• agoda-hemat.png

_TYA_

Perjalanan "gila" Ala Ninja Hatori Selama 2 Minggu

35 posts in this topic

Hi.. hi...

Kali ini saya pengen share  tentang perjalanan yang saya lakukan tahun lalu mei-juni 2013.

 

Rencana awal , dari sorog (PAPUA) saya melakukan perjalanan seorang diri menuju surabaya lalu akan lanjut menuju Jogja untuk melanjutkan kuliah . sebenarnya jika menggunakan pesawat terbang harga tiketnya tidak terlalu berbeda jauh . FYI terakhir naik Kapal Pelni dari sorong –surabaya memerlukan waktu 4 hari dengan harga tiket beragam. Mulai dari 600 rban (kelas ekonomi ) sampai 1,8 juta (kelas 1 ) 

 

Kelas ekonomi , tidurnya di gabung sama yang lain , untuk soal tempat tidur kelas ekonomi aturan di bagian surabaya-timur indonesia memang berbedaa dengan aturan yang ada di pelabuhan jakarta-sumatera . jika di jakarta kita harus mencocokkan nomor tempat  tidur dengan nomor yang ada di tiket, jadi biar ada penumpang yang datengnya cepat tapi di tiketnya tidak tercantum nomor tempat itdur yahh berarti tidurnya di emperan gitu . tapi kalo di surabaya –papua . siapa yang cepat dia yang dapet .  itu mungkin yang membuat kapal-kapal di indonesia sering tenggelam atau apa . karena kelebihan penumpang . kalo sesuai daya tamppung berarti semua penumpang harus dapat tempat tidur . tapi yah itulahh .. mungkin mikirnya . selagi muat ya naaikk aja ..

 

dengan makan seadanya . nasi +sayur+telur/ikan .. tapi jangan bayangin lauk pauk seperti di rumah ya.yah karena masaknya untuk ribuan orang jadi maklum aja . sayurnya itu yang paling sering aku liat adalah kol yang ditumis dengan rasa yang ga bisa ketebak . sedangkan telurnya . ibarat telur 1 tepung setengah kilo kali . jadi yang kau rasakan ya tepung .. jatuhnya bukan “telur yang  di tambahin tepung tapi tepung yang ditambahin telur “  .  kalau kelas 3/2 itu didalam kamar terdapat 4 tempat tidur yaang nyaman dengan lemari , toilet, meja kecil dan colokan. Yah untuk kelas ini sekitar  1,2 juta . sedangkan kelas 1 harganya 1,8 juta dengan kamar berisi 2 tempat tidur yang sudah  ada bantal+guling+selimut . TV , lemari dan toilet (yang pasti fasilitas yang didapat lebih baik daripada kelas 2), dan untuk makanan kelas 1 dan 2 . tempat makannya khusus seperti restoran gitu dah . dengan title kelas sekali lagi kalian jangan berharap masakan seenak didarat, hehehe  . tapi dalam perjalanan yang sering saya lakukan malah bule /turis wisatawan asing lebih sering ambil kelas ekonomi dan memilih tidur di palka kapal .

 

yang pasti dikapal itu , ada uang ada fasilitas . tapi rada berbeda dengan transportasi yang lain . seperti pesawat dan kereta . jika beda mungkin bedanya tidak seberapa . tapi kalo kapal kalian bisa liat perbedaan yang sangat amat mencolok  , tapi balik lagi .. siapa yang bersyukur dan selalu melihat sesuatu dengan “senyuman†dia yang akan selalu bahagia . tak peduli dimanapun dia berada saat itu . itu yang aku tangkap selama perjalanan menggunakan kapal pelni . karena jika ke kelas ekonomi rata-rata orang –orang disitu pada lagi cerita†bareng , tertawa , kayanya nikmatin banget . tpi kalo kelas 2 atau 1 , kebanyakan teman sekamar tu yang keluar dari mereka tu nggak jauh-jauh dari keluhan . ombak lah , lama , sepi , dll .... pokoknya banyakk ... hahahaa.. o iya untuk kelas ga bisa di campur antara laki-laki dan perempuan . jadi bisa saja saat penumpang lagi sedikit kamu bisa berada di kamar kelas 1 seorang diri . kecuali untuk yang sudah berpasangan.

 

Kita balik lagi ke perjalanannya ..

 

SORONG (PAPUA) - AMBON (MALUKU)

Kapal berangkat dari pelabuhan sorong sekitar jam 1 siang.  Perjalanan memakan sorong ambon memakan waktu sekitar 16-18 jam . selama perjalanan saya memiliki beberapa kenalan baru (ini antara supel atau SKSD ) , karena rute ini sudah terlalu sering saya lewati jadi waktunya saya habiskan dengan membaca. Kalo dah capek trus tidur lagi atau keluar dan menikmati pemandangan di luar . walaupun yang dilihat hanya laut, tapi disitulah kepuasan yang saya dapat jika di bandingkan naik pesawat .

 

Setelah jam 5 pagi , nahkoda kapal mengumumkan bahwa sejam lagi kapal akan bersandar di pelabuhan ambon . saya pun keluar dan menikmati pemandangan yang ada , sementara penumpang yang lain yang ingin turun di ambon mereka sudah mulai antri di pintu . tepat jam 6 kapal pun sandar di pelabuhan . setelah tangga kapal terlihat sepi saya pun memutuskan untuk turun untuk menikmati suasana kota ambon .. seorang diri saya berjalan kaki menulusuri daerah sekitar pelabuhan . mesjid raya alfatah , amplaz , gong perdamaian , dll .

 

1656418_10201416064499638_1577748605_n.j

 

1545140_10201416062299583_1499514466_n.j

 

sebetulnya ambon bukan kota yang baru lagi untuk saya . karena udah keseringan disini jadi saya kangen pengen makan nasi kuning nya . ya udah setelah dapat apa yang di cari saya pun kembali ke pelabuhan .  setelah di atas kapal , ternyata ada sms dari teman . yang ternyata dia juga beraada di kapal yang sama . dan taunya setelah baca status bbm (update banget ya ïŠ)  dan info dari tmn. Setelah 3 jam kapal transit, akhirnya kapal pun meninggalkan pelabuhan ambon .. dan tak berapa lama hp saya kembali berdering tapi kali ini telpon . ternyata teman saya yang tadi sms . dia ketinggalan kapal karena terlalu menikmati kota ambon jadi kebablasan .dan meminta tolong saya ke tempat mereka menitipkan tas2 untuk di ungsikan sementara ke tempatku . karena ga ada yang jagain .

 

Setelah mencari tempat yang di maksud , akupun bertemu dengan teman yang mereka titipin tas .  saya mengira teman saya sendiri . ternyata mereka berempat ( fina dan deni “suami istri dan sama2 temaan smu saya sejak smu “ , serta ade dan ibunya deni ). Tapi syukur aja mereka ga bawa banyak barang dan teman yang dititipin tas itu ternyata 4 orang cowok . jadi mereka yang membawa tas fina dan kel ke tempat ku .

 

Sedangkan fina dan kel . akhirnya melanjutkan perjalanan menuju makassar menggunakan pesawat , dengan menyesuaikan jadwal kapan  kapal masuk di makassar.

 

AMBON (Maluku) - MAKASSAR (Sulawesi)

 

Setelah 20 jam melakukan  perjalanan ambon –makassar kapal ttiba di pelabuhan  makassar sekitar jam 5 sore . saat itu fina dan kel udah nunggu di pelabuhan makassar . setelah di kami bertemu dan cerita-cerita bentar saya pun  memutuskan untuk melepasa kerinduan dengan kota daeng “Makassar†, waktu transit di makassar lebih lama . jadi punya kesempatan untuk mengujungi tempat†yang dulu sering saya datengin . pertama yng saya lakukan adalah makan coto makassar , saya penikmat coto khusus hati aja (kseringan makan hati ) . setelah itu lanjutkan jalan menuju losari . saat itu mungkin karena dah sore jadi rame banget . dan untuk pertama kali saya melihat mesjid apung yang dulu waktu tinggal disana belum ada masih di rancang . tapi harus di akui pembangunan di kota makassar itu emang sangat cepat .

