• agoda-hemat.png

Sign in to follow this  
ekobayu

Video Suasana Bali Di Tahun 2014

6 posts in this topic

Perjalanan di awal i dengan naik kereta dari stasiun gubeng surabaya menuju stasiun banyuwangi, sampai di banyuwangi kami naik kapal menuju pelabuhan gilimanuk. Dari gilimanuk kami menuju ke denpasar menggunakan bus, dari sini petualangan kami di mulai di pulau bali dengan mengunjungi berbagai tempat wisata yang ada di pulau bali. Berikut dokumentasi perjalanan kami selama di bali.

 

 

 

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By aulia mutiara putri
      Assalamualaikum.
      Siapa tau ada yang minat join umtoh backpacking rencana berangkat insyaAllah awal syawal yaitu 7 juni 2019.
      Perkiraan Rincian Biaya :
      tiket cgk - jeddah : 3,7 jt
      tiket jeddah cgk : 5.5 jt
      Akomodasi (bis, penginapan, makan) + Muthowif : 6-7 juta
       visa 150 - 200 USD
      Vaksin : 350 (ke rs sendiri)
      selama 9 hari,
      harganya bisa lebih murah atau mahal tergantung banyaknya dan harga tiket pesawat.
      kalo mau join boleh email ke auliamutiara.putri@ymail.com nanti dimasukkan ke grup whatsapp.
       
      terimakasih,
      Wassalamualaikum Wr Wb.
    • By Ahook_
      Tanggal 20 April 2018.
      Kemaren itu aku hanya 4 hari di Belgium, terasa singkat banget ya. Dan kalau ditanya, selama 4 hari itu, ngapain saja di Belgium, aku malah bingung mau jawab apa. Karena ya itu, aku mah ngetripnya santai pakai banget. Bukan yang bangun pagi- pagi buat kesana -sini, terus pulangnya malam- malam. Eh, mungkin itu dulu kali ya.. Sekarang, sepertinya bergeser ala yang malas. Hahahaha... Tapi, kalau sesekali sih okey-lah, atau, memang harus, sudah tidak ada pilihan, seperti harus dailytrip atau local tour yang menarik hati, boleh sih.

      Toko- toko seputaran Cathedral.
      Setelah sadar kalau traveling itu kan semacam liburan. Traveling itu kan mau relax, mau menikmati hidup. Lha kalau diburu- buru, bagaimana mau menikmati waktu yang ada? Ini versi aku sih. Tujuan dari traveling kan beda - beda untuk masing- masing orang. Kalau aku sih, sebisa mungkin untuk santai, kalaupun harus grasak- grusuk, ya ayo juga.... 
      Jadi, 4 hari itu di Belgium, 3 hari-nya aku Brussels (bisa baca disini ) dan 1 hari-nya lagi aku jalan- jalan ke Antwerp. Aku naik Flixbuss jam 7 pagi dari North Station bayar 10, 2 Euro untuk pulang pergi ya. Dan pulang dari Antwerp itu jam 8 malam. Lama perjalanan butuh 1 jam untuk sekali jalan. 
      Aku hampir selalu beli online, tiket bus maupun penginapan selama trip aku di Eropa. Aku juga pisahin antara uang yang dibutuhkan keseharian. Jadi, berasa emak- emak setiap kali mau bayar, keluarin dompet kecil punya emak- emak gitu. 

      Central Station.
      Sepanjang perjalanan sih, tidak banyak yang bisa dinikmati. Lagian cuma 1 jam perjalanan saja, belum merem saja sudah sampai. Begitu sampai di Antwerp, penunpang diturunkan di Central Station. Masih terasa paginya di Antwerp. Masih sepi. Cuaca dingin, sejuk tapi tidak buat mengigil, begitupun matahari terik. 
      Seperti biasa, aku tidak punya itinerary buat daily trip di Antwerp. Aku bahkan tidak tahu harus ngapain. Yang aku tahu, aku jalan saja, ikutin kaki melangkah sembari bertanya pada om Google. Kemana kaki ini harus melangkah? Kemudian, ikutin rombongan demi rombongan saja, aku kok merasa, mereka pasti memberikan petunjuk kepada aku, mau ngapain saja. Lah, sudah pasti-lah, kemanapun rombongan itu pergi, sudah pasti, objek wisata yang dituju.
      Dari Central Station, aku berjalan menuju Meir, semacam Orchad rd gitu kalau di Singapore. Sepanjang jalan, kanan kiri butik ternama semua. Lha, ngapin ke sana ? Belanja? Kagak... Numpang lewat doang.. Kan itu akses jalannya, kalau mau ke beberapa objek wisatanya, lewati jalanan bermerk ini. Ya, boleh lah, pas lewat, cara berjalannya lebih sombong dikit, padahal mah, tidak berani ngelirik kanan- kiri. 

