hobijalan2poto2

kuliner PECEL malem2 sambil nongkrong di Semarang

6 posts in this topic

sebenarnya semarang emang gak ada hubungannya sama pecel. karena dari daftar makanan khas semarang n sekitarnya emang gak ada PECEL.pecel-gif.jpeg

cuman, disemarang ini banyak sekali tempat pecel yg ruamenyaaa minta ampun, udah gitu malem2 bukanyaa.. padahal pecel kan seringnya dimakan pagi or siang gitu yaa??

bahkan warung jualan pecel malem2 di semarang ini nih cukup bisa di jadikan tempat nongkrong, karena spot2nya yg stategis, rasanya enak, harga bersaing dan yg paling aku seneng, lauknya banyak bangetttt :D

ada iso ada babat,

ada perkedel, tempe, gorengan lengkap kayak bakwan, martabak, mendoan dll.

mau keluarga telur juga ada, dari telur asin, telur dadar sama telur ceplok.

masih ada peyek, baceman, keluarga sate...

semarang-1.jpg

wuiiiihh banyah deh pokoknyaaa MANTAB !

mayoritas bukanya jam set 7 sampe jam 12an malem.. asal gak kehabisan loh yaaa...

untuk lokasinya saya taunya baru 3

Pecel mbok Sador & Pecel bu 'lupa' (maaf aku lupa namanya)

lokasi : sekitaran Simpang Lima Semarang or Jl Pahlawan

IMG_0414.jpg

tu tadi udah 2 warung, kalo warung terakhir yg saya tau ada di jl MT.Haryono, atau sering disebut Jl mataram, jalannya searah pokoknya niii aku suka bangettt bangettt.. ini yg paling ruame, karena harganya masih standar.. namanya PECEL YU SAJI

vt20.jpg?w=448

kl yg dua td, lokasinya di pusat keramaian, makanya rada lebih mahal :D

tapi ada yg murah bangeeettt

namanya PECEL bu sumo (kalo gak salah inget juga)

lokasinya di simpang lima, depan gedung bekas bioskop Eplaza

harga pecelnya 1000an, porsinya emang kecil, dan semua lauknya per biji 500 rupiah. murah banget kaaannnn

dicoba ya guys ^_^ ^_^

Share this post


Link to post
Share on other sites

waaaawwwww...... saya suka banget ni sama yang namanya pecel

apalagi waktu kecil sempat sekolah 1 cawu, hampir tiap hari sarapan n makan siangnya Pecel :D

tapi belum pernah juga sihh makan malam2 :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

Ya baru tau nich pecel buat dimakan malam hari.. krn biasanya kan klu malam nyarinya makanan yg hanget2... boleh juga sekali kali nyoba keliatannya enak....thanks infonya.. :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

waaaawwwww...... saya suka banget ni sama yang namanya pecel

apalagi waktu kecil sempat sekolah 1 cawu, hampir tiap hari sarapan n makan siangnya Pecel :D

tapi belum pernah juga sihh makan malam2 :)

wahhh, gak bosen ya 1 cawu makannya pecel terusss... CAWU, iya nih jaman dulu yaaaa

Share this post


Link to post
Share on other sites

Ya baru tau nich pecel buat dimakan malam hari.. krn biasanya kan klu malam nyarinya makanan yg hanget2... boleh juga sekali kali nyoba keliatannya enak....thanks infonya.. :D

soalnya semarang kotanya cukup panas.. kalo caru makanan yg anget2 nnt tambah panas...