 

1601237_10201412778377487_1675976880_n.j

 

1654219_10201416086660192_1695011646_n.j

 

Setelah itu saya lanjutkan jalan mengelilingi daerah sekitar losari , karena lokasi pelabuhan yang dekat dengan losari saya pun memutuskan untuk menikmati sunset sebelum balik ke kapal . setelah adzan maghrib . sayapun balik ke kapal , dan bercerita bersama fina dan deni , teman saya tadi .

 

21.00 wiita

Dan .. kapal pun meninggalkan makassar

 

 

MAKASSAR (SULAWESI) – SURABAYA (JAWA )

 

Setelah fina menceritakan kejadian mereka tertinggal dan mengejar kapal .. saya tak bisa menahan tawa .. bayangin aja ga sanggup .. so hollywood banget .. bayangin ya kalian “ mereka meyewa kapal kayu (make mesin) yang ada di pelabuhan kecil di dekat situ untuk  mengejar kapal pelni segede ini . hahahaha.. ya ampunnn , analoginya lu ngejar kereta make becak .  “terkadang menertwakan kebodohan yang dilakukan saat hilang akal akan mengobati hal yang awalnya di anggap kesialan†.

 

Jam 11 malam saya , fina , deni dan adeknya kami ke cafe kapal , menikmati minumah hangat , ngobrol†ga penting , dan menikmati pemnadangan laut di malam hari (padahal ga keliatan apa†,HITAM DOANG hahaha....) . saat itu baru saya tahu kalo ternyata keberangkatan mereka itu sangat amat  mendadak . gimana tidak, mereka memutuskan  berangkat hanya selisih 1 jm sebelum kapal meninggalkan sorong .  berawal dari mereka sedang menonton acara traveling di di TV ang mengulas borobudur .  trus si deni ngomong “ ih aku pengen ke borobudur†.. eh istrinya langsung bilang hayuk sekarang aja . kayanya lagi ada kapal tuh .. eh ternyata di iya-in oleh adik dan ibunya deni . ga mikir lama mereka menelpoon pelni ,setelah mendapat info ternyata masih bisa setengah jam . setelah yakin mereka berempat langsung  memberitaahukan ke ayah si ddeni tentang rencana mereka . dan di izinin. Ga nyampe 20 menit mereka dah ada di atas kapal . hahahahaha..... yang mendadak gini nih yang berkesan , dan saat itu juga kami bersepakat untuk jalan-jalan di surabaya dulu sebelum menuju jogja. Setelah puas cerita†kami pun kembali ke tempat masing-masing dan tidur .

 

O iya makassar-surabaya memakan waktu kurang lebih 25 jam .  jadi diperkirakan masuk ke surabaya pada jam 9 malam . sebelumnya saat kapal mengumandangkan adzan maghrib . saya dan yang lain menuju musholla . sebelum kembali ke tempat saya . saya sempatkan menikmati pemandangan kapal sunset yang luar biasa . sayangnya hp yang saya bawa saat itu HP dengan kualitas kamera yang ga bagus (BB) jadi gambarnya juga kurang bagus ..

 

1016227_10201412831098805_593238899_n.jp

 

 

1004949_10201412758176982_455113198_n.jp

 

 

SURABAYA

 

Saya , fina  dan kel . memutuskan nginap di penginapan kalo ga salah ingat namanya penginapan “ASRI “  . tarif 225 rbu  fasilitas  2 tempat tidur , AC, TV , lemari , gantungan handuk , kamar mandi (air panas dan air dingin). Dan yang luar biasanya kita ber lima didalam . hahahha ...

993828_10201409735621420_1978560696_n.jp

 

Setelah mandi dan segar lagi , si fina menghubungi sahabatnya yang satu almamater  dengannya di farmasi Widya mandala. Setelah temannnya datang . kami ber-enam-pun jalan . dan baru balik ke rumah jam 2  dini hari .

 

 

Keesokan harinya kami memutuskan untuk pindah ke penginapan dekat widya mandala, disana leih murah 150 rb an fasilitas 2 tempat tidur , kursi, meja , gantungan , tv, kipas angin , tp tak ada air panasnya) , setelah sampai di penginapan yang baru kami menghabiskan siang hari dengan jalan-jalan mengelilingi sebagian kota surabaya . selama perjalanan kami pun mengatur rencana untuk brangkat ke jogjaa menggunakan transportasi apa (pesawat , kereta atau travel) akhirnya kami putuskan menggunakan kereta . dan saat itu juga fina dan deni menuju stasiun gubeng untuk membeli tiket kereta. Tapi “cerdasâ€nya mereka berdua , mereka pun iseng menanyakn harga tiket kereta  ke bali dan ternyata karena menurut mereka itu murah akhiiirnya mereka langsng membeli 5 tiket surabaya –bali dengan berbekal KTP kami yang sudah ada (tiket kereta 140 rb gubeng –denpasar ) setelah kembali ke mobil tiketpun dibagi ke pada kami . dan kami kaget setelah melihat kota tujuan . dengan senyum fina hanya bilang “ jalan aja tyaaa,, blom pendaftaran juga kan ? “ whhahaha...  sedangkan si deni ngomong ma ibunya  “mumpung ma , daripadan kalo udah masuk kerja lagi susah cutinya†.

 

Malam harinya kami mengunjungi restoran seafood yang pemiliknya adalah adik q (rhara). Setelah rara tau kalo saya di surabaya dia pun mnghubungi saya untuk nginap di penginapannya , tapi karena udah terlanjur nginap d tmpt lain , jadi dia mengundang saya dan teman†untuk makan di restoran miliknya . yah udah sekaligus melepas kangen kampiun pergi menuju restorannya .  setelah dari restoran rara , kami melanjutkan prjalanan ke taman bungkul , dan daerah yang agak jauh dari pusat kota surabaya .katanya sih sering dibilang singaporenya surabaya (lupa namanya).

1010985_10201416468029726_10916675_n.jpg

 

1618550_10201416481830071_2130645858_n.j

Perjalanan malam itu memang terasa sempurna , sempurna capeknya ... setelah sampai di penginapan , kita berlima pun taruhan , taruhan tidur... hehehe....

 

 

***

hari ini surabaya hujan . fina mengajak saya ke salon langganannya dulu , tapi berhubung saya masih PW di kamar jadi mereka berempat yang jalan . 2 jam setelah mereka pergi,saya pun berjalan kaki mencari makan di sekitar situ, setelah membeli nasi padang , sayapun menyebrang  penasaran dengan toko roti yang ada persis di depan rumah makan padang itu , karena rame dan tempatnya juga besar dalam pikiran saya ini pasti harganya mahal eh ternyata murah amatttt dan enak-enak rotinya. Pantes aja rame . nama gerai rotinya tu “SUZANA†teman-teman yang disurabaya tau ga?

 

setelah 8 jam di kamar aja akhirnya fina dan keluargapun pulang juga . ternyata mereka disalon 6 jam  (inilah yang membuat saya malas kesalon) hahaha.....

 

 kamipun packing untuk melanjutkan perjalanan ke bali besok ,,,

...

 

SURABAYA –BALI

 

 Jam  8 pagi kami menuju stasiun gubeng .  jadwal keberangkatan jam 9 pagi.. setelah  menunggu setengah jam  keretapun tiba . saat itu penumpang sangat sedikit jadi kami bebas milih tempat duduknya . hehehe....

 

1625619_10201416078459987_246073002_n.jp

 

1013453_10201416083340109_1808876738_n.j

 

 

1601127_10201412779137506_860613495_n.jp

 

 

Perjalanan menuju stasiun akhir tempat kita akan diantar menggunakan kapal feri memakan waktu sekitar 5 jam (kalo ga salah ingat) , lalu kami dijemput dan diantar menuju feri , perjalanan menggunakan feri skitar 1 jam . setelah itu perjalanan di lanjutkan sekitar 3 jam menggunakan bus menuju denpasar..

