Sign in to follow this  
shata

Mujigae: Restoran Korea Yang Super Hi-Tech

6 posts in this topic

TS lagi seneng bahas restoran korea nih! Soalnya TS baru sadar kalau makanan korea tuh banyak yang enak dan sehat. Udah gitu sekarang restoran korea banyak banget jumlahnya dan jarang ada yang sepi. Maklum deh.. jumlah korean lovers di Indo juga makin banyak kan? Akhirnya Bandung dan Jakarta jadi 2 kota yang kena dampak 'menjamurnya' restoran2 dengan hidangan khas korea. 

 

Ada restoran korea yang baru2 ini ngehip di Bandung. Namanya Mujigae (Bibimbap & Casual Korean Food). Secara lokasi, Mujigae emang jackpot banget. Ada di Mall Cihampelas Walk alias Ciwalk. Tepatnya di area bagian luar yang di sebelah kiri pintu masuk mall, sederetan sama resto Giggle Box dan Jonas Photo, persis disebelah Daiji Ramen dan diseberang J.Co. Dari depan gerbang masuk Ciwalk, Jalan2ers jalan lurus terus ke arah bangunan utama. Arahkan pandangan ke kiri, Jalan2ers bisa langsung liat neon box Mujigae.

 

Mujigae bukan sekedar restoran korea biasa. Konsepnya unik dan inovatif. Yang paling menonjol dari Mujigae adalah penggunaan teknologi di berbagai aspek restorannya. Setiap pengunjung pesen makanannya pake iPad yang dipasang di setiap meja. Penjelasan dan foto2 tiap hidangan ada semua di iPad tersebut. Walopun udah ada di iPad, pelayan Mujigae tetep ngasih menu bentuk buku. Mungkin buat pengunjung yang gaptek kali ye? hihihi :D 

 

post-2443-0-45231400-1392560936_thumb.jp

iPad di Mujigae

 

Setelah liat2 hidangan yang kira2 menarik, pengunjung bisa langsung klik2 dan pesen lewat di iPad. Nanti hasil pesenan pengunjung bakal masuk ke gadget sejenis iPod touch yang dipegang sama setiap pelayan. Trus si pelayan bakal samperin pengunjung buat konfirmasi pesanan. Nah, selagi nunggu pesanan dateng, Jalan2ers bisa coba 4 aktivitas utama yang bisa diakses lewat iPad. Jalan2ers bisa request video klip dan serial tv. Video klip dan serial tv apa? K-pop, K-drama, dan berbagai reality show asal korea tentunya!

 

Video klip dan serial tv hasil request tiap meja bakal ditampilin di 2 dari 3 layar berukuran 2 kalinya LCD TV 32 inci. Ketiga layar ini ada di masing2 lantai resto Mujigae. 1 layar lagi buat apa?? Buat nampilin hasil foto dari tiap meja. Pengunjung bisa foto selfie dan pilih frame yang lucu2 biar makin menarik. Framenya berhubungan sama budaya korea. Di setiap video klip atau foto yang di upload, kita bisa tulis pesan + nomer meja yang bisa dilihat sama pengunjung lain yang kebetulan lagi liat ke layar. Misalnya Jalan2ers lagi liat cowo ganteng di meja nomer 10, Jalan2ers bisa tulis "Hai kamu yang tampan di meja nomer 10, dateng ke mejaku yaa?" Siapa tau si tampan dari meja 10 bisa liat dan beneran dateng ke meja Jalan2ers! Hepi kaaan? :D

 

post-2443-0-25503500-1392560952_thumb.jp

Screen yang khusus buat serial tv korea

 

Saking asiknya bahas hal2 unik yang ada di Mujigae, jadi lupa bahas hidangan yang ada di resto ini.. Di Mujigae ada 6 hidangan utama: Ramyun, Bibimbap, Beef, BBQ, Fried Rice, dan Fried Chicken. Ramyun dalam korea sama kayak ramen. Yang di Mujigae ada berbagai macem rasa dan topping. Buat yang nggak suka aneh2, ada original ramyun: ramyun polos pakai potongan daging cincang dan sayuran. Kalau mau yang agak pedes ada spicy ramyun. Yang agak lucu ada ramyun yang diatasnya dikasih keju lembar. Dan ramyun2 lainnya. 

 

Uniknya, setiap ramyun disajiin di panci bukan di mangkok. Yang TS penasaran, itu panci yang sama yang dipake buat masak ramyunnya bukan ya?? Hihihi.. Jalan2ers bisa pesen ramyun yang individual atau yang paket. Yang paket dapet 1 panci ramyun + 1 piring kecil ayam goreng khas korea atau gorengan macem di Hoka2 Bento gitu. 