boleh ni dicoba pecelnyaaaaa :D

hehehe kyk marketingnya ajaaa

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By vie asano
      Setelah jalan-jalan mengelilingi Tokyo menggunakan berbagai sample itinerary yang telah saya bagi dalam beberapa seri tulisan sebelumnya, supaya nggak jenuh, kali ini saya ingin berbagi sesuatu yang sedap-sedap dulu deh. Ya, kulineran! Hoho.. Namun kuliner yang akan saya informasikan kali ini bukanlah kuliner ala street food maupun kuliner yang biasa dikenal oleh para pecinta kuliner Jepang seperti sushi dan ramen, namun kuliner paling top di antara jajaran kuliner Jepang lainnya yaitu kaiseki ryori. Ada yang pernah dengar kuliner itu?
      Tentang Kaiseki Ryori
      Setiap negara yang memiliki sejarah kuliner yang panjang pastilah memiliki kuliner khas yang sangat istimewa dan bisa disebut sebagai haute cuisine. Maksud dari haute cuisine disini adalah kuliner tingkat tinggi yang membutuhkan persiapan khusus dan presentasi tingkat tinggi. Nah, dalam khasanah kuliner Jepang, haute cuisine di negara Matahari Terbit itu adalah kaiseki. Ada 2 jenis kaiseki, yaitu kaiseki ryori dan cha-kaiseki (kaiseki yang dihidangkan saat upacara minum teh) namun yang akan saya bahas kali ini adalah kaiseki ryori.
      Kaiseki ryori merupakan set makanan multi menu yang sudah mulai disajikan sejak ratusan tahun silam. Berawal dari set makanan yang disajikan saat upacara minum teh, kaiseki ryori kemudian berkembang menjadi menu yang biasa disajikan di kalangan bangsawan. Uniknya, nama kaiseki ryori sendiri tidak mengandung unsur haute cuisine, karena kaiseki dalam kaiseki ryori secara literal diterjemahkan sebagai batu di dada yang diambil dari kebiasaan pendeta Zen yang selalu menggunakan batu hangat untuk membantu menahan lapar. Bukan untuk dimakan yah, namun untuk dibungkus kain dan disimpan di dekat perut. Kalau dijelaskan terlalu detail nanti malah akan pusing sendiri, jadi kita skip dulu langsung pada inti kaiseki ryori yah.
      Yang membuat kaiseki ryori istimewa
      Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, menu kaiseki ryori terdiri dari multi menu. Dalam satu kali penyajian, jumlah menu yang ditampilkan bisa mencapai 9-10 menu atau lebih. Tenang, tak perlu khawatir akan kekenyangan karena seluruh menu disajikan dalam porsi mungil, dan tentu saja dengan presentasi yang sangat baik.
      Foto 01:
      Contoh set menu kaiseki ryori [foto: 663highland/wikimedia]
      Yang membuat kaiseki ryori ini menarik, dari seluruh menu yang disajikan, tidak ada pengulangan bahan makanan maupun pengulangan teknik memasak. Jadi jika saja (misalnya) wortel sudah digunakan pada satu menu, dia tidak akan digunakan pada menu lainnya. Kecuali untuk menu ikan yang bisa menggunakan beberapa jenis ikan, sehingga tak bisa disebut sebagai pengulangan bahan makanan. Tak hanya bahan makanan yang tidak diulang, namun teknik memasaknya juga tanpa pengulangan lho. Jadi jika ada 10 masakan, ya diolah dengan 10 cara yang berbeda.
      Tambahan lainnya, kaiseki ryori sangat mengutamakan bahan-bahan lokal. Jadi sebuah menu yang sama bisa terdiri dari kombinasi bahan yang berbeda jika dibuat di dua daerah yang berjauhan maupun dibuat pada musim yang berbeda. Mayoritas bahan dalam kaiseki ryori biasanya berasal dari pasar lokal dan menonjolkan keistimewaan dari daerah tersebut. Bagi yang bingung, dalam kaiseki ryori koki memang diijinkan untuk menambahkan bahan musiman yang bisa ditemukan di daerah tersebut, dan itulah yang membuat kaiseki ryori di seluruh Jepang bisa berbeda-beda dan kaya rasa.
      Menu-menu dalam kaiseki ryori
      Biasanya, menu kaiseki ryori dibagi dalam beberapa bagian: makanan pembuka, hidangan utama, shokuji (hidangan nasi), dan makanan penutup. Berikut ini detailnya, dan contoh fotonya mengambil menu yang disediakan di Iwasaki Mansion, Tsukiji, Tokyo:
      Untuk makanan pembuka, bisa terdiri dari minuman beralkohol (biasanya ukuran kecil). Umumnya minuman beralkohol yang disajikan adalah alkohol produksi lokal maupun anggur manis. Tambahan lainnya adalah makanan pembuka ukuran kecil sebelum masuk ke makanan utama.
