Sign in to follow this  
chime

situ cangkuang-garut

3 posts in this topic

Situ yg artinya danau dan cangkuang yg diambil dan sejenis tanaman pandan yg digunakan sbg kerajinan tangan, danau ini sangat indah dan ditengahnya ada pulau yg mungil.

Pulau mungil ini bs dicapai dgn menggunakan getek, sewa geteknya sekitar 25 rb borongan, air danaunya tenang dan asri, situ cangkuang dikelilingi oleh beberapa gunung yakni gunung haruman, guntur, dan mandalawangi disana kita dapat merasakan udara pagi dengan kabut tipis yg sejuk kebayang kan indah dan nyamannya!!!

Nah dipulau tersebut ada perkampungan kecil yakni kampung pulo, kampung ini hanya dihuni sekitar enam kepala keluarga, dan nga jauh dari sana ada candi hindu, dengan hanya membayar 2 rb sbg restribusi kita bs masuk ke situs candi cangkuang dan kampung adat pulo. :P

post-99-0-88955500-1351606323_thumb.jpg

post-99-0-43189400-1351606335_thumb.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

bagus juga ya tempatnya. Kira2 kalo dari kota bandung berapa jam ya ke lokasi ini? Kalo naik kendaraan umum bisa ga ya?

klu kota garut sich jaraknya sekitar 63 km ditenggara kota bandung, utk ke kota garut bs masuk tol cileunyi lalu masuk ke daerah nagrek.. kira kira makan waktu sekitar 2 jam... klu utk naik angkotnya kurang tau jg ya :P

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Viviiy
      Pernah ke Embung Nglanggeran Jogja? tempatnya bagus, sangat cocok untuk selfie karena terletak di Puncak Gunung Kidul Jogja, jadi view point lah! semuanya terlihat jelas. Melihat keindahan sunset dan sunrise di Embung Nglanggeran dan yang pasti, tidak membutuhkan budget banyak saat hendak kesini.
      Saat saya googling, disitu saya sedikit bingung karena dari referensi yang saya dapat, banyak situs yang menyebut Embung Nglanggeran sebagai Danau yang terletak diatas gunung Api purba yogyakarta, ada juga yang menyebutnya sebagai Waduk. Nah! setelah saya lihat, sepertinya tempat ini memang Waduk, karena ukurannya gak seluas Danau pada umumnya. Meskipun berbeda-beda nama, mau itu Waduk, Danau, Telaga maupun Bendungan, so... Keindahan ditempat ini sangat menakjubkan guys.
      Pada postingan kali ini, saya nggak akan menulis banyak, hanya mengambil gambarnya saja, selengkapnya bisa Anda baca disini "Embung Nglanggeran"
      Embung Nglanggeran – Keindahan Waduk di Puncak Gunung Kidul Jogja

      Embung Nglanggeran salah satu Waduk yang berada di atas bukit dengan pemandangan cantik, seolah menggoda siapapun untuk berkunjung menikmati suasana alam yang ditawarkan. Tempat ini salah satu wisata alam yang menyuguhkan waduk buatan di atas perbukitan dengan pemandangan alam yang menenangkan.
      Embung buatan ini berlokasi tak jauh dari Gunung Api Purba Nglanggeran yang terkenal dengan ekowisata geoparknya. Pembangunan waduk buatan ini memang bertujuan untuk menampung air, baik yang berasal dari air hujan maupun sumber mata air dari Gunung Nglanggeran. Tampungan air di dalam embung tersebut akan digunakan untuk mengairi lahan di sekitar waduk yang rencananya akan digunakan sebagai kebun buah. Hingga sekarang pun pembangunan kebun buah Nglanggeran ini masih terus digarap.
      Semoga saja beberapa tahun ke depan, pemandangan perbukitan yang sedikit gersang akan segera menghijau dengan adanya pepohonan yang tumbuh rimbun, ditambah dengan atraksi wisata petik buah yang akan semakin menarik minat wisatawan berkunjung kemari.Embung Nglanggeran memang memiliki luas yang tidak seberapa, pun demikian pengunjung juga tidak diperkenankan bermain-main air di sekitar waduk.
      Bagaimana mau main air, kalau di bagian pinggir waduk saja diberi pagar pembatas demi keamanan pengunjung. Namun, jangan khawatir, karena suguhan utama dari Embung Nglanggeran ini adalah pemandangan alamnya yang memanjakan mata. Anda bisa melihat hamparan perbukitan di sisi selatan, pemandangan Gunung Api Purba Nglanggeran di sebelah utara, serta pemandangan hamparan persawahan dengan kontur terasiring dari atas perbukitan.
      Disekitar waduk juga dibangun beberapa gazebo untuk tempat beristirahat sambil menikmati pemandangan alam yang terhampar.Perjalanan menuju Embung Nglanggeran sendiri tak kalah menarik. Aspal halus akan kita lalui sampai area Gunung Api Purba Nglanggeran. Selebihnya, medan jalan yang aduhai akan menantang nyali kita untuk mengendarai kendaraan menuju lokasi Embung Nglanggeran ini. Saya masuk melewati pintu gerbang Kebun Buah Nglanggeran yang lokasinya tidak jauh dari posko Gunung Api Purba. Setelah membayar retribusi, jalanan berbatu yang cukup sempit dengan medan menanjak pun seolah menyambut kedatangan kami.
      Di beberapa tanjakan pun kami harus memaksa motor untuk terus melaju, walau dia sudah mengerang menahan beban. Agak kaget juga setelah sampai di parkiran, usai melewati jalanan yang jahanam , karena ternyata ada alternatif jalan lain dengan medan yang tidak terlalu menanjak serta jalan yang lebih halus daripada jalur yang kami lalui.Embung Nglanggeran memiliki potensi wisata yang cukup menarik.
      Selain keunikan waduk yang berlokasi di atas bukit, Embung Nglanggeran juga dikelilingi dengan pemandangan alam yang cantik. Suasana senja di Embung Nglanggeran pun uga tak kalah ciamik. Sayang, saya belum sempat menikmati senja di sana. Mungkin suatu saat nanti saya akan kembali lagi ke Embung Nglanggeran untuk berburu senja ! Semoga saja bisa kesana lagi ya!
      Informasi
      Alamat - Nglanggeran, Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55862, Indonesia Website - www.gunungapipurba.com Tiket Masuk - Rp 7.000,00/ orang (sudah termasuk parkir) Google Maps - https://goo.gl/jFGq7w Lokasi Embung Nglanggeran
      Dari arah Jogja silahkan arahkan kendaraan menuju Jalan Wonosari hingga Bukit Patuk. Setelah melewati Bukit Patuk silahkan belok ke kiri mengikuti jalan aspal di samping stasiun Radio GCD FM. Ikuti saja jalan aspal tersebut hingga ke arah Gunung Api Purba Nglanggeran. Lokasi embung ini tidak jauh dari posko Gunung Api Purba Nglanggeran. Jika bingung, silahkan bertanya kepada penduduk sekitar.
      Masyarakat Jogja dan sekitarnya, wajib kesini!
    • By aRai
      [OpenTrip] 2D1N CamCer di Taman Wisata Alam Gunung Papandayan - Garut
      Lokasi yang dituju:
      1. Kawah Papandayan
      2. Pondok Salada
      3. Hutan Mati
      4. Ghober Hoet
      5. Tegal Alun (Bunga abadi Edelweis)
      6. Curug Orok (Bonus masa promo)
      Biaya 400.000,- IDR/orang (minimal 12 orang)
      Titik Kumpul : Sabtu 10 September 2016 Jam 07:00 di Terminal Guntur, Garut
      Biaya termasuk :
      - Kendaraan antar jemput
      - Simaksi/Perijinan Pendakian Gunung Papandayan
      - Perlengkapan Kemping (Tenda, SB, Matras, Alat Masak)
      - Team Leader
      - Makan 3x (Siang, Malam, Sarapan)
      - Air Mineral
      - Kopi
      - Senyuman
      - Bonus ke Curug Orok / Air Terjun Bayi (Promo)
      - Tiket masuk wisata
      - Asuransi
      - Dokumentasi
      Biaya yang tidak termasuk :
      - Transportasi menuju titik kumpul
      - Makan diluar fasilitas
      - Keperluan pribadi
      - Biaya lain diluar yang disebutkan di atas
      Java Trip adalah jasa pelayanan wisata yang berasal dari Garut (warga lokal) yang mengedepankan kenyamanan, keamanan dan mengutamakan pelayanan peserta dengan kekeluargaan.
      Info lebih lanjut bisa menghubungi
      aRai
      0818-578-438 (WhatsApp/Sms/Telpon)
      0812-98011792 (Telpon/Sms)
      5C734D56 (BBM)