 

post-2443-0-22409100-1392561113.jpg

Ramyun pake panci ala Mujigae
 

 

Selain ramyun, Bibimbap juga merupakan hidangan favorit para pengunjung Mujigae. Pengunjung bisa pilih berbagai macam pilihan bibimbap. Ada yang original, spicy, cheese, bulgogi bibimbap, dak galbi bibimbap, dan lain2. Keseluruhan Bibimbap pakai bahan utama potongan wortel, timun korea, tauge korea, bawang bombay, bayam, telur mata sapi, dan wijen. Kalau yang cheese pakai tambahan keju lembar, bulgogi dan dak galbi pakai potongan daging sapi diatasnya. Bibimbap di Mujigae disajikan di mangkok hitam super panas (dolsot). 

 

Sama juga kayak Ramyun, bibimbap bisa dibeli secara individual atau paketan. Kalau paketan, Jalan2ers bakal dapet 1 dolsot bibimbap + 1 piring kecil kimchi + 1 piring gorengan ala Hoka2 Bento atau ayam goreng khas korea beberapa potong. Lanjut ke hidangan berikutnyaaa!

 

Beef dan BBQ bahan utamanya sama2 daging sapi. Bedanya, kalau beef daging sapinya udah disajikan matang. Jadi kalau mau pesen bulgogi atau dak galbi secara individual, Jalan2ers bisa liat di menu beef. Karena individu, porsinya jadi cukup banyak.. bisa buat berdua. Nah kalau BBQ, daging sapinya masih mentah, jadi kita harus bakar sendiri pakai alat BBQ yang bakal disedain kalau pesen menu BBQ. Ala2 hanamasa atau yang sering ada di k-drama gitu deh.. Daging sapinya terdiri dari beberapa potong dan udah dibumbuin. Dikasih kimchi dan saus cocol juga. Tempting banget emang! Kalau ke Mujigae nya rame2 sama keluarga, pesen BBQ rasanya pas banget. Tapi kalau cuma berdua gitu sayang.. mahal soalnya.. *emang dasar kere aja* wkwk

 

Hidangan individual lainnya ada fried chicken: sayap ayam goreng tepung dan dilapisin bumbu gurih manis. Saya pikir awalnya bumbu gochujangtapi kayaknya beda karena nggak pedes. Fried chicken yang individual isinya 10 sayap ayam yang udah dipotong2 kecil. Kalau fried chicken yang ada di menu paket isinya cuma 4 potong.
 
Buat Jalan2ers yang mau coba makanan korea tapi lidahnya masih susah lepas dari makanan tanah air, bisa pesen fried rice alias nasi goreng. Nasi goreng di Mujigae ibarat perpaduan nasi goreng jawa dan makanan korea, karena nasi goreng tersebut dicampur kimchi. Kalo nggak mau pake kimchi doang, bisa pesen yang pake keju (cheese kimchi fried rice) atau bahan2 lainnya. Pihak Mujigae nyediain menu paket buat pengunjung yang mau hebat dan mau coba beberapa jenis hidangan sekaligus. Paketnya ada macem2. Tiap kita pesen hidangan yang individual bisa juga pake paket. Ada paket chicken 1 (nasi, dakgalbi, japchae, kimchi, dan fried chicken yang saya sebutin diatas), paket bulgogi (nasi, kimchi, oden, dan bulgogi).
 
Setelah kupas abis hidangan2 yang ada di Mujigae, sekarang mari kita bahas minumannya. Yang paling unik dan paling sering dipesen sama pengunjung adalah minuman yang bernama sea salt. Minuman yang lebih mirip sama dessert ini disajiin di mangkok bening yang mirip sama vas. Bagian dasar diisi es batu dan dikasih kocokan cream cheese. Cream cheese ini rasanya asin, thats why nama minumannya jadi sea salt. Disamping cream cheese ada botol yang ditaro terbalik. Di botol itu ada cairan yang bakal keluar pas kita angkat botolmya atau sendiri begitu kita sedot minuman ini. Sea salt ada 4 rasa: green tea, lemon, red velvet, dan kopi. Rasa2 ini pengaruh ke warna cairan yang di botol kebalik itu. Kata orang2 kalo green tea rasanya agak creamy dan yang lemon seger banget. Minuman yang enyak2 lainnya ada umeseu tea (jus jeruk kitna + potongan lengkeng), matcha milk tea + asuka bean (teh hijau plus susu + kacang merah), dan Strawberry Yakult Frizz (jus strawberry + yakult)
 
post-2443-0-67245900-1392561231.jpg
Red Velvet Sea Salt
 
Pesenan TS di Mujigae
TS ke Mujigae berdua sama temen TS. TS pesen cheese bibimbap dan temen TS pesen paket original ramyun + fried chicken. Minuman pesen jasmine milk tea with grass jello, 1 buat berdua karena lagi akhir bulan  B) Pas pesenan udah dateng, kesan pertama TS adalah porsinya yang banyak banget.. 1 porsi bibimbap atau ramyunnya bisa buat berdua. Rasanya enak tapi keju di bibimbapnya nggak berasa apa2 dan ramyunnya agak hambar jadi mesti ditambahin sambel atau bumbu lain. Fried chickennya juga enak, bisa buat berdua. Minumannya seger2 manis. Rasa Jasmine di tehnya terasa banget. Grass jello itu semacam cincau item, ngendep di dasar teh. Karena gelasnya panjang jadi susah disedot. Saran TS minta sendok panjang biar bisa ambil grass jello nya.
 