      Foto 02:
      Contoh menu pembuka: Steamed Tofu and Okura with sea urchin, with tiger prawn in jelly, eel sushi, steamed duck, and pike conger [foto: Chris 73/wikimedia]
      Untuk makanan utama, bisa terdiri dari beberapa menu yang diolah dengan teknik yang berbeda-beda. Beberapa menu yang masuk dalam list makanan utama ini antara lain: suimono (sup), sashimi (daging mentah yang diiris tipis), nimono (makanan rebusan), yakimono (makanan panggang), agemono (gorengan), mushimono (kukusan), dan sunomono (makanan berbahan cuka).
      Foto 03:
      Contoh menu rebusan: Terong dalam miso dengan bayam [foto: Chris 73/wikimedia]
      Foto 04:
      Contoh menu gorengan: deep fried matsutake mushroom, zucchini, and pine leaf [foto: Chris 73/wikimedia]
      Foto 05:
      Contoh menu sashimi: Snapper, with lobster, tuna and squid [foto: Chris 73/wikimedia]
      Foto 06:
      Contoh menu bakar: Grilled wakasa (rockfish), with grilled beef in miso, potato, and decorative cut ginger [foto: Chris 73/wikimedia]
      Untuk shokuji, set-nya biasanya terdiri dari nasi, sup miso, dan tsukemono (acar). Biasanya set ini disajikan menjelang akhir acara makan, yaitu menjelang dessert.
      Foto 07:
      Contoh shokuji: Nasi dengan jahe [foto: Chris 73/wikimedia]
      Untuk dessert, makanan penutup yang disajikan biasanya adalah buah lokal segar. Bisa juga makanan penutup tradisional khas Jepang lainnya.
      Foto 08:
      Contoh dessert di Iwasaki Mansion, Tsukiji, Tokyo: menu buah-buahan [foto: Chris 73/wikimedia]
      Oya, contoh di atas betul-betul hanya contoh kasar saja ya. Masih ada beberapa menu dengan teknik masak yang berbeda yang belum saya masukkan dalam list di atas, seperti suzakana (makanan kecil untuk membersihkan piring), shiizakana (makanan sejenit hot pot), dan lain-lain.
      Foto 09:
      Contoh side dish: Jelly fish sashimi [foto: Chris 73/wikimedia]
      Dimana bisa menemukan kaiseki ryori?
      Tertarik mencoba kaiseki ryori? Kuliner ini bisa ditemukan di berbagai restoran tradisional Jepang. Namun perlu diperhatikan, tak semua restoran tradisional menyajikan kaiseki ryori yang asli lho. Ada tips-nya untuk membedakan mana restoran yang menyajikan kaiseki ryori asli dan abal-abal. Restoran yang tutup di siang hari biasanya menyediakan kaiseki ryori yang asli. Menyajikan kaiseki ryori membutuhkan persiapan yang sangat panjang, sehingga restoran yang betul-betul asli akan tutup di siang hari karena berkonsentrasi penuh untuk menyajikan kaiseki ryori malam hari.
      Alternatif lainnya, kaiseki ryori ini bisa ditemukan di berbagai ryokan alias penginapan tradisional Jepang. Biasanya ryokan akan menyediakan set menu tersebut saat makan pagi atau malam. Karena itulah harga menginap di ryokan lebih mahal dari jenis akomodasi lainnya karena sekaligus mencakup biaya makan. Untuk informasi dan panduan tentang ryokan, bisa baca disini: From A to Z Seputar Ryokan, Penginapan Tradisional ala Jepang (1) dan From A to Z Seputar Ryokan, Penginapan Tradisional ala Jepang (2-end).
      Foto 10:
      Contoh set menu yang disajikan di sebuah ryokan [foto: Tomo/wikimedia]
      Yang perlu diperhatikan
      Kaiseki ryori itu mahal, jendral! Untuk sebuah haute cuisine, jangan heran jika harga satu set kaiseki bisa mulai dari 15000 yen hingga 40000 yen per-orang. Memang sih ada juga kaiseki yang dibandrol dengan harga yang relatif terjangkau antara 4000 yen - 8000 yen, namun tentu saja kelengkapannya akan berbeda dengan restoran kelas atas.
      Siap untuk mencoba kaiseki ryori saat wisata ke Jepang?
      ***
      *Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.
    • By Nicole Sacha
      Ola !!!
      Berhubung kangen banget udah lama ga ngisi FR di FJ2, kebetulan abis ke Semarang juga (walaupun udah 3 bulan lalu )
      Berikut sedikit cerita gw, Semarang Dadakan. (yeeeeeeiiiiiiiii)
       
