ke Banyuwangi yuk

 

akses ke Banyuwangi bisa melalui Bandara, Terminal, Stasiun, Pelabuhan.

Jadi ga perlu repot kalo mau ke Banyuwangi, nah.. kalo udah sampe di Banyuwangi bisa langsung tilpun.. tilpun aja biar kami jemput lalu brangkatzz ke tempat wisatanya :

 

Hubungi disini :

081-747-444-17 pin : 29647165

https://twitter.com/banyuwangitour

https://www.facebook.com/banyuwangitours

Skype : noviyantonugroho

Yahoo : thenoped

info@banyuwangitours.com

http://banyuwangitours.com

Share this post


Link to post
Share on other sites

2 answers to this question

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By hanarai
      Halo, fellow traveler!
      Jadi aku dan temen-temen menjual reservasi Ketapang Indah Hotel, Banyuwangi pada tanggal 26-28 Februari 2019 (2 malam), free breakfast.
      Harga dijual di bawah 400.000, sedangkan di traveloka di jual 519.000.
      Kenapa kita jual tiket kita? Awalnya kami berniat untuk trip ke banyuwangi sebelum masuk kuliah di akhir februari ini. Tetapi ternyata liburan kami dimajukan menjadi di pertengahan februari sedangkan kami sudah membeli tiket hotel dan tiket kami unrefundable...
      Hotel ini memiliki akses langsung ke pantai dan dekat dengan stasiun banyuwangi baru. Tidak hanya itu, hotel ini memiliki rating yang sangat tinggi (8.9) di Traveloka. Sangat cocok menjadi penginapan Anda selama di Banyuwangi. Jika anda ingin mencari tahu lebih tentang hotel tersebut, bisa dilihat di www.ketapangindahhotel.com
      Bagi kalian yang berencana atau kenal orang yang akan pergi ke banyuwangi, sangat bisa mengambil penawaran dari kami. Dipastikan kami menawarkan harga yang terbaik. Jika kalian tertarik, bisa segera hubungi saya. Penawaran ini bagi orang-orang yang serius. Terima kasih atas perhatiannya, selamat berlibur! 
       
      Best Regards, 
      Hana.