post-2443-0-52337300-1392560921_thumb.jp
Jasmine milk tea + grass jello
 
Harga
Menurut TS, pihak Mujigae pinter banget liat peluang. Disaat resto2 korea bermunculan dengan harga yang cukup mahal, Mujigae muncul dengan harga yang nggak terlalu mahal. Seporsi bibimbap 30.000 an (tergantung rasa), paket bulgogi 43.000, paket ramyun + fried chicken 38.000, BBQ yang premium 1 porsi sekitar 60.000 an, minuman sea salt 22.000, matcha milk tea + asuka bean dan jasmine tea + grass jello 17.000. Semua udah termasuk pajak dan nggak ada service charge (wong udah ada gadget canggih!). Cukup lumayan kan?
 
Kalo soal rasa dan harga, Mujigae boleh lah.. Tapi kalo soal variasi hidangan menurut TS masih kurang. Hidangan korea kan banyak banget jumlahnya. Yang tradisional dan ada hampir di setiap resto korea ada hidangan tteokbokkiNah di Mujigae tteokbokki baru ada di beberapa cabang. Trus yang TS suka lagi ada jjangmyeondi Mujigae juga nggak ada. Mungkin karena temanya casual korean food kali yaa? Anyway, Mujigae tetep recommended buat dicoba kok JJers!
  :) 
 
post-2443-0-67455300-1392560958_thumb.jp
Suasana di Mujigae
 
Sumber foto: Google + hasil jepretan TS

Share this post


Link to post
Share on other sites

@shata

wah ada resto baru lagi di ciwalk ya

wuih mantap juga neh bibimbap cuma 30 ribuan 

biasanya diatas 50 ribu itu :D

inyak Mod.. Haha 30 ribu cukup buat berdua lagi! 15 ribu bahagia lah  :P

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya juga dapat rekomendasi nih dari saudara saya untuk cobain mujigae yang cabangnya di Summarecon Mal Serpong, Tangerang. Bibimbap sekitar 30rban oke banget kalau porsinya bisa buat kenyang seperti menurut @shata. Wah seru juga kalau running man ditayangin di salah satu layarnya. 

Share this post


Link to post
Share on other sites

@shata

 

mujigae juga ada 3 di jabodetabek hehe

1 di MKG 3, 1 di Summarecon Mall Bekasi, 1 di Summarecon Mall Serpong

demen bgt makan disini selain enak, harganya juga murahh..

 

apalagi japchae nyaa :3 menggoda imannn hehe..

wajib dicoba buat yang demen makanan korea~

recomended lah hehe :rate :rate :rate

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Diny Puspa Dewi
      hallo hallo 
      aku lagi cari temen nih buat ke korea tahun depan tepatnya pas libur lebaran berarti sekitar tanggal 1 juni s/d 8 juni 2019, plan stay nya memang 1 minggu
      aku belum beli tiket pesawat atau apapun karena bener2 cari temen yang bisa bareng2 dari berangkat sampe pulang trus diskusiin semuanya brg2 biar enak ><
      pengalaman taun kmrn nekat berangkat sendiri jadi ngebego sendirian di perjalanan huhu
      but thanks to jalan2.com aku dpt tmn ngebolang pas diseoul 
       