      Kenapa pilihan gw ke Semarang, jadi begini sob :
      1. Gw belom pernah kesana
      2. Berhubung gw disuruh cuti sama bos gw karena dia liat perfomance gw agak mengendur a.k.a 5L (nah bingung kan lw singkatan apapula ini) jadilah gw ambil cuti. 
      3. Kota ini lumayan punya banyak destinasi menarik dan tidak memerlukan waktu yang lumayan panjang untuk menjelajahinya, cocoklah untuk flashpacker dadakan kaya gw.
       
      Singkat cerita, setelah membeli tiket kereta & voucher penginapan secara online di salah satu website yang  menyediakan layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel secara daring (hidup makin mudah ya cin) bertolaklah gw ke Semarang.
      Dengan menumpang kereta Tawang Jaya dari Stasiun Pasar Senen, kami berangkat tepat pukul 23:00, sebelum berangkat isi perut dulu dengan makan nasi goreng ala kadarnya di depan stasiun, mureh bro, 12 ribu perak seporsi pake telor (boleh milih mau di dadar atau di ceplok).
       

      Harga tiket PP Pasar Senen - Semarang Poncol u/ 2 Orang

      Semarang Poncol, 18 Agustus 2017
       
      Tepat pukul 06:15 kereta Tawang Jaya berhenti di Stasiun Semarang Poncol. Sampai di Semarang, gw segera mencari bilik termenung , dan seperti biasa, antri.
      Pagi di Semarang, bingung mau kemana karena emang ga bikin ittin yang well prepared. Setelah ngubek-ngubek maps online, kami putuskanlah untuk ke Kota Lama dengan berjalan kaki.
       
      Kota Lama
      Kota Lama Semarang ini mirip dengan Kota Tua Jakarta, yang membedakan adalah Kota Lama terkesan lebih rapih dan saran gw, kalau tujuan kalian ke Kota Lama memang untuk huntphot a.k.a Hunting Photo (istilah anak jaman sekarang) datanglah di pagi hari, karena selain udara pagi lebih adem, kegiatan juga belum terlalu banyak manusia alias sepi, jadi hasil foto lebih ciamik.
      Setiap sudut Kota Lama juga sangat menarik untuk diabadikan, so be prepared your camera before guys.

       

      Salah satu sudut Kota Lama Semarang
      Bangunan yang paling menarik di kawasan Kota Lama adalah Gereja Blenduk, dibangun pada tahun 1753, bangun yang bergaya neo-klasik ini menjadi Landmark Kota Lama Semarang. Gw hanya berhasil memotret bangunan dari luar saja.

      Gereja Blenduk
      Selain Gereja Blenduk, ada beberapa bangunan yang berada di kawasan Kota Lama, seperti Pabrik Rokok Praoe Lajar & Gedung Marba. Bangunan tersebut menarik untuk disambangi, selain bernilai sejarah, arsitektur bangunannya masih terjaga dan lumayan terawat hingga kini.
      Puas berkeliling di Kota Lama, kami menuju destinasi berikutnya yaitu Lawang Sewu.
       
      Untuk menuju Lawang Sewu, dari kawasan Kota Lama kami menaiki Trans Jateng. Di Semarang, ada 2 jenis BRT (Bus Rapid Trans) yang beroperasi, yaitu Trans Jateng & Trans Semarang. Sedikit berbeda dengan TransJakarta, BRT di Semarang ini tidak memiliki jalur khusus, jadi berjalan seperti kendaraaan umum lainnya.Untuk harganya lumayan terjangkau Rp 3.500 sekali jalan.
       
       

       
       

       

       
      Perjalanan dari Kota Lama ke Lawang Sewu hanya memakan waktu kira kira 15 menit. Singkat bukan, ya, karena Semarang adalah kota kecil, untuk menuju satu destinasi ke destinasi lain tidak memerlukan waktu yang lama, asal masih berada di area dalam kota.
       

      Lawang Sewu
       
      Siapa yang tidak kenal Lawang Sewu, bangunan bersejarah ini dibangun pada tahun 1904-1907. Masyarakat setempat menyabut Lawang Sewu (yang berarti seribu pintu) karena bangunan ini memiliki banyak pintu walaupun pada kenyataannya tidak sampai seribu.Kesan yang gw dapat waktu pertama kali masuk ke bangunan ini adalah artistik, pada dasarnya gw memang mengagumi bangunan bangunan tua yang berkarakter dan nilai historicalnya tinggi.