      Seputaran Cathedral
      Kalau masih pagi, masih sepi. Toko juga belum banyak yang buka. Orang- orang yang ada juga masih sedikit. Masih tidur kali ya? Wong, pagi- pagi, enakan tidur...Ya nih, kalau bukan untuk daily trip, aku mah tidurnya sampai kadang, teman- teman sekamar sudah pada berhilangan. 
      Maksud hati sih ingin masuk ke museum Rubenshuis, ehh.. pagi itu, masih tutup. Dia bukanya dari jam 10 pagi - jam 5 sore. Mau masuk, bayar ya. Karena aku tidak masuk, aku tidak tahu bagaimana bentukannya di dalam. Untuk sejarahnya, baca saja disini.

      Cathedral of Our Lady.
      Kaki berhenti tepat di depan Cathedral Of Our Lady. Kathedral Bunda Maria ini adalah Katedral Katolik Roma di Antwerp. Walaupun konstruksinya berakhir pada tahun 1521, tapi Kathedral ini tidak pernah selesai. Pada bulan Oktober 1533, gereja ini sempat dilahap oleh api dan sempat diselamatkan oleh  Lancelot II of Ursel. Gereja Gothic ini, pada awalnya, akan dibangun 2 menara bagian depan yang sama tingginya. Tapi ketika berakhirnya pembangunan ini, kedua menara tersebut malah tidak sama tinggi.
      Kemudian, pindah ke Het Steen yang tidak berapa jauh dari area Kathedral. Benteng dari pertengahan abad ke-13 ini berada disamping sungai Scheldt dan merupakan bangunan pertama yang terbuat dari batu.

      Het Steen
      Aku sendiri tidak begitu lama di Het Steen. Aku kemudian jalan sekenanya saja, jalan kaki, ikutin langkah kaki dan seperti biasanya, tidak jelas. Keluar masuk lorong- lorong tidak jelas, hingga ketemu pasar loak yang sedang banting harga. Lalu sok- sok macam bule lokal, duduk dan jemuran di taman gitu. Eh, benaran loh.. Lebih hangat ketika badan kena matahari. Tidak sedingin hati ini. #ciaattt....

      Pasar loak. 
      Hingga waktu makan siang tiba. Saat itu, seingatku, hampir 3 jam, betah duduk santai di salah satu tempat makan dekat Groenplaats. Maklum, ada dinas yang harus diselesaikan. Oh ya, keramaian Antwerp itu disekitaran Groenplaats dan Grote Markt.

      Museum Aan De Stroom.
      Terus, kali ini jalan kaki lebih jauh, ke MAS, Museum aan de Stroom. Yups, jalan kaki sekitar 30 menit. Menurutku sih, museum ini biasa- biasa saja. Ya, karena aku memang tidak masuk ke dalam ruangan museumnya. Aku lihat, yang datang kesini pada umumnya juga begitu. Tidak ada yang beli tiket. Jadi, langsung naik eskalator sampai rooftop untuk menikmati sekeliling kota Antwerp. Kalau betah, yang nongkrong di atas. Kalau tidak, ya turun, terus pulang.

      Okey, overall, menurutku kalau mau jalan- jalan ke Antwerp seharian doang, itu bisa! Bahkan, aku bilang sih, sudah termasuk yang santai. Walaupun begitu, jika ingin bermalam di Antwerp, itu okey juga. Kotanya lebih santai. 
      With Love,
      @ranselahok
      www.ranselahok.com
      ---Semoga semua mahluk hidup berbahagia---
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By Dennis.Rio
      TOKYO 東京.....
      day 3
       
       
       
       
       
       
       