    • By Rawoniste
      Banyak yg enggan liburan ke pantai santolo,rancabuaya,sayang heulang dll karena akses jalan yg jelek. Itu sih dulu, sekarang sudah bagus lah. Yah meskipun saya sendiri belum pernah kesana ketika byk yg bilang jalannya jelek ,segimana jelek ? Tdk tau juga. 
      Start dari ciwidey bareng sodara yg sudah menunggu disana. Let's go !
      Jam 9 siang baru berangkat, rada molor jg karena menunggu saya yg telat dr bandung 
      Sudah pada tau kan kalo dr arah ciwidey, jalurnya masuk melalui tempat wisata andalan ciwidey yaitu arah ke kawah putih ranca upas patengan.
      Sepanjang jalan kita disuguhi pemandangan kebun teh dan bukit2 yg menyegarkan mata. Eits dan jurang2 jg beserta kabut tipis. Hati2 saja bawa kendaraannya guys.
      Nyampe ke pelabuhan jayanti sekitar jam 12an kurang. Setelah lihat2 sekitar pelabuhan yg sepi dr kunjungan orang, kita pun beli ikan Segar yg dijual sekitar pesisir . setelah dapat langsung saja mlipir kesebelahnya untuk dibakarin ato di goreng .meskipun tempat nya alakadarnya tapi bakaran ikan nya enak beud...Kenyang dan murah. Kaenya total makan gak nyampe 200k , masih ada sisa bakaran ikan yg tidak habis. Bungkusssss..... 

      Sibuknya Nelayan di pelabuhan jayanti.

      Sepi banget .....
      Saya rekomendasikan makan disini saja kalo suka seafood drpd nyari tempat lain.
      Beres sholat dhuhur , kami pun meluncur ke pantai rancabuaya. Nah kalo disini lumayan rame pengunjung. Kamipun Turun apalagi buat poto2.

      Disebut  pantai ranca buaya karena banyaknya karang2 yg berjejer diapit parit2 seperti gambar diatas.seolah2 seperti jajaran buaya yg lg berendam .
      Pantainya didominasi bebatuan karang dimana2.

      Sudut lain rancabuaya.

      Unik jg ada kubangan melingkar lingkar yah....
       
      Gak kerasa udah mulai sore.....,kita pun cabut ke tujuan utama pantai santolo.Suasana disana sangat ramai tdk ubahnya dgn pangandaran. Tetangga sodara jg byk bertebaran disana Hahaha ,sama2 lg piknik.
      Mulailah kami hunting penginapan. Alamak susah bgt, semua full booked 
      Tanpa putus asa kamipun berpencar hunting penginapan. Ahirnya dapat jg. 
      Yup pasilitas penginapan disana emng kurang banget, udah gitu serasa jaman di pangandaran beberapa puluh tahun yg lalu. Penginapan alakadarnya.
      250k hanya dapat gelaran kasur doang, tdk ada properties apa2 lg di kamar. Kamar mandipun di luar rame2.Erghhhhh.h
      Sehabis mandi Dan sholat magrib, kamipun jalan2 seputar area. Tetep rame bgt pengunjung yg lalulalang. Lapar..... Kamipun nyari2 makanan. Hiks rada susah jg ,byk yg sudah habis . drpd kelaparan kamipun masuk warung nasgor Dan Baso. Sepakat , makanan nya gak ada yg enak !! Kuciwa 
      Pagi2 kami sudah pada bangun dan main2 di pasir putihnya 

      Masih sepi karena pagi2 bgt kami ke sini.
      Lirik kesebelah weh ada pulau 
      Kamipun nyebrang kesini, airnya msh sedikit jadi jalan kaki saja. Eh baru saja nyampe disamperin orang disebrang. Kudu bayar naik perahu kalo ke sini. Dudulz deh bayar 2500/orang 
      Setelah melewati tempat souvenir dan area hutan kamipun nyampe ke pantainya.

      Sejauh mata memandang disuguhi hamparan karang yg seperti alun2 saja, begitu luas.karangnya bkn topical karang yg runcing2 jg aman jalan2 disini.
      Bisa rendaman disini.kaya di bathtube 

      Geser kekanan pemandangan pantai berubah seperti ini.

      Kalo kepanasan bisa berteduh sini .
      Geser kekiri merupakam dermaga tempat kapal2 nelayan.
      Coba lempar koin kesini, liat atraksi anak2 nyelam ngambil koin  
      Puas main di pulau ini,kami pun pulang .Kali ini kami naik perahu. Turun dr perahu gak ada yg nyamperin ato nagih ongkos. Kami pun melenggang pergi. Eh tiba2 dikejar orng lagi katanya Blum bayar Hahaha.  Tp orang nya beda lg .... Beuuuu...
      Sehabis Mandi Dan ngePopmie kamipun beranjak pergi menuju pantai sayang heulang.
      Parah kalo disini, meskipun deket tp benar2 tidak terawat ,jalanan rusak penginapan jg kosong2. Sepi jg.
      Tp tetep penasaran, kamipun turun. Wuih anginya kenceng bgt. Udah gitu byk pasir berterbangan. Diarea ini ada gundukan pasir mungkin Dr situ sumbernya.
      Pantainya masih didominasi karang2. Tanpa para abg yg camping di bibir pantai. Sepi jg disini.

      Beginilah pemandangan nya.

      Karang2 gede mendominasi dimana2.
      Gak lama2 disinI karena anginnya kenceng.
      Kamipun memutuskan pulang. makan ? Gak selera makan diwarung2 sini. Sodara saya bilang entar saja di perjalanan ada Rumah makan yg pernah disinggahi .
      Pulangnya kami lewat jalur pangalengan.Oalah yg ini ternyata lebih ektrem jalannya.baru saja keluar dr jalur utama langsung masuk jalan yg membelah atas bukit. Yay jurang kiri kanan. Blum selesai petualangan jurung langsung disuguhi jln yg kulak kelok .Sodara saya yg ce langsung mabuk Hahaha. Jalanya supermulus cuma sempit tp untung kendaraan gak ramai.
      Mana rumah makanya ? Sodara saya mulai panik. Yaelah itu RM sudah mendekati pangalengan. Jd kami kelaparan.  Ada yg udah gak mood ada yg semangat, ada jg yg masih mabuk. Bener2 buruk 
      Alhamdulilah ahirnya kami nyampe jg ke bandung menjelang isya. Puter dulu deh makan di cibiuk. Kali ini kita semua happy. 
       