      Harga Tiket Masuk Dewasa
       

      Foto Bangunan di tahun 1907
      Selain dapat menikmati arsitektur gedung, Lawang Sewu juga memiliki koleksi sejarah perkereta apian di Indonesia, sangat lengkap dan menarik untuk dilihat.

      Telephone jaman dulu
       

      Salah satu bangunan utama Lawang Sewu
       
      Puas menjelajahi Lawang Sewu, kami menuju destinasi selanjutnya yaitu Kelenteng Sam Poo Kong.
      Untuk menuju kesana, kami disarankan oleh satpam Lawang Sewu untuk menaiki kendaraan online saja agar lebih praktis. Dan berangkatlah kami dengan naik Go-Car, salah satu layanan yang dimiliki oleh PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa atau lebih dikenal dengan nama Gojek.
       
      Sampai disana, perut mulai berbunyi minta diisi a.k.a laper, kebetulan didepan pintu masuk kelenteng, ada tenda penjual makanan khas Semarang, Mie Kopyok, penasaran dengan rasanya, kami langsung saja pesan dan rasanya ternyata enak. Harganya murah meriah pula, Rp 8,000 perporsi.
       
       

       

      Mie Kopyok
       
      Kelenteng Sam Poo Kong
       
      Kelenteng ini terletak di daerah Simongan, kompleks bangunannya sangat luas dan terdapat banyak bangunan yang semuanya berwarna merah. Tujuan saya kesini adalah untuk melihat secara langsung patung Zheng He/ Chang Ho seorang Laksamana Tiongkok yang beragama islam.
       
       

      Ticket Price
       
       
       

      Salah satu sudut di area Kelenteng
       

      Relief yang menceritakan perjalanan Laksamana Cheng Ho
      Kelenteng Sam Poo Kong adalah destinasi terakhir kami untuk hari ini, setelah puas berkeliling dan mengamati, kami menuju penginapan untuk beristirahat.
      Kembali dengan menaiki Go-Car, diantar ke penginapan yang berada di daerah Jl. Gajahmada, Griya Tentrem Ayem, gw pesen pakai Airy Room. MURAH aja guys, ga bikin kantong bolong. Lumayan juga buat istirahat sama mandi.
      Haha, namanya flashpacker. Makin irit makin asik!!!
       

      Reception Area
       
      Harga roomnya sekitar 240 ribuan permalam, sudah include sarapan (nasi goreng dan teh manis). Lumayan
       
      Sekedar informasi, Semarang iklimnya lebih panas dari Jakarta, mungkin karena lokasinya tidak jauh dari laut / pinggir pantai ya. Selain penduduk ramah, makanan yang murah dan Semarang juga kota yang sangat tenang, jauh dari kesan hip hip hura. Lumayan aman juga kalau mau travelling sendirian ke Semarang.
      Sekian dulu post saya tentang perjalana ke Semarang, semoga informasinya bermanfaat dan yang sudah berencana untuk ke Semarang, semoga segera terlaksana!!!
       