 

Sesampainya disana ,kami menggunakan taksi menuju rumah teman smu saya, fina dn deni namanya Lani .  sebelumnya dia sudah menghubungi kami agar nanti sesampainya di bali agar nginap di rumahnya .. sesampainya disana ternyata lani blom pulang setelah di hubungi ternyata kunci rumahnya di selipin di taman . lani memang tinggal sendiri disana , dia salah satu teman saya yang sangat mandiri . dan lani baru nyampe rumah 2 jam kemudian .

 

 

Di bali kami menghabiskan waktu selama 3 hari , pengen ngulas tapi  kan dah banyak yang ngulas tentang bali . jadi di skip aja .

Tapi yang paling berkesan itu waktu kami beli makan tapi makannya di pantai kuta, sambil melihat sunset .  si fina dan lani saat itu membeli babi guling , sedangkn saya , deni , ibu an adiknya membeli ayam di KFC depan kuta. Makan sambil mandangin sunset .. luar biasaaa... mana saat itu para pengunjung disana udah pada sepi jadi tenang (saya emang kurang suka ke pantai yang terlalu ramai).

 

saat malam terakhir kami di bali , salah sattu teman SMU saya (katrin) datang mengunjugi kami  di rumah . setelah melepas kangen karena sudah hampir 10 tahun ga ketemu akhirnya ga terasa sudah jam 12 an .

1621769_10201412760217033_236289246_n.jp

 

dan setelah katrin pulang dan ibu nya deni dah tidur . fina dan lani mengajak ku keluar .. tapi karena sudah malam jadi saya memilih untuk tidur , akhirnya mereka berempat pun akhirnya pergi dengan menggunakan mobilnya lani .

 

sebenernya saya belum ngantuk tapi malas saja jalan malam2 begitu , apa yang mo di lihat jam segitu? eh ternyata selang sejam lani mengirim foto ternyata mereka ke club malam khusus gay . koplak emanggg ... syukur aja ga ikut , tidur ternyata lebih menyenangkan . jam 02.14 mereka balik ke rumah dan langsung tidur ..

 

"tya , nina ... melapor jam berapa ?" tanya lani waktu bangunin saya dan fina

"memangnya sekarang jam berapa ?" tanya saya dengan mata yang masih sangat berat

"jam setengah enam " jawabb lanie santaiii

"whaaattttttttttt?" saya dan fina yang tadinya masih sangat ngantuk langsung segar seketika. kami berdua langsung membangunkan deni , serta ade dan ibunya .. hahahaha.... berbekal cuci muka, ganti baju seadanya kami langsung menuju bandara . dengan kecepatan mobil diatas rata2 kami sampai pas di bandara kurang 5 menit jam 6 pagi . sementara jadwal pesawat jam 6.15 kalo ga salah inget

 

kalian pasti bisa bayanginkan , gimana glasak glusuk nya dari parkiran ke tempat cekin . mana bandaranya besar lagi . itu troli dah kaaya kereta aja tu . hahaha.... lagi buru-buru ngejar cekin , eh malah sendalnya tante (ibunya deni) putus karena ke injek sama orang lain . jadi yah mo gimana lagi nyeret aja dulu . pas nyampe tempat cekin , antriannya luar biasa panjang . tiba-tiba ada petugas yang hampirin kITa sambilnya "mba mo ke jogja?" "iya mas" jawab ku . ya udah langsung di bantu, kita langsung mjubpaling di depan padahal sebelumny di urutan ke 40 sekian .. ckkckck..

 

setelah selesai trus naik ke bus baru inget ternyata ada sendal teplek yang saya simpan di ransel . langsung di pakein aja ke tante.

 

JOGJA

 

kami sampai di jogja jam 6 am , WIB. perjlanan di tempuh dalam waktu 1 jam . selama perjalanan saya dan adiknya deni hanya ketaawwaaa bayangin apa yang terjadi tadi .

 

setelah sampai di jogja , kami berpisah . fina dan keluarga di rumah adiknya . sedangkan saya di rumah keluarga . setelah sampai dirumah masing-masing . mandi, beres2.  tiba-tiba telpon berdering . ternyata ada sms .

 

"tya , siap-siap ya. kita jemput di rumah . hari inii ke borobudur dan pantai di gunung kidul .. pokoknya hari iini kita jalan-jalan seharian , besok baru ke semarang ya " sms nya fina

 

ya ampun ni anak sumber tenaganya pake batrey apa aki ? hahaha...

 

setengah jam kemudian mereka sudah di depan rumah dan kita melanjutkan perjalanan "gila" ini . intiny hari itu  kami "keluar bersama matahari. pulang bersama bulan"

 

1235201_10201416491110303_207474455_n.jp

3  hari di jogja , fina dan kluarga llu balik ke sorong . melakukan aktivitas seperti biasanya "KERJA CARI UANG BIAR BISA JALAN LAGI "

Share this post


Link to post
Share on other sites

@_TYA_

busett mba perjalanan yg amat panjang dan (mungkin) melelahkan, itu foto matahari terbenamnya keren bgt mba, saya suka :terpesona , btw saya baru ngeh ada ya kereta api tujuan denpasar gt? itu maksudnya bali gt?nah loh bali kan ga ada jalur kereta api mba?lalu?

pengen bisa trip kayak mba tya... :rate

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Dewi Julianti ... Waktu di jalan sebenernya ga capek . Ga kerasa sedikitpun . Pas udah masuk rumah/ penginapan baru kerasa capeknya . Hahahaha

Klo untuk kereta api itu . Jdi rutenya

Naik kereta dr gubeng mpe stasiun ketapang , turun dijemput menuju veri trus naik veri, sampe sana di jemput naik bus trus di antar ke denpasar . . Dri naik kereta-tiba denpasar itu harganya yg 140 rb itu

Share this post


Link to post
Share on other sites

@_TYA_

edian bener 2 minggu

bener2 ninja hatori mendaki gunung lewati lembah hahaha

 

tumben Kuta nya sepi ya biasanya rame terus, terus itu Club GAY di bali pasti di seminyak

aku juga pernah di tipu sepupu masuk kesana hahahah

 

yang di jogja itu poto di borobudur ya mantap mba

dah lama juga gak kesana neh sekarang udah di kelola swasta ya

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya pernah naik kapal dari sukarno hatta ke tanjung perak... 25 jam sebagian besar cuma tidur gara2 kalau berdiri mabuk laut :P

Ambil yang kelas 3 gara2 baru pertama kali :P. Yang kelas ekonomi bener2 campur aduk harus jelajah cari tempat buat bobok...

Lucunya bioskop kapalnya nayangin film dewasa pas siang2 padahal sedang bulan puasa -_-

Share this post


Link to post
Share on other sites

@_TYA_

edian bener 2 minggu

bener2 ninja hatori mendaki gunung lewati lembah hahaha

 

tumben Kuta nya sepi ya biasanya rame terus, terus itu Club GAY di bali pasti di seminyak

aku juga pernah di tipu sepupu masuk kesana hahahah

 

yang di jogja itu poto di borobudur ya mantap mba

dah lama juga gak kesana neh sekarang udah di kelola swasta ya

@deffa .. klo ibarat kartun perjalanan lu ibarat tokoh kartun apa? DORA? pasti benerrr kan..... berhasil .. berhasil

 

"DI TIPU" ? kok agak ga percaya yaaa.....

 

kalo soal borobudur tnya pada si leluhur jogja mas @hanung dan @Diyan Hastari

 

Saya pernah naik kapal dari sukarno hatta ke tanjung perak... 25 jam sebagian besar cuma tidur gara2 kalau berdiri mabuk laut :P ...

Ambil yang kelas 3 gara2 baru pertama kali :P. Yang kelas ekonomi bener2 campur aduk harus jelajah cari tempat buat bobok...

Lucunya bioskop kapalnya nayangin film dewasa pas siang2 padahal sedang bulan puasa -_-

kalo saya mungkin karena dah dari kecil ,jadi kalo ombak dan angin ga gede2 amat , insha allah ga mabuk "_" , trus sempet liat orang-orang yang ga dapet tempat tidur di eemperan ga?