    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah ruah baik dari dasar laut hingga sampai ke puncak gunung. Indonesia sendiri memiliki jutaan flora dan fauna yang beragam dan tak pernah bosan untuk dipandang.
      Ya, Indonesia memiliki banyak danau cantik yang menanti untuk kamu kunjungi. Indonesia memang memiliki banyak danau indah yang seru untuk kamu sambangi.
      Nah, apakah kamu penasaran dan ingin segera menjelajahi danau-danau cantik yang ada di Indonesia? Pada kesempatan kali ini kita akan membahasnya dalam danau-danau terindah di Indonesia yang menanti untuk kamu kunjungi.
       
      1. Danau Kakaban
       

       

      Danau Kakaban, Kalimantan Timur 
       
      Inilah dia salah satu danau cantik yang dapat kamu kunjungi di Indonesia. Danau ini adalah Danau Kakaban yang terletak di Kalimantan Timur.
      Danau Kakaban sendiri merupakan air laut yang terperangkap di Pulau Kakaban. Air ini merupakan air laut yang terperangkap di Pulau Kakaban, ditambah dengan air dari dalam tanah dan air hujan sejak 2 juta tahun yang lalu.
      Danau Kakaban merupakan danau prasejarah, yaitu zaman peralihan Holosin. Luasnya sekitar 5 km², berdinding karang terjal setinggi 50 meter, yang mengakibatkan air laut yang terperangkap tidak lagi bisa keluar, menjadi danau. Secara administratif, Danau Kakaban termasuk wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
      Nah, konon Kakaban sendiri memiliki arti memeluk. Hal ini berarti Kakaban merupakan pulau yang memeluk danau.
      Air yang masuk ke dalam danau ini dapat menjadi lebih tawar dan tentunya dapat menyebabkan perubahan ekosistem yang unik. Perubahan ini kemudian juga berdampak pada fauna laut yang ada di dalamnya.
      Ubur-ubur misalnya, karena terbatasnya makanan, akhirnya beradaptasi dengan melakukan simbiosis mutualisme dengan algae. Algae adalah penghasil makanan dan harus memasak makanan dengan bantuan sinar matahari.
      Nah, untuk dapat menambah seru perjalanan wisatamu di Kalimantan Timur, kamu dapat mencoba untuk mengunjungi Danau Kakaban yang satu ini.
       
      2. Danau Labuan Cermin, Kalimantan Timur


      Danau Labuan Cermin, Kalimantan Timur 
       
      Inilah dia danau selanjutnya yang dapat kamu kunjungi jika kamu ingin melihat pemandangan danau indah di Indonesia. Danau ini merupakan Danau Labuan Cermin di Kalimantan Timur. Danau ini merupakan danau yang bening seperti kaca dengan dua rasa, yaitu danau air tawar dan air asin. Hal inilah yang menjadi keunikan Danau Labuan Cermin.
      Pada permukaan danau, kamu dapat menemukan air tawar yang tidak tercampurkan. Nah, sementara itu pada bagian dasar danau, kamu dapat menemukan air asin.
      Perbedaan air tersebut menyebabkan terjadinya perbedaan antara ikan yang terdapat di permukaan danau dengan di dasar danau. Ya, setelah mengunjungi Danau Kakaban, kamu kemudian dapat mengunjungi Danau Labuan Cermin yang satu ini.
      Danau Labuan Cermin terletak di Desa Labuan Kelambu di Kecamatan Biduk-biduk Kalimantan Timur yang bisa ditempuh dengan perjalanan darat sekitar 6 sampai 7 jam dari ibukota Kabupaten Berau, Tanjung Redeb.
      Perjalanan menuju danau dua rasa ini memang tergolong tidak begitu jauh. Nah, kamu dapat menempuh perjalanan sekitar 15 menit sejak memasuki jalan masuk yang dihalangi oleh pipa sumber air bersih yang menghalangi perahu untuk masuk ke danau ketika air pasang.
      Kemudian, kamu dapat melihat danau cantik dengan warna biru kehijauan. Cantik sekali, bukan?
               
      3. Danau Kelimutu, Nusa Tenggara Timur
       

       

      Danau Kelimutu, Nusa Tenggara Timur 
       
      Danau selanjutnya yang dapat kamu sambangi adalah Danau Kelimutu. Danau ini terletak di Nusa Tenggara Timur.
      Ya, tidak ada keindahan alam yang tidak indah di Nusa Tenggara Timur. Dari mulai pegunungan hingga danaunya, semuanya sangat indah. Nah, begitu pun dengan danau yang satu ini.
      Danau Kelimutu ini merupakan sebuah danau yang terletak di Gunung Kelimutu, Flores, Nusa Tenggara Timur. Danau Kelimutu sendiri terdiri dari tiga buah danau berbeda warna yang sering berubah-ubah warnanya.
      Lokasi Danau Kelimutu ini terletak di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.
      Danau Kelimutu ini terletak di puncak Gunung Kelimutu atau sekitar 1.690 meter di atas permukaan laut. Danau Kelimutu terdiri dari tiga buah ‘kubangan’ atau kawah dengan warna yang berbeda-beda.
      Danau Kelimutu ini sendiri merupakan Danau Tiga Warna yang indah dan menarik. Yang menyenangkan lagi adalah jarak antara danau ini juga berdekatan dan tidak berjauhan.
      Warna air danau umumnya adalah merah, putih dan biru, namun bisa berubah menjadi hijau, hitam dan coklat, atau variasi warna lainnya. Uniknya, saat para peneliti mencoba mengambil air danau ini sebagai sampel, airnya bening tanpa warna.
      Ketiga danau ini dipisahkan oleh tebing batu curam yang mudah longsor. Wisatawan sangat diharapkan untuk mampu menjaga jarak aman saat berada di area sekitar danau.
      Waktu terbaik untuk mengunjungi Danau Kelimutu adalah dari bulan Juni hingga Agustus. Hal ini karena pada bulan-bulan tersebut, hujan cenderung tidak turun sehingga medan yang harus dilewati juga cenderung aman.
      Jika kamu ingin mendapatkan pemandangan terbaik dari Danau Kelimutu, kamu dapat mencoba untuk mendaki danau ini dari pukul 2-3 pagi. Nah, cobalah untuk mendaki danau ini dari kawasan Moni. Moni sendiri merupakan desa terdekat dengan lokasi danau. Sesampainya di puncak, kamu dapat menyaksikan pemandangan matahari terbit yang terletak di atas Danau Kelimutu. Pemandangan tersebut sangat indah dan cantik.
      Nah, kamu juga dapat menggunakan fasilitas penginapan yang terdapat di kawasan Moni tersebut. Ya, di Moni dan beberapa desa sekitar terdapat banyak penginapan. Dengan menginap di lokasi terdekat dengan kawasan ini, tentunya akan dapat memudahkan kamu dalam persiapan mendaki.
       