    • By farinalee
      Hai hai hai..
      Adakah yang ingin berlibur ke Korea di musim dingin bulan Januari?? Aku berencana solo traveling ke Korea di bulan Januari antara tanggal 3-14 Jan 2019
      Kalau ada yang mau barengan bisa hubungi aku di id line: farinamu atau PM aja. Diutamakan cewek ya, tapi cowok juga gpp 
      Aku suka dengan pemandangan dan suka pergi ke toko stationary seperti Kyobo, juga sedikit tau tentang drama dan kpop kalau ada yang sama interest nya bole gabung yah..
    • By Rudi Nemob
      Pulau Bali merupakan pulau yang terkenal di dunia karena kekayaan dan eksotisme alam maupun budaya yang membuat banyak orang ingin berkunjung. Pulau ini terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok dengan dikelilingi oleh beberapa pulau kecil seperti Pulau Nusa Ceningan, Pulau Nusa Lambongan, dan Pulau Nusa Penida. Dikarenakan mayoritas penduduknya yang adalah beragama Hindu, orang-orang mengenal pulau ini dengan sebutan Pulau Dewata.
      Begitu banyak club dan tempat wisata yang terdapat di Pulau Bali. Karena banyaknya tempat wisata dan club, Bali dijadikan sebagai pusat hiburan di Dunia. Salah satu club yang terkenal di Pulau Bali adalah Omnia Bali Day Club.

      Omnia Bali Day Club adalah sebuah day club yang di sponsori oleh Grup Hakkasan yang berpusat di Las Vegas. Di resmikan pada awal Februari 2018 , Omnia Bali Day Club merupakan day club dengan konsep pantai pertama di dunia yang berada di Bali. Dengan menggunakan konsep rancangan WOHA Singapore dan New York’s Rockwell, day club yang dibangun di atas tebing kapur Uluwatu ini menjadi incaran pertama turis saat memijakkan kaki di Pulau Bali.
      Terdapat banyak fasilitas penunjang yang akan membuat kamu nyaman dan ingin menetap lama di club ini. Salah satunya dengan bersantai di ruangan-ruangan yang telah disediakan oleh Omnia Bali Day Club. Kamu juga dapat menyewa ruangan untuk mengadakan acara seperti Birthday, Anniversary, dan Gathering di day club ini.

       
      Daya Tarik Omnia Bali Day Club
      Omnia Bali Day Club ini memiliki berbagai macam daya tarik yang membuat kamu penasaran jika tidak mampir. Dengan konsep terbuka dan menyajikan pemandangan laut yang indah membuat day club ini selalu ramai dikunjungi apalagi pada saat weekend dan libur nasional.
      Sun bed yang tersedia di area kolam renang disiapkan bagi pengunjung yang ingin rebahan sambil memanjakan mata untuk menikmati indahnya sunset di Bali. Setelah matahari terbenam, wisatawan pun akan disuguhkan sebuah pemandangan kubus perak berkilauan yang disebut Cube Bar. Lounge Kasual juga turut dihadirkan untuk dapat chit chat dengan keluarga, pasangan ataupun rekan kerja.

      Di samping lounge pun, terdapat Restoran Sake no Hana yang merupakan restoran bernuansa Jepang modern. Restoran ini mengusung konsep restoran elegan yang dilengkapi dengan pemandangan Samudera Hindia yang dapat diliat langsung dari pinggir restoran.
      Selain itu, bungalow ekslusif yang di lengkapi dengan private pool dan Cabanas VIP hadir untuk menawarkan fasilitas mewah dan elok yang sangat cocok bagi kalian untuk mengambil foto yang instagrammable dengan konsep kekinian. Tempat ini pun bisa dijadikan tempat untuk hunting foto oleh fotografer karena selain banyaknya spot foto keren, posisi day club ini terlihat seperti mengambang di pinggir Pantai Uluwatu.
      Letak dan Peta Lokasi

      Lokasi day club ini berada di ujung barat daya Bukit Peninsula, tepatnya di Jl. Belimbing Sari, Banjar Tambiyak, Desa Pecatu, Uluwatu, Bali 80364, Indonesia. Bagi pengunjung yang berasal dari luar Pulau Bali, kamu perlu menempuh perjalanan sekitar 30 menit dari Bandara Internasional Ngurah Rai untuk sampai ke day club ini.
      Selain dari Bandara Internasional Ngurah Rai, kamu dapat mencapai lokasi ini selama 15 menit dari Teluk Jimbaran dekat Pura Uluwatu. Jika kalian belum pernah kesini atau merupakan pendatang baru di Bali, kalian dapat membuka aplikasi navigasi petunjuk jalan seperti Google Maps atau Waze. Peta lokasi telah tercantum dibawah ini.
      PETA LOKASI