 

bioskop? waktu itu aku malah nonton HP , mungkin pas lo dateng mereka liat selera lo bkan HP kaleee. ehahahaha... , tapi emang dari cara iklanin filmnya aja dah ketahuan .

Share this post


Link to post
Share on other sites

@deffa .. klo ibarat kartun perjalanan lu ibarat tokoh kartun apa? DORA? pasti benerrr kan..... berhasil .. berhasil

 

"DI TIPU" ? kok agak ga percaya yaaa.....

 

kalo soal borobudur tnya pada si leluhur jogja mas @hanung dan @Diyan Hastari

 

kalo saya mungkin karena dah dari kecil ,jadi kalo ombak dan angin ga gede2 amat , insha allah ga mabuk "_" , trus sempet liat orang-orang yang ga dapet tempat tidur di eemperan ga?

 

bioskop? waktu itu aku malah nonton HP , mungkin pas lo dateng mereka liat selera lo bkan HP kaleee. ehahahaha... , tapi emang dari cara iklanin filmnya aja dah ketahuan .

momod @deffa

 

untuk borobudur masih di kelola oleh negara kok di bawah BUMN PT candi borobudur prambanan + ratu boko

Share this post


Link to post
Share on other sites

wezeee.. keren nih mba @_TYA_  :salut

ini nih baru yang namanya traveller sejati... 2 minggu dari Timur ke Barat  :terpesona

Setelah fina menceritakan kejadian mereka tertinggal dan mengejar kapal .. saya tak bisa menahan tawa .. bayangin aja ga sanggup .. so hollywood banget .. bayangin ya kalian “ mereka meyewa kapal kayu (make mesin) yang ada di pelabuhan kecil di dekat situ untuk  mengejar kapal pelni segede ini . hahahaha.. ya ampunnn , analoginya lu ngejar kereta make becak .  “terkadang menertwakan kebodohan yang dilakukan saat hilang akal akan mengobati hal yang awalnya di anggap kesialan†.

Jadi pengen ikutan ngakak grgr ngebayangin yang satu ini  :ngeledek

“ jalan aja tyaaa,, blom pendaftaran juga kan ? “ whhahaha...  sedangkan si deni ngomong ma ibunya  “mumpung ma , daripadan kalo udah masuk kerja lagi susah cutinya†.

ini nih kalimat yang paling kusuka..

ngga kebanyakan planning, ngetripnya asal jalan aja hahahaha *ngebolang bingits  :salut

btw nice FR  :rate

Share this post


Link to post
Share on other sites

@adel_lia ... Makasih :-)

Kalo yang thn 2012 lbh lama lagi dari sorong- medan naik kapal ... Ga tau knpa saya lbh seneng naik kapal pelni (klo waktunya cukup) kalo d pesawat bawaannya was2 . Hahahaha

Itu yg tmn ku ngejar kapal .. Aku juga antara lucu dan heran ... Kok bisaaa timbul ide seperti itu .

Soal trip dadakan emang 85% trip saya slalu dadakan 10% ga d rencanain dg seris 5% bener2 di atur jadwalnya...

Share this post


Link to post
Share on other sites

@_TYA_ weewewewewe, komen apa ya? keren deh pokoknya mbak ini. hahahaha

 

perjalanan gila saya yaitu ke Jakarta dan Semarang selama 2 minggu dengan bajet 500ribu, untungnya ada temen yang bisa ditebengin :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

@_TYA_ wuiihh...seruuu banget nich :rate ...berenti dimana2 ada aja temen yg tinggal disitu. :salut 

baru tau kalo ada kereta dari Surabaya ke Denpasar :)

masih penasaran dgn temen yg ketinggalan kapal di ambon itu terus gimana? naik kapal berikutnya?

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Diyan Hastari ,,, emang pernah gitu punya ide yg klategorinya "normal" ?

Kalo kapal ke riau ga tau ada apa ga , blom pernah denger .. Tapi waktu ke medan ga lewat sono .

@Sari Suwito ... Alhamdulillah si mba , ada aja org khilaf yg mau berteman ma saya . Kalo rara (surabaya) malah lebih khilaf . Karena dia blngnya "kk tya , kk mau kan jadi kk nya rara ?" Semogaa aja khilaf nya ga sembuh2 . #dia anak tunggal soale .

Seingat saya . Selama melakukan trip ga pernah nginap d penginapan . Slalu d rmh kenalan , sodara , atau siapapun . Kmrn yg d sbya tu krna bareng tmn. Dan itupun mrka yg bayar .

klo soal kereta ke denpasar . Asyik juga ., apalg yg pemula , jd bisa keliling" .

Temen ku setelah ga berhasil dg action hollywood nya itu . Mrka langsung beli tiket pesawat dr ambon - makassar . Sampai makassar mrka di jmput sama tmn kami . Dan di bawah untuk istirahat di hotelnya teman yg ada di dekat losari . Nah karen mrka tibanya pagi sdgkn kapalnya jam 5 jdi stlh istirahat bentar mrka lgsg jalan kaki keliling losari dan benteng

Share this post


Link to post
Share on other sites

@adel_lia ... Makasih :-)

Kalo yang thn 2012 lbh lama lagi dari sorong- medan naik kapal ... Ga tau knpa saya lbh seneng naik kapal pelni (klo waktunya cukup) kalo d pesawat bawaannya was2 . Hahahaha

Itu yg tmn ku ngejar kapal .. Aku juga antara lucu dan heran ... Kok bisaaa timbul ide seperti itu .

Soal trip dadakan emang 85% trip saya slalu dadakan 10% ga d rencanain dg seris 5% bener2 di atur jadwalnya...

wedew Sorong ke Medan? berapa lama tuh mba?

tapi emang dasarnya mba @_TYA_ sukanya ngebolang sih yaa.. jadi ya enjoy aja.. hahaha

 

hahaha mungkin temennya mba Tya terlalu sering nonton POPEYE jadi imajinasinya kalo naik perahu kayu bisa tetiba meluncur kayak popeye hihihihi seneng amat yak ngeledekin orang y kesusahan  :ngeledek

Share this post


Link to post
Share on other sites

@_TYA_ sekarang trip yang kulakukan rata2 karena permintaan. jadi dipersiapkan seGILA mungkin. dan semoga mb tya kecanduan kegilaanku. kwkwkwk.

kapan2 rakum lagi ayuk. mana foto kita berdua di rakum.

kalau ke riau,kapal gak lewat riau. pgn naik bus gtu.nanti ada edisi nyabrang pake kapal trus lanjut bis lagi

Share this post


Link to post
Share on other sites

wedew Sorong ke Medan? berapa lama tuh mba?

tapi emang dasarnya mba @_TYA_ sukanya ngebolang sih yaa.. jadi ya enjoy aja.. hahaha

 

hahaha mungkin temennya mba Tya terlalu sering nonton POPEYE jadi imajinasinya kalo naik perahu kayu bisa tetiba meluncur kayak popeye hihihihi seneng amat yak ngeledekin orang y kesusahan  :ngeledek

waktu itu dari sorong-jakarta ( 5 hari ) di lanjut jakarta -medan (2 hari)

 

wolesss... karen mereka juga menikmati ide gila itu

 

 

buset deh..ga kebayang tu perjalanan pasti lama banget...  ga usah  di bayangin , tapi dirasain ......

tapi beneran,,gw ngakak baca cerita nya.. masih ada ya ternyata org2 kaya gitu di jaman skrg... wkwkwkwk :rate .... TOLONG JELESINNNNN KALIMAT YANG DI BOLD .......  lu aja masih ada di jaman sekarang kirain dah punah di zaman  jatuhnya konstantinopel dulu

Share this post


Link to post
Share on other sites

@_TYA_ sekarang trip yang kulakukan rata2 karena permintaan. jadi dipersiapkan seGILA mungkin. dan semoga mb tya kecanduan kegilaanku. kwkwkwk.

kapan2 rakum lagi ayuk. mana foto kita berdua di rakum.

kalau ke riau,kapal gak lewat riau. pgn naik bus gtu.nanti ada edisi nyabrang pake kapal trus lanjut bis lagi

 

oooo jadi made by order gitu ? hahahahaha

 

foto kita berdua ? yg di rakum?  iya mba , q juga pengennnnn balikkkkk ke sana .... sebelum puasa yuk .