      Aku udah beli tiket (GA) untuk flight 4 JUNI - 10 JUNI 2019 , kalau ada teman2 yang pergi di tanggal yang sama dan mau bareng boleh 
      bisa hubungin aku di WA 085314754967
      thank you
    • By vie asano
      Tulisan kali ini terinspirasi dari thread yang dibuat momod Deffa yang berjudul Ask Maskapai Low Cost dari Tokyo Jepang ke Seoul Korea Selatan?. Sebetulnya pada thread tersebut mas Kyosash sudah memberi salah satu alternatif cara termurah untuk pergi ke Seoul. Namun saat mengulik lebih lanjut, ternyata pertanyaan sejenis cukup sering ditanyakan oleh wisatawan dari berbagai negara di banyak forum travelling. Setelah saya ingat-ingat, seorang rekan juga pernah bertanya hal yang sama beberapa waktu silam sehingga saya berkesimpulan cukup banyak juga yah wisatawan yang tertarik untuk melakukan kombo wisata ke Jepang dan Korea Selatan sekaligus.
      Nah, berhubung kemarin baru selesai menulis tentang aneka moda transportasi di Seoul dan lagi in the mood untuk menulis tentang transportasi, kali ini saya ingin berbagi beberapa hasil ulikan yang berkaitan dengan tema di atas, yaitu bagaimana caranya untuk pergi dari Tokyo/Jepang ke Seoul/Korea Selatan?. Yang akan saya informasikan bukan hanya aneka low cost atau budget airline saja, namun beberapa opsi yang bisa dilakukan untuk pergi ke dari Tokyo/Jepang ke Seoul/Korea Selatan. Mudah-mudahan bisa membantu teman-teman yang berminat untuk wisata ke dua negara tersebut yah.
      Cara pertama: Menggunakan penerbangan internasional
      Oke, sudah jadi rahasia umum jika salah satu cara termudah untuk pergi dari Jepang ke Korea Selatan adalah menggunakan pesawat terbang (ya masa mau berenang sih?). Tapi mungkin masih banyak yang bingung menentukan pilihan maskapai penerbangan, menentukan titik keberangkatan, maupun memperkirakan berapa biaya yang harus disiapkan, jadi saya akan fokus pada hal-hal tersebut.
      Dewasa ini, nggak sulit menemukan penerbangan yang menghubungkan kota-kota besar di Jepang dengan Korea Selatan. Dari Jepang, yang paling mudah adalah berangkat dari Tokyo (via Narita Airport) maupun dari Osaka (via Kansai International Airport). Jika kota tujuannya adalah Seoul, maka bandara tujuan yang terdekat dari Seoul adalah Incheon International Airport yang terdapat di Incheon dan Gimpo International Airport. Diperkirakan setiap harinya terdapat 49 penerbangan dari Tokyo ke Seoul, dengan perkiraan 218 penerbangan/minggunya.
      Lalu maskapai mana yang menjadi favorit untuk bepergian dari Tokyo/Jepang atau Osaka/Jepang ke Seoul/Korea Selatan atau Busan/Korea Selatan dan sebaliknya? Dan berapa perkiraan harga tiketnya? Berikut daftar beberapa list maskapai favorit yang bisa saya kumpulkan (note = untuk informasi harga, sebaiknya langsung cek ke link yang saya sertakan untuk mengetahui promo terkini karena harga dapat berubah sewaktu-waktu):
      Vanilla Air (klik disini), rate mulai dari ¥7500* untuk Tokyo (Narita) - Seoul (Incheon).
      Eastar Jet (klik disini), rate normal kira-kira ¥20000* untuk terbang dari Tokyo (Narita International Airport) ke Seoul (Incheon International Airport). Namun kadang-kadang ada promo harga tiket hanya ¥4000* hingga ¥9000* untuk Tokyo-Seoul lho (syarat dan ketentuan berlaku), jadi rajin-rajin saja cek website resmi Eastar Jet untuk promo terbaru.
      Fly Peach (klik disini), rate termurah termurah yang diketahui mulai dari JPY6280*, berangkat dari Osaka (Kansai International Airport) ke Seoul (Incheon International Airport).
      Asiana Airlines (klik disini), termasuk salah satu penerbangan yang paling banyak direkomendasikan bagi yang ingin bepergian dari Tokyo ke Seoul. Rate-nya standarnya kira-kira ¥26690* untuk roundtrip Tokyo (Narita International Airport) - Seoul (Incheon International Airport).
      Itu hanya sebagian penerbangan antara Jepang-Korea yang bisa saya temukan, khusus untuk kategori budget airlines/low cost carrier. Jika masih kurang, dalam waktu dekat AirAsia Japan juga berencana membuka jalur penerbangan ke Seoul dan Busan lho, walau masih belum jelas kapan realisasinya. Untuk non-budget airlines, masih banyak maskapai lain yang bisa dipilih seperti Korean Air dan JAL.
      Cara kedua: Kombinasi antara kereta dan feri
      Cara populer kedua untuk mencapai Korea Selatan dari Jepang adalah menggunakan kombinasi jalur darat (via kereta) dan laut (feri express). Hanya saja, jika menggunakan feri, Anda tidak bisa langsung menuju ke Seoul karena semua feri merapat di Busan. Dari Busan, Anda tinggal naik kereta maupun bus untuk menuju ke kota tujuan selanjutnya (Seoul, Incheon, maupun kota lainnya).