    • By roeslan
      Tempat Wisata di Banyuwangi
      Berikut ini adalah sejumlah tempat wisata di Banyuwangi yang paling menawan dan populer dikunjungi para penikmat perjalanan.
      1. Kawah Ijen (Blue Fire)
      Kawah Ijen adalah kawah danau terbesar di pulau Jawa. Kawah ini secara administratif terletak di 3 kabupaten, yaitu Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi. Berada pada ketinggian 2.443 m dpl dengan kedalaman kawah 200m. Kawah Ijen memiliki pesona luar biasa, yakni adanya danau belerang yang berwarna tosca dan api biru (blue fire). Anda dapat menyaksikan panorama memikat ini pada saat malam hari hingga menjelang subuh.
      Agar dapat tiba di Kawah Ijen, Anda dapat memilih 2 jalur, yaitu dari utara dan selatan. Jalur utara dapat dilalui dari Situbondo menuju Sempol (Bondowoso) dan berakhir di Paltuding, waktu tempuh sekitar 2,5 jam. Jika dari arah selatan, dapat dilalui dari Banyuwangi menuju Licin yang berjarak sekitar 35 km. Untuk mencapai kawah, Anda harus mendaki setinggi 3 km, ini memakan waktu sekitar 1,5 jam. Rasa lelah mendaki akan terbayar lunas tatkala mendapati pesona indah blue fire di salah satu tempat wisata di Banyuwangi terpopuler ini.
      2. Pulau Tabuhan
      Pulau Tabuhan memiliki air laut yang sangat jernih dan  menjadi salah satu tempat wisata di Banyuwangi yang digemari banyak wisatawan. Lokasi pulau ini berada di tengah Selat Bali. Di pulau ini, kegiatan snorkel atau scuba diving adalah salah satu yang menarik. Jarak Pulau Tabuhan hanya sekitar 20 km dari pusat kota Banyuwangi. Pulau yang tak berpenghuni ini memiliki luas area sekitar 5 ha dengan karakter pasir pantai yang putih serta air lautnya yang begitu bening.
      Untuk dapat tiba di Pulau Tabuhan, Anda dapat menyewa kapal dari sejumlah tempat, seperti Watu Dodol, Bangsring, atau Kampe. Perjalanan terdekat ke Pulau Tabuhan adalah dari Bangsring dan Kampe yang memakan waktu sekitar 15 menit. Biaya sewa kapal sebesar Rp 500 ribu maksimal memuat 10 orang. Biaya sewa alat snorkel umumnya Rp 30 ribu dan tersedia di wilayah Bangsring
      3. Pantai Bangsring
      Pantai ini adalah salah satu destinasi wisata Banyuwangi yang populer dikunjungi wisatawan. Memiliki keindahan bawah laut dengan aneka biota laut dan keindahan terumbu karangnya, juga berbagai atraksi wisata lainnya yang tak kalah seru. Pantai Bangsring memiliki luas sekitar 15 ha dengan kedalaman bervariasi dari 2 – 15 meter.
      Kegiatan wisata favorit di Pantai Bangsring ini adalah snorkel dan diving. Anda dapat menyewa peralatannya dengan harga yang terjangkau. Ikon utama pantai ini adalah Rumah Apung Bangsring, sebuah bangunan berukuran 27m x 7m yang terapung berjarak sekitar 20 meter dari bibir pantai. Di area rumah apung ini, ada dapat mencoba berenang di antara kawanan anakan ikan hiu sirip hitam yang sudah dijinakkan dan memang ditangkar di sana. Menanam terumbu karang adalah juga kegiatan lainnya yang disukai wisatawan di pantai ini mengingat Pantai Bangsring adalah kawasan konservasi terumbu karang.
      4. Pantai Pulau Merah
      Masyarakat Banyuwangi menyebutnya sebagai Pulau Merah, sebab tanahnya berwarna merah. Bentuknya menyerupai sebuah bukit kecil, terletak tak jauh dari bibir pantai. Anda dapat menginjakkan kaki di Pulau Merah ini tatkala air sedang surut, berjarak sekitar 100 meter dari bibir pantai. Cukup hanya dengan berjalan kaki saja. Pantai ini dahulu bernama Pantai Ringin Pitu, sekarang disebut sebagai Pantai Pulau Merah.
      Pantai Pulau Merah memiliki ketinggian gelombang hingga 4-5 m, sebuah tempat berselancar di Banyuwangi yang direkomendasikan bagi para pemula. Berjarak sekitar 80 km dari pusat kota Banyuwangi, Anda dapat masuk ke kawasan pantai ini dengan harga tiket masuk ke Pantai Pulau Merah adalah Rp 3 ribu per orang, saat weekend menjadi Rp 5 ribu. Untuk ke tempat wisata di Banyuwangi yang satu ini, Anda dapat menggunakan transportasi publik.
      5. Teluk Hijau “Green Bay”
      Di Teluk Hijau ini, Anda akan merasakan udara segar pantai yang bercampur dengan udara hutan hutan tropis Taman Nasional Meru Betiri. Dari kota Banyuwangi, durasi perjalanan sekitar 3-4 jam. Perjalanan ke Teluk Hijau terbilang cukup memerlukan tenaga fisik, namun Anda akan menyaksikan panorama laut yang memikat. Teluk ini adalah tempat wisata di Banyuwangi yang masih sangat terjaga kemurniannya, belum banyak wisatawan yang datang ke tempat ini. Inilah daya tarik memikat yang dapat Anda temukan di sana.
      Saat perjalanan ke Taman Nasional Meru Betiri dan Sukamade, Anda akan melewati Teluk Hijau ini. Tetapi Anda hanya dapat menyaksikannya dari kejauhan, karena eksotisme Teluk Hijau sesungguhnya berada di area pantainya. Air laut yang begitu jernih dengan warna hijau kebiruan, pasir pantai yang bersih dan putih, ombak yang tenang, semuanya menawarkan suasana asri yang sungguh damai.
       