 

ooo... kalo kaaya gitu yuk aayuk , kalo dari jakarta-lampung itu  ongkos bus jkrt -merak 35-40an trus nyebrang ga sampe 30 kayanya.. waktu itu di ajak ma teman yang punya rumah di lampusng tapi ga bisa karena ke rakum kemarin ....

Share this post


Link to post
Share on other sites

@_TYA_ hhhehehe, gak ditraktir semuanya sih. Intinya penghematan semaksimal mungkin :D

pengehematan semaksimal mungkin bukan berarti puasa kan? hahahaha

 

@_TYA_

Iya lihat yang tidur di emperan. Kebanyakan di bagian belakang kapal

Tapi pas aku keliling2 sebenarnya masih ada kok yang kosong

 

sebentar... sebentar .. itu waktu berangkat emang karena pengen ngetrip atau emang tugas ngeronda di kapal? :ngeri:ngeledek :ngeledek

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By Ahook_
      Tanggal 20 April 2018.
      Kemaren itu aku hanya 4 hari di Belgium, terasa singkat banget ya. Dan kalau ditanya, selama 4 hari itu, ngapain saja di Belgium, aku malah bingung mau jawab apa. Karena ya itu, aku mah ngetripnya santai pakai banget. Bukan yang bangun pagi- pagi buat kesana -sini, terus pulangnya malam- malam. Eh, mungkin itu dulu kali ya.. Sekarang, sepertinya bergeser ala yang malas. Hahahaha... Tapi, kalau sesekali sih okey-lah, atau, memang harus, sudah tidak ada pilihan, seperti harus dailytrip atau local tour yang menarik hati, boleh sih.

      Toko- toko seputaran Cathedral.
      Setelah sadar kalau traveling itu kan semacam liburan. Traveling itu kan mau relax, mau menikmati hidup. Lha kalau diburu- buru, bagaimana mau menikmati waktu yang ada? Ini versi aku sih. Tujuan dari traveling kan beda - beda untuk masing- masing orang. Kalau aku sih, sebisa mungkin untuk santai, kalaupun harus grasak- grusuk, ya ayo juga.... 
      Jadi, 4 hari itu di Belgium, 3 hari-nya aku Brussels (bisa baca disini ) dan 1 hari-nya lagi aku jalan- jalan ke Antwerp. Aku naik Flixbuss jam 7 pagi dari North Station bayar 10, 2 Euro untuk pulang pergi ya. Dan pulang dari Antwerp itu jam 8 malam. Lama perjalanan butuh 1 jam untuk sekali jalan. 
      Aku hampir selalu beli online, tiket bus maupun penginapan selama trip aku di Eropa. Aku juga pisahin antara uang yang dibutuhkan keseharian. Jadi, berasa emak- emak setiap kali mau bayar, keluarin dompet kecil punya emak- emak gitu. 

      Central Station.
      Sepanjang perjalanan sih, tidak banyak yang bisa dinikmati. Lagian cuma 1 jam perjalanan saja, belum merem saja sudah sampai. Begitu sampai di Antwerp, penunpang diturunkan di Central Station. Masih terasa paginya di Antwerp. Masih sepi. Cuaca dingin, sejuk tapi tidak buat mengigil, begitupun matahari terik. 
      Seperti biasa, aku tidak punya itinerary buat daily trip di Antwerp. Aku bahkan tidak tahu harus ngapain. Yang aku tahu, aku jalan saja, ikutin kaki melangkah sembari bertanya pada om Google. Kemana kaki ini harus melangkah? Kemudian, ikutin rombongan demi rombongan saja, aku kok merasa, mereka pasti memberikan petunjuk kepada aku, mau ngapain saja. Lah, sudah pasti-lah, kemanapun rombongan itu pergi, sudah pasti, objek wisata yang dituju.
      Dari Central Station, aku berjalan menuju Meir, semacam Orchad rd gitu kalau di Singapore. Sepanjang jalan, kanan kiri butik ternama semua. Lha, ngapin ke sana ? Belanja? Kagak... Numpang lewat doang.. Kan itu akses jalannya, kalau mau ke beberapa objek wisatanya, lewati jalanan bermerk ini. Ya, boleh lah, pas lewat, cara berjalannya lebih sombong dikit, padahal mah, tidak berani ngelirik kanan- kiri. 

      Seputaran Cathedral
      Kalau masih pagi, masih sepi. Toko juga belum banyak yang buka. Orang- orang yang ada juga masih sedikit. Masih tidur kali ya? Wong, pagi- pagi, enakan tidur...Ya nih, kalau bukan untuk daily trip, aku mah tidurnya sampai kadang, teman- teman sekamar sudah pada berhilangan. 
      Maksud hati sih ingin masuk ke museum Rubenshuis, ehh.. pagi itu, masih tutup. Dia bukanya dari jam 10 pagi - jam 5 sore. Mau masuk, bayar ya. Karena aku tidak masuk, aku tidak tahu bagaimana bentukannya di dalam. Untuk sejarahnya, baca saja disini.

      Cathedral of Our Lady.
      Kaki berhenti tepat di depan Cathedral Of Our Lady. Kathedral Bunda Maria ini adalah Katedral Katolik Roma di Antwerp. Walaupun konstruksinya berakhir pada tahun 1521, tapi Kathedral ini tidak pernah selesai. Pada bulan Oktober 1533, gereja ini sempat dilahap oleh api dan sempat diselamatkan oleh  Lancelot II of Ursel. Gereja Gothic ini, pada awalnya, akan dibangun 2 menara bagian depan yang sama tingginya. Tapi ketika berakhirnya pembangunan ini, kedua menara tersebut malah tidak sama tinggi.
      Kemudian, pindah ke Het Steen yang tidak berapa jauh dari area Kathedral. Benteng dari pertengahan abad ke-13 ini berada disamping sungai Scheldt dan merupakan bangunan pertama yang terbuat dari batu.

      Het Steen
      Aku sendiri tidak begitu lama di Het Steen. Aku kemudian jalan sekenanya saja, jalan kaki, ikutin langkah kaki dan seperti biasanya, tidak jelas. Keluar masuk lorong- lorong tidak jelas, hingga ketemu pasar loak yang sedang banting harga. Lalu sok- sok macam bule lokal, duduk dan jemuran di taman gitu. Eh, benaran loh.. Lebih hangat ketika badan kena matahari. Tidak sedingin hati ini. #ciaattt....

      Pasar loak. 
      Hingga waktu makan siang tiba. Saat itu, seingatku, hampir 3 jam, betah duduk santai di salah satu tempat makan dekat Groenplaats. Maklum, ada dinas yang harus diselesaikan. Oh ya, keramaian Antwerp itu disekitaran Groenplaats dan Grote Markt.

      Museum Aan De Stroom.
      Terus, kali ini jalan kaki lebih jauh, ke MAS, Museum aan de Stroom. Yups, jalan kaki sekitar 30 menit. Menurutku sih, museum ini biasa- biasa saja. Ya, karena aku memang tidak masuk ke dalam ruangan museumnya. Aku lihat, yang datang kesini pada umumnya juga begitu. Tidak ada yang beli tiket. Jadi, langsung naik eskalator sampai rooftop untuk menikmati sekeliling kota Antwerp. Kalau betah, yang nongkrong di atas. Kalau tidak, ya turun, terus pulang.