      Ada banyak layanan feri dari Jepang menuju Korea, namun setidaknya 2 layanan berikut disebut-sebut sebagai yang paling populer:
      1. JR Kyushu Jet Ferry Beetle. Beetle ini merupakan ferry tercepat menuju Busan. Dari titik keberangkatan di Fukuoka Port International Terminal, Hakata, hanya diperlukan waktu kutang lebih 2 jam 55 menit untuk mencapai Busan. Feri ini beroperasi 4-5 kali dalam sehari, dan perkiraan biayanya kurang lebih ¥13000* untuk sekali jalan (atau ¥24000* pulang-pergi). Jika berangkat dari Tokyo, wisatawan bisa naik kereta shinkansen untuk mencapai stasiun Hakata (±6 jam perjalanan). Info tentang JR Beetle bisa lihat disini.
      2. Kampu Ferry Service. Berbeda dengan JR Beetle yang merupakan feri express, layanan feri ini adalah feri tradisional. Waktu tempuhnya pun jauh lebih lama dibanding JR Beetle karena bisa menghabiskan hingga 14 jam perjalanan. Harga tiketnya bervariasi antara Â¥9000*-12000* tergantung jenis kelasnya. Feri ini berangkat dari Shimonoseki, dan dibutuhkan waktu kira-kira 6,5 jam untuk mencapai Stasiun Shimonoseki dari Tokyo (menggunakan shinkansen).
      Menggunakan kombinasi feri+kereta mungkin kurang populer bagi budget traveller. Selain karena mahal (karena harus keluar uang untuk shinkansen+feri+Korail untuk mencapai Seoul), juga karena waktu tempuhnya lebih lama dibanding naik pesawat. Namun cara ini bisa jadi alternatif bagi wisatawan yang tertarik mencari pengalaman wisata yang lebih karena bisa merasakan kombinasi antara perjalanan darat dan laut. Oya, jika ingin lebih hemat, pertimbangkan untuk membeli JR Pass maupun KR Pass, sehingga biaya untuk naik shinkansen maupun Korail (shinkansen ala Korea) setidaknya sudah di cover oleh tiket terusan tersebut (jadi lebih hemat).
      Semoga informasinya bermanfaat.
      ***
      Udah sampai di Seoul dan bingung dengan moda transportasi disana? Baca ini yah:
      Never Lost in Seoul: Subway Guide (1)
      Never Lost in Seoul: Subway Guide (2-end)
      Never Lost in Seoul: Bus Guide (1)
      Never Lost in Seoul: Bus Guide (2-end)
      Never Lost in Seoul: Taxi Guide (1)
      Never Lost in Seoul: Taxi Guide (2-end)
    • By vie asano
      Saya sudah berbagi sedikit info tentang panduan belanja di Seoul pada tulisan Seoul Shopping Guide: Belanja Dimana?. Untuk melengkapi tulisan tersebut, kali ini saya ingin sharing tips apa saja yang perlu diperhatikan agar momen belanja di Seoul terasa lebih afdol. Tips-tips tersebut saya ringkas dalam beberapa point, kurang lebih berikut isi tips-nya:
      Seputar tempat belanja
      Pada tulisan Seoul Shopping Guide: Belanja Dimana?, di bagian penjelasan tentang Dongdaemun Market, saya menulis jika Dongdaemun Market sebagai pusatnya fashion Korea yang sesungguhnya. Beragam trend fashion terkini awalnya dari Dongdaemun Market, namun bukan berarti disinilah tempat termurah untuk berbelanja fashion. Kenapa? Karena di Seoul, barang yang sama bisa dijual dengan harga yang berbeda tergantung lokasi penjualannya. Kaos seharga puluhan ribu won di daerah Apgujeong Rodeo Street bisa saja dijual seharga ribuan won di area sekitar kampus (seperti Hongdae dan Shinchon), dan bisa lebih murah lagi jika dijual di lapak temporer (berupa kios maupun truk). Dari sini ada beberapa tips yang bisa saya bagikan:
      -Jangan langsung membeli barang pertama yang dilihat, apalagi jika distrik tersebut termasuk kawasan mahal. Usahakan untuk membandingkan dulu dengan barang sejenis di toko yang ada di distrik lainnya.
      -Bagi budget traveller, disarankan untuk memilih toko yang ada di distrik level mahasiswa seperti Sinchon dan Hongdae. Banyak lho toko di sekitar kampus yang menjual barang dengan harga miring karena ketatnya persaingan antar toko.
      -Toko di pasar tradisional biasanya bisa lebih murah lagi. Namun konsekuensinya, dibutuhkan skill menawar yang cukup lihat, dan sayangnya nggak semua pedagang pasar tradisional menguasai bahasa Inggris.
      -Alternatif lainnya, belanjalah di sekitar subway (baik di luar stasiun subway maupun di subway underground shopping mall) karena harganya bisa jauh lebih murah dibanding aneka jenis tempat belanja lainnya.
      -Walau saya sebut Dongdaemun Market belum tentu memberikan harga termurah, nggak ada salahnya mencoba membandingkan 2-3 toko di Dongdaemun sebelum memutuskan untuk membeli sebuah barang karena biasanya harga termurah di area ini tetap saja lebih murah dibanding distrik mahal seperti Gangnam. Tips lainnya, belanja di toko kecil maupun lapak-lapak di Dongdaemun biasanya jauh lebih murah dibanding belanja di toko besar di Dongdaemun.