    • By noped
      Namanaya unik, jika di artikan ke dalam bahasa jawa artinya “takut hitam” kerena tersengat matahari secara langsung, bukan itu saja untuk mengunjungi tempat ini (jika naik perahu nelayan biayanya 25rb sekali jalan) tapi kami lebih memilih jalan kaki karena penasaran sama trek nya.

      sebelumnya kita mampir dulu di pantai Mustika, sebenarnya pantai ini adalah deretan pantai Lampon, Lokasinya ada di 65 kilometer sebelah selatan pusat kota Banyuwangi, terdapat kampung kecil. Kampung ini pernah di terjang Tsunami besar pada tahun 1994 dengan total korban 214 meninggal dan tersisa 1 Musholla yang masih berdiri kokoh.



      Untuk menuju Pantai Wedi Ireng, kendaraan bisa di parkir di sekitaran TPI, lalu di lanjutkan jalan kaki menuju muara sungai, sekali nyebrang ongkosnya Rp. 3 ribu, bapak nelayan ini yang selalu stand by di pos jika ada pengunjung akan nyebrang.

      Setelah menyeberangi muara ada jalan setapak, sebelum masuk hutan kanan kiri terdapat pohon pisang, jalannya nanjak trus, hutannya lebat dan butuh sekitar 30 menit untuk sampai di Pantai.

      Inilah Pantai Wedi Ireng, pada sisi barat ga sempet moto, cerita nelayan setempat dulu sebelum terkena tsunami tahun 1994 semua pasir berwarna hitam, kondisi sekarang sudah bercampur. Pantai Wedi Ireng mempunyai bentuk seperti huruf “W”, letaknya di dusun pancer, desa sumberagung, kecamatan Pesanggaran – Banyuwangi.
      Disini sudah tersedia penyewaan Snorkeling dengan harga Rp 25 ribu, sayang sekali untuk tenda belum ada yang menyewakan.

      Langit runtuh di bawah pembangunan TPI nelayan pancer
    • By w1s2t3
      namaku ismail, umurku 2,5 th. hebat banget kan masih kecil udah bisa naik gunung sampai puncak. Yang paling terkesan dari perjalanku ke gunung Ijen ini adalah aku di ajak foto sama mbah bule dan dikasih jajan + permen , heheheh. Yang paling aku tidak suka, aku udah capek-capek naik ke puncak dengan digendong papa sama mbah, eh sampai puncak, aku gak bisa turun kekawah untuk melihat blue fire dari dekat, karena aku masih kecil takut keselepekan kata orang jawa, karena aku masih kecil....
       
      Aku ceritakan rutenya ya, aku dari Malang langung menuju bondowoso, dengan jalan berliku, aku menuju desa terakhir Sempol namanya, kemudian perjalanan dilanjutkan ke pos Paltuding, sampai di Pos, berrrr dingin banget, aku langsung dipakein baju sama mama papa, pake jaket double 3, kaos kaki dan celana double 2, aku di gendong peke selendang kantong di belakang papa, tambah kaos tangan juga aku siap menuju puncak, hayooooooo siap!
       