      4. Danau Toba, Sumatera Utara
       

       

      Danau Toba, Sumatera Utara 
       
      Danau Toba yang terletak di Sumatera Utara ini merupakan salah satu danau vulkanik indah yang dimiliki oleh Indonesia. Danau ini memiliki luas yang mencapai hingga 1.145 kilometer persegi. Selain itu, danau ini juga terlihat seperti lautan yang berada di ketinggian 900 meter di atas permukaan laut.
      Selain disebut sebagai danau terluas, Danau Toba ini sendiri merupakan danau terdalam di dunia dengan kedalaman mencapai sekitar 450 meter.
      Nah, di tengah Danau Toba, terdapat sebuah pulau yang bernama Pulau Samosir. Pulau Samosir ini memiliki dua danau kecil yang bernama Danau Aek Natonang dan Danau Sidihoni.
      Pulau Samosir sendiri bukanlah merupakan pulau yang kosong. Ya, di dalamnya ditinggali oleh suku Batak Samosir. Selain itu, Suku Batak yang tinggal di Pulau Samosir ini masih memegang teguh kepercayaan leluhur.
      Bagi masyarakat Batak yang tinggal di sekitar Danau Toba ini, danau ini bukan hanya merupakan tempat wisata alam yang memiliki kecantikan luar biasa. Mereka percaya bahwa Danau Toba merupakan tempat bersemayamnya tujuh dewi suku Batak yang biasa disebut dengan Namborru.
      Setiap kali akan melakukan kegiatan di sekitar danau, biasanya masyarakat akan berdoa terlebih dahulu agar kegiatan tersebut diberikan kelancaran.
      Keunikan dan keindahan Danau Toba tentu dapat membuatmu merasa tertarik dan ingin mengunjunginya. Nah, untuk melengkapi keseruan perjalanan wisatamu ketika mengunjungi Sumatera Utara, jangan lupa untuk mengunjungi danau cantik yang satu ini.
       
      5. Danau Sentani, Papua
       

       

      Danau Sentani, Papua
       
      Danau cantik selanjutnya yang dapat kamu sambangi adalah Danau Sentani. Danau cantik ini terletak di Provinsi Papua.
      Danau Sentani berada di bawah lereng Pegunungan Cagar Alam Cyclops yang memiliki luas sekitar 245.000 hektar. Nah, selain itu, danau ini juga terbentang di antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.
      Danau Sentani ini memiliki luas sekitar 9.360 hektar dan berada pada ketinggian 75 mdpl. Danau Sentani ini juga merupakan danau terbesar yang berada di Provinsi Papua.
      Saking besarnya Danau Sentani, dari atas udara kamu dapat menemukan berbagai pulau di dalamnya. Di sekitar Danau Sentani sendiri, setidaknya terdapat 24 desa yang dihuni oleh banyak penduduk dan suku lokal.
      Para penduduk lokal biasanya menjual hasil kerajinan tangan khas Papua. Menyenangkan sekali, bukan?
      Salah satu pulau yang sangat populer di Danau Sentani adalah Pulau Asei. Nah, di pulau tersebut, wisatawan dapat berbelanja kerajinan tangan khas Papua seperti kain kulit kayu bermotif indah dan lain-lain.
      Waktu terbaik untuk mengunjungi Danau Sentani adalah pada waktu bulan Juni. Ya, pada waktu tersebut biasanya terdapat Festival Danau Sentani sehingga tentu kamu akan dapat melihat pemandangan indah festival danau tersebut.
      Dalam festival tersebut, kamu dapat melihat atraksi dari suku lokal. Nah, atraksi itu termasuk ‘tarian perang’ yang dulu dilakukan secara sungguhan.
      Danau Sentani ini memiliki kecantikan yang luar biasa. Untuk itu, pastikan kamu tidak tertidur ketika berada di pesawat agar kamu tetap dapat menyaksikan keindahan danau cantik yang satu ini.
       
      6. Danau Tondano, Sulawesi Utara
       

       

      Danau Tondano, Sulawesi Utara
       
      Inilah dia danau cantik lainnya yang dapat kamu kunjungi jika kamu ingin menyaksikan pemandangan cantik. Danau ini merupakan Danau Tondano di Sulawesi Utara.
      Danau Tondano ini merupakan danau terluas di Provinsi Sulawesi Utara. Danau ini diapit oleh Pegunungan Lembean, Gunung Kaweng, Bukit Tampusu, dan Gunung Masarang.
      Danau ini merupakan danau penghasil ikan air tawar, seperti ikan mujair, gurame, lobster hitam, payangka wiko (udang kecil), nike sepat siang (arwana) dan lain-lain. Danau ini berada di ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut. Nah, selain itu danau ini juga memiliki luas sekitar 4.278 hektar.
      Danau Tondano memiliki daya tarik wisata yang disebut "Sumaru Endo" Remboken, dan Resor Wisata Bukit Pinus (dari Tondano menuju Toliang Oki).
      Dari sisi danau di Toliang Oki dan Tondano Pante Anda dapat melihat laut Maluku yang indah, di luar bukit Lembean. Biaya Masuk ke obyek wisata ini adalah Rp 4.000,00 ditambah asuransi.        
      Jika kamu berencana untuk mengelilingi Danau Tondano, kamu dapat mengelilingi danau tersebut dengan menggunakan perahu. Biaya yang harus kamu keluarkan untuk menggunakan perahu adalah sekitar Rp 50.000,00.
      Perahu biasanya menunggu hingga mampu dipenuhi oleh 10 penumpang. Nah, di bagian tengah danau terdapat sebuah pulau. Pulau tersebut adalah Pulau Likri, namun sayang kamu tidak dapat berhenti di pulau ini.
       
      7. Danau Maninjau, Sumatera Barat
       

       

      Danau Maninjau, Sumatera Barat 
       
      Danau Maninjau adalah sebuah danau yang terletak di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Danau Maninjau merupakan sebuah danau vulkanik yang terletak di ketinggian 461,5 meter di atas permukaan laut.
      Salah satu hal yang menarik ketika kamu mengunjungi danau ini adalah danau ini memiliki hawa yang sejuk. Nah, hal ini tentu saja akan membuatmu betah berlama-lama berada di Danau Maninjau.
      Beberapa aktivitas yang dapat kamu lakukan di Danau Maninjau ini adalah parasailing, dan terbang tendem. Kedua aktivitas ini dapat kamu lakukan di atas danau yang luas ini dan merupakan danau terbesar ke 11 di Indonesia ini.
      Untuk mencapai Danau Maninjau, kamu akan melewati jalan menurun yang memiliki banyak kelokan. Kelokan tersebut merupakan Kelok 44.
      Puncak tertinggi untuk perbukitan Danau Maninjau sendiri bernama Puncak Lawang. Nah, selain itu, Danau Maninjau juga merupakan sumber air untuk sungai yang bernama Batang Sri Atokan.
      Di salah satu bagian danau yang merupakan hulu dari Batang Sri Antokan terdapat PLTA Maninjau.
      Nah, untuk melengkapi perjalanan wisatamu ketika mengunjungi Sumatera Barat, jangan lupa sisihkan waktumu untuk mengunjungi Danau Maninjau cantik yang satu ini.
       