      Seputar waktu belanja
      Punya rencana untuk melakukan wisata belanja di Seoul? Berikut beberapa bocoran momen terbaik untuk belanja dan mendapatkan harga terbaik:
      -Salah satu waktu terbaik untuk belanja adalah pada akhir musim, atau biasanya di bulan Januari, April, Juli, Oktober, dan Desember (untuk department store). Memang sih Anda akan ketinggalan mode terkini di musim tersebut, namun disisi lain, pada akhir musim biasanya berbagai pusat perbelanjaan besar biasanya menggelar diskon khusus untuk menghabiskan stok barang.
      -Siapa sih yang nggak suka diskon? Bagi wisatawan yang ingin mengincar diskon belanja, periode diskon terpanjang biasanya terjadi sebelum dan sesudah Lunar New Year dan Chuseok. Sedangkan untuk kosmetik, biasanya ada diskon besar di akhir tahun.
      -Jakarta boleh punya Jakarta Great Sale. Seoul pun memiliki 2 event diskon besar-besaran, yaitu Seoul Summer Sale dan Korea Grand Sale (di musim dingin). Yang hobi berburu diskonan, jangan lewatkan kedua event diskon tersebut yah.
      Seputar tips menawar
      -Nggak menguasai bahasa Korea namun ingin mencoba tawar menawar? Biasanya sih bahasa Inggris dasar sudah cukup kok, jadi jangan terlalu takut untuk belanja di lapak tradisional yah.
      -Jika membeli di lapak pinggir jalan (seperti mobile kiosk maupun pedagang tenda), selalu usahakan untuk menawar jauh dibawah harga yang ditawarkan baru naikkan penawaran sedikit demi sedikit (misalnya bisa mulai dengan menawar setengah harga jual). Soalnya jika selisihnya tak begitu banyak, biasanya pedagang akan langsung mengiyakan padahal Anda masih bisa menawar lebih jauh lagi.
      -Sulit untuk tawar menawar? Setidaknya mintalah barang gratisan sebagai bonus. Misalnya, jika membeli 3-4 gantungan kunci, mintalah 1 untuk bonus. Atau jika membeli beberapa potong baju, minta 1 baju secara cuma-cuma, dan seterusnya. Jika pemilik toko/lapak tidak mau memberikan barang gratisan, lebih baik bersikap seolah akan pindah toko saja.
      -Tips lain bagi yang ingin berbelanja di lapak non-toko atau belanja di toko kecil. Jika Anda gagal menawar harga, pindahlah ke lapak sebelah dan sebutkan harga terakhir di toko saingan (untuk barang yang sama). Biasanya toko yang baru dimasuki akan memberikan penawaran khusus untuk Anda.
      Seputar harga dan metode pembayaran
      -Untuk metode pembayaran tak jauh beda dengan di Indonesia. Pedagang lapak kecil biasanya hanya menerima cash, sementara vendor besar menerima pembayaran menggunakan berbagai kartu kredit.
      -Jika ada keperluan dengan bank (misalnya ingin menukar uang), ingatlah selalu jam operasional biasanya antara pukul 09.30-16.30 Senin-Jumat.
      -Untuk wisatawan asing, di Seoul ada lho kebijakan Tax Refund yang berlaku di beberapa toko tertentu. Kapan-kapan akan saya bahas beserta ulasan tentang freepass khusus untuk wisatawan yang hobi shopping.
      Seputar ukuran baju
      Sudah jadi rahasia umum jika fashion menjadi barang favorit untuk diburu saat belanja ke Seoul. Berikut beberapa tips untuk membantu Anda memilih baju yang tepat:
      -Jika memang sudah berniat akan belanja baju, sebelum pergi ke Korea Selatan, ketahui dulu ukuran baju Anda dalam ukuran Korea. Biasanya ukuran ditampilkan centimeter, kecuali untuk ukuran pinggang ditampilkan dalam inchi.
      -Beda lagi dengan ukuran sepatu. Biasanya ukuran sepatu ditampilkan dalam milimeter. Jadi agar lebih pasti, sebaiknya usahakan mencoba dulu setiap barang fashion yang akan dibeli.
      -Biasanya, orang asing susah menemukan ukuran baju yang tepat di Korea Selatan (terutama untuk bigsize, karena ukuran baju Korea kecil-kecil). Bagi yang kesulitan dengan ukuran ala Korea, cobalah berbelanja di daerah Itaewon yang sangat dikenal sebagai distrik multikultural.
      ***
      Kurang lebih demikian beberapa tips yang bisa saya bagikan. Jika ada yang mau menambahkan, boleh banget. Oya, saya juga pernah berbagi info seputar shopping guide di Jepang, monggo dibaca-baca juga (lihat disini: Japan Shopping Guide: Tokyo Area, Japan Shopping Guide: Kyoto Area, Khusus Shopaholic, Panduan Dasar Wisata Belanja di Jepang)
    • By desi asiah
      Ass. Mualaikum Wr.Wb
      Halloo teman Jalanâ€ners..udh tau donk sebelumnya tentang “Curug Malela†yang letak nya di Kabupaten Bandung Barat Org†sebut ntu Curug Litle Niagara….Curug Malela adalah Curug yg paling besar dan panjang dri sekian Curug yg pernah saya kunjungin….
       