      Sebelum naik rombonganku 7 orang ( temen-temen papa dan mama dan mbah kakong tersayang) ke toilet dulu supaya diatas tidak perlu ke toilet, kalau aku pakai pampers jadi bisa kencing dimana saja hihihi jadi malu.....
      papa bayarin tiket gak tau bayarnya berapa, pas mama tanyain berapa tiket masuknya pa? gak tau berapa per orang udah lupa katanya, mama nanyain pas udah pulang, jadio papa lupa deh. Yang pasti Murah kok, tenang saja, jangan takut sama tiket masuk ya...
      melewati tiket masuk aku pakai guide lokal, jadi diantar guide lokal bayar 150rb. Sebenarnya gak pakai guide lokal gak masalah, gak mungkin nyasar walau gelap, soalnya jalannya cuma 1, dan jalannya juga seperti jalan lebar 2m sampai 4m, tapi bawa senter ya supaya jalannya kelihatan, jalannya naik dengan kemiringin mencapai 60% mungkin ya, tapi gak semua miring banget, awal-awal landai belum terasa berat, lambat laun semakin naik jalannya, jadi jalannya pelan banget, dan sering berenti, kalau bule biasa aja jalannya cepet banget seperti tidak mendaki, karena kebiasaan kali ya, oiya dari pintu masuk udaranya dingin banget, eh pas udah trekking udara nya jadi panas, keringatan oy, jaket wisatawan banyak yang dilepas. Aku enak digendong papa dan mbahku gantian. Sampai di puncak lega dah, keliatan di kawah ada danau dan api biru, aku gak bisa turun karena masih kecil, jadi nunggu dipuncak gak bisa turun ke kawah. Sayang banget....
       
      selanjutnya matahari mulai terbit, suasana jadi mulai terang, waaaw bagus banget,perbukitan  kelihatan semua, subhanalloh....indahnya lebih bagus pas terang, pesona alam gunung ijen keliatan, selanjutnya aku turun dan selesai dah
       
      the end
       







    • By Barajiwa Patria Soedarmo
      Hallo guys ketemu lagi sama ane Bara sang traveller super alami sejati natural dan gembel abisss:ngakaks . Kali ini ane mau ajak kalian jalan-jalan ke Banyuwangi, Jawa Timur.

      Di perjalanan kali ini ane cuman ber-2 dengan temen ane yang bernama Arif a.k.a Coki:toast . Kita berdua akan mengunjungi Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, dan Teluk Hijau yang ada di Banyuwangi. Nah ini dia para travellernya

      Arif a.k.a Coki as Cameraman

      Penasaran dengan apa yang kita kunjungi dan apa aja yang bisa kita liat di Banyuwangi??? Nyok kita liat tritnya:travel :ngacir2
      Day 1, 6 Desember 2015
      Perjalanan kami dimulai dari rumah ane yang ada di Semarang jam 16.00:2thumbup . Setelah makan dan minum di rumah makan kami melanjutkan perjalanan ke terminal Sukun. Sebenarnya ane mau naik Bus karena biaya akan lebih murah Rp. 10.000 daripada travel namun apa daya kita sampai jam 18.00 di terminal Sukun dan bus sudah abis:berduka . Setalah kita dapet travel kita lansung cabut:ngacir ke Yogyakarta dengan lama perjalanan 2,5 jam. Akhirnya kita sampe di Yogyakarta di Terminal Jombor

      Setalah sampai di Jombor kita numpang nginep semalam di rumah Muklis temen angkatan ane satu jurusan:ngakak untuk tidur karena besok kita akan melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi jam 07.15 di Stasium Lempuyangan.
    • By noped
      Serba dadakan ga ada plan, pas mudik ke Banyuwangi kebetulan adik juga pas balik dari malang, lagian kaki ini sudah mulai kendor lama ga jalan, kangen juga sama blue fire karena udah 3 tahun ga di tengokin. Start dari banyuwangi kota jam 21.30 naik motor laki, sampe post paltuding jam 22.30
      Tergolong apes karena pendakian baru di buka jam 01:00 mareeeee nahan ngantuk sambil ngopi ngopi...
       