       
      Kamu juga dapat bertanya ke penduduk di sekitar Desa Pecantu karena mereka pasti tahu di mana letak pasti lokasi tempat ini dan tenang saja, penduduk Bali yang sangat ramah akan dengan senang hati menunjukkan jalan yang benar ke kamu.
      Sebelum sampai ke tempat ini, kamu juga dapat terlebih dahulu mampir ke beberapa tempat wisata yang berada di dekat lokasi Omnia Bali Day Club seperti Pantai Jimbaran, Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, dan Pantai Tegal Wangi.
      Harga Tiket Masuk dan Menu Makanan
      Omnia Bali Day Club mulai beroperasi dari jam 11.00-19.00 setiap harinya. Tetapi jangan khawatir jika kalian ingin menyantap hidangan di Restoran Sake no Hana, restoran ini akan tetap buka hingga jam 23.00. Namun, harga menu makanan dan minuman yang tersedia pun terbilang cukup mahal, minuman Mojito dan Cocktails diberi harga Rp.170.000/gelas, begitu pula dengan kisaran harga makanan Rp.300.000 untuk 2 orang.

      * Harga sewaktu- waktu bisa berubah

      Untuk harga tiket normal dibanderol Rp.200.000 dan untuk Week End harga mulai Rp. 300.000. Jika kamu ingin datang di special occasion, pada saat ada acara dan bintang tamu, harga tiket akan melonjak naik di kisaran Rp.675.000 hingga Rp. 1.250.000 dan kalian harus melakukan pemesanan dengan sistem booking yang dapat dilihat di website omniaclubs.com. Jika kamu beruntung, kamu dapat mengikuti party yang diadakan dengan penampilan beberapa DJ hits yang paling diminati oleh pengunjung saat ini.
      Hotel Terdekat Omnia Bali Day Club
      Bagi turis lokal maupun mancanegara, kamu dapat menginap di salah satu hotel ataupun Villa yang terdapat di sekitar Omnia Bali Day Club. Terdapat beberapa hotel dan Villa yang sangat cocok digunakan untuk beristirahat dengan konsep dan pemandangan yang menarik mata seperti:
      Hideway Villas Bali
      Alila Villas Uluwatu
      Ungasan Cliff Resort
      Karma Kandara
      Banyan Tree Ungasan
      Harga hotel atau Villa ini pun beragam. Bagi kamu yang berlibur membawa keluarga atau sedang dalam group trip, kamu dapat menyewa Villa yang memiliki beberapa kamar di dalamnya dengan kisaran harga lebih dari Rp.5.000.000. Tetapi, untuk kamu yang berlibur sendiri atau pasangan dengan jumlah orang 1-2 orang, lebih disarankan untuk menyewa hotel dengan harga sekitar Rp.350.000.
      Cara Terbaik Menuju Lokasi
      Untuk menuju ke Omnia Bali Day Club, kalian akan lebih dimudahkan jika berkendara menggunakan mobil pribadi atau sewa mobil apalagi bagi kamu yang berlibur bersama keluarga dan sedang dalam group trip. Taksi konvensional ataupun taksi online tidak dapat menjangkau lokasi ini karena akses yang terbatas. Sangat disarankan pula untuk menyewa mobil sopir di bali bagi kamu yang belum handal dalam membawa mobil karena banyaknya jalanan yang menikung tajam.
      Selain itu, Omnia Bali Day Club tidak menyediakan jasa valet parkir. Kamu harus memarkirkan mobil sendiri dan sangat besar kemungkinannya untuk tidak mendapat parkiran apalagi di weekend dan libur nasional karena lahan parkir yang terbatas. Jika kamu termasuk ke dalam pengemudi wanita yang masih baru dan takut untuk memarkirkan mobil sendiri, akan lebih baik jika sewa mobil dan sopir.
       
       
      source : https://nemob.id/id/story/page/Review-Omnia-Bali-Day-Club-Lokasi-Fasilitas-Harga-Masuk-dan-Daya-Tarik?id=606e3813-1d60-4931-b6cc-24bb6731d478