      sedikit penampakan,
       

       
      Awal mula dari keinginan yg sudah lama terpendam hhahaha…saya  dan Teman saya sebut aja Kiki yg sama†mojang Bandung (Ehemmm) Janjian Pas Pulkam lebaran H+3 untk pergi kecurug Malela sebenrnya pengen banyakan cuman ngajakin teman sana sini pada gak mau katanya Jalannya OFF Road Banget,trs mlz lah,kapok lah, ada acara ini itu lah,dll…
      Dengan Modal Seadanya alias modal google map krna blom prnh kesana pukul 8.30 sya ktmu Kiki di cimohaii alias cimahi tepatnya depan alfamart setelah masjid alunâ€nya cimahi…kami putuskan untuk sarapan bubur  dlu..
      Setelah sarapan kmi melanjutkan perjalanan, krna disini kami menggunakan Motor dan masing†membawa motor ceritanya mau offroad nihh…TAPI…..(kita bahas nnti yaa..) lanjut, kami menuju arah padalarang nnti ada pertigaan ketemu jalan Cimareme belok kiri arah mau ke Cililin. Sya pikir jalannya ssh buat ke curug malela ternyata disetiap persimpangan ada tanda yg menunjukan tujuan ke curug malela…ya udh lbh gampang perjalanan kami ( tapi tak semudah yg dipikirkan pemirsa)…setelah mengikuti ptujuk jalan belok Kiri dan Kanan maka kmi memasuki desa Gunung Halu tak lama kmi mengisi bensin eceran dlu, krna disana gak ada SPBU. Buat klian yg lupa isi bensin jngn khawatir hampir di sepanjang jalan ada aja yg jualan bensin eceran…..Sya liat jam bru jm 10 kurng klo gak salah, trs saya nanya sama ibu yg jual bensin :â€sabaraha lami deui bu upami ka curug malela??â€, Ibu : “nya tebih keneh lah,sekitar jm 12 lah smpe ka curug.â€â€¦sya :â€elehhh elehhh geuningan meuni tebihh nyaaâ€. alias jauhh pisann euyy…hahahaha (dalam hati bisa tepos Pantat ini mah)…
      Lanjut perjalanan, awal†si jalan masi bagus mulus beraspal dan betony a walopun jln nya bolak belok seperti mau ke Puncak is ok lah….tp Lama kelamaan kmi melewati beberapa desa dan kiri kanan hutan,sawah, kebun tehh dan smpe akhirnya bertmulah dengan jalan yg LUMAYAN  JELEK, JELEK,  JELEK SEKALI, JELEK JELEK SEKALI SEKALI hahaha…

       
      smpe lah qt di gerbang menuju Curug tersebut, oia nnti ada dua jalan yg mau ke arh gerbangny curug sma jalan besar. Sebrnya Sblm gerbang qt kan ngelewati kebun tehh tuhh nahh nnti qt ktmu dengan sekawanan ojeg yg menawarkan/menanyakan kea rah Curug, kta mereka si ada dua jalan bisa Lurus terus Bisa kearah yg lain yg entah kemana jalan itu menuju yg jelas yg tau cuman para ojeg tersebut hehehe..tp kata si akangnya bisa aja lurus cuman jalannya JELEK JELEK SEKALI SEKALI…..Bukn JELEK SEKALI ya pemirsa…pdhl sblom smpe gerbang aja udh jelek bgt klo mnrt sya…tu jalan isinya Cuman batu kali yg gede sma tanah liat aja mana jalannya nanjak sma turunan kebayang lah klo ujan psti licin banget…

       