      Okey, overall, menurutku kalau mau jalan- jalan ke Antwerp seharian doang, itu bisa! Bahkan, aku bilang sih, sudah termasuk yang santai. Walaupun begitu, jika ingin bermalam di Antwerp, itu okey juga. Kotanya lebih santai. 
      With Love,
      @ranselahok
      www.ranselahok.com
      ---Semoga semua mahluk hidup berbahagia---
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By braska
      Foto diambil dari Tokyo Tower - (k)
      Hallo semua,
      Tahun ini saya berkesempatan mengunjungi Tokyo beberapa kali. Kebanyakan bersama teman2 (thx untuk teman2 II dan IV) dan beberapa kali dengan partner. Banyak yang bertanya ke saya tentang itinerary selama di Tokyo, jadi saya pikir lebih baik saya buatkan dalam satu Thread yang nantinya tinggal di share URL nya.
      Thread ini akan saya buat dalam beberapa tahap, dan diharapkan sudah bisa selesai sebelum bulan Desember 2018 berakhir.
      Beberapa pokok bahasan yang akan diulas dalam Thread ini antara lain
      I Persiapan
      II Itinerary
      III Kereta di Tokyo
      IV Shopping
      V Tempat Wisata Gratis
      VI Tempat Wisata Berbayar
      VII FAQ
      PERNYATAAN :
      FOTO
      Semua Foto yang tidak ada tanda dalam Thread ini berarti di ambil dari Google dan Screenshot, sedangkan foto yang bertanda merupakan hasil jepretan dari 
      (i) I Edy S
      (a) Adhitya A W
      (k) R CJatmiko
      WEBSITE
      Saya tidak memiliki kepentingan apapun dengan website yang ada dalam thread ini. Moderator dapat menghapus link jika di perlukan
      MUSIM
      Yang di bahas dalam Thread ini hanya untuk keberangkatan pada Musim Dingin di Tokyo dan sekitarnya, anda dapat tetap membaca thread ini dengan melakukan beberapa penyesuaian jika ingin bepergian di Musim lain.
      STYLE
      Khusus Perjalanan ke Tokyo, perjalanan saya bukan perjalanan Backpacker, saya selalu membawa Koper, naik penerbangan Full Service, Tinggal di Hotel, tetapi mencari harga paling murah yang bisa di dapatkan  
       
      I Persiapan
      Saya selalu menikmati Tokyo (sama halnya dengan saya menyukai Bangkok) Kota ini sangat hidup, penuh dengan budaya Jepang yang kental di satu sisi dan teknologi modern di sisi lain. Khusus untuk Musim dingin, saya menyukainya karena
      1. Musim dingin tidak ada di Indonesia, 2. Tidak terlalu berkeringat, 3. Ada banyak foto indah yang bisa di peroleh di musim dingin, 4. Salju, 5. Harga Tiket dan Hotel lebih murah...(ya, bandingkan jika anda pergi ke Jepang untuk melihat Sakura mekar) Jika kalian ingin mencoba musim dingin di Tokyo ayo kita mulai persiapannya.
      1. Passport dan Visa
      Untuk keluar negeri tentu saja kita harus mempunyai Passport dan untuk bisa ke Jepang kita juga harus mempunyai Visa. Ada banyak cara membuat passport yang bisa di temui di Google karena itu saya tidak akan mengulas lebih lanjut. Silakan masuk ke www.google.co.id lalu ketikkan "cara membuat e paspor" dan kalian akan menemukan lebih dari 100.000 tautan.
      Yang ingin saya sampaikan disini adalah BUATLAH E-PASSPORT, jangan membuat Passport biasa. Membuat passport biasa untuk bepergian ke Jepang sangatlah menyusahkan, karena artinya kita harus mengurus Visa. Sedangkan jika menggunakan E Passport kita tinggal mengurus Visa Waiver.
      Berikut saya tunjukkan perbandingannya :

      Dari perbandingan di atas terlihat kan, mempunyai E Passport berarti anda mengurangi keribetan mengurus Visa, jika visa di tolak anda terpaksa harus merelakan tiket pesawat PP dan (mungkin) hotel yang hangus. Sebaliknya jika anda mempunyai E Passport anda tinggal mengurus Visa Waiver terlebih dahulu baru melakukan pemesanan tiket pesawat, hotel, dll sesudah Visa Waiver di kabulkan. Anda juga bisa melewatkan ketakutan yang paling banyak di bicarakan orang saat membuat Visa "HARUS PUNYA DUIT MINIMAL SEKIAN PULUH JUTA", karena penguruan Visa Waiver hanya memerlukan E Passport anda. 
      Peluang untuk mendapatkan Visa Waiver juga sangat besar, jika anda orang baik2 tidak punya catatan kriminal, tidak pernah ditangkap di Jepang, maka saya bisa bilang Anda pasti dapat Visa Waiver.
      Cara mengurus visa waiver Jepang bisa di dapatkan dengan mengetikkan "cara membuat visa waiver jepang" di Google.
       
      2. Tiket
      Saya bukan orang yang anti dengan penerbangan Low Cost, pada dasarnya saya malah lebih sering menggunakan Maskapai Low Cost ketimbang Full Service, tapi mari saya tunjukkan kenapa saya lebih memilih penerbangan Full Service untuk pergi ke Tokyo
      Maskapai Low Cost hampir selalu menggunakan transit flight dari Jakarta ke Tokyo. Efeknya sangat berbahaya, saya sudah 2x mengalami kejadian tidak mengenakkan. Waktu transit biasanya hanya 1,5 - 2 jam. Akibatnya jika penerbangan dari Jakarta delay maka (hampir) dapat dipastikan (walaupun kita tidak ketinggalan pesawat menuju Tokyo) tidak cukup waktu untuk memindahkan bagasi kita. Kejadian paling parah yang saya alami adalah berada di musim dingin tanpa jaket tebal (yang tertinggal di Kuala Lumpur). Saat itu perlu 2 hari untuk bagasi saya sampai di hotel. Alhasil liburan sudah tidak lagi menyenangkan, dan saya harus rela kehilangan suara selama 2 minggu karena terkena radang tenggorokan (kupluk, syal dan semua baju ganti ada dalam koper di bagasi). Sekarang  bagaimana jika waktu transitnya lama, misal 16 jam. Anda mau tidak mau harus mengeluarkan uang lagi untuk membayar hotel di lokasi transit. Tentu saja ada pilihan untuk tidur di bandara. Tapi sebagaimana telah saya tuliskan di atas style perjalanan saya bukan backpacker. Jam kedatangan dan keberangkatan Maskapai Low Cost sering mengakibatkan anda kehilangan 1 hari di Hotel. Begini contohnya : Jika anda Tiba di Tokyo Pukul 23.00 maka sesudah proses imigrasi, pengambilan bagasi, transportasi dll maka kemungkinan anda akan tiba di hotel Pukul 01.00. Waktu Check in hotel biasanya adalah pukul 14.00 sehingga mau tidak mau anda telah kehilangan 1 hari di hotel yang telah anda bayar. Selain itu waktu keberangkatan juga seringkali jadi masalah. Maskapai Low Cost sering berangkat di jam-jam malam seperti 23.50, padahal waktu Check Out hotel Tokyo adalah 11.00 akibatnya ada waktu lebih dari 12 jam luntang lantung tanpa tempat istirahat. Ada biaya tambahan untuk bagasi di penerbangan Low Cost. Biasanya berkisar 400 - 700 ribu tergantung beratnya. Berarti kalau PP bawa bagasi maka ada tambahan biaya sekitar 1 juta dari harga tiket. Penerbangan ke Tokyo memakan waktu lama, direct flight saja bisa lebih dari 7 jam. Lalu di pesawat kita mau ngapain? duduk, diem, merenung dan tidur? jika anda memilih untuk mengisi perut maka ada biaya lagi yang harus di keluarkan untuk pemesanan makanan.  Ok, jadi kita akan memilih penerbangan full service yang menyediakan makanan dan minuman, entertainment flight, jarak antar kursi yang lapang, jam penerbangan yang tepat dengan kebutuhan, free bagasi, dan semua fasilitas lain yang tidak di dapatkan di penerbangan low cost. Mahal dong? Jawabnya TERGANTUNG. 
      Ini contoh penawaran maskapai low cost