      8. Danau Segara Anak, Nusa Tenggara Barat
       

       

      Danau Segara Anak, Nusa Tenggara Barat 
       
      Danau cantik selanjutnya adalah Danau Segara Anak yang terletak di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat. Nama Segara Anak sendiri berarti ‘Anak Laut’.
      Pemberian nama Segara Anak dimaksudkan karena warna biru yang dimiliki oleh danau Segara Anak mengingatkan pada biru laut. Danau ini terletak di kaldera Gunung Rinjani, Desa Sembalun Lawang, Nusa Tenggara Barat.
      Danau Segara Anak ini terletak pada ketinggian kurang lebih 2.000 mdpl. Jika kamu berencana mendaki Gunung Rinjani, tour guide biasanya akan berencana untuk membawamu menyambangi danau cantik yang satu ini pula.
      Karena keindahannya, banyak wisatawan yang datang mengunjungi Danau Segara Anak ini dan menginap di sana. Mereka menginap untuk menikmati keindahan pemandangan alam yang ditawarkan danau ini secara lebih dekat.
      Nah, di sekitar Danau Segara Anak, kamu dapat menjumpai beberapa sumber air panas dengan tingkat yang berbeda-beda. Kamu dapat berendam sepuasnya di bak alami tersebut atau sekedar mencelupkan kaki setelah lelah berjalan.
      Ya, menurut kepercayaan Suku Sasak, air tersebut mampu mengobati berbagai macam penyakit. Hal ini masih berupa mitos dan dapat dikembalikan kepadamu apakah kamu berencana untuk mempercayainya atau tidak.
      Ketika memiliki kesempatan untuk mengunjungi Nusa Tenggara Barat, jangan lupa untuk menyisihkan waktu dan mengunjungi danau cantik yang satu ini.
       
      9. Danau Poso, Sulawesi Tengah
       

       

      Danau Poso, Sulawesi Tengah via http://assets.kompas.com/data/photo/2014/10/04/1210254danau-poso780x390.jpg
       
      Danau cantik selanjutnya yang dapat kamu sambangi adalah Danau Poso. Danau Poso terletak di Kabupaten Poso.
      Danau Poso sendiri merupakan danau terbesar ketiga di Indonesia dengan panjang mencapai 32 kilometer dan lebar 16 kilometer. Danau Poso sendiri merupakan danau yang terletak pada ketinggian 657 meter.
      Keunikan yang terdapat di Danau Poso adalah ikan sugili. Ya, kamu dapat menemukan spesies ikan yang satu ini yang pada saat ini populasinya sudah hampir punah.
      Kearifan lokal yang berkembang di Danau Poso sendiri adalah pesan berupa jangan serakah, bersahabatlah dengan alam agar tidak terjadi petaka. Pelajaran ini sering dilupakan oleh manusia modern.
       
      Itulah dia pembahasan mengenai danau-danau terindah di Indonesia yang menanti untuk kamu kunjungi. Semoga artikel ini mampu memberikanmu referensi untuk menambah pengetahuan mengenai danau-danau terindah di Indonesia.
      Happy traveling!
    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Bagi kamu yang menyukai perjalanan wisata alam tentu akan sangat menikmati perjalanan mengunjungi danau-danau cantik. Rupanya, terdapat berbagai destinasi wisata danau cantik yang dapat kamu kunjungi ketika kamu memiliki kesempatan untuk mengunjungi danau-danau tersebut.
      Jika ada beberapa danau yang dibentuk oleh tangan-tangan manusia, yang lain sepenuhnya dibentuk oleh alam. Nah, kalau kamu adalah traveler yang menyukai perjalanan wisata alam, maka kamu juga dapat mempertimbangkan untuk mengunjungi danau-danau yang cantik ini.
      Nah, apakah kamu penasaran dan ingin segera mengetahui lebih dekat tentang danau-danau yang terdapat di dunia? Pada kesempatan kali ini kita akan membahasnya dalam danau-danau tercantik di dunia yang menanti untuk kamu kunjungi.
       
      1. Danau Plivitce, Kroasia
       

       

      Danau Plivitce, Kroasia
       
      Inilah dia salah satu danau cantik yang dapat kamu kunjungi ketika kamu memiliki kesempatan untuk menyambangi Kroasia. Ya, danau ini adalah Danau Plivitce.
      Danau Plivitce merupakan salah satu tempat wisata yang sangat populer di Kroasia. Danau ini terbentuk dari danau kecil di satu danau besar dan terhubung langsung ke air terjun.
      Pemandangan yang disuguhkan oleh Danau Plivitce sungguh sangat indah dan mampu membuatmu terpukau. Nah, danau ini rupanya telah terpilih untuk menjadi salah satu situs warisan dunia UNESCO.
      Pemandangan yang disajikan oleh Danau Plivitce juga semakin cantik karena dikelilingi oleh hutan dan pepohonan yang sangat cantik. Danau Plivitce terkenal dengan keindahan warna air danaunya yang sewarna dengan batu turquoise.
      Jika dilihat dari permukaan sebenarnya danaunya sendiri terdiri dari 16 buah danau yang tampak menyatu. Danau-danau tersebut merupakan pertemuan beberapa sungai kecil serta sungai-sungai bawah tanah.
      Keenambelas danau tersebut dipisahkan oleh semacam bendungan yang terbentuk secara alami dari endapan tanaman mati, lumut, ganggang, dan bakteri.
      Daerah di sekitar Plivitce digunakan sebagai hutan lindung yang terbentang seluas 73.350 hektar. Di dalamnya terdapat banyak binatang, seperti beruang, serigala, rusa, babi hutan, kelinci, rubah dan luak.
      Ada lebih dari 120 spesies burung yang menggantungkan kelangsungan hidupnya pada Taman Nasional Plivitce. Nah, karena itulah pemerintah Kroasia menjaga ketat taman nasional ini dengan melarang keras pengunjung untuk membuang sampah tidak pada tempatnya.
       
      2. Danau Yucatan, Meksiko
       

       

      Danau Yucatan, Meksiko 
       
      Inilah dia danau cantik lainnya yang dapat kamu kunjungi. Danau ini merupakan Danau Yucatan yang terletak di Meksiko. Danau Yucatan ini terbentuk sejak jutaan tahun yang lalu.
      Danau ini dikelilingi oleh gua-gua yang terbentuk dari kapur. Terdapat banyak legenda dan mitos yang tersebar di sekitar wilayah danau ini. Hal itulah yang mengakibatkannya menjadi semakin menarik dan misterius.
      Danau ini juga sangat menarik karena terletak di dalam lebatnya hutan semenanjung Yucatan. Danau Yucatan ini sendiri terlihat seperti kolam kristal yang cantik.
      Danau Yucatan sendiri terbentuk dari gamping (batu kapur) yang terkikis air hujan permanen. Dan oleh karena air hujan disaring batu kapur sejenis bunga karang, maka air kelihatan sangat jernih dan bening, dan tampak seperti terbuat dari kristal.
      Nah, pernah ada pula penyelam yang menyelami danau yang cantik ini. Pada permukaan danau yang dangkal, kedalaman danaunya mencapai sekitar 1 meter. Namun, pada kedalaman danau yang dalam, danau yang satu ini tidak berdasar.
      Nah, para penyelam ini pernah menyelami danau ini hingga mencapai kedalaman 160 meter tetapi masih belum mencapai dasarnya. Menurut kepercayaan suku Maya, kubang-kubang ini merupakan tempat tinggal dewa hujan sama halnya dengan Istana Naga dalam Legenda Tiongkok.
      Mereka beranggapan bahwa hujan dari langit adalah hasil kunjungan dewa hujan. Hal ini menyebabkan mereka senantiasa memberikan “hadiah” untuk Dewa Hujan seperti barang perhiasan bahkan gadis cantik ke dalam lubang tersebut.
       