       
      Lanjut setelah Melewati gerbang kata penjaganya masi 2 kilo lagi neng trs sya nanya jalannya gmn a’??
      Katanya jelek lebih jelek dri sebelumnya…haha bener†Offroad ini mahh selama perjalanan gak nemu jalan yg bagus aslinyaa tah……tp pas pergi gak kerasa capenya, soalnya pengen cepet†sampe setelah beberapa menit jam menunjukan pukul 12.00 tepat sampe juga di curug…
      Alhamdulillah sampe juga…
       
      Ternyata sebelum qt sdh ada bnyak org yg berkndraan motor disana ada tmpat parkir dan 3 saung dri kayu yg 2 adalah warung yg 1 saung buat istrirahat kayanya si sengaja disediain buat pengunjung awalnya gak ngehh dipikir tu saung cuman buat duduk aja hehe tp setalh kembali dari curug baru sadar itu saung disediain buat apa…hahahaha (buat Geletakan setelah naik alias balik dri curug krna kecapean setengah matee)
       
      Sampe di sana langsung qt meluncur ke curugnya bertempat dibawah, jdi qt hrus jalan kebawah dulu buat smpe ke lokasi,,,lumayan lah sekitar 30 mnt prjalanan jalan smpe curug …turunnya si gak cpe tp pulangnya  baru kerasa setengah matii….cuuaaappeeee pake Buanget….Kapok Gakan Kesana kesana lagii…tp semuanya terbayar setelah smpe di curugnya hehe tapi sayang disana gak bisa terjun mandi coz alirannya ckup deras...kecuali yg nekad boleh" aja...
       

      perjalanan menuju curug,,,
       


      Curug Malela dilihat dari jauh,
       

      Curug Malela dilihat dari dekat...
       
       
      Rincian :
       
      Sarapan Bubur                       Rp. 10.000
      Bensin motor Pool tangki        Rp. 20.000
      Tiket masuk                            Rp. 5.000
      mineral + pocari                      Rp. 12.000
      Gorengan                               Rp. 1.500
      Makan Siang&sore (dirapel)   Rp. 15.000
      Bayar Toilet                            Rp.4.000
       
       TOTAL                                   Rp.67.500
       
       
    • By noped
      Sedikit Review naik KA MALABAR Bandung - Malang minggu lalu 
      Buat yang suka naik umum, kereta ini sangat cocok dan di rekomendasikan untuk menempuh perjalanan yang cukup panjang dari Bandung – Malang dan sebaliknya. Harga tiket untuk kelas Eksekutif 465k, bisnis 270k, Ekonomi 225k. Untuk menghindari kehabisan tiket, sayapun memesan 3 minggu sebelum keberangkatan menggunakan aplikasi favorite pegipegi
      Nama kereta api Malabar diambil dari nama gunung berapi yaitu Gunung Malabar. Gunung ini terletak di bagian selatan Kabupaten Bandung dengan titik tertinggi 2.343 meter di atas permukaan air laut. Namun sebagian orang mengatakan nama Malabar tersebut berasal dari singkatan dari jurusan akhir kereta ini, yakni Malang-Bandung Raya (sumber wikipedia) atau lelucon dalam bahasa pejalan Malabar (Mantan Tak Lagi Berkabar).
      Kelebihan, sudah dilengkapi AC pada semua bagian kelas serta pengisian baterai. Tersedia TV hanya di bagian depan (kelas Eksekutif), Majalah “Rel” yang isinya ringan2 seperti kuliner,obyek wisata (kelas Eksekutif), Bantal mini yang telah tersedia di kursi sejak keberangkatan (kelas Eksekutif), untuk selimut disediakan saat mendekati jam tidur (kelas Eksekutif), AC sentral, bukan split seperti di kelas bisnis/ekonomi, menyewakan bantal tambahan dengan harga 7k
      Kekurangan kereta ini belum menyediakan wifi gratis, ruang khusus ibadah (mushola) dan AVOD di setiap bangku (kelas Eksekutif)
      Oh ya saran buat yang akan menggunakan kereta ini, di karenakan perjalanan malam hari dan kondisi suhu di dalam gerbong sangat dingin, gunakan pelindung kaki, jaket yang cukup tebal, pentup mulut dan telinga atau buff masker serta sarung tangan.
      saya post juga di noped.net
       
       



    • By Putri Parameswari
      Hai,
      Salam kenal, aku putri
      Aku ada rencana ke korea di tanggal 18 - 24 april 2018
      Mau nyari temen untuk sharing cost dan bareng selama disana
      Sejauh ini aku baru berdua sama temenku

      Let me know kalo ada yang mau join
      Thank you!
    • By Endah Nurdianti
      Hi,
      Saya rencana mau ke Korea spring 2018 ini yaitu di bulan april. Mungkin tanggal 13-22 april sklian for my bday celebration on the 19th. Cari temen ( cewe) buat traveling bareng karna gk biasa solo travel juga. Untuk jalan2nya disana bisa diskusi lebih lanjut. 
      Line : 19frenchie