       





















    • By gung
      Indonesia memborong UNWTO Awards 2016 dalam ajang the 12th United Nations World Tourism Organization (UNWTO) di Madrid, Spanyol, Rabu malam (20/1). Indonesia adalah satu-satunya negara dengan tiga nominasi sekaligus yang siap bersaing dengan 109 proyek lainnya yang digagas oleh negara Kolombia, Kenya, Puerto Rico, Lithuania, Spanyol, Swiss, Kamboja, Nepal, Afrika Selatan, Kroasia dan Korea Selatan.
      UNWTO Awards for Excellence and Innovation in Tourism ke-12 ini memiliki 4 nominasi, yaitu UNWTO Award for Innovation in Public Policy and Governance, UNWTO Award for Innovation in Enterprises, UNWTO Award for Innovation in Non-Governmental Organizations dan UNWTO Award for Innovation in Research and Technology. Indonesia berhasil masuk dalam 3 kategori sekaligus.
      Hasilnya tidak tanggung-tanggung. Ketiganya memborong posisi juara dalam ajang tersebut. Banyuwangi dinobatkan sebagai juara pertama the UNWTO Award dalam kategori Innovation in Public Policy and Governance. Garuda Indonesia  dan Coca- Cola Amatil ‘Bali Beach Clean-Up’ di posisi  first runner up  UNWTO Award  dalam kategori Innovation in Enterprises. Sedangkan Yayasan Karang Lestari - Coral Reef Reborn Pemuteran, Bali juga menjadi first runner up UNWTO Award dalam kategori Innovation in Non-Governmental Organizations.
      Banyuwangi ditasbihkan menjadi juara dunia dalam ajang UNWTO Awards tersebut. Keberhasilan  tersebut tak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Banyuwangi saja, tapi juga seluruh bangsa Indonesia. Sebab Banyuwangi memang dikirim ke negeri matador tersebut untuk mewakili Indonesia.
      Kabupaten berjuluk the Sunrise of Java ini dalam ajang tersebut mempresentasikan empat strategi kunci pariwisata yang diterapkan Banyuwangi. Kategori program inovatif Pemkab Banyuwangi  tersebut  berhasil mengalahkan beberapa wakil dari negara Kolombia, Kenya, dan Puerto Rico.
       
      Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Muhammad Yanuar Bramuda mengatakan, para juri ternyata tertarik dengan presentasi  yang membeberkan keterlibatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam mempromosikan pariwisata. Program - program pemerintah melalui Banyuwangi Festival juga  menjadi daya tarik tersendiri.

      "Alhamdulillah kita bisa menjadi juara di UNWTO Award, dan program - program kita ternyata menarik perhatian para juri," ungkap Muhammad Yanuar Bramuda, ketika dihubungi di Madrid Spanyol, Kamis (21/1).

      Selain tertarik dengan keterlibatan PNS, para juri juga kagum dengan promosi wisata yang dilakukan oleh masyarakat yang aktif mengunakan media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan media sosial lainnya dalam membantu mempromosikan daerahnya.

      Penilaian lainnya, kata Bram,  adalah keterlibatan masyarakat yang ikut mempromosikan Banyuwangi melalui media sosial yang mendapatkan apresiasi  luar biasa.

      Dengan kemenangan tersebut Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi optimis  bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Banyuwangi dan Indonesia. Sebab event tersebut juga diikuti beberapa travel agent internasional, yang secara tidak langsung melihat potensi wisata di Banyuwangi yang diperlihatkan dalam slide saat presentasi dalam ajang bertaraf internasional tersebut.
      Sejauh ini, UNWTO Awards telah diakui oleh 70 akademisi, visioner dan lembaga lain karena telah menjadi inspirasi untuk pengembangan pariwisata yang kompetitif serta berkelanjutan sesuai dengan nilai kode etik pariwisata global dari UNWTO.
      UNWTO Awards diselenggarakan untuk mengapresiasi inovasi di bidang pariwisata dan berusaha menyoroti efeknya terhadap pemerintahan serta masyarakat. Di samping itu, UNWTO juga menawarkan dukungan dalam memajukan pengetahuan tentang kebijakan pariwisata di seluruh dunia.
      UNWTO sendiri adalah organisasi pariwisata dunia yang merupakan bagian dari PBB. Sebagai organisasi internasional terkemuka di bidang pariwisata, UNWTO bertugas mempromosikan pariwisata sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi, pembangunan yang inklusif dan kelestarian lingkungan.