      3. Danau Baikal, Rusia
       

       

      Danau Baikal, Rusia 
       
      Rusia juga memiliki danau cantik yang dapat kamu kunjungi pada kesempatan liburanmu selanjutnya. Ya, danau tersebut bernama Danau Baikal. Danau Baikal adalah sebuah danau tertua, alami yang terletak di wilayah Siberia, antara Oblast Irkutsk di barat laut dan Buryatia di tenggara Rusia.
      Danau tertua ini memiliki beberapa nama yang disebut Baygaal nuur (Danau Alam) yang dijuluki dengan Mutiara Siberia. Danau Baikal adalah danau air tawar dengan volume terbesar di dunia, yang mengandung sekitar 20% air tawar yang terdapat di permukaan bumi.
      Danau Baikal merupakan danau air tawar terdalam di dunia dengan kedalaman sekitar 1.642 meter serta cahaya matahari bisa masuk hingga mencapai kedalaman 40 meter. Danau Baikal ini memiliki pemandangan yang sangat indah terutama pada waktu musim dingin hendak berakhir ketika danau tersebut membeku kemudian tiba-tiba mencair.
      Sebagai salah satu danau air tawar terbesar dan tertua di dunia, Danau Baikal kemudian dianugerahi menjadi salah satu situs warisan dunia UNESCO. Bahkan diperkirakan Danau Baikal telah ada sejak 25 juta tahun yang lalu.
      Danau Baikal sendiri memiliki keunikan karena selalu “berkembang” dan melebar sebanyak sekitar satu hingga dua centimeter setiap tahunnya.
      Permukaan Danau Baikal menjadi permukaan danau terluas ketujuh di dunia, dan jumlah air yang tertampung di danau ini terhitung lebih banyak bila dibandingkan dengan gabungan lima danau Great Lakes Amerika Utara sekalipun.
      Danau Baikal memiliki koleksi anjing laut serta beragam ikan dan invertebrata tembus pandang, termasuk cacing, aneka jenis udang, plankton, siput serta bunga karang.
      Ya, ketika kamu memiliki kesempatan untuk mengunjungi Rusia, jangan lupa untuk mengunjungi Danau Baikal yang cantik ini.
       
      4. Danau Reed Flute, Cina
       

       

      Danau Reed Flute, Cina 
       
      Inilah dia sebuah danau cantik di Cina yang dapat kamu kunjungi ketika kamu memiliki kesempatan untuk mengunjungi Cina. Danau ini merupakan Danau Reed Flute.
      Danau ini merupakan danau alami yang sangat cantik yang terdapat di Cina. Danau ini terletak di Guilin, Guanxi, Cina. Nah, danau ini terdapat di dalam gua kapur yang berusia lebih dari 180 juta tahun.
      Gua kapur ini ditemukan sekitar tahun 1940-an dan di dalamnya kamu dapat menemukan Danau Reed Flute yang cantik. Nah, sejak saat itulah banyak traveler dari berbagai belahan dunia datang mengunjungi tempat ini untuk menyaksikan secara langsung kecantikan yang dimiliki danau ini.
      Air danau yang jernih merefleksikan atap gua bahkan kadang memancarkan cahaya warna-warni seperti merah, ungu, hijau dan kuning. Danau ini terbentuk di dalam gua yang telah dibentuk sejak jutaan tahun yang lalu. Reed Flute ini merupakan gua alami yang terbentuk dari karst.
      Danau ini terletak di Guillin, Guanxi, Cina. Nah, jika kamu memiliki kesempatan untuk mengunjungi Cina, jangan lupa luangkan waktumu untuk mengunjungi Danau Reed Flute yang satu ini.
       
      5. Danau Peyto, Kanada
       

       

      Danau Peyto, Kanada 
       
      Inilah dia sebuah danau cantik di Kanada yang dapat kamu kunjungi. Ya, danau ini adalah Danau Peyto di Kanada.
      Danau cantik yang satu ini terletak di daerah Alberta, Kanada. Keunikan khusus yang dimiliki oleh danau ini adalah warnanya yang dapat berubah secara bertahap dan disesuaikan dengan musim yang sedang berlangsung.
      Di danau yang cantik ini kamu dapat melihat airnya yang berwarna turquoise dan jernih. Nah, keindahan surge perairan hangatnya ini sangat mirip sekali dengan surge perairan hangat di Antigua dan Bora-bora.
      Danau ini terletak 29 mil sebelah utara Icefields Parkway, di antara pegunungan Canadian Rockies. Danau ini merupakan sebuah danau cantik yang begitu indah jika ingin kamu abadikan dalam potret foto.
      Untuk melihat pemandangan yang lebih dramatis dari danau yang panjangnya 1,7 mil ini berkelilinglah di hutan yang lebat menuju puncak gunung, lalu turun ke arah Bow Summit, titik tertinggi dari jalur taman kemudian ikuti jalur hiking untuk melihatnya.
      Ketika mengunjungi danau ini, kamu dapat menyaksikan pemandangan indah berupa pegunungan, hutan, bukit, dan lain-lain. Nah, keseluruhan pemandangan ini mampu membuatmu merasa takjub dan terpukau.
       
      6. Danau Pink, Australia
       

       

      Danau Pink, Australia 
       
      Untuk fenomena alam cantik lainnya yang dapat kamu kunjungi adalah Danau Pink yang terletak di Australia.
      Danau Pink ini terletak di Hillier, Australia Barat. Danau ini benar-benar berwarna merah muda dan sangat cantik untuk kamu sambangi pada kesempatanmu berkunjung ke Australia. Jika kamu melihat fenomena alam ini dari atas, kamu akan dapat menyaksikannya seolah-olah ada susu atau jus strawberry yang ditumpahkan di atas mangkuk berwarna hijau.
      Nah, hal ini karena di sekitar Danau Pink ini merupakan pohon-pohon dan hutan yang berwarna hijau. Panjang danau ini sekitar 600 meter. Warna pink sendiri berasal dari ganggang yang hidup di danau ini. Organisme ganggang yang terdapat di danau ini adalah Dunaliella salina dan Halobacteria yang berwarna merah.
      Yang lebih menarik adalah ketika air yang terdapat di danau ini dimasukkan ke dalam wadah, kamu tetap dapat melihat air yang berwarna pink di dalam wadah tersebut. Air merah muda di Danau Hillier juga aman jika terkena kulit manusia. Wisatawan yang datang ke sini bisa bermain air atau bahkan berenang bebas di tengah danau.
      Ketika mengunjungi danau ini, kamu bukan hanya dapat menyaksikan keindahan yang ditawarkan oleh Danau Pink. Ya, kamu juga dapat melihat keindahan pantai yang berada tidak begitu jauh dari Danau Pink ini. Pantai tersebut sangat indah karena memiliki pasir putih dan laut berwarna biru jernih.
       