      XOXO
      ANS
       
      (PS : Semua foto adalah dokumentasi pribadi milik penulis)
    • By petrus.sitepu
      Pada saat anda mengunjungi sebuah kota yang belum pernah anda datangi, alangkah baiknya apabila anda mencari makanan dari kota khas tersebut. Seperti penulis lakukan ketika mendatangi kota cirebon, penulis mulai mencari makan khas dari kota Cirebon. Sebut saja tahu gejrot, nasi leko, dochang, dan tentu nasi jamblang. Pasti akan menjadi salah satu pilihan anda ketika wisata kuliner ke kota cirebon. 
      1. Dochang
      Makan asli cirebon ini merupakan perpaduan dari lontong, toge daun singkong, kerupuk yang dicampur dengan sayur oncom doge. Waktu yang tempat untuk makan docang adalah pagi hari, dan lokasi yang direkomendasi untuk makan docang di depan pasar keraton kanoman. Harga seporsi untuk docang seharga Rp 15,000.
      2 Nasi Leko
      Sego lengko merupakan sebutan untuk nasi leko oleh masyarakat cirebon. Nasi leko merupakan percampuran tempe, tahu, tauge, potongan timun yang ditaruh diatas nasi dan disiram dengan bumbu rujak dan kecap. Harga untuk satu porsi nasi leko seharga Rp 15,000.
      3. Nasi Jamblang
      Ketika makan nasi jamblangan rasanya sama ketika makan di rumah makan padang yaitu penuh dengan lauk. Satu bungkus nasi yang dibungkus dengan daun jamblang bisa menggunakan 3-4 lauk yang disediakan tentunya dengan porsi lauk yang tidak terlalu banyak. Hampir 15 lauk disediakan penjual dari tahu dan tempe bacem sampai dengan sate telor puyuh. Harga untuk satu porsi nasi jamblang dengan 2-3 jenis lauk seharga Rp 30,000 – Rp 40,000 tergatung pilihan lauk.
      Keunggulan dari nasi jamblang yaitu daun pebungkus nasinya yang menggunakan daun jamblang.
      4. Tahu Genjrot
      Tahu gejrot sendiri banyak ditemukan dikota kota besar di Indonesia, seperti di Jakarta. Satu set tahu gejrot terdiri dari 2-3 tahu yang diiris sedang yang disiramkan dengan kuah yang sudah dicampur dengan bumbu antara lain cabe, bawang putih, bawang merah dan gula merah. Rasa yang ditimbulkan ketika anda memakan tahu gejrot yaitu semangat untuk mengeliligi kota cirebon. Harga untuk satu porsi tahu gejrot seharga Rp 10,000
      Jadi makanan apa yang pernah anda coba? selain tahu gejrot? Selamat menikmati wisata kuliner cirebon.
    • By min0ru
      Mencoba Enaknya Makanan di Sushi Hiro Senopati

      Penasaran dengan enaknya Sushi Hiro Senopati yang hanya buka pada saat makan siang dan makan malam saja? Akhirnya saya dan keluarga memutuskan untuk mencobanya minggu lalu. Kami datang pukul 16.55 WIB yang kami pikir 5 menit sebelum buka slot kedua pada hari itu, saat kami tiba parkiran sudah penuh dan meluber sampai pararel dipinggir trotoar jalan senopati.

      Waiting list pun sudah mencapai 5 orang dan setelah tanya-tanya kepada pegawainya, kini Sushi Hiro sudah buka non-stop dari pagi hingga malam sejak beberapa bulan silam. Mungkin karena banyak sekali yang berminat untuk makan disini dari berbagai kalangan :D.

      Setelah 10 menit menunggu antrian, akhirnya nama kami dipanggil karena meja sudah tersedia. Makanan-makanannya hampir semua menggiurkan (kecuali sashimi, karena saya pribadi ngga doyan :P).

      Ngga seberapa lama setelah order diinput, makanan pun datang satu per-satu. Beberapa menu yang kami pesan:
      Shiok Maki 130K Ultimate Truffle Gyu Don with Foie Grass 145K Chicken Teriyaki 65K Tori Skin Fried 25K Ice Chocolate & Ice Vanilla 20K Kaki Guratan 50K
      Makanannya enak-enak hanya yang disayangkan staff mereka agak lamban jika ada permintaan tambahan menu atau tambahan alat makanan, karena kami request untuk minuman sampai 2x baru diantar, begitu juga dengan tambahan sendok – piring harus 2x diminta baru diantarkan, mungkin juga disebabkan oleh ramainya pengunjung.
      But overall, kami pasti akan balik lagi kesini lain waktu karena makanannya benar-benar enak!

      Sushi Hiro Senopati
      Jl. Suryo No.24
      Kebayoran Baru, South Jakarta
      Instagram: @sushihiro_id
      Phone: +6221-72800108

       
       
    • By elinaid
      Usaha pada bidang masakan, saat ini memang sangat menarik. Tapi, tentu membutuhkan berbagai macam faktor pendorong supaya bisnis dapat jalan terus maju dan tak kalah bersaing dengan pelaku bisnis sejenis.

      Salah satu usaha masakan yang dapat kamu jalankan adalah katering. Usaha katering ini cenderung lebih aman ketimbang membuka restoran makan yang belum tentu rame. Selain itu, makanan yang disiapkan oleh katering adalah yang sesuai dengan pesanan. Jadi, dapat diprediksi tidak akan rugi diakibatkan makanan tersisa karena memang makanan yang diolah sesudah adanya orderan.

