• agoda-hemat.png

Sign in to follow this  
Lyn

Tong zi, telur asin yang direbus dengan urine

6 posts in this topic

Tong zi, atau boy egg ini udah ada dari beribu-ribu tahun silam. Katanya sih urine bisa ningkatan nilai gizi telur. Urine yang biasa di pakai itu urine dari anak-anak berusia 10 tahun ke bawah. Makanya kadang restoran yang jual makan ini suka ngumpulin urin anak-anak buat bikin boy egg ini. Jadi cara pembuatannya, telur mentah di rendam sama urin berapa lama gitu, abis tercelup sempurna, baru deh di rebus sampai urin mendidih. Nah dalam suhu max, biasanya sih telur itu bakal retak dan urine itu bakal merembes ke dalamnya, dan telur itu tetap di biarin selama 1 hari di dalam urine.

egg02_thumb-468x313.jpg

Ada yang udah pernah coba mungkin?

Share this post


Link to post
Share on other sites

gak ah mksh ..kl di srh nyoba wkwkwk..pnh bc sich, di china or thai bu ???

haha saya juga gak mau kok kalau misalkan di suruh nyoba. yang saya baca sih di ada nya china, emang di thai ada yang sejenis ya? baru tau saya haha

Share this post


Link to post
Share on other sites

pernah denger nama makananya. lalu sudah liat juga cara pembatanya, katanya air urine pria yang masih perjaka memiliki banyak kandungan vitamin (katanya). tapi tetep saja, biar banyak yang bilang enak, saya tidak mau mencobanya.

lebih baik makan telor asin aja.

hahahaha...

Share this post


Link to post
Share on other sites

pernah denger nama makananya. lalu sudah liat juga cara pembatanya, katanya air urine pria yang masih perjaka memiliki banyak kandungan vitamin (katanya). tapi tetep saja, biar banyak yang bilang enak, saya tidak mau mencobanya.

lebih baik makan telor asin aja.

hahahaha...

wah liat di mana? haha iya saya banyak baca kata nya enak sama sehat, tapi itu kan urin, kalo harus minum urin juga saya mending minum urin saya sendiri daripada urin orang haha

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah jijik banget.

tapi, namanya juga makanan turun temurun. itu mungkin hal yang aneh untuk kita. tapi bisa saja dimata mereka, makan telur itu adalah hal yang biasa saja untuk mereka.

bearti kebudayaan manusia sangat banyak sekali yah. dari yang biasa saja, sampai yang aneh-aneh.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By spiderkw
      Kemarin ane ke yogya cobain tempat yg orang orang rekomen. Ternyata asik gan. Ngurangin stres dah. Bikin ga mau pulang. Tapi apa daya isi dompet nyuruh pulang. Ini penampakannya gan
      https://www.youtube.com/watch?v=Ct1DVod-7lQ&list=PLsbimu5COJspNcUvtxmMn6nGwVPMfa8C-&index=7&t=0s
    • By spiderkw
      Kemarin ane ke yogya cobain tempat yg orang orang rekomen. Ternyata asik gan. Ngurangin stres dah. Bikin ga mau pulang. Tapi apa daya isi dompet nyuruh pulang. Ini penampakannya gan
      https://www.youtube.com/watch?v=Ct1DVod-7lQ&list=PLsbimu5COJspNcUvtxmMn6nGwVPMfa8C-&index=7&t=0s
    • By spiderkw
      Kemarin wisata kuliner kesini, terus jadi betah, cuman klo kelamaan duitnya yg ga betah. Cekidot gan
      Coba agan agan liat dweh
    • By bagus hadi
      METROPOLITAN – Pemerintah Desa Cikuda di Kecamatan Parung­panjang akan meningkatkan desti­nasi wisata. Salah satunya di Bukit Dago yang terletak di Kampung Ga­rugan, RT 05. Terlebih wilayah itu begitu ramai didatangi para pelancong dari berbagai daerah.
      Sekretaris Desa Cikuda Ridwan mengatakan, objek wisata itu dikun­jungi bukan hanya wisatawan lokal, namun banyak yang datang dari Ja­karta dan Tangerang.
      “Bukit Dago bisa menjadi wisata edu­kasi keluarga. Nantinya semua ini akan dikelola dengan baik oleh pemerintah desa,” kata Ridwan saat ditemui war­tawan koran ini, kemarin.
      Menurutnya, wisatawan banyak yang berkunjung, terutama di akhir pekan. Sebab, wisata tersebut tak jauh dari pusat kota dan berbatasan langsung dengan Kota Tangerang. “Kami akan terus meningkatkan potensi yang ada karena setiap akhir pekan pengunjung selalu mem­beludak,” bebernya.
      Ridwan mengungkapkan, ke depan pengelolan akan diambil alih Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dengan kepengurusan dari warga. “Wahana yang ada di sini akan terus ditambah demi mendongkrak ekonomi masy­arakat,” pungkasnya.(mul/c/yok/run)   SUMBER : http://www.metropolitan.id/2019/02/tingkatkan-potensi-wisata-desa-demi-warga/
    • By Disya
      Halo, saya Disya.
      Saya sudah menjadi anggota Jalan2 Inonesia di FB sejak tahun lalu dan membaca-baca share cerita perjalanan para anggota lain.
      Dan berhubung saya sedang mengerjakan skripsi, saya ingin minta tolong anda untuk membantu mengisi kuesioner skripsi pariwisata ini. Kuesioner ini ditujukan bagi wisatawan yang pernah beriwsata ke Luar negeri sebelumnya. Mohon dibantu untuk mengisi kuesioner ini dan semoga bermanfaat untuk kita semua.
      di klik link dibawah ini.
      https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSe3HaVr12xb1H8JcCg0vgp_XOH0BrKyjIIg7a-FlCr811bEBg/viewform
       
      Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.
    • By RGB Resto
      Hallo Semua, Kami The Real Green Bean - RGB Resto memperkenalkan diri yang berjualan Makanan Minuman Dari Kacang Hijau Asli, Original dan Murni. Beralamatkan DI Mall Grand ITC Permata Hijau Jakarta Selatan. 

      Daftar Menu:
      Kaldu Kacang Hijau Favorite (Lontong, Daging Sapi)  Sangrai Kacang Hijau (Gantinya Ngopi, Asam Lambung Cocok) Bubur Kacang Hijau Biasa dan ada yang extra topping (Mutiara, Nangka, Ketan Hitam) Sari Kacang Hijau BakPia Onde-onde dan makanan minuman lainnya. Jika Berminat bisa hubungi via Whatsap 087.8855.41600
      Pengiriman pakai: GOSEND / GRAB INSTANT
       
      Terimakasih, Salam Kenal Ya Semuanya.. 
    • By Burhan Abdillah Sanjaya
      Kabupaten Malang tak cuman menawarkan keindahan alam saja bagi siapa pun pengunjung datang ke sini, berbagai wisata kuliner Malang pun menarik dicoba kelezatannya. Memang sih kudapan bakso Malang mendominasi pemburu kuliner lokal maupun datang dari pengunjung datang dari luar kota. Selain bakso, Malang juga memiliki kudapan khas Jawa Timur yang wajib dicoba yakni Rawon. Bentuknya mirip seperti soto daging sapi hanya saja warna kuah dan citra rasa rawon berbeda dengan soto. Di kota Apel terbanyak sejumlah warung-warung penjual kuliner rawon, salah satunya cukup terkenal dan sudah melegenda yakni warung rawon Nguling Malang. Hal tersebut lantaran rumah makan Malang ini mampu menjaga konsistensi kenikmatan dari citra rasa ditawarkan kepada pengunjung.

      Bila kita benar-benar cermat nama rumah makan rawon Nguling Malang berasa dari daerah Nguling, Kecamatan Tongas, Kabupaten Purbalingga. Hanya saja di kota Malang, kuliner tersebut sudah lama dibuka. Lokasi warung  berada di pusat kota Malang, tepat di dekat alun-alun yakni di jalan Zainul Arifin atau kata orang Malang sebagai daerah kidul Dalem.
      Kalau dari segi citra rasa, kelezatan rawon Nguling tak perlu diragukan kembali, dapat dikatakan sebagai satu diantara kuliner rawon paling enak di kota Malang. Kuah rawon terlihat tak begitu hitam, tentu rasa kuah terasa segar tak terlalu pekat. Nah kalau dari segi tekstur daging yang digunakan dalam bahan dasar rawon, terasa begitu lembut dan tak perlu mengunyah lama ketika di dalam mulut agar bisa menikmati kelezatan diberikan.
      Pihak rumah makan menyajikan dua jenis rawon kepada pelanggan yakni rawon biasa dan rawon dengkul. Dimana kedua menu rawon tersebut merupakan juga menu favorit di sini. Nah bagi kawan mencari menu lain selain rawon, ada juga beragam kuliner khas Jawa Timur seperti nasi Pecel dan Nasi Lodeh dan lain-lain. Hal tersebut sudah cukup membuat pelanggan datang ke rumah makan kuliner Malang ini tergiur, berbagai hidangan pelengkap disajikan di meja makan bersama menu utama. Diantaranya tempe, mendol, daging empal, babat, tempa dan paru, kesemua menu pelengkap tersebut disajikan berada di satu piring tersendiri.

      Harga satu porsi rawon Nguling Malang dibandrol seharga Rp. 27.000 per porsi, sedangkan rawon saja seharga Rp. 35.000, apabila memesan rawon plus nasi pisah harganya Rp. 40.000. Nah kalau nasi pecal di warung rawon Nguling Malang terlihat segar terdapat sayuran disajikan dengan bumbu kacang agak manis apabila dibandingkan dengan citra rasa nasi pecal di warung lain, meskipun demikian rasanya sangat enak. Dalam satu porsi nasi pecal seharga Rp. 16.000 gratis peyek kacang tanah atau peyek udang. Harga es jeruk di sini cukup mahal yakni Rp. 11.000 dan es dawet Rp. 9.000, sedangkan es teh dibandrol Rp. 6.000 saja.
      SUMBER