      Dan ini tiket yang saya beli 

       
      Saya terbang menggunakan JAL yang masuk dalam daftar 5 Star Airlines. Bagasi 46 kg FREE, Full Service, dengan Jam kedatangan 15.45 dan Jam keberangkatan 17.45. Harga yang saya dapatkan lebih murah daripada maskapai Low Cost.
      Jadi bagaimana caranya? Saya menggunakan SkyScanner (silakan Googling). Dengan SkyScanner kita dapat melihat kapan, maskapai mana, dan website mana yang memberikan tiket paling murah. Tentu saja jika kita membeli dari jauh2 hari kita memiliki lebih banyak pilihan harga yang mungkin dapat berubah. Oh ya, sekali kita melakukan pencarian lewat SkyScanner maka saat membuka email, googling dan menggunakan media sosial iklan yang ditampilkan biasanya adalah iklan harga tiket yang paling murah. Rajin2lah mengecek harga tiket lewat SkyScanner karena FYI, harga tiket JAL biasanya 16juta sekali jalan. Harga 7,3juta PP saya dapatkan menggunakan Fasilitas "Dapatkan Info Harga" yang ada di situs SkyScanner. Fasilitas ini memungkinkan kita mendapatkan harga terbaru dari rute yang kita tuju.
      Sekedar tambahan, Tiket penerbangan dari Jakarta - Paris PP untuk Maret 2019 saya dapatkan dengan harga lebih murah daripada tiket ke Jepang. Lagi2 dengan SkyScanner.
       
      3. Hotel
      Rata-rata hotel di Jepang memiliki kamar yang kecil tapi harga yang "besar". Tokyo pun termasuk. Harga properti di Tokyo yang sangat mahal membuat Tarif Hotel juga tinggi untuk ukuran Indonesia. Walaupun demikian tetap saja jika bersedia susah sedikit masih ada kamar2 kapsul dan dormitory yang berharga di bawah 500ribu permalam. 
      Menyesuaikan style jalan-jalan, saya memberikan beberapa kriteria untuk memilih Hotel di Tokyo.
      Carilah hotel yang dekat dengan stasiun kereta. Kereta adalah transportasi nomor 1 di Tokyo. Dalam kondisi cuaca yang dingin akan lebih baik jika Hotel dekat dengan stasiun kereta sehingga kita tidak perlu berlama2 diluar. Hotel yang dekat dengan stasiun kereta juga memudahkan anda untuk menepati jadwal itinerary. Bawaan anda cenderung banyak, karena musim dingin membuat pakaian yang harus disiapkan berlapis2. Jika mendapatkan kamar hotel yang terlalu kecil maka anda akan kesulitan sendiri dalam meletakkan koper dan barang belanjaan Pastikan hotel anda memiliki sistem penghangat ruangan yang baik dan air panas yang mengalir 24 jam non stop. Saya tidak bisa membayangkan jika di tengah suhu 0 derajat lalu harus mandi pagi dengan air yang tidak terlalu panas karena sistem air panas dipakai beramai-ramai. Akan lebih baik jika Hotel menyediakan sarapan pagi. Buat anda yang terbiasa mengisi perut di pagi hari, tentu akan runyam jika harus jalan dulu mencari sarapan di tengah udara dingin. Hotel di sekitaran Tokyo memang lebih mahal daripada yang mengarah ke luar kota. Tetapi anda akan lebih mudah menentukan jalur tujuan jika berada di dalam kota. Dalam beberapa kesempatan, saya selalu memilih hotel yang sama untuk tempat menginap. Hotel Villa Fontaine Hatchobori. Hotel ini merupakan salah satu hotel dari jaringan Villa Fontaine yang tersebar di seantero Jepang. Saya memilih hotel ini karena semua kriteria yang saya sebutkan di atas dapat diakomodir. Harganya pun menurut saya termasuk murah. Sekitar 1,2 juta permalam, yang kalau di share bersama teman sekitar 600 ribuan permalam (sudah include sarapan), ukuran kamarnya juga sedikit lebih besar dari ukuran kamar di daerah Shinjuku dengan harga yang lebih mahal.
      Hotel ini hanya sekitar 1 menit jalan kaki dari Stasiun Kayabacho (uniknya Hotel Villa Fontaine Kayabacho justru sedikit lebih jauh dari stasiun Kayabacho, jadi jangan sampai salah hotel). Stasiun Kayabacho hanya berjarak 3 stasiun dari Ginza, 2 stasiun dari Otemachi, 3 stasiun dari Akihabara, bahkan hanya 5 stasiun dari Ueno dimana kita bisa melanjutkan perjalanan dengan Shinkansen. Posisinya sangat strategis.

      Suasana luar hotel - (a)

      Lobby - (a)

      Lift - (a)

       
      4. Pakaian
      Tidak bisa dielakkan Pakaian Musim Dingin pasti lebih tebal dan berlapis dibandingkan jika kita ke Jepang di musim panas. Suhu udara di Tokyo sepanjang musim dingin berkisar di angka -2 sampai 7 derajat celcius. Demi kenyamanan anda saya menyarankan untuk menggunakan 3-5 lapis baju. Tentu saja hal ini bergantung dari ketahanan tubuh anda terhadap udara dingin. Berikut list pakaian yang perlu dibawa :
      Kupluk Syal Long John Jaket / Sweater / Vest Mantel / Jaket Salju Celana Panjang (bahan cordoray lebih bagus) / Celana Insulated Sarung tangan Jika ada rencana untuk bermain salju saya sarankan dari awal bawalah celana insulated, celana ini memiliki beberapa lapisan, bagian paling luar memiliki jenis parasut sehingga tidak mudah kemasukan air, dan bagian paling dalam merupakan lapisan yang menghangatkan kaki. Hindari bermain salju dengan celana jeans, karena dapat merembes dan membasahi kaki. Oh ya, harga barang2 di atas sangat bervariasi tetapi ada beberapa lapak di tokopedia yang menjual Perlengkapan musim dingin dengan harga sangat murah tetapi kualitasnya bagus. Sebagai contoh saya mendapatkan mantel dengan harga 400 ribuan dan celana insulated dengan harga 100 ribuan. Nyaman saat di gunakan. Coba saja di searching.

       
      5. Komunikasi
      Sebenarnya Tokyo adalah kota yang ramah Wifi, kira-kira kalau diterjemahkan banyak Free Wifi bertebaran dimana-mana, di dalam bus, di tempat2 wisata, di stasiun kereta, dan pastinya di hotel. Hal ini memudahkan anda untuk berkomunikasi baik via media sosial maupun aplikasi chatting. Fasilitas free wifi ini dapat di peroleh dengan melakukan sign in ke salah satu jaringan wifi yang akan meminta anda untuk mengklik tautan yang di kirimkan ke email anda. Biasanya anda akan mendapat kesempatan 5 menit free yang dapat digunakan untuk membuka email dan mengklik tautan untuk mengkonfirmasi penggunaan free wifi.
      Walaupun demikian saya tidak menyarankan anda untuk bergantung pada fasilitas Free Wifi. Saya tetap menyarankan untuk mempergunakan jaringan komunikasi sendiri. Ada beberapa alternatif yang bisa anda lakukan :
      Beli SIM Card di Jepang  Beli SIM Card dari Indonesia Sewa Paket Wifi Bagi yang berangkat dalam rombongan, saya lebih menganjurkan untuk menyewa paket Wifi. Dalam 1 router biasanya bisa dikoneksikan untuk 6-8 alat. Sehingga jika di share biaya sewanya jadi lebih murah. Contoh untuk router unlimited 4G yang saya sewa dari QL Liner (via Klook.com) saya hanya perlu membayar Rp 115.000 per hari. Alat ini dapat dipergunakan untuk 14 alat sekaligus. Sehingga jika di share biaya ke 7 orang (masing2 mempergunakan 2 alat), 1 orang hanya perlu membayar Rp 16.500 per hari. Harga ini jauh lebih murah daripada membeli SIM Card dari Indonesia atau membeli di Jepang. Tetapi wajib diingat, kelemahan Wifi adalah jika pembawa router terpisah lebih dari 10 meter maka teman2nya yang lain tidak lagi mendapat sinyal. Kemudian jika alat hilang atau rusak ada denda yang lumayan besar sekitar 42.000 yen. Selain itu jangan lupa untuk membawa Power Bank sebab jika router kehabisan batrei maka komunikasi anda juga akan terputus.
       