      Untuk seorang yang baru pertama kali terjun di dunia bisnis masakan terutama katering, kamu sepatutnya mempelajari terlebih dahulu apa saja yang perlu disiapkan. Jangan terburu-buru membangun bisnis tanpa tahu langkah ke depannya akan seperti apa.

      1. Menambah pengetahuan dan wawasan

      Sebelum mengawali membuka usaha katering, hal pertama yang semestinya kamu lakukan yaitu mencari tahu tentang seluk beluk usaha katering. Seperti yang sedang kamu lakukan sekarang ini dengan melihat tulisan ini.

      Mencari info ini penting, jangan sampai kamu sudah mulai mengelola usaha katering, tapi tak tahu bagaimana mengembangkannya. Akan amat repot dan hasilnya kurang maksimal jika langsung jalan dan kamu baru mempelajari setelahnya. Karena, bisnis makanan itu tentu beda dibandingkan bisnis di bidang fashion atau yang lain.

      2. Siap-siap Modal

      Setelah mempunyai ilmu mengenai katering, langkah berikutnya adalah menyiapkan modal. Modal ini dipakai untuk apa? Tentu saja untuk penyediaan alat. Misalkan saja kamu memerlukan kelengkapan memasak untuk 100 porsi, mungkin bila orderannya masih sebesar itu, kelengkapan yang ada di dapur masih sanggup untuk melayaninya. Akan tetapi, saat pesanan kian banyak, butuh lebih banyak peralatan agar waktu yang digunakan untuk memasak lebih efisien.

      Selain kelengkapan masak, kamu juga memerlukan dapur untuk memasak. Dapur rumah masih dapat dipakai, tetapi perlu penataan ulang supaya ketika mengerjakan orderan lebih mudah. Kamu juga akan memerlukan rak khusus untuk tempat peralatan, bumbu-bumbu, dan peralatan lainnya.

      Untuk pemula, biasanya akan memerlukan biaya yang tidak terlalu besar untuk membeli bahan makanan saat ada pesanan. Estimasi tarif yang diperlukan sekitar 500 ribu sampai 2 juta rupiah. Tentu seluruh itu tergantung dari orderan yang sedang kamu kerjakan.

      3. Menjaga Kualitas Makanan

      Menjaga mutu makanan itu sangat penting, apalagi untuk usaha katering. Karena, konsumen biasanya coba-coba dulu menggunakan jasa katering yang belum pernah ia gunakan. Nah, saat kwalitas dan rasa dari makanan yang kamu masak baik, tentu hal ini dapat menjaga pelanggan supaya nantinya pesan lagi ke katering yang kamu miliki.

      Selain itu, pengunjung sebuah acara pasti akan bertanya pada yang tuan rumah rasa dan mutu makanannya enak. Hal ini juga dapat menjadi promosi gratis yang dapat kamu lakukan.

      Tapi, yang lebih penting lagi, makanan ini ialah barang yang gampang sekali basi. Jika kualitasnya tak kita jaga, tentu dapat memberi pengaruh umur makanan tersebut.

      Dan, saat makanan yang kita sajikan telah tak sesuai, bisa - bisa menyebabkan keracunan.

      4. Selalu Membuat Inovasi Baru

      Setiap bisnis tentu membutuhkan sebuah kreatifitas supaya bisa bersaing dengan kompetitor. Begitu juga dengan bisnis katering, kamu semestinya dapat membikin sesuatu yang baru supaya tidak tertinggal dan tetap bisa menarik pelanggan.

      Kreatifitas dalam bisnis katering ini ada banyak yang dapat kamu lakukan, misalnya memperbanyak menu yang ada, membuat paket dengan harga yang relatif terjangkau atau bersaing dengan kompetitor atau inovasi lain yang mungkin dapat mendongkrak penjualan kamu.

      5. Manajemen Waktu Terkait Penyajian

      Penyedia jasa tentulah sangat terikat oleh waktu, saat ada orderan  yang seharusnya siap jam 8 pagi, tentu kita sudah mengantarkannya lebih awal. Kalau ada orderan untuk acara prasmanan, tentu kita seharusnya lebih awal lagi untuk mempersiapkan semuanya.

      Nah, ketepatan waktu penyajian ini menjadi amat penting karena konsumen tentu tidak ingin jika acaranya jadi batal hanya karena makanan yang belum siap. Oleh karena
      itu, kamu harus dapat memprediksi waktu yang dibutuhkan untuk mengolah, mengantarkan, serta menyajikan makanan hingga dapat dinikmati oleh konsumen.