      7. Danau Malawi, Afrika
       

       

      Danau Malawi 
       
      Inilah dia sebuah danau cantik di Afrika yang menanti untuk kamu sambangi pada kesempatan liburanmu mengunjungi Afrika. Danau ini merupakan Danau Malawi. Baru-baru ini Danau Malawi dikategorikan sebagai salah satu yang dilindungi yang juga menjadi salah satu danau terbesar dan terindah di seluruh dunia.
      Danau ini telah terbentuk sejak satu hingga dua juta tahun yang lalu. Selain itu, danau ini juga merupakan rumah bagi banyak spesies ikan yang berbeda.
      Danau Malawi ini adalah Danau Besar Afrika dan danau di Great Rift Valley Afrika Timur. Danau ini adalah danau terbesar ketiga di Afrika dan danau terbesar kedelapan di dunia yang terletak di antara Malawi, Mozambik, dan Tanzania.
      Danau ini juga merupakan danau terdalam kedua di Afrika, namun sifat tenang di pantai utara tidak memberikan tanda-tanda kedalamannya. Danau yang besar ini dilaporkan perairan tropis merupakan habitat lebih spesies ikan dari danau lain di Bumi.
      Nah, jika kamu memiliki kesempatan untuk mengunjungi Afrika, jangan lupa sempatkan waktumu untuk mengunjungi danau cantik yang satu ini.
       
      8. Danau Melissani, Yunani
       

       

      Danau Melissani, Yunani 
       
      Inilah dia sebuah danau cantik di Yunani yang dapat kamu kunjungi. Sudah tidak mengherankan lagi karena Yunani memang terkenal dengan banyak destinasi wisata cantiknya yang dapat kamu kunjungi.
      Nah, salah satunya adalah Danau Melissani ini. Danau Melissani ini merupakan sebuah danau yang terletak di kawasan Kefalonia, dan dikelilingi oleh gua-gua dan hutan.
      Lokasi danau ini sangat dekat dengan Karavomilos, sekitar 1 kilometer dari Desa Sami.
      Danau ini sempat mengalami gempa yang meruntuhkan atap dinding gua, namun hal ini justru menimbulkan efek pantulan sinar matahari yang menakjubkan ke arah dinding-dinding gua letak Danau Melissani berada. Ada juga boat-boat yang telah menanti di luar danau yang siap mengantar anda berkeliling ke dalam gua.
      Danau ini sendiri terletak di dalam sebuah gua. Gua tersebut terbentuk sekitar ribuan tahun lalu. Kemungkinan area di sekitar gua ini digunakan sebagai bentuk pemujaan dewa kuno.
      Kini, danau bawah tanah yang terdapat di dalam gua ini merupakan salah satu objek wisata yang menarik di Yunani. Jika ingin, kamu juga dapat menyusuri gua bawah tanah ini untuk dapat merasa lebih dekat dengan danau cantik yang satu ini.
      Yang lebih menyenangkan, kamu dapat menggunakan perahu untuk berkeliling di danau tersebut.
      Dengan menggunakan perahu mini ini traveler bisa berkeliling danau sambil melihat keindahan stalaktit gua. Selain itu air danau yang jernih makin menambah elok pemandangan di sana, sesekali melongoklah ke permukaan air dan lihatlah betapa jernihnya air danau itu sehingga dasar danau pun terlihat dengan jelas.
      Keunikan lain dari danau ini terletak pada posisinya. Ternyata meski berada di bawah tanah, air danau ini lebih tinggi ketimbang permukaan air laut yang jaraknya hanya 500 meter dari gua. Jika ingin mendapatkan sensasi yang lebih mengigit datanglah pada pagi hari saat sinar matahari menyinari gua dari lubang di atasnya.
      Nah, jika kamu ingin melihat sendiri kecantikan danau ini, kamu dapat mengunjungi Yunani dan melihat lebih dekat danau ini.
       
      9. Danau Tekapo, Selandia Baru
       

       

      Danau Tekapo, Selandia Baru 
       
      Inilah dia sebuah danau cantik di Selandia Baru yang dapat kamu kunjungi dan saksikan sendiri keindahannya. Danau ini memiliki lebar sekitar 32 mil persegi.
      Nah, Danau Tekapo ini merupakan salah satu danau terbesar dan paling banyak dikunjungi di Selandia Baru. Fakta menarik lainnya adalah danau ini terletak sekitar 2.300 meter di atas permukaan laut.
      Selain itu, danau ini juga terkenal karena keindahannya dan berbagai resor yang berada di sekitar danau ini. Nah, ketika kamu memiliki kesempatan untuk mengunjungi Selandia Baru, jangan lupa sempatkan waktumu untuk mengunjungi Danau Tekapo ini.
       
      Nah, itulah dia pembahasan mengenai danau-danau tercantik di dunia yang menanti untuk kamu kunjungi. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuanmu mengenai danau-danau terbaik di dunia.
      Happy traveling!
    • By Titi Setianingsih
      Selamat Siang Jalan2er,,,,!!
      Kedua kota itu sering saya lewati ketika hendak mudik ke Banyumas via jalur selatan, rasa2nya gak ada yang istimewa, namun kini sejak teman2 pada kecanduan jalan2, rasanya semua kota kepengin disinggahi. Biasanya yang kepengin singgah yang ada teman disana, tujuannya adalah untuk tempat bertanya dan tempat menginap jika perlu. Nah, Tasik sudah menjadi incaran lama saya, karena disana ada teman kuliah ketika di Purwokerto, bahkan sudah menjanjikan mau antar keliling dan nginap dirumahnya. Seiring berjalannya waktu, akhirnya baru kesampaian ke sana tanggal 6 - 7 Nopember 2015. Namun karena teman ada yang sakit dan ada juga yang sibuk, sayapun pergi bersama teman yang lainnya, untuk urusan jalan2 mah gak akan kehabisan teman, bahkan malah nolak2 dikarenakan quota udah penuh. Yah kemarin kami menggunakan mobil long elf yang hanya muat 18 orang, jadinya ada teman kami 3 orang yang tidak ke angkut. hiks,,,!

      Tujuan kami ke Tasik dan Garut adalah ke Gunung Galunggung, Kampung Naga dan Candi Cangkuang. Sesuai urutan rutenya, kami ke Gunung Galunggung duluan, karena memang rencananya mau lihat sunrise disana. Kami sudah sampai pagi2 jam 04.30, langsung menuju TKP setelah sebelumnya shalat Subuh di tempat parkir, kebetulan warung makanan belum buka jadi kami bisa numpang shalat disitu.

      Untuk menuju Gunung Galunggung tidak terlampau sulit, karena sudah ada anak2 tangganya, bukan seperti layaknya sebuah pendakian, namun jumlah anak tangganya 510 buah, terbayang betapa tingginya ? Kalau sudah pernah ke G Bromo, maka tangga di G Galunggung adalah 2x nya. Whats ?? Bahkan ada lagi di tangga satunya, jumlahnya 650an anak tangga. Ya tak apa, pantang mundur lah kita.....

      Kami sempat istirahat beberapa kali, tapi teman2 yang lain mah sudah pada duluan naik, seperti biasa, saya selalu ada di paling akhir sampainya. Biar capai kami terhibur oleh pemandangan yang menghijau dikiri kanan tangga. Beberapa puluh menit kami menaiki tangga, namun Sang Mentari tak kunjung tiba, rupaya Sang Mendung masih menutupi cakrawala, sehingga sunrise pun tak bisa kami nikmati pagi itu.