      Jika anda memilih menggunakan SIM Card maka anda akan terhindar dari keribetan menenteng router kemana2. Selain itu anda tidak perlu harus selalu berada di dekat router untuk melakukan komunikasi. Kapan saja anda ingin menghubungi teman, atau upload instagram dapat dilakukan langsung.
      Untuk SIM card tidak ada salahnya anda melihat2 di website GlobalKomunika, mereka memberikan banyak pilihan paket SIM Card (Paket Data SAJA). Dengan membeli SIM Card langsung dari Indonesia anda bisa langsung mengaktifkan HP Anda saat berada di Bandara Narita / Haneda. Sayangnya ada batasan Quota 4G yang harus anda perhatikan saat memilih menggunakan SIM Card. Untuk SIM Card seharga Rp 195.000 anda bisa mendapatkan Quota 4G sebanyak 3GB untuk waktu 8 hari. Setelah itu jika Quota habis maka kecepatan akan turun menjadi 2G. Jadi jangan terlalu sering melakukan Video Call atau berselancar di Youtube jika anda menggunakan SIM Card. Jika anda memutuskan menggunakan SIM Card harap di baca baik2 petunjuk penggunaannya (sudah disertakan bersama SIM Card), karena tidak semua HP secara otomatis melakukan pengaturan APN.

       
      6. Tiket Wisata
      Kepada siapapun yang ingin ke Jepang saya selalu menyarankan untuk mempersiapkan Itinerary dengan sebaik-baiknya. Sejak awal pastikan tempat-tempat yang ingin anda tuju. Lalu lakukan survey untuk melihat apakah tempat2 tersebut membutuhkan tiket masuk. Kenapa hal ini penting : karena banyak tempat wisata di Tokyo yang memberikan Harga Tiket lebih murah saat pemesanan di lakukan di awal ketimbang saat anda datang dan membeli langsung di loket. Selain itu anda dapat menghemat waktu untuk melewatkan antrian orang2 yang ingin membeli tiket pada waktu bersamaan.
      Beberapa tempat wisata bahkan TIDAK MENJUAL TIKET DI TEMPAT. Jika anda ingin mengunjungi Fujiko F Fujio Museum, atau Ghibli Museum maka anda harus melakukan pemesanan dari sebulan sebelumnya. Karena jika anda langsung datang ke tempat tersebut tanpa memiliki tiket maka bersiaplah untuk kecewa. Anda tidak akan bisa masuk.
      Ada banyak situs yang menjual tiket wisata secara online, saya secara pribadi lebih sering memesan lewat Klook. Silakan lakukan pengecekan apakah Tiket tempat wisata yang ingin anda tuju tersedia di website mereka. Tapi sekali lagi lebih baik anda membeli tiket lewat online karena harga yang di dapat sering lebih murah daripada membeli langsung, sekaligus memastikan rencana liburan anda tidak berantakan karena gagal mendapat tiket.
       
       
    • By min0ru
      Pagi itu, saya dan keluarga mendarat di Kansai International Airport (Osaka) pukul 08.30 waktu setempat. Ini kali kedua saya mengunjungi negara yang kawaii ini dan kota pertama yang akan saya kunjungi adalah Takayama. Seusai mengambil bagasi, saya bergegas menuju ke JR Office untuk menukarkan JR Pass (Japan Railway Pass). Antrian ternyata cukup panjang mengular dan menghabiskan waktu lebih dari 30 menit sampai akhirnya saya mendapatkan JR Pass.
      Cara Menuju ke Takayama
      Karena saya menggunakan JR Pass, jadinya kami bisa langsung naik ke Shinkansen (kereta cepat). Dari Kansai International Airport (KIX) kami mengarah ke Shin-Osaka Station dahulu baru nyambung kereta lagi ke Nagoya Station sebelum akhirnya menggunakan Hida Train (JR) dan turun di Takayama Station.
      Jalan Sore di Takayama

      Sesampainya di Takayama, saya langsung bergegas menuju hotel karena memang sudah waktunya check-in, lagipula repot rasanya jika harus berjalan-jalan menggeret koper. Kami menginap di J-Hoppers Takayama yang jaraknya hanya 10 menit berjalan kaki dari Takayama Station.
      Saya bertanya kepada resepsionis hostel mengenai apa saja yang bisa dilihat di Takayama ini dan dijawab dengan sangat ramah olehnya. Jadi di Takayama ini ada bagian kota tuanya yang cukup ramai tapi hanya di akhir pekan dan banyak street food. Karena kami datang di hari biasa, jadi kami cukup manyun dan memutuskan untuk eksplorasi saja jalan-jalan di Takayama.
      Sebelumnya kami makan dulu di restoran ramen yang dipilih secara random karena cukup ramai. Rasanya pun cukup enak dan menghangatkan. Saat itu cuaca cukup dingin kalau tidak salah sekitar 5-10°C. Sayang banget karena kalap saya ngga sempet mengabadikan foto makanan maupun restorannya. 
      Berseberangan dengan restoran rame, ada sebuah jembatan kecil  untuk menyeberang sungai dan ada jalanan kecil di sisi sungai tersebut yang cukup cantik untuk berfoto. Jadilah ambil beberapa frame dulu ☺️. Ngga kerasa hari cepet banget gelap, suasana lampu bangunan tua satu persatu mulai menyalah membuat suasana malam itu makin cantik. Kebayang ngga sih bangunan tua yang kebanyakan berbahan kayu dihiasin lampu berwarna kuning atau lampion berwarna merah? 
      Malam itu kami kembali lebih cepat ke hostel, karena ngga banyak lagi tempat yang bisa dilihat dan memang tujuan ke Takayama ini hanya persinggahan untuk menuju ke Shirakawa-Go.
      Keindahan Desa Sejarah Shirakawa-Go (UNESCO's World Heritage Sites).

      Cara yang saya gunakan untuk menuju ke Shirakawa-Go dari Takayama adalah menggunakan tur yang di arrange oleh J-Hoppers Hostel. Kenapa saya memilih tur dari J-Hoppers? Karena harganya lebih murah ¥500 untuk orang yang menginap di J-Hoppers, kan lumayan 4 orang sudah jadi semangkok ramen. 

      Bus melaju dengan santai ke Shirakawa-Go, dalam waktu kurang dari 1 jam kami sudah tiba di situs bersejarah ini. Kami diberikan waktu bebas selama 2 jam di desa ini. Ngga pake lama, saya langsung ngacir turun dari bus dan cari spot buat pepotoan.


      Rumah-rumah di desa ini disebut Gasshō-style atau bebentuk seperti tangan sedang berdoa. Atapnya terbuat dari susunan jerami yang sangat kuat dari berbagai cuaca. Walaupun hanya terbuat dari jerami tetapi pada musim dingin tetap dapat menghangatkan dan sejuk saat musim panas.


      Senangnya saya liat sisaan salju yang masih terhampar luas dan tebal, pengen rasanya tambahin duren sama cendol trus sirup tjampolay~ *eh. 
    • By Dennis.Rio
      TOKYO 東京.....
      day 3
       
       
       
       
       
       
       
    • By Dennis.Rio
      POCKET WIFI di Jepang......
       
       
       
    • By farinalee
      Hai hai hai..
      Adakah yang ingin berlibur ke Korea di musim dingin bulan Januari?? Aku berencana solo traveling ke Korea di bulan Januari antara tanggal 3-14 Jan 2019
      Kalau ada yang mau barengan bisa hubungi aku di id line: farinamu atau PM aja. Diutamakan cewek ya, tapi cowok juga gpp 
      Aku suka dengan pemandangan dan suka pergi ke toko stationary seperti Kyobo, juga sedikit tau tentang drama dan kpop kalau ada yang sama interest nya bole gabung yah..