      6. Sedikit banyak Belajar Teknik Marketing, Termasuk Dunia Internet

      Di jaman yang serba komputerisasi seperti saat ini, pemanfaatan teknologi informasi tentu akan menjadi hal yang wajib. Sebagian orang akan mencari sesuatu yang ia butuhkan secara online, termasuk saat akan mencari katering untuk acara yang akan diadakan.

      Tidak perlu hal yang susah dikerjakan, kamu bisa mulai dari membikin sebuah fanspage pada Facebook, atau mungkin membikin sebuah akun Instagram. Nah, ketika mulai bisa memanfaatkan media sosial, langkah selanjutnya adalah membikin sebuah website. website diperlukan agar bisnis yang kamu jalankan nampak lebih serius dan membuat orang lebih percaya.

      Tapi, jangan tinggalkan juga promosi secara offline ya, hal ini tentu tak akan pernah bisa tergantikan.

      7. Sesekali Mencoba Bereksperimen

      Seperti halnya berinovasi, bereksperimen ini juga perlu sekali-sekali dilakukan. Kamu bisa bereksperimen tentang menu yang akan dijadikan, paket yang kelihatannya akan menarik konsumen, atau mungkin sistem penyajian dari makanan. Semua bisa kamu coba dan kreasikan sampai menemukan mana yang hasilnya memuaskan.

      8. Belajar Menetapkan Tarif yang Rasional

      Salah satu alasan konsumen memilih sebuah jasa katering adalah tarifnya yang cocok. Jangan pernah menetapkan harga yang terlalu tinggi sedangkan kamu baru mengawali usaha katering. Tetapkan harga yang sesuai dengan pasar, atau jikalau dapat sedikit bersaing sehingga konsumen akan menggunakan katering milik kamu.

      9. Jangan Bermental Lemah

      Selain mengurusi keadaan sulit teknik perkateringan, jiwa yang kamu punya juga harus kuat. Karena, bisa jadi kamu menerima konsumen yang kurang sabar dan banyak komplain. Apabila mentalmu kurang kuat, bisa jadi baru mendapatkan satu kali orderan saja telah berkeinginan berhenti.

      10. Kendala Umum yang Sering kali Dihadapi
      Ada banyak kendala yang acap kali menjadi problem saat kita membuka usaha katering, seperti banyak pesaing usaha katering, masakan yang tidak cocok dengan selera pelanggan, izin usaha yang belum didapatnya, pengelolaan orderan yang biasanyakerap mendapat komplain.

      11. Belajar dari Orang Lain yang telah membuka bisnis masakan

      Setelah sukses menjalankan bisnis katering, kamu juga perlu untuk menimba ilmu dari pengusaha yang sudah lebih dahulu terjun dalam dunia katering. Ada banyak orang yang dengan suka rela menjelaskan ilmu tanpa ditutup-tutupi.

      Tapi ingat, kamu mesti tahu dengan siapa berbicara. Sebelum belajar dan menggali cerita dan pengalaman, usahakan kamu sudah mengakrabkan diri terlebih dahulu.

      Jangan tiba-tiba seketika meminta untuk diajarkan, padahal kita belum meperkenalkan diri terlebih dulu.

      Nah, itu tadi beberapa hal yang mesti kamu persiapkan ketika memulai membuka usaha katering. Selalu utamakan kenyamanan pelanggan agar kamu menerima konsumen yang setia dan nantinya dia akan mengorder kembali.
    • By talentaorganizer
      Nyai Rasa Resto & Galeri di Jl Cipete Raya No 65, Jakarta Selatan adalah sebuah resto sekaligus galeri seni
    • By Eko Carbon Prasetyo
      Jam 1 malam,duit tinggal 7 ribu ditambah pengen nyari suasana lain selain angkringan? Apa iya bisa? 
      Pikiran saya langsung tertuju pada warung kaki lima yang menyediakan menu rumahan.Tapi ada satu yang saya incar.Bubur tumpangnya itu lho. Seporsi 3 ribu rupiah. 
      Salah satu streetfood favorit yang pas banget buat manusia nokturnal kayak saya. 

      Bayangin aja,jam 1 malem bisa dapet makanan semurah ini..hehehe 

      Pengen tau lebih detailnya? Cek video saya yang satu ini.