Sign in to follow this  
beluvna

Penginapan Pplh Di Seloliman

4 posts in this topic

Pd waktu libur lebaran tahun lalu kami berangkat bersama keluarga pergi jalan-jalan ke surabaya atau lebih tepatnya ke daerah trawas, ketika kami tdk menemukan hotel yg murah dan bersih, ada seorang kawan yg asli dari sana menyarankan kami untuk ke penginapan pplh di seloliman di daerah trawas dan kami pun pergi menuju ke pengunapan tsbt.

Sesampainya kami disana, saya beserta keluarga dsambut dengan pohon-pohon tinggi dan kursi-kursi yang menghadap ke pepohonan yg tibggi dan besar itu,kami langsung menuju ke tempat resepsionis untuk memesan sebuah bungallow daaan ternyata harganya lumayan cukup murah bagi kami, debgan harga Rp 300.000 kami sudah mendapatkan sebuah bunggalow dengan 2 tempat tidur ukuran single dan 1 tempat tidur ukuran lumayan besar yang bisa ditempati 3 orang, yg waktu itu kami malah berenam.

Dsana tdk hny penginapan saja yg mereka tawarkan, tp restaurant dengan makanan2 yg bumbunya tdk menggunakan bahan-bahan kimia, jd jgn berharap bumbu penyedap masakan seperti vetsin dsana, atau minyak goreng dengan merek2 di pasaran, mereka mnggunakan garam dan gula, dan kelapa yg dibuat minyak goreng untuk memasak makanan, rasa makananyapun justru nikmat meski sedikit terasa hambar dilidah (mklm sdh terbiasa dgn vetsin kali yak).

Oh iya jgn berharap ada televisi atau ac, kulkas apalagi tempat tidur springbed di penginapan itu, tdk ada televisi dsana, ac juga ac alam tapi sgt dingin di mlm hari,ac sj kalah dinginnya, maklum tempatbya dukelilingi hutan-hutan dan 3 pegunungan yg saya lupa apa nama gunung2nya,dan setiap bunggalow dsediakan air kendi jk ingin minum air segar dan kl air di kendi itu habis bs minta air scr gratis di restorantnya tdk dkenakan by charge, namanya juga pplh yg artinya Pusat Pelatihan Lingkungan Hidup, jadi kita diajarkan hidup dgn alam atau bhs kerennya back to nature.

Banyak wisatawan-wisatawan asing yg datang menginap dsana dan kebanyakan mereka turis2 backpacker yg ingin menuju ke bromo dan transit dsana, hny untuk sekedar beristirahat sejenak, menikmati kawasan penginapan di tengah2 hutan.

Juga jgn berharap mendapatkan kamar mandi yg berdinding...justru kamar mandinya dibuat terbuka tp tenaaaanggg biar terbuka tetapi tidak terlihat dari luar karena jarak 2 meter sdh dikelilingi tembok luar yg ditutupi pohon-pohon tapi kita masih bisa lihat pemandangan pegunungan....awalnya sempet shock dan kaget melihat kamar mandi yg didesain spt itu tapi selidik punya selidik ternyata ada tembok yg dijalari tanaman-tanaman sehingga tdk memungkinkan untuk mengintip, kecuali ada yg bnr2 niat bgt buat ngintip....:).

Dsana kita juga bs belajar tentang tanamab-tanaman obat yg ternyata cukup bnyk sekali, dan indonesia mempunyai tanaman-tanaman obat yg cukup bnyk, slain itu kita bs memberi mkn ikan di kolam dsamping restorant, mknan di restorant juga tidak bgt mhl, standard....oh iya yg enaknya kita dpt mkn pagi untuk 4 orang yg dimana kami ada berenam jd kami cukup memesan menu tmbhn lainnya, yg aku suka sambal terasi dan ikan lelenya yg maknyuuusss hbs....(jd lapeerr).

Kl ingin pergi rombongan jgn khawatir ada juga disediakan khusus untuk rombongan dgn 1 kamar untuk 7 org....kl penasaran ingin backpacker ke sana dan ingin menginap dsana dgn membawa bnyk rombongan tinggal search di google pplh seloliman yg saya lupa websitenya apa :D.

Oh iya kl malam2 biasa kawasan ini sepi tp jgn khawatir tetep aman krn ada bnyk penjaga dsana....dan klopun ada yg menginap justru kebanyakan dari wisarawan mancanegara yg sedang transit untuk menuju ke bromo....jd skalian untuk bs melatih bhs inggris...:D

Share this post


Link to post
Share on other sites

justru ntu cameranya ilang pas waktu lg jalan-jalan blm sempet diupload :(,ntr kl saya kesana lagi saya poto2 in hehehe, tp enak tempatnya selain sepi dan tenang cocok buat menenangkan pikiran kl lg kalut.

Pokoke enak bgt, sempet ngobrol sama kepalanya dsitu bilang kl masing2 bungallow itu sumbangan dari beberapa negara eropa, jadi setiap bunggalow itu ada plakatnya msg2 beserta nama si penyumbang, indonesia juga ada....dan setiap bunggalow namanya diberi nama binatang....lucu bgt

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this