      Agak kecewa memang, namun kekecewaan itu hilang seketika manakala kami lihat hijaunya kawah gunung Galunggung. Subhanallah, indah sekali, baru kali ini saya lihat kawah dari dekat. Oh tidak, sudah pernah lihat juga kawah Bromo, Kawah Sikidang, Kawah Putih dan Kawah Tangkuban Perahu. Namun kawah Gunung Galunggung lain dari pada yang lain, airnya berwarna hijau dan pepohonan masih tumbuh di sekelilingnya, jadi lebih mirip sebuah danau, kalau kawah2 yang lain biasanya gersang.

      Gunung Galunggung ini mempunyai ketinggian 2.167 mdpl, namun kawah ini posisinya masih di bawah, kurang lebih di ketinggian 1.000 mdpl. Meski gunungnya tidak besar namun letusan yang pernah terjadi sangat menggemparkan, terakhir letusan saya masih ingat ketika saya masih SMA yaitu tahun 1980an, abu yang di muntahkan Gunung Galunggung sampai ke daerah Banyumas, cukup tebal karena rambut kepala sempat kering tertutupi debu. Di gunung Galunggung kami hanya menikmati kawahnya saja, untuk yang lain bisa menikmati wisata pemandian air panas Cipanas yang lokasinya terlihat dari atas / dari kawah sini, nun jauh disana.

      Untuk antisipasi terjadinya letusan, telah dibangun check dam untuk mengalirkan lahar dingin jika sewaktu-waktu muncul. Gunung Galunggung dijuluki Si Macan Tidur loh, harus kita jaga supaya jangan bangun,,,hiiii sereeemmmmm.
      Baiklah,,,,sudah beberapa lama ditunggu, namun mendung masih bertahan di angkasa, dengan berat hati kami tinggalkan Gunung galunggung. Untuk yang anak muda, ada juga kok jalur pendakiannya, tidak melalui tangga2 tapi seperti layaknya mendaki gunung, nah pulangnya bolehlah lewat tangga.
      Perjalanan kami lanjutkan menuju Kampung Naga. Kampung ini secara administratif berada di wilayah desa Neglasari, kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya. Lokasinya tidak jauh dari jalan raya yang menghubungkan kota Garut dengan kota Tasikmalaya. Kampung ini berada di lembah yang subur, di sebelah Barat Kampung Naga dibatasi oleh hutan keramat karena di dalam hutan tersebut terdapat makam leluhur masyarakat Kampung Naga. Di sebelah selatan dibatasi oleh sawah-sawah penduduk, dan di sebelah utara dan timur dibatasi oleh sungai Wulan / Ci Wulan yang sumber airnya berasal dari gunung Cikuray di daerah Garut.

      Jarak tempuh dari kota Tasikmalaya ke Kampung Naga kurang lebih 30 kilometer, sedangkan dari kota Garut jaraknya 26 kilometer. Untuk menuju Kampung Naga dari arah jalan raya Garut-Tasikmalaya harus menuruni anak tangga dari beton sampai ke tepi sungai Ciwulan dengan kemiringan sekitar 45 derajat dengan jarak kira-kira 500 meter. Kemudian melalui jalan setapak menyusuri sungai Ciwulan sampai kedalam Kampung Naga.

      Luas tanah Kampung Naga yang ada seluas satu hektare setengah, sebagian besar digunakan untuk perumahan, pekarangan, kolam, dan selebihnya digunakan untuk pertanian sawah yang dipanen satu tahun dua kali.

      Kurang lebih 45 menit kami sudah sampai di perkampungan warga, rumah2 penduduk masih asli tidak ada modernisasi apapun, dinding rumah terbuat dari anyaman bambu, atapnya dari daun nyiur dan sudah kering, halamannya terdapat batu2 bersusun dan diantara rumah2 dibatasi oleh jalan setapak dari tanah, tak terbayang jika hujan pasti sangat licin.
       

      Ketika kami kesana lagi musim panen nampaknya, hampir di setiap rumah warga terdapat padi yang tengah dijemur, juga ada beberapa hasil kebun seperti kapulaga dan lain2nya. Dan hampir di setiap rumah juga menjual souvenir2 khas Kampung Naga.


      Di balai warga tengah berlangsung pertemuan antara para wisatawan dengan warga setempat, berdialog seputar kebudayaan mereka, dan diakhiri dengan makan siang. Rombongan kami menunggu giliran mereka selesai, namun karena harin libur sehingga sangat banyak yang antri, akhirnya kami putuskan untuk berkunjung ke rumah salah satu warga, dan diakhiri dengan makan siang.

      Perjamuannya seperti layaknya masyarakat Jawa Barat, kami duduk di tikar dan makan prasmanan dengan menu Sunda, nasi, sambal lalap, ayam goreng, tahu goreng dan ikan asin. 

      Sesudah makan kami berpamitan dengan tuan rumah, dan kami lanjutkan menuju Candi Cangkuang di Garut.  Namun kami sempatkan untuk mandi di toilet dekat parkir, toiletnya lumayan bersih kok, kita hanya kasih uang kecil 4.000,- sudah bisa mandi sepuasnya.

      Candi Cangkuang adalah sebuah candi Hindu yang terdapat di Kampung Pulo wilayah Cangkuang, Kecamatan Leles Garut. Candi Cangkuang merupakan satu-satunya candi Hindu di daerah Sunda. Candi ini terletak bersebelahan dengan makam Embah Dalem Arief Muhammad, sebuah makam kuno pemuka agama Islam yang merupakan leluhur penduduk Desa Cangkuang.

      Yaaaaa,,,,dahulu kala di Jawa Barat ini memang berdiri Kerajaan Hindu ada Galuh Pakuan, Pajajaran dll, lama kelamaan kerajaan ini terdesak oleh kerajaan Islam yaitu Banten, sehingga masyarakatnya saat ini lebih banyak yang menganut Islam. (Barangkali ini salah satu jawaban, mengapa ada candi Hindu yang bersebelahan dengan makam Embah Dalem Arief Muhammad yang merupakan Pemuka Agama Islam). 


      Untuk menuju lokasi Candi Cangkuang kita terlebih dahulu menyeberangi Situ Cangkuang, hanya sebentar saja kurang lebih 10 menitan. Tiket masuk 4.000,- dan sewa perahu PP 80.000,- dengan maksimal penumpang 20 orang. Berhubung kami sudah sore nyampainya, maka tidak bisa berkeliling danau menggunakan perahu ini, jika siang bisa kita minta berkeliling dengan tambahan sewa 20.000. Pemandangan sekitar danau sangat indah, nampak Gunung Haruman nun jauh disana.

      Kami tidak lama di candi Cangkuang, hanya bisa ber-putar2 di sekitar candi dan ber-foto2, kebetulan guide lokal juga tidak ada, dan museum tempat arca2 pecahan candi cangkuang serta peninggalan Embah Dalem Arief Muhammad juga sudah tutup.
      Bagaimana gessss,,,????? Diantara 3 tempat ini mana yang paling menarik ? Jika penasaran ayooo jalan2 menimati Indonesia,,,,,!!!
       
      Salam Jalan2 Indonesia,,